All language subtitles for INDOXXI.BZ-[1945-SD.360p]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

INDOXXI Support dengan like & share :)

1 Original English Sub By DCS Indonesia Translated By BDN Now MANDIRI

"Para pendengar!"

"Hari Jumat, 12 Agustus, 1945, 11 Pagi... "

“Berita-berita:"

'Perang di Jepang sedang berlangsung... “

“dengan kekuatan baru."

“Saat fajar hari ini oleh pasukan Soviet“

"melintasi perbatasan Manchuria."

"Pesawat Amerika menjatuhkan dalam sedetik bom atom di Jepang. "

“Pelabuhan Nagasaki diserang. "

"Pemerintah Jepang telah memerintahkan keluar dari semua kota“

“dan terus memperdebatkan berbagai pilihan di Dewan Menteri. "

"Jutaan selebaran berisi deklarasi perang"

“Soviet dijatuhkan di Jepang. "

'Deklarasi Soviet“

“menyatakan bahwa Jepang menolak“

“AS, Inggris dan China diminta untuk meletakkan senjata“

“dengan demikian tak relevan“

"tawaran Jepang untuk memainkan“

“peran mediator... "

Ibu...

Tolong, bangun.

Kita seharusnya ada di sana sejak dahulu.

Hentikan! Berikan padaku topinya!

Berikan padaku topinya!

Styopa! Jangan ganggu dia!

Hei Suba, kita punya dua peti!

Hati-hati!

Tenang. Bocah itu tahu apa yg dia lakukan

Hati-hati! Aku tak keberatan jika itu membutuhkan waktu lebih lama-

Semua barang masuk hari ini, nak?

Setahuku tidak.

Aku perlu kau mengantarku ke kota.

Apakah kau gila, Anna?

Di hari pernikahannya?

Gadis itu bertunangan dengan orang lain belum lama ini.

Biarkan saja. Masa lalu sudah pergi.

- Aku akan pergi dulu. - Pergilah.

Berpakaian.

Aku bilang berpakaian!

Tuhan memberkati, kawan-kawan!

Bekerja dengan baik?

Hei!

Jancsi!

Tunggu sebentar!

Senang kau datang, lstván.

Aku membutuhkan registrasi tanah.

Kita harus pergi ke kantor.

Tak mungkin!

Kita tak akan pergi kemanapun, Jancsi! Hari ini perkawinannya.

Kau datang sore ini?

Itu sebabnya kau ke sini?

Tidak juga. Sebenarnya...

Ada banyak orang Rusi di sini...

Pemilihan akan tiba.

Aku tak ingin kekacauan

di desa.

Waktu berubah, István.

Kau baru kembali seminggu. Kau tak tahu apa yg terjadi di sini...

Aku tahu apa yg Aku tahu.

Kesetaraan adalah hal yg bagus,

tapi dunia orang Rusia bukan untuk Hungaria kita.

Kita membutuhkan sebuah dunia yg baru.

Sebuah dunia yg baru, lstván!

Sebuah dunia yg baru!

- Apa yg mereka bawa? - Barang kering, parfum, barang yg seperti itu.

- Parfum? - Ya.

Halo?

Operator? Sambungkan Aku ke Town Clerk.

Aku tak mengerti. Halo?

Aku harus ke desa.

Tapi Kepala Stasiun, bagaimana dengan keretanya?

Tuhan memberkati!

Bisakah Aku melihat nota pengirimannya?

Kepala Stasiun, peluitnya!

Tiup sendiri!

Kau mengambil, atau hanya mengirim?

Hanya mengirim.

Tenang saja dan perlahan.

Jangan buru-buru mengirimnya.

Ini muatan khusus.

Perlahan!

Tenang dan perlahan.

Aku butuh waktu.

Brandy?

Tidak!

Beri Aku waktu sebentar, Aku hanya akan memeriksa mereka.

Ini ibu pengantin wanita tercinta.

Selamat siang, lstván!

Yah, gadis itu juga sudah dewasa.

Tentu saja!

Hari yang baik untukmu, kawan-kawan! Károly, bocah tua!

- Kau baik-baik saja? - Kami berharap yg terbaik untukmu!

Kami akan baik-baik saja, nanti!

Minumlah!

Bandi, jagoanku!

Senang bertemu denganmu.

Brandy. Ayo kita ambil brandy itu.

- Aku taqk minum tanpa Jutka. - Kemarilah.

Dia sudah bangun sejak subuh.

Semuanya baik-baik saja dengan puteramu?

Dimana anak-anak itu?

Dimana anak-anak itu? Anak-anak harus bergabung dengan kita.

- Ayo. - Ini dia.

Aku berharap kau akan memakai pakaian yg berbeda ke pernikahannya.

Tak cukup banyak brandy. Kami ingin tambah.

Berapa banyak menurutmu?

Jangan khawatir, kau akan dibayar dengan baik.

Tidak keberatan mendapatkan dibayar di muka.

- Naiki keretanya. - Kita akan berjalan.

- Berapa jauh desanya? - Satu jam berjalan.

Perlahan! Perlahan!

Perlahan! Perlahan...

- Oh, itu kuat! - Baiklah. Lagi?

Minuman yg lainnya! Kita akan minum yg lainnya.

- Cukup. - Biarkan Aku memberikan ciuman kepada gadis ini.

Bolehkah Aku.>

Jika kita tak bisa mendapat minuman yg lain, ayo kita kembali bekerja.

Berikan itu.

Jancsi...

Salah memilih pia, Árpi?

Apakah kau akan hadir di pesta pernikahannya?

Apa yg akan Aku lakukan di sana?

Bagaimana kabarmu, Jancsi?

Apa-apaan itu?

Brandy terlalu keras untukmu?

Atau apakah kau kehilangan keberanian?

Jangan takut dengan gadis petani kecil.

Pertama-tama keras padanya, sampai kau menjinakkannya.

Selamat siang. Mau kemana?

- Aku di sini hanya akan melihat-lihat... - Tidak, kau tak boleh.

Biarkan dia pergi, Opsir!

Dia tak bisa masuk!

Pali, pak tua!

Jangan ganggu dia. Biarkan dia datang.

Biarkan veteran masuk.

Seorang pria yg berjuang untuk negara kita diterima di sini.

Melihat aksi dalam dua perang, bukan?

Kami punya sosis, brandi, roti.

Aku saja. Aku akan membawa sosisnya.

Nak, kemari!

Temui patriot sejati.

Nak, perkenalkan dirimu.

Árpád Szentes.

János Tóth.

Ini hari perkawinanya. Sedikit brandi?

Haruskah kita bersulang?

Dia berjuang dalam dua peperangan.

Selamat siang, kawan.

Rokok?

- Kau bicara bahasa Rusia? - Ya.

Bawa sampanye itu. Cepat!

Kawan-kawan...

ini pesta.

Pernikahan...

Terima kasih.

Sampai jumpa!

Mati saja...

Bagaimana kau mengucapkan ini?

Sha no-ar

Tak bisakah kau menunggu sampai malam ini?

Kau bisa menunjukkan di mana semua barang-barangnya, jika Aku menjadi istri penjaga toko.

Obat-obatan, sabun, tembakau, parfum...

bahan kimia industri dan pertanian, alkohol,

pabrik, dan dan mesin kasir.

Terima kasih untuk tumpangannya, Pali!

Apakah kau mendapatkan sampanyenya?

Aku akan mendapatkannya.

Rózsi tadi di sini. Aku menunjukkan barang dagangan.

Dia gadis yg banyak akal.

Tak seperti ibumu...

Ibumu...

Dia tak tahu apa yg terjadi di dunia ini.

Selamat siang, Yang Mulia.

- Bolehkah Aku menghidangkan sup? - Tidak, tidak...

mie saja. Aku butuh ruang malam ini.

- Tak ada sup hari ini. - Katica!

Hari ini adalah hari yg sempurna, Bandi.

Hari besar-

Kukumu kotor.

- Kukunya kotor. - Kami mohon maaf.

Pergilah! Kirimkan makan siang Pendeta.

- Selamat siang! - Halo!

Apakah di sini tempat pernikahannya berlangsung?

Ini tempatnya, kawan. Di sana orangnya.

Salam. Kemarilah.

Kau tepat waktu.

Aku suka itu. Untuk kesehatanmu!

Untuk kita semua!

Kemarilah, kawan, duduklah.

Jadi apakah...

"... memilih reaksioner. "

"Tetapi jika Anda menginginkan kebebasan, kemakmuran, kebahagiaan, "

“lalu memilih secara nasional... “

Apakah kita memerlukan ini?

- Selamat siang! - Selamat siang!

Apa itu?

Orang Yahudi telah tiba.

Dengan peti penuh parfum.

Parfum?

Penduduk setempat?

Mereka semua terlihat sama. Topi, jenggot.

- Berapa orang? - Dua.

- Namanya? - Hanya satu nama pada nota pengiriman.

Semacam Samuel. Herman Samuel.

Tak seroangpun dengan nama itu yg tinggal di sini.

Bandi!

Ada orang Yahudi di desa.

Pergi katakan kepada yg lainnya.

Pertama-tama beritahu isterimu.

Letakkan itu di mejaku!

- Berapa? - Sepuluh.

Bagaimana caranya kau akan mendapatkan sepuluh sepeda?

Pali!

- Sebentar. - Salam hormat, Karcsi.

Mereka kembali.

Baik-baik saja kalau begitu, Karcsi, olahraga lama?

Baiklah. Kau harus melakukan sesuatu di dalam?

Tentu saja ada.

- Berapa orang? - Dua. Untuk sekarang.

- Aku akan akan ke kantor. - The Kleins?

Apakah mereka kembali juga?

Itu masalahmu.

Aku punya masalah sendiri.

Kau tak bisa hanya menyingkirkan mereka.

Orang asing macam apa?

Mengerti?

Dua orang dari mereka.

Cukup ruang di sini untuk mereka, bukan?

Tentu.

Mereka membawa peti...

Harus memperlakukan mereka seperti telur Paskah.

Apa yg mereka kirimkan?

Parfum dan kosmetik dalam jumlah besar.

Parfum dan kosmetik?

Bedak wajah, cologne, krim.

Keperluan wanita.

Para isteri menanti.

SURAT SANGGUP BAYAR

Apa yg kau lakukan di sini?

- Pintunya terbuka. - Tak bisakah kau mengetuk?

Apakah kau memperingatkan orang-orang?

Tidak?

Mengapa kau datang ke sini?

- Kita harus mengembalikannya. - Apa maksudmu?

Kita harus mengembalikan semuanya.

- Jangan bodoh. - Keluarga Pollak mengirimkan orang-orang ini.

- Mereka akan mencari tahu segalanya. - Tenang.

Apa yg membuatmu berpikir mereka ada hubungannya dengan Pollak?

Bandi, pulanglah dan ambil minuman.

Pergilah sekarang. Kau tahu jika ada sebuah masalah,

Aku akan memperbaikinya. Sampai jumpa di pesta pernikahan.

"Kemudian, dalam nama Sosial Demokrat... "

Kau tak punya urusan di sini.

"Mátyás Rákosi, Partai Komunis Hungaria“

"pemimpin, berbicara tentang masalah politik saat ini. "

“Demokrasi Hungaria... "

ALBUM FOTO ARMIN POLLAK

Árpád!

Buka! Dimana kau?

Hei!

- Dimana kau? - Sedang ke gudang.

Ada 2 orang Yahudi di desa.

Seharusnya mereka membawa parfum.

Pollak?

Bukan.

Tapi Pollak mungkin yg mengirim mereka.

- Lalu? - Lalu apa?

Lalu apa?

Tenang. Kau sudah ingin menyerah?

Apakah Aku orang yg menginginkan semua ini?

Apakah kau gila?

Sudah terlambat untuk membatalkan pernikahan.

Kau harus bersyukur Arpi menikahimu.

“V sum.!

Selamat siang.

Selamat siang.

Selamat siang.

Bagaimana caranya mesin jahit sampai di sini?

Suamimu mengaturnya juga.

Terima kasih.

Selamat siang.

Apakah Aku mengganggumu?

Tidak, Aku baru saja mencoba terakhir kalinya.

Kau tak menyukaiku, bukan?

Aku mencintai puteraku.

Aku akan mencintai puteramu juga.

Kau mencintai toko obatnya.

Ayo! Tendang itu ke sini!

Ayo!

- Apakah kau sudah makan? - Ya.

Mereka di sini. Apakah kau mendengarkan Aku?

- Mereka di desa ini. - Aku tahu.

Jadi?

Puteramu meninggal sebagai pahlawan di medan perang.

Kau punya dua orang putera lainnya.

Mereka mengeluarkan kita dari rumah secara legal, bukan?

Bagaimana jika Pollak kembali juga?

Berikan brandi itu.

Mereka memberi kami suratnya, Petugas Kota sendiri.

- Kau dan Petugas Kota-mu. - Oh, tolonglah...

Kau bisa melakukan apapun yg kau mau. Aku tak akan pergi dari rumah ini!

Anak-anak juga tidak.

Letakkan brandinya! Tinggalkan itu!

Aku bilang, letakkan. Biarkan aku!

Biarkan aku pergi!

Ada tempat lain dimana kau bisa bertingkah seperti laki-laki!

Tolong cepatlah. Dia harus menikah dalam 2 jam.

- Terima kasih. - Sampai jumpa.

- Sampai jumpa. - Aku akan kembali satu jam lagi.

Apakah kau gugup?

Aku pikir dia akan selesai tepat waktu.

Maksudku bukan jas itu.

Aku punya firasat buruk.

Hei!

Ada orang di sini?

Ap yg kau lakukan di sini?

Kantornya sudah tutup.

Motor yg bagus.

Apa yang membuatmu begitu tinggi dan perkasa?

Mencium bokong orang Rusia?

Aku sedang mencari pendaftaran.

Itu bukan urusanmu.

Maukah kau mengajak Aku mengendarainya, kapan-kapan?

Menuruni jalur poplar?

Apa yg kau sukai, Jancsi?

- Aku suka tembakau. - Berikan dia beberapa, nak!

- Dan segelas sampanye! - Sampanye untuk petani, lstván?

- Sedikit sia-sia bukan? - Ini duania yg baru.

Tuan atau petani, tak masalah...

Benar?

Sepanjang mereka orang Hungaria.

Bagaimana?

Semoga harimu menyenangkan!

- Selamat siang. - Selamat siang.

Kemarilah!

András ingin kembali ke rumah itu.

Aku tahu, semoga ibunya dikutuk!

Dia tak mau mendengarkanku.

Aku akan meyakinkan dia. Kau bicara dengan para wanitanya.

Aku harus memberitahumu sesuatu.

Ayahmu membuatku menandatangani tuduhan terhadap Pollak.

Itu sebabnya mereka membawanya di depan yg lain.

Jika mereka kembali, kau harus tahu.

Apa yg diinginkan Kustar?

Kau tahu lebih baik!

Apa yg kau tahu?

Kau bahkan tak bisa mendapatkan seorang gadis untuk dirimu sendiri!

Aku membuatmu dibebaskan dari dinas militer.

Harganya mahal, jadi kau tak harus

pergi dan mati di garis depan! Sekarang kau berbicara kembali denganku?

- Aku juga mengatur semua ini. - Aku mengembalikan tokonya.

Tidak, kau tak mengembalikan. Tidak, kau tak mengembalikan.

Ibumu terkutuk!

Kau tak akan mengembalikannya.

Kami tak akan memberi kembali apa yg menjadi hak kami?

Kami punya surat-surat yg membuktikan itu milikmu.

Kau akan pergi?

- Mau pergi kemana kau? - Aku belum tahu.

Ke Budapest.

Kau pikir kau lebih baik daripada Aku?

Tuhan memberkati.

Hei! Apa yg kau lakukan?

Mau pergi kemana kau?

Apa yg mereka inginkan?

Balas dendam?

Untuk memamerkan barang-barang di seluruh desa?

Pergilah! Cepat! Cepat! Awasi mereka!

Ikuti mereka! Laporkan kembali jika kau melihat sesuatu!

Mengerti.

Ayah!

Itu tergelincir. Hati-hati!

Apakah kau tak menutupnya?

Sial! Dorong kembali!

Apakah ada yg jatuh?

Halo, siapa itu?

Halo, Operator?

Szentes di sini. Hubungkan ke isteriku.

Tersambung.

Apa yg kau lakukan? Mau pergi kemana kau?

Budapest.

Paris. Amerika.

Tuhan memberkatimu.

Ini Aku. Hubungkan dia.

Apa yg kau inginkan?

Kunci pintunya. Jika seseorang mengetuk atau akan memperkosa,

jangan dibuka.

Mereka tepat di depan rumah.

Mereka memiliki parfum dan kosmetik. Dalam jumlah besar.

Mungkin mereka adalah perwakilan.

Mungkin Pollak punya sebuah keinginan...

Atau dia menjual rumahnya lagi.

Tapi kemudian kontrak itu tak valid, dan tidak mungkin ada

pemilik baru. Aku bilang, tak mungkin ada pemilik baru.

Sial!

Astaga, lanjutkan!

Apakah kita akan pindah lagi?

Kita tak akan pergi kemanapun.

Tempat ini milik kita.

Semua yg di sini punya kita.

Jika ada yg bertanya: barang ini tak ada di sini.

Orang Jerman mengambilnya.

Atau orang Rusia.

Tak ada di sini, mengerti?

Kemana kau akan membawa karpet itu?

Diamlah!

Apa yg kau lakukan di sini?

Keluar!

Nah, Kustar? Apa yg membawamu ke sini?

- Aku datang untuk pengakuan. - Sekarang?

Sekarang.

Haruskah kita melakukan ini sekarang? Hari ini ada pernikahan.

Aku mengaku Bapa Yang Mahakuasa,

dan bagimu sebagai wakil Tuhan, Pastor.

Sejak pengakuan terakhirku Aku telah melakukan dosa-dosa...

Aku mendengarkan, nak.

Apakah kau mendengar, Pastor?

- Apa? - Mereka kembali.

Mereka berdua sudah di desa.

Apa yg membuatmu berpikir yg lainnya akan datang, juga?

Pengakuan apa yg kau inginkan, nak?

Rumahnya, perabotan...

Lanjutkan, nak...

Tidakkah kau mengerti, Pastor?

Mereka memberikan rumahnya, bukan?

Kau memiliki kebaikan. Kau sudah cukup menderita.

Petugas Kota dan istriku...

- Apakah kau habis minum? - Mereka membuatku menandatangani tuduhan.

Kau berani-beraninya datang ke rumah Tuhan dalam keadaan mabuk?

Jawab Aku, nak!

Kau tak mau mengerti juga, Pastor.

Pulanglah. Ucapkan 10 kali Salam Maria, 10 Bapa Kami.

Bercintalah. Dan jangan datang sebelum Tuhan mabuk lagi.

Di sinilah mereka berdoa.

Bangunan lainnya ada di sana,

dimana mereka belajar.

Rózsika.

Kita tak bisa memulai sebuah pernikahan seperti ini.

Kita tak bisa.

Mereka akan membawa masalah untuk kita.

Kau bicara omong kosong...

Dua hari sebelum mereka dibawa pergi...

Isterinya Krausz datang menemuiku.

Dia memohon padaku.

Menawarkan uang jika Aku mau menyembunyikan puteranya.

Yg lebih muda.

Aku membuat ruang untuknya di belakang tempat kayu bakar di dalam gudang...

Aku bahkan tak pernah mengatakannya padamu.

Tapi semalam...

sebelum mereka semua dibawa,

ketika mereka semua berada di candi,

polisi datang.

Mereka tahu apa yg dicari.

Apa yg kau lakukan?

Aku ketakutan.

Aku pikir kita masih punya sesuatu yg harus dilakukan di sini.

Apakah kau mendengar?

Mereka akan menuntut semuanya dikembalikan.

Barang-barang yg Weisz berikan padaku untuk diamankan

ada di ruang bawah tanah, di kotak yg terkunci.

Aku hanya menghabiskan apa yg dia berikan kepadaku untuk menjaga barang-barangnya aman.

- Mereka senang sepanjang Aku memperhatikan. - Dan apa yg harus Aku lakukan?

Rumah yg mereka berikan padamu adalah milikmu untuk disimpan.

Kembalikan sisanya.

Tapi Aku punya 2 anak lainnya.

Dari berapa orang ayah?

Jalang sialan!

Ada yg salah?

Bawa masuk kopernya.

Ke depan sana.

Halo, nyonya.

Halo, nyonya.

Apa yg kau lakukan di sini?

Apakah kau tak bersiap-siap?

Aku datang untuk menemui Rózsi. Aku ingin berbicara dengannya.

Koper itu untuk apa?

- Ada sesuatu yg terjadi? - Aku akan berbicara dengan tunanganku.

Kami harus peri dari desa ini.

Aku ingin kau ikut denganku.

Sekarang?

Kereta apinya berangkat jam tiga.

Ayo cepat!

Aku tak bisa pergi kemanapun.

Karena Jancsi?

Aku bertanya padamu: karena Jancsi?

Aku tak pergi kemanapun, mengerti?

- Apakah itu kata-kata terakhirmu? - Ya! Keluar!

- Kau pergi? - Ya.

- Kemana? - Jauh.

- Dan pernikahannya? - Tak jadi. Tuhan memberkati!

- Apa yg terjadi? - Dia pergi.

Semua orang sudah di gereja.

Aku akan mati karena malu.

Untuk kesehatanku...

Brandi.

Sebotol!

Aku punya uang, jangan khawatir.

Kau pikir

Aku satu-satunya yg bersalah?

Kau tak akan lolos begitu saja.

Tak seorangpun yg akan lolos.

Tidak Petugas Kota, tidak Pastor.

Tak seorangpun yg akan lolos.

Ini...

bahkan jika kau tak mau menerimanya.

Waktunya pulang sekarang.

- Bangun, Bandi. - Tunggu sebentar...

Bandi!

Ayo!

Ayo kita pergi!

Dia membual di pub, di depan semua orang.

Apakah kau gila, Bandi?

Berceloteh ke semua orang?

Kau hanya akan menyulitkan dirimu sendiri jika mereka memegang surat ini!

Itu tandatanganmu di atasnya!

Dan sekarang pulanglah.

Sadarlah,

sebelum kau benar-benar dalam masalah.

Lihat, ayah!

Apa itu?

Gali.

Dimana dia?

Dimana anaknya?

Pergi.

Kemana?

Kemana?

Dia pergi. Itu saja.

Karenamu.

Apakah kau tak akan memukulku?

Pukul Aku. Setidaknya kau akan menyentuhku,

bukan hanya dengan pelacurmu.

Kau gila.

Gila...

Kau pembunuh.

Cacing menjijikkan.

Apa yg kau bicarakan?

Kau mengawasi dari sana.

Kau berdiri di jendelanya.

Bahkan tidak menunggu mereka mebawa pergi sisanya.

Sahabatmu.

Kau membuat Kustar menandatangani tuduhan itu

dan Lharos adalah saksimu.

Kau pikir Aku tak tahu?

Semua orang tahu.

Bagaimana mereka bisa tahu?

Kau berdiri di sana ketika mereka mengambil yg lainnya juga.

Bagaimanapun mereka akan tetap membawa Pollák.

Kau tak tahu itu ketika kau melaporkannya.

Apakah kau bersedih karena pacarmu?

Aku tak pernah punya pacar.

Kau gila.

Ya, itulah Aku.

Apa yg mereka lakukan?

Aku akan memberitahumu nanti. Jangan menatap.

Selamat siang. Aku Petugas Kota.

Apa sifat kunjungan Anda, jika Aku boleh bertanya?

Kami datang untuk pemakaman.

Cuma pemakaman?

Cuma pemakaman. .

Siapa yg kau makamkan?

Apa yg tersisa dari kematian kami.

Sebagai hakim desa, izinkan Aku mengekspresikan simpati terdalam.

Terima kasih.

Aku pribadi menjamin

bahwa kita akan selamanya mempertahankan

memori para korban.

Minggirlah, kawan.

Biarkan mereka lewat.

Kami akan membawamu ke stasiun.

Kami akan berjalan.

Dan petinya?

Ibu!

Ngapain lihat-lihat?

Turunkan dia. Dia seharusnya tak perlu begitu.

Kemari! Kustar mati.

Kebakaran! Semuanya! Ada kebakaran! Ada kebakaran!

Ayo bantu! Toko obatnya terbakar!

Jangan pergi!

Toko obatnya terbakar!

Apa yg kalian lihat?

Aku bilang, ada kebakaean!

Apa yg kau lakukan?

- Bawa keluar! - Ini?

Bawa keluar!

Carikan ember! Bawa ember!

Bawa itu keluar!

Cepat "P!

Cepat, Styopa!

Lebih cepat!

Para penumpang baru, tolong tiketnya...

Para penumpang baru.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.