Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Bapa, kami di sini.
Kami kembali kemari lagi.
Bapa, buka mata dan mulutmu.
Bangun dan kabulkan keinginan kami, Bapa.
Bapa!
Hari saat kau bangun, buka mata, dan cium aroma...
Bapa. / Darah mengalir di tubuhmu...
Dihari kau melihat, mendengar, mencium, bicara, kami akan bebas...
Kami akan bebas dari siksa abadi. / Bangun, Bapa.
Kami di sini, Bapa.
Para putra dan putri ada di sini lagi.
Kami kembali kemari dengan hadiah yang mau.
Bapa!
Meningkatkan kesadaran tentang
sebuah agama palsu yang memanipulasi orang untuk mengambil keuntungan dari…
Omong kosong.
Sial, ini terlalu kuno.
Mau mengesankan sutradara?
Aku tertarik dengan masalah ini, dan dia bahkan tidak mengenalku.
Dia selalu melebih-lebihkanmu.
Serahkan itu.
Lihat ke luar.
Jangan dihabiskan uangnya untuk ini. / Ya, Pak Hwang.
“Yang dengar keinginannya akan memberi jantungnya dan menggandeng tangan Bapa”
Pak Hwang.
Uang mungkin bukan yang si pemimpin cari.
Perkiraanku pesannya... / Aku meminta pendapatmu?
Maaf.
Bapa, putra pertama ada di sini.
Bon-gil akan menawarimu hadiah. Bapa, kau harus bangun hari ini.
Bon-gil.
Tawarkan hadiahmu pada Bapa.
Bapa.
Hari saat darah mengalir di tubuhmu dan saat kau mendengar, melihat, mencium dan bicara,
kami bisa terbebas siksa abadi.
Bapa, tolong aku.
Jangan lakukan ini padaku!
Kau bertingkah seolah mau melepas bajumu itu kepadaku, tapi sekarang?
Kau cuma meneleponku saat kau butuh, bahkan tidak mengenaliku.
Kau pikir kau siapa?
Akan kubalas mereka semua.
Semua karena ini.
Jika kuletakkan di sini, dia mungkin memujiku.
Seperti ini.
Aku tahu itu.
Kau harusnya mendengarku. Karena itu kau pecundang,
Jika tidak mau mendengarku, potong saja telinga itu.
Itu tidak ada gunanya.
Kataku aku akan mengabulkanmu jika kau memberikannya padaku.
Akan kutunjukkan ke mereka neraka dan mereka takkan lepas dari siksaannya.
Potong! Serahkan itu! Cepat!
Potong dan berikan padaku.
Kau tidak ingin membalas mereka?
Potong yang cepat!
Pikirkan bajingan yang mengabaikanmu itu.
Jangan ragu. Itu tidak baik untukmu.
Potong jika kau ingin balas dendam, potong yang cepat!
Tidak mungkin!
[ BAU BUSUK KEMATIAN ] / Ususnya enak, 'kan?
Aku lebih suka hati.
Sungguh? Aku paru-paru.
Apa yang kau cari?
Kasus bunuh diri baru-baru ini karena kematian yang sepi.
Kematian yang sepi?
Da-hee, itu terjadi di kotamu. Kau baik-baik saja?
Kenapa?
Rasanya tidak nyaman jika tetangga bunuh diri.
Aku bahkan tidak tahu siapa orangnya, kenapa?
Lupakan saja.
Da-hee, bagaimana ujianmu?
Kenapa kau bertanya? Dia pasti berhasil.
Dia belajar keras, bukan?
Ujianku bagus, tapi aku tidak yakin karena persaingannya terlalu ketat.
Da-hee pasti akan lulus.
Bagaimana kau tahu? / Benar.
Jika bukan Da-hee, siapa yang akan lolos?
Jangan terlalu mencolok. / Makan saja.
Pernah dengar tempat Tteokbokki yang baru?
Di mana? / Dekat pintu belakang.
Bagus? / Kudengar begitu.
Sungguh? / Ada antrean.
Antrean? / Ya.
Terima kasih.
Sama-sama.
Biar kubawakan.
Tidak usah. Aku saja.
Da-hee.
Bisa minta segelas air?
Maaf, rumahnya berantakan.
Kau bisa beli di toko di lantai bawah, daah!
Baik.
Kenapa dia tak buang sampahnya?
Apa mereknya?
Chax? Occuret. Chax. Occuret Chax...
Occuret Chax...
Occuret Chax...
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Halo? Aku dalam perjalanan.
Dingin. / Benar.
Kita punya waktu, jadi kita bisa minum kopi dalam perjalanan.
Sangat sulit mendapatkan tiket meski ini hari kerja.
GAGAL UJIAN NASIONAL PERAWAT / Kenapa banyak sekali orang?
Kenapa? Ada apa?
Tidak ada apa-apa.
Bisa jalan-jalan saja, bukan ke teater? Aku sangat butuh udara segar.
Jalan-jalan?
Bagus.
Mau ke mana saja?
Ke mana saja.
Ke mana saja?
Aku akan mencari tempat bagus.
Pemandangannya bagus di sini.
Pemandangan malamnya juga bagus.
Kenapa?
Kapan kau cuci mobilmu?
Cuci mobil?
Pasti sudah seminggu.
Baunya tidak enak di sini.
Bau? Aku tidak menciumnya. / Aku mencium bau ketek busuk...
Cuci mobilmu. Kutunggu di ruang kelab.
Da-hee!
Biar kuantar.
Tidak usah.
Kudengar Da-hee gagal dalam ujian perawatnya.
Yakin?
Dia bertingkah seolah dia satu-satunya siswa di dunia.
Dia pasti tidak pintar sampai gagal.
Mari kita tanya hasilnya untuk bergembira saja.
Hei, Da-hee.
Bagaimana ujiannya?
Parfummu harum. Kau ganti?
Ini...
Kau sakit? / Ada apa?
Tidak, baunya enak sekali, darimana kau membelinya?
Beritahu aku juga.
Maaf, aku harus pergi.
Sekarang? Beritahu kami mereknya sebelum pergi.
Dia benar. Mari berbagi hal-hal baik.
Maaf, aku sakit kepala.
Kau menutup hidung karena kami?
Tidak mungkin.
Itu kau menutup hidungmu.
Hei. / Da-hee!
Apa...
Buka pintunya, Da-hee.
Kenapa kau bolos dan matikan ponsel selama berhari-hari?
Da-hee!
Da-hee?
Kenapa kau matikan semua lampu?
Halo, Da-hee.
Da-hee.
Di mana kau?
Ini kenapa?
Kau tidak mencium baunya? Benar. Darimana asalnya?
Katamu tidak akan berbau jika aku mengeluarkannya.
Kenapa kau di sana?
Kau baik-baik saja?
Sial, apa itu?
Kenapa terkunci?
Jangan pergi.
Tolong aku.
Jangan pergi.
Tolong aku.
Baunya tidak enak, aku jadi gila.
Da-hee, kau ini kenapa?
Kau baik-baik saja?
Aku sangat lelah.
Sial! Apa yang terjadi?
Kenapa?
Katamu kau rela apa saja untukku.
Tidak! Sial, pergi!
Ayolah, tolong buka!
Dia kemari menertawakanmu.
Aku akan membebaskanmu jika kau mengorbankan dia.
Kau bukan Minjun.
Bunuh dia, dia menertawakanmu!
Kau, iblis!
Jangan ganggu aku!
Semua karenamu.
Semua ini karenamu.
Matilah!
Halo, 911?
Seseorang terluka di sini, tolong cepatlah datang.
Apa? Alamatnya di sini...
Aku senang kau datang.
Terhormatlah dikorbankan demi untuk kebangkitanku.
Bagian mana harus kuambil?
Bapa, sangat sulit mendapatkan ini.
Aku sangat takut dan kelelahan.
Bapa, tolong kabulkan keinginanku.
Aku ingin.. / Bon-gil.
Bapa belum bisa dengar apapun. Kembalilah ke tempat dudukmu.
Putra pertama datang bawa hadiah.
Keluarlah dengan kameramu.
Bapa, terimalah hadiah kami.
Bapa, kabulkan keinginan kami.
Rekam beberapa potongan, dan wawancarai salah satunya.
Maaf, tapi bagaimana kalau wawancara dengan Si Ibu?
Aku sedang sibuk, Kenapa kau terus menyela?
Aku menyuruhmu merekam beberapa potongan.
Baik.
Seolah sedang mengintip.
Perlahan-lahan.
Perlahan.
Sedang apa kau?
Katakan saja pada mereka kau jurnalis!
Ibu sedang berdoa.
Hentikanlah! / Baik, aku masuk.
Bapa, jaga kami. Kami di sini.
Bapa, selamatkan kami.
Kami bawa semua.
Hari saat darah mengalir di tubuhmu dan saat kau mendengar, melihat, mencium dan bicara,
kita bisa selamat dari siksa kekal.
Kumohon.
Kabulkan keinginanku, Bapa.
ANAK LELAKI YANG MELIHAT HANTU
Dia masih hidup!
Umur panjang, bodoh.
Selamatkan aku. Tolong selamatkan aku, Do-jin.
Ayolah. Aku akan menjadikanmu hantu air.
Teman-teman, masukkan ke air!
Masukkan ke air!
Jangan!
Dia bisa saja mati. Apa akan baik-baik saja, Do-jin?
Begitulah nasibnya.
Hei, keluarkan dia.
Tolong, Do-jin.
Kotor.
Tolong selamatkan aku.
Berapa kali bajingan ini bilang mau menunjukkan kita hantu?
Mungkin ketiga kalinya?
Dia cuma cari perhatian, dasar gila perhatian!
Aku sungguh-sungguh! Ada hantu, bahkan di sini!
Diam! Kau takut Do-jin, dan aku lucu bagimu?
Gyeong-rok!
Hentikan.
Kalian semua, hentikan!
Do-jin, kau lebih baik dari ini.
Bagaimana jika kau dipenjara?
Yu-mi, kau tahu separuh kantor kosong, bukan?
Semua karena bajingan ini menyebarkan rumor hantu.
Kau tahu kerugian sebulan?
Ya, aku mengerti. Tapi dia cuma bodoh!
Hei, berhenti bicara hantu!
Kenapa kau berbohong dan mau mengalami ini?
Memang ada hantu.
Aku tidak berbohong.
Terserah kau saja! Aku mencoba menolong!
Dia serius.
"Ada hantu. Aku tidak bohong." Dasar brengsek!
Kau, bajingan!
Kau melihat hantu di sini? Di mana? Beritahu aku!
Aku bertanya, bodoh! Di mana hantunya?!
Di pundakmu.
Sial!
Aku merinding.
Lihat wajahnya? Itu nyata.
Itu sangat menakutkan.
Hei, kau betul melihatnya?
Ya.
Seperti apa bentuknya? / Ada...
Ada wanita duduk di bahu.
Dia cantik?
Tapi kenapa jalang itu di pundakku?
Aku perlu melihatnya. Tunjukkan pada kami.
Tapi aku perlu persiapkan semua.
Matanya bergetar hebat, dia pasti berbohong.
Tenggelamkan lagi untuk menjadikannya hantu air.
Tidak mungkin!
Tunggu!
Aku serius. Akan kutunjukkan kali ini.
Katakan saja tidak bisa. Berhentilah berbohong!
Beri aku kesempatan terakhir. Jika tidak, aku berani mati.
Kau jadi kuat.
Aku perlu berdoa agar kau diberi mata rohani.
Mata rohani?
Ada di YouTube. Orang-orang bermata rohani melihat hantu.
Mugu. Aku butuh alat pengusir setan.
Boleh pulang sebentar dan aku segera kembali?
Aku berani bertaruh dia tidak akan pernah kembali.
Kau tidak punya uang.
Persetan kau, Sang-jun. / Persetan kau, pengemis.
Hei, berhenti.
Aku akan percaya kebohonganmu sekali lagi.
Gyeong-rok, ikutlah dia.
Aku sendirian?
Takut?
Ya, aku mengakuinya! Seram! Dia tinggal di rumah dukun!
Sang-jun ikut denganku, 'kan?
Aku tidak pakai popok hari ini. / Aku akan membelikanmu.
Baik, sekalian beli minuman.
Baik.
Kau mau minum di sini?
Ada tempat di atas sini.
Hei, ke lantai 3!
Astaga, aku mulai merinding. Di sini menyeramkan sekali.
Bau tubuh busuk.
Brengsek, kau cium baunya?
Kau tidak cium baunya? / Aku menciumnya!
Kau? / Ya, bau...
Mulutmu! Bau mulut. / Aku tidak bercanda.
Masker gas.
Kenapa lama sekali?
Apa yang kau lakukan, bajingan?
Apa di belakangmu itu?
Tunjukkan.
Apa ini?
Miras? Ginseng?
Aku harus menawarkan miras kepada hantu.
Baik untuk kesehatan?
Bisa diminum?
Tentu!
Jangan dibagi, brengsek.
Keluar.
Tapi bagaimana jika kita melihat hantu?
Kenap? Lari saja.
Semoga hantu perawan manis.
Hantu bibi.
Semoga hantu bibi yang cantik.
Kau bajingan pintar!
Kubunuh kau jika meletakkannya.
Payah.
Pegang yang benar.
Kenapa kalian terlambat?
Bajingan ini menyeret kakinya.
Keluar, brengsek!
Kau tidak menelepon polisi, 'kan?
Tidak, kali ini akan kutunjukkan hantunya.
Hantu! Kau tidak muak? Mari kita minum saja.
Mari minum sampai mati! / Sampai mati!
Kenapa berdiri di situ?
Ayo cepat!
Maaf, segera.
Bajingan itu.
Ayo minum.
Ayo bersulang! / Bersulang!
Manisnya!
Aku akan mabuk hari ini!
Manisnya.
Keren kalau kita lihat hantu? / Apa?
Orang juga ingin lihat hantu / Lantas?
Kita tunjukkan hantu kepada orang-orang dan dibayar! Bisnis.
Aku sangat muak! Jangan sebut hantu lagi!
Aku mau pulang! / Ayolah.
Jangan bicara hantu di depan Yu-mi.
Bilang, "kunti" saja.
Sial! / Sialan!
Apa itu?
Miras Ginseng.
Miras ginseng? / Dari rumah bajingan itu.
Hei, boleh diminum sekarang?
Ya, hantunya yang minum dulu, harus dibagi untuk melihatnya.
Bawa Kemari.
Berikan padaku, brengsek.
Biar kucium.
Wanginya.
Kenapa dia tidak minum?
Dia melihat hantu tanpa itu.
Ayo! Bersulang!
Bersulang!
Aku tidak bisa tidur jika meminumnya.
Rasanya aneh.
Kau harusnya meminumnya juga!
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Gyeong-rok, bangun!
Akan kubunuh bajingan itu.
Aku tidak enak badan. Sang-jun, bangunlah!
Bukannya kita harus ke rumah sakit?
Tahan! Jangan lemah!
Di mana Yu-mi?
Teman-teman, mari jalan-jalan!
Sialan itu!
Semua ini apa? Dia gila?
Jaga pintu masuknya. / Baik.
Jangan biarkan tikus ini lolos.
Sang-jun, ke lantai 7.
Keluarlah, bajingan!
Keluarlah, bodoh!
Keluar!
Apa itu?
Dasar payah, Jun-ho!
Apa-apaan?
Siapa dia?
Hei, kau gila?
Kau memintanya! Kenapa?
Hantu?
Gyeong-rok, hei!
Bajingan itu!
Sial
Sedang apa kau?
Do-jin!
Do-jin!
Bapa di surga, sucilah namamu,
terwujudlah Kerajaan-Mu, berikan kami makanan sehari-hari kami...
Sial! Bapa di surga, sucilah namamu,
Terwujudlah kerajaan-Mu, dan berikanlah kami...
Di mana kau Do-jin? Mari bergaul denganku!
Petak umpet!
Kau tidak ada di sini!
Kena kau!
Kau mau mati?
Jun-ho, maafkan aku.
Tolong hentikan!
Kau percaya sekarang?
Ya! Sekarang aku percaya. Hentikanlah! Kumohon!
Mari bergembira bersama.
Baik, mari bergembira bersama.
Jun-ho? Jun-ho, hei!
Ibu!
Bapa, terimalah hadiah kami.
Bapa, anak-anakmu ada di sini!
Wawancara dengan orang di sebelahmu dan keluarlah.
Halo?
Kau tidak mendengarku?
Aku bisa mendengarmu.
Wawancaranya.
Maaf, bisa tunggu ini selesai / Wawancara dan keluar!
Permisi.
Kau harus berdoa.
Maaf...
Hadiah apa yang kau persiapkan?
Kenapa kau bertanya?
Kubawa $1.000, tapi aku tidak yakin apa itu tepat.
Kau menerima pesan?
Kau menerima pesan berbeda.
A Seon-min ada di sini. Dia akan menawarkan hadiah.
Seon-min, kau baik-baik saja?
Bapa, dia tetap kuat.
Tawarkan hadiahmu, Seon-min.
Hari saat darah mengalir di tubuhmu dan saat kau mendengar melihat, mencium dan bicara
kami bisa terbebas dari siksaan kekal, Bapa.
Sial!
Siapa namamu?
Hwa-young dulunya cuma siswa SMA biasa.
Setelah kematian memilukan ayah dan saudarinya,
Hwa-young mulai berubah. Hwa-young sering melukai diri.
bicara dalam bahasa yang belum pernah dia ketahui sebelumnya,
dan melakukan hal-hal yang tidak akan pernah dia lakukan.
Kami yakin Hwa-young dirasuki setan.
Halo, kami KWON Joo-in dan JOO Eun-ki, siswa kelas dua SMA.
Video ini dibuat untuk membuktikan sahabat kami, JI Hwa-young, kerasukan
dan meminta upacara pengusiran setan formal.
Mohon setujui pengiriman pendeta pengusir setan
dan pelaksanaan pengusiran setan.
AAA: DIA PEMBOHONG ANMS: SANGAT MENAKUTKAN
Keduanya tewas dengan gunting di leher mereka.
BUKTI KURANG
Kami memasang CCTV di kamarnya untuk mengumpulkan lebih banyak bukti.
Dan juga dipasang di ruang pemantauan untuk membuktikan itu bukan manipulasi
Kami akan siarkan langsung fenomena yang aneh yang terjadi padanya dan kami.
Jadilah saksi agar setan bisa diusir.
KENAPA IBUNYA MENYETUJUINYA?
EKSORSISME.NET
323323
4566654
51211215
Tuhan ampuni aku yang berdosa.
Dan dari Yesus Kristus, saksi yang setia,
dan yang sulung dari antara orang mati.
Siapa ini?
Berkati kami, bebaskan kami dari dosa kami dengan darah-Nya.
Demi Bapa-Nya, aku ingin kemuliaan dan kuasa...
Diam, atau kubunuh. / Eun-ki!
Eun-ki, bangun!
Berhasil! Dia merespon!
Ya, sudah setahun lebih, aku sudah hapal semua.
Kau ini pengusir setan?
Jangan pergi! Kau bisa melihat setannya!
Apapun yang kau lihat, itu terserah kau.
Aku mau pergi.
Ayo…
Di mana dia?
EUN-KI
Apa yang terjadi? Eun-ki!
Eun-ki!
Hwa-young...
Dia menghilang.
Eun Ki, kau baik-baik saja?
Seseorang mengikutiku.
Tidak bisakah kita berhenti?
Kau hafal Alkitab, 'kan?
Ucapkan, aku juga. / Aku tidak bisa.
Ju-in, layarku mati. Kau di sana?
Sombong!
Kau baik-baik saja, Ju-in?
Yesus berkata... Eun-ki, Alkitab!
Alkitab?
Yesus berkata...
Ayo cepat!
Ada gadis lain. / Beri dia nama istimewa...
Siapa peduli, itu cuma gadis kecil.
Biarlah semua yang ada di surga, yang di bumi...
..dan yang dibawah... / Bunuh saja dia.
Aku terbakar!
Bunuh dia!
Berlutut atas nama Yesus... / Mereka menyerang kami!
Dan biarlah semua mulut memberinya Yesus Kristus.
Dia memuliakan Tuhan Bapa.
Ini benar?
Percayalah... / Kalian semua diam!
Ju-in, tolong aku!
Atas nama Yesus Kristus
Anak-anak, kalian milik Tuhan dan telah mengalahkan mereka...
berarti Dia yang ada dipikiranmu lebih besar dari yang ada di dunia!
Berhenti!
Diam, atau kubunuh.
Ada banyak orang yang kebingungan di dunia ini.
Mereka yang menyangkal kehadiran fisik Yesus.
Kalian semua menjadi budak bau dan menjual diri di lampu merah demi dolar.
Hwa-young...
Aku tahu kau di dalam sana.
Kembalilah kepada kami.
Ini penipu, musuh Kristus.
Jangan sampai kita kehilangan apa yang telah kita lakukan.
Cuma menangkan hadiah utuh.
Anak Tuhan muncul untuk menghancurkan karya iblis.
Kenapa berikan otoritas ini kepada hewan-hewan itu?
Manusia yang mengkhianati Tuhan!
Ingatlah Yesus.
Siapa namamu? / Bunuh wanita jalang ini dan... / Keluarkan dia.
Siapa namamu!
Hari pembantaian akan tiba.
Cari pengorbanan untuk hari itu.
Bangun altar dengan darahnya.
Yesus Kristus berkata, siapa namamu!
Siapa namamu!
Siapa namamu!
Pasukan iblis!
Bos mereka, Beemut!
Beemut!
Yesus meminta pergi!
Pasukan iblis dan Beemut,
keluarlah dari anak itu sekarang dan jangan pernah masuk lagi!
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Tapi jika aku sudah mengusir setan-setan dengan Roh Kudus,
Kerajaan Allah telah datang kepadamu.
Amin.
Amin.
Amin!
DIA KEMBALI? KALIAN BERDUA SELAMAT!
SELAMAT!
1881, terimalah pelayanmu.
25452, aku tahu kau masih di situ.
323323, terimalah hambamu... / 4566654, kutawarkan segalanya.
51211215, kutawarkan setiap...
Bangun altar dengan darah itu.
Tidak!
Tidak mungkin!
Tolong, Hwa-young!
Melalui jalan yang kau buat, aku bisa pergi ke mana pun.
Kau takkan pernah tahu namaku.
Katakan kau bisa mendengarku atau tidak!
Aku bisa mendengarmu.
Kau tidak ingin bekerja denganku?
Maaf, Pak Hwang.
Berhentilah meminta maaf dan tunjukkan!
Matikan dan hidupkan kamera.
Ya.
Hei.
Kau harus berdoa. Sedang apa kau?
Kemari, ayo.
Aku tidak begitu mengerti. Dia harus dihukum karena dosanya?
Dosa? / Ya, dia orang berdosa.
Itu tidak mempengaruhi doa kita, 'kan?
Kau lihat pesannya?
Sudah kubilang.
Dia harus mengabulkan keinginan kita.
Dia sedang apa?
Kenapa dia di sini?
Gyu-hyeong!
Gyu-hyeong, Kemari. Bapa membuka mulutnya.
Bapa, kau ingat dia, 'kan?
Dia membawa hadiah.
Gyu-hyeong menawarkan hadiah.
Tawarkan hadiahmu kepada Bapa.
Selamat atas sewa rumah!
Diam, mabuk berat? / Sampai jumpa.
Aku tidak mabuk.
Ke mana kita? / Sampai jumpa!
Hei, Ji-soo!
MANTAN PENGHUNI
Halo?
Suaramu kenapa?
Kau sedang tidur?
Kurasa ada orang di rumahku / Siapa? Itu cuma perasaanmu.
Kau ingin aku kembali?
Kita telepon Hyung-tae dan melanjutkan ronde kedua?
Tidak, sampai jumpa.
Siapa?
Aku baru saja lewat dan melihat lampumu menyala.
Kau pindah?
Ya, kenapa kau bertanya?
Aku...
Aku dulu pernah tinggal di sini.
Memangnya apa?
Kau baik-baik saja?
Maaf?
Pernah dengar kabar pemiliknya?
Apa maksudmu?
Kau belum...
Tolong jangan lepas jimatnya. Jangan pernah, mengerti?
Apa? / Aku serius.
Jangan pernah melepasnya.
Pemilik aslinya akan datang jika kau lepas.
Apa yang dia bicarakan?
Aku dari kamar 102.
Ada bunyi gedebuk. Aku baru pindah... / Kenapa kau pindah?
Maaf?
Katamu kamar 102?
Ya.
Sepertinya kau banyak tamu.
Tidak, aku sendirian.
Jika kau tidak percaya, masuklah dan periksa.
Tidak usah.
Tolong jangan ribut.
Ada apa dengan orang-orang?
Kenapa tidak percaya padaku?
Begitu. Maaf mengganggu waktu menyenangkanmu.
Masuk dan periksalah!
Permisi!
Apa!
Aku mungkin salah.
Maaf.
Aku minum banyak kemarin.
Sudah selesai bongkar?
Hampir.
Aku suka rumahmu. Kapan aku bisa dapat rumah sewa?
Rumah itu agak seram.
Kenapa tidak? Kau pernah tinggal di kamar yang kecil.
Dan pindah ke rumah lebih besar. Ini mungkin akan menakutkan.
Ada wanita kemarin. / Kebahagiaanku!
Sudah selesai? Imutnya.
Kau terlihat sakit.
Kenapa?
Apa?
Kenapa kau mengikutiku?
Aku pulang.
Maka pergilah.
Benar.
Kau baik-baik saja?
Apa maksudmu?
Rumah.
Rumah?
Maksudku...
Sudahlah. Kau takkan percaya.
Terima kasih.
Apa kata induk semang?
Dia marah dan mengatakan jika aku baru tandatangani kontrak.
Benar, tidak mudah dapat sewa dengan harga segitu.
Tidak ada hantu di jaman ini.
Aku lebih takut pada manusia daripada hantu.
Dulu, nenekku cerita...
Itu semacam ritual...
Tidak. / Kau harus bertindak.
Tutup semua pintu lebih dulu.
Bicara dengan ruangan kecil lebih dulu.
Halo, ini kamar kecil.
Sedang apa kau?
Aku serius.
Kau harus bertindak.
Halo.
Ini kamar mandiku.
Halo.
Ini ruang utama tempatku tidur.
Berdirilah di depan pintu depan dengan semua pintu terbuka.
Jangan pernah membuka pintu depan. Bicara saja.
Halo.
Ini rumahku.
Mau masuk?
Lalu tempel telingamu ke pintu depan.
Jangan dijawab kalau ada yang minta masuk. Itu hantu.
Siapa?
Kenapa kau masih tinggal di rumah ini?
Siapa?
Aku orang yang tinggal di sini sebelumnya.
Lantas?
Buka pintunya dulu.
Kau bicara tentang jimat lagi? Tidak ada jimat di sini!
Tidak! Buka pintunya sekarang!
Keluar dari sini. sekarang!
Keluar sekarang!
Kau ini kenapa?
Kau tinggal sendirian. Kau tidak mendekorasi ulang, itu bagus.
Sedang apa kau?
Ya, karena aku rapi.
Induk semangnya payah. Kubuat keributan. / Maaf?
Apa yang kau lakukan di rumahku? Keluar sebelum kupanggil polisi!
Dengar baik-baik.
Beberapa tahun yang lalu, terjadi pembunuhan di rumah ini.
Apa?
Mereka menemukan beberapa bagian tubuh.
Tapi kepalanya belum.
Maaf.
Aku tidak melakukan apapun.
Aku tidak melakukan apapun.
Kau membuatku takut.
Aku tidak melakukan apapun.
Apa yang terjadi?
Apa kata jalang itu?
Apa katanya?
Dia mengaku pernah tinggal di sini.
Kembali dan lepaskan jimatnya.
Bakar semua!
Ayo cepat!
Cari!
Sekarang!
Orang...
...yang berdiri di depanmu...
...adalah hantu.
Hei, kau baik-baik saja?
Tidak ada orang?
Halo?
Lihat ke kana.
Keluarlah, biar kulakukan.
Lihat!
Ibu! Seseorang di sana!
Siapa di sana?
Bagaimana dengan doa kita?
Apa ini?
TALI
Apa ini?
Siapa di sana?
Tunggu! Berhenti!
Jangan bergerak sedetik pun! Berhenti, berhenti, berhenti!
Tenang!
Di sebelahku?
Halo?
Kau juga punya tali yang melilit lehermu?
Apa ini? Apa yang terjadi?
Darimana tali ini berasal?
Apa yang terjadi?
Kenapa? Ada apa?
Ppi-zzu? Hei, Ppi-zzu!
Ppi-zzu? Apa itu Ppi-zzu?
Ppi-zzu! Ppi-zzu!
Apa itu Ppi-zzu?
Ppi-zzu!
Apa itu Ppi-zzu?
Itu anjingku Ppi-zzu!
Hei, 304.
Ppi-zzu, Ppi-zzu!
Ppi-zzu! / Hei, 304!
Ppi-zzu!
Sial, 304!
Urus dulu ini lalu cari anjingmu!
Ini sakit, sialan. / Tolong temukan Ppi-zzu-ku.
Temukan Ppi-zzu-ku.
Hei, 304. Maaf mengumpat.
Aku kehilangan kendali.
Lihat sesuatu di dekatmu yang bisa memotongnya?
Tidak.
Periksa terlebih dahulu.
Tidak.
Bagaimana dengan benda tajam?
Tidak!
Pengatur waktu dihidupkan di sini.
Bantu aku!
Sial!
Mari kita tenang.
Baik.
Biar kutarik sedikit, kita harus keluar dari sini.
Sial, 304! Jangan ditarik cepat!
Hei, 304! Jawab aku!
Sial, apa yang harus kulakukan?
Apa yang harus kulakukan?
Tenang, masih ada waktu. Berpikir.
Sesuatu untuk memotong!
Apa itu?
Beraninya kau ke Pi-zzu!
Bajingan!
Jangan! Sial! Ada apa?
Itu bukan aku!
Kau membunuhku! Lepaskan!
Tolong!
Cepat. / Baik.
Hee-sang, bawakan hadiahnya. / Baik, Ibu.
A Hee-sang mau menawarkan hadiah.
Tawarkan kepada Bapa. / Baik.
Bapa, hari di mana darah mengalir di tubuhmu
dan saat kau mendengar melihat, mencium, bicara,
kami akan terbebas dari siksaan abadi. Bapa, bangun kabulkan keinginan kami.
Bapa! Semua di sini!
Bapa, tolong kabulkanlah keinginan anak-anakmu...
Pak Hwang.
Di mana kau?
Sial!
Mereka tidak menawarkan uang. Tapi hal lain.
Pak Hwang, aku pergi.
Tunggu, sebentar.
Jangan khawatir, tetaplah di sana.
Jangan bergerak, tidak apa-apa.
Hei.
Kukirim alamatnya, bawa kameramu.
Si-Kyung, bawa hadiahmu.
Bapa, Si-kyung datang. Kau memilih dia.
Saat Si-kyung menawarkan hadiah...
...dia bisa membuat permintaan, 'kan?
Si Kyung.
Tawarkan hadiahmu kepada Bapa.
Ibu.
Boleh kulihat dari sampulnya?
Kenapa?
Kenapa kau meragukan Bapa?
Aku ingin melihat di sana.
Aku ingin tahu apa yang kau minta untuk mereka.
Untuk membangunkan Bapa...
...kita butuh hadiah...
...yang putus asa dan menderita.
Jika kau tidak mengizinkanku, aku akan melihatnya sendiri.
Lepaskan aku!
Kalian semua direkam! Lepas!
Pak Hwang, tolong aku!
Tolong aku!
Pak Hwang, tolong aku!
Lepaskan aku!
Bapa!
Si-kyung menawarkan hadiah.
Tidak!
Sekarang.
Sekarang, beritahu Bapa.
Tetaplah jeli, jangan pernah memikirkan orang lain selain cuma satu orang saja.
Sekarang, biarkan mereka pergi.
Bapa, kuharap...
Sekarang!
Kuharap...
Kamera. / Di mana Si Kyung?
Kamera, sialan! / Aku saja!
Hei.
Yoo Si Kyung.
Sedang apa kau?
Kataku jangan bergerak.
Bapa, tolong bunuh dia.
Bapa, tolong bunuh dia.
Tolong bakar ibuku, Lim Seon-mi. / Tolong bunuh suamiku.
Tolong bunuh ayahku.
Dia Lee Hyeong-seok, potong lengan dan kakinya. / Temanku, Lee Jin-gyu.
Bunuh dia sekarang karena aku menderita...
Sebanyak penderitaan ibuku / Dia tidak berhak dapat warisan.
Tolong bunuh dia. / Bakar dia sampai mati.
Yang brutal! / Lee Hyeong-seok… / Yang Brutal! / Menyakitkan!
Bunuh dia dengan paling kejam...
Tanpa satupun daging yang tersisa... / Tanpa satupun abu yang tersisa...
Dia lebih buruk dari iblis! / Bakar dia sampai mati!
Bapa, tolong selamatkan aku. / Kami percaya padamu, Bapa.
Si Kyung.
Giliranmu.
Siapa saja, Bapa mendengar.
Tidak apa-apa. Seseorang yang kau benci.
Seseorang yang membuatmu begini.
Kau bisa memberitahunya.
Bapa, tolong bunuh dia.
Bapa, tolong bunuh... / Tunggu...
Bapa, tolong bunuh dia.
Tunggu... / Bapa!
Bapa, tolong bunuh dia.
Bapa, tolong bunuh Hwang Jae-pil.
Bapa.
Bapa, tolong bunuh Hwang Jae-pil.
Bapa, tolong bunuh Hwang Jae-pil.
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.