Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Naru, suku Comanche. Soobesükütsa tüa pia mupitsl ikÜ kimai.
Dahulu kala, konon, ada monster muncul disini.
Monster berekor putih.
Sarii.
Mahoinitü.
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
DITERJEMAHKAN | YOYONG MASAMBA
Aku ingat waktu Ayah beri tahukan kalau aku sudah siap untuk "kühtaamia".
Perburuan besarku.
Kau masih kecil. Jadi, Ibu mengajakmu mencari obat.
Tapi Ayah dan aku, kami mendaki perbukitan.
Sialnya hujan. Semuanya basah.
Kami merangkak melewati lumpur dan tali busurku…
… rusak dan …
Kau sedang tidur.
Aku menunggunya terbang memutar.
Kau harus seberangi sungai untuk mengambilnya.
Jangan sampai tali busurmu basah.
Ta a be,
di langit pagi ini,
Kulihat sebuah tanda. Burung petir.
Aku telah berlatih.
Sudah saatnya. Aku sudah siap untuk kühtaamia-ku.
Yakin kau sudah siap?
Kau mau berburu sesuatu yang memburumu?
Petsü.
- Latihlah dia dengan baik. - Gampang. Dia pintar.
Tidak semua makhluk pintar mudah dilatih.
Apa ini buat lutut sakit Kepala Perang?
Kondisinya makin buruk.
Kau tidak campurkan "bunga oranye totsiyaa".
Siapa yang mengajarimu sola "bunga oranye totsiyaa"?
Kau.
Ayahmu meninggalkanmu untuk memotong akar anggur.
Aku hampir menangkap rusa dengan itu.
Ya. Kita tidak bisa makan dengan kata "hampir".
Nak, kau pandai dalam banyak hal.
Kenapa kau mau berburu?
Karena kalian anggap aku tidak mampu.
Di cuaca seperti ini, dia bawa pulang burung ekor merah.
Sebaiknya kau dengarkan ceritaku.
Tak terpikirkan masih ada waktu untuk tidur siang.
Posa.
Itu cukup tajam.
Pergi ambilkan "bunga oranye totsiyaa".
Dia lihat.
- Hina? - Singa. Butuh Puhi.
Kami harus menemukannya.
Kau bisa tertembak mengendap seperti itu.
Siapa yang mengendap?
Siapa yang mengundangmu?
Kami tidak akan pergi lama cuma untuk juru masak.
Dia bisa ikut.
Pelacakannya cukup baik.
Dan jika kita temukan Puhi hidup, dia tahu obatnya.
Kau harus temukan kucing itu sekarang.
- Oke. - Aku tahu.
Karena kau harus temukan.
Bagus. Anjing ini menemukan tai-nya.
- Kita tidak mencari serigala. - Ini bukan serigala.
Kau lihat tulang hancur itu?
Itu tai singa.
Dan kucing yang menumpuknya jadi besar.
Dia masih bernafas.
Petsü.
Banyak sekali, itu bisa membunuhnya.
Itu tidak akan membunuhnya. Cuma mendinginkan darahnya.
Anaa.
Ta a be mau ikut dan berburu.
Ayo pergi.
- Aku ikut denganmu. - Aku bisa menangani singa.
Tidak, ini bukan cuma singa.
Kenapa Puhi masih hidup?
Pasti ada sesuatu yang membuat kucing takut keluar dari sarangnya.
Aku bisa mengatasinya.
Tetaplah bersama Puhi. Dia butuh bantuanmu juga.
Percuma saja bicara. Kita harus membawanya pulang.
ManamÜsohi.
Üts'tü nü.
Tobo'ihupitü.
Kee.
Dingin, bagus.
Obat itu memperlambat darahnya. Jika dia hangat, dia akan kehabisan darah.
Hei.
Kau mau dia merasa nyaman atau hidup?
Mia.
Kami tak ada waktu untuk menunggumu.
- Lihat. - Bisa saja jejak beruang.
Mungkin.
Tapi itu beruang besar.
Kenapa cuma jejak kaki belakangnya? Dan siapa yang menguliti ular seperti itu?
- Kita harus terus bergerak. - Tidak.
Aku harus peringatkan saudaraku.
Paaka, pergilah bersamanya.
Naru, kita tidak butuh obor. Itu akan menakuti kucing.
Kita di tempat perburuannya.
Kenapa kau kembali?
Kutemukan jejak, dan jejaknya sangat besar.
Aku tidak takut sama beruang.
Kurasa itu bukan beruang.
Entahlah. Belum pernah kulihat yang seperti itu.
Ia menguliti dan membunuh ular.
Apa pun itu, kita sudah berada di kandang kucing.
Kita harus menghadapinya duluan.
Ayo.
Singa itu tidak akan menyangka kalau kita sedang berburu di sini.
Mengira memburu kita.
Kita dapatkan umpan, lalu memanjat dan menunggunya.
Seorang pemburu tidak menunggu. Dia berburu.
Kita bisa bisa di sini semalaman.
Kita akan berburu di hutan semalaman dan tidak menemukan apa pun juga.
Jika kau takut berburu, kembalilah ke kemahmu sekarang juga
Kita akan mencoba cara Naru.
Kami akan memancingnya, lalu membawakanmu kucing itu.
Tunggu.
Sudah saatnya, Naru.
Kuhtaamia-mu.
Saat singa datang, kau bilang begini,
" Ini yang terjauh yang bisa kau lakukan."
Tidak ada lagi. Inilah akhir semuanya."
Seberapa tajamnya pun jika kau takut untuk menggunakannya.
Pikirmu kau sudah siap?
Kau belum pernah menghadapi singa.
Gigi dimulutnya seperti anak panah,
siap mencabik-cabik dagingmu dan menghancurkan tulangmu.
Ketika kakakmu kembali, dia dan aku akan menemukan singa itu...
dan membunuhnya.
Kakakmu membawamu pulang.
Bagaimana dengan singa itu?
- Ta a be sedang mengejarnya. - Oke.
Aku harus menemukannya.
Tidak, kau harus istirahat.
Ihka.
Minumlah teh ini.
Ihka.
Puhi selamat karena obatmu.
Ada yang lain lagi di luar sana. Ta a be butuh bantuanku.
Jika saudaramu membutuhkanmu, dia tidak akan membawamu kemari.
Menurutmu kenapa kühtaamia untuk membuktikan kalau kau bisa berburu,
cuma ada satu alasan.
Untuk bertahan hidup.
Ta a be kima!
- Naru. - Panglima Perang.
Naru.
Kau mau kemana?
Kita berhasil.
Tidak.
Kita belum berhasil.
Menurutmu siapa yang meninggalkan jejak itu dan menguliti ular itu?
Dan sebelum aku terjatuh,
- kulihat ada cahaya di pepohonan. - Naru.
- Ada yang lain lagi di luar sana. - Andai ada, aku akan menangkapnya.
Kita harus kembali kesana.
- Jauh, di punggung bukit. - Tidak.
- Oke. Aku akan berburu sendiri jika terpaksa. - Kau tidak bisa.
- Apa aku perlu izinmu, Kepala Perang? - Ini bukan masalah izin.
Kau tidak boleh.
Aku harus membawamu kembali.
Aku bisa berburu.
Kau benar.
Kita tak boleh berburu.
Ya.
Kau sudah mencobanya. Kau hanya…
Kau tidak boleh membawanya pulang.
Jika mereka belum lihat,
lalu tunjukkan pada mereka.
Kima.
Lain kali, kau yang masak.
Kima.
Numa'ai kima.
Kita harus cari siapapun yang meninggalkan jejak itu.
Ühkitsi.
Tasiwoo Atsabi, yütsu tsaaku.
Ürako taa ahpü yühmuku.
Sarii?
Kau rupanya.
- Kalian sedang apa disini? - Mencarimu.
Kakakmu menyuruh kami membawamu pulang.
Dimana dia?
Mencarimu di seberang bukit itu.
Mau kemana?
- Aku melihatnya. - Lihat apa?
Aku melihat siapa yang meninggalkan jejak itu.
- Beruang? - Ada beruang,
tapi ada yang lain lagi, dan itu sangat besar.
Aku tidak bisa melihatnya sampai berlumuran darah, tapi tampak seperti...
Seperti "Mupitsl".
Kau melihat monster dari dongeng anak-anak?
Ia bertarung dan membunuh beruang dengan mudah dengan tangannya.
Kenapa dia tidak membunuhmu?
Berhenti!
Kau harus pulang.
Cukup!
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
Aitü.
Kau mau pergi? Pergilah.
Kami akan pulang.
Ada sesuatu di luar sana.
Berhenti!
Duduklah.
Kau butuh pengikat untuk senjatamu?
Ambilkan air. Kita istirahat sebentar. Tetaplah bersama.
- Bagaimana dengan Ta be? - Dia akan menemui kita di perkemahan.
Kubilang tetap bersama.
Aku akan berjalan sambil jongkok. Kau mau aku melakukannya di sini?
Air.
Kau harus lihat wajahmu.
Apa yang menggerakkan tupai itu ke arah kita?
Hei, lepaskan aku.
Merunduk.
Kita melihatnya.
Tidak. Dia melihat kita.
Periksa disini.
Lihat disini.
Seorang wanita?
Dia sedang apa di sini?
Aku akan membawanya.
Dia akan memperlambat kita.
Tidak. Dari cara dia berlari, kurasa dia melihatnya.
Itu pirang barumu, ya?
Singkirkan anjing sialan itu dariku!
Sarii?
Aku tak merasa nyaman dengan itu.
Kalian yang membunuh kerbau itu.
Kau marah? Sekarang, kau harus bayar.
Kita lihat saja apa yang dia tahu.
- Bicaralah, Raphael sialan. - Apa yang kau lakukan di sini?
- Bukankah ini berlebihan? - Ada apa?
Kau lihat apa?
Aku sudah ngomong banyak bahasa.
Kau suku Comanche?
- Aku akan membunuhnya. - Tidak....
Kita masih bisa memanfaatkannya.
Sebaiknya kau bantu kami.
Kurasa makhluk ini adalah pemburu,
mencari binatang terkuat.
Apa lagi yang kau tahu?
Dia bisa membunuh kalian semuanya.
Aku akan mengancamnya.
Tidak.
Dia tidak akan bisa membunuh semuanya.
Jika kau pintar, kau harus membantu kami.
Keluarkan orang liar itu. Keluarkan dia dari kurungan!
Apa?
Entah bagaimana caranya, kau harus bantu kami.
Buat dia terluka.
Kau terluka?
Mereka mencobanya.
Kita seharusnya tidak membawa kuda.
Tenangkan kudanya atau binatang itu tidak akan datang.
Bajingan.
Yang mau ditanggap orang kulit putih…
itu yang kau kejar?
Itukah yang kau kejar?
Ya.
Dan itukah yang kau pilih untuk kühtaamia?
Dimana binatang sialan itu?
Aku lapar dan mau pipis.
Apa yang terjadi?
Oh, tidak.... Apa yang terjadi?
- Apa yang terjadi? - Apa yang terjadi? Rambert!
Tembak, Rambert!
Sialan.
Aku butuh kuda.
Dia di sini!
- Dia datang. - Dia di sini!
Orü posa kwitapÜ.
Naru.
Bisa kau lepaskan disampingmu?
Naru.
Kita umpannya. Dia mengejar kita.
Tidak.
Tidak. Dia tidak mau umpan. Dia tidak berburu seperti itu.
Sebelum para penjebak itu menangkapku, dia melihatku.
Dia mendatangiku..
lalu pergi.
Dia rasa aku bukanlah ancaman.
Mau tahu bagaimana aku membunuh singa itu?
Rencanamu. Pohon.
Kau melemahkannya.
Kau pasti bisa, Naru.
Kau bisa lihat apa yang kulewatkan.
Kau pasti bisa.
Aku tidak tahu mahkluk ini apa bisa dibunuh.
Jika terluka, kita bisa membunuhnya.
Sekarang!
Naru.
Naru!
Kita menangkapnya!
Bajingan!
Apa yang kau lakukan?
Aku ada rencana. Turun.
Masih ingat banjir saat kita masih kecil?
Kulihat berang-berang yang kakinya terjepit di antara dua batu.
Air naik begitu cepat, ia tahu dia bisa mati.
Jadi dia gigit kakinya.
Tembak!
Kita akan bunuh yang lain!
Tembak!
Itu setimpal untuk berang-berang itu…
Tunggu.
...kehilangan kakinya untuk bebas.
Tunggu. Naru.
Apa yang kau lakukan, Naru? Naru, berhenti!
Aku lebih pintar dari berang-berang itu.
Ayo, kita harus pergi.
- Kau mau kemana? - Aku harus ambil kuda itu.
Aku akan temukan Sarii.
Mundur. Menjauhlah!
Ayo cepat sedikit.
Aku butuh bantuan.
Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mereka.
Kita harus terus berjalan.
Dan anjingnya?
Aku suka anjing.
Rasanya lebih enak dari berang-berang.
Sarii.
Owehkimia, Ta a be.
Pergi!
Tolong aku! Tolong.
Kau punya obat?
Tolong aku, dan akan kuajari caranya.
Kumohon.
Kumohon.
Ambil bubuknya dan masukkan ke dalam pistol.
Jangan terlalu sedikit dan banyak.
Terus bagaimana?
Lalu ambillah peluru dan kain.
Masukkan ke pistol.
Setelah itu, ambil kayu yang di sana.
Kau tusukkan ke pistol, tiga, empat kali.
Sini.
Yang terakhir.
Tidak apa-apa.
Taruh bubuk di sini.
Lalu tarik pelatuknya dan itu akan menembak.
Itu saja?
Kumohon. Sakit.
Tolong.
Apa ini?
Kenapa ini? Aku kedinginan.
Tolong.
Jangan tinggalkan aku.
Dia tak bisa melihatnya.
Hei!
"Jangan terlalu sedikit dan banyak."
Isa'ai!
Kita harus pergi.
Ta a be.
Lari, Naru.
Dia pikir akulah ancamannya.
Ini sejauh yang bisa aku lakukan.
Tidak lagi. Ini saatnya.
- Tidak. - Kau pasti bisa.
Tidak! Tidak, hentikan!
Pergi!
Kau melukai saudaraku.
Jadi sekarang kau terluka.
Idiot biadab!
Kau kira aku bukan pemburu sepertimu.
Kau tak sadar kesalahan yang baru saja kau buat.
Kalau aku bukan ancaman.
Aku akan menembak kepalamu.
Itulah yang membuatku berbahaya.
Kau akan mati, jalang!
Kau tidak tahu kalau aku akan membunuhmu.
Dan itu pertanda tak baik (meleset).
Iblis!
Tidak!
Petsü!
Ayo....
Lakukan.
Ayo, lakukan.
Kau akan berakhir disini.
Tidak lagi.
Inilah tempatnya.
Naru iku kima!
Arüka ikÜ! Arüka, Naru kima.
Naru kima.
Hina ma yaa?
Hina ma yaa?
Disini sangat bahaya.
Kita harus pindah ke tempat yang lebih mudah dilindungi.
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.