All language subtitles for Bicycle.Thieves.1948.REMASTERED.1080p.BluRay.x264-.YTS.PE

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Movie downloaded from YTS.PE

PENCURI SEPEDA

Ricci?

Ada yang namanya Ricci di sini?

Apa kamu tuli? Ayo bangun! Cepat.

Apa karena aku cuma kuli bangunan Apa kita harus mati kelaparan?

Tidak ada yang bisa kulakukan?

Sabarlah. Kami mencoba menolong semua orang.

Kita akan coba carikan pekerjaan untuk kalian.

- Ricci, kamu akan bekerja menempel poster. - Poster?

Pergi ke kantor bagian kepegawaian.

Mereka kan memberikanmu surat keputusan kerja.

Bagaimana dengan kami?

Oh Tuhan, sebuah pekerjaan untukku!

Hey, bagaimana dengan kami?

Aku punya dua pekerjaan lain, tapi tidak ada yang cocok dengan kalian.

Karena tidak cocok dengan kami berarti kita harus tetap menganggur?

Tidak tidak! Tidak ada pekerjaan untuk kalian.

Ricci, jangan lupa bawa sepedamu, ya.

kamu harus punya sepeda. Itu tertulis di persyaratannya.

Sepeda?

Aku punya, tapi tidak sekarang.

- Aku bisa mendapatkannya dalam beberapa hari. - Hmm, mereka tidak akan mempekerjakanmu kalau begitu.

Kenapa tidak? Aku bisa jalan kaki untuk sementara.

Kamu punya sepeda atau tidak? Jika tidak, orang lain yang akan mengambil pekerjaanmu.

Hey! aku punya sepeda!

Bukan kamu saja yang punya! Aku juga.

Kalian kuli bangunan. Pekerjaan ini bukan untuk kalian.

- Kalau begitu ubahlah! - Aku tidak bisa.

Ricci, jadi bagaimana? Kamu punya sepeda atau tidak?

Aku punya. Aku akan mengambilnya sekarang.

Tidak ada sepeda, tidak ada pekerjaan. Ini sudah menjadi pesyaratannya.

Oke! aku tidak mau menunggu pekerjaan di sini selamanya.

Jangan khawatir. Aku punya sepeda.

- Cataldi! - Ada!

- Kerja buruh selama dua hari. - Aku ambil.

Dengar, aku tidak bisa menciptakan pekerjaan!

Maria! Maria!

- Ada apa? - Antara aku beruntung atau sial.

Aku mendapat pekerjaan. Tapi aku tidak bisa mengambilnya.

Apa maksudmu?

Berhenti, Antonio. Ceritakan padaku.

Ceritakan tentang pekerjaanmu itu.

Sebuah pekerjaan bagus di kota.

Ya. Kita pasti bisa mencari jalan, Antonio.

Bagaimana caranya?

Aku butuh sepedaku.

Harus sudah ada besok pagi atau aku akan kehilangan pekerjaan ini.

Apa yang bisa aku lakukan?

Kamu seharusnya tidak menggadaikan sepedamu.

Lalu kita mau makan apa?

Aku memang terkutuk sudah sejak lahir!

Aku merasa selalu serba salah!

Bangun!

- Apa yang kamu lakukan? - Kamu bisa tidur tanpa sprei, kan?

Ini semua sprei, jumlahnya enam.

Ini semua linen dan katun. Barang bagus.

- Mas kawin kita dulu. - Ini barang bekas.

Tidak semuanya. Yang dua masih baru.

- Berapa jumlahnya? - Enam.

Tiga dobel, Tiga single sprei.

Masing-masing tiga...

- 7,000 Lira. - 7,000?

Tidak bisakah kamu naikkan sedikit?

Ini barang bekas, tetap barang bekas.

Baiklah, ambil semuanya.

7,500.

- Namamu? - Maria Ricci.

Valmelaina.

Ini untuk sepedanya.

- 6,500. - Kenapa?

Bunganya, sekarang sudah tanggal 31.

Sebuah Fides. Di sebelah yang warna merah.

Aku tahu, aku tahu.

Tunggu sebentar.

- Dimana yang petugasnya? - Sebelah sana.

Taruh sepedamu. Memangnya kenapa?

Taruh sepedamu itu!.

Namaku Ricci. Ricci Antonio

Kantor tenaga kerja di Valmelaina yang mengirimku.

Kamu mulai bekerja besok pagi.

Pergilah ke bagian perlengkapan Mereka akan memberi apa yang kamu butuhkan.

- Besok, jam 6.45. - Baik

- Jadi, bagaimana? - Baik.

Kamu harus menunggu, tapi semuanya lancar.

- Apa ini? - Ada pekerjaan kecil untukmu.

Pengikat di topiku ini terlalu longgar.

Kamu harus memperbaikinya.

Kemari dan lihatlah.

Setiap pegawai punya loker sendiri-sendiri.

Lihat betapa besarnya.

Mereka memberi sepatu juga tapi gajinya masih lumayan bagus.

6,000 perdua-minggu ditambah tunjangan untuk keluarga.

dan juga uang lembur!

Bisakah kamu berhenti di Via della Paglia?

- Untuk apa? - Aku harus menemui seorang wanita.

- Seorang wanita? - Ya, seorang wanita.

Di sebelah sana.

Siapa yang tinggal di sini? Di sebelah sana.

Siapa yang tinggal di sini?

Tunggu, aku tidak akan lama.

Cepatlah!

- Ini punyaku! - Tidak, ini punyaku!

Hallo! Ada orang?

Permisi, Apa Santona tinggal di sini?

- Santona? - Ya, seorang ahli ramal.

Aku tak tahu.

Coba di lantai pertama.

- Santona di sini? - Ya, pintu paling ujung.

Hey, tolong awasi sepedaku sebentar?

- Bagaimana dia? - Dia sudah sakit setahun ini.

Pintu paling ujung.

- Berapa lama dia terbaring di tempat tidur? - Hampir setahun.

Kamu harus membawanya padaku.

Yang ini ya, dan yang ini tidak.

Ya Tuhan, berkati aku dengan cahaya-Mu.

Anakmu akan segera sembuh, sebelum daun pertama jatuh.

Apa yang anda maksud dengan "Sebelum daun pertama jatuh"?

Anakmu akan sembuh ketika musim gugur.

Maria, ayo!

- Apa yang kamu lakukan di sini? - Aku berhutang padanya 50 Lira .

Ayolah, jangan bodoh!.

Dia mengakatan kamu akan mendapat pekerjaan, Dan terjadi, kan?

- Aku harus membayarnya. - Akan aku katakan apa yang aku pikirkan.

Bagaimana bisa, wanita dengan dua anak dan seorang suami sepertimu

berpikir tentang sesuatu yang tak masuk akal bodoh bukan?

Apa yang kau lakukan sekarang?

Kenapa harus buang-buang uang.

Aku tak tahu apa yang kamu pikirkan.

Dasar wanita! Tidak bisakah kau menggunakan uang untuk yang lebih bermanfaat.

Bermanfaat? Aku hanya bersyukur.

Karena wanita itu yang memberiku pekerjaan?

Ayo!

Ayo pulang.

Cepatlah, Bruno. Ini sudah hampir 6.30.

Aku tidak bisa membersihkannya karena masih gelap.

Papa, lihat apa yang mereka lakukan..

- Ini, penyok. - Mungkin sudah dari dulu.

Tidak, ini baru. Di sebelah sini ada bagian penyok.

Tidak ada yang merawatnya di sana. Mereka tidak membayar orang untuk merawatnya!

- Diamlah. - Ya, aku akan diam.

Tapi aku akan memberi tahu mereka.

Topiku sudah siap?

- Apa ini? - Dadar.

- Baguskah? - Ah, kamu terlihat seperti polisi.

Berhenti! Kau menyakitiku!

Jangan bertingkah seperti ini? Hentikan. Kamu akan membangunkan bayinya.

Ini dadarnya.

Ayo berangkat.

Dah, Bruno. Kita bertemu lagi nanti jam 7 malam. Tunggu Papa di sini.

Pagi, pak.

Pertama, lumuri dengan lem... seperti ini.

Lalu posternya.. tempel seperti ini.

Lalu sambungkan posternya.. seperti ini

Lalu ratakan posternya.. Dan haluskan kerutannya..

Paham? Pergilah, bocah!!

Karena jika masih ada kerutan..

Inspektor akan melihatnya.. dan kamu akan didenda. Paham?

Lihat, Ricci, untuk melakukan pekerjaan ini kamu harus sangat telaten.

Kamu harus punya mata yang bagus dan kerja cepat.

Lihat, ini selesai. Ayo.

Sampai jumpa lagi , Ricci Sampai Jumpa.

- Pencuri!! Pencuri!! - Ada apa?

Ayo naik!! Ayo naik!!

Kejar dia!! Cepat!!

Ke dalam terowongan, aku melihatnya masuk ke sana!

Lebih cepat!!

Ada apa ini?

Mungkin aku salah. Tapi aku yakin dia pergi ke arah sini.

Tiba-tiba Menjadi orang lain..

ya, di sana banyak orang. Kemudian aku mulai berlari.

Falloni!

- Ada apa? - Ayo datang ke pertemuan!!

Tapi, Capece yang pergi.

Ada perubahan rencana!! Capece di kantor, kau dan Quadrone yang pergi.

Tanda tangan di sini.

Quadrone! Kita harus pergi ke pertemuan.

- Kamu akan mencarinya?? - Kamu sendiri yang akan mencarinya.

Aku tak mungkin mencari ke seluruh Roma.

Kamu satu-satunya yang tahu rupa sepedamu.

Aku sudah memberimu gambarannya dan nomor seri sepedanya.

Ya, tapi itu akan membutuhkan seluruh unit polisi untuk menemukannya.

Lalu, apa gunanya aku melapor ke sini??

Lebih baik kamu mencarinya besok di toko gadai.

Jika menemukannya, panggil polisi. Kamu sudah tercatat di sini.

- Ada apa, Kapten? - Tidak. Cuma sepeda hilang.

- Lalu apa yang harus aku lakukan? - Aku sudah bilang padamu!!.

Kamu sudah melaporkannya. Tidak ada lagi yang bisa aku lakukan.

Sampai jumpa.

Jangan memotong antrian!

Maaf, tapi aku di sini duluan.

- Papa, ini sudah jam 7:30. - Aku naik bis. Ayo!

Mana sepedanya?

- Rusak? - Ya, sepedanya rusak?

Masuklah dulu.. Aku akan segera kembali.

Ini bukan masalah kerja atau tidak kerja.

Yang paling utama adalah mereka tidak ditempatkan semestinya.

Kita harus membicarakan hal ini dengan Departemen Tenaga Kerja.

Subsidi tidak akan menyelesaikan masalah.

Tunjangan Kesejahteraan hanya mempermalukan para pekerja.

dan tidak membantu sama sekali. Tidak akan lebih baik.

Kita butuh program yang berorientasi sosial.

Ketika pertemuan, mereka selalu bilang hal sama "Kita tidak bisa menciptakan keajaiban"

Dimana Biaocco?

Bisakah kau tetap tenang?

"Yakinlah, kita melakukan yang terbaik untuk memberi kalian pekerjaan..."

Ricci, aku mencuri pekerjaanmu.

Kamu mau kemana?

Aku harus bicara padamu.

Mereka mencuri sepedaku.

Benarkah? Dimana mereka mencurinya?

Di Florida Ketika aku sedang bekerja.

- Bagaimana bisa..... - Kamu harus membantuku, Baiocco.

Aku harus menemukan sepeda itu.

Aku akan membantumu.

Permisi, Baiocco, Dengarkan. Kita akan di sini semalaman.

Bila kau peduli denganku

Diam, Semua!

Kau tidak akan membiarkan orang-orang mengodaku

Aku mendengarmu.

Kau kira aku bodoh?

Tetap berlatih, aku akan kembali.

Mereka akan menjualnya di Piazza Vittorio.

Mereka akan membongkar barangnya di sana segera setelah dicuri.

Mereka tidak akan buang waktu.

Kita akan ke sana pagi-pagi.

- Antonio. - Maria.

- Apa itu benar? - Jangan menangis.

Makanya aku tidak langsung pulang.

Aku tidak menangis.

Tapi ketika kau mendengar kabar itu...

Apa kau sudah melakukan sesuatu? Kamu sudah mencarinya?

Jangan menangis. Kamu seperti anak kecil..

Kita akan menemukannya. Aku akan mencarinya di seluruh pasar.

Kita akan periksa semua sepeda yang terlihat.

Kita akan membawanya kembali. Benar, Antonio?

Malam ini mungkin kamu tidak bisa tidur nyenyak.

Tapi besok kita akan menemukan sepedanya. Jangan khawatir.

Nona, maukah kau berjalan denganku?

Tidak, aku dengan ibuku.

Ah, tidak! Kalian tidak bisa buat pertemuan di sini. Pergi atau aku yang pergi.

- Bilang ke mereka, Meniconi. - Dia benar.

Pulanglah. Kita lihat apa yang bisa kita lakukan.

- Besok, ya. - Selamat malam.

Dan tolong jangan khawatir.

Isi bahan bakarnya. Atau kita tidak akan bisa pergi kemana-mana.

Singkirkan gerobak itu dari jalan!

Meniconi and Bagonghi, kemarilah.

- Apa jenis sepedamu? - Sebuah Fides. Nomor rangka: 12033.

Dia lebih tahu daripada aku.

Bagus, jadi kita bisa membagi tugas. Sepeda curian selalu dijual perbagian.

Bagonghi, ayo lewat jalan ini.

Tidak, ayo lewat jalan ini. jalan ini lebih baik.

Kalian berdua cuma cari rodanya.

Kamu, rangkanya.

Bruno, suspensi dan bell-nya. Ayo.

Sebuah rangka Fides.

Kita akan cari bagian per bagian, lalu kita akan menyatukannya.

di sini cuma ada sayur-sayuran. Kita tidak mencari itu.

Ingat, jangan ada yang terlewat. Itu kenapa kita di sini.

Lihat betapa banyaknya!

Apa ini tidak akan sulit? Tempat ini penuh sekali dengan sepeda.

Ingat Bruno, pompa dan bell. Hanya itu. Dan kalian sisanya.

dan jika kamu menemukan sesuatu, bersiullah.

Bruno, jika kita menemukannya Kita akan merayakannya.

Perhatikan, Bagonghi! Sebuah Fides.

Hey, kamu mau beli atau hanya menyentuhnya?

Biarkan aku bekerja, dan pergilah dari hadapanku!

Kamu benar-benar menjengkelkan!

Pergilah. Aku sedang pusing pagi ini.

Berhenti dan pergilah!

Ini akan sia-sia jika kita bersama-sama. Antonio, kamu cari rodanya.

Bagonghi cari rangkanya, dan kau, anak kecil cari suspensi dan bel.

Aku akan pergi sendiri

Coba lihat rangka di sebelah sana.

Ya?

- Ini punya siapa? - Mau kau beli?

Jangan disentuh, ini baru saja dicat.

Berapa nomer serinya?

Kenapa? Kamu mengkoleksi nomer seri?

Tidak. Tunjukkan saja nomer serinya.

- Bagaimana jika aku tidak mau? - Aku akan memanggil Polisi.

Boleh! Panggil saja!

- Kamu pikir ini barang curian? - Siapa yang bilang?

Kamu harus tunjukkan nomer serinya ketika kita minta.

Apa aku tanya nomer sepatumu? Tidak, kan?!

Jadi aku tidak mau menunjukkan nomer serinya!

- Kamu sedang bermain lotere? - Tidak!

Mau beli bel?

Kamu sudah di sini sejak setengah jam lalu dan cuma melihat-lihat.

- Berapa harga bel ini? - 150 lira.

Dia harus mau menunjukkan nomer serinya padamu.

Tunjukkan padanya rangka itu.

Ini! Lihatlah! Kau mengganggu orang kerja saja.

Kalian percaya padaku, kan?

12024.

Ini punyamu?

Ini. Tanganmu terkena cat.

Dengar, seorang yang baru dicuri sepedanya punya hak untuk melihat.

Kamu lihat, ini sepedaku.

Kita semua pernah melakukan kesalahan.

Hey, teman!

Kita semua di sini orang jujur.

Ayolah. Ingat, sebuah Fides.

- Dimana anakku? - Pasti di dekat gerobak sana.

- Tidak ada apa-apa lagi di sini. - Ini sulit. Sulit.

Ingin yang lain?

Aku beri tahu agar jangan jauh dariku. Ayo, kita pergi.

Antonio, dia akan pergi bersamamu. Kita tetap di sini, siapa tahu kita menemukannya.

Aku bilang ini lebih baik di sini. Sudah terlambat untuk mencari di pasar yang lain.

Ayo. Bawa dia ke Porta Portese.

Sial. Setiap Minggu pasti hujan.

Minggu, aku pergi jam 1.00. Dan kemana lagi aku bisa pergi?

Nonton film membuatku bosan. Aku tidak suka itu.

Awas!!!

Dasar bodoh, kau!!

Mereka yang menyeberang sembarangan dan kita yang masuk penjara.

Walau kita tidak bersalah.

Lihat bagaimana derasnya hujan ini.

Tidak ada harapan. Setiap Minggu, selalu hujan.

- Apa yang terjadi? - Aku jatuh!

Keringkan badanmu.

- Kamu takut hujan? - Aku tidak mau bajuku basah!

100 lira? Hanya ini yang aku dapatkan?

Itu bagianmu. Sudah untung kamu mendapat sebanyak itu.

Itu pencurinya!!

Hentikan dia!! Pencuri!! Pencuri!!

Kita harus menemukan orang tua itu!

Di sana, Papa!! Dia di sana!!

Sial!! Pergi kemana dia??

Kembali, Bruno!

Aku menemukannya, Ayo!

Permisi. Aku mau tanya sesuatu.

Anak muda tadi, dimana aku bisa bertemu dengannya?

- Anak muda apa? - Yang naik sepeda tadi.

- Dia telah melakukan sesuatu yang salah? - Oh, tidak.

Ini masalah pribadi. Bukan masalah penting juga.

Apa yang bisa aku lakukan. Aku tidak tahu dia.

Aku melihat kalian di bawah gerbang!

Banyak orang di sana.

Tunggu!

Aku harus bicara dengannya, mengerti! Pergi kemana dia?

Tolonglah, aku hanya orang tua. Tinggalkan aku!

Aku cuma mengurus diriku sendiri. Aku tak mengganggu siapapun.

Dan lihat apa yang aku dapatkan? Masalah.

Terlambat lagi? Kamu harusnya hadir di sini jam 10.00

- Bukankah di sini selalu buka? - Ayo, kamu harus bersiap-siap.

- Dan bagaimana supnya? - Aku lihat kau tidak punya perlengkapan makan.

Semua pendatang baru, harus bawa perlengkapan sendiri ke lapangan.

Oke, ke sini, sebelah sini. Ayo cepat berbaris.

Kita coba taruh perlengkapan kalian di sebelah sini.

Butuh tukang cukur? Masuklah.

- Hampir selesai, Konselor - hampir. Hanya tinggal mereka berdua..

- Bukan, bukan aku. - Kita bisa mulai kalau begitu.

Jangan cukur janggutnya. Pinggirnya saja, aku mau memelihara jenggot.

Cepatlah, Konselor! Semua orang sudah menunggu.

- Beberapa pekerjaan untuk pengacara. - Baik, selesai. Ayo.

Boleh aku duduk di sini?

Dengar, Aku harus menemukan pemuda itu.

Aku harus bicara dengannya.

Katakan padaku Dimana aku bisa menemukannya?

Dengar, Aku bahkan tak tahu pemuda yang kau bicarakan itu.

Kenapa kamu tidak meninggalkanku sendiri saja?

Buka halaman enam.

"Ya Tuhanku, kami jiwa yang malang rindu akan kesucian.

"Kami menerima cobaan dari hidup kita...

- "...dan menapaki jalan kesedihan..." - Dia akan membuktikannya.

Ini tentang uang. Dimana dia?

- Aku tidak berkewajiban memberitahumu. - Katakan, atau aku akan lapor polisi.

Apa yang telah kulakukan padamu? Tinggalkan aku.

"Kirimkan kami, ya Tuhan...

Jangan ganggu aku.

"Kirimkan kami, ya Tuhan bimbingan dari dalam..."

Aku yakin dia akan sangat bersyukur. Ayo, katakan padaku.

Apa ruginya buatmu?

Aku tidak berharap apa-apa darimu. Aku akan membayarmu.

- Apa yang akan kita makan hari ini. - Pasta dan kentang.

Jadi, kau akan memberitahumu

Penjara lebih buruk. Kau akan membusuk di sana.

- Dimana dia - Oke.. Via della Campanella.

Nomor berapa?

Aku rasa nomor 15.

- Kamu ikut denganku - Aku? aku tidak mau.

Kau ikut denganku Atau aku akan membawaku ke kantor polisi!

Diam! Diam! Berbicara selama Misa itu tidak sopan!

Kamu ikut? Ya atau tidak?

Tinggalkan aku! Aku bukan apa-apa. Aku hanya orang tua.

Apa ruginya buatmu?

- Aku sudah kehabisan kesabaran! - Aku tidak peduli!!.

Ini terakhir aku mengajakmu. Ikut atau tidak?

Apa yang kamu inginkan? Aku tidak akan meninggalkan tempat ini!

Kau ikut denganku! Kau dengar itu!!

Aku tidak akan ikut dengan siapapun!

Tinggalkan aku! Aku tidak urusannya dengan dia!

Ayo, ikut!

Aku akan makan sup dulu. Tolonglah.

Aku ikut denganmu.

Aku duduk di Misa sepanjang waktu, Aku akan ambil sup dulu.

- Kemana kau pergi? - Mengambil sup.

Nona, kalian melihat seorang tua?

Tidak. Tolong hadiri pelayanan dulu. Ini belum waktunya.

Tunggu, apa yang kau inginkan?

- Aku ingin keluar! - Pintunya terkunci.

Kau tidak bisa keluar. Pengacara yang punya kuncinya.

Jangan berisik! Kalian sedang di gereja!

Kalian menggangu pelayanan. Lebih baik kalian pergi.

Aku harus menemukannya!.

Kamu datang untuk ikut Misa atau cuma untuk buat masalah?

Aku mencari seorang tua yang tadi ada di sini!

Aku harus menemukannya.

Kau akan mencarinya setelah Misa.

Lihat, dia tadi di sini!

Siapa tahu dia tadi ada di sini.

Dia tidak mungkin hilang begitu saja.

Kenapa Papa membiarkan dia pergi untuk mengambil sup?

Diam!

Pergi kemana kau?

Tidak.

Kembali, Bruno. Kembali ke sini.

Ayolah, anakku. Ke sini, Bruno!

Kenapa Papa memukulku?

Karena kau membuat Papa marah. Ayo, ke sini.

Papa bisa mencari sepedanya sendirian.

Kamu tidak ikut?

Papa seperti papa tiri saja.

Cukup.

Aku akan bilang pada Mama.

Kemudian, kau akan punya lebih banyak untuk dikatakan padanya.

Tunggu Papa di jembatan. Diam di sana.

Papa akan mencari orang tua itu.

Tolong!! Seorang anak tenggelam!!

Bruno, pakai jaketmu.

Capek?

Duduk sebentar.

Sudah tidak ada yang bisa kita lakukan. Ayo pulang saja.

KEMENANGAN UNTUK MODENA

Akankah Modena menang hari ini?

Kamu lapar?

Mau Pizza?

Ayo.

Kenapa aku harus khawatir terus jika nantinya pasti akan mati?

Ayo. Kita cari sesuatu untuk dimakan.

Kita lupakan semuanya. Kita akan mabuk-mabukan!

Setengah botol?

- Sebotol penuh wine dan Pizza. - Tidak ada pizza di sini.

Ini bukan kedai Pizza.

Berikan kami yang lainnya.

Apa yang kalian mau?

Kamu mau roti isi mozarella?

Dua mozarella. dan dua botol penuh wine.

Kita akan minum wine dan makan Tapi jangan terlalu kenyang, masih ada makanan penutup?

Kenapa? Minumlah..

Jika saja Mama melihat kita.

Kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan karena kita berdua pria.

Kita makan dan kita akan senang-senang sekarang.

Ada obat untuk segala hal,

kecuali kematian.

Untuk bisa makan seperti mereka,

kamu harus paling tidak punya gaji sejuta lira tiap bulannya.

Makan, makan. Jangan khawatir.

Kamu suka?

Hanya berangan-angan, jika Papa punya sepeda berapa banyak yang bisa Papa dapatkan.

Kita bisa punya uang banyak

Aku membayangkan... Akan aku tunjukkan padamu.

12,000 di bulan awal sebagai permulaan.

Tulis itu semua.

12,000,

2,000 untuk lembur.

ditambah tunjangan keluarga,

jumlahnya 800 perhari

800 dikali 30 hari, jumlahnya... Tambahkan itu semua.

Siapa yang tidak mau sebanyak itu?

Dan Papa menghilangkannya. Menghilangkannya hanya dalam sehari?

Papa tidak mau kehilangan itu semua.

Lihat, kita harus menemukannya. Jika tidak, kita tidak akan bisa makan.

Apa yang bisa kita lakukan?

Kita akan menemukannya, Setiap hari kita akan pergi ke Porta Portese.

Ya, tapi Papa khawatir kita tidak akan pernah menemukannya lagi.

Mamamu dan doanya tidak bisa membantu kita.

Tidak ada yang bisa, tapi seorang peramal mungkin.

...and pertandingan sepakbola selanjutnya akan digelar sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Pintu paling ujung.

Dia tahu semuanya. Percayalah pada kekuatannya.

Aku hanya berharap anda benar. Pelan-pelan.

Yang ini ya.. dan yang ini tidak.

Kamu harus tanam bibitmu di tanah yang lain.

Kamu mengerti apa yang aku maksud?

Aku tidak mengerti.

Sederhana, anakku.

Apa gunanya menanam bibit jika tanahnya menolak?

Kamu menanam tapi tidak memanennya.

Paham?

Aku tidak mengerti sama sekali.

Dia tidak mencintaimu. Lupakan dia!

Dengar anakku, kamu sangat tampan.

Ya, tampan.

Masih banyak sekali wanita

Pergilah dan cari tanah baru untuk ditanami.

Mama, tehnya segera dingin.

- Selamat siang. - Selamat siang.

Papa, ke sini! Lihat, ayo!

Permisi, tapi kami sudah menunggu di sini berjam-jam.

Tunggu giliranmu

- Tolonglah, ini penting sekali. - Aku juga sedang buru-buru, dan aku datang pertama.

Tolonglah mengerti. Aku mohon padamu.

Ini baik.

Lihat ke sini, wanita ini dulu, dan kemudian aku.

Aku membagi cahayaku pada semuanya.

Yang ini ya, dan yang ini tidak.

Oh Tuhan, kirimkan cahaya-Mu.

Ada apa, anakku?

Mereka mencuri apa?

- Sepedaku - Sepedamu?

Apa yang bisa aku bantu, anakku?

Tuhan Yang Diberkati. kirimkan cahaya-Mu dari atas.

Sekarang dengarkan baik-baik...

Jika kamu tidak bisa menemukannya pagi ini kamu akan kehilangan sepedamu selamanya.

Jika kamu menemukannya sekarang atau tidak akan pernah.

- Jadi, lihat. - Sekarang? Tapi dimana?

Aku tidak bisa memberitahu. Coba mengerti aku.

Temukan sekarang atau tidak akan pernah kau temukan. Sederhana, bukan?

- Apa yang terjadi hari ini, Adele? - Suamiku masih suka mabuk-mabukan.

- Apa yang terjadi hari ini, Adele? - Suamiku masih suka mabuk-mabukan.

Itu tergantung keberanianmu Jangan beri dia uang.

Apa yang bisa aku lakukan? Dia mengambilnya sendiri.

Kita sudah tutup! Para wanita sedang makan siang.

Tutup artinya tutup untuk semua orang!

Lihat ini! Kau membawa anak kecil juga!

Tidakkah kau mengerti kau tidak boleh masuk?

Keluar! Kau tidak boleh masuk!

Kemana kau mau pergi?

Pergi dari sini!

Kemana dia pergi?

Tutup artinya tutup untuk semua orang!

Di mana dia?

Mana kutahu? Itu dia!

Kau tidak boleh masuk ke ruang makan

- Lepaskan aku! - Tinggalkan aku.

Tidak ada yang diperbolehkan masuk ke ruang makan!

- Keluar! - Aku hanya mau bicara dengannya.

Aku bahkan tidak kenal kau.

Kau akan. Ayo keluar.

Seseorang tolong panggil polisi!

Berhenti berteriak. Aku jadi pusing.

- Aku mau bicara denganmu! - Aku?

- Jangan bicara dengannya. - Diam. Kau mau aku?

- Ya! - Ini aku.

- Kembalikan sepedaku! - Lepaskan tanganmu dariku!

Kau menghancurkan segalanya dariku!

Lepaskan tanganmu! Aku tidak takut denganmu!

Ini rumah terbagus di Roma.

Jika saja kapten polisi tahu hal ini.....

Kalian pergi keluar!

Dan jangan pernah kembali!

Baik, apa maumu?

- Kembalikan apa yang telah kamu curi dariku! - Kau bicara apa?

Lihat orang ini!

Apa yang aku curi?

Sepedaku!

Sepeda apa?

Aku bukan pencuri.

Kau tidak akan kemana-mana.

Tinggalkan aku sendiri. atau kau akan mendapat masalah.

Aku akan membunuhmu jika kau tidak mengembalikannya!

Aku tidak akan pergi sampai kau mengembalikannya!

Lihat dia! Dia gila! Tinggalkan aku.

Jangan sentuh aku!

Aku tidak melakukan apapun padamu. Kamu hanya mengarang cerita.

Aku tidak akan pergi dari sini sampai kau mengembalikan yang telah kamu curi.

Kamu mencuri sepedaku kemarin di Florida!

Aku bahkan tak pernah ke sana!

Kamu di sana kemarin pakai topi ini!

- Kamu tidak bisa menuduh orang sembarang seperti itu! - Pakai kacamatamu

- Tinggalkan aku! - Aku tidak akan kemana-mana, kau mengerti?

Alfredo! Ada yang dipermasalahkan bapak ini?

Dia tidak mau melepaskan ku.

Lepaskan aku!

Kemarin aku ada di pasar buah.

Apa kau gila?

Kau bilang orang ini yang mencuri sepedamu?

Ya, benar.

Kamu yakin orang ini yang mencurinya?

Aku sangat yakin!!

- Dimana sepedamu dicuri? - Di Florida.

Jika kamu yakin, laporkan ke Polisi. Dia tinggal dekat sini

Panggil polisi, silahkan.

Kau menunggu apa?

Panggil polisi. Tidak ada yang aku sembunyikan.

Kau tidak akan pergi kemana-mana, Kau dengar itu?

Jangan sentuh aku!!

Tinggalkan aku!!

- Kenapa kau tidak pergi saja? - Lihat apa yang kau lakukan.

Jangan menuduh sembarangan, jika kamu tidak yakin atas tuduhanmu itu.

Atau kau akan merasakan balasannya.

Kepalanya! Jangan sampai dia memukul kepalanya!

Sebaiknya kau pergi. Dan lain kali, kamu harus yakin dahulu!

Selain hanya langsung main tuduh,

Kamu tahu, kamu bisa dituntut untuk tuduhan fitnah?

Bawa dia pergi!! Dia pembunuh!!

Ya Tuhan, anakku yang malang!

Alfredo, anakku!

- Pergilah sana? - Lepaskan tanganmu!

Pakai bukti yang jelas lain kali!

Kau sudah kehilangan sepedamu, bodoh!

Kau mau kehilangan uangmu juga?

Pengecut kalian, Beraninya keroyokan!

Kalian semua maling!!!

Hey, apa kau sudah gila?

Tidak, aku hanya mencoba mendinginkan kalian.

Dimana pria pemilik sepeda itu?

Dia di sini, sedang melakukan pertunjukan.

Pertunjukan apa?

Lihat betapa takutnya dia.

- Dimana kau tinggal? - Di sana. Tidak ada yang aku sembunyikan.

Kamu tidak bisa menuduh anakku begitu saja. Catatan kriminalnya bersih!

Semua orang tahu itu.

Hanya karena dia pakai topi model Jerman.

Bukankah aku pakai topi model Jerman juga?

- Ayo, bangunlah. - Dia tidak bisa bangun!

Biarkan dia istirahat sebentar. Dia sangat sakit, opsir.

Baiklah, kalau begitu tunjukkan rumahmu.

Ya Tuhan...

Kita adalah keluarga yang jujur. Kamu bisa lihat sendiri.

Masuk.

Aku akan menuntutmu karena telah memfitnah.

Seekor lalatpun dia takkan tega menyakitinya.

Lihat sendiri.

Rumahku cuma satu ruangan ini. Carilah sepedamu.

Ini tempat tidurnya. Lihat, kan?

Tidak ada tempat lagi untuk menyembunyikan sepeda.

Dua anak perempuanku dan aku tidur di sini.

Daripada mengganggu anakku, kalian harusnya memberi anak malang itu pekerjaan.

Dia sedang mencari-cari kerja, Semoga diberkati jiwanya.

Itu roda mobil milik saudara iparku.

Dia dulu punya mobil.

Carilah dimanapun kalian suka.

Apa kalian meihat ada sepeda?

Dengar.

- Apakah di sana ada saksi? - Aku sangat yakin dia pencurinya.

Kamu?

Bisa anda menunggu di luar sebentar?

Terserah, gunakan selama yang kalian mau.

Kamu yakin dia pencurinya? Kamu tidak salah?

Aku yakin dia pencurinya.

Ke sini,

Kau lihat mereka?

Semua orang itu akan bersaksi untuknya.

Mereka selalu begitu.

- Kamu yakin melihat wajahnya - Ya, dan apa yang dipakainya.

Kamu melihat bagian belakang kepalanya.

Tidak, aku lihat wajahnya. Sungguh.

- Apakah mereka melihatnya - Ya.

Kamu bisa sebutkan nama seorang saksi?

Aku tidak mungkin berhenti untuk menanyakan nama mereka.

Kalau begitu kamu kurang beruntung..

Kamu melihat wajahnya tidak jelas..

dan kau tidak punya saksi.

Kamu mungkin benar, tapi tak punya bukti.

Dan kalau ternyata dia tak bersalah, kamu dalam masalah.

kau harus menemukan bukti-bukti dari orang ini.

Aku akan memecahkan kepalanya.

Lalu aku akan menangkap dan memenjarakanmu

Jika saja anda tahu betapa berharganya sepeda ini untukku.

Ke sini.

Aku merasa lebih baik. Kita bisa pergi sekarang.

Puas? Apa yang telah dia temukan? Tidak ada, kan?

Aku punya catatan kriminal yang bersih.

- Siapa namamu? - Alfredo Catelli.

Mau melaporkan tuntutan?

Dia punya catatan yang bersih.

Benar. Kau sebaiknya pergi!

Jangan lupa kirimkan kartu pos!!

Datang kemari main tuduh sembarangan!

Bruno, ayo.

Jangan sampai aku melihatmu di sekitar sini lagi!

Bruno, naiklah angkutan umum, Tunggu aku di Monte Sacro.

Kamu dengar, kan? Pergilah!

Maling!

Hentikan dia! Maling!

Hentikan orang itu!

Kamu mau buat masalah, bukan?

Sepeda ini cuma satu-satunya milikku!

Kau akan masuk penjara!

Pergilah nak!

- Kemana?? - Ke kantor polisi.

Kita semua tidak bisa pergi. Pasquale dan aku akan membawanya.

Tunggu, lepaskan dia.

Lepas dia begitu saja?

Aku tidak mau menambah masalah Orang ini sudah punya cukup banyak masalah.

Kamu adalah teladan bagi anakmu. Kau seharusnya malu.

Kamu beruntung

Jika itu sepedaku, kamu pasti sudah masuk penjara.

Pergilah, pulang sana!!

Pergilah dari sini!

Dan berterima kasihlah pada Tuhan.

Movie downloaded from YTS.PE

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.