Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
GUNUNG LONGHU
Perhatian, Semuanya!
Sekarang, mari berikan tepuk tangan paling meriah
untuk mengundang sponsor dan penyelenggara kontes ini
yang berasal dari Sekte Tianshi di Gunung Longhu,
Guru Besar Tianshi ke-99,
Zhang Zhiwei!
Semuanya,
maaf lama menunggu.
Kontes Bela Diri Manusia Super ini
selain menjadi tradisi rutin, juga selalu menjadi kesempatan
bagi orang yang melatih energi seperti kita untuk berinteraksi.
Tentu saja,
kalian kemari
bukan demi belajar dari orang-orang tua seperti kami
atau duduk dan membahas tentang teori-teori.
Karena semuanya sudah ingin bertarung,
aku tidak akan banyak bicara lagi.
Kali ini,
ada total 128 peserta
untuk Kontes Bela Diri Manusia Super.
Namun,
juaranya hanya ada satu.
Kontes ini memakai peraturan eliminasi
untuk mengundi pembagian tim
demi menjamin keadilan.
Babak pertama, satu tim terdiri dari empat orang
untuk menentukan pemenangnya.
Satu-satunya pemenangnya dapat memasuki babak selanjutnya,
lalu berkompetisi lagi dan dilakukan eliminasi lagi
hingga tercipta pemenang terakhir.
Pertarungan empat orang terlalu sulit.
Dalam kompetisi memakai prinsip mengalahkan demi memenangkan,
mengalahkan pihak lawan
menjadi satu-satunya
standar kemenangan.
Selain itu, tidak ada peraturan lain.
Segala cara boleh.
Jika ada perbedaan kemampuan,
boleh mengaku kalah atau menyerah.
Sekarang kita mulai pengundian pembagian tim.
Kenapa masih diam saja?
Cepat pindai barkode untuk mengunduh.
Ini aplikasi resmi Gunung Longhu
untuk undian pembagian tim.
Batang Langit
berarti urutanmu untuk berkompetisi.
Ada empat dari setiap jenis hewan di bawah "Batang Langit".
Orang yang dapat hewan yang sama
akan berkompetisi bersama.
NAGA TERBANG KEEMPAT
KURA-KURA HITAM KEDUA
MACAN PUTIH KEDUA, RUSA TUTUL PERTAMA
Nasibku buruk sekali.
Macan putih?
Terdengar sangat ganas.
Aku harus mengganti.
Jangan digoncang lagi,
ponselmu nanti berubah menjadi batu bata.
Aku Rusa Tutul Pertama, aku akan bertukar denganmu.
Kakak Baobao.
Kau memang selalu baik padaku.
Tidak bisa ditukar.
Sudah diverifikasi dengan nama kita.
Huaiyi si licik ini
ternyata punya cucu yang jujur.
Andaikan aku
dapat menemukan Huaiyi,
mana mungkin dia akan berakhir hingga seperti ini?
Jangan katakan lagi,
Jinzhong.
Aku benar-benar menyesal.
Aku tidak seharusnya membiarkanmu mencari Huaiyi sendirian.
Andai tidak begitu,
kau juga tidak akan kehilangan semua kemampuanmu.
ADAPTASI KOMIK WEB YI REN ZHI XIA
FILM FIKSI
DILARANG MENIRU SEMUA ADEGAN
Hadirin sekalian.
Kontes kali ini disponsori Chi Forest Sparkling Water
yang mampu mengendalikan
dan menambah kembali energimu.
Baik.
Babak pertama kontes kali ini segera dimulai!
Sudah mulai!
Baik! Tiga peserta di arena terdiri dari...
Liu Fang, Guan Ling Er, dan Zhang Cai.
Tiga peserta ini
diberi julukan
"Tiga Sekawan Tianjin".
Berdasarkan informasi,
ketiganya sahabat baik yang tumbuh bersama sejak kecil.
Kakak Baobao benar-benar sial.
Kali ini, dia dalam masalah.
Apa maksudnya? Apakah mereka sangat hebat?
Cepat katakan!
Kenapa diam saja?
Lihat saja nanti.
Tiga peserta ini berguru pada sekte yang sama,
lalu diusir bersama dari sekte.
Mereka merupakan orang-orang yang sulit dihadapi di Tianjin,
pernah ditangkap dan diperingatkan NDT Express berkali-kali.
Kemampuan gabungan mereka
sulit dihadapi,
tetapi mereka terbagi dalam tim yang sama!
Jika ini bukan kecurangan,
lalu apa?
Apa maksudmu?
Ini takdir!
- Curang! - Curang!
Apakah ada yang mengenal kami bertiga?
Kami tidak curang.
- Kami sudah bersama-sama sejak kecil. - Ini namanya jodoh!
Aku mau melihat siapa orang sial yang akan melawan kami.
Baik! Dapat terlihat
bahwa peserta terakhir telah memasuki arena.
Bahkan dia seorang gadis!
Tidak disangka di babak pertama
langsung muncul situasi tiga lawan satu.
Seluruh peserta telah lengkap.
Peserta yang kehilangan kesadaran atau mengaku kalah akan dieliminasi.
Peserta yang merenggut nyawa
akan dieliminasi dan dihukum berat.
Sudah jelas?
Mulai!
Astaga.
Jangan takut!
Kakak-kakak akan sangat lembut.
Setelah kami dapat juara pertama,
kami akan pakai Teknik Jimat Langit untuk memberimu tanda tangan.
Apa maksudnya ini?
Kak Baobao?
Kenapa kemari?
Untuk menghajar kalian.
Mereka saling kenal!
"Kak Baobao"?
Omong-omong, siapa kalian?
Tahun lalu, kami bertiga sedikit keterlaluan.
Perusahaan berusaha keras
agar kami bisa berkembang
dan menelusuri jalan yang benar.
Kakak dengan pantang lelah memberikan kami...
Memberikan kami
pelajaran penuh cinta.
- Kau menghajarku? - Kau menghajarku?
- Kau menghajarku? - Kau menghajarku?
Apa yang sedang kalian lakukan?
- Kak Baobao. - Kak Baobao.
Kami bertiga telah memahami baik-baik kesalahan kami.
Kakak berbaik hatilah dan lepaskan kami bertiga.
Aturan yang kalian langgar...
"Dilarang memanfaatkan kekuatan super demi mendapat untung
dari orang biasa dan masyarakat."
- Kak Baobao. - Kami tahu kesalahan kami.
Tidak akan diulangi.
Tiup.
Kalian suka?
Menghadap lautan dan bahkan ada hotpot.
Bukankah ini kenikmatan duniawi?
- Perlukah kuundang kalian masuk? - Tidak.
- Kami... - Kami akan masuk sendiri.
Ekonomi perusahaan sedang kurang baik, kalian ngotot ingin ke laut,
jadi, kami memakai cara ini untuk mengantar kalian.
Aku punya klaustrofobia.
Aku alergi pada bahan logam.
Aku mabuk laut.
Kak Baobao.
Apa Kakak bisa memberikan kami
alat transportasi lain?
Inilah didikan penuh cinta untuk kalian.
Kami akan ke mana?
Samudera Pasifik.
- Jangan! - Tidak!
Orang tuaku di rumah, aku dilarang bepergian jauh!
Aku baru ingat.
Saat itu, aku mengunci kalian di kontainer
lalu melemparnya ke lautan.
Xu Si bilang, berdasarkan arus kala itu,
kalian akan mengapung ke Samudera Pasifik.
Benar! Setelah itu kami kabur keluar
dan pulang dengan berenang.
Kami tidak rela meninggalkan Tiongkok tercinta.
Kami juga tidak rela meninggalkan Kakak.
Kalian mau bertanding atau tidak?
Kalian bertiga mau melawak, ya?
- Hajar! - Hajar!
Tiga Sekawan.
Masih mau bertanding atau tidak?
Tentu saja.
Kami bertiga dengan senang hati...
- mengalah. - Benar.
Pemenangnya Rusa Tutul Pertama,
Feng Baobao.
Selamat, Kak Baobao.
Selamat, Kak Baobao.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER BABAK PENYISIHAN 32 TERKUAT
FENG BAOBAO MASUK 32 BESAR
Ibu, aku sungguh bukan kabur
karena ingin menghindari perjodohan dengan Zhaodi.
Aku tahu.
Ibu menginginkan menantu, 'kan?
Setelah aku menang kontes,
pilihlah gadis cantik mana pun di kota.
Kakak, aku pernah lihat dia.
Dia yang tadi mengancammu.
Dia bisa mengendalikan enam pisau terbang.
Dia lebih hebat daripada kakaknya, Jia Zhengyu!
Aku bukan kakakku.
Aku tidak suka cari perhatian.
Sembilan pisau?
Dua belas pisau?
Benar-benar menakutkan!
Tidak disangka,
Keluarga Jia menghasilkan satu lagi
genius penguasa Teknik Pengendali Benda!
Banyak yang menontonku.
Aku merasa malu.
Sebenarnya yang berkompetisi itu
dia atau ibunya?
Baik.
Aku sayang Ibu.
Sudah benar, 'kan?
Aku tahu.
Kami menyerah.
Kami mengaku kalah.
Pemenangnya Burung Merah Kedua,
Jia Zhengliang.
Baiklah, kututup, ya?
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
JIA ZHENGLIANG MASUK 32 BESAR
Xiao Xiao melatih Tiupan Angin.
Ada cara khusus mengendalikan energi bawaan lahir,
dengan mengatur napas sebagai mantra untuk melepas energi.
Dia dapat membuat Jiwa Dasar seseorang terlempar ke luar tubuh,
bahkan dapat menghilangkan Jiwa Dasar untuk sementara.
Yang menakutkan dari Tiupan Angin,
begitu ditekan olehnya,
akan kehilangan kemampuan melawan.
Lalu, adakah cara mencegahnya?
Tiupan Angin tidak akan aktif tanpa tanda.
Saat melihatnya menyerap energi, jaga jarak saja.
Perhatikan saat lawan memakai kekuatan.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER PEMENANGNYA TIM NAGA HIJAU KEDUA
Pemenangnya
Xiao Xiao.
BAI SHIXUE, PELAHAP ENERGI
Kau harus hati-hati pada Bai Shixue.
Dia dapat menelan energi orang lain.
Kebetulan dia mampu menekan Mantra Cahaya Emas milikmu.
Jika menghadapinya,
segera selesaikan dengan jurus petir.
Pemenangnya Rusa Tutul Ketiga,
Bai Shixue.
BAI SHIXUE MASUK 32 BESAR
WANG YE, ZHUGE BAI, JIN MENG, ZHANG GUANG
JIN MENG KEKUATAN SUPER: PELATIH KEKUATAN ENERGI
Pendeta Wang Ye ini selalu terlihat malas-malasan.
Tidak disangka dia datang untuk berkompetisi.
Apakah tidak ada batas usia mengikuti kompetisi?
Apa anak kecil juga bisa ikut?
Di bawah usia 30 tahun boleh ikut kompetisi, 'kan?
Tuan Kecil ini tidak melanggar aturan.
Kalian berdua
diam saja di sana.
Setelah aku menghabisinya,
baru giliran kalian.
Sepertinya Jin Meng memulai
dengan melawan Zhuge Bai.
Kekuatan super Jin Meng adalah kekuatan fisik tanpa tandingan.
Tubuhnya bagaikan dilapisi pelindung emas.
Melihat tubuh Jin Meng yang kokoh,
benar-benar turut khawatir pada Zhuge Bai.
Namun, bukankah Zhuge Bai juga menguasai teknik?
- Jangan lari! - Kau jangan kemari!
Teknik kakaknya, Zhuge Qing, benar-benar membuka wawasan kita.
- Kelihatannya Zhuge Bai terlalu muda - Jangan mendekat!
- dan kurang latihan. - Tolong!
Bai! Jangan terus kabur!
Gunakan teknik yang biasa kau latih!
Aku tahu!
Berhenti!
Kau membuatku terpaksa!
Formasi Delapan Trigram?
Memangnya formasi sekecil ini mampu mengurungku?
Aku akan melawanmu habis-habisan!
Bocah.
Giliranmu.
Sekte Wudang memang hebat!
Pukulan Wang Ye mematahkan tulang!
Masa depannya cemerlang!
Jin Meng tumbang begitu saja.
Tidak memamerkannya,
tetapi tetap dapat terlihat kemampuan yang luar biasa!
Pemenangnya Wang Ye!
Melelahkan sekali.
Kenapa kalian berusaha keras?
Pendeta Wang Ye hebat juga.
Orang dengan kemampuan hebat
selalu tersembunyi.
Wang Ye ini
menarik juga.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
WANG YE MASUK 32 BESAR
ZHUGE QING, SANG PENGIBAS, SONG LIEFENG, DEWA API KECIL
Diagram Hai melawan Kun.
Diagram You melawan Dui.
Diagram Mao melawan Zhen.
KETAKUTAN
Kenapa aku masih di tempat yang sama?
Inikah Teknik Wuhou?
TEKNIK WUHOU
Kenapa dia selalu bisa memprediksi serangan lawan?
Bukannya tidak mungkin.
Segala sesuatu memiliki hukum.
Inilah Hukum Langit.
Teknik ini memanfaatkan ruang dan waktu
untuk memecah dan mencari celah Hukum Langit,
untuk mencari informasi yang tidak dilihat orang biasa.
Jadi, beginikah Zhuge Qing
memprediksi serangan lawan?
Semuanya, maju!
Bagaimana?
Masih ingin lanjut?
Aku mengaku kalah.
Pemenang Burung Merah Ketiga,
Zhuge Qing.
Setelah melihat semuanya,
aku merasa tidak sanggup mengalahkan mereka.
Kak Baobao, mau apa?
Bekerja.
PETA RUTE WISATA GUNUNG LONGHU
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
ZHUGE QING MASUK 32 BESAR
ZHANG LINGYU, MA XIN, WEI YANG, DUAN ZIYI
Zhang Lingyu sang panutan
memang hebat.
Mengalahkan lawan dalam satu serangan.
Wibawa sang perkasa,
kemampuan sang pemimpin,
tepukan tangan yang begitu meriah!
- Terima kasih. - Pemenangnya
Kura-kura Hitam Kedua,
Zhang Lingyu.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
ZHANG LINGYU MASUK 32 BESAR
Ini benar-benar memalukan.
Tiga orang melawannya, dia tetap tidak memakai jurus petir.
Kau pasti menyadarinya, 'kan?
Peserta yang menjadi perhatian selalu menjadi target yang akan dihabisi
ketiga orang lainnya.
Jika aku tidak salah ingat,
babak selanjutnya giliranmu, 'kan?
Sudah sampai tahap seperti ini, aku hanya bisa bertaruh.
Jika tidak bisa, aku akan berusaha mati-matian.
Itu... Terlalu...
Jangan bertele-tele. Turuti saja aku.
Cepat.
Baiklah.
Silakan mencicipi.
Silakan mencicipi.
Silakan mencicipi.
Zhang Chulan belum datang?
Jangan-jangan dia kabur karena ketakutan?
Dia pewaris Teknik Aliran Energi.
Di antara kita, siapa yang mampu menakutinya?
Apa sebenarnya Teknik Aliran Energi ini?
Kenapa semua membicarakannya?
Aku juga tidak tahu. Kita sama-sama tidak tahu, 'kan?
Ayo beraliansi
untuk mengalahkan Zhang Chulan terlebih dahulu.
Dia datang.
Takdir seseorang
terus berubah-ubah.
Kakek.
Dahulu, orang-orang super menghinamu.
Kini, aku datang membalas dendam demi Kakek.
Apa maksud perkataannya?
Mana aku tahu maksudnya?
Aku bahkan tidak mengenal kakeknya.
Zhang Chulan!
Keluarkan Teknik Aliran Energi-mu!
Biarkan kami bertiga melihatnya!
Jangan salahkan kami yang menghabisimu!
Menghabisiku?
Apa yang lucu?
Dengan kemampuan kalian bertiga,
ingin melihat Teknik Aliran Energi?
Tidak tahu malu!
Mengandalkan kemampuan yang payah
dan terpaksa hidup di dunia ini.
Tidak disangka musuh pertamaku hanyalah
semut koloni payah seperti kalian.
Semut koloni payah?
Benar.
Orang yang ingin kukalahkan
adalah Ketua Serikat Dunia, Tuan Feng,
Sepuluh Tetua,
juga semua orang kuat di dunia ini.
Aku ingin mengalahkan
dunia ini!
Dia belum beraksi,
tetapi sudah mengubah cuaca!
Kemampuan Zhang Chulan
sudah begitu menyeramkan!
Jangan-jangan...
inilah Teknik Aliran Energi
dalam legenda!
Bahkan pisang Guru Besar sampai tertiup angin!
Perlukah kita hentikan kompetisi untuk sementara?
Simpan!
Aku tidak merasakan aliran energi dalam tubuhnya.
Jangan-jangan...
dia hanya perlu menumbuhkan niat
untuk memanggil angin dan hujan, lalu mengubah cuaca?
Aku khawatir Guru Besar
juga tidak punya kemampuan ini.
Bocah ini penuh kehebatan tersembunyi.
Kenapa harus takut?
Sehebat apa pun dia, hanya seorang diri.
Sepasang tangan melawan enam tangan.
Kita bertiga maju bersama!
Meski lemah,
seseorang punya kemungkinan menjadi kuat selama terus maju.
Sedangkan kalian semua
telah menyerah atas diri sendiri.
Jika kalian puas menjadi semut koloni, silakan merangkak bersama kemari.
Akan kuberikan kegagalan telak
yang sepantasnya didapatkan semut koloni payah seperti kalian.
Bagaimana ini? Tetap maju?
Kau... Kau saja.
Zhang Chulan.
Terima kasih.
Kau telah menyadarkanku.
Maaf, kalian semua.
Biarkan aku sendiri menantang Zhang Chulan.
Aku kemari bukan demi kemenangan,
tetapi untuk membuktikan jarak antara aku dengan para orang kuat.
Jadi, aku harus mempertahankan wibawaku sebagai seorang penantang.
Penantang?
Bisakah kau mendapat status berharga ini tanpa pengorbanan?
Kau sedang menghinaku,
terlebih lagi sedang menghina Teknik Aliran Energi.
Dia bahkan duduk?
Benar-benar menganggap remeh kami?
Ayo.
Biarkan aku tahu siapa yang terkuat
di antara kalian bertiga.
Siapa yang pantas bertarung habis-habisan melawanku
dan menerima serangan Teknik Aliran Energi.
Aku!
Aku!
Selancar ini?
Aku salah meremehkan bocah ini.
Kelihatannya dia punya taktik sendiri.
Baobao,
misimu tidak seberat itu lagi.
Benar.
Taktik bocah ini banyak juga.
Kelihatannya dia ingin menunggu hingga terakhir, baru menyerang.
Pendeta di belakang sana.
Mohon minggir.
Ada apa?
Penggemarku meminta swafotoku.
Aku harus memotret.
Cahaya di sini bagus, menyingkirlah.
Buramkan saja wajahku.
Lelah sekali bolak-balik.
Zhang Chulan.
Aku sudah pantas menjadi penantang.
Ayo.
Ini bentuk hormatku pada orang kuat.
Beri aku pencerahan dengan Teknik Aliran Energi-mu.
Kau duduklah,
atur napasmu,
atur energimu hingga kondisi terbaik.
Aku tidak akan menyerang dengan kondisimu yang sekarang.
Terima kasih.
Menang kalah tidak penting lagi.
Bisa adu kekuatan dengan lawan sepertimu...
merupakan kehormatan bagiku.
Terima kasih, aku tidak kedinginan.
Ini...
- Tidak tahu malu! - Sikap macam apa ini?
Bagaimana?
Aku tidak melanggar aturan, 'kan?
Tidak.
Namun sekarang, aku sangat ingin menghajarmu!
Pemenangnya Macan Putih Kedua,
Zhang Chulan.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
ZHANG CHULAN MASUK 32 BESAR
Zhang Chulan tidak tahu malu!
Bukankah kau berjanji akan menyerang
setelah aku memulihkan diri?
Mana kata-katamu tadi?
Mana wibawamu sebagai orang yang kuat?
Wibawa orang kuat apanya?
Wibawa? Apakah itu berharga?
Bisa-bisanya dia menang dengan cara ini.
Meskipun Dewan Kontes memiliki aturan
bahwa pewara
- dilarang memaki peserta... - Benar.
Namun,
aku masih ingin mengatakannya.
Seumur hidup ini,
aku tidak pernah melihat orang yang begitu
tidak tahu malu sepertinya!
- Benar! - Dasar tidak tahu...
- Tidak tahu malu! - Tidak tahu malu!
- Tidak tahu malu! - Tidak tahu malu!
Sudah.
Kak, tidak disangka kau sungguh mampu mengundang petir.
Jika dibandingkan denganmu, jurus petirku tidak ada apa-apanya.
Padahal kau hebat,
kenapa hanya membantu Dewan Kontes untuk mengundang petir?
Kenapa tidak ikut kontesnya saja?
Petirku hanya bisa menyambar diri sendiri,
tak bisa menyambar orang lain.
Menyambar diri sendiri?
Astaga.
Ternyata kau Penangkal Petir Manusia.
Bocah.
Aku menonton pertandinganmu.
Bagaimana?
Untung kemampuanku kurang baik,
andai sebaliknya,
aku sudah menyambarmu!
Tidak tahu malu.
KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
Bagaimana ini?
Ternyata musuhku di babak selanjutnya Shan Shitong.
Shan Shitong?
Yang mana?
Itu.
Feng Xingtong bilang
dari ketiga musuh Shan Shitong, tidak ada yang bertahan dua menit.
Dia dijuluki Dewa Jimat.
Menguasai Jimat Dan yang mengunci meridian orang lain. Aku pasti kalah.
Dia menatap kita.
Aku tahu.
Serahkan dia padaku.
Apa maksudnya, Kakak Baobao?
Aku belum bekerja setelah datang selama ini.
Aku akan mulai bekerja.
Jiyun, Yexing, kalian telah bekerja keras.
Santai saja, Lingyu.
Paman Seperguruan.
Aku menonton pertandinganmu.
Kau masih lihai seperti biasanya.
Aku juga menonton pertandinganmu.
Kau masih tidak tahu malu seperti biasanya.
Mohon jaga sikapmu.
Jangan panggil aku "Paman Seperguruan" lagi.
Kenapa dia kejam sekali?
Awalnya, kukira dia kejam pada semua orang.
Ternyata dia ramah pada orang selain aku.
Apa masalahnya?
Aku juga bingung.
Lingyu biasanya ramah pada orang lain.
Apakah karena Guru Besar sangat perhatian padamu
sehingga dia tidak senang?
Kau ini kenapa?
Kalau Chulan, wajar tidak tahu, kenapa kau ikut tidak tahu?
Menurutmu Lingyu sepicik itu?
Jika begitu,
Pendeta Jiyun,
kau tahu alasannya, ya?
Zhang Chulan.
Jangan berasumsi.
Cepat ke kamarmu dan istirahat. Aku tidak tahu apa pun.
Jiyun.
Aku benci orang yang bicara setengah-setengah.
Chulan telanjur bertanya.
Jika kau tidak mau bilang, aku akan memaksamu.
Pendeta sekalian, begini saja.
Setelah pekerjaan kalian selesai, ayo ke Restoran Keluarga Xu.
Kita bertemu di sana.
Kita minum bir.
Aku traktir.
Terima kasih, Bos.
Ayo.
Aku traktir semua.
Ada kedai lobster bawang putih yang enak.
Ayo ke sana.
Ada roti lapis daging juga.
Kenapa buru-buru?
Nanasnya belum dipotong!
- Jangan tarik aku! - Ayo!
Kau hebat sekali!
Tanganmu dipanggang begitu lama, seharusnya sudah matang, 'kan?
Nona.
Tanganku tidak dijual.
Kau boleh makan apa pun,
tetapi jangan tanganku.
Lihatlah.
Hati ayam menutrisi hati.
Ginjal ayam menutrisi ginjal.
Daging ayam menutrisi daging.
Kau begitu kurus,
makanlah lebih banyak daging.
Mau dua tusuk?
Dua tusuk? Tiga tusuk? Empat tusuk?
- Empat gratis satu? - Bisakah lebih cepat?
Aku harus segera bekerja!
Jangan panik.
Panggang dengan api kecil,
dagingnya baru enak.
- Lihat dagingnya... - Mana sempat?
Tidak membayar?
Pendeta sekalian.
Aku minta maaf.
Restoran Keluarga Xu terlalu ramai.
Mari kita mengobrol sambil minum.
Kita berjanji dahulu di awal.
Jangan membocorkan bahwa aku yang memberitahumu soal ini.
- Tidak akan. - Kau tenang saja!
Duduklah.
Mulutku, Zhang Chulan,
tertutup sangat rapat.
Zhang Chulan.
Pemahamanmu sedikit salah.
- Kenapa? - Alasan
Lingyu dingin padamu
bukan karena membencimu,
tetapi karena iri.
Iri?
Lihatlah. Aku benar, 'kan?
Guru Besar begitu perhatian pada orang luar,
makanya Lingyu iri.
Apa-apaan?
Bukan karena itu.
Lalu, apa alasannya?
Itu karena berhubungan dengan jurus petir.
Jurus petir?
Kami sama-sama bisa jurus petir.
Apakah kau menyadari perbedaan jurus petirmu
dengan jurus petirnya?
PETIR YIN, PETIR YANG
Jurus petirnya berwarna hitam.
Benar. Ini dinamakan Lima Petir Yin.
Gunung Longhu punya peraturan.
Guru Besar Tianshi boleh mengajarkan jurus petir pada murid kesayangannya,
tetapi hanya boleh mengajarkan setengah.
Jurus Lima Petir yang lengkap
hanya diajarkan kepada orang yang berhak menjadi penerus
Guru Besar Tianshi.
Bahkan setengah jurus petir ini tidak diajarkan ke sembarang orang.
Selain orang dengan kemampuan unggul,
masih ada satu syarat yang sangat ketat,
yaitu harus mempertahankan
keperjakaanmu.
- Mengerti? - Aku mengerti.
Dia tidak mengerti.
Kau tidak boleh melakukan ini.
atau melakukan itu.
Lalu, para senior menyadari
sudah terlalu banyak orang
yang terlepas dari keperjakaan,
tetapi sedikit sekali orang
yang memenuhi persyaratan ini.
Jadi, mereka mengubah peraturannya.
Orang yang sudah tidak perjaka juga boleh melatihnya.
Ini dinamakan Jurus Lima Petir Yin.
Sedangkan yang kau gunakan itu
setengah jurus petir yang sesungguhnya,
yaitu Jurus Lima Petir Yang.
Inilah alasan sesungguhnya Lingyu iri kepadamu.
Bahkan dia
sudah pernah pacaran.
Kakek.
Apakah kau tahu?
Bahkan pria seperti Zhang Lingyu saja sudah pernah pacaran.
Aku juga tidak ingin menangis,
tetapi bahkan pria seperti Zhang Lingyu sudah pernah pacaran!
Kenapa kau menangis?
Jangan bertanya.
Ikut denganku. Aku akan membuatmu senang.
Kakak Baobao, mau membawaku ke mana?
Kita belum tiba.
Lebih baik kembali ke hotel.
Shan Shitong?
Bagaimana? Apakah kau senang?
Kau yang mengikatnya?
Ya, aku berencana mulai bekerja.
Aku akan menggali lubang, lalu menguburnya di sana.
Kau gila, Kak Baobao? Dia akan mati!
Jika kepalanya ditaruh di luar, tidak akan tewas.
Aku sudah cek sekeliling.
Tidak ada yang kemari.
Aku juga membelikannya paha ayam dan teh susu,
dia tidak akan mati kelaparan.
Aku paham.
Inilah tujuan kedatanganmu, 'kan?
Membasmi semua rintangan untukku menuju kemenangan.
Kau baru tahu?
Namun, ini terlalu licik!
Jika ini tersebar, nama baikku akan hancur lebur!
Memangnya masih punya nama baik?
Bukan urusanmu.
Aku tidak setuju!
Mereka selalu bilang aku bodoh. Sebenarnya tidak.
Sering kali,
aku sangat cerdas.
Cerdas apanya?
Jika bisa mengalahkanmu, aku ingin sekali melihat isi otakmu yang cerdas itu!
Lalu, dari mana sekopmu itu?
Kau begitu suka mengubur orang?
Jika dia mengadukan kita setelah terbebas,
kita akan diusir!
Mengubur orang itu tidak benar!
Sudah kubilang berkali-kali!
Tidak apa, jika dia mengadu, kita sangkal saja.
Bersihkan tubuhnya sebelum dibebaskan, dia tidak akan punya bukti.
Kakak Shan, jangan marah.
Jangan perhitungan padanya.
Kakak Shan.
Kenapa kau membebaskannya?
Minggir, Zhang Chulan!
Wanita gila.
Aku akan menghabisimu!
Beraninya kau menjebakku?
Mari, Wanita Gila.
Kita beradu secara resmi.
Kau harus melihat kehebatanku sebagai Dewa Jimat!
SHAN SHITONG, JIMAT DAN
Kakak Shan.
Begini saja, tolong dengarkan aku.
Aku akan memberimu solusi, bagaimana?
Jangan ikut campur, Zhang Chulan.
Jika berisik lagi,
aku akan menghajarmu juga!
Kakak Shan,
dengarkanlah aku.
Melawan dan bertarung itu sikap yang kasar.
Apa maksudmu?
Setidaknya tunggu aku katakan, baru menyerang.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.