Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
BANDAR36 ☆ Bandar Slot Te r gaco r ☆
AKUN BA RU DIJAMIN G AC OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
HELLBOY: THE CROOKED MAN
1959
Joe, kau dengar suara itu?
Tidak. Dengar apa?
Kukira Big Red tidak takut pada apapun.
Apa kau merasa ngeri, teman?
Akulah kengerian itu.
Ingatkan aku kenapa Junior G-man ini ikutan jalan-jalan?
Aku di sini cuma untuk memastikan apapun isi kotak itu
dan seorang wanita cantik
menempuh 600 mil lagi ke Fairfield tanpa mengalami masalah.
Jadi apa isi kotak itu?
Apa harus kuberitahukan ke dia?
Laba-laba pembuat jaring corong.
Mungkin arakhnida paling mematikan di dunia.
Cuma yang ini tampaknya mungkin
dirasuki setan.
Kau lagi ngajak bercanda aku 'kan?
Itu belum separohnya.
Ada banyak sekali fenomena aneh
terkait dengan makhluk ini.
Temporal, gravitasi
maksudku semua yang tidak akan kau percayai.
Aku hampir tak percaya dan bukti foto-foto sudah
kubuatkan katalog secara rinci.
Itu sudah dibius
dalam keadaan kekurangan sensori
sampai kita bisa menganalisisnya dalam lingkungan yang lebih terkendali.
Waduh, kau tidak dengar itu?
Hellboy, kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi?
Oh Tuhan!
Oh Tuhan!
Ahh! Ahh!
Ahh! Ahh!
Ahh! Ahh!
Ahh!
Kau tak apa-apa? / Ya, ya.
Hey, jangan berdiri dulu.
Ah! Oh sial!
Oh sial.
Hellboy, Hellboy, lihat.
Aku lebih suka yang kecil.
Jangan biarkan dia lolos. Jangan biarkan dia lolos.
Itu...
Oh asem.
Siapa yang membangun terowongan menuju neraka di tengah hutan?
Kayak semacam lorong ventilasi.
Penambangan batu bara pedesaan.
Appalachia.
Bagus sekali, kita kehilangan kargo itu.
Kau duluan.
Ayo.
He, he, he.
Joe?
Aku tak apa-apa.
Kerja lapangan, huh?
Ini bukan seperti penelitian ya?
Aku tak ngerti saja.
Apa yang membuat laba-laba menggila begitu?
Sesuatu di perbukitan ini.
Pepohonan,
dan di tanah ini.
Sesuatu yang berhantu.
Yang jahat.
Tempat ini bau sekali.
Aku mencium bau daun-jarum pinus?
Di bawahnya itu, Joe.
Kegilaan.
Kematian,
memanggil Daddy Longlegs.
Membangunkannya.
Bagaimana kau tahu itu?
Sesuatu yang gelap memanggil sesuatu yang gelap.
Aku juga mendengarnya.
Kondisi kita benar-benar parah.
Parah, dikunyah, dan dirajah.
Kita perlu, kita harus nyari telepon. Kita perlu minta bantuan.
Ya.
terjemahan broth3rmax
Bu?
Di sekitar sini aku kurang yakin siapa di antara kita yang lebih menonjol.
Ada iblis yang muncul di jalan.
Tidak, itu bukan iblis.
Pergilah!
Ini si merah dari PBB itu.
Aku pernah melihatnya sekali di sampul majalah Life.
Perserikatan Bangsa-Bangsa?
Lihat dirimu
wanita oriental.
Bukankah kau cantik?
Um.
Aku Agen Khusus Song, bu.
Kami mengalami kecelakaan, apa kau punya telepon?
Tentu punya.
Ada di belakang, di sebelahnya televisi berwarna
dan ayam yang mengeluarkan uang dolar perak
dan Mercedes Benz. / Baiklah.
Mungkin sebaiknya masuk saja ke dalam.
Bu, pakai kain kumal modern ini,
sayang, sudah koyak dan bernoda darah.
Oh tidak, itu tak perlu.
Kenapa dia?
Dia tidak bergerak sedikitpun sejak aku menemukannya.
Ada yang kepikiran membawa dia ke dokter?
Kalian punya dokter 'kan?
Atau lebih suka dia digeletakkan saja?
Truknya lagi keluar.
Bagaimanapun, tak ada dokter yang bisa menolong dia.
Kenapa begitu? / Karena dia kena sihir, itulah sebabnya.
Kena sihir?
Anak itu tak punya akal sehat.
Terus mengganggu Cora Fisher itu.
Melempari batu ke jendelanya,
meninggalkan hewan mati biar ditemukan Cora.
Dia sudah disuruh supaya menjauhi Cora.
Semua orang tahu Cora Fisher itu seorang penyihir.
Kau mengatakan Cora Fisher?
Tom Ferrell. Terkutuklah aku.
Aku belum mati.
Tak sangka kita bertemu di sekitar sini lagi.
Sudah berapa tahun, Tom?
Sebuah mantra, menurutku.
Aku menemukan ini di depan pintu.
Hmm.
Coba lihat.
Ahh.
Ya.
Bola sihir.
Ya, kupernah dengar soal ini.
Inilah yang meninggalkan tanda di situ, bu.
Kau bilang Cora Fisher yang melakukan ini?
Kenapa, kau kenal dia?
Dulu.
Dia bukan seorang penyihir saat itu.
Lepaskan pakaian bocah itu dan rebuslah,
sambil menyebut nama Cora Fisher.
Jika dia memang yang menyihirnya, itu akan menghancurkan mantranya.
Kau akan ke sana 'kan?
Ya, kurasa aku akan ke sana.
Pertama-tama aku akan mampir dan menemui ibuku.
Maaf, Tom.
Kukira kau tahu.
Dia, uh
dia sudah meninggal?
Sudah lama.
Kakaknya datang menjemputnya. Membawanya kembali ke Timur.
Oh, begitu, uh
lalu bagaimana dengan ayahku?
Tak sering melihat dia.
Tak sekalipun sejak kau pergi.
Kurasa dia akhirnya mabuk sampai mati.
Kabar dia dulu tak begitu baik.
Baiklah teman-teman,
bu, aku berangkat dulu ya.
Tunggu sebentar, Tn. Ferrell.
Hmm, benarkah?
Panggil Tom.
Tom,
penyihir, Cora ini
mungkin kau anggap
hal semacam ini termasuk lingkup
bidang keahlian kami.
Apa boleh kalau kami ikut? / Permisi dulu, Tom.
Hey, apa yang kau lakukan?
Kerja lapangan. / Kerja lapangan?
Untung kau masih hidup.
Aku akan membawamu kembali ke markas,
di tempatmu yang seharusnya,
di perpustakaan, menumpahkan kopi di buku-buku lamamu yang aneh.
Ada sesuatu yang terjadi di sini.
Kau sendiri yang bilang.
'Tempat ini bau sekali.'
Ya, benar.
Itulah alasannya mengapa kau tak seharusnya ada di sini.
Dengar, aku perlu memahaminya.
Oke? Dan bukan dari buku lama yang aneh, tapi fakta sungguhan.
Seperti dirimu.
Lagian, apa kau memang
terburu-buru mau kasih tahu Broom kalau kita kehilangan kargo?
Jika kalian ikut, sebaiknya ikut saja.
☆ BANDAR36 ☆ Bandar Slot T erg ac or ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
BOLA SIHIR
Ohh.
Siapa itu?
Oh,
lihat dirimu
mata melotot.
Apa tujuanmu datang menemui Grammy Oakum?
Huh?
Apa itu?
Oh,
mereka ingin tahu cara membuat bola sihir.
Baik, kuberitahu.
Sangat mudah sekali,
kau menari-nari,
telanjang bulat
memanggil: darah musang,
ekor tikus,
isi perut dan kandung kemih kucing hitam,
telur elang dan kuku bayi,
kaki katak,
otak kelelawar.
Dan kau siapkan panci untuk merebus
dan masukkan semuanya.
Potong beberapa helai rambut di kepalamu
dan bagian bawahmu,
dan bungkuslah
ambil segumpal rebusan dari dalam panci.
Buatlah bulatan seukuran pas untuk dilempar
begitu saja.
Kalian
ingin menukar jiwa kalian dengan bola racun.
Grammy Oakum berkata: 'Lakukan saja.'
Dan dia akan menemui kalian
di neraka.
Di majalah tertulis mereka menemukanmu di sebuah gereja di Inggris.
Begitu yang mereka katakan padaku.
Tak apa.
Semua orang tahu iblis tak bisa menginjakkan kaki di gereja manapun.
Kau tahu aku sebenarnya bukan, uh...
Iblis?
Ya.
Oh,
tidak, aku pernah bertemu dengan iblis keparat itu.
Dia sama sekali tidak mirip denganmu.
Disinilah rumah Cora.
Cora!
Ini Tom!
Tom Ferrell!
Cora?
Cora?
Kau cukup kenal wanita ini, huh?
Yah
kami, dulu lebih dari sekedar anak-anak.
Kami adalah sepasang kekasih.
Kukira kami akan
selalu bersama.
Sudah lama sekali, kurasa.
Oh, nona
apa yang kau lakukan?
Bagus. Bola sihir.
Masih ada lagi.
Teman-teman?
Bagaimana menurutmu?
Dia pasti sedang berkeliaran.
Kita tinggal menunggu dia kembali saja.
Kuduga, itu pasti iblis yang menjadi temannya. .
Aku benci mereka.
Mereka memberi makan penyihir yang mereka dekati.
Mereka saling memberi makan.
Si penyihir, si binatang.
Menurut cerita rakyat, mereka berfungsi sebagai parasit simbiosis.
Cerita rakyat.
Tuhan, ampunilah.
Ibuku adalah seorang penyihir.
Kuyakin mereka meninggalkan rincian keterangan
dari majalahmu, ya, Tom?
Hmm?
Aku tak pernah bertemu ibuku.
Tak pernah ingin.
Nyatanya
semua yang pernah kuketahui tentang penyihir
berharap aku tak tahu.
Dalam perjalanan ke sini, kau menyebutkan pernah bertemu iblis.
Sekitar 15 tahun lalu,
sekitar 1 mil dari tempat ini,
sampai ke sungai, dan
di sanalah dia.
Bukan, bukan iblis.
Cukup dekat.
Namanya Effie Kolb.
Aku langsung tahu
dia adalah masalah.
Aku malu mengatakan
kalau aku melupakan Cora Fisher yang malang setelah kejadian itu.
Kau tahu, Effie,
dia adalah seorang penyihir,
dan dia memaksa pikiranku beranggapan
mungkin aku juga harus menjadi penyihir.
Dan membahas tentang menguasai orang lain,
membuatnya terdengar sangat bagus.
Ya.
Jadi, aku keluar dan aku menemukan kucing hitam yang mati.
Ketika ibuku keluar,
aku merebusnya di atas kompor sampai lembek.
Membawa rebusan itu ke sungai,
untuk membersihkan tulang-tulangnya.
Sekarang Effie memberitahuku tulang apapun yang aku
pegang ketika iblis muncul
itu akan menjadi tulang keberuntunganku.
Sungguh tak masuk akal.
Aku langsung tahu pria itu.
Aku dengar cerita tentang dia selama hidupku.
Tuan Onselm,
begitu orang tua memanggilnya.
Umumnya orang hanya memanggilnya Si Bungkuk.
Si Bungkuk. Uhh.
Seperti cerita yang beredar,
Tuan Onselm salah satu yang pertama
kulit putih yang datang ke sini dari Eropa
ratusan tahun yang lalu.
Dia bermain di kedua pihak dalam perang antarnegara bagian.
Dia menjadi orang yang sangat kaya.
Kedengarannya seperti orang yang sangat pintar.
Bagaimana dia berhasil begitu?
Mereka bilang surga tidak punya banyak ruang untuk orang kaya.
Mereka punya banyak ruang di sana.
Mereka mengiriminya dukungan,
untuk menuntut jiwa dan bukan alat penawar yang sah.
Mereka bilang dia menerima
satu sen tembaga
untuk setiap jiwa yang dia klaim untuk iblis.
Dia sudah muak dengan mereka, suatu hari dia akan kaya lagi.
Sekali melihat Tuan Onselm tua, membuat semua
pikiran-pikiran sihir itu lenyap dari diriku.
Bergegas pulang, bersumpah sepanjang jalan agar menjadi baik lagi.
Akupun membawa tulang keberuntungan itu, melemparkannya sejauh mungkin.
Entah kenapa aku tak bisa menghilangkannya.
Aku sangat takut saat sampai rumah, aku terus saja berlari.
Kurasa begitulah akhirnya aku masuk tentara.
Aku berhasil melewatinya,
tanpa goresan.
Bukan karena aku terlahir beruntung,
pintar,
tangguh
justru sebaliknya.
Ada kekuatan dalam tulang itu.
Seperti yang dikatakan penyihir tua itu:
Ini punya kekuatan untuk mencelakai orang.
Tapi aku tak pernah menggunakannya.
Tidak sekalipun.
Seperti yang kukatakan, aku tak pernah mau mencelakai siapapun selama hidupku.
Tapi bahkan para bocah di sana tidak berusaha
mencelakai diriku.
Artinya kau anggap aku bukan penyihir sungguhan?
Kalian mendengar sesuatu?
Ahh!
Tidak.
Ahh!
Ahhh! Bu!
Cora.
Maafkan aku, Cora.
Kau jangan melihatku seperti ini, Tom.
Shh, shh.
Kau jangan.
Hey, tak apa.
Hey, Cora, tak apa.
Shh, shh.
Menikmati kerja lapanganmu, Joe?
Bagaimana kau bisa terbiasa dengan ini?
Aku akan membawamu di dekat perapian.
Kenapa kau melakukan ini, Cora? Huh?
Aku tahu aku dulu anak yang otaknya payah
saat itu, tapi kau anak yang pintar.
Setelah kau pergi, aku tak tahu harus berbuat apa.
Aku harus pergi bersama Nate Southby.
Kami menikah, tapi dia meninggal.
Bayi kami meninggal.
Aku sendirian, Tom.
Tak apa. Kau harus istirahat sekarang, oke?
Kau istirahat saja. / Mereka mendatangiku.
Mereka ada di luar sana, Tom. Mereka meinginginkan
jiwaku, dan mereka akan menguasai jiwaku.
Tidak selama aku di sini. Tidak selama aku di sini.
Hey, Shh, shh, shh, shh.
Wanita itu di luar sana!
Dia di luar...
Shh, shh.
Menurutku ini seperti Deadsville.
Ohh.
Hey, kau baik-baik saja.
Siapa ini sekarang?
Bukan dia yang ingin aku temui.
Aku tak suka penampilanmu.
Dia tak pernah menyiapkan baju khusus untuk ke gereja.
Itu Tommy-ku.
Dia tak terlihat lebih tua seharipun dibanding terakhir kali aku melihatnya.
Satu-satunya cara untuk mengetahui berapa umur seorang penyihir,
kau harus memotong kakinya dan menghitung cincinnya.
Kau kembali untuk menemuiku, Tommy?
Tentu tidak.
Kau tahu siapa yang ingin kutemui.
Semoga bukan si Cora Fisher yang menyedihkan itu.
Sebab, dia tak pantas
disiksa, tapi aku tetap melakukannya.
Apa yang diharapkan seorang gadis dalam menghabiskan waktunya?
Entah apa yang kau lihat dalam diri
makhluk kecil yang tragis itu, Tommy.
Mengapa dia hampir tak punya satu jiwapun untuk dicuri.
Jangan sebut-sebut namanya lagi, wanita tua jalang!
Aku hanya main-main.
Kau ingat betapa aku suka bermain, Tom?
Ingat?
Aku tahu kenapa kau ke sini.
Dan diapun tahu itu.
Dia ada,
anggaplah
ada urusan yang belum selesai denganmu.
Aku tahu.
Aku bermaksud menyelesaikannya.
Ahh!
Astaga. / Hey!
Tetap saja kau seperti kelinci liar yang lebih nekad ketimbang pakai akal sehat, begitu?
Hey, sudah cukup.
Beritahu tuanmu kalau dia ingin menemui orang-orang malang ini,
dia harus melewati aku.
Kamu? Ha. Tuan
dia tak takut sedikitpun padamu.
Dan Tommy,
aku hampir lupa.
Dia memintaku memberimu hadiah.
Tidak!
Takutnya dia tak begitu mengesankan.
Aku terus menungganginya cukup kencang setiap malam sejak kau pergi.
Kurasa dia hampir kehabisan tenaga.
Terkutuklah kau, Effie Kolb!
Terkutuklah kau!
Ini tak mungkin nyata.
Radioaktif, kawan.
Oh,
Oh, tidak.
Tidak.
Apa yang terjadi?
Apa yang mereka lakukan padamu, Ayah? Apa?
Ayah. Shh, shh, shh. Hey.
Tommy.
Kaukah ini, nak?
Kau, kau pulang.
Kau...
datang.
Maafkan aku, ayah. Aku...
Cora?
Apa Pendeta Watts masih di
gereja di lereng gunung itu?
Masih, tapi kau jangan ke sana, Tom.
Kau dengar Effie Kolb,
Si Bungkuk menunggumu.
Mungkin dia menunggu.
Mungkin itu sebabnya aku kembali.
Kurasa aku akan ngobrol sama setan tua itu.
Tidak sebelum aku menguburkan pendosa ini di tanah gereja.
Oh Tuhan, Cora!
Oh!
Oh.
Kau tak ingin aku menggepreknya? / Tidak,
tak apa digeprek.
Sepenuhnya tak apa.
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
Apa?
Tak ada apa-apa. Shh..
Hey, cobalah tidur, oke?
Ya, baiklah.
TULANG KEBERUNTUNGAN
Mau aku yang memikulnya sebentar?
Oh, inilah akibat dosa-dosaku. Dialah beban yang harus kupikul.
Berpikirlah agak berbeda,
menurutku, dosa hanyalah bagian dari diri kita.
Kita lahir dengan dosa, dan kita akan mati bersama dosa.
Maksudmu seperti dosa Adam dan Hawa?
Maksudku, dosa-dosa yang tidak dapat dihapuskan.
Ditebang,
dan mereka tumbuh kembali.
Tentu saja, sekedar kiasan.
Orang-orang sini ramah-ramah.
Garam dari bumi terkutuk.
Mungkin kau bisa membantuku memahami sesuatu, Cora.
Akan kuusahakan.
Aku telah mempelajari mantra.
Apa yang membuat mantra hidup?
Ini lebih dari sekedar ucapan 'kan? Maksudku,
mantra saja tidak berguna.
Dalam kondisiku yang tertentu, aku tukar jiwa fanaku pada Iblis.
Jadi itu mungkin membantu memperlancar segalanya.
Benar.
Selain itu?
Perlu menyentuh hatimu.
Ketika aku membacakan mantra,
aku memikirkan hal yang paling menyedihkan sebisanya.
Itu tampaknya membuat sihir itu datangnya lebih kuat.
Ini memang bukan urusanku,
bu,
apa kau telah mencoba praktek ilmu sihir?
Itu hanya penelitian.
Kau harus lebih berhati-hati dengan itu.
Penambangan batu bara pedesaan.
Ya,
seluruh wilayah ular penuh terowongan.
Andai hutan ini hidup,
terowongan itu bagai pembuluh darah di bawah kulit.
Ohh.
Kenapa?
Tak ada apa-apa.
Cora? Cora?
Cora?
Cora!?
Cora? / Cora?
Cora!
Itu menarik.
Ahh!
Arg!
Ahh!
Ahh!
Sial.
Apa aku sudah mati?
Mungkin.
Yah,
tak apa.
Semua orang tahu iblis tak bisa menginjakkan kaki di gereja manapun.
☆ BANDAR36 ☆ A KUN BARU DI JAMI N G A C OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Tempat apa ini?
Kurasa kau tahu.
Itu ibumu 'kan?
Itu berita baru buatku. Aku belum pernah melihat wajahnya.
Ya, kurasa itu dia.
Dia mencoba untuk tidak menebus semua dosa-dosa itu.
Sekarang dia tak akan bisa istirahat dari siksaan.
Dia tidak tidur sekejappun lebih lama dari yang kubayangkan.
Dosa?
Tak mungkin seburuk itu,
'kan?
Mereka banyak jumlahnya. Bersekutu dengan setan,
terbang ke atas kambing hitam dan menyerahkan dirinya demi hari Sabat,
merubah bentuknya menjadi hama,
dan semua yang tak bisa disebutkan namanya.
Dia datang.
Wow.
Burung yang besar sekali.
Binatang memiliki banyak bentuk,
ini hanya salah satunya.
Sayang
Sarah.
Apa-apaan ini?
Kumohon.
Ampun.
Jika kau mengampuni dosaku, biarlah aku menghadap Tuhan.
Menghadap Tuhan?
Tidak. Di sinilah tempatmu.
Tuanku.
Tuanku.
Apa lagi yang bisa kuberikan padamu?
Jauh lebih banyak.
Apa kau tak merasakan kehidupan baru tumbuh di dalam dirimu?
Ini tak mungkin?
Sesuatu yang gelap.
Ganas.
Tak mungkin karena aku sudah mati.
Kau bernyanyi hingga larut malam,
dan malampun menjawab.
Sekarang kau akan memberikan satu anugerah pada dunia.
Anugerah.
Seorang putra.
Seorang putra yang tampan.
Ow.
Whoa, tenang, tenang.
Aku tak apa-apa.
Oh sial, kepalaku kayak dipukul
tongkat baseballnya Minnie Minoso.
Ahh.
Dia membawamu kembali.
Cora. Cora!
Cora!
Cora.
Aku menggunakannya.
Aku menggunakan tulang keberuntungan.
Jika aku bukan penyihir sebelumnya
pasti sekarang, aku penyihir.
Baiklah, ayah.
Ini tanah yang disucikan.
Mari masuk ke dalam, orang tua berdosa.
Pendeta.
Kaukah itu? Tom Ferrell?
Bagaimana kau tahu, Pendeta?
Dia yang memberitahuku.
Dia?
Ada seorang gadis ke sini.
Datang beberapa menit
sebelum kalian. Dengan cukup berani.
Kau tidak melihat dia?
Yah,
mungkin dia hantu.
Apakah itu Cora Fisher?
Cora Fisher?
Ya.
Ingat dia ketika dia masih kecebong kecil.
Iblis mungkin mendapatkan tubuhnya,
tapi dia tak mendapatkan jiwanya.
Ini ayahmu 'kan?
Rasanya dia harusnya dimakamkan di tanah gereja yang layak.
Maka dia harus dikubur.
Baiklah, ayah.
Tapi menurutku kau punya tujuan lain untuk
berada di Hurricane sini 'kan?
Ya, pak.
Kami, uh,
kami bermaksud mendaki bukit itu.
Kau akan ke rumahnya?
Sekarang, mengapa ada orang bodoh yang
ingin melakukan begitu?
Ayahku sudah mati.
Cora
kau sudah mati.
Maafkan aku, nona.
Mungkin aku hanya bisa menyerahkan diriku pada pria itu.
Katakan padanya, ambillah tubuhku,
ambillah jiwaku,
ambil semua recehmu.
Asalkan tak ada lagi pembunuhan dalam hati nuraniku.
Lagipula, perjanjian tetap perjanjian, bukan begitu?
Itu konyol.
Kau dulu masih anak-anak. Perjanjian dengan entitas iblis?
Bagaimana mungkin itu bisa mengikat?
Oh, itu mengikat.
Hellboy.
Ya, itu kayaknya mengikat.
Dengar, mungkin ada peluang.
Itulah sebabnya aku ada di sini.
Untuk bernegosiasi ulang.
Negosiasi, dengkulmu.
Yah,
dia tampaknya orang yang cukup persuasif,
Pendeta, bukan begitu?
Kebanggaan dan kebodohan pria, begitulah.
Yah, jika kau mau pergi, sebaiknya pergilah
saat matahari berada di langit.
Kekuatannya paling kuat saat gelap.
Kalian semua tinggal di sini malam ini.
Kami harus bergegas, pendeta.
Sepertinya masih ada cahaya matahari.
Kau yakin?
Itu, itu, tidak, tunggu, itu tidak mungkin.
tidak, Bumi, Bumi tidak
berputar. Itu, itu, bukan begitu cara kerjanya.
Kita berada di waktunya dia di Hurricane.
Kita kedatangan pengunjung.
Banyak penyihir di sekitar sini.
Selalu begitu.
Dulu banyak juga orang biasa.
Saat ini, sebagian besar hanya penyihir.
Haha! Haleluya.
Dan akan kutuntun orang buta di jalan yang tak mereka kenal.
Dan akan kubuat kegelapan jadi terang bagi mereka.
Dan semua yang bengkok menjadi lurus.
Oneiros und Nótt
Schlie en Sie ihre Augen
Perlu menyentuh hatimu.
Saat aku merapalkan mantra.
Aku memikirkan hal yang paling menyedihkan sebisaku.
Janganlah gelisah hatimu.
Para penyihir itu. Tak bisa menginjakkan kaki di tanah suci ini.
Dan sihir hitam itu.
Tak ada gunanya di sini.
Kurasa kita akan segera mengetahuinya.
Kau meragukan kekuatan doa, nak?
Aku hanya ingin memegang amunisi berkaliber tinggi
yang ampuh.
Untuk berjaga-jaga.
Oh! Sheee. Ha!
Tommy.
Shhh!
Tommy.
Aku tahu kau bisa mendengarku di dalam situ.
Bukankah kau sudah cukup menyusahkan selama sehari?
Ini bahkan belum dimulai.
Semua temanmu yang gereja bersamamu,
mereka semua akan mati.
Dengan kondisi apapun.
Itulah sebabnya kau harus keluar dan hadapi dia.
Goyangan Elvis tidak sekeras ini.
Pendeta, apa tambang batu bara berada di bawah gereja ini?
Oh, mereka berlarian ke mana-mana.
Sebuah tambang batu bara runtuh sekitar 30 tahun lalu.
Terakhir kali tanah berguncang seperti ini.
100 orang tewas.
Terkubur hidup-hidup.
Tempat yang bagus untuk membangun gereja, huh, Joe?
Dimana Tom?
Aku tak tahu apanya yang lucu.
Si Tom Ferrell kecil, kembali untuk menemuiku.
Membawakan tulang keberuntunganku.
Aku datang untuk mengambilnya, Tom Ferrell.
Ya, dan aku akan memberikannya padamu.
Kau harus janji padaku satu hal.
Jangan mencelakai orang-orang baik di dalam.
Tapi kaulah yang membahayakan mereka,
bukan aku.
Baiklah kalau begitu.
Baiklah.
Kurasa tidak.
Dengar, aku tak suka perjanjian ini.
Kau sangat menginginkannya,
dan itu membuatku tak ingin kau memilikinya.
Ayo masuk, Tom.
Masuklah.
Bukankah kau amat jelek?
Itu kesalahan sendiri, tapi
ya ampun.
Oh, ya, benar.
Si cantik di pohon
mengatakan kau tidak takut padaku.
Nah, coba tebak? Aku juga tidak takut padamu.
Jadi kenapa kau tidak berbalik saja,
pergilah kau bungkuk dari sini,
dan bawalah wanita memusingkan itu bersamamu.
Pandanganmu berbeda
ketika kau menyaksikan ibumu terbakar.
Kau ngomong apa, Gumby?
Pergilah dari gereja ini, Tn. Onselm. Pergilah sekarang.
Aku melihat bagaimana dia.
Hal yang menyedihkan ini.
Dia sangat menderita.
Namun aku punya kekuatan untuk meredakan rasa sakitnya.
Membiarkan bulu jiwanya terbang.
Sungguh?
Kau mau melakukan itu?
Ya.
Hanya sesuatu yang kecil yang kuminta sebagai balasannya.
Yaitu kau pelintir kepala Tom Ferrell kecil itu.
dan membawanya ke sini.
Kita barusan
bernegosiasi ulang.
Kuyakin kita bisa sepakat.
Mengapa?
Ada darah penyihir dalam dirimu, teman.
Kau lebih sepertiku
ketimbang seperti mereka.
Ayo, ular, kita berderak.
Ohh!
Bantu dia.
Oh ayolah!
Masuk, masuk.
Tolong dia!
Oh! Dia mati. Dia pasti mati.
Ah! Aku tidak mati.
Kau tak bisa terus sembunyi di situ, Tommy.
Si Bungkuk bakal membuatmu kelelahan, nak.
Oh, tutup mulutmu yang terkutuk itu.
Dia akan menimpakan kesedihan padamu seratus kali
lebih buruk dari yang dirasakan oleh
ayahmu yang pemabuk.
Keluarlah kau dari tengkorakku, kau
penyihir! Penyihir! Keluar dari kepalaku!
Ahh!
Joe,
aku membutuhkanmu.
Pendeta.
Sekarang kita berdua tahu, Pendeta, perjanjian tetaplah perjanjian.
Inilah yang akan kulakukan.
Aku akan beli tulang keberuntungan itu darimu.
Tak ada yang dijual padamu di sini, Tuan Onselm.
Lakukanlah.
Oke.
Hmm! Ahhh!
Ayo, Joe, kau harus berusaha lebih keras.
Ayo! / Ahh!
Uhh, aku tahu kau tak butuh alat penawar yang sah, pak tua.
Tapi bagaimana dengan waktu?
Apa yang kau berikan demi
10 tahun itu?
Apa yang kau lakukan padaku, Setan?
Bagaimana kalau
20 tahun?
Perbaiki
matamu selagi kita bicara.
Ayo!
Tidak, pak! Aku cukup mampu melewati tahun-tahun dan penderitaanku,
dan aku tak menginginkan apapun lagi.
Abby Riley telah meracuni kedua suaminya.
Bagaimana dia bisa ditanam di halaman gereja?
Begitu banyak orang berdosa di tanah suci ini.
Daging membusuk, tapi dosa terus berlanjut.
Oh sial.
Oke, kau yakin tak apa-apa? Karena...
Kau ingin memasukkan jarimu?
Tidak.
Kau tak boleh terus berdarah begini. / Aku tak akan apa-apa.
Tidak, tidak, kau kenapa-napa. / Bobbie Jo.
Ini bagian dari kerjaan.
Ngeri? Aku tak sabar menghajar si Howdy Doody itu.
Ditempat serangan terus berdatangan.
Dia terlihat agak beda 'kan?
Mm-hmm.
Kau selalu menyukai gadis-gadis cantik, bukan begitu, Pendeta?
Kubisa merasakan pandanganmu padaku saat menyampaikan khotbah Minggu pada mereka.
Kembalilah berbaring, Abigail. Ini bukan duniamu lagi.
Cium aku, Bapa.
Cium aku seperti yang selalu kau inginkan.
Cium ini.
Apa yang kau lakukan?
Callie Hicks, pelacur.
Pelacur!
Abel Jacobs.
Penjudi.
Josie Ward.
Tukang merayu.
Manly Langrishe.
Pemabuk pembohong.
Pemabuk pembohong!
Nathan Green.
Pembunuh.
Pembunuh.
Seperti bebek di pekan raya daerah.
Flora Sue Baker.
Pelacur penipu.
Pelacur penipu.
Ada Calder.
Pembunuh anak.
Pembunuh anak.
Mereka telah mati dan dikubur.
Dosa-dosa diampuni.
Diampuni bukan berarti dilupakan.
Wyatt Ferrell.
Orang tua pemabuk yang bodoh.
Ha ha ha.
Agsk
Ugh!
Apa ini?
Tidak, tunggu, tunggu.
Sial.
Maaf Ayah.
Tuhan, aku tak tahan lagi melihat ini.
Ambillah mataku.
Dan aku tak menginginkan anugerah dari iblis.
Terima kasih, Tuhan.
Tom Ferrell!
Berikan aku tulang kucing tua itu!
Aku tak akan pernah menggunakannya, Pendeta.
Kau lihat sekarang. Aku bukanlah manusia yang sempurna.
Tak satupun di antara kita yang sempurna.
Aku punya bayangan di hatiku seperti orang lainnya.
Tapi kau akan melihat cahaya itu, Tom Ferrell.
Kau akan biarkan itu menyala terang di dalam dirimu.
Sama seperti cahaya yang menyala dalam diriku.
Aku bersemangat sekali.
Aku akan hancurkan iblis itu sebanyak-banyaknya.
Aku akan masukkan.
Aku akan masukkan Roh Kudus
ke dalam tulang yang sial ini!
Aku bisa merasakannya.
Lihatlah cahayanya, Tom Ferrell.
Lihat itu!
Setiap kuburan di halaman ini
telah digali dengan sekop ini.
Jika tak ada kepenuhan Tuhan
maka tak ada apapun.
Gada-Mu dan tongkat-Mu!
Mereka menghiburku.
Itu akan berhasil.
Ya.
Dia akan pulang.
Ah-ah. Hellboy, tidak.
Kita akan panggil bantuan dan kembali bersama
seluruh tim dari biro.
Lebih baik selesaikan ini. Dia terluka.
Dia lemah.
Joe, kau sudah selesai.
Tetap di sini bersama Pendeta.
Tidak.
Kita tidak kembali
kau terus turuni gunung itu dan
jangan berhenti sampai kau menemukan telepon.
Jangan pernah kembali ke sini.
Apa?
Simpan saja sekopnya.
BADAI
Sudah disebut begitu sejak aku ingat.
Dahulu kala badai bertiup
menumbangkan pepohonan di gunung ini.
Pohon-pohon itu tak pernah tumbuh kembali.
Tak seorangpun yang masih hidup mengingatnya.
Mungkin sudah terjadi seribu tahun yang lalu, sejauh yang kutahu.
Dan mungkin saja, itu bukan badai sama sekali.
Kenapa begitu?
Yah,
orang Indian mengatakan itu selalu pertanda buruk.
Mereka bilang ada hantu dan makhluk halus
di sini lebih tua dari banjir.
Hewan langka. Shonokin. Roh gunung.
Dengarkan aku,
aku mungkin hanya bicara omong kosong di sini, tapi
mungkin sedang melihat keretakan dimensi.
Skenario tipe Lovecraft.
Dewa-dewa kuno yang memaksakan jalan mereka ke dunia kita.
Aku tak tahu apapun tentang itu, tapi
Ini tempat yang aneh dan menimbulkan perasaan buruk, itu sudah pasti.
Butuh sekop baru.
Sesuatu di perbukitan ini.
Sesuatu yang berhantu.
Yang jahat.
Di pepohonan.
Di tanah.
Tom mengatakan bukit-bukit ini dulu seperti hidup.
Ulangi lagi?
Dia mengatakan tambang tua itu seperti sistem peredaran darahnya.
Nadi-nadinya mengalir di bawah tanah.
Si Bungkuk, menurutku,
menurutku, dia mendapat kekuatan dari situ.
Ada sesuatu dibenakmu, nona?
Sesuatu yang tak kusukai.
Mungkin kalau kita ganggu sumber kekuatannya, kita bisa menyakitinya.
Apa?
Yang aku maksud sabotase.
Jika ini adalah perang dan terowongan tersebut
adalah jalur pasokan, kita akan pasang dinamit.
Kau akan meledakkan tambang itu?
Tidak.
Mungkin sesuatu yang lebih baik.
Sebuah mantra.
Nona,
Kau sudah gila.
Entah apakah itu nyata,
atau hanya sekedar cerita untuk menakut-nakuti anak kecil.
Kau siap?
Merekapun menceritakan kisah itu padaku.
Tempat ini butuh sentuhan wanita.
Ini mengarah ke tambang mereka.
Buatlah aku mengerti
mengapa mereka membangun gereja
di atas akses yang sangat mudah
menuju tambang batu bara yang runtuh?
Jelaskan padaku seolah aku ini
telat mikir.
Apa...
Rasanya mereka mengira itu adalah semacam pintu masuk
antara dunia ini dan dunia lain.
Mereka mengira mereka bisa menjatuhkan sebuah gereja di atasnya.
Tanah yang disucikan.
Blokir pintunya.
Mungkin bukan ide yang bagus.
Berfungsi dengan baik sampai hari ini.
Di sana gelap.
Gelap seperti lubang pantatnya iblis.
Jika kita pergi
aku bawa ini.
Mungkin ada sedikit hal suci yang tertinggal di dalamnya.
Kita?
Tidak, Pendeta, aku. / Di bawah sana,
aku tak lebih buta darimu, nona.
Aku selalu membayangkan orang-orang kaya pasti punya pesta yang sangat mewah.
Mm-hmm.
Bagus sekali.
Yah.
Tom!
Kuyakin kau berharap temanmu ada di sini.
Ya, dia tidak takut pada apapun.
Oh, aku tahu sesuatu yang ditakuti:
dia takut untuk mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya padamu.
Tom?
Tom.
Ahh!
Ada sesuatu yang datang.
Ahh!
Lari, nona!
Cepatlah! Ke sini, ke sini!
Dan dia akan memakan daging anak-anakmu,
dan daging anak-anak perempuanmu
akan dia makan.
Hancurkan mereka dengan amarah.
Hancurkan mereka
agar mereka tidak ada lagi.
Sihir itu tidak seperti peluru, nona.
Kau jangan tarik pelatuknya begitu saja.
Ada sesuatu yang tak bisa kau pahami dengan berpikir.
Ini berasal dari roh, bukan daging!
Ahh!
Ahh!
Oh, sial.
Ahh!
☆ BANDAR36 ☆ A KUN BARU DI JAMI N G A C OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Kapan terakhir kali kau merasakan sentuhan seorang wanita, Tommy?
Apa bertahun-tahun ini terasa begitu sepi?
Apa kau duduk dan memimpikanku?
Aku tahu itu, kuyakin kamu tak pernah berhenti
memikirkan caraku menyentuhmu.
Ada yang susah kau sampaikan padaku, Tommy?
Ya, memang.
Ahh!
Aku tahu betul bila engkau adalah putraku.
Matamu,
matamu membuktikannya.
Jangan berpura-pura seolah ini momen yang indah.
Aku tak peduli padamu.
Kau tak pernah peduli padaku.
Haruskah engkau melihatku dan mengatakan semua ini?
Mestinya kubiarkan kau terbakar!
Aku harus mengeluarkanmu dari sini.
Tidak, anakku sayang.
Aku tak bisa diselamatkan.
Api ini menjadi takdirku.
Atas banyaknya dosa yang telah kuperbuat,
kami semua penyihir bernasib sama.
Hanya ada satu cara untuk mengakhiri rasa sakit ini.
Hancurkan aku, putraku.
Tidak.
Tidak, aku tak bisa lakukan itu. Kau jangan menyuruhku begitu.
Atas cemoohanmu.
Atas murkamu.
Kau benar bila membenciku.
Aku benci diriku sendiri!
Diriku sendiri!
Monster terkutuk yang kau ciptakan ini!
Oneiros und Nótt, beüuhrt die Gedanken meiner Feinde.
Schlie en Sie ihre Augen und fangen sie bis zum näachsten
Sonnenaufgang in Träaaumen ein.
Oneiros und Nótt, beüuhrt die Gedanken
chlie en Sie ihre Augen und fangen sie bis zum näachsten
Oneiros und Nótt, beüuhrt die Gedanken
Sie ihre Augen
Biarkan aku menjadi seperti mimpi.
Terlupakan,
Debu tanpa arti.
Oneiros und Nótt, beüuhrt die Gedanken meiner Feinde.
Schlie en Sie ihre Augen und fangen sie bis zum näachsten
Pasti ada cara lain.
Tak ada.
Oneiros und Nótt, beüuhrt die Gedanken meiner Feinde.
Schlie en Sie ihre Augen und fangen sie bis zum näachsten
Sonnenaufgang in Träaaumen ein
Penderitaan ini, tak sanggup kutanggung lebih lama lagi.
Kumohon! / Tidak!
Ahh!!
Ahh!!
Kau tak apa-apa, sobat?
Semacam jebakan.
Sebuah mantra.
Aku hampir...
ada yang mematahkan mantranya.
Baunya seperti kematian,
dan tai burung.
Tunggu disini.
Oh sial.
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Tidak, tidak.
Tolong, tolong, sial!
Ahhh!
Gah! Ahh!
Ugh.
Egh! Guh!
Oh! Ahhh!
Uah!
Sebaiknya kau serahkan kepala anak itu padaku saat mendapat tawaran itu.
Itu dua kali lipat dari yang bisa kau selamatkan dari ibumu yang lidahnya bercabang.
Yah, tapi kau akan segera berada di sisinya,
mengisap puting hitam itu di neraka.
Kau harus mati di rumah ini untuk memberi makan bumi di bawahnya,
untuk memberi makan bukit-bukit ini,
batu-batu kuno yang masih hidup ini.
Hey, iblis,
aku punya sesuatu untukmu.
Itu untuk Cora Fisher.
Teruslah tersedak,
dasar bajingan.
Lihatlah iblis ini,
membodohi dirinya sendiri dengan menganggap dirinya manusia.
Jalanmu berakhir dalam kegelapan seperti jalanku.
Dan,
penyihir ini,
Aku bukan penyihir.
Kalian berdua yang akan terbakar.
Seperti Cora Fisher yang terbakar.
Seperti ibu penyihirmu yang terbakar.
Sampai sini saja ocehanmu.
Ini semua jiwa, bukan?
Lihatlah itu.
Menurutmu itu jiwaku?
Aku tak tahu.
Kurasa kau akan mengetahuinya kelak.
Seperti kita semua.
Kau tahu yang kupikirkan, Tom?
Aku pikir tulang keberuntunganmu itu,
menurutku, itu cuma tulang kucing.
Selama ini kau mengira itu mengandung kekuatan, tapi
kurasa kekuatannya ada di dalam dirimu.
Dia takut padamu.
Dia benar.
Ha, aku terbangun dengan keadaan yang lebih buruk.
Tiba-tiba aku menjadi tua.
Tommy
aku tak tahu caranya menjadi tua.
Sudah kuduga, kuterus membawa kekang tua ini karena suatu alasan.
Kami semua penyihir bernasib sama.
Joe.
Joe!
Joe!
Arrgh!
Bobbie Jo,
Hey, bangun. Joe, bangun!
Ayo, ayo.
Bangun.
Kau masuk ke dalam terowongan.
Sulit dipercaya.
Seharusnya kamulah yang pintar.
Ya, kau yang tahu.
Oh, lihatlah
aku mendapatkan kargo itu kembali.
Kerja lapangan yang bagus 'kan?
Lagipula, aku tidak sendirian di sana.
Aku selalu bersama Pendeta.
Aku tak akan pernah bisa keluar dari sana tanpa dia.
Aku tak sabar nunggu tahun 60an.
60an? / Ya.
Ini bukan dekadeku, Bobbie Jo.
Aku merasa saat-saat baik akan tiba.
Aku juga berpikir begitu.
Aku tak akan terlalu merindukan tempat ini.
Aku juga tidak.
Tak sabar untuk pulang dan mendokumentasikan semua ini.
Tom Ferrell itu bukan orang jahat.
Untung kau ikut selagi sempat.
Dia hanya butuh sedikit dorongan, itu saja.
Hey!
Tak takut pada apapun, kan, jagoan besar?
Ya, ada untungnya juga berpenampilan seperti ini, Joe.
Kau lihat dengan lama wajah ini di cermin
sampai monsternya tak terlihat terlalu jelek.
Ya, ya.
Aku tahu ada sesuatu yang kau takutkan.
Itu dia.
AWAS! AKU INI PENYIHIR!
HELLBOY: THE CROOKED MAN
broth3rmax, 3 Oktober 2024
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 3 Oktober 2024
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
BANDAR36 ☆ Bandar Slot Te rg a co ☆
AKUN BARU DIJAMIN G ACO R! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.