Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ingat kisah tentang "Cindy Kau Tahu Siapa"?
Ketika Natal dia dicuri, dia tahu harus apa.
Kenapa, Sinterklas? Kenapa?
Dia membunuhnya dengan kebaikan, dan kejutan yang besar.
Aku memaafkanmu.
Satu ciuman sederhana itu,
Membuat hatinya berkembang tiga kali lebih besar.
Orang kota mencintai Natal.
Namun bagaimana jika aku bilang, bukan itu yang terjadi?
Kenapa, Sinterklas? Kenapa?
Kisah kami dimulai sama seperti yang terjadi,
Namun kali ini kami tambahkan satu pelintiran takdir.
Sayang?
Menjauh dari anakku!
Ibu, tidak!
Cindy, mundur! Dia monster!
Perbuatan telah dilakukan, dan sekarang itu sudah terlambat,
Dan satu perubahan itu mengubah cinta menjadi benci.
Monster!
Seorang monster diciptakan, yang dibenci dan pembenci.
Sekarang mari temukan Cindy kita, hampir 20 tahun kemudian.
Itu lebih baik,
Meski agak kurang merdu.
Kau akan baik saja?
Karena kita bisa putar arah sekarang.
Tidak. Dr. Brink berpikir aku harus melakukan ini.
Mungkin akhirnya mendapatkan penutup.
Perpustakaan.
Kau dulu banyak habiskan waktu di sana.
Sasana Glocks. Agar kau bisa lanjutkan olahragamu.
Ayah rasa mereka memiliki arena memukul.
Ponto's Pizza Pub bangkrut.
Ayah tidak tahu.
- Apa kita mengebut? - Aku rasa tidak.
Selamat siang, semuanya.
Bu.
"Bu"? Dia memanggilku "Bu"?
- Kau tak mau panggil dia "Bu". - Tidak, tentu saja tidak.
Tidak, maksudku "Nona",
Karena, kau tahu, aku tidak bodoh.
Tak ada istilah bodoh bagi orang baik.
Aku Cindy.
Ada masalah?
Aksesori hidung dan antena.
Kami melarang aksesoris mobil seperti itu didalam batas kota.
Apa? Kenapa?
Mereka bilang untuk mengurangi kecelakaan. Kurang mengalihkan.
- Apa itu serius? - Itu yang mereka katakan padaku.
Aku baru dipindahkan ke sini beberapa minggu lalu,
Tapi sherif bersikeras dan itu peraturan kota.
Jadi, kalian hanya lewat atau akan menginap?
Hanya selama masa liburan.
Akhirnya akan menjual rumah keluarga.
Terapis berpikir ini waktunya.
- Ayah! - Dan mendapat penutup.
Ya Tuhan. Diam atau tembak aku sekarang.
PTSD.
Jika aku bunuh dia, apa kau bisa dijadikan saksi untukku?
Mari usahakan melewati masa liburan tanpa korban jiwa.
Aku hanya akan memberimu peringatan,
Tapi jika kalian putuskan menginap di kota, lepaskan aksesorisnya.
Pak.
Bu... Nona Cindy.
Sangat bagus, Burke.
- Dia manis. - Ya Tuhan.
Tak apa. Tak apa. Tak apa.
Kita bisa pergi ke hotel.
Tidak, tidak. Aku harus hadapi memori ini.
Aku bisa lakukan ini.
Mari tetap di sini...
Oke. Mari kita tidur.
Lalu besok...
Kita akan bawa semangat Natal ke sini.
Oke?
Cindy?
Kau melihat monster lagi?
Monster itu tidak ada, Ayah.
Itu tidak ada.
Dipenuhi dengan ingatan yang telah lama dia lupakan,
Cindy bertekad untuk tetap didalam pikirannya.
Pencalonan Kembali. Wali kota McBean.
Datanglah dan berikan suara untuk hari esok yang lebih cerah.
Selamat pagi, Bu... Nona Cindy. Hai.
Hei.
Di mana Ayahmu?
Dia pergi membeli setiap dekorasi Natal yang masih ada.
Sherif Hooper.
Kau ingat aku?
Ya, aku mengingatmu.
Ini yang kau lihat melukai Ibumu?
Dia hijau seperti ini?
Kami temukan ini di luar.
Siapapun pelakunya, dia pasti menjatuhkan ini.
Bisa kau gambar kembali orang yang kau lihat?
Karena kau gadis besar pemberani.
Dan gadis besar pemberani tahu bahwa monster tidak nyata.
Bisa aku mendengarmu mengatakan itu?
Aku mau mendengarmu mengatakan itu, sayang.
Monster tidak nyata.
Itu gadis pemberaniku.
Apa kau pernah temukan Pembunuh Natal?
Tak pernah mendapat deskripsi kuat tentang pelakunya.
Itu masih menghantuiku.
Ya Tuhan. Ada apa dengan kota ini?
Kau tahu mereka tak menjual dekorasi Natal di mana-mana?
- Apa? Kenapa? - Mereka bilang tak ada yang membelinya.
Tak ada dekorasi sama sekali?
Warga kota ini tak begitu menyukai itu.
Apa kau memasang dekorasi?
Aku menyalakan lilin delapan malam setahun.
- Kau Yahudi. - Apa itu karena hidungku?
Di Newville aku seperti menyatu.
Ayo, Nak.
Sherif.
Deputi.
Nona Cindy.
Gadis malang.
Ibunya dibunuh dan pikirannya terganggu.
Aku dengar dia habiskan waktu di rumah sakit.
Sungguh?
Itu menyedihkan.
Kau harus tingkatkan permainanmu.
Aku tahu. Aku tahu.
Ini dia.
Bagaimana jika kita membuat eggnog, memasang lampu ini,
Dan membawa keceriaan ke kota kecil yang sepi ini?
- Lebih baik. - Lebih baik.
Terus, terus, terus.
- Baiklah, siap? Bagus. - Siap.
- Lakukan. - Ini dia.
Ya!
Bagus.
Kau tahu apa yang kurang?
Hei!
Selamat Natal, Selamat Natal, Selamat Natal.
Aku yang pergi.
Sangat lucu, Ayah.
Ayah?
Ayah!
Ayah!
Lari...
Ayah!
Ayah! Ayah, aku mohon! Tidak!
Ayah!
Tolong jangan tinggalkan aku!
Tidak!
Mimpi buruk Cindy berlanjut tentang darah dan makhluk buas.
Jika dia tidak kehilangan akal sehatnya,
Setidaknya dia salah menaruhnya.
Aku pergi bawa sampah keluar lalu pintu menutup sendiri.
Aku mau kau agar tak bergerak.
Kenapa kau melakukan ini padaku?
Tidak ada yang salah denganku. Dia masih di luar sana.
Aku tahu yang aku lihat. Apa yang kupikir aku lihat.
Maksudku, itu gelap, tapi aku sangat yakin.
Jadi setelan Sinterklas, topi, dan berwarna hijau?
Ya. Sama seperti sebelumnya.
Baik, aku akan beri kau sesuatu untuk membantumu, tenang.
Tidak, aku tidak gila. Aku tidak gila.
Tolong jangan berpikir aku gila. Tolong.
Tidak... Tidak...
- Hai, Allie. - Hai, Margie.
Apa kau siap untuk hari esok yang lebih cerah?
Bagaimana keadaan dia?
Gadis malang. Aku pernah lihat kesedihan,
Tapi ini menjurus ke psikosis.
Hei, mungkin kita bisa melibatkan seniman untuk ini.
Membiarkan semua orang melihat apa yang kau lihat.
Ini akan baik saja.
Cindy? Aku Wali kota Margie McBean.
Aku sangat prihatin atas kehilanganmu.
Beberapa kehilangan, jamak.
Pelakunya masih di luar sana. Apa yang akan kau lakukan soal itu?
Semua yang kami bisa. Semuanya. Benar, Deputi?
Aku berusaha mendapatkan deskripsi yang akurat,
- Agar bisa keluarkan APB. - Bagaimana jika pelakunya sama?
Bagaimana jika Pembunuh Natal kembali?
- Tidak lagi. - Tidak! "Tidak lagi"?
Ini sama seperti yang membunuh Ibu dan Ayahku.
Ya Tuhan. Bagaimana jika itu datang untukku?
Bagaimana jika itu datang untuk kita semua?
Tak apa. Tak apa, sayang.
Tidak, ini tidak bagus! Apa kau gila?
Bagaimana jika itu datang untuk mencuri Natal kita?
Burke, kau harus hentikan itu, aku mohon.
- Kau harus hentikan itu... - Cindy, tak apa...
Kau harus tarik napas. Tarik napas. Tak apa.
Kau tidak berpikir... Maksudku, itu tak mungkin...
Pembunuh Natal kembali setelah 20 tahun?
Aku juga berpikir begitu. Hanya saja dia terlihat begitu yakin.
Ketika kebenaran terlalu mengerikan,
Itu lebih mudah untuk percaya dengan cerita dongeng.
Bahkan cerita yang sangat suram.
Jadi apa yang kita lakukan?
Tugas kita.
Orang terkasih terakhir dia telah direnggut,
Berikut dengan Natalnya di hari musim dingin itu.
Kau tak harus antar aku pulang.
Itu bagian dari pelayanan kami.
Kunci...
Hei, aku membawa-mu...
Aku bawakan kau ini.
Ini maksudku soal "membawa".
Itu sup bakso matzo buatan sendiri.
- Kau yang membuat ini? - Orang Yahudi yang bangga.
Kau harus coba rugelach-ku.
- Itu pasti bagus. - Pasti.
Terdengar rencana yang akan datang.
Aku rasa tak punya rencana lagi di sini.
Kau pergi?
Tak ada alasan untuk tinggal sekarang.
Sama sekali?
Terima kasih untuk semua yang kau lakukan.
Senang bertemu denganmu.
Kau juga, Deputi Burke Goldman.
"Membawa"?
Dasar bodoh.
"Membawa".
Ibu Wali kota.
- Ada apa hingga aku... - Apa yang akan kau lakukan dengan dia?
Biarkan dia berduka. Dia sedang terluka.
Dan aku prihatin untuk dia. Bisa kau bayangkan?
Tapi aku berusaha membangun hari esok yang lebih cerah,
Dan aku tak bisa lakukan itu, jika dia terus menyeret masa lalu.
Kau ingat itu seperti apa.
Aku terkejut kau mengingatnya. Itu sudah lama...
Kau tidak melupakan hari saat rumahmu mati.
Aku mencoba hembuskan kehidupan baru ke kota ini.
Dan kau tahu CPR.
- Apa ini lelucon untukmu? - Ini lucu, tapi tidak selucu itu.
Aku beritahu padamu,
Kota ini tak bisa mengalami persoalan Pembunuh Natal lainnya.
Tidak lagi.
Hari esok yang lebih cerah, benar, Sherif?
Benar?
Ya, bu.
Oke. Semuanya baik.
Walter Mulberry?
Hentikan!
Hei, berengsek!
Kau nyata.
Kau nyata! Kau nyata!
Kau nyata! Kau nyata!
Kau nyata!
Tidak apa. Cobalah tetap tenang.
Di mana Darrell? Apa yang terjadi kepada Darrell?
Helikopter membawa dia ke Mercy General.
Dia selamat, 'kan? Dia tak apa?
Aku tahu ini sulit,
Tapi bisa kau jelaskan orang yang menyerangmu?
Tidak terlalu. Kacamataku terlepas.
Aku tak bisa melihat apa-apa.
Tapi kau lihat monsternya, 'kan?
Apa?
Monster yang menyerangmu. Kau bisa jelaskan itu, 'kan?
Apa maksud dia, monster?
- Tolong mundur. - Tidak... Aku tahu kau melihatnya.
- Ada monster? - Tentu saja tidak.
Tidak, aku tahu kau melihat dia. Kau berada di sana.
Kenapa kau tak bilang yang kau lihat? Beritahu dia tentang makhluk itu.
- Beritahu dia. - Cindy!
- Aku mau bicara denganmu di sini. - Hanya...
- Sekarang. - Aku...
Cindy mengalami dilema. Dia kebingungan.
Namun ketakutan mengalahkan logika seperti yang biasanya terjadi.
Kau meneror gadis malang itu!
Tidak, aku berusaha membuat dia ingat.
Lihat. Lihat... Aku punya bukti.
Apa ini?
Hellboy? Bigfoot?
Kau bisa lihat itu monster.
Apa semua monster terlahir kabur? Itu bisa jadi apa saja.
Kau harus keluarkan kepalamu...
- Tenang! - ...dari pasir, Sherif.
Kau menemui dua pembunuhan sekarang.
Pegunungan itu adalah wilayah federal.
FBI yang akan tangani investigasi.
Jadi, apa, itu bukan masalahmu?
Warga kota ini adalah masalahku.
Aku bersumpah melindungi mereka, bahkan darimu.
Dariku? Apa?
Kau mungkin tak ingat yang terjadi saat kau pergi.
Orang dibuat panik oleh Pembunuh Natal.
Kau mengakhiri Natal,
Dengan ocehan gilamu tentang monster!
- Aku tidak gila. - Senang mendengarnya.
Aku tahu yang aku lihat. Aku baru saja melihatnya!
Aku tahu kau pikir melihat sesuatu.
Tapi aku tak bisa pertaruhkan kotaku,
Berdasarkan perkataan gadis dengan riwayat gangguan jiwa.
Tak ada lagi ocehan tentang monster.
Kau juga takkan bertindak soal ini?
Dia benar.
Ini tanah federal. Ini di luar yurisdiksi kami.
- Dengar, aku ingin bantu, tapi... - Maka bantu aku.
Aku temukan ini di atas sana. Itu ada banyak.
Jadi?
Jadi siapa Walter Mulberry,
Dan kenapa dia tak lagi butuh dompetnya?
Akan aku lihat yang bisa aku lakukan.
Apa kau melihat aku? Besar. Berbulu. Hijau.
Dia memasang selebaran.
Lakukan tugasmu.
Hilang
Terakhir Terlihat: 27-12-2009.
Selamat Natal, pecundang!
Astaga, aku benci Natal.
Kemari!
Kau tidak serius.
Sinterklas, jalang!
Aku akan mengangkat kakiku.
Hei, gadis, aku akan jadikan kau pelacurku.
Dengar! Dapur sudah ditutup.
Hal terbaik yang bisa aku sajikan adalah minuman.
Hanya es teh.
Aku rasa aku akan terima es tehnya.
Hei!
Kau mau es tehnya manis?
Bagaimana dengan tawar?
Aku punya firasat jika kau jilat batu esnya,
Itu akan jadi cukup manis!
- Kembali ke sini! - Baiklah, aku mau kencing.
Maaf.
Apa aku usap kiri? Apa aku usap kanan?
Kiri.
Tidak! Tolong!
Tidak! Apa-apaan?
Aku hanya mau satu minuman.
Cepat, cepat, cepat, cepat!
Lepaskan itu.
Aku tidak berbuat ilegal.
Kau mengganggu kedamaian.
Lepaskan itu dan pulanglah.
Kau pasti bercanda.
Aku tak punya selera humor selama bertahun-tahun.
Aku hanya mencoba membantu.
Aku tahu, tapi kau tidak membantu.
Pulanglah atau ikut denganku.
Berita utama kami hari ini. Tragedi terjadi di Crandle Diner.
Tempat kejadian dari pembunuhan massal mengerikan.
Penanggap pertama terguncang seiring organ tubuh terus ditemukan.
Satu-satunya penyintas, pelayan restoran,
Masih mengalami syok.
Kami akan terus mengabarimu setelah ada perkembangan baru.
Cindy merasakan darahnya menjadi dingin saat itu juga.
Saat itu juga dia mendengar sesuatu membentur saat malam.
Siapa kau?
Orang yang baru saja selamatkan nyawamu.
Itu sudah kabur.
Kau harus belajar memukul lebih keras dari itu.
Kau punya minuman?
Aku terus mengawasimu.
Aku tahu saat kau datang ke sini, makhluk itu akan kembali.
Aku turut prihatin...
Karena makhluk itu membunuh orang tuamu.
Makhluk apa?
Kau tahu.
Kau sudah melihatnya.
Ya, tapi apa yang aku lihat?
Kau beritahu aku.
Itu berwarna hijau dengan baju Sinterklas dan memiliki cakar.
Bukan manusia.
Terlihat seperti ini?
Apa itu?
- Gr... - Finch!
Pesanan untuk Mike Finch!
Dia punya banyak nama,
Tapi bagiku, dia "Makhluk Kejam".
"Makhluk Kejam".
Kau pernah bertanya-tanya,
Kenapa tak ada warga kota ini yang merayakan Natal?
Tak ada lampu.
Tak ada pohon Natal.
Tak ada lagu.
Tuhan bersukacita...
Kita tiga raja dari Orient..
Lonceng berdenting...
Warga Newville, kita sangat suka Natal.
Tapi makhluk yang tinggal di sisi utara Newville itu...
Dia tidak suka.
Dia benci semua tentang Natal.
Jika dia melihat manik-manik, atau mendengar lagu Natal,
Atau mencium kastanye, dia akan menyerang.
Dia akan menyerang dan membunuh.
Kau benar-benar melihat itu?
Sama sepertimu.
Itu cukup untuk membuatmu gila.
Aku tidak gila.
Kau sama warasnya seperti aku.
11 tahun lalu,
Istriku ingin mengirim hadiah untuk keponakan kami di Florida,
Tapi kami tidak merayakannya secara langsung.
Tapi hadiah itu akan pergi melintasi negara bagian.
Dia membawa hadiah yang dibungkus rapi itu keluar dari mobil.
Belum sempat sampai ke kantor pos.
Makhluk itu mencabik-cabik dia di parkiran.
Dia membelah istriku menjadi dua!
Aku memburunya sejak itu.
Dia cerdik. Sulit ditebak.
Dia cerdas. Sangat cerdas!
Dia makhluk kejam, Tuan...
Finch! Panggilan terakhir untuk Mike Finch!
Hatinya adalah lubang kosong.
Kau mau ke kantor polisi bersamaku?
Membuat pernyataan.
- Yang lainnya? - Yang lainnya?
Aku tak terus menerus beritahu sherifmu.
Dia tak mau dengarkan aku.
Aku rasa dia akan dengarkan kali ini.
Tidak.
Apa kau sudah gila?
Aku sudah sangat bersabar karena apa yang kau alami,
Tapi kita sudah mencapai batasnya.
Tapi, Pak, dia temukan saksi lain.
Terima kasih. Saksi mata.
Doc... Si pak tua pemabuk itu memiliki hati seukuran Wisconsin.
Dia akan melihat Elvis dan gajah merah muda.
Kau punya saksi yang kredibel?
Kau sudah dengar tentang pembunuhan di restoran?
- Mungkin orang di sana melihat sesuatu. - Itu di luar jalan I-96.
Itu wilayah polisi negara bagian.
Ya Tuhan. FBI menangani pegunungan.
Polisi negara bagian di lembah. Apa tepatnya yang kau lakukan?
Aku melindungi kota ini!
Pak, aku tidak mencoba melakukan tugasmu,
Tapi aku rasa salah satu dari kita harus melakukan itu.
Keluar sekarang juga!
Cindy.
Maafkan aku, tapi dia benar.
Kami tak punya yurisdiksi di sana.
Jadi kau juga takkan melakukan apa-apa?
Aku tidak berkata begitu.
Bagaimana jika aku pergi ke pegunungan?
Aku akan beritahu kau yang aku temukan.
Apa-apaan?
Diam. Diam!
Jatuhkan itu! Jatuhkan senjatanya!
- Lepaskan aku! - Lakukan sekarang.
Apa kau gila? Lepaskan aku!
Baiklah, tenang.
Apa yang kau lakukan di sini?
- Kau siapa? - Mathias Zeus.
Zeus? Seperti Dewa?
Semua orang memanggilku "Doc".
Hari semakin gelap. Kita sebaiknya pergi.
Mathias! Hei, Pak.
Dr. Zeus! Tunggu!
Aku rasa pria itu mungkin membunuh seseorang.
"Pria". Dia masih berpikir itu "Pria".
Hei, kau punya izin untuk ini?
Kau harus siapkan senjata.
Apa? Kenapa?
Kau tak tahu apa yang kau buru di atas sini, bukan?
Tidak. Bisa kau beritahu aku?
Kau takkan percaya aku.
Kau mau melihat Tahun Baru?
Pulanglah dan kunci pintu-pintu.
Jangan nyalakan lilin. Jangan nyanyikan kidung Natal.
Tak ada kotak, mainan, tas kantung, atau kebisingan.
Apa yang kau buru?
Apa yang ada di atas sini?
Tunggu!
- Ini untukmu. - Terima kasih.
Ini beberapa dompet yang aku temukan di gua.
Aku akan lakukan pemeriksaan,
Melihat jika ada yang melihat sesuatu.
Kita akan temukan saksi lain.
Kau percaya aku?
Aku tak melihat orang itu dengan baik,
Tapi aku rasa ada sesuatu yang terjadi di sini.
Bosmu berpikir aku gila.
Kau terlalu keras dengan dia.
Dia sherif kota kecil. Kami hanya berdua.
Kami tidak disiapkan untuk hal buruk seperti ini.
Dia orang baik.
Wow. Kau mudah memaafkan.
Aku Yahudi. Itu di darahku.
Bagaimana hasilnya untukmu dari sisi sejarah?
Kami masih memiliki jiwa kami.
Lebih baik memaafkan kejahatan ketimbang jadi bagian dari kejahatan.
Ya, tapi aku bukan Yahudi.
Masih ada harapan untukmu.
Kau sudah memaafkan aku.
Benarkah?
Bagus untukku. Apa aku tahu untuk apa?
Kau memaafkan aku karena berikan...
...sup bakso matzo beli di toko sebagai buatan sendiri.
Tidak mungkin... Kau memang licik.
- Maaf. Boleh aku mengatakan itu? - Aku akan memaafkanmu.
Kenapa kau melakukan itu?
Karena aku ingin membuatmu terkesan.
Ya?
Ya.
Aku terkesan.
Ya?
Ya.
Yang mau kasih traktiran: trakteer.id/BndrST
Mimpi buruk membuatnya sulit untuk tahu...
...mana yang nyata dan yang palsu.
Namun Cindy mendapatkan misi...
...karena sekarang dia sudah tahu sepenuhnya.
Aku akan bunuh dia.
Kau harus belajar memukul lebih keras dari itu.
Hai.
Hai, selamat pagi.
Selamat pagi.
- Suasana hatimu sedang bagus. - Ya. Itu sangat benar.
Rasanya seperti kabutnya telah menghilang.
Untuk waktu yang lama, aku tersesat dan bingung,
Tapi sekarang, entahlah,
Semua keraguan dan kekhawatiran telah hilang.
Aku merasa luar biasa.
Aku tahu pasti yang harus dilakukan.
Aku akan ambil selusin itu.
- Permisi. - Ya.
Astaga.
Astaga.
Sialan.
SIM dan STNK, Doc.
Bagaimana kabarmu?
- Lebih baik darimu. - Ya.
Ini pesananmu, kawan.
Terima kasih, Charlie.
Aku mulai bertanya-tanya.
Apa ini?
Charlie, ini Don.
Kau mengantarkan paket yang salah.
Aku pesan paprika. Bukan lonceng.
Kau sebaiknya kemari dan urus ini.
Maaf, kami sudah tutup!
Aku baru saja tutup, tapi aku akan menunggumu.
Oke, sampai nanti.
Don?
Kau di sini?
Ayolah, Sherif.
- Serius. Ini konyol. - Kau tahu jalannya.
Aku hanya...
Aku tidak melakukan apa-apa!
Ayolah, Doc. Dua kali di atas batas legal?
Aku berusaha membantumu, Sherif.
Aku berusaha hentikan monster.
Aku juga. Dengan tidak biarkan kau keliaran...
...dengan peluru yang banyak, hingga kau sadarkan diri.
Semua hancur berantakan, Sherif. Kau tahu itu.
Ya, aku tahu.
Bisa aku setidaknya minta camilan?
Ibu Wali kota.
Sherif.
Apa yang kau lakukan di sini?
Pergi ke suatu tempat?
Hanya menuju ke Tahoe,
Temui saudariku selama liburan.
Hanya hingga tahun baru.
Apa maumu, Sherif?
Aku ingin tahu jika kau akan melakukan sesuatu yang merugikanku,
Seandainya seseorang mencari terlalu dekat.
Siapa yang mencari?
Mata terlatih.
Maka buat dia melihat ke tempat lain.
Aku terbuka untuk saran.
Aku bukan deputimu lagi, Pete.
Aku tak bisa melakukan tugasmu juga.
- Tidak ada yang berubah. - Semuanya berubah.
Pendaki, restoran... Doc, sekarang Cindy.
Kebenaran cenderung akan terkena sinar (terungkap).
Maka perpanjang malamnya.
Jika aku jatuh, kau ikut jatuh.
Mungkin karena dia tak mendapat didikan yang tepat.
Mungkin karena sepatunya terlalu sempit.
Mungkin hatinya dua kali lebih kecil.
Cindy, ini Burke.
Masuk.
Kau takkan percaya apa yang aku temukan.
Aku mulai memeriksa seluruh KTP dan dompet itu.
Lihat ini.
Lihat tas ransel itu.
Sepatu dan bot mendaki itu.
Di sini, lihat ini.
Yang ini memiliki izin mendaki Yosemite, jadi...
Mereka semua pendaki. Semuanya.
- Oke? - Oke.
Jadi aku membuka Facebook untuk melihat foto-fotonya,
Dan lihatlah ini.
Dia di sini,
Di sini,
Dan di sini.
Semua orang ini hilang antara Pengucapan Syukur dan Natal.
Dia benci Natal.
Semua ini foto terakhir yang mereka unggah.
Dia kemungkinan hal terakhir yang mereka semua lihat.
Makhluk Kejam.
Tentu.
Tapi kenapa ke sini untuk mendaki?
Aku cari di Google "Mendaki di Newville",
Dan aku temukan ini.
Situs web ini memberitahu orang agar mendaki gunung baru,
Tapi mereka memblokir alamat IP-nya,
Jadi aku terus gali dan gali, dan tebak yang aku temukan?
Situs web ini dikelola oleh Wali kota McBean.
Dia mengulur orang-orang ini menuju kematian mereka.
Mari kita temui dia.
Aku sudah ke tempatnya. Dia sudah pergi.
Mobilnya tak ada. Tempatnya dikunci.
Jadi jalan buntu.
Aku sudah beritahu patroli jalan raya.
Mungkin kita akan beruntung.
Aku tak percaya keberuntungan.
Wali kota masalahmu. Masalahku monster.
Sebenarnya, Cindy,
Aku benar-benar berpikir,
Bahwa sesuatu yang lebih besar sedang terjadi di sini.
Apa yang kau lakukan?
Persiapan.
Untuk menyerang Prancis?
Tunggu, kau takkan mengejar makhluk itu, bukan?
Apa? Tidak.
Aku tak mau lagi menjadi korban.
- Ayolah, ini gila. - Jangan panggil aku itu.
Maaf. Aku tak bermaksud begitu.
Maka jangan katakan itu.
Aku tidak gila.
Selama 20 tahun, mereka yakinkan aku begitu.
Aku semacam orang aneh.
Dan Frankenstein juga memakan nenekmu?
Sebenarnya, kau tahu, Frankenstein bukan monsternya.
Dia adalah dokternya. Tidak relevan.
Aku akhirnya tahu sebenarnya.
Aku takkan tertipu lagi.
Aku tak mau diceramahi atau dibohongi...
Atau diberitahu semua itu hanya imajinasiku.
Aku tahu yang aku lihat, dan aku akan bunuh itu.
Aku tak bisa biarkan kau melakukan ini.
"Biarkan aku"?
"Biarkan aku".
Aku tak butuh izin darimu.
Aku belum melakukan tindakan ilegal.
- Ini menjadi obsesi. - Bukan, ini keadilan.
Kau tak mau membantu?
Aku tak mau membantu membuatmu terbunuh.
Lalu apa gunanya kau?
Tolong jangan lakukan ini.
Semoga berhasil dengan investigasimu.
Kau harus temukan cara untuk memaafkan.
- Setelah apa yang dia perbuat? - Maka maafkan dirimu sendiri.
- Aku tidak berbuat apa-apa. - Untuk sekarang.
Tapi seluruh kebencian dan dendam ini?
Jangan menjadi dia.
Semoga berhasil dengan investigasimu.
Ketika meninggalkan ketakutan dan kesedihan kita,
Ingat, malam menjadi sangat gelap...
Sebelum hari esok yang lebih cerah.
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Berhenti, berhenti, berhenti, berhenti!
Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak!
Berhenti, berhenti, berhenti!
Kau tak bisa menahanku di sini, Sherif. Aku sudah tidak mabuk.
Kau tidak pernah tak mabuk selama 20 tahun.
11.11 tahun 4 hari.
Aku turut prihatin soal Martha, Doc,
Tapi kau takkan ke mana-mana hingga Natal.
Apa yang kau coba lakukan di sini, Sherif?
Selamatkan kota, seperti biasanya.
Itu benar.
Tak peduli apa harganya.
Aku melacak alamat pada situs web.
Aku pikir itu sangat dalam.
Aku penyidik terlatih.
Kau dan wali kota?
Awalnya tidak.
Aku benar-benar berpikir itu seorang pria.
Gelandangan yang akan pergi, dan itu berakhir.
Tahun berikutnya,
Pembunuhan terulang kembali.
Setiap Desember, pembunuhan baru.
Orang lenyap setiap tahunnya.
Stephanie? Stephanie?
Kau di sini?
Aku di sini untuk membantu.
Stephanie?
Aku di sini. Kau bisa dengar suaraku?
Aku... Kau bisa datang padaku?
Stephanie?
Astaga!
Stephanie?
Setelah aku tahu apa itu, apa itu sebenarnya...
Aku mencoba memberinya makan.
Tahun berikutnya, dia sudah merasakan...
...berbagai jenis daging berbeda.
Aku tak bisa hentikan itu.
Jadi kau membuat kesepakatan dengan iblis.
Bukan aku.
Tidak, setelah dia menjadi wali kota, Margie memiliki rencana.
Kau mengikutinya.
Membiarkan semua orang itu datang ke sini.
Aku mengambil sumpah untuk melindungi kota ini.
Orang-orang sekarat.
Bukan wargaku!
Wargaku selamat!
Aku yang melakukan itu! Aku!
20 tahun aku membuat makhluk buas itu jinak.
Berapa banyak nyawa yang aku selamatkan?
Lusinan? Ratusan?
Aku singkirkan dekorasi Natal, lagu, dan pesta!
Aku!
Dan saat wali kota tahu makhluk itu perlu diberi makan,
Kami melakukan yang seharusnya.
Lalu pembunuhan berhenti.
- Kecuali Martha-ku. - Atau ayahnya Cindy.
Dia menggantung lampu dan pernak-pernik.
Dia sama seperti menggambar target sasaran di punggungnya.
Kau membohongi Cindy.
Kau buat gadis malang itu berpikir kehilangan akal sehatnya.
Dan kau mungkin berhasil.
Kau mau ke mana?
Berburu.
Jangan pergi ke sana saat malam.
Aku harus, sebelum Cindy ke sana.
Sherif... Kau harus susul dia.
Tidak saat malam. Kau tak boleh ke sana saat malam.
Kau akan membuat anak itu terbunuh, Sherif.
Dan itu tanggung jawabmu!
Mereka semua tanggung jawabku, Doc.
Terkutuk kau!
Sudah terlambat. Jauh terlambat.
Bahaya meningkat seiring pertempuran semakin dekat,
Namun siapa memburu siapa menjadi semakin kurang jelas.
Doc? Apa yang kau lakukan?
Aku datang untuk peringatkan kau tentang pacarmu.
Pacar? Siapa? Burke?
Dia bukan pacarku. Siap bilang dia pacarku?
- Apa dia mengatakan itu? - Siapapun dia!
- Dia pergi ke pegunungan. - Dia apa?
- Kenapa dia melakukan itu? - Menurutmu kenapa, bodoh?
Itu sangat manis.
Ya. Mari lihat jika dia masih manis besok!
Apa? Tunggu dulu!
Sedikit bantuan?
Maaf.
Tuan Makhluk Jahat?
Keluarlah dimanapun kau sembunyi.
Dia akan membuat dirinya terbunuh.
Aku aku ingin jatuh cinta dengan orang bodoh atau orang mati?
Dia akan baik saja,
Selama dia tak melakukan sesuatu yang berbau Natal.
Meluncur melewati salju
Sesuatu tentang kereta luncur
Oreo tidak pergi
Tertawa sepanjang jalan
Lonceng pada Bobby Bob
Dan Bobby Bobby Bob
Dreidel, dreidel, dreidel
Aku membuatnya dari tanah liat
Dan ketika itu kering dan siap
Dengan dreidel aku akan...
Dia memasang perangkap.
Sial! Dia memasang perangkap.
- Pak? - Waktunya tidak banyak.
Dia ketakutan, tapi dia akan kembali lebih kejam dari sebelumnya.
Kemari. Ayo.
Hati-hati.
Terus bergerak. Kau pasti selamat.
Apa yang kau lakukan?
Aku bersumpah untuk melindungi kota ini.
Kau bagian dari kotaku.
Tidak. Tidak, Peter!
Bajingan!
Cindy!
Aku memegangmu. Ayo.
- Kenapa kau di sini? - Menurutmu kenapa?
Selamat hari Natal
Selamat hari Natal
Selamat hari Natal
Dan Tahun...
Tunggu, kita harus bantu sherif.
Pergilah.
Oke. Ayo, Sherif.
Kita harus pergi.
Tak apa. Kau bisa.
Darahnya banyak.
- Jangan lihat. - Oke.
Ayo masuk ke dalam.
Tenang.
Ini karenaku.
Ini salahku.
Aku yakin itu tak benar.
- Bau dia sangat berbeda. - Jangan bercanda.
Tidak, semuanya.
Ini karenaku.
Ibuku tewas berusaha melindungiku,
Lalu aku membawa ayahku ke sini,
Agar aku bisa, apa, jauh lebih bahagia?
- Lalu aku buat dia terbunuh. - Tidak.
Dan aku terus mendorong sherif,
Sekarang dia tiada, dan kau...
Kau...
Semua yang aku sentuh mati.
Aku belum mati.
Untuk sekarang.
Ini Malam Natal.
Ini tak berakhir malam ini,
Maka itu dimulai kembali tahun depan.
Itu harus kau.
Pergilah habisi dia.
Bawa dia ke rumah sakit.
Apa rencanamu?
Ini waktunya memanggang makhluk buas.
Selagi warga Newville tidur di ranjangnya,
Hari telah tiba untuk Makhluk Jahat...
...untuk mati.
Tebak siapa?
Dengan semangat di matanya,
Dan jari yang siap menarik pelatuk,
Sang pemburu berkata...
Selamat Natal, keparat hijau!
Kau akan mati, Tuan.
- Kau tak apa? - Aku tak apa.
Ayo, biar ku antar kau ke rumah sakit.
Kembali. Kau rentan di luar sini.
- Di mana dia? - Dia licik.
Kembali ke zona amanmu.
Tetap sesuai rencana!
Aku tak apa. Hanya... Aku baik.
Aku hanya tenangkan diri.
Hora-hore, berengsek!
Kau menyimpan itu?
Selama ini?
Kenapa, Sinterklas? Kenapa?
Apa yang terjadi denganmu?
Ibu, tidak!
Cindy, mundur! Dia monster!
Monster!
Aku memaafkanmu.
Apa?
Kita tahu bahwa hatinya...
...berkembang tiga kali lebih besar hari itu.
Keadilan puitis ketika itu terjadi seperti itu.
Untuk berita utama malam ini,
Demam Makhluk Kejam melanda negeri ini.
Setelah foto ini viral dari kota kecil Newville.
Kau lihat foto ini?
Ini kelihatannya akan menjadi sahabatku.
Newville sangat menarik.
Ponselku tak berhenti berbunyi.
Aku tak tahu dengan video monster Newville ini.
Berpakaian seperti Sinterklas?
Beberapa orang berkata itu hoaks.
Pertunjukan Natal.
Apakah itu nyata? Apakah itu palsu?
Seperti Bigfoot di salju?
Itu terlihat seperti monster.
Siapa lagi yang melihat Makhluk Kejam? Katakan, Ya.
Ya!
Ini konspirasi pemerintah lainnya untuk alihkan kita,
Agar mereka bisa naikkan pajak kita.
Aku berasal dari desa.
Aku tak punya masalah memasuki hutan...
...untuk berusaha temukan orang ini.
Aku ingin pergi memeriksanya sendiri.
Pergilah ke pegunungan itu. Berikan aku foto kalian.
Tetap bersamaku. Aku akan berikan kabar terbaru untukmu,
Karena aku pergi ke Newville.
Minggir, Bigfoot. Sekarang ada monster baru.
Dengan bahaya di belakang mereka,
Warga kota temukan kehidupan baru.
Warga temukan sukacita baik di lampu dan pernak-pernik.
Itu diikuti dengan kotak, pita,
Mainan dengan pernak-pernik, karangan bunga,
Serta kegembiraan masa Natal yang baru.
Dengan kota dipenuhi wisatawan membawa kamera dan senjata...
...seiring orang mendaki pegunungan untuk mencari Makhluk Jahat.
Sang makhluk buas telah dihabisi,
Dan yang salah telah dibenarkan.
Karena Natal kembali hampir dalam satu malam.
Lumayan.
Aku rasa kau membawa sedikit keceriaan Natal...
...ke kota kecil yang sepi ini.
Silakan.
- Mulus, bukan? - Hei.
Sedikit semangat liburan untukku.
Hore. Terserahlah.
Jadi, kau harus kembali ke kantor, Sherif?
Kau bisa temukan Makhluk Jahat? Gunung Newville.
Orang benar-benar datang ke sini untuk mendaki?
Orang suka ketakutan yang seru.
Orang memang aneh.
Apa mereka benar-benar percaya dia?
Ini Natal. Orang percaya berbagai hal.
Tapi itu bagus untuk bisnis di kota ini.
Aku rasa kita akhirnya mendapat hari esok yang lebih cerah.
Karena monster.
Mereka takkan pernah temukan dia.
FBI mengambil semuanya?
Jasadnya, foto-foto, setiap bukti yang ada.
Jadi orang takkan pernah tahu apa yang terjadi di sini.
Tidak.
- Apa mereka beritahu kau sesuatu? - Penyebab kematian...
Hati yang meledak.
- Bukan akhir yang bahagia. - Ya.
Tapi aku yakin ada semesta paralel di suatu tempat...
...dimana kisah ini jauh lebih seru.
Seandainya kita di semesta itu.
Aku berharap tinggi untuk bahagia selama di semesta ini.
- Ya? - Ya.
- Selamat Natal. - Selamat Hanukkah.
- Hora-hore. - Hora-hore.
Untuk menutup kisah kita dengan sukacita liburan,
Mereka semua hidup bahagia selamanya.
Setidaknya hingga tahun depan.
Yang mau kasih traktiran: trakteer.id/BndrST
Hai, semuanya. Selamat Natal!
Paketku berisi berbagai macam hiasan Natal baru datang.
Sempat agak tertunda, tapi aku tak sabar untuk melihat isinya.
Mari periksa bersamaku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.