Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ayolah.
Akan kuceritakan sebuah kisah.
Tentang aku dan Johnny saat kuliah di MU dahulu.
Kami tak terpisahkan.
Bersahabat.
Cleetus, apa itu?
Apa-apaan itu?
Dia menyelamatkanku dari orang rawa itu, jadi, aku berutang budi kepadanya.
Saat itu, Fear Co. punya masalah.
Kekuatan Jeritan tak berguna lagi
dan Johnny harus melindungi warisan keluarganya.
Maka kami membuat skema yang brilian.
Kami berpura-pura menciptakan Penguat Jeritan
yang akan menyelamatkan industri Menakuti.
Sementara itu, aku menggunakan keahlian khususku
untuk menyelinap ke Monsters, Inc. saat tengah malam
dan mencuri kunci MIFTer untuk masuk ke gudang mereka,
lalu mencuri energi tawa para monster bodoh itu
dan mengakuinya sebagai milik kami.
Aku bahkan memasang kembali tabung kosong
agar tak ada yang menyadari hilangnya energi tawa.
Badut-badut itu tak tahu apa yang sedang terjadi.
Kemudian, aku memberi tahu media yang tak paham soal tabung bocor itu.
- Siapa ini? - Penggemar berat.
Halo?
Tiba-tiba, Monsters, Inc. tidak dapat memenuhi kebutuhan energi kota
dan menyebabkan pemadaman listrik dahsyat.
Yang benar saja, Kekuatan Tawa!
Sementara itu, aku bersenang-senang mengerjai
si bodoh Wazowski yang bermata satu itu.
Sarung tanganku sebaiknya kembali dalam kondisi bersih.
KEKUATAN TAWA ITU KONYOL!
Namun, yang paling kuinginkan adalah menghapus seringai sombong
dari wajah biru bodoh Sullivan.
Kami menemukan monster bodoh malang yang dekat dengannya untuk membantu kami.
Tunggu. Tunggu sebentar. Aku si monster bodoh?
Kau memanfaatkanku?
Tylor.
Bukan memanfaatkanmu, aku memilihmu.
Aku mengawasimu sejak kau mengalahkan Rekor Menakuti Sullivan,
lalu aku melihatmu berkelakar di pertandingan reuni?
Aku tahu bakatmu sia-sia di Monsters, Inc.
Ya, tetapi karena kau,
kini semua temanku membenciku.
Teman?
Mereka bukan temanmu.
Apa mereka membelamu?
Tidak, tetapi...
Tylor, aku membelamu.
Dunia berubah di sekitar kita
dan aku butuh bantuanmu untuk memulihkannya.
Omong-omong soal bantuan, kau tahu siapa yang tak dibantu? Aku.
Penguat Jeritan palsumu diaktifkan,
juga siku tenisku, jadi terima kasih.
Apa? Tidak.
Kau mencampurkan tawa dan jeritan?
Ya.
Tidak ada Penguat Jeritan.
Ayo, Nak. Kita harus kembali ke sana.
Michael Wazowski? James Patrick Sullivan?
- Ya. - Siapa yang bertanya?
- M.E.R.C. - Astaga, M.E.R.C!
Perhatian.
Saat ini, Monsters, Inc. berada di bawah yurisdiksi
Komisi Pengaturan Energi Monstropolis.
Segera hentikan semua urusan melucu.
Kuulangi, segera hentikan semua urusan melucu
dan keluar dari gedung dengan cara yang tidak lucu.
Kalian akan diinterogasi soal pemadaman yang kalian sebabkan.
Kami sebabkan?
- Hei, awas buluku. - Sayang, hubungi pengacaraku.
Googly Bear!
Tunggu, aku tak punya pengacara. Carikan pengacara!
- Yang bekerja secara pro bono. - Jangan melawan.
Kami membawa mereka ke Markas M.E.R.C.
Bersiaplah memindahkan kebutuhan listrik kota
- dari Monsters, Inc. ke Fear Co. - Fear Co.?
Semuanya, aku baru menerima buletin ini.
Sayangnya, M.E.R.C. telah memastikan
bahwa Monsters Incorporated menyebabkan pemadaman listrik.
Begitu pasokan Kekuatan Tawa mereka habis,
seluruh jaringan listrik padam.
Sudah kuduga.
Aku sedih karena warga Monstropolis yang bekerja keras
tidak memiliki listrik.
Namun, Tylor, Monster Menakuti top kami dan masa depan Ketakutan
telah membantu pengoperasian Penguat Jeritan baru kami.
Johnny, boleh aku pinjam mik... Hanya sekitar...
Dengarkan dia. Sangat bersemangat.
Sekarang, percayalah. Listrik akan pulih pada pukul 21.00 nanti.
- Jadi, Jack dan Jill... - Hei, Johnny!
Johnny. Berhenti. Tunggu.
- ...dari Penguat Jeritan. - Johnny, dengar!
Kau tak bisa mencampur jeritan dan tawa.
Seluruh gedung ini akan meledak.
Meledak seperti dor?
Tak apa. Tenang saja.
Kuhargai perhatianmu, tetapi aku sudah melakukan penelitian.
Kau yakin penelitianmu akurat?
Kau masih hebat, Boggs.
Aku cuma pemanasan untuk menakuti beberapa anak.
Kuharap aku membuat anak mengompol, seperti Chet di kampus.
Chet Wetter yang Mengompol. Kau masih dipanggil begitu?
Itu harus, Chet Wetter.
Kini aku hanya dipanggil Chet.
Lihat? Kau lihat itu?
- Itu tidak bagus. - Tylor, tak apa.
Semua energi sedang bercampur.
Semuanya terkendali.
- Namun, kau tidak... - Chet Wetter,
ayo pasang spanduk Fear Co. di sini.
- Baiklah. - Ya, depan dan tengah.
Semua karyawan Monsters Incorporated,
harap keluar dari gedung sekarang.
Kuulangi, semua karyawan Monsters Incorporated,
harap keluar dari gedung sekarang.
Teman-teman.
Kalian masih di sini?
Teman-teman.
Kita harus mengeluarkan Fendi.
Jangan tinggalkan Fendi.
Aku tidak mengerti.
Kita bekerja sangat keras mendapatkan semua gigglewatt yang dibutuhkan.
Lantas, kenapa ada pemadaman?
Aku tahu.
- Tuskmon. - Astaga, mulai lagi.
Kenapa kau ke sini?
Aku tahu kalian marah kepadaku. Aku paham.
- Namun, Randall Boggs kembali. - Apa?
Selama ini dia mencuri Kekuatan Tawa untuk Johnny,
lalu membuat tabung kita tetap terlihat penuh.
Selama ini, mereka memanfaatkanku untuk melakukannya.
Cerita dari pengkhianat.
Aku memang mengacau.
Aku ingin memperbaikinya, tetapi tak bisa kulakukan sendirian.
Tunggu. Jika Randall mencuri Kekuatan Tawa kita...
Artinya tak ada kebocoran dan...
Itu bukan salahmu.
Maafkan aku.
Aku juga.
Aku juga minta maaf atas insiden itu.
Mestinya tidak kubawakan jus jeruk yang salah.
Aku benci bubur kertas, tetapi memang bukan jus jeruk masalahnya.
Baiklah. Aku ikut senang.
Kembali ke masalah yang lebih mendesak,
Fear Co. menyebabkan pemadaman listrik.
Tidak ada Penguat Jeritan.
Mereka mencampurkan energi tawa dan jeritan di pusat penerima.
Johnny akan mengaktifkannya pukul 21.00 nanti dan akibatnya...
Pemadaman permanen.
Kenapa?
Baiklah, para MIFTer dan keluarga besar pekerja,
ada masalah yang harus dituntaskan. Ada ide?
Andai ada jalan untuk memisahkan jeritan dari tawa.
Aku tahu.
Tebak siapa yang punya ide?
Ekstraktor jeritan lama milik Waternoose.
Ya. Untungnya, kita menyimpan semua bagiannya.
Kurasa kita harus menyusunnya lagi.
Dengarkan, setiap MIFTer, ambil beberapa bagian.
Bahkan mantan yang sangat ingin kupeluk,
tetapi tak ada waktu untuk mengatakan betapa aku rindu dan memaafkannya.
Hidup ini terlalu singkat.
Roger, aku...
Kurasa aku berutang maaf kepadamu
- atas... - Hei, aku mengerti.
Jika aku dengar diriku meneriaki ayahku di telepon
dengan sikap marah dan meresahkan, aku juga akan menuduhku.
Mungkin tidak di siaran televisi,
tetapi, hei, foto pengampunan.
Baiklah.
Hei.
Tunda dahulu permintaan maafmu, Anak Kuliahan.
Jadi, jika kau sangat pintar, bagaimana kita bisa masuk ke Fear Co.?
Aku tahu jalannya,
tetapi kita perlu penyamaran.
Tylor, kau tidak menopangku.
Maaf. Aku berusaha menjadi teman yang lebih baik.
Tidak, bukan begitu.
Aku ingin kau menopangku secara fisik.
Berdirilah tegak.
Ya, benar-benar bernuansa sarang penjahat.
Semuanya aman.
Untung kusimpan beberapa barang gratisan Fear Co. ini dari acara CREEP.
Fritz, mana penyamaranmu?
Aku tak perlu menyamar.
Aku tampil di teater komunitas saat akhir pekan.
Penampilanku akan menjadi penyamaranku.
Aku Frankie Rigatoni dan sangat tangguh.
Hei, jangan menatap mataku.
Aku sangat terintimidasi.
Lihat, itu dia.
Pusat penerima.
Lalu bagaimana, Anak Kuliahan?
Hei, Duncan, apa kau ingin dipromosikan menjadi penyelia?
Ya.
Hai, aku Skyler.
Aku harus lakukan nomor dua dan mungkin nomor enam.
Tidak bisa, Pak Tua.
Ada perintah tegas untuk menjaga daerah ini.
Baiklah.
Skyler sudah berusaha menahannya.
Stasiun ini bertingkah seharian.
Ayo lihat apa kata pengukurnya.
Semua tampaknya...
Hei!
Bawahan.
Declan?
Sebagai penyelia, kupertimbangkan kembali permintaanmu
untuk pergi ke toilet
dan aku telah mengabulkannya.
Terima kasih.
Aku menahan nomor dua, tetapi nomor enam,
ya, agak mencicit.
Omong-omong soal kelegaan,
kau juga dibebaskan dari jabatanmu.
Kedua Monster Menakuti yang sangat menakutkan dan setia ini
akan menjaga benteng.
Hei, apa aku pernah melihatmu di suatu tempat?
Di lantai berapa kau bekerja?
Lantai kerjaku bukan urusanmu.
Aku Frankie Rigatoni.
Aku tak suka meladeni gertakan makhluk tak penting.
Dan makhluk tak penting itu kau.
Baiklah, Frankie. Tak apa.
Aku makhluk tak penting?
Akan kubuktikan bahwa aku penting.
Benarkah?
Mobilnya akan kulempari telur.
Ayo. Tempatnya di sebelah sini.
- Hampir sampai. - Lebih berat dari yang kuingat.
Untungnya, aku berolahraga.
Baiklah, waktu kita hanya 15 menit untuk menyusunnya.
Jadi, kita harus cepat.
Ada yang pernah melihat alat anu?
Alat anu datang.
Duncan!
Mengikat alat anu ke sesuatu.
- Roger. - Mendorong tabung untukmu.
Aku mengencangkan gasket ini.
Kenapa ini tidak pas?
Apa ini jangka?
Kupikir kau mungkin perlu alat lain.
- Apa? - Keluargaku punya toko perkakas.
Hari pertama yang gila, ya?
Ya.
Jadi, bagaimana harimu?
Sebelum mengetahui soal "Fear Co. adalah jahat".
Tidak menyenangkan. Asistenku terus mencoba memakanku.
Tanganmu seukuran gigitan.
Kita harus bergegas.
Jadi, ini tombol untuk mengaktifkan Penguat Jeritan, Johnny.
Kerjaku bagus, bukan?
Mungkin cukup untuk kenaikan gaji?
Operasi nonelektifku akan segera mulai.
- Johnny. - Hei!
Ini dia tim berita yang kupercaya.
Terutama kau, Jill.
Selalu tahu sisi terbaik wajahku.
Itu karena wajah rupawanmu tidak memiliki sisi buruk, Johnny.
Kau mempermalukan dirimu, Jill. Dia sudah menikah.
Lem rambutmu terlihat.
Ya, aku ingin ini ditayangkan begitu listrik menyala kembali,
agar warga Monstropolis bisa berterima kasih pada Fear Co.
dan Kekuatan Jeritan.
- Apa itu tadi? - Kau merasakannya?
Itulah kekuatan Ketakutan.
Waktu kita tinggal dua menit dan terus berkurang.
Katakan saja waktu kita dua menit lagi.
Kita hampir selesai di sini.
Hanya ada satu mur terakhir yang perlu dikencangkan.
Itu gigi bungsuku.
Selamat tinggal, gigi. Terima kasih atas layananmu.
Terkunci.
Baiklah, selang tersambung.
Giliranku.
Mengekstrak jeritan sekarang
agar gedung ini tidak meledak.
Ayo.
- Kita berhasil! - Bagus.
Berhasil!
Tutup mulut kalian.
Menurut kalkulus multivariabel sederhana yang baru saja kulakukan,
kita punya masalah.
Tak ada cukup waktu untuk menyedot jeritan
sebelum Johnny menekan tombol.
Apa? Kenapa tidak ada yang mudah?
Ayolah.
Sebaiknya ada yang mengulur waktu dengan menghambat Johnny.
Unicorn Sparkle, Kepala Donat butuh dirimu untuk Operasi Menghambat Johnny.
Kau ikut?
Kau tahu aku tidak bisa menolak nama kode yang keren.
Bawa ini, setelah semua berwarna hijau, Johnny bisa menekan tombolnya.
Jika berwarna merah, kita semua mati.
Semoga mereka dengar kalimat terakhir itu.
M.E.R.C. KOMISI PENGATURAN ENERGI MONSTROPOLIS
Apa salah kita, Sulley?
Tadinya perusahaan energi kita dianggap yang paling unggul.
Lalu tiba-tiba, kita terpuruk.
Jangan terpuruk lebih dalam.
Sullivan, Wazowski.
Koreksi, kita sudah terpuruk lebih dalam.
Sebagai kepala M.E.R.C., aku harus menutup perusahaanmu
dan mengalihkan hak listrik ke Fear Co.
Tunggu, Fear Co.?
Aku ingin kau menandatangani semua dokumen ini
untuk meresmikannya.
Maksudku,
semua dokumennya, Wazowski.
Mengerti?
Apa Roz baru mengerlingkan mata?
Apa dia menyiksaku atau mengajukan tawaran romantis yang meresahkan?
Semoga itu siksaan.
Mungkin Roz tahu hal yang kita tak tahu.
Mungkin makin lama kita tunda, makin baik.
Aku mengerti.
Sebaiknya, kutanda tangan dengan nama lengkapku.
Mungkin akan memakan waktu cukup lama.
Tentu. Nama depan,
Michael.
Ada yang baru menyentuh sesuatu?
Aku tak menyentuh apa pun.
Ekstraktornya baru tercabut.
Akan kukembalikan ke rumah kecilnya yang nyaman.
Itu agak aneh.
Halo, Waternoose Kecil.
Randall!
Berhenti. Jangan macam-macam dengan Rogie
dan lolos begitu saja.
Benarkah? Semoga beruntung, Bodoh.
Baiklah, aku akan berada di sini.
Aku juga ingin kau menyorot spanduknya, Kenny.
Sebenarnya, namaku Carter.
Baiklah. Terima kasih, Carl. Luar biasa.
- Hei, Johnny. - Tylor!
Aku tahu kau akan kembali.
Kau juga mengajak temanmu.
- Val, bukan? - Ya.
- Biarkan Takut menguatkanmu. Tawa payah. - Astaga.
Sepertinya kami menginspirasi monster untuk bergabung dengan Fear Co.
Aku penggemar beratmu.
Aku ingin melihat seluruh tempat.
Makin lama, makin bagus.
Tidak.
Tylor berperan besar dalam semua ini.
- Aku tak bisa melakukannya tanpa dia. - Aku...
Jadi, akan lebih baik jika dia yang mengaktifkan Penguat Jeritan.
Ya, tentu saja.
- Ya. - Ayolah, MIFTer.
Ayolah!
Pemirsa, ini saatnya membiarkan rasa takut memberi kalian listrik.
Baiklah...
Begini...
Hai. Aku lagi.
Maaf menyela, tetapi sebelum kami sampai di sini,
Tylor mengatakan bahwa dia ingin meluangkan waktu sejenak dan...
Ya, untuk berterima kasih kepada Johnny.
Ya, dia memberiku kesempatan luar biasa ini.
Sama-sama.
Semuanya dimulai saat kelas delapan.
- Kelas empat. - Kelas empat?
Ya, saat itu kelas empat.
Hei, Pecundang, sebelah sini!
Jika kalian mau, ambillah.
Terlalu lambat.
Lalu pada masa SMA-ku,
puncak dari masa pengumpulan Kartu Menakuti-ku,
jadi kalian bisa membayangkan
betapa berartinya melihat wajahku di salah satu kartu ini.
Itu menarik.
Langsung ke intinya.
Terima kasih, Tylor.
Sekarang, jangan biarkan warga Monstropolis
dalam kegelapan lebih lama lagi.
Maaf soal itu.
Aku tak bisa mengendalikan tangan ini.
Kita menangkapnya!
Pecundang.
Hei, Frankie menangkapmu sekarang.
Kalian memang menyedihkan.
Aku tidak melihatnya!
Kita tak bisa mengalahkannya jika tak bisa melihatnya.
Kena telak.
Hei, Kau, ambilkan Drooler Cooler.
Kenapa kau memikirkan minuman pada saat seperti ini?
Bukan untuk diminum.
Ini untuk menyemprot si berandal cilik.
- Aku menemukanmu! - Yang benar saja.
Itu rasa yang paling lengket.
Memang itu tujuannya.
Jangan khawatir. Aku datang.
Mau pergi, Bodoh?
Declan.
Tidak.
Apa maksud dari tindakanmu ini?
Johnny, siaran masih berlangsung.
Maaf. Aku tidak tahu kekuatanku.
Kenapa berhenti?
Kenapa berhenti?
Seperti yang kau lihat, aku telah dilatih secara klasik.
- Jenggot bagus. - Memang, aku menggambarnya sendiri.
Ayo.
Awas!
Dasar bajingan bodoh!
Hanya ada satu yang begitu!
- Apa? - Tangkap dia, Tylor!
Ya, pukul dia!
Tendang tanduknya. Pukul wajahnya yang tampan.
Tidak, jangan wajahnya.
Awas!
Berikan kepadaku.
Di sini. Kena kau!
Awas!
Kalian kalah, Pecundang!
Tidak.
Monstropolis, ini untuk kalian.
Kita berhasil!
Itu untuk semua pengompol di luar sana.
Setidaknya aku bisa menumbuhkan jenggot yang bagus.
Beraninya kau?
Ibu bilang satu-satunya yang boleh memiliki rambut wajah adalah...
Ibu!
Halo, Warga Monstropolis.
Aku Johnny Worthington dari Fear Co.
Dengan bangga kuumumkan, listrik kembali menyala,
berkat Penguat Jeritan perusahaan kami.
Itu bohong!
Tidak ada Penguat Jeritan.
Fear Co. menggunakan Kekuatan Tawa yang dicuri.
Itu tidak benar.
- Johnny-ku tak akan begitu. - Ya! Peringkat emas!
Tidak, Tylor pasti sedang bingung.
Sebenarnya tidak, aku bisa membuktikannya.
Perangkat ini menunjukkan saat ini tidak ada jeritan
di catu daya Fear Co.
Semua isinya adalah Energi Tawa yang dicuri dari Monsters, Inc.
- Apa? - Kenapa?
Kau bisa memprogram ini untuk bicara semaumu.
Kenapa kau mengacaukannya?
Sudah kubilang, kau tak bisa melupakan jati dirimu.
Memang tidak.
Aku menerimanya.
Kau harus menerima jati dirimu.
Penipu.
Penipu? Dasar anak tak tahu terima kasih...
Aku memberimu segalanya.
Jika aku penipu, lalu kau itu apa?
Kau kurang lucu untuk menjadi komedian.
Terlalu takut menjadi Monster Menakuti.
Satu-satunya hal yang kau kuasai adalah menjadi bawahan.
Dia mungkin memang bawahan, tetapi dia bersama kami.
Kau mempermainkan dia, berarti berurusan dengan kami semua.
Sudah kubilang, Jill. Aku benar.
Apa maksud semua ini?
M.E.R.C.? Kenapa mereka di sini?
Halo, Semua.
Apa?
- Kau ikut kami. - Tunggu. Jangan lakukan ini kepadaku.
Hei, ini sampah untukmu.
Terima kasih.
Aku adalah pahlawan komunitas ini!
Skema Penguat Jeritan palsumu mengatakan sebaliknya.
Kami juga punya orang dalam.
Chet?
Kau harus memperlakukan asistenmu lebih baik.
Kau lupa satu hal, Worthington.
Kami selalu mengawasi.
Ini tidak masuk akal!
Pengacaraku akan bertindak.
Sakit. Kau mendorongku.
Maaf, Johnny.
Tampaknya Kekuatan Tawa adalah masa depan.
Kota yang penuh monster tak akan setuju.
Kau tak bisa membuat anak-anak tertawa. Kau itu payah.
Kau payah.
Dia benar.
Aku memang payah. Teman yang payah.
Val, maafkan aku.
Aku tidak mendukungmu saat kau dapat tawaran kerja komedian,
yang memang layak kau dapatkan.
Seharusnya, aku selalu mendukungmu.
Seperti kau selalu mendukungku.
Kau teman yang luar biasa.
Kau punya donat
dan menambahkan stiker kecil yang keren.
Aku mencoba membelinya, tetapi kilapnya tidak sama.
Aku memaafkanmu, dasar bodoh.
Cinta menang.
- Benar, Jill? - Enyahlah.
- Baiklah. - Ya, itu memang bagus,
tetapi Johnny-ku benar.
Monstropolis masih belum percaya pada Kekuatan Tawa.
Kalau begitu, ayo kita tunjukkan.
Ikuti aku. Kau juga, Carter.
Dia tahu namaku? Dengan senang hati.
Tunggu.
Jangan. Itu pintu Ben.
Aku membuatnya takut beberapa hari lalu.
Kurasa dia tidak mau menemuiku lagi.
Hei, tak apa.
Kita hadapi bersama.
Ya, tetapi kau yang lucu. Kau tidak membutuhkanku.
Namun, aku ingin kau ada di sana.
Kecuali janji kelingking kita tak ada artinya bagimu.
Hei, Ben.
Tidak.
Tak apa.
- Tidak apa. - Pergilah!
Ben, tak apa.
Aku yakin kita tak pernah bertemu.
Aku Val, sahabat Tylor.
Dia merasa sangat bersalah atas kejadian itu.
Ya, sangat merasa bersalah.
Aku hanya ingin tahu apa kau juga punya sahabat.
Ya. Nico.
Apa Nico pernah marah kepadamu?
Ya.
Ada kalanya aku membuatnya sangat marah.
Kau berbuat apa untuk berbaikan?
Aku bilang maaf.
Lalu kami melakukan tos dengan keras sampai tangan kami sakit.
Tanganku sangat kecil,
jadi mungkin agak sulit dipukul.
Bagaimana?
Maafkan aku.
Ben, pernahkah kau mendengar kisah epik
tentang Unicorn Sparkle dan Kepala Donat?
Belum pernah.
Semua dimulai saat kuliah,
ketika Unicorn Sparkle memberi Kepala Donat
permen favoritnya, Ingus Panas.
Ingus Panas? Jijik!
Mereka menjadi sahabat.
Mereka kuliah di MU, tempat Kepala Donat melawak di depan banyak orang.
Lawakan apa?
- Apa makanan monster laut? - Apa?
Ikan dan kapal.
Ikan dan kapal?
Lucu, bukan?
Tak ada yang berpikir begitu.
Baiklah, rupanya penyampaianmu sedikit lebih baik dariku.
Hei, bagaimana kabar kita?
Senang berada di sini...
Tidak, itu coretan!
Ini sangat asyik!
Sahabat kerja selamanya.
Kerja bagus, Nak.
Kerja bagus.
Hari ini, Johnny Worthington dari Fear Co masuk penjara
setelah dinyatakan bersalah mencuri Kekuatan Tawa dari Monsters, Inc.
Teman satu selnya tidak lain adalah
Henry J. Waternoose III.
Bagus!
Kaki tangan Johnny, Randall Boggs,
kabur dari tahanan dan masih menjadi buron.
Meskipun dia, secara relatif, agak kecil.
Itu humor buatanku.
RANDALL BOGGS KABUR
Tenanglah, dia...
Permisi sebentar.
Yakinlah, Hadirin sekalian,
Detektif Duncan P. Anderson sedang menangani kasus ini.
Aku tak akan... Permisi?
Maaf, sebentar.
Aku tak akan berhenti sampai...
Sampai keadilan... Ini mantel ibuku.
Sampai keadilan... Ini mantel kuno.
Sampai keadilan ditegakkan!
Dia tidak berafiliasi dengan kami.
Kini Monsters, Inc. sediakan listrik kota dengan tawa.
Ya, bahkan aku mulai menerimanya,
tetapi aku tak mau dengar sepatah kata pun tentang itu dari Jack.
Baiklah. Bagaimana kalau dua kata?
Sudah kubilang.
Rambut palsuku.
Maksudku, rambut asliku.
Mari ke sini dan ambillah, Semuanya.
Baru dicetak. Kami punya kartu komedian yang baru dibuat.
- Carla. - Phlegm, selamat.
Lalu untukmu, Roti Pisang.
- Richard. - Sekarang Skyler lucu.
- Tarik jariku. - Tidak mau.
- Aku sudah tertipu sekali. - Sebenarnya, dua kali, Mike.
Tugas kita sudah selesai di sini.
Stasiun pintu lain telah diperbaiki oleh
Frankie Rigatoni dengan saus.
Fritz masih berakting, ya?
Ya. Kurasa aku punya solusinya.
Selesai!
Hai, Semua.
Baiklah. Bagaimana penampilanku?
Mau lihat penampilan lain? Aku bisa lakukan cara lain.
Terakhir, tetapi yang pasti tidak kalah pentingnya, Val dan Tylor,
kartu komedian kalian.
VAL KECIL & TYLOR TUSKMON
MONSTER, INC. DUO KOMEDIAN RESMI PERTAMA
Ya, itu akan sangat berharga kelak.
Ada yang bilang Sulley dan aku
adalah duo tidak resmi pertama.
Karena Sulley tidak lucu.
Pendekatanku terhadap komedi tidak seputus asa Mike.
Putus asa? Kau tidak bisa bicara kepada bosmu seperti itu!
Jadi, kini kau bosnya?
Jika itu cocok untukku.
Siap berangkat, Rekan?
Sahabat kerja selamanya.
Tylor! Val!
Ingat, terus tonton lagi.
Selalu menonton lagi.
Diterjemahkan oleh Dyah D. Anggarini
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.