Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
=WHEN THE RAIN FALL=
Ketika hujan turun,
itu membuatku ingin memotong kukuku.
Dia muncul dalam mimpiku lagi. Tapi tak lama.
Ini salah.
Bangunlah, tukang tidur.
Hazuki, Oi!
Sarapanmu di sini.
Ini bola nasimu.
Terima kasih. Aku akan ambil sebentar.
Apa lagi yang kau bawa?
Teh?
Tidak. Aku bawa kopi.
Aku sangat lelah sekarang.
Lelah?
Aku adakan pertemuan panjang dengan dewan direksi. Itu membosankan.
Mereka terus berdebat tapi tak pernah sampai pada kesimpulan. Betapa absurdnya itu?
Apa yang tak biasa dengan itu?
Kurasa tak ada. Mungkin aku hanya bosan dengan hidupku.
Aku terus menghitung jam sampai aku bisa pulang.
Mungkin aku harus mencari pekerjaan baru.
Menurutku kau hanya perlu bercinta.
Semua pekerjaan kantoran seperti ini.
Mungkin aku harus memulai bisnis sendiri.
Apa kau serius?
Serius? Bisa iya, bisa tidak.
Mungkin aku hanya butuh liburan.
Ya sudah, baiklah. Sampai ketemu lagi.
Kau habiskan ini lebih awal dari yang diharapkan.
Kalau kau terus seperti ini, kau pasti akan dapat promosi.
Terima kasih.
Aku suka bekerja denganmu, Bu. Kau menyenangkan diajak bekerja sama.
Manisnya kata-katamu.
Itu benar.
Kulihat kau masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Kau seharusnya hanya melakukan tugas yang diberikan kepadamu.
Jangan terlalu paksa diri.
Atau kau akan lelah.
Mengerti.
Ini dia Hanaka.
Kau terus lupa tugasmu yang sebenarnya.
Aku tak pekerjakan kau untuk mengetik beberapa kata, kan?
Tidak?
Menurutmu itu lucu?
Tidak, Pak. Aku hanya mencoba mencairkan suasana.
Apa itu benar?
Aku tak akan menyakiti perasaanmu, Pak.
Aku sangat bodoh. Seperti yang kau tahu...
Kita melakukannya lagi?
Kau harus tetap berpegang pada apa yang kau kuasai.
Apa itu benar?
Kau setidaknya harus mentraktirku makan malam setelah ini.
Berbalik, jalang.
Aku akan beri kau sesuatu yang lebih enak dari makan malam.
Kau akan nikmati. Aku jamin.
Kau akan berasa di surga.
Hanaka, apa kau di dalam?
Bajingan itu. Melakukannya lagi.
Carikan aku tisu.
Kau bisa cari sendiri.
Ayo kita lihat di sini.
Pria muda.
Wanita muda.
Pria tua.
Klien kita mencakup banyak orang dari semua gender dan usia.
Tapi iklan kita kebanyakan ditujukan untuk pria muda.
Faktanya, 70% dari anggaran iklan kita habis untuk kelompok itu.
Apa masuk akal untukmu?
Kita perlu memperbaiki.
Untuk menarik audiens yang lebih luas.
Dan tingkatkan penjualan kita.
Masuk akal bagiku.
Bagus. Kita perlu meningkatkan penjualan dan buat klien kita tampak lebih diterima.
Mengerti?
Dimengerti, Bu.
Kalian boleh pergi sekarang.
Kau ada pertemuan dengan dia nanti, kan?
Cobalah bernegosiasi untuk pemotretan.
Kita perlu kurangi pengeluaran.
Tentu saja. Aku akan turunkan semampuku.
Aku tahu aku tak bisa mempercayaimu.
Kau karyawan yang paling mematikan di sini.
Teruslah bekerja dengan baik!
Ya, Bu!
Kenapa dia terus mengincarku? Sepertinya dia membenciku karena sesuatu.
Kupikir dia membenci kita semua.
Dia perlu memperbaiki sikapnya. Dia terlalu rewel.
Abaikan saja dia. Dia bicara kepada kita seolah dia adalah CEO perusahaan.
Aku harusnya menggantikan dia.
Itu berarti aku akan selalu tetap bekerja di bawah seorang wanita.
Apa yang salah dengan itu?
Itu ada dalam takdirmu. Kau ditakdirkan untuk jadi bawahan wanita.
Aku pasti pernah jadi orang berdosa di kehidupanku yang lalu untuk menerima takdir ini.
Kenapa dengan jarimu?
Kuku ibu jarimu berdarah.
Kau seharusnya tidak biarkan meresap seperti itu.
Kau harus obati sebelum terinfeksi.
Tidak, tidak ada yang serius. Itu hanya goresan.
Kau tetap harus merawatnya.
Aku akan pergi klinik setelah aku selesai di sini.
Bagus. Dan jangan khawatir tentang pemotretan. Aku akan bernegosiasi.
Terima kasih. Tak banyak model yang bersedia bernegosiasi dengan mudah.
Aku sebenarnya bukan model. Untuk pertama kalinya aku melakukannya.
- Sungguh? - Sungguh.
Kau tampak profesional.
Airnya dingin.
Kapan aku akan dapat promosi? Kau terus menundanya.
Aku tak bisa berikan tiba-tiba. Kau harus menunggu kesempatan.
Maka kau harus berhenti memanggilku ke sini.
Cari wanita lain untuk penghangat tempat tidurmu.
Kau bertindak seolah kau juga tak menikmatinya.
Kita berdua menikmatinya, kan?
Aku tak melakukan ini untuk bersenang-senang. Aku hanya lakukan demi promosi yang kau janjikan.
Aku akan segera memberimu promosimu.
Aku berjanji.
Jadi kita bisa bersenang-senang sekarang?
Kau harus memberiku tanggal.
Jangan merusak suasana. Aku sangat terangsang sekarang.
Pertama, beri aku tanggal untuk promosi.
Lakukan akhir bulan ini.
Oke, akan kupikirkan. Sekarang lakukan sedikit pekerjaan.
Apa?
Kau ingin promosi itu, kan? Nanti kau akan "lembur" sampai akhir bulan.
Ayolah mulai. Aku mulai mengantuk.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga
Privasi Aman Kunjungi www.redmitra.com
Apa kau sudah memeriksa semua dokumen?
Tampak tak ada masalah bagiku.
Dan apa kau bertemu pria model itu?
Apa dia setuju untuk bernegosiasi?
Ya, dia sangat baik.
Dia setuju tanpa ragu.
Bagus. Sulit dapat orang baik sekarang ini.
Kau harus dekati dia. Bersikap ramah saat bertemu dengannya.
Ms. Shiori, apa yang masih kau lakukan di sini? Kau harus pulang sekarang.
Ya, aku akan pergi.
Kau tulang punggung perusahaan ini.
Jangan stres sendiri dan cari cara untuk meningkatkan penjualan kita.
Sudah waktunya untuk pergi. Aku permisi.
Ya, Bu.
Pria model bilang dia akan berkunjung besok.
Payungmu.
Terima kasih.
Aku jadi pelupa.
Itu mungkin karena stres.
Kau akan masuk angin. Ikutlah denganku ke tempatku.
Aku mandi di tempatnya. Mungkinkah ini awal dari sesuatu yang lebih?
Apa kau ingin menciumku?
Ketika aku masih SMA, aku sering bermimpi mencium gadis.
Aku tahu aku berbeda. Aku tertarik pada perempuan daripada pria.
Dan itu jadi masalah karena aku harus sembunyikan fakta ini dari semua orang.
Aku tak tahu kenapa aku memberitahumu semua ini.
Tidak apa-apa memberitahuku. Aku juga tertarik pada perempuan.
Aku tahu. Aku memperhatikan caramu memandangku.
Kalau begitu, kau juga tahu aku menyukaimu.
Aku tak pasti. Tapi iya, aku bisa rasakan emosimu.
Orang seperti kita tak bisa terbuka soal perasaan kita.
Setiap asumsi yang salah dapat menyebabkan rasa malu.
Tapi aku senang mengetahui bahwa aku benar tentang ini.
Senang mengetahui bahwa seseorang menyukaimu seperti itu.
Bahkan kalau kau tak pernah bisa bersama mereka.
Sayangnya karena kita terlihat serasi.
Maaf, aku hanya mengutarakan pikiranku.
Mungkin kalau aku lebih muda... Dan mungkin kalau kau bukan asistenku.
Kita bisa lebih dari sekedar rekan kerja.
Hal-hal itu tak penting.
Ini tak boleh terjadi.
Aku sudah lama menyukaimu.
Aku tak akan menyerah padamu sekarang.
Jadi, jangan menyuruhku pergi.
Aku juga dulu bermimpi tentang hal-hal seperti ini.
Dulu di SMA dan dari dulu.
Ini terasa seperti mimpi juga.
Mimpi yang indah.
Mimpi terbaik yang pernah ada.
Bagaimana rasanya?
Rasanya tak nyata.
Seperti kebahagiaan yang paling intens.
Harapanku akhirnya terkabul. Tapi apa itu akan bertahan lama?
Selamat pagi, Bu.
Pagi.
Apa aku harus berpura-pura tak terjadi apa-apa semalam?
Apa itu hanya HTS? (Hubungan Tanpa Status)
Kau lebih suka teh atau kopi? Aku sendiri lebih suka teh.
Hei Hazuki. Kau disana. Ayo duduk di sini.
Dia habiskan separuh waktunya untuk melamun.
Aku tak setuju. Dia sangat berdedikasi pada tugasnya.
Apa dia benar? Apa kau pekerja keras itu?
Aku mencoba yang terbaik untuk bekerja keras.
Mencoba saja tak cukup. Kau harusnya sudah bekerja sebaik mungkin.
Aku akan mencoba yang terbaik untuk perbaikan ,Pak.
Bagus.
Datanglah ke rumahku nanti. Kita akan mengobrol.
Apa kau senang di kantor?
Apa semua hal di kantor baik untukmu?
Tentu saja semuanya baik-baik saja. Gaji bagus. Pekerjaannya cukup sederhana.
Tampaknya hanya aku yang tak suka di sana.
Mungkin aku hanya salah profesi.
Aku tak memiliki kesabaran yang kalian miliki.
Aku mengerti maksudmu.
Ketika aku pertama kali mulai bekerja di sana. Aku merasakan hal yang sama sepertimu.
Kemudian setelah beberapa saat aku terbiasa.
Sekarang aku hanya fokus pada uang dan mencoba bersenang-senang di luar kehidupan kantor.
Itu membuat hidup lebih sederhana bagiku.
Tapi aku bertanya-tanya apa aku bisa melakukan sesuatu secara berbeda.
Aku dapat berhubungan denganmu soal kalimat terakhir itu.
Tentu saja.
Kau lebih muda dan junior bagiku. Kau masih bisa mengubah hidupmu.
Kau akan lebih mudah beradaptasi dengan profesi yang berbeda.
Sangat besar hati.
Tapi aku tahu kau akan tetap bekerja di sini.
Tak ada tempat lain yang akan kau temukan rekan kerja sepertiku. Tidak ada.
Ayo kita bicara tentang hal lain.
Bagaimana cara meyakinkan seseorang untuk menyakitimu?
Apa maksudmu?
Aku tidur dengan seseorang tadi malam. Sekarang terasa canggung di antara kami.
Bukankah kau lajang? Apa kau dapat seseorang?
Itu seseorang di kantor. Makanya bikin canggung.
Kau tidur dengan seseorang di kantor? Siapa itu? Kau harus beritahu aku. Kau harus beritahu aku.
Itu rahasia.
Apa kau benar-benar akan sembunyikan dariku? Dariku?
Apa pria model baru yang kita pekerjakan? Sungguh?
Aku akan bilang siapa itu kalau kami benar-benar mulai berkencan.
Bilang apa? Aku sudah tahu.
Jadi, bagaimana kabarmu?
Aku baik-baik saja. Aku harus berterima kasih atas apa yang kau lakukan terakhir kali.
Aku sudah bilang itu bukan masalah besar. Aku senang membantumu.
Aku bersyukur.
Sebenarnya aku ingin mengajakmu kencan. Bagiku kau sangat menarik.
Bagus sekali pada laporan ini.
Tak ada kesalahan kali ini juga.
Aku tak melakukan kesalahan. Aku melakukan semuanya dengan komitmen.
Kesalahan tak pernah dilakukan dengan sengaja.
Tapi beberapa kesalahan layak dilakukan.
Tentu saja.
Kesalahan ini layak untuk diulangi.
Ini bukan kesalahan. Ini hadiah.
Tunggu sebentar. Sini kupotongkan kukumu.
Apa kau menangis?
Itu keluar sendiri.
Air matamu sangat berharga.
Jangan sia-siakan seperti itu.
Jangan.
Beri aku gigitan cinta.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga
Privasi Aman Kunjungi www.redmitra.com
Sudah lambat. Aku harus pergi ke suatu tempat.
Jadi, pagi-pagi sekali?
Ini penting. Sampai nanti.
Kau dapat tidur di sini selama yang kau inginkan.
Berhentilah bermain-main.
Kau memberiku gigitan cinta.
Kenapa kau sangat lambat? Kau seharusnya datang lebih awal.
Maaf. Aku ketiduran.
Dan di sini aku tak bisa tidur tanpa bantuanmu.
Saatnya kita bersenang-senang. Kemarilah.
Tenang.
Apa itu? Apa itu yang kupikirkan?
Itu hanya gigitan serangga.
Tidak masalah. Sudah waktunya bagiku untuk menggigitmu.
Aku tak bisa kenyang dari tubuh lezatmu.
Baumu berbeda.
Tapi aku yakin seleramu sama.
Kau sangat rapat. Begitu basah. Aku suka rasanya.
Kau kekasih favoritku. Itu sudah pasti.
Kau bisa mandi dan pergi.
Aku permisi.
Seperti yang kalian ketahui, kita telah menyewa beberapa model baru.
Salah satunya adalah Mr. Mikoto. Kalian semua pernah bertemu dengannya.
Hazuki, Hanaka bilang kau harus menemuinya hari ini.
Tentu.
Aku tak bisa menemukan alamatnya.
Dimana dia?
Hanaka mencoba menghubungi medsosnya, namun tak ditanggapi.
Kenapa dia menghilang seperti ini?
Dia juga mematikan ponselnya.
Mudah-mudahan dia baik-baik saja. Dia sepertinya pria yang baik.
Mungkin dia akan kembali lagi nanti.
Aku bisa berhubungan dengan dia.
Bagaimana bisa?
Terkadang aku juga ingin meninggalkan semuanya dan pergi.
Saat-saat ketika aku menyesali pilihan hidupku. Ketika aku bertanya-tanya apa semuanya bisa berbeda.
Pikiran yang tak berguna.
Itu tak berguna. Itulah hati kita yang bicara kepada kita.
Aku ingin tahu apa pikiran seperti itu mengganggunya.
Mr. Mikoto tampak sensitif seperti itu bagiku.
Beri tahu aku kalau kau dengar kabar darinya.
Kepalaku. Kepalaku sakit.
Apa kau baik-baik saja?
Aku akan baik-baik saja.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga
Privasi Aman Kunjungi www.redmitra.com
Pastikan kau tak memberiku gigitan cinta apa pun.
Itu sulit disembunyikan dan itu memberiku masalah.
Apa yang salah?
Hubungan kita
ini apa
tepatnya?
Kita saling peduli.
Kita teman istimewa.
Kita saling menjaga.
Kupikir kita lebih dekat dari itu.
Apa maksudmu?
Kuharap kau tak berharap yang tak realistis.
Ya. Memang.
Tolong hentikan.
Kau akan menyakiti diri sendiri.
Kita tak bisa menjadi pasangan dalam hidup ini.
Apa ada orang lain dalam hidupmu?
Ya, ada.
Itu sebabnya kau tak boleh terlalu terikat denganku.
Maka kau harus pergi ke mereka.
Apa kau ke sini untuk menemuiku?
Aku datang untuk membicarakan sesuatu.
Apa?
Kau harus melepaskan Shiori. Kau dapat memiliki Hanaka.
Masuk.
Tentang apa semua drama ini?
Aku ingin kau berhenti menemuinya.
Aku dapat temui siapa pun yang ingin kutemui. Apa itu untukmu?
Kalau kau tak berhenti, aku akan memaparkannya ke perusahaan.
Hanaka bisa menggantikan posisi Shiori kalau kau mau.
Kenapa kau ikut campur dalam masalah pribadiku?
Apa?
Apa hubunganmu dengan Shiori?
Apa ada sesuatu yang terjadi di antara kalian?
Apa kalian diam-diam saling memuaskan?
Aku hanya bercanda. Bercanda. Hanya candaan.
Candaan?
Kau perlu tawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar ancaman.
Berhubungan seks denganku satu kali, dan aku tidak akan mengusiknya.
Kau babi sampai akhir. Baik, ayo kita lakukan.
Itu yang ingin kudengar.
Di mana kita melakukan ini?
Aku bingung. Kenapa kau melakukan ini untuknya?
Seseorang sepertimu tak akan bisa mengerti.
Mungkinkah yang aku katakan hanya lelucon. Itu saja?
Terus kenapa kalau iya?
Jadi itu berarti dia telah menipuku.
Kau dan Shiori telah tidur bersama.
Sekarang kau akan tidur denganku. Terima kasih untuk itu.
Apa? Mencium itu terlarang?
Dan bagaimana dengan dia? Apa yang kau lakukan dengannya?
Kau tak akan pernah mengerti.
Lebih lucu mengetahui bahwa aku berhubungan seks dengan lesbian.
Rasanya seperti aku melakukan sesuatu yang istimewa.
Tentunya ini harus lebih baik dari apa yang kau lakukan dengan Shiori.
Sungguh seks tanpa penetrasi tua yang baik.
Kau boleh pergi.
Kau harus menepati janjimu.
Janji apa?
Kau akan berhenti menemui dia.
Ya, tentu.
Apa yang terjadi?
Aku bertemu bajingan tua itu hari ini.
Tapi kenapa?
Aku menyuruhnya untuk tak mengusikmu.
Kenapa? Kau tak tahu apa-apa tentang situasiku.
Aku serius denganmu. Kenapa kau terus menjaga jarak dariku?
Aku juga. Tapi aku punya alasan untuk melakukan apa yang aku lakukan.
Kau harus memilih antara dia dan aku. Itu saja.
Kenapa kau mempersulit ini bagiku. Kita bersama, apa itu tak cukup untukmu?
Aku ingin memilikimu seutuhnya. Aku tak rela membagimu dengan siapa pun.
Aku ingin dapat memberi tahu semua orang bahwa kau adalah pacarku.
Apa permintaanku terlalu banyak?
Aku ingin potong kuku.
Ayo kita mandi bersama.
Terasa sangat enak.
Inilah awal baruku
dengan Shiori-ku.
Ini seperti mimpiku.
Tapi itu nyata. Sedang terjadi.
Mimpiku menjadi kenyataan.
Shiori milikku sekarang. Hanya milikku.
Kuharap hari ini tak pernah berakhir. Tak pernah.
Aku akan mengikuti hatiku sekarang.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga
Privasi Aman Kunjungi www.redmitra.com
Luar biasa.
Apa yang kau inginkan?
Sudah kubilang jangan menggangguku tanpa alasan.
Apa yang terjadi di antara mereka?
Siapa yang kau maksud?
Kau tahu persis. Dan aku tahu kau tahu tentang itu.
Ini masalah pribadiku. Apa hubungannya denganmu?
Apa kau juga terlibat dengannya?
Tidak. Tapi aku ingin terlibat dengannya.
Maka kau bicara dengan orang yang salah.
Kalau kau tertarik dengan salah satunya, kau harus bicara dengan mereka.
Mereka terlihat serius satu sama lain. Jadi kau mungkin kurang beruntung.
Aku memiliki permintaan untukmu.
Tolong rahasiakan semua ini. Kami tak ingin rumor di perusahaan.
Ini tak adil. Kalian semua memiliki cara kalian. Kenapa aku harus diam?
Apa perasaanku tak berharga?
Aku tak percaya aku memulai dari awal lagi.
Kenapa?
Kupikir aku akan terjebak dalam kehidupan tanpa jiwa itu selamanya.
Sampai kau datang.
Lalu apa kita benar-benar pasangan sekarang?
Bisa kita memberi tahu orang lain tentang hubungan kita?
Abaikan, Hanaka. Kami mendukung kalian. Kami berada di belakangmu.
Ya. kau tak perlu khawatir tentang itu.
Apa?
Kemarilah lihat ini. Ini penting.
[Manajer Kantor Perencanaan, Shiori Sawada dan bawahannya, Hazuki Kimihara, berselingkuh.] [Aku ingin berbagi informasi di atas. Terima kasih.] [Hanaka Mizushima, Departemen Editorial Penerbitan]
Hanaka melakukan ini?
Ya, kami rasa dia cemburu pada kalian berdua.
Cemburu pada kami?
Lihat ini.
Medsosnya dipenuhi dengan kutipan kecemburuan dan patah hati.
Apa kau tahu tentang ini?
Beberapa orang bisa begitu tak tahu malu dan sengsara.
Diperlukan satu tindakan untuk kehilangan semua rasa hormatmu.
Kecemburuan bisa mengubahmu menjadi celaka.
Apa yang dia dapat dengan melakukan ini?
Ini tak akan memberinya apa-apa.
Apa ini mimpi?
Tidak. Itu kenyataan.
Kau lupa tentang dia.
Hanaka! Ini sudah berakhir.
Dia akan tetap melajang selamanya.
Tidak ada yang mau berkencan dengan orang bodoh yang sembrono.
Yang obsesif lebih buruk.
Yang agresif lebih buruk.
Orang yang tak bisa memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan adalah yang terburuk.
Tak ada yang lebih buruk dari bos kita.
Kau benar tentang itu.
Cukup omong kosong ini.
Kalian pikir menjelek-jelekkannya akan menghiburku? Atau membuatnya menyesal melakukannya?
Kupikir kita harus berhenti saling bertemu.
Aku benar-benar lupa tentang dia.
Aku pernah berkencan dengannya di SMA.
Itu semua di masa lalu.
Terima kasih telah menemuiku setelah sekian lama.
Aku memutuskan untuk ucapkan selamat tinggal sebelum aku melakukan perjalanan ke luar negeri.
Jadi, kau akan menjadi model di negara asing. Selamat.
Kuharap aku akan lebih beruntung di sana.
Tentu saja. Kau berbakat dan baik hati.
Aku juga ingin meminta maaf karena meninggalkan proyekmu saat itu.
Kau harus meminta maaf kepada Ms. Shiori.
Aku sudah meminta maaf padanya saat menelepon. Dia memaafkanku.
Semuanya baik-baik saja.
Dan kuharap kau dan Ms. Shiori bisa hidup bahagia bersama.
Aku benar-benar sudah merelakanmu. Mungkin aku akan menemukan gadis asing untukku.
Ayo semangat untuk sukses.
Hidupku lebih rumit dari itu. Tapi kuharap kau benar.
Aku berharap hidup akhirnya bisa menenangkanku.
Selama kau tetap berada di samping Ms. Shiori, kau akan baik-baik saja.
Benarkah? Kau juga berpikir dia dan aku ditakdirkan bersama.
Aku tak tahu tentang kehidupan pribadimu. Tapi kalian terlihat serasi.
Ketika kau mencintai seseorang. Kau tak bisa menyerah pada mereka karena alasan kecil.
Satu-satunya alasan aku menyerah padamu adalah karena itu sepihak.
Tapi itu berbeda untuk kalian berdua. Jadi tetaplah di sisinya.
Kalau kau menyerah padanya. Dia akan hancur.
Ketika kau menghancurkan hati seseorang, kau menghancurkan identitas mereka.
Tidak ada perasaan yang lebih buruk dari patah hati.
Kau pria yang sangat emosional.
Itu sangat mengagumkan. Jangan pernah berubah.
Ada pun aku, aku akan mendengarkan apa kata hatiku.
Hati. Hati tahu jalan yang tepat untukmu.
Bahkan kalau aku membuat keputusan yang salah, aku akan puas dengan itu.
Ketika aku kembali dari luar negeri, kuharap aku akan menemukanmu dalam keadaan bahagia.
Kau akan tetap berteman denganku?
Aku akan tetap menjadi teman bagimu dan Ms. Shiori.
Aku bersungguh-sungguh.
Hidup ini terlalu singkat untuk menyimpan dendam atau penyesalan.
Yang terbaik adalah memperbaiki kesalahanmu dan melanjutkan hidup.
Dia benar sekali.
Kau hanya hidup sekali.
Perasaan. Cinta. Seks. Gairah. Kesetiaan.
Kau adalah kebahagiaanku.
Kebahagiaanku
adalah kau.
Kembalilah padaku.
Dia kemudian beritahu aku rahasianya.
Dia memiliki seorang putra yang harus dia rawat.
Itu sebabnya dia menemui bos saat itu.
Amme. Kau terlambat, Nak.
Ibu.
Kau telah mengadaptasi penampilanku, Shiori.
Kau telah memiliki pengaruh besar dalam hidupku, sayang.
Kau mengubah hidupku sepenuhnya.
Namamu, Nak?
Aku Bukan Anak Kecil.
Bukan Anak Kecil?
Dia tak suka dipanggil anak kecil.
Dia ingin tumbuh dan melindungi ibunya.
Sinjai, 16 Januari 2023
Penerjemah: zahrahh87 Telegram: @zahrahh87
Request dan pemasangan iklan subtitle Kontak: 081340178116 (WA)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.