All language subtitles for Indo.Eva (2021)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA DEPOSITNYA CUMA 5.000

Dengan Bonus SPEKTAKULER! Daftar sekarang di recehoki.net

Main bersama RECEH88 dan menangkan ratusan juta rupiah!

Yuk, rekues subtitle film kesukaanmu di sini: https://www.youtube.com/channel/UCbsJgEBTe7N1e48QH3GSeew

Boleh juga.

Bagaimana?

Boleh juga.

Selamat pagi, Tuan Tornillo. / Selamat pagi.

Aku sangat senang karena kau tiba di sini tepat waktu.

Semua siap, sudah diatur, terutama model kami.

Di mana para modelmu?

Mereka di sini, dan mereka siap.

Aku sangat senang karena foto-foto kami pasti akan tren.

Nona-nona, ayo.

Mari?

Mari.

Kau mungkin lupa ini.

Sampai jumpa. Jaga si utusan nanti.

Jangan khawatir, aku akan mengurusnya.

Sebentar, Pak.

Ada sedikit debu.

Sampai jumpa.

Hati-hati, Pak.

Aku tahu apa yang akan kau katakan.

Kunjungi aku, nanti kujamu Pancit Canton.

Kau mau sajikan mie?

Kau semangat lagi.

Dina!

Aku membayarmu bergosip?

Kau, darimana pun kau, pulang sana.

Dan kau, aku menyuruhmu melakukan sesuatu.

Apa perlu orang lain menyelesaikannya?

Masuk! Apa yang kalian gosipkan?

Apa yang kau lakukan?

Lebih seksi lagi.

Lebih seksi lagi!

Lagi!

Kita menjual kondom. Yang lebih seksi!

Lihat di sini!

Kau harus seksi!

Lebih seksi!

Lebih seksi!

Lebih liar!

Bagus.

Sangat bagus!

Kau baik-baik saja, Frankie?

Ya, aku baik-baik saja.

Kita menjual kondom, bukan taman peringatan.

Baik, ganti gaya.

Charlene, Victoria, Andrew di tengah kalian.

Perebutkan dia.

Pepet dia.

Lebih liar!

Bos ingin lebih liar!

Ya! Bagus!

Bagaimana kita bisa menjual kondom dengan pemasaran buruk?

Lebih liar!

Bagus!

Lagi! Lagi!

Itu dia!

Aku suka itu!

Itu ciuman yang kumau nanti.

Itu dia!

Ya!

Lebih liar!

Ya, bagus!

Lakukan lebih baik!

Kita lakukan pemotretan solo?

Tentu.

Boleh aku ke kamar mandi?

Silahkan. Aku harus menyesuaikan pencahayaan.

Tentu. Charlene duluan.

Bagaimana denganmu? Tidak mau ke kamar mandi?

Nanti saja.

Kenapa tidak sekarang?

Baiklah. Pemotretan solo, Charlene.

Di tengah, tolong.

Apa ini?

Sudah kubilang nanti. Kau maunya terburu-buru.

Apa lihat-lihat?

Ada apa ini?

Kembali bekerja!

Nona Victoria?

Nona Victoria?

Kau di dalam?

Mereka butuh kau.

Pemotretanmu berikutnya.

Kita belum selesai.

Ya?

Nona Victoria, maaf. Tapi mereka butuh kau sekarang.

Tidak apa-apa. Terima kasih.

Kau lihat Andrew?

Entah ke mana dia.

Dia mungkin haus.

Dia mungkin meminta air.

Ayo.

Kau selingkuh dengan bosmu, dan katamu, "terjadi begitu saja?"

Tapi memang terjadi begitu saja, Papa Dax.

Aku sungguh tidak bisa menjelaskan.

Perselingkuhanku dengan bosku terjadi begitu saja.

Bagaimana itu bisa terjadi begitu saja?

Kau teler? Kehilangan akalmu?

Lalu bangun, dan tiba-tiba kau bersama bosmu?

Tidak sesederhana itu. Tidak tiba-tiba.

Kau membuatku bingung.

Katamu itu terjadi begitu saja, tapi tidak tiba-tiba?

Bagaimana jika istri bosmu tahu?

Itu bahaya untukmu.

Justru itu masalahku, Papa Dax. Jika dia tahu, dia akan mengusirku.

Itu akan menjadi akhir dari hubunganku dengan bosku.

Kenapa? Kau pikir itu akan berlanjut?

Dia punya istri. Kau pembantu rumah tangga.

Jujurlah.

Bosmu adalah lelaki pertamamu, bukan?

Dan kau menemukan kesenangan.

Kau tidak bisa menahannya. Kau mendambakannya.

Kenapa? Penisnya sebesar mentimun?

Itu terlalu besar! Aku tak sanggup, Papa Dax!

Mungkin lebih seperti terong besar.

Sudah kuduga.

Kau mendambakannya.

Berhenti. Hubungan kalian takkan berlanjut. Dia bosmu!

Dia menganggapmu karyawan.

Bahkan mungkin hartanya.

Bu, kau masih akan makan malam?

Apa perlu kupanaskan kembali rebusan asam?

Tidak perlu. Kami mau naik.

Kami akan makan malam di kamar.

Kunci saja sekarang. Kau tahu caranya, 'kan?

Ya, Bu.

Pembantu rumah tanggamu?

Yang baru.

Baru beberapa hari.

Dari Samar.

Mari kita selesaikan ini.

Aku bahkan belum mulai.

Selamat pagi.

Selamat pagi, Pak. Mau sarapan?

Tidak, terima kasih.

Secangkir kopi, tidak?

Tak usah.

Aku pergi sekarang

Baik, Pak.

Bisa buka pintunya?

Sebentar.

Maaf. Aku baru di sini.

Aku belum terbiasa.

Kau juga baru bekerja sebagai pembantu...

Asisten rumah tangga?

Tidak, aku pernah kerja di orang lain.

Kau tidak terlihat seperti pembantu...

Asisten rumah tangga.

Seperti apa harusnya pembantu rumah tangga?

Gerbangnya.

Maaf. Hanya saja...

Kau tampak pintar.

Kau punya gelar?

Aku tidak menyelesaikan sekolah menengah.

Ayahku meninggal saat aku di tahun ketiga.

Kami terjerat hutang.

Tapi ini pekerjaan pertamamu?

Benar?

Tidak.

Di pekerjaan pertamaku, bosku mempromosikan.

Dia melarangku pergi.

Aku sangat ketakutan, jadi aku berhenti.

Jadi, hutangmu bagaimana?

Sudah lunas?

Belum. Aku bekerja untuk majikan lain.

Lalu apa yang terjadi? Kau dirayu lagi?

Ya.

Jadi, apa yang kau lakukan, menyerah?

Kau menyerah pada rayuan majikanmu?

Dia tampan?

Dia baik.

Jika istri majikanku mau marah kepadaku,

dia akan menghiburku.

Dia membuatku merasa lebih baik.

Lalu?

Istrinya menyuruhku pergi.

Kenapa? Jika kau tidak berbuat salah...

Dia memergoki kalian berdua saat bercumbu?

Jadi karena itu kau bekerja untuk majikan wanita sekarang?

Ibuku memintanya dari agensi.

Kau beritahu ibumu apa yang terjadi denganmu dan bosmu?

Tentu tidak.

Yang dia tahu istri majikanku ingin menyingkirkanku.

Tapi ibuku menyalahkanku, memanggilku pelakor.

Bahwa kuberi majikanku peluang.

Jangan khawatir.

Itu rahasia kita.

Kau sudah lama bersama nyonya?

Maksudmu Victoria?

Tidak, kami baru kenalan kemarin, di pemotretan.

Siapa namamu?

Eva.

Eva.

Aku Andrew.

Terima kasih, Eva.

Kau tahu, Eva?

Aku tidak terkejut dengan apa yang harus kau lalui.

Kau memang menggoda.

Namamu buktinya.

Mungkin bagus jika kau bekerja untuk wanita.

SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA DEPOSITNYA CUMA 5.000

Dengan Bonus SPEKTAKULER! Daftar sekarang di recehoki.net

Main bersama RECEH88 dan menangkan ratusan juta rupiah!

Hei!

Lauro! Apa yang kau lakukan?

Sudah kutekankan.

Aku pergi lebih awal hari ini, segera bersihkan mobilnya!

Apa yang kau lakukan semalam sampai bangun kesiangan?

Masturbasi semalaman?

Jawab!

Begini... / Apa?

Apa katamu? Aku tidak bisa dengar!

Kau ini tuli atau tidak becus?!

Bersihkan! Yang cepat atau aku bisa terlambat!

Baik, Pak.

Eva.

Ya, Bu?

Bu?

Masuk.

Selamat pagi, Bu.

Andrew sudah pergi?

Ya, Bu.

Aku terlalu ribut semalam?

Maaf? Apa?

Terbiasalah. Aku suka menjerit.

Sudah siapkan sarapan? / Sudah, Bu.

Apa yang kau buat? / Sosis dan telur, Bu.

Apa? Aku tidak dengar.

Sosis dan telur.

Itu yang kumakan untuk makan malam.

Kubawa naik?

Tidak perlu. Aku mau turun.

Maaf! Bukan ingin mengagetkanmu.

Aku Larry.

Kau tidak akan menemukan orang paling tampan di sini.

Bagaimana denganmu? Siapa namamu?

Tapi bosmu memanggilmu Lauro, 'kan?

Jangan panggil aku Lauro. Terdengar tua. Larry saja.

Panggil aku Larry.

Siapa namamu?

Eva.

Kau baru di sini, 'kan? Aku baru melihatmu kemarin.

Aku baru beberapa hari.

Bagaimana majikanmu?

Dia baik?

Kelihatannya begitu.

Dan majikanmu?

Gampang marah.

Darahnya suka mendidih.

Aku melihatnya.

Dia akan semaput nanti.

Dia orang gila.

Tidak bisa menemukan orang untuk diomeli kecuali aku.

Suaranya keras.

Begitu juga majikanmu, dia juga berisik.

Hampir tiap malam. Sering kudengar dari kamarku.

Sungguh?

Ya!

Aku sangat menikmatinya! Seperti film porno.

Tapi tanpa video.

Karena itu aku tahu saat dia ada orang bersamanya di kamarnya.

Saat aku mulai mendengar gerutuan dan teriakannya...

Apa?

Sini, kutunjukkan.

Lauro!

Kemari! Lauro!

Ya, Pak! Aku datang!

Nanti kita bicara lagi, ya?

Lauro! / Aku datang!

Apa yang kau cari?

Tidak ada.

Aku pergi. Tolong buka gerbangnya.

Ya, Bu.

Jangan menungguku malam ini.

Aku punya kunci.

Ya, Bu.

Tolong bersihkan kamarku. / Bu?

Kataku, bersihkan kamarku.

Meski ada menemukan sesuatu untuk dicuri di sana, kau bukan pencuri, ingat.

Baik, Bu. / Daah.

Tidak akan, Bu.

Sayur!

Terong Mang Kanor!

Okra untuk pelumasan.

Pechay Neneng!

Terong Mang Kanor!

Okra untuk pelumasan. Ayo beli sayur!

Nanti ada undian.

Ayo beli di sini! / Halo, Manang.

Belilah.

Halo! / Halo.

Kau gadis baru dari rumah itu, 'kan?

Ya.

Aku Desiree. Aku pengasuh dari rumah bergerbang merah muda.

Ini Dinah. Dia dari rumah di sebelah rumahmu.

Eva. / Eva.

Ini Adam.

Dinah! / Manang.

Kau belum membeli. Belilah sesuatu!

Jangan cuma melongo. Coba dulu.

Aku ingin melihat apa itu cukup keras.

Kau bagaimana? Kau suka terong?

Banyak yang bisa kau lakukan dengannya.

Manang! Dasar gatal!

Gatal? Tapi benar, 'kan?

Kau bisa buat telur dadar pakai itu. Kau bisa memanggangnya…

Panggang, kau dengar? Bukan dibalik.

Jangan dengar mereka.

Nanti kau menjadi seperti mereka.

Kami ini kenapa?

Kau menikmati hidupmu.

Lebih dari kami. Lebih kotor.

Dan yang tidak kotor berani bicara.

Memang benar, Mang.

Pacarku pelaut. Kami hubungan jarak jauh.

Jadi, kau sudah memakai terongku?

Aku tidak seperti itu.

Aku lebih suka menunggu sampai pacarku kembali. Sampai puas.

Sampai puas, gayamu seperti ini.

Hentikan!

Bagaimana denganmu? Kau mau yang ini, 'kan?

Jangan repot-repot bertanya padanya.

Dia tidak mandul. Punyanya disiram teratur.

Meski ilegal.

Semoga dia tidak ketahuan,

atau gembornya akan dipotong dan airnya berhenti menetes.

Itu tidak benar. Kau terlalu sering mengoceh.

Bagaimana denganmu? Mau kau apakan terongku?

Tengoklah terongku.

Eva!

Eva!

Eva!

Eva!

Eva!

Eva!

Kenapa?

Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan? Nanti bosku melihatmu!

Apa yang kau lakukan?

Pergilah! Sekarang!

Aku akan berteriak. Aku akan memanggil bantuan.

Eva?

Kemari. Eva?

Aku datang!

Sudah siapkan sarapan?

Sudah, Bu.

Siapkan dua. Bawa naik.

Baik, Bu.

Kemari. Aku minta sarapan.

Jangan repot-repot.

SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA DEPOSITNYA CUMA 5.000

Dengan Bonus SPEKTAKULER! Daftar sekarang di recehoki.net

Main bersama RECEH88 dan menangkan ratusan juta rupiah!

Sudah bersihkan mobil?

Bannya masih kotor.

Dasar tidak berguna!

Aku tidak tahu kenapa aku belum memecatmu!

Kau tidak berguna!

Eva, aku sudah memanggilmu dari tadi.

Bu, maaf. Aku tidak dengar.

Saat aku memanggilmu, jawab dan datang. Jelas?

Ya, Bu.

Bawa air naik. Kami kehabisan di lantai atas.

Masih butuh sesuatu?

Tidak untuk saat ini.

Eva!

Eva!

Kenapa kau di sini lagi?

Aku ingin minta maaf.

Untuk apa? Semalam?

Aku terbawa…

Kau tahu. Kau juga suka, bukan?

Sebentar, Lauro.

Larry…

Lauro.

Pertama, tidak ada apa-apa di antara kita.

Aku tidak tahu kenapa kubiarkan kau melakukan itu semalam.

Itu karena kau tidak bisa menahan diri karena bertemu pria tampan sepertiku.

Jika kau mengulangi apa yang kau lakukan,

kuberitahu majikanmu. Atau agensimu sekalian.

Tunggu, tenang.

Aku tidak punya rencana jahat.

Itu salah majikanmu.

Dan salahmu juga.

Karena kau terlalu cantik.

Aku terbawa suasana. Maaf.

Eva!

Di mana kau? / Pergi, sekarang!

Sampai jumpa malam ini. / Aku menyuruhmu pergi!

Tolong, malam ini.

Baik! Tolong pergi.

Eva, di mana kau?

Aku pergi membuka gerbang karena aku tahu kau akan pergi.

Ayo.

Di Kuwait, pekerja luar negeri Filipina Nadia Ismail

didakwa dengan pembunuhan karena membunuh majikannya.

Di sumpahnya,

Nadia menuduh majikannya memperkosanya

Suatu hari istri majikannya dan anak-anak mereka pergi.

Setelah kejadian itu,

Nadia menikam majikannya, warga negara Kuwait, beberapa kali.

Eva!

Eva!

Eva!

Majikanmu belum datang?

Belum.

Apa yang ingin kau katakan?

Ayolah. Jangan terburu-buru.

Mari kita bicara.

Nyonya bisa datang. Ayo.

Kenapa kau memanggilku?

Seperti yang kau tahu, tentang semalam...

Kau meminta maaf.

Karena, kau belum siap.

Siap untuk apa?

Kau tahu…

Kita menjadi, "kita"!

Menjadi, "kita"?

Ayolah. Jangan mempersulitku.

Kau tahu aku suka kau.

Dan aku harap kau juga suka aku.

Meski aku suka,

yakin itu yang kumau?

Tidak perlu menanyakan itu.

Jelas kau punya perasaan padaku.

Lauro.

Tidak bisakah kau bertanya dulu, tolong?

Aku pasti akan jawab jujur.

Tapi jangan kira kau bisa mendapatkan siapapun.

Baiklah.

Eva, aku sangat suka kau.

Lalu?

Cuma itu. Aku suka kau.

Kau juga suka aku?

Ya.

Apa? Kau juga suka aku?

Lantas kenapa kita harus melalui semua ini?

Meski aku suka kau, aku tidak ingin dipaksa.

Tentu tidak! Aku tidak memaksamu.

Jika kau sangat suka aku, maka, "wow"!

Jadi, kita bersama sekarang. Kita adalah “kita” sekarang.

Mungkin.

Dan jika kita adalah, "kita" sekarang,

boleh aku...

Boleh aku menciummu?

Aku meminta izinmu.

Apa? Kau terlalu terburu-buru.

Kaulah yang terburu-buru tadi.

Nyonya datang.

Kau harus pergi.

Kutunggu jawabanmu. Katakan "ya" sekaligus.

Pergi!

Bu! / Apa itu tadi?

Tidak ada, Bu. Kupikir ada sesuatu…

Kau boleh pergi tidur setelah mengunci pintu.

Ya, Bu.

Selamat pagi.

Selamat pagi, Bu.

Kau memecahkan kuning telurnya.

Ya. Kumasak yang lain?

Tidak perlu. Itu saja.

Aku akan pergi lagi hari ini.

Jangan repot-repot menungguku malam ini.

Ya, Bu.

Kenapa kau di sini lagi?

Untuk menuntutmu.

Majikanmu tidak ada di sini, 'kan? Aku melihatnya pergi lebih awal.

Apa itu?

Bunga-bunga.

Untuk apa?

Ayolah! Untukmu.

Dan darimana ini?

Ayolah, kau harusnya tidak menanyakan pertanyaan itu.

Katamu mau menuntutku.

Ayo.

Kau terburu-buru lagi.

Kau suka aku.

Ya.

Lalu...

...kenapa?

Apa maksudmu?

Apa yang kau sukai dariku?

Apa yang kusukai darimu?

Apalagi?

Kau.

Cuma kau.

Apalagi?

Apa maksudmu?

Apa yang aku ingin terjadi sekarang?

Semoga, kau juga suka aku.

Karena aku suka kau.

Kuharap kau juga suka yang kusuka.

Itu yang kau mau?

Aku ingin...

...lebih dekat denganmu!

Seperti malam sebelumnya?

Ya.

Kau melakukannya tanpa meminta izinku lebih dulu.

Izinmu? "Eva, boleh aku menciummu?" Yang itu?

Kau harusnya tanya dulu.

Tanya bagaimana? Kalau kutanya lebih dulu,

kau akan setuju?

Ya.

Jika aku bertanya, "boleh Aku menciummu"

kau akan setuju?

Ya.

Eva,

boleh aku menciummu?

Ya.

Nyonya datang.

Tunggu.

Cepat.

Tunggu! / Kita bisa ketahuan.

Cepat! / Tunggu!

Sebentar.

Tunggu.

Jangan di sini.

Lauro, apa yang kau lakukan!?

Sampai jumpa besok.

SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA DEPOSITNYA CUMA 5.000

Dengan Bonus SPEKTAKULER! Daftar sekarang di recehoki.net

Main bersama RECEH88 dan menangkan ratusan juta rupiah!

Eva?

Eva?

Apa yang kau lakukan di kamarku?

Siapa yang membolehkanmu menggunakan kamar mandiku?

Pakaianmu basah. Ganti pakaianmu.

Pakai ini.

Terlihat bagus untukmu.

Tidurmu nyenyak semalam?

Aku meneleponmu tadi pagi tapi tidak ada jawaban.

Ada sesuatu yang harus aku tahu?

Aku suka seseorang yang menolak.

Aku jadi semangat.

Lauro!

Lauro! / Apa?

Majikanku datang. Dia bisa mendengarmu.

Aku segera selesai. / Dengar baik-baik.

Kau akan datang ke kamarku malam ini.

Aku akan menunggu. Mengerti?

Jika kau tidak muncul,

kulaporkan kau ke majikanku dan majikanmu.

Kulaporkan kau memaksa masuk ke kamarku semalam.

Kutunjukkan kepada mereka luka di tanganku

dan tanda di tubuhku.

Kuberitahu mereka jika kau masuk ke kamarku.

Mungkin mau mencuri.

Kau pasti akan ditangkap dan dipenjarakan.

Bukan cuma makian majikan yang harus kau tanggung.

Dia bahkan mungkin memukulimu.

Tapi kau pasti akan kehilangan pekerjaanmu.

Aku akan menunggumu. Malam ini.

Cepat! / Tidak, tolong!

Keluar dari rumahku!

Kau tidak tahu berterima kasih!

Aku memperlakukanmu dengan baik, tapi kau menghancurkan keluargaku!

Jangan memaksaku pergi. Cuma ini pekerjaan yang kutahu.

Kau berpura-pura manis?

Pelacur!

Apa?

Hentikan itu. Kau membuat skandal.

Skandal?

Bagaimana perbuatanmu dengan wanita ini? Bukannya itu skandal?

Malulah. Orang-orang menonton.

Sekarang kau malu?

Tunggu di sini.

Cukup, kumohon.

Kau terluka?

Aku membalikkan punggungku sejenak dan kau ulangi lagi?

Hei, dengar aku!

Cukup.

Lepaskan aku!

Jika kulihat wajahmu lagi, aku akan membunuhmu.

Aku tidak ingin melihatmu lagi.

Kenapa kau memegangnya?

Pergi!

Pergi dari sini!

Eva!

Aku di sini. Apa maumu?

Aku ingin kau menjawab pertanyaanku.

Menurutmu aku ini apa?

Bagimu aku ini apa?

Aku wanita untuk dinikahi atau pelampiasan nafsu?

Bukannya aku sudah bilang aku suka kau?

Dan bukannya kau juga suka aku?

Jika aku hamil, apa kau akan bertanggung jawab?

Akui saja, Lauro.

Kau menikmati menyutubuhiku?

Ya, tentu.

Aku tidak.

Aku terluka dengan apa yang kau lakukan.

Kenapa?

Apa maumu?

Jika kau menginginkan hubungan berdasarkan nafsu,

aku akan melakukannya.

Aku bisa menerima itu.

Tapi jangan cuma kau yang senang.

Tidak adil jika cuma kau yang puas.

Tidak mungkin kita melakukannya jika hanya kau menginginkannya.

Seperti sekarang.

Aku ingin kau menyenangkanku.

Aku ingin merasakan jika kau mencintaiku.

Aku ingin melihat itu...

Aku penting bagimu.

Cuma itu? Mari kita lakukan.

Tunggu.

Buka bajumu. Tapi tetap di situ.

Serius?

Berbaring.

Kataku berbaring.

Jangan terburu-buru.

Tunggu aku.

Eva?

Eva?

Aku sibuk.

Eva, aku sudah memanggilmu dari tadi.

Aku masih sibuk.

Eva, saat aku memanggilmu, apapun pekerjaanmu, hentikan.

Kemari, ikut aku ke kamarku.

Ayo duduk di sisiku.

Kenapa?

Kenapa kau tidak ingin kemari?

Kemari di sampingku.

Kau akan menyuruhku melakukan sesuatu?

Mendekatlah dan nanti kau akan tahu.

Itu perintah? / Ya.

Aku majikanmu, jadi aku memberimu perintah.

Jika kau ingin aku melakukan sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaanku,

aku tidak berhak untuk menolak atau mengeluh.

Aku senang kau menyadari itu.

Tapi jika yang kau mau mengulang yang terjadi di antara kita kemarin,

ada sesuatu yang perlu kita perjelas.

Apa?

Tubuhku adalah milikku.

Cuma aku yang bisa putuskan mau kuapakan tubuhku.

Tidak ada yang lain.

Jika sesuatu terjadi di antara kita,

itu karena aku juga menginginkannya.

Bukan cuma karena aku menuruti perintahmu.

Aku suka kau.

Aku ingin bersamamu.

Kuharap itu juga yang kau mau.

Lain kali, jika kau ingin aku di ranjang denganmu,

kau harus ke kamarku.

Dan jika kau yang menginginkannya?

Akan kuberitahu.

Aku yang akan ke kamarmu.

Aku punya ide.

Apa?

Aku tidak yakin kau akan suka.

Katakan.

Ke mana kita?

Percayalah, aku akan menyenangkanmu.

Apa yang akan kita lakukan?

Nanti majikanmu bisa memergoki kita.

Itu tidak akan terjadi.

Apa?

Masuk.

Tetap di situ.

Apapun yang terjadi, itu karena kita menginginkannya.

Tunggu.

Kenapa?

Kau tidak suka?

Bukannya setiap pria bermimpi bercinta dengan dua wanita?

Eva.

Percaya atau tidak,

aku mencintaimu, Eva.

Aku menginginkanmu untuk diriku sendiri.

Dan kuharap kau juga. Cuma untuk dirimu sendiri.

Tidak hanya...

...berbagi aku di antara kalian.

Lauro!

Dia bodoh?

Dia ketiban durian runtuh, tapi dia menolaknya.

Dia mungkin ada benarnya.

Apa?

Kupikir kau pintar.

Aku tidak sadar jika kau sama bodohnya.

Dia tidak bicara tentang menjadi pintar.

Lantas apa?

Nafsu?

Perasaan?

Cinta?

Jangan bilang kau jatuh cinta dengan si tolol itu.

Ingat...

Kita punya kesepakatan.

Lauro!

Lauro!

Lauro!

Larry!

Kenapa?

Entahlah, tapi...

Apa?

Dia memaksamu?

Atau kau menginginkannya juga?

Atau kau bingung dengan yang yang kau maumu untuk dirimu?

Apa yang perlu kau lakukan?

Bahwa majikanmu memerintahmu?

Tidak apa-apa.

Aku mengerti.

Jika kau tidak menyenangkan majikanmu,

kau bisa kehilangan pekerjaanmu.

Kau tahu yang lucu?

Aku mungkin sangat jatuh cinta padamu.

Junjun!

Ke mana perginya anak itu?

Kasus terbaru Nadia Ismail

pekerja luar negeri Filipina yang dituduh membunuh majikannya

yang diduga memperkosanya.

Juru bicara Kedutaan Besar Filipina di Kuwait

mengumumkan jika berusaha membuktikan Nadia membela diri

terhadap pemaksaan majikannya.

Kami akan terus mengikuti kasus ini nanti malam.

Kenapa kau melepaskan dia?

Maaf, Bu. Kucoba menahannya, tapi dia melepaskan diri.

Tunggu, Junjun di sana.

Dia bermain. Membuat istana pasir.

Ibu datang!

Jangan ikuti dia.

Pesan minuman untuk kami. Juga air untuk Junjun.

Pesan sesuatu untuk dirimu.

Terima kasih, Pak.

Bayar pakai ini.

Kembaliannya,

simpan saja.

Terima.kasih.

Pak.

Satu jus jeruk, tolong.

Kau tahu?

Kau dalam situasi sulit tapi aku mengerti yang kau alami.

Majikan priamu lebih baik padamu daripada istrinya.

Karena itu...

...kau lebih dekat dengan dia daripada istrinya.

Aku tidak tahu pasti, dan kau juga tidak

apa dia baik padamu

atau dia menginginkan untuk sesuatu yang lain.

Jika niatnya baik atau buruk,

kita tidak tahu pasti.

Tapi apapun itu,

aku yakin itu akan memburuk bagimu.

Mungkin itu tidak benar, tanpa dasar fakta

istrinya kemungkinan besar akan cemburu padamu.

Atau suaminya mungkin sangat tertarik padamu.

Dia akan menenangkanmu,

bersikap baik padamu

bahkan memberimu hadiah.

Tapi pada akhirnya,

itu tetap tidak akan baik untukmu.

Karena...

...dia sudah menikah.

Dan tidak peduli bagaimana kau melihatnya,

dia ada di atas, dan kau di bawah.

Kita di bawah.

Jika kau tidak bisa menemukan jalan ke atas,

saranku pergilah.

Menjauh dari mereka.

Tinggalkan mereka.

Cari majikan baru atau pekerjaan baru.

Tolong tagihkan ini ke Cottage One.

Percayalah. Aku tahu.

Kau pasti bisa.

Terima kasih. Apa yang kau pesan?

Tidak ada. Aku tidak menginginkan apapun.

Bagaimana?

Boleh juga.

Boleh juga.

Jadi, kau yakin dengan keputusanmu?

Jangan khawatir. Aku tidak akan menentangmu.

Aku mengerti.

Kuberitahu pacarmu

untuk meminta izin dari majikannya.

Minta izin kalau dia ada keadaan darurat keluarga.

Mungkin bosnya sedang baik karena dia mengikutimu kemari.

Lebih sulit bagiku meyakinkannya jika kau juga mencintainya.

Apa kau tahu kami cuma berkomunikasi lewat pagar?

Aku takut kau akan memergoki kami.

Aku akan tinggalkan kalian berdua dan kau bisa libur.

Jangan menungguku atau mencariku.

Yuk, rekues subtitle film kesukaanmu di sini: https://www.youtube.com/channel/UCbsJgEBTe7N1e48QH3GSeew

SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA DEPOSITNYA CUMA 5.000

Dengan Bonus SPEKTAKULER! Daftar sekarang di recehoki.net

Main bersama RECEH88 dan menangkan ratusan juta rupiah!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.