Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
KEPADA HANTU
MULAI OPERASINYA
JANGAN BERHENTI
SAMPAI BERHASIL
Berita terbaru.
Semalam, di Shanghai, percobaan pembunuhan dilakukan
terhadap Gubernur-Jenderal Joseon berikutnya.
Sekelompok teroris yang dikenal sebagai "Korps Bayangan"
telah mengoordinasikan kejahatan terorganisasi
menggunakan jaringan mata-mata yang dikenal sebagai "Hantu".
Baku tembak terjadi.
Semua teroris terbunuh.
Tidak ada yang selamat.
Hari baru telah tiba.
Semoga harimu penuh janji.
Dari Nomor Lima.
LAPORAN INTELIJEN
PENGAWAS MURAYAMA JUNJI
HARI INI CERAH
Hari ini cerah.
GUBERNUR-JENDERAL BARU AKAN MENGUNJUNGI KUIL JOSEON
PETUGAS KRIPTOGRAFI CHEON EUN-HO
Kau memata-mataiku?
Aku di sini dalam kapasitas resmi.
Kalau begitu, pergilah.
KAFE GOLD
Tolong satu tiket.
GUBERNUR-JENDERAL BARU DI KYUNGSUNG
SINGKIRKAN DIA DI KUIL JOSEON
Boleh pinjam pemantik?
Kau butuh korek api.
Aku mendengar tentang kecelakaan di Shanghai.
Kau bisa bersantai di Kyungsung, Pak.
Kita punya kuasa kuat di wilayah ini.
Kau bisa fokus pada pelantikan.
Kau sudah lama tidak kembali ke Kyungsung?
Pasti terasa...
asing.
Pilar pertama dari kiri!
Perhatian!
Semua perhatian!
Formasi!
Divisi Penjaga bersikap seolah sudah menguasai tempat ini.
Semua perhatian!
Formasi!
Suatu kehormatan besar kami memilikimu
sebagai Gubernur-Jenderal Joseon yang baru.
Pengabdianku sepenuhnya untuk kalian.
Cukup.
Gubernur-Jenderal.
Apa kau sempat mencoba naengmyeon?
Naengmyeon?
Peleton Dua, ikuti aku!
Lewat sini, Pak.
Dasar kalian tidak berguna!
Penjaga! Bantu dia!
Biar kubantu.
Nanyoung...
Murayama.
Takahara.
Beberapa tembakan dilepaskan.
Tapi tidak ada yang tertangkap.
Haruskah kutanyai satu per satu?
Tidak sekarang.
Hantu...
Kau bilang sudah membasmi mereka di Shanghai.
Kyungsung adalah titik buta bagi kami.
Aku yang salah, Pak.
Salah...
di hari pertamaku di Joseon?
Akan kupastikan kita aman.
Aku baru saja menyatakan
kebijakan peraturan non-militer.
Pastikan itu dilakukan diam-diam.
Musnahkan tempat ini.
"Hantu."
Aku yakin kau pernah mendengarnya.
Serangan kemarin mirip teror Shanghai.
Divisi Penjaga mencurigai
Hantu telah menyusup ke kantor Gubernur-Jenderal.
Kenapa kau memberitahuku hal ini?
Untuk memberimu keunggulan.
Departemen Kepolisian selalu memiliki komando atas Joseon.
Jangan biarkan Divisi Penjaga mengambil kendali darimu.
Siapa pun yang menangkap Hantu akan unggul.
Kembalikan aku ke Kepolisian.
Kau tidak menyerah, ya?
Tapi untuk apa?
Aku mau beli satu tiket.
KAFE GOLD
Ini aku.
Aku lihat Kepala Pengawal di teater.
Dia memimpin operasi anti-Hantu di Shanghai.
Hati-hati.
Aku sudah siap. Waktuku akan tiba saat sudah waktunya.
Jangan berpikir untuk mati lebih dahulu.
Nanyoung pasti juga sama.
Sudah cukup darah yang tertumpah. Mari hentikan sekarang.
Maaf, tapi pertunjukan hari ini sudah berakhir.
Aneh sekali.
Ada bioskop di lingkungan ini...
yang dikelola orang Korea.
Kami berkemas karena keterbatasan waktu.
Bukankah setidaknya kau katakan kita mau ke mana?
Aku bermimpi aneh semalam tentang ular.
Sekitar 50 ular perak menggeliat di baskom perak besar.
Menurutmu apa artinya?
Pasti kau kesulitan, tiba-tiba diseret ke sini.
Mari.
Bagaimana perjalanannya? Apa kau mabuk darat?
Aku mabuk. Aku muntah tiga kali.
Duduklah.
Kau sudah mendengar kabar? Kabar apa pun?
Kenapa? Wajahnya mengatakan semua. Dia tidak tahu apa-apa.
Itu tertulis di wajah kita semua.
Lihat, dia dari kantor Deputi Gubernur.
Dia dari Kepolisian, dan kita dari Intelijen.
Kita tidak punya kesamaan.
Lalu kenapa kita semua di sini?
Jika ada yang tahu, kau orangnya.
Kau dari latar belakang yang berbeda dari kami semua.
Dari mana asalmu?
Siapa yang menyuruhmu?
Para bedebah ini pura-pura bodoh.
Aku kepala sekretaris Wakil Gubernur-Jenderal!
Diam.
Kau mungkin kepala sekretaris, tapi bukan Deputi.
Diamlah.
Kau dari kepolisian? Pangkatmu sudah lama diturunkan.
Memalukan.
Sedang apa kau di sini? Kau kembali ke kampung halamanmu, bukan?
Ibumu sakit.
Aku dalam perjalanan saat ditangkap.
Butuh waktu untuk mengumpulkan kalian semua.
Izinkan aku memperkenalkan diri dengan benar.
Aku Kepala Pengawal Gubernur-Jenderal yang baru, Yamagata
Takahara Kaito.
Teater Gold di Gold Avenue.
Aku membawa sesuatu dari sana.
"Dracula "?
"Iblis haus darah yang bangun di malam hari"?
Aku menemukan sesuatu yang menarik di bagian bawah poster.
Mungkin seperti kesalahan cetak, tapi tidak, lebih dari itu.
Ini kode.
Pak Cheon, kau ahli dalam kriptografi.
Maukah kau melakukannya?
Tapi ini sandi kompleks yang terdiri dari dua...
Ini sandi rumit yang terdiri dari dua sistem berbeda.
Aku butuh buku pemecahan kode.
Korps Bayangan yang berbasis di Shanghai
menyusup ke Intelijen Tiongkok
dengan agen rahasia yang dikenal sebagai Hantu.
Kukira Kyungsung aman.
Tapi sayangnya
sudah dipastikan bahwa kita juga sudah disusupi.
Lalu, Hantu itu ada...
di ruangan ini.
"Kesempatan terakhir.
Tanggal 10 Januari, Pukul 12.00, Aula Umum Kyungsung.
Upacara pelantikan Gubernur-Jenderal.
Semua agen harus muncul
di pelantikan..."
...untuk membunuh Gubernur-Jenderal yang baru.
Ada pesan tentang tanggal 11 dan 12 Januari
dengan beberapa tempat lagi
tapi...
"10 Januari, Aula Umum Kyungsung."
Hanya pesan ini yang dikodekan dengan gaya unik Korps Bayangan.
Hanya kalian berlima yang punya akses ke pesan ini.
Tidak ada gunanya menyangkalnya.
Singkatnya
pelantikan tidak akan dilangsungkan di Aula Umum Kyungsung.
"Semua agen diharap hadir."
Tapi untungnya
sepertinya seluruh grup akan hadir...
besok.
Kalian semua sama-sama dicurigai.
Kecurigaan itu tidak akan hilang dengan sendirinya.
Kau harus membuktikan dirimu bersih
atau mengidentifikasi pelakunya untuk bertahan hidup.
Kuberi waktu sampai siang.
Kuharap kalian berpikir dengan bijak.
Pada siang hari, aku akan mulai menyiksa kalian satu per satu
secara acak agar adil.
Itu saja untuk saat ini.
Aku menantikan kerja sama kalian.
Akan kutunjukkan kamarmu.
Kau mau mati?
Ini gudang bahan bakar.
Dilarang merokok.
Benarkah?
Kau yakin itu hilang di mobil?
Pasti ada di dalam sana. Cari lagi.
Ini tidak akan terjadi andai kau membiarkanku berkemas.
Ini?
Itu dia.
Kamar bersama? Apa mereka bercanda?
Akan kucabik kepala mereka.
Anggaplah aku tidak di sini. Aku akan melakukan hal yang sama.
Pemantik.
Kubilang pemantik.
Teleponnya mati.
Hei, keluar.
Kau tidak dengar? Kubilang keluar.
Kau tuli?
Singkirkanlah tanganmu sebelum kupatahkan.
Tenang, Jalang.
Baiklah, beri aku waktu sebentar. Aku harus berganti pakaian.
Kubilang aku harus berganti pakaian!
Tidak usah malu. Kau sudah terbiasa melepas pakaian.
Kau benar-benar jalang.
Kau ingin menemuiku, Murayama?
Ini tidak mengejutkan.
Sejak kudengar kau akan datang ke Kyungsung
sudah kuduga kau akan mengincarku dengan cara apa pun.
Mari langsung ke intinya. Hantu ini...
Tidak usah mencoba.
Kau tidak punya kemampuan.
Hantu itu milikku.
Sebagai balasannya
kau akan membayar penghinaan yang kau sebabkan kepadaku.
TEATER GOLD
Kau.
Aku akan ke Kyungsung sekarang
dan hal pertama yang akan kulakukan adalah memecatmu.
Apa-apaan ini?
Kau menyelinap diam-diam.
Aku datang untuk menanyakan sesuatu.
Apa yang bisa kau pelajari jika aku tidak tahu apa-apa?
Tadi, di ruang makan, kau membicarakan Park...
dan bilang dia berbeda dari kita semua.
Apa maksudmu?
Apa? Aku tidak yakin aku tahu apa yang kau maksud.
Itu rahasia umum.
Ayah Park membeli pesawat untuk Gubernur-Jenderal yang lama.
Bahkan Jepang mengakui kekayaan keluarganya.
Kupikir dia mungkin tahu sesuatu yang tidak kita ketahui.
Atau mendengar sesuatu di rumahnya.
Kenapa? Kau tahu siapa Hantu?
Sudah jelas Hantu ada di antara kita.
Bawakan aku telepon!
Sebaiknya kau tetap di tempatmu.
Kalian para babi harus membawakannya saat kusuruh!
Segera kembali ke kamarmu.
Diam dan bawakan aku telepon!
Kenapa dia?
Aku akan memeriksanya.
Tidak ada orang di sini.
Aku ingin menanyakan sesuatu.
Hari itu...
Kita akan menyadap Park dan Baek-ho.
Begitu aku menelepon, kalian semua akan mati!
Dasar berengsek.
Sambungkan dengan Wakil Gubernur-Jenderal.
Aku tahu kau mendengarkan
jadi, hentikan omong kosongmu dan sambungkan aku!
Halo.
Siapa kau?
Aku Ayanami, sekretaris Deputi Gubernur.
Kau bercanda? Aku sekretaris Deputi!
Beraninya mereka menggantikanku.
Jangan coba-coba menipuku.
Kau juga, Jalang.
Baiklah, selamat siang.
Halo?
Jalang!
Ayo.
Tenanglah.
- Jangan sentuh aku! - Tutup mulutmu.
Minggir!
Ada penyadap di mana-mana
yang merekam semua perkataan kita.
Ada yang ingin kau tanyakan?
Hana.
Tunggu aku, Sayang.
LAPORAN PENYADAPAN
Kau memercayainya?
Pak?
Kau memercayai Murayama?
Tentu saja, Pak.
Aku memercayai Murayama.
Mantan Kepala Pengawal, Murayama Toshio
bunuh diri tanpa meninggalkan pesan.
Murayama Jr. pun kehilangan semua keuntungan profesionalnya
dan jabatannya diturunkan sejak itu.
Hanya itu yang kau tahu?
Murayama!
Murayama Junji.
Penempatan di Shanghai seharusnya menjadi milikmu
tapi Takahara mengambil posisi itu.
Aku tidak senang, tapi kuturuti, dan ternyata...
Kau keturunan Korea?
Darah apa yang kulihat hari itu?
Siapa pun bisa membuat alasan untuk pertanyaan seperti itu.
Bukan itu yang ingin kau ketahui.
Apa kau Hantu?
Tolong katakan bukan.
Cha-kyung.
Apa kau Hantu?
Kumohon, Baek-ho...
Selamatkan dirimu.
Aku menyukaimu sejak dahulu.
Aku tahu.
Ibuku satu-satunya orang Korea di seluruh keluargaku.
Fakta kecil itu
tidak mengubah seluruh garis keturunan yang kuwarisi.
Generasi ketujuh keluarga Murayama.
Pewaris elite menjanjikan yang lahir di Kyungsung
dan fasih berbahasa Korea.
Di mana kebohongannya dimulai?
Jawab aku, Penipu!
Tiba-tiba pandanganmu berbeda setelah tahu tentang ibuku?
Kau ingin menyangkalku?
Selama darah Korea mengalir di nadimu
kau tidak lebih dari salah satu tersangka.
Kau harus membuktikan kau bukan Hantu.
Ke Kyungsung! Sekarang!
Bedebah menyedihkan.
Kau berkeliaran seperti anjing berahi
yang ingin menjadi sepertiku. Jadi, aku mengasuhmu.
Lalu sekarang, kau ingin menggigitku?
Baiklah. Ragukan saja sesukamu.
Kau akan membayarnya.
Keluar!
Tangkap dia!
Ini peringatan terakhir. Keluar dari mobil.
Ini perintah terakhirku. Nyalakan mobilnya.
Kau tidak bisa menembakku.
Kenapa?
Aku mungkin saja Hantu.
Apa yang menghentikanmu? Tembak dia!
Kau tidak yakin sekarang.
Kau tidak punya nyali.
Kau sanggup?
Aku tidak menggunakan pistol atau pisau saat membunuh ibuku.
Mencekik sampai tetes terakhir darahnya yang kotor...
Aku menghentikan napasnya.
Tidak ada alasan untuk menyangkal legitimasi darahku.
Jika kau berencana terus memfitnahku
ingatlah.
Aku tidak akan menggunakan pistol atau pisau denganmu.
Lihat saja.
Akan kutangkap Hantu sebelum matahari terbenam.
Menjauhlah dari Murayama mulai sekarang.
Kendalikan dirimu. Lihat aku.
Tidak akan ada yang mencurigai atau menginterogasimu.
Semuanya akan beres sebelum hari ini berakhir.
Kau harus bertahan, paham?
Baiklah! Lepaskan aku!
Kau tidak bodoh, bukan?
Aku kecewa padamu, Nona Yuriko.
Pikirkanlah.
Bisakah aku membawamu kemari tanpa sepengetahuan Deputi?
Ini idenya.
Dia ingin memeriksamu karena kau wanitanya.
Kau mengerti?
Waktumu sudah habis.
Bangun!
Lepaskan aku!
Hana yang malang.
Kau pasti kelaparan.
Bertahanlah.
Aku akan segera pulang, Sayang.
Hana...
Siapa yang harus dipanggil lebih dahulu?
Ada dua jenis komandan.
Yang satu langsung mengincar tersangka utama.
Satu lagi dimulai dengan saksi yang tahu rahasianya.
Yang pertama cepat, yang kedua berhati-hati.
Menurutmu aku yang mana?
Hei.
Jangan berkeliaran tanpa izin.
Kau...
Aku tidak peduli siapa Hantu itu
tapi saat ini, aku ingin kau orangnya.
Kau akan mengerti maksudku.
Kau akan hidup.
Matamu mengatakan kau tidak akan mati dengan mudah.
Hei!
Ada yang hilang?
Rasakan itu, Jalang.
Laporkan setiap gerakan tersangka.
Baik, Pak!
Hei! Kau mau ke mana?
Aku harus memeriksa sesuatu.
Aku tidak bisa memberitahumu apa itu. Tapi aku harus pergi!
Sudah lewat 12.00. Tidak ada waktu!
Aku harus pergi sekarang juga!
Kembali ke kamarmu!
Jangan coba menghentikanku!
Lepaskan dia.
Kubilang lepaskan aku.
Terima kasih.
Yuriko sayang, tidak ada orang di sini, 'kan?
Aku akan jujur kepadamu. Kau di sini sebagai formalitas.
Aku bisa saja membiarkanmu menemui ibumu.
Hanya kau yang dia miliki.
Kau bisa bebas sekarang juga.
Tapi jika kau tetap diam, kau menjadi bagian dari kejahatan.
Kenapa mengambil risiko?
Katakan yang kau tahu, dan kau akan bebas.
Siapa Hantu itu?
Sebaiknya kau tidak membuang waktu lagi.
Aku...
tidak tahu.
Kau tidak tahu.
Lihat?
Kartu-kartu ini seharusnya memberitahuku siapa Hantu itu.
Mereka tidak pernah salah.
Tapi...
Tapi apa? Siapa yang tertulis di sana?
Aku.
Sungguh bukan aku. Tapi mereka selalu menunjukku.
Bagaimana menurutmu?
Menurutku juga bukan kau.
Benarkah?
Kenapa?
Jika Korps Bayangan punya otak
pekerjaan itu tidak akan diberikan kepada sembarang orang.
Apa?
Terima kasih.
Tolong beri tahu mereka kalau bukan aku.
Aku harus pulang besok.
Bayiku kelaparan, menungguku pulang.
Kumohon.
Cheon.
Kemarilah.
Park Cha-kyung.
Kau melihatnya, bukan?
Murayama menggila dan menembakku.
Aku terkejut melihatnya bereaksi berlebihan
di depan semua orang
seolah-olah ingin menunjukkannya.
Dia berusaha membuktikan bahwa dia bukan Hantu.
Apa?
Dia tidak mungkin...
Benar?
Aku juga berpikir begitu
tapi saat aku kembali ke kamarku
aku mengetahui Murayama menyelinap ke kamarku.
Kau tahu apa yang kutemukan setelah dia pergi?
Cukup, Park.
Dia menaruhnya di koper Park.
Murayama membawanya, itu artinya...
Dia adalah Hantu.
Dia berusaha menjebak Park dengan bukti itu.
Kau benar. Dia juga menyelinap ke kamarku.
Andai tidak kupergoki, dia pasti akan menjebakku. Sialan!
Bajingan licik itu memang sialan.
Ambil buktinya dan laporkan dia.
Itu bahkan bisa membuatmu dipromosikan.
Sebelumnya aku berpikir untuk melakukannya sendiri.
Lalu kenapa tidak? Ini kesempatan bagus.
Ini hanya perasaanku.
Yuriko sayang.
Apa?
Mari kita pulang saja.
Baik.
INFORMAN CHEON EUN-HO
Begini... Itu...
Bawa ke Kepala Pengawal. Dia akan tahu apa itu.
Hati-hati! Tintanya belum kering!
Tidak ada yang bisa mendengar kita sekarang.
Dengar baik-baik, Park.
Aku Hantu.
Aku tahu
bahwa kau juga Hantu.
Kau pasti tahu kalau mustahil keluar sendirian.
Kita harus bekerja sama.
Untuk melakukan itu, aku harus yakin.
Katakan, Park.
Apa kau Hantu?
Apa-apaan ini?
Apa yang kalian lakukan?
Apa kau gila?
Apa yang terjadi?
Tanggal 8 Januari
pukul 18.00, Teater Gold.
Tepat saat aku melihat-lihat teater.
Kau berhasil menghindariku.
Di sinikah intuisimu menyesatkanmu?
Intuisi tidak bisa mengalahkan bukti kuat.
Jangan tanya aku. Tanya dirimu sendiri.
Takahara!
Kau sungguh percaya bahwa aku Hantu?
Benarkah?
Setelah mendengarnya
pertanyaan itu bukan untukku.
Kenapa kau membantuku?
Begitukah menurutmu?
Kau bisa saja melaporkanku.
Kau pikir dunia berputar di sekitarmu?
Membantumu? Tidak.
Ini antara aku dan Murayama.
Aku menyebut Murayama sebagai Hantu.
Kau keberatan?
Jika kau diam saja, itu saja sudah jawaban jelas.
Kita simpulkan orangnya Murayama dan tutup penyelidikannya.
Sepertinya ibumu tiba di rumah sakit tepat waktu.
Entah apa kau tahu
tapi kau juga sudah memberi jawaban untuk pertanyaan ini.
Jawaban yang jelas.
Bunuh dia.
Tidak!
Maafkan aku.
Tolong ampuni ibuku.
Maafkan aku. Kumohon!
Tunggu.
Maafkan aku.
Sekarang kita bisa mulai diskusinya.
Kutanya untuk kali terakhir.
Siapa Hantu itu?
Park Cha-kyung.
Apa hari kalian melelahkan?
Aku bekerja keras
dan akhirnya menemukan satu saksi dan satu bukti.
Lucunya
masing-masing menunjuk tersangka yang berbeda.
Bukti mengarah ke Murayama
saksi mengarah ke Park.
Sejujurnya
aku sudah cukup berdiskusi tentang bukti.
Sekarang aku ingin memastikan kesaksian saksi.
Aku membicarakanmu
Park Cha-kyung.
Jika kau Hantu, seperti kata saksi...
Dengar!
Mereka dalam masalah karenamu.
Bebaskanlah mereka dari penderitaan.
Beri kami jawaban, Park.
Apa kau Hantu?
Baiklah.
Mari bicarakan dia saja.
Apa kejahatan pemuda ini?
Dia mempertaruhkan nyawanya dan melakukan yang terbaik
demi melindungimu, Park.
Sekarang kau harus menjawab pertanyaan ini.
Apa yang bisa kau lakukan untuknya sebagai balasannya?
Apa yang akan kau pertaruhkan?
Jawab aku, Park!
Apa kau akan menjadi pengecut sampai akhir?
Apa yang akan kau lakukan untuk anak yang mempertaruhkan semuanya untukmu?
Apa yang bisa kau lakukan? Katakan!
Sayang sekali.
Kalian belum makan seharian, bukan?
Silakan makan.
Kau...
Siap, bidik!
Tahan tembakan!
Sekarang!
Murayama, kau Hantu itu.
Kami semua tahu, jadi, sebaiknya kau mengaku.
Turunkan senjatamu.
Kau mungkin Hantu
tapi kau tidak bisa mengorbankan nyawa orang tidak bersalah.
Beri aku pistol. Cepat!
Aku
harus pulang, lebih dari siapa pun di dunia ini.
Aku akan membunuh siapa pun yang menghalangi.
Yuriko!
Jangan mati dahulu, Nona Yuriko!
Tangkap dia!
Maafkan aku.
Jangan minta maaf, Baek-ho.
Kau tidak berutang apa pun kepadaku.
- Berpencar dan cari mereka! - Baik, Pak!
Tidak ada di sini!
Di sini juga tidak ada!
Ayah.
Aku yang melakukannya.
Kenapa?
Aku takut ini akan berlanjut.
Kau gila? Kenapa...
Kenapa kau melakukannya?
Demi Joseon?
Demi negaramu?
Apa itu? Apa itu Joseon?
Apa sebenarnya itu?
Junji...
"Sehan-yeonhu-jisong-baekji-hujo."
Hanya setelah malam terdingin
warna hijau yang selalu hijau terlihat lebih cerah.
Siapa kau?
Katakan siapa kau.
Aku akan menyelamatkanmu dengan nyawaku.
Kau akan keluar dari sini
dan menyelamatkan rekan-rekan kita dengan nyawamu.
Aku akan menyelesaikan ini.
Jangan pikir aku membantumu.
Kita semua melakukan apa yang kita bisa.
Kau ini apa?
Hanya tersisa dua peluru, gunakan dengan baik.
Maksudmu ada dua Hantu?
Orang sepertimu?
Aku mendapat bekas luka ini saat disiksa di Manchuria.
Saat kali pertama melepas baju di depan Deputi
kubilang itu luka yang kutimbulkan sendiri
dan dia menyukainya.
Dasar mesum.
Tapi penyimpangannya membuatku lebih mudah melayani negaraku.
Ini bekas luka yang kudapat dari Deputi.
Sampai di sini adalah dari musim dingin pertama...
dan dari musim semi berikutnya.
Setiap kali dia membakar kulitku
aku berkata pada diriku, "Aku sudah mati," berulang kali.
Tidak ada yang tersisa untukku di dunia ini.
Tidak apa-apa jika aku mati.
Pak...
Orang harus menilai berdasarkan pengalaman
bukan reputasi.
Ini kesempatan terakhirmu.
Jangan mengecewakanku lagi.
Maaf, Pak.
Lakukan apa pun yang diperlukan.
Jangan menghalangiku.
Aku tidak tahu mereka menempatkan dua Hantu di pemerintahan.
Aku juga. Bantuan untuk berjaga-jaga?
Atau untuk membantu yang satunya jika ada masalah.
Hiduplah.
Matilah hanya saat waktumu tiba.
Teruslah mencari.
Kita harus bergerak sekarang.
Kita harus memutus saluran komunikasi dan mengulur waktu sampai subuh.
Ada tentara yang ditempatkan di sini, jadi, pasti ada gudang senjata.
Aku sudah memeriksa tempat ini, tapi tidak menemukannya.
Satu-satunya tempat yang tersisa adalah basemen.
Di sebelah kiri gerbang ada gudang bahan bakar.
Itu akan berguna.
Di sudut ada garasi kecil.
Ada mobil biasa di dalamnya.
Amankan kendaraan dan senjata, dan kita bisa sampai ke Kyungsung.
Itu saluran komunikasi dan listrik.
Aku akan mengurus saluran komunikasi.
Ini akan menyerap bensin dengan baik.
Akan lebih mudah untuk lari.
Siapa namamu?
Aku Park Cha-kyung dari Kyungsung.
Untuk apa repot-repot?
Kebakaran!
Ruang mesin.
- Ambil pemadam api! - Baik, Pak!
Cepat!
Di ruang mesin!
Kau baik-baik saja, Pak?
Kau tidak bisa memeriksa hotel kecil ini?
Tangkap mereka sebelum fajar
atau kubunuh kau karena mengecewakanku.
- Ikuti aku! - Baik, Pak!
Di atas ada hotel.
Mereka punya itu untuk semua gedung.
Aku yang atas.
Tiga, dua...
Terlalu berbahaya untuk keluar lagi. Pasti ada jalan keluar.
Lewat sini adalah laut. Seharusnya lebih aman.
Diam!
Naiklah lebih dahulu dan tarik aku.
- Ada apa? - Diam.
Jangan bodoh.
Pergilah.
Ayo, kau pasti bisa.
Aku Ahn Kang-ok dari Hamgyong.
Terima kasih sudah menanyakan namaku.
Pergilah dan selamatkan semua rekan kita.
Tidak!
Siapa itu? Jangan bergerak!
Angkat tanganmu!
Aku Ahn Kang-ok dari Korps Bayangan. Aku Hantu.
Lalu
kalian tidak akan bisa menangkapku.
Bawa dia ke ruang penyiksaan!
Baik, Pak!
Kita mulai, Nona Yuriko?
Bekerja sama dengan Shanghai
untuk memasukkan Hantu di pemerintahan...
Aku terkesan.
Malangnya bagimu
kami akan selalu ada di mana-mana.
Itu membuatku muak denganmu.
Obsesimu yang gigih...
seperti belatung yang terus bertahan untuk hidup menyedihkan
di kolam kotoran!
Dasar hama menjijikkan.
Siapa pemimpin Korps Bayangan?
Katakan!
Putuskan saluran komunikasi dan listrik untuk isolasi
alihkan perhatian dengan menyalakan api.
Kau sudah terlatih dengan baik.
Baik. Lakukan sesukamu...
tapi mereka membawa Yuriko.
Setidaknya biarkan aku menyelamatkannya. Kumohon.
Sayang sekali.
Seharusnya kutangkap kalian berdua dengan tangan kosong.
Pada akhirnya, semua menjadi seperti ini.
Tidak bisakah kau memercayaiku saat kubilang aku Hantu?
Kau ditangkap oleh otoritas Kepolisian.
Kau tahu...
Aku sudah lama ingin mengatakan ini.
Kau...
Tutup mulutmu.
Gudang bahan bakar meledak!
Seharusnya aku datang lebih cepat. Maafkan aku.
Ini tidak profesional.
Terima kasih sudah mengurangi rasa bersalahku.
Takahara, tidak ada waktu untuk ini.
Kita akan kehilangan Hantu.
Bajingan gigih. Darah Korea mengalir di nadimu.
Tentu saja, kau terobsesi dengan darah.
Tahu kenapa?
Karena kau takut aku akan merebut tempatku kembali darimu.
Kau sampai di posisimu dengan memfitnah reputasiku.
Kau tahu betul...
kau tidak punya kekuatan atau keberanian.
Kau tidak punya apa-apa terhadapku.
Kau akan menembakku?
Ayo.
Lakukan jika kau berani.
Diam, Murayama!
Ayahmu...
dibunuh oleh ibumu yang orang Korea, bukan?
Keluarga yang saling membunuh seperti hewan.
Keturunan hina yang kotor.
Pak Junji.
Kau bilang tidak akan menggunakan pistol ataupun pisau padaku.
Semua ban telah disayat!
Mekanik!
Kepala Penjaga tewas. Ini perbuatan Hantu.
Sudah kubilang ini buang-buang waktu!
Bodoh! Sambungkan aku dengan Kepala Polisi!
Ini Yamada.
Dua Hantu membunuh Kepala Penjaga
dan kabur ke Kyungsung.
Ini perlombaan melawan waktu.
Sebelum malam ini berakhir
kita harus menghabisi Hantu dan seluruh Korps Bayangan
atau kita akan tamat.
Aku yang akan memimpin.
Tidak. Bangunlah. Buka matamu.
Ini adalah perintah resmi dari Kepala Polisi.
Aku akan mengawasi semua operasi terkait situasi darurat.
Kalian semua di bawah komandoku sekarang.
Jelas?
Jelas?
Tunggu, Sayang.
Maaf mengganggu.
Kami terluka.
Santai saja.
Kenapa kau membantu kami?
Pengkhianat tidak terluka.
Hanya yang bertahan yang terluka.
Kubilang tujuannya adalah menyapu seluruh Korps Bayangan.
Kubatasi pelayan menjadi hanya orang Korea untuk memastikan.
Sudah dijelaskan
bahwa Park dan Yuriko harus segera ditembak mati.
Baik Park maupun Yuriko bukan prioritas terbesar kita.
Ada orang lain yang harus kita temukan terlebih dahulu.
Kenapa aku di sini?
Seharusnya kau meninggalkanku.
Wanita bodoh.
Kenapa kau tidak tetap hidup nyaman dengan kekayaan keluargamu?
Kenapa kau melakukan ini?
Kau tidak terlihat seperti pemberani.
Ini keyakinan orang terkasihku. Aku ingin menghormatinya.
Kau sudah berjuang cukup jauh. Di sinilah kau berhenti.
Lihat siapa yang bicara. Kau hampir tidak bisa bernapas.
Tidak ada lagi yang kau pertaruhkan.
Wanita keras kepala.
Izinkan aku memperkenalkan diri lebih dahulu.
Aku Murayama Junji dari Kepolisian.
Aku akan langsung ke intinya.
Tidak akan ada upacara pelantikan di sini hari ini.
Ini jebakan.
Aku tahu ketujuh anggota Korps Bayangan ada di sini...
dan kalian akan ditangkap.
Tapi aku akan memberi kalian kesempatan terakhir
untuk menyerahkan diri.
Semuanya.
Aku tahu ini tidak mudah.
Kalian punya reputasi untuk dijaga dan alasan untuk dipertahankan.
Sebenarnya, aku hanya butuh lima orang untuk maju.
Aku sudah punya dua orang di sini.
Gadis ini menyamar sebagai pegawai aula umum ini
untuk mendapatkan akses bagi pria tua ini.
Korps Bayangan seharusnya
mengambil senjata mereka darinya.
Tujuannya adalah membunuh Gubernur-Jenderal yang baru.
Tapi seperti yang bisa dilihat, semua senjata kalian
ada di peti ini.
Dengan kata lain
kalian semua tidak bersenjata.
Apa gunanya melawan sekarang?
Aku merasa bertanggung jawab
untuk membuka mata kalian
pada kebenaran yang kalian abaikan.
Percaya masih ada harapan untuk kemerdekaan
gagasan bodoh bahwa mempertaruhkan nyawa
adalah satu-satunya cara
untuk mencintai negaramu.
Semuanya
mari
mundur selangkah
dan lihat ini secara objektif.
Orang Korea yang menyedihkan.
Kalian tidak punya negara untuk dibela.
Negara kalian sudah binasa sepuluh tahun lalu
dan kalian berpegangan pada hantunya.
Kalian yakin masih bisa melakukan sesuatu?
Yang lalu biarlah berlalu, dan lanjutkan hidup.
Buka mata kalian pada kenyataan.
Jepang dan Joseon berbagi satu akar!
Lukis masa depan yang lebih besar
sebagai bagian dari negara yang lebih besar!
Kalian adalah rakyat Kekaisaran Jepang!
Balas kedaulatan dengan kesetiaan!
Keluarlah, Korps Bayangan.
Tetap di tempatmu!
Jangan bergerak!
Hei! Berhenti!
Kau! Duduk kembali!
Jangan bergerak!
Ini belum waktunya kalian mati!
Bertahanlah!
Keluar!
Gyeon-ri-sa-ui!
Gyeon-wi-su-myeong.
Jika melihat keuntungan, pikirkan keadilan.
Jika melihat bahaya, pertaruhkan nyawamu!
Dong-woo!
Dong-woo...
Kakak...
Itu Hantu! Di atas!
Keluarkan orang-orang dahulu!
Mundur!
Kami Korps Bayangan, Berengsek.
Ikuti aku.
Tangkap dia!
Pegang yang erat!
Kau tidak lelah?
Kenapa kau tidak kenal lelah? Apa itu Joseon?
Murayama.
Jatuhkan senjatamu.
Pak.
Ayo.
Teruslah berjuang, generasi demi generasi...
selamanya.
Pada akhirnya kalian...
akan kalah.
Jangan merasa bersalah karena masih hidup.
Bukan begitu.
Ini sangat sempit
dan gelap.
Aku merasa bersalah menempatkannya di sini.
Kita akan naik ke atas tanah suatu hari nanti.
Kita semua.
Saat mendapatkan kembali negara kita...
mungkin aku akan berhenti merokok.
Kenapa? Padahal rasanya akan lebih nikmat.
Pelantikan Gubernur-Jenderal yang baru sukses.
Lebih dari 300 tamu terhormat
telah berbagi kebahagiaan dan visi Joseon di bawah kepemimpinan
Gubernur-Jenderal yang baru ditunjuk.
Setelah gangguan teroris baru-baru ini
kami menemukan masih ada beberapa orang
yang tidak layak mendapatkan peradaban maju dan semua manfaatnya.
Jadi, pada pelantikan hari ini
aku memutuskan untuk mendirikan satu kerajaan!
Pindahkan mobilmu! Kau menyebabkan kemacetan!
Ada pria yang terluka, dasar tidak berperasaan!
Hei, Berengsek!
Dasar bedebah Joseon!
Ada apa?
Aku akan menyelidikinya, Pak.
Cari tahu apa yang terjadi.
Baik, Pak.
DICARI
DARI HANTU
KITA AKAN MULAI OPERASINYA
KITA TIDAK AKAN BERHENTI
SAMPAI BERHASIL
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.