Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Semua tokoh dan peristiwa dalam serial drama ini adalah fiksi.
Light Shop
SATU BULAN LALU
Sialan.
Sialan kau, Keparat!
Aku sudah muak denganmu!
Aku enggan melihatmu lagi!
Aku sudah hubungi polisi, Bedebah!
Pergilah dari sini, Sialan. Jangan ganggu aku, Berengsek!
TERMINAL BUS SEOUL - GANGNEUNG
Kita berangkat sekarang.
Tunggu sebentar, Pak.
Akan kuhargai kerja samamu.
- Tentu. - Bisa matikan mesinnya?
Aku butuh kerja samamu sebentar.
Semua Penumpang, tolong turun dari bus.
Hanya sebentar. Maaf atas ketidaknyamanannya.
Aku memintamu turun, Nona.
Kau tak boleh buka jendela di bus antarkota.
Karena membukanya di jalan tol berbahaya.
Namun, bagaimana jika terjadi kebakaran?
Jika tak mati terbakar, kau akan mati karena sesak napas.
Seseorang tewas di vila di Cheonho-dong.
Wanita yang tinggal sendirian di lantai tiga tewas karena sesak napas.
Terjadi kebakaran di sana.
Itu kasus pembakaran.
Kau pelakunya, 'kan?
Kenapa kau begitu terkejut?
Ada apa? Hei, awas.
- Kau dari Kantor Polisi Timur, 'kan? - Ya.
Kami datang untuk membantu. Kami akan urus tersangka dari sini.
- Baik, terima kasih. - Baik, Pak.
Tunggu. Aku tak membacakan aturan Miranda kepadanya.
Kenapa tidak?
Wajahmu asing. Kau orang baru?
Ya, Pak.
Aku enggan bersikap formal kepadanya. Kau bacakan saja.
Sial.
Permisi, Detektif.
Ya, apa?
Ini area dilarang merokok.
Selamat malam, Pak.
Sial. Apa-apaan ini?
Sialan.
Yang benar saja.
Selalu ada saja masalahnya.
EPISODE 3 SANG DETEKTIF
Siapa itu?
BELUM TERPECAHKAN
KANTOR POLISI TIMUR SEOUL LAPORAN KASUS PEMBAKARAN VILA CHEONHO
KASUS SELESAI.
KASUS SELESAI
LAPORAN KASUS KEMATIAN DI APARTEMEN MISUNG GANGDONG-GU
Sial, kenapa semuanya rusak?
Kami minta maaf.
Kini kau bebas dari tuntutan.
Tolong tanda tangan di sini, lalu kau boleh pergi.
Baik.
Jaga dirimu.
Kasus apa?
Kasus kematian orang lansia di Amsa-dong.
Memangnya ada apa?
Kami memanggilnya untuk diinterogasi karena ada yang melihatnya di TKP.
SAKSI KIM SANGHOON
Namun, ternyata penyebabnya kecelakaan.
Kecelakaan?
Ya, menurut laporan autopsi, penyebab kematiannya strok.
Ada salah paham.
Kasus pembakaran Vila Cheonho sudah selesai, 'kan?
Pelaku sudah mengakuinya.
Dia menguntit korban.
Korban enggan keluar dari rumah, jadi dia membakarnya.
Kuharap dia dihantui atas perbuatannya selamanya.
Kau belum makan siang, 'kan? Kau mau makan apa?
Kau yang traktir?
Ada kedai sup kimci baru…
- Aku mau jjajangmyeon. - Jjajangmyeon?
Kalian tak menutup TKP?
Tidak, Pak. Katanya tak perlu.
Ini pembunuhan atau kecelakaan?
Katanya lebih seperti kecelakaan.
- Kau mengangkat tahi lalat di hidungmu. - Ya, Pak.
Jangan merokok di sekitar sini.
- Kau mengangkat tahi lalat? - Ya.
Luar biasa.
Kami hanya bertemu sebentar baru-baru ini.
Bagaimana dia mengingatnya?
Dia dikenal karena pengamatannya yang tajam.
Dia ingat semua wajah yang pernah dilihat dan memperhatikan setiap detail kecil.
Rekam jejaknya pasti sangat bagus.
Tidak juga.
Kasus yang dia tangani tak pernah benar-benar selesai.
Dia tak berhenti sampai semuanya selesai.
Berkat itu, tingkat penangkapannya tinggi,
tetapi tingkat penyelesaiannya rendah.
Dia gigih, tetapi kurang efisien.
Kau datang, Pak.
Hei. Kenapa aku bertugas malam lagi?
Aku pun heran.
Siapa yang temukan dia?
Pemilik rumah.
Halo, Pak.
Sudah ada surat selesainya pemeriksaan?
Pasti sebentar lagi.
Apa dugaan penyebab kematiannya?
Kematian mendadak, mungkin karena infark miokard akut.
Lalu keluarganya?
Dia tinggal sendirian.
Istrinya sudah lama meninggal.
Anak-anaknya tinggal di luar negeri, jadi dia sendirian.
Kau bilang penyebabnya infeksi miokard akut.
"Infark."
Benar, infark. Kalau penyebabnya infark miokard,
seharusnya ada tanda-tanda kesakitan dan nyeri hebat, 'kan?
Kenapa dia terlihat begitu tenang?
Mungkin bukan tipe yang akut?
Benar. Siapa yang tahu?
Sebagian orang mengalami lonjakan energi sesaat sebelum meninggal.
Ya. Sadar sebelum meninggal.
"Membaik sebelum meninggal."
Jadi pintar pasti menyenangkan.
Kurasa penyebabnya memang infark miokard akut.
Mendiang secara teratur menjalani pengobatan kardiovaskular.
Semua orang lansia ada masalah jantung, 'kan?
Benar.
Ada apa? Ada yang mengganjal?
Kurasa aku pernah lihat ekspresi ini.
Berikan ponselnya.
Sepertinya dia tak tahu cara mengunci ponselnya dengan sandi.
Itu bukan ponsel pintar.
Baiklah, Pak Genius.
Dia menghubungi anak dan cucunya sebelum meninggal.
Menurutmu ini mungkin bunuh diri?
Kau bisa bunuh diri dengan infark miokard akut?
Untuk bunuh diri,
- kau harus siap untuk mati. - Benar, 'kan?
Penyebabnya infark miokard "akut".
- Mustahil bisa siap. - Benar, 'kan?
Benar.
Lihat, 'kan?
Astaga.
Apa?
Ini bukan siaran biasa.
WISATA TEMA DUNIA 2018
Sepertinya dia tak memakai fitur VOD.
Dia mungkin tak tahu cara memakainya.
Namun, kenapa fitur VOD-nya aktif?
Hanya tombol salurannya yang pudar.
Sayang, datang bulanku terlambat.
Mana yang kau suka?
Aku tak bisa memilih.
Haruskah kupilihkan?
Ya.
Yang ini.
Astaga, sulit sekali memutuskan.
Tidak, nama yang terdengar lebih ceria.
Yang ini.
Aku suka itu.
Baik, aku mengerti.
Aku akan segera kembali dan mengatasinya.
- Jadi, jangan khawatir. - Kunci dan lencana polisi.
Benar. Aku segera kembali.
Hati-hati.
HAETSAL
KANTOR POLISI TIMUR SEOUL MARKAS PENYELIDIKAN
Kemarilah.
Aku lebih suka kopi instan. Rasanya manis dan hangat.
Beli saja sendiri.
- Berikan. - Berkas kasus Seongnae-dong.
Kita sudah menangkap pelaku kasus itu.
Kita belum menemukan korbannya.
Ayolah, mari tutup kasusnya dan berhenti mencari…
Lupakan.
Kasusnya tak terpecahkan jika belum selesai.
Belum terpecahkan dan selesai itu berbeda.
Baik, Pak.
Sepertinya penyebabnya infark miokard akut.
"Sepertinya?"
Sudah pasti.
Kau yakin?
Ya, aku yakin.
Ini laporannya?
Kami mengambil darah mendiang dan memeriksa tingkat troponin.
Lalu, autopsi?
Koroner memutuskan kalau autopsi tak diperlukan
berdasarkan kondisi dan rekam medis mendiang.
Pihak keluarga juga menolak autopsi.
Pihak keluarga biasanya tak suka tubuh mendiang disayat.
Jasadnya sudah diserahkan kepada mereka. Kasus ini selesai.
Baik, kau boleh pergi.
Baik, Pak.
KANTOR POLISI TIMUR SEOUL
Malam sebelumnya hujan
dan terjadi kemacetan parah di jalan utama,
jadi itu mustahil.
Bagaimana jika minta rekaman kamera dasbor dari kendaraan di sekitar?
Kasusnya sudah dianggap selesai.
Kalau sudah selesai, kenapa…
Buka peta Seongnae-dong.
Baik.
Cari restoran Tionghoa.
Restoran Tionghoa?
Kopi untukmu, Sersan Mun…
Kenapa kau ada di sini?
Lalu, kau sendiri?
Begini, aku… Kopinya…
Kau sudah makan, Pak? Mau makan jjajangmyeon?
Tidak, terima kasih.
Sampai nanti.
Es kopi?
Aku suka kopi panas.
Kopi panas…
Omong-omong, kenapa ketua tim kami datang ke sini?
Karena kasus kemarin.
Pria tua di Seongnae-dong itu?
Itu dianggap kematian karena sakit.
Aku tahu. Pasti ada yang mengganjal dari kasus itu.
Karena dia kesepian.
Apa orang juga minum di sini?
- Ya, ada yang minum. - Lalu, soal pengantaran?
IMPERIAL PALACE
RESTORAN TIONGHOA IMPERIAL PALACE
Seberapa jauh batas pengantaran di area ini? Hanya sekitar sini?
- Kami mengantar ke seluruh area ini. - Seluruh area ini?
Seongnae-dong terlalu jauh.
PANGSIT CHEONRI JANGSEONG
Mari pulang.
Kalian akan pulang dan makan tonkatsu dengan ibu kalian.
BOKSUNGWON RESTORAN TIONGHOA
Kebanyakan pelanggan kami dari area ini, tidak diantar.
Baik, terima kasih.
JANCHI GUKSU, MI PEDAS, JJAJANGMYEON, UDON
SANGIL MYEONGA
Selamat datang.
Mau pesan apa?
JANCHI GUKSU, MI PEDAS, JJAJANGMYEON, UDON
Aku mau jjajangmyeon.
Baiklah, tunggu sebentar.
PENGANTARAN KILAT
Tolong tanda tangan di sini, lalu kau boleh pergi.
Aku mencari ke sana kemari. Kukira restoran Tionghoa.
Selamat menikmati.
Bagaimana makanannya diantar?
Terkadang aku yang antar.
Tak ada aplikasi pengantaran terpasang.
Aku jarang dapat pesanan.
Bagaimana cara pelanggan memesan?
Semua pelanggan mencari cara untuk pesan makanan.
Dia menghubungi anak dan cucunya sebelum meninggal.
PANGGILAN TERBARU
Pesanannya diantar tanpa membuat pesanan.
Namun, tempat ini terlalu jauh dari Seongnae-dong, 'kan?
Benar. JJajangmyeon-nya akan jadi lembek.
Aku tak bilang itu jjajangmyeon.
Katanya kematian karena sakit akibat infark miokard.
Namun, bagiku itu kematian mencurigakan.
Ekspresinya tampak tak wajar untuk kematian karena sakit.
Aku penasaran apa yang terjadi.
TKP tak pernah berbohong.
VOD TV.
Sepertinya dia tak memakai fitur VOD.
Mendiang tak pernah memakai fitur itu.
Selain itu, dia kinan.
Namun, pengendalinya ada di sisi kirinya.
Maka itu, aku beranggapan mungkin ada yang mampir.
Kukira itu bintik penuaan…
Namun, ternyata saus jjajangmyeon.
Kau pelakunya, 'kan?
Omong-omong, siapa kau?
Menurutmu siapa? Aku detektif.
Siapa pun kau, kenapa kau merendahkanku?
Selain itu, aku tak paham maksudmu.
Kau tak paham?
Kau merendahkanku lagi.
Jadi, kau tak paham, Pak?
Aku tak paham.
Berarti tidak ada pilihan lain
kecuali mengawasimu.
Aku hanya bicara sendiri.
Pak.
Kau seharusnya minta pelanggan datang lagi saat dia pergi, 'kan?
Silakan datang lagi.
Tentu.
KANTOR POLISI TIMUR SEOUL
SAKSI KIM SANGHOON
KIM SANGHOON
Apa masalah bedebah ini?
KEMATIAN KARENA SAKIT
SATU BULAN KEMUDIAN
Aku datang lagi.
Menyingkirlah!
Lihat, siapa kini yang merendahkan. Hei!
Hei, Bedebah, apa yang kau rencanakan?
Kau berusaha membunuh orang lagi? Dasar pembunuh gila.
Hei, Nona, kau baik-baik saja?
Kau bisa melihat wanita itu?
Jangan bergerak, Keparat!
Kau baik-baik saja? Kau bisa bangun?
ASFIKSIA KARENA ASAP DAN ABU
Kau sudah mati.
Matamu jeli, Detektif.
Wanita itu seharusnya tak ada di sini.
Apa?
Hei!
Ada apa dengan matamu?
TOKO LAMPU
Apa kau mencari sesuatu?
Aku butuh sesuatu.
Bisa katakan kau butuh apa?
Aku ingin menanyakan sesuatu.
Ada yang bisa kubantu?
Aku dari kepolisian.
Ada perlu apa?
Aku mencari tersangka.
Pria usia pertengahan 30-an, tinggi 180 cm, rambut pendek,
dan penampilannya biasa.
Kenapa mencarinya di sini?
Dia menghilang di sekitar sini. Apa dia lewat sini?
Hanya ini tempat yang buka larut malam begini.
Berhenti, Nona.
Kau terluka?
Tidak.
Ini siklus bulananku.
Hanya ini tempat yang buka larut malam begini.
Aku berniat menunggu hujan reda,
tetapi tak kunjung berhenti.
Ambillah ini.
Kau bisa membawanya. Ini hanya persediaan kantor.
Pergilah ke ibumu.
Apa?
Pergilah.
Tunggu. Ibu menyuruhku membeli bola lampu.
Pak… Sial!
Pak!
Hyunju, pulanglah.
Aku baik-baik saja. Ibumu pasti menunggumu.
Baiklah.
Di sini cukup ramai bahkan sampai larut malam.
Aku juga tertarik dengan tempat ini…
Namun, ini tempat yang aneh.
Bagaimana kau bisa sampai di tempat ini?
Hanya ini tempat yang terang larut malam begini.
Tidak, bukan tokonya. Bagaimana kau bisa sampai di tempat ini?
Aktor anak dijamin keamanannya dan didampingi wali.
Semua hewan dijamin keamanannya sesuai arahan pakar.
Diterjemahkan oleh Maria Pardosi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.