Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
♪ Lemah adalah rekanku ♪
♪ Membantuku terbang tinggi ♪
♪ Jika berhenti di sini ♪
♪ Yang hilang akan selamanya hilang ♪
♪ Ketika kau kehilangan diri sendiri ♪
♪ Aku harus bertekad bulat ♪
♪ Untuk pergi ke sisimu ♪
♪ Kelembutanmu dan juga kekuatanmu ♪
♪ Aku sudah mengetahuinya dalam hati ♪
♪ Fajar akan datang ♪
♪ Berjalan ke depan hingga tiba di tempat tertinggi ♪
♪ Mengabaikan segalanya dan tertawalah ♪
♪ Rasa sakit yang dulu telah menjadi masa lalu ♪
♪ Perlawanan dengan dunia ini ♪
♪ Tetap harus bertahan meski kedua kaki bergetar ♪
♪ Selama bergerak maju selangkah lagi ♪
♪ Sadarlah, sambut hidup baru sekarang ♪
♪ Sadarlah, sambut hidup baru sekarang ♪
[One Piece, Episode 1084]
[Waktunya berangkat! Negara Wano dan Geng Topi Jerami]
Dangonya enak sekali!
Sup kacang merah mochi luar biasa enak.
Ikan, daging, sayuran, semuanya enak. Sangat direkomendasi!
[Waktu sedikit diputar balik]
[Reruntuhan Kastil Oden, Kuri]
[Ini adalah tempat batu nisan milik Kozuki Oden, Kinemon, dan yang lainnya dulunya]
[Makam pengikutnya, Kanjuro. Makam pengikutnya, Kinemon] [Makam Kozuki Oden dan Kozuki Momonosuke. Makam pengikutnya, Raizo]
[Reruntuhan Kastil Oden di Kuri]
[Dikarenakan Blast Breath dari Kaido]
[reruntuhan ini juga sudah ikut musnah]
[Namun, tempat ini menjadi kastil pertama bagi Kozuki setelah dirinya menjadi pejabat Kuri]
Pejabat!
Luffy.
Hei!
Luffy-tarou!
Kenapa kalian semua di sini?
Kami mau melaporkan kemenangan kepada Tuan Oden!
Masih ada banyak hal lain yang harus dilaporkan kepadanya.
Sebaliknya, kenapa kau kemari?
Aku datang untuk melihat Oden.
Tuan Oden pasti juga sangat bahagia bisa bertemu penyelamat Negara Wano, 'kan?
Benarkah?
Tuan Oden! Berkat Yang Mulia Luffy-tarou dan teman-temannya,
kami berhasil mengalahkan Orochi dan Kaido
serta merebut kembali Negara Wano!
Kami bersumpah, mulai sekarang akan memulihkan kembali Negara Wano
menjadi negara
yang bisa ditempati dengan damai oleh orang-orang seperti dahulu bersama Jenderal Momonosuke.
Alangkah baiknya jika Ashura dan Izou juga ada di sini.
Mereka ada di sini.
Mereka bersama Tuan Oden berada dalam hati kita.
Ya, kau benar.
Sekarang, pesta di seberang juga sedang berjalan dengan meriah, 'kan?
Bagaimanapun juga, oden masakan Tuan Oden sangat enak sekali.
Aku teringat oden lezat yang kita nikmati bersama dulu.
Benar, terutama ketika selesai berlatih bersama Tuan Oden itu. Rasanya luar biasa enak.
Enak sekali, ya? Aku juga ingin makan.
Aku juga mau makan!
Lain kali, minta Sanji membuatkannya untuk kita.
Kalau begitu, harus membeli bahan-bahannya lebih awal.
Baik, kuserahkan pada kalian.
Beli yang banyak.
Yang Mulia Luffy.
Apakah kalian akan segera berangkat?
Ya.
Kami semua sangat berterima kasih untuk bantuanmu kali ini.
Jangan begitu. Bukankah kita adalah teman?
Luffy!
Carrot.
Apakah kita sudah akan berpisah? Aku tidak mau!
Tidak disangka harus berpisah dengan Nami! Aku tidak mau!
Carrot.
Ada apa denganmu?
Aku sudah mau pulang.
Kembali ke Kerajaan Mokomo.
Aku bersama Wanda dan yang lainnya harus pulang untuk melindungi kampung halaman.
Miyagi, Tristan.
Terima kasih kepada kalian juga.
Terima kasih telah mengajari kami banyak pengetahuan medis.
Dokter Chopper, Anda juga harus menjaga diri.
Omong-omong, Carrot diam-diam menaiki Sunny
karena ingin "melihat laut".
Bagaimana perasaanmu?
Luar biasa!
Aku sudah melihat pulau yang belum pernah kudengar dan bertemu dengan banyak orang hebat.
Meski juga terjadi hal yang menakutkan,
aku merasa jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Jadi, petualangan yang kulewati bersama kalian
adalah harta karun seumur hidup bagiku.
Izinkan aku melakukan salam garchu sebentar.
Garchu!
Aku senang mengobrol dengan Nami di kamar tidur wanita.
Ya, aku sangat senang!
Kak Chopper juga sudah datang.
Geli sekali.
Aku sangat senang, Carrot.
Garchu!
Garchu!
Omong-omong, aku bertemu Zoro sebelum kemari.
Zoro!
[Yasuie, Pedro]
[Pedro]
[Yasuie]
Mari minum.
Apa yang kau lakukan?
Aku ingin bersulang dengannya.
Aku tuangkan arak untuk Anda.
Apakah kau yang memberikan bunga di depan makam?
Ya, kakak juga membantuku.
Tuan Zorojuro, kau juga di sini, ya.
Ya.
Beristirahatlah dengan tenang.
Setelah aula leluhur selesai diperbaiki, aku akan datang mengunjungi Ayah setiap hari.
Dengan begitu, Ayah tidak akan kesepian lagi, 'kan?
Karena Anda sudah datang ke sini,
itu berarti Anda sudah mau berangkat, 'kan?
Benar.
Ini sungguh membuatku merasa kesepian.
Kalau begitu, aku juga harus berpisah dengan benda peninggalan ayahku, Enma.
Ya.
Aku tidak akan mengembalikannya padamu.
Tentu saja!
Omong-omong, aku menggunakannya saat bertarung dengan Kaido.
Jurus aliran tiga pedang. Kalasutra: Great Dragon Twister.
Rupanya benar pedang itu!
Jurus aliran dua pedang Oden.
Itu pedang Oden, 'kan?
Begitu rupanya.
Kaido telah merasakan aura ayah.
Mungkin.
Apakah itu adalah Enma yang bahkan bisa menghancurkan neraka?
Oden sungguh luar biasa
bisa menjinakkan sepenuhnya.
Bukankah Tuan Zorojuro juga menggunakan Enma ini dengan sangat baik
sehingga bisa menyelamatkan Negara Wano?
Tidak, itu belum cukup.
Aku justru merasa Enma sangat bahagia setelah memiliki majikan baru.
Aku ingin menjadi lebih kuat.
Ada apa, Franko?
Guru, apakah ada masalah?
Ada masalah besar!
Bagaimana mungkin? Berengsek!
Kau yang memintaku memperbaiki tempat yang pernah kalian perbaiki,
makanya aku menerima pekerjaan ini, dasar bodoh.
Sungguh sempurna!
Dasar kau tidak tahu berterima kasih!
Setidaknya tinggalkan satu tempat untuk kami perbaiki.
Dasar keledai bodoh.
Kalau begitu, maaf sekali.
Apa perbaikannya sangat sempurna?
Pembuat kapal Geng Topi Jerami memang hebat.
Selamat tinggal, Topi Bodoh!
Jaga dirimu, Bodoh.
Apa maksudmu?
[Ibu Kota Bunga]
[Kimono]
Hei, masih belum selesai?
Sebentar lagi aku datang.
Maaf membuat Anda menunggu lama.
Tidak apa-apa.
Bagaimana dengan ini?
Cocok sekali dengan Anda.
Tuan Usohachi keren sekali!
Kau sungguh pria terbaik di Negara Wano.
Lihat kemari!
Nona, ada apa Anda mencariku?
Bagus sekali.
Tidak, bukan begitu.
Anda tidak perlu menyelesaikan ucapanmu, hamba mengerti.
Warna ini juga cocok dengan Anda.
Tuan Usohachi.
Hei, kakak tampan.
Pria yang suka warna merah juga sangat cocok dengan warna merah.
Bagus sekali.
Jangan jatuh cinta padaku.
Tidak.
Aku hanya ingin kain hitam biasa.
Yang ukuran besar dan dalam jumlah banyak.
Kain hitam?
Anda membutuhkannya untuk membuat apa?
Dasar kau ini, jangan beri tahu siapa pun.
Begitu rupanya.
Aku akan menyiapkan kain terbaik untuk Anda.
Baik, mohon bantuanmu.
Baik, latihannya sampai di sini saja.
Terima kasih atas pengajarannya.
Mi soba buatan Sanji.
[Mi soba]
Enak sekali.
Aku paling suka mi soba.
Terima kasih atas makanannya.
Terima kasih untuk kedatangannya.
Bagaimana rasanya?
Enak sekali.
Baguslah.
Chuji.
Bagaimana kabarmu, Nak?
Rasakan ini!
Ada apa?
Tidak apa-apa.
Omong-omong, terima kasih atas bantuan Anda di Pulau Hantu.
Aku belum sempat berterima kasih kepada Anda.
Tidak apa-apa, itu hanya hal kecil saja.
Apa Anda akan datang lagi ke sini?
Setelah makan mi buatan Tuan Sanji, aku merasa besok masih bisa terus bekerja keras.
Aku senang mendengarnya.
Tapi, aku akan segera pergi.
Tuan Sanji, aku...
Pemilik kedai mi.
Aku sungguh terpesona.
Berikan satu porsi untukku.
Robin, kau juga datang, ya.
Berikan seporsi yang panas untukku.
Baiklah, Robin.
Aku juga mau.
Baiklah.
[Desa Okobore, Kuri]
Kalian sudah bekerja keras.
Ayo makan sup kacang merah mochi dan istirahat sebentar.
Terima kasih karena selalu datang menghibur kami, Tsuru.
Selamat makan!
[Sup kacang merah mochi]
Kelihatannya enak sekali.
Ini adalah sup kacang merah mochi.
Maaf membuat kalian menunggu lama.
[Sup kacang merah mochi]
Tidak ada hal seperti itu.
Selamat makan.
Enak sekali.
Enak sekali.
Selamat makan!
Sup kacang merah mochi buatan Tsuru luar biasa enak!
Benarkah? Coba cicipi mochinya.
Baik.
Ini enak sekali!
Otama, makan yang kenyang, ya.
Baik!
Otama, ada apa?
Begitu teringat akan segera berpisah dengan Kakak,
hatiku menjadi campur aduk.
Baik itu Ace ataupun Kakak, pada akhirnya
orang yang paling kusukai akan meninggalkanku.
Otama!
Kau telah memberiku nasi yang berharga.
Aku tidak akan pernah lupa.
Aku juga. Aku pasti tidak akan melupakan Kakak dan yang lainnya.
Baik.
Aku pergi dulu.
Baiklah.
Otama, sampai jumpa!
Terima kasih, Kakak!
Aku akan menjadi sekuat Kakak dan Ace!
[Pelabuhan Tokage, Udon]
[Waktu kembali ke masa kini]
Apa kau sungguh melakukannya untukku?
Tapi, aku tidak bisa menjamin itu akan berhasil.
Tidak apa-apa. Terima kasih, Dokter Chopper.
Luffy, bersiaplah untuk berangkat!
Baiklah.
Apakah tidak apa-apa jika kita pergi begitu saja?
Kita belum berpamitan dengan Momo dan juga Kinemon.
Benar juga.
Kita tidak perlu berpamitan secara khusus, 'kan?
Kau dingin sekali, Bola Lumut.
Diam, Alis Spiral!
Tapi di antara semua orang di Negara Wano,
petualangan yang kita lewati bersama mereka adalah yang terbanyak.
Benar. Rasanya sedikit sedih pergi begitu saja.
Luffy, bagaimana menurutmu?
Tidak apa-apa. Dia akan datang.
[Bersambung]
[Skenario: Shoji Yonemura]
♪ Waktu telah tiba ♪
♪ Siapa yang masih tertawa? ♪
♪ Keluarkan jurusmu dan jangan bersembunyi lagi! ♪
♪ Berangkatlah! Di depan mata ♪
♪ Biarkan detak jantung terdengar, pulau yang kita cari ♪
♪ Apa yang diam-diam berubah? Di depan mata ♪
♪ Masih ada waktu memperkuat diri, satu, dua, tiga ♪
♪ Angkat bendera mimpi ♪
♪ Kesepian ini tidak akan bertahan ♪
♪ Kita yang masih kanak-kanak sangatlah bebas ♪
♪ Mengejar mimpi yang bodoh, mengatasi rintangan sepanjang jalan ♪
♪ Menerangi jalan di depan yang tidak diketahui ♪
♪ Benamkan diri dalam pengembangan ♪
♪ Jelajah hingga ujung dunia bersama ♪
[Seni: Dino Santos]
[Sutradara animasi: Masahiro Kitazaki]
♪ Kita bisa terbang jauh jika bersatu ♪
[Disutradarai: Kenichi Takeshita]
[Setelah kekacauan berdarah yang besar ini,]
[akhirnya keinginan Negara Wano berhasil terwujud]
[Luffy meninggalkan Ibu Kota Bunga tanpa kata-kata]
[sehingga membuat Momonosuke merasakan ikatan yang sudah lama diinjak-injak]
[Dia pun merasa sangat marah dengan sikap arogan Luffy]
[Waktu perpisahan makin dekat,]
[sebenarnya apa yang dipikirkan oleh Luffy yang akan segera berangkat?]
[Episode selanjutnya, One Piece]
[Akhir cerita! Sumpah Luffy dan Momonosuke]
[Aku akan menjadi Raja Bajak Laut]
[Akhir Cerita! Sumpah Luffy dan Momonosuke]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.