All language subtitles for The_Eternal_Love_2_-_Episode_21

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki.com

♫ Semalam aku khawatir memikirkanmu ♫

♫ Pagi ini, merekah mewah tepat di depan mataku ♫

♫ Begitu aku melihat bayanganmu yang anggun, aku sangat terpukau ♫

♫ Cintaku padamu begitu dalam hingga tak bisa menghindari ketakutan ♫

♫ Namun hal itu membuatku menampik keceriaan ♫

♫ Aku telah melepaskan dan membuang perisai dan topi bajaku sejak lama ♫

♫ Hanya berharap selama-lamanya ♫

♫ Membisikkan kata-kata cinta di telingamu ♫

♫ Aku rela melupakan kewibawaan dan kejayaan untukmu ♫

♫ Untuk menggenggam tanganmu saat kita berjalan menuju cakrawala ♫

♫ Sejak rambut ini hitam hingga memutih ♫

♫ Sebagai keluarga biasa selamanya ♫

♫ Aku tidak mampu menginjak kelopak yang berguguran di tanah ♫

♫ Pertemuan dan perpisahan kita akan menyatu bagaikan batuan aluvial ♫

♫ Apa pilihanku bila aku tidak mau meminum teh Nyonya Meng untuk melupakan hubungan kita di masa lalu? ♫

♫ Masa-masa terindahmu bersamaku terukir dalam hatiku ♫

[Cinta Abadi 2]

[ Episode 21 ]

Xiao Tan! Cepat bangun. Apakah kau terluka?

Dasar kura-kura tua! Apa kau berencana untuk membunuhku?!

Bocah busuk, jika kau berani bersikap tidak hormat lagi padaku, jangan salahkan jika aku membunuhmu dengan satu telapak tangan.

Jangan pikir aku tidak tahu bahwa kau tidak bisa membunuhku sekarang.

Bocah busuk, dengar baik-baik.

Jika kau berani mempermainkan aku lagi,

aku pasti akan menyiksa Jing Xin sampai dia akan memohon untuk mati!

Jika kau ingin melakukan sesuatu, lakukan padaku! Jangan sentuh Jing Xin.

Tuan, Putra Mahkota dan Permaisuri Putra Mahkota datang.

Putra Mahkota?

Kenapa dia datang?

Dengar. Kirim lebih banyak orang ke sini

untuk mengawasi kedua gadis ini.

Tanpa perintahku, tidak ada yang diizinkan mendekati tempat ini!

Baik!

Jing Xin, apa kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Xiao Tan, kenapa kau tertangkap lagi?

Aku tidak tahu bagaimana kondisi Cheng Cheng sekarang.

Salam, Yang Mulia Putra Mahkota.

Ayah Mertua, tidak perlu terlalu formal.

Aku datang ke sini hanya untuk menemani Pan'er mengunjungi keluarganya.

Benar kan, Pan'er?

Benar.

Jika begitu, izinkan aku untuk berterima kasih pada Putra Mahkota terlebih dahulu karena memahami kasih sayang antara aku dan putriku.

Berbicara tentang kasih sayang antara ayah dan putrinya, aku dengar bahwa Tan'er juga telah kembali ke rumahmu beberapa hari yang lalu.

Pan'er juga sudah lama tidak melihat adik perempuannya. Kenapa tidak—

Putra Mahkota, Tan'er saat ini sedang beristirahat di kamarnya. Sedikit tidak nyaman saat ini (untuk dikunjungi).

Apakah dia tidak sehat?

- Kalau begitu aku... - Putra Mahkota!

Putra Mahkota,

Penyakit Tan'er berasal dari keletihannya dari pekerjaannya di Kediaman Pangeran ke-8. Dia akan baik-baik saja setelah istirahat.

Kau sekarang kakak iparnya.

Aku merasa tidak pantas terlalu khawatir dengan adik iparmu.

Jangan membuatku kehilangan muka.

Jika seperti itu, aku pasti akan kembali lain waktu untuk mengunjunginya.

- Aku permisi dulu. - Maafkan aku tidak bisa mengantarmu keluar.

Pan'er, kembalilah ke kediaman bersamaku.

Tan'er pergi mencari Liu Shang. Kakak ke-8 dan Yu Hao juga pergi mencari Liu Shang.

Mengapa mereka semua pergi mencari Liu Shang?

Jing Xin jelas-jelas telah ditinggalkan di Kediaman Qu sendirian, dan tidak ada yang menjaganya.

Aku sebaiknya pergi dan mengunjunginya.

Ayo. Cepatlah.

Mengapa Tuan Qu bertindak begitu mencurigakan?

Larut malam begini,

apa yang dia pindahkan secara sembunyi-sembunyi? Ada yang mencurigakan.

Ini buruk...

Mengapa Qu Jiang Lin mampu menggunakan energi dari Mutiara Penekan Jiwa?

Berbicara secara logis, hanya pemiliknya yang dapat menggunakannya.

Tetua, barang macam apa itu

Mutiara Penekan Jiwa?

Dan kenapa

itu ada padamu dan Cendekiawan?

Mengapa kau menanyakan dua pertanyaan padaku di saat yang bersamaan?

Kau sudah menyebabkan otakku berhenti berfungsi.

Kenapa banyak bertanya? Bagaimanapun, barang itu sudah ada di tangannya.

Masih ada satu hal yang aku tidak mengerti. Siapa sebenarnya Cendekiawan?

Apa identitas sebenarnya dari Tan'er?

Identitas gadis itu sedikit rumit.

Tapi, aku memang mengetahuinya.

Namun, aku tidak dapat secara akurat mengatakan dari mana dia berasal.

Namun, ada satu hal yang aku yakini.

Dia jelas bukan Putri Kedua dari Keluarga Qu.

Mengenai siapa pemuda ini, dia sebelumnya pasti sudah menceritakannya padamu.

Dia mengatakan bahwa dia adalah aku.

Tapi bagaimana aku bisa percaya padanya?

Kau tidak percaya apa yang dia katakan, tetapi kau akan percaya dengan apa yang aku katakan?

Tunggu saja sampai dia bangun, dan kau dapat mengajukan pertanyaan secara langsung padanya.

Itu bagus juga. Dia sangat berhutang budi padaku.

Aku yakin dia akan mengatakan yang sebenarnya.

Baiklah, baiklah. Selanjutnya, aku akan menggunakan sihir pada kalian berdua.

Aku akan mencoba untuk menghubungkan jiwa kalian

dan kemudian memindahkan beberapa jiwa asalmu kepadanya, sehingga dapat menunda perkembangan penyakitnya.

Lalu kau juga akan tidak sadarkan diri.

Kau mungkin melihat beberapa gambar dalam pikiranmu.

Ingat, itu hanya ingatannya.

Itu semua tidak ada hubungannya denganmu.

Aku mengerti.

Kisah apa yang kau punya? Biarkan aku sendiri melihatnya kalau begitu.

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki.com

Tan'er!

Orang itu adalah... aku?

Tidak. Itu Liu Shang. Di mana tempat ini?

Ada apa dengan rasa sakit yang menyayat hati ini? Kenapa aku merasa seperti telah mengalami hal yang sama?

Tenanglah sedikit. Jangan lupa bahwa apa yang kau lihat adalah ingatannya sendiri.

Itu semua ada di masa lalunya. Jangan biarkan pikiranmu terganggu olehnya.

Jika tidak, tidak hanya kita tidak bisa menstabilkan jiwanya, tetapi bahkan kau akan berada dalam bahaya.

Tempat apa ini? Di mana Tan'er?

Terima kasih.

Ini... apa ini benar-benar kau atau kau yang berada dalam ingatan?

Ini benar-benar aku.

Aku melakukan semua ini hanya karena Tan'er.

Tidak masalah.

Kau bisa melihat sekarang?

Mata ini sementara bisa melihat, tapi ini tidak akan berlangsung lama.

Lalu tentang Cheng Cheng di hati Tan'er, apa itu kau?

Bukankah seharusnya kau menjelaskan padaku siapa kau dan Tan'er sebenarnya?

Jika aku adalah kau, ini seharusnya tidak mengejutkanmu sama sekali.

Karena berdasarkan kecerdasanku, aku akan menyadari bahwa Tan'er bukan berasal dari Dong Yue sama sekali.

Kau adalah aku. Jadi, aku tidak perlu menjelaskan itu padamu.

Tepat sekali.

Jika Tan'er bukan Putri Kedua dari Kediaman Qu, maka semua tindakannya menjadi masuk akal.

Sebaliknya, aku merasa bahwa kau tidak benar-benar mirip denganku.

Jika Tan'er dan aku sudah melalui banyak hal, aku tidak akan menyerahkannya pada orang lain.

Tapi dalam hal perasaan kita untuk Tan'er, kita persis sama.

Ketika itu terjadi, kau pasti merasakan begitu banyak rasa sakit.

Tentu saja.

Akankah aku... juga kehilangan Tan'er?

Tidak akan.

Benarkah? Aku juga tidak ingin patah hati.

Kau adalah aku. Ketika kita mencintai seseorang,

kita lebih memilih hati kita sendiri sakit untuknya.

Altar Damai Jiwa? Bukankah itu istana sementara yang digunakan Raja sebelumnya untuk bermeditasi dalam pengasingan?

Apa yang si Rubah Tua Qu Jiang Lin coba lakukan?

Terasa janggal. Aku harus memberi tahu Kakak ke-8 tentang hal ini.

Si Tua Qu, kau lebih baik jauh-jauh dariku,

atau Pangeran ke-8 tidak akan melepaskanmu!

Jika Tan'er yang sebenarnya bisa sebaik dirimu

dalam menyihir kedua Pangeran ke-8 seperti ini,

aku juga tidak perlu repot-repot melakukan ini.

Cepat beri tahu, mengapa ada dua Pangeran ke-8?

Dua Pangeran ke-8 apa?

Aku pikir penglihatanmu semakin buruk karena bertambah tua dan melihat bayangan untuk semua benda!

Kau tidak akan memberitahuku, ya?

Baiklah. Setelah aku selesai menumbalkanmu ke Mutiara Penekan Jiwa,

maka berapa banyak pun Pangeran ke-8 di sana,

mereka semua harus tunduk padaku.

- Kau akan menumbalkan aku? - Ya...

Jangan lakukan itu. Aku telah melakukan banyak hal jahat.

Jika kau menumbalkan aku, itu akan menimbulkan efek yang jahat dan bertentangan.

Aku sudah menunggu begitu lama sebelum aku dapat menemukanmu, pemilik dari Mutiara Penekan Jiwa.

Orang lain tidak memenuhi syarat.

Jangan, jangan, Papa... salah, Ayah! Jangan, Ayah!

Ayah! Ayah! Kau adalah ayahku.

Barang itu memberi reaksi!

Hanya darah dari keturunan Qu sepertiku yang bisa membuka kotak ini

dan hanya pada pemilik sejatinya ini bereaksi.

Benar. Kau memang pemilik sejatinya.

Cepat. Cepat mainkan Seruling Pengembara Jiwa.

Memainkan apa? Aku tidak tahu caranya!

Jika aku bilang mainkan, maka mainkan! Cepat buka kotaknya!

Aku akan memainkannya kalau begitu!

Kenapa ini seperti ini? Pemiliknya sudah memainkan Seruling Pengembara Jiwa. Segel pada kotak giok ini...

seharusnya segera terbuka. Kenapa ini tidak berfungsi?

Kenapa?!

Jika kotak giok tidak terbuka, aku masih punya jalan.

Aku tinggal menyerap kekuatan spiritual Mutiara Penekan Jiwa dengan paksa.

Putri yang baik, aku harus membuatmu sedikit menderita.

Ada satu tempat bernama Kerajaan Dong Yue.

Ada Pangeran ke-8 di sana

dan permaisurinya yang berasal dari dunia yang lain.

Kau menyakitiku!

Mereka jatuh cinta dan melalui banyak krisis bersama-sama.

♫ Perasaan seperti sutra yang tanpa kita sadari telah kusut ♫

♫ Menenun sebuah ornamen indah ♫

♫ dengan cinta kita berdua yang mendalam ♫

♫ Sulit untuk memercayakan penyakit cinta ini kepada seseorang ♫

Berikan aku surat cerai!

Aku tidak puas.

Mo Lian Cheng!

Kau keparat! Kau berani mempermainkan aku?

♫Terus mencari menjalani kehidupan seperti mabuk atau bermimpi kehidupan yang lain ♫

Targetnya mereka adalah aku!

Kalau kau mengetahui itu, kenapa kau menyeretku ikut?

Tetap dekat aku! Akan ada pertunjukkan bagus nanti!

♫ Aku bersedia menjadi batu biru yang penuh dengan harapan ♫

♫ dengan namamu terukir dalam hatiku ♫

♫ kembali menjadi kupu-kupu dalam kepompong yang tertutup untuk menenun sutra musim semi ♫

♫ yang tidak bisa dipotong namun terjalin selama-lamanya ♫

Mereka seharusnya bersama selamanya.

Tetapi karena satu krisis,

hanya untuk melindungi dunia yang lain, mereka menyebabkan satu energi besar

dan energi besar itu memutar waktu.

- Menarik mereka ke dua jangka waktu yang berbeda. - Tan'er!

Seperti itulah, mereka terpisahkan.

Pangeran ke-8 pergi ke dunia dimana permaisurinya dulu berasal.

Itu adalah kota yang asing.

Di tempat itu, dia memang menemukan permaisurinya lagi.

Saat dia bertemu lagi dengannya,

gadis yang ditemukannya memang adalah permaisurinya tetapi dari saat sebelum mereka bertemu.

Tuan, apakah kau ingin membeli sebuah rumah?

Pangeran ke-8 memutuskan untuk masuk ke hidupnya lagi

agar dia mengenal dan mencintainya lagi.

Tetapi dia lebih bodoh dari yang dia kira.

Untuk membuat seseorang jatuh cinta padanya lagi,

bagaimana mungkin bisa begitu mudah?

Dia merasa sangat putus asa dan tak berdaya.

Dia menyelamatkanku lagi.

Kenapa kau berkelakuan begitu sopan terhadap dirimu sendiri?

Untuk menyelamatkan aku, dia kehilangan banyak dari tenaga dalamnya.

Dia mungkin tidak akan sadar lama.

Tetua.

Aku ingin memohon padamu.

Katakanlah.

Mulai sekarang, jangan memindahkan tenaganya padaku.

Aku menghilang adalah takdir yang tak bisa diubah.

Aku tidak bisa mengorbankan diri asalku juga.

Tetapi...

Yang Mulia... Pangeran ke-14 sudah tiba.

Tetua. Bantu aku menjaganya.

Biarkan dia beristirahat dengan baik.

- Adik ke-14! - Kakak ke-8!

Kenapa terburu-buru?

Kakak ke-8, aku datang untuk memberitahukanmu,

saat aku pergi mencari Jing Xin, aku melihat Qu Jiang Lin mengeluarkan peti besar keluar dari rumahnya!

Dia diam-diam mengantar peti itu ke Altar Damai Jiwa di malam hari.

Altar Damai Jiwa? Bukannya itu tempat dimana kakek...

Sepertinya dia membawa Tan'er kesana!

Kakak ke-8, kenapa kau mengatakan itu?

Altar Damai Jiwa mungkin terlihat dibangun oleh kekek raja untuk mengembangkan tenaganya,

tetapi sebenarnya kakek membangunnya

untuk berterima kasih kepada Keluarga Qu yang telah melindungi Mutiara Penekan Jiwa secara turun-temurun.

Mungkin ada rahasia yang hanya diketahui oleh Kakek dan Keluarga Qu di sana.

Ternyata Altar Damai Jiwa memiliki makna yang begitu dalam.

Aku akan pergi menyelamatkan Tan'er sekarang juga. Pulanglah dan tunggu pesanku.

Ingat. Kau tidak boleh menarik perhatian orang lain.

Ya, aku paham!

Kenapa kau datang?

Ayah prihatin kau mungkin lapar,

jadi dia menyuruhku untuk mengurusmu sebagai seharusnya seorang kakak.

Mengurusku? Siapa tahu apa yang kau bawa?

Atau apakah itu beracun atau tidak? Aku tidak akan memakannya.

Tidak masalah bagiku.

Ayah membiarkanmu hidup hanya karena kau masih berguna, kalau tidak aku tidak akan mempedulikanmu.

Tunggu!

Apalagi yang kau inginkan sekarang?

Kakak Pan'er, biarkan aku jujur padamu.

Sebenarnya... aku bukanlah adikmu, Qu Tan'er.

Aku tidak tahu bagaimana aku menjadi adikmu.

Aku memang Qu Xiao Tan. Tetapi aku bukanlah dari Dong Yue.

Aku sudah mendengar ini dari ayah sebelumnya.

Apakah kau benar bukan Qu Tan'er?

Kau bukan orang gila juga?

Aku yakin dan pasti.

Aku adalah Qu Xiao Tan yang sesungguhnya.

Jadi, kita bukanlah lawan dalam percintaan.

Yang terjadi di masa lalu semua adalah kesalahpahaman.

Apa gunanya mengatakan ini padaku?

Yi Huai tidak akan mempercayainya. Identitasmu yang sebenarnya tidak membuat perbedaan.

Tapi...

Aku bisa membantumu menangkap hatinya.

Bahkan jika kau bukan Qu Tan'er, kau selalu bertentangan denganku.

Mengapa kau tiba-tiba jadi berhati lembut?

Itu salah paham.

Aku bukan Qu Tan'er.

Aku tidak peduli tentang dia juga. Aku Qu Xiao Tan.

Yang aku cintai adalah Mo Lian Cheng. Aku ingin Mo Yi Huai berhenti menggangguku.

Apa yang kau katakan benar?

Yakin.

Biar kuberitahu. Aku punya cara membuat Mo Yi Huai jatuh cinta padamu.

Kau punya cara apa?

Jika kau bantu Mo Yi Huai menyelamatkan gadis yang dia suka

dan pura-pura jadi orang suci

dan mengatakan padanya kau melakukan semuanya hanya untuk kebahagiaannya.

Maka Mo Yi Huai

merasa benar-benar tersentuh!

Tapi apa gunanya hanya tersentuh?

Maka aku akan mengabaikannya!

Lalu aku akan langsung menuju Mo Lian Cheng.

Aku akan mengkhianati Mo Yi Huai di depan matanya.

Mo Yi Huai pasti akan marah!

Tidakkah kau merasa kau cukup banyak melukai Yi Huai?

Kakak, dapatkah kau membiarkanku selesai bicara?

Ini adalah saat lemahnya hati seorang pria.

Juga waktu yang krusial ketika dia perlu wanita lain menghiburnya!

Saat itulah kamu harus menunjukan

karakter sucimu.

Saat itu kau hanya perlu

menarik Mo Yi Huai ke lenganmu, sisanya

aku tidak perlu mengajarimu, kan?

Ya Tuhan. Aku sangat bagus dalam hal menggertak dan menipu.

Dia pasti mengerti, kan? Tolong jangan buat aku harus mengulanginya sendiri!

Aku tidak bisa jamin aku bisa mengatakan hal yang sama persis tiap kali!

Aku akan percaya kau dan aku akan coba rencanamu.

Jika tidak berhasil, aku akan membuatmu menderita!

Dan dia percaya aku begitu saja?

[Kediaman Pangeran Pertama]

Benar-benar giok Tan'er!

Apa yang Tan'er lakukan sekarang?

Tan'er saat ini dikurung oleh ayahku di ruang bawah tanah Altar Damai Jiwa.

Ruang bawah tanah?

Mengapa aku tidak pernah mendengar ada ruang bawah tanah di Altar Damai Jiwa sebelumnya?

Ruang bawah tanah Altar Damai Jiwa dibangun Raja terdahulu untuk mengenang kesetiaan Keluarga Qu.

Selain Keluarga Qu, tidak ada lagi yang tahu tentang itu.

Lalu mengapa ayahmu mengunci Tan'er di sana?

Untuk mendapat kekuatan Mutiara Penekan Jiwa, ayahku ingin

- mengorbankan Tan'er. - Apa?!

Bagaimana Tan'er sekarang?

Tan'er masih hidup sekarang.

Tapi jika lebih lama lagi, aku takut...

Qu Pan'er.

Kau tidak pernah punya hubungan baik dengan Tan'er.

Dan kau membencinya karena aku.

Tapi mengapa kau memberitahu kebenaran ini sekarang?

Kakak Yi Huai, jangan salah paham padaku.

Aku membenci Qu Tan'er,

tapi itu hanya karena kau. Kami masih saudara kandung.

Aku tidak pernah mau mengambil nyawanya.

Aku hanya harap dia bisa menghilang dari hatimu!

Aku tahu kau mungkin tidak percaya aku,

tapi ada satu hal yang harus kau percaya!

Hatiku benar-benar mengharapkan kebahagiaanmu!

Aku tahu aku bukan orang yang baik,

tapi aku telah memikirkannya.

Selama kau bisa bahagia,

aku akan merasa bahagia juga.

Terima kasih.

Tan'er!

Tunggu!

Aku minta Kakak Yi Huai untuk hati-hati mempertimbangkan.

Sekarang ini bukan hanya Qu Tan'er jatuh cinta dengan Pangeran ke-8,

dia bahkan bukan Tan'er yang lama lagi!

Apa kau masih bersikeras mengambil resiko yang membahayakanmu?

Tidak peduli apa jadinya Tan'er,

aku tidak pernah mengubah perasaanku sampai mati. Tan'er!

Tan'er!

Tan'er! Bangun, Tan'er!

- Tan'er! - Mo Yi Huai?

Mengapa kau?

Di mana Cheng Cheng?

Cheng Cheng...

Aku akan mengeluarkanmu dulu dari sini. Kita akan bicara ketika kita keluar.

Ayah! Jangan!

Kau brengsek! Kau berani mengkhianatiku?

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki.com

♫ Kembang api telah redup, lalu kau menyalakan lentera dan melihat ke belakang ♫

♫ Dunia fana terombang-ambing, aku mengangkat serulingku dan mendesah ♫

♫ Siapa yang terus merusak senarnya? Saat lagu berakhir, masing-masing pergi ♫

♫ Tidak ada lagi takdir, jadi mengapa mengungkit janji itu? ♫

♫ Bulan datang dan pergi, siapa yang ingin untuk sendiri? ♫

♫ Menikmati musik sendirian sambil memandang cahaya lentera datang dan pergi ♫

♫ Waktu selalu berlalu; pertemuan kita hanyalah saat yang buram ♫

♫ Wajah ini telah waspada selama ribuan tahun ♫

♫ Bersedia menunggang angin yang datang dan pergi; bunga-bunga bermekaran jatuh ke tanah ♫

♫ Pasir yang berdesir telah berlalu namun aku masih menunggumu ♫

♫ Bersedia menemanimu berjalan menuju cakrawala langit; awan bergulung datang dan pergi ♫

♫ Berada di sisimu, aku tidak pernah merasa kesepian lagi ♫

♫ Bersedia menunggang angin yang datang dan pergi; bunga-bunga bermekaran jatuh ke tanah ♫

♫ Saat tirai bambu digulung, hanya ada jubah hijau yang tertinggal ♫

♫ Memimpikan gerimis di sungai selatan, tanpa ada rasa khawatir tidak perlu peduli ♫

♫ Malam yang anggun menyenangkan, siapa yang sedang bersama di belakang sana? ♫

♫ Malam yang anggun menyenangkan, siapa yang sedang bersama di belakang sana? ♫

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.