Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Semua karakter, organisasi, tempat, dan kejadian bersifat fiktif"
"Episode 21"
Aku bahagia sekali.
Aku berharap kita bisa selamanya seperti ini.
Tidak akan ada kejadian buruk lagi.
Aku janji.
Jung Gook adalah penipu.
Kim Mi Young dan seluruh keluargamu
ditipu
oleh Jung Gook.
Kamu tidak percaya kepadaku,
- bukan? - Maksudmu
suami adikku adalah seorang penipu.
Siapa yang akan dengan mudah memercayai itu?
Kamu tidak punya bukti yang solid.
Bukti?
Kamu pasti suka bukti.
Baiklah.
Aku akan memperlihatkan sesuatu yang lebih baik daripada bukti.
Bawa dia masuk.
Membosankan sekali.
Manajer utama penagihan kami
adalah Pak Choi.
Pak Choi Pil Joo.
Keahilannya adalah mencari orang
yang mengambil uang kami
dan mencoba bersembunyi.
Kali ini, dia pergi
ke Panama?
Suatu tempat seperti itu.
Dia menggunakan kartu kredit perusahaan
dan terbang dengan kelas bisnis. Berengsek.
Bagaimanapun, dia menemukannya.
Jadi, aku tidak banyak mengeluh.
Saat dia tiba di sini,
tepuk punggungnya karena dia sudah bekerja dengan baik.
Itu tidak membuatmu dipungut biaya.
Dia sudah datang.
Seorang saksi lebih baik daripada bukti.
Saksi hidup
yang bisa bicara.
Sekarang,
apa kamu menyukai jawabanku,
kandidat tersayangku?
Hanya itu yang bisa kuberi tahu kepadamu.
Silakan pergi jika sudah selesai.
Pak Choi.
Carikan kamar hotel untuknya.
Dan awasi dia.
Baik, Bu.
Lekas jalan. Jangan berlama-lama.
Dasar penipu.
Menurutku itu sudah cukup untuk saling percaya sekarang.
Bagaimana jika kita membicarakan bisnis sekarang?
Jika aku memberimu 15 persen milik Jung Gook,
nilainya adalah 43 versus 39.
Kamu akan mengalahkan Kang Soo Il dengan empat persen.
Namun, itu masih belum cukup pasti.
Itu hanya survei.
Jadi, itu bisa dengan mudah berfluktuasi sebanyak 4 persen.
Itu tergantung kepadaku.
Tidak.
Itu akan tergantung kepada kita.
Kita akan menjalaninya bersama.
Aku tidak akan memaksamu mengerjakan semuanya.
Aku bukan gangster atau semacamnya.
Mari kita taklukkan Kang Soo Il
dengan satu pukulan kuat.
- Hati-hati di jalan. - Baik.
Dia mendapat rating persetujuan sebanyak 39 persen.
Kang Soo Il, kandidat yang memimpin
menurut poling,
mengemudi dalam kondisi mabuk lagi
seperti yang dia lakukan pada tahun 2002 dan 2007.
Keyakinan terdalam di negara ini
adalah bahwa orang tidak bisa berubah,
kebiasaan sulit diubah,
dan hal-hal seperti itu.
Astaga, Kang Soo Il. Kamu masih belum menghapus
kebiasaan minummu yang buruk itu.
Berisik sekali.
Tidak bisakah kita jalan dengan tenang?
Dengan tenang.
Aku bilang mari pergi dengan tenang.
Dia pergi ke mana?
Siapa yang mengklakson?
Apa yang terjadi?
Pinggirkan mobilmu, Bodoh!
Apa yang kamu lakukan, Berandal?
Apa kamu mabuk?
- Astaga. - Cepat jalan!
Jalan! Kamu mau ke mana?
Permisi!
Apa yang Anda lakukan?
Dasar berandal!
- Hei! - Permisi.
- Apa yang Anda lakukan? - Begini...
- Apa Anda minum-minum? - Tidak. Aku...
Dasar berengsek!
Dasar berengsek!
Tidak, bukan begitu!
Berita selanjutnya.
Kandidat Partai Minjin untuk Majelis Nasional,
Kang Soo Il,
ditahan karena mengemudi dalam kondisi mabuk.
Menurut keterangan polisi,
Kang Soo Il mengemudi
setelah minum-minum dan tertangkap
di titik pemeriksaan
di dekat Taman Seowon pada pukul 22.55 semalam.
Level alkohol darah Kang pada saat itu adalah
0,089 persen,
yang cukup tinggi untuk kehilangan SIM-nya.
Mari kita adakan konferensi pers.
Mari kita akhiri
pemilu berengsek ini.
"Kang Soo Il Harus Mengundurkan Diri Sebagai Kandidat"
Halo.
Aku kandidat untuk Partai Nasionalis,
Han Sang Jin.
Saat aku mendengar kasus mengemudi dalam kondisi mabuk Kang Soo Il
pagi ini,
aku sangat gelisah.
Insiden ini sangat merusak reputasi
warga Seowon.
Jadi, aku tidak akan diam saja.
- Ini. Yang ini. - Baik.
"Nomor 2, Han Sang Jin"
Hei. Kang Soo Il jatuh sebanyak apa?
20 persen?
Bagus.
Aku ingin mengatakan ini
kepada Pak Kang Soo Il sekarang.
Jika Anda tahu malu,
mundurlah sebagai kandidat secepatnya
dan minta maaflah kepada warga Seowon.
Ya. Tepatnya berapa banyak?
Sekitar lima persen lagi?
33 versus 19?
Kita memimpin.
Ya.
Baik, tentu. Periksa setiap menit.
Baik!
Aku mendesak Anda sekali lagi, Pak Kang Soo Il.
Kumohon
mundurlah.
Hanya pengunduran diri Anda
yang bisa memperbaiki situasi ini
dan menyelamatkan sisa kehormatan
warga Seowon. Begitulah perasaanku.
"Kang Soo Il Harus Mengundurkan Diri Sebagai Kandidat"
Sekian.
"Kang Soo Il Harus Mengundurkan Diri Sebagai Kandidat"
Kamu menyiapkan itu?
Tetap saja,
bisakah kita mendapatkan suara Kang Soo Il?
Menurutku
kita hanya akan membantu Han Sang Jin.
Kamu memukulnya.
Kamu berutang 30 dolar kepadaku.
Kenapa? Aku memukul tiga bantalan sebelum memukul bolamu.
Itu peraturannya. Kamu tidak boleh memukulnya
bahkan setelah mengenai tiga bantalan.
30 dolar.
Sungguh. Orang kaya lebih buruk.
Aku memainkan
permainan membosankan ini karenamu.
Jadi, berhentilah mengeluh.
Aku akan menjatuhkan Jung Gook sekarang,
sekadar informasi.
Apa maksudmu?
Aku akan meminta Jung Gook mengundurkan diri.
Sebelum dia mengundurkan diri,
dia akan mengatakan bahwa dia mendukung Han Sang Jin.
Jika kamu bisa membuatnya mengatakan hal itu,
tugasmu sudah selesai.
Kamu bisa pulang dan bermain dengan bayimu.
Ganti popoknya juga.
Maksudmu kamu akan memberikan suara Jung Gook
untuk Han Sang Jin?
Tiba-tiba? Kenapa?
Itu tidak tiba-tiba.
Itu rencananya sejak awal.
Kamu mengatakannya sendiri,
bahwa mustahil membuat
seorang penipu menjadi Anggota Majelis.
Minggirlah.
Menurutku ini tidak benar.
Kamu kesal, bukan?
Karena aku tidak memberitahumu lebih awal.
Tidak, aku tidak membicarakan diriku.
Menurutku tidak benar melakukan itu kepada Jung Gook.
Itu terlalu kejam.
Kenapa kejam?
Aku memaksanya mengikuti pemilu di luar kehendaknya.
Karena keadaannya sudah tidak seperti itu lagi.
Sebelumnya memang di luar kehendaknya,
tapi dia berusaha maksimal sekarang.
Entah dia mengerahkan segalanya
atau kehilangan semuanya bukan urusanku.
Itu juga bukan urusanmu.
Partai Nasionalis menyatakan
akan mengirim seseorang kepadamu.
Sungguh? Kepadaku? Kenapa?
Aku mendengar itu sambil berlalu, jadi, aku juga tidak tahu.
Aku yakin kamu akan tahu begitu kamu bertemu orang itu.
Semua orang kembali
ke titik awalnya.
Aku, Jung Gook,
dan kamu.
Aku hampir memukulnya.
Giliranmu.
Layanan pengaduan perdata berjalan?
- Ya. - Mengunjungi setiap orang?
- Ya. - Apakah itu penting?
Kita sudah melakukan
"Beri tahu Harapanku kepada Yang Jung Gook."
Dan Anggota Majelis Kim berkata tepat sebelum pemilu,
aku harus memperlihatkan wajahku sesering mungkin.
Aku harus mengembangkan kekuatan super.
Aku harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.
Sayang, ini pendapatku.
Tidak penting jika orang-orang mengenal kita.
Yang penting adalah kita mengenali orang-orang.
Beberapa orang kurang berani untuk datang dan bicara.
Kita tidak bisa menelantarkan orang-orang itu.
Mereka warga, seperti orang lainnya.
Apa kamu sudah siap?
"Layanan pengaduan perdata berjalan"
Airnya kotor
di seluruh kompleks kami selama berhari-hari.
Air mereka sudah berhari-hari kotor. Itu salah.
Kapan Anda akan memperbaikinya?
Kapan Anda akan mulai membangun pipa-pipanya?
Maaf, tapi anggaran kota tidak cukup.
Tidak cukup lagi?
Kenapa anggarannya selalu kurang?
Mereka melakukan konstruksi di samping tempat kami.
Itu menimbulkan banyak debu.
Jadi, kami tidak bisa membuka jendela kami.
Permisi. Hei, kamu!
Semprotkan air selagi bekerja.
Kamu membuat debu beterbangan ke mana-mana!
Semprotkan air sekarang. Aku polisi. Aku akan menahan kalian.
Aku berharap ada tempat penyeberangan di depan.
Ini zona rentan kecelakaan.
Kenapa Anda mengeluh tentang anggaran lagi?
Ini hanya tempat penyeberangan!
Kapan anggarannya akan cukup?
Hari apa, jam berapa...
Lupakan. Aku akan mengecatnya sendiri.
Begini caranya, bukan?
Aku kuliah di Harvard.
Aku seorang alumni.
- Sungguh? - Ya.
Kamu pasti mengenal Profesor George Powell.
Tentu saja. Dia masih kuat.
- Astaga. - Jadi, kamu kuliah di Harvard.
Apa yang kalian lakukan? Bukankah kalian harus berkampanye?
Halo, Pak.
Aku datang untuk menemuimu. Haruskah kita makan siang?
Siapa yang makan siang dengan daging perut?
Kamu harus makan siang daging perut agar terlihat keren.
Kamu tampak
lebih keren jika memakannya dengan soju.
Ini hak istimewa seorang pekerja paruh waktu.
Kamu terlalu menyukai hak istimewa.
Kenapa kamu datang ke sini?
Apa pendapatmu?
Aku dikirim oleh partai untuk memberimu kabar baik.
Karena itu aku datang ke sini.
Kabar baik apa yang dimiliki partai untukku?
Hanya karena kamu memberontak, itu sudah menjadi "partaimu"?
Aku tidak memberontak. Aku dikeluarkan!
Bagaimanapun, Partai Nasionalis
adalah rumahmu. Apa aku salah?
Rumah apanya?
Bagaimanapun juga,
bukankah sudah waktunya untukmu pulang?
Dengan membangun pusat kota dan sebagainya.
Apa?
Jika kamu membuat keputusan
untuk kebaikan yang lebih besar, aku akan menempatkanmu
di takhta.
Bagaimana menurutmu? Kamu mengenalku.
Kamu tahu aku punya kendali di dalam partai.
Anggota Majelis mana yang menang tiga periode belakangan ini?
Yang ini.
Aku sudah cukup lama ingin mengatakan ini kepadamu.
- Apa itu? - Kamu hanya pembual.
Kamu membanggakan dirimu sendiri setiap kali bicara.
Bahkan sekarang.
Kamu mengatakan akan memutuskan untuk kebaikan yang lebih besar,
lalu mendadak membanggakan dirimu sendiri.
Begitulah cara kerjanya sekarang.
Kamu harus menjual dirimu.
Dengar. Kamu tidak tahu lagi bagaimana cara kerjanya.
Ikuti alurnya.
Intinya, biarkan aku melanjutkan.
Langsung ke intinya saja.
Apa yang harus kulakukan untukmu?
Singkirkan Yang Jung Gook.
Dan berpihaklah kepada Han Sang Jin.
Rating Sang Jin naik sedikit
karena Kang Soo Il membuat masalah,
tapi Sang Jin membuang-buang waktunya.
Walaupun Soo Il kehilangan 20 persen dalam rating,
Sang Jin hanya mendapatkan lima persen.
Sudah jelas
keadaannya mungkin akan berubah kapan saja.
Jadi, maksudmu
kamu ingin Sang Jin mendapatkan suara Jung Gook
untuk segera menyelesaikan pemilu ini, bukan?
Benar. Kamu cepat sekali.
- Jurusan manajemen... - Ekonomi, Bodoh!
Terserah saja. Manajemen, ekonomi, terserah!
Tapi kenapa aku harus melakukan itu?
Kenapa aku harus membantu partaimu?
Partai kita harus bertahan
agar kamu bisa bertahan.
Yang benar saja.
Kamu tahu apa yang diputuskan oleh komite?
Jika kamu memberikan suara Jung Gook dan membantu Sang Jin,
kamu akan diterima kembali ke dalam partai.
- Ayo. - Dan tahun depan,
Sang Jin akan berganti ke perwakilan berimbang.
- Ayo. - Dan kamu akan ikut pemilu lagi
untuk distrik ini, Seowon.
Bagaimana menurutmu? Kedengarannya bagus, bukan?
Benar, bukan? Kamu memahamiku, bukan?
Ini ideku.
Aku mengeluarkan barang-barang yang akan kudaur ulang,
dan aku merasakan desakan untuk memberimu hadiah.
- Bisakah aku memercayaimu? - Tentu saja bisa.
- Kamu tidak mempermainkan aku? - Tentu tidak.
Segera lakukan
dan singkirkan Yang Jung Gook.
Kita juga harus menggunakan ini di Injung-dong,
jadi, bersiaplah.
- Aku sudah pernah melakukannya. - Di Harvard? Baik.
Bagus.
Serang Jung Gook dan dukung Sang Jin.
Maka kamu akan membantu dunia.
Kehidupan politikmu
akan diperbarui.
Anggota Majelis, ada apa?
Apa kamu sakit?
Tidak.
Makan siangku membuat perutku sakit.
Kamu pasti mengalami masalah pencernaan. Apa kamu butuh obat?
Tidak, terima kasih.
Omong-omong, santai saja.
- Kenapa kamu bekerja... - Tunggu sebentar.
Ini Pimpinan Park.
Hai, Pimpinan Park.
Sekarang?
Tentu. Sampai jumpa di sana.
Pimpinan Park ingin makan malam bersama.
Kurasa ada yang hendak dia katakan.
Kurasa begitu. Aku akan segera kembali.
Kita harus berkampanye lagi saat aku kembali.
Pulang dan istirahatlah jika kamu merasa kurang sehat.
Kamu terlihat buruk.
Kampanye memang penting, tapi begitu pula dengan kesehatanmu.
Jung Gook.
Kerjamu...
Kerjamu bagus
sampai sekarang.
Kenapa kamu sudah mengatakan itu?
Tugas kita masih banyak.
Sampai nanti.
Apa salahnya makan bersama?
- Aku bisa mentraktir makan siang... - Kamu jahat sekali.
- Hei. - Ya?
Kamu sengaja memukulku, bukan?
Ya.
Astaga.
Astaga.
Maaf. Kenapa kamu tiba-tiba berdiri, Berandal?
Apa yang kulakukan?
- Hei. - Apa?
Kamu akan terus bersikap seperti ini?
Tentu saja, aku harus terus bekerja.
Pikirkan apa yang kamu lakukan kepada letnan kita.
Ini enak. Makanlah.
Hyun Chul, aku dipukul.
Benarkah?
Dasar berengsek. Berani-beraninya kamu memukul dia!
- Hei. - Ya.
- Bagus. - Hei...
Berengsek!
- Hentikan! - Apa yang terjadi di sini?
Berhenti!
Tadi itu balas dendam?
- Itu kesetiaan. - Yang benar saja.
Detektif Jang berengsek itu...
Orang berengsek itu yang membuat letnan kami diskors.
Kami merasa harus melakukan sesuatu.
Kalian sangat setia,
tapi kalian tidak punya keberanian.
Karena itukah kamu melakukan trik tersebut?
Untuk membuat dia melancarkan pukulan lebih dahulu?
Letnan Kim melarang kalian menimbulkan masalah...
Maafkan kami.
Maaf.
- Siapa dia? - Dia
petugas di tim kami.
Kamu memanggil Myung Shik?
Ya.
Kita satu tim. Jadi, kita harus
diomeli bersama.
Satu tim?
Tapi kamu menerima uangnya sendiri.
Apa maksudmu?
Cukup. Diam.
Semuanya kecuali Hyun Chul, keluar.
Maaf?
Hyun Chul?
Ya, Bu.
Jika mengatakan sesuatu yang bodoh, kamu akan mati.
- Apa? Misal apa? - Dasar...
Kubilang keluar! Sekarang!
Aku bahkan tidak ingin melihat kalian!
Ayo.
Ayo.
Baik. Pergi.
Hormat.
Astaga.
Hyun Chul.
Bisakah aku memercayaimu?
Kenapa kamu tidak menjawabku?
Bisakah aku memercayaimu?
Menurutku tidak ada gunanya bagiku untuk mengatakan
Anda bisa memercayaiku.
Jika Anda benar memercayaiku,
Anda akan percaya.
Tapi jika Anda tidak yakin bisa memercayaiku,
berikanlah kepada orang lain.
Itu hal yang benar. Sekian.
Ada seorang berandal
yang ditahan karena melakukan penipuan
pada tahun 2001 dan mendekam dua tahun di penjara.
Aku ingin kamu menyelidiki kehidupannya.
Baik, Bu.
Cari tahu di mana tempat tinggalnya,
apa pekerjaannya, dan semuanya.
Siapa nama penipu itu?
Yang Shi Chul.
Itu namanya.
Kenapa kamu ingin bertemu di tempat seperti ini?
Tempat ini terlihat sangat mahal.
Karena itukah tempat ini kosong?
Tempat ini kosong karena aku menyewanya.
Kamu pernah melihatnya di drama.
Sungguh?
Kamu menyewa seluruh restoran ini?
Kenapa?
Mari kita bicarakan itu perlahan sambil makan malam.
Kami pesan dua porsi menu biasanya.
Kamu pasti sering datang ke sini.
Karena kamu meminta "menu biasanya".
Tidak. Ini kali keduaku
dalam lima tahun.
Lima tahun?
Lalu kenapa kamu meminta menu biasanya?
Kamu harus meminta menu biasanya
di tempat-tempat seperti ini agar mereka tidak melecehkanmu.
Lihat. Seluruh menunya ditulis dalam bahasa Inggris
walaupun kita berada di Korea.
Apa? Mereka bahkan menulis minumannya dalam bahasa Inggris.
Para bedebah itu tidak ingin kita memahaminya.
Pelayan! Aku juga pesan minuman biasanya.
Bagaimana kampanyemu?
Ya. Menyenangkan.
Aku harus melakukannya,
jadi, lebih baik kunikmati.
Kudengar kamu dan Mi Young bekerja sama.
Ya. Dia bilang itu menyenangkan
setelah dia menyelaminya.
Dia juga suka bertemu dengan orang-orang.
- Bagus. - Tapi bagian terbaiknya adalah...
Ini agak memalukan, tapi...
Menghabiskan waktu bersamaku...
Pergi ke banyak tempat bersamamu.
Aku tahu itu hanya di sekitar lingkungan ini...
Menghabiskan sepanjang hari denganmu,
bisa saling bertemu, tertawa bersama,
makan bersama, dan hal-hal seperti itu.
Fakta bahwa aku bisa menghabiskan setiap hari bersamamu
membuatku sangat bahagia.
Itu juga mengingatkanku pada saat kita berkencan.
Itu yang dia katakan.
Aku juga merasakan hal yang sama.
Karena itu kami memutuskan
untuk melupakan masa lalu sampai pemilu berakhir.
Kami memutuskan untuk tertawa
dan bersenang-senang sampai pemilu berakhir.
Dan melupakan kesulitan untuk saat ini.
Jika aku menjadi diriku sendiri,
aku akan mengatakan apa yang ingin kukatakan,
mandi, dan tidur sekarang.
Tapi aku tidak bisa melakukan itu hari ini.
Entah kenapa terasa sulit dan tidak nyaman
untuk membicarakan ini.
Kenapa? Apa yang ingin kamu katakan kepadaku?
Itu tidak sepertimu.
Bukan begitu?
Bersikap perhatian dan semacamnya
tidak sepertiku, bukan?
Perhatian?
Apa kamu...
Apa kamu baru saja mengatakan "perhatian"?
Ya. Baiklah.
Ya, itu lucu.
Bagiku juga lucu setelah kupikirkan.
Kamu membuatku tertawa terbahak-bahak.
Seseorang tidak seharusnya berusaha berubah.
Aku menangis. Aku butuh tisu.
Baiklah.
Aku akan menjadi diriku sendiri. Dengarkan.
Jung Gook.
Mundurlah dari pemilu sekarang.
Jung Gook.
Mundurlah dari pemilu sekarang.
Jangan mengikuti pemilu untuk masuk Majelis?
Benar.
Hentikan itu.
Kenapa?
Aku tidak pernah berencana mempertahankanmu dalam pemilu.
Umumkan dukunganmu untuk Han Sang Jin,
dan mundurlah.
Seorang penipu tidak bisa menjadi Anggota Majelis.
Itu yang kukatakan sebelumnya di pemandian umum!
Kamu tidak mendengarkanku saat itu, lalu kenapa...
Kamu bilang aku bisa mentraktir sarapan siang alih-alih makan siang,
dan membagikan syal alih-alih handuk.
Kenapa kamu sangat kesal?
Kamu berusaha keras mundur dari pemilu.
Bahkan Mi Young membantuku sekarang,
dan kamu menyuruhku berhenti.
Itu karena Han Sang Jin setuju untuk melakukan
tugas yang hendak kuberikan kepadamu.
Jadi, kamu bisa berhenti sekarang.
Kembalilah ke tempat asalmu.
Sang Jin setuju melakukannya?
Mencabut UU Regulasi Suku Bunga?
Ya.
Dia bersikap seolah-olah polos dan tidak berdosa.
Sekarang dia bekerja sama dengan seorang rentenir?
Apa pun alasannya,
aku menolak untuk berhenti sekarang.
Aku punya terlalu banyak orang yang menolongku.
Tidak. Itu terlalu memalukan. Aku tidak bisa.
Serta, sejujurnya, aku lebih bisa diandalkan
daripada Sang Jin.
Percayalah kepadaku. Aku.
Dia mengubah waktu semaunya
karena dia dibutakan oleh keinginannya untuk menang.
Bagaimana kamu bisa memercayainya...
Aku memercayai seorang penipu. Siapa yang tidak bisa kupercaya?
Ratingmu tidak akan naik lagi.
Apa pun yang kamu lakukan,
kamu tidak bisa mengalahkan seseorang yang didukung partai.
Konferensi persnya besok siang. Mundurlah.
Besok siang?
Bagaimana kamu bisa melakukan itu tanpa berkonsultasi denganku?
Apa kamu gangster?
Gang...
Jika aku gangster,
aku tidak akan berbicara denganmu di sini,
menikmati makanan dan anggur yang mahal.
Kamu menipu ayahku sebanyak enam juta dolar.
Kamu bekerja untukku
tepat sebulan kurang empat hari.
Anggap saja itu sebagai pekerjaan dengan bayaran tertinggi.
222.222 dolar per hari.
Dengan ini, kita seri.
Itu juga merupakan hal terbaik untukmu.
Siapa yang akan memilih
seorang penipu sepertimu?
Berhentilah mengatakan itu.
Kamu yang membuat seorang penipu mengikuti pemilu.
Siapa kamu
sehingga menyuruhku ikut lalu berhenti?
Aku bilang aku bisa melakukannya!
Percayalah!
Ada sesuatu
yang kupelajari
setelah menghabiskan banyak waktu bersamamu.
Yaitu kamu tidak pernah mendengarkan sepatah kata pun.
Aku memberimu makanan yang mahal,
tapi itu tetap tidak berubah.
Berdirilah.
Mari kita mencari udara segar.
Panas sekali.
Nomor Lima, Yang Jung Gook.
Pilihlah dia.
Nomor Lima, Yang Jung Gook.
Kalian tahu, bukan?
Kamu cantik sekali.
Terima kasih.
Nomor Lima, Yang Jung Gook.
Warga Pemberani akan dengan berani...
Kamu istrinya Yang Jung Gook, bukan?
Sulit kupercaya aku bertemu langsung denganmu.
Senang bertemu denganmu.
Halo. Aku juga senang bertemu denganmu.
Warga Pemberani akan dengan berani melindungimu.
Nomor Lima, Yang Jung Gook.
Ya, aku pasti akan memilih dia.
Aku penggemarnya.
Aku juga menyukaimu.
Sulit kupercaya aku bertemu denganmu di sini.
Kebetulan sekali.
Terima kasih.
Pilihlah dia.
Duduklah.
Tidak akan terjadi apa pun.
Aku menyuruhnya untuk bertemu saja hari ini.
Entah mereka bertemu lagi,
dan apa yang akan mereka bicarakan,
semua itu tergantung kepadamu.
Kamu sudah tahu posisimu sekarang?
Selama aku tahu masa lalumu,
kamu tidak punya pilihan selain menuruti perkataanku.
Jadi, berhentilah menjadi keledai yang keras kepala
dan membuatku kehilangan kesabaranku.
Bekerjalah sesuai steik yang kamu terima.
Konferensi pers
pada tengah hari untuk mengumumkan pengunduran dirimu.
Kamu bisa melakukannya, bukan?
Tidak.
Kamu harus melakukannya, bukan, Jung Gook?
Benar, bukan?
Jung Gook setuju untuk mundur besok.
Jadi, tugasmu sekarang
adalah menerima lencana Anggota Majelismu.
Apa yang dikatakan Jung Gook?
Dia ingin bertarung sampai akhir.
Dia memberiku omong kosong,
tapi dia tidak punya pilihan selain menuruti perintahku.
Aku harus memanfaatkan Mi Young lagi.
Apa maksudmu kamu harus memanfaatkan Mi Young?
Apa menurutmu?
"Jika kamu tidak patuh, aku akan memberi tahu Mi Young
bahwa kamu penipu." Itu dia.
Bedebah menyebalkan itu tidak pernah mendengarkan
kecuali aku bertindak sejauh itu.
Kamu tahu,
kamu harus
memberi tahu Mi Young bahwa Jung Gook adalah penipu.
Dia selalu membicarakan "Mi Young-ku" seperti ini,
"Mi Young-ku" seperti itu. Dia pikir dia memiliki
setiap Mi Young di luar sana.
Begitu selesai dengan urusan ini,
aku harus mencari seorang kekasih.
Dia sangat menyebalkan.
Selagi kita membahas ini,
haruskah kita pergi, dan memberi tahu Mi Young?
"Suamimu adalah seorang penipu,
dan kamu dibohongi selama ini."
Tidak, menurutku itu tidak benar.
Tidak.
Biarkan mereka memecahkannya sendiri.
Mungkin akan menjadi penderitaan terbesar yang pernah dia alami.
Akan lebih menyakitkan
jika mengetahuinya lewat orang lain.
Jika kebenarannya tidak akan membuat kedua orang bahagia,
lebih baik menguburkannya.
Mi Young-ku sudah memiliki
banyak luka.
Bagimu dia "Mi Young-ku" juga?
Mi Young sangat beruntung.
Semua orang yang memanggilku "Hoo Ja-ku"
sudah meninggal atau pergi sekarang.
Baiklah.
Kamu bisa berbuat semaumu.
Ingat satu hal saja.
Begitu kamu mendapatkan suara Jung Gook,
ratingmu akan menjadi 48 persen.
Kamu tahu aku memiliki bagian yang besar
dalam 48 persen itu, bukan?
Anggota Majelis Han Sang Jin
adalah ciptaan Park Hoo Ja.
Jangan melupakan itu,
paham?
Aku lelah.
Aku yakin begitu.
Kamu sudah bekerja keras.
Kamu juga harus tidur lebih cepat.
Kamu harus berkampanye sepanjang hari besok.
Benar.
Tidurlah lebih dahulu. Aku akan...
Aku juga akan segera tidur.
- Mi Young. - Ya?
Bagaimana jika
aku mundur
dari pemilu?
Kenapa? Kamu ingin berhenti?
Tidak, begini...
Tidak juga.
Pemilu sebentar lagi.
Jadi, semua pemikiran ini menyerbu.
Serta, akan sulit untuk menang
dengan ratingku saat ini.
Aku tidak keberatan dengan itu.
Menang atau tidak,
kamu suamiku,
dan pria yang kucintai.
Bagaimanapun aku baik-baik saja.
Tapi, Sayang.
Ya?
Saat aku memikirkan semua orang yang kita temui...
Saat aku memikirkan mereka,
menurutku tidak tepat untuk berhenti sekarang.
Tidak bisa melakukannya
karena kamu kalah berbeda dari mundur.
Tidak apa-apa tidak bisa melakukannya,
tapi jangan mundur.
Kita harus memperlihatkan rasa hormat kita pada para warga
yang percaya kepada kita dan mendukung kita.
Apa maksudmu, apa yang terjadi?
Aku tidak menyuruh dia berhenti.
Dia hendak berhenti apa pun yang kukatakan.
Mari kita bicara di rumah.
Aku akan mengemasi barang-barangku dan segera pulang.
Baik.
Apa yang kamu lakukan?
Kenapa kamu tidak tidur?
Anggota Majelis Kim.
Jadi, kamu sudah dengar, bukan?
Sudah.
Menimbang situasinya,
mari kita lihat secara optimis.
Kamu tidak ingin mengikuti pemilu sejak awal.
Itu benar.
Jangan menipu orang-orang lagi.
Kamu akan ketahuan oleh istrimu suatu hari nanti.
Apa?
Apa kamu kecewa
karena harus berhenti?
Sejujurnya,
aku tidak mau mengikuti pemilu untuk masuk Majelis
lebih dari apa pun.
Tapi melakukan sesuatu yang kubenci
malah membuat orang-orang senang.
Mi Young juga.
Kalau boleh jujur, melihat situasinya...
Seperti yang kamu tahu,
aku penipu.
Sebelum memulai ini, orang-orang tersenyum
saat aku berbohong.
Aku menyerahkan akta untuk tanah yang tidak berharga,
dan mengatakan itu tambang emas yang akan dikembangkan kembali.
Mereka tersenyum saat aku mengatakan kebohongan itu.
Aku bisa berbohong bahwa sebuah bangunan senilai 500.000 dolar
bernilai 2 juta. Lalu aku akan menjualnya senilai 1 juta
hanya kepada mereka sambil berkata bahwa mereka beruntung.
Hanya saat aku berbohong seperti itu,
orang-orang tersenyum untukku.
Tapi kamu tahu,
keadaannya berbeda saat aku berkampanye.
Aku memberi tahu orang-orang perasaanku yang sebenarnya.
Aku memberi tahu mereka apa yang kupikirkan dan kurasakan.
Terima kasih.
Dan orang-orang tersenyum kepadaku.
Begini,
semuanya sudah usai sekarang.
Seperti kata Pimpinan Park,
sudah waktunya aku kembali ke tempat asalku.
Maaf.
Aku ingin memercayaimu dan berjuang sampai akhir,
tapi seperti inilah situasinya sekarang.
Lantas?
Apa kesimpulannya?
Kamu ingin berhenti berbohong dan jujur
jika kamu memenangkan pemilu?
Tidak.
Orang yang berguna.
Aku ingin menjadi orang yang berguna sekarang.
Kenapa aku harus datang untuk mengambil barang-barangku.
Aku ingin bersikap tangguh.
Apa?
Kamu ingin menjadi orang yang berguna?
Itu yang kukatakan kali pertama saat menjadi Anggota Majelis.
Tapi berandal yang mengatakan itu dahulu
melakukan hal-hal yang tidak berguna di sini sekarang,
bekerja dengan seorang rentenir yang kejam.
Itu tidak benar.
Yang Jung Gook, kandidat untuk Seowon,
akan segera memulai konferensi persnya.
- Ayah! - Dengan makin mendekatnya
pemilu sela,
apa yang akan dikatakan Yang Jung Gook?
Saat ini semua mata tertuju kepadanya.
Banyak orang menduga bahwa Yang Jung Gook,
kandidat independen, memutuskan untuk mundur dari pertarungan
antara Kang Soo Il dan Han Sang Jin.
Perbedaan dalam rating
untuk Kang Soo Il, yang memimpin poling,
dan Han Sang Jin, yang berada di posisi kedua,
hanya delapan persen.
Jika Yang Jung Gook memang mengundurkan diri,
kedua kandidat sangat membutuhkan
10 persennya.
Apa yang akan kamu katakan hari ini?
Kenapa kamu rajin sekali?
Kamu tidak serajin ini sebelumnya. Tunggu saja.
Kenapa terburu-buru?
Kamu akan tahu dalam lima menit.
Kamu tidak akan mendapatkan apa pun dengan tahu lebih dahulu.
Hai, Mi Young.
Hai. Aku menonton TV sekarang.
Benarkah kamu akan mengumumkan pengunduran dirimu?
Itukah keputusanmu?
Dia tidak akan tiba-tiba melanggar janjinya, bukan?
Tidak, dia tidak boleh.
"Konferensi Pers Yang Jung Gook"
Halo.
Aku yang Jung Gook,
kandidat Majelis Nasional untuk Seowon.
Sebelum mulai, aku ingin mengatakan
apa yang ingin kulihat dalam pemilu ini.
Mungkin akan lama, jadi, silakan membuat diri kalian
senyaman mungkin.
Kenapa kamu mengulur-ulur waktu?
Bagus! Aku memukulnya!
Apa yang ingin kulihat dalam pemilu ini adalah ini.
Para kandidat tidak saling mengkritik,
tapi memperjuangkan kebijakan untuk masyarakat.
Apa yang dia bicarakan? Itu sudah hampir usai.
Aku berharap itu akan menjadi waktu yang harmonis,
di mana para kandidat akan saling memperhatikan,
menghormati, dan menyelamati.
Dahulu ayahku sering berkata
jika kamu membagikan cahaya dari lilinmu,
akan ada dua lilin yang menyala.
Jika kamu menggunakan cahaya itu
untuk mencari lilin lain,
akan ada tiga lilin yang menyala,
lalu empat,
dan kegelapan pun
akan sirna.
Apa aku mengatakan itu?
Aku yakin aku pernah mendengarnya dari suatu tempat sebelumnya.
Saat kamu lelah dan letih...
"Saat kamu lelah dan letih"
Bersandarlah kepadaku.
Aku akan selalu...
"Mendampingimu"
"Agar kamu tidak merasa"
Seakan-akan kamu kesepian.
Apa itu?
Aku akan
memegang tanganmu.
- G. - O.
- D. - Menakjubkan.
Astaga.
Bukankah itu sebuah lirik lagu?
Itu bukan lagu. Itu mengharukan.
- Aku sungguh berharap - Dia membuatku menangis.
setiap kandidat
akan menjadi lilin.
Kuharap mereka akan menerangi kegelapan
yang telah mengakar di dalam dunia politik.
Kuharap mereka akan selalu membela para pemilih.
Jadi, mereka tidak akan merasa seolah-olah mereka sendirian.
Kuharap mereka akan memegang
tangan masyarakat.
"Konferensi Pers Yang Jung Gook"
"Aku mengundurkan diri dari pemilu"
Karena itu, aku, Yang Jung Gook,
ingin memainkan peran kecil dalam menghadirkan harmoni
di Seowon yang kucintai...
Apa maksudmu?
Kang Soo Il mengundurkan diri? Dia baru saja mengumumkannya?
- Ganti salurannya. - Baik.
Halo,
masyarakat dan warga Seowon tercinta.
Aku hadir di sini untuk mengumumkan bahwa aku mengundurkan diri
sebagai kandidat untuk Majelis Nasional.
Bagus!
Saat aku melihat ke belakang,
setiap langkah terasa sulit.
Aku harus menghadapi berbagai
situasi sulit selama kampanyeku.
Kehangatan yang kurasakan
dari orang-orang yang memegang tanganku
masih menghangatkan hatiku bahkan sekarang.
Kuharap kepuatusanku
masih dapat membantu menghadirkan kebahagiaan
untuk masyarakat Seowon.
Hei. Apakah kita harus memilih?
Mari dapatkan sertifikat untuk kemenanganmu.
Selamat.
Kita sempat menghadapi masalah,
tapi akhirnya kita berhasil.
Kamu menang.
Walaupun aku mengundurkan diri dari pemilu,
aku akan terus mengharapkan warga Seowon
akan bahagia. Itu tidak akan berubah.
Warga Seowon yang tercinta.
Sekarang, aku berharap
kalian akan merespons ketulusanku.
Aku, Kang Soo Il,
meminta agar kalian memberikan
semua dukungan yang kalian berikan kepadaku
untuk kandidat independen Yang Jung Gook.
Mari kita bersatu
untuk memastikan Yang Jung Gook
memenangkan pemilu agar kita bisa
meraih apa yang gagal kita raih.
Ini tidak benar.
Kenapa aku harus mematuhi perkataan Hoo Ja?
Jika dia menambatkan benderanya di sini, aku akan berlari ke sini.
Jika dia menambatkan benderanya di sana, aku akan berlari ke sana.
Kenapa aku harus diseret ke mana-mana seperti badut?
Kenapa kita harus melakukan itu, Jung Gook?
Para berandal Partai Nasionalis itu sama buruknya.
Mereka menganggapku apa?
Merekalah yang mengusirku.
Sialan.
Hei. Lakukan saja.
Lakukan apa?
Aku harus mundur.
Kenapa kamu harus mundur?
Kamu harus setidaknya melakukan satu hal yang berguna dahulu
jika itu yang kamu putuskan.
Mari kita dapatkan lencana itu.
Mari kita berjuang sampai akhir.
Aku menghargai pemikiranmu,
tapi aku tidak akan bisa
memenangkan pemilu.
Apa yang kukatakan sebelumnya?
Politisi memikirkan pemilu berikutnya,
dan politisi hebat memikirkan generasi berikutnya.
Apa kamu pikir
ada politisi yang lebih baik dariku di Korea?
Tidak ada.
Kamu penipu,
dan aku politisi.
Hanya ada satu hal yang bisa kita lakukan bersama.
Mari bertaruh.
Hei!
Omong kosong apa itu?
Kamu mengejutkan aku.
Kenapa kamu mengatakan semua hal yang kukatakan
omong kosong?
Aku bersungguh-sungguh.
Han Sang Jin adalah dalang kasus mengemudi dalam kondisi mabukmu itu.
Seharusnya kamu memperlakukan anak buahmu dengan lebih baik.
Kamu layak mendapatkannya.
Hei, Joo Myung!
Apa kamu datang untuk mengejekku?
Ya, aku datang untuk mengejekmu.
Untuk membuatmu gila dan melakukan sesuatu yang sinting.
Semua warga tercinta,
aku, Kang Soo Il,
memohon kepada kalian sekali lagi.
Warga pemberani yang dengan berani melindungi kalian!
Kandidat nomor lima, Yang Jung Gook!
Pilihlah Yang Jung Gook!
Kenapa aku harus melakukan itu?
Hei, Joo Myung.
Aku belum mati.
Lebih dari 15 persen warga menginginkan aku.
Omong kosong apa itu?
Berhentilah menjadi amatir, paham?
Zaman telah berubah.
Kamu tahu kondisinya tidak seperti dahulu lagi.
Ada video yang beredar saat kamu ditahan
dan melawan polisi.
Bahkan istriku melihatnya.
Dia bilang itu membuatnya senang sepanjang hari.
Dasar...
Duduk.
Duduk.
Jangan bersikap seperti itu.
Mari kita berhenti di sini.
Kudengar partaimu mencampakkanmu setelah apa yang terjadi.
Kudengar mereka tidak mau mendukungmu.
Lagi pula kamu tidak akan menang.
Melihat situasinya,
bukankah kamu harus melemparnya dengan lumpur sebelum kamu pergi?
Kamu tidak mau pria berengsek yang menjebakmu
menjadi Anggota Majelis.
Sialan.
Hei. Terus terang,
itu karena kamu kalah melawanku
sehingga kamu bisa bertahan dalam permainan ini.
Jika kamu kalah dari pendatang baru seperti Han Sang Jin,
karier politikmu akan langsung hancur!
Alih-alih membiarkan tikus kotor itu terpilih,
mari kita dukung orang bodoh yang gila.
Mari kita kirim orang bodoh yang gila ini ke Majelis
dan membuatnya disingkirkan.
Lalu giatlah bekerja untuk pemilu berikutnya.
Kamu harus mengalahkan aku setidaknya sekali.
Kamu sudah tiga kali kalah. Itu memalukan.
"Mari kita lakukan perkataanmu"
Mari kita lakukan perkataanmu.
"Konferensi Pers Yang Jung Gook"
Aku berencana akan bertahan dengan kalian sampai akhir.
Kalian pikir aku akan menyerah, bukan?
Kalian semua berpikir aku akan menyerah, bukan?
Kalian datang ke sini untuk mendengar itu, bukan?
Untuk apa aku berhenti?
Hari Pemilu akan segera tiba.
Aku harus setidaknya melihat berapa suara yang kuperoleh.
Kenapa Ayah melakukan itu?
- Terserah! - Kenapa Ayah membuang makanan?
Untuk apa aku berhenti?
- Untuk Han Sang Jin? - Hoo Ja.
- Aku tidak bisa melakukan itu. - Ini masalah besar.
Tidak.
Aku menontonnya.
Tidak, bukan itu.
Pilihlah Yang Jung Gook.
Bukan nomor satu,
bukan nomor dua,
bukan nomor tiga,
bukan nomor empat,
melainkan lima. Kandidat nomor lima.
Pilihlah Yang Jung Gook.
Kebodohan apa itu?
- Halo? - Apa kamu menonton TV?
Jika Jung Gook mendapatkan 19 persen milik Kang Soo Il,
dia akan mendapat 34,
dan Han Sang Jin 33.
Sekarang pihak siapa yang akan kamu dukung, Pimpinan Park?
Bukankah orang yang unggul satu poin lebih baik?
Mari kita bertemu dan bicara.
"Nomor 5, Yang Jung Gook"
Hai. Aku menonton TV sekarang.
Benarkah kamu akan mengumumkan pengunduran dirimu?
Itukah keputusanmu?
Tidak.
Aku tidak akan mundur.
Kamu bilang tidak bisa melakukannya karena kalah
berbeda dari tidak melakukannya karena mundur.
Tidak bisa melakukannya tidak masalah,
tapi aku tidak akan mundur.
Aku harus menunjukkan rasa hormatku.
Aku akan pergi sekarang.
Mari kita mulai kampanyenya.
Aku mungkin tidak bisa melakukannya karena kalah,
tapi aku tidak akan mundur karena menyerah.
Aku akan menepati janji
yang kubuat kepada kalian.
Kandidat nomor lima,
kandidat independen Yang Jung Gook.
Hanya satu orang!
Selama hanya ada satu orang saja
yang mendukungku,
aku tidak akan berhenti.
Aku akan berjuang sampai akhir!
Inilah
yang kuinginkan dengan tulus,
para warga tercinta.
"My Fellow Citizens"
"My Fellow Citizens"
Aku memeriksa catatan kelulusan mereka sebelumnya,
dan dia berbohong tentang pendidikannya!
Aku tidak ingin kamu mendengarnya dari orang lain.
Mendengarmu mengancamku
malah mengobarkan semangat kompetitifku.
Pemilihan sudah berakhir.
Aku akan mengadakan konferensi pers
mengenai Jung Gook.
Yang Jung Gook mengejar Han Sang Jin.
- Kamu bisa menang! - Benarkah?
Kami mengonfirmasi bahwa Yang Jung Gook
bukan lulusan Universitas Nasional Seoul.
Mari menjadi Anggota Majelis.
Bahkan seseorang sepertiku bisa melakukannya!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.