Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan oleh RAJAJUDI.info Agent Judi Online Aman Terpercaya
Kunjungi RAJAJUDI.info Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Nona?
Permisi.
Tunggu. Kau tak apa?
Kau bisa dengar aku, Nona?
Kau tahu siapa dirimu?
Apa kau mungkin terluka?
Apa seseorang mengejarmu? Apa kau...
Tidak, maaf. Aku tak apa.
Namaku Sarah Foster.
Aku mahasiswi. Aku bisa beri kau alamatku.
Kau mau kami mengantarmu kembali?
Baiklah.
Astaga. Kau baik-baik saja?
Mereka menghubungi. Kubilang kau masih di ranjang.
Tidak, aku tak mengunci pintu lagi./ Aku tahu. Ini gila.
Kau baik-baik saja?/ Ya, aku baik.
Kau membuatku takut./ Maaf.
Aku tak mengira itu akan terjadi lagi.
Halo?
Kau membuat kopi?
Aku naik bus.
Kakiku masih basah semua.
Kau bilang akan mengganti ini.
Ini bahkan tak mirip denganku.
Aku berpikir, dari pada makan siang di luar,
Kita bisa pesan sesuatu untuk dikirim.
Tetap di sini dan tetap hangat.
Jonathan?
Berhenti.
Ada apa?
Aku tak mau kau melihat.
Melihat apa?
Jonathan, apa yang kau lakukan?/ Maafkan aku.
Jonathan.../ Aku tak bisa membantahnya.
Jonathan, aku mohon.
Kumohon, Jonathan! Jonathan!/ Aku tak bisa membantahnya.
Dr. Cooper, pasienmu berikutnya sudah datang.
Sarah Foster? Sudah kuduga aku mengenali nama itu.
Kau ikut kelasku saat semester akhir.
Kau ingat?/ Tentu saja.
Aku ingat.
Aku membaca formulir yang kau isi dan kampus masih punya berkasmu.
Dan tentu, aku melihat apa yang terjadi di surat kabar.
Aku turut berduka./ Terima kasih.
Tapi formulir memberikan alasan berbeda untukmu datang kemari.
Benar, aku akan masih menghadapi dengan bunuh dirinya.
Tapi aku menemui dokter selama setahun,
Dan aku putuskan kembali sekolah lalu selesaikan disertasiku.
Melanjutkan dari yang terakhir yang aku tinggalkan.
Tapi sejak aku kembali, aku mulai tidur berjalan.
Awalnya itu hanya sekitar apartemenku,
Tapi beberapa hari lalu, polisi menemukanku...
...dan aku berjalan sekitar 4,8 km.
Pintumu tak terkunci?
Aku membuka kuncinya didalam tidurku.
Kau pernah tidur berjalan sebelum kembali ke sekolah?
Bagaimana tidurmu terlepas dari itu?
Tidak bagus. Aku kesulitan tidur.
Dan aku bermimpi buruk./ Bisa kau ceritakan itu padaku?
Biasanya, ada seorang pria.
Aku tak bisa melihatnya, tapi aku tahu dia ingin menyakitiku,
Tapi aku tak bisa kabur.
Kadang aku tak bisa bergerak atau menghirup udara saat aku bernapas.
Apa mimpi yang sama terus berulang?
Itu selalu orang yang sama.
Aku tak tahu siapa dia.
Bagaimana suasana hatimu?/ Sedih.
Kesepian.
Tapi aku mengusahakan itu dengan melangkah maju.
Duka cita bisa begitu berat.
Dan itu jelas faktor yang sedang kau alami sekarang.
Tapi gangguan tidurmu mungkin murni masalah medis.
Aku mau jadwalkan pemeriksaan untukmu...
...dan juga mengenalkanmu pada beberapa orang...
...yang menurutku bisa membantumu di universitas.
Apa itu tak masalah?/ Tentu saja.
Kondisimu akan semakin membaik, Sarah.
Aku yakin itu,
Ada kemungkinan kau akan menghadapi cobaan berat,
Tapi kau menghadapi hidup barumu dengan sangat berani.
Aku mau kau datang dan temui aku kapan pun,
Untuk alasan apa pun. Mengerti?
Terima kasih.
Dan mungkin usahakan sediakan kunci pintu rahasia.
Baiklah.
Aku akan tidur di pusat penelitian tidur malam ini.
Untuk tidur?
Itu aneh.
Hei, kau ingat Neal Owens?
Aku akhirnya mengirim dia pesan.
Aku ingin kau membaca itu sebelumnya, tapi aku lupa.
Kupikir jika kau ingin sesuatu,
Kau harus mengutarakan idemu, jadi aku melakukannya.
Kupikir dia dosenmu.
Secara teknis, dia memang dosenku,
Tapi kurasa jika hubungan kami bisa berjalan,
Aku bisa mundur dari kelasnya, bukan?
Aku berpikir kirimkan dia foto.
Jangan lakukan itu.
Tinggalkan sesuatu untuk fantasinya.
Kau belum berkencan dengan seseorang sejak aku bertemu kau.
Tak ada yang mengajakku.
Aku pernah membaca, jika setiap hari...
...kau harus mengenali tiga kemungkinan belahan jiwamu.
Kemudian kau membayangkan semua rincian tentang mereka...
...lalu kau bawa itu hidup didalam pikiranmu.
Baiklah, lihat dia?
Jika dia mengajakku berkencan...
Pemakaman?
Itu sedikit suram, tapi yang mana?
Itu, yang keluar dari mobil.
Dia terlihat sudah menikah.
Aku membayangkan dia masih lajang.
Itu bagus. Itu benar.
Langkah pertama adalah untuk memikirkan soal itu.
Hasil tes darahmu tak ada masalah,
Tapi itu tak menyingkirkan semua kemungkinan.
Mimpi dimana kau katakan merasa tercekik...
...itu mungkin pertanda apnea tidur.
Itu gangguan dimana kau berhenti bernapas selagi kau tertidur.
Bukankah itu berbahaya?
Kita akan tahu besok pagi jika kau mengidapnya, lalu kita bisa obati itu.
Kami ingin agar kau menginap di sini selama beberapa malam...
...agar kami bisa membangun profil dari proses tidurmu.
Mesin ini memantau seluruh tanda vitalmu, pernapasan,
Detak jantung, EEG,
Membaca semua yang terjadi didalam kepalamu.
Mimpiku?
Tidak terlalu, hanya aktivitas sarafmu.
Tapi kami akan tahu saat kau bermimpi...
...dan apa tepat yang terjadi di dalam kepalamu sebelum kau bermimpi.
Bagaimana jika aku tidur berjalan lagi?
Ada kabel penahan di sana.
Kami juga punya seseorang yang mengawasimu sepanjang malam.
Dengan begitu, kau tak bisa pergi kemana-mana.
Jadi aku tak bisa pergi./ Tentu saja bisa.
Tapi hanya saat kau sudah bangun.
Sarah, ini Dr. White.
Dia pimpinan di sini.
Sarah Foster.
Hai.
Bisa kau temui aku saat kau sudah selesai di sini?
Aku akan biarkan kau bersiap. Aku segera kembali.
Terima kasih.
Permisi. Permisi.
Apa kau butuh Dr. Koslov?
Aku mencobanya, tapi kurasa ini tak berfungsi.
Ada kesalahan.
Apa yang kau butuhkan?
Kurasa aku takkan bisa tertidur di sini.
Itu normal.
Aku juga tak tidur semalam.
Aku tahu jika aku mengenalmu.
Kurasa tidak.
Di pemakaman.
Aku melihatmu di pemakaman.
Apa kau di sana?/ Ya.
Aku sedang berjalan didekat pemakaman.
Pemakaman siapa itu?/ Seorang wanita muda.
Dia mahasiswi di sini.
Maaf.
Aku melihatmu di mobil bersama istrimu.
Itu salah satu dokter di sini. Aku belum menikah.
Aku juga. Maksudku, sudah, tapi...
Dengan penulis?
Benar.
Itu pasti menarik.
Kau tahu, mencintai dia bukan berarti mencintai karyanya.
Aku seharusnya tak mengatakan itu.
Maksudku, aku tahu buku-bukunya bagus.
Bahkan luar biasa. Itu yang aku pelajari,
Tapi kadang aku membaca karyanya dan aku tak bisa terikat dengan itu.
Tidak seperti aku terikat dengannya.
Dia takkan pernah tahu aku mengatakan itu.
Aku akan meminta Dr. Koslov membawakan ini.
Baiklah.
Tidur yang nyenyak./ Terima kasih.
Selamat pagi, Sarah.
Kuharap kau tak merasa terganggu kami memindahkanmu semalam.
Di sini perlengkapan monitornya lebih baik.
Ini lebih nyaman./ Baiklah.
Bagaimana keadaanmu?
Aku tidur sepanjang malam. Aku tak begitu berbulan-bulan.
Apa aku melakukan sesuatu yang tidak wajar?
Tidak, kau tidur dengan tenang.
Kurasa aku tak mengalami mimpi.
Itu cukup normal untuk malam pertama.
Aku tak percaya kau memindahkan aku dan aku tak terbangun.
Kabar bagus. Dr. White akan secara langsung terlibat dalam kasusmu,
Dan itu sangat penting./ Bagus. Baiklah.
Sarah, kami melihat semalam ada pola saraf yang tak biasa padamu.
Tak ada yang perlu dikhawatirkan dari sisi kesehatan.
Grafikmu sangat unik.
Yang kami lihat di sini hal yang sama terjadi berulang-ulang.
Tapi gelombang otakmu.../ Apa itu penyebab tidur berjalanku?
Ada kemungkinan, tapi sangat kecil.
Kami akan mencari tahu.
Saat ini, kami baru membangun profil dasar.
Kami ingin kau tetap di sini selama tiga malam pekan ini, jika mungkin.
Aku akan tetap di sini setiap malam jika tidurku senyenyak ini.
Bagus.
Hei. Bagaimana hasilnya?
Itu bagus. Aku tertidur.
Itu sangat menyenangkan.
Aku akan kembali besok.
Kau ingat orang yang kita lihat di pemakaman? Yang di mobil?
Aku bertemu dia. Dia pimpinan di sana.
Lihatlah dirimu, perusak rumah tangga.
Itu bukan istrinya. Tapi salah satu dokter.
Itu membosankan.
Dia baik.
Apa itu dosenmu?/ Bukan.
Belum ada kabar darinya.
Aku mulai berpikir sudah cukup dengan itu semua.
Aku seharusnya kirim dia foto itu.
Sampai nanti.
Otak pangeran kecanduan dengan pelepasan dopamin...
...yang berasal dari memikirkan tentang wanita itu.
Cinta jelas menurunkan tingkat serotonin...
...yang berarti dia akan semakin berkembang dan terobsesi.
Karena intinya, semuanya, secara kimiawi,
Cinta hanya jenis dari gangguan bipolar.
Itu bisa menonton pada heroisme, pembunuhan, dan bahagia selamanya.
Tapi untuk pangeran kita,
Naskahnya sudah berakhir sebelum ciuman pertama mereka.
Kau tidak percaya itu, 'kan?
Jika tak ada keinginan bebas?
Aku memahami sains,
Tapi ada lebih untuk cinta daripada mengejar tingkat dopamin.
Apa yang dia lakukan itu indah.
Baiklah, tapi lihat situasi kejiwaannya dalam cerita itu.
Ketidakberdayaan, kegembiraan, kehilangan selesa makan,
Kesetiaan, obsesi,
Mengucilkan diri, duka cita, amarah.
Apa aku satu-satunya orang yang berpikir...
...asal mula dari cerita cinta yang romantis dan menggembirakan...
...mungkin artinya ketidakseimbangan kimia?
Baik, angkat tangan bagi mereka yang setuju dengan Nn. Wells?
Apa?
Apa kita berada di sisi yang sama?
Foster./ Maaf?
Kau bilang Wells, itu Foster.
Aku tidak mengerti.
Namaku Sarah Foster, bukan Wells.
Sarah Foster.
Jika itu yang lebih kau suka, tentu.
Apa dia sedang bercanda?
Namamu memang Sarah Wells.
Hei, siapa nama belakangku?
Apa?
Wells, terakhir yang aku tahu.
Kau pikir aku tak tahu nama belakangmu?
Untuk istriku tercantik, setia, dan penyabar, Sarah Wells.
Dr. Cooper pulang jam 17:00.
Aku mengirim pesan ke ponselnya,
Tapi dia baru akan kembali besok pagi.
Ini penting. Apa kau berikan dia nomerku?
Aku berikan nomormu.
Apa ada lagi yang bisa aku bantu, Nn. Wells?
Sarah.
Dia masih lama datang.
Dia dan aku sama-sama doktermu.
Jika kau mau beritahu aku apa yang terjadi...
Aku akan menunggu Dr. White.
Aku mau bertanya padamu.
Salah satu staf kami menemukan ini di lorong luar ruangan...
...saat kami memindahkanmu semalam.
Saat pasien bermimpi yang kami anggap penting,
Kami akan mengisi salah satu lembar ini
Lembar ini tertera namamu.
Aku tidak bermimpi apa pun.
Itu juga yang aku pikirkan,
Tapi kau menjelaskan dikejar oleh seorang wanita.
Seseorang melukaimu./ Itu bukan mimpiku.
Kau yakin?
Ya, dan itu bukan tulisan tanganku.
Lihat.
Tunggu.
Selamat pagi.
Kami datang untuk menemuimu semalam tapi kau sudah tidur.
Dr. Koslov bilang kau ingin tanyakan sesuatu padaku.
Bukan apa-apa.
Aku merasa lebih baik. Itu hanya kecemasan.
Tentang?
Tidak ada. Itu bukan apa-apa.
Baiklah. Tak ada mimpi semalam?/ Seingatku tidak.
Itu juga yang dikatakan mesin kepada kami.
Kau akan menemui kami lagi besok lusa.
Permisi.
Apa kau bekerja di sini?
Ya.
Aku mau bertanya, apa ada tipe amnesia...
...di mana orang mungkin hanya melupakan satu hal.
Apa kau mengerjakan studi kelas?
Jika pasien melupakan namanya sendiri tapi tak yang lainnya.
Bagaimana jika semuanya tetap seperti biasa?
Amnesia parsial retrograde./ Benar.
Itu bisa disembuhkan?
Itu bisa jadi permanen,
Tapi tapi di kebanyakan kasus, itu bisa sembuh dengan sendirinya.
Itu bisa disebabkan karena kejadian traumatis,
Cedera otak atau bahkan gangguan tidur.
Tapi itu biasanya bisa sembuh dengan sendirinya?
Hampir selalu begitu.
Protokol klinisnya adalah untuk meminta pasien kembali...
...menjalani rutinitas kehidupan lama mereka.
Sungguh? Hanya itu?
Itu yang biasanya terjadi.
Jika kehilangan ingatan menjadi sepenuhnya berhalusinasi,
Maka kau memasuki wilayah psikosis.
Aku dengan senang hati menjelaskan itu sambil meminum kopi.
Tidak, terima kasih.
Hei, bagaimana?/ Berjalan lancar. Hai.
Apa Dawn di kamarnya?
Siapa?/ Dawn.
Apa kau temannya?
Siapa Dawn?
Apa itu terjadi lagi?/ Apa yang terjadi lagi?
Tidur berjalan.
Kau tahu tentang tidur berjalanku?
Ya.
Kau tinggal di sini?
Ya.
Sejak awal semester?
Apa kau marah denganku?
Karena aku harus hadir di lab 10 menit lagi, dan aku...
Tidak, sama sekali tidak. Itu hanya...
Bisa kau beritahu aku namamu?
Kenapa kau bersikap aneh?
Maaf, itu hanya... Siapa namamu?
Nichole Wyatt.
Apa aku harus khawatir denganmu?
Tidak. Aku mengalami malam yang berat dan...
Halo?
Sarah.
Siapa ini?/ Sarah.
Kau tahu siapa aku./ Apa?
Hanya kau yang aku pikirkan, Sarah.
Siapa ini?
Aku orang yang berada di kegelapan.
Tak ada yang pernah menyentuhmu seperti aku menyentuhmu.
Apa kau suka saat aku menyentuhmu?
Saat aku dekat.
Permisi.
Maaf. Aku Elaine Cooper.
Aku akan segera menemuimu.
Dr. Cooper./ Ya?
Ini Sarah.
Maaf, aku baru saja datang. Aku akan segera menemuimu.
Kita berbicara beberapa hari lalu.
Di telepon?/ Bukan, aku Sarah.
Sarah...
Aku tak bisa temukan berkas untuknya.
Aku datang untuk menemuimu.
Kau mengingatku dari saat aku menjadi mahasiswi di sini.
Kita bicara tentang suamiku./ Tiga hari lalu?
Sarah Foster.
Sarah Wells./ Aku periksa kedua nama.
Suamiku Jonathan Grey. Penulis.
Benarkah?
Kau tidak ingat?/ Tidak.
Maaf, itu biasa terjadi. Aku tak semuda dulu.
Apa kau pernah di rawat di rumah sakit?
Apa?/ Di Klinik Weiss.
Tidak. Aku tak tahu apa itu.
Baiklah, aku mau bicara denganmu.
Tapi pertama kami harus temukan catatanmu.
Apa kau pernah mendaftar dengan nama lain?
Aku akan kembali. Oke?/ Kau sebaiknya tetap di sini.
Aku akan kembali. Jangan khawatir, kurasa aku membuat kesalahan.
Kau yakin? Bisa aku hubungi seseorang untuk datang menjemputmu?
Apa ada yang ketinggalan?
Tidak. Aku tidur di pusat penelitian tidur malam ini.
Semua baik-baik saja?/ Semua baik.
Aku akan kembali besok.
Namaku Sarah Foster.
Terima kasih.
Jangan khawatir, Sarah.
Aku selalu mengawasimu.
Aku merasa seolah kau menungguku.
Apa kau tahu aku datang untuk menemuimu semalam?
Merasakanmu, Sarah.
Tulangmu dibawah kulitmu.
Bisa kau rasakan jariku menggerayangi tubuhmu?
Hei./ Hei.
Apa kau kembali pulang semalam?
Ya, itu benar.
Bisa kau bukakan pintunya? Kunciku ketinggalan.
Ya.
Kau mau ke mana?
Bertemu Neal untuk minum kopi.
Apa itu dosenmu?
Aku mengirimnya foto yang banyak.
Sampai nanti./ Dah.
Dr. White?
Scott?
Scott!
Sarah?
Maaf, alamatmu ada di buku alamat.
Aku tak tahu harus ke mana lagi.
Aku mungkin seharusnya tidak kemari, aku...
Tidak, tak apa. Ayo.
Ada apa?
Aku lupa nama belakangku. Atau aku salah mengingatnya.
Itu sebelumnya bukan Wells. Tapi Foster.
Foster?
Kau kenal aku sebagai Sarah Foster.
Tapi jika aku bertanya padamu sekarang,
Kau akan bilang jika kau tak pernah mendengar nama itu, 'kan?
Lalu kurasa aku salah mengingat teman sekamarku.
Aku tinggal bersama wanita bernama Dawn.
Tapi kemudian itu menjadi wanita bernama Nichole,
Tapi mereka berbeda.
Siapa yang ada di sana sekarang?
Dawn. Dia kembali.
Aku menemui Dr. Cooper, tapi dia tak mengingatku...
...meski aku baru bertemu dengannya beberapa hari lalu.
Dia tidak tahu.
Aku berharap kau punya semacam penjelasan.
Mungkin kau pernah melihat ini sebelumnya?
Hai, Elaine, ini Scott White.
Dengar, aku bicara dengan Sarah Wells saat ini...
...dan kami pikir ada baiknya dia datang dan bicara padamu hari Senin.
Tapi saat ini, aku ingin agar dia menyapamu.
Kau tak keberatan?
Katakan halo.
Dr. Cooper?
Ya, aku merasa baik.
Baiklah.
Baik.
Aku akan minta dia menghubungi kantormu untuk membuat jadwal.
Bagus. Tentu.
Dia mengingatmu./ Dia tidak ingat kemarin.
Aku datang ke kantornya.
Aku bukan psikiater.
Sarah, kau punya pola tidur yang tidak biasa.
Apa itu sebabnya ini terjadi?
Aku tidak tahu.
Itu mungkin sesuatu dengan kondisimu...
...bisa mengubah persepsi atas apa yang terjadi di hidupmu.
Bagaimana jika itu bukan persepsiku?
Dunia tidak berubah seperti itu.
Bagaimana jika itu yang terjadi?
Aku membuat kesalahan dengan kembali sekolah.
Maaf, aku harus pergi.
Sarah./ Maaf aku mengganggumu.
Kunjungi RAJAJUDI.info Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Sarah.
Sarah! Sarah! Sarah!
Sarah.
Apa kau baik-baik saja?
Dia menungguku di apartemenku.
Dia melihatku, mengejarku. Aku tidak tahu.
Dia meninggalkan aku pesan, dan dia ingin melukaiku.
Kita harus menemui polisi./ tidak, aku tidak mau.
Kau bilang dia datang mengejarmu. Kau harus menemui polisi.
Aku mau pulang./ Sarah, ayo, tenanglah.
Aku tak mau di sini lagi.
Masuklah.
Baiklah.
Di sini.
Itu mungkin seseorang yang kau temui untuk sesaat.
Beberapa menit.
Itu masalahnya. Dia tak terlihat seperti orang asing.
Rasanya seperti orang yang ada di mimpiku.
Kurasa itu akan mendatangimu.
Aku punya sesuatu untuk itu.
Biar aku lihat.
Aku takut untuk kembali tertidur.
Bagaimana jika keadaan berubah lagi?/ Takkan ada yang berubah.
Jika kau mengalami mimpi lainnya seperti ini...
Itu bukan mimpi.
Aku masih bermimpi buruk. Aku bermimpi buruk semalam.
Tapi saat aku terbangun di kamar itu,
Tapi itu bukan kamarku, dan aku sudah terjaga.
Maaf./ Tak apa.
Terima kasih.
Aku tak bisa bilang jika aku paham apa yang terjadi denganmu,
Tapi aku tahu tentang mimpi.
Kita menganggap mimpi sebagai cerita, tapi itu sebenarnya perasaan.
Ada pemicu kimiawi.
Saat aku tidur, otak melepas kimiawi...
...dan kita mengalami desakan emosi.
Dan bagian berpikir dari otak kita...
...mengatakan cerita untuk menjelaskan perasaan itu.
Rumah itu bukan mimpi.
Bagaimana jika kita perlakukan itu seperti mimpi?
Beritahu aku apa yang kau rasakan.
Aku takut seseorang akan menemukan aku.
Siapa?
Wanita yang tinggal di sana.
Aku melihat gaunnya di kursi.
Dan?
Dan aku ingin keluar.
Tapi aku juga ingin dia tahu jika aku berada di sana.
Aku marah kepadanya.
Aku ingin dia takut terhadapku.
Tapi aku tak tahu siapa dia.
Aku tak ingin berurusan dengannya.
Aku akan memintamu tidur di sini malam ini.
Keadaan mungkin terlihat berbeda besok pagi.
Aku tepat di seberang lorong.
Ada badai.
Aku melihatnya turun dari pegunungan.
Itu indah.
Jika pikiranku kacau, apa ada yang bisa membuatku lebih baik?
Kenapa kau membantuku?
Aku tak tahu kenapa... Tapi aku membantumu.
Aku akan membantumu.
Aku tahu itu.
Kita akan bisa melalui ini.
Ini semua akan masuk akal.
Selamat malam.
Selamat malam.
Pergi. Pergi. Pergi.
Pergilah! Keluar dari sini!
Scott?
Scott?
Scott?
Hai. Apa Dr. White ada?
Ya.
Boleh aku tahu siapa yang ingin bertemu dengannya?
Sarah Foster.
Maaf. Sarah Wells.
Sebentar.
Dr. White, Sarah Wells berada di luar.
Ya.
Terima kasih banyak./ Ya.
Apa dia pergi?/ Tidak. Dia di sana.
Aku kemari untuk bertemu Dr. White.
Itu aku. Ada yang bisa aku bantu?
Maaf, Scott White?/ Aku Scott White.
Siapa namamu?
Sarah Wells.
Sarah Wells. Itu lucu, kurasa.
Sebenarnya, itu tidak lucu. Aku tidak mengerti.
Aku kenal Sarah Wells, dan kau bukan dia.
Apa dia pasien di sini?/ Aku tak bisa memberitahumu.
Lalu siapa aku?
Kau jelaskan padaku.
Kau menikah?
Maaf, apa?
Kurasa aku membuat kesalahan.
Tunggu, apa kau kenal Sarah Wells?
Bisa kau beritahu aku siapa kau?/ Apa kau memperbaiki rumah tua?
Siapa yang memberitahumu itu?
Tunggu, Nona, siapa yang memberitahumu tentang...
Nona?
Nona. Nona.
Nona, kau tak harus pergi.
Sarah?
Pergi. Pergi. Pergi!
Pergilah! Pergilah! Pergilah!
Pergilah!
Masuk.
Selamat pagi.
Bagaimana kau menjelaskan ini?
Bagaimana aku berada di sini?/ Kau tidak tahu?
Aku ingat beberapa hal yang kau katakan tidak nyata.
Terakhir aku melihatmu, aku tidur di rumahmu.
Kau tak ingat kembali?
Kau tidur berjalan lagi.
Polisi mengantarmu ke rumahku sekitar jam 23:00.
Kau beritahu mereka tempat tinggalku./Aku tidak ingat.
Aku membawamu kemari agar aku bisa sambungkan kau ke mesin.
Aku di sini semalaman?/ Ya. Kita berdua sama.
Apa kau sudah menikah?/ Belum.
Apa kau pernah menikah?/ Tidak.
Di mimpiku, imajinasiku, apapun itu...
Kau sudah menikah.
Kau yang lain.
Aku melihat ini tadi. Aku tak tahu apa penyebabnya.
Tapi ini menunjukkan kau bermimpi semalam.
Bahkan, garis ini menunjukkan kau bermimpi sepanjang malam.
Apa aku bermimpi saat ini?
Kau meninggalkan tidur nyenyak dan terbangun beberapa menit lalu.
Apa yang kau ingat?
Aku bangun di rumah itu lagi.
Lalu aku datang ke sini dan menemuimu di lobi.
Tapi itu dirimu yang lain.
Seorang pria bernama Scott White, tapi dia bekerja di sini.
Dia merawat seorang pasien.
Nama pasiennya sama denganku. Kurasa aku melihat dia,
Tapi dia bukan aku.
Aku paham.
Tapi itu tidak benar, 'kan? Maksudku, kau Scott White?
Ya. Aku Scott White.
Di dunia lain ini, siapa lagi yang mengenalimu?/Tidak ada.
Jadi perubahannya sangat berkaitan dengan identitas.
Ada orang yang meninggalkan aku pesan suara.
Orang yang mengejarku.
Di mimpi, kami menyebut itu unsur jangkar.
Itu menyambungkan dunia sadar pada dunia mimpi.
Aku tidak bermimpi.
Katakan padaku...
Dan maaf aku harus bertanya.
Suamimu bunuh diri. Kenapa dia melakukan itu?
Dia...
Aku tidak ingat.
Aku tidak mengingatnya.
Mungkin tidak ada alasannya.
Tidak, aku menemui psikiater selama lebih dari setahun.
Aku menulis di jurnalku tentang itu.
Dia meninggalkan pesan.
Aku tak ingat sekarang. Maaf.
Hei, bukankah kau ada kuliah?
Aku tidak masuk hari ini.
Penulis Terkenal Dibunuh oleh Fans.
Jonathon Alec Grey Ditembak Di California.
Sarah!
Terima kasih sudah datang./ Kau tak apa?
Aku mau kau melihat ini dari layar sama seperti yang aku lihat.
Yang ini?
"Jonathan Alec Grey,"
"Novelis peraih penghargaan dibunuh pada 11 November."
Itu berkata orang yang menguntitnya tidak...
Dia bukan dibunuh.
Itu berkata mereka temukan darah seseorang di kantornya Jonathan,
Tapi mereka tak pernah menangkapnya. Dia kabur.
Tapi, Scott, Jonathan tidak dibunuh, 'kan?
Kau tahu bagaimana dia tewas./ Aku tahu itu darimu.
Dr. Cooper tahu. Dia yang beritahu aku.
Aku tidak ingat itu semua.
Ini mungkin orang yang kau lihat.
Aku tahu.
Aku tidak tahu.
Apa yang terjadi? Aku sudah berusaha keras untuk ini.
Aku sudah semakin membaik./ Mari bicara dengannya dan memastikan.
Dia tidak ingat aku.
Ini mungkin ingatanmu yang kembali.
Itu tidak terjadi./ Dengar...
Ingatan punya cara kerja kembali ke permukaan alam sadar sendiri.
Itu tak selalu masuk akal.
Dia tak dibunuh, aku ingat.
Halo.
Kau tahu aku.
Tolong aku! Tolong, kumohon. Dia berusaha membunuhku.
Sarah.
Hei./ Dia tadi di sini.
Dia didalam.../ Tak apa.
Dia menarikku, dia berusaha.../ Tak apa.
Tak ada siapa-siapa di sini. Kau aman sekarang. Oke?
Oke.
Kau tak percaya aku.
Kau tidak percaya aku.
Dia berada...
Dia tadi...
Kenapa mereka tak menangkap... Aku tak mengerti...
Aku tahu.
Dr. Koslov tunjukkan ini padaku.
Dia bilang kau yang mengisinya.
Bukan aku.
Apa kau pernah bermimpi seperti ini?
Tidak, aku tidak mengisi itu.
Sarah, aku mau kau tetap tenang.
Kami harus melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Persepsi ini adalah masalah...
Aku tak mau tetap di sini./ Dia bisa tinggal bersamaku.
Sarah butuh bantuan profesional.
Kita tak punya pilihan untuk ini.
Dia harus di bawa ke tempat yang aman.
Hingga kejadian ini diketahui, kau butuh bantuan profesional.
Scott dan aku sama-sama terikat hukum mengenai ini.
Ini tak masuk akal bagiku. Bagaimana ini bisa masuk akal untukmu?
Kau pikir aku bohong?/ Tidak, kau tidak bohong.
Tapi kami harus mengerti dan membantumu.
Kami harus memasukkanmu ke klinik untuk beberapa malam.
Untuk pengamatan. Hanya untuk...
Tidak./ Aku akan ikut denganmu.
Aku mau membantu.
Aku tak mau sendirian. Tidak di tempat seperti itu.
Bagaimana jika itu tak membantu?
Itu tidak terjadi.
Orang itu tak ada di sana. Aku berkhayal.
Aku takkan beritahu orang lain./ Aku akan ikut denganmu ke klinik.
Kau tidak akan sendirian.
Aku mau mendaftarkan pasien.
Namanya Sarah Wells.
Benar, kami sudah siapkan kamar.
Aku akan sendirian. Bagaimana jika aku mau pergi?
Selama 24 jam pertama, kau dalam perawatan kami.
Bagaimana jika aku harus pergi?
Kau takkan bisa pergi.
Semuanya.../ Tak apa.
Ayo, tenanglah, oke?/ Lepaskan aku!
Tenanglah./ Lepaskan aku!
Dia akan baik saja./ Ayo.
Tolong lepaskan aku!/ Ini akan baik saja.
Astaga, kumohon...
Astaga!
Aku harus kembali pulang.
Aku akan kembali besok pagi. Aku janji.
Maaf, tapi kami harus melakukan ini.
Dan ini yang terbaik.
Elaine, aku akan ke sana.
Hei, terima kasih sudah menemuiku.
Maaf kau harus meninggalkan rumahmu saat tengah malam lagi.
Tak apa. Ini sangat membuatmu kesal, aku paham itu.
Tapi dari yang kau katakan padaku, kau melakukan hal yang tepat.
Aku tak mau kehilangan pasien lagi. Aku tidak bias.
Aku harus membantunya./ Kau sudah membantunya.
Apa kau bawa berkasnya?/ Kupikir kau memilikinya.
Tak ada alasan aku punya berkasnya.
Siapa nama pasien ini?
Apa?/Wanita itu. Yang kau beritahukan padaku.
Sarah Wells.
Kau tidak kenal dia?
Tidak. Aku pernah bertemu dia?
Kenapa kau berganti pakaian?
Apa?
Apa kita sempat bertemu tadi sore?
Tidak...
Aku bawa dia keluar.
Siapa?/ Sarah Wells. Di mana dia?
Kau tidak bisa. Kau tak punya wewenang yang sah.
Dia di kamar mana sekarang?
Baiklah.
Dia tak mungkin tetap sadar.
Dia seharusnya tak bisa membuka matanya.
Apa yang kau berikan padanya?
Banyak.
Aku sudah membawamu.
Aku bawa kau pulang.
Kau akan baik saja. Kau hanya harus tidur.
Aku tak bisa kembali tidur./ Ya, kau bisa.
Sarah, dengarkan aku, kau bisa./ Tidak.
Tidak. Aku harus keluarkan.../ Sarah, dengarkan aku.
Aku menemui Elaine Cooper setelah mengantarmu ke klinik.
Saat aku menemui dia, dia tak tahu siapa kau.
Apa maksudmu?
Apa artinya itu? Aku tak mengerti?/ Aku tidak tahu.
Ini yang aku coba katakan padamu.../ Aku paham. Aku janji.
Kita akan membuat ini semua masuk akal, mengerti?
Ya, baiklah, terus bicara padaku agar aku tak kembali tidur.
Aku tak bisa kembali tertidur. Jangan paksa aku untuk...
Kau harus kembali tidur. Ya, kau harus./Tidak.
Kalau begitu aku tak mau kembali ke...
Benar begitu./ Aku harus tetap terjaga.
Aku takkan pergi kemana-mana.
Mari kita tidur.
Baiklah.
Sepanjang pagi aku mengingat beberapa hal.
Orang yang mencoba melukaiku, namanya Warren Lambert.
Dia terobsesi dengan buku suamiku.
Dia gila. Mereka memasukkan dia ke RSJ untuk itu.
Aku tahu jika dia tidak benar-benar di sana.
Tidak...
Itu mungkin cara pikiranmu mengingat dia.
Aku tahu.
Beritahu aku apa yang terjadi kepada suamimu.
Saat itu dingin. Hujan.
Suamiku harus pergi ke acara penandatanganan buku.
Kau harus mengerti betapa orang menyukai karya suamiku.
Khususnya wanita.
Tetap saja, aku selalu tahu kami aman.
Kami adalah kami.
Aku berpikir memberi dia kejutan di kantornya.
Kemudian, tepat dihadapanku...
Pikiranku menjadi kacau berusaha untuk menjelaskan itu.
Pasti ada kesalahan.
Tapi tidak, dia ada di sana.
Dia mengakui itu.
Dia meminta maaf dan dia membenci dirinya sendiri.
Apa itu? Apa yang harus aku lakukan dengan itu?
Dia bilang padaku itu takkan terulang kembali.
Memberitahu wanita itu selagi aku mendengarkan.
Tapi aku tahu aku harus pergi, dan aku melakukannya.
Dan setelah itu, semua menjadi gelap.
Bermalam-malam sendirian.
Dia menghubungi, tapi aku tak pernah menjawab.
Aku meninggalkan dia.
Tapi...
Tidak... Wanita itu.
Ada yang salah dengan pikirannya.
Tentu saja begitu.
Wanita itu pergi ke kantornya. Dia bilang padanya itu berakhir.
Para tetangga mendengarnya.
Memberitahunya, membentaknya untuk pergi,
Tapi wanita itu membawa senjata.
Dia menembaknya.
Dia membunuh suamiku.
Hentikan itu.
Kau takkan pergi kemana-mana.
Terima kasih sudah menghubungi. Terima kasih.
Tampaknya dia pernah di penjara untuk hal seperti ini sebelumnya.
Nn. Foster?
Terima kasih.
Namaku.
Lihat. Itu Foster.
Siapa kau?
Siapa kau?
Pergi. Pergi. Pergi.
Pergilah. Pergi dari sini.
Pergilah.
Jangan ganggu aku! Jangan ganggu aku.
Sarah? Sarah, tak apa./ Tidak.
Lihat! Dia di sana. Itu dia.
Dia di sana. Sebelah sana. Kau tidak melihat dia?
Tak ada siapa-siapa di sana./ Aku tidak tidur.
Di sini hanya kita berdua.
Dia di sini. Dia... Menjauh...
Dia di sana. Jangan lukai aku. Jangan...
Lihat aku...
Kenapa kau tak melihatnya?/ Apa yang terjadi?
Dia di sana.../ Tak ada siapa-siapa di sini.
Astaga./ Tak ada siapa-siapa di sana.
Dengar, ini hanya kau dan aku. Tak ada orang lain di sana.
Dia di sana./ Tak apa. Lihat aku.
Lihat aku. Kau percaya aku?
Kau harus berbaring. Berbaringlah, tak apa.
Berbaringlah, tak apa.
Aku tak mengerti. Apa yang terjadi?
Dia memimpikan aku./ Apa? Kenapa?
Pikir. Pasti ada alasannya.
Mungkin dia sudah beritahu kita.
Itu selalu dia. Wanita yang sama.
Dia menemukan aku.
Dia masuk ke dalam rumahku.
Dia mengawasiku.
Dia mengawasiku selagi aku tertidur.
Aku tak merasa aman di rumahku sendiri.
Aku mengunci pintu, tapi dia pasti punya kuncinya.
Saat malam, aku melihat dia menunggu di seberang jalan.
Hanya melihat dan menunggu.
Kenapa aku tak bisa keluarkan dia dari kepalaku?
Aku tahu kau akan berada di sini.
Jonathan?/ Berhenti.
Sudah kubilang padamu. Kau tak boleh datang ke sini.
Aku takkan pergi kemana-mana. Ini hujan.
Bagaimana jika kita tetap di sini?
Aku panggil polisi.
Berhenti.
Tunggu, kumohon.
Aku mohon. Berhenti.
Aku mohon.
Dia di sini karena dia mengalami mimpi buruk.
Dan dia membantunya.
Kau./ Apa?
Kau yang sebenarnya.
Saat dia temukan obatnya, entah apa yang akan terjadi.
Aku adalah mimpi buruknya.
Itu tidak mungkin.
Pasti ada penjelasan.
Aku mencintai Jonathan Grey.
Aku bukan istrinya.
Aku wanita yang satunya.
Namaku Anna.
Aku ingat sekarang.
Sesaat aku meletakkan pistol ke kepalaku...
...dan semuanya menjadi gelap.
Hal berikutnya yang aku lihat adalah ini.
Aku berada di tempat ini dan berjalan ke arahmu.
Apa kau merasakan bagaimana hangatnya ini?
Apa?
Ini bulan November, bukan musim panas.
Kurasa aku tak ingin kedinginan.
Aku ingin berada di tempat ini.
Untuk menjadi cinta dalam hidupnya.
Kau bilang petunjuk yang aku lihat adalah tentang identitas.
Dan kau benar./ Tidak.
Dengar.
Apa yang kau alami, kita berdua...
Itu sesuatu yang lain. Itu adalah situasi fugue, itu...
Itu cinta.
Karena dia adalah kau.
Aku yang membuatmu.
Mungkin agar aku bisa melihat jika aku...
Agar aku bisa temukan yang sebenarnya.
Agar aku bisa melihat apa yang sudah aku perbuat.
Tapi aku tahu jika aku akan menemukanmu lagi.
Aku tak ingin ini berakhir.
Sarah.
Jangan khawatir, Anna.
Namaku Sarah Foster.
Kunjungi RAJAJUDI.info Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Diterjemahkan oleh RAJAJUDI.info Agent Judi Online Aman Terpercaya
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.