Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SIAP, BU
Nona, apa kabar?
Anda dituduh melakukan perbuatan asusila
Anda tidak perlu membantah karena bisa memberatkanmu di pengadilan
Bu, sudah kutangkap.
Cepat bawa dia.
Sudah, minggir!
Permisi.
Aku bawa dia.
Baik.
Minggir!
Gary kembali, ada perampokan.
Di mana kuncinya?
Jangan bergerak!
Bagaimana ini?
Bawa mobilnya!
Aceng, alihkan perhatiannya.
Masuk cepat!
Cepat!
Parah sekali.
Jangan bergerak!
Aku tak yakin ada peluru, kau mau ambil resiko?
Jangan berkerumun!
Bu, ini perampoknya?
Bawa dia dulu.
Baik!
Hore hore Ibu jagoan
Apa kabar Ibu?
Kalian ini terlalu heboh.
Pak Wong bisa memarahiku.
Kembali bekerja!
Mulai bekerja!
Hore hore Ibu jagoan
Kenapa kau ikut-ikutan?
Pak, aku ikut bangga!
Gundulmu!
Pak Wong!
Oh tidak, kukira bunga itu sudah terlihat kuno!
Memang kuno, tapi ini bukan dari aku
Siapa itu Richard Nornen?
Aku belum pernah dengar!
Dia temanku selama pelatihan di Skotlandia
Aku tinggal di rumahnya selama liburan
Berarti aku ditolak?
Jangan bercanda.
Kulapor istrimu kau punya pacar.
Maaf!
Aku lupa kau tak suka bercanda
Baik, kali ini aku serius.
Bisa tunda liburanmu?
Pak Wong, aku sudah lama tidak libur!
Aku tahu, tapi banyak sekali pekerjaan.
Kampanye anti prostitusi akan digelar
Bapak bisa cicil pekerjaan itu!
Tidak sulit, aku harus libur.
Tunggu sebentar!
Beres 'kan?
Baik! Banyak yang harus kucicil.
Makan malam?
Baik!
Kita ketemu di hotel
Ini kuncinya, Tuan!
Terima kasih banyak!
Tn. Dick, silakan masuk!
Apa yang kau mau?
Kita tidak usah basa-basi
Aku disuruh bosku
Menggunakan $ 1M ini
Untuk ditukar dengan negatif film kontrak palsu
Uang ini milikmu.
Jujur, jika ini 20 tahun lalu
Jumlah ini sangat menggiurkan
Kini aku sudah tua, aku tidak mau mengambil resiko.
Kau tahu, aku sangat berkelas
Sama, aku juga sangat berkelas
Jangan macam-macam!
Kau akuntan bayaran
Aku pembunuh bayaran.
Turunkan pistolmu.
Atau aku teriak!
Layanan kamar!
Ada orang?
Ada orang?
Ada orang?
Mungkin tidur
Nona, bisa aku bantu?
Tn. Nornen ada?
Oh dia tidur, silakan masuk.
Terima kasih.
Richard
Richard!
Kau pasti lupa makan malam kita?
Richard!
Cepat!
Tolong cepat!
C.I.D., ada pembunuhan!
Tunggu!
Nona, kau memanggilku?
Berapa banyak pelayan di sini?
Aku kurang pasti.
Coba dihitung!
Sekitar 100 orang.
Kumpulkan semua
Setengah setengah, ini punyamu.
Poundsterlingnya 9.
Bukan 9, tapi 11.
Kau mau?
Tidak, aku tak suka uang asing.
Ini milik bersama
Ini tak berguna, buang saja.
Simpan untuk Panadol, berguna untuknya!
Justru itu mau kubuang
Jangan pelit, dia teman kita juga.
Ayo senang-senang, mumpung ada duit.
Tidak, kita ke rumahnya dulu.
Siapa?
Surat untuk blok C lantai 18.
Surat?
Buka pintu!
Mana bisa, kau pegang kepalaku.
Lepaskan dulu!
Baik.
Terima kasih.
Kau pikir aku bodoh.
Kau yang bodoh melepasku.
Dasar idiot.
Aku punya mainan seperti ini!
Aku kembalikan!
Mau membuatku takut!
Mau lari kemana?
Jangan tarik-tarik.
Seharusnya lebih tinggi lagi.
Bangun, kau mau kabur?
Aku sudah banyak membantumu
Kenapa kalian malah kasar padaku
Omong kosong!
Lihat KTP palsu ini
Jangan menuduh, KTP-nya tidak begini saat kuberikan
Jangan bercanda!
Bagaimana caramu membuat KTP?
Semua wajah terpantul cahaya
Selain itu pistol ini harganya $2,000 lebih buruk dari pistol mainan
Mudah sekali dikenali.
Kurasa tidak meskipun ini palsu.
Ini persis aslinya
Omong kosong, Bandingkan dengan yang asli.
Sangat mirip!
Jangan bergerak.
Merapat ke tembok!
Kalian bertiga, Jangan melawan atau kutembak
Maksudku, jika kau berakting sepertiku
Tak ada yang tahu kau pegang pistol palsu
Aku campur pistol asli dan palsu
Apa kalian bisa membedakannya
Lihat baik-baik.
Dia pilih yang palsu.
Ini asli.
Kurasa kepalamu juga palsu.
Tidak, ini asli.
Aku tembak saja, biar kalian tahu.
Berdiri!
Jangan pukul.
Seperti suara Panadol.
Siapa lagi, ayo tolong dia!
Baik, PC.1234
Tangkap penjahatnya!
Siap Pak!
Berhenti, ada polisi.
Bagaimana ini?
Lewat sana!
Pak! pasukan siap.
Dia takkan kabur.
Baik, siap menyergap!
Siap Pak!
Sergap!
Minggir!
Biar aku dulu karena aku lambat.
Kau sudah menipu kami, bisnismu tamat.
Kalian turun lama sekali, Selamat tinggal!
Aku bantu biar cepat sampai.
Kau ini mencari masalah saja.
Untung kami lekas datang.
Tapi kau mengusir pelangganku, aku mau bisnis apa lagi?
Apa kubilang, jangan kasihan dia.
Tidak bersyukur sudah ditolong
Penipu seperti dia, biar saja mati.
Kau bilang apa? kau juga pencuri.
Tapi kami masih punya hati.
Jauh lebih baik dari kerjaanmu.
Sudah, jangan bertengkar
Apa tidak capek bertengkar terus?
Siapa suruh minum birku?
Kenapa kau pelit sekali?
Jangan kau ambil barang-barangku
Bisa tidak ribut?
Dia yang mulai.
Baik ini salahku.
Kenapa lehermu?
Sakit
Makanya jangan diputar.
Aku cari pistol asli
Asli palsu sama saja
Butuh waktu 2 bulan setelah kau putar
Baik!
Masukan pistol itu dalam peti.
Kau cari masalah terus!
Kau selalu berbuat yang aneh-aneh
Keluarkan brankas cepat.
Masing-masing $2,000!
Kapan kita membeli rumah untuk guru?
Kau mau berhemat?
Tunggu, aku cek dulu keasliannya.
Untung aku cek dulu.
Kau keterlaluan
Sembarangan, ini pasti keliru
Aku tak pernah curang padanya hingga aku mati.
Kau sungguh tega
Aku benci orang sepertimu, dasar binatang.
Binatang?
Pergi sana, aku bukan manusia!
Aku memang tega, pergi sana!
Dia yang mengusirku, aku pergi!
Sudah 20 tahun, kalian ribut terus.
Aku bosan mendamaikan kalian
Aku sudah benar-benar muak.
Dengar.
Aku yang keluar, lanjutkan pertengkaranmu
Jangan marah, kami hanya bercanda.
Benar, kami sudah biasa sejak kecil.
Jangan emosi.
Itu alasan kalian.
Aku tidak peduli.
Ayo kita keluar makan.
Bagus!
Amankan brankasnya.
Awas kau.
Apa pasport ini berguna untukmu?
Tentu saja.
Aku sudah siap makan malam.
Ayo!
Apa negatifnya hilang?
Ketua, bukan berarti ada pada polisi.
Aku yakin bisa ditemukan.
Kau harus cari sampai dapat.
Jika negatif itu tidak ditemukan
Bisnisku bisa kacau
Aku jamin orang itu takkan lari.
Aku selalu percaya denganmu
Bu, hasil otopsi Tn. Richard sudah keluar
Bukan bunuh diri 'kan?
Tidak ada bukti yang menunjukan perlawanan korban
Kematiannya disebabkan peluru 4,5 mm.
Menembus dari rahang atas ke otak
Ada petunjuk penting
Ini pasti dilakukan oleh pembunuh profesional.
Apa kau tahu ada berapa pembunuhnya?
Aku tidak tahu!
Aku juga!
Tapi aku tahu, kenapa kau tidak dipromosikan.
Kenapa?
Bodoh!
Itu kenapa dia belum kupecat.
Pak Wong, anda juga belum promosi
Jangan ketawa!
Hasil otopsi Richard Nornen sudah ada?
Sudah! Pak Wong, apa kita yang menangani kasus ini?
Bisa ya bisa tidak.
Richard bekerja pada Biro Kejahatan Komersil Kerajaan Inggris.
Dia ke Hong Kong untuk berlibur.
Bahkan, dia akan menyelidiki kasus Tin
Dia mungkin sudah mendapatkan bukti
Makanya dia dibunuh.
Agen dari London akan tangani kasus ini.
Dan kau harus membantunya
Itu artinya ibu jadi bawahannya
Tutup mulutmu.
Siapa?
Tunggu, siapa?
Dasar tukang koran iseng
Kau bicara apa?
Tidak ada, aku bicara sendiri.
Tidak usah melotot.
Dasar gila.
Aspirin
Aspirin
Aku di sini.
Kenapa tidur di sofa?
Bangun, baca!
Jangan ganggu aku, bacakan saja.
Seorang turis ditemukan terbunuh di hotel
Itu hotel tempat kita mencuri.
Paspor yang kita berikan ke Panadol itu milik korban
Lihat!
Apa masalahnya?
Bagaimana jika Panadol menjual paspor itu
Lalu pembeli itu ditangkap, lalu mengaku itu dari Panadol
Lalu Panadol bilang paspor dari kita
Mungkin aku terlalu khawatir
Tepat sekali
Biar aman kita temui Panadol.
Dia menunggu kita di tempat Guru.
Dia datang!
Jantungku berdetak kencang.
Beri minyak angin.
Jantungku lemah.
Dia datang.
Tenang, masuklah!
Mantap!
Dapat!
Jangan!
Jangan diambil!
Ayam itu pesanan Kepala Panti
Kalian tidak boleh makan yang berminyak
Muntahkan itu!
Ambil ayam itu!
Mulai sekarang, aku yang urus mereka.
Kami datang!
Lihat!
Apa itu?
Biskuit
Buah
Air
Air?
Ya air keras untuk guru!
Air keras?
Air suling khusus?
Waktu kalian hanya 30 menit
Tutup pintunya!
Guru imi buah untukmu.
Buah!
Guru coba cium!
Arak? Bagus!
Ada lagi!
Jantungku kumat / Tenang, jangan terburu-buru!
Ayo
Guru, ada yang ingin kita bicarakan
Aku tahu.
Tak mungkin kalian repot-repot kesini
Guru jangan salah sangka!
Kami selalu mengingatmu.
Kami menabung untuk membelikanmu rumah.
Benar
Bagus, tapi setelah aku mati siapa pemilik rumah itu?
Tentu saja milik kami.
Itu rumah kalian meski aku hidup.
Baiklah lekas cerita, tembok di sini punya telinga!
Silakan kami tidak mendengar
Kau bilang apa?
Berisik!
Guru, begini..
Apa?
Kau dalam masalah
Jika 40 tahun lalu, aku masa' bodoh
Jika 20 tahun lalu, aku akan kabur
Tapi sekarang, satu-satunya cara adalah "gigit".
Maksudmu gigit balik?
Benar
Guru, bagaimana kalau gagal?
Dia melawan atau ditangkap, dan mengaku paspor itu dari aku.
Berarti aku mengakui 2 temanku
Artinya kalian dipenjara
Ya
Penjara lebih baik daripada dibunuh
Benar sekali, kenapa tidak terpikirkan?
Jangan menunda-nunda, Ada telepon di luar.
Kenapa tidak lekas menelpon
Cepat telepon!
Cepat!
Halo, aku mau melapor
Bu, telepon di jalur 1.
Ada yang menggunakan paspor Richard Nomen untuk kabur, bye
Suruh anggota menuju bandara
Siap, bu!
Dua orang di pintu, yang lain ikut aku.
Siap!
Permisi
Aku dari Kepolisian
Tolong cek penumpang berpaspor UK No.E117765, apa sudah cek-in?
Tunggu sebentar!
Dia sudah cek-in!
Pesawatnya terbang setengah jam lagi.
Terima kasih!
Ikut aku!
Tolong lepas kaca matamu
CID, tolong ikut aku!
Jangan bergerak!
Jangan tembak!
Jangan lari!
Jangan lari!
Jangan lari!
Berhenti!
Jangan lari, berhenti!
Jangan!
Mundur atau kubunuh dia
Mundur!
Jangan bergerak!
Bawa dia!
Siap, bu!
Cewek bule itu lincah sekali
Benar, tapi dia tidak cantik
Cewek seperti dia hanya kelas 3 di klub malam.
Silakan!
Terima kasih!
Terima kasih banyak!
Dia bisa bahasa kanton.
Kalian terlalu banyak omong!
Maaf mereka tidak sopan
Aku paham
Tapi aku meragukan kemampuan mereka
Dia bahkan bisa gunakan itu untuk marahi kita
Nona, tunggu!
Ada apa?
Sebagai anggota Kepolisian Hongkong
Aku menuduhmu berkelahi di bandara
Mari ikut aku ke kantor.
Apa perlu?
Ya, maksudku sangat perlu.
Carrie!
Hai, Bos!
Maaf aku telat.
Ada harus kukerjakan.
Aku tahu.
Jadi dia orangnya?
Kalian belum kenalan?
Aku tahu, dia Inspektur Senior Ng.
Aku juga tahu.
Kau Inspektur Senior dari Scotland Yard.
Nona Carrie Morris, 'kan?
Sudah-sudah, Kalian nanti akan bekerjasama.
Inspektur Ng.
Apa kau selalu buat keributan?
Tentu tidak
Keributan ini terjadi setelah kau datang
Berani sekali kau melawan polisi.
Aku salut keberanianmu.
Darimana kau dapat paspor ini?
Cepat katakan
Jap...!
Biar kutanyai dia!
Baik, bu!
Percuma saja
Aku takkan bicara.
Sangat setia kawan
Apa kau tak tahu temanmu yang melaporkanmu
Katakan sebenarnya dan balas dia
Tidak mungkin, aku siap dipenjara.
Aku tidak percaya
Kau pasti mengadu domba
Sebaiknya kau ceritakan saja sejujurnya
Aku tidak peduli meski dipenjara 10 tahun
Setelah bebas, aku akan mencarinya
Kau akan tahu siapa dia setelah itu
Jangan keras kepala!
Pikirkan dulu sebelum memutuskan
Jangan buang waktu, aku takkan cerita
Kau tenang sekali.
Kita dibayar sebagai polisi
Bukan guru TK.
Dengan caramu aku yakin dia takkan mengaku
Kau yakin bisa membuatnya mengaku
Aku tidak jamin
Tapi karena caramu tidak berhasil
Kenapa tidak pakai caraku.
Baik, lakukan dengan caramu
Baik
Kau melepas borgolku untuk berkelahi?
Tentu tidak, kau bukan lawanku
Kau sudah kalah
Buat apa mengalahkanmu lagi.
Kau kasar sekali, tak ada yang mau menikahimu
Apa kau bilang?
Aku tidak percaya keajaiban
Tapi aku bisa membuatmu mengaku
Cepat atau lambat kau akan mengaku.
Kau takkan kukerasi jika mengaku.
Kurasa kau takkan berani memukul!
Oya?
Jangan main kasar, aku mau pemeriksaan medis.
Periksaan medis?
Kalau mau periksa medis, kau harus kuhajar
Apa yang terjadi?
Tidak tahu, orang itu dipukuli.
Dia bisa mati cepat atau lambat
Coba kita lihat!
Bu dia sekarat, cukup!
Jika caramu itu berhasil, kami sudah melakukannya.
Cara lembutmu juga tidak berhasil.
Pak, aku butuh medis!
Enak saja, harusnya kau lekas mengaku.
Bu, lukanya parah.
Baik, bawa ke rumah sakit
Sial sekali ditangkap di bandara
Ada yang melaporkannya.
Siapa?
Orang yang memberinya paspor.
Ban bocor!
Turun bantu aku.
Jangan lari!
Jangan lari!
Tangkap dia!
Biro Kejahatan Serius
Apa? melepasnya?
Ide siapa?
Ideku.
Melepasnya tanpa konsultasi dulu
Apa kau tahu akibatnya?
Dia mungkin saja pembunuh itu
Sekarang malah kau lepaskan
Kau harus bertanggung jawab
Aku tahu yang kulakukan.
Tidak perlu ingatkan aku.
Aku akan tangkap dia kembali.
Dia kami ikuti, kami akan dapatkan petunjuk.
Tunggu saja!
Menangani kasus bukan seperti ini
Kau harus gunakan otakmu
Bu, langkah pertama beres
Lanjut ke langkah kedua.
Aku tahu kau lari
Semua sudah kusiapkan.
Uang, tiket, paspor
Yang aku mau Surat Kematianmu
Selamat tinggal!
Buntu?
Kena!
Ibu belum datang?
Telpon dia!
Mati kau!
Pergi!
Sialan, kau lapor aku ke polisi?
Bukan aku
Jangan bohong
Benar, aku bersumpah!
Jika benar aku jatuh dan mati.
Bai, matilah!
Tidak tolong!
Kau membuatku takut!
Kau tahu akibatnya sekrang?
Kau takkan membunuhku.
Kau hanya bercanda.
Aku serius.
Tolong!
Bu
Jangan bergerak, lepaskan dia!
Jika kulepas dia akan jatuh
Tenang, jangan ikuti perintahnya
Tarik aku.
Lepaskan atau kutembak!
Oh! jangan!
Kau takkan menembak
Tolong!
Diam, kau sudah di tanah.
Leherku!
Apa ini? Bau sekali
Itu air bekas pel
Kalian jorok menyiramku dengan air kotor
Meski aku baru di Kepolisian Hongkong ini
Aku sudah dapat nama panggilan
Kau lagi?
Cewek Bule!
Kok kamu tahu?
Polisi di sini tidak kreatif
Benar sekali.
Bukan urusanmu, ikut aku!
Kali ini mereka sedikit kreatif
Panggilanku sekarang "Cewek Bule Jahat"
Cewek Bule Jahat?
Kurasa tidak, tubuhmu bagus!
Oh Tuhan...!
Aku tidak suka orang banyak omong.
kooperatiflah jika kau pintar
Tapi aku bodoh.
Aku takkan koopertatif dengan polisi
Kurasa kau minta dikerasi
Kekerasan tidak memberimu petunjuk
Benar, memukul tanpa sebab
Marah-marah karena datang bulan
Biar aku interogasi dia.
Silakan saja.
Nona, kau sopan dan cantik.
Jangan bicara gombal
Siapa yang memberimu paspor?
Lihat baik-baik, jangan asal.
Ya, aku lihat baik-baik.
Bisa kau sebutkan ciri-cirinya?
Yang satu gaya rambutnya rapi
Yang satunya tinggi besar
Dua orang?
Sial, bukan begitu maksudku!
Yang satu hidung besar mulut kecil, Yang satunya matanya sipit.
Nona, ada yang bisa kubantu?
Maksudku bukan 2 orang ini.
Gary / Siap, bu!
Perbanyak foto ini
Jangan!
Tahan dia selama 48 jam
Jangan tahan aku!
Bos, kau tinggal suruh aku kubunuh bajingan itu.
Tenang, jangan ganggu mereka.
Mereka menghinaku!
Simpanan 10 juta, 1/10 adalah milik kita
Tapi mereka jual ke French tanpa izin kita.
Meskipun opium itu ada di tangan kita
Banyak yang harus dilakukan sebelum dijual
Dulu kita harus mengambil resiko
Sekarang kita sudah kuat, jangan ambil resiko.
Tak perlu balik ke desa.
Ikuti aku saja, aku buat kau senang
Aku sekarang banyak bisnis lain.
Bos, kasus akuntan itu belum ditutup.
Aku tahu, tapi polisi belum cukup bukti.
Bukan masalah, Willie bisa bereskan
Jangan khawatir.
Bos aku takkan mengecewakan.
Willie!
Apa kabar?
Kau butuh bantuanku?
Tidak, sudah aku temukan, namanya Aspirin
Temannya bernama Strepsil.
Mereka sering bermain bilyar
Kau harus bereskan mereka secepatnya.
Jika negatif film itu jatuh ke tangan polisi
Kita dalam masalah.
Jangan takut, keberuntungan menaungimu
Tentu saja keberuntungan menaungiku
Asal kalian berdua di sampingku
Aku merasa aman.
Kau hebat.
Bagus, target kita datang!
Yang mana?
Lihat di belakang!
Meja ini penuh debu
Ambilkan penghisap debu!
Maaf saja!
Kenapa tidak salahkan lantainya?
Gendut!
Ada yang bisa kubantu?
Mereka kurang senang, coba tanya apa mau mereka
Baik
Maksudmu dua orang kucel ini?
Jelaskan pada mereka
Kami di sini untuk bertanding
Tapi bukan anda, anda tidak berkualitas
Pergi jangan ganggu bosku.
Apa kau tahu pemain hebat di sini?
Benar, kami mencari pemain hebat
Tapi kami belum menemukan lawan hebat
Sebaiknya simpan saja uangmu.
Uangmu yang akan pindah di dompetku
Jadi tidak perlu disimpan, iyakan?
Benar.
Gendut, atur bolanya.
$1,000 untuk satu pukulan
Ambilkan stik!
Jangan lama-lama, kalahkan orang itu
Aku pesan bir.
Jangan terlalu nampak, mengalah sedikit.
Pasti
Pukulan pertama, aku mulai duluan.
Kau ini bagaimana? tidak menginfokan ada target yang bagus
Hampir saja dia lewat!
Sebaiknya pulang saja, Strepsil
Apa maksudmu?
Aku tak berhak menghentikan rezeki orang
Lihat rekamannya agar kau tahu.
Sial
Permisi! Bagaimana ini?
Dia juara, jangan main dengannya.
Aku bahkan belum bermain.
147 pukulan, artinya $147,000.
Matematikamu sangat bagus.
Bagaimana sekarang?
Seperti biasa!
Baik!
$147,000, 'kan?
Ya
Mau rokok?
Aku hanya mau uang!
Tn. Kwok, anda memang juara
Pantas anda menang.
Aku tahu taruhan ini tidak berarti bagimu
Tolong lupakan saja uang taruhan kami.
Aspirin, ayo pulang!
Silakan!
Kurang ajar.
Kita bermain lagi kapan-kapan.
Saranku diam di tempatmu.
Jangan menantang jika tak punya uang.
Beri mereka pelajaran!
Minggir!
Kau dengar apa bos ku bilang?
Kita tidak akan bisa lolos
Kita lari ke toilet
Untuk apa?
Kabur lewat toilet.
Diam, larilah kalau bisa.
Di mana Aspirin dan Strepsil?
Di apotek.
Kakak, aku Aspirin.
Aku Strepsil.
Urusan kita sebentar
Hajar mereka!
Ayo lari!
Awas!
Lari!
Dia temanmu?
Kau yang memanggilnya "Kakak"
Aku tidak kenal dia.
Dia sepertinya jahat
Kurasa juga begitu.
Panjat
Tarik
Masuk ke dalam.
Pernah lihat 2 oarang ini?
Tidak pernah.
Aku hanya ingat yang cantik-cantik.
Aku tidak tertarik dengan laki-laki
Bangsat, berani kau tidak sopan dengan kami.
Pernah lihat mereka?
Tidak pernah
Ya
Baik, kapan kau lihat mereka?
Baru saja!
Baru saja?
Kalau tidak salah, mereka baru lewat.
Tunggu!
Mereka sepertinya mencari seseorang.
Ingat, apa kau punya musuh?
Aku ingat.
Siapa?
Pasti orang yang kita curi
Maksudmu balas dendam
Siapa lagi?
Untuk apa dia mengejar kita.
Kau payah, mencuri dari orang seperti itu
Mana aku tahu, namanya tidak tertulis
Cukup!
Dia tak menemukan kita, ayo pesan minum / Tidak.
Pelayan!
Jangan teriak.
Teriak atau aku bunuh.
Ikut aku ke toilet.
Ikuti mereka.
Bang, pelan-pelan.
Masuk.
Bukan urusanmu, keluar.
Ini juga bukan urusan kita!
Serahkan barang itu cepat!
Aku tidak tahu barang apa maksudmu
Jangan mengelak, dimana paspor itu?
Aku tidak tahu
Katakan atau tamat riwayatmu.
Jangan bergerak, CID!
Lari
Tunggu, ganjal pakai sofa
Tutup tirai.
Jangan takut
Kau mengagetkanku
Aku tidak sengaja.
Kau mau apa?
Bantu aku, bagaimana jika dia kesini?
Jika dia kesini, dia takkan bisa masuk.
Benar, aku akui nyalimu.
Tidak ada gunanya panik.
Panik?
Aku mau coba filternya
Omong kosong!
Aspirin, coba angkat.
Sop Sodara ada?
Salah sambung!
Panik berlebihan bisa mati. Ada tempat lebih aman?
Ya, kau mau ikut? / Ya!
Ayo pergi!
Rejeki!
Bagus, aku capai target hari ini
Kau sedang apa?
Pak, apa matamu rabun?
Aku yang sudah duluan di sini
Menurut peraturan Hongkong.
Tidak bisa memberikan 2 tilang pada 1 mobil
Setuju, ini hanya 1 kok!
Bagaimana ini? Batal?
Benar sekali
Tidak bisa, aku menunggu di sini sejak sore
Kau main asal serobot
Pak, tugas kita berbeda.
Tugasmu menangkap penjual asongan, pencuri, perampok, gelandangan.
Dan lain-lain, dan lain-lain
Kau pikir aku sebagai polisi tidak bisa menilang?
Kalau begitu kita berkonfrontasi
Bukan konfrontasi, tapi konflik.
Terserah kau mau bilang apa, Hanya ada satu solusi.
Apa? Kau mau memukulku?
Kau berani memukulku?
Kutuntut kau jika berani menyentuhku
Kau berani menyerang polisi?
Ayo!
Ayo pukul aku!
Kalau berani pukul aku
Kau pukul aku dulu!
Ayo!
Pukul aku dulu! / Pukul aku dulu!
Ada apa?
Bukan urusanmu.
Pak, kami ingin membantu polisi.
Benar! Sebagai masyarakat tugas kami membantu polisi
Lakukan tugasmu, pukul dia!
Aku juga petugas berseragam
Aku Pamong Praja, memukulku adalah kejahatan serius.
Jangan takut, dia hanya menggertak.
Jika memukulku, kalian dipenjara.
Jangan lari, pukul dia!
Pak, boleh kutilang?
Ayo jalan.
Pak, ada apa?
Kau lihat sendiri, 1 melawan 2.
Pak, aku salut keberanianmu.
Kita dibayar lakukan ini.
Kasus langka!
Aku tidak percaya kau bisa menang
Kau!
Mereka sangat perhatian padamu.
Diam, ayo masuk!
Pak!
Lama tak jumpa.
Menangkap orang?
Urus mereka!
Apa kesalahannya?
Kenakan mereka pasal pelanggaran ketertiban umum
Kencing di jalan?
Berbuat asusila?
Ceritakan pada mereka!
Apa tuduhannya?
Bilang saja kami yang memukulmu
Apa? memukul polisi!
Pao, jangan pakai kekerasan.
Bu, kau bertugas di sini?
Oh, kalian lagi!
Ya, kami menyerang polisi
Penjarakan kami
Pak bagaimana? perlu dokter?
Tidak usah, aku baik saja.
Kalau begitu, bebaskan mereka!
Bebaskan?
Kau tak apa-apa, maafkan saja mereka.
Bebaskan?
Bu, kami menyerang polisi.
Dia sudah memaafkan, kalian boleh pergi.
Ini akan sangat berbahaya.
Aku tidak mengerti apa yang berbahaya
Maksudku kami dalam bahaya.
Dengan polisi saja kalian tidak takut?
Pergilah sekarang.
Ayo pergi.
Kau benar mau pergi?
Apa lagi? Kita dibebaskan.
Kita coba buat kejahatan lagi
Apa?
Telanjangi ibu itu.
Tidak.
Kau mau dibunuh penjahat itu?
Haruskah kita telanjangi? / Tak ada pilihan.
Kenapa belum pergi?
Bu, ada yang ingin kami katakan.
Apa itu?
Pembunuh itu akan mengintai jika kita di luar seperti ini.
Bukan jadi umpan yang kutakutkan Tapi mereka gagal melindungi kita
Itu juga yang kutakutkan.
Ini semua gara-gara kamu, menyerang ibu itu juga idemu.
Kau mau kerjai mereka?
Tentu, apa kali ini berhasil? / Pasti.
Kalian mau kemana?
Ke tempat bagus / Benar
Masuk!
Kebetulan sekali
Taruh bolanya.
Kau yang suruh.
Masuk.. masuk..masuk!
Ini kacau, jangan dihitung / Tidak bisa.
Biarkan mereka bermain, kita pergi saja!
Baik, ayo!
Berani sekali kalian kesini lagi
Berani? Apa kau takut?
Letakkan stikmu.
Mereka pergi!
Diam.
Siapa yang pergi?
Polisi itu
Itu artinya kita dalam masalah.
Bu, ada tamu!
Suruh masuk
Masuk!
Kalian kenapa?
Masuklah.
Kalian meninggalkan kami, kami hancur seperti ini.
Kami ingin pembunuh itu keluar, bukan buat masalah baru.
Pembunuh itu muncul sekali di bilyar itu.
Kalian jangan ke bilyar itu lagi kami tidak bisa melindungi.
Berarti kami bisa mati.
Bu penjarakan saja kami!
Penjara bukanlah solusi, solusinya adalah bantu kami.
Serahkan semua barang curianmu pada kami
Kami akan mencari petunjuk, dengan begitu kalian bisa tenang.
Bu, kami tidak mengerti maksudmu.
Mungkin Panadol tahu tentang ini
Kalian kenal Panadol?
Ya, itu kenapa kami tahu kalian.
Jadi Panadol yang melibatkan kita
Tak mungkin Panadol berkhianat Kita kesini datang sendiri
Kenapa kau selalu membelanya?
Kita mengenalnya sejak kecil.
Kenapa kalian tidak bertanya saja padanya?
Siapa?
Pemeriksaan polisi!
Tidak ada orang!
Panadol, ini Aspirin, buka!
Kalau bohong, tidak kubukakan pintu.
Jariku berdarah.
Aspirin, kau mengagetkan saja.
Jangan halangi!
Kau mau apa?
Ada apa ini?
Kau tidak lihat ini?
Hentikan, atau kupukul kau!
Minggir, kuhajar kau jika dapat.
Duduk dulu, aku bicara dengannya.
Silakan, dia pasti mengelak
Ingat paspor itu? Apa ada sesuatu di dalamnya?
Sebenarnya ada apa ini?
Apa kubilang dia pasti mengelak. pasti sudah ditelannya
Apa? Diam kau
Diam? aku takkan diam.
Kau pikir aku tidak berani?
Panadol!
Aspirin dan aku diincar penjahat, berkaitan dengan paspor itu
Kau tidak lihat sesuatu?
Tidak ada!
Dia takkan mengaku!
Ini semua karena paspor darimu
Aku hampir mati ditahan 48 jam di Polda
Polisi memaksaku mengaku
Minggir
Jadi kamu yang mengaku pada polisi
Aku tidak mengaku
Jika mau berkhianat, aku bisa membunuhmu dengan cara ini
Jangan emosi, taruh pisaunya
Jika kau butuh uang
Dimana kau jual paspor itu? aku beli kembali.
Ini penting sekali, oke?
Kau bahkan tak percaya aku.
Pergi kau!
Aku takkan pergi sampai dapat.
Tenang!
Aku tidak mengerti ini semua
Jangan pernah beri aku KTP atau paspor lagi.
Ini akhir persahabatan kita.
Aku benci tidak dipercaya orang lain
Pergi sana, aku banyak kerjaan.
Mungkin dia benar.
Berarti aku salah?
Dia itu licik, aku tidak bodoh.
Pergi atau kusiram!
Coba saja!
Baiklah, kami pergi.
Tunggu dulu.
Kenapa lagi?
Lihat ke tembok.
Apa ini?
Ini seperti surat kontrak.
Apa itu?
Minggir, kau tak bisa baca
Panadol, apa ini?
Kita akan kaya!
Kaya?
Kau bercanda?
Ini serius!
Jika kita serahkan ini ke polisi perusahaan Tin akan bangkrut
Kenapa?
Ini negatif film kontrak palsu
Pantas kita mau dibunuh.
Lalu apa hubungannya menjadi kaya?
Jika mereka tahu ini ada pada kita
Bayangkan mereka akan bayar berapa?
Berapa saja.
Tidak, jangan macam-macam.
Serahkan itu pada polisi!
Siapa yang dapat?
Di sini.
Tunjukkan.
Lihat tangan Panadol dulu
Tunggu.
Aku ke toilet dulu.
Strepsil, tak bisakah kau lebih fleksibel?
Ini adalah kesempatan emas.
Bukan untukku, tapi untuk guru.
Tidak, kita jangan ambil resiko.
Berikan itu.
Kita ambil suara dulu.
Tanya Panadol dulu.
Setuju!
Setuju apa?
Setuju negatif film itu diserahkan ke polisi.
Kalau begitu jangan sampai kena masalah.
Jangan takut, kita sewa pengacara.
Pengacara sama saja dengan rentenir
Kita tidak mampu bayar.
Jangan ribut lagi, aku tdak mau khawatir
Aku kunjungi guru dulu.
Kalian saling memahami saja.
Kami dulu sering ribut tapi sekarang baikan
Syukurlah kalau begitu, jangan ribut lagi.
Ternyata tidak sulit berkomunikasi denganmu
Jangan salah, aku tidak sulit
Yang penting dapat duit.
Mana filmnya?
Bu, aku tidak keberatan dipenjara tapi guruku sudah tua dan rentah
Dia diabetes, jantung lemah.
Jangan bohong, aku tahu latar belakangmu
Gurumu sehat saja, dia bahkan menggodaku
Bu, bukan begitu
Aku tahu, jangan khawatir. aku pun tak berniat memenjarakanmu
Warga yang baik bekerja sama dengan polisi
Kami hargai warga yang seperti itu
Tapi aku ada pertanyaan
Apa itu?
Jika negatif filmnya kuserahkan.
Imbalan apa...!
Apa? Kau minta imbalan?
Tidak, aku permisi dulu.
Kalian cari apa?
Kami dari kepolisian
Tunggu!
Tn. Tin, dengar.
Kami hendak menangkapmu.
Bersembunyi dulu!
Baik
Apakah anda Tn. Tin?
Ya, ada apa?
Kami mencurigai anda terkait kontrak palsu
Berkaitan dengan bisnis pemukiman ilegal
Kontrak palsu? Ada bukti?
Bukti? Ada di persidangan nanti.
Bos, ada telpon!
Halo?
Jangan begitu
Ini Tsui, jangan panik
Bukti di tangan polisi itu palsu
Santai saja, nanti kuhubungi lagi.
Siapkan saja uangnya, dah!
Aku harus bagaimana?
Tidak usah ucapkan apapun
Semua ucapanmu bisa memberatkanmu di pengadilan.
Kalau kalian tidak punya bukti
Pengacaraku akan menuntut balik.
Omong kosong.
Maaf Tn. Tin, silakan ikut kami.
Bos!
Selamat datang di C.I.D yang megah dan menawan.
Sayangnya buktimu
Tidak kuat.
Jangan berdiri saja
Lepaskan dia!
Pak. Wong.
Ada apa dengan kalian?
Laporan dulu sebelum menangkap!
Tn. Tin akan menuntut balik kita.
Karena mereka bawahanmu
Kenapa kau tidak tahu kinerjanya?
Jangan sombong, tunggu kami dapatkan bukti.
dan kalian...
Kau mau memerasku? Aku tuntut kau lagi.
Aku tak suka mempermalukan perempuan
Terutama anggota C.I.D yang tangguh.
Meski aku marah, aku harus tetap hormat.
Tapi, harus ada yang minta maaf 'kan?
Tn. Tin, aku minta maaf!
Lain kali jangan gegabah.
Kembalilah masak di dapur.
Aku takkan buat salah lagi, Tunggu saja pembalasanku.
Pak Wong, kau dengar? Dia kasar sekali.
Meskipun bosku terima, aku tidak terima.
Kau akan kutuntut.
Silakan, waktumu tidak banyak.
Aku masih punya banyak waktu.
Ini ada 2 tiket, Aku tidak bisa apa-apa.
Kita semua tahu siapa Tn. Tin.
Kau silakan pulang dan kau juga.
Aku ambil alih kasus ini.
Pak Wong, aku tidak terima.
Kau mau apa?
Biar aku berhenti, aku pakai caraku sendiri
Perlu kuulang dalam bahasa Inggris?
Masuklah
Siapa bosnya? aku mau bicara.
Itu dia.
Silakan duduk
Bagaimana kami dapatkan film itu kembali?
Kenapa tidak tawari aku Brandy atau Wiski?
Mad-Dog!
Kau mau Brandy atau Wiski?
Tidak keduanya.
Lalu kau mau apa?
Kau senang dengan pelayananku?
Menurutmu aku terlalu keras?
Kau?
Tidak juga.
Begitu?
Kamu sangat keras.
Jika aku punya 4 kartu As, sulit bagimu untuk menang.
Itu tergantung permainannya apa.
Jika ini permainan Black Jack, kau hanya dapat 14 poin
Kau kalah dengan mudah.
Aku lebih suka main Show Hand
Kurasa kau tidak keberatan
Tidak masalah, aku belum pernah kalah.
Kau setuju.
Nah, kuhargai film $10 M.
$10M? Apa kau tidak berpikir cara menghitung uang sebanyak itu?
Jangan buang-buang waktu
Aku akan pergi dalam waktu 3 menit
Suruh anjingmu tidak menggigit!
Aku takut anjing
Lagipula
Barang itu hilang jika aku tak selamat.
Sebelum aku lupa.
Temanku itu sangat peka
Jika aku tidak kembali
Dia akan serahkan film itu ke polisi.
Dia teman yang sangat setia.
Orang yang hidup dari pelacuran, sogok, pencurian.
Penculikan, judi dan narkoba.
Hanya mengenal kata "uang".
Kau dan temanmu salah satunya.
Aku akan cari temanmu setelah ini.
Biarkan saja dia melapor ke polisi.
Kau mau bermain High Low?
Temanku lapor, karirmu tamat.
Ini namanya High Low!
Jika aku pasang "Tinggi", dia tak akan pasang "Rendah".
Dimana temanmu?
Bungaku hilang mengisi relung hati
Aspirin sialan, lupa kunci lagi.
Apa susahnya bawa kunci!
Darimana saja kau? Kenapa tidak menelpon?
Menelpon apa susahnya?
Tunggu dulu
Aku telanjang
Kenapa kau beri kami film yang palsu?
Palsu? Tidak mungkin.
Strepsil, bekerjasamalah
Berikan kami film yang asli
Atau kau dan Aspirin dalam masalah.
Apa film itu palsu?
Dia pasti dipengaruhi Panadol.
Tunggu, aku pakai celana dulu.
Kesabaranku ada batasnya
Kubunuh kau kalau terus bohong.
Aku tidak takut
Serahkan uangnya dan lepaskan temanku
Baik, aku berikan uang dan lepaskan temanmu
Dimana filmnya?
Kau bisa jamin itu semua?
Jamin apa?
Baik, aku berjanji!
Demi Tuhan?
Dimana?
Ada di sana!
Kau permainkan aku?
Di dalam payudara itu.
Ini bukan palsu lagi?
Palsu? Aku sudah mau mati
Telpon bosmu, serahkan uang dan lepaskan temanku
Lepaskan?
Biar kau tahu siapa aku.
Aku selalu membunuh siapa saja yang kumau, termasuk kau.
Arahkan dengan tepat
Jangan takut, tidak akan meleset.
Panadol!
Jangan pura-pura!
Kau masih bisa menahan satu peluru lagi.
Aku tidak takut ditembak
Aku punya kebiasaan berbohong
Jika kau bawa film itu, kau dimarahi bosmu.
Dimana film yang asli?
Sudah terlambat.
Panadol!
Awas!
Jangan bergerak.
Sudah kubilang jangan macam-macam.
Aspirin kini ditangkap dan kau ditembak.
Aku bilang apa pada Guru?
Bertahanlah, aku bawa ke RS!
Tidak usah, sudah terlambat!
Tolong Aspirin dulu.
Film yang kuberi padanya itu palsu
Yang asli ada di brankas tabungan.
Lekas selamatkan Aspirin.
Diamlah, kau harus ke UGD
Dia bagaimana?
Jangan halangi, dia harus ke UGD
Strepsil, dia sudah meninggal
Meninggal? Panadol meninggal!
Panadol... bangunlah
Panadol, kau dengar?
Sadarlah!
Sudahlah, dia sudah meninggal!
Berikan filmnya
Selebihnya biar kami yang urus.
Ini gara-gara kamu.
Aku bunuh kau
Jangan
Minggir atau kutembak.
Kau mau apa?
Minggir!
Cari siapa?
Bosmu yang memanggilku
Jangan bergerak, panggil bosmu, cepat!
Jangan mendekat atau kuledakkan.
Cepat panggilkan!
Jangan bergerak!
Mana bosmu?
Kamu rupanya, dicari-cari sekarang malah datang sendiri!
Jangan banyak omong, lepaskan temanku!
Tidak masalah!
Serahkan filmnya, baru kulepaskan temanmu
Ada dalam kotak, jangan macam-macam! atau kita mati semua
Kau tahu gunakan granat itu?
Awas!
Itu palsu!
Mundur atau kutembak.
Aku tidak takut.
Tidak berdarah?
Pistolnya palsu
Tangkap dia!
Diam!
Jangan mendekat!
Kau mau bodohi kami.
Aku tak tahu mana yang terisi
Kau mau coba!
Itu palsu, maju!
Aku takut, bagaimana jika itu asli?
Itu palsu
Aku tidak mudah digertak.
Kau mau coba?
Bos, hati-hati!
Jangan takut, ayo!
Ayo tembak!
Jangan mendekat
Bos aku masih hidup!
Kejutan bukan?
Tidak usah semua itu mainan.
Ayo serang dia!
Jangan mendekat, filmnya di sini.
Mundur
Kenapa kau serang tamuku?
Lepaskan temanku dan kuserahkan filmnya
Baik, kau hebat!
Anak buahku tidak ada yang berani sepertimu
Jangan banyak omong lepaskan temanku!
Jangan berunding lagi, filmnya di dalam.
Goblok.
Baik, kau memang bosnya
Filmnya di sini, lepaskan temanku
Jangan mendekat atau kubakar ini!
Silakan saja, aku lebih suka
Jadi polisi tidak punya bukti untuk menangkapku.
Benar juga!
Percuma, aku sudah telan.
Kalau begitu kau kusembelih
Jangan, itu terlalu sadis.
Bakar saja.
Baik.
Dasar bajingan, kusumpahi kau.
Lebih baik kau berdoa
Kau selalu membodohiku
Sekarang saatnya kau mati
Angkat tangan!
Minggir!
Lepaskan dia!
Lupakan saja, aku takkan tertipu.
Tolong dia!
Berani sekali kau menembak di rumahku
Tn. Tin, kau sudah tertangkap tangan.
Mari ikut kami ke kantor
Tertangkap tangan? Apa buktinya?
Bu, filmya aku telan
Baik, bunuh dia!
Jatuhkan pistolmu, atau dia mati!
Jangan didengar, dia tidak bisa dipercaya!
Cepat jatuhkan pistolmu!
Pelurunya habis, tutup pintu!
Mari kita lihat sehebat apa kalian
Serang!
Kau tak apa-apa?
Tidak apa-apa, mereka payah.
Tinggal dua orang saja.
Mengapa perempuan banyak bicara?
Itu karena bibir mereka dua!
Apa kau tahu, ibu mereka perempuan juga.
Banyak omong, biar kupotong lidahmu
Pisau.
Hati-hati terkena rabies
Aku tidak butuh pisau melawan perempuan.
Menurutmu begitu?
Percuma bicara dengan mereka.
Mereka ingin dihajar, silakan!
Kau siap?
Ya aku siap.
Belum terlambat gunakan pisaumu!
Maaf, tidak sengaja!
Maaf, aku juga tidak sengaja
Kau kira ini tidak tajam?
Jadi kau pakai pisau?
Tentu, karena aku penjahat.
Jangan bergerak
Antar kami ke bosmu, cepat!
Cepat!
Jangan bergerak!
Jangan macam-macam atau kubunuh dia!
Aspirin, kau tak apa-apa?
Kubebaskan dia kalau kau kesini.
Jangan percaya, dia pembohong.
Jangan bunuh dia temanku.
Aku berbohong, filmnya masih di mulutku.
Strepsil, jangan ke sini!
Di sini!
Aspirin, kau tak apa-apa?
Diam, jangan mendekat!
Jangan ditembak!
Itu pistol mainan
Kenapa lehermu?
Sakit!
Makanya jangan diputar.
Aku cari pistol asli.
Asli palsu sama saja
Jangan lari.
Jangan ditembak.
Jangan mendekat / Semuanya jangan bergerak.
Letakkan pistolnya!
Bos
Kau tak apa-apa?
Kau telat!
Kalian sedang apa?
Aku lapor polisi karena ada penyusup.
Gary, borgol mereka!
Pak Wong!
Cepat!
Siap Pak!
Bu, maaf!
Maaf, Bu!
Kalian dituduh menyusup ke rumah orang dan memakai senjata api.
Pak, mereka menyelamatkan aku!
Kami punya bukti kejahatan Tin, jadi tangkap dia.
Bukti apa?
Negatif film.
Dimana?
Sudah terbakar.
Omong kosong, Pak, tangkap dia!
Tidak usah ajari aku.
Dia tidak mengajari, dia hanya beritahu yang seharusnya.
Bawa mereka ke kantor.
Siap Pak!
Tn. Tin, tolong ikut kami.
Tentu!
Membantu polisi melawan kejahatan
adalah kewajiban warga negara
Jalan!
Siap Pak!
Maaf aku tertawa terbahak-bahak
Aku begini karena terlalu senang.
Sudah kubilang jangan macam-macam.
Ini semua salah Panadol. kuhajar dia nanti.
Tidak akan
Kenapa? Dia sembunyi?
Dimana dia? atau kupukul kau juga
Dia sudah mati!
Bangsat ini yang membunuhnya
Bajingan!
Apa benar Tuhan ada?
Tuhan? Tentu saja ada.
Ada yang ditakdirkan mati ada juga ditakdirkan bahagia
Seperti aku yang ditakdirkan bahagia
Ayo jalan!
Aspirin, tembak dia.
Diterjemahkan oleh : Fathir Agry & Agus Risdianto Kendari, 29 Maret 2020
AGOESINEMA & FATHIR AGRY Martial Art Movies Collection
AGOESINEMA & FATHIR AGRY Martial Art Movies Collection
AGOESINEMA & FATHIR AGRY Martial Art Movies Collection
AGOESINEMA & FATHIR AGRY Martial Art Movies Collection
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.