All language subtitles for Camino Solitario.1984.TVRipx264

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Masih marah pada Ayah?

Tak perlu begitu.

Ayah yang salah.

Ayah lupa menyetel alarm tadi malam.

Jangan seperti itu.

Kamu tak harus mendiamkan Ayah.

Baik, cukup sudah. Kita lupakan saja, bagaimana?

Ayah janji, takkan terjadi lagi.

Kau takut terlambat, kan?

Kita sudah sampai.

Cium? / Baiklah.

Sampai ketemu lagi Ayah, Dah!

Ayah akan kembali begitu selesai.

Ayah yakin? Janji?

Percayalah pada Ayah.

Sampai jumpa.

Dah.

Selamat pagi. / Tak begitu baik pagi ini.

Aku sudah buat janji dengan Lady Raden.

Di sini.

Mari, lewat sini.

Pintu masuknya di sana. / Terima kasih.

Selamat pagi.

Selamat pagi, nyonya.

Saya agen dari Kontinental Agensi.

Senang bisa bertemu.

Saya juga. / Silakan duduk.

Terima kasih.

Aku menghubungi anda karena saudariku.

Dia menghilang.

Ini fotonya.

Namanya Adriana.

Umurnya 2 tahun lebih muda dariku, namun masih kekanak-kanakan.

Kapan dia menghilang?

Tiga hari lalu kami terlibat perdebatan sengit.

Jika kali ini dia tak memaafkan aku,

mungkin karena dia sakit...

... atau meninggal.

Dia memang sedikit temperamen. Tapi, dia orang yang baik.

Dia tahu jika dia belum pulang aku tak bisa tidur menunggunya.

Sesuatu yang buruk telah terjadi. / Apa dia bersama...

... seseorang semacam teman?

Adriana tak punya banyak teman.

Dia begitu tertutup, pendiam dan sangat sensitif.

Aku takut telah terjadi sesuatu dengannya.

Kalau dia melakukan... sesuatu...

Aku tak mampu memikirkannya.

Anda bisa mempercayaiku, nyonya.

Mungkin dia bunuh diri.

Meskipun dia tak menunjukkan rasa cintanya,

dia bisa melakukan kegilaan.

Jika dia pikir aku tak menyayanginya...

Dia hanya seorang gadis.

Gadis yang lemah.

Gadis yang tak tahu malu, dalam beberapa kasus.

Anda dari perwakilan Detektif?

Ya, tn.

Aku tak ingin menghubungimu.

Yang berkaitan dengan lembaga Detektif...

... terdengar seperti novel murahan.

Bahkan, dalam kasus ini.

Aku yakin Adriana sedang berpesta.

Saya, Mario Guimera de Raden.

Alfredo P... / Aku tak peduli nama anda.

Selamat pagi.

Apa yang sudah dia bilang padamu?

Kami baru saja mulai.

Bagus.

Kau tak salah tentang dia.

Istriku seorang bidadari tapi, adiknya tak menyukainya.

Eva begitu baik, manis dan sensitif.

Dia hidup demi adiknya.

Kau masih belum menemukan cincinnya?

Belum.

Dia pasti telah mengambilnya.

Adriana itu egois, keras dan suka cemburu.

Dia sangat ingin seperti Eva.

Untuk jadi berkelas seperti dia, gayanya...

... kecantikannya.

Kau tak yakin sesuatu yang buruk telah terjadi?

Aku tak yakin Adriana punya keberanian untuk bunuh diri.

Tapi, istriku pasti melakukannya.

Bahwa...

Aku bersedia melakukan apa saja.

Aku yakin Adriana akan kembali dengan selamat.

Tapi... pergilah mencarinya.

Berapa banyak yang dibutuhkan?

Mereka masih berpikir,

kalau menjadi seorang detektif itu penuh emosi, petualangan dan,

kemungkinan untuk bermain dengan wanita cantik,

kami harus menghadapi kenyataan itu.

Mungkin California seperti gambaran mereka di film atau,

dalam buku karangan Raymond Chandler,

meskipun aku meragukannya.

Namun di Spanyol, pekerjaan seorang detektif cukup suram.

Membosankan.

Biasanya hanya menyaksikan seorang suami miskin,

yang lebih sering daripada tak ada, bahkan sama sekali tak menegangkan.

Atau mencari beberapa anak yang ada di rumah karena alasan tertentu,

mereka punya uang cukup untuk hidup, lalu mereka kembali ke rumah.

Kuhabiskan beberapa hari bertanya,

ke beberapa perkampungan terdekat tentang pemuda kaya yang asma,

namun tak mendapat informasi.

Tak seorangpun mengenal gadis itu.

Tak ada yang mengenal adiknya,

ketika dia bilang Adriana pendiam, dan suka menyendiri.

Sebenarnya, aku ingin berhenti tapi, kemudian aku kaget...

Hei kawan, apa kau mengenal gadis ini?

Dia terlihat akrab.

Maria! Bukankah gadis ini yang datang bersama pemilik bar piano?

Hei! Bukanya nanti jam 10.

Aku tahu.

Permisi. Aku hanya ingin bertanya.

Kau kenal gadis ini?

Dia adalah Adriana Esteba.

Berarti kau mengenalnya? / Tidak, aku kenal kakaknya.

Kapan terakhir kau melihatnya?

Tidak pernah. Dia tak pernah kemari.

Bagaimana dengan kakaknya? / Lady Raden?

Ada apa, Carmen.

Siapa pria ini?

Dia bertanya tentang adiknya Eva.

Kau mau apa dengan Eva?

Aku berkerja untuk Lady Raden. / Biar kuberitahu sesuatu.

Jos�, sudahlah!

Biarkan dia menyelesaikan ceritanya.

Tak perlu melawak! Bodoh!

Aku takkan izinkan kau, menyebut namanya di sini!

Dan jangan pernah berpikir untuk kembali.

Atau kau akan menyesal!

Ada apa? Lady Raden belum bayar? / Tidak!

Hei! Baju merah!

Kemarilah!

Ayo! Cepatlah!

Pergilah dari sini!

Jika kau berani kembali, akan kuhancurkan mukamu!

Kau beruntung berkaca mata.

Apa yang kau beritahu tentang Eva?

Kau masih belum bisa melupakannya?

Ayah!

Witiza itu siapa?

Witiza?

Oh, ya.

Dialah gembala Lusitanian yang menentang Roma...

... atau sesuatu seperti itu.

Bukan! Dia adalah sang Viriatus!

Viriatus?

Ayah tahu segalanya. Ayah sudah merangkumnya.

Ayah! / Ada apa lagi!

Ayah.

Apa?

Siapa itu Ostro... Ostro... Ostrogoths?

Beberapa orang dari sini,

kemudian "ostro".

Jadi, ada bangsa Hun dan juga kaum ostro... Goths.

Ayah tidak tahu, ya?

Itu adalah lelucon!

Ayahku tidak tahu rupanya!

Coba saja!

Coba saja jika Ayah tahu!

Amalarico.

Sial, Panggilan apa itu?

Hei kau!

Cepat selesaikan PR-mu. Nanti kau akan menodai bukunya.

Untuk apa kau mempelajari omong kosong ini?

Mana kutahu?

Tanya saja mereka!

Berhasilkah?

Tentu.

Sudah kupikirkan dari pada, mempelajari omong kosong ini...

... aku bisa kerja denganmu sebagai Sekretaris.

Tak semudah itu.

Ayah berharap masa depan, yang lebih baik untukmu.

Ayah tak sanggup membayarku?

Kau minta berapa?

40 pesetas.

Semuanya?

Kenapa 40?

Harga itu yang tertera, di stiker album Asterix.

Aha!

Asterix, ya?

Ayah tak suka Asterix?

Ya... dia lucu.

Namun, akan lebih bagus jika kau, baca Don Quixote atau yang seperti itu.

Ayah ingat kalau besok hari Sabtu dan aku akan tinggal bersama Ibu?

Kau ingin bersama Ibu akhir pekan, kan?

Ayah sedang mengerjakan sesuatu jika sukses kita akan melakukan perjalanan.

Kemana kau ingin pergi? Negara mana?

Sebentar...

Tunggu, coba kupikirkan...

Amerika. / Kenapa Amerika?

Karena semua orang punya TV berwarna di sana.

Itu saja? Apa lagi?

Mungkin aku akan bertemu Paul Newman.

Kau gadis kecil nakal!

Pablo, sarapan!

Apa?

"Hilang. Siapapun yang mengetahui keberadaan Nn. Adriana Esteba,

"umur 19 tahun, terakhir kali terlihat mengenakan kemeja bunga merah celana jeans,

"dan berkacamata. Hilang dari rumah sekitar tiga hari lalu...

"... segera hubungi nomor telepon 928712,

setiap saat."

Paula, kemarilah.

Aku akan menelepon kakek.

Ayolah nona! Hentikan! Berikan teleponnya!

Ayolad, Paula. Kemari! Atau Ibu akan memukulmu.

Lepaskan! Aku mau bicara dengan kakek!

Jangan bodoh atau Ibu akan memukulmu!

Ibu jahat. / 92871.

Aku melihat iklan anda.

Menampar, memukul.

Baiklah, Aku akan tunggu.

Bisakah kau diam!

Dasar, sundal! / Kau bilang apa!

Hei! Kau yang beriklan di koran?

Menampar, memukul.

Kau bilang apa? "El Cacharrito"? / Nona! Jangan menyakitinya!

Kau pernah dengar hak asasi manusia? / Tapi, apa yag harus di perbuat?

Baiklah. Aku akan kesana.

Kau bodoh sekali.

Kenapa kau ikut campur urusanku!

Siapa kau, beraninya memasang iklan? Bodoh!

Tentu aku bodoh! Aku hanya khawatir padamu.

Urus saja urusanmu sendiri! / Baiklah!

Lupakan aku, paham? / Kau Adriana Esteba?

Biarkan aku!

Hei kau! Tunggu! Aku akan membawamu pulang.

Mati saja kau!

Hei kau, kembali! Adriana!

Adriana!

Hei, Adriana! Tunggu!

Hei! Tunggu sebentar!

Kemana dia?

Si sundal itu.

Adriana!

Adriana!

Adriana!

Masuklah!

Tutup pintunya.

Kupikir Ayah lupa kalau punya anak. / Cium.

Ayah ada pekerjaan yang harus dikerjakan? / Diamlah tak usah bertanya!

PENATA RAMBUT

Ayo, nona.

Ayah! Ayah! Hebat!

Ayo.

Masuk kedalam, kau gadis manja.

Ayolah!

Halo. / Halo.

Kau sudah dikerjai setan kecil ini?

Kau sangat cantik! / Kau juga terlihat tampan.

Sudahlah. / Kau yang terlihat cantik.

Oh tidak! Aku kelihatan kacau.

Bagaimana?

Lumayan.

Kau sungguh terlihat cantik.

Jangan konyol.

Baiklah teman kecil.

Mari kita masuk!

Ayo!

Kapan kau akan membawakan aku sesuatu?

Lady Raden.

Maaf menunggumu di sini. Pengasuh mengijinkanku masuk.

Aku... sangat bingung.

Aku sudah tak tahan lagi.

Kau sudah temukan adikku?

Ya, tapi dia melarikan diri.

Di mana? Kau bicara dengannya?

Ya.

Kubilang, aku utusan dari rumah, kemudian dia kabur.

Kau tahu kemana dia pergi?

Entahlah.

Tapi aku akan menemukannya.

Ayolah.

Jangan begitu.

Yang terpenting adikmu baik saja.

Aku tak mengerti kenapa dia tega, membuatku menderita seperti ini?

Sudahlah. Tenang saja.

Kau terlalu gugup.

Kalau kau mau, aku akan menawarimu, minum dan kita bisa bicara.

Kau sangat menyayangi adikmu, kan?

Ya, tentu saja.

Ini bukan pertama kalinya dia, memainkan triknya padamu.

Dia tak pernah seperti ini.

Kami memang ada sedikit masalah tapi, dia tak pernah pergi 4 hari begini.

Dan kau merasa bersalah sekarang.

Bagaimana kau tahu?

Lagi pula... apa bedanya sekarang.

Yang penting saat ini bagaimana caranya menemukan Adriana.

Mencoba sekali lagi untuk, saling memahami.

Kau tahu, aku tak suka menggantung kerjaanku.

Kenapa kau bilang begitu?

Aku harap bisa bertemu, kembali dengan Adriana.

Dan aku ingin tahu bagaimana memberitahu dia dan tak...

... membawanya dengan paksa.

Aku dan dia, kami tak sama.

Aku adalah gambaran dari Ibuku.

Aku yakin beliau wanita nan menyenangkan.

Adriana sangat mirip dengan karakter Ayahku.

Bagaimana mereka berpisah?

Ibu meninggal duluan...

... tak lama Ayah menyusul.

Dan kau takut ceritanya akan terulang padamu.

Dan yang menarik dari orang sepertimu adalah...

... merasa bersalah dengan, kehancuran hidup orang lain.

Benar, kan? Eva?

Aku tak salah, kan?

Naiklah.

Aku ingin kau bicara dengan suamiku.

Terima kasih.

Istirahatlah Tn. Raden.

Aku akan kembali besok.

Sampai jumpa.

Halo, Mario.

Selamat pagi, ny.

Dia dalam kondisi buruk.

Jantungnya semakin lemah.

Sampai jumpa lagi, dokter.

Halo, sayang.

Bagaimana kondisimu?

Orang ini... Dia belum membawa Adriana?

Belum.

Tapi aku akan membawanya, Tn. Raden.

Sudah kubilang. / Ya, sayang.

Orang ini tak berguna.

Kenapa tak kau bawa dia kemari?

Adikmu akan pulang.

Tn. Pereira sempat bicara, dengannya tapi dia kabur.

Terlalu.

Baiklah, si tuan terlalu akan pergi. Dah!

Permisi.

Tunggu sebentar.

Aku lupa sesuatu.

Saat kecil adikku punya tempat berlindung disebuah pondok kecil di Arcilla.

Jaraknya sekitar 17 km. Mungkin dia sembunyi di sana.

Aku akan coba kesana.

Terima kasih untuk semuanya.

Eva...

Eva!

Aku datang!

Aku datang untuk membawamu pulang.

Oh, kau lagi!

Mati saja kau!

Lepaskan aku!

Jangan berontak! / Lepaskan aku!

Lepaskan aku! Berengsek!

Lepaskan aku!

Lepaskan aku!

Bangsat! Lepaskan aku!

Kau bedebah! Lepaskan aku!

Tidakkah kau mengerti? Aku akan membawamu kembali.

Meskipun aku harus meremukkan tulangmu.

Pukul saja.

Sialan!

Apa yang terjadi?

Sudah lewat 5 menit! Aku lupa lagi menjemput putriku.

Kuharap kau tak keberatan.

Kau bahkan boleh ke kutub selatan, dengan kepedulianku.

Semoga semua jadi lebih baik setelah aku kembali.

Jangan terlalu berharap, ini hanya 5 menit.

Hei! Claudia!

Ayah sedikit terlambat, nak! / Tak apa Ayah.

Maaf sayang, Ayah sangat sibuk.

Tak perlu khawatir.

Kita bisa pulang sekarang?

Apa dia pacarmu?

Tidak, nona kecil! Seleraku jauh lebih bagus nak.

Kupikir kau juga jelek.

Bisakah kalian berhenti bertengkar! Gadis ini adalah klien Ayah, nak.

Seperti itu rupanya.

Kau sama seperti Ayahmu, ya? Sedikit gila!

Sudah, sudah... cukup! Kalian berdua diamlah!

Jadi, Ayah terlambat karena dia?

Ayah terlambat karena kesalahan sendiri! Kau mencoba mengatur Ayah, ya?

Hati-hatilah nona, dia mungkin akan menyakitimu.

Apa Ayah sudah menyakitinya? / Ayah tak menyakiti siapapun.

Sayang sekali!

Ayo, keluarlah.

Pulang sana!

Ayolah, cepat. / Jangan terlambat!

Ayolah.

Berperilakulah seperti seorang wanita.

Kalau begitu, lepaskan aku!

Jangan cengkeram lenganku!

Ayolah, lepaskan aku!

Si "terlalu" sudah membawa pulang, adik iparmu tersayangmu.

Tak tahu malu.

Berani sekali kau mengganggu kakakmu!

Sekarang naiklah! Dia menangis untukmu.

Sangat menyenangkan.

Selamat.

Aku tak butuh medali apapun, bayar saja aku.

Bayar, aku akan pergi.

Tentu.

Akan kutuliskan cek untukmu. / Kuharap ada uangnya!

Kau bercanda, ya?

Baik, Aku melakukan yang ingin kulakukan.

Biarkan aku istirahat, pergi sana goda suamimu!

Kau mau cek ini atas namamu, atau nama si pembawa?

Aku tak peduli, yang penting ada uangnya.

Baiklah.

Kenapa kau lakukan itu padaku?

Sejak awal, aku berkorban untukmu.

Pergilah dari sini!

Harus tahan tinggal di sini bersama mereka berdua, ya?

Aku tak butuh pendapatmu.

Aku tak mempermainkan perasaan orang. Aku takkan hancur karena itu!

Aku takkan mengganggumu lagi.

Jangan pikir kau bisa mengurungku di atas sini!

Aku bukan pembantu atau pengasuhmu.

Sampai jumpa lagi, Ayah.

Apa yang kau lakukan? Kenapa kau belum tidur selarut ini?

Ayahlah yang membangunkanku.

Maafkan Ayah, nak.

Eva Raden.

Sudah lama aku tak melihatnya.

Tapi, kami selamanya berteman.

Sekarang, dia jadi wanita kaya raya.

Dia selalu kesini mendengarkan musik.

Dia kemari hampir tiap malam.

Tapi, itu dulu.

Apa yang kau ketahui tentang suaminya?

Kenapa kau tanyakan semuanya? Kau ingin mengenal lebih jauh?

Ya.

Ayolah, ceritakan tentang dia!

Raden?

Dia seorang politikus di Portugal.

Tak ada yang tahu bagaimana, dia bisa jatuh cinta padanya.

Namun, dia selalu ingin menjadi seorang jutawan.

Akhirnya dia berhasil!

Bisa berikan aku sebatang rokok? Aku kedinginan.

Kau minta rokok pada perempuan? / Apa yang bisa kuperbuat!

Terima kasih.

Bagaimana dengan pria yang mencoba memukulku tempo hari?

Memang kenapa dengannya?

Eva sangat mencintai Jos�.

Dan pria miskin itu sangat mencintainya.

Sekarangpun masih.

Tak masalah lagi sekarang.

Untuk apa kau bertanya?

Ingin tahu saja.

Beberapa hal tak perlu dijawab.

Mereka bukan pasangan?

Kubuat cincin ini dengan tanganku, sendiri khusus untukmu.

Berjanjilah, kau akan selalu memakainya?

Ya.

Aku akan selalu memakainya.

Selama keberuntunganku ada bersamamu.

Aku paham.

Aku mencintaimu.

Ini lagu kesukaanya.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Aku jahat.

Diterjemahkan bersama oleh: IDFL� SubsCrew tiyo46 & Marihot aka kentangbusuk

Kunjungi kami http://IDFL.me

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More

Kalian mau apa?

Biarkan aku sendiri!

Berhenti! Biarkan dia!

Jangan coba menyentuhnya lagi. Kalian mengerti?

Ayo! Bantu bawa dia ke mobil.

Sudahlah! Jangan cengeng!

Semua pria sama.

Kalian mengaku jantan tapi, saat seseorang menyentuhmu...

Ayolah.

Ayolah!

Apa yang ada di kapas itu?

Alkohol! Menurutmu apa!

Ayolah.

Bagus.

Lagi? / Aku coba bersihkan.

Bangunlah, kubantu kau ke tempat tidur.

Aku tak mampu bergerak.

Aku tak bisa.

Ayolah, tak usah manja!

Mereka tak mematahkan tulangmu. / Sial! Mereka terlalu keras memukulku.

Masuklah kekamarku dan cobalah berbaring.

Ya, itu lebih baik.

Ayolah! Juara.

Terlalu jauh.

Aku tak bisa bergerak!

Di sini.

Berbaringlah! / Tak bisa, aku harus pergi.

Ini.

Apa yang akan kita lakukan!

Ayo! Bergeserlah sedikit.

Ayo, angkat lenganmu.

Sekarang. / Kau mau apa?

Ayolah... / Baik.

Putriku akan melihat semuanya! / Sedikit saja.

Hei! Apa yang kau lakukan!

Pelan-pelan!

Tulang rusukku patah dan, aku juga lelah.

Baik, akan kuhentikan, jika kau merasa tak nyaman.

Ayolah. / Bukan begitu.

Aku benar-benar Pria tak berguna.

Kita lihat saja nanti. / Baiklah.

Benar-benar tak bisa dipercaya!

Kau akan lihat sendiri.

Selesai! Mari kita lanjutkan.

Kau sudah berbaring dengan nyaman.

Meregangkan tubuhmu ditempat tidurku...

... terus, bagaimana denganku, ha? / Entahlah.

Setidaknya bergeserlah sedikit.

Maafkan aku.

Tapi malam ini aku agak kacau untuk sekedar bercinta.

Pelan-pelan! / Aku hanya sedikit menyentuhmu!

Kau menyakitiku.

Ini belum ada apa-apanya.

Kau kasar sekali!

Tulangmu sekeras batu.

Pelan-pelan.

Baiklah.

Hati-hati...

Ngomong-ngomong...

... siapa kau sebenarnya?

Entahlah, kemarin namaku Alfredo Pereira, tapi hari ini aku tak tahu namaku.

Kenapa kau mencari nona Eva?

Aku tak tahu. / Kenapa tidak tahu?

Siapa kau sebenarnya?

Aku seorang Detektif.

Aku bekerja untuk Agensi Kontinental. Kau puas?

Aha! Detektif swasta.

Lalu siapa mereka yang tadi memukulimu?

Mereka yang punya berkeyakinan dapat...

... mematahkan leher siapapun, yang mereka inginkan.

Sekarang aku paham.

Kau orang suruhan Tn. Raden. Benar, kan?

Bukan.

Ya, dia membayarmu untuk memata-matai istrinya.

Aku tak mau lagi di sini.

Aku akan pergi.

Tenanglah.

Tenanglah. / Dasar penghianat.

Sekarang kau dalam kekuasaanku.

Ya..

Tapi aku akan balas dendam, waspadalah!

Baik, Aku akan waspada.

Kemari!

Akankah seorang Detektif swasta, terkenal bisa diperkosa?

Tidak. / Dia akan selamat?

Tidak, itu kan maumu.

Dasar wanita.

Sesaat, aku takut kau jadi serius,

lalu memanggil anak buahmu untuk menghabisiku.

Kau serius?

Kau pikir, aku sanggup melakukannya?

Aku sudah tak mengerti lagi apa yang terjadi.

Aku tak tahu lagi mana kebohongan dan mana kejujuran.

Aku paham.

Kau sudah bicara dengan Eva.

Dia wanita yang luar biasa.

Aku tahu itu, aku tahu...

Kupikir kau temannya. / Begitukah!

Hati-hati dengan rusuk-ku!

Bukti bahwa aku temannya adalah...

... aku tetap sayang padanya meski, terkadang dia bersikap buruk padaku.

Baguslah...

Mungkin kau saudaranya?

Halo Ayah!

Seharusnya Ayah merasa malu!

Dengan pulang selarut ini.

Hei, Ayah sudah dewasa.

Ayah tak harus menjelaskan semuanya padamu...

Kurasa Ayah harus menjelaskannya.

Baiklah.

Ayah tadi bersama teman.

Sepertinya teman Ayah telah membuat muka Ayah bonyok.

Ayah beruntung mereka teman, karena...

... jika mereka musuh, mereka pasti membunuh Ayah.

Mereka agak kasar.

Kau tetap Ayahku!

Ayah tak terlihat tampan lagi sekarang.

Ayah baik-baik saja.

Seseorang datang dan meninggalkan, sebuah amplop untuk Ayah.

Apa itu dari agensi?

Kurasa begitu.

Aku meletakannya di meja.

"Segera hubungi agensi. ada pekerjaan baru"

Apa kau akan pergi dengan Ayah? / Ya..

Tentu saja!

Aku baru bangun lalu berangkat.

Bos-ku ingin aku menghubungi mereka, dan mulai bekerja.

Tapi, aku malah tertidur.

Dan menghabiskan terlalu banyak waktu di sauna...

... dan saat aku sudah bisa berfikir, aku menghubungi continental.

Aku Alfredo Pereira.

Aku baru saja pulang dan menerima pesan darimu.

Aku akan segera menemui Dr. Kalman secepatnya.

Aku ingat dia.

Dia adalah dokter dari mantan klienku Tn. Raden.

Bagaimana aku bisa tahu?

Saat aku tiba di teras,

Dr. Kalman sudah menungguku di sana.

Entahlah, dia memang tak mengingatku...

... atau hanya pura-pura tak mengenalku.

Selamat pagi, apa anda Dr. Kalman? / Ya...

Dan, anda pasti Tn. Pereira dari Continental.

Ya, tuan.

Silakan duduk.

Anda yakin kau dari agensi?

Tentu saja.

Maafkan aku...

Aku sangat gugup, hingga nyaris gila.

Jos� sudah seperti anak bagiku,

meskipun dia cuma anak baptisku.

Tapi faktanya Jose menghilang lagi.

Dia adalah anak yang pendiam, anak yang baik.

Tapi juga begitu lemah.

Aku takut dia jatuh dalam cengkraman, dari salah satu penipu itu.

Tolong catat ciri-cirinya.

Jos� Punset.

Dengan huruf T belakangnya...

... usianya 19 tahun, tinggi rambut hitam, ramping...

Apa kau tahu Intermezzo? / Intermezzo?

Sebuah bar piano.

Tidak, aku tidak tahu.

Dia bekerja di sana, dia juga teman dari pemilik tempat itu.

Ada aku, harusnya dia tak usah bekerja.

Apa yang kau ingin kulakukan?

Aku ingin kau menemukannya.

Mungkin bosnya di bar piano mengetahui sesuatu.

Entahlah.

Dia anak yang baik.

Mungkin dia sudah dijebak dan,

terlibat dalam bisnis yang tidak benar.

Aku mengerti.

Aku yakin, aku mengenalmu.

Kau adalah Dokter dari Tn. Raden

Benar, kan?

Kumohon..

Tolong lupakan hal itu.

Tentu saja.

Yang penting bagiku sekarang adalah...

... agar bisa menemukan Jos�.

Berapapun biayanya. Uang bukan masalah bagiku.

Apa kau tahu kalau temannya adalah adik iparnya Raden?

Kuharap tidak, dia seorang penyihir!

Ya?

Al... kita harus bertemu sekarang. Aku ada di kota.

Kubilang pada suamiku, aku sedang pergi bersama teman perempuan.

Dimana kita bisa bertemu?

Dimanapun kau mau.

Bagaimana kalau di Intermezzo?

Di pantai? / Ya..

Baiklah.

Aku akan segera kesana.

Tetap mainkan musiknya.

Halo!

Selamat malam.

Selamat malam.

Halo.

Kau lupa padaku?

Tidak, tentu saja tidak. Selamat malam.

Kenapa kau menatapku seperti itu?

Tidak...tak apa-apa.

Kita harus pergi?

Kapanpun kau mau.

Al... Apa kau keberatan...

Kau keberatan jika kita pergi?

Aku ingin bersamamu.

Berduaan.

Dan orang-orang itu menggangguku.

Kumohon.

Ayo kita pergi! Kita akan kemana?

Ke Apartemenmu.

Ayolah.

Apa yang terjadi denganya? Dia terlihat seperti tak mengenaliku.

Tidak, pakai mobilku saja. / Terserah padamu.

Kau memang gila. / Kenapa?

Kau menipu klienmu dan tidur dengan istrinya.

Jangan khawatir aku seorang profesioanal.

Tn. Raden, tak akan pernah tahu.

Tapi istri dari klienmu tahu...

... dan aku akan bocorkan semua pada, Tn. Raden jika kau tak menciumku.

Dasar kau! Wanita luar biasa.

Luar biasa, hanya saja aku...

Aku tak pernah membayangkan.

jika kau akan berada di atasku,

bahwa aku bisa merasakan hembusan nafasmu, dan menciumu.

Al... mungkin kau tak percaya.

Tapi, ini kali pertama aku, berselingkuh dari suamiku.

Terus, kenapa kau melakukanya?

Karena aku membutuhkanmu...

Suamiku dan aku tak pernah berhubungan seks,

setidaknya dengan cara yang normal.

Kami bersama tapi aku tak mencintainya.

Aku tetap berada disisinya..

Itu semua karena sebuah ambisi,

anbisi untuk menguasai hartanya,

dan kedamaian.

Tapi kemudian kau datang, kau datang padaku.

Itu akan selalu terjadi.

Kita selalu ingin kehidupan yang mudah,

untuk menghindari masalah.

Namun, kemudian...

Ini terasa aneh,

Konyol, tak jelas..

Bagaimana kita dipertemukan.

Aku akan memeriksa putriku sebentar. / Biarkan aku ikut denganmu!

Dia begitu cantik.

Benarkah aku cantik? / Tentu saja kau cantik!

Kau juga sangat cantik.

Apa kau tahu seharusnya gadis cantik, sudah tidur jam segini?

Dengan semua suara tadi..

Ayahmu dan aku hanya sedang berbicara.

Dan kalian tak harus melakukannya di atas kasur, kan?

Itu benar!

Bersenang-senanglah.

Selamat malam.

Selamat malam.

Tidurlah sekarang!

Keesokan harinya, aku pergi untuk mencari anak babtis Dr. Kalman.

Aku pergi ke bar Piano...

Carmen tak ada disana.

Selama dua hari dia lenyap bagai di telan bumi.

Aku memang bodoh...

... tak menyadari kalau Kalman Jose..

dan Eva Jose adalah orang yang sama.

Sebenarnya aku tak berfikir sejauh itu.

Kepalaku sudah dipenuhi dengan, pikiran tentang Eva.

Eva...dia memanggilku datang ke rumahnya.

Dia menemuiku dengan wajah yang cemas.

Ikutlah denganku.

Apa yang terjadi.

Siapa itu? / Suamiku.

Kau sudah gila?

Ayo pergi!

Jangan khawatir, dia sedang sekarat.

Aku tak bisa meninggalkannya sekarang.

Jangan khawatir.

Dia bahkan tak bisa bangun dari tempat tidur.

Pagi ini aku ke tempat adikku untuk minta bantuan.

Tapi, kau tahulah.

Dia orang yang keras.

Dia mengancamku,

Kemudian kami bertengkar,

Aku mendorongnya.

Dia jatuh... Dan kepalanya terbentur cukup keras.

Dia lalu tak bergerak lagi, diam saja..

Aku memanggil namanya...

... tapi dia sudah mati.

Dia telah mati.

Apa kau yakin?

Apa kau benar-benar yakin bahwa Adriana sudah mati?

Ini bukan jebakan?

Tidak, aku sangat bingung saat ini.

Baiklah, Aku akan periksa kesana. / Oh terima kasih!

Aku akan membereskan masalah ini. / Berhati-hatilah.

Jangan Khawatir, cintaku..

Aku akan menelponmu..

Eva...

Eva...

Eva...

Eva...

Eva!

Siapa yang...

... bersamamu barusan?

Aku mendengar suara..

Kau tidak tidur? / Kau bicara dengan siapa?

Dengan seorang Pria..

Siapa?

Kekasihku..

Kekasihmu...?

Siapa dia?

Siapa?

Itu tak penting. Karena aku punya banyak.

Tidak..itu tak mungkin.

Kau tak pernah berselingkuh.

Aku butuh berhubungan seks, kau tahu?

Dan kau tak bisa melakukanya.

Tapi sekarang kau harus melakukanya.

Sekarang kau harus berhubungan seks.

Kau harus melakukanya.

Hari ini kau harus...

Kau harus melakukannya.

Kalian menyakitiku!

Kau menjambak rambutku! / Di Jepang mereka melakukannya tanpa helm.

Mereka menggunakan semacan kabel... / Yang bisa digunakan untuk menyetrumu.

Aku lebih suka... / Seseorang memanggilmu.

Hai. / Hai.

Bagaimana kabarmu? / Bagus, bagaimana denganmu?

Sesuatu telah terjadi?

Aku harus bicara denganmu.

Dengarkan aku...

Kau tahu bahwa hidupku begitu kacau..

... sampai kau datang.

Aku punya masalah dengan otakku..

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan.

Jangan melebih-lebihkan...

Itu benar...

Sejak kita bangkrut aku berusaha, sebisa mungkin menjauhi masalah.

Tapi kadang sesuatu yang tak terduga terjadi dan aku tak tahu harus berbuat apa.

Jadi aku kemari untuk bertanya padamu.

Karena kau satu-satunya keluargaku.

Aku tahu apa yang sedang terjadi. Kau jatuh cinta kan?

Kau bingung dan tak tahu, harus berbuat apa.

Bagaimana kau bisa tahu?

Aku sangat mengenalmu.

Kita sudah kenal selama bertahun-tahun.

Apa kau benar-benar mencintainya?

Kurasa begitu. / Kalau begitu lanjutkan.

Dapatkan dia..

Kau tak ada pendapat bagaimana kelihatanya?

Aku bisa botak kalau kau terus melakukan ini padaku.

Jangan pikirkan soal suamiku.

Aku tak bisa membantu.

Bisakan kita pergi ketempat lain?

Hanya kita berdua.

Orang lain tak penting.

Jika kau mencintaiku,

jangan pedulikan yang lain.

Eva.

Eva.

Dia sudah mati.

Akan kubilang bahwa...

... dia ingin berhubungan seks denganku.

tapi dia tak sanggup karena, dia kena serangan jantung.

Apa? / Tolong aku.

Kita harus lepaskan pakaiannya.

Ambil pistolnya.

Semoga beruntung.

Dokter Kalman... Suamiku... Dia mengalami kecelakaan.

Tolong cepat kemari.

Kupikir, dia sudah meninggal.

Ini surat panggilan dari Polisi.

Mereka ingin minta keteranganku mengenai rumah raden yang terbakar habis.

Dan juga beberapa masalah lain yang lebih serius.

Selamat pagi Pereira, mari kita masuk.

Aku tahu kalau kau bekerja untuk Tn. Raden.

Rumahnya telah terbakar habis.

Mungkin kau bisa memberi kami petunjuk.

Tapi ada masalah lain, masalah yang lebih serius...

... ini sebuah tragedi..

Ada tubuh seorang wanita,

yang ditemukan mengambang dekat pantai.

Mereka ingin meminta pendapatku, tentang identitasnya.

Tunggu dulu.

Ini mayat Eva Raden.

Aku mengenalinya dari, cincin kawin yang di pakai.

Apa kau mengenalnya, Pereira?

Dia adalah Eva Raden.

Aku ingin bicara dengan Nyonya Raden.

Ny. Raden... Aku turut berduka cita.

Terima kasih Tn. Pereira.

Kau sudah dengar tentang, suamiku yang malang?

Ya, itu sebuah tragedi.

Aku sangat ingin bertemu denganmu.

Tapi malam ini aku sedang mengurus pemakaman suamiku.

Bagus, Aku akan menelponmu lagi.

Aku tiba-tiba dapat inspirasi...

... seperti secercah cahaya yang menembus awan kabut.

Itu adalah Jos�, mantan kekasih dari Eva.

Murid dari Dr. Kalman

Tiba-tiba, aku sadar kalau dia bisa, jadi titik terang dari semua ini.

Aku mengikutinya tanpa tujuan yang jelas..

karena yang ada dibenakku hanya...

... masalah Eva Raden,

yang meninggal di pantai...

tapi masih hidup...

... dan bisa menjawab telponku.

Mobil Jos�...

... menuntunku ke rumah mewah Raden.

Ini luar biasa, bisa lagi merasakan, dirimu di dalam tubuhku.

Aku mencintaimu, aku mencintaimu.

Aku pikir aku tak akan pernah bisa memilikimu lagi..

Sekarang aku sudah terbebas dari Detektif swasta yang bodoh itu.

Aku memakainya seperti tisue..

... yang kubuang setelah digunakan.

Aku tak peduli.. Aku tak peduli.

Selama aku bisa memilikimu lagi.

Apa kau menikmati tubuhku seperti aku menikmati tubuhmu?

Aku akan membuatmu merasakan, kenikmatan sama seperti dulu.

Ya..ya..

Senang mendengar kata-kata itu keluar dari mulutmu.

Katakan lagi..katakan kalau kau sangat menginginkanku.

Cintaku..

Ucapkan lagi..

Lebih keras..lebih keras lagi..

Katakan lagi..

Cintaku..

Eva.

Lihat siapa yang datang!

Detektif Pereira yang terkenal.

Kau tak mengharapkan kejutan ini, kan!

Kau tak pernah memperkirakan ini.

Dasar bodoh..kau pikir aku mau menghabiskan seluruh hidupku,

memakai kaus kaki kumal dan merawat putri bodohmu itu?

Sekarang, Kau sudah tak berguna lagi.

Keluar dari sini sekarang juga!

Keluar!

Aku tak akan mengulanginya lagi.

Keluar!

Lihat dia baik-baik!

Wanita ini bukanlah Eva, Dia adalah adiknya.

Adriana, seorang pembunuh gila dia membunuh kakaknya sendiri,

agar dia bisa hidup sebagai Eva Raden.

Bagaimana kau bisa tahu semuanya!

Karena beberapa jam yang lalu aku menyaksikan,

jasad Eva Raden asli memakai, cincin yang kau berikan padanya.

Jangan percaya padanya, itu tak benar.

Dia berbohong!

Dia menipu kita semua dengan berpura-pura sebagai saudaranya.

Dia cemburu pada saudaranya dan membunuhnya dengan darah dingin.

Itu sebuah kecelakaan. / Tidak, itu tak benar.

Dia membenci Eva.

karena Eva lebih cantik dan pintar.

Dan semua orang menyukainya.

Karena Eva menemukan cinta dan kekayaan lebih baik darinya.

Lalu, dia membunuh suami Eva untuk mendapatkan warisannya.

Kekayaan yang selalu dia impikan.

Dia mati karena...serangan jantung kau tahu itu.

Setelah itu...

dia membunuh temanmu Carmen.

Tidak.

Tidak...tidak... / Ya, dialah pembunuhnya,

untuk memalsukan kematianya sendiri.

Dia membunuhnya,

di rumahnya sendiri.

Seakan karena kejahatan, agar semua orang percaya jasad itu adalah miliknya.

Untuk itu dia butuh bantuan dari seorang lelaki bodoh,

dan lelaki itu adalah aku.

Sekarang dia sedang mempermainkanmu, Jos�.

Jangan percaya padanya. Jangan percaya padanya.

Namun, dia membuat kesalahan fatal...

... saat dia melempat mayat kakanya ke laut, dia lupa melepas cincin milik kakaknya.

Sekarang, kau paham sandiwara ini?

Apa kau tak melihat bahwa baginya kau, hanya salah satu mainan?

Dia takkan ragu untuk membunuh...

... wanita yang kau cintai.

Tapi jujurlah.. kau lebih menikmati saat bersamaku daripada dengan Eva, kan?

Bukan begitu?

Sungguh mengerikan rasa cemburu, bisa merubah seseorang.

Tapi kau juga sudah bersenang-senang, denganku di atas ranjang, kan?

Itu karena kupikir kau orang lain.

Saat itu kau berperan sebagai orang lain.

Seseorang yang mulai kucintai tanpa pernah sempat kukenal.

Tapi kau mengenal Eva, lebih baik dari pada aku.

Ayolah, Jos�.

Ayo..

Ayo..

Bukankan kau ingin bercinta denganku?

Bukankah kau ingin, bersenang-senang dengan Eva?

Ayolah..

Ayo bercintalah dengan Eva..

Tubuhku ini sama saja dengan Eva...

Kami memiliki tubuh yang sama.

Seks itu sama saja, tidak! Milikku bahkan lebih nikmat.

Aku..tak..akan..

melempar...

... bola kertas...

... di dalam kelas..

Aku..tak..akan..

Apa itu kau, Ayah?

Apa itu kau?

Ya ini Ayah, nak.

Kenapa kau ada di sini hari ini?

Apa Ayah tak ingat? Ini kan hari Senin.

Ibu selalu membawaku kemari tiap Senin.

Ayah tahu, aku sedang di hukum sekolah.

Guru sedang menghukumku. / Berani sekali dia!

Dan kau mengatakanya semudah itu, kau pasti sudah berbuat kerusuhan.

Ayo katakan pada Ayah! / Sebenarnya...

Aku hanya melempar beberapa bola kertas.

Ayah mengerti, bola kertas ya..

Apa kau senang bersama Ibu?

Sangat membosankan bersama Ibu..

Ibu sangat kekanak-kanakan..

Ibu hanya mau bermain petak umpet, ayunan atau buat cincin dari bunga mawar.

Padahal aku lebih suka...

... memainkan sesuatu yang sedikit ekstrim dan barbar seperti...

... drakula, dan segala hal, yang biasa kita mainkan.

Jadi, kau lebih suka bersama Ayah?

Katakan pada Ayah,

Ayah bodoh...tentu saja !

Kalau aku tak ingin bersama Ayah, Aku tak akan ada di sini.

Seperti temanku Julita. Dia sakit karena rindu orang tuanya,

yang sedang pergi keluar angkasa.

Apa kau tak berfikir...

... suatu hari kau juga ingin, lakukan perjalanan ke luar angkasa?

Tak mungkin!

Kecuali roketnya hancur berkeping-keping.

Sayang sekali kita jarang punya waktu bicara seperti ini.

Hei, bukan salahku.

Ayah tahu... semua salah Ayah.

Tapi mulai sekarang Ayah akan coba berubah.

Kita lihat saja nanti.

Kalau Ayah, menjadi Ayah yang baik...

Meskipun Ayah sudah tua.

Aku tetap pilih tinggal dengan Ayah...

... ketimbang bersama orang lain.

Diterjemahkan bersama oleh : tiyo46 & Marihot aka kentangbusuk

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.