All language subtitles for Barbie Dreamtopia Movie 02 ( Barbie as Rapunzel ) 2002

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Baiklah. Siap sekali.

Barbie?

Aku harus lukis apa?

Terserah kau saja.

Aku?

Bagaimana jika aku tidak punya ide bagus?

Kau punya ide-ide yang bagus. Idemu.

Bisa beri tahu saja apa yang harus kulukis?

Lalu mengambil bagian terbaiknya?

Kelly, kau bisa membuat apa pun yang kau bayangkan.

Sepertinya begitu.

Kalau aku membencinya?

Kau tahu...

Kau mengingatkanku akan sebuah kisah.

Tentang seorang gadis yang lukisannya menyelamatkan hidupnya.

Tetapi kau mungkin tidak mau mendengarnya.

Dahulu kala,

pada zaman istana, raja, dan keajaiban.

Ada puri rahasia yang tersembunyi di kegelapan hutan.

Hutannya dikisahkan penuh monster dan naga.

Bahkan jika kau cukup berani untuk masuk ke hutan,

tak bisa lihat purinya.

Kenapa tidak?

Puri itu tertutup dinding sihir.

Yang menjauhkan penyusup.

Juga lebih penting lagi, menjaga seorang gadis muda di dalam.

Kau dengar itu, Rapunzel?

Itu suara perutku.

Aku merasa lemah.

Aku melihatnya, bintang-bintang di mataku!

Baiklah, Hobie.

Jangan sampai ada yang pingsan di sini.

Aku hampir selesai.

Lihat ini.

Maksudku, lihat lukisan ini.

Aku bisa mencium bau air lautnya.

Aku bisa merasakan percikan airnya.

Suatu hari, aku akan berjalan di pantai

seperti ini, dan melihat langit terbuka

sejauh berkilo-kilo meter.

Alarm Gothel!

Ayo, Rapunzel. Aku akan bereskan barang-barangmu.

Terima kasih, Penelope.

Bagaimana perjalananmu hari ini, Nyonya?

Bersemangat.

Aku mau minum teh sembilan menit lagi.

Ya, Nyonya.

Jangan ulangi kesalahanmu kemarin.

Kau seduh teh itu selama enam menit.

Aku mau 6,5 menit. Tidak kurang, tidak lebih.

Tentu saja.

Juga bawakan aku camilan.

Teman-teman kecilmu saja cukup.

Apa itu?

Melukis lagi? Bagaimana dengan tugas-tugasmu?

Aku sudah menyelesaikannya.

Sungguh?

Kau merapikan tempat tidur? Menyapu lantai?

Membersihkan taman?

Ya.

Mengibas karpet?

Memoles meja?

Memoles alat makan?

Ya, Nyonya.

Mencuci dan merapikan pakaianku?

Sudah dilipat dan disimpan.

Dengar itu.

Kau seharusnya menjaga rumah tetap teratur.

- Aku tidak tahu... - Sudah tugasmu untuk tahu.

Aku sudah mengurusmu sejak kau bayi

dan seperti ini caramu berterima kasih?

Dengan membuang waktumu?

Melukis?

Ini keterlaluan.

Kuharap Gothel tersedak tehnya.

Ayolah, Hobie.

Aku bisa lakukan lebih cepat.

Tolong hati-hati, Penelope.

Kerja bagus.

Celaka!

Aku bisa.

Jangan lupa lemonnya.

Di mana cangkir tehnya?

Itu benar-benar menakutkan!

Apa?

Kau kira aku tak bisa cekatan?

Karena aku bisa.

Tetapi...

Berbaliklah, Gadis Ungu.

Garuk sisikku...

Ke mana perginya ini?

Halo? Bagaimana dengan teh Gothel?

Kita masih punya beberapa menit.

Ayo! Pasti ada yang seru di bawah sini.

Ya, tentu saja. Kelihatannya menarik.

Apa di bawah ada laba-laba?

Aku tidak terlalu suka laba-laba.

Atau kumbang, atau ular. Aku juga tidak suka mereka.

Kau cemas tentang serangga dan ular?

Bagaimana dengan Gothel jika dia tahu kita ke bawah sana?

Tentu saja. Ya. Tetap pergi saja.

Tidak ada yang pernah mendengarkan kelinci.

Tidak ada yang ke bawah sini selama bertahun-tahun.

Aku tidak bisa bayangkan Gothel menghadiri semua pesta dansa ini.

Biar kutanya, siapa yang mau mengundangnya ke pesta?

Lihat ini!

Dia tentu marah ke seseorang.

Aku tak mau berada di posisinya.

Atau kepalanya.

Kotak tua yang indah.

Jangan di bawah sini, Penelope.

Aku tak apa-apa.

Indah sekali.

Ada yang terukir di belakangnya.

"Sama pastinya seperti bintang di langit,

ketahuilah bahwa kau dicintai.

Untuk putri kami, Rapunzel, di ulang tahun pertamanya.

Dengan cinta selamanya, Ibu dan Ayah."

Ini tidak masuk akal.

Gothel bilang aku ditelantarkan ketika berumur beberapa hari.

Kenapa dia berbohong soal itu?

Kenapa wanita tua itu selalu menyiksa orang?

"Dengan cinta selamanya."

Lebih banyak lagi sampah.

Kau benar-benar kacau.

Rapunzel?

Astaga. Cepat, bersihkan.

Rapunzel! Di mana kau?

Kita harus kembali.

Aku datang, Nyonya!

Masuk.

Kenapa kau lama sekali?

Maaf, perhatianku teralihkan.

Maksudmu malas.

Cukup.

Waktu!

Nyonyaku siap untuk tidur siang.

Cepatlah.

Apa ada yang lain?

Tidak.

Pergi.

Jangan ganggu aku sampai makan malam.

Ya, Nyonya.

Izinkan aku, Nyonya.

Ini tidak masuk akal. Kenapa Gothel...

Aku beri tahu yang dilakukan Gothel.

- Apa? - Tidak baik.

Terima kasih, itu sangat membantu.

Aku melihat laba-laba besar berbulu.

Aku bercanda.

Kau senang?

Bagaimana kita memperbaiki ini?

Jangan khawatir, kita pikirkan.

Itu lucu.

Angin.

Terowongan ini pasti mengarah ke suatu tempat.

Mungkin ini bukan ide bagus.

Itu pernyataan bagus untuk abad ke-17.

Ditambah lagi, mungkin ada serangga. Banyak serangga.

Tetapi aku belum pernah ke luar dinding sihir.

Ini kesempatanku. Mungkin satu-satunya.

Aku akan pergi.

Baiklah. Aku ikut.

Ini tidak berjalan seperti rencanaku.

Maaf, Rapunzel.

Kau tidak bisa jatuh 15 cm ke kiri?

Lain kali, kau akan kududuki.

Bagaimana denganmu, Hobie?

Aku? Ke bawah sana?

Aku sebaiknya di sini bersama Penelope. Harus ada yang menjaganya.

Baiklah, aku akan segera kembali.

Kami akan menunggu.

Cemas.

Aku tidak percaya.

Selamat pagi, Nona.

Tidak, terima kasih.

Bagaimana jika dia tersesat?

Hei!

Atau dalam masalah?

Hati-hati dengan itu!

Bagaimana jika dia sendirian, menghadapi hewan buas yang mengerikan?

Atau lebih bruk, bagaimana jika Gothel bangun sebelum dia kembali?

Hobie, apa yang kau dengar? Sesuatu? Apa dia datang?

Aku mendengar... Tidak ada apa pun.

Mungkin jika kau turunkan telinga kananku sedikit lagi?

- Bagaimana? - Tunggu.

Aku dengar sesuatu. Ini dia.

Itu ayahmu. Dia mencarimu.

Halo, Ayah.

Jangan bilang kau bermain di sini seharian?

Bermain? Tidak juga.

Aku membantu Rapunzel.

Membantu? Bukannya melatih kemampuanmu.

Aku ingin melihat ekspresi terkejammu.

Keluarkan napas api, buat aku takut!

Apa kau terbang?

Tunjukkan kau bisa terbang melewati dinding sihir.

Aku baru saja akan melakukan itu sore ini.

Astaga.

Jangan lihat ke bawah.

Tinggi sekali.

Terlalu tinggi untuk naga yang perkasa?

Apa dia pernah tersenyum?

Tidak di sekitarku.

Hei.

Itu wortel terakhirku.

Dia masih terlihat lapar.

Aku akan berbagi.

Ini, Botticelli.

Melody, Lorena. Lihat, cukup untuk semuanya!

Katrina!

Tolong aku.

Bertahanlah. Akan kubantu.

- Aku akan cari bantuan. - Cepat, Lorena.

Aku takut.

Raih tanganku.

Aku tidak bisa!

Lepaskan satu tangan dan raih tanganku.

Itu dia.

Katrina.

Terima kasih sudah menyelamatkan adikku.

Juga kau sudah menyelamatkanku.

Sepertinya dia mencemaskanmu.

Namanya Botticelli.

Dia mengantar kami ke mana-mana.

Itu sebabnya dia selalu lapar.

Ayo. Kita ambil apel-apel itu.

Anak-anak yang cantik.

Di hari yang baik.

Apa kita pernah bertemu?

Aku belum pernah kemari.

- Kau tinggal di kerajaan Wilhelm? - Siapa dia?

Raja yang memerintahkan itu?

Kenapa mereka melakukan hal seperti itu?

Wilhelm berkata raja kami melakukan hal buruk kepadanya bertahun-tahun lalu.

- Benarkah? - Tidak.

Tetapi jika dia tak melakukannya,

bisakah Raja bicara, menjelaskan?

Sudah terlambat.

Satu-satunya cara menghentikan pertikaian adalah dengan kekuatan.

Itu terdengar bodoh.

Menurutmu begitu?

Sebaiknya aku pastikan mereka baik-baik saja.

Aku akan segera kembali.

Tidak. Kenapa sudah selarut ini?

Ke mana dia pergi?

Aku bahkan tidak tahu namanya.

Ceritakan lagi tentang desa itu, dan jangan kurang satu detail pun.

Kalian harus melihatnya.

Semua orangnya, istananya, makanannya.

Tetapi bagian terbaiknya adalah aku bertemu seseorang.

Otto.

Sedang apa di sini?

Ada sedikit kabar menarik untukmu.

Hari ini, aku melihat seseorang di desa.

Apa menariknya itu bagiku?

Tidak ada alasan.

Hanya seorang gadis dengan rambut pirang panjang.

Apa? Rapunzel tadi berada di desa.

Tetapi bagaimana bisa?

Dia menemukan terowongan di ruang bawah tanah.

Tetapi itu bukan bagian terbaiknya.

Dia bicara dengan...

Pria paling tampan yang pernah kulihat.

Kau pernah melihat berapa pria?

Dia baik dan kuat, dan...

Jadi, siapa namanya?

Aku tidak tahu, aku tidak bertanya.

Sayangnya, aku tidak tahu detail kecil yang menarik itu.

Maaf.

Aku harus tahu dia siapa.

Aku perlu namanya.

Ini bisa merusak semuanya.

Mungkin besok aku bisa datang lagi?

Alarm Gothel!

Apa jalan-jalannya menyenangkan hari ini?

Otto.

Setelah semua yang kulakukan.

Setelah semua yang kuberikan, ini caramu membalasku?

Dengan menyelinap.

Tetapi aku...

Kenapa kau tidak bercerita tentang desa itu?

Itu sangat dekat.

Aku melakukannya untukmu.

Untuk melindungimu dari iblis di sana.

Tetapi semua orang sangat baik.

Ya, aku yakin begitu.

Kudengar kau bertemu seseorang yang spesial.

Siapa dia?

Aku tak tahu namanya.

Pembohong.

Aku bicara jujur.

Aku yakin aku bilang aku mau namanya.

Tetapi aku sudah katakan. Aku tidak tahu.

Mungkin aku kurang jelas?

Jangan!

Tidak.

Ketika aku bertanya, aku ingin jawaban.

Tetapi dia sudah bilang dia tidak tahu!

Nyonya.

Jadi, teman-temanmu tahu rahasiamu.

Apa mereka tahu?

Hentikan! Kumohon, mereka tidak tahu.

Pergi.

Kenapa kau melakukan ini?

Kau tak bisa mengunciku dari dunia selamanya.

Lihat saja.

Hugo!

Nikmati waktumu sendirian.

Aku yakin itu akan menyegarkan ingatanmu.

Ketika aku kembali, aku mau namanya.

Sementara itu, bersihkan kekacauan ini.

Sepertinya Rapunzel kecil kita punya semangat petualang.

Jaga agar dia tidak ke mana-mana.

Sesuai perintahmu, Nyonya.

Jika tidak...

Kenapa?

Yang Mulia.

Selamat malam.

Tommy keluar lagi.

Kau lihat itu? Hampir tepat di tengah.

Jika kau menganggapku sebagai sasaran.

Aku selalu gagal.

Aku harus bicara dengan Ayah.

Bagaimana jika nanti kubantu berlatih?

Sungguh?

Terima kasih, Stefan.

Stefan?

Ya?

Tidak ada. Aku hanya senang kau kakakku.

Kau menemukan gadis yang menyelamatkan Katrina kita?

Aku ingin ucapkan terima kasih.

Sayangnya tidak, Ayah.

Aku dan penjaga mencari ke seluruh desa.

Apa mungkin dia mata-mata untuk Raja Wilhelm?

Bagaimana jika benar?

Kenapa dia mau ambil risiko untuk menyelamatkan Katrina?

Yang Mulia.

Tidak ada tanda-tanda prajurit Raja Wilhelm.

Ini tidak bisa dibiarkan.

Malam ini aku akan memimpin pasukan penyerangku.

Bersiaplah, Stefan.

Tentu saja.

Ayah, kapan menurutmu pertikaian ini akan berakhir?

Ketika Raja Wilhelm membayar semua utangnya.

- Tetapi... - Beberapa hari lagi kau 18 tahun, Stefan.

Suatu hari kau akan mengambil alih kerajaan,

dan mungkin tergantung padamu untuk mengalahkan Wilhelm.

Ayo, Katrina. Ayo. Kau pemberani.

Ayo! Tanya dia.

Hentikan.

Stefan, kapan kau akan menemui gadis dengan rambut indah itu lagi?

Kuharap segera.

Rapunzel!

- Turun. - Aku tidak bisa.

Maka aku akan naik.

Bagaimana?

Turunkan rambutmu.

Kau bahkan lebih cantik dari yang kuingat.

Bagaimana kau menemukanku?

Aku mencari ke mana-mana.

Lepaskan aku!

"Sama pastinya seperti bintang di langit,

ketahuilah bahwa kau dicintai."

Aku akan bebas.

Sama pastinya seperti bintang di langit

Ketahuilah bahwa kau dicintai

Cintaku menyinarimu

Akan membantu mewujudkan mimpimu

Akan membantu mimpimu

Terwujud

Aku punya berita untukmu.

Kita tak akan pernah menemukan gadis dengan rambut pirang indah itu di sini.

Tentu saja, tetapi Pangeran Stefan tak bisa menemukannya di tempat lain.

Biar kutanya, kenapa ada gadis yang mau kemari?

Tentu saja. Aku setuju.

Kau dengar itu?

Dengar apa?

Itu!

Itu bukan apa-apa.

Hanya seperti ada yang mengikuti kita.

Naga!

Tukang roti?

Apa akan ada perayaan?

Ya. Ulang tahun pangeran.

Kau tahu itu artinya berapa banyak roti?

Dua ratus roti gulung kayu manis, 300 strudel, 400 kue sus!

Belum lagi kue ulang tahun yang besar!

Naga!

Yang Mulia.

Kalian menemukannya?

Tidak, Yang Mulia.

Kami dikejar oleh hewan besar. Seekor naga!

Setinggi 15 meter.

Tidak, 30 meter.

Ya, sesuai katanya.

Lalu kepalanya yang jelek muncul, dan meniupkan napas api ke arah kami.

Api panas sepanjang enam meter.

Tidak, 30 meter.

Panas sekali.

Hanya karena kecerdikan

dan keberanian kami yang luar biasa, kami bisa kabur.

Benar sekali.

Ya, aku yakin belum pernah ada yang melihat hewan seganas itu.

Tetapi apa kalian menemukan gadis itu?

Tak ada tanda-tandanya, Yang Mulia.

Jika dia ke sana, dia pasti...

Semoga kau salah. Pergilah.

Silakan ambil makanan dan minuman.

- Terima kasih, Yang Mulia. - Terima kasih, Pangeran Stefan.

Cepat, panggil Raja.

Itu anak buah Raja Wilhelm, Yang Mulia.

Aku melihat mereka menghancurkan semuanya.

Perhatian!

Serangan ke kerajaan kita ini tak akan kita biarkan.

Raja Wilhelm dan berandalannya akan membayar perbuatan mereka.

Aku berjanji.

Sekarang, kau mengerti?

Inilah kenapa kita harus menghentikan Wilhelm.

Indah sekali.

Mereka menghancurkan satu sama lain lebih cepat dari perkiraanku.

Apa buah berinya sudah cukup?

Aku tidak yakin.

Pasti sudah cukup jika kau berhenti memakannya.

Siapa yang bilang aku memakannya?

Tunggu sebentar.

Sederhana saja. Kita keluarkan dia.

Bagaimana caranya?

Aku belum tahu bagian itu.

Setidaknya kita bisa bawakan ini.

- Apa yang kau lakukan? - Ayah.

Aku mencoba membuat cat. Untuk Rapunzel.

Gadis itu bukan urusanmu.

- Tetapi aku berpikir... - Seekor naga seharusnya menyeramkan.

Ditakuti oleh semua yang melihatnya. Tetapi apa yang kau lakukan?

Bermain-main.

Tetapi bagaimana jika... Aku hanya tidak yakin aku ingin menjadi

menyeramkan seperti itu,

atau bahkan menakutkan, atau kejam. Sudah pasti tidak kejam.

Cukup! Apa kau sudah melawan kehormatan kita?

Selama berabad-abad, naga menjadi simbol kekuasaan, keberanian, dan kesetiaan.

Aku tahu, Ayah.

Aku minta maaf.

Kami membawakan sesuatu, Rapunzel.

Lihat?

Ini, agar kau bisa melukis lagi.

Ada lebih banyak lagi, jika Tuan Pemakan Beri tidak memakannya.

Itu waktuku makan camilan.

Aku tak tahu harus bilang apa.

"Terima kasih." "Entah bagaimana jika tidak ada kalian." Kira-kira begitu.

Kami lupa satu detail kecil.

Kuasnya.

Bagaimana jika ini?

Aku tahu mataku sudah rusak.

Aku yakin awalnya ini sikat rambut.

Aku tidak mengerti.

Apa yang kau lakukan? Masukkan.

Bagaimana kau melakukan itu?

Aku tidak tahu.

Aku memikirkan langit biru, lalu langitnya muncul!

Kali ini aku memikirkan rumput di desa.

Kau bahkan tidak perlu cat.

Aku bisa makan lebih banyak beri.

- Ini... - Lumayan.

Tunjukkan tempat-tempat yang kau kunjungi. Aku ingin melihat semuanya.

Ini toko tukang roti,

alun-alun utama,

lalu taman di luar istana.

Di mana?

Hobie!

Kukira aku akan mati.

Coba putar ekorku.

Aku punya firasat bagus soal ini.

Sudah gila? Kau bisa menjadi segumpal cat.

Itu lebih baik daripada menjadi tahanan.

Apa itu kau?

Aku mencarimu ke mana-mana.

Aku... Kisahnya panjang.

Kuharap kau kembali ke sini.

Aku sadar aku bahkan tidak tahu namamu.

Rapunzel.

Rapunzel.

Namaku...

Tolong jangan katakan.

Kenapa tidak?

Lebih baik aku tidak tahu.

Kau penuh kejutan.

Bisakah bantu aku cari pembuat kuas ini?

"Dengan cinta, Ibu dan Ayah."

Apa orang tuamu tidak tahu?

Aku belum pernah bertemu orang tuaku sejak masih bayi.

Aku minta maaf.

Semoga siapa pun yang membuat kuas ini mungkin tahu siapa mereka.

Mari kita mulai dari pengrajin perak.

Yang Mul...

Hai. Halo.

Apa kabar?

Apa yang bisa kubantu, Tuan dan Nona?

Aku ingin tahu, Pak,

apa kau mengenali ini?

Ya.

Lihat detailnya.

Karya yang sangat bagus.

Kau yang membuatnya?

Tidak, bukan aku. Saudaraku.

Itu bagus sekali.

Aku bisa bicara dengannya?

Sayangnya tidak.

Aku sendiri sudah tak bicara dengannya selama bertahun-tahun.

Kenapa tidak?

Karena pertikaian itu.

Dia tinggal di kerajaan Wilhelm.

Kau tak bisa mengunjunginya di sana?

Tidak ada yang bisa pulang pergi antar kerajaan

sejak pertikaian terjadi.

Kau pasti merindukannya.

Lebih dari yang bisa kukatakan, Nona.

Lebih dari yang bisa kukatakan.

Apa menurutmu dia sungguh di sana?

Aku juga tidak tahu.

- Aku sudah merindukannya. - Jangan seperti itu.

Gothel jahat di cakrawala!

Kita harus apa?

Jika Gothel tahu Rapunzel pergi,

entah apa yang akan dia lakukan ke ayahku.

Sudah pasti yang pantas untuknya.

Hobie, ayolah. Ini serius. Kita harus memanggil Rapunzel.

Dalam tiga menit?

Itulah waktu yang diperlukan Gothel untuk kemari.

Aku harus lakukan sesuatu. Ayahku!

Baiklah. Ini rencananya.

Aku akan menahan Gothel, dan kau cari Rapunzel.

Bagus. Kau tahan, aku pergi. Aku suka itu.

Kecuali satu hal.

Aku akan menjadi makanan musang.

Tidak. Aku tidak bisa terbang melewati dinding sihir.

Aku bahkan tidak tahu di mana desanya.

Bagaimana aku menemukannya? Dia pergi lewat sekitar sini.

- Itulah jawabanmu. - Aku?

Masuk ke lukisan juga? Aku?

Aku menyesal kau tidak tahu lebih banyak tentang orang tuamu.

Aku tidak menyerah.

Bagus!

Jadi...

Aku ingin tahu...

Nah...

Ini.

"Kau diundang ke pesta dansa bertopeng

untuk memperingati ulang tahun Pangeran."

Malam ini. Aku mau memberikannya lebih awal, tetapi kau susah dicari.

Kau pasti cukup penting jika diundang ke pesta dansa Pangeran.

Aku tak tahu soal itu.

Kau mau datang?

Aku mau.

Hanya saja, aku tak pernah ke pesta dansa bertopeng.

Seperti apa pestanya?

Lihat sendiri malam ini. Kujemput kau pukul tujuh dengan keretaku.

Tidak...

Kutemui kau di sana.

Misterius sekali. Baiklah.

Sepertinya aku akan bisa mengenalimu di balik topeng.

Menurutmu begitu?

Rambutmu yang indah akan terlihat.

Hugo. Kemari, cepat.

Cepat.

Aku pergi.

- Tunggu. Apa yang kulakukan? - Cepat!

- Aku berhasil. Aku sungguh berhasil. - Mundur.

Tunggu. Dia temanku.

Hati-hati dengan benda itu.

Bisa ada yang terluka.

Kau berteman dengan naga?

Hei, namaku Penelope, Kawan.

Kau harus ikut denganku, Rapunzel. Gothel datang.

Aku hanya akan sebentar.

Ada apa?

Kau harus kembali, tolonglah.

Ketika Gothel tahu kau tidak ada,

entah apa yang akan dia lakukan ke ayahku.

Aku harus pergi. Sampai jumpa nanti malam.

Akan kujelaskan semuanya.

Aku akan mencarimu.

Itu akan bagus untuk punggungku.

Tunggu, Nyonya. Tunggu!

Tolong, aku perlu...

Aku harus... Maksudku...

Apa yang kukatakan?

Katakan, Kelinci.

Pahaku sakit.

Aku hampir tak bisa melompat.

Benar-benar keajaiban aku bisa bergerak.

Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada kelinci yang tak bisa melompat.

Aku perlu tonik untuk menyembuhkanku.

Sakit sekali! Sungguh.

Bagaimana kita kembali tepat waktu?

- Kuas cat. - Kuas cat.

Aku akan kembali dan membersihkannya lagi nanti.

Tunggu. Ayo bicara. Kita belum cukup bicara.

Kau tahu, seperti zaman dahulu.

Kau tak berguna.

Berikan kepadaku.

Akan kusisakan kaki kelinci keberuntungan.

Ini? Kau tak mau ini.

Tidak. Aku berasal dari keturunan kelinci tidak beruntung.

Percayalah. Lihatlah kaki ini.

Kapal, benjolan, kuku yang tumbuh ke dalam. Benar-benar kacau.

Kuharap ini berhasil.

Jadi, Hugo,

putrimu sekali lagi bersama Rapunzel.

Penelope tidak bersalah.

Sepertinya naga kecil yang penakut tidak perlu dikhawatirkan.

Jadi, Rapunzel,

sepertinya ingatanmu sudah membaik.

Apa kau siap memberi tahu siapa yang kau temui?

Tetapi sudah kukatakan, aku tidak tahu.

Baiklah.

Silakan membusuk di sini.

Aku akan mengawasi putrimu itu.

Menurutku dia terlalu akrab.

Ya, Nyonya.

Kau menyelamatkan ayahku.

Untuk sekarang. Tetapi aku tak bisa tetap di sini.

Kita semua harus pergi.

Aku akan pergi malam ini.

Kau juga harus meyakinkan ayahmu untuk pergi.

Ke tempat Gothel tidak bisa menemukanmu.

Aku sudah berpikir, Ayah. Tentang ulang tahunku.

Ya.

Aku ingin meminta izin untuk mengundang Raja Wilhelm.

Apa? Kau gila?

Mungkin. Tetapi akhir-akhir ini aku berpikir.

Pertikaian ini sudah berlangsung lama sekali.

Keluarga telah terpisah. Saudara juga terpisah.

Stefan, Raja Wilhelm adalah musuh bebuyutan kita.

Akan tetap seperti itu kecuali kita mencoba mengubahnya.

Seseorang harus memulai untuk memaafkan.

Tidak mungkin.

Ketika kau sudah lebih tua, kau akan paham.

Sepertinya gaun ini tidak cocok untuk pesta dansa bertopeng.

Mungkin bisa kita perbaiki.

Aku ingin tahu.

Ayo, cobalah.

Bagaimana menurut kalian?

Indah sekali.

Menurutku terlalu sederhana.

Kalau begitu lukislah satu lagi.

Sedikit berlebihan.

Bagaimana dengan yang ini?

Sudah jelas, terlalu modern.

Ya, menurutku juga begitu.

Ini dia.

Kau cantik, Rapunzel.

Tidak, menawan. Tidak, luar biasa!

Benar-benar cantik.

Keterlaluan!

Benar, bukan?

Selama bertahun-tahun ini, setelah semua yang kurencanakan.

- Pasti laki-laki yang dia temui itu. - Siapa lagi?

Aku menolak anak muda mabuk cinta merusak semuanya.

Ada rencana khusus, atau hanya rasa sakit dan penderitaan biasa?

Rasa sakit.

Penderitaan.

Mungkin sedikit dipotong.

Sepertinya aku sudah siap.

Sungguh? Siapa yang pergi ke pesta topeng tanpa topeng?

Kalian membuat ini untukku?

Kau lihat orang lain yang berdandan untuk pesta dansa?

Itu...

Lihat itu.

Kau terlihat cantik dengan pakaian pestamu, Rapunzel.

Tetapi rambutmu.

Kurang cocok.

Tidak!

Tidak!

Tenanglah.

Ini hanya rambut.

Kau orang paling rendah, kejam, jahat...

Otto?

Dia milikmu.

Tidak, jangan sakiti dia.

Aku yang kau inginkan, tetapi kenapa? Aku masih tidak paham.

Ada sihir di sini.

Kalian berdua. Kalian berdua ikut campur. Keluar!

Keluar!

Benar-benar bodoh.

Tidak!

Hugo, kemari.

Satu kesempatan lagi, Rapunzel.

Siapa laki-laki ini? Katakan namanya.

Aku tidak tahu.

Kalau begitu hiduplah bersama kebohonganmu selamanya.

Menara, lakukan tugasmu,

jangan pernah lepaskan tahanan dengan hati yang berbohong.

Dengan kata-kata yang diucapkan ini,

mantra yang menakutkan ini tak akan pernah bisa dipatahkan!

Hugo, kau membuatku kecewa.

Putrimu benar-benar memalukan.

Lebih setia ke temannya daripada ke majikannya.

Dia masih muda. Dia akan belajar.

Mungkin ayahnya tidak tahu harus setia kepada siapa.

Apa yang kau lakukan?

Memastikan aku punya waktu untuk berurusan denganmu nanti.

Sekarang, aku akan berdansa

dengan pasangan misterius Rapunzel.

Tidak!

Kita akan menyerang dari dinding barat.

Baik, Raja Wilhelm.

Aku sudah menyiapkan prajurit kita.

Aku tak akan memaafkan yang sudah dia lakukan.

Frederick akan membayarnya, untuk terakhir kalinya.

Kalian suka?

Semua sangat indah.

Aku lebih suka membaca buku yang bagus.

Di mana Stefan?

Di sana.

Anakku. Kenapa kau tidak berdansa?

Aku menunggu seseorang.

Kenapa gadis ini sangat istimewa?

Dia menyukaiku, bukan takhtaku.

Dia bahkan tidak tahu aku pangeran.

Aku ingin bertemu dengannya.

Ayah.

Aku berharap lebih darimu.

Kau tidak mengerti. Rapunzel membantu menyelamatkanmu...

Lihat aku.

Aku dirantai seperti anjing karena kau dan temanmu.

Rapunzel?

Rapunzel!

Tunggu.

Ke mana kita?

Wanita bertopeng akhirnya berhenti.

Apa aku tidak membuatmu senang, Pangeran Stefan?

Aku tidak mengerti.

Kukira kau...

Rapunzel.

Ya, sudah kuduga.

Sayangnya, dia tidak datang.

Rambutnya.

Siapa kau?

Aku orang yang akan mengajarimu untuk tidak merusak rencanaku.

Hancurkan dia, goreng dia! Jadikan bubur.

Dia tak mau mendengarkanku.

Kau akan biarkan hal kecil seperti itu menghentikanmu?

Andaikan Rapunzel ada di sini.

Jika dia di sini, apa yang akan dia katakan?

Dia mencintaiku.

Jadi...

Ayah, tolonglah. Aku harus katakan sesuatu.

Tidak! Aku tidak mau dengar lagi darimu.

Aku tetap akan mengatakannya.

Rapunzel menyelamatkan nyawamu. Kau bahkan tidak tahu.

Dia bebas dan dia kembali karena aku memintanya.

Apa?

Dia kembali agar Gothel tidak menghancurkanmu.

Itu benar. Kita harus membantunya kabur dari menara.

Tolonglah, Ayah.

Aku tidak tahu.

Andai aku bisa membantunya.

Itu mustahil.

Aku melayani Gothel selama bertahun-tahun dan mantranya tak bisa dipatahkan.

Aku tak akan menyerah.

Pikiran yang kuat.

Rapunzel tidak pantas ditahan seperti ini.

Penelope, mantra itu hanya menahan orang yang berbohong.

Tetapi Rapunzel...

bukan pembohong.

Jika itu benar...

Rapunzel!

Kau tidak berbohong ke Gothel.

Jadi, menurut ayahku mantra Gothel tidak bisa menahanmu.

Apa yang dikatakan Gothel?

Jangan pernah lepaskan tahanan

- dengan hati berbohong. - Dengan hati berbohong.

Hugo mungkin benar!

Baiklah.

Aku tak bisa melihat.

Ini dia.

Terima kasih, Hugo.

Aku tahu akulah yang harus berterima kasih kepadamu.

Kita harus ke pesta dansa.

Tetapi bagaimana?

Tetap terlalu tinggi.

Penelope, apa kau yakin naga yang perkasa bisa terbang melewati tembok?

Tentu saja.

Kalau begitu percayalah kau bisa melakukannya.

Karena kau adalah naga yang perkasa.

Aku?

Apa yang membuat perkasa?

Lebih dari kekuatan.

Tetapi juga keberanian dan kesetiaan.

Kesetiaanmu terhadap temanmu tak pernah berkurang,

tak peduli bahayanya.

Aku sekarang melihat kau adalah naga yang perkasa, Penelope.

Aku bangga kepadamu.

Sekarang, pergi.

Bagaimana denganmu?

Jangan khawatir. Aku akan baik-baik saja.

Sekarang, pergi.

Pergi!

Kau ikut, Hobie?

Hati-hati dengan guncangannya. Aku mudah mual.

Kau bisa, Penelope.

Aku naga yang perkasa.

Sangat indah dari atas sini.

Aku tahu kau bisa melakukannya.

Semoga baik-baik saja. Kami datang.

Hei! Ini tidak lucu.

Tidak ada yang boleh menyakiti saudaraku.

Tidak ada.

Rasakan itu!

Ke arahnya!

Nyonya?

Aku perlu bantuan di sini.

Entah bagaimana ada yang suka anak-anak.

Mereka sudah gila.

Tommy!

Aku terlihat buruk sekali. Padahal ini acara formal.

Wilhelm.

Penjaga!

Tak perlu repot-repot, Frederick.

Wilhelm.

Menyerahlah, Frederick.

Tidak, Ayah!

Lagi-lagi kita bertemu di pesta dansa.

Gothel, apa itu kau?

Kenapa kau di sini?

Aku datang untuk membereskan urusan yang tertunda.

Kau kenal dia?

Siapa dia?

Dahulu sekali aku pernah kenal dia.

Kami dahulu teman.

Teman?

Teman!

Kau mencintaiku.

Aku tahu itu.

Tidak, Gothel.

Aku tak pernah mencintaimu.

Untuk itu, kau akan membayarnya sekali lagi.

Membayar lagi?

Apa maksudmu?

Biar kutanya, Frederick.

Kau benci orang ini. Kenapa?

Dia menyerang kerajaanku tanpa alasan.

Kau menculik putriku!

Tidak, untuk seribu kalinya, aku tak pernah menculiknya!

Tidak.

Aku yang menculiknya.

Apa?

Dia akan menjadi putriku seandainya kau menikahiku.

Aku hanya mengambil yang menjadi milikku.

Kau menculik Rapunzel?

Di mana dia, Gothel?

Katakan.

Dasar monster!

Untuk apa?

Kau tak akan pernah melihatnya lagi.

Gadis kecilku yang cantik.

Aku pernah melihatnya.

Di mana? Kapan?

Sekarang kau sadar betapa bodohnya kau, Wilhelm?

Kau bisa saja punya lebih banyak. Seharusnya kau mencintaiku.

Kau tak tahu apa itu cinta, Gothel.

Aku sudah selesai denganmu.

Kalian semua.

Tidak. Jangan lagi!

Tidak mungkin.

Mustahil.

Kau mengurungku seumur hidupku karena kau benci ayahku?

Dia pantas menderita sepertiku.

Tidak ada lagi penderitaan, Gothel. Untuk siapa pun.

Astaga.

Kau kira bisa menghentikanku?

Mungkin tidak sendirian.

Tetapi dengan bantuan naga yang perkasa.

Naga yang perkasa?

Aku hanya melihat angsa yang penakut.

Sangat menakutkan!

Kau juga membawa kelinci temanmu?

Karena aku siap untuk hidangan pembuka.

Bakar dia, Penelope.

Aku baru saja akan pergi.

Kau benar-benar teman terbaikku.

Rapunzel! Kau dan teman-temanmu

tak akan hidup melihat matahari esok pagi.

Lari, Rapunzel, pergi!

Cepat. Kalian tahu ke mana.

Tolonglah, Gothel. Kita semua bisa mulai dari awal.

Aku memaafkanmu atas semuanya bertahun-tahun itu.

Tolong jangan ada lagi kebencian.

Lalu jadi bahan olok-olok?

Tidak akan!

Sekarang!

Nyonya!

Kau tunggu aku.

Apa? Tidak mungkin.

Mantra di menara, kuperintahkan untuk menghilangkan kekuatanmu.

Tidak!

Hugo.

Hugo!

Keluarkan aku dari sini.

Aku tidak bisa.

Kau bilang orang dengan hati yang berbohong akan ditahan selamanya.

Rapunzel tidak pernah berbohong. Tetapi kau, Gothel.

Jangan pernah lepaskan tahanan dengan hati yang berbohong.

Jangan pernah lepaskan tahanan dengan hati yang berbohong.

- Jangan pernah lepaskan tahanan... - Tidak!

- ...dengan hati berbohong. - Tidak!

Jangan pernah lepaskan tahanan dengan hati yang berbohong.

Aku harus mencari Rapunzel.

Kau tak apa-apa?

Sekarang aku tak apa-apa.

Rapunzel?

Ayah?

Kukira kau sudah hilang selamanya.

Selama bertahun-tahun, kukira aku sendirian.

Ibumu dan aku tak pernah berhenti memikirkanmu.

Cinta kami sama pastinya

- seperti bintang di langit. - Seperti bintang di langit.

Entah harus mulai dari mana, Frederick.

Selama ini aku salah.

Aku senang Rapunzel selamat.

Semoga kau bisa memaafkanku.

Itu indah sekali.

Hei, aku katakan seperti yang kulihat.

Dengan dua kerajaan bersatu, kedamaian kembali ke negeri itu,

dan tak perlu waktu lama sebelum hari ajaib itu datang,

ketika Rapunzel menikahi Pangeran Stefan.

Semuanya hadir.

Lalu Rapunzel dan Stefan pindah ke istana mereka sendiri.

Bagaimana dengan Hobie dan Penelope?

Apa mereka juga ikut?

Hobie baik-baik saja.

Tidur di bantal paling empuk di istana.

Lalu Penelope dan ayahnya juga tinggal di sana.

Saat musim dingin, mereka menjaga istana tetap hangat.

Apa yang terjadi dengan Gothel?

Dia mendedikasikan hidupnya untuk membuat hidup Otto sengsara.

Otto!

Kubilang 6,5 menit.

"Otto... Enam setengah menit."

Di mana biskuitku?

"Seduh selama sebelas menit. Di mana biskuitku?"

Segera datang, Nyonya.

Rapunzel dan Stefan hidup bahagia selamanya.

Wah.

Andai aku punya kuas ajaib. Seperti Rapunzel.

Tetapi kau memang punya.

Keajaibannya datang dari sini.

Kau benar.

Kau tahu, Barbie?

Aku tahu rahasia Rapunzel.

Benarkah?

Dia melukis yang dia impikan.

Ketika kau lakukan itu, kau tak akan salah.

Terjemahan subtitel oleh Prabowo Sri Hayuningrat

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.