All language subtitles for Asees 2018 Punjabi 720p HDRip ESubs

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Penerjemah: Cucu_Thanos

Instagram : @fadlyrama03

Subscene: https://subscene.com/u/1177074

Siapa itu?

Deeppa!

Mandi! Ayolah! Lewat sini!

Kau ke sana, dan kau di sana.

- Ayolah. Lewat sini. - Ayo pergi.

Itu dia.

- Kau pikir bisa kabur? - Ayo!

Kemana kau akan pergi sekarang?

Tangkap dia.

Biarkan aku pergi.

Sebutkan namamu.

Apa yang kau lakukan? Beritahu kami!

- Apa kau datang untuk menimbulkan masalah? - Sebutkan namamu!

- Ram Singh Allah. - Apa maksudmu?

- Maksudku... - Apa maksudmu?

Maksudku...

Dia masih belum di sini.

BAPUKHEDA

Haruskah kami bawa dia kesini dan menyingkirkannya?

Kami akan buat video dan mengunggahnya di Facebook.

Tak ada yang akan berusaha mengacaukan desa kita lagi.

Tetap tenang.

Kita tak perlu menarik perhatian. Itu pribadi.

Jangan ada seorangpun tahu bahwa kita telah menangkap seseorang.

Kita akan menanyainya di pabrik. Masuk.

- Ayo pergi. - Kita akan membuatnya bicara dulu.

Maka kita akan putuskan apa yang akan kita lakukan padanya.

Dia membuat hidup kita layak untuk hidup...

Dia membuat hidup kita layak dihidupi...

Itu dia.

- Apa kabar? - Kau membuatku merasa hidup.

- Kemana? - Pabrik.

Siapa yang bertanya padamu?

- Sampai jumpa. - Baik.

Berkatilah anak-anak ini dengan akal sehat, oh Tuhan.

Ram Singh Allah. Sepertinya kau sudah cukup dipukul, Mallah.

Ram Singh Allah.

Tuhan, berkati semua orang.

Jauhkan mereka dari amarah.

Jaga mereka bebas dari penyakit.

Berikan mereka...

keinginan mereka.

Lihatlah namanya Ram Singh Allah.

Berusaha menjadi seperti Uddam Singh?

Ram Mohammad Singh Azad.

Untuk cinta...

Apa katamu?

Katakan padaku! Apa yang kau lakukan di rumahku?

Kau datang untuk mencuri, bukan? Hah?

- Kau datang untuk mencuri, kan? -Apakah dia datang untuk menemui saudara perempuan kita?

Deeppa adalah saudara kita.

Adiknya adalah saudara perempuan kita.

Kami adalah saudaranya.

Itu hanya sebuah keraguan.

Bagaimana jika Reet...

Katakan padaku!

Salah satu dari kalian, tetap di sini.

Dia terikat.

Dia tidak sadar. Dia tak pergi kemana-mana.

Ya, dia tak pergi kemana-mana.

- Kurang ajar kau. - Dia bisa pergi kemanapun.

Dia bukan balita menyusui.

- Tapi, nak... - Harap pergi, Bu.

Nak, seorang ibu selalu melindungi anaknya dengan cintanya dari segala bahaya.

Beberapa anak menghormati cinta dan perlindungan itu.

Dia selalu menghormatiku.

Dia bahkan tak pernah melangkah keluar rumah tanpa memberitahuku.

Sudah dua hari berlalu.

Apakah dia putra tunggalmu?

Tidak, aku punya 4 putra dan seorang putri.

5 orang anak kandung.

Dia tampaknya punya tim Kabbadi sendiri.

Aku harap tak terjadi apa-apa pada putraku.

Lalu bagaimana jika terjadi sesuatu padanya?

- Kau masih punya yang lain. - Dia anak laki-lakiku!

Dia tak seperti omong kosong yang kau ucapkan.

Jangan takut.

Apa seseorang datang menemuimu semalam?

Siapa?

Seseorang pulang tadi malam.

Aku mengejarnya.

Tapi...

Anakku, aku juga tidur dengannya di kamar dia.

Bagaimana kau bisa meragukannya?

Diam!

Aku tahu bahwa mereka yang tidak kau ragukan

adalah orang yang kawin lari.

Aku sudah cukup dengan omong kosongmu!

Saudaraku, aku bersumpah atas ibu kita. Aku tak tahu apa-apa.

IBU RESHAM

Resham.

Ibu.

Resham.

Resham...

Resham...

Resham ...?

Kau datang bahkan tanpa memberi tahuku.

Kenapa kau di sini?

Kau tak menangkapku?

Ibu akan sendirian.

Kau sangat khawatir pada ibu?

Dia adalah ibu yang memenuhi semua keinginan.

Kau juga punya saudara lain.

Resham...

Saudara...

Kakak beradik?

Saudara-saudaraku...

Resham...

Saudara serakah...

Saudara...

Keserakahan...

Resham!

Resham!

Saudara...

Keserakahan...

Serakah...

Serakah...

Keserakahan tidak memberimu apa-apa

Itu hanya membuatmu salah jalan

Keserakahan tidak memberimu apa-apa

Itu hanya membuatmu salah jalan

Adik kakakk Nindo yang dimanjakan.

Kakak memberi makan adiknya.

Nikmati manisannya.

Itu tidak manis. Kau pembohong. Ini roti jagung.

Dan ibu memanjakanku dengan nyata dan bukan sepertimu.

Halo, Pak.

Apa kalian punya pakaian, kain, sweater untuk diberikan?

Bantulah pria malang ini berdandan, Pak.

Pergilah, pak. Kami tak punya apapun untuk diberikan.

Hei, siapa bilang kita tak punya apapun? Ibuku punya banyak.

Dia memanggilku sebagai Pak.

Datanglah lagi nanti.

Pakaiannya belum kering, masih basah.

- Pak... - Ya.

Yang kau kenakan kering.

Berikan itu padaku.

Ini, kau pergilah. Ambil.

Terima kasih, Pak.

Semoga kau punya mobil besar.

Besar? Pada hari aku dapat mobil besar, aku akan buat kau jadi sopirku.

- Dengar... - Ya?

Ya. Pergilah, saudara. Sampai jumpa.

Saudaraku tidak kurang dari seorang raja.

- Mungkin Tuhan memberkati dia. - Baik.

- Ayo, saudara. - Ayolah.

Kami takkan membuang banyak waktu di sini.

Saudara-saudara kita ada di sini.

Salam, saudara.

Tak punya cukup energi untuk menyambut kami secara pribadi?

Seolah-olah kau menyapa Asees dengan pelukan dan ciuman.

Jangan khawatir, nak.

Kau tidak menyambutnya.

Setidaknya, terima kasih pada ibumu.

Jalani hidup yang panjang dan sehat, anak-anak.

Diberkatilah kalian. Semoga kalian beruntung.

Kau terlambat, saudara.

Kranti... beri aku pelukan, bocah lelaki.

Jangan merasa layak mendapat pelukan.

Dia pikir dia adalah Salman Khan.

Dia lebih tua darimu.

Sudah berapa kali aku menyuruhmu untuk bersikap hormat?

Ayo, ibu.

Kau bahkan tak minta kami untuk duduk. Kau sudah mulai menguliahi kami.

Untuk apa lagi ibu?

Aku suka semua ceramah dan cinta ibu beri padaku.

Hentikan, bocah manja.

Masuklah dan bawa kursi untuk kami duduk.

Duduk, aku akan segera kembali.

Ibu, masak teh yang enak.

Semua orang akan menikmatinya bersama.

Apa yang kau pikirkan?

Ibu, akan lebih baik jika semuanya dibagi secara damai di hadapanmu.

Itu sebabnya kau terdengar manis hari ini.

Aku bertanya-tanya seperti Singh Kaur...

sesuatu pasti mencurigakan tentang situasi ini.

Cepat, bro. Aku harus pergi merekam lagu.

Sevak, pertama kami akan merilis lagu tentang ibu.

Dan kami akan menyewa model seksi saat ini.

Jadi katakan padaku, Inqalab,

Apa yang ingin dibagi oleh agen properti besar itu?

Segala sesuatu.

Apa yang kau inginkan, profesor Jhanda Singh?

Apa pun yang dikatakan saudara Inqalab.

Dengarkan aku.

Kita punya 10 hektar tanah dan rumah ini.

Kalian semua sudah mapan.

Apa yang akan dilakukan bocah malang ini?

Rumah tua kakek di pedalaman dan tanah tandus akan menjadi miliknya.

Sembilan hektar dan rumah ini akan menjadi milik kami.

Kami akan melakukan apapun yang kami inginkan.

Jika kalian begitu bersemangat untuk perpecahan, maka biar aku perjelas pada kalian semua.

Kalian semua akan membaginya menjadi lima bagian.

Dan kami berdua hanya dapat sepersepuluh dari itu?

Kenapa? Kalian sudah menganggapku mati?

Ibu, Aku melunasi utang ayah.

Aku tak pernah meminta siapapun untuk membalasnya.

Dan siapa yang membayar pernikahan Nindo?

Apa ini?

Dia dapat rumah rusak dan tanah tandus.

Kenapa?

Dia bodoh. Apa yang akan dia lakukan dengan tanah itu?

Umurnya 32 tahun. Dia masih belum menikah.

Bahkan jika kita memberinya tanah...

seseorang akan berbicara manis padanya untuk menjual itu pada mereka.

Benar, saudara.

Beberapa saat yang lalu, seorang pengemis datang dan meminta pakaian...

Aku yakin karena itu dia tidak berpakaian...

dia pasti memberikan miliknya pada orang itu.

Karena kesetiakawanan, ayah hanya menyimpan apa yang kakek miliki.

Dia tak membeli tanah untuk dirinya sendiri.

Dia tidak menjualnya, saudari. Ayah kita hebat.

Sekarang mereka akan menjualnya.

Tidak masalah.

Mereka saudara kandungku.

Aku senang dengan apapun yang mereka berikan padaku. Aku tak pernah berkata 'tidak' pada mereka. Benarkan?

Nah, masalah teratasi, ibu.

Kau khawatir tanpa alasan.

Persiapkan dokumennya.

Kalian takkan menginap malam ini?

Kami akan menginap setelah pembagian.

Baik.

Apa yang terjadi? Ibu?

Apa yang terjadi, ibu?

Aku akan pergi dan mengambilkanmu air.

Aku akan mengambilkanmu air.

Ibu, air. Ibu?

Kau selalu khawatir padaku.

Kau tak pernah memikirkan dirimu sendiri.

Ibu, tekanan darahmu melonjak lagi.

Biar aku membawamu ke rumah sakit. Ayo pergi.

Mundur. Aku tak ingin pergi ke mana pun.

- Ini. - Ya, kepala desa?

Saat ini, aku seorang dokter.

Oke, dokter.

- Ambil darahku jika kau mau. - Tidak..

- Kenapa kau bawa ibumu ke sini? - Kau merawat pasien di sini, kan?

Aku membawanya kesini bukan untuk jalan-jalan. Ini batasnya.

Tekanan darahnya tinggi. Dia pasti khawatir.

Ini akan menjadi lebih baik.

Ibu, aku tak percaya kepala dokter ini.

Ayo pulang dan minum teh.

Kau akan merasa lebih baik dalam waktu singkat.

Ayo pergi, ayo.

- Ibu... - Aku akan mengantarmu pulang dengan mobilku.

Dokter, aku punya berkah ibuku bersamaku.

Tulangku lebih kuat dari mobilmu.

Kenapa kau terus membawa tanah liat ini?

Ibu, jika kau tanah liat, maka aku adalah debumu.

Nyata.

Ayo, punggungku, aku akan menggendongmu.

Ayolah.

Pengembara berbicara sekali lagi

Dia menumpahkan rahasia tak terkendali

Pengembara berbicara sekali lagi

Dia menumpahkan rahasia tak terkendali

Sumur penuh dengan air

Pintu menuju jiwa Tetap tertutup tidak lagi

Angin membawa berita

Angin membawa berita... benar

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Jika kau tanah liat.

Maka aku adalah debumu, itu benar

ladang berkembang dengan biji-bijian

Kami lupa semua kekhawatiran dan rasa sakit kami

ladang berkembang dengan biji-bijian

Kami lupa semua kekhawatiran dan rasa sakit kami

Lihatlah kicau burung

Dengarkan musik penuh perasaan

Awan membentuk gambarmu hari ini

Awan membentuk gambarmu hari ini

Ini adalah sesuatu yang baru

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Ketika Tuhan menyukai sesuatu, tarian alam

Dan bernyanyi

Ketika Tuhan menyukai sesuatu, tarian alam

Dan bernyanyi

Ini menampilkan warna-warna cerah

Dan kebahagiaan apa yang ditimbulkannya

Lihatlah cahaya terang

Lihatlah cahaya terang, itu cocok untuknya

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Dengan berkah dari matahari. Biarkan sinar itu diam

Dengan berkah dari matahari. Biarkan sinar itu diam

Biarkan mimpi membengkak. Mari kita mempermanis sumurnya.

Biarkan catatan nasib

Biarkan catatan nasib

Bumi menari dengan sukacita untuk beberapa

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Jika kau tanah liat maka aku adalah debumu, itu benar

Nasib bukan Tuhan.

Ini permainan otak

Nasib bukan Tuhan.

Ini permainan otak

Ini permainan otak, temanku

Makan itu. Kau akan merasa kenyang jika kau makan.

Kau tak harus keras kepala. Aku tak melakukan apapun untukmu.

Ibu!

Apa yang sedang kau lakukan?

Sudah kubilang jangan bekerja. Aku akan menangani semuanya.

Kau selesai. Biarkan saja.

- Oke, jadi aku sudah selesai? - Ya. aku akan kerjakan.

Oke, kau menyuruhku pergi?

- Jadi, aku sudah selesai? - Itu menyakitkan!

Suatu hari saudaramu akan selesai denganmu.

Dengarkan aku...

Jika kau begitu mengkhawatirkanku, maka menikahlah.

Jangan khawatir, aku akan menikah.

Tuhan pasti telah menciptakan seseorang untukku juga.

- Oh benarkah? - Dengarkan semuanya.

Untuk mendapatkan rekaman lagumu.

- Untuk membuat video vulgar. - Lebih di sana.

Untuk membuatnya viral di Facebook.

Untuk mendapatkan Like palsu di Youtube.

Hubungi kami segera.

Theeth.com.

Benar. Kau juga harus pergi dan mulai berbicara di pengeras suara

dan minta orang memberimu seorang istri.

Benar. Ini ide yang bagus.

Benar. Ini ide bagus untukmu.

Kau tak bisa mengatakan sepatah katapun kepada saudara-saudaramu.

Kau tak dapat meminta mereka untuk apapun.

Dia akan meminta orang untuk memberinya seorang istri?

Bicaralah.

Kenapa kau tak mengatakan apapun sekarang? Bicaralah!

Ayo, bicara. Mulai berbicara!

Katakan padaku!

Kenapa kau tidak mengatakan apa-apa?

Lihatlah, Ram Singh Allah...

Atau apapun namamu.

Ini terakhir kali aku memintamu.

Katakan padaku, kenapa kau di sini?

Kenapa kau datang ke rumahku?

Dimana tasmu?

Apa yang ada di dalamnya?

- Katakan padaku! - Mulai berbicara!

Kenapa kau membuat film tegang ini?

Mulailah bicara.

Cinta, keberanian,

Hubungan ibu, cinta...

Janji dibuat...

Karunia cinta selalu...

Harus mengambil,

tak ada yang memberi atau menerima...

Serikat buruh... serikat pekerja...

Saudara, ini memang melibatkan saudara perempuanmu, Reet.

Biar aku menyingkirkannya hari ini.

Kenapa kau mengundang masalah? Pergi dan bicaralah pada Reet.

Reet!

- Tunggu atau aku akan menembakmu! - Mumi!

- Tunggu di sana! - Hei!

- Berhenti! - Reet!

Katakan padaku, apa kau berbicara pada seseorang bernama Ram Singh Allah?

Malulah, kakak! Apa yang kau katakan?

Reet, beritahu dia jika ada seseorang. Kenapa kau ingin mati?

Ya, ada seseorang yang aku suka.

Ini berarti kau berselingkuh.

Aku bukan saudaramu jika aku tidak mengakhiri ini!

Jagroop Singh memerintahkan penghormatan di bidang ini.

Dan dia ingin jatuh cinta!

Aku akan menguburmu di sini.

- Dalam hal ini... - Tenang.

Aku ingin kalian semua setuju padaku dalam kasus ini.

Ikutlah bersamaku.

- Tidak! - Kemana kau membawanya?

Akan lebih baik jika kau tenggelam daripada jatuh cinta.

- Ya, Bro Mandi? - Sekarang kau memanggilku bro?

Maka aku juga akan mulai memanggilmu Sis.

Jadi nomorku disimpan?

Dengan nama Mandi.

Yah, memang itu. Katakan padaku, apa istimewanya?

Kau adalah orang yang spesial.

Kau adalah orang yang membuatku biasa.

Aku pikir kau punya perusahaan.

Jangan merasa takut, bodoh.

Cinta, jangan lakukan drama.

Sampai jumpa lagi, bro.

Ayolah! Ikut bersamaku.

Bangun.

Bangun.

Bangun!

Bukan dia.

Kau tak berani memberitahu siapapun di rumah mengenai dia!

Lalu siapa dia?

Siapa dia? Siapa dia?

Ini adalah pertanyaan pertama yang ditanyakan orang.

Dan kemudian mereka tertawa.

Putramu benar-benar punya cara yang lucu dalam berfoto.

Beritahu orang-orang bahwa dia adalah putra Singh Kaur,

putra kesayangan ibunya.

Dia tak tahu cara menjadi pintar seperti orang lain.

Kau memberi kami informasi...

seolah kami punya fotonya sehingga kami bisa membuatnya menikah.

Pernikahan orang bodoh ini.

Bodoh, bodoh, naif, atau cacat, Ibu mencintai semua anak mereka.

Bodoh, bodoh...

Naid atau cacat, Ibu mencintai semua anak mereka.

STASIUN POLISI HAAKAM CHANNA

Dia adalah anakku.

Aku tak tahu di mana putraku berada.

Di negara mana dia berada?

Asees!

Nak, di mana kau?

Aku akan mati tanpamu.

Tak ada ibu yang harus kehilangan putranya.

Asees!

Hubungi ibumu.

Jangan menangis, ibu.

Jangan ibu, jangan menangis.

Ibu, aku...

Aku akan segera kembali padamu.

Takkan terjadi apapun padaku.

Selama...

selama aku memiliki cintamu, Takkan terjadi apapun padaku.

Tidak, ibu. Jangan menangis.

Apa yang harus aku lakukan jika tidak menangis?

Putraku telah meminta pertemuan dewan untuk tanah kecil dan rumah ini.

Putriku juga seorang penyihir. Dan kau sangat naif.

Aku punya lima anak dan semuanya...

Menjijikkan.

- Aku salah melahirkan mereka di rahimku! - Tidak, ibu! Tidak, jangan. Tidak, ibu.

Jangan menghukum diri sendiri. Pukul aku!

Pukul aku saja.

Jangan menghukum diri sendiri.

Lakukan satu hal.

Pergi ke pertemuan dewan dan buat keputusan.

Tapi jangan menangis.

Aku tak bisa melihatmu menangis.

- Kau tak bisa melihatku menangis? - Tidak, aku tidak bisa. Tak pernah.

Ambil ini. Dapatkan kembali hakmu.

Kembalilah ke rumah jika kau sudah mendapatkan hakmu.

Baik. Aku akan dengan keras kepala mengambil kembali hakku.

Aku akan kembali ke rumah jika aku sudah dapat yang ku inginkan.

Setidaknya pakailah celana!

Kau hanya butuh kehendak

Ada apa? Kenapa kau tak pakai celana?

Aku mengenakan kemeja panjang, celana panjang, sandal dan sorban.

Kau hanya melihat yang tak aku miliki dan bukan apa yang aku miliki.

Tidak sulit untuk bertahan hidup. Kau hanya butuh kehendak

Itu keren. Aku ingin tahu apa yang akan mereka putuskan.

Mari lihat apa yang terjadi.

- Memutuskan. - Mari lihat apa yang terjadi.

Benar.

Kalian hanya ingin mereka punya rumah pinggiran dan tanah tandus?

Adik ipar Singh Kaur tak ada di sini. Bagaimana kita bisa memutuskan tanpa kepala keluarga?

Ibu berkata dia takkan melibatkan dirinya dalam bisnis divisi ini.

Bukankah itu benar, dokter?

Aku kepala di sini.

Kau sangat tidak bisa diprediksi.

Kau kadang-kadang seorang dokter dan kadang-kadang seorang kepala suku.

Beritahu kami, apa yang kau berikan pada mereka?

Kami sudah memberitahumu dan ibu.

Setidaknya beri mereka bagian yang tepat.

Tanah dan lahan yang kalian berikan tidak adil.

Dan bagaimana dengan bagian ibumu?

Dia juga harus mendapat bagian yang sama.

Jangan memberi jika kau tak mau. Aku akan melakukan persalinan.

Kalian sangat senang mendengar aku akan melakukan pekerjaan itu.

Mari lurukan ini.

Aku takkan melepaskan tanah dan rumah di pinggiran.

Kalau tidak, ibu akan memukulku.

Mereka sudah memberimu itu.

Tuliskan dan biarkan kami kembali bekerja.

Tapi dengar... aku punya...

sebuah kondisi.

Sebuah kondisi?

Aku ingin ibu...

- Tuhan Maha Kuasa. - Tuhan Maha Kuasa...

Beritahu kami.

Dia telah memberimu segalanya. Dia menginginkan ibunya.

Berikan padanya.

Dia bukan lagi ibumu.

Mulai hari ini, tanah itu milik kalian...

ibu hanya milikku.

Aku takkan mendekati tanah kalian.

Dan kalian jangan datang mendekati ibuku.

Kalian telah membuatnya banyak menangis.

Kami tak lagi punya hubungan denganmu.

Bukan hanya aku, bersama kami.

Denganku dan ibuku.

Karena aku tak ada hubungannya dengan tanah yang akan kalian dapatkan...

Kalian juga takkan ada hubungannya dengan ibu. Oke?

Aku menginginkannya di atas kertas, ditandatangani dan disegel.

- Di kertas? - Di kertas?

- Lakukan. - Aku mendapat izinnya.

Ibu sering berkata,

orang yang terbuat dari emas tidak membutuhkan perhiasan.

Profesor, silakan. Tandatangani itu. Kau lakukan duluan.

Mulai sekarang, ibu adalah milikku.

Ayolah Kranti, adik laki-lakiku, kau juga tandatangan disini.

Saudari Nindo, ibu milik Asee.

Lakukan.

Panjang umur. Ibu adalah milikku.

Ini pulpenmu.

Kami tidak melepaskan hak kami

Kami tidak melepaskan hak kami

Hebat.

Dia menampar mereka

- Tanpa mengangkat tangannya. - Ya.

Jadi raja telah datang setelah membagikan semuanya?

Tidak, ibu. para raja mengambil sesuatu, mereka tidak memberikan hal lain.

Putramu sayang membawa sesuatu.

Apa yang kau dapatkan?

Rumah yang rusak di pinggiran dan tanah tandus?

Ibu... aku dilahirkan oleh seorang ibu.

Dan aku telah menjadikannya milikku, selamanya.

Aku telah melakukan kesepakatan yang tepat. Di kertas. Lihat ini.

Mulai sekarang, ibu adalah milikku.

Hebat.

Tidak ibu, Aku merasa geli.

Tidak ibu, aku merasa geli.

Tidak ibu, aku merasa geli.

Tidak, ibu...

Aku pikir dia gila. Aku pikir dia telah menyakiti otaknya.

Kau terlihat seperti orang yang baik.

Kau tak punya tulang yang kejam di dalam dirimu. Ya.

Ya.

Sekarang jadilah anak yang baik dan katakan padaku kenapa kau datang ke rumah kami?

Tak ada yang akan menyalahkanmu.

Tak ada yang akan memarahimu.

Kenapa kau lompat ke tembok?

Ya?

Jangan takut. Katakan padaku.

Kenapa kau lompat ke tembok?

Apa kau marah pada kami?

Bagaimana jika dia seorang polisi?

Bagaimana jika dia datang untuk menyelidiki bisnismu?

Dia dan Reet.

Aku harus terlebih dahulu membersihkan masalah, Reet.

Mereka takkan mundur tanpa pertanyaan.

Mereka akan membunuhku jika aku mengatakan yang sebenarnya.

Dia juga aku.

Reet, setidaknya beritahu siapa yang kau cintai.

Aku takkan memberitahu siapapun.

Aku takkan memberitahu kakak ipar.

Oke, jadi kakak berdiri di luar.

Angkat topi untukmu.

Tak ada seorangpun disini selain kau dan aku.

Katakan padaku, siapa bocah beruntung yang jatuh cinta pada saudara iparku?

Saudaraku berpikir aku telah melakukan kejahatan dengan jatuh cinta.

Padahal dia berselingkuh meski punya istri.

Dan kau penyihir sialan.

Jangan khawatir. Aku tidak akan mengatakan yang sebenarnya padamu.

Sekarang aku harus mengarang cerita untuk mereka.

Kenapa kau berpikir keras sekali?

Ada apa? Apa kau tak percaya padaku?

Percaya?

Baik...

Bocah itu berasal dari Kanada.

Aku pikir saudara takkan setuju untuk membuat kami menikah.

Jadi aku tidak memberi tahu siapapun.

Dia punya bisnis transportasi di Toronto.

Di Toronto?

Penipu! Beritahu aku tentang itu.

Kebahagiaanku terletak pada kebahagiaanmu. Apa kau mengerti?

Aku takut dia pasti jatuh cinta pada orang bodoh yang tidak berguna.

Makanlah makan malammu, gadis bodoh.

Kenapa harus marah dengan makanan?

Saudaraku, kau memiliki pikiran yang kotor.

Bukan cintamu untuk adikmu tapi keserakahan pergi ke Kanada

telah mengubahmu begitu lembut dan lembek ke arahku.

Kenapa kau menangis?

Kenapa kau menangis sekarang?

Kenapa kau menangis?

Apa yang harus aku lakukan jika tidak menangis?

Aku memberimu makan, memberimu segalanya.

Kau tak membantu kami.

Semua orang tua melakukan itu untuk anak-anak mereka.

Silakan makan dan pergi ke kantor.

Temukan dia.

- Dia saudara laki-lakimu. - Dia tidak seperti kita.

Kami telah bekerja keras untuk sampai ke sini.

Aku adalah pengusaha properti terkenal Sangrur.

Benar. Kami menggunakan otak kami.

Ibu, selesaikan makan lalu aku akan memanggil putramu yang lain.

Profesor akan membawamu ke halte bus.

Jangan khawatir, ibu. Aku akan memanggil SSP.

Kau harus menelepon sebelum muncul di kampus.

Muncul seperti ini tidak benar.

- Halo? - Halo.

- Ya? - Kau masih belum kembali.

Kudengar wanita tua itu muncul hari ini.

Kemana saja kau?

Ya, wanita tua itu telah memakan otakku.

Aku akan menyingkirkannya dan kembali. Jangan khawatir.

- Baik? - Baik. Jangan bawa dia pulang.

Kita harus pergi makan malam malam ini.

Apa? Kau takkan menciumku lagi?

Apa kau malu dengan ibumu?

Oke bye.

Hati-hati, ibu. Baik? Bye.

Kerja yang bagus, Jhanda.

Setelah menjadi seorang profesor, kau pasti telah mengajarkan ibumu sebuah pelajaran.

Paku itu terpisah dari kulit pada satu titik.

Baik.

Biarkan aku belajar pelajaran dari Kranti juga.

Sevak!

Kau harus membawa cewek seksi.

Kau hanya punya wanita tua di sini.

Hei, lagu ini didasarkan pada seorang ibu dan bukan pacar.

- Jelas. - Pergilah.

Roll. Kamera. Action.

Seperti matahari, angin dan bayangan

Bumi juga seperti seorang ibu

Seperti matahari, angin dan bayangan

Bumi juga seperti seorang ibu

Ibu adalah kekuatan, ibu adalah kekuatan

Ibu mukjizat, ibu adalah pengabdian

Tidak mudah menjadi seorang ibu

Tidak mudah menjadi seorang ibu

Tidak ada yang bisa lebih besar daripada seorang ibu

Seorang ibu seperti air ke tanah kering

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Aku harus melihat dunia Karena ibuku

Tidak ada yang lebih penting daripada seorang ibu

Aku harus ada di dunia ini Karena ibuku

Ibunda adalah ibadat, ibu adalah Tuhan

Air, cahaya, warna dan jalan

Air, cahaya, warna dan jalan

Ibu adalah orang yang mengajari kita Pelajaran pertama kita

Ibu adalah bentuk Tuhan

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Apa ini, Nak?

Ibu, aku ingin tahu apa yang bersinar lebih terang,

lampu-lampu ini atau ibuku.

Ibu khawatir lebih dari Tuhan.

Ibu sangat mencintai semua orang

Jantung seorang ibu dan dapur seorang ibu

Selalu terbuka untuk anak-anaknya

Seorang ibu seperti pot yang memegang lautan

Seorang ibu seperti pot yang memegang lautan

Hidup tanpa ibu Seperti hidup tanpa emosi

Berkat seorang ibu selalu ada di sekitar

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Seorang ibu adalah hadiah terbaik yang bisa dimiliki

Ibu, kau?

Kau muncul tanpa memberi tahu?

Anakku, aku datang ke sini karena Asees.

Dia telah hilang selama beberapa hari.

- Aku tak tahu di mana dia. - Binatang biasanya tidak dapat diprediksi.

Mereka pergi kemanapun mereka mau. Aku tidak bertanggung jawab untuknya.

Jika kau datang ke sini, setidaknya kau bisa mengenakan pakaian yang layak.

Aku telah membersihkan hidungmu.

Kukuku masih penuh dengan kotoranmu.

Dan kau memberiku saran?

Tetap diam, jangan membuat keributan.

Ada apa, Kranti?

Antarkan dia ke halte bus.

- Siapa dia? - Ibunya Kranti.

Ayahnya adalah pria yang baik, seorang pejuang kemerdekaan.

Itu sebabnya putra sulung kami bernama Inqalab.

Yang lebih muda darinya, Jhanda.

Dan yang termuda bernama Kranti.

Mereka memiliki saudara perempuan, Nindo.

Asees adalah penatua Kranti.

Aku beri nama Nindo dan Asees.

Tapi nama tak menentukan siapa dirimu, nak.

Pekerjaanmu menentukan nilaimu.

Asees naif dan kurang berpendidikan dari mereka semua.

Aku mencoba menemukannya.

Seperti apa Asees? Ceritakan padaku tentang dia.

Alhamdulillah, seseorang bertanya tentang putraku tersayang.

Asees. Dia suci dan saleh seperti api dapur.

Ibu...

Angkat topi untukmu.

Angkat topi ke semua ibu di dunia

yang bisa membuat roti bundar saat mengobrol.

Dan dapat menempatkan garam dan gula dengan benar tanpa mengukur.

Hanya ini yang bisa aku lakukan.

Maka dapatkan seseorang yang bisa membuat roti bundar bulat.

Dia juga akan menjagaku.

Benar.

Seperti dua orang lain yang merawatmu dan memijat kakimu?

Ibu ibu...

Ibu...

Ibu...

Ibu...

- Ibu! - Ibu!

Ibu!

Ini, minum air.

Apa ibu baik baik saja?

Aku akan coba mencari anakmu.

Catat nomorku dan masukkan ke dalam tasmu.

Jangan khawatir, ibu.

Ibu memiliki pergelangan tangan yang sangat kecil.

Betapa malangnya mereka.

Yang meskipun memiliki ibu, menjauhi dia.

TOKO TURBAN DELHI CLOTH HOUSE

BUS STAND, SHERPUR

Ya?

Putra...

Pernahkah kau melihat anakku?

Dia pernah memberiku nasihat.

Tapi dengar, kau tak boleh mengemis.

Kau harus bekerja.

Tuhan memberkatimu, Nak.

Jika aku menemukannya, Aku pribadi akan membawanya pulang.

Baik.

Bye

Katakan padaku...

Kenapa kau mengatakan tidak setiap kali aku berbicara tentang pernikahan?

Aku selalu mengatakan ya ketika datang untuk mencintaimu.

Aku tidak bercanda.

Aku sedang dalam mood untuk romansa.

Pergi.

Sayang, apa kau pernah melihatnya di mana saja?

Namanya Asees Singh.

Tidak, aku tidak kenal dia.

- Tanyalah suamimu juga. - Tidak, aku tak kenal dia.

Pergilah, wanita tua. Kenapa kau menyusahkan kami?

Nak, tunjukkan rasa hormat.

Aku seusia ibumu.

Jika kau seusia ibuku, maka aku akan memanggilmu sebagai bibi.

- Pergi. - Oke, nak. Diberkatilah kalian.

Wanita tua itu juga memanggilmu sebagai suamiku dan membuatmu menjadi milikku.

Menikahlah denganku.

Jika aku menikah denganmu, lalu bagaimana aku akan menceriakanmu?

Hei!

Apa kau mau mati, paman?

Ada apa, paman? Kau tak memperhatikan mobil?

Keponakan, Aku memperhatikan segalanya.

Aku tahu kau takkan mendengarkanku.

Namun aku akan menyarankan agar kau tetap waspada.

Pikirkan urusanmu sendiri, paman.

Aku dilahirkan untuk bekerja dan membantu orang lain.

Para kroni ini tak akan membantu.

Pergilah ke ladangmu, paman.

- Ayo pergi, Juppa. - Seolah kau bekerja di bidangku.

Mereka akan mengajariku cara bekerja.

Dia hampir tak akan selamat malam ini.

Mari kita lemparkan dia ke suatu tempat, saudara.

Halo?

Pernahkah kau melihatnya di mana saja?

Barang macam apa dia?

Haruskah aku memberitahumu? Pikirkan urusanmu sendiri.

Tunggu, tuan.

Pernahkah kau melihat pria di foto ini?

Ada seseorang di desa kami, Juppa.

Dia tahu lebih baik tentang orang luar.

Tanyakan dia.

Di mana kami dapat menemukannya?

Di pabrik tua.

- Ayo pergi. - Ya, ayo pergi.

Di mana kau memarkir sepeda?

- Apakah kau melihatnya? - Siapa dia?

- Asees Singh. - Asees Singh?

- Asees mana? Apa yang dia lakukan? - Darimana dia berasal?

- Apa yang harus kau lakukan dengan itu? - Dia ingin tahu dari mana dia berasal.

Dia bos kami. Dia bersama CBI. Dia hilang.

Apa kau ingin memberi hormat kepadanya?

Tidak, kami tak melihatnya.

Mari kita pergi, Sadhu Singh.

Aku pikir seseorang akan terbunuh, Pak.

Dia akan digantung.

Apa kita menemukan orang bodoh ini, mereka terikat untuk tak tidur malam ini.

Dia pria yang sama.

- Namanya Asees. - Ya.

Tapi dia mengatakan namanya adalah Ram Singh Allah.

Apa yang sedang terjadi?

Aku pikir aku telah mendengar nama Asees ini sebelumnya.

Namanya Asees Singh.

Namanya Asees Singh.

Namanya Asees Singh.

Oh sial.

Kita dikutuk.

Kita dikutuk jika dia mati...

Kita dikutuk bahkan jika dia masih hidup.

Bagaimana jika dia mati? Ayo pergi.

Pergi temukan dia. Di sinilah kami membuangnya.

- Kemana dia pergi? - Lihat ke sana, Deeppa.

Dia tak cukup mampu untuk bergerak.

Kemana dia pergi?

Mandi, lihat ke sana.

Kemana dia pergi?

- Kami tak bisa menemukannya. - Dimana dia menghilang?

Kami benar. Dia seorang polisi.

Tapi kemana dia pergi?

Juppa, kau pulang dan sembunyikan barang-barang itu.

- Benar. - Ya.

Kami terjebak.

Kita dalam masalah besar. Kita dikutuk.

Kami akan dipenjara untuk jangka panjang.

Dia? Apa yang dia lakukan di sini?

Nak, dia jiwa yang malang.

Kami kembali dari Gurudwara di atas bukit.

Dia memanggil kami dan kami membawanya pulang.

Dia dalam keadaan yang sangat buruk, saudara.

Pakaiannya sangat kotor.

Ibu membawa pakaian anak Paman Sucha untuknya.

Ibu, apa menurutmu tempat ini adalah panti asuhan?

Dia orang yang sangat berbahaya.

Dia seorang polisi.

Dia pulang untuk membawa narkoba.

Aku meragukan Reet karena dia.

Dia bahkan memberiku nama yang salah.

Namanya Asees Singh dan dia bilang dia Ram Singh Allah.

Ram Singh.

Bagaimana dia tahu nama kakek kita?

Dia berbohong.

Dia mengatakan namanya adalah Ram Singh.

Aku melakukan tugasku.

Aku tak peduli apakah dia seorang pencuri atau polisi.

Kita akan segera mencari tahu.

Sekarang dia akan meninggalkan tempat ini jika dia sembuh.

Keluarkan dia, sekarang.

Jangan, Nak.

Kami menemukannya ketika kembali dari Gurudwara.

Siapa yang tahu apa yang Tuhan kehendaki?

Aku lapar.

Tunggu, aku akan memberimu roti datar.

Tidak, roti datar saja sudah cukup.

Itu adalah perbuatan baik memberi makan seseorang, nak.

Aku akan mengambil sesuatu untuk dimakan.

Kau ikut denganku. Ayolah.

Halo, kakek.

Aku akhirnya tiba di rumah ibuku.

- Duduk. Duduk di sini. - Baik.

Jai Hind, pak.

Wanita tua itu kembali.

Pak, kenapa kau tak menganggap serius kasus Asees yang hilang?

Dia telah datang ke sini sejak beberapa hari.

Kau siapa?

Kau dapat memanggilku sebagai adikAsees.

Dia sudah punya banyak anak.

- Kau satu-satunya yang hilang. - Apa tugasmu, Pak?

Jangan seperti daftar komentar buruk yang dilakukan di Facebook.

Seorang ibu punya satu atau lebih dari satu anak,

dia sama saja mencintai mereka semua.

Sungguh?

Itu hal baru yang telah kau ceritakan padaku.

Terima kasih telah memberitahuku.

Masih ada lagi. Setiap orang hanya memiliki satu ibu.

Dan yang malang

yang tidak tahu betapa pentingnya ibu.

Kenapa kau tak dilahirkan untukku, nak?

Untuk memperbaiki yang rusak dan untuk menghibur...

adalah agama terbesar laki-laki.

Anak muda, jangan coba mengajariki agama.

Aku menyumbang di kuil dan Gurudwaras setiap bulan.

Dan aku pergi memberi penghormatan setiap bulan.

Agama tak hanya berarti kau memberi penghormatan di tempat-tempat keagamaan.

Kau perlu membangunkan kasih sayang yang tak aktif dalam dirimu.

Pertengkaran Harian

Menyebabkan keluarga retak

Orang-orang memberi emosi dan perasaan rindu

Orang-orang memberi emosi dan perasaan rindu

Putranya lupa

Semua hal yang dilakukan seorang ibu

Cinta menyebabkan dunia melayang

Biarkan dunia membangkitkan cinta yang dilewatkan

Uang membuat orang-orang rakus seperti binatang

Siapa yang harus disalahkan beberapa orang suci bahkan lebih buruk dari pencuri

Siapa yang harus disalahkan beberapa orang suci bahkan lebih buruk dari pencuri

Kenapa kau tidak memberikan rona baru pada persahabatan?

Biarkan dunia membangkitkan cinta yang dilewatkan

Biarkan dunia membangkitkan cinta yang dilewatkan

Orang berbohong

Bahkan di hadapan buku suci

Tidak ada yang memegang penting baik dokumen maupun janji yang kau ambil

Tidak ada yang memegang penting baik dokumen maupun janji yang kau ambil

Aku memohon kepada Tuhan, membedakan antara Kebenaran dan berbohong, dengan pengait atau penjahat

Biarkan dunia membangkitkan cinta yang dilewatkan

Biarkan dunia membangkitkan cinta yang dilewatkan

Satu-satunya Tuhan Sejati yang tinggal...

Dengan pencipta-Nya, semuanya diciptakan.

Satu-satunya Tuhan Sejati yang tinggal...

Dengan pencipta-Nya, semuanya diciptakan.

Satu-satunya Tuhan Sejati yang tinggal...

Dengan pencipta-Nya, semuanya diciptakan.

Satu-satunya Tuhan Sejati yang tinggal...

Dengan pencipta-Nya, semuanya diciptakan.

Ibu!

Foto siapa itu?

- Nak... - Ya?

Hubungi Resham.

- Resham! - Ya?

Kemari.

Duduk.

Kakekmu...

...Ram Singh. Ini fotonya.

Kakek?

Kau tak pernah menunjukkannya padaku.

Dan kenapa dia tak datang mengunjungi kita?

Ibu mengatakan Ibu tidak punya rumah ayah.

Ibu mengatakan dosa karena berbohong.

Dan ibu berbohong pada kita.

Katakan padaku. Ayolah.

Siapa yang kau pegang di hatimu

Menyimpanmu siang dan malam perusahaan

Beritahu kami. Ayolah.

Benar atau salah...

Dosa atau perbuatan baik...

Soal keras kepala, nak.

Bagaimana? Dimana?

Di mana Singh Kaur?

Dia takut padamu, ayah.

Khawatir murkamu, dia telah mengunci pintu.

Dia tidak merasa takut saat jatuh cinta?

Ram Singh memberi hormat di wilayah ini.

Dan... dia berani jatuh cinta?

Aku akan menguburnya di sini sendiri.

Dia ingin kau bertemu dengannya sekali saja.

- Ya, ayah. Kakak berkata... - Diam.

Aku ingin kau setuju...

dengan apapun yang aku putuskan untuk masalah ini.

Aku akan bicara dengan orang yang berani merusak kehormatanku.

Aku yakin kau tahu...

apa yang aku maksud dengan membuatmu menunggu di antah berantah.

Itu hanya permainan menunggu.

Kau tahu itu lebih baik. Aku yakin kau tahu

kenapa aku menunggumu di sini.

Apakah kau tahu...

dimana kau berdiri?

Kau pikir aku siapa?

Aku adalah jalan yang tinggi, penuh harapan.

Jangan berani mengambil jalan yang menuju ke rumahku.

Allah Singh tidak bisa membuat Singh Kaur menunggu lama, ayah.

Aku akan membungkammu selamanya jika kau memanggilku sebagai ayah.

Kau memiliki nama yang aneh.

Allah Singh.

Apa kau seorang Muslim... atau seorang Sikh?

Aku seorang kawan.

Aku bukan orang yang bisa kau bengkokkan dengan mudah.

Mengikuti ajaran Baba Nanak,

Aku mencoba berperilaku seperti manusia yang baik.

Kau juga memiliki nama Hindu, Ram Singh.

Dan nama putrimu adalah Singh Kaur.

Hakimi cerita kami dengan cinta dan bukan nama.

Jangan mengajariku, kawan.

Ini bukan panggungmu.

Ini adalah jalan yang menuju ke ladangku.

Kau bisa terbunuh.

Kau harus melupakan Singh Kaur.

Singh Kaur telah berkembang dalam pikiranku seperti panen yang bagus.

Jangan membuat keputusan tergesa-gesa.

Aku akan menunggu.

Membuat waktu menunggu menyebabkan stagnasi.

Stagnansi berarti sesuatu tanpa perubahan.

Jika perubahan tak terjadi dengan sendirinya,

maka Allah Singh tahu bagaimana mewujudkannya.

Aku akan memenggalmu...

dan letakkan kepalamu di tanganmu.

Cukup minta saja.

Aku akan memenggal kepalaku sendiri dan meletakkan kepalaku di tanganmu.

Tapi setidaknya, pikirkan tentang kami.

Menjijikkan.

Ram Singh akan menjilati ludahnya sendiri

jika dia menyimpan pikiran untuk bajingan sepertimu.

Aku datang ke sini dengan niat baik.

Dan niat baik tidak dapat ditekan oleh kekuatan apa pun.

Oh ya...

Cinta dan angin termasuk kategori yang sama.

Sulit untuk membuat mereka bisa ditangkap.

Selamat tinggal.

Aku telah menentukan pernikahanmu...

Dengan putra petugas yang bertanggung jawab di Longowal.

- Tapi dia orang jahat. - Dia bukan orang jahat!

Dia seorang pemberontak.

Apa yang akan dilakukan putra Jat jika tidak berontak? Bekerja sebagai buruh harian?

Mereka telah menentukan pernikahan satu minggu setelah hari bulan baru berikutnya.

Mulailah buat persiapan.

Dan singkirkan dia.

Putrimu...

ingin merusak kehormatanku

untuk orang yang tidak berharga.

Tidak, ayah.

Apa yang kau lakukan tidak benar.

Raja Janak telah memberi Sita hak untuk memilih suaminya.

Dan kau membawa Ram berusaha mengambil Allahku dariku?

Ayah,

Aku lebih baik mati daripada memalukan kehormatanmu.

Tapi jika aku menikahi orang jahat

dan hidup seperti boneka tak bernyawa...

maka dalam waktu dekat...

dia akan mempermalukan kehormatanmu di ruang sidang dan kantor polisi.

Tidak, ayah.

Aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.

Ayah, aku tak akan pergi dan mempermalukan kehormatanmu.

Aku memakai kehormatanmu di kepalaku ketika aku pergi.

Kami seperti buku tentang cinta

Kami mengajarkan pelajaran kasih sayang

Kami adalah burung pemberontak

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Kau menghancurkan kami!

- Tidak, ibu. - Mungkin kau tak pernah menderita dalam hidup.

Tidak, ibu.

- Kau juga harus menderita sepertiku. - Ayah! Kasihanilah, ayah.

Jangan berjalan di jalur pertumpahan darah.

- Minggir. - Ayah!

Kau berada di bawah sumpah Tuhan.

Aku...

Ram Singh...

Deklarasikan hari ini...

Bahwa Singh tak ada hubungannya dengan Ram lagi.

Dia mati untuk kita.

Tidak seorang pun, baik ketika aku masih hidup...

atau setelah aku mati akan menjaga hubungan apapun dengannya.

Katakan pada penyihir itu...

Jangan pernah menginjakkan kaki di desaku, Bapukhera...

Bahkan karena kesalahan.

Tidak seharusnya anak-anaknya.

- Nak. - Ya, ayah?

Sekarang kau harus menjaga kehormatan ayahmu tetap utuh.

Longowal...

Kau akan menikah dan dikirim ke sana.

Kenapa kau menghukumku, kakak?

Bibimu dihukum karena dosa-dosaku.

Aku menemukan itu

orang jahat itu membuat adikku sangat terganggu.

Hanya lima tahun dalam pernikahan mereka...

dan perbuatannya membuat dia menemui ajalnya.

Seseorang menembaknya mati saat dia pergi ke pengadilan.

Mereka mengatakan bahwa ayah membawanya kembali ke desa.

Bersama dengan kedua anaknya.

Seorang anak laki-laki dan anak perempuan.

Banyak surat

Aku menulis kepada ayahmu.

Beberapa hadiah untuk adikku.

Dan pakaian kecil untuk anak-anaknya.

Serban ayahku...

yang aku pakai saat aku meninggalkan rumah.

Gaun dan cadar ini...

Aku telah meninggalkan rumahku dan memakainya.

Aku menyimpan semua keinginan keluarga ayahku yang tersembunyi.

Aku meneteskan air mata untuk mereka.

Sekarang, anak-anak bibimu pasti sudah dewasa juga.

Kami memiliki seorang bibi dan sepupu!

Ibu, jika Ram Singh Allah akan bersama,

maka itu akan jadi pemandangan yang bagus.

Tapi nasib sial menghancurkan segalanya, aku memberitahumu.

Jangan salahkan nasib.

Itu adalah hasil dari keputusan yang diambil oleh ayahku dan aku.

Aku menghabiskan seluruh hidupku.

Merindukan keluargaku, setiap hari.

Tapi ayahku telah memerintahkan...

bahwa aku tak boleh masuk ke rumah itu.

Aku telah melanggar aturan hanya sekali dalam hidup.

Aku tidak berani melakukannya dua kali.

Aku juga tidak pergi ke sana atau mereka datang ke sini.

Dan takkan ada satupun dari kalian pergi ke sana.

Hal-hal ini tidak pernah dimaksudkan untuk pergi ke sana.

Jadi mereka tak pernah pergi ke sana.

Setelah aku mati, bakar mereka denganku.

Apa yang akan kau lakukan dengan kesedihanku?

Ibu?

Di desa mana orang tuamu tinggal?

Bapukhera.

Jangan menangis.

Tolong jangan menangis.

Ibu...

Kenapa kita tak pergi dan memberitahu mereka hal-hal ini?

- Kami juga akan mendapat kesempatan bertemu bibi. - Benar.

Jangan berani berani menginjakkan kaki di Bapukhera.

Ibu...

- Ibu ibu...

Aku telah menerima perintah ayahku.

Kau akan melihatku mati

jika kau memberi tahu bibimu atau orang lain tentang kita.

Ibu, begitu kau meninggalkan rumah tanpa memberi tahu siapa pun.

Sekarang aku akan melakukan hal yang sama, sekali ini saja.

Tapi aku akan memastikan hal-hal ini sampai di rumahmu.

Dan tidak terbakar dengan tumpukan kayumu.

Aku bersumpah padamu.

Kakek, amarahmu telah menyakiti banyak orang.

Tapi jangan khawatir, sekarang aku di sini untuk menyebarkan cinta.

Kalau aku mau, aku bisa langsung memberi tahu bibi.

Dia akan menghujaniku dengan banyak cinta dan kasih sayang.

Tapi ibu telah membuatku berjanji.

Aku datang ke sini tanpa memberi tahu dia.

- Kakek, keluargamu sedikit gila. - Hei.

Apa yang kau katakan kepada kakekku?

Dia adalah kakekku seperti dia milikmu.

Beraninya kau! Bagaimana bisa kakekku kakekmu?

Kau siapa?

- Kenapa kau datang ke rumahku? Katakan padaku. - Lepaskan aku.

Aku akan membunuhmu hari ini.

- Katakan padaku. - Apa yang sedang kau lakukan?

Apa kau kehilangan pikiranmu?

Apa kau ingin membunuhnya?

Air!

Air!

Ibu itu saleh dan murni, sama seperti air.

Tentu saja.

Untuk merawat ibumu

dan pergi ke tempat-tempat keagamaan, bukan hanya sekedar farisisme.

Ngomong-ngomong, ibuku adalah sahabatku.

Nyonya?

Kata ibu itu sendiri memberimu kedamaian.

Ibu, hubungan ini seperti...

Maksudku, apa yang aku katakan tentang seorang ibu?

Dan apa pendapatmu tentang itu?

Tentang ibu? Seseorang tak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata.

Kau beritahu kami.

Ibu adalah cinta dan cinta adalah segalanya.

Kenapa kau berbelit-belit?

Kenapa kau tidak mengatakan kau tak tahu apa-apa tentang ibu?

Kau telah merekam lagu. Mereka akan mendengarkannya jika mereka mau.

Bukankah kau mengatakan ini selama syuting? Bahwa kau ingin uang tunai untuk ibu?

Apa yang kau katakan?

Kau pikir kau seorang sutradara hebat? Kau di sini hanya karena aku.

Aku seorang hamba yang rendah hati dan pemuja budaya kita.

Kau berpura-pura menjadi seorang penyanyi.

Seorang hamba yang rendah hati dan pemuja budaya kita.

Kau mengatakan bahwa kau melayani bahasa ibumu.

Layanan tersebut dilakukan tanpa biaya. Tanpa keserakahan.

Bhagat Puran Singh adalah orang yang benar-benar hamba dan pemuja.

Kau bahkan tak dapat membantu ibumu, jadi bagaimana kau akan melayani bahasa ibumu?

Bahasa ibu tak membutuhkan bhakta, itu membutuhkan ketekunan.

Kau telah membuat bahasa ibu menjadi malu.

Siapa yang membuatnya malu?

Hei! Apa yang kau inginkan?

Kenapa kau datang ke hidupku untuk menimbulkan masalah?

Apakah ini rumah ayah ibumu?

Apa yang sedang kau lakukan? Lepaskan dia.

Nak, beritahu kami darimana asalmu?

Dimana keluargamu? Kau siapa?

- Aku? - Ya, beritahu kami nak.

Aku punya ibu dan istri.

Setiap orang hanya punya satu.

Tidak, saudara. banyak orang diam-diam menyimpan satu lagi.

Kalian berpikir bahwa aku lajang?

Tidak, Aku sudah menikah.

Ada cerita panjang di balik pernikahanku.

Apa kalian ingin mendengarnya?

Kalian telah merawatku dengan baik. Dengarkan aku.

Ini baik. Ini akan membuat kalian terhibur.

Apa yang kau katakan?

Duduklah.

Singkirkan dia.

Aku...

Apa kalian tahu bagaimana pernikahanku terjadi?

Ambil beberapa biji dan panen mereka

Tanah akan memberkatimu dengan imbalan

- Ibu, biar aku menyapu lantai. - Jangan merepotkanku.

- Oke biarkan aku memasak. - Aku akan mengaturnya.

Aku akan mengaturnya. Jangan bekerja terlalu keras.

Seorang ibu akan selalu menjadi ibu

Haruskah aku membantumu mjadi Manak? Haruskah aku belikan kau alat musik?

Bagaimana aku mengundang penyanyi untuk pernikahanmu?

Sekarang kau akan senang bahkan jika entah bagaimana kau berhasil menikah

Aku pikir aku akan mati sebelum keinginanku ini terpenuhi.

Kedua menantuku tidak berguna.

Aku akan memenuhi keinginanku melalui istrimu.

Ibu, aku takkan membiarkanmu mati sampai keinginanmu ini belum terpenuhi.

Bagaimana kau akan menikah? Seseorang akan jatuh dari langit?

Di sana, kau lupa.

Kau juga sudah mulai membuat pengumuman.

Kau butuh seorang menantu perempuan!

Jangan percaya pada semua yang aku katakan.

Pengumuman semacam itu tak membantumu menikah.

Hei...

Kau adalah orang yang mengatakan selalu ada waktu untuk segalanya.

Dengarkan semua!

Aku mencari seorang istri untuk diriku sendiri.

Aku ingin pasangan hidup.

Kakak, aku ingin menikah.

Aku ingin seorang gadis yang akan membantu ibuku.

Aku berusia 32 tahun.

Aku masih sendiri.

Saudara-saudaraku telah mengambil bagian mereka dan meninggalkan kami.

Aku telah diberi sebidang tanah dan ibu.

Dan ya, kami punya rumah yang rusak.

Aku hanya butuh seorang gadis yang bisa aku nikahi.

Dia harus menjaga ibuku.

Aku takkan membiarkan dia kelaparan. Aku takkan menyusahkannya.

Aku hanya butuh seorang gadis yang bisa aku nikahi. Kami tak punya tuntutan.

Dan ya, tak ada pembatasan kasta atau keyakinan.

Aku bersumpah pada Tuhan, aku tidak menggunakan narkoba.

Aku tidak berkelahi dengan siapa pun.

Aku hanya butuh seorang gadis yang bisa aku nikahi.

Ini pertama kalinya aku mendengar ini.

Ada orang-orang seperti itu di dunia ini juga?

Dengar, semuanya.

Aku mencari seorang istri untuk diriku sendiri.

Nak?

Idiot...

Kesepakatan apa yang kau jual?

Aku mencari menantu untuk ibuku.

Berhasil?

Aku akan berhasil. Hal-hal baik sering terjadi secara perlahan.

Aku?

Halo.

Aku punya anak perempuan.

- Dia bisu dan tuli. - Dia bernafas kan?

Dia gelap.

Dia punya bintik-bintik jelek di wajahnya.

Ini adalah pertama kalinya aku berpakaian dengan sangat baik.

Aku bukan bintang film.

Dia juga tidak berjalan dengan baik.

Aku seorang tukang sepatu. Saya tak pernah memohon untuk bertahan hidup.

Maka kau adalah pria yang baik.

- Ingin menikah? - Denganmu?

Dengan anakku, dasar bodoh.

Ya.

- Kapan? - Hari ini? Segera.

Haruskah kita pergi untuk pernikahan atau sumpah?

Kirim putrimu padaku dengan berkatmu.

Kau dapat melakukan ritual apapun yang kau inginkan.

Hebat.

Kabeer, semua orang tertawa di kelas sosialku.

Aku adalah pengorbanan untuk kelas sosial ini

di mana aku melantunkan dan merenungkan Sang Pencipta.

Nak...

Aku tak punya perhiasan untuk diberikan.

Ayah...

Orang yang memberi putrinya telah memberikan segalanya.

Dan mereka yang terbuat dari emas tidak membutuhkan perhiasan.

Aku akan merawatnya dengan baik.

Tuhan memberkatimu, Nak.

Ayo pergi, saudara.

Di mana burung kecil ini pergi?

Dia pergi jauh dari keluarganya

Di mana burung kecil ini pergi?

Beri dia beberapa permen, Singh Kaur.

Ini dia, sayang. Sangat bagus.

Tuhan memberkatimu sayang.

Semoga kau memiliki kehidupan yang baik.

Apa yang sedang kau lakukan? Kau tidak boleh melihatnya sekarang.

Datanglah di pagi hari.

Kami telah diberitahu oleh santa, untuk tidak menunjukkan wajahnya sekarang.

Aku pikir ada yang salah dengan dia.

- Mungkin kau benar. - Lalu apa?

Tak peduli berapa banyak kekurangan yang dia miliki, kami mendapat menantu perempuan.

Ambil manisan dan kembali ke rumahmu. Silakan pergi.

- Ayo pergi, ibu. - Ya, ayo pergi. Selamat, bibi.

- Selamat. - Selamat untukmu juga.

- Ini manisanmu. - Selamat, bibi.

- Sama denganmu. - Ini pergilah. Ambil.

- Selamat, bibi. - Selamat.

- Selamat. - Selamat untukmu juga.

Selamat. Selamat.

Hei kamera di dinding, ini satu untukmu juga.

- Pergi. - Aku sangat senang.

- Ibu... - Ya?

Ayahnya mengirimnya hanya dengan cintanya.

Kau mendapatkan menantu secara gratis.

Nak, mereka yang terbuat dari emas tidak perlu perhiasan.

Diberkatilah kau.

Aku sangat senang.

Aku sangat senang.

Halo? Dia tuli. Ayahnya berkata begitu.

Biarkan aku menyambutnya.

Halo.

Hai.

Kau bisa bicara!

Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

Yah, aku menggali gunung dan menemukan...

Gunung besar lainnya.

Aku memenangkan miliaran dengan tiket loere lima dolar.

Ayahmu bilang kau bisu dan tuli,

gelap dengan bintik-bintik jelek dan banyak lagi.

Tapi kau...

seperti bulan.

Dan semua orang memandangi bulan.

Orang miskin harus menjaga anak perempuan mereka

jauh dari mata pengintai.

Ayahku mengatakan itu

dunia ini tak aman untuk anak perempuan.

Mungkin...

Dia takkan membuatku menikah.

Tapi...

Ketika...

Ketika ayah mendengarmu...

melihatmu...

Dia merasa seolah...

ada beberapa orang baik di dunia ini juga.

Kau sangat cerdas.

Hei...

Siapa namamu?

Resham.

Namaku Resham.

- Bulan bersinar terang - Resham.

Di halaman kita

Merobek semua kegelapan terlepas

Merobek semua kegelapan terlepas

Aku menemukan diriku, malaikat

Untukmu aku bersyukur

Kami membuat tim yang hebat

Kau adalah raja dan aku adalah ratumu

Aku adalah bumimu dan kau adalah air yang berarti bagiku

Bulan bersinar terang di halaman kami

Merobek semua kegelapan terlepas

Kami membuat tim yang hebat

Kau adalah raja dan aku adalah ratumu

Dalam keadilan cinta, aku menemukan boneka hari ini

Cobalah segala kemungkinan untuk menjauhkan iblis

Cobalah segala kemungkinan untuk menjauhkan iblis

Tidak ada yang sepertimu

Mungkin ada banyak wanita cantik lainnya juga

Aku menemukan diriku malaikat Untukmu aku bersyukur

Bulan bersinar terang di halaman kami

Merobek semua kegelapan terlepas

Kamu mengatakan hal-hal yang manis, Tidak pernah ada salahnya

Aku menghabiskan hari-hariku di kakimu Dan malam-malam di pelukanmu

Aku menghabiskan hari-hariku di kakimu Dan malam-malam di pelukanmu

Kau telah memberiku kebahagiaan

Dengan kehadiranmu

Dengan kehadiranmu

Kami membuat tim yang hebat

Kau adalah raja dan aku adalah ratumu

Awan membentuk gambarmu Angin membawa keharumanmu

Kami berpadu bersama seperti warna Senang jiwa kita begitu sakral

Kami berpadu bersama seperti warna Senang jiwa kita begitu sakral

Aku tinggal di hatimu

Kau berada di setiap bagianku

Aku menemukan diriku malaikat Untukmu aku bersyukur

Kami membuat tim yang hebat

Kau adalah raja dan aku adalah ratumu

Oh jiwa yang mulia, cintaku Hidupku sekarang milikmu

Apapun yang kumiliki sekarang milikmu

Apapun yang kumiliki sekarang milikmu

Aku akan mengayunkan ayunan warna-warni

Beristirahat di pohon cintamu di musim semi

Aku adalah garis hidupmu Dan kau adalah air yang berarti bagiku

Kami membuat tim yang hebat

Kamu adalah raja dan aku adalah ratumu

Bulan bersinar terang di halaman kami

Merobek semua kegelapan terlepas

Kamu adalah raja dan aku adalah ratumu

Merobek semua kegelapan terlepas

Kamu adalah raja dan aku adalah ratumu

Begitulah caraku menikah.

Kau tidak berpikir itu lucu?

Dia berbicara tentang perhiasan dan emas.

Kakakku Singh Kaur pernah mengatakan itu...

Apakah dia putranya?

Tidak mungkin. Kakakku sangat cantik.

Dan dia sangat canggung.

Tak peduli bagaimana dia, rasanya seperti dia yang baik.

Seewak terasa seperti anakku sendiri saat ini.

Nak? Kenapa kau diam saja?

Ibu... aku suka wanita.

Tapi keluarganya sangat keras kepala.

Mereka takkan memberikan persetujuannya.

Ini berarti waktu telah berlalu...

tetapi belum berubah.

Kau sangat penyayang, nak.

Orang yang mencintaimu tidak bisa menjauh darimu.

Kebahagiaanmu akan membuat perjalananmu lebih baik.

Berkat darimu ini pasti akan membantuku, ibu.

Dan Asees-ku?

Saudara Asees juga tak bisa jauh dari ibu.

Penipu bahkan jauh ketika mereka dekat

dan jiwa yang jujur โ€‹โ€‹dekat bahkan ketika mereka jauh.

- Mundur. - Halo?

Apa yang kalian lakukan di sini?

- Siapa dia? - Bagaimana itu menjadi perhatianmu?

Apa aku menikah denganmu?

Pernahkah kau memberitahu istrimu siapa aku?

Aku akan membunuhmu.

- Jagroop... - Ya.

Kemari. Kemari.

Ayo Mandi, mari kita lihat siapa dia.

Ayo, Mandi.

Apa yang kamu mau dariku?

Kau siapa?

Inspektur Deepak Sharma.

Petugas yang bertanggung jawab atas Hakam Channa.

Aku sangat tahu siapa kau.

Aku akan memanggilmu ke kantor polisi.

Dengarkan baik-baik...

Kau tak bisa menjual ular hitam sendirian.

Kau perlu mencari bantuan pawang ular itu.

Sekarang kirimi aku bagian dari penghasilan terlarangmu.

- Baik. - Selain itu, bersiap-siap untuk berada di balik jeruji.

Oke?

Mata-mata kami cukup dekat denganmu.

Waspada.

Satu hal lagi. Hapus nomor Jassi.

Yang kau simpan dengan nama Mandi.

Juppa, dia bicara tentang pria yang ada di rumahmu.

Ram Singh Allah?

Masuk ke dalam mobil.

Lihat hasil hostingmu?

Kau sangat pintar dan polos.

Kau sangat baik.

Kau juga seperti ibuku.

Siapa nama ibumu?

Nama ibuku?

Aku... memanggilnya sebagai ibu.

- Dimana dia? - Orang gila ada di sana.

Dia tidak gila!

- Bajingan! - Ya?

Apa yang kau lakukan? Kenapa kau memukulnya?

- Ada apa? - Lepaskan dia.

- Kenapa kau menyakitinya? - Kau makan di sini dan...

Apa yang kau lakukan?

Laporkan ke polisi?

Lepaskan dia.

- Lepaskan dia. - Dia bukan orang bodoh, mengerti?

Pergilah dari sini.

Jika kau memasuki rumah ini lagi, maka aku akan menguburmu di sini.

Namaku Juppa.

Kami tidak takut dengan ancaman

Kami tidak serakah

Kami memperjuangkan hak kami

Kami tidak menjual jiwa kami

Kami tidak menjual jiwa kami

Kami tidak menjual jiwa kami

Dia terlihat seperti jiwa ningrat yang malang.

Siapa yang tahu siapa dia?

Aku ingin berbicara dengan pacarmu di Kanada.

Hari ini sendiri.

Katakan pada mereka untuk naik pesawat, datang ke sini dan temui aku.

Kalau tidak, Aku telah menemukan pasangan yang cocok untukmu.

Dimana?

Kau tidak tahu.

- Putra ketua di Chandigarh. - Tapi dia orang jahat.

Dia bukan orang jahat. Dia seseorang dengan kontak yang hebat.

Hari ini. Jika tidak...

Kau akan menikah dengan yang aku inginkan.

Jika aku menikahi orang jahat dan hidup seperti boneka tak bernyawa,

maka dalam waktu dekat, dia akan memalukan

kehormatanmu di ruang sidang dan kantor polisi.

Tidak, saudaraku. Aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.

Halo?

Terima kasih Tuhan. Kau menelepon, Reet.

Terima kasih Tuhan. Kau menelepon, Reet.

- Apa kabar? - Ya.

Aku baik-baik saja.

Apakah kau baik-baik saja?

Oke, jadi kau mengendarai troli.

Kau orang Kanada tak pernah berhenti bekerja.

Halo?

Apa yang kau bicarakan?

Ambil penerbangan malam ini dan datang ke India.

Kalau tidak, Tak memilikiku..

Saudaraku telah menemukan pasangan yang cocok untukku.

Ada kemungkinan bahwa aku juga mungkin menyukainya.

Reet, ini aku, Seewak.

Apa yang kau bicarakan?

Ya.

Penerbangan malam ini. Yang berangkat jam 2:30 pagi

Kau pasti menyewa penerbangan

dan turun ke jembatan di atas selokan desa kami.

Baik?

Bye

Halo?

Penerbangan yang berangkat jam 2:30 pagi?

Kami seperti buku tentang cinta

Kami mengajarkan pelajaran kasih sayang

Kami seperti buku tentang cinta

Kami mengajarkan pelajaran kasih sayang

Kami adalah burung pemberontak

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Dari penyelesaian ego dan kebanggaan

Pondok itu ada di suatu tempat di sini.

Ya.

Aku menyimpannya di sini.

Kau telah banyak membantu. Kau sangat membantu.

Ibu berkata bahwa kau harus memberikan sesuatu sebagai balasannya

ketika seseorang membantumu.

Tapi aku tidak punya apa-apa untuk diberikan.

Jika seseorang sepertiku datang kepadamu maka berikan ini kepadanya.

Baik? Bye.

Mobil siapa itu?

Aku akan pergi diam-diam.

Jangan buat aku mendapat masalah lagi, Tuhan.

Apa yang kau lakukan di sini?

Siapa dia? Kemana kau pergi?

Pergilah.

Tidak masalah.

Adikku memukulku.

Tapi saudari Reet, jangan mengambil langkah drastis seperti itu.

Jangan mengulang cerita ibuku.

Sangat mudah untuk melompat ke tembok dan pergi.

Tapi butuh bertahun-tahun untuk kembali ke rumah itu.

Dan kau kehilangan hubungan.

- Apa yang kau bicarakan? - Mundur.

Aku...

Aku putra bibi Singh Kaur-mu.

Dari Maanpura.

Asees.

- Asees? - Ya.

- Kau adalah Anak ibu Asees? - Ya.

Aku tak dapat mengenalimu.

Kami telah mencoba menemukanmu selama satu bulan terakhir.

Ibu menangis sampai mati dalam ketidakhadiranmu.

Dan istrimu juga. Dan kau?

- Kau bertemu ibuku? - Ya.

- Kau tahu ibuku? - Ya.

Ikutlah dengan kami.

Aku...

Aku... membawa barang-barang ini.

Ini adalah impian dan keinginan ibuku.

Aku akan memberikan ini dan kemudian kembali ke rumah.

Tapi aku akan membuat kalian berdua menikah.

Jangan lari.

Ibuku telah melarikan diri bersama ayahku.

Dan karena itu, semua hubungan terputus.

Adik, hari ini aku berdiri di hadapanmu seperti orang asing.

Dan keinginan ibu tidak terpenuhi...

Di masa depan, jika kau juga...

Kenapa kau tak memberitahu kami, kakak?

Ibu telah meminta kami untuk tidak datang ke sini.

Ibu tak tahu kalau aku ada di rumah ayahnya.

Kamu ikut denganku. Mari kita pulang.

Reet, kau pergilah dengan Asees.

Aku akan membuat kalian berdua menikah.

Adik, jangan lari dari rumahmu.

Dengar, aku membawa harapan bersamaku.

Aku datang untuk menyampaikan ini.

Ibuku pasti merindukanku dan menangis.

Kau punya saudara ipar perempuan.

Namanya adalah Resham.

Dia juga pasti merindukanku dan menangis.

Jangan khawatir, Kita akan pulang.

Reet, masuklah.

Ayo ayo.

Jangan merasa takut. Ayolah.

Tak ada yang akan terjadi padamu. Ayolah.

Ayo.

Hei!

Dia pacarmu dari Kanada?

Kau melarikan diri dengannya?

Dia tidak melarikan diri.

- Kau sangat keras kepala. - Aku...

- Bro... - aku sudah bilang jangan datang ke sini lagi.

Ibu!

Ibu!

Kau bunuh diri daripada jatuh cinta padanya.

Dia adalah saudara kita!

Dia putra Bibi Singh Kaur.

Ibu!

Dia membunuhnya.

- Dia membunuh putra bibi Singh Kaur. - Ada apa?

- Tidak ada. - Ya Tuhan!

- Ibu... - Oh tidak.

Aku menduga demikian.

Nak, kenapa kau tidak memberitahuku?

Aku kesini tanpa memberi tahu ibuku.

Hal-hal ibu.

Keinginannya.

Dia bilang jika dia mati...

kita harus membakarnya dengan dia.

Kakek...

Surat untuknya...

Tapi... Tak mengirimnya.

Ibu!

Air...

- Apa yang telah kau lakukan? - Ibu!

Apa yang kau lihat? Dia saudara laki-lakimu!

Bawa dia ke rumah sakit.

Apa kau ingin aku digantung?

- Aku... - Ini, ambil air.

- Air... - Ibu, air.

- Aku... - Ini air...

- Ibu... - Kau, minumlah.

Air, nak...

Minum airnya.

- Ibu... - Asees?

- Ibu... - Kakak?

- Asees? - Kakak!

Siapa ini?

- Ya, Juppa? - Deepa, aku membunuhnya, kawan.

- Ram Singh Allah. - Oh sial.

Juppa, aku akan meneleponmu kembali nanti.

Aku sedang mengemudi. Aku akan meneleponmu kembali, bro.

Dengarkan aku. Deepa!

- Deepa! - Ibu, apa yang terjadi padanya?

Minum airnya, nak.

Kakak... Kakak...

Jawab ini. Letakkan di speakerphone.

Mandi? Aku membunuh Ram Singh Allah.

Mandi? Mandi!

Mandi!

Hei! Dia saudara laki-lakimu!

Malulah! Bawa dia ke rumah sakit.

Masuk ke dalam!

Apa Ibu? Saudara apa?

Kita tak ada hubungannya dengan siapa pun.

Kak... Bangun, kak. Minumlah air.

Sucha! Saudara Sucha!

- Ya? - Cepat ke sini.

Kami dikutuk. Cepat.

- Ayo! - Aku...

Saudara...

Apa yang kau lihat?

Dia masih hidup. Bawa dia ke rumah sakit.

Kau lupa apa yang kakek perintahkan?

Apa yang salah, kakak?

Apa yang salah? Kau membunuh seseorang?

Saudaraku, dia masih hidup.

Ayo bawa dia ke rumah sakit.

Ayo pergi.

Ya, aku bisa merasakan denyut nadinya.

- Letakkan dia di mobil. - Jangan berani!

Aku akan membunuh semua orang.

Tetap disini!

- Hei! - Apa kau berani menyentuhnya!

Apa kau bukan manusia?

- Minggir, letakkan dia di mobil. - Ayo, buka.

Jangan bergerak, kak.

Aku sama pemberaninya denganmu.

Tetapi hanya untuk hal-hal yang benar dan kebenaran.

Kakak ipar, buka gerbangnya.

Kakak ipar, buka gerbangnya.

- Baik. Berikan aku kuncinya. - Buka gerbangnya.

Cepatlah, saudara.

- Minggirlah, kak. - Cepat.

Tetap mundur.

- Mundur. - Cepat, Reet.

- Mundur. - Ayo sayang, cepatlah.

Ayolah. Paman, keluarkan mobilnya.

Resham...

Tolong maafkan aku.

Kenapa aku harus marah...

apakah ibu telah memaafkanmu?

Bagaimanapun, hanya beberapa yang meninggalkan rumah dengan niat seperti itu.

Asees.

Aku tidak tahu, betapa beruntungnya aku menjadi ibumu, Nak.

Karena kau, dua jiwa yang terpisah bertemu lagi.

- Ibu... - Ya.

Aku memberikan semua keinginanmu... kepada bibi. Baik.

Ya?

Bagaimana kabar kakak?

12 jam penting telah berlalu.

Semua baik.

- Saudaramu akan segera sembuh. - Baik.

Ibu...

Jagroop tak tahu siapa dia, paman.

Apa yang dia lakukan ketika dia tahu siapa dia?

Jatuhkan. Lupakan.

Maafkan dia.

Tuhan Yang Maha Kuasa.

Aku senang kau selamat.

Aku perlu mengambil pernyataanmu.

Dia yang menyerangmu, kan?

Jika kau setuju dengan beberapa syaratku,

Aku takkan menyebut namamu.

Kau setuju untuk menikahkan Reet dan Seewak?

Kau setuju untuk berhenti melakukan bisnis terlarang?

Kau setuju untuk mentransfer...

ibumu kepadaku?

Aku pikir kau harus menyebut namaku.

Dia tidak menyakitiku.

Aku mencoba menyeberangi tembok seperti pencuri.

Aku jatuh tepat atas kepalaku.

Orang yang tidak bisa meninggalkan ibunya.

Orang yang mencintai ibunya tidak bisa menyakiti siapa pun.

Jangan merasa takut.

Beri kami pernyataanmu.

Tidak...

Tak ada yang perlu ditakutkan.

Orang yang memiliki...

Ram...

Singh...

dan Allah...

Kenapa dia takut pada siapa pun?

Baik, Jagroop Singh.

Datanglah ke kantor polisi untuk menandatangani dokumen.

Aku juga akan ikut dengannya.

Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kami menitikkan air mata

Kami tertipu

Kami menitikkan air mata

Kami tertipu

Kami tidak membungkuk

Kami bertekad

Kami bertekad

Kami bertekad

Ayah sering merindukanmu.

Karena egonya, dia tak bisa memanggilmu.

Sebelum mati, dia menghendaki itu...

jika Singh Kaur pernah muncul...

kemudian keluar dari 150 acre, 75 acre akan pergi kepadanya.

Aku punya rumah ayah sekarang, saudara perempuan.

Kami akan keluar.

- Dengan siapa? - Dengan nenek.

Aku telah memikirkan sebuah lagu baru.

- Itu bagus. Itu luar biasa. - Sungguh?

Berhenti di sana.

Halo saudara.

Aku mencari berkahmu, ibu.

Bagus, bro. Selamat.

Dia sangat tampan.

Dia telah menikahi adik ipar. Siapa namanya?

Ram Singh Allah.

Begitu?

Belum ada anak-anak kami yang bersekolah.

Kami tak berencana untuk punya pertunjukan panggung.

Kami juga tak punya rencana untuk menjual atau membeli apa pun.

Ya ya, rumah ini dulunya milik kita.

Kemudian kau menjualnya, saudara.

Ke agen komisi. Dan kami membelinya dari dia.

Lihat ke sana.

Lihat apa yang tertulis di sana.

Restu ibu.

Kami sedang membangun sebuah bungalow untuk ibu.

Kami tidak menjual rumah tua.

Jadi?

Terus? Bagaimana dengan bagian kami?

Bagian?

Dasar bodoh, apa ada yang pernah minta bagian dari restu seorang ibu?

Ibu yang mendapatkan segalanya.

Dari keluarga ayahnya.

Dan... ibu adalah milik kami.

- Kalian telah memberikannya kepada kami secara tertulis. - Apa kalian lupa itu?

Orang-orang tidak melepaskan nama mereka...

dan kalian melepaskan ibu kalian.

Siapa yang bisa memberikan apapun pada orang yang meninggalkan ibu mereka? Ha?

Subscene: https://subscene.com/u/1177074

Instagram : @fadlyrama03

Penerjemah: Cucu_Thanos

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.