All language subtitles for Final Destination 5 (2011) UpScaled 2160p H265 10 bit DV HDR10+ ita eng AC3 5.1 sub ita eng Licdom

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Selamat pagi, para pegawai Presage. Kami harap kalian siap...

Untuk retret kerja sama tim kita yang menyenangkan.

Nikmati sarapan kalian...

Lalu berjalanlah menuju bus, yang akan segera berangkat.

Sam, saat aku berkata, "Bisakah kau buat sarapan untuk retret?"

Yang kumaksud adalah sesuatu seperti donat manis dan kopi.

- Tapi ini luar biasa. - Terima kasih.

Ingatlah hal ini saat kau melihat laporan penjualanku bulan lalu.

- Aku sudah lihat kemarin malam. - Sial. Dennis sudah melihatnya?

Belum. Dengar, kau cukup membuat keputusan.

Apa kau akan jadi chef atau kau akan jadi wiraniaga?

Kukatakan itu sebagai teman karena sebagai bos...

Aku siap memecatmu.

Sebagai temanmu, aku hargai nasihat itu.

Bagus.

Tunggu dahulu, aku akan segera kembali.

Molly. Tiketmu dibatalkan. Tolong katakan itu kesalahan.

Tadinya aku ingin memberitahumu setelah akhir pekan ini.

Memberi tahu apa?

Bahwa aku pikir itu bukan ide bagus.

Apa? Perjalanannya? Ini pernikahan saudaraku.

Apa yang terjadi?

Sebaiknya kita bicarakan nanti saja. Mari kita...

Berpura-pura aku tak melihat ini selama dua hari ke depan?

Tidak. Mari kita bicarakan sekarang.

Ini tidak berhasil, Sam.

Hubungan kita tidak berhasil.

- Namamu Candice, 'kan? - Tidak lucu.

Maaf, ini bukan liburan. Ini adalah retret bisnis.

Jadi, kita harus mengutamakan bisnis selama dua hari ke depan.

Maaf.

Aku mencintaimu, tapi faktanya kau masih magang.

Tapi jam malam pukul 00.30 nanti? Sebaiknya kau langgar itu.

Kenapa?

Untuk acara membangun tim versi bugil.

Olivia. Jangan lupakan ini.

Aku terus berusaha melupakannya.

Aku suka itu. Mirip Lisa Loeb.

Kau tahu? Aku lebih suka menjadi Olivia.

- Kami akan tampil di hari Minggu. - Ya, aku akan datang.

Pagi, Peter. Kau terlihat tampan.

Olivia. Apa kau sudah tidur dengan tiap pria modis di kota ini?

Candice. Apa kau dibayar untuk pekerjaan magang ini...

Atau apakah ayahmu hanya menaikkan uang jajanmu?

Jika kau ingin singkirkan lemak bayi itu...

Pergilah ke pusat kebugaran.

Mereka punya alat olahraga yang kau gunakan sambil berbaring.

- Kau pintar berbaring. - Sayang, ini bukan lemak.

Ini namanya dada.

- Sepertinya kau sedang sakit, Moll. - Terima kasih.

Apa kau sudah coba roti selai yang dibuat pacarmu? Dia itu...

Itu masalahnya, ya? Apa aku membuatmu marah?

- Jangan ganggu aku, Isaac. - Moll? Lihat aku.

Jika kau butuh teman bicara...

Kata banyak wanita aku pendengar yang baik. Tunggu. Jangan bicara.

Apa ini Kimber dari Selasa lalu? Tunggu, ini Kimber yang mana?

Mari kita duduk bersama di bus.

Tidak, aku ingat kau. Kau gadis yang bertubuh besar, 'kan?

- Tahu apa yang harus kau lakukan? - Apa?

Kau harus minta maaf.

- Kenapa? - Tidak penting.

Tidak penting. "Maafkan aku, karena aku..."

Sial.

Hai, Stan, apa kabar?

Namaku Sam, Pak.

- Kau baru saja mengoreksiku? - Tidak.

Lihat aku.

- Siapa namaku? - Dennis.

Jangan lihat aku. Semua sudah siap, Pete?

Ya, Pak. Kami hanya menunggu Nathan.

Apa hal yang tidak bisa kita daur ulang, Pete?

- Waktu yang terbuang sia-sia, Pak. - Tepat sekali.

Aku ingin berangkat 90 detik lagi.

Aku baru melihat mobilnya, jadi, aku akan mencarinya.

Cara berinisiatif yang bagus, Stan.

Ini akan menjadi hari yang baik.

- Hai, Teman-teman. - Apa kabar?

Kenapa kau begitu keras kepada Nate?

Aku hanya mencoba memahami ini.

Tiga pekan lalu mereka membawamu sebagai asisten manajer pabrik.

- Dan sekarang kau dapat libur? - Ini bukan hari libur. Ini...

Apa? Bodoh?

- Ini retret. - Ini retret.

Aku tak mau pergi. Aku hanya mengikuti perintah.

- Jadi, kau tidak suka, kau bisa... - Aku bisa apa? Apa?

Nathan. Ayolah, kami semua menunggumu.

- Baik. - Tunggu dahulu.

Apa yang ingin kau katakan?

Aku sudah kerja 15 tahun lebih lama darimu di sini.

Sedangkan kau baru kuliah 4 tahun.

Dengar, jika kau pikir aku akan diam saja...

Bukan ide yang bagus, Roy. Bukan ide yang bagus, Teman.

Kami akan baik-baik saja hari ini.

- Kenapa kau membiarkan dia? - Aku tak punya pilihan.

Dia perwakilan serikat buruh. Jika aku memecatnya...

Maka akan ada banyak Roy baru di pabrik.

Tapi dia akan menghormatiku, walau itu harus membunuhku.

Bagaimana denganmu?

Kapan mereka akan menawarkan posisi permanen di restoran itu?

- Mereka sudah menawarkannya. - Teman, itu hebat.

Aku tidak yakin.

Mereka ingin mengirimku ke restoran utama mereka di Paris.

Entah untuk berapa lama? Bisa 6 bulan sampai 1 tahun.

Kupikir aku akan meninggalkan terlalu banyak hal di sini.

Tapi sekarang aku tidak yakin lagi.

Jika kau pergi ke Paris, bantulah aku.

- Apa? - Bawa Roy bersamamu.

Tidak mau.

Perhatikan Langkahmu

Sam.

- Kau ikut? - Ya.

Bersiaplah untuk petualangan baru di Konsultasi Perusahaan 180.

Untuk dua hari ke depan, kalian akan diuji secara fisik dan mental...

Untuk membantu kalian mencapai potensi diri yang sebenarnya...

Dengan bekerja sebagai bagian dari tim perusahaan kalian.

Akhir pekan ini seorang profesional akan menuntun kalian...

Untuk apa itu?

Ini untuk membuatku tenang. Dan untuk keberuntungan.

Atlet senam lebih buruk dalam hal ini daripada pemain bisbol.

Dia percaya takhayul.

Hai, Katrina, apa kabarmu?

Tidak, hanya retret bodoh bersama para bodoh dari kantor.

Tidak, bukan kau, Pak. Mereka.

Tunggu, biar aku pergi ke tempat yang lebih pribadi.

Botak sedang trendi, Pak. Botak sedang trendi.

Ya, tunggu dahulu, Sayang. Aku akan ke kantor pribadiku.

Kamar Kecil

Sisi kanan!

Perlahan

Berhenti

Sial!

Untuk manajemen, keahlian berharga yang diperlukan...

Untuk menjadi pemimpin yang baik akan dikembangkan lewat berbagai...

Debu di angin

Kita semua hanyalah debu...

Kita ikat dari sisi yang jauh.

Ada apa ini?

- Peter, kau merasakannya? - Apa?

Ada yang salah.

Awas!

Molly, ayo!

- Candice. - Cepat!

- Candice! - Peter!

Peter!

Tidak, Candice! Tidak!

Tidak!

Ayo, cepat, Peter! Molly, ayo!

Ada apa ini?

Tidak!

Ayo, cepat!

Ayo!

Sial!

Di sini! Kau lihat selusurnya?

Kau bisa lakukan ini. Ayo.

Ayo. Lakukanlah!

Kau pasti bisa. Jangan melihat ke bawah!

Bagus.

Lari!

Tolong aku!

- Sam! - Olivia!

- Sam! - Aku di sini.

Itu akan lepas!

- Kau merasakannya? Bagus. - Olivia, ayo.

Tidak apa-apa, ini aman. Ikuti suara Molly.

Datanglah kepadaku. Ayo, kau hampir sampai!

Ayo.

- Ayo! - Molly.

Tidak!

Olivia!

- Sam! Tunggu kami! - Astaga!

Sam!

Sam, hati-hati!

Sam!

Peter! Cepat!

Sam!

Sam!

Bertahanlah!

Ayo!

Berpegangan!

Tidak! Peter!

Sial.

Juga pengenalan kendali dan prosedur.

Kami akan membantumu membangun budaya etika perusahaan dengan...

Debu di angin

Proses manajemen risiko.

- Kita semua harus turun. - Apa maksudmu?

- Jembatan ini akan runtuh. - Apa?

- Kita semua akan mati. - Ada apa ini?

Kita akan mati jika tidak turun dari jembatan ini sekarang!

Stan, tenanglah, itu hanya pekerjaan konstruksi.

Molly, aku mohon. Aku mohon, demi Tuhan, ikuti aku.

Buka pintunya!

Ini masalah tanggung jawab yang besar.

Jika terjadi sesuatu pada mereka, kita yang disalahkan, kau paham?

- Ya. - Kalau begitu, panggil mereka.

Ya, baiklah.

Sam? Molly?

- Peter, tolong, ikuti kami. - Ayolah!

Baik, semuanya harap tenang.

- Aku akan membantu mereka. - Kumohon jangan.

Teman-teman, ayolah!

- Ayo kita pergi! - Sam, kembalilah ke bus.

Kita bisa bicarakan ini.

Molly, Sam. Ayolah, Teman-teman.

Apa dia terlihat aneh saat dia turun dari bus?

Tidak, dia baik-baik saja. Tiba-tiba dia panik.

- Apa yang terjadi? - Apa yang terjadi di sini?

Sebaiknya kita...

- Ya, ampun! - Turun dari bus!

Ayo!

Bagaimana kau tahu?

Itu pertanyaan yang paling penting.

Bagaimana kau tahu?

Ada di sini di dalam pernyataanmu.

"Aku melihatnya runtuh. Aku tahu itu akan terjadi."

- Itu terdengar sudah direncanakan. - Tidak. Bukan itu maksudku.

- Aku mendapat penerawangan. - Baik. Penerawangan.

Fenomena gaib, hantu, Bigfoot. Kau percaya hal itu?

Aku tidak tahu.

Aku katakan apa yang kupercayai. Ada jawaban untuk semuanya.

Artinya ada jawaban kenapa kau tahu harus memperingatkan semua orang...

Jembatan itu akan runtuh, dan beberapa menit kemudian itu terjadi.

Sudah kubilang, aku melihatnya terjadi.

Entah bagaimana.

Aku tahu begitu saja.

Dan yang lainnya tidak tahu?

Seperti yang aku katakan tadi, itu datang tiba-tiba.

Sam punya masalah dengan sosok berkuasa?

Apa dia pernah menunjukkan sikap ekstremis?

Tidak.

Tunggu. "Sikap ekstremis"? Maksudmu seperti teroris?

Kau lihat dia bicara dengan siapa pun pagi tadi?

- Di ponsel, telepon umum? - Hanya dengan pacarnya.

Maksudku mantan pacarnya, Molly.

- Tapi itu secara langsung. - Molly.

Mantan.

Ceritakan saat kalian putus hubungan. Apa dia kesal?

Skala 1 sampai 10.

Itu hal pribadi.

Tapi kau pasti kesal, 'kan? Dicampakkan seperti itu.

Apa hubungannya itu dengan ini?

Aku hanya mencoba mengumpulkan semua bagian dari teka-teki ini...

Sebelum aku mulai menggerakkan semuanya, menyatukannya.

Aku punya firasat bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Itu saja.

Permisi.

Forensik sudah memberikan analisisnya.

Dan?

Karena angin kencang dan struktur yang rusak akibat konstruksi jalan.

- Angin kencang? - Ya. Pulangkan semua orang.

Kau bebas untuk pergi.

Aku merasa kita akan bertemu lagi. Anggap itu firasat.

Pihak berwajib mengatakan...

Runtuhnya Jembatan North Bay...

Adalah bencana alam yang aneh.

Menyebut proyek perbaikan jalan...

Yang mungkin telah melemahkan struktur atas jembatan.

Di antara korban selamat adalah 8 pegawai Presage Paper...

Yang sedang dalam perjalanan menuju retret bisnis.

17 pegawai lainnya tewas dalam runtuhnya jembatan itu.

Dan walau mereka telah disebut sebagai "8 yang beruntung"...

Para pegawai yang selamat ini menghadapi masa depan tak menentu.

Mengenang Rekan-Rekan Kami Selamanya Di Dalam Hati Kami

- Hai, Teman-teman. - Hai.

Hai.

Ada yang tahu kapan ini akan dimulai?

Mungkin saat Dennis datang.

Agen itu masih mengganggumu?

Tidak. Kau dengar beritanya, penyebabnya alami.

Tepatnya supernatural.

Bagaimana keadaanmu? Aku mencoba meneleponmu.

Ya, aku melihatnya. Aku letih.

Jadi?

Bagaimana kau menjelaskannya?

Aku tidak menjelaskannya.

- Aku tidak bisa. - Sam, pasti ada alasannya.

Itu yang terus dikatakan agen itu.

Apa pun jawaban yang kalian cari, aku tidak memilikinya.

Ya, Sam benar. Tidak penting bagaimana itu bisa terjadi.

Kita lupakan saja itu dan bersyukur kita masih hidup.

Itu lebih baik daripada alternatif lainnya, 'kan?

Aku melihat wajah-wajah yang ada di sini hari ini...

Dan aku melihat anggota keluarga, teman-teman.

Tapi mereka yang meninggalkan kita di jembatan hari itu lebih dari itu.

Orang-orang seperti Jennifer Alcott...

Chris Boylan...

David Buckler.

Mungkin kau bekerja di sebelah mereka.

Mungkin kau bekerja untuk mereka.

Tapi kita semua bekerja bersama mereka.

Siapa yang bisa melupakan senyuman Trevor Winn?

Atau Isaac Palmer.

Apa dia baru saja menyebut namaku?

- Itu tidak lucu. - Aku tahu. Maaf.

Tingkahku aneh di saat tragedi. Maafkan aku.

Aku bisa melihat orang-orang mati.

Teman-teman.

Kematian...

- Tidak suka dicurangi. - Apa?

Apa maksudmu?

Kalian berhati-hatilah mulai sekarang.

Baik. Terima kasih untuk nasihatnya! Pria menyeramkan.

Bagaimana foie gras itu, Sam? Aku menunggumu.

- Terima kasih. - Kau bawa hidangan penutupku?

- Ada apa dengan makanan ini? - Pelanggan bilang ini hambar.

Tidak ada rasanya.

- Apa mereka ingin yang lain? - Ya.

Bon-nya.

Biar aku cicipi.

Pelanggan itu berengsek. Bourguignon ini lezat.

Tunggu.

- Aku boleh masuk? - Ya. Tentu.

- Terima kasih. - Aku pikir kau bekerja malam ini.

Ya. Aku bekerja di sif pertama, tapi...

Ada hal lain yang perlu kulakukan.

- Bolehkah aku... - Ya. Tentu, silakan.

Terima kasih.

Dengar...

Saat semuanya mulai runtuh di jembatan itu...

Satu-satunya yang kupikirkan adalah kau.

Membawamu ke tempat yang aman.

Hanya kau yang aku pedulikan, Molly.

Apa pun yang salah, aku bisa memperbaikinya.

Kau tidak melakukan kesalahan apa pun.

Lalu apa? Apa masalahnya?

- Paris. - Kita sudah bicarakan itu.

Aku tak akan pindahkan kehidupanku, meninggalkanmu demi pekerjaan itu.

Tapi itu satu-satunya impianmu.

Hidup itu terlalu singkat, Sam. Kau harus kejar hal yang kau cintai.

Aku sedang melakukannya.

Sebaiknya kau terima pekerjaan itu.

Pergilah ke Paris.

Kejuaraan Nasional Gimnastik

Ada apa?

Entahlah. Aku tidak siap. Aku tidak merasa siap.

Sangat sulit berkonsentrasi setelah semua yang terjadi.

- Benarkah? Kau yakin? - Ya.

Karena ini latihan terakhir sebelum kejuaraan.

Dan ini latihan terakhir dalam karier kuliahmu.

Aku tahu, tapi...

Aku rasa kau bisa melakukannya.

- Benarkah? - Ya.

Maksudku, kau suka berada di sana.

Baik. Kau benar. Lagi pula, pelatih akan membunuhku.

Ya. Ini.

Terima kasih.

Kemari.

Sampai jumpa.

Kau pasti bisa.

Baik, aku serius, ini konyol.

Mereka harus mendinginkan tempat ini atau kita akan pingsan.

Mereka sedang memperbaikinya.

Seharusnya mereka sudah memperbaikinya sekarang.

Panel Utama Kendali Iklim

Pendingin Udara Gagal Perlu Dinyalakan Ulang

Ayo, Candice. Giliranmu.

Ayo, Candice. Kau pasti bisa.

Candice, sekarang.

Itu bagus. Baiklah, berikutnya Janine. Ayo.

Ayo, dan minum airnya.

Itu dia.

Selalu seperti itu, Candice.

- Ini. - Terima kasih.

Bagus sekali, Candice.

Baik, pergilah ke palang bertingkat.

Ayo. Push up. Kalian pasti bisa.

Kali ini berusaha keras, Candice.

Lebih agresif.

Ini dia, Candice. Tetap santai.

Baik, Porter, giliranmu. Tetap fokus.

Terlihat bagus, Candice.

Candice!

- Tolong dia. - Jangan sentuh dia.

- Seseorang hubungi 911. - Astaga!

Candice!

Peter.

Aku langsung datang setelah mendengarnya.

Dia melakukannya dengan baik tadi.

Dia hampir selesai latihan, lalu...

Kenapa itu terjadi?

Ini tidak masuk akal sama sekali.

Aku tidak tahu.

Aku turut berduka. Aku sangat berduka, Peter.

Kita pergi saja, Sam.

- Bagaimana kabarmu? - Aneh.

Berada di sini, maksudku.

Sunyi sekali.

Dennis alihkan panggilan telepon ke kantor perusahaan.

Ya, ini menyedihkan.

Ya, ampun. Kalian sudah mendapatkan uang duka kalian?

Sedang apa dia di sini?

Aku rasa dia butuh sesuatu untuk mengalihkan perhatiannya saja.

Ya.

Ya, menyedihkan sekali hal yang menimpa Candice.

Aku rasa kita semua sudah menebak itu akan terjadi.

Apa? Kalian lihat gerakan gila yang dilakukan atlet senam?

Aku terkejut hal ini tidak lebih sering terjadi.

Setelah kau menangani surel itu...

Kau harus mematikan semua kartu pas pegawai yang telah tiada.

Instruksinya ada di dalam map.

Bukankah itu tugas dari Manajer Gedung?

Manajer Gedung sudah tiada.

Dennis, kau ingin aku menerbangkan seseorang ke sana?

Tidak, aku akan mengurusnya.

Debbie.

Kau dahulu sangat nakal.

Masa bodoh.

Robert, Temanku.

Sial.

Spa Ming Yun Sertifikat Hadiah

Kau tak perlu repot-repot, Teman.

Sedang apa kau di sini?

Aku harus pergi dari pabrik. Roy membuatku gila.

Jadi, siapa yang mau ini?

- Dari mana kau dapatkan ini? - Aku mencurinya dari truk Roy.

Bagus, 'kan?

- Aku punya sesuatu yang lebih baik. - Bagus sekali.

Ya, aku juga mau.

Kau yakin kau ingin membaginya?

Jika tidak, aku akan meminumnya sendirian, itu menyedihkan.

Hari ini makin menyenangkan.

Tidak, aku sudah menghubungimu.

Tentu saja. Aku menghubungimu sekarang, 'kan?

Karena aku sangat ingin mengajakmu berkencan lagi.

Ya, kita akan makan malam romantis. Mungkin di luar kota.

Tunggu sebentar.

Kau tahu? Aku harus pergi.

Tidak. Aku tidak mencampakkanmu. Dengar.

Siapa gadisku, Kimber?

Amber. Ya, itu yang aku katakan.

Permisi.

Harap Matikan Semua Ponsel

Amber? Maaf, tunggu sebentar. Apa suara aneh itu dari kau atau...

Maaf. Saudariku terkadang suka cerewet.

Jadi, beri tahu aku tentang penghilang stres.

Dan aku bisa dapat apa dari ini?

Ini meliputi satu sesi untuk dua terapi fisik yang berbeda.

Seperti terapi pijat? Pijat erotis?

Ini usaha keluarga. Semua staf di sini profesional.

Bagus. Aku lebih suka yang profesional.

Aku bahkan memintanya. Aku ingin perjelas...

Bahwa pengalaman profesional ini akan berakhir...

Bahagia.

- Aku tahu apa yang kau perlukan. - Aku yakin itu.

- Tolong ikuti aku. - Dengan senang hati.

Perlahan.

Ya. Ya, cara jalanmu seksi.

Nikmatnya, dim sum.

Tunggu sebentar.

Baiklah, dinding ini tebal. Aku hanya memastikan.

Aku biasanya suka berisik, jika kau mengerti maksudku.

Hei, Buddha. Jangan banyak makan.

Tutup matamu. Santai.

Dan seseorang akan segera melayanimu.

Ya.

Rasanya luar biasa.

Tidak. Kau salah arah, Nona Kecil.

Tunggu, apa yang terjadi dengan versi yang lebih muda dari dirimu?

Baik, maaf. Apa ada cara untuk memahami ucapanmu?

Aku juga bisa membantumu.

Mungkin sebaiknya aku pergi.

Santai.

Aku sama sekali tidak mengerti.

Berengsek!

Tulang belakangmu tidak lurus.

Tidak perlu. Aku tidak apa-apa.

Astaga, kau sangat kuat.

Biarkan aku membantumu.

Apa yang kau lakukan?

Kau sedikit agresif, ya?

- Tarik napas! - Apa itu "capay"?

- Aku tak mengerti. - Buang napas.

Aku tak mau "foo-hay". Jangan "foo-hay".

- Bersulang. - Bersulang.

Sial, itu jemputanku. Sial. Aku harus pergi.

Lebih banyak untuk kami.

Roller Coaster Paling Menakutkan

- Lebih banyak untukku. - Baiklah, sampai jumpa.

- Sampai jumpa. - Baik. Sampai jumpa.

Ini yang terakhir, jadi, kita bersulang untuk apa?

Untuk menemukan pekerjaan baru.

Karena hanya masalah waktu sebelum mereka menutup cabang kita.

- Setuju. - Untuk awal yang baru.

Peter?

Ini tidak masuk akal.

Dia meninggal melakukan sesuatu yang telah dia lakukan...

Hampir setiap hari selama 15 tahun terakhir dalam hidupnya.

Dia bilang dia tidak ingin melakukannya.

Dia bilang dia tidak siap.

Dan aku seharusnya menghentikan dia.

Seharusnya aku melakukan sesuatu. Seharusnya aku...

Peter, kau tidak bisa melakukan apa-apa.

Bagaimana kau tahu?

Maafkan aku.

Halo, Agen Block? Ini Dennis.

Ya, Peter baru saja marah tentang sesuatu, aku tidak tahu apa.

Apa itu berarti sesuatu?

Kau menyuruhku untuk menelepon jika aku melihat sesuatu yang aneh.

Aku belum tahu. Tapi terima kasih, Dennis...

Dan hubungi aku jika kau lihat sesuatu yang aneh.

Yang lebih aneh.

Apa kita harus membuat kode nama untuk kita berdua?

Ganti dan selesai.

Baiklah, tunjukkan kepadaku bagaimana ini terjadi.

- Kurasa tidak bisa. - Apa maksudmu?

Maksudku, aku bisa mencobanya ratusan kali...

Dan aku tak akan bisa mengulangi apa yang terjadi di sini.

Ini benar-benar aneh.

Astaga.

Ternyata rasanya nyaman sekali.

Kita belum selesai, Gendut.

Ya. Luar biasa.

Tunggu. Apa jarum-jarum itu sudah disterilkan?

Tidak. Aku tak mau kena penyakit apa pun kecuali aku dapat sendiri.

Tunggu dahulu. Kau memahami itu.

Kau bisa bahasa Inggris.

Tentu saja aku memahamimu.

Kau pikir aku bodoh?

Aku hanya berpura-pura tak paham.

Baiklah, kau tahu?

Mari kita lakukan. Dua miliar orang tidak mungkin Wong (Wrong).

Aku bilang Wong. Kau paham leluconku?

Kau mengerti, kau Tionghoa.

Baik, sudah masuk. Sudah pasti masuk. Itu sudah masuk.

Berapa banyak jarum yang akan kau tusukkan ke dalam tubuhku?

Apa kau bisa mengambil itu untukku? Terima kasih.

Tidak ada telepon saat perawatan.

Itu tidak sopan, kau tahu.

Jarum ini akan membantu...

Pertumbuhan rambut di kepalamu.

Sekarang tidur 30 menit...

Dan kau akan merasa sangat nyaman.

Ibu jarimu ada di mataku.

Aku tidak akan berbohong, itu sedikit menjengkelkan.

Sekali lagi, Wanita Tionghoa...

Aku tak paham perkataanmu.

Tidak sedikit pun.

Tiga puluh menit. Kau tidur.

Tidur.

Kebakaran!

Halo?

Ada kebakaran di sini!

Ada kebakaran!

Sial!

- Ikutlah denganku. - Ke Paris?

Ya, kau yang bilang sendiri. Kau harus memulai kehidupan baru.

Mulailah kehidupan baru denganku.

- Kau sudah minum berapa gelas? - Cukup banyak. Molly, aku serius.

Kau benar. Jika aku tak menerima pekerjaan itu, aku akan menyesal.

Tapi aku tak mau kehilangan dirimu.

Kenapa aku harus memilih salah satu saja?

Aku lebih baik saat kau berada di sisiku.

Teman-teman, kalian tidak akan percaya ini.

Mereka bilang ini kecelakaan aneh.

Ya, angkat tangan jika kalian memercayai itu.

Siapa yang mati saat dipijat? Yang benar saja.

Pertama Candice, sekarang Isaac. Ini pasti bukan kebetulan.

Memang bukan.

Kau mau pergi ke mana?

Pria menyeramkan itu.

Kenapa kau mengikuti kami?

Siapa kau?

Kau ada di tempat pemakaman, di tempat senam, lalu di sini.

- Apa yang kau lakukan? - Pekerjaanku.

Apa yang terjadi kepada kami?

Apa yang membuat kalian berpikir aku tahu sesuatu?

Kau memperingatkan kami.

Di memorial. Kau bilang, "Kematian tidak suka dicurangi."

- Itu karena aku pernah melihat ini. - Kau pernah melihat apa?

Beberapa orang yang beruntung selamat dari sebuah bencana.

Lalu satu per satu, Kematian mendatangi mereka semua.

Kalian mengubah keadaan di jembatan itu.

Ada kerutan di realitas. Dan kerutan itu adalah kalian.

Jadi, apa, kami memang sudah ditakdirkan untuk mati?

Maksudku, itu saja?

Kami baru mendapat kehidupan kami kembali, jadi, karma macam apa itu?

Maksudmu kami tak bisa menghentikan ini?

Kalian seharusnya mati di jembatan itu.

Kalian seharusnya tidak ada di sini.

Kalian mencurangi Kematian.

Jadi, biarkan Kematian mengambil seseorang menggantikan kalian...

Maka kalian akan mengambil tempat mereka di dunia orang hidup.

Semua hari dan tahun yang mereka belum jalani.

Dan mereka akan mengambil tempat kalian dalam kematian.

Maka semuanya akan seimbang.

Tunggu. Kami bunuh seseorang, kami dapat hidup mereka?

- Itu maksudmu? - Bukan aku yang membuat peraturan.

Aku hanya membersihkan setelah permainan ini berakhir.

Mungkin itu sebabnya Candice dan Isaac mati.

Mereka seharusnya tidak selamat, dan sekarang Kematian mengincar kita.

Tidak. Tidak semuanya.

- Molly selamat, dia tidak mati. - Apa?

Saat aku dapat penerawangan atau firasat itu, atau apa pun namanya...

Aku menolongmu menyeberang sebelum jembatan runtuh.

- Kau selamat. - Kau menyelamatkan dia?

Kenapa, karena kau putuskan dia lebih pantas hidup dibanding kami?

Dia tak bilang itu. Aku tak lebih pantas hidup dari siapa pun.

Nyatanya kau lebih pantas hidup daripada Candice.

- Peter, tunggu dahulu. - Teman-teman, ayolah.

Kalian tidak memercayai pria itu, 'kan?

Membunuh orang untuk selamat dari daftar Kematian. Sungguh?

Aku mungkin tak tahu yang terjadi, tapi pria itu salah.

Benarkah? Kalau begitu, ini apa?

Sial.

Kita harus memberi tahu Olivia. Ayo.

Formulirku sudah ditandatangani.

Sudah cukup lama sejak konsultasi pertamamu.

Apa yang membuatmu memutuskan untuk melakukannya hari ini?

Banyak yang sedang terjadi di dalam kehidupanku...

Dan aku hanya tidak ingin melewati apa pun.

- Kau tahu, apa pun yang penting. - Karena itu aku yang mengoperasimu.

Masuklah ke belakang. Mari kita mulai.

Baik.

Ya, itu langkah pertama. Kau tak akan butuh itu lagi.

Ini dia. Masuklah.

Untuk apa itu?

Itu untuk pasien kami yang lebih muda.

Dan, terkadang untuk pasien kami yang lebih tua juga. Ayo.

- Apa itu? - Santai.

Kau tahu, ini terlihat lebih buruk dari yang sebenarnya.

Baik, dengan perlahan-lahan aku akan atur posisi kepalamu.

Dan aku ingin kau bilang saat kau merasa ini sudah pas.

- Aku tak bisa gerakkan kepalaku. - Sempurna. Itu yang kita inginkan.

Sudah.

Baik, sekarang bagian yang menyenangkan. Ini obat tetesnya.

Dan matamu akan mati rasa sedikit, dan itu hal yang bagus.

Tarik napas dalam-dalam.

Santai.

Bagus sekali.

Gadis pintar.

Sudah. Tidak terlalu buruk, 'kan?

Kelihatannya bagus.

- Apa itu? - Santai saja, Olivia.

Aku akan memasukkan datanya ke...

Dottie!

Kau tahu? Asistenku memberikan berkas yang tidak lengkap.

Aku akan segera kembali.

Tunggu, kau akan pergi?

Status Sistem Normal Tidak Boleh Melewati 5 mW

Pendingin Laser Tidak Berfungsi

Apa itu seharusnya terjadi?

Penghentian Darurat

Tolong aku!

- Olivia Castle. Di mana dia? - Dia mungkin dalam bahaya.

Tidak. Dia baik-baik saja. Kami sering melakukan prosedur ini.

Tolong aku!

Tolong aku!

Sam.

Tetaplah bersamaku malam ini, aku mohon.

Tentu saja.

Lima sistem berbeda harus rusak agar laser itu bisa rusak parah.

- Lima. - Apa yang kau inginkan dari kami?

Aku ingin kalian katakan apa yang kalian pikir sedang terjadi.

Dua kematian? Baik. Tidak apa-apa. Itu kebetulan.

Tiga? Itu pola.

Aku tahu bukan kalian pelakunya. Paham?

Tapi aku pikir kalian tahu sesuatu.

Apa itu?

Kami tidak tahu apa pun.

Tebaklah.

Kami pikir kami seharusnya tidak selamat di jembatan itu.

Apa?

Dan sekarang sesuatu mencoba memperbaikinya.

"Sesuatu"?

- Hanya itu yang kalian pikirkan? - Saat ini.

Tapi jika kau punya penjelasan lainnya, beri tahu kami.

Terima kasih.

"Sesuatu".

Sudah lama terjaga?

Entahlah. Aku tidak bisa tidur. Aku terus memikirkan jembatan itu.

Sam, kau tidak bisa melakukan ini kepada dirimu.

Tidak. Aku memikirkan tentang kejadian dalam firasat itu.

Kita semua turun dari bus, tapi jalanan hancur dan Candice jatuh.

Lalu busnya jatuh.

Dan Isaac, dia tak pernah turun dari bus. Dia jatuh bersama bus itu.

Apa maksudmu?

Aku tahu ada begitu banyak hal yang sedang terjadi...

Dengar, aku tahu aku membantumu menyeberang.

Lalu aku kembali untuk membantu Olivia.

Tapi dia tidak berhasil. Dia jatuh.

Jadi...

Yang pertama Candice.

Lalu Isaac.

Lalu Olivia.

Mereka mati sesuai urutan.

Siapa yang mati setelah Olivia?

Kau Berengsek

Roy, bisakah kau datang ke ruang kendali?

Roy, itu si Bos. Kau dalam masalah, Roy.

Baik, Anak Sekolahan, apa yang ingin kau bicarakan denganku?

- Ada apa dengan kartu absensimu? - Mari kita bicarakan soal itu.

Kau memotong jam kerjaku, itu artinya kau memotong gajiku!

Aku memotong jam kerja semua orang. Perusahaan ingin beroperasi...

Kurang dari 50 persen sampai semua ini berakhir.

Bandarku tidak beroperasi hanya dengan 50 persen.

Anakku yang bodoh tidak beroperasi hanya dengan 50 persen.

Mantan istriku yang penggoda, dia mengambil 50 persen gajiku.

- Jadi, inilah yang akan aku lakukan. - Tidak, kita harus pergi.

- Aku tak akan pergi ke mana pun! - Dengar, kita harus pergi!

Kita harus pergi sekarang!

Roy! Kau baik-baik saja?

- Hai, Dennis? - Hai.

- Mereka menutup kita. - Mereka menutup pabrik?

Bukan pabrik, hanya kita. Bagian penjualan dan administrasi.

Kau percaya ini? Kita?

Biasanya pekerja pabrik yang dipecat.

Bukan kita. Kita seharusnya aman.

Dennis, kita punya masalah yang lebih besar.

Olivia dan Isaac sudah mati.

- Siapa Isaac? - Isaac Palmer, bagian teknologi.

- Bukankah dia sudah mati? - Tidak, Dennis.

Dengar, kita akan mati juga jika kita tidak berbuat sesuatu.

Ya, aku mengerti. Ini namanya rasa bersalah orang yang selamat.

Tidak. Rasa bersalah tidak membunuhmu.

Kau belum bertemu mertuaku.

Aku tidak bercanda, Dennis.

Siapa pun dari kita bisa menjadi yang berikutnya. Bisa saja kau.

- Paham? Tidak ada yang aman. - Apa maksudmu?

Kita seharusnya tidak selamat dari jembatan runtuh itu.

Dan sekarang kita harus membunuh atau dibunuh.

Kau paham, Dennis?

Terserah. Aku sudah peringatkan dirimu.

Lakukan apa pun yang ingin kau lakukan.

Baiklah.

Agen Block, ini Dennis.

Dengar, Pete baru datang kemari dan dia benar-benar menggila.

Dia berteriak tentang "membunuh atau dibunuh".

Sudah pasti itu terdengar seperti sebuah ancaman.

- Apa yang terjadi? - Entahlah.

Semuanya terjadi begitu cepat.

- Nathan. Kau baik-baik saja? - Ya.

- Kami mendengarnya dan mengira... - Tidak, aku tidak apa-apa.

- Apa kau membunuhnya? - Apa?

Tidak, aku hanya...

Dia ada di tempat dan waktu yang salah. Dia menghalangiku dan...

Tidak, kau membunuhnya, 'kan?

Kau melihatnya, lalu membunuhnya. Kau membuatnya berdiri di situ.

- Tidak, aku tak lakukan apa pun. - Jujur, kau bunuh dia atau tidak?

- Hai, Peter, tenanglah. - Kau membunuhnya atau tidak?

Kau membunuhnya atau tidak?

Ya. Aku rasa begitu. Aku membunuhnya.

Jadi jika teorinya benar, maka kalian bertukar tempat.

Dia mendapatkan kematianmu, dan kau mendapatkan hidupnya.

- Bagaimana kita yakin ini benar? - Kupikir ada urutan dari semua ini.

Urutannya sama seperti urutan kematian di jembatan.

Lalu berikutnya siapa?

Siapa yang bisa mengatakan padaku apa yang baru saja terjadi?

- Siapa, Sam? - Siapa apa?

- Dennis! Selanjutnya Dennis. - Tentu saja.

Kenapa kau tak sependapat denganku dalam hal ini?

Kau tidak akan benar-benar pergi bekerja, 'kan?

Molly, Isaac mati di meja pijat.

Jika Kematian mendatangiku, kurasa tak penting di mana aku berada.

Kau harus melakukan sesuatu.

Bunuh seseorang agar aku bisa hidup?

Tentu saja tidak.

- Kita harus mencari jalan lain. - Aku sudah menemukan jalan lain.

Sesuatu menyelamatkan aku di jembatan itu.

Mungkin itu tidak ingin aku mati.

Mungkin.

Kita tak bisa hidup dalam rasa takut, Moll.

Jika sesuatu terjadi besok, atau 50 tahun dari sekarang, terserah.

Selama kita bersama...

Aku akan baik-baik saja.

Datanglah setelah sifku selesai...

Dan aku akan membuatkan makan malam yang lezat untukmu.

Baiklah, berikan padaku.

Permisi. Kami tak perlu menunggu mereka, 'kan?

- Aku akan memberitahumu. - Baik, terima kasih.

Daging sapi muda sudah siap, bawa keluar.

Samuel, cepat buat Bourguignon. Ayo cepat.

Panci panas sedang lewat.

Hati-hati.

Baik. Daging sudah datang. Taruh di sana, ya?

Ya, Pak.

- Itu bisa saja berakhir buruk, ya? - Ya. Bisa saja.

Vincent, lebih cepat.

Bersihkan parutan itu.

Aku baru bertemu pacarmu.

Kau yakin tidak apa-apa jika aku membuatkan dia sesuatu?

Pastikan kau bersihkan dapur setelah selesai.

Tentu saja. Terima kasih.

- Dan, Chef... - Ya?

Tawaran magang itu. Jika tawarannya masih berlaku...

Aku ingin mengambilnya.

Itu milikmu.

Baik, tak perlu penasaran lagi.

Inilah yang kau tunggu-tunggu.

- Kau akan bantu habiskan ini, 'kan? - Ya, tentu, jika kau mau aku...

Tidak? Kau tidak mau?

- Bagaimana bahasa Prancis-mu? - Buruk.

Bagus. Kalau begitu, kita bisa bicara buruk bersama-sama.

- Kenapa? - Aku mengambil tawaran magang itu.

Apa? Sam, itu luar biasa.

Aku sangat bangga padamu.

- Peter. - Hai.

Kau baik-baik saja? Kau terlihat sedikit kesal.

Ya. Hanya alami beberapa hari terakhir yang sulit.

Ya, bagi kita semua.

Lebih sulit untuk beberapa orang daripada yang lain.

Kau keberatan jika aku masuk?

Ya, tentu saja. Ya, masuklah.

- Duduklah. - Terima kasih.

- Hai, Peter. - Hai, Molly.

Peter, apa kau mau makan? Aku bisa membuatkan pasta untukmu.

Tidak perlu. Terima kasih.

Maafkan aku. Aku hanya berpikir...

Peter, bagus kau di sini. Seharusnya kau tidak sendirian sekarang.

Ya, kau tahu, aku terkejut aku masih ada di sini.

Masih hidup, maksudku.

Aku yang selanjutnya akan mati, 'kan?

Aku mati, lalu kau, 'kan?

Omong-omong, kemarin malam aku terus terjaga.

Memikirkan apakah aku benar-benar bisa melakukannya.

- Melakukan apa? - Mengambil nyawa orang lain.

Apakah aku bisa membunuh orang asing.

Menggantikan hidup mereka dengan hidupku.

Dan aku memikirkannya.

Dan aku meyakinkan diriku bahwa...

Ya, aku bisa.

Jadi, aku pergi jalan-jalan.

Tidak ke tempat tertentu, tapi...

Tiap menit, kesempatan untuk itu selalu ada.

Selalu ada.

Aku bisa menarik seseorang ke dalam gang.

Atau mendorong seseorang dari trotoar ke tengah jalan.

Kalian mengerti? Itu mudah sekali.

Peter, apa yang telah kau lakukan?

- Apa kau... - Tidak, aku tidak melakukannya.

Aku tidak bisa. Aku menyadari bahwa...

Aku tak bisa membunuh seseorang yang tidak pantas untuk mati.

Lalu aku memikirkan Candice dan aku berpikir, "Tunggu dahulu."

Candice tidak pantas mati.

Olivia tidak pantas mati. Dennis tidak pantas mati.

Aku tidak pantas mati.

- Apa aku pantas? - Tidak, tentu saja tidak.

Kita semua tidak pantas mati, lalu kenapa...

Kau pantas hidup, Molly?

Kau sendiri yang bilang, kau tidak pantas untuk hidup.

Cepat!

Aku ulangi, ada tembakan. Meminta bantuan. 1026 Washington.

Sembunyi dan aku akan alihkan dia. Jika ada kesempatan, pergilah.

Aku belum selesai, Sam.

Di mana dia?

Di mana dia?

Tak akan kubiarkan kau menyakitinya, Peter.

- Kau harus membunuhku dahulu. - Itu tidak ada gunanya bagiku.

- Kematian juga mengincarmu. - Ini gila. Jangan lakukan ini.

Pikirkan ini sebentar saja.

Kau bukan pembunuh.

Aku tidak ingin membunuh siapa pun, Sam.

Aku juga belum ingin mati.

Ini belum waktumu.

Jangan cemas, Molly.

Aku tidak membunuhnya.

Tapi aku tidak perlu membunuhnya, Molly.

Karena Kematian yang akan melakukan itu untukku.

Bukan berarti aku tidak bisa membantunya.

Itu dia.

- Kau baik-baik saja? Ada apa? - Peter. Dia membawa senjata.

Astaga.

Kau membunuhnya.

Sekarang giliran Sam.

Peter, pergilah.

Kau memiliki kehidupan Block, sekarang kau aman.

- Aku mohon. - Maaf, Molly.

Tapi kau baru menyaksikan pembunuhan seorang agen federal.

Dan aku tak akan menghabiskan hidup yang baru aku dapatkan...

Di penjara!

Molly, pergilah! Cari bantuan!

Katakan pada Candice, aku mencintainya.

Peter.

Kematian sudah pergi. Kau membunuh Peter.

Jadi, apa itu artinya aku mendapatkan hidup Block?

Ya.

Kelihatannya begitu.

Dua Minggu Kemudian

Kau keberatan jika aku duduk di sebelah jendela?

Apa kau bercanda? Kau akan membuatku duduk di tengah?

- Aku dua kali lebih besar darimu. - Tidak juga.

Baiklah.

- Ayo, Browning! Dasar berandal! - Turun dari pesawat!

Turun dari pesawat! Kalian tidak mengerti!

- Ada apa itu? - Aku tidak tahu.

Para penumpang, kita akan berangkat dari gerbang setelah...

Kita akan berangkat.

Lampu kabin telah diredupkan untuk lepas landas.

Maskapai Penerbangan Volee

13 Mei 2000 Penerbangan 180

Debu di angin

Dilarang Merokok Kencangkan Sabuk Pengaman

Maaf soal itu.

Permisi.

Penumpang yang tadi turun dari pesawat, tentang apa itu?

Seorang anak alami serangan panik dan ingin turun dari pesawat.

Dan bilang dia mendapatkan semacam penerawangan.

Tidak.

Astaga!

Sam.

Aku memegangmu!

- Sam! - Molly, bertahanlah!

Tidak!

Tidak!

Kau baik sekali mau datang, Nathan.

Aku tahu Roy bukan pria yang paling mudah diajak kerja sama.

Kau tahu.

Aku masih tidak percaya dia telah tiada.

Ya, aku juga.

Aku rasa itu untuk yang terbaik.

Apa maksudmu?

Perusahaan melakukan autopsi untuk tujuan asuransi.

Ternyata Roy memiliki pembuluh darah di otak yang bengkak begitu besar...

Yang akan segera pecah.

Mereka bilang dia bisa mati kapan saja.

Kapan saja?

Hidup memang menyebalkan.

Kalian berhati-hatilah mulai sekarang.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.