Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Belati siapa itu, Galadriel?
Kakakku. Dia dibunuh oleh pelayan Sauron.
Setelah kekalahan Morgoth, yang kau panggil Sauron
berusaha membentuk kekuatan, bukan dari daging, tetapi atas daging.
Aku membunuh Sauron.
Aku tak percaya.
Á kuita!
Dilly, mundur!
Namun, meski sudah berupaya keras, penurunan kita makin cepat.
Mithril ini... Satu-satunya penyelamat kita.
Tak ada yang mengurangi cahayanya.
- Raja Durin... - Cukup!
Aku tak akan pertaruhkan nyawa Dwarf untuk bantu Elf mengakali kematian.
Aku akan pergi ke Dunia Tengah.
Yang menantimu di sana hanyalah kegelapan.
Berlindung!
Tidak!
Di mana putraku?
Adar!
Mari kita tinggalkan negeri ini.
- Berjuang di sisimu, aku merasa... - Aku juga merasakannya.
Luka ini membutuhkan obat Elf.
Kekuatan bagi Raja!
Kau mau ke mana?
- Memperingatinya. - Sendirian?
Dia tak akan sendirian.
ERYN GALEN RIMBA GREENWOOD
Kau bukan bahaya.
Kau baik.
Nori?
Kami datang untuk melayanimu, Lord Sauron.
THE LORD OF THE RINGS: CINCIN KEKUASAAN
Gil-galad tiba besok,
berharap akan diberikan cara menyelamatkan Kerajaan Elf.
Kita tak punya.
Andai ada satu cara...
melakukan lebih banyak dengan lebih sedikit.
Matahari sendiri dimulai dari hal yang tak lebih besar dari telapak tangan.
Bagaimana kita menandingi kekuatan yang membentuk Matahari?
Kita kehabisan waktu, Celebrimbor.
Kita harus beritahukan kegagalan kita.
Lalu para Elf harus bersiap meninggalkan daratan ini. Selamanya.
Galadriel?
Elrond.
Apa yang terjadi?
Tombak musuh. Enam hari yang lalu.
Kami tak istirahat.
Bisa kau membantunya?
Á tulë koivienna...
Raja Negeri Selatan? Bagaimana kau bisa sampai bertemu dia?
Bagaimana kau ada di sini?
Bagaimana kau ada di sini?
Mari. Banyak yang harus kita bicarakan.
Seharusnya aku tak buatmu naik kapal itu.
Aku seharusnya memercayaimu. Aku tak akan mengulangi kesalahan itu.
Aku melompat dari kapal itu...
karena aku yakin dalam hatiku aku belum pantas untuk itu.
Aku tahu bahwa, entah bagaimana, tugasku di sini belum selesai.
Saat muncul ke permukaan, aku hanya berenang,
dan berdoa pilihanku sudah tepat.
Aku tak menyeberangi lautan dingin itu...
untuk tenggelam lagi.
Aku juga tak akan membiarkanmu.
Aku merindukanmu.
Apa yang harus kita lakukan?
Satu-satunya yang kita bisa.
Berenang.
Siapa di sana?
Siapa di sana? Tunjukkan dirimu.
Apa Galadriel di sini?
Tidak.
Bukankah seharusnya kau istirahat?
Tempat apa ini?
Ini ruang kerja Celebrimbor.
Celebrimbor?
Dia tak ada di sini, ya?
Sebenarnya, ada.
Celebrimbor...
Tuan tempatku magang
sering memuji kehebatan buah tanganmu.
Aku tak mengira akan berpeluang untuk melihatnya langsung.
Kau pandai besi?
Tak sebanding dengan keterampilanmu.
Batu permata ini. Belum pernah kulihat yang seperti ini.
Kau berencana memakainya untuk apa?
Kerajinan perhiasan Fëanor berhasil menangkap esensi Valinor.
Ingin kulakukan juga untuk Dunia Tengah.
Ini bijih yang aneh. Bijih apa?
Belum cukup.
Cukup untuk apa?
Tolong.
Pernah coba gabungkan dengan bijih lain untuk meregangkannya?
Itu tak akan cocok untuk bijih ini.
- Kenapa tidak? - Jumlah yang dibutuhkan
akan sangat melemahkan kualitas uniknya.
Maaf jika aku terdengar bodoh,
tetapi mungkin campuran yang tepat bisa memperkuatnya?
Memperkuat?
Di tempat asalku, logam mulia selangka gigi ayam.
Jadi, kami campur agar dapat kekuatannya dan sembunyikan kekurangannya.
Nikel pernah ditambahkan ke besi agar pisau lebih ringan dan kuat.
Tak adakah campuran lain untuk memperkuat kualitas bijihmu?
Itu saran yang menarik.
Sebut saja... bakat.
Dia akan segera menempuh jalan itu, mengakhiri setiap orang yang melaluinya.
Bendera hitam akan memenuhi pelabuhan kita.
Akan jadi tugas kita untuk membangun makam baginya,
memberinya keabadian dalam batu, yang tak ada manusia,
bahkan seorang raja, bisa mencapainya dalam hidup.
Juru gambar dari seluruh Númenor dipanggil untuk menangkap tampilannya,
agar bisa mengusulkan rancangan.
Dari semua anak magang,
kau juga telah dipilih untuk mengusulkannya.
Dalam beberapa hari,
masing-masing akan diberi waktu satu jam dengan Raja.
Gunakan dengan baik.
Aku tahu yang kau lakukan di malam hari
- saat kau kira semua mata tertidur. - Maaf.
Pelayanmu akan segera kembali, Raja-ku.
Maka masih ada waktu.
Waktu untuk apa?
Untuk memperingatkanmu, Míriel.
- Kau salah. Aku bukan... - Jadi Ratu? Belum.
Namun, akan begitu. Jadi, ketahui ini,
jika cara lama kaum kita tak segera dipulihkan,
pulau kita akan jatuh.
Tolong!
Sang Raja! Tolong!
Mari. Kau harus naik.
Namun, jangan seperti aku. Aku mencari terlalu lama.
Kini, aku tak bisa memisahkan masa sekarang dan masa lalu,
masa lalu dan masa mendatang.
Satu benda. Untuk seluruh Dunia Tengah.
Aku tahu terdengar aneh.
Namun, kita harus mencoba semua kemungkinan solusi.
Tepatnya benda seperti apa?
Akan lebih kecil dari yang dibayangkan sebelumnya.
Sesuatu yang bisa dibawa...
- Tongkat? - Pedang?
Atau mungkin... mahkota?
Kenapa mahkota?
Lebih ideal bentuk lingkaran.
Membiarkan cahaya melengkung kembali ke dirinya dalam putaran tak terputus,
membangun kekuatan yang tak terbatas.
Kau akan menempatkan semua kekuatan itu pada satu orang?
Bukan sembarang orang, Raja Tinggi. Kau.
Bisikan-bisikan ini berbahaya...
Kadang jalan berbahaya satu-satunya jalan.
Jika tidak, aku tak akan di sini.
Kau yang seharusnya tak di sini.
Raja Tinggi, kami hanya minta waktu
kumpulkan pandai besi Elf, uji teori Celebrimbor...
Waktu kita makin singkat.
- Ya, itu sebabnya... - Lebih singkat lagi.
Sejak letusan gunung berapi, daun Pohon Besar terus berguguran.
Tak lama lagi, yang terakhir akan gugur.
Kecuali kaum kita meninggalkan daratan ini, kita juga.
Tak ada Elf di Dunia Tengah yang menginginkan solusinya lebih dari aku.
Namun, jika ini penyelamat kita, kita membutuhkannya lebih cepat.
Hampir kudapatkan lebih cepat.
Hanya bicara dengan orang Selatan...
Orang rendahan? Ini idenya?
Sarannya menjadi kunci untuk menemukan solusi.
Kita berada di puncak membuat jenis kekuatan baru.
Bukan kekuatan, tetapi semangat.
Bukan dari daging, tetapi atas daging.
Ini...
Ini kekuatan Dunia Tak Terlihat.
Maaf, Lord Celebrimbor.
Dengan ini, kau diperintahkan untuk membubarkan kota
dan segera kembali ke Lindon.
Kalian semua.
Kata-kata itu, "kekuatan atas daging".
Dari mana kau dengar itu?
Aku sedang berunding dengan pandai besiku. Kurasa...
- Aku yakin itu kata-kataku. - Apa Halbrand bersamamu?
Apa pentingnya? Sudah berakhir.
Raja Tinggi, tunggu!
- Maaf... - Beri aku tiga bulan.
Aku berhak diberi selama itu.
Kau tak berhak atas apa pun.
Lakukanlah bukan karena balas jasa.
Lakukan karena aku memintamu.
Itu harapan palsu, Elrond.
Hanya itu. Tak lebih.
"Harapan tak pernah hanya. Bahkan saat itu sedikit."
Atau apa kau lupa nasihatmu sendiri?
Aku butuh garis keturunan kerajaan yang bisa kau temukan di Negeri Selatan.
Catatan kami terbatas mengenai kerajaan fana.
Aku harus menjelajahi katakomba untuk informasi itu.
- Mari. - Tiga minggu...
Tiga minggu untuk kerja yang bisa memakan waktu tiga abad.
Keterbatasan bisa menjadi cikal bakal penemuan.
Pergi. Jangan sebut soal ini kepada siapa pun.
Jangan takut.
Celebrimbor akan menemukan jalan. Aku yakin itu.
Mendadak kalian berdua tampak cukup akrab.
Aku hanya menawarkan bantuan sederhana sebisaku.
Sejujurnya, aku masih sulit percaya.
Orang sepertiku, di sini,
bekerja dengan pandai besi Elf dari Eregion.
Terima kasih, Galadriel.
Karena membawamu kemari?
Karena menyelamatkanku.
Seperti kau menyelamatkanku. Kita impas.
Tidak.
Kau sudah melakukan lebih dari itu untukku.
Aku sudah menyerah.
Namun, kau percaya kepadaku.
Kau melihat kekuatan dalam diriku.
Kau mendorongku agar menjadi maksimal.
Aku tak akan pernah lupa itu.
Akan kupastikan semua juga tak pernah lupa itu.
Jangan takut, Tuan.
Makin banyak kekuatanmu terbangun, makin halangannya akan melemah.
Halangan?
Yang ditempatkan di pikiranmu oleh mereka yang menjatuhkanmu.
Namun, kami kemari untuk menyambutmu.
Untuk membawamu ke negeri kami.
Negerimu?
Kau sudah tahu.
Bintang-bintangnya.
Itu disebut Topi Pertapa.
Pola yang terlihat hanya di satu tempat.
Jauh di timur, di mana bintang-bintangnya aneh.
Negeri Rhûn.
- Rhûn... - Ya.
Tempat kau akan dikenal pada akhirnya, untuk dirimu yang sebenarnya.
Kau jatuh dari bintang-bintang. Namun, kau lebih besar dari mereka.
Karena api mematuhi kehendakmu.
Kau jatuh di bawah debu, tetapi debu takut kepadamu.
Karena debu gemetar saat kau murka.
Angin dan air, panas dan dingin.
Di Rhûn, kau akan belajar memerintah semua itu.
Setiap makhluk yang berjalan atau merayap akan menjadi budakmu.
- Karena kau adalah Lord Sauron. - Karena kau adalah Lord Sauron.
Cukup!
Pada waktunya, dia akan belajar mengendalikan kekuatan.
Untuk saat ini, ikat dia.
Ada apa?
Dalam tradisi besar ide-ide buruk, ini mungkin yang terburuk.
Kau punya gagasan lebih bagus?
Yang ketiga hilang.
Ke mana perginya yang ketiga?
Lebih baik dua daripada tiga. Ini peluang kita.
Hei!
Brandyfoot! Lari!
Sadoc!
Tuan, tenangkan dirimu.
Nori, ayo pergi!
Ayo!
Buat dia melihat.
Ambillah.
Kami membutuhkanmu. Tolong, ambil.
Jauhi aku. Atau aku...
Aku akan menyakitimu. Lagi.
Apa? Apa yang mereka lakukan kepadamu?
Mereka menunjukkan siapa aku.
Hanya kau yang bisa tunjukkan dirimu.
Kau memilih dengan apa yang kau lakukan.
Kau di sini untuk membantu.
Aku tahu itu.
Tutup matamu. Ini hanya akan sakit sebentar.
Tidak!
Dari bayangan, kau datang.
Kepada bayangan, kau akan kembali!
- Dia bukan Sauron. - Dia yang lain. Istar. Dia adalah...
Aku baik.
Nori!
Sadoc?
Jangan bergerak. Kami akan cari cara membawamu kembali.
Maaf, Nyonya.
Kurasa aku akan keluar dari jalur.
Tn. Burrows...
Tak apa-apa, Proudfellow.
Istriku akan menunggu.
Kalau boleh, aku ingin duduk sebentar,
melihat Matahari terbit.
Satu, dua, tiga,
empat, lima, enam,
tujuh, delapan...
Sembilan...
Tangga ke tiang utama.
Kau sudah bagus.
Sok mengguruiku lagi, Kapten, akan kuturunkan pangkatmu.
Kemarilah.
Aku menjagamu.
Siapa yang menjagamu?
Mengingat kehilanganmu,
aku akan mengerti jika sekembalinya kita, kau ingin berhenti.
Kau pernah bertanya kenapa aku selamatkan Galadriel dari laut.
Aku mengaku tak punya pilihan.
Sebenarnya, aku bisa tinggalkan dia di sana.
Bisa menolak mengikutinya ke Dunia Tengah.
Atau mencegah putraku melakukannya.
Namun, di setiap kesempatan, kubuat pilihanku karena...
Kenapa, Elendil?
Karena "Elendil" tak hanya berarti "orang yang mencintai bintang".
Hanya tak pernah kubayangkan akan jadi begini.
Ayahku pernah bilang cara kaum Yang Setia
adalah berkomitmen menebus kesalahan...
Bahkan jika harganya tak dapat diketahui.
Serta percaya bahwa pada akhirnya, itu akan sepadan.
Kadang harganya sangat mahal.
Benar.
Kita tak punya pilihan selain tetap melayani.
Aku sendiri akan memastikan kita membuat akhir yang sepadan harganya.
Apa pun yang terjadi?
Apa pun yang terjadi.
Kapten. Númenor sudah terlihat.
Ratu.
Elendil, ada apa? Apa yang salah?
Ada apa?
Apa yang kau lihat?
Apa yang terjadi?
Mithril-nya sangat sulit.
Menolak segala upaya untuk mengikatnya dengan bijih lebih rendah.
Memanfaatkan kekuatan Dunia Terlihat dan Tak Terlihat
tampak melunakkan batas-batas antara keduanya.
Tak masuk akal.
Tekanannya cukup untuk memadukan langit dan Bumi.
- Seharusnya bertahan kali ini! - Sabar. Ini perjalanan.
Tak setiap langkah kita akan maju. Mungkin butuh waktu.
- Waktu? Tak ada waktu. - Waktu...
Mungkin cukup untuk hari ini.
Mungkin kita terlalu memaksakan diri.
"Terlalu memaksakan diri."
Mungkin itu masalahnya.
Mungkin kita memakai terlalu banyak kekuatan?
Artinya apa?
Artinya logam tak boleh dipaksa untuk berpadu,
tetapi lebih ditarik atau dibujuk bersama.
Jika itu benar, kita telah melakukannya terbalik.
Cepat. Bongkar ini. Kita mulai lagi.
Nona.
Galadriel!
Kami menemukannya.
Entah bagaimana tadi melewatkannya.
Terlalu kuat untuk satu objek.
Kita butuh dua.
Kita membuat dua.
- Dua mahkota? - Tidak juga.
Itu harus sesuatu yang...
Lebih kecil.
Ayo, lihatlah sendiri.
Tidak sampai kau katakan siapa dirimu.
Kau tahu siapa aku.
Siapa kau sebenarnya.
Galadriel, aku tidak...
Tak ada Raja Negeri Selatan.
Garis keturunannya putus.
Orang terakhir yang menyandang lambangmu mati seribu tahun yang lalu.
Dia tak punya pewaris.
Kubilang aku menemukannya pada orang mati.
Tidak.
Tidak, di rakit, kau menyelamatkanku...
Di rakit, kau menyelamatkanku.
Kau yakinkan Míriel selamatkan Manusia Dunia Tengah.
Kau yang meyakinkannya. Aku ingin tetap di Númenor.
Kau berjuang bersamaku.
Melawan musuhmu, dan musuhku.
Sebutkan namamu.
Aku sudah terjaga sejak sebelum buyarnya keheningan pertama.
Pada waktu itu... aku punya banyak nama.
Jatuh lagi, Dik?
Hanya tersandung sedikit.
Berdirilah.
Keluar dari pikiranku.
Kumohon, Dik.
Lihat aku.
Galadriel.
Belati lamaku.
Kau menyimpannya selama ini.
Kau sangat pemberani.
Kau berjuang keras. Selama bertahun-tahun.
Untuk menyelesaikan tugas yang aku tak bisa.
Tugasmu memburu Sauron.
Tugasku adalah memastikan perdamaian.
Namun, ternyata itu juga tugas Sauron.
Tidak.
Tidak, kau sudah mati.
Bersama banyak yang lain, karena dia.
Tidak, Galadriel.
Dia mencari kekuatan bukan untuk menghancurkan Dunia Tengah,
tetapi memulihkannya.
Seperti yang sedang dilakukan teman-teman Elf-mu saat ini.
Tak perlu membohongi mereka.
Biarkan saja pekerjaan berlanjut.
Kau ingat apa yang kubisikkan kepadamu di bawah pohon ini?
Sentuh kegelapan sekali lagi.
Kakakku sudah mati. Karena kau.
Galadriel. Kenapa kau mengatakan itu?
Kenapa kau mengatakan hal begitu?
Galadriel.
Galadriel. Kembalilah kepadaku.
Galadriel. Lihat aku!
Galadriel. Lihat aku.
Kau tahu siapa aku.
Aku temanmu.
Kau teman Morgoth.
Saat Morgoth dikalahkan,
itu bagai tinju besar terkepal
melepas cengkeramannya dari leherku.
Dalam keheningan fajar pertama,
akhirnya aku merasakan cahaya Yang Satu lagi.
Aku tahu jika ingin diampuni,
aku harus memulihkan semua yang telah kubantu hancurkan.
Tak ada penebusan bisa menghapus kejahatanmu.
- Kau bukan percaya itu. - Jangan mengatur apa yang kupercaya.
Tidak, kau yang katakan.
Setelah kemenangan kita, kau bilang apa pun yang kulakukan, aku bisa bebas.
- Kau menipuku. - Aku berkata jujur.
Kukatakan aku telah berbuat jahat, dan kau tak peduli.
Karena kau tahu masa lalu kita tak berarti apa-apa,
dibanding masa depan kita.
Tak ada masa depan seperti itu.
Benarkah?
Yang lain memandangmu dengan keraguan.
Hanya aku yang bisa melihat kehebatanmu.
Hanya aku yang bisa melihat cahayamu.
Kau akan menjadikanku tiran.
Aku akan menjadikanmu ratu.
Seindah laut dan matahari.
Lebih kuat dari fondasi Bumi.
Dan kau. Rajaku.
Penguasa Kegelapan.
Tidak. Tidak gelap.
Tidak denganmu di sisiku.
Kau pernah katakan kepadaku, kita dipertemukan untuk suatu tujuan.
Ini dia.
Kau mengikatku ke cahaya, dan aku mengikatmu ke kekuasaan.
Bersama-sama, kita bisa menyelamatkan Dunia Tengah ini.
Menyelamatkan?
Atau memerintah?
Aku tak melihat bedanya.
Itulah sebabnya... Aku tak akan pernah berada di sisimu.
Kau tak punya pilihan.
Tanpaku, kaummu akan memudar.
Bayangan akan menyebar dan menggelap, menutupi seluruh dunia.
- Kau butuh aku. - Seharusnya kau kutinggal di laut.
Kau ada di laut itu karena para Elf mengusirmu.
Kau diusir karena memohon kepada mereka untuk beberapa tentara.
Apa tindakan mereka saat kau beri tahu bahwa kau sekutuku?
Saat kau beri tahu bahwa Sauron hidup karena kau?
Kau akan mati karena aku!
Galadriel!
Penipu!
Galadriel, berhenti! Ini Elrond.
Buktikan.
Di mana kita bertemu?
Tepi laut. Saat aku jadi yatim piatu.
Aku sendirian. Pemuda separuh Elf, tanpa teman atau kerabat.
Kau memberiku air.
Elrond.
Á cuith tessë, Galadriel.
Di mana Celebrimbor?
Tempat kerja. Dia sudah hampir selesai.
Tidak!
Galadriel! Apa yang terjadi?
Galadriel!
Apa sudah selesai?
Galadriel. Kau basah kuyup.
Kenapa?
Karena aku mengangkatnya dari perairan Glanduin.
Glanduin? Apa yang terjadi?
Galadriel.
Di mana Halbrand?
Dia sudah pergi. Aku ragu dia akan kembali.
Jika dia kembali, kita tak akan berhubungan lagi dengannya.
Apa yang terjadi di laut itu?
Kau pernah menyebut soal kesalahan.
Yang kau bilang tak akan kau ulangi.
Kau membuat janji itu sangat sulit ditepati.
Jika mudah, tak akan butuh rasa percaya.
Jadi, apa kita lanjutkan?
Tidak.
Kita harus membuat tiga.
Tiga? Kenapa tiga?
Satu akan selalu jahat. Dua akan memecah.
Namun, dengan tiga, ada keseimbangan.
Kekuatan yang kita tempa hari ini hanya untuk para Elf.
Tak tersentuh oleh tangan lain.
Galadriel, aku menentukan kemurnian
bijih yang lebih rendah dalam campurannya sangat penting.
Aku butuh emas dan perak dengan kualitas terbaik.
Aku butuh emas dan perak dari Valinor.
Ciptaan sejati membutuhkan... pengorbanan.
Sudah ada lagi yang kau ingat?
Potongan. Kilasan.
Mulai lebih banyak, tetapi untuk tahu sisanya, aku harus pergi ke Rhûn.
Mereka salah tentang namamu.
Kalau mereka juga salah tentang itu? Atau berbohong, atau...
Ucapan mereka, aku tahu itu benar dengan kepastian yang tak bisa kujelaskan.
Mereka...
Mereka menyebutmu dengan istilah lain. "Istar".
Itu kaummu?
"Istar"?
Dalam bahasamu, berarti "yang bijaksana".
Atau...
"Penyihir".
Kau benar-benar tak ikut dengan kami?
Kadang, jalan kita terbentang oleh kekuatan yang lebih besar dari kita.
Pada saat itu, tugas kita adalah tetap melangkah
ke mana hati kita tidak inginkan.
Tak peduli bahaya menunggu kita di jalan.
Kedengarannya seperti pertualangan.
Sendiri, itu hanya perjalanan.
Pertualangan, harus dibagi bersama.
Aku sudah melalui banyak pertualangan melampaui Harfoot mana pun.
Tertulis di sini, jika kita menuju ke utara,
kita punya 30 hari jalur yang jelas.
Rumput segar dan tanpa troll.
- Hei! Semua menurun, sepertinya... - Kau memegangnya terbalik.
Maaf, Malva. Hanya ada lereng curam dan semak duri berminggu-minggu.
Jika kau sangat bijaksana, kau saja yang cari jalurnya.
Hati-hati dengan anak kecil dan yang tersesat.
Jangan ada yang keluar dari jalur!
Jangan ada yang jalan sendirian!
Terdengar lebih baik saat Sadoc mengatakannya.
Andai kambing tua itu masih bersama kita.
Masih.
Pergilah.
Kini kau bagian sesuatu yang lebih besar.
Dia membutuhkanmu.
Tempatmu di luar sana.
Selamat tinggal, Nori!
- Selamat jalan. - Hati-hati!
Baik-baiklah.
- Kau bawa lenteramu? - Tentu saja.
Bagus.
Selamat tinggal.
Nori...
Ya. Ini siput untuk si makhluk besar.
Kau tahu kalau dia lapar.
Selimut tambahan jika kedinginan. Benar.
Coba kulihat.
Ayah yang payah.
Kau menuju ke dunia luas dan aku belum mengajarimu apa pun.
Kau sudah mengajariku.
Selalu padamkan api dengan air dan tanah.
Jangan jongkok di tepi sungai. Tak pernah tahu kapan akan butuh minum.
Harfoot tak sopan sama saja seperti roda persegi, tak akan bisa jauh.
Roda persegi...
Aku mendengarkan semuanya, Ayah.
Temukan di mana sungai mengalir. Tempat burung pipit belajar menyanyi.
Pasti, Ibu.
Aku akan berhati-hati.
Tidak.
Kau akan berani.
Pergilah...
Sebelum hilang keberanian.
Atau kami hilang keberanian.
Tunggu! Nori!
Poppy!
Kenapa semua yang paling kusayangi selalu harus pergi?
Karena jika tidak, maka kita tak akan pernah belajar hal baru.
Kau akan kembali? Janji?
- Kau janji mengurus semuanya? - Tentu saja, Bodoh.
Kau sahabatku di seluruh dunia yang luas dan liar ini.
Kulakukan apa pun untukmu.
Dunia tak seluas itu, Poppy. Hanya kita saja yang sangat kecil.
Tetap dekat dengan pria tinggi itu.
Dia teman baik saat ada masalah.
Tak sebaik kau.
- Kau yakin? - Lebih dari sebelumnya.
Semua melambai kepadamu.
Jika menoleh, aku tak akan pernah bisa pergi.
Maka mungkin sebaiknya kau yang memimpin.
Kini tiba saatnya, kakiku terasa seberat besi.
Belum lagi, aku tak tahu harus pergi ke mana.
Itu dia.
Kau yakin?
Tak sepenuhnya.
Ada aroma manis di udara ke arah sini.
Jika ragu, Elanor Brandyfoot...
selalu ikuti hidungmu.
Tiga cincin untuk raja-raja Elf
Di bawah langit
Tujuh untuk raja-raja Dwarf
Di balairung batu mereka
Sembilan untuk Manusia Fana
Ditakdirkan untuk mati
Satu untuk Penguasa Kegelapan
Di singgasananya yang kelam
Di Negeri Mordor
Tempat Bayangan berada
Tempat Bayangan berada
Satu Cincin untuk menguasai mereka semua
Satu Cincin untuk menemukan mereka
Satu Cincin untuk membawa mereka semua
Dan dalam kegelapan mengikat mereka
Di Negeri Mordor
Tempat Bayangan berada
Tempat Bayangan berada
Terjemahan subtitle oleh Ellen Tjandra
Supervisor KreasiBima Gasendo
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.