All language subtitles for The.Crusade.2021.BluRay.x264.AAC-[YTS.MX]-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sayang?

Aku di sini.

Apa kabarmu?

Aku baik-baik saja.

- Kau? - Baik.

- Apa yang kau lakukan? - Menyelesaikan pidatoku.

Hai.

Kau di sini?

Ya, kenapa?

Karena Ayah tak lihat skutermu di bawah.

Apa kau meminjamkannya pada seseorang?

Tidak.

- Sedang diperbaiki? - Tidak.

Aku menjualnya.

- Apa? - Aku menjualnya.

Kau menjual skutermu?

Kenapa? Sudah tak suka lagi?

Ya.

Takut dirundung?

Tidak. Ada hal lain.

- Apa tepatnya? - Sebuah proyek kami.

Sebuah proyek dari siapa?

Aku dan beberapa teman, laki-laki dan perempuan.

Bisakah kami tahu lebih banyak soal itu?

Ya, itu..

Itu..

Kalian semua ingin melakukan perjalanan?

Mungkin itu juga.

Hadiah untuk teman?

Tidak.

Ya, itu untuk perjalanan.

Kami semua menyumbang uang dan menjual barang.

Kau menjual barang.

Seperti apa?

Guillaume jual lukisan, kurasa.

Guillaume menjual lukisan?

Lukisan apa?

Aku tak ingat.

Kupikir itu seperti lukisan tua dan hitam...

...seorang wanita tanpa busana dikejar oleh seorang pria tua.

Dia juga menjual skuternya.

Anak-anak lain menjual perabot, benda-benda..

Intinya kami dapatkan uang yang kami butuhkan. Jadi, semua baik-baik saja.

Apa kau menjual sesuatu dari sini?

Ya, tapi hal-hal yang tak berguna.

Seperti apa?

Hal-hal yang membosankan, pakaian lama.

Pakaian lama?

Kau jual barang milik Ibu?

Tidak.

Maksudku, hanya beberapa..

Beberapa apa?

Barang lama dari lemari Ibu.

- Gaun.. - Joseph, kau bercanda.

Tidak.

Tentu saja dia bercanda.

Joseph, kau bercanda.

Kemarilah, Jojo. Ini lelucon.

Di mana gaun Dior-ku?

- Gaun Dior apa? - Dior-ku hilang!

Dan barang-barang antikku.

- Di mana gaun milik Ibu? - Kau menjualnya?

Ibu tak pernah memakainya.

Di mana pakaian antik Ibu dan gaun Dior Ibu?

- Sayang. - Apa?

- Jaket kulitku. - Di mana jaket itu?

Kau tak menjualnya, 'kan?

Joseph, kami sedang bicara denganmu.

Apa kau menjual pakaian antik Ibu, gaun Dior dan jaket kulit?

Tunggu! Sepatuku!

Sepatu bot-ku juga!

Hanya dua pasang. Yang lain terlalu usang untuk mereka.

Kau pasti bercanda!

Kau tak menyentuh barang-barang Ayah!

Hanya sepatu suede dan jaket hijau Ayah.

Jaket hijau apa?

- Dan juga... - Apa lagi?

Jam tangan..

Jangan jam tangan Ayah?

Ayah memiliki satu yang tersisa. Mereka menunjukkan waktu yang sama.

Apa yang sedang terjadi? Jangan jam tangan Ayah!

Apa-apaan ini?

Hanya ada satu. Di mana yang lainnya?

Di mana? Kau menjualnya pada siapa?

Pedagang jam tangan daring.

Apa kau sudah gila?

Itu adalah jam tangan koleksi!

Kau tahu berapa harganya?

Apa lagi yang kau jual?

Manset yang tak pernah Ayah pakai.

- Yang mana? - Kau tak pernah memakainya.

Joseph, tolong kemari.

Sayang, hanya tersisa satu pasang.

Tunggu, karena..

Di mana kalung mutiaraku?

Kau mengambilnya? Kau menjualnya?

Kami semua menjual barang. Untuk mengumpulkan uang.

- Kami harus bayar biaya perjalanan. - Perjalanan apa?

Untuk pergi ke mana?

Ibu bertanya padamu, kau menjual kalung mutiara Ibu?

Ya, Bu.

Tunggu. Untuk apa?

Anting mutiara biru, pengocok garam perak.

Beberapa lukisan juga.

Porselen Cina, mangkuk gula, tempat tinta, tempat lilin.

Siapa peduli?

Apa maksudmu siapa yang peduli?

Aku menjual semuanya empat bulan lalu dan tak ada yang memperhatikan.

Sama dengan buku-buku.

Buku apa?

Joseph..

Kau tak jual buku Kakek?

Tidak banyak.

Berapa banyak?

- Selusin, mungkin 15, 20. - Yang mana?

Mereka mengambil yang lama yang tak pernah dibaca.

Sebagian besar dalam bahasa Latin!

Kalian tak baca bahasa Latin!

- Astaga, tidak! - Tidak!

Edisi pertama Montaigne-nya! Kircher-nya!

Kau sungguh sudah gila!

Apa yang dia pedulikan sekarang?

Kau tidak mengerti! Itu hartanya, hasil kerjanya seumur hidupnya.

- Buku-buku itu tidak dihargai tinggi. - Buku-buku itu sangat berharga!

Kau telah ditipu!

Itu buku yang sangat langka. Apa lagi?

Tak ada.

Barang-barang di rubanah.

Seperti apa?

Sepasang tempat lilin kotor.

Tempat lilin apa?

Dan beberapa botol anggur.

- Apa? - Beberapa botol.

Dari rubanah?

Botol yang mana?

Entahlah, mereka memilihnya.

- Siapa 'mereka'? - Pembeli!

Astaga!

Aku akan gila di sini.

Sungguh mimpi buruk!

- Tenang! - Mimpi buruk!

Tunggu aku!

Berapa botol yang kau jual?

Entahlah, 20, mungkin lebih.

Mereka mengambil yang berdebu.

Yang lama yang tak pernah kita minum.

Sial!

Mereka mengambil yang terbaik.

Yang mana?

Anggur port dari François.

Mereka tahu barang-barang yang mereka inginkan.

Cognac-nya juga.

Beri Ayah nomor mereka.

Beri Ayah nomor mereka dan Ayah akan cari mereka.

- Tidak. - Kenapa tidak?

Mereka pakai nama samaran. Untuk menghindari pajak GAFA.

- Aku pusing. - Tunggu.

Apakah teman-temanmu juga melakukan hal yang sama?

Ya.

Berapa yang kau dapat?

- 850. - Omong kosong.

Ya, aku bersumpah. Dan itu terus bertambah.

Mereka datang dari Perancis, negara lain..

Untuk apa mereka datang?

Mungkin aku harus memberitahu kalian.

Kami memutuskan untuk pergi.

- Ke mana? - Yang pertama Afrika.

Afrika?

- Dengan sekolah? - Hanya kami.

Siapa 'kami'?

Delegasi.

Delegasi?

- Kau bagian dari delegasi? - Ya.

Jadi, di daerah mana di Afrika yang akan kau datangi? Maroko?

Tidak, lebih jauh ke selatan. Sahara.

Sahara? Di mananya di Sahara?

Niger, Chad dan Sudan.

Tunggu.

- Kenapa ke Sahara? - Di situlah kami harus mulai.

- Mulai apa? - Pembangunan!

Apakah aku terbelakang? Pembangunan apa?

Untuk menyelamatkan planet ini, Ayah.

Jadi, kau ingin menyelamatkan planet ini.

Kami sudah rencanakan ini selama lebih dari dua tahun.

Baiklah. Setidaknya kau tak sendirian.

Aku tahu. Kuharap begitu.

Kau tahu cara menyelamatkan planet ini?

Ya.

Kami habiskan waktu berbulan-bulan untuk mencari. Delegasi Afrika punya ide bagus.

Sekarang kami semua kurang lebih setuju.

Jadi, apa ide ini?

Aku tak akan memberitahu Ayah.

Kenapa?

Disumpah untuk merahasiakannya. Tapi itu satu-satunya solusi.

Jika itu satu-satunya solusi, ibumu dan aku boleh tahu.

Ayah tahu itu mungkin akan mati?

Apa?

Planet.

Sudah terlalu panas.

Jadi, banyak spesies yang punah.

Seperti lebah, serangga, cacing tanah, bunga poppy.

Dan mungkin hidup kita. Apa kalian sudah dengar soal ini?

Tentu saja, sepanjang waktu.

Bahwa oksigen akan habis?

- Tidak, kami dengar itu.. - Dan tak melakukan apa-apa!

Apa yang bisa kita lakukan?

Ini, untuk permulaan.

Orang tua seperti kalian tak peduli.

Sama sekali tidak.

Kalian bilang tak mendesak, kita masih bisa memanfaatkannya.

Itulah yang kalian katakan.

Tidak, bukan itu yang kami katakan.

Pernahkah kalian berpikir soal hidupku setelah hanya tersedia CO2?

Tidak.

Kalian tak pernah memikirkanku.

Jadi, aku khawatir, aku panik.

Aku ingin anak-anakku memiliki masa depan yang baik.

Aku ingin menjadi ayah yang baik.

Aku bukan bayi lagi.

Ibu tahu.

Jadi, bisakah kami tahu bagaimana..

- Bagaimana kau akan bepergian? - Kami memulai organisasi amal.

- Itu cukup? - Seharusnya.

Kami memiliki stempel dari Luar Negeri.

Jangan mulai berbohong.

Tidak!

Kami hanya butuh pendamping resmi yang berusia di atas 18 tahun.

Apakah kau sudah punya?

Ya, Clotilde.

- Clotilde belum 18 tahun. - Tak lama lagi usianya 18 tahun.

Dan kami memiliki dokumen kementerian.

Dari kementerian apa?

Aku baru saja memberitahu Ayah Kementerian Luar Negeri.

Kita harus cepat.

- Kenapa? - Kenapa harus cepat?

Karena sebentar lagi kami akan menjadi seperti kalian.

Maksudnya?

Terjebak dan lumpuh! Usiaku waktu yang tepat untuk bertindak.

Dengar.

Setibanya di sana, apa yang akan kalian lakukan?

Kami akan menemui para kepala negara, menteri.

Semua sudah direncanakan.

- Apa yang akan kau katakan pada mereka? - Soal rencana kami.

Delegasi Afrika ada di pihak kami.

Ini ide mereka.

Tak ada yang mendengarkan anak-anak. Seolah kami tak ada.

Baiklah. Jadi, sekarang beritahu kami rencananya. Atau Ayah akan marah.

Hentikan. Cobalah bersabar.

- Punya rencana malam ini? - Tidak, kenapa?

Tidak ada rencana.

Aku bisa bawa kalian.

- Kapan? - Sekarang.

Ke Afrika?

- Tidak sejauh itu. - Jadi, di mana?

Aku tak bisa bilang. Mata kalian akan ditutup.

Tidak.

Apa ini untuk acara TV?

Maaf?

Apakah ini permainan untuk TV?

Sama sekali tidak.

Ini bukan permainan, Pak.

Lalu apa?

Tujuannya untuk menyelamatkan planet ini.

Baiklah. Tentu saja.

Bagaimana kalian akan melakukannya?

Dengan membangun laut besar di Afrika.

Di Sahara.

Di beberapa negara, dengan danau.

Ini akan sangat besar.

Baiklah.

Bagaimana kau akan melakukannya?

Dengan memompa air dari laut lain atau menggali kanal?

Pemompaan.

Kau benar. Memompa adalah cara terbaik.

Menurutmu begitu?

Ya!

Mengganti gurun dengan laut atau danau bukanlah hal yang bodoh.

Seharusnya sudah dilakukan berabad-abad lalu, dengan memompa.

Tapi bagian Afrika itu dulunya hijau.

Ya, kau benar.

Tapi aku tak ada saat itu.

Itu hanya kekurangan air.

Itu hanya butuh air, tapi..

Kau akan butuh banyak air.

Bisakah kau turunkan kami agak lebih ke depan?

Bagian hutan ini tidak bagus.

Aku tahu, tapi itu tak masalah.

Haruskah aku yang bayar?

Tidak, Ayah yang akan bayar.

Aku akan menurunkan kalian.

Untuk pesta topeng?

Ya, pesta kejutan!

Baiklah, selamat malam.

Selamat sore, Pak.

- Haruskah aku menunggu? - Tidak, pasti akan lama.

Kabari aku soal pemompaannya! Aku tahu banyak orang di sana.

Baik, terima kasih.

Seharusnya Ibu pakai sepatu lain. Kau bisa beritahu Ibu sebelumnya.

Aku tak diijinkan.

- Boleh kami lepas penutup matanya? - Sial!

- Ayo. - Baik.

Astaga. Apa ini?

Bisakah kami melepas penutup matanya?

Tidak, jalan lagi.

Sekarang kalian bisa melepasnya.

Di mana kita?

Peran apa yang akan dimainkan oleh laut ini?

Itu panjang untuk dijelaskan.

Baik, tapi kau akan memberitahu kami..

Ya, setelah kita tiba di sana.

Berapa banyak dari kalian yang akan pergi?

Setiap hari ada lebih banyak dari kami.

Sebagian datang dari Spanyol, Norwegia...

...bahkan Swedia.

Mereka sedang dalam perjalanan.

Baik, tapi bagaimana jika para orang tua menolak?

Kami akan tetap pergi.

Kau akan pergi sebagai penumpang gelap?

Kami akan pergi.

Ini dia.

Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM

Clotilde!

- Hai. - Halo, Bu, Pak. Kalian baik saja?

- Ya dan kau? - Baik, terima kasih.

Kami sedang menyelesaikan maket kami. Kalian menyukainya?

Ya. Bagus sekali.

- Kalian tahu? - Besar sekali.

Bisakah kau menjelaskan bagaimana airnya masuk?

Sebenarnya, air...

...masuk dari sini, atau dari sana dari Mediterania.

Di mana kau berada.

Entah dari sana, Laut Merah...

...atau Atlantik di sana.

Bahkan dengan cara ini, melalui Kamerun.

Baiklah.

Bagaimana cara memasukkan airnya?

Dipompa dari laut.

Hal ini sangat sederhana.

Kau butuh kanal, bendungan, dan banyak pompa.

- Tidak semudah itu. - Kau memiliki pompanya?

Ya!

Kami menghubungi perusahaan. Kami membandingkan perkiraannya.

Perusahaan pompa Afrika?

Bukan hanya orang Afrika.

- Jerman. - Amerika.

Kami membuat mereka bersaing.

Ini adalah proyek yang sangat besar.

Jadi, kita bicara soal ratusan juta.

Tapi...

...siapa yang akan membayar untuk ini?

Setiap negara akan membayar.

Kita semua menghirup udara yang sama.

- Kau tahu IMF. - Ya.

Mereka mendanai pengembangan proyek seperti ini.

Itulah tujuan mereka.

Apakah ada yang menghubungi mereka?

Sejak konsepsi proyek.

Luar biasa!

Lihat di Brasil?

Mereka meratakan Amazon.

Kami akan melakukan sebaliknya.

Berbeda dengan Brasil, kami akan tutupi setengah dari Afrika dengan hutan.

Perdana Menteri Niger setuju.

Idriss Déby juga, mulai hari ini.

Siapa Idriss Deby?

Presiden Chad.

Ya.

Jadi, sistem kami memberi kami permukaan penguapan yang lebih besar.

- Berarti lebih banyak hujan. - Tepat.

Di sekitar laut, kami akan memiliki pabrik desalinasi.

Siapa yang akan membangun pabriknya?

Empat negara telah mengajukan penawaran.

Kami dengar dari Tiongkok. Mereka sangat tertarik.

Apa yang akan kalian lakukan dengan semua air tawar itu?

Membuat sungai?

Satu atau dua sungai, tapi kebanyakan danau.

Sungai-sungai akan mengalir ke Niger di sini.

Dan bahkan...

...di Senegal, di sini. Lihat?

Itu bisa berjalan sangat cepat.

Ya, dua atau tiga tahun, tidak lebih.

Dan sungai-sungai akan mengairi tanaman.

Bayangkan saja akan ada hutan...

...sawah, kebun sawit, rumput.

Rawa, misalnya, seperti di sini.

Air terjun, banyak buah akan tumbuh.

Ya, hewan seperti monyet dan harimau.

Belum lagi memancing!

Kita bisa memiliki jutaan ikan, makanan laut seperti udang.

Cukup untuk memberi makan banyak orang.

Dan pompa akan menurunkan permukaan laut lainnya.

Tidak banyak.

Ya, banyak.

Apa maksudmu? Ini telah dipelajari.

Permukaan laut akan berkurang 4 mm per tahun.

Lebih dari sepuluh tahun, yaitu 4 sentimeter. Tidak buruk.

Polisi!

Apa yang sedang terjadi?

Joseph, cepat kemari!

- Polisi! - Angkat tangan!

Ada apa ini?

- Apa kau bersenjata? - Tidak.

Kau membawa sesuatu, Bu?

- Tidak. - Tunjukkan padaku.

Aku tak memiliki apa apa.

Tak ada apa-apa di dalamnya. Kenapa semua orang berteriak?

- Angkat tanganmu. - Patuhi saja, Sayang.

Mari kita tenangkan diri. Aku ingin mengerti.

Apa kalian yang membuat itu?

Tidak, kami tak melakukan apa-apa.

Tidak. Kami hanya mengunjungi.

Kenapa kalian ada di hutan bersama anak-anak?

Kami tak melakukan kesalahan apapun!

Apa kalian pengunjung tetap? Sering ke sini?

Sama sekali tidak.

Apa itu? Untuk memikat anak-anak?

- Kami tidak memikat anak-anak. - Tenang.

Kami hanya datang untuk melihat proyek anak-anak.

- Proyek? - Jaringan? Sekte?

Tidak, itu hanya..

Proyek mereka adalah proyek untuk menyelamatkan planet ini.

Ini dia. Ini aneh, tapi itu benar. Proyek untuk selamatkan planet ini.

Kau pikir aku bodoh?

- Tidak. - Tenang.

- Aku tenang. - Tidak.

Tenang.

Jelaskan pada mereka.

Boleh aku menjelaskan?

Turunkan tanganmu, jelaskan.

- Bagaimana dengan anak-anak? - Di sana.

Kami telah menangkap mereka.

Jangan jauh-jauh.

Lihat itu, lihat semuanya?

Yang biru adalah Afrika.

Itu Afrika?

Kau melihatnya?

Aku tak percaya itu.

Jika itu adalah Afrika...

- ...di sebelah kanan adalah Senegal. - Tepat.

Di atas sana Senegal...

...dan di sini, anak-anak menulis namanya.

Di sini tertulis "Tunisia". Ini Tunisia.

- Di mana Aljazair? - Di sini, Pak.

Lihat, ini semua.

Itulah Aljazair.

- Batu putih? - Aljir!

Dan di belakangku..

Jangan pergi terlalu jauh.

- Tetaplah di sini. - Aku hanya ingin menunjukkanmu.

Berikut ini Mesir.

Kairo, Sungai Nil.

Kau tahu? Ayo, ke kantor polisi.

Pak, kami baru saja menjelaskan.

Jangan berdebat! Orang dewasa dengan anak di bawah umur di hutan!

Kenapa ke Polsek? Kami baru saja memberitahumu!

Ikut.

Temukan semua anak!

Apakah kami terlihat seperti penjahat?

Mereka sedang membangun laut di Afrika, sumpah!

Diamlah, pedofil!

Jangan bicara seperti itu! Putra kami yang bawa kami untuk melihat peta itu.

Dia memandangi kita.

Petugas itu memandangi kita.

Dia mengawasi kita.

Ya, tapi kenapa hanya kita?

- Maksudnya? - Dia hanya mengawasi kita.

Apa yang terjadi?

Petugas itu terus menatap kami.

Dia menatapku juga.

Dia hanya menatap kami berdua.

Kedua gadis kulit hitam, sungguh suatu kebetulan.

Kau putih. Kau tak akan diperlakukan begitu.

Banyak anak kulit hitam terbunuh.

Karena mereka Hitam?

Apa yang kau pelajari di sekolah?

Orang-orang demonstrasi di mana-mana, untuk semua orang kulit hitam yang tewas.

Tapi kenapa?

Tak ada alasan. Hanya karena mereka Hitam.

Omong kosong apa ini yang kau katakan padaku?

Ini adalah proyek mereka selama lebih dari setahun.

Setahun? Dan kalian tak tahu?

- Tidak ada apa-apa. - Sampai malam ini.

Tunggu..

Dan tak ada rahasia.

Mereka telah diverifikasi oleh Kementerian Luar Negeri. Sungguh.

- Clotilde! - Ya.

Bisakah kau berikan berkasnya padaku?

Kementerian Luar Negeri?

Tunggu dan lihat.

Ini dia.

Lihat, Pak.

Ini.

Mereka mendirikan organisasi amal.

Ini terdaftar secara resmi. Perjalanan kelompok diperbolehkan.

Diijinkan di Bois de Boulogne ?

Sama sekali tidak. Kami dapat melakukan perjalanan ke Afrika Tengah.

Nigeria, Sudan.

- Melalui LSM mereka. - Tepat.

Aku sudah memberitahumu dari awal. Proyek mereka sangat besar.

Quentin!

Ya?

Kapan Kementerian Luar Negeri dibuka?

- Bidang apa? - Kementerian.

Apa yang kau pikirkan?

Aku tertangkap!

Tertangkap melakukan apa? Coba pikirkan sesuatu!

- Seperti apa? - Seperti apa pun!

Dia menjual lebih banyak. Mengambil lebih banyak risiko.

Tak ada yang memaksanya!

Jika kau akan tertangkap, kenapa menjual begitu banyak barang?

Kalian bisa saja berhati-hati. Setidaknya begitu.

Orang dewasa tak diikutkan.

Kini masalah semakin rumit.

Kita kehilangan waktu.

Dan polisi juga!

Seolah aku yang rencanakan polisi? Siapa yang tahu?

- Kau bawa mereka! - Apa kau gila?

Kau gila karena memberitahu orang tuamu!

Bagaimana jika dia menulis artikel?

Aku tahu ayahku. Dia tak akan melakukannya!

- Mereka merusak peta. - Bukan masalah besar.

Video peta aman. Itu yang terpenting.

Jadi, jangan bertengkar.

- Aku memilih untuk mengeluarkanmu. - Apa?

Tidak mungkin.

Swedia mengeluarkan dua anggota mereka karena memposting di Instagram.

Apa yang dia lakukan lebih buruk.

Kau keluar, maaf.

Apa kau sadar?

Baik, silakan keluarkan aku. Tapi beritahu yang lain, lalu voting.

Tunggu, Joseph bilang dia tertangkap.

Aku orang yang mengijinkan dia membawa orang tuanya.

Jadi, kami akan mengeluarkan kalian.

- Apa? - Ya.

Tapi kalian membutuhkanku.

Tidak, sebenarnya tidak. Mungkin kau membiarkan perasaan menghalangi.

Lihat bagaimana ibuku melindungi kita?

Ya, itu benar.

Dengar...

...delegasi Afrika bertemu dalam 10 hari.

Kedutaan akan mendapatkan surat-suratnya. Ini akan berjalan cepat.

Percayalah, semuanya baik-baik saja.

- Delegasi Afrika bertemu dalam 10 hari? - Ya.

Aku telah memikirkannya.

Bagaimana jika proyek mereka benar-benar serius?

Lakukan sesukamu, tapi aku tak akan biarkan dia pergi sendirian.

Aku akan ikut.

Apa kau bercanda?

- Kenapa? - Tak bisakah kau lihat itu semua gila?

Apa bagian gilanya?

- Sisi mana? - Sisi apa?

Ahli geografi, fisikawan semuanya mengatakan bahwa bencana sudah dekat.

Apa mereka menipu kita?

- Bohong? - Kita tidak bisa tahu.

Ya. Mereka tahu.

Tugas mereka adalah untuk mengetahui, untuk memberi kita informasi.

Apa yang ingin kau lakukan?

Pergi ke gurun dengan sekop dan ember?

Ingin menyelamatkan planet ini juga?

Aku tak bisa berbuat banyak untuk planet ini.

Tapi aku bisa melakukan sesuatu untuk anakku.

Atau aku tidak akan memaafkan diriku sendiri.

Bumi tidak akan meledak. Itu tidak akan mengering besok.

Mungkin. Aku tidak bodoh. Itu ada di seluruh berita.

Ini modus.

Kau percaya besok akan kiamat?

Pokoknya mereka percaya.

Mereka membela dunia mereka, bukan dunia kita.

Kau tak bisa mengerti.

Mungkin kau cemburu?

Pada siapa?

Pada putra kita.

Dengan keberaniannya.

Saat aku pertama kali bertemu denganmu...

...kau juga punya ide.

Tapi ide itu menghilang seiring waktu.

Terima kasih.

Lupakan saja.

Mungkin itu biasa.

- Kau baik-baik saja, Sayang? - Lelah.

Kemarilah dan duduklah.

Sepertinya maketmu di hutan sudah berakhir.

Kami punya rencana cadangan.

Apa?

Itu rahasia.

Di mana? Apa itu?

Aku akan beritahu kalian dalam beberapa hari. Itu sudah hilang.

Apa yang hilang?

Semuanya hilang. Aku tak bisa bicara lebih banyak.

Selain itu, apa kau ada PR?

Jangan ganggu dia. Dia tahu apa yang harus dia lakukan.

Kau lapar?

Tidak.

Ingin tidur siang?

Kau tahu?

Soal apa?

Joseph dan Clotilde.

Apa?

Mereka telah bercinta.

Apa yang kau bicarakan?

Clotilde memberitahuku.

Kau gila? Dia jauh lebih tua.

Lalu? Mungkin lebih baik.

Sial, Clotilde!

Keinginan seorang wanita selalu mengejutkan pria lain.

Joseph masih kecil.

Kini dia sudah besar.

Kenapa ada enam piring?

Untuk Audrey dan Jerome.

- Ada apa dengan mereka? - Kau lupa!

Sial. Aku mengundang mereka untuk makan siang.

Aku tak percaya dengan apa yang kau katakan padaku.

Tentang Joseph?

Lalu?

Itu membuatku merasa tua.

Ingin menggantikan posisinya?

- Hai. - Halo!

Masuk.

- Tidak terlalu dini? - Tidak.

Lihat dirimu!

Tampak hebat.

Kau bawa anggur?

Astaga!

Lihat itu?

Kau sudah besar.

- Lihat? - Ini berjalan begitu cepat.

Indah sekali!

Terima kasih!

- Orang tuaku tahu. - Benarkah?

Orang tuaku tidak.

Ada periode.

Abad Pertengahan sangat bagus.

"Manusia hanya mengajukan pertanyaan yang bisa dijawabnya."

Guru filsafatku.

Jangan pernah melupakannya, Anak-anak.

Kau tak keberatan serangga terus menghilang?

Serangga. Kita selalu berusaha menyingkirkan serangga.

Kenapa meratapi nyamuk dan kutu?

Maaf, tapi kubaca...

...jika lebah menghilang, itu hal yang serius.

Ini semua tentang kepentingan finansial.

Benarkah?

- Kepentingan apa? - Produk baru keluar.

Liberalisme adalah bisnis.

- Semua orang mencari keuntungan. - Benar.

Bahkan pada pemanasan global.

Sejujurnya, jika kau melihat hal-hal secara langsung.

Lihatlah anak-anak kita! Hidup tidak pernah begitu baik.

Kita dirawat dengan lebih baik, lebih terinformasi, terlindungi.

Bahkan kemiskinan semakin berkurang.

Baik. Tapi tidak di semua tempat.

Gletser bukan prioritas.

Mereka meleleh di musim panas, membeku di musim dingin.

- Ini adalah krisis. - Tepat.

- Guru filsafatmu benar. - Ya.

Kemanusiaan selalu berhasil.

Bagaimana kau jelaskan semua pembicaraan soal krisis dan kelangsungan hidup...

...di media, di TV? Radio, di mana-mana.

Cakupan konstan tak sama dengan kebenaran.

Media berkembang di atasnya. Bagi mereka, itu adalah anugerah.

Mereka menyukai kepanikan dunia.

Sangat naif untuk berpikir semua orang selalu mengatakan yang sebenarnya.

Maaf, aku tidak naif.

Wartawan yang menciptakan kepanikan...

...dan mengambil untung darinya, menjijikkan.

- Mereka menakuti anak-anak kita. - Aku setuju.

Boleh aku berkata sesuatu?

Tentu.

Kalian terus bicara, tapi ada solusi.

Benarkah?

Apa?

Bumi kelebihan penduduk.

Tergantung di bumi mana.

Lalu?

Aku punya solusi.

Hilangkan setiap orang dewasa lainnya.

- Bagaimana cara melakukannya? - Lotre.

Begitu.

Bagaimana caranya?

Tanpa rasa sakit.

Ada metode untuk membunuh tanpa rasa sakit.

Lucille, apa kau sadar dengan apa yang kau katakan?

Apakah ini idemu?

Tidak, kita semua membahasnya.

Bagus.

Apa kau tahu berapa banyak orang dewasa yang harus dibunuh?

Ya, dua sampai tiga miliar.

Dengan empat miliar, kelangsungan hidup sangat mungkin.

Siapa yang menyampaikan hal itu?

Para ahli kami.

Kalian memiliki ahli?

Ya.

Kalian akan mulai dengan yang terlemah, yang tertua?

Tidak.

Orang tua akan mati tanpa memiliki anak.

Orang dewasa adalah bahayanya, orang dewasa muda.

Bagus, Anak-anak. Proyek yang bagus.

Audrey, berlianmu.

Astaga, tidak!

- Kau tak memilikinya? - Tidak, lihat.

Kau tidak memilikinya?

Tidak, yang kumiliki hanya wadahnya. Ini aneh.

Apa sebelumnya ada?

Aku memakainya tanpa berpikir.

Aku tak periksa berliannya.

Tak mungkin jatuh begitu saja.

Terima kasih. Aku tahu tak mungkin berliannya jatuh begitu saja.

Kau memakainya pagi ini?

Aku tidak tahu!

Aku tak memeriksanya, aku hanya memakainya! Hentikan itu!

Jangan berteriak.

Aku memakainya di Ghislain and Manon's pada hari Kamis.

Kita pergi..

Halo?

Bisa nyalakan beritanya?

Nyalakan beritanya.

Ada apa?

Akan kuhubungi lagi nanti?

- Siapa? - Christelle.

- Ada apa? - Aku akan hubungi kau lagi.

Semua mobil berbahan bakar gas di seluruh Prancis...

...harus mematikan mesin mereka setidaknya selama satu jam.

Berikut ulangan berita utama hari ini.

Peringatan polusi untuk partikel ultrafine.

- Partikel sangat halus? - Yang paling berbahaya.

Partikel apa?

...masker di apotek Anda.

Para lansia disarankan untuk tetap berada di dalam rumah.

Pedoman lain yang harus dipatuhi.

Matikan semua peralatan listrik.

Jangan merokok, jangan lari, tak ada gerakan tiba-tiba, tetap tenang.

Anda akan diberitahu ketika ini selesai. Mungkin dalam beberapa jam.

Kami tentu saja akan terus menyiarkan.

Kami akan segera bicara dengan para ahli medis.

Jangan buka, jangan bodoh!

- Hentikan! - Apa yang kau lakukan?

- Apa yang kalian lakukan? - Hentikan!

- Tutup! - Lucille, hentikan!

Jendela! Betapa bodohnya!

Tutup jendelanya, Jerome.

Aku ketakutan! Kupikir ini hanya terjadi di Bangkok.

- Aneh! - Dan aku hamil.

Jerome, aku hamil.

- Lalu? - Ayo, pergi.

- Ada apa? - Ayo, pergi.

- Ingin pulang? - Ya, sekarang.

Aku ketakutan.

Mau minum, Audrey?

Sial!

Hubungi dr. Onodi.

Hubungi dokter! Panggil dia, aku hamil.

Tolong, panggilkan Onodi.

Kenapa mereka menyalakan peringatan?

Ayah, bolehkah aku menginap di sini?

Baik-baik saja.

Kau yakin?

Kau baik sekali.

Cari masker dari apotek bernama KN95.

Maka kita akan baik-baik saja.

Kalian tak ingin tinggal?

Tidak, kami akan pergi. Tidak apa-apa.

Ini bukan kiamat. Ini bukan apa-apa.

Untuk di jalan.

Terima kasih banyak.

- Ayo, cepat! - Aku datang.

Lain kali, kami ke tempatmu.

Ya, jika kita masih hidup.

Sampai jumpa.

Joseph, Lucille, coba lihat ini.

Ada apa?

Jangan permainkan kami demi orang bodoh.

Kau menjual berliannya?

- Itu palsu. - Lalu?

Hadiah dari ayahmu?

Ya.

Untuk ulang tahun pernikahan mereka.

Astaga!

Ayolah!

Asli atau palsu, apa bedanya?

Ayo, ke kamarku.

Joseph.

Kemarilah.

Hati-hati dengan dia.

Tentu.

- Ya? - Ya.

- Berjanjilah pada Ibu. - Ya!

Bagus.

Sebuah laut di Sahara.

Lalu anak-anak akan melakukan genosida.

Kita tak bisa bernapas di Paris.

Itu akan lebih baik daripada di sini.

Lebih baik dari sini? Maksudmu, denganku?

Silakan berpikir sesukamu.

Tapi kau bisa pertahankan teman-temanmu.

Semua ini tak membuatmu takut?

Ya, sedikit.

Menurutmu, Joseph bisa melenyapkan kita?

Mereka bilang dengan lotere.

Ya. Mungkin kita bisa bernegosiasi?

Mungkin.

Kau mau ke mana?

- Cari udara segar. - Bagus.

Hari yang sempurna untuk itu.

Sayang?

Apa?

Kau tak harus kembali.

Baiklah. Kurasa kau tak mencintaiku lagi.

Nubuat Yehezkiel terpenuhi, lihatlah tanda-tandanya!

Langit akan terbuka. Dia akan turun.

Tuhan akan berada di atas kuda apinya.

Dan kita akan dihakimi berdasarkan perbuatan kita.

Beberapa euro dapat menyelamatkan Anda dari api abadi!

Kenapa? Karena Yang Maha Kuasa, meskipun marah...

...dapat mendeteksi jiwa-jiwa dermawan.

Bagaimana rasanya?

Apa?

Dengan Clotilde.

Tapi..

Siapa yang memberitahumu?

Dia.

Dia menelepon setelah kejadian itu.

Bagaimana rasanya?

Biasa saja.

Ingat kau bilang kita yang akan pertama kali melakukannya?

Kau lupa?

Lucille, kau terlalu kecil. Hal ini normal.

Aku tak kecil. Kita terpaut lima bulan.

Kau tahu, di sekolah banyak anak laki yang jatuh cinta padaku.

Sudah pasti. Kau tak akan kesulitan menemukannya.

Ya, tapi...

...kaulah yang kucintai.

Maafkan aku.

Apa yang kau lakukan?

Bukan urusanmu.

Kau tahu, semua orang dapat memiliki Clotilde.

Kau jahat.

Tak ada waktu untuk cemburu. Kau tahu kita semua mungkin akan segera mati.

Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM

Kenapa kau tidak mau menghubungiku kembali?

Aku terus menelepon, aku khawatir.

Hubungi aku kembali.

Aku masih bisa mengubah surat wasiatku.

Aku akan memberimu segalanya.

Kami tak peduli dengan uangmu.

Pokoknya aku menjual semuanya.

Baik, sekarang letakkan itu. Itu bukan untuk anak-anak.

Kau menembak kakiku, psikopat!

Lanjutkan, aku tak bisa.

Apa yang akan Ibu katakan?

Apa yang akan dia katakan?

Astaga.

Minta cognac lagi.

Kau tak mengemudi saat pulang?

Tidak, aku tak akan pulang.

Ada masalah dengan wanita tua itu?

Ya.

Pada akhirnya, yang terbaik adalah diam.

Sepanjang hari aku mendengarkan omong kosong pelanggan.

Jadi di ranjang saat malam hari, diamlah.

- Kau punya kamar di sini? - Tak ada kamar di sini.

Baiklah.

Sial.

Gurun semakin bertambah luas dari hari ke hari di seluruh dunia.

Aku bisa melihatnya di sini.

Semakin sedikit pelanggan.

Halo.

Apa yang kalian cari?

Ayahku.

Sayang..

Ayah sungguh harus ikut. Ibu khawatir.

Bagaimana kau tahu Ayah ada di sini?

Dari GPS ponsel Ayah.

Bagaimanapun...

- ...dia cantik. - Hentikanlah!

- Dia menarik! - Ayah menjengkelkan.

Ayah tak boleh bilang dia cantik?

- Maaf. - Jangan khawatirkan itu.

Apa kau keberatan mendengar kau dibilang cantik?

Tidak.

Hanya saja Joseph khawatir, jadi...

...kita sebaiknya pergi sekarang.

Tidak, ini agak memalukan.

Kumohon, ikutlah.

Aku akan ikut. Kau lebih baik di rumah dari pada di bangku taman.

- Ayo! - Pergilah.

Baiklah.

Dia bilang, pergilah.

- Cepat! - Kau sudah sangat besar.

Ayah, cepat!

Jangan berisik.

Jo, aku akan pulang, ini sudah larut.

- Kau akan pulang? - Ya.

- Tidak ingin menginap? - Tidak.

Tidak, sungguh. Ini sudah larut.

- Bisakah kita bicara? - Ya.

Kau yakin tak mau menginap?

Ya. Aku lebih memilih pulang.

Di luar gelap, ada orang, menginaplah di sini.

Jangan khawatir.

Aku ingin bilang...

...tentang kita, kita melakukannya sekali dan itu menyenangkan.

Aku lebih suka kita tetap seperti ini.

Tetap biasa saja di antara kita.

Kita akan tetap berteman.

Kau tak apa-apa? Kau mengerti?

Ya!

Aku sayang kau.

Kita akan bicara.

Ayah, aku akan tidur.

Malam, Jo.

Malam, Pak.

Tunggu.

Apa kau benar-benar bercinta dengan Jojo?

Ya, baiklah.

Dia pikir begitu.Ya.

Semoga selamat sampai di rumah.

- Selamat malam, Pak. - Sampai jumpa.

Ini, minumlah.

Terima kasih.

Sesuatu tak pernah berhenti membuatku takjub.

Apa itu?

Aku akan tulus.

Aku siap.

Ini adalah fakta...

...memberi pria sepertimu...

...obsesimu...

...kompromi-mu...

...kurangnya empatimu.

Terkadang pikiran sempitmu...

...keegoisanmu...

...kepercayaan dirimu yang buta..

Masih ada keluhan lain di dadamu?

Ya.

Tapi aku akan berhenti di situ.

Jadi, apa yang tak pernah berhenti membuatmu takjub?

Bahwa aku masih mencintaimu.

Kau bukan satu-satunya yang kagum.

Aku mau tidur.

Kau mau ikut?

Kau tak apa-apa?

- Apa yang kau lakukan? - Lihat.

Kantong sampah warna berbeda, lebih mudah untuk didaur ulang.

Aku juga beli bohlam hemat energi.

Itu bagus, 'kan?

Bukan begitu?

Semua ini salah.

Seharusnya aku tak berada di sini.

Seharusnya aku kembali ke sekolah di seberang lautan.

Tapi kalian memaksakan kehendak pada orang muda seperti kami.

Tega sekali kalian.

Kalian telah mencuri impianku, masa kecilku dengan dunia yang kosong.

Tapi tetap aku yang tersiksa.

Semua orang menderita dan sekarat.

Dan ekosistem kita runtuh.

Kita berada di awal kepunahan massal.

Dan yang kalian bahas hanya uang.

Dan dongeng soal pertumbuhan ekonomi yang abadi.

Tega sekali kau!

- Hei! - Semua baik saja?

Aku tidak tahu.

Aku belum dengar kabar darimu.

Aku sedang berada di sekitar sini, mengajak anjingku keliling.

- Kau punya anjing? - Tentu saja.

Dia sangat lucu.

Sudah dengar soal delegasi Afrika?

Ya, itu luar biasa.

Semuanya sudah dimulai.

Ya.

Dalam 10 tahun, kita akan berenang di laut.

Lalu bagaimana dengan Clotilde?

Biasa saja. Tidak bagus sama sekali.

Kau mengharapkannya, 'kan?

Ya, tapi aku terus memikirkanmu.

Sangat mustahil bersama dia.

Kau tahu aku bertemu seseorang?

Benarkah?

Keren! Itu hebat.

Apa kalian melakukannya?

Joseph, itu bukan urusanmu!

Ya.

Pernah memikirkanku?

Ya...

...tapi itu menyakitkan.

Menurutmu, bisakah kita kembali bersama?

Aku harus memikirkannya.

Katakan yang sebenarnya sekarang.

Soal apa?

Anjing itu. Itu pasti bukan milikmu.

Bukan. Bibiku meminjamkannya padaku untuk sore hari.

Jika tidak, aku tak punya alasan untuk bertemu denganmu.

Mari kita jalan-jalan.

Ya?

Boleh aku tidur dengan Ibu?

Ya, kemarilah.

Seperti saat masih bayi?

Kemarilah.

Anak kesayanganku.

Ada apa?

Apa kau sedih?

Karena Clotilde?

Tidak.

Lalu kenapa?

Pada akhirnya, mereka menolak.

- Siapa? - Menteri baru.

Menolak apa?

Perjalanan, untuk peresmian.

Kapan itu?

Empat minggu lagi.

Menteri ini menghapus kami dari daftar.

Atas alasan apa?

Aku tidak tahu.

Dia bilang kita punya tentara di Afrika.

Jika kita mulai mengirim anak-anak kita..

Dia juga menyebutkan perang di Mali.

Dan delegasi lainnya?

Mereka semua pergi, kecuali satu atau dua orang.

Tanggal sudah ditentukan. Kami semua sudah siap.

Sudah siap?

Ya, kami bekerja sangat keras dan aku harus tinggal di sini.

Ini memuakkan.

Bagaimana jika Ibu yang pergi sebagai gantinya?

Ibu mau?

Kenapa tidak?

Ibu tak ada dalam daftar.

Tidak masalah.

Ibu bisa mendapatkan pesanan misi dengan mudah.

Tunggu..

Apa kau serius?

Ya. Aku selalu serius.

Tunjukkan paspor Ibu?

Kita akan urus itu besok, ya?

Ibu?

Bagaimana jika mereka tak mengijinkan Ibu masuk?

Ibu memiliki visa diplomatik. Jangan khawatir, Ibu akan mengaturnya.

Bawa sweter? Pada malam hari, gurun dingin.

Ya, Ibu punya sweter.

Bisakah Ibu bawakan pasirnya saat pulang?

Baiklah.

- Semuanya sudah aman? - Ya, aku sudah bawa semuanya.

Kabari aku begitu kau mendarat. Aku tegang.

Tenang, jika aku tak menelepon, berarti tak ada jaringan.

Jangan panggil semua orang.

Jangan tidur terlalu malam.

Kau tahu kami.

Ya, kami tahu. Terutama dia.

Ibu akan pergi. Jangan sedih.

Aku ingin ikut.

Aku akan ambil banyak gambar.

Aku harus bergegas, aku akan terlambat.

- Terima kasih, Ibu. - Untuk apa?

Ibu bangga padamu.

Sampai jumpa.

- Tapi? - Tapi apa?

Kalian tak berciuman?

Itu benar.

Aku harus bergegas.

Sampai jumpa, kalian berdua.

Aku akan terlambat!

- Ayah? - Apa?

Bisakah Ayah mengantar kami ke suatu tempat?

- Di mana? - Pertemuan.

Tentu.

Di sana.

Di sini.

Sempurna.

- Aku menyayangi Ayah. - Ayah juga menyayangimu.

Halo!

Ayah bisa bantu kami?

Tentu.

Letakkan di sisinya.

- Untuk apa semua ini? - Sebuah proyek baru.

Proyek siapa?

Delegasi Meksiko.

Masih bertelepon?

Aku akan meneleponmu kembali nanti agar kita bisa bicara.

Aku merindukanmu.

Ayo, makan.

Enak?

Bagaimana sekolah?

Baik saja. Aku dapat nilai A.

Bagus sekali.

Kami bangga padamu.

Bagaimana denganmu?

Belum tahu.

Dia dapat C.

Apa ada yang melihat bros-ku?

Bros apa?

Bros emas yang kau belikan untukku di Paris.

Yang berlian? Kau tidak hati-hati?

Tentu saja hati-hati. Aku telah mencarinya ke mana-mana.

Kau harus bisa lebih berhati-hati.

Halo, Nyonya. Untuk tamasya?

Ya, mungkin.

Silakan.

Apa itu?

Apa itu laut atau danau?

Tidak, Nyonya. Ini adalah sebuah fatamorgana.

Sebuah ilusi.

Apa aku gila?

Kuberitahu kau. Itu sebuah visi! Sebuah fatamorgana!

Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.