All language subtitles for 001) The Secret of Us (Tayland 2024)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL TELEVISI INI DIBUAT UNTUK TUJUAN HIBURAN

SEMUA KARAKTER, LATAR, ENTITAS

DAN LATAR BELAKANG DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI

RUMAH SAKIT PRINC SUVARNABHUMI

Pengumuman darurat. Kode 000 di UGD.

Pengumuman darurat. Kode 000 di UGD.

Di mana putriku?

Kau bisa bahasa Inggris?

Aku ingin mencari putriku.

- Ada yang bisa bahasa Mandarin? - Tidak, Dokter.

- Kau bisa bicara bahasa Inggris? - Aku ingin mencari putriku.

Tenanglah. Aku akan menanyakannya untukmu.

Dia datang bersama putrinya. Kalian tahu di mana dia?

Dia dirawat oleh dr. Pannaorn di Ranjang Tiga.

Putrimu sudah ditangani para dokter.

Jangan khawatir, kami akan melakukan yang terbaik.

Terima kasih, tolong selamatkan putriku.

Aku curiga pasien mengalami luka bakar inhalasi

dan luka bakar tingkat dua pada lima persen anggota tubuh kanannya.

Aku mengandalkanmu. Ada kasus lain yang harus kutangani.

Baik.

Pasien mengalami luka bakar inhalasi.

Tekanan darahnya menurun.

Siapkan selang dan pemasangan kateter vena sentral.

Baik, Dokter.

Lihat diri kalian.

Kalian seperti baru saja berperang.

Sebuah van mengalami kecelakaan dan semua orang di dalamnya terluka.

Untungnya, Lada menyelamatkanku.

Jika tidak, aku akan mendapat masalah.

Dengar.

Karena kau wanita pintar dengan banyak keterampilan,

bagaimana jika kau ambil spesialisasi pengobatan darurat dan bergabung di timku?

Kau lucu.

Bagaimana dengan bangsal dermatologiku?

Kau bisa bekerja di kedua bangsal.

Hentikan, Bow.

Jangan harap dia bekerja di kedua bangsal hanya karena orang tuanya pemilik RS.

Beban kerja saat ini sudah menyiksanya.

Kau belum boleh mati.

Minum kopi

dan kembalilah bekerja.

- Kau memang iblis. - Kau memang iblis.

Hei.

Aku perawat.

Tentu saja.

Seluruh UGD membicarakan

betapa kerennya kau.

Kau bicara dengan pasien Tionghoa tanpa penerjemah.

Tentu saja, dia murid pertukaran.

Dia bisa bicara hampir semua bahasa.

Begitu rupanya. Kecuali bahasa cinta, bukan?

Itu sebabnya kau masih lajang.

Ros.

Pukul berapa aku harus memeriksa pasien bangsal hari ini?

Itu tidak ada di jadwalmu

karena kau ada syuting iklan hari ini.

Sudah siap.

Dokter Fahlada, presenter produk kita dalam perjalanan. Tolong tunggu sebentar.

Baiklah.

Dia datang.

Ternyata kau. Halo.

Aku merindukanmu.

Maaf.

Maaf.

Tidak apa-apa.

Silakan.

Dia cantik.

Terima kasih.

Kau orang Thailand?

Ya.

Aku orang Thailand.

Ini kopimu.

Terima kasih.

Aku senang bertemu orang Thailand.

Aku belum bertemu orang Thailand lagi sejak pindah kemari.

Aku sangat kesepian

dan terisolasi.

Kau belajar apa di sini?

Aku belajar manajemen. Bagaimana denganmu?

Aku belajar kedokteran.

Astaga, kau dokter?

Kenapa kau senang sekali?

Aku belum pernah bertemu dokter secantik ini.

Kau mengatakannya seolah-olah kau sendiri tidak cantik.

Kau orang pertama yang menyebutku cantik.

Kebanyakan orang bilang

aku kekanak-kanakan.

Bolehkah aku

memanggilmu "Dokter"?

Menurutku itu terdengar cukup keren.

Terserah kau saja.

Kau bisa memanggilku apa saja.

Apa saranmu...

jika aku jatuh cinta kepadamu?

Tidak ada.

Karena kau harus fokus kembali bekerja.

Maaf.

Hai.

Kalian mau pesan apa?

Boleh aku pesan...

Kue cokelat?

Baik, apa lagi?

Boleh aku pesan

susu panas?

Dua, ya.

- Terima kasih. - Tunggu sebentar.

Terima kasih.

Mari berfoto bersama.

Tentu.

Naikkan sedikit.

- Ayo. - Apa?

Apa?

Cium aku.

Ini pesanan kalian.

Astaga.

Terima kasih.

Kelihatannya lezat.

Baik, tunggu sebentar.

- Sekali lagi. - Lakukanlah.

Ayo.

Aku suka saat pasangan melakukan itu.

Senang melihatnya.

Dokter.

Sudah makan?

Aku membawakanmu makanan kalau-kalau kau lapar.

Akan kutaruh di sini.

Kau mendapat gadis yang energik.

JANGAN LUPA MAKAN, DOKTER JUGA BISA SAKIT

Ini kopimu.

Hei.

Berapa?

Apa maksudmu? Aku bukan tipe orang yang kau cari.

- Tenanglah. - Apa?

Apa yang terjadi?

- Bukan apa-apa. - Dia menyentuhku dan bertanya, "Berapa?"

Kau punya bukti?

Aku tahu semua gadis Asia

suka berbohong dan meminta uang.

Jalang.

Hei, jaga ucapanmu.

Kau lupa ada kamera pengawas di sini?

Di sana dan di sana.

Jika ada masalah dengan gadis Asia,

hubungi pengacaraku.

Meski sering berganti pekerjaan,

aku tidak bisa lari dari diskriminasi.

Aku menolak menjadi korban, jadi, aku memukul wajah seseorang.

Tunggu.

Kau tidak takut dituntut atas penyerangan?

Itu sebabnya

aku berlari dengan kencang dan tidak pernah menoleh ke belakang.

Boleh aku bertanya?

Kenapa kau harus bekerja sekeras ini?

Kau membayar biaya kuliah sendiri?

Tidak, orang tuaku mendukungku secara finansial,

tapi aku ingin mengurangi beban mereka.

Biaya hidup di sini sangat tinggi.

Beri tahu aku jika ada yang bisa kubantu.

Bisakah kau menerimaku dan menyokongku?

Bantulah gadis malang ini.

Aku bercanda.

Earn.

Kenapa tidur di sini?

Pacar teman sekamarku ada di tempat kami,

jadi, aku kemari untuk belajar.

Kau sakit?

Aku agak sakit kepala.

Kurasa bukan sekadar sakit kepala.

Kau demam.

Bagaimana kalau ke rumahku?

Earn, saatnya makan.

Telur menantu.

- Apa? - Berhenti.

Kau makan bubur.

Kau harus minum obat.

Ayolah.

Kau tahu aku sangat menyukai hidangan ini?

Aku sangat menyukainya.

Tapi aku belum sempat memakannya sejak pindah kemari.

Bagaimana denganmu? Kau suka apa?

Aku menyukaimu.

Aku suka sohun goreng.

Begitu rupanya.

Aku akan berlatih membuat mi agar bisa memasakkannya untukmu setiap hari. Ya?

Aku akan melakukan hal yang sama dengan telur menantu.

Itu mungkin membantuku menjadi menantu.

Apa?

- Halo, ada bunga untukmu. - Halo.

Terima kasih.

Ini Hari Valentine.

Bisa tanda tangani di sini?

- Seseorang pasti mengiriminya bunga. - Tentu.

- Baiklah. - Terima kasih. Semoga harimu indah.

Terima kasih. Semoga harimu indah.

Bunganya indah sekali.

Kau menyukainya?

Menurutku bagus.

Ini untukmu.

Selamat Hari Valentine.

Dokter.

Apa ini untukku?

Maukah kau menjadi pacarku,

gadis nakalku?

Ya, aku mau.

Selamat pagi,

Cinta.

Selamat pagi, Hati.

HATI

Fokuslah belajar.

Aku mencintaimu dan hanya kau.

Aku datang.

Kau sudah kembali.

Lihat, ini rumah impianku.

Aku bermimpi memiliki rumah ini suatu hari nanti.

Pasti mahal.

Tentu saja.

Tapi jika mulai menabung sekarang,

aku bisa membelinya saat usiaku 40 tahun.

Mungkin 50.

Mungkin 60, 70,

atau 80.

Itu terlalu lama. Aku akan membeli anjing dan tinggal bersamamu saja.

Delapan puluh tahun?

Ini.

Teka-teki gambar?

Ya.

Apa gambarnya? Ada pola yang bisa kuikuti?

Rahasia.

Rahasia?

Saat selesai dengan teka-tekinya,

kau akan menyadari betapa berartinya gambar itu bagi hubungan kita.

Benarkah?

Ya.

Terima kasih.

FAHLADA DAN EARN

Jangan buka matamu.

- Teruslah berjalan. - Apa aku akan menabrak sesuatu?

- Tidak. - Kau yakin?

Ya.

- Tetap tutup matamu. - Sudah. Aku berjanji tidak mengintip.

Maaf soal itu.

Baiklah, saatnya membuka matamu.

Aku sangat antusias. Baiklah.

Satu, dua, tiga.

Selamat ulang tahun untuk cintaku

Kau menyiapkan semuanya sendiri?

Tidak, aku menyewa seseorang untuk melakukannya.

Aku bercanda. Tentu saja aku menyiapkan semuanya sendiri.

- Kau menyukainya? - Aku menyukainya. Terima kasih.

- Lihat. - Apa yang kau buat?

Aku membuat pai Banoffee.

Ini kali pertamaku membuatnya.

Aku akan menyuapimu.

Makan yang banyak.

Buka yang lebar.

Kau tidak menyukainya?

Aku berusaha keras membuatnya.

Tentu saja aku suka. Lagi pula, pacarku membuatkannya untukku.

Buka yang lebar.

- Bagaimana? Enak? - Astaga.

Bagaimana?

Kau menyukainya, bukan?

Buka yang lebar.

Ini.

Enak?

Earn.

Ada apa?

Earn.

Earn!

Earn!

Bernapaslah.

Bernapaslah.

Earn, kau akan baik-baik saja.

Dokter.

Kau tidak boleh melepasnya.

Tapi rasanya tidak nyaman.

Jangan dilepas.

Rasanya tidak nyaman.

Keras kepala sekali.

Kenapa tidak bilang kau alergi pisang?

Aku tidak ingin menyakiti perasaanmu.

Kau sudah berusaha keras.

Aku hanya ingin memberi kejutan di hari ulang tahunmu.

Itulah akhirnya.

Kenapa kau berpikir begitu?

Apa?

Siapa bilang sudah berakhir?

Dokter.

Boleh aku memegangnya?

Kau tidak alergi bahan apa pun, bukan?

- Dokter, kita sedang bersenang-senang. - Apa?

Maaf.

Buatlah permohonan.

Dokter.

Selimutnya...

Biar kusimpan ini dahulu.

Lihat selimutnya.

- Kau menyukainya? - Ya.

Aku menyesuaikannya. Ini mewakili hubungan kita.

"FE" singkatan dari Fahlada

dan Earn.

Kau suka?

Ya.

Kalau begitu, biar kupakaikan.

Ini.

Kita makan malam apa hari ini, Dokter?

Apa pun yang kau mau.

Bagaimana kalau makanan Tiongkok?

Tentu.

Atau ke restoran susyi favoritmu?

Tentu.

Aku juga ingin telur menantu.

Haruskah kita memasak telur menantu?

Biarkan aku menyelesaikan studiku dahulu.

Aku tidak keberatan kau belajar,

tapi aku harus tahu perlu berdandan atau tidak.

Dokter.

Itu hukumanmu karena tidak membiarkanku belajar dengan tenang.

Hukumanmu membuatku ingin terus bicara seharian.

Dasar gadis nakal.

Bukankah kau harus belajar?

Aku tidak bisa berkonsentrasi lagi.

Lihatlah.

Siapa mereka?

Itu Lada.

Putri kita telah menjadi...

Dia homoseksual.

Lalu kenapa?

Apa maksudmu?

Apa yang kau bicarakan?

Lada putri pemilik rumah sakit.

Dia seorang dokter.

Dia penerus bisnis keluarga kita.

Dia mengencani seorang wanita.

Itu membuatnya bahagia.

Tapi itu tidak bisa diterima.

Kau sama sekali tidak terganggu dengan ini?

Aku hanya ayahnya.

Aku tidak memilikinya.

Preferensi seksual seseorang adalah masalah pribadi.

Itu bukan urusan kita.

Baiklah.

Kalau begitu, sudah diputuskan.

Pendapat kita berbeda.

Itu masalahmu jika kau tidak peduli soal ini.

Tapi aku peduli.

Lada harus putus dengan gadis itu

dan menikahi pria pilihanku.

Masuklah.

Bu Russamee, dr. Wisanu datang untuk menemuimu.

Suruh dia masuk.

Halo.

Kubawa spesifikasi peralatan medis baru untuk kau pertimbangkan.

Jangan mengkhawatirkan ini.

Kita sudah lama berbisnis bersama.

Aku akan meminta tim pembelian mengurusnya untukmu.

Terima kasih.

Aku senang kau di sini.

Ada hal penting yang ingin kubahas denganmu.

Apa yang bisa kubantu?

Ini bukan masalah serius.

Kau sudah bicara dengan Lada belakangan ini?

Kami bicara beberapa kali lewat telepon.

Tapi dia cukup sibuk belakangan ini,

jadi, tidak bisa bicara denganku.

Kau bersikap seperti ini lagi.

Tapi aku baru saja mengiriminya paket berisi benda-benda favoritnya.

Ayolah, Nu.

Itu tidak cukup.

Aku akan jujur kepadamu.

Aku berharap banyak kepadamu.

Aku ingin kau menjadi pasangan hidup Lada.

Di masa depan,

Lada harus mengelola rumah sakit.

Dengan kau menikahi Lada,

aku bisa meninggal dengan tenang.

Aku tahu. Aku melakukan yang terbaik.

Tapi jika menurutmu usahaku tidak cukup, aku akan berusaha lebih keras.

Percayalah padaku.

- Sedang belajar? - Ya.

Ujian sebentar lagi, tapi aku belum siap.

Kurasa aku hanya kewalahan karena stres.

Tiap kali merasa kewalahan karena stres, lihatlah kotak musik ini.

Ini akan mengingatkanmu bahwa aku akan selalu ada untukmu.

Manis sekali.

Bonekanya atau aku?

Bonekanya.

Tapi kau lebih manis.

Kau manis.

Aku begitu mencintaimu hingga itu bisa membunuhku.

Kau tahu itu?

Kau tidak boleh mati.

Aku tidak bisa hidup tanpamu.

Tidak.

- Tidak. - Tidak.

Mau nyalakan?

Dari ayahku.

Halo, Ayah.

Apa yang terjadi pada Ibu?

Tenanglah.

Earn.

Tenanglah.

Dia sedang ditangani dokter.

Tapi ayahku bilang

tumor otaknya sangat sulit diobati.

Dia menyuruhku bersiap untuk yang terburuk.

Aku harus bagaimana?

Tidak apa-apa.

Akan kucari cara untuk membantu ibumu.

Halo, apa kabar?

Ibu ada waktu?

Aku butuh bantuan Ibu.

Tentu. Apa itu?

Ada pasien yang menderita

tumor otak kritis.

Aku ingin rumah sakit kita merawat pasien ini secara khusus.

Siapa orang ini?

Dia ibu dari juniorku.

Apa junior ini begitu penting bagimu

sampai kau harus menelepon Ibu dari sana?

Anggap saja

aku butuh bantuan Ibu untuk menyelamatkan nyawanya.

Baiklah.

Siapa namanya?

Berikan nomornya. Ibu akan mengurusnya.

Terima kasih, Bu. Aku sayang Ibu.

Baiklah, Ibu sayang kau.

Aku juga sayang Ibu.

Kau tidak perlu khawatir.

Ibu! Ayah!

- Earn. - Earn.

Bagaimana kau bisa kemari? Ibu sangat merindukanmu.

Aku kembali karena mencemaskan Ibu.

Ayah sangat merindukanmu. Sungguh.

Kemarilah.

Ibu baik-baik saja.

Dia baik-baik saja. Hanya ada benjolan di kepalanya.

Bagaimana perasaan Ibu? Kepala Ibu sakit?

Tidak, Ibu sudah lebih baik sekarang.

Awalnya, Ibu tidak mau menjalani pengobatan

karena operasi mungkin tidak akan membantu.

Tapi tiba-tiba, rumah sakit menelepon dan minta Ibu datang agar dirawat di sini.

Mereka bilang itu permintaan temanmu.

Mereka bahkan memberinya ruang naratama

dan dokter terbaik mereka.

Siapa temanmu ini?

Begini...

Dia menjagaku di sana.

Dia sangat baik kepadaku.

Begitu rupanya.

Biar aku saja.

Halo.

Siapa yang ingin menemuiku?

Halo.

Apa kau Earn?

Ya.

Lada menelepon

dan memintaku mengurus pengobatan ibumu.

Ya.

Lada sudah memberitahuku.

Terima kasih banyak.

Jangan berterima kasih padaku.

Aku tidak bisa apa-apa.

Aku melihat rekam medis ibumu.

Aku akan menyiapkan tim dokter terbaik kami untuknya.

Namun, aku perlu bicara denganmu tentang sesuatu dahulu.

Apa itu?

Aku tahu kau mengencani putriku.

Aku mengerti

kita tidak bisa mencegah seseorang mencintai seseorang.

Tapi aku punya harapan besar untuk Lada.

Dia kandidat ideal

untuk kami percayakan rumah sakit ini.

Apa...

Apa yang kau minta dariku?

Putuslah dengan Lada.

Kau dan Lada

tidak akan pernah bersama.

Kau terlalu muda untuk mengerti,

tapi aku mengenal putriku.

Dia hanya kesepian.

Dia menemukanmu untuk menemaninya.

Jauh di lubuk hatinya,

dia tahu dia harus menikahi pria yang kupilihkan untuknya setelah lulus.

Kau mungkin tidak tahu,

tapi dia mulai mengencani dr. Wisanu

sebelum pindah ke luar negeri.

DARI WISANU P.

Dokter, ada paket dari Thailand.

Dari orang bernama Wisanu.

Siapa itu?

Bukan siapa-siapa.

Dengar.

Aku harus menjawab telepon ini.

Halo, Nu.

Ya.

Namun...

dia tidak pernah menyinggungnya.

Untuk apa?

Kau hanya mainan baginya.

Lada tidak akan menyinggungnya sampai setelah lulus.

Itulah kenyataan yang harus kau hadapi.

Jika kau putus dengan Lada,

aku berjanji akan menjaga ibumu dengan baik.

Kau harus memilih

antara nyawa ibumu

dan hubungan palsu itu.

Earn.

Kau seharusnya bilang kalau akan kembali.

Aku pasti akan menjemputmu...

Dia mulai mengencani dr. Wisanu sebelum pindah ke luar negeri.

Kau mau pergi?

Aku datang untuk mengemas barang-barangku.

Aku akan kembali ke Thailand.

Earn.

Ada apa?

Kenapa tiba-tiba?

Bagaimana dengan studimu?

Aku sudah memindahkan SKS-ku. Aku akan menyelesaikan studiku di sana.

Lepaskan aku.

Ada apa?

Aku bertemu seseorang.

Kita putus.

Earn, aku tidak percaya.

Aku ingin putus denganmu.

Kau hanya mainan yang kupermainkan.

Lepaskan aku.

- Earn. - Lepaskan.

Lepaskan aku.

Earn, katakan kau bercanda.

Kau tidak akan meninggalkanku, bukan?

Kau tidak akan mencampakkanku, bukan?

Aku tidak suka wanita! Aku suka pria!

Aku suka pria.

Mengerti?

Bagaimana dengan hal-hal yang telah kita lalui?

Lalu apa itu?

Aku menipumu.

Aku tahu kau kaya, jadi, aku mendekatimu agar hidupku senang.

Itu kenyataannya.

Tapi aku tidak tahan lagi denganmu.

Mari tidak bertemu lagi.

- Lepaskan aku. - Tidak.

Lepaskan aku.

Earn.

Tolong jangan pergi.

- Lepaskan aku. - Jangan pergi.

- Lepaskan aku. - Tidak.

- Earn! - Lepaskan.

- Lepaskan. - Jangan pergi.

Teganya kau melakukan ini kepadaku. Lepaskan aku!

Earn!

Earn, jangan pergi!

Earn.

Earn!

Earn!

Jangan tinggalkan aku!

Earn!

Kembalilah!

Earn, apa salahku?

Selamat pagi, Cinta.

Selamat pagi, Hati.

Teganya kau melakukan ini kepadaku.

Jangan pergi.

Kau tahu apa permohonanku?

Aku berharap kau terus mencintaiku seperti ini.

Apa permohonanku akan terwujud?

Tidak.

Earn, kembalilah!

Ini presenter

yang syuting iklannya denganku?

Benar, Dokter.

Namanya Sanitada atau Earn.

Dia bintang naik daun yang sangat populer.

Kalau begitu, jangan libatkan aku dalam proyek ini.

Aku tetap pada pendirianku

bahwa aku tidak akan syuting iklan ini.

Beri Ayah alasan.

Aku tahu kau membenciku.

Benar. Aku sangat membencimu.

Halo, Earn.

EPISODE SELANJUTNYA

Aku merasa terhormat bisa bekerja denganmu.

Bagaimana kalau kita carikan pacar baru untuk Lada?

- Apakah sakit? - Tidak.

Ini sangat lembut.

Lada kesulitan melupakannya.

Kenapa berandal itu kembali untuk menabur garam di lukanya?

Aku akan terus kembali sampai kau memberiku kesempatan.

Terjemahan subtitle oleh Judith Aulia P.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.