Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (SoranĂ®)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kemari! Cepat!
Di sini!
- Ada apa? - Kau baik-baik saja?
Kota Labirin Nagan
Ini kisah orang pertama.
Episode 1 Soujiro si Pedang Dedalu
Namun, bagi Yuno si Cakar Jauh,
kisah ini diawali kenangan seorang teman sekolah bernama Lucelles.
Minian Yuno si Cakar Jauh
Sihir Kata
adalah istilah umum untuk teknik yang mendistorsi fenomena alam
menggunakan kehendak yang tertanam dalam kata-kata
terlepas dari ras atau sistem linguistik pembicara.
Sihir Kata hanya bisa digunakan di dunia ini.
Cara kerjanya berbeda dengan dunia para pengunjung.
Yuno!
Hari ini kau sibuk?
Tidak juga.
Kenapa?
Bisa ajari aku Sihir Kekuatan?
Apa?
Aku?
Ya, kau mahir, Yuno.
Itu memang lebih baik dibanding sihirku yang lain, tetapi…
Tolong, ya.
Ya?
Ya.
Kota Labirin Nagan tempat kami tinggal
dibangun dari pusat Labirin Besar Kiyazuna, Sang Raja Iblis,
dan merupakan kota cendekiawan dan penjelajah.
Kita berhasil!
Tak kusangka dia muncul dari Labirin Besar.
Mungkin dia masuk mengejar bandit.
Dia bergerak lagi!
Segelnya! Cari segel jiwanya!
Seperti ini?
Dari Lucelles ke batu Nagan.
Sisik langit. Gelombang bulir merah. Menari.
Kau hebat!
Itu beracun.
Apa?
Itu sebabnya Kerajaan Pusat
menobatkan Sephite dari Kerajaan Barat sebagai ratu
dan menciptakan Aureatia.
Benarkah?
Yuno, ada orang yang kau suka?
Apa?
Mereka bilang…
Labirin Besar pasti penuh rahasia dan relik yang tidak akan tuntas digali
bahkan sampai kita dewasa.
Benar.
Siapa pun dirimu, apa pun masa lalumu,
jalan menuju kejayaan terbuka bagi siapa saja.
Tidak ada lagi yang perlu ditakuti.
Raja Iblis Sejati sudah mati.
Zaman penuh ketakutan sudah berakhir.
Sekarang, kita berdua bisa bermimpi tentang masa depan penuh kejayaan.
Namun, inilah masa depan.
Lucelles…
Lucelles!
Tidak…
Hentikan!
Tolong…
Tidak…
Tidak!
…juga mati.
Seharusnya
aku juga mati.
Tidak ada yang mengerti.
Mereka tidak tahu apa-apa.
Meski Raja Iblis Sejati sudah mati,
ini belum berakhir.
Tidak! Hentikan!
Dari Yuno ke Mata Anak Panah Fipike.
Sumbu telunjuk. Bintang Kisi.
Percikan meledak. Berputar!
Kenapa?
Kenapa kau mati hanya karena ini?
Itu artinya Lucelles
sebenarnya bisa diselamatkan!
Seharusnya aku bisa menolongnya…
Dari Yuno ke Mata Anak Panah Fipike.
Sumbu telunjuk. Bintang kisi. Percikan meledak. Berputar!
Bunuh saja aku.
Ayo.
Apa pun yang kukatakan, kalian tetap akan membunuhku, 'kan?
Terserah! Aku memang ingin mati!
Benar! Aku…
Hei.
Jadi, kau suka mati?
Hei?
Aku tanya, kau suka mati?
Ya.
Maksudku tidak.
Apa itu?
Nanti kau bisa ketinggalan.
Semua akan jadi menyenangkan bagi manusia.
Menyenangkan?
Ya. Begitu semuanya pergi.
Kau bebas memilih mau ke mana dan apa yang ingin kau lakukan.
Hebat, 'kan?
Tak mungkin bisa begini dengan pedang latihan rompes.
Jangan-jangan…
Kau seorang pengunjung?
Kami juga dijuluki begitu di kota ini?
Panggil saja kami sesukamu.
Aku tidak peduli.
Tentu tidak…
Kau mengalahkan mereka semua?
Ternyata di dunia ini juga ada mesin, ya?
Apa namanya? Golem?
Berapa pun jumlahnya, mereka bukan tandingan pedangku.
Bukan tandingan pedangmu?
Daun ini tidak bisa dimakan!
Ya.
Rumput bundleroot memang beracun.
Sudah kuduga.
Apa kau punya makanan?
Lebih baik kau lari dari sini. Pokoknya harus!
Betapa pun kuatnya dirimu, tempat ini sudah hancur!
Hei, jangan marah-marah. Kenapa tempat ini hancur?
Kenapa?
Kau tidak lihat?
Apa kau bisa membunuhnya hanya dengan sebilah pedang?
Labirin Besar itu sendiri
ternyata sebuah golem raksasa.
Mungkin dia monster yang diciptakan
untuk mengalahkan Raja Iblis Sejati!
Jadi, kau tidak punya makanan?
Rumput atau serangga juga boleh.
Aku belum sarapan.
Aku punya ransum perjalanan.
Namun, rasanya tidak terlalu enak.
Bicara denganmu merepotkan.
Baiklah, berikan itu padaku.
Anggap saja barter.
Barter?
Sebagai gantinya, akan kubereskan onggokan logam besar itu untukmu.
Sebenarnya aku baru mau melakukannya.
Ini pasti seru.
Sangat seru.
Siapa kau sebenarnya?
Soujiro Yagyuu dari Yagyuu Shinkage-ryu.
Aku Yagyuu terakhir di Bumi.
Pengunjung dari Dunia Jauh
yang dunianya sangat berbeda dengan kita.
Pendekar pedang itu tiba dengan pertanda paling kelam.
Ishura Golem, Sihir Kata Kehidupan
Jurusmu tadi Sihir Kata, 'kan?
Bagaimana caranya?
Yang kau lakukan tadi! Waktu menembakkan mata panah.
Setidaknya ajari aku.
Aku diajari kalau pengunjung tidak bisa menggunakan kekuatan ini.
"Dunia Jauh para pengunjung hanya dibangun berdasar hukum fisika.
Mereka hanya bicara bahasa suara, jadi, ini di luar pemahaman mereka."
Bahasa suara?
Benar juga.
Tidak mungkin kalian bicara bahasa Jepang di sini.
Sekarang, kita bisa berkomunikasi karena Sihir Kata.
Kami menggunakan Sihir Kata untuk meminta udara atau benda
melakukan sesuatu, seperti bergerak atau terbakar.
Aku tidak mengerti.
Pedang jauh lebih baik.
Kau bisa mati!
Tidak masalah.
Semua sudah mati.
Membunuhnya tidak akan ada bedanya.
Lebih baik kau lari!
Kenapa?
Karena…
begitu kau mati, semua akan berakhir.
Berakhir?
Jadi, lebih baik menyerah karena musuh monster tidak terkalahkan?
Yah,
apa yang bisa kulakukan?
Melawan bencana berjalan itu?
Tidak mungkin aku memintamu bertarung.
Apa hubungannya?
Aku melakukannya karena itu menyenangkan.
Melawannya pasti seru sekali.
Lihat saja.
Sudah waktunya.
Kenapa?
Kenapa cepat sekali?
Dari Nagan ke hati Naganeruya.
Aliran awan bersudut.
Tepian langit dan bumi.
Samudra luas meluap.
Itu dia.
Sinar yang menghanguskan kota.
Monster itu
bahkan bisa menggunakan Sihir Termal.
Terbakarlah.
Terima kasih banyak.
Para golem yang kau buang adalah pijakan sempurna.
Sudah kuduga,
dia tidak akan melukai dirinya dengan Sihir Katanya sendiri.
Benar, 'kan?
Bagimu…
itu adalah…
nyawamu.
Tahun kedelapan Era Eiroku.
Meski ini hanya anekdot yang belum pasti,
pendiri Yagyuu Shinkage-ryu,
Muneyoshi Yagyuu, disebut telah mengalahkan murid seorang ahli pedang,
Kamiizumi Nobotsuna, dengan teknik Mutodori.
Apakah mungkin menghindari serangan lawan,
lalu mencuri senjatanya dan menggunakan momentum lawan…
untuk mengalahkan mereka?
Itu mungkin.
Aku melihatnya. Segel jiwamu.
Itu dia!
Senjatamu
sekarang jadi milikku.
Inilah Mutodori.
Dia benar-benar mengalahkannya.
Namun, kenapa?
Kenapa Labirin Besar mulai bergerak hari ini?
Jangan-jangan karena Soujiro?
Apa dia otomatis bereaksi karena kekuatannya?
Atau
dia sengaja mengaktifkannya
karena ingin bertarung dengannya?
Aku membelahnya!
Ini lebih seru dibanding membelah M1.
M1?
Ya, M1 Abrams. Kau tahu tank?
Sudah kuduga kau tidak tahu.
Orang-orang di sini tidak mungkin tahu.
Kenapa?
Bagaimana caranya?
Kalau kau bayangkan jadi penciptanya, tidak sulit menemukan segel jiwanya.
Bukan di kaki yang terlalu dekat ke tanah.
Pinggulnya terlalu banyak beban.
Dadanya senjata pelontar api.
Dia menyerang dengan lengan kiri dahulu.
Maka yang tersisa tinggal lengan kanan.
Baiklah, aku pergi.
Tunggu.
Ini. Ransum perjalanan untukmu.
Benar juga! Aku lapar.
Saking serunya, aku sampai lupa.
Terima kasih.
Ini enak sekali!
Lebih enak dari serangga atau rumput.
- Mungkin dunia ini tak seburuk itu. - Benar.
Aku…
benci orang kuat.
Orang-orang kuat yang membuat hidupku tidak berarti.
Meski semua sudah dihancurkan, bahkan saat tragedi diinjak-injak,
orang lemah sepertiku tidak punya hak menyangkalnya.
Itu sebabnya, meski akhirnya salah,
aku harus menyokong diriku dengan sesuatu.
Baiklah, ayo lanjut.
Saatnya mencari sesuatu yang jauh lebih seru.
Aku harus pergi ke mana?
Aureatia.
Kau harus ke Aureatia.
Sekarang, itu negara terbesar.
Benarkah?
Di sana ada orang kuat?
Ada.
Dewan Aureatia sedang mengumpulkan pahlawan dari seluruh dunia.
Mereka punya rencana besar.
Bagus.
Ada yang bisa membunuh pria ini.
Benar, di dunia ini,
ada orang kuat yang bisa melakukannya.
Itu sebabnya pasti ada lawan di luar sana yang tidak akan kalah darimu.
Ada Jenderal Kedua Aureatia yang namanya dikenal semua orang.
Rosclay sang Mutlak.
Aku tahu Toroa si Mengerikan
yang bersembunyi di Pegunungan Wyte yang jauh.
Krafnir sang Segel Kebenaran yang disebut menguasai
sistem kelima Sihir Kata yang tidak dikenal.
Ada pengunjung yang membebaskan Benteng Es Besar sembilan tahun lalu,
Kazuki si Nada Hitam.
Atau Lucnoca sang Musim Dingin…
yang tidak pernah dilihat siapa pun.
Di dunia ini,
masih tersisa banyak ancaman dan kebenaran.
Aku harus tahu siapa pria ini.
Aku harus tahu
apa sebenarnya Dunia Jauh itu.
Aku akan memandumu ke sana.
Sebagai pelajar dari Nagan.
Dengan begitu,
Aureatia tidak akan mencurigai kita.
Bagus. Aku suka ekspresi itu.
Ekspresiku?
Pokoknya, terima kasih.
Ini artinya mulai sekarang, kau bisa melakukan apa pun.
Kau bebas.
Benar. Aku juga berterima kasih.
Aku bebas…
Setelah kehilangan semuanya,
aku merasa bisa melakukan sesuatu yang gila.
Siapa namamu?
Yuno.
Yuno si Cakar Jauh.
Cakrawala dipenuhi shura tak terhitung.
Inilah kisah orang pertama.
Orang yang bisa mengalahkan banyak golem
hanya dengan pedangnya.
Orang yang berlatih ilmu pedang tertinggi
yang mengecilkan para legenda ternama menjadi kebenaran semata.
Orang yang memahami titik vital semua makhluk hidup,
dan memiliki naluri membantai.
Orang yang bahkan tidak bisa dikekang dalam kenyataan dunianya sendiri.
Pendekar pedang terakhir.
Dia Pedang. Dia minian. Dia Soujiro si Pedang Dedalu.
ISHURA
Sepertinya ada orang yang hanya mengincar segel jiwa mereka.
Hei.
Rupanya ada satu lagi.
Berikutnya: Episode 2 Alus si Pelari Bintang
Diterjemahkan oleh Elda Indriasari
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.