Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Umar Episode 2 Subtitle Penerjemah: Ibnu Zen, English Subtitle by: MBC download dan reupload di http://at-tohir.blogspot.com
Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Umar bin Khattab
Episode 2
Selamat pagi, Abu Bakar./ Selamat pagi.
Kau tidak datang ke Darun Nadwah bersama kita?
Kita kehilanganmu./ Tidak apa-apa
Sekarang aku sibuk. kau tidak membutuhkanku.
Ada apa dengan Abu Bakar?
Dia telah jarang muncul di perkumpulan kita,
Jika dia sibuk dengan sesuatu yang serius dan dirahasiakan olehnya.
Sebelumnya dia sangat suka bergaul.
Ah! Umar!
Bagaimana kabarmu Umar?
Aku baik sepanjang pamanku baik.
Maka datanglah bersama kami atau kau juga sibuk?
Juga?! tidak ada yang menjauhkan diriku dari urusan kaumku.
Jika mereka menginginkan sesuatu maka itu keinginanku juga.
Mari./ Mari
Abu Bakar!
Kemana kau hendak pergi, Usman?
Ke tempat pertemuan kaumku.
Ada hal baru yang perlu diselesaikan?
Tidak, ini diskusi biasa saja.
Jika ada hal yang baru, kau yang pertama mengetahuinya.
Kau seperti meresahkan sesuatu.
Jika kau mau, kau bisa mengatakannya padaku,
Aku akan coba membantumu semampuku.
Apa yg kupunya adalah sesuatu yang akan bermanfaat bagimu.
Aku tidak bakal menyembunyikannya tanpa membaginya kepada yang aku cintai.
dan kau adalah sahabat terbaikku.
dan begitu juga kau. tapi...
Tinggalkan pertemuan sekarang dan ikut denganku.
Apa yang kau pikirkan tentang saudaramu?
Siapa? Kau?
Pernahkah aku membohongimu?
Tidak, pastinya. Engkau yang paling jujur dan baik.
Dan seseorang yang paling jujur adalah Muhammad bin Abdullah.
Jelas seperti yang kau katakan: jujur dan dapat dipercaya.
Tapi apa tentangnya? Kau tak akan bicara?
Aku akan, dengan syarat, kau berjanji bahwa kau tidak akan menyebarkannya,
walaupun kau suka atau tidak dengan apa yang kukatakan.
Kau tentu membuatku resah, Aku berjanji,
tentu apa yang kau minta untuk disembunyikan kecuali pasti sangat serius.
Ya, benar.
Orang Arab belum pernah mendengar yang semisalnya sebelum sekarang.
dan itu memberikan jalan yang benar di kehidupan ini dan kehidupan Akhirat.
Akhirat! apa akhirat?
Bagaimana kau meninggalkan sepupumu? Maksudku Muhammad...
Beliau baik, dengan rahmat Tuhannya.
Siapa Tuhannya?
Aku melihatmu tadi dengan dia di jalan pergunungan.
Kau melihatnya?
Apa yang kalian lakukan?
kau bersujud kemudian berdiri.
dan itu bukanlah sujud yang dilakukan di dekat berhala.
Maka, aku belum pernah melihat dia atau engkau bersujud kepada berhala kita.
Yang kau lihat adalah Shalat wahai ayahku,
Dimana Tuhan memerintahkannya melalui Nabi-Nya
Nabi?? maksudmu...
Keponakanmu, Muhammad, (Shalallahu 'alaihi wassalam)
Beliau adalah Nabi
dan wahyu yang diberikan ke dia adalah dari langit.
Itu adalah Al-Qur'an, Perkataan Tuhan. Aku mengikuti agama, Islam.
Nabi... Wahyu... Qur'an... Islam!
Kau telah banyak berbicara, anakku.
Duduklah dan katakan tentang agama yang kau sebutkan ini
dan apa artinya?
kemana kau pergi, Ammar?
Aku punya urusan yang harus kudatangi.
Kau sering meninggalkanku untuk pergi.
Ketika aku tidak tahu apa yang kau perbuat.
Ketika aku menanyakanmu, kau hanya berkata, mendatangi sebagian urusan.
Urusan apa? dan kau, Umm Ammar?
Aku pergi ke rumah Abu Hakam bin Hisyam.
Istrinya menyuruhku datang perihal sesuatu.
Kau harus mengatakan, "untuk melayaninya".
Apakah tidak cukup bahwa dia memiliki budak?/ Budaknya sedang tidak sehat.
Lagipula, kita berutang jasa kepada Bani Makzhum.
Bukankah kita sekutunya?
Iya, sekutunya, bukan budaknya.
Kau mungkin mantan budak wanita yang dimiliki oleh mereka
tapi dia membebaskanmu dan menikahkan dengan ayahku sebelum dia meninggal.
itulah mengapa bani Makzum mau engkau melayani mereka,
sebagaimana kau masih.../tidak, wahai anakku.
Jangan terburu-buru, atau kau akan menjerumuskan kita yang kita tidak bisa menghadapinya.
Kita tidak boleh mengabaikan keinginan orang.
Ketika aku datang dari Yaman ke kota ini,
Bani Makzum menerimaku dan memberikan perlindungan kepadaku,
Menjadikanku sekutunya, maka aku berutang nyawa kepada mereka
Tidak ada yang memiliki nyawa selain penciptanya.
Apa yang dia katakan?
Anakku, dia menunjukkan kepada kita kebenaran, jadi tetaplah bersamanya
dan jangan beritahu seseorangpun tentang kalian berdua sampai Allah berkehendak diungkapkan
Selamat datang, Umar. Selamat datang keponakanku.
Duduk disini.
Bagaimana kau tinggalkan Khattab?
Ia baik.
Kamu kesini ingin mengunjungi pamanmu atau ada maksud lain?
ini dan itu.
Kalau berkunjung, kau diterima.
Apa kabar yang kau punya?
beberapa percakapan yang kita dengar dan tidak suka.
Aku tidak berpikir pamanku Abu Hakam tidak menyadarinya.
Maksudmu Muhammad.
Jika apa yang kami dengar benar,
Kita tidak punya apa-apa untuk menahannya sampai ia menunjukkan dirinya di khalayak ramai
Kita tidak tahu apa tujuannya.
Dan juga tidak yakin dengan apa yang terjadi dengannya,
atau dia memulai panggilan bertujuan meningkatkan kekuatan untuk melawan kita
dimana kita harus menghentikannya.
Aku yakin Muhammad menyebarkan agamanya secara rahasia,
mendekati hanya yang dia bisa percaya.
Mengapa dia tidak memulai dengan kita petinggi kaum Quraisy?
Dia telah benar menduga berarti
Demi Latta, kita tidak akan menerima apapun dari dia.
bahkan sebelum mendengar apa yang dia harus sampaikan?
Kita tidak perlu mendengar
lebih dari apa yang kita dapatkan sekarang ini untuk melawannya
Sudah terlalu buruk baginya bahwa dia menolak agama nenek moyang kita.
Padahal itu yang menjadikan kita tuan atas Bangsa Arab
Ketika dia menyatakan akan menjadi Nabi,
dia mengatakan kita harus mengikuti dan taat padanya jika kita mau mematuhi Tuhan.
Bagaimana kita bisa menerima seseorang dari Bani Hasyim sebagai pemimpin kita
dan kita pengikutnya?
Bisakah kita biarkan ini terjadi
dimana kita bersaing dengan mereka untuk kehormatan dan supremasi?
Apakah kita tidak menerima bani Hasyim sebagai pemimpin kita,
Ia berkata: Aku tidaklah memintamu menaati aturan Bani Hasyim,
tapi untuk menaati aturan Tuhan
yang telah mengutusku sebagai Rasul kepadamu dan seluruh manusia.
dan yang satu ini!
Apakah dia termasuk pengikutnya?
Apa kau pengikutnya, Sumayyah?
Iya, maksudku, aku tidak mengerti apa yang kau inginkan tuan,
sehingga aku memberi jawaban untuk menyenangkanmu.
ini wanita bijaksana yang ingin memberikan jawaban yang menyenangkan.
Bicaralah, jangan kuatir.
Kau adalah pengikutnya bukan?
Betul, tuan. aku pengikutnya.
Bagus, kemudian kami sebagai apa?
dan kau juga wahai Tuan./ Juga?
Manusia memiliki derajat yang berbeda tuan
Kami adalah sekutumu dan mengikutimu.
Bukankah sudah kuberi tahu bahwa Sumayyah adalah wanita yang bijaksana?
Mendiang sepupu kami, Abu Hudzaifah melakukan hal yang tepat saat membebaskannya
dan menikahkannya dengan sekutunya Yassir Al-Ansi.
Jangan kuatir. Jangan kuatir. Aku tidak butuh susu itu. terima kasih.
Kau mengerti, keponakanku?
Haruskah Muhammad menyeru manusia untuk mengikuti agamanya,
ia akan minta kita untuk mematuhinya dengan cara kenabian,
dan ia tetap bagian dari Bani Hasyim.
Demi Latta, jika ia menyeru kita untuk ikut agamanya,
Kita akan memberikan jawaban yang sangat kasar. Sumayyah.
untuk makan malam ini, siapkan makanan dan panci bagi siapa saja yang datang.
Siapkan makanan dalam jumlah besar, jangan irit.
Baiklah, tuanku.
Ikrimah, perintahkan budak kita untuk mengundang orang makan malam.
Mereka harus mengundang, setiap tamu, orang yang lewat atau orang miskin.
Jadikanlah kita yang pertama mengundang mereka.
Tahun ke-3 setelah pengutusan Nabi
Hallo, wanita
Apa yang kau lakukan diantara wanita, anak kecil?
Kau telah menjadi laki-laki.
Hallo, orang tua.
jadi laporan selama ini benar,
namun adalah tidak ada yang seperti melihat dengan mata sendiri
Jadi, begini kau beribadah.
Kita telah mendengar tentang Muhammad dan agamanya
dimana dia meninggalkan agama kami.
Awalnya hanya bisikan sekarang semakin terdengar
Sebagian kami mempercayainya, sebagian tidak.
Betapa buruknya! Aku pikir jumlah kalian sekarang banyak,
dimana kita tak sadar terhadap apa yang terjadi, berpikir tidak terjadi apa-apa.
Wahai Abu Sufyan, kita telah mencoba semampu kita
supaya kau tidak melihat apa yang kau tak suka,
dan tidak menghadapi tanggapan negatifmu.
Oleh karena itu, kami memilih tempat ini untuk shalat.
Kita lakukan ini sebagai ketaatan kepada perintah Rasulullah.
Rasulullah?
Tuhan menghendaki kau melihat kita hari ini.
Tinggalkan kami, sebagaimana kami menjauh dan kembalilah dengan keinginan baik kami.
Kau tidak menanyakan apa yang kami lakukan dan kami tidak akan menanyakan apa yang kau lakukan,
Baik, baik. Hal yang aneh dapat terjadi.
Abdullah bin Mas'ud, atau Ibn Umm Abd.
penggembala yang dipekerjakan oleh Uqbah bin Abi Muait,
berbicara kepada petinggi Quraisy.
Tempatkan dirimu pada tempatnya.
kau ingin kami tidak menanyakan apa yang kau lakukan dan kau tidak menanyakan apa yang kami lakukan.
dan kau Sa'ad, rela berteman dengan orang rendahan ini,
padahal kau adalah Bani Zuhrah, Klan dari suku Quraisy,
Mereka lebih baik dariku.
Tidak, kau yang lebih buruk dari mereka.
Tahan. tinggalkan kami saja
Tidak, demi Latta dan Uzza, kita tidak akan membiarkanmu
sampai kami menunjukkan kekuatan kami
Sehingga kau meninggalkan kebodohan ini.
Siapa yang lakukan ini padamu?/ bukan siapa-siapa.
Kau harus katakan kepada kami.
Kita memberikan mereka sebanyak kita mengambil dari mereka.
Aku tidak pernah peduli dengan mereka.
Siapa mereka?
Abu Sufyan dan kelompoknya!
Siapa yang kau katakan?/ Abu Sufyan dan Kelompoknya!
Abu Sufyan? Petinggi dari Bani Abd Syams?
Siapa engkau berselisih dengan salah satu petinggi Quraisy
Memberikan dia sebanyak apa yang dia berikan kepadamu, seperti yang kau katakan?
Apa kau gila? kau tak ingat siapa kita?
Tentu. kita bukan Quraisy, tetapi Bani Ans,
dan kita sekutu dari Bani Makzhum.
dan ibuku adalah budak wanita milik Abu Hudzaifah dari Bani Makzum.
Aku ingat semuanya, ayah. tak pernah melupakannya,
Petinggi Quraisy dan orang-orang mudanya telah mengingatkanku.
Terus kenapa kau berani..../ duduk ayah. duduk
dan kau juga, ibu.
"Aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk."
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
"Demi Waktu Dhuha, dan demi malam apabila telah sunyi (gelap)'"
"Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu."
"Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)."
"Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu,"
"lalu (hati) kamu menjadi puas."
"Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?"
"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk."
"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan."
"Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang."
"Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya."
"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu sebarkan."
Apa berita terbaru, Abu Sufyan?
Apakah benar bahwa...
Benar. sebagaimana yang kau dengar.
Ketika melihat mereka di jalan pegunungan,
Kenapa kau tidak meninggalkan mereka saja?
Ayah, berapa lama kau akan terus seperti burung Unta?
Jangan meniup api, Hindun.
Maka kau setuju bahwa itu adalah api,
dan dimulai dengan percikan.
Sampai kau langsung mematikannya,
akan menyebar dan membakar rumahmu
mereka adalah saudara, hindun.
Apakah kita harus melakukan sesuatu seperti seseorang memotong hidungnya sendiri?
Tidak, itu seperti seseorang dengan jari yang membusuk.
jika dia biarkan, pembusukan menyebar ke lengannya,
kemudian seluruh tubuhnya.
Kebijaksanaan menunjukkan bahwa dia harus memotongnya untuk menyelamatkannya.
Seseorang membuat pilihan sendiri. Apa yang harus kita lakukan?
Muhammad? membuat pilihan sendiri, seperti yang kau katakan.
Dia bisa pergi ke suatu gunung dan beribadah sendirian, itu tidak apa-apa.
Tapi dia menyebarkan agamanya.
Orang-orang telah mengikutinya. sebagian dari mereka kita tahu, lainnya kita tidak tahu.
yang kita tahu termasuk Abu Bakar, Usman bin Affan,
Usman bin Mazoun, Sa'ad bin Abi Waqqash, Abdurrahman bin Auf,
dan beberapa orang rendahan.
Siapa saja yang mengikutinya adalah memberontak terhadapmu.
Mereka menaatinya sebagaimana mereka tidak mentaatimu,
Ketika Muhammad sebagai tuannya,
maka bani Hasyim ada tuannya.
Kita, Bani Abd Syams,
telah berlomba dengan mereka seperti dua kuda dalam pacuan,
tapi kita mempunyai keutamaan dalam harta kita.
Sekarang anak tiri Abu Thalib menyatakan bahwa dia adalah Nabi.
dan agamamu tidak ada gunanya.
tapi dia tidak menyebutkan langsung ke Bani Abd Syams saja
Berhenti berdebat sekarang.
Disini kita berdebat mengenai Muhammad
sebelum dia bicara kepada kita tentang agamanya.
atau mengkritik apapun yang kita lakukan.
Hanya jumlah yang sedikit yang mengikutinya.
Kita tidaklah harus menjadi seseorang yang memutus hubungan dengan kaum kerabat.
Benar, ia termasuk bani Hasyim,
tapi kita dan mereka adalah sama-sama turunan dari Abd Manaf.
dan mereka adalah klan terdekat kita di Quraisy.
Jadi kau bermaksud membiarkan Muhammad dan sahabatnya
sampai mereka menjadi ancaman yang serius.
tidak, sampai mereka melampaui batas.
maka seluruh kaum Quraisy akan bergabung bersama kita
jika kita konflik dengan mereka.
Bani Hasyim tidak punya pilihan:
antara mereka memberikan dia, dan dia akan tanpa perlindungan kaumnya,
atau mereka akan melindunginya.
pada kasus terakhir, mereka akan merasakan konsekuensinya,
sebagaimana mereka akan diasingkan oleh semua klan Quraisy yang mengikuti kita.
Ini akan memberikan Bani Abd Syams, kekuasaan yang tak terbantahkan.
Sabar! Bijaksana!
Pernyataan kenabian akan memberikan kita untung atau rugi.
Yang menentukan adalah strategi yang baik.
ini yang harus kukatakan.
Kamu semua dengarkan dan taat...
Demi Allah, ini merupakan kata yang baik
Ini pasti bukanlah perkataan manusia.
ini seperti aku orang buta dan tiba-tiba bisa melihat.
Tuhan yang Maha Esa telah menciptakan kita semua dari satu nyawa,
Dimana membuat kita sama dalam penciptaan, hak dan kewajiban.
Tidak ada manfaat atas kekayaan dan nasab.
kecuali menyerahkan diri ke Tuhan, menjaga yang benar, adil, suka menolong
dan kebaikan hanyalah kriteria untuk pembalasan.
Tetapi, jika Abu Sufyan dan sahabatnya melakukan apa yang mereka lakukan hari ini
ketika Sa'ad bin Abi Waqqash bersamamu,
apa yang mereka lakukan kepada kita
jika kita meninggalkan agama mereka dan mengikuti Nabi?
Abu Ammar. kau telah berkomitmen sendiri.
ketika kau merasakan kebenaran yang anakmu katakan
dan melaporkan kepada Rasulullah.
siapa yang seharusnya kau takuti: sekutu kita, Bani Makzhum
atau Allah, Tuhan kita dan mereka?
Betul sekali, aku adalah budak wanita di rumah Abu Hudzaifah,
dan dia adalah orang yang terhormat dan baik.
Ia membebaskanku dan menikahkanku denganmu.
bagaimanapun juga, wanita-wanita Quraisy tetap memperlakukanku sebagai budak.
ketika mereka melihatku, mereka berkata "Budak wanita Abu Hudzaifah"
jika seseorang dari mereka memanggilku,
dia hanya ingin aku melayaninya.
tidak pernah aku duduk bersama mereka.
Baru sekarang aku mengerti bahwa ketika aku sebagai hamba Tuhan,
tidak ada makhluk yang mempunyai otoritas atas diriku,
Ammar, bawalah aku ke Nabi sekarang
Sehingga aku akan masuk Islam, seperti yang telah kau lakukan.
jika ayahmu memilih diam saja,
karena takut kepada Bani Makhzum, maka biarkan saja.
Aku akan tetap mengabdi kepadanya di segala jalan,
sepanjang aku tidak bermaksiat kepada Tuhan.
Bilal!
Tunjukkan apa yang bisa kamu lakukan.
Aku tidak perlu untuk melawannya.
siapa yang peduli dengan kebutuhanmu? Kau lakukan apa yang kubutuhkan. Cepat!
Ayahmu tidak adil terhadapnya.
Apa yang bisa dilakukan anaknya Hamamah dengan lawan yang besar!
Ayo kemari, Anaknya Hamamah,
Tunjukkan kami kekuatanmu.
jika kau mengalahkannya, Aku akan memberikan kau hadiah.
Ini Abu Dasamah. Berkahilah tangannya
Orang Abisinia selalu simpatik dengan sesama orang Abisinia.
Aku tak tahu mengapa aku membayar makan dan minummu.
kau punya kulit yang tebal dan jantung burung gereja (kecil)
Cepat! Cepat!
Kau!/ Betapa mengagumkannya kau hari ini.
tidak ada yang melihatku.
Bukankah sudah kukatakan jangan mengunjungiku?
Kau takut tuanmu, atau apa yang orang-orang akan bicarakan?
Jika aku tidak takut kepada diriku, Aku takut akan kamu.
Tuanmu sangat senang dengan kamu hari ini,
karena kau mengalahkan semua lawanmu.
orang tidak peduli ketika budak pria bertemu dengan budak wanita.
sama seperti mereka tidak peduli ketika binatang mencari yang lainnya
maka penuhi janjimu dan bicara kepada tuanmu.
Aku pikir dia tak akan menolak.
Orang Arab selalu mengurusi pernikahan antara budaknya
waktunya belum tepat.
kapan jadi tepatnya?
tidak tahu. tidak tahu.. jangan terus berdebat denganku.
Aku pikir kau akan baik kepadaku sekarang
Raihanah!
tidakkah kau mengerti perasaanku?
Demi Allah, Aku lebih menyukai engkau menjadi istriku daripada sekarang.
tapi kau tidak melakukan apa-apa mengenainya.
ini karena aku tidak mau membawa anak ke dunia ini
yang akan dimiliki oleh orang lain,
sama seperti binatang memiliki anak.
Aku mau kebebasan dulu.
Bisakah binatang jatuh cinta dan menikah?
Mereka hanya membawanya ke binatang lain, berharap bintang mereka bertambah.
Mengapa aku harus menambah budak mereka?
Apa kau sangat berharap Jubair bin Mut'im akan membebaskan kau?
mungkin.
Betapa menderitanya kau, Wahsyi! dan aduh juga untuk menderitanya aku
Kau bisa berharap, tapi kau akan menjalani hidupmu
mencari sesuatu yang tak akan terjadi.
Orang Arab mengatakan: Putus asa adalah salah satu dari dua bentuk kepuasan.
dan kepuasan lainnya adalah mati, dan itu yang lebih kupilih.
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat"
"dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman."
percepat langkahmu.
Muhammad menyeru kita semua untuk datang
untuk berbicara di depan umum.
apa-apa yang dilaporkan selama ini akan menjadi fakta yang nyata.
Fakta seperti itu bukanlah seperti omongan belaka.
Fakta seperti itu bukanlah seperti omongan belaka.
Wahai Bani Hasyim! kau telah mendengar keponakanku, Muhammad,
yang kau ketahui bahwa orang yang paling bisa dipercaya.
Paling baik dan bagus akhlaknya.
ketika dia memintamu untuk percaya kepadanya
Jika ia mengatakan bahwa ada pasukan berkuda di balik gunung yang akan menyerangmu,
kau akan berkata benar
karena kau tidak pernah berbohong.
dia kemudian meminta kalian untuk masuk ke agamanya
dan menyembah yang lain selain Allah,
dan menerima bahwa dia adalah Nabi Allah dan Rasul-Nya.
Buatlah keputusanmu sendiri.
Ini bukan yang aku maksud memanggil kalian semua sekarang.
Dialah yang akan berbicara dan memberikan buktinya
bagaimanapun, aku tahu bahwa dia datang dengan sesuatu yang sangat serius,
belum pernah terjadi sebelumnya pada Quraisy
Aku telah melihat wajah yang masam, dan lainnya menceritakan yang jahat
sekarang hanya waktu yang bisa menjawab sebelum mereka menentukan pilihan mereka
dan memikirkan rencana terhadap Muhammad.
Dan aku, Aku tak akan pernah menyerahkan keponakanku.
Kau dengar aku ketika aku mengatakan kepada dia:
Lakukanlah apa yang telah dibebankan kepadamu.
Demi Allah, Aku akan terus menjaga dan melindungimu.
biarkanlah aku mendengar apa yang harus kalian katakan.
Ini adalah sihir.
ini yang akan aku katakan, Demi Allah, ini adalah sihir.
Wahai Bani Hasyim, lihat pendapatku,
dimana aku juga pamannya,
Demi Allah, Aku tidak pernah dengar seseorang membawa kaumnya sendiri
musibah yang besar seperti yang Muhammad bawa kepadamu.
Ia meninggalkan agama nenek moyangnya dan kaumnya,
dan mencela tuhan-tuhan kalian.
Apa yang kau lakukan jika semua Arab melawan engkau?
apakah kita bisa menandingi seluruh Arab?
lebih baik bahwa kaumnya sendiri mengurungnya.
ini lebih mudah daripada membiarkan seluruh Quraisy,
dibantu oleh Arab yang lain, menyerang kita.
Tidak! demi Allah, kita harus melindunginya selama kita hidup.
Wahai Bani Hasyim kau telah mendengarku dan mendengarnya.
siapa yang mendukung pendapatku?
Abu Thalib, kaulah pemimpin kami.
Kami semua mendukungmu./ Ya kami semua.
Kita harus melindunginya, bahkan sama kita semua binasa.
Maka bubarlah.
Apa yang kau rasakan tentang dia?
sama seperti yang kau harus rasakan,
dan semua yang berasal dari suku Quraisy
siapa yang ingin kaumnya tetap bersatu, menutup perselisihan,
dan seseorang yang benci kepada seseorang yang memutus hubungan dengan sanak saudara,
menjadi musuh antara satu dengan yang lain.
jika mereka melakukannya, mereka akan dikuasai oleh seluruh Arab.
kau pikir ini akan terjadi?
Oh! kau pikir itu hanya kata-kata ocehan belaka,
diterima dan ditolak oleh sebagain orang,
Zaid, kita adalah orang-orang Haram (Ka'bah).
seluruh Arab membayar upeti kepada kita karena Haram (Ka'bah)
bagi mereka, menaati kita adalah bagian dari agama.
Siapa saja yang memiliki kehendak yang berbeda dengan kita merupakan pelanggaran terhadap perintah Tuhannya.
Perdagangan, Umar. Melalui Haram dan perdagangan
Karenanya Quraisy mendapatkan supremasi mereka.
Iya dengan dua-duanya. Tidak ada salahnya Quraisy menderita
karena Allah memilihnya sebagai penjaga Haram,
membawa manfaat tapi kita harus menolongnya, mengurusnya dan melayaninya,
dan harus ramah pada peziarahnya.
Hal ini tidak mengapa. memang sepeti itu adanya, dengan Haram
Orang Quraisy menjadi makmur dan kuat.
Kemudian mereka menggunakan kekayaannya untuk merawat Haram dan menjadi tuan rumah bagi para peziarahnya.
Oleh karena itu, Tuhan telah memberikan kelebihan pada agama dan kekayaan,
dengan keduanya, mereka mendapatkan supremasi di antara suku Arab dan menguasai mereka.
Bagaimana jika Arab tahu bahwa Quraisy terpecah belah,
dengan sebagian orang mengatakan kalau Agama Quraisy tidak memiliki dasar yang kuat.
Ini berarti mereka tidak memiliki kesucian yang khusus.
Kita tidak harus mengikuti agamanya
atau melakukan ritualnya sama Quraisy sendiri berubah.
Jika Quraisy tidak berubah, maka kita beribadah kepada Tuhan di rumah saja,
atau, kita perangi mereka untuk Haram dan ambil dari mereka jika mampu,
sehingga kita bisa melakukan ritual berdasarkan perintah dari agama kami.
Akan kemana Quraisy setelah itu? Apa yang tersisa bagi mereka?
ini pendapatku,
Aku harus memastikan bahwa Bani Adi, muda dan tua, melaksanakannya.
Ada apa?
kita tak boleh telat untuk para tetua Quraisy
dimana mereka mengadakan pertemuan di Darun Nadwah, membahas hal yang serius.
seperti yg telah kukatakan, Apa yang harus kulakukan dengan para tetua Quraisy?
Bagaimana kau bisa katakan? Kau tahu mereka sedang rapat
untuk membahas apa yang harus dilakukan kepada Muhammad dan agamanya.
Setiap suku dari Quraisy, mewakilkan orangnya di rapat.
apakah pantas Bani Adiy tidak hadir?
mereka tidak akan absen jika kau ada di rapat.
kau termasuk yang tua.
tapi Quraisy tahu, sebagaimana aku,
bahwa kaulah yang lebih tegas, fasih dan berani
dan dihargai oleh semua orang.
tahan, tahan. Aku tidaklah seperti yang kau katakan. Aku hanya ingin...
Demi Allah, Aku mengatakan yang benar.
Apa salahnya jika saudaraku, memimpin diriku,
ketika jelas pendapatnya memberikan dia kelebihan?
kemudian, ayah kita, Al-Khattab, memilihmu untuk menggantikannya dalam pertemuan kaum kita,
dan Bani Adiy menerima dan menjalankan pandanganmu dengan hormat,
dan Quraisy senang dengan hal tersebut,
menjadikanmu diplomatnya yang membela kasus-kasusnya.
Aku senang akan hal tersebut./ Tapi aku tak senang dengannya.
Setiap orang sesuai dengan peran yang diberikan kepadanya.
Jika kau berada di pertemuan tersebut untuk kebaikan,
itu cukup bahwa satu orang dari keluarga Khattab meliputi semuanya.
jika itu jahat,
itu cukup bahwa setiap bahu kita berada pada bahu yang lain.
Apa kau bermain dan berjudi,
ketika para tetua didalam membahas hal yang sangat serius,
berpikir apa yang harus mereka lakukan kepada Muhammad.
Para tetua bisa mengurus masalah itu.
Mereka dengan keputusan bijaksana dan kita dengan pedang ketika mereka membutuhkan.
Umar telah menjadi tetua padahal dia lebih muda dariku.
Ia seharusnya bersama kita.
bapaknya, Khattab memberikan tempatnya untuknya, dan Bani Adiy menerimanya.
Dia merupakan pilihan yang baik walaupun dia punya sentuhan yang kasar.
Lagipula, dia merupakan saudara dari ibu kita. jadi, jaga bicaramu.
Khalid benar.
Siapa bilang aku mengatakan yang jelek tentang dia?
Aku bisa melihat dari matamu, Amr.
Aku tahu kau terlalu baik.
sekarang, Umair, pasang taruhan untuk aku dan Safwan untuk dua unta
dua unta! apakah satu aja tidak cukup?
itu berlaku untuk kalian berdua. jika menang, kesenanganmu berkali lipat.
Dan jika kalah, kekecewaanku bertambah.
Safwan bin Umayyah, anak gurun paling dermawan, takut akan kemiskinan,
padahal dia menyembelih unta tiap malam untuk tamunya!
Aku tidak apa-apa menyembelih unta untuk tujuan yang benar.
seperti kau kehilangan mereka.../ Apa tujuan baiknya?
Apa yang kau katakan?/ kau memberi makan orang
sehingga mereka akan memanggilmu anak gurun paling dermawan
siapa yang mengatakan itu, dia mengatakan kebenaran.
apa yang orang katakan mengenai Amr bin Ash?
Ketika seseorang bingung dan tidak bisa mencari jalan keluar,
semua kembali ke Amr.
Aku tidak yakin jika mereka memujimu karena kepintaranmu,
atau menghinamu karena kelihaianmu. itu membingungkan.
Tidak ada kebingungan. jika itu sesuai dengan kita, kita kecerdasan yang berharga,
Jika itu merugikan kita, maka itu perbuatan yang hina.
jadi bagaimana: haruskan dia menarik undian untuk 2 unta?
dua, jadinya.
dengan siapa aku mulai?/ dengan Safwan.
dengan Safwan.
dia kehilangan kesadarannya!
Al-Gharim, sepupu!
ini yang kau lakukan ke sepupu dan temanmu?
Apa yang bisa kulakukan. aku hanya bandar judi?
Tidak apa-apa Safwan. kau kaya dan juga ayahmu.
Jika kau kehilangan beberapa, dia akan menolongmu.
tidaklah kekayaanku atau ayahku,
lebih besar daripada kekayaan ayahmu, Walid bin Mughirah.
Dia telah menaklukan banyak orang
di Mekkah dan Taif dengan hartanya.
Aku berdoa kepada Latta dan Uzza. Iya, aku telah lakukan.
Aku bahkan mengitari mereka sebelum datang kesini.
Aku terus berkorban untuk mereka dan memberi makan orang.
Mungkin mereka tidak mendengar doamu karena kau tidak meninggikan suaramu.
atau mungkin karena kau tidak berkorban dengan unta terbaikmu untuk mereka.
Apa kau mau berjudi, Amr?
jika temanmu, Safwan, mengunjungi Latta dan Uzza sebelum bergabung dengan kita,
dan dia terus berkorban harta dan untanya untuk mereka,
dan mereka tidak membalas doanya.
apa yang akan mereka lakukan kepada Amr bin Ash yang kecil ini
yang tidak datang kepada mereka selama sebulan
dan hanya berkorban domba sakit untuk mereka?
Bagaimana denganmu, Abu Jandal?/ Huh?
Abu Jandal lebih tertarik dengan diskusi para tetua.
ketika dia membuat semua tuhan menjadi satu Tuhan
dan meingingkari tuhan-tuhan kita dan berhala,
bagaimana bisa dibilang dia melakukan sesuatu yang tidak kita suka?
Kenapa kita harus pikirkan, jika kita tetap dengan Tuhan kita?
atau kau takut bahwa Muhammad
akan membuatmu berpaling dari agama leluhurmu.
jika begitu, maka kau tidak yakin dengan agamamu.
Abu Walid, orang tidak sama dalam hal tersebut.
Sebagian dari kita tidak bersama kita lagi.
Mana Abu Bakar, Usman, Abu Ubaidah atau Abdurrahman bin Auf?
Kita hanya tahu pengikutnya adalah klannya yang melindunginya.
karenanya, mereka menyiapkan untuk mendeklarasikan agamanya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.