Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dari mana mobil sialan ini? Tak ada antenanya.
Lain kali curi mobil berantena.
Ini bukan kota besar. Agak membosankan.
Kita mau ke mana?
Ke motel.
Asal Tony tidur sendiri. Aku tak mau tidur bertiga.
- Sungguh. Dia menendang seperti ayahnya. - Aku tak begitu.
Sesekali kita semua menendang.
Dia juga kentut.
Nak, aku bercanda. Ayolah.
Teresa tahu aku bercanda.
Kita takkan tidur bertiga.
Apa maksudmu?
Aku takkan tinggal bersama kalian. Aku akan tinggal di tempat lain.
Tinggal di mana?
Ada yang tak sempat kuceritakan.
Mobil ini milik Camila Vargas.
Hentikan mobilnya, Teresa. Hentikan mobilnya!
- Ini gila. - Lihat aku.
Aku lari dari kejaran Epifanio dan masuk ke jalur kurir Camila.
Dia bisa saja membunuhku. Ternyata tidak.
Kita melihat mereka membunuh Chino.
Guero juga dibunuh, dan kau bekerja untuk lonte itu?
- Epifanio pelakunya, bukan Camila. - Ya. Sama saja. Turun, Tony.
Turun.
Kau mengajak kami ke sini. Dia mungkin sudah menunggu.
Kau tahu itu.
Kita melihatnya. Kita melihat mereka membunuh Chino!
Dengar. Ada masalah di antara mereka.
Dia amat bisa membunuhku. Namun aku dilindungi saat Batman datang.
Astaga, Batman datang ke sini?
- Ini gila. - Dia sudah pergi.
Kukira kita bisa kabur bersama nanti.
Awalnya begitu. Namun kini itu bukan jalan terbaik.
Jika kita kabur, mereka berdua akan melacak
dan membunuh kita.
Ada yang memberitahuku jalan terbaik. Biarkan Camila bosan denganku.
Siapa yang memberitahumu? Gato? Pote?
Kau kira orang bisa bosan dengan saksi pembunuhan?
Menurutmu begitu?
Epifanio itu calon gubernur. Dia ingin kita mati. Apa kau lupa?
Kita cari banyak uang, lalu menghilang. Aku berjanji.
Seharusnya aku mati, tetapi ternyata tidak.
Aku takkan menjanjikan apa pun karena aku lagi berpikir.
Itu saja.
Pukul berapa ini?
Sudah hampir pukul 15.00.
Bangun. Ikut aku.
Ke mana?
Aku mau membunuh orang.
CULIACAN, MEKSIKO
Aku tahu cara menghadapi Camila.
Kita cukup tutup mulut.
Bukankah itu berbahaya?
Jangan beri tahu hal yang kita tahu.
Bahwa dia membeli kokaina dari orang Kolombia.
Bahwa dia melindungi Teresa dan membohongi kita. Jangan.
- Kopimu, Pak. - Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Sudah kubilang…
aku menyaksikannya sendiri.
Bisnis Camila tiga kali lebih besar dari yang kau kira.
Di belakangmu, dia tumbuh.
Dia bahkan bilang mau menguasai semuanya.
Itu berdampak bagiku.
Kembali saja ke Dallas. Hancurkan semuanya.
Aku hidup bersamanya selama 25 tahun.
Kau bilang dia belum tahu soal buku itu.
- Teresa yang bilang. - Tentu saja.
Kenapa dia berkata jujur?
Jika Camila tak tahu soal buku itu, lalu kenapa Teresa dibiarkan hidup?
Entahlah.
Apa Teresa benar-benar membuat salinan bukunya?
Dia bilang "ya". Namun aku tak percaya.
Kau cuma belum tahu.
Mereka bisa saja tahu segalanya,
tahu soal buku itu, dan punya salinannya.
Mereka bisa saja mengirim salinannya ke pihak media.
Apa dia berusaha memancing seranganku? Membuatku menodai kampanyeku?
Atau apakah dia berusaha membeli kesetiaanmu dengan mengumumkannya?
Hanya dia yang tahu.
Dia pandai sekali membuat orang jadi ragu-ragu.
Itu melelahkan.
Itu melelahkan dan sangat berbahaya.
Permisi, Don Epifanio.
Suatu kehormatan bertemu denganmu, Pak.
Akhirnya ada yang mau mentraktirku kopi.
Dengan senang hati, Don Epifanio. Kau sudah berbuat banyak untuk rakyat.
Tidak. Tolong jangan. Aku cuma bercanda.
Kau tahu aku mendukungmu, 'kan? Epifanio Vargas untuk rakyat.
Terima kasih banyak.
- Sampai di mana tadi? - Istrimu.
Dia itu monster.
Namun aku pintar membalas serangannya.
Jadi, kita harus bagaimana?
Pelan-pelan matikan bisnisnya.
Segera hentikan kiriman untuknya.
Aku tahu cara menghadapinya.
Mungkin hanya aku yang tahu.
Ternyata kita tak bertemu lagi di kantormu.
Apa kau tak mau mendaftarkanku sebagai tamu?
Lihat? Kau lihat betapa hebatnya dia karena kau juga dipengaruhinya?
- Cesar? - Jorge.
Aku ingin kau kembali.
- Kembali? - Ya, aku juga menelepon Joe.
Dallas takkan mendapatkan kiriman.
Kalian akan kuberi arahan. Kembalilah.
Baik.
Mau membunuh siapa?
Aku juga harus tahu masalahnya.
Kau akan tahu nanti.
Dengar, aku tak mau melakukannya.
Hei!
Dengar, aku tak mau membunuh orang.
Kubilang aku yang melakukannya. Bukan kau, dan bukan di sini tempatnya.
Meski di rumah itu, terkadang aku mau membunuh dia.
Ayolah.
Benar, lihatlah cincin emas putih 14 karat dengan batu yang…
Hei, Sayang.
Kau tak bilang akan pulang.
Jadi, aku tak pesan makanan.
Aku takkan lama. Aku hanya butuh gaunmu.
Gaun?
Berbaliklah.
Kim, itu Teresa.
- Teresa, itu Kim. - Hai.
Hai.
Kenapa kau butuh gaun?
Pekerjaan.
Baiklah, ayo.
Pakaikan gaun mewah, yang bagus.
Lewat sini, Sayang.
Gaunku lebih dari cukup.
Dia memanjakanku. Sungguh.
- Berapa lama kau jadi rekannya? - Belum lama.
Kau bisa belajar banyak jika dekat dengannya.
Kariernya naik.
Kau tahu itu, 'kan?
Terima kasih.
Pilih.
Dahulu aku punya yang itu.
Kalau begitu, cobalah.
Terima kasih.
Cepatlah!
Apa kalian memilih gaun atau menjahit?
KIM, MAU KELUAR MALAM INI?
Jimmy, jangan biarkan dia lari, atau belikan aku sepatu baru lagi.
Mau keluar malam ini?
Dengan Cara.
Ya, siapa lagi?
Kau cemas dengan pebisnis minyak itu, 'kan?
Tak usah cemas.
Ayo.
- Ya? - Sudah pukul 17.30. Di mana kau?
Mobil hitam, di depan.
- Kau melihatku? - Oh, ya.
Aku melihatmu.
Hei, James.
- Kau selalu bau permen karet kayu manis. - Itu aneh karena itu permen favoritku.
- Dia orangnya? - Ya.
Ini Gloria.
Ikut ke pesta.
Ayo, Sayang.
Sebelum pergi,
aku mau kau membawa alat ini. Kau masuk, tunggu sampai aku meneleponmu.
Itu saja.
Tak ada apa-apa.
Apa fungsinya?
Untuk menakuti burung.
Dengar, pria yang mengadakan pesta itu,
namanya Eric.
Dialah pria yang harus kau jauhi.
Gaun yang bagus.
Terima kasih.
James temanku.
Dia teman Eric.
Bersenang-senanglah.
MOTEL LONGHORN
Kau lapar, Nak?
Tak heran kau tak punya pelanggan.
Kau mirip polisi.
- Aku tak paham maksudmu. - Ya, narkobamu takkan laku.
Makanya kau tetap di sini. Kau mirip polisi, makanya gagal.
Benarkah?
Siapa mau menjual narkoba seharian di depan motel?
Kau memang bukan polisi. Kulihat kau jalan kemarin
berbahasa Spanyol
Kau pincang, 'kan?
Sopir lewat begitu saja karena tak tahu kau pincang.
Jujur, entah kenapa kau nekat berdiri di sini.
Jika manajer kurir menelepon polisi, kau tak bisa lari.
Kakakku manajer motel. Takkan ada yang menelepon polisi.
Oh, begitu rupanya.
Tetapi narkobamu takkan laku.
Jadi, mau menjual narkoba dengan cara Sinaloa?
Kau punya mobil?
GESER UNTUK MEMBUKA
KATA SANDI
Isabela tidak bisa dihubungi. Silakan tinggalkan pesan.
HUBUNGI IBU. IBU SUDAH MENINGGALKAN TIGA PESAN.
Di mana bajingan itu?
Aku harus kencing.
- Di mana kau? - Tak ada pengiriman.
Truknya tak datang.
Balik ke kelab sekarang.
SINALOA, MEKSIKO
Halo, Sayang.
Apa kau sudah bangkrut sekarang?
Apa maksudmu?
Dahulu kau paling cepat tahu bila pengirimannya telat.
Aku mau meneleponmu. Aku barusan tahu bahwa itu akan telat.
Kau kira itu lucu? Aku hampir tak bisa memasoknya.
Ayolah, kau tahu aku sibuk.
Ini tak penting bagimu, namun banyak orang ingin aku gagal.
- Begitukah? - Sulit dipercaya tetapi itu benar.
- Ada masalah apa, Epifanio? - Petugas Federal. Apa lagi?
Mereka mengawasiku. Aku belum bisa melepas truk itu.
Ada yang melapor kepada mereka.
Entah siapa itu. Akan kucari tahu.
Lalu?
- Bagaimana aku bertahan tanpa kiriman? - Akan kucari tahu masalahnya.
Baiklah.
Tunggu.
Kau bicara dengan Isabela?
Ya, dia menelepon kemarin dari sekolah. Dia baik saja.
Kau suruh dia tak meneleponku?
Apa kau memanfaatkan situasiku?
Tentu saja tidak.
Aku meninggalkan beberapa pesan.
Dia belum meneleponku selama seminggu. Dia tak mau bicara denganku.
Pulanglah. Dia akan bicara denganmu.
Akui saja kau membutuhkanku. Pulanglah.
Aku harus pergi.
Jadi?
Beri tahu bandar bahwa kirimannya telat.
- Reputasi kita bisa rusak. - Mereka akan mendapatkannya.
KE KAMAR TIDUR UTAMA
LANTAI SATU, SEBELAH KIRI LORONG
Ini dia. Tempat nongkrong anak muda.
Orang kaya.
Astaga, kita bisa ditangkap di sini.
Ditangkap karena sopirnya orang Latin.
Berikan semua narkobamu.
Dan uang 20 dolar.
Dua puluh dolar.
Jangan ke mana-mana.
Terima kasih.
Boleh pesan bir dengan jeruk nipis?
Bukan jeruk nipis tadi pagi. Yang baru. Terima kasih.
Boleh kuberi sedikit saran?
Kau tahu itu cewek apa?
Apa?
Cocaina.
Kokaina.
- Ya? - Lakukan ini.
Ada jerjak kecil di lantai.
Ya.
Coba tarik.
Cabut jerjaknya.
Pegang alat tadi.
Nyalakan.
Taruh di dasar lubang itu.
Pasang jerjak lagi. Pergi ke ruang tamu.
- Aku keluar dari rumah ini sekarang. - Jangan!
Kenapa aku harus di sini?
Untuk jaga-jaga. Itu alasannya.
Tunggu.
Ada orang. Sembunyi!
Tutup mulutmu!
Sial.
Aku melihatmu.
Kemarilah.
Aku hanya mencari kamar mandi.
Pergilah.
Kau baik saja?
Apa yang akan terjadi kepadamu?
Pergi saja.
Sedang apa kau?
Berdiri.
Jangan lakukan.
Mereka akan kembali.
Hei. Bagaimanapun, kau harus keluar sekarang.
Pergilah.
Terima kasih.
Hei, Eric!
Burung-burungmu panik!
Ada apa?
Dor.
KELUAR SEKARANG!
Mau coba di tempat lain?
Apa maksudmu? Barangmu laris.
Aku lapar sekali. Ayo makan.
Kapan barang itu ada lagi?
Keren!
Ayo pergi.
Kau tak membunuhnya.
Kubilang aku mau. Bukan malam ini.
Si Birdman, namanya Eric Watson. Ini bukan wilayahnya. Dia cuma menjaganya.
Apa maksudmu?
Camila cuma menguasai separuh Dallas. Kau tahu?
Sisanya dikuasai kartel Jimenez. Kau pasti tahu itu.
Ya.
Mereka bersepakat dengan Epifanio. Dallas dijadikan sebagai pusat,
menggunakan pelabuhannya jika gerai lain bermasalah.
Jadi, jika DEA menyelidikinya, narkoba bisa dibawa ke Eropa.
Pasokan tetap dikirim,
aliran uang tetap masuk.
Bajingan ini disuruh menjaga tanah mereka.
Akan tetapi, Camila ingin menguasai seluruh Dallas.
Jimenez tak peduli soal bisnis kokaina.
Mereka cuma ingin pelabuhan saat dibutuhkan.
Eric Watson…
hanyalah pelengkap.
Dia orang tak penting…
yang harus kubunuh.
Aku tak punya izin.
Belum.
Lalu kenapa kita di sini?
Menyiapkan masa depan.
Aku akan mendapat izin. Hanya masalah waktu.
Dengan bantuanmu, aku akan siap.
Camila tumbuh, kau juga.
Aku tak mau menguasai gedung.
Aku cuma mau sedikit batakonya.
Dasar bajingan yang baik.
Baiklah, Kawan, cukup.
Ayo, lakukan sesuatu.
- Hei! - Dia akan dibunuh. Kau tak lihat?
Tenang!
- Lepaskan aku! - Tenang!
Hei! Hentikan!
Hei!
Sial! Hei!
- Kau kenapa? Dia akan dibunuh! - Jangan!
- Lepas! Dia akan dibunuh! - Hentikan!
- Lepaskan aku! - Tenang!
Enam bulan, kucari tempat si bedebah itu. Itu bukan urusanku.
Dia tetap di sini meski kita tak datang. Itu bukan tanggung jawab kita. Oke?
Kita tak salah.
Ini gara-gara kau.
Apa yang mau kau lakukan? Kau tak bisa apa-apa.
Dia memilih berada di dunia Eric.
Dia menanggungnya, bukan kita.
Silakan bilang apa pun. Kau tetap tak bisa menyelamatkannya.
Jika aku membiarkanmu, kau cuma akan membuatku ketahuan.
Itu takkan kubiarkan.
Jangan berpaling.
Itu duniamu sekarang.
Itu duniamu sekarang.
Itulah duniamu.
BOGOTA, KOLOMBIA
Bos?
Dari Camila Vargas.
Boneka kecilku.
Apa kabar, Sayang?
- Tahu alasanku memanggilmu boneka kecil? - Karena kau bajingan sauvinis dunia lama?
Kau mirip boneka.
Indah di siang hari, tetapi menakutkan di malam hari.
Kau selalu tahu cara berbasa-basi, Reynaldo.
Bisakah kau mempercepat pengiriman berikutnya?
Sudah dalam perjalanan, Sayang.
Berapa lama?
Maksimal 48 delapan jam.
- Bisakah dikirim dalam 24 jam? - Untukmu, aku bisa mengupayakannya.
Baguslah. Terima kasih.
Bebanku jadi lebih ringan. Bisakah kau mengabariku?
Anggap sudah beres.
Boneka kecilku…
Sejak awal kubilang, jangan kentara,
tetapi kau tak dengar. Itu pilihanmu sendiri.
Lain kali jika ada tugas, suruh orang lain.
Yang bisa memakai gaun, dan menaruh alat itu.
Kau kira itu tugasmu?
Tugasmu ialah belajar.
Ini Brenda. Tinggalkan pesan.
Brenda, ini aku.
Dengar, aku tahu kau marah, tetapi tolong hubungi aku.
Aku harus mencari jalan keluar.
Hubungi aku, ya?
Hei.
Camila ingin bertemu.
Duduk.
Aku tahu kau mungkin syok atas kejadian tadi malam,
dan dua mayat tempo hari saat serangan narkoba.
Jika aku jadi kau…
aku mungkin akan berpikir…
"Besok…
saat matahari terbit dan mulai fajar, aku akan kabur."
Kau pasti sudah tahu bahwa dirimu penting bagiku
karena kau memberatkan Epifanio.
Jadi, aku takkan bicara dari sudut pandang egois bahwa…
jika kau kabur…
dan aku terpaksa membunuhmu…
aku pasti sangat kecewa.
Bukan hanya karena kau memberatkan suamiku,
tetapi karena…
aku mulai menyukaimu.
Kejadian hari ini…
tak bisa kau hindari.
Keluarga aslimu mungkin mengabaikanmu,
tetapi keluarga ini tidak.
Kau tak perlu takut dengan Epifanio.
Aku akan mengurusnya.
Ada apa?
Don Epifanio.
Don Epifanio Vargas.
Aku mau bicara denganmu. Ini hal penting soal istriku.
Aku tahu kau memasok dia.
Ya.
Lalu kenapa?
Hentikan pasokannya.
Aku merencanakan sesuatu untuk istriku, dan kau tak ingin terlibat.
Terjemahan subtitle oleh Surianti.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.