All language subtitles for Part.Time.Spy.2017

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

PART-TIME SPY

Persentase Pekerja Non-reguler

Pelamar nomor 1652, JANG Young-sil,

anda gagal.

Berita selanjutnya...

Pemilu MPR Korea tinggal seminggu lagi. (Persentase Pekerja Non-reguler)

Kandidat dari berbagai provinsi...

Pelamar nomor 1752, JANG Young-sil... (Persentase Pekerja Non-reguler)

9254, JANG Young-sil,

- anda gagal. - Anda gagal.

Persentase Pekerja Non-reguler

Persentase Pekerja Non-reguler

Pelamar nomor 5287, JANG Young-sil,

anda gagal.

Ini saja.

Sebentar, apa-apaan ini?!

Persentase Pekerja Non-reguler

Pelamar nomor 6253, JANG Young-sil,

anda gagal.

Petuah hari ini adalah, Wo xiang zhengchang gongzuo.

'Aku ingin pekerjaan yang layak.'

Sekali lagi.

'Aku ingin pekerjaan yang layak.'

Aku lolos!

Aku diterima kerja pada umur 35 dengan status pegawai kontrak 2 tahun.

Tapi status pegawai tetap dapat dicapai!

Apa?

Si rakun itu sudah mau turun.

Masuk lewat gerbong 8-3 kemudian buntuti.

Oke.

Permisi, mohon maaf!

Kamu mau pergi begitu saja?

Sundal...

Permisi!

Beri jalan!

Permisi!

Dompetnya kamu kembalikan saja bagaimana?

Apa? Dasar sundal!

Copet! Aku dicopet!

Copet!

Sialan!

Copet!

Kamu cari mati ya?

Hei kamu!

Lagi-lagi...

Ada masalah apa sih dia ini?

Anda saya tangkap atas tuduhan pencopetan.

Ooh, enak! Enak.

Sialan!

Lebih kasar sini!

Sana, hentikan Detektif NA!

Apa-apaan kamu?!

Kantor polisi, ada yang bisa kami bantu?

Ada polisi mau bunuh orang!

Dasar bajingan mesum! Sini kamu!

Bawa dia pergi!

SIal betul!

Badan Intelijen N.S.A

Dekatkan mata anda.

Buka mata anda lebih lebar.

Jangan melotot, buka lebih lebar.

Lebih percaya diri dengan pikiran positif.

Lebih lebar lagi.

Tim Analisis Badan Intelijen N.S.A

Saya juru bicara Blue House LIM Jong-hoon.

Dalam rangka memperlancar institusi pemerintahan,

Presiden memerintahkan evaluasi ulang 50 institusi dengan kinerja terburuk.

Berdasarkan Badan Statistik Nasional,

Departemen Perdagangan mengalami defisit 200 milyar dolar,

Departemen Transportasi...

Saya?

Iya, kamu.

Jadi kontrak 2 tahun, dan sisa tiga bulan lagi.

- Kamu nyaman di sini? - Ya, pak.

Memeriksa situs ilegal dan mengerjakan pekerjaan kecil-kecilan,

pasti membosankan.

Tidak, pak.

Aku akan langsung ke permasalahannya, kamu sudah dengar pengumumannya?

Belum, pak...

Belum?

JANG Young-si

Young-sin ada di daftar paling atas.

Young-sin? Jadi bukan saya?

Karena saya 'Young-sil'.

Sama saja, intinya, kamu saya pecat.

Apa?

Kenapa saya dipecat?

Apa saya berbuat kesalahan?

Tidak, kinerjamu bagus.

Kamu akan baik-baik saja di perusahaan lain, Nona Young-sim.

Yang benar 'Young-sil'...

Oke.

Kerja bagus, sukses ya.

Bagaimana anda bisa rugi sebesar itu?

Tetap saja, Departemen Luar Negeri lebih mudah.

Maaf?

500.000 dolar?

Tanpa dokumen resmi...

Fax?

Ya, baru saja sampai.

Maaf?

Bagaimana anda bisa tahu kabar pensiunnya Wakil Direktur?

Saya memikirkan karir saya juga.

Saya paham itu mendesak, akan segera saya transfer.

Rinciannya kita bicarakan...

Besok malam? Bagus.

Saya akan cari tempat yang pas.

Sampai jumpa besok.

Mama.

Jangan percaya hal-hal seperti itu.

Itu mimpi yang luar biasa aneh!

Apa kamu benar baik-baik saja?

Bagaimana pekerjaanmu? Baik-baik saja?

Tentu saja, aku baik-baik saja.

Baguslah, kamu bekerja keras untuk mendapatkan pekerjaan itu.

Yang penting sopan dan jangan lupa iyakan semua perkataan atasanmu.

Ya.

Harapan mendiang ayahmu adalah ingin melihatmu menjadi PNS.

Ya.

Aku bangun pagi-pagi untuk menyombongkan hal itu.

Mama, hal itu tidak pantas disombong-sombongkan.

Tentu pantas!

Baiklah, jaga kesehatanmu.

Dah.

Bocah ini...

Alih Bahasa oleh valencianista

Tim Manajemen N.S.A

Saya ingin mengambil uang pesangon.

Mohon tunjukkan KTP dan kembalikan kartu nama perusahaan.

Oke.

Mohon maaf, saya akan segera kembali.

Nomor yang anda hubungi sedang di luar jangkauan.

Periksa nomornya dan hubungi lagi.

Nomornya benar ini kok.

Nomor yang anda hubungi sedang di luar jangkauan...

Apa-apaan...

Sambungkan saya dengan Wakil Ketua Departemen Luar Negeri.

Saya Deputi Park dari NSA,

Saya ingin mengingatkan anda perihal pertemuan kita hari ini.

Kita ada pertemuan hari ini?

Maaf?

Jangan bercanda, pak.

Apakah permasalahan bapak sudah beres?

Permasalahan apa?

Kekurangan biaya operasional bapak,

saya sudah mengirimkan sedikit dana sebagai bentuk dukungan.

Pak Wakil Ketua?

Sepertinya anda salah orang, saya belum pernah berbicara dengan anda sebelumnya.

Saya tersinggung, sudah ya.

Pak Wakil Ketua? Pak?

Pak Wakil Ketua?

- Bagian Keuangan? - Ya, Pak Deputi.

Ada 500.000 dolar yang ditransfer dari departemen saya.

- Bisakah anda lihat penerimanya? Ini mendesak. - Segera saya periksa.

- Ya? - Pak Deputi.

Kita belum pernah berurusan dengan rekening tersebut,

dan 1 menit setelah transfer diterima, uangnya langsung dipindahkan ke Tiongkok.

Ini sudah pasti rekening palsu.

Apa?

Penipuan model voice phishing biasa memakainya untuk memindahkan uang ke Tiongkok.

Voice...

- Voice phishing? - Ya.

Mana mungkin.

Mereka tahu tentang pensiunnya Pak Wakil Direktur dan kondisi kita.

Itu dia!

Itu namanya voice phishing!

Voice, suara lewat telepon,

dengan data pribadi (private data)

kemudian fishing, memancing uang anda.

Mereka menggunakan data pribadi untuk membuat anda percaya...

Deputi?

Pak?

Saya sedang di tengah-tengah penyelidikan!

Ya Tuhan!

Ini lucu?

Oke, aku kena tipu!

Bikin kaget saja!

Hei!

Kenapa kamu di situ?

Mengurus berkas, dan untuk mengucapkan selamat tinggal.

Kalau mau masuk ketok dulu.

Sudah.

3 kali.

Oh begitu.

Jadi...

kamu dengar pembicaraan tadi?

Tidak, tidak juga.

Bapak kena tipu?

Apa? Apa itu?

Kamu salah dengar kali.

- Saya dengar dengan jelas. - Sudah kubilang bukan!

Pergi sana.

Baik.

Berapa banyak...

Bagaimana bisa?

Apa maumu?

Ini balas dendammu?

Pergi sana, aku sibuk. Pergi!

Bukan main.

Apa! Apa! Apa!

Kenapa kamu masih di situ?! Pergi saja sudah!

Sekarang juga!

Saya...

Saya bisa membantu bapak.

Apa-apaan?

Oh! Bos.

Hei, aku ada tugas untukmu, kamu sedang di mana?

Maaf, bos. Saya sedang... di Angola.

Angola? Di sana panas ya?

Sedang sibuk apa kamu?

Sedang tugas?

Halo? Halo?

Hei!

Pak OH, ini aku.

Adakah agenmu yang sedang nganggur?

Tidak ada satupun?

Kunjungan kepresidenan?

Tidak, tidak ada apa-apa.

Tidak ada satu pun agen di kota ini saat aku butuh.

JANG Young-sil...

- Pengolahan Kata: Level 1 - Pengolahan Data: Level 1

- SIM: Tipe 1 - Perawatan Hewan Ternak: Level 2

- Ahi Bahasa Isyarat - Ahli Telemarketing

Sebenarnya dia siapa sih?

Kami telah menemukan perusahaan dengan jumlah panggilan yang besar dari jaringan perusahaan kita.

Apa?

Ah, iya.

Menyelidiki apakah ini perusahaan yang tepat sangat krusial.

Betul.

Kamu bisa mempergunakan wajahmu untuk kepentingan perusahaan,

jadi jangan gugup dan bertingkah laku seperti biasa saja.

Apa wajahku secantik itu?

Sangat tidak menonjol, polos dan mudah terlupakan.

Apapun itu,

kalau ini berjalan baik, aku akan pikir ulang.

Posisimu sebagai pegawai tetap.

Siap, pak!

Akan tetapi,

kalau kamu ketahuan, aku akan bersikap seolah tidak mengenalimu.

Paham?

Ya.

- Sungguh? - Ya.

- Ya? - Ya.

- Yakin? - Ya.

- Camkan itu. - Ya.

Bagus.

Kamu juga bisa nge-las? MacGyver ini.

Aku suka CV-mu.

Genggam tanganku.

Tapi!

Kalau kamu merasa bersalah, kamu lebih cocok di perusahaan lain.

Kami menjual harapan dan rasa takut pada klien kami.

Kalau kamu tertangkap, kamu akan masuk penjara.

Kalau kamu melaporkan kami, kami akan masuk penjara.

Tapi kami akan membunuhmu secara diam-diam.

Bercanda.

Begitu.

Tidak juga.

Setengah digoreng, setengah dibakar, begitulah.

Baik.

Lolos!

Terima kasih!

Menyelidiki apakah ini perusahaan yang tepat akan sangat krusial.

Ke sini.

Selamat datang, Selamat datang.

Senang bertemu denganmu.

Kantor Manajemen Server

Aku harus mulai dari mana?

Permisi?

Kamu sedang mencari apa?

Anu, itu...

Saya orang baru, saya sedang mencari ruang pembelajaran.

Semua ruangannya terlihat sama.

Iyakah?

Oh.

Apa kalian khawatir akan terjadi sesuatu?

Tidak perlu khawatir.

Kami menggunakan sistem komunikasi paling aman,

jadi kalian tidak akan terlacak.

Mungkin kalian tidak akan percaya, tapi baru-baru ini kami menipu NSA,

dan tidak ada tindakan apa-apa.

Serius?

Tentu saja.

Mereka mentransfer 500.000 dolar sebagai simbol nasionalisme!

Saya kira cukup sekian perkenalan perusahaan.

Bagaimana kalau kita dengar sambutan dari bapak presiden kita?

Presiden CHOI?

Selamat siang, saya CHOI Min-suk.

Setelah menerima pelatihan pada hari ini,

kalian akan menuju medan perang esok hari.

Tidak perlu khawatir tentang kinerja anda.

Kami tidak mengkritik atau memecat anda seperti perusahaan lain.

Kami tak akan menghukum anda berdasarkan poin.

Kami akan selalu mendukung mimpi-mimpi anda.

Karena sekarang kita satu keluarga.

Jadi, perkenalannya selesai!

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Karena ini hari pertama kalian semua, jadi silakan masing-masing perkenalan.

Nona YOO Je-yun?

Senang bertemu anda, silakan sapa semua orang.

Nona JOO Ye-ji?

Nona JOO? Cantik sekali!

Nona WOO Do-young?

Ya?

Nona UHM Jung-me?

- Deputi! - Jangan!

Jangan hubungi aku di kantor!

Sembunyi-sembunyi!

Jadi aku harus bagaimana...

Aku panggil 'oppa' saja ya?

Berikan laporan situasi di sana.

Sudah saya temukan! Ini tempatnya.

Masa?

- Tapi... - Tapi apa?

Salah satu pegawainya seorang polisi.

Polisi? Dari mana kamu tahu itu?

Aku pernah melihat dia menangkap copet beberapa hari yang lalu.

Mungkinkah dia juga sedang menyamar?

Luar biasa...

Siapa namanya?

Kurang tahu...

Ada yang datang.

Aku akan mencari tahu nanti ku-sms, oppa.

Oppa, bikin merinding saja.

- Apa-apaan kamu? - Dan di sini adalah...

Sudah kubilang jangan mengumpat!

Dengar baik-baik.

Berdasarkan Hukum Pidana, Pasal 311,

menghina seseorang bisa dihukum penjara satu tahun, atau denda 2.000 dolar.

Si brengsek yang mengumpat di sampingmu siapa lagi?

Sahabat?

Mau dendamu berlipat ganda?

Kamu di mana? Halo?!

Bajingan siapa yang menutup telepon?!

Mohon maaf.

Saya terbawa emosi.

Nona NA.

Mengumpat tidak akan membuat mereka mempercayakan uang mereka pada kita.

Apa yang akan dipelajari hoobae (pegawai baru) kalau kamu marah-marah melulu?

NA JUNG-AN

Kamu sudah sunbae sekarang.

Sunbae yang cantik.

Didik dan bimbing para pegawai baru.

Oh, baik.

Mejamu.

JANG YOUNG-SIL

Mulai besok,

kalian akan belajar dari kondisi nyata.

Meja kalian sudah dinamai.

Jadi silakan dicek sebelum kalian pulang.

Apa maumu?

Mohon bimbingannya.

Sampai jumpa.

Apa yang bapak lakukan?

Apa kamu dibuntuti?

Dibuntuti?

Lupakan.

Apa ini benar dia?

Ya, benar.

Unit Kejahatan Intelektual.

Mereka pasti mengincar bos-nya juga.

Pak Presiden?

Biasanya presiden hanya sebagai pion.

Pion tidak mungkin setampan itu.

Kita harus menangkap bos-nya lebih dulu, semua akan percuma kalau mereka yang menangkap.

Apa salahnya kalau mereka menangkap duluan?

Ssst!

Kalau polisi yang menangkap,

"Aigoo Pak Polisi, saya kena tipu, bisa kembalikan uang saya?"

Haruskah aku memohon begitu?

Oh...

Aku harus mengancam dia untuk mengembalikan uangku!

Ya.

Ini kamera tersembunyi, dan kartu akses masuk kantor.

Nyawaku sekarang ada di tanganmu.

Kamu harus menangkap dia.

Menyusup seperti air.

Sunyi seperti angin.

Sejak kapan dia...

Young-sim...

JANG Young-sim!!!

Pak, rekening utama bapak bank apa?

Tidak punya.

Lalu di mana bapak menyimpan uang?

Di kulkas.

Bapak menyimpannya di kulkas?

Karena dingin.

- Di mana tempat tinggal bapak? - Samsung.

- Di mana? - Kulkas.

Dia hidup di kulkas.

Aku lucu ya?

Tidak.

Sialan!

Halo, kami dari Estic Capital.

Kamu bohong kan.

Tidak, saya tidak berbohong.

Kami ada suku bunga khusus untuk pelanggan VIP kami...

Suku bunga khusus untuk VIP...

Kamu sudah pernah bilang itu sebelumnya.

Saya menghubungi anda hari ini untuk penawaran ini.

Di mana anda bekerja?

Aku beri saran sini, lebih kreatif lagi ya.

Sesuatu yang baru, paham?

Pak YANG: Jangan menyerah

Halo, kami dari Estic Capital.

Anda menghubungi kami sebelumnya perihal peminjaman...

Kenapa kamu hidup seperti itu?

Maaf?

Kamu tukang tipu, kamu menghisap darah dari rakyat kecil.

Sepertinya anda keliru...

Coba ngaca dulu, apa yang kamu lihat?

Yang kamu lihat itu sampah.

Kenapa kamu hidup seperti itu?

Aku kasihan pada ibumu.

Tidak perlu rendah diri, ini bukanlah badan amal.

Aku dulu juga sempat marah dan merasa bersalah.

Sekarang kamu biasa saja?

Karena bayarannya tingi buat apa aku mengeluh.

Kamu suka pekerjaan ini?

Tentu, aku dapat gaji bulanan.

Aku akan punya banyak uang, menikah, punya anak, dan beli rumah juga.

Kamu akan merasa baikan ketika menerima gajimu.

Namaku Song-yi.

Selamat datang unnie.

Suplemen Tenaga Sapi Jantan

Sedang menelepon

Halo.

Selamat siang.

Halo, ibu.

Kami dari Estic Capital.

Bukan, bukan telekom, tapi capital.

Halo? Halo?

Bukan, bukan rentenir, kami bank modal.

Kenapa dia mengumpat...

Mohon tenangkan diri anda, kami menelepon bukan karena itu.

Saya pikir bapak salah paham.

Apa?

Apa?

Baik, mohon maaf.

Kalau bersedia meluangkan 5 menit saja...

Anda sibuk karena baru dalam beternak?

Kalau begitu, lain waktu...

Tapi kenapa sapinya menjerit?

Lagi vaksinasi?

Anda seharusnya mengarahkan jarum suntiknya pada sudut 45ยฐ agar tidak tumpah.

Betul.

Sudah bisa!

Baguslah! Selamat! Sempurna!

Saya sebenarnya punya sertifikat instruktur peternakan.

Tidak perlu berterima kasih pada saya.

Untung sekali.

Apa?

Bapak ingin memberikan info rekening bank bapak?

Ya, masukkan info rekening ke situ.

Dan passwordnya juga.

Terima kasih, pak!

Ya.

Saya yang seharusnya berterima kasih.

Apa kerjaku bagus?

Bisa gawat itu.

Selalu masukkan 5 penyakit utama.

Kontrak Variabel Khusus tepat bagi anda.

Saya pernah bekerja di bidang asuransi.

Anda sudah masuk ke situs kami yang baru?

Mohon masukkan passwordnya.

Kalau begitu sudah beres.

Kalau anda ada pertanyaan, hubungi kami saja.

Terima kasih.

Belajarlah dari Young-sil!

Ia melepaskan kecantikan demi ketrampilan mencari uang!

Tepuk Tangan! Tepuk Tangan!

MVP hari ini adalah JANG Young-sil.

JANG Young-sil! JANG Young-sil!

Mari angkat gelas kalian.

- Bersulang! - Bersulang!

Alih Bahasa oleh valencianista

Panggilan anda tidak dapat terhubung...

Dia benar-benar sudah gila...

Apa-apaan?

Presiden uangnya segini doang!

Oh!

Aku tahu semuanya tentangmu.

Aku lihat semuanya.

Borgol berderak derak, sirine meraung! Benar kan?

Bukan? Itu benar kamu.

Kamu melempar borgol, di mana kamar mandinya?

Ow, sakit.

Apa itu...?

Young-sil, kamu baik-baik saja?

Apa perutmu sakit?

Tidak.

Saya baik-baik saja.

Bagaimana tidak?

Kamu mabuk berat.

Terima kasih.

Untuk apa?

Karena memanggil nama saya.

Terima kasih banyak.

Untuk mengingat nama saya.

Terima kasih.

Terima kasih...

Terima kasih lagi...

Terima kasih banyak.

Terima kasih banyak.

Terima kasih.

- Halo? - JANG Young-sil!

Ya?

Aku sudah bilang jangan terlalu menonjol, jangan jadi MVP!

Aku tidak melakukannya dengan sengaja, itu terjadi begitu saja.

Posisi pegawai tetapmu sudah hilang!

Jangan! Saya akan jadi lebih baik!

Aku akan terus mengawasimu!

Paham?!

Siap!

Kepalaku...

Kamu siapa?

Kenapa kamu tidak menjawab panggilanku?

Segera angkat dan jangan membuatku emosi.

Mohon maaf.

Data dari SIM card-nya sudah kamu dapatkan?

Aku bukan tenaga teknisi, tidak bisa secepat itu. (Unit Kejahatan Intelektual)

- Jangan terlambat. - Siap, pak.

Segera selesaikan.

- Sunbae. - Apa?

Pak Ketua ingin kamu mendapatkan barang bukti dan keluar dengan diam-diam.

Nyalinya makin menciut seiring bertambahnya usia.

Tapi kalau bukan karena beliau, kamu sudah pasti dipecat.

Atau masuk penjara.

Aku sudah cukup menahan diri, jangan cari gara-gara kamu.

Tentu.

Jangan lupa makan.

Aku tidak tertarik cewek kurus.

- Apa kamu bilang? - Sudah dulu ya.

Heh kampret!

Bocah tolol...

Kamu minum cukup banyak, apa kepalamu baik-baik saja?

Kepalaku?

Langsung membaik.

Tak apa kalau begitu.

Alih Bahasa oleh valencianista

Kenapa harus hari ini...

pemeriksaan...

Kenapa...

Kamu di mana?

Saya sedang memeriksa lantai 29.

Alih Bahasa oleh valencianista

Oppa!

Tidak bisakah kamu memanggilku 'deputi' kalau cuma kita berdua?

Ya.

Tidak ada apa-apa di sini.

Dan komputernya diberi password.

Ini sudut pandang paling bagus.

Kalau begitu aku tidak bisa melihatmu.

Apa?

Untuk apa? Untuk apa kamu melihat aku?

Bukan itu maksudku!

Kalau sudah selesai, lekas keluar!

Baik, saya paham.

Siapa kamu?

Apa itu?

Siapa kamu?

Alih Bahasa oleh valencianista

Si kampret ini!

Tunggu, tunggu, hei!

Hei!

NSA?

Kenapa NSA menyelidiki komplotan penipu?

Masalahnya adalah...

Terserah lah, mundur saja sana.

Brengsek...

Aku bekerja keras untuk mencapai ini semua.

Kamu tidak boleh mengacaukannya!

Brengsek!

Apa yang kamu lakukan?!

Ada yang membuntuti kita!

Apa?!

Bangsat!

Bukan main!

Lihat ke depan!

Awas!

Dia masih membuntuti kita!

Pak supir!

Apa tehnya sudah dapat?

- Siapa kamu?! - Siapa kamu?

Aku butuh tehnya biar cepat sadar!

Bikin pusing saja!

Pak, tahan sebentar ya?

Tahan apa?

Oke, mari berpikir.

Di sana, belok kanan!

Maaf, maaf!

Aku pernah jadi sopir taksi.

Lumayan lah.

Lihat kanan!

- Lakukan sesuatu! - Ini asyik nih!

Sedang kuusahakan!

Sakit tahu!

Jangan berisik! Aku butuh konsentrasi!

Sial!

Brengsek!

- Itu asyik sekali! - Si brengsek ini...

Bangsat!

Mau pulang ke rumah saja tidak bisa...

Selamat pagi.

Unit Kejahatan Intelektual, Detektif NA Jung-an.

Dengar baik-baik.

Mundur sana.

Tarik anak buahmu.

Anjing...

- Kamu mengumpat? - Mundur sana!

Tarik anak buahmu!

Tarik anak buahmu!

Bangsat tidak becus...

Cek monitornya.

Apa itu karena kita?

Kamu sudah lihat penjagaannya?

Mohon maaf...

Kita harus bicara.

Untuk apa?

Lebih baik kamu menarik diri.

Apa?

Aku sudah berbicara dengan atasanmu.

Apa kamu...

memukuli dia?

Memukuli siapa?

Sial!

Dia bukan polisi, lebih mirip psikopat.

Apa dia membuatmu terkejut?

Anda pasti tekejut.

Ijinkan saya meminta maaf mewakili dia.

Saya langsung saja, tarik si kampret itu dari operasi ini.

Tapi itu...

Tapi anda tidak perlu menggunakan banmal.

Lupakan, aku ingin polisi tidak mengusik kasus ini.

Kalau begitu anda sebaiknya mengurus surat keberatan resmi.

Apa?

Kalau tidak resmi, pasti ada sesuatu yang disembunyikan.

Pak GU, NSA adalah institusi yang lebih di tinggi.

Kalau begini terus tidak akan ada gunanya.

Saya juga tidak ingin keras kepala.

Jadi, mari kita jadikan ini operasi gabungan.

Setuju?

Apa kalian berdua mengacuhkanku?

- Itu... - Tentu saja tidak.

Yang terjadi adalah...

Jung-an ingin tahu caranya menahan amarah.

Ia sedang bertanya trik rahasiaku...

Akhirnya unnie mau cari uang!

Tentu, unnie harus lebih kalem.

Unnie, ajari aku juga.

Aku duluan!

Aku ingin tahu caranya menahan amarah.

Ya, oppa?

Pak GU...

Oppa...

"Oppa"?

Kupersingkat saja, sekarang jadi operasi bersama.

Kamu sudah gila?!

Oppa?

Pilihannya adalah operasi gabungan atau tidak sama sekali.

Aku tidak bisa ngobrol dengan dia dan dia menakutkan.

Sepertinya dia punya kelainan emosional.

Oppa, kumohon!

Berhenti bilang "oppa"!

Ini keputusan final, ikuti saja perintahku.

Sudah cukup lama aku tidak naik pitam.

Benar kan, oppa?!

Brengsek!

Kan sudah kujelaskan.

- Oppa? GU? - Halo?

Jadi ini bukan tentang menahan amarah.

Kalian berdua ternyata...

membicarakan masalah percintaan?

Benar kan? Benar kan?

Dengan begitu kalian berdua jadi akrab!

Pura-pura saja kerja sama, bos-nya harus kita yang tangkap

Percintaan memang penting.

Ada yang aneh, kerja sama lah tapi selalu awasi dia

Mundur sukarela sana.

Kamu duluan saja ya?

Aku yang akan memimpin!

Senang melihat kalian berdua,

bisakah kalian ke kantorku sekarang?

Penipuan tatap muka?

Sudah waktunya kalian coba.

Tidak bisa kah saya tetap di bagian telepon?

Tidak bisa.

Pergi sana.

Orang tua tidak suka aku.

Kita harus meraih kepercayaan organisasi ini,

jadi ambil uangnya sana.

Sudah sana!

Kek, kakek dapat telepon dari Jasa Keuangan?

Apa? Pendengaranku kurang bagus.

Apa kakek dapat telepon dari Jasa Keuangan?

Ya, ya.

Itulah kenapa aku bawa uangnya,

tapi saya kurang paham...

Informasi rekening kakek jatuh ke tangan orang jahat.

Jadi pemerintah ingin melindungi uang di dalam rekening kakek.

Oh begitu?

Bisa gawat kalau aku terlambat mengetahuinya.

Ini untuk operasi istriku.

Ini.

Um...

Kakek, kakek langsung pergi saja.

Apa kamu bilang?

Pergi saja.

Apa?

Pergi saja, pulang ke rumah!

Apa?

Segera pulang ke rumah saja, pergi saja!

Apa?

Pulang ke rumah saja kek!

Kami akan menyimpannya untuk anda.

Hubungi kami kalau anda ingin mencairkan.

Ikuti saja alurnya!

Tapi itu uang operasi si nenek...

Bisa mampus kita kalau mereka curiga.

Tapi tetap saja...

Kita mengincar dedengkot-nya!

Tapi bagaimana bisa kita membiarkan yang tak bersalah terluka?

Itulah kenapa!

Itulah kenapa kita harus menangkapnya!

Permisi, kalian tukang tipu ya?

Kita lagi sibuk ini,

lebih baik bapak pergi meninggalkan kami berdua ya?

Penasehat Keunangan? Omong kosong.

Kita butuh strategi untuk menghubungi dedengkotnya.

Kakek-kakek di kampung sini...

Kita perlu mengumpulkan informasi dari para karyawan.

- Bakalan butuh waktu lama itu! - ...untuk uang receh...

Saya sedang bicara ini, mana tata kramanya!

Kita berbagi informasi dulu.

Mumpung aku sedang bicara baik-baik, kembalikan sini.

Oke.

Oke apanya! Kalian sedang kuberi peringatan ini!

Ajussi, kan sudah kuperingatkan.

Tinggalkan kami berdua.

Bisa mampus kamu!

Kamu yang pergi sana, ini kampungku!

Bangsat, kalian beruntung aku tidak boleh mukul cewek!

Aku harus melakukan sesuatu!

Biar kuperjelas,

kalau operasi ini kacau balau, kita berdua yang mampus.

Tentu saja!

Dia bisa bela diri ternyata...

Sialan...

Kita bisa ngobrol sebentar?

Makan malam mungkin?

Atau minum-minum?

Atau sesuatu yang lebih intim.

Astaga, ini memalukan.

Geser sedikit...

lagi, lagi, lagi!

Sialan!

Ya?

Malam, deputi.

Saya ada informasi yang bisa membantu kasus anda.

Masih ingat rekening palsu Tiongkok yang dulu itu?

Kini muncul kembali.

Masa?

Ketika sedang melakukan pemeriksaan keuangan dalam persiapan reshuffle kabinet,

Kementerian Hukum dan HAM,

sebuah institusi pemerintahan!

Mereka jadi korban voice phishing!

Deputinya dipindahtugaskan ke daerah pelosok sana,

atau direkturnya ya,

dan deputinya dipecat.

- Dipecat? - Ya.

Kena tipu bukanlah kejahatan! Penipunya yang penjahat!

Tidak ada seorangpun yang berniat kena tipu!

Saya bukanlah orang tolol!

Deputi?

Aneh betul malah marah-marah sendiri?!

Jangan, jangan, jangan!

Air! Jangan! Jangan!

Mau tteobokki?

Mau.

Terus.

Bos sering bepergian ke luar negeri.

Bersulang!

Terus, ceritakan lebih banyak tentang bos.

Sepertinya bos adalah pemimpin regional,

dan ketuanya...

Ketua?

Ya, sepertinya ada ketuanya.

Mungkin.

Apa aku bisa bertemu ketuanya?

Kudengar dia di Tiongkok.

Kenapa kamu tertarik hal itu?

Kamu paham kan jam kerja kita terlalu kaku?

Itu karena masalah keamanan.

Yang kudengar itu karena sistem kita terhubung ke seluruh penjuru dunia.

Terus, lanjutkan ceritamu.

Kudengar ada call center

di Tiongkok dan Filipina.

Aku harap aku bisa segera mencapai tingkatan itu.

Bersulang!

Apakah presiden sudah lama bekerja di sini?

Belum.

Ia disukai pak ketua.

Aku suka kejujuranmu.

Tapi bukankah seharunya kamu memikat hatiku dulu?

Bagaimana?

Aku tidak tertarik penawaran yang tidak memberikan keuntungan.

Ketua pasti sangat keren.

Aku dengar dia sangat tegas.

Satu kesalahan dan!

Serius?

Kamu dikeluarkan!

Dia di mana?

Tidak ada satu pun yang pernah bertemu pak ketua.

Mungkin pak presiden kenal.

Aku dengar dia adalah anak adopsi pak ketua.

Anak adopsi?

Kita akan segera mengincar ikan paus besar.

Ikan paus?

Kalau kamu mampu menggolkan proyek itu, kamu akan mendapat perhatiannya.

Aku bertanya-tanya siapa yang akan mendapat kesempatan itu.

Sejak kapan otot dadaku berpindah ke bawah?

Dia pasti akan terkejut.

Jung-an, kamu sudah menunggu lama ya?

Apa kamu terkejut?

Ya.

Aku baru akan mengejutkanmu dengan hal lain.

Ketika bengkaknya berkurang...

Berhati-hatilah.

Aku baru mau mengejutkanmu dengan barangku...

Silakan pakai kamarnya!

Pelan-pelan!

Shower-nya enak lho...

Dari kafe ke hotel bersama seorang lelaki...

Itu bukanlah urusanmu.

Jangan menganggapku sebagai kekasih yang tidak punya perasaan.

Kalau aku tidak percaya calon istriku, lalu siapa yang akan percaya?

- Jangan cari gara-gara kamu! - Jangan lagi!

- Aku datang untuk memberimu ini! - Apa itu?

SIM card-nya!

Oh iya!

Ada yang aneh dengan datanya.

Apa?

Hanya 2 nomor yang dismipan di situ.

Apa saja?

Deputi YANG dan rumah makan ceker ayam.

Ceker ayam?

Aku kerjakan sendiri.

Kenapa tidak mau menempel?

Ya, sebentar.

Ada di dalam mobil, nanti akan kukirim anak buahku.

Oke.

Sekarang?

Anda butuh sekarang?

Tidak bisakah kukirim nanti?

Anda tidak bisa menunggu?

Baiklah kalau begitu,

Aku yang akan ke sana.

YANG dan ceker ayam?

Kamu akan menemukan 2 hal ketika memeriksa HP lelaki;

pekerjaan dan percintaan.

Kamu tahu apa maksud ini semua?

Dia bekerja dengan YANG dan suka makan ayam?

Atau sebaliknya?

Dia punya 2 HP, ini HP satunya.

Atau bisa saja dia kesepian.

Yang benar saja?

Dapat sesuatu dari kamera tersembunyinya?

Tidak...

Dia menyiramnya dengan air...

Dapat info apa dari Pak YANG?

Dia cuma banyak omong, tidak tahu apa-apa.

Kamu tidak...

menyembunyikan apapun dariku, kan?

Kenapa harus kusembunyikan?

- Kalau kamu? - Lupakan.

Dia tidak menjawab teleponnya.

Dia tidak pernah begini sebelumnya.

HP-nya mati.

Ada apa?

Mungkin dia beneran berhenti.

Ia butuh uang untuk bayinya.

Tidak bisa dihubungi?

Kamu kunjungi Eun-jung pulang kerja nanti.

Aku akan membujuk pak presiden.

Kenapa?

- Kenapa apa? - Huh?

- Huh apa? - Apa, apa?

- Apa yang kamu katakan? - Kenapa?

Young-sil!

Kamu butuh tumpangan?

Ayo.

Tidak lapar,

dan dia tidak suka minum.

Brengsek...

Aku tahu kamu tidak ada kerjaan, kunjungi Eun-jung sana.

Aku ada kerjaan penting.

Young-sil, kamu lapar?

Lapar?

Lumayan.

Aku akan mentraktir kartu as kita, mau makan apa?

Makanan Jepang? Korea? Tiongkok?

Em...

Ceker ayam.

- Serius? - Iya.

Kamu baik-baik saja?

Ya, saya baik-baik saja.

Sepertinya terlalu pedas untukmu.

Ini tepat seperti kesukaan saya.

Keringatmu.

Apa?

Lehermu.

Saya biasa berkeringat kalau makan makanan pedas.

Pedas sekali...

Terima kasih sudah mengantar saya pulang.

Tentu, selamat malam.

Young-sil, tunggu sebentar!

Kalau kamu ingin makan lagi, hubungi saku saja.

Ya.

Selamat berakhir pekan.

Ya.

Hati-hati di jalan.

Tentu.

Itu...

Kami bertemu di halte bus,

ia memaksa mengantarkanku pulang.

Apa aku bertanya?

Sepertinya tidak sekedar mengantar pulang.

Itu...

Bagaimana menjelaskannya...

Aku datang untuk ngobrol, ayo masuk.

Sebentar, kita ke kafe saja ya?

Buat apa? Ini kan rumahmu.

Sebentar, sebentar!

Rumahku kotor, kita ke kafe saja.

Ada apa denganmu?

Aku mohon, kita ke kafe saja ya.

Kamu mencairkan tabunganmu dan memberinya ke kakek itu?

Itu kan untuk operasi si nenek...

Silakan duduk.

Benar-benar kotor.

Pindah ke rumahku saja.

Tidak bisa!

Kamu tidak bisa bertanggungjawab sendirian!

Ayo!

Astaga, kamu tidak pernah cuci baju ya?

Pakai sandalnya.

Hei!

Hei! Hei!

Anjing kampung tolol!

Kalau kamu berak seenaknya, mampus kamu!

Sedang apa kamu?

Menyuruhnya agar tidak berak sembarangan.

Omong kosong macam apa...

Ini lebih seperti kantor, dibandingkan rumah.

Jadi...

Ada info apa dari pak presiden?

Apa?

Begitulah...

Kalau kamu?

Apa kamu bertemu Eun-jung?

Mereka bilang ia belum pulang ke rumah.

Apa?

Ada sesuatu yang kukhawatirkan.

Tentang apa?

Wanita yang aku tipu bilang begini,

ia tinggal di asrama dengan bayinya.

Terus kenapa?

Apa tidak bisa dikembalikan sepertiganya?

Uang wanita itu untuk membayai uang TK anakmu.

Walau begitu...

sebagai seorang ibu, aku tidak bisa membiarkannya begitu saja.

Kalau kamu meraka bersalah, kamu tidak usah melakukan ini.

Pak YANG...

Ada apa denganmu?

Pak YANG.

Aku tidak akan memaafkan mereka yang memanfaatkan kaum lemah.

Bangsat!

Aku menjadi polisi...

Bagaimanapun juga, aku tidak akan memaafkan mereka.

Jung-an...

Kamu benar-benar orang baik.

Biasa saja lah...

Di sini memang tidak cukup mewah,

tapi anggap saja rumah sendiri.

Kita tanggung dosa kita setengah-setengah.

Terima kasih!

Ada apa denganmu? Sudah gila kamu?

Bagaimana kalau kita jadi sahabat?

Aku tidak butuh...

Kamu lemah sekali...

Aku tahu aku menyedihkan...

Bukan begitu...

Oke, baiklah, kita jadi sahabat saja...

Atau tidak saja.

Serius?

Terima kasih!

Jadi, sekarang kita sahabat kan?!

Hentikan!

Halo?

Apa ini Kantor Balai Kota, bagian tata kota?

Iya, betul.

Kami dari kantor Kejaksaan Seoul.

Kami menerima laporan perihal dugaan korupsi.

Apa maksud anda?

Siapa yang bilang kalau aku pelakunya?

Nyonya ini sudah gila rupanya.

Ini voice phishing ya?

Ya.

Kalian itu benalu yang menghisap uang dari orang-orang tak bersalah.

Anda menggunakan jasa PSK 7 kali,

dan mengunjungi rumah bordil 3 kali.

Apa keluargamu tahu?

Enak ya?

Sepertinya ada kesalahpahaman.

Omong kosong.

Dari tukang bangunan hingga kontraktor,

kamu menarik uang dari semua orang.

Itu cuma beberapa saja, tidak semua orang.

Kalau kamu terus melakukan ini, akan kulaporkan!

Oke, silakan.

Ketika kami tertangkap, daftarnya akan kami beberkan.

Ini dari rumah bordil, jadi lumayan akurat.

Nyonya, nama anda siapa?

Untuk apa? Kamu juga ingin menyuapku?

Terus kenapa?!

Berapa yang anda inginkan?

Rasanya enak!

Habiskan!

Minum, minum!

Selfie ayo!

Satu, dua, tiga!

Sahabat...

hingga akhir waktu...

Tentu saja.

Geli tahu!

Hei!

Kenapa kamu tidak menghentikanku?!

Ini kan idemu.

Maaf.

"OPPA"

Kamu tidak ingin laporan?!

Begini terus dan status pegawai tetap tidak akan kamu dapatkan!

Kalau kamu ingin pekerjaan ini, bawakanku bukti nyata!

Lakukan dengan benar, aku tidak akan jatuh sendirian!

Alih Bahasa oleh valencianista

JANG Young-si

Perhatian!

Mungkin kalian sudah pernah dengar,

terkadang kita mengincar paus besar (sasaran besar).

KEPOLISIAN, NSA,

Badan Intelijen, dan institusi lainnya.

JANG Young-sil adalah pegawai kontrak selama setahun dan dia diberhentikan sebulan yang lalu.

Sepertinya ada yang aneh.

Ada yang mau menawarkan diri.

Bagaimana ya??

Ada yang mau?

Bagus.

Itu di luar jangkauan kita.

Ada lagi?

Semakin dalam kita terlibat, semakin cepat kita bongkar ini semua.

Tidak ada?

Ikut saja!

Markas Bantuan Logistik

Kolonel CHOI Bong-sik

Ya?

Kolonel, saya adalah Kepala Staff.

Apa?

Saya adalah Kepala Staff Angkatan Darat!

Hormat, pak!

Mengenai biaya 3Q,

Aku dapat kabar katanya nilainya meningkat karena kontrak pribadi.

Saya tidak paham...

Itu tidak mungkin.

Badan Statistik Sameun,

Badan Konstruksi GJ, Hando Uniform...

Biayanya meningkat hingga 20-80%!

Tidak mungkin, pak.

Bangsat!

Para jaksa sudah membicarakan kemungkinan menjatuhkan dugaan korupsi!

Kamu mau masuk penjara karena ini?!

Maaf, pak.

Masalah ini bisa saya tuntaskan.

Ada promosi jabatan yang telah menantimu.

Bukan begitu?

Kalau bapak memaafkan saya, saya akan melakukan apa saja.

Bagus, kita semua tidak luput dari kesalahan.

Deputi, ini sudah pasti sasaran besar.

Berapa besar?

Mungkin lebih dari 500.000 dolar.

Dengar, ini kesempatan kita.

Setelah kamu terima uangnya, langsung bawa ke sini.

Dengan uang itu, ini semua akan usai, tuntas!

Bagaimana dengan Jung-an? Apa yang akan terjadi pada dia?

Hentikan! Mau sampai kapan kamu melakukan ini?

Urusi urusanmu sendiri.

Setiap orang punya masalah sendiri-sendiri!

JANG, dengar baik-baik.

Bawa uangnya, dan pekerjaan ini akan kamu terima.

Status pegawai tetap.

Pegawai tetap, oke?

Baik, saya mengerti.

Oke.

Apa?

Kamu menyembunyikan sesuatu?

Tidak.

Kamu pasti punya banyak pengalaman sebagai polisi.

Tapi aku...

Kamu kan agen NSA.

Tingkatanmu di atas ku.

Bisa dibilang begitu.

Alih Bahasa oleh valencianista

Apa Kepala Staff benar marah?

Kami di sini hanya untuk menjalankan tugas, pak.

Dia tidak menitip pesan?

Tidak, pak.

Kami cuma diutus untuk mengambil koper itu.

Kalau begitu...

Langsung pulang?

Minum teh dulu, saya juga ingin tahu lebih banyak.

Pak Kepala sudah menunggu, pak.

Begitu?

Silakan pulang, kalau begitu.

Hormat.

Tunggu sebentar.

Jadi...

Apa latar belakang Pak Ketua?

Latar belakang?

Itu...

itu informasi rahasia...

Benar kan? Sudah kuduga.

Tidak seharusnya kutanyakan.

Bilang padanya aku akan segera menemuinya.

Mengerti?

Ya, pak!

Hormat!

Hormat.

Oke, silakan pulang.

Kenapa?

Apa maksudmu?

- Apakah kamu... - Apa?

Apa kamu...

Ups, Mohon maaf.

Apa-apaan?

Maafkan aku!

Hei!

Berhenti!

Kita bicara dulu!

Berhenti woy!

JANG Young-sil!

Kamu baik-baik saja?

Prajurit Kelas 2, LEE!

JANG Young-sil!

Jangan begitu!

Bantu aku naik!

Ayolah!

Young-sil! Kamu...

Pak Ketua, kita harus segera menyerbu markas.

Apa? Sekarang?

Siapa lagi ini?

Sebentar.

Ada apa?

Unit Kejahatan Intelektual, Detektif NA Jung-an.

Tugas penyamaran pasti berat ya.

Di mana si agen NSA?

Hari ini panas juga.

Biar dia tahu rasanya dipukul.

Pukul sana.

Bangsat!

Lepaskan!

Detektif NA?

Lepaskan, bangsat!

Sayang sekali dia polisi.

Hei bos?

Misiku selesai kan.

Aku pulang. Oke?

Oke, silakan pulang.

Akan kutraktir sebelum tugas selanjutnya.

Siap. Senang berjumpa denganmu.

Dasar cowok licik.

Ups.

Silakan duduk.

Sial.

Filternya tidak beres nih.

Ini tidak adil.

Bagaimana pekerjaanku?

Jangan terlalu naif.

Kamu benar percaya itu?

Posisi pegawai tetapku harus bapak berikan.

Setelah semua jerih payah yang aku perbuat!

Deputi! Beri aku satu kesempatan lagi!

Aku akan melakukan apapun yang anda perintahkan!

Satu kesempatan lagi!

Aku mohon!

JANG Young-sil.

Inilah kenyataannya.

Pegawai tidak tetap, mau sampai kapan pun hanyalah pegawai tidak tetap.

Jadi bapak tidak ada niatan mempekerjakan aku?

Bukankah sudah jelas?

Bagaimana aku bisa mempercayaimu?

Kamu memanfaatkanku...

Kamu akan menyesali ini semua.

Minggir.

Maaf, Young-sil.

Detektif WON, sebelah sini,

Detektif LEE, kantor yang situ.

Ada apa ini?

NA tidak bisa dihubungi, ada apa ini?

Apa mungkin dia tertimpa masalah?

Pak Ketua, jangan berpikir yang tidak-tidak!

Si kampret ini.

Apa yang terjadi pada agen NSA itu?

Dia juga tidak bisa dihubungi.

Aku akan coba hubungi NSA.

Aigoo!

Beres! Beres semua!

Melihatmu, aku jadi bahagia!

Coba kulihat lagi!

Jadi kamu tidak berniat mempekerjakanku?

Bukankah sudah jelas?

Bagaimana aku bisa mempercayaimu?

Telepon...

Young-sil...

Nomor yang anda hubungi...

Hei!

Jawab!

Young-sin, kenapa kamu melakukan ini padaku?

JANG Young-sil!

Nona Jang.

Jung-an di mana?

Apa dia baik-baik saja?

Aku sedang mempertimbangkan apa yang akan kulakukan pada dia.

Harus bagaimana?

Turunkan berat badanmu!

Langkahmu akan makin ringan kalau kamu kurus.

Benar kan? Larimu juga lebih kencang.

Begitu.

Apa?

Berani-beraninya?

Sudah gila kamu?

Sudah gila kamu?

Kuhajar baru tahu rasa.

Mampus kalian semua.

Ya, dia baik-baik saja.

Dia menggelepar seperti ikan yang kurang air.

Lepaskan aku!

Apa kamu ingin mendengar suaranya?

Halo? Jung-an?

Aku minta maaf, sungguh.

Ini semua salahku, aku akan ke sana...

Diam, bawel!

Kamu mengkhianatiku!

Bagaimanapun juga,

kalau kamu ke sini, aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri.

Mengerti?!

Oke, aku akan segera ke sana, tunggu ya.

Kumohon, jangan ke sini!

Sudah kubilang, jangan ke sini!

Kalau begitu jadi tidak asyik.

Jung-an? Halo?

Young-sil, waktunya sudah mepet, segera ke sini ya.

...mayat tenggelam ditemukan di pinggir sungai,

polisi sedang mengidentifikasi mayat tersebut.

Diperkirakan mayat tersebut sudah tenggelam selama 2 hingga 4 hari...

Aigoo...

Ini dia.

Jung-an!

Sudah kubilang jangan ke sini.

Tapi kita kan sahabat.

Maafkan aku.

Dasar gila...

Si kampret ini...

Mampus kalian semua.

Pak Ketua, dia sedang menuju pelabuhan.

Mungkin diam-diam ingin ke luar negeri.

Masa? Terus buntuti.

Ayo ke sana!

Kamu kan sudah janji.

Kamu percaya dia?

Aku tidak berjanji apa-apa tuh.

Dan kamu lah yang menipu kami.

Kamu berpura-pura baik dan lemah,

kemudian melarikan uangnya sendiri.

Tak punya etika.

Ini salahmu...

Kapalnya sudah akan tiba, Pak Ketua.

Apa?

Kamu Ketuanya?

Orang macam apa sih kamu ini?

Brengsek, seharusnya aku sudah membunuhmu dari dulu.

Bajingan!

Bukan main!

Sini kamu!

Mohon maaf, aku pergi dulu.

Mau ke mana kamu? Sini kalau berani!

Young-sil, kamu tahu?

Kebaikan tiada henti itu kebodohan namanya.

Bangsat mesum.

Tapi aku setuju dengan dia.

Lepaskan rantainya.

- Sayang sekali. - Anjing?

Ayo kita naik ke sana, bangun.

Kenapa?

Operasi gabungan!

Satu...

Dua!

Ayo.

Satu, dua.

Satu, dua.

Brengsek!

Satu, dua.

Satu, dua, satu, dua...

Eh?

Aku pernah jadi asisten pesulap.

Terus dari tadi kita ngapain aja?

Hei anjing, pulang sana kalau kamu masih betah hidup.

Jangan mendekat!

Hentikan! Hentikan!

Sekali menggigit, anjing itu tidak akan melepaskan mangsanya.

Itulah kenapa anjing macam itu berbahaya!

Tunggu sebentar.

Kapalnya tepat waktu.

Young-sil...

Hei hei!

Hewan atau manusia, semua lelaki sama.

Aku sebenarnya punya sertifikat komunikasi dengan hewan.

Sunbae, kamu baik-baik saja?

Hei!

Ada apa?

Si kampret ini!

Tangkap dia!

Dia melepaskan tembakan padaku?

Panggil kapalnya kembali.

Sial!

Jangan bergerak!

JANG Young-sil!

Kita harus segera pergi, pak.

Sial!

Hei! Keluarkan aku!

Bangsat!

Berpencar dan tangkap mereka!

Siap, pak!

Segera lakukan!

Polisi!

Jangan bergerak!

Habisi dia, paham?

Kalau mau menembak bilang-bilang dulu bisa kan?

Bunuh dia!

Capek banget.

Kemarikan mobilnya.

Siap, pak!

- Bereskan ini semua. - Bereskan ini semua.

Siap, pak!s

Saya juga?

Deputi YANG!

Sialan, apa lagi?!

Uangku!

Itu... uangku, kampret!

Kenapa semuanya dia tembak sih!

Sok-sokan ketua! Si brengsek ini!

Uangku, uangku...

Apakah ini saatnya aku memberimu kejutan?

Pecah...

Tolol...

Ayo! Kemari!

Bebaskan aku segera!

Lepaskan aku, kampret!

Ada apa ini? Lepaskan aku!

Kamu polisi? Siapa atasanmu?

- Kita bicarakan di pos polisi! - Tidak perlu! Lepaskan aku!

CHOI Min-suk! Hentikan mobilnya!

Hantam saja.

Alih Bahasa oleh valencianista

Young-sil.

Kamu berbakat mengejutkan orang.

Menyerah saja sudah.

Anda bisa saja mencegah ini terjadi.

Ingin mendengar cerita lucu?

Mobil Ferrari seorang pemabuk menghantam sebuah truk bak terbuka.

Sopir truk itu mati di tempat,

dan si tersangka dibebaskan karena ia anak orang kaya.

Walaupun ada 3 saksi mata,

mereka berbohong meski telah disumpah.

Tidak ada lagi saksi mata, dan barang buktinya dipalsukan,

sehingga ayahku yang tidak bersalah...

menjadi tersangkanya.

Jangan mendekat!

Kumohon, jangan mendekat.

Jangan mendekat!

Young-sil, kamu merebut pekerjaan dari orang-orang tidak bersalah.

Pekerjaan ini adalah hidup-mati bagi Song-yi.

Tapi aku...

Di sana!

CHOI Min-suk!

Sudah berakhir! Menyerahlah!

Bajingan!

Jangan berdiri terpaku begitu,

lebih cerdas sedikit dan carikan aku mobil bisa?

Hei!

Siapa kamu perintah-perintah!

Jung-an, tolong.

Tenangkan dirimu!

Jung-an, kamu harus belajar menahan amarahmu.

Kalau kamu melukai dia,

Aku yang akan membunuhmu!

Itu tidak penting sekarang!

Apa pentingnya seorang Jang Young-sil?!

Dia bukanlah siapa-siapa!

- Apa? - Si brengsek ini...

Sunbae!

Detektif NA, jangan!

Jangan!

Kenapa kalian semua membuatku jengkel?!

Apa kalian menganggap remeh aku karena aku pegawai tidak tetap?!

- Masukkan ke mobil! - Cepat masuk!

Jangan cengeng.

Ayo jalan!

Ke UGD... cepat...

Sekarang apa yang akan kamu lakukan?

Entahlah.

Untuk hari ini, aku belum mau memikirkan itu.

Apa lagi kemampuanmu?

Kamu seperti bawang yang punya banyak lapisan.

Tidak usah melebih-lebihkan.

Maaf.

'Maaf' sudah jadi kebiasaanmu, sepertinya tidak ada ketulusan dalam ucapanmu.

Tidak juga, aku benar minta maaf.

Maaf.

Maaf! Maaf! Maaf!

Aku serius minta maaf.

Bagaimana tattoo-nya? Masih ada?

Tentu saja.

Kalau punyamu?

- Tentu masih! - Mana coba.

Kita coba saling sapa?

Tatap mata mereka dan coba bicara.

Cara Komunikasi dengan Anjing

Coba sekali lagi.

Cukup sekian kelas hari ini.

Persiapkan ujian esok hari.

Kerja bagus! Mohon maaf aku ada urusan mendadak...

Alih Bahasa oleh valencianista

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.