Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
Toei Animation
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin ♫
♫ Lukislah petamu sendiri ♫
One Piece Episode 1070
♫ Saat kita menjalani hidup seperti lautan badai ♫
♫ Meski nilai-nilai yang kita bangun hampir hancur ♫
♫ Mungkin saja jarum kompas sedang menunjuk ke arah yang tepat ♫
♫ Tidak ada yang tahu dengan pasti ♫
♫ Jika kau menarik napas dalam dan menutup matamu ♫
♫ Yang muncul adalah jalan yang ditunjukkan oleh jiwamu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Aku melakukannya untuk diriku sendiri, kau juga sama, 'kan? ♫
♫ Kita juga telah bersiap untuk itu ♫
♫ Dengan dukungan seseorang yang bisa kuandalkan ♫
♫ Meraih masa depan yang ada di luar imajinasimu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Kita akan pergi ke mana pun kita mau, dengan membawa air mata dan keraguan ♫
♫ Lukislah itu dengan warna kita sendiri ♫
One Piece
[Kekalahan Luffy dan Kesadaran Para Penyintas]
Aku sudah tidak mendengar
suara Luffy.
[Kubah Tengkorak. Pertempuran di atap]
[Pemenang adalah Binatang Buas Kaido]
Kau tahu konsekuensinya, 'kan?
Berengsek!
Ada lagi.
Membosankan, sungguh tidak menarik.
Dasar sekelompok orang bodoh.
Bisakah kau melihatnya?
Akhir yang kau nantikan,
biarkan aku yang mewujudkannya.
Jika begini, maka belum bisa.
Ayo, Bocah!
Kalau begitu, aku sudah kalah.
Sungguh membosankan.
Apa yang kau lakukan?
Kawamatsu.
Langit-langit akan runtuh, cepat menghindar!
Masih ada ribuan rekan di dalam kastil.
Semua harus pulang hidup-hidup.
Saat ini tidak ada air di udara.
Api begitu besar, sudah tidak ada yang bisa dilakukan.
Kumohon, semuanya lompat turun.
Mati terbakar bukanlah kematian yang layak.
Blast Breath... Kenapa bisa?
Kaido.
Di mana jenderal kalian?
Serahkan putra Oden.
Suruh Momonosuke menyatakan diri menyerah.
Bagaimana keadaan Tuan Topi Jerami?
Kaido.
Tuan Topi Jerami.
Sungguh maaf, akhir ini terlalu membosankan.
Luffy si Topi Jerami sudah mati.
Luffy sudah mati?
Sudah tidak ada suara dari Ketua Topi Jerami.
Apa tetap tidak bisa mengalahkan Empat Kaisar?
Ada apa dengan Luffy?
Kenapa bisa begini?
Bagaimana mungkin?
Luffy sudah dibunuh.
Siapa lagi yang mau bertarung denganku? Sebutkan namamu.
Aku belum puas.
Syukurlah, Tuan Kaido menang!
Belum mati!
Kak Luffy tidak mungkin mati.
Dia akan terus bangkit
dan mengalahkan orang jahat.
Aku melihatnya seperti itu selama ini.
Dia belum mati, dia masih hidup.
Aku tidak mau Kak Luffy mati.
Otama, jangan khawatir, tidak apa-apa.
Meskipun dibunuh, dia juga tidak akan mati.
Hei.
Jangan begini, jangan keluar.
Bagaimana bisa membiarkannya bicara sembarangan?
Apa yang ular itu katakan?
Jangan katakan kebohongan membosankan seperti itu lagi.
Begitu si Topi Jerami mati, apa kalian akan tunduk, para samurai?
Sekarang Negara Wano juga gawat.
Jangan membual di sini
karena tidak bisa mengalahkan Luffy.
Dasar kadal bodoh! Dasar ular penipu!
Kau dipukul cukup parah oleh Luffy.
Tubuhmu bahkan penuh luka.
Masih bilang bahwa Luffy sudah mati.
Perkataan yang jelas-jelas kebohongan juga bisa kau ucapkan.
Luffy sudah bilang akan menang,
maka dia pasti akan menang.
Luffy tidak mungkin kalah.
Tidak mungkin mati.
Perkataan bodoh apa yang kau katakan?
Penipu!
Kenapa? Bukankah ini juga bocah yang cukup pemberani?
Aku tidak percaya.
Kalau begitu, kubiarkan kau merasakan kekalahan.
Aku berniat baik ingin mengabulkannya.
Blast Breath.
Cepat menghindar!
Nami.
Jangan menyerah begitu saja, ini belum berakhir.
Luffy.
Selanjutnya, Pulau Hantu akan mendarat di Ibu Kota Bunga sesuai rencana.
Aku tidak mudah dilawan seperti Orochi.
Orochi masih terlalu berbelas kasih.
Negara ini adalah pabrik senjata raksasa.
Entah kalian adalah wanita ataupun anak-anak, kalian semua adalah budak!
Kalau lelah bekerja, maka mati kelelahan saja.
Inilah hidup kalian.
Aku bisa mencukupi berapa pun jumlah budak yang kurang.
Kalian masih berani melawanku dan membuatku marah?
Inilah hasil dari kekalahan.
Harga dari kekalahan kalian adalah menyerahkan hak asasi dan harapan kalian.
Bawa Momonosuke kemari.
Jika tidak, pertempuran ini tidak akan berakhir.
Tuan Kaido hebat sekali.
Hidup Bajak Laut Binatang Buas!
Budak-budak, Negara Wano sudah gawat.
Semua anak dan cucu kalian memasuki keputusasaan.
Bayarlah kekalahan ini!
Hen... hentikan! Aku masih punya istri dan anak.
Hei, manfaatkan kesempatan ini
untuk mengambil kepala Kid dan Law.
Mereka sudah sekarat.
Meskipun Big Mom sudah dikalahkan,
masih ada benteng terakhir, yaitu Tuan Kaido.
Kalian sama sekali tidak berpeluang untuk menang.
Dasar tidak berguna.
Lindungi kapten dan lainnya.
Aku tidak akan membiarkan kalian berhasil.
Bos, cepat pergi sekarang.
Untuk apa sok keren?
Kau masih mau bertarung?
Kaido, ini tidak bagus.
Harus segera membantunya.
Ayo maju!
Baik.
[Bagian dalam kastil, di bawah tanah]
Semua sudah menjadi lautan api, tidak tertolong lagi.
Apa di sana masih ada jalan?
Cepat cari jalan keluar.
Aku tentu mau bertarung, Trafalgar.
Aku tidak mau tidak melawan dan menyerah.
Ketua Topi Jerami ini...
Kami ingin sadar.
Biar kami yang melakukannya.
Bagaimanapun juga, kita harus berhasil.
Ja... jangan sembarangan, kita tidak bisa melakukannya.
Kita masih hidup.
Beri pelajaran padanya.
Tangan dan kaki kita bisa bergerak.
Kita punya kekuatan.
Itu lawan yang bahkan tidak bisa Luffy kalahkan, kita bisa bagaimana?
Berjuang mati-matian untuk bertahan hidup hingga detik terakhir!
Bertarung sekuat tenaga hingga mati!
Ini baru samurai, 'kan?
Selain kita, siapa lagi yang bisa melakukannya?
Tubuh semua orang sudah penuh memar.
Seharusnya Kaido juga terluka parah.
Jangan katakan hal bodoh.
Bagaimanapun, lawan adalah Empat Kaisar.
Kita sudah salah menilai kekuatannya.
Aku tidak sanggup lagi.
Kalau terus begini, hanya akan menambah kematian.
Sudah saatnya untuk berhenti.
Kita sudah berusaha keras.
Meskipun tidak rela, kita juga hanya bisa menyerah karena Luffy sudah kalah,
Tidak bisa, aku tidak setuju!
Memangnya bisa apa kalau bertahan hidup?
Kembali menjadi budak dan menunggu hari kita mati kelelahan?
Menyerah bukan berarti bisa menyelamatkan nyawa semua orang.
Tidak akan kubiarkan kau menyerah!
Penyesalan tokoh besar berbagai desa Orochi yang tidak berjuang sampai akhir juga tidak mengizinkan.
Pertempuran ini menanggung 20 tahun Negara Wano.
Tuan Momonosuke.
Daripada berhenti sekarang,
lebih baik kita mati bersama.
Blast Breath.
Impian belum hancur.
Tuan Topi Jerami membuat kita melihat masa depan Negara Wano.
Aku tidak akan menyerah.
Jangan bertarung sembarangan.
Sekarang aku juga bisa menjadi kader!
Jangan membuang-buang tenaga.
Aku sudah cukup kesulitan memedulikan diri sendiri.
Selanjutnya kalian saja yang selesaikan.
Aku juga tidak menyuruhmu membantuku. Dasar aneh.
Ini benar-benar isi ulang yang tidak ada habisnya.
Anggap saja sebagai hidangan penutup setelah makan malam.
Biarkan aku memberantas kalian.
Luffy sudah mati?
Hal konyol seperti ini tidak mungkin terjadi.
Luffy sudah bilang dia akan menang.
Dia pasti... pasti...
akan menang.
Jangan bohong lagi, dasar kau ular yang bahkan tidak bisa berdiri tegak.
Luffy, kau bisa mendengarku, 'kan?
Kali ini kau juga harus menepati janji!
Momonosuke.
Zunesha.
Momonosuke, aku mendengarmu.
Sungguh membuat rindu.
Aku mendengarnya, sungguh membuat rindu.
Zunesha, apa maksud Anda?
Aku mendengar suara genderang pembebasan.
Suara setelah 800 tahun berlalu.
Tidak mungkin salah, dia ada di sana.
Si... siapa di sana?
Joy Boy telah kembali.
[Bersambung]
[Detak jantung yang cepat, mencabut larangan]
[Kekuatan berubah-ubah yang mengejutkan kita dan musuh]
[Sebenarnya itu lelucon atau bukti kebebasan?]
[Sampai mana suara tawa terdengar, di sanalah Nika akan datang]
[Tentara pembebasan yang melampaui bayangan semua orang]
[akhirnya muncul saat ini]
[Episode selanjutnya di One Piece]
[Luffy mencapai titik tertinggi, Gear Fifth]
[Aku akan menjadi Raja Bajak Laut]
[Luffy Mencapai Titik Tertinggi, Gear Fifth]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.