Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitles by VIU Translate by cavo
Pintunya terbuka.
(On the Way to the Airport)
(Episode 8)
Aku tidak pernah berpikir bahwa...
Aku akan bisa melihat bagian dalam rumah Jin Seok.
Lihatlah semua kotak-kotak ini.
Apa ini?
Aku memberinya ini.
Si berengsek itu.
Dia mungkin bahkan tidak ingat siapa yang memberi ini.
Apakah itu kau, Soo Ah?
Hey, Mi Jin.
Apa yang kau lakukan di sini?
Apa aku sudah membayar tagihannya?
Belum.
Apakah ada seseorang yang bernama Suh Doh Woo di atas?
Aku hanya tidak ingin ada kesalahpahaman.
Katanya kau terus memukul dia.
Siapa yang memukul siapa?
Aku belum pernah bertemu dengannya sebelumnya.
Aku hanya datang untuk menikmati bir sendirian.
Ini memalukan.
Astaga.
Apa tak ada seseorang di lantai atas?
Soo Ah melakukan beberapa pekerjaan yang baik.
Dia membuatnya meminum obat dan menghiburnya.
Kemana dia pergi?
Aku tidak tahu.
Seharusnya dia memberitahuku kalau kau di sini.
Dia meneleponku di waktu yang penting.
Ini pasti bukan hari keberuntunganmu.
Apa yang kau bicarakan?
Waktu yang tepat.
Aku sedang bermain video game.
Itulah yang aku maksud.
Kau harus menikah lebih dulu.
Kenapa kau...
Mengungkit hal itu sampai sekarang?
- Aku akan pergi karena kau ada disini. - Kau saja yang disini.
Aku ingin pulang.
Bagaimana operasinya?
Berjalan dengan baik.
Kau dapat mengunjunginya selama 10 menit.
Tak apa-apa. Dia pasti sedang tidur.
Biar aku periksa.
Tak apa.
Katakan saja aku tadi ke sini.
Ya.
Dasar berandalan.
Mengapa ramyeon ini sangat enak? Bagaimana bisa kau melakukan ini?
Apakah enak? pamannya harus menjadi orang ada di sisinya.
Soo Ah akan segera kembali. Aku pergi sekarang.
Apa yang dia lakukan di luar selarut ini?
Aku dengar ibu mertuanya sakit. Apakah dia bersamanya?
Kau jadi aneh.
Soo Ah adalah kakakmu.
Dia pasti memiliki alasan.
Aku hanya khawatir padanya.
Dia tidak pernah meninggalkan Hyo Eun sendirian.
Dia sudah datangi.
Kemana saja kau ini?
Apa yang kalian lakukan di sini?
Jin Seok.
Apa yang membawamu kemari?
Aku pergi untuk menjenguk ibuku di rumah sakit. Aku ada di dekat sana.
Apa yang kau lakukan di sini, Mi Jin?
Aku datang untuk menemui Soo Ah.
Bukan seperti ini yang seharusnya terjadi. Soo Ah...
Dia di Gayang-dong.
Aku seharusnya menjaga Hyo Eun hari ini.
Mi Jin mengira dia ada di rumah, tapi dia sudah keluar duluan.
Aku memintanya untuk membuatkanku ramyeon Song yang terkenal.
Dia berjanji untuk mengatur kencan untukku jika kulakukan itu.
Aku sangat berterima kasih.
Jae Ah, kau tahu aku suka pria yang lebih muda, kan?
Aku akan melihat apa yang bisa kulakukan.
Pokoknya, karena kau ada di sini, aku akan pergi.
Tidak, kau harus disini. Aku akan pergi.
Kau juga, Mi Jin. Kau harus pergi denganku.
Jin Seok, Hyo Eun sedang sakit sekarang.
Dia membutuhkan ayahnya.
Kakakmu meninggalkan putri yang sakit di rumah?
Tidak, dia sudah merasa baikan jadi dia pergi keluar.
Saat dia jadi lebih buruk, saat itulah kami datang.
Telepon dia.
Sekarang sudah larut malam.
Hyo Eun tidak bertemu ayahnya seharian. Dia merindukanmu.
Dia gagal dalam uji coba sepak bola di sekolahnya.
Setidaknya kau bicaralah dengannya.
Aku akan pergi.
Jae Ah, kapan kau bilang temanmu bisa datang tadi?
Dia pasti ada di Gayang-dong.
Ya, dia pasti di sana.
- Dah. - Baik.
Angkat teleponnya, Soo Ah.
(Kau harus pergi ke Gayang-dong. Jin Seok di sini.)
(Kapten Park)
- Apa? - Apa yang terjadi diantara kau dan Jae Ah?
Kau orang yang embawaku ke bar.
Kau bilang kau ingin mencari udara segar.
Apa yang kau lakukan di sini?
Itu bukan urusanmu. Aku sedang mencari udara segar.
Apa hanya itu yang bisa kau pikirkan...
Saat kau melihat seorang pria dan wanita bersama-sama?
Pikirkan urusan keluargamu sendiri.
Apa kau bercanda?
Air.
Air...
Hyo Eun. Minumlah.
Minumlah.
Ibu...
Ibumu sepertinya pergi ke Gayang-dong.
Kenapa dia pergi ke sana malam-malam begini?
Apa dia ingin bertemu denganku?
Aku harap tidak.
Ibu... Nenek...
Apa aku tidak ada dalam daftar?
Nenek. Paman.
Annie.
Bagaimana denganku?
Apa kau bercanda denganku?
Kau tidak tidur, kan?
Apa yang kau inginkan?
Aku berharap tidak akan ada yang berubah.
Aku berharap...
Hal ini akan selalu seperti hari ini.
Aku berharap kau dan semuanya...
Akan sama.
Semua hal akan tetap sama.
Itulah keyakinan yang aku pegang.
Seseorang yang dicintai...
Dapat bertahan melalui masa-masa sulit.
Jangan pernah melupakan momen ini.
Ini akan menjadi momen yang selalu di kenang.
Pemandangan langit malam dari kokpit...
Salmon aku dapatkan di Alaska...
Segelas bir dari Sydney...
Matahari yang terbenam di gurun di Dubai...
Dan saat ini...
Dan sekarang.
Matahari terbit di lantai dua...
Jam berapa sekarang?
Dimana Soo Ah?
Aku berangkat ke Gayang-dong. Terima kasih.
Dimana kau?
Apa yang akan terjadi sekarang?
Kita dua hal tidak itu.
Tidak ada yang akan berubah.
Kau bisa tenang.
Jika itu membuatmu merasa tidak nyaman,
Kau bisa berbohong.
Kau bisa membohongi diri sendiri dan orang lain...
Bahwa itu bukan berarti apa-apa.
Siapa itu? Siapa kau?
Apakah itu tadi seorang pria? Benar, kan?
Bisakah kau berlari lebih cepat dari mobil?
Kau sangat ceroboh.
Bagaimana bisa kau tersenyum?
Ceroboh? Kaulah orang yang ceroboh.
Apa kau bersama dengan pria itu?
Apa aku kenal pria itu?
Tidak.
Tidak ada orang yang tidak saling kita kenal.
Ada satu.
Apa hubunganmu dengan dia?
Tidak ada apa pun diantara kami.
Tidak ada apa-apa.
Dia tidak tertarik padaku.
Aku hanya...
Aku hanya...
Aku...
Aku hanya sangat menyukai dia.
Mi Jin, aku hanya...
Siapa dia?
Bukan apa-apa.
Tidak ada apa pun diantara kami.
Aku tidak seharusnya mengatakan itu. Sungguh, aku membuat kesalahan.
Ini sebuah kesalahan.
Aku satu-satunya...
Yang merasa seperti ini.
Oke. Mari kita anggap itu adalah kesalahan.
Anggap saja dia orang yang baru.
Jadi siapa dia?
Aku mengenalnya tidak lama ini.
Bahkan sebelum kau menikah?
Seandainya aku mengenalnya setelah itu,
Aku tidak akan duduk di sini seperti ini.
Artinya tidak begitu.
Sudah cukup.
Haruskah sekali-kali kita membicarakan tentang pria?
Mi Jin.
Tolong hentikan.
Ada seorang pria yang mendatangiku.
Dia sudah menikah.
Bagaimana menurutmu?
Hentikan.
Ya. Kau tidak harus terlibat dalam kekacauan dengan pria yang sudah menikah.
Ya.
Jangan bertemu dia.
Kau tidak pernah percaya dengan pria genit yang menikah.
Mereka tidak akan pernah memberikan hati mereka.
Mereka hanya perlu seorang wanita di sampingnya.
Mereka hanya perlu diyakinkan bahwa mereka masih berguna.
Ketika saatnya tiba, mereka semua lari.
Tidak semua orang seperti itu.
Apakah dia sudah menikah?
Tunggu. Kau hanya kenal beberapa pria yang sudah menikah.
Apakah suaminya Hyun Joo, Chang Hoon?
Apa kau sudah gila? Dia suami Hyun Joo.
Hei, dunia ini tidak begitu besar.
Tidak ada apa-apa.
Ini hanya masalahku. Ini bukan apa-apa.
Pasti bukan apa-apa. Tolong.
Apa yang kalian lakukan?
Jae Ah dan aku? Apa yang kau inginkan?
Tidak, Soo Ah dan kau.
Kenapa kalian berdua bertengkar sampai pagi?
Aku hanya meminta beberapa saran.
"Apa yang harus aku lakukan ketika pria yang sudah menikah menggodaku?"
Soo Ah jadi marah setelah mendangar itu.
Mi Jin.
Apa kau berpikit itu akan mengejutkanku?
Kau tidak akan pernah memberitahu...
Hubungan kita dengan Soo Ah.
Kau selalu mengutamakan persahabatan.
Aku pergi membeli beberapa bahan makanan untuk berjaga-jaga jika kau bersamanya.
Kenapa? Apa kau ingin membuatkan kami sarapan?
Ya.
Lihat apa yang dia lakukan untuk Annie...
Dan bagaimana dia membuat bubur untuk ibumu.
Aku mulai melihat dia dalam cahaya baru setelah itu.
Annie, Ibu...
Dan seluruh alam semesta ingin kalian untuk bersama.
Aku tidak berpikir ada yang bisa membantu itu.
Aku selalu terpikirkan hal itu pagi ini.
Aku tidak berharap untuk dipahami.
Aku adalah satu-satunya yang hancur...
Karena perselingkuhan orang tuaku.
Apa yang pernah aku lakukan untuk mereka?
Itu sebabnya aku tidak pernah setuju dengan perselingkuhan.
Aku rasa orang tuaku berselingkuh...
Dengan rekan yang tak bisa dihindari.
Aku tidak yakin apa itu hal yang baik untuk...
Memahami dan menerima hal seperti ini.
Tapi aku merasa lebih damai.
Menjaga kedamaian adalah yang terpenting.
Doh Woo.
Aku baru saja mendapat panggilan yang luar biasa.
Kepala museum yang akan berkerja denganku tiba-tiba berhenti.
Kau tahu dia, Mi Yeon.
Dia pasti sudah gila.
Aku tidak menawarkan dia pekerjaan itu karena dia memenuhi syarat.
Kakaknya merasa buruk kalau dia menganggur...
Di rumah tidak melakukan apa-apa setelah perceraiannya.
Itulah sebabnya aku menawarkan pekerjaan padanya. Beraninya dia berhenti?
Tolong ikutlah denganku.
Aku benar-benar membutuhkanmu hari ini.
Kau memang teman yang aneh.
Tolonglah, aku mohon.
Ibuku akan senang melihatmu di sana.
Aku tidak bisa memberitahunya kalau kepala museum berhenti.
Aku kenal orang yang sangat cerdas yang kenal banyak orang.
Dia sangat sempurna...
Untuk pekerjaan itu.
Siapa dia?
Tak apa. Seok akan tiba di sini sebentar lagi.
Aku mendapat telepon dari Ji Eun lagi.
Dia bilang kau merekomendasikanku untuk pekerjaan itu.
Apakah kau bersedia?
Ya.
Tapi aku tidak bisa berhenti memikirkan hal yang aneh.
Apa kau ingin mengirimku pergi?
Kalau begitu, jangan ambil pekerjaan itu.
Kau mungkin terlihat seperti ingin peduli padaku.
Aku hanya merekomendasikan orang yang menurutku cocok.
Jangan terburu-buru dalam keputusan.
Mereka membutuhkan seseorang sepertimu.
Aku akan melakukannya.
Aku sudah di lapangan untuk waktu yang cukup lama.
Aku merasa jauh lebih baik seperti ini.
Pekerjaan tidak pernah mengkhianatimu.
Terima kasih untuk rekomendasinya. Sungguh.
Ini. Aku akan pergi ke tempat itu.
Aku belum bertemu mereka untuk waktu yang lama.
Aku akan memberi mereka kabar jika aku bertemu mereka.
Aku berhutang besar padamu.
Kita bisa mengumpulkan hasil karya tanpa ada masalah,
Tapi diaman yang dia maksud dengan ini?
Dia menyebutkan camelia.
Pasti di utara.
Seharusnya ini berada di laut juga.
Apakah Haenam?
Aku tidak yakin jika aku pergi kesana bersama dia.
Aku akan memeriksa tempat yang aku kunjungi dengan dia.
Kapan kau akan mulai?
Aku tidak yakin.
Cuacanya bagus.
Benar.
Kau bisa memberitahu mereka kalau aku sakit.
Tapi kau tidak memberitahunya.
Kenapa kau jadi seperti ini?
Aku akan berangkat ke sekolah.
Semoga harimu menyenangkan.
Siapa pria itu?
Aku agak sibuk sekarang.
Aku akan mencari tahu cepat atau lambat.
Dan ketika aku mengetahuinya,
Ketahuilah kalau aku tidak akan berharap kau baik-baik saja.
Semoga penerbangannya aman.
Jaga Kapten Park untukku.
Kau ingin aku mengurus suamimu?
Cuacanya terlihat bagus.
Bagaimana kalau kita pergi berkendara?
Astaga. Sekarang masih pagi.
Sangat baik kalau kau membantu.
Apakah kau memerlukan bantuan yang lain?
Kebetulan aku hanya perlu memotong beberapa kayu.
Dia tidak seperti kelihatannya, tapi lengannya cukup kuat.
Apakah ada hal lain yang bisa aku lakukan?
Minumlah.
enak sekali.
Sangat bagus melakukan beberapa pekerjaan keras dari waktu ke waktu.
Aku merasa seperti aku mencapai sesuatu.
Itu karena...
Kau dibesarkan untuk menyaksikan hal yang dibuat.
Kau tidak perlu memaksakan diri dengan kehidupan yang sulit.
Itu bukan cara ibumu membesarkanmu.
Aku dibesarkan dengan banyak keuntungan.
Ibuku bilang dia menyesal mengambil apa yang dia berikan padamu.
Omong kosong. Sejak awal itu bukan milikku.
Setelah Ms Go melahirkanmu,
Dia membuat ratusan kancing...
Dan memberikan mereka.
Dia berterima kasih pada kami karena sudah memberi anak yang baik.
Dia percaya bahwa menjadi orang baik...
Akan membawa kalian pada kebaikan juga.
Aku rasa aku tahu apa yang benar-benar dia inginkan.
Dia ingin kau untuk bertemu orang baru...
Dan pergi ke tempat yang belum pernah kau datangi.
Dia pasti ingin kau untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
Dimana aku harus menaruhnya?
Tunggulah di sini.
Tempat ini bagus, bukan?
Ketika aku masih kecil,
Aku tinggal di tempat seperti ini.
Aku berlari melintasi ladang dan hutan.
Dimana kau dibesarkan?
Aku dari Pulau Jeju.
Akhir-akhir ini banyak orang yang berunjung kesana.
Saat ibuku masih hidup, orang-orang berpikir...
Sangat aneh untuk tinggal di sana.
Dia jatuh cinta...
Dan mengikuti hatinya ke sana.
Setelah adikku lahir,
Ia mengemasi barang-barangnya dan pergi ke Seoul.
Aku belum pernah kembali ke sana sejak saat itu.
Kau pasti tahu jalanan di Pulau Jeju.
Tidak sama sekali.
Pada awalnya orang tuaku tidak kenal siapa paun disana.
Tak ada yang datang untuk berkunjung ke rumah kami.
Kami semua seorang diri di sana.
Sangat beruntung kalau kami keluarga yang dekat.
Itu mengingatkanku pada sesuatu.
Dulu aku selalu menunggu ibu dan ayah.
Saat waktunya tiba bagi mereka untuk pulang kerja,
Matahari akan terbenam...
Dan angin tiba-tiba bertiup dengan tenang.
Aku ingat dengan kabel listrik.
Saat aku melihatnya, aku bisa melihat banyak dari mereka.
Ada burung duduk di kabel.
Haruskah kita hidup di tempat seperti itu?
Terima kasih.
Apa yang kau lakukan?
Seperti itulah caranya aku memeriksa pesawat sebelum kami pergi.
Aku memeriksa untuk melihat...
Jika ada sesuatu yang tertinggal di tempat penyimpanan.
Saat aku sudah sampai belakang, aku sudah selesai.
Haruskah kita pergi sekarang?
Haruskah kita hidup di tempat seperti itu?
Terima kasih untuk hari ini.
Aku ada penerbangan besok.
Aku benar-benar akan pergi ke Oakland kali ini.
Semoga penerbangannya aman.
Astaga. Aku tidak ingin melakukan itu.
Kenapa kau terlihat sedang terburu-buru?
Bagaimana kakimu?
- Apakah dia baik saja? - Dia tidak ingin aku menyentuhnya.
Jika dia tidak bergerak sekarang,
Dia akan berakhir berjalan seperti robot.
Dia harus menekuk lututnya.
Tapi dia baik-baik saja.
Aku lebih suka berjalan seperti robot daripada orang tua.
Aku tidak akan pernah melakukannya.
Kau benar. Setidaknya robot yang energik.
Operasinya berjalan dengan baik,
Jadi jangan berdiam diri dan mulailah berjalan.
Aku tidak pernah terluka sebanyak ini dalam hidupku.
- Hei, dasar kau penyihir! - Ibu, tunggu!
Kau harus menahannya, bu!
Aku minta maaf, aku terlambat.
Tidak apa-apa.
Aku harus menjalankan tugas yang diberikan Ibu.
Sekarang sudah penuh. Bisakah kita mengatasinya?
Tentu saja. Annie mungkin menunggu untuk waktu yang lama.
Aku akan mengambilnya.
Aku bisa membawanya.
Siapa yang akan menjaga Hyo Eun besok?
Hyun Joo.
Dimana adikmu?
Dia datang besok lusa.
Jika dia tak memiliki tempat untuk pergi, dia bisa datang ke sini.
Dia bisa tidur denganku.
Apa kau tidak berterima kasih?
Ibu mertuamu yang sakit menawarkanmu untuk menjaga anakmu.
Sementara kita melakukannya,
Aku merasa buruk sudah mengambil 70 persen dari gajimu.
Aku akan mengambil 50 persen saja.
Aku ragu aku bisa memberikan 50 persen dengan tagihan rumah sakit.
Aku akan segera sembuh.
Aku akan memberikan 70 persen.
Terkadang, kau terlihat benar-benar menggemaskan.
Apa kau mengejekku?
Ms Choi, Hyo Eun membolos sekolah hari ini.
Ini akan dianggap sebagai sakit. Telepon aku.
Jawaban teleponnya.
Dimana kau?
Aku tidak mau pergi.
Aku akan pergi denganmu.
Tidak peduli seberapa sering aku diganggu,
Aku bisa bertahan berkat sepak bola.
Tapi tanpa harapan untuk bisa masuk ke dalam tim,
Gangguan mereka terlihat menakutkan.
Terasa sakit setiap kali mereka memukulku.
Apa mereka memukulmu?
Ya. Mereka sangat pandai dalam hal itu.
Mari kita pulang. Pergi dan beritahu gurumu.
Aku akan menunggu di sini.
Hey, tim sepak bola.
Minggir.
Apa yang kau lihat?
Apa yang kalian lakukan?
Apa kau melihat yang mereka lakukan?
Mereka muncul dan memukul dia.
Mereka mungkin hanya bercanda.
Hanya bercanda?
Aku mendengar ada orang meninggal di tentara saat sedang bercanda.
Ini semua akan terlewati.
Kau akan menjadi dewasa sekarang.
Kapan penerbanganmu?
Aku punya cukup waktu.
Beberapa foto-foto berasal dari rumahku.
Ibu Hyo Eun memberikannya kepadaku.
Dia...
Sangat membantu sejak kecelakaan.
Dia adalah orang yang memasak untuk ibuku...
Tepat sebelum dia meninggal.
Bukankah itu aneh?
Dia bahkan tidak tahu dia adalah ibuku.
Aku tidak membuat alasan.
Aku hanya ingin kau berada dalam kedamaian.
Kau sangat istimewa bagiku.
Aku tidak ingin kau...
Merasa tidak nyaman.
Tunggu sebentar.
Annie. Aku tidak yakin apa yang terbaik untukku.
Aku selalu berakhir dengan membayar.
- Ini sangat enak. - Terima kasih.
Apakah kalian semua siap untuk penerbangan?
- Halo. - Halo.
Terima kasih. Duduklah.
Pak, bisakah aku pergi berlibur setelah ini?
Bukankah kau pergi pada liburan musim panas?
Ya.
Aku benar-benar benci penerbangan ini.
Memangnya kenapa dengan Sydney?
Aku akan segera berlibur.
Kemana kau akan pergi?
Kau harus pergi ke Nankai.
Kau bisa mendapat diskon karyawan penuh. Nankai.
Dia harus pergi ke Kota Kinabalu.
Itu adalah tujuan terbaik diantara semua penerbangan kita.
Ini adalah liburan pertamaku, jadi aku ingin pergi ke Maladewa.
Tinggalkan itu untuk bulan madumu.
Ayolah, Langkawi adalah yang terbaik untuk bulan madu.
Tidak, itu Maladewa.
- Maladewa. - Sydney.
Mari kita pergi.
- Mari kita pergi. - Selamat tinggal.
Mari kita pergi.
Selamat Datang.
Aku pergi bersama teman.
Sebelah sini.
- Selamat Datang. - Selamat Datang.
Silahkan lewat sini.
Halo.
Kata-kata itu dari wasiat ibuku.
Oke.
Itu sangat jelas.
Aku mengerti.
Aku akan meninggalkanmu dan ibumu dari bisnis ini.
Bisakah aku menggunakan...
Maksudku, aku bisa mengundang seniman lain untuk menjadi bagian.
Satu hal lagi. Tentang Hye Won...
Bukankah itu terlihat sangat tua?
Dia memberiku ini dan mengatakan Ms Go...
Mendukung bisnis ini.
Dia memintaku untuk percaya padanya dengan ini sebagai bukti.
Aku dengan kau merekomendasikan dia untuk bisnis Ji Eun.
Yah, ada masalah dengan kepercayaan.
Mari kita kesampingkan Hye Won dari urusan ini.
Hye Won adalah...
Orang terbaik untuk pekerjaan ini.
Dia memiliki hubungan dengan banyak orang-orang hebat...
Dan cintanya untuk pekerjaan ini sangat besar.
Dengan mengesampingkan cerita ini, dia adalah yang terbaik untuk pekerjaan itu.
Aku rasa dia melakukan ini...
Karena dia ingin melakukannya dengan baik.
Aku minta maaf.
Apa kau berkata kalau Hye Won masih baik dalam pekerjaannya?
- Ya. - Aku bicara seperti itu karena...
Itu satu-satunya cara agar aku bisa mengatakan kalau...
Aku tidak ingin bekerja dengan istrimu.
Jika kau bilang dia pergi terlalu jauh dari keinginannya,
Tak masalah, aku akan kembali mempekerjakan dia.
Satu hal lagi.
Ambil ini.
Ini adalah daftar alasan seseorang yang bisa mengambil rumahmu.
Pasti ada cara yang dilakukan...
Jika seseorang bersedia untuk memberikan informasi tersebut.
Rumahmu...
Seperti sebuah museum.
Semuanya layak untuk dilestarikan.
Kau harus lebih gigih...
Daripada orang-orang yang ingin mengambil itu.
Aku berharap...
Kau melakukan apapun untuk mempertahankannya.
Pastikan bahwa...
Keinginan terakhir Eun Hee menjadi kenyataan.
Jika kau tidak bisa melakukannya,
Aku akan...
Mengambil rumahnya.
Ini sebuah krisis.
Ini krisis pertamamu sebagai seorang ibu.
Sekarang waktu yang sulit bagi semua anak-anak.
Kau bisa memecahkan sebagian besar masalah...
Dengan melepaskannya,
Tetapi ketika anakmu sedang diganggu,
Itu seakan-akan kau sendiri sedang diganggu.
Aku telah melihat seorang ibu yang depresi.
Haruskah aku berbicara dengan gurunya?
Apa menurutmu kau bisa bersikap tegas?
Aku harus.
Kenapa aku begitu takut untuk pergi ke sekolahnya?
Aku juga takut.
Tempat paling menakutkan di dunia...
Adalah kantor guru anakmu.
Jika kau khawatir kalau anakmu takut,
Maka beranikan diri dan pergi.
- Pergilah makan. - Baik, Pak.
Jika aku harus memakai sepatu hak tinggi setiap hari sepanjang tahun,
Punggung dan lututku akan kesakitan.
Nyonya, ini tombol yang anda butuhkan untuk di tekan.
Apakah sudah cukup nyaman?
Senangnya.
Anda harus melakukannya seperti ini.
Astaga.
Astaga.
Aku benar-benar perlu untuk berbaring.
Apa lagi yang kau butuhkan?
Kenapa kau bicara tidak formal?
Aku kenal dia.
Tetap saja...
Maaf, Nyonya.
Aku kenal dia dengan baik.
Dia kenal Doh Woo.
Suh Doh Woo?
Dia adalah istrinya.
Halo.
Aku tahu Doh Woo punya beberapa teman.
Kau ibunya Annie.
Aku tahu homestay Annie...
Hei, tidak, aku pikir aku ingin muntah.
- Kemana arah toilet? - Ke arah sana.
Apa?
Jangan bilang kau yang memperkenalkan homestay.
- Kenapa tidak? - Jangan lakukan.
Kapten adalah ayah teman sekamarnya.
- Teman Sekamarnya? - Ya.
Ayah Hyo Eun adalah...
Suami ibunya Hyo Eun?
Suami ibunya Hyo Eun adalah pilot?
Ya. Suaminya Soo Ah.
Jangan bilang siapa-siapa.
Ada apa?
Aku tidak bisa mengatakannya. Aku belum yakin. Tetaplah diam.
Nyonya.
Apa...
Apakah karena Suh Doh Woo?
Orang yang aku sebutkan secara tidak sengaja.
Ya.
Apa yang kau katakan?
Bahwa kau melihat dia dan Soo Ah berbicara?
Ya. Mereka berbicara di balik tirai di toilet.
Kelihatannya sangat serius.
Sedang terjadi sesuatu.
Istrinya sedang menguping.
Ambil keranjang minuman.
Oke.
Apakah dia sudah menikah?
Siapa pria itu? Siapa kau?
Tidak mungkin, apakah dia?
Nama pengasuhmu dan jumlah mereka...
Ada di kalendermu.
Periksalah sebelum kau pergi ke sekolah setiap pagi.
Aku tidak akan pergi ke sekolah.
Perutku sakit.
Aku akan berbicara dengan gurumu untukmu.
Aku tidak akan pergi ke sekolah selama sisa hidupku.
Hyo Eun, bisakah kau buka pintunya?
Aku bilang perutku sakit.
Hyo Eun.
Aku tahu kita melalui waktu yang sulit.
Tapi jika kita mencobanya sedikit lebih keras,
Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan.
Aku akan melakukan yang terbaik di tempat kerja...
Dan ayah melakukan yang terbaik di tempat kerja.
Kau harus melakukan yang terbaik pada apa yang kau lakukan.
Lalu kita tidak akan memiliki masalah sama sekali.
Anak-anak yang memukulmu...
Hanyalah anak-anak.
Jangan takut pada mereka. Dunia ini...
Mereka hanya anak-anak?
Bagaimana dengan pekerjaanmu?
Bagaimana perasaanmu jika aku berkata...
Itu hanya sebuah pekerjaan?
Kenapa aku yang harus berkorban?
Kenapa kita harus menuruti jadwalmu dan ayah?
Karena kau,
Aku anak bermasalah yang tidak seharusnya berada disini.
Karena kau,
Aku pergi ke sebuah sekolah di mana aku tidak punya teman.
Ada apa dengan jadwal itu?
Tidak bisakah kau berkorban untukku?
Aku bersedia untuk tinggal di rumah...
Jadi kau bisa tetap pada jadwalmu.
Tapi apakah aku harus berurusan dengan para pengganggu?
Aku ingin tinggal di rumah seolah-olah aku tidak ada.
Kau tidak memberikan apa pun.
Kau pergi keluar di tengah malam...
Meninggalkanku dengan orang lain.
Hyo Eun memiliki beberapa masalah di sekolah.
Aku tidak berpikir dia bisa ke sekolah untuk sementara waktu.
Telepon aku ketika kau bisa.
Aku minta maaf karena datang sepagi ini.
Tak apa. Aku lebih memilih untuk bicara secara pribadi.
Aku pikir Hyo Eun perlu tinggal di rumah selama beberapa hari.
Bawakan catatan dokter...
Atau dia akan ditandai sebagai membolos.
Kau tahu itu.
Anak-anak yang kubicarakan saat itu...
Aku melihat hal itu terjadi.
Mereka bergantian memukul Hyo Eun.
Aku marah...
Dan berteriak, tapi...
Ms Choi, jika kau berteriak pada mereka di depan umum,
Apa menurutmu mereka akan meninggalkan Hyo Eun sendiri?
Aku bahkan tidak melakukan itu.
Itu hanya akan menjadi bumerang.
Mereka akan memukulnya lagi secara rahasia.
Dan kemudian kembali untuk memberitahuku tentang hal itu.
Jika kau benar-benar ingin aku untuk menghukum mereka,
Bawakan aku bukti.
Foto tindakan mereka...
Atau mengambil gambar pesan mereka.
Jika mereka tahu kau orang yang cerdik,
Mereka tidak akan melakukannya lebih jauh.
Asal tahu saja, kami memiliki kamera di koridor.
Hyo Eun. Hyo Eun.
Bisakah kau pergi ke dokter saja?
Aku akan meminta Hyun Joo untuk datang.
Mintalah surat keterangan dokter.
Jadwal apa itu?
Tidak bisakah kau berkorban untukku?
Mengapa aku yang harus berkorban?
Kenapa kita harus menuruti jadwalmu dan ayah?
Aku akan berkeliling di sekitar Gyeonggi-do sampai hari ini,
Lalu selanjutnya pergi ke selatan.
Siapa yang akan kau kunjungi hari ini?
Aku tidak tahu. Aku tidak mengenali namanya.
Coba kulihat.
Mun Gyeong Deuk?
Apakah ada seseorang yang tidak kita tahu?
Dia hanya memiliki satu kerajinan ibu.
Apa itu?
Saya ingin tahu.
(Airport)
Semoga perjalananmu aman.
Aku dalam perjalanan ke bandara.
Aku telah melakukan ini berkali-kali,
Tapi sekarang, aku tidak percaya aku terbang sangat jauh.
Aku merasa sangat takut hari ini.
Aku punya perasaan kalau sesuatu akan terjadi.
Aku dalam perjalanan ke bandara. Aku akan menemuimu segera.
Jangan lupa momen ini.
Ini akan memberimu kekuatan untuk selamanya.
Jika aku menelepon tidak lama setelah aku terbang,
Aku bisa bertemu Ms Go untuk terakhir kalinya.
Aku mendengar kabar itu kemarin.
Kau tidak pernah bisa tahu apa yang akan terjadi.
Apakah itu kunjungan singkat?
Ya.
Aku sangat bingung dan bingung ketika kau menelepon.
Aku merekomendasikan Hye Won pekerjaan sebelum aku pergi.
Aku tidak tahu kalau dia menikah...
Dan aku tidak tahu dia menikah dengan Doh Woo.
Aku menelepon guru yang memperkenalkannya kepadaku...
Dan teman dari muridnya...
Adalah orang yang dulu tinggal bersama Hye Won.
Suaminya?
Sesuatu seperti itu. Mereka tidak pernah menikah secara resmi.
Mereka hanya hidup bersama.
Aku rasa dia seorang pembuat keramik.
Ya, itu benar.
Mereka putus setelah beberapa saat.
Itu sebabnya tidak ada catatan.
Dan Eun Woo?
Siapa?
Putrinya.
Oh, dia?
Selama ini ayahnya yang membesarkannya.
Siapa yang membesarkannya?
Ayahnya.
Hye Won pergi segera setelah dia melahirkan...
Dan bahkan tidak tahu gadis itu.
Hye Won tidak tahu Eun Woo?
Sampai jumpa dalam satu jam.
Kau bisa tinggal lebih lama.
Tidak bisa. Ayah sedang sibuk. Aku hanya akan mengganggunya.
Sampai jumpa.
(Setiap orang memiliki masalah.)
Silahkan.
Mari masuk.
Apa yang harus saya lakukan denganmu, Soo Ah?
Sepertinya semua orang tahu kecuali kau.
(Kapten Park)
Hyo Eun selalu mengeluh.
Jangan berpikir membiarkan dia berhenti sekolah lagi.
Buat dia pergi ke sekolah.
Hyo Eun, kau sudah bangun?
Kenapa tidak ada orang di sini?
Apa?
Kenapa tidak ada orang di sini? Aku takut.
Aku bilang aku ada penerbangan hari ini.
Kalau begitu apa aku sendirian?
Berapa kali aku harus memberitahumu?
Apa kau ingin tinggal dengan nenekmu di rumah sakit?
Ada tempat tidur tambahan.
Oh, benar.
Hyun Joo akan segera kesana.
Pak.
Aku lupa memberitahu Hyun Joo untuk membawa Hyo Eun...
Ke dokter dan mendapatkan surat keterangan dokter.
Aku lupa memberi Gimbap bumbu. Aku tidak memberitahu Hyo Eun.
Aku tidak memasak nasi. Atau membeli rumput laut kering.
Apakah aku melakukan sesuatu dengan benar?
Itu tampak begitu damai.
Cuacanya sangat bagus hari ini.
Itu ketika aku melihat langit...
Dan mulai bertanya-tanya...
Kenapa aku hidup setiap hari seperti orang gila.
Aku tidak berpikir aku bisa terbang hari ini.
Aku sangat menyesal.
Ya.
Aku tahu itu.
Aku akan mengajukan pengunduran diriku segera.
(On the Way to the Airport)
Bagaimana keluarga kami bisa bebas?
Choi Soo Ah, Suh Doh Woo.
Siapa pun itu yang membuat mereka bersama...
Benar-benar tidak berpikir dengan jernih.
Jika ada sesuatu yang ingin dia lindungi,
Apakah itu?
Aku akan menjelaskan semuanya.
Aku tidak akan mengatakan aku melihatmu.
Aku tidak berpikir ini adalah kesalahan orang lain.
Masalah ini diantara kita
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.