Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x
Apa yang kamu lakukan? Melamun?
Cepat kerjakan teks subtitle-nya.
Subtitle apa?
Siapa bosmu?
Bosku... / Cepat sekarang katakan siapa bosmu.
Bosku adalah...
Si produser.
Kau yang menemukan lagu referensi ini?
Lagunya cukup bagus. Jangan lupa,
beri catatan pada Lembar Tanda Musiknya tulisan "Tak ada Hak Cipta pada Musik".
Akan kutempel catatannya.
Percepat maju...
Mundur. Pelan-pelan.
Berhenti.
Kau melewatkannya.
Mainkan pelan, frame demi frame.
Siapa yang suruh kau sudah bisa menunjukkan wajah aktor utamanya?
Keluarkan, aku tak mau itu.
Tak ada ketegangannya, keluarkan. Hilangkan semuanya.
Baik.
Ingat, tangan editor kami
harus akurat seperti dokter pegang pisau bedahnya.
Jangan ada frame yang kurang, ataupun lebih.
Aku paham.
Apa... apa yang kau lakukan sekarang? Apa yang sedang kau lakukan?
Kita belum belum menampilkan kru utamanya!
Um...
Sinematografer.
Penulis Naskah.
Penata Artistik, Sound, Editor, Musik, lalu Sutradara.
Ayo, lebih cepat.
Kau menganggap tadi itu aktingmu? Semua ini editanku, itu yang membuat berbeda!
Baik, teruskan. Jangan berhenti.
Berhenti.
Siapa yang suruh kau taruh semua kru pada frame yang sama?
Ini bukan daftar menu makanan!
Bagaimana kau masih saja tak tahu cara menuliskan subtitle?
Dalam 365 hari, 366 hari kesialan bagiku.
Aku heran apakah muridku kemasukan air di kepalanya.
Lihat! Dia hampir membuatku ketinggalan pesta perayaan pacarku.
Siapa?
Siapa yang kamu cari?
Pacarku. / Siapa pacarmu?
Ya itu, itu pacarku.
Mari kita beri sambutan hangat pada Luo Qian Qian, Sutradara Luo.
Hati-hati kuenya.
Baiklah.
Qian Qian.
Yang akan kusampaikan mungkin tak tepat untuk saat ini.
Tapi
Maukah kau jadi pacarku?
Kukira dia itu seorang playboy.
Tak menyangka dia masih belum punya pacar.
Ambil fotonya, cepat!
Jiang Yang,
tolong aku!
Jiang Yang,
Jiang Yang,
AKU SUKA SESUATU YANG AGAK GILA ITU
Pemutaran perdana film kita.
Lembar Tanda Musiknya.
Apa bisa aku...
mendapatkan tiket pemutaran perdana?
Aku ingin berfoto dengan idolaku Yang Ming Zhe.
Apa perlu kujadwalkan makan malam bersamanya?
Tak usah, terima kasih.
Dasar kau anak-anak,
masuk bisnis-pertunjukan hanya untuk berfoto dengan selebritis.
Aku sudah berada di bisnis ini lebih dari 10 tahun,
dan tak pernah berfoto dengan selebritis?
Kapan?
Apapun alasannya, tak seharusnya kau lempar kue ke wajahnya.
Dia beruntung, tak kulempar batu bata ke wajahnya.
Saat dia menyatakan cinta padaku, aku juga terkejut.
Bisa jadi kejutan yang membahagiakan?
Apa masalahmu?
Yang kau lakukan cuma duduk dalam ruangan gelapmu itu,
berkhayal menjadi seorang sutradara.
Bisakah kau punya rasa percaya diri?
Tn. Li bilang padaku, aku ini pilihan No. 1 untuk Program Sutradara Baru.
Pilihan No. 1.
Dia cuma merayumu, sudah jangan menipu dirimu sendiri.
Berapa kali kau sudah mengatakan ini...
Sudah berapa lama sejak kau kirimi dia naskahmu?
Apa awan itu terlihat seperti gajah?
Sudah, cukup.
Hey!
OMG!
Tn. Li, ini aku.
Hey, Jiang Yang.
Kau membuat takut Tn. Li.
Apa kau sudah baca naskah yang kukirim padamu?
Ah, ya,
sudah kubaca. / Lalu bagaimana menurutmu?
Tak ada masalah.
Yang dikatakan Tn. Li
maksudnya ceritanya biasa saja.
Jangan menyerah.
Daftar nama untuk Program Sutradara Baru
masih belum final.
Kau masih punya kesempatan.
Terus lanjutnya. Tapi jangan lupa,
naskah yang bagus harus datang dari
pengalaman hidup yang kaya.
Betul juga, pak. / Jangan bekerja dibalik pintu tertutup,
atau mencoba membangun istana di atas langit.
Tn. Li, kita sudah terlambat.
Ayah, aku pulang.
Begadang semalaman lagi?
Sini, biar kutunjukkan pena ini.
Waterman, 1890.
Jaman sekarang apa orang masih menggunakan pena?
Untuk situasi apapun, biasanya menggunakan pena.
Soal komputer begini, mengetik itu kaku, tak memberikan kepekaan-rasa yang sama.
Sekarang ini era informasi,
semua informasi dikirim dalam bentuk digital.
Lagipula ayah tak akan mengerti.
Guru Jiang.
Yang Yang juga ada disini?
Kau tak pergi olahraga pagi, bibi?
Putraku mau menikah.
Aku meminta ayahmu membuatkan undangan pernikahannya.
Tulisan tangannya adalah karya terbaik yang bisa diharapkan.
Yang Yang, kapan kau akan menikah dengan Qian Qian?
Kami semua menunggunya.
Aku akan mandi dulu.
Dia kurang tidur.
Sutradara.
Mari kita mulai.
Jadi, apa ada yang tahu permasalahannya?
Departemen sound, kau telah mixing bagian final.
Mengapa tak kau yang memulai. / Um... ada masalah?
Jika ada, kami tak akan memiliki sertifikat teknis.
Aku tak bicara masalah teknis.
Siapa yang menulis bagian musik ini?
Ouyang Qi yang menulisnya.
Bagus. Bagaimanapun, departemen hukum kita bilang
bahwa kita kita tak punya hak ciptanya.
Departemen mana yang bikin masalah ini?
Tak ada yang tahu?
Apa kau sudah tulis catatan pada Lembar Tanda Musik,
tak ada hak cipta pada musik itu? / Aku sudah menulisnya dengan jelas.
Ini bukan masalah kita, jangan khawatir.
Tn. Li, kami mengerjakan spesial-efek,
ini tak ada kaitannya dengan kami. / Jangan lihat aku, aku cuma mengerjakan gradasi warna.
Seseorang bisa berpikir walau dengan dengkulnya, ini tentu tanggung jawabnya
departemen musik.
Bisa-bisanya kau menyalahkan kami?
Saat kami menerima Lembar Tanda Musiknya,
tak menyebutkan mengenai hak cipta.
Yang benar saja?
Tak mungkin. Aku ingat telah menuliskan catatannya.
Departemen editing,
kalian telah membuat kesalahan besar,
dan waktu kita sudah mepet. Bagaimana kau bisa memperbaikinya?
Sutradara, bagaimana menurutmu?
Aku sangat menyukai musiknya.
Sutradara, beri aku waktu 10 hari.
Oh, Huang Kung adalah supervisor baru dari Departemen Naskah.
Dia juga salah satu calon kita untuk Program Sutradara Baru.
Temanku yang kenal Quyang Qi,
kurasa tak ada masalah untuk menyelesaikan soal hak cipta.
5 hari. Aku bisa membereskannya dalam 5 hari.
Kau juga kenal Ouyang Qi? / Tidak.
Lalu kenapa aku harus percaya denganmu?
Karena aku ini bukan orang yang hanya bicara saja.
5 hari, aku bisa memperbaikinya.
Kau bilang telah menulis catatan pada musik Lembar Tanda Musik itu 'kan?
Memang ya. Di tempat yang jelas pada Lembar Tanda Musik.
"Tak ada Hak Cipta pada Musik Pembuka".
Lalu kenapa aku tak bisa melihatnya? / Aku sungguh telah menulisnya.
Kubilang kau memang tak menulisnya. Walau kau sudah menulisnya,
sama seperti yang kubilang berulang kali padamu.
Lembar Editing, Lembar Spesial-Efek dan Lembar Tanda Musik
semuanya harus akurat, tanpa ada kesalahan.
Lihatlah ini,
ini seperti membalut perban berulang-ulang.
Pasang di kiri, pasang di kanan.
Berantakan sekali.
Kalian telah bersama selama 10 tahun,
apa kau bisa menghentikan "perang dingin" ini?
Dia terus semakin tak masuk akal.
Bukankah itu kalian?
Lihat betapa gantengnya dia.
Hentikan perang dingin ini, dan putus saja. Biarkan aku yang bersamanya.
Kenapa tampak sedih?
Perang dingin.
Dengarkan aku, kebanyakan wanita,
biasanya suka benda kesayangan (piaraan).
Kenapa tak belikan saja dia piaraan, buatlah dia senang,
dan berakhir sudah perang dinginnya.
Piaraan seperti apa?
Misalnya saja, BMW?
atau mobil Land Rover?
atau sesuatu pada Tian Mao.
Atau um...
Dia bayarannya lebih tinggi dariku. Dan pikirannya tak sedangkal itu.
Apa kau pernah nonton film "Fifty Shades of Grey"?
Apa ini?
Ada sebuah tempat
hanya aku dan kamu yang tahu.
Inilah kamar bermainku.
Penting kau ketahui kalau kau boleh pergi kapan saja.
Astaga!
Pokoknya aku siap.
Kau melihat yang paling menakutkan dalam benakmu.
Jiang Yang.
Qian Qian, kau sudah datang.
Kau memang tahu cara mainnya.
Apa ada tempat lain yang tak kuketahui?
Aku pertama kali ini kesini.
Apa ini?
Kunci kartu.
Ini jelas kartu VIP.
Dan tadi kau bilang pertama kali kesini?
Tunggu, biar kujelaskan.
Ini... Milik teman kerjaku.
Dia anggota VIP disini
dan dia memberikan kartunya padaku.
Tak ada yang perlu dijelaskan.
Simpan saja sendiri. / Jangan pergi, Qian Qian.
Ayolah, seret seretlah aku.
Cobalah dulu.
ini Qian Qian, aku tak bisa terima telpon sekarang, silahkan tinggalkan pesan.
Perusahaan Ouyang Qi ada disini.
Kau yakin? / Ya.
Selamat datang di gedung pelarian terbesar, tergila di Beijing.
Bukankah kau membantuku mencarikan perusahaan rekaman?
Ya. / Kenapa ada gedung pelarian?
Aku telah bertanya pada dewan hak cipta musik.
Mereka bilang, hak cipta musik Ouyang Qi
tidak ada pada mereka. Label rekamannya dia sebelumnya adalah disini.
Ya ampun, ternyata dangkal.
Kau tak apa-apa?
"10 TAHUN BERPISAH"
Ada waktu posting status tapi tak ada waktu menjawab telponku,
apa masalahnya?
Guru Jiang.
Ini.
"Ouyang Qi menjadi seorang biksu di A La Shan"
Kenapa bisa kau sampai kesini?
Diam kau, mana Qian Qian?
Dia sudah pergi.
Aku menempatkan Qian Qian pada Kantor Pusat kami di Shanghai.
Dia bilang setuju.
Shanghai memang tempat yang bagus. Paris kecil, roti kecil isi daging, sesuatu yang murahan!
Tentu saja tampak sangat kecil dibandingkan dengan Beijing yang besar.
Dong Cheng besar, jalan Ring-Road Ke-5 besar, dan si Mulut besar.
Tidak menyebutkan botol bir besar.
Beri kami selusin!
Ku kasih tau ya,
jika kau tak bisa minum,
jangan memaksa.
Atau jangan suruh aku memanggilkan ambulan untukmu.
Lalu lintas di Beijing kacau, tak ingin kau mati di tengah jalan.
Aku yang urus Qian Qian, jadi kau tak perlu mengkhawatirkan aku.
Tidak, kurasa aku yang akan mengurusmu.
Lalu sekarang bagaimana? Mau adakan pertandingan persahabatan?
Kenapa kostummu seperti pelayan-sauna?
Sudah jangan sombong ayo jika kau berani.
Kau sudah siap?
Biasanya aku tak melawan 1 orang.
A La Shan.
Apa kaitannya antara A La Shan dan Arab?
Kak, jangan menghalangi aku.
Kau lihat atau tidak?
Dia melamarmu?
Yup. / Kau bilang "ya".
Kak, kurasa ini terlalu materialistis.
Ini bukan materialistis, ini cinta sejati.
Kita ini hidup di dunia yang gila,
kita harus ambil tindakan untuk meng-upgrade diri kita.
Aku...
Qian Qian,
kumohon kau jangan pergi ke Shanghai?
Kau tak cinta padaku lagi?
Kau sungguh tak mencintai aku lagi? / Aku bukan Qian Qian.
Ayolah, singkirkan tanganmu dariku!
Apa-apaan ini?
Guru Jiang. / Dasar kau menjijikkan.
Maaf. Ayo kita pergi.
Mundur. / Apa yang kau lakukan!
Dasar pemabuk tolol.
Mengapa kau banyak minum?
Lihat.
Para penumpang terhormat, selamat datang di Bandara A La Shan
Naik 1 level lagi.
mahsunmax
Ada orang? Kami mau beli tiket.
Tujuan Kuil Zhao Hua. Halo? Ada orang?
"TIAP SELASA & RABU JAM 8 PAGI"
Sekarang hari Minggu, lalu kita bagaimana?
Guru, apa ada cara lain? Kita...
Tuan, kau pasti bercanda 'kan?
Apa ada cara lain untuk sampai kesana?
Apa akan membuatmu mati kalau mengatakan sesuatu?
Tidak.
Tuan...
Siapa kamu?
Tak ada sopan santunnya?
Mengapa kau panggil panggil "Tuan" sama aku huh!
Aku cuma ingin tahu berapa ongkosnya mengantar ke Kuil Zaho Hua.
Kau anggap aku ini sopirmu?
Pergilah kesana kalau menumpang.
Kuda? Itu kuda yang cepat.
Lihat! / Kuda, kuda, dengkulmu!
Bahkan kuda-pun lebih cepat dari kita.
Untuk aku?
Makasih.
Ayo.
Kau mau kemana? Tunggu aku!
Lihat.
Ada mobil.
Berhenti...
Masa bodoh! / Itu ada lagi.
Berhenti...
Tuan.
Tuan, maksudku...
sobat.
Bro.
Daging-segar.
Kami ada urusan penting yang harus diselesaikan.
Bisakah kau memberikan kami tumpangan? Sekali jalan saja?
Terima kasih!
Terima kasih!
Terima kasih!
mahsunmax
Inikah pacarmu?
Kembalikan.
Guru Jiang.
Jangan ganggu aku. / Mengapa?
Kupikir kau ingin bersama Qian Qian?
Terima kasih atas bantuanmu.
Aku hanya bisa antar kalian sampai sini.
Kalian bisa menumpang dengan para penggembala.
Terima kasih!
Kau akan pergi kemana? / Menuju utara.
Ke Balapan Hero.
Ini.
Bawalah ini. Ini sepasang.
Dibalik tiap bukit pasir,
kita tak tahu apakah akan ada kubangan atau jurang,
sampai kita tiba di tujuan.
Semoga perjalananmu aman.
Terima kasih, daging-segar. Dah. / Terima kasih.
Tadi dia bilang apa?
Coba kulihat.
"Heartbeat"
Apa ini?
Apa begini? / Asma?
Ini detak jantung, paham!
Kawan tim yang dungu, nih ambil.
Baiklah! Kau tahu bahasa Inggris. / Kemana?
Ayo kita kesana, pemandangannya indah. Ayo ikuti aku.
Serius, melewatkan 1 frame ataupun tidak,
apa sungguh membuat perbedaan yang mencolok? / Tentu saja.
Lihatlah bintang di langit.
Kau mungkin tak akan tahu apakah ada 1 bintang yang hilang atau tidak.
Tapi bersama-sama mereka membentuk Galaksi.
Kalau gitu aku akan jadi bintang yang paling terang.
Lari!
Beta, Beta, ini Shulk.
Mohon jawab.
Aku telah mendarat.
Koordinatku adalah 105 derajat melintang, 68 derajat bawah.
38 derajat lintang, 85 derajat bawah.
Tolong cepat, jemput aku.
OMG!
Apa itu?
Balon udara memang begitu, kau tak bisa mengendalikan arahnya.
Terbangnya mengikuti angin, dan akan berhenti jika tak ada hembusan angin.
Aku tersesat dari perbaikan mobil,
jadi aku mencari tempat mendarat yang ada orangnya.
Maaf aku hampir saja menabrak kalian.
Mengapa kau mau menerbangkannya kalau kau tak bisa mengendalikannya.
Bukan soal menerbangkan balon udara, ini soal menerbangkan hidupku sendiri.
Sobat,
ketika kau tak tahu kemana tujuanmu selanjutnya,
ketika kau tak tahu kejutan apa yang akan menunggumu.
Betapa kerennya itu 'kan?
Kedengarannya cukup keren juga.
Sayang, aku seorang pria yang punya kisah untuk diceritakan.
Jadi, kau sudah terbang keliling dunia?
Mari kita buat panekuk-Cina.
Beberapa telur,
bawang hijau, ditambah adonan.
Selesai.
Atau Xin Jiang!
Xin Jiang!
Kebab Xin Jiang!
Kebab yang enak!
Campuri jinten dan bumbu-bumbu.
Bumbu.
Aku sungguh merindukan hotpot.
Apa? Bicara soal hotpot, maka pasti dari Chong Qing.
Ya.
Shulk, Shulk, kau masih disitu?
Aku Beta.
Aku tak bisa menjangkaumu lagi.
Kita ketemu di tempat lama saja, Kuil Zhao Hua.
Kuil Zhao Hua. / Kuil Zhao Hua?
Ya.
Um... kami juga akan ke Kuil Zhao Hua.
Jadi...kalian ingin menumpang?
Ya.
Kalau gitu naiklah. Jangan banyak cingcong.
Biasanya ini dikerjakan oleh 5 orang,
kita lakukan dengan 3 orang, ini sebenarnya agak masalah.
Tiga.
Kau yakin 3 orang? Sudah jelas hanya 2 orang yang mengerjakan.
Meminjam angin, ini cara paling kuno.
Selama kita bisa membuatnya terbang.
Aku janji akan membawa kalian ke Kuil Zhao Hua.
Sekarang kalian tahu mengapa aku mendarat di tempat yang ada orangnya 'kan?
Satu, dua, tiga.
Berdiri.
Ayo.
Satu... Ayo
Lihat Guru Jiang, sungguh kalung yang cantik.
Berhenti...
Aku turun.
Aku saja.
Cepatlah!
Cepat! / Cepat!
Sudah dapat.
Anginnya datang.
Bagaimana ini? / Kita tak bisa apa-apa kalau anginnya datang.
Walau 100 orang tak bisa menghentikannya.
Jangan!
Kau ingin terluka?
Ini cuma pasir, jangan khawatir.
Kalian berdua, jangan menyerah.
Jangan menyerah, terus jalan.
Selama kalian tetap jalan, kalian tak akan menyesal.
Sampai jumpa lagi! Ini dia!
Terus jalan maka kita bisa keluar dari gurun ini.
Ayo.
Aku tak kuat.
Kakiku sakit.
Pelan-pelan.
Kau masih saja mood bermain game?
Mencari mood yang positif.
Aku tak pernah bisa melewati level ini.
Aku tak mau tinggalkan ini dengan menyesal sebelum aku mati.
Baterai habis.
Itu cuma permainan, sudah jangan nangis.
Rasanya sudah cukup bagiku, aku tak akan bisa berhasil.
Tidur saja, semua akan baik-baik saja saat kita bangun nanti.
Jiang Yang, selamatkan aku!
Ayo.
Lepaskan aku.
Ada orang?
Unta?
Lihat disana. / Itu fatamorgana 'kan?
Bukan, kurasa itu orang sungguhan.
Puteri Loulan. / Puteri Loulan siapa?
Bukankah Puteri Loulan dari Xin Jiang? / Kurasa dia sudah pindah. Ayo kita lihat.
Berhenti, tunggu.
Wow, ini sungguhan.
Hidup. Cobalah.
Kita tidak bermimpi.
Sungguh?
Sentuh sentuh lagi aku tampar kalian.
Cut! Dari mana pemain tambahan ini asalnya?
Kau siap? Cepat.
Baik, apa kita siap? / Siap, awas!
Aku mau makan ini, ini enak.
Berhentilah makan, kau terlalu banyak makan. Ini semua properti milik mereka.
Ini sangat enak. / Ayo pergi, kita tak boleh makan properti.
Maaf sobat, maaf.
Tolong minggir.
Hati-hati.
Ada apa ini?
Berhenti, jangan naik, ini berbahaya.
Ini menyenangkan. / Awas.
Minggir.
Ini juga palsu. / Palsu, semuanya palsu.
Awas!
Tolong minggir.
Perhatikan jalanmu.
Maaf.
Ayo duduk.
Baiklah.
Selama ini terlibat industri ini, dan ini pertama kali aku di lokasi.
Mereka membawa makanan enak disini.
Baguslah?
Cobalah makan selama 2 bulan. / Hey, Asisten Produksi.
Ya aku datang.
Kau bisa memakai mereka dulu.
Bukankah kau?
Si super-star itu?
Ayo berfoto dengan dia.
Sebenarnya, aku seorang editor.
Benarkah? / Aku sudah sering mengedit film-mu.
Benarkah? / Aku suka aktingmu.
Kurasa aktingmu lebih bagus dari artis lain.
ini bagus sekali.
Seandainya suatu hari nanti aku bisa jadi sutradara,
aku ingin kau menjad pemeran utama wanitanya.
Baiklah.
Maaf, aku agak gugup.
Terlalu bersemangat, maaf. / Tak apa.
Maaf telah mengganggumu. / Dah.
Action!
Mengapa sutradaranya pergi? Kau kemana?
Kemana sutradaranya? Tak ada yang bilang "cut"?
Tak boleh berhenti sampai kita mendengar "cut".
Astaga, aku sudah mati 3 kali.
Jika kita tidak bilang "cut", artisnya tampak seperti boneka tali.
Mana sutradaranya?
Sutradara? / Ya aku datang.
Bagaimana tadi? / Mari kita ulang lagi.
Lagi?
Ya ulangi lagi. / Apa ada yang perlu diperbaiki?
Oh, sudah oke.
Kalau gitu, syuting selanjutnya. Syuting berikutnya!
Naikkan talinya, pasang.
Maaf sutradara.
Aku merasa ini sudah cukup. Kau sudah banyak ambil gambar melebar. Sudah cukup untuk diedit.
Kita kehilangan cahaya, dan harus cepat.
Aku merasa seperti... Tarik ke atas Kamera-A,
ambil jarak dekat artisnya dengan kamera genggam.
Efeknya nanti jauh lebih baik.
Dia tampaknya sudah profesional. / Dan artis itu, dia sudah berkali-kali ditarik ke atas.
Dia kelelahan, kau bisa beritahu dia kalau kondisinya kurang sehat.
Baik, sekarang tak ada cahaya dan kita harus lakukan dengan cepat.
Kamera-B, keluarkan dari jalur, pasang Kamera-A diatas dan ambil sudut pandang,
Cepat, cahayanya segera hilang, 1, 2, 3, cepat.
Sialan, dari mana datangnya 2 orang idiot ini?
Keluarkan mereka dari lokasi segera! Stunt-man, cepat!
Pencahayaan, cepat sebelum kita kehilangan cahaya.
Aku tak peduli yang kau lakukan, singkirkan mereka.
mahsunmax
Kenapa ada banyak orang? / Mungkin saja para penggemarnya.
Tuan.
Apakah dia mudah diajak bicara?
Apa? Maumu apa?
Tentang pekerjaan.
Ya? Kau juga akan mati?
Apa?
Apanya yang mati? Aku bicara soal sesuatu yang serius.
Sudah jangan bicara ngawur, tetap diamlah.
Tak mungkin.
Kurasa dia dulu hanya mampir.
Doa semua ini untuk Cang Yang Jia Cuo.
Apa kita harus bertanya lagi?
Kumohon guru, katakan dimana dia?
Dia suka merekam doa-doa kami,
dan pergi begitu saja setelah merekamnya.
Seringkali orang tak tahu apa yang sebenarnya mereka cari.
Tahu ataupun tidak, dia ada disitu.
Ya.
"Ouyang Qi menandatangani hak cipta"
Ketika kami sampai di A La Shan,
Ouyang Qi mengalami... banyak hal yang terjadi.
Dia sudah tidak ada disana lagi 'kan?
Ya.
Tn. Li. / Tapi Tn. li, kuharap kau bisa memberi aku waktu lagi.
Karena aku bisa... / Tidak, tak apa.
Huang Kun sudah mendapatkan tanda tangan hak ciptanya.
Masalah hak cipta lagu ini, sudah terselesaikan.
Tapi belumlah komplit.
Beritahu Meng Xiao Yan, kalau dia dipecat.
Kenapa dengan dia?
Meng Xiao Yan adalah muridmu, tentu saja kau ingin melindungi dia.
Tapi perusahaan telah melatihmu sebagai editor,
dan mungkin saja seorang sutradara di masa depan.
Apa kau tak mengerti keadaan ini?
Tidak, aku mengerti.
Walaupun dia operator level bawah, dia masih punya bakat.
Itu sudah keputusan perusahaan.
Meng Xiao Yan harus pergi.
Maka aku saja yang pergi dan dia tetap disini.
"Tak ada hak cipta pada musik"
Maaf.
Aku menandatangani hak cipta untuk musiknya Ouyang Qi.
Sekarang ini waktunya sudah cukup lama, keberuntungan masih ada padaku.
Haruslah cepat dan bawalah Ouyang Qi padaku.
Aku selalu berpikir untuk mencurahkan seluruh waktu dan tenagaku pada pekerjaan,
mengerjakan semua yang aku bisa,
menjadi orang yang tekun, akan membantuku mencapai tujuanku.
Aku bisa pergi kemana saja sejauh yang diinginkan hatiku.
tapi kurasa hatiku terlalu besar.
Sekarang, aku tersesat.
♪ Hotel California
Pagi.
Ini sayang sekali kalau dibuang.
Kita bisa mendapat uang dengan menjual ini.
Lihat, orang ini, dia pernah kesini untuk memperbaiki penanya.
Ayah,
kau bilang orang ini kesini untuk memperbaiki penanya?
Ya.
Sebenarnya pena yang itu.
Waterman, 1890.
Dibuat untuk keluarga bangsawan.
Kenapa ayah tak pernah menyebutkan ini sebelumnya?
Sudah, aku mengatakannya berulang kali.
Kau saja yang terlalu sibuk.
Dia bahkan memberiku alamatnya.
Coba kulihat.
Dia bilang padaku untuk mengirimkan pena ini padanya.
Lihat, tulisannya bahasa Inggris.
Aku sudah berhenti dari pekerjaanku.
"KOTA CINTA"
Kenapa kau tak kesini?
Pintu barat? Baik, cepat.
Maaf, halo semuanya, dan para tamu.
Maaf, aku terlambat.
Terima kasih banyak atas kedatangannya pada konferensi pers kami.
Aktor dan aktris utama
tak perlu diperkenalkan lagi.
Semua orang sudah tahu mereka
adalah para artis yang sangat berbakat.
Umur mereka bertambah lebih dari 180 tahun.
Walau mereka bukan dalam kondisi kesehatan yang baik, mereka masih bersedia hadir
dengan kursi roda mereka.
Inilah kedua veteran yang berperan menjadi petani desa selama hidupnya.
Dan mereka sangat dipuja oleh para penonton. Orang tuaku tumbuh dewasa menonton film-film mereka.
Jika orang tuaku tahu aku berdiri bersama mereka di panggung yang sama hari ini,
mereka pasti akan bangga.
Aku telah berhasil.
Sekarang, mari kita sambut mereka.
Kenapa kalian kesini?
Sungguh mengejutkan!
Sebenarnya, kau yang membawakan kejutan besar untuk semua orang.
Jangan sebutkan itu.
Jangan khawatir.
Lihatlah poster kami, romantis bukan?
Apa "Love City"?
Bukankah judulnya "No Country For Old Farmers"?
Lihatlah latar belakang ini.
Jadi mentormu tak datang sekarang?
Yang benar saja, dia tak peduli tentang para bintang. Dia tak pernah mau datang.
Setelah mengalami ujian dan cobaan, mereka akhirnya bersama.
Tentu saja, sutradaranya tahu yang terbaik.
Mari kita sambut sang sutradara.
Sutradara masih mengalami kemacetan lalu lintas di ring-road ke-3.
Sebenarnya, di film ini,
kami tidak bersama-sama di akhir cerita.
Tidak bersama...
Tentu saja tidak, akan menjadi klise besar jika kalian bersama.
Terima kasih.
Salah tempat.
Hey, kamu ngapain?
Melakukan sulap?
Akan berubah menjadi kepala babi? Kau mengagetkan orang, tahu?
Kenapa kau tak hati-hati?
Oh Tuhan, keluar.
Lift-nya rusak!
Ya Tuhan, lift ini telah mengambil nyawa seseorang.
Perlu ditelponkan ambulan?
Ya, tentu.
Kau tak apa-apa?
Idolaku!
Boleh aku berfoto bersamamu?
Idolaku!
Seksinya!
Xiao Yan.
Mengenai hari ini,
kau menjadi editor independen pada perusahaan kami.
Apa yang terjadi? Dimana Guru Jiang?
Tak perlu khawatir, pikirkan saja pekerjaanmu sendiri.
"Tak ada hak cipta pada musik"
"Perlawanan"
Ayah.
Aku sudah memikirkannya.
Tak seharusnya aku tergila-gila untuk menjadi seorang sutradara.
Ada banyak sekali pekerjaan yang bayarannya bagus.
Akan kucari pekerjaan itu.
Tapi aku... / Aku sudah selesai. Ayah santai saja.
Qian Qian?
Bibi Liu, kau masih ingat aku?
Kau kesini mencari Jiang Yang? Mereka berdua pergi keluar.
Aku bantu menjaganya sebentar.
Tak ada yang penting, aku kesini untuk mengembalikan sesuatu.
Kau tak sibuk 'kan?
Baguslah, maukah kau jaga sebentar tempat ini?
Aku baru dapat telpon dan harus pergi sebentar.
Aku akan kembali sebentar lagi, terima kasih.
Di bawah bintang malam, hanya satu wajah malaikat yang ada.
Bersandar pada tenda,
kenyataan Jiang berkurang seperti tetes air terakhir di gurun,
menguap, menghilang.
Pikirannya kembali ke masa lalu, saat melangkah masuk ke perpustakaan sekolah.
Xiao Jiang memainkan gitar bersama Qian Qian.
Itu adalah lagu baru yang dituliskan untuk Qian Qian.
Untuk mencintai dia adalah untuk bertanggung jawab padanya,
Yang paling dia derita adalah bukanlah yang jauh dari mimpi
sebaliknya, yaitu bagaimana merelakan duniawi dan bisa merangkul kenyataan biasa.
Tapi Qian Qian berkata
kita saling menyakiti pada saat-saat yang paling tak dipedulikan.
Mari kita hentikan, demi cinta harusnya tak terbatasi oleh penderitaan.
Hubungan 10 tahun cinta mereka seperti sebuah pohon yang tumbuh,
sekarang akarnya tercabut.
Pikiran Jiang pecah berkeping-keping
namun dia memaksa
Qiang Qiang telah menjadi wanita utama dalam hidupku,
dan selamanya, satu-satunya yang menjadi wanita utama dalam hidupku.
Indahnya.
Ini berlebihan!
Apanya yang berlebihan?
Dia memberiku benda yang sama pada ulang tahun terakhir, betul-betul sama.
Dia pasti telah membeli banyak sekali benda ini.
Memberikannya pada setiap gadis. Dia mungkin saja lupa.
Dia tak pernah serius denganku.
Aku mau putus dengannya.
Putus...!
Xiao yan, bisakah kau membantuku bicara pada kakakmu?
Tolong, mengenai jam tangan yang terakhir,
bukanlah kesalahanku.
Tokonya yang salah kirim!
Vampir dari Twilight?
Operator baru, aku Xiao Tao.
Kamu ini cowok?
Terima kasih.
Nona Meng, kurasa kau terlalu cerewet.
Syuting dengan 2 frame yang hilang,
aku yakin penonton tak akan tahu.
Setiap frame itu diperhitungkan.
Tangan editor
harus akurat seperti pisau bedahnya dokter, pas.
Itulah yang dikatakan mentorku. / Mentormu, aku tahu.
Mentormu si Jiang Yang yang baru saja dipecat 'kan?
Omong kosong!
banyak perusahaan produksi sangat berharap bisa mempekerjakannya, hanya karena kemampuannya.
Xiao Yan, maaf
karena kelancanganku tadi. Apa aku tak membuatmu takut?
Tidak juga. Mentorku sering membicarakanmu.
Dia sering menyalahkanku 'kan?
Mengenai mentorku, kau pasti lebih tahu dari pada aku.
Dia cuma terlalu angkuh.
Oh!
Ini yang kami dapat dari perjalanan kami ke A Lan Shan,
untuk menyelesaikan masalah hak cipta musik.
Orang yang memberikan ini bilang, ini sepasang.
Aku merasa kau harus memilikinya.
Karena kalian pasangan yang serasi.
Xiao Yan, terima kasih untuk hadiahnya.
Zi Hao,
aku tak bisa ikut bersamamu ke Shanghai.
♪ Aku akan berhasil
♪ Aku akan berhasil
♪ Akan mengusahakannya
♪ Aku akan berhasil
♪ Aku akan berhasil
Kau boleh kembali dan menunggu jawaban dari kami, berikutnya.
♪ Sudah kukatakan saat masih muda
♪ tak peduli betapa sulitnya hidup
♪ Tetap tegakkan kepala dan kuat
Maaf, posisi kami semua telah terisi.
Kami akan kasih kabar jika ada lowongan baru.
♪ Karena itulah caramu melangkah dari tak terkenal menjadi sangat terkenal
♪ Kata-kata hinaan menjadi bahan bakarku
♪ mereka yang menghina menjadi pengikut yang patuh
♪ Mengapa terlalu berhati-hati
♪ lupakan kemana tujuanmu
♪ Bukan jalan pintas, apakah kau kehilangan jati diri
♪ Bernafaslah lega
♪ dari hati seperti tak terjadi apa-apa
Mengapa tak kau pertimbangkan dengan baik?
Kami sungguh berharap kau jadi bagian dari Dara Financial Management Company.
Kau sudah pulang. Ayo main denganku.
Baiklah kalau begitu.
Mencari kerja tidaklah gampang.
Memang tidak mudah
tapi aku sudah mendapatkannya, sebuah perusahaan manajemen keuangan.
Mungkin aku mulai bekerja minggu depan.
Perusahaan manajemen keuangan?
Apa yang akan kau kerjakan disana?
Pokoknya ayah tak akan mengerti.
Pastinya ini bukan pekerjaan editing.
Ayo main.
Aku tak peduli orang lain memperlakukanmu dengan adil ataupun tidak,
tapi kau harus perlakukan dirimu dengan benar.
Kau telah memutuskan pilihanmu, dan kau menyerah di tengah jalan,
kau tak boleh menyalahkan siapapun.
Seperti makan, kau harus telan makanan satu persatu.
Seperti memperbaiki pena, kita bisa perbaiki 1 pena setelah pena lainnya.
Setelah ibumu meninggal,
kau bukan lagi anak-anak seperti yang dulu.
HAWAII
mahsunmax
Kamu beruntung. Apa kau tak main game Plants vs Zombies?
Kau bisa saja seorang zombie.
Aku bukan zombie.
Tn. Ouyang tak suka diganggu kalau dia sedang bekerja.
Tunggu dulu, kau petugas pengantar 'kan?
Mm... ya.
Pena.
Pai? / Bukan.
Bukan pai, pena.
Aku bilang pai.
Ikuti aku.
Aku bilang P-I-E, pie.
Aku bilang pena. Sial, kenapa bahasa Inggrismu kacau?
Hawakinewiwiloa
Aku memesan pai dari toko roti.
Aku telah mencarimu kemana-mana.
Lihat pena ini.
Tolong suruh dia untuk tidak menggangguku?
Lepaskan dia, pena ini sangat penting bagiku.
Kau boleh berdiri.
Sial.
Pergilah.
Apa ada yang memesan pai?
Terima kasih.
Kau masih disini?
Ini properti milik pribadi.
Kau harus pergi atau aku akan telpon polisi.
Tuan, kau bisa lihat aku?
Tn. Ouyang.
Aku sudah bilang apa padamu,
ini properti milik pribadi.
Aku lihat dari atas. Selama aku tak melewati batas airnya,
maka ini masih properti negara, Gendut.
Tapi gelombangnya akan turun lagi, lihatlah.
Beri aku waktu sebentar, 1 menit saja.
15 detik sudah lewat.
Aku datang kesini untuk menanyakan soal hak cipta.
Kupikir kau petugas pengiriman. Apa maksudmu soal hak cipta?
Aku bukan petugas pengiriman, aku kesini mengantarkan sebuah pena.
Lalu apa bedanya?
Ayahku telah berjam-jam memperbaiki pena ini.
Penanya rusak, jangan marah padaku.
Ini bagian kesalahan wanita itu yang telah menindihku.
Hawakinewiwiloa
Kau siapkanlah meja untuk 2 orang.
Ceritanya panjang dan sangat rumit.
Bagaimanapun, apa kau sudah menerima sesuatu apapun dari ini?
Ya. Di gurun,
Sopir rally bilang padaku
hidup ini sama seperti
berjalan di bukit pasir gurun.
Kau tak pernah tahu ada apa di balik bukit.
Apakah jalan datar atau kubangan lumpur.
Di danau moon, pilot balon udara
bilang padaku
bila hidup kita ini seperti balon udara panas.
Hembusan angin yang kuat yang bisa membawa kita pergi.
Tapi
kita harus
tetap berani, tekun
dan ulet bersama, kita akan sanggup mengapai apapun.
Tapi kau tak punya pengetahuan.
Apa kau pernah dengarkan kata hatimu sendiri?
Kau bicara apa?
Akan kuajak kau ke suatu tempat
dimana kau bisa dengar hatimu.
Rasanya sangat tenang di dalam air.
Aku hanya bisa mendengar nafasku.
Tn. Ouyang mengatakan,
dalam hati tiap orang hidup dirimu yang lain.
Dirimu yang lain ini biasanya bersembunyi dari
dunia luar yang mengganggu dan dari penilaian orang lain.
Jadi,
satu-satunya cara untuk membimbing dirimu sendiri ke arah yang benar,
adalah mendengarkan kata hatimu sendiri.
Apa yang kubutuhkan untuk hati ini?
Awas!
Hati-hati!
Qian Qian.
Ada apa dengan anak muda jaman sekarang?
Sana kejar dia! / Aku tak punya kendaraan.
Aku punya. / Ayo.
Hai, permisi.
Apa kau melihat pria Cina?
Dia pergi ke jalan situ.
Bagaimana caranya kesana?
Jika kalian mau aku bisa ambilkan sepasang kuda.
Bagaimana kalau kita tak menemukan dia.
Maka anggap saja kita sedang berlibur. Lagi pula kita tak sering menghabiskan waktu bersama.
Bagaimana kamu tahu aku ada disini?
Mengapa tak kau tebak saja?
Ayo kita lihat di depan itu.
Taruh kudanya disini.
Ayo kita lihat kesana.
Ayo.
Suku pedalaman? Dia tak mungkin ada disini, kita pasti salah tempat.
Ayo kita pergi dari sini.
Apa yang kau lakukan?
Mahalo. Terima kasih.
Luar biasa!
Mereka sedang menyambut kalian.
Mengapa kau selalu muncul di tempat yang tak seharusnya.
Siap menunggu tanah tinggi Koholalele Koholalele
Naik bukit dan menuju laut Kapapala
Masuk, aku harus masuk.
Disinilah berdiri bukit yang paling menonjol.
Sangat dingin
Aloha. / Ayo, duduk.
Duduk
Terima kasih. Mahalo.
Ini daging babi paling terkenal disini.
Cobalah.
Ayo menari bersama kami.
Ayo kita menari. Biar kupakaikan ini padamu.
Ini?
Aku tahu yang sedang kau pikirkan.
Kau berpikir, mengapa sangat gemuk.
Biar kujelaskan padamu, orang-orang disini sangat menghargai yang paling besar, itu lebih baik.
Kau pasti bercanda.
Disinilah surganya untuk wanita.
Bagi pria mereka pergi berburu,
mancing ikan tiap hari, dan mereka juga memasak.
Lalu apa yang dilakukan wanita?
Wanita hanya membuat beberapa keranjang bunga,
berjemur.
pokoknya, makin gemuk mereka,
akan makin dicintai oleh suaminya.
Aku sudah lama belum pernah melihat dia sebahagia ini.
Kau menyelesaikan rekamannya?
Belum.
Aku telah berada di lebih dari 100 negara.
Mengumpulkan lebih dari 400 suara alam yang berbeda.
Juga karena inilah aku menghabiskan semua uangku.
Aku menggadaikan hak cipta musikku pada rumah-produksi.
Ini bukannya aku tak ingin memberikannya padamu.
Aku memang tak bisa memberikannya.
1 lagu lagi yang akan dikerjakan.
Kuharap aku bisa menemukan suara yang paling ajaib di bumi ini.
Tapi, belum juga beruntung.
Seperti apa suara paling ajaib di bumi itu?
Penduduk lokal mengatakan mungkin ada di puncak gunung berapi.
Mereka mengatakan ini adalah
tempat yang paling tenang di bumi,
di atas sana.
Mungkin, memang tidak ada.
Apakah kau melihatnya atau tidak, itu pasti ada disana.
Cang Yang Jia Cuo.
Aku mempelajarinya setelah perjalananku ke A La Shan.
Apa?
Kau pergi ke A La Shan juga?
Kau berjalan di jalur Cang Yang Jia Cuo?
Aku berjalan ke jalurmu.
Kurasa aku berjalan ke jalur dia.
Maaf, aku salah memahamimu.
Aku tak ada saat kau membutuhkanku
menjadi pendengarmu.
Aku berjalan di jalur yang telah kau lewati,
karena aku ingin memahamimu.
Ini dia manis.
Terima kasih.
Catatan ini untukmu.
Ups aku menjatuhkannya.
Dia sudah pergi.
Aku pergi ke pulau Molokini,
untuk mencari suara paling ajaib.
Berharap aku bisa menemukannya.
Mungkin sebelumnya aku terlalu keras pada diriku.
Sebenarnya, jika aku menyelesaikan bagian terakhir,
aku bisa mengambil kembali hak cipta musik itu,
dan masalahmu juga akan terselesaikan.
Kita semua berjalan di jalur Cang Yang Jia Cuo.
Ini sudah takdir.
Orang merasa bahagia saat mereka mendapatkan sesuatu dari yang tak berarti,
dan merasa menderita ketika mereka kehilangan sesuatu menjadi tak berarti.
Tak ada yang tak berarti dalam hidup,
yang bisa kita miliki selamanya.
Sesuatu yang tersisa hanyalah pengalaman.
Cang Yang Jia Cuo muda bertanya,
haruskah ada cara untuk memuaskan keduanya,
bagiku untuk menjaga kebenaran untuk Buddha dan untukmu?
Karena kita telah ditakdirkan untuk bertemu,
kuharap di masa depan,
kau bisa terus tumbuh dewasa
dan menemukan jawabanmu.
Apakah kita mendapatkan hak cipta ataupun tidak,
kurasa kita harus merekam suara itu.
Kau benar.
Ouyang Qi menyerahkan segalanya disaat puncak karirnya,
untuk mengejar impiannya.
Yang sebenarnya aku telah kehilangan.
Aku tak mendengar apapun.
Cuma suara angin.
Cobalah, mungkin kau bisa dengar sesuatu.
Sini berikan.
Benar 'kan? / Tak ada.
Menurutmu apakah di dunia ini,
mungkin ada suara yang paling ajaib di bumi?
Sudahlah.
Mungkin Ouyang Qi benar. Suara yang paling ajaib
tidak ada di dunia ini.
Kita menyerah saja.
Ini.
Terima kasih.
Selama beberapa tahun ini,
aku telah kehilangan banyak hal.
Aku kehilangan rasa percaya diri.
Aku kehilangan arah dalam hidup.
Aku hampir kehilangan keluargaku.
Dan aku hampir kehilangan dirimu.
Terima kasih karena tidak menyerah padaku.
Aku mencintaimu.
Ayah.
Hey kau telah pulang.
Bagaimana Qian Qian?
Baik.
Hanya itu yang kau katakan setelah perjalanan ini?
Apa kau sudah temukan Ouyang Qi?
Apa sudah kau berikan penanya?
Dia bilang apa?
Baik.
Ayah.
Apa yang kau lakukan?
Oh.
Aku membantu mengetikkan ini untukmu.
Bukankah kau bilang semuanya sekarang dalam bentuk digital?
Meskipun
bidangku tidak dalam industrimu,
aku merasa kalau naskahmu ini
cukup bagus.
Dan semua pekerjaan ini...
Mengetikkan semuanya tidak membawa kepekaan rasanya.
Naskah yang bagus itu
harus ditulis tangan.
Ayah.
Baiklah.
Hak cipta... kalian cari dengan cara cepat.
Cepat!
Pecat Huang Kun. / Baik.
"Tanda tangan hak cipta Ouyang Qi"
Jiang Yang.
Sebuah tim harus bekerja seperti sebuah kubus Rubik
untuk menyelesaikan masalah.
Kenapa kau kesini?
Aku...
Aku selalu membuatmu marah.
Ini bukan karena aku tak mencintaimu.
Ini karena aku terlalu mencintaimu.
Aku tahu caranya keliru.
Dan aku akhirnya mengerti.
Cinta itu bukan soal materi.
Tapi soal hati.
Maka tunjukkanlah hatimu.
Kapan akan menjadi ksatriaku dan muncul dengan baju yang bercahaya?
Majukan,
mundur sedikit.
Pelankan. Tunggu!
Musik disini. / Tapi dengan begini...
Tak ada "tapi".
Emosinya tak akan muncul.
Musik mulai dari sini.
Aku Editornya.
Aku Sutradaranya.
Kiriman untuk...
Meng Xiao Yan.
Petugas pengirimannya, ganteng juga.
Halo. / Silahkan tanda tangan disini.
Perusahaan pengiriman mana kamu? / Perusahaan Pengiriman "Baju Bersinar".
Maaf soal itu.
Dah. / Dah.
Ya Tuhan.
SETAHUN KEMUDIAN
Kau dapat panggilan dari saluran-2.
Terima kasih.
Halo. / Halo.
Tn. Ouyang, kami kembali.
Kembali lagi?
Terima kasih.
Untuk apa? / Kami berdua telah tumbuh dewasa.
Tumbuh dewasa?
Orang biasanya tumbuh dewasa 3 kali.
Saat pertama, ketika kau tahu kau bukanlah pusatnya dunia.
Karena itu kau mulai bekerja keras.
Saat kedua,
adalah ketika kau benar-benar kelelahan,
tapi masih tidak menyerah.
Yang ketiga
adalah ketika kau menemukan dirimu sendiri
berdiri di tengah dunia,
tapi tak ingin berada disitu lagi.
Doaku untukmu. / Terima kasih.
Dah.
Siap untuk tujuanmu selanjutnya? / Ayo berangkat Mike.
Aku selalu siap.
Di puncak gunung berapi,
aku yakin menemukan suara paling ajaib di bumi.
Suara itu telah ditemukan oleh 2 hati, mereka saling mencintai.
Juga karena ini,
bila aku mewujudkan impianku,
Lagu Alam Semesta.
Kau mungkin terlibat dalam hal-hal agak gila dalam hidupmu,
salah satunya disebut Cinta.
mahsunmax, 15 September 2016
NO RESYNC | NO RE-UPLOAD | NO DELETE CREDIT
just inbox for time-resync
CITY OF HEROES
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.