Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
ADAPTASI KOMIK WEB YI REN ZHI XIA
FILM FIKSI
DILARANG MENIRU SEMUA ADEGAN
Matilah kalian semua!
Kakak Baobao.
Kenapa tidak menghindar?
Karena kau menghukumku berdiri.
Lihat?
Aku tidak berpindah.
Pendarahannya tidak bisa dihentikan.
Kakak Baobao, maafkan aku.
Kakak Baobao!
Bangun!
Bangun, Kakak Baobao!
Aku...
Aku tidak akan kabur lagi.
Aku akan...
Aku akan menjadi pelayan yang penurut.
Coba saja kau bersikap angkuh lagi.
Sekarang sudah tahu kehebatan
Runjung Pematuk Naga-ku, 'kan?
Aku Feng Zhenghao, sungguh telah buta
sampai bisa memilih sampah sepertimu yang menyerang gadis
tanpa niat tarung dari belakang!
Chulan,
biar kuperiksa.
Xingtong, kemari.
Ayah, biar kutangani.
Apa yang mau kalian lakukan?
Chulan, tenang saja.
Ini Teknik Pengendali Jiwa Dasar warisan keluarga kami.
Sebagian kemampuan semasa hidup
dari Jiwa Dasar yang kami tahan
juga akan kami gunakan.
Yang barusan kupanggil
salah satu Sembilan Orang Terampil Nasional
di antara dokter masa kini,
Tuan Besar Wang Zizhong.
Semasa hidup,
dia tabib agung penyembuh luka fisik.
Hatinya tertusuk hingga tembus.
Energinya tidak seimbang.
Ketua Serikat Feng.
Ini salahku yang tidak segera bertindak,
atau tidak akan menjadi sekacau ini.
Minggir.
Apakah kau gila?
Dia bisa mati!
Tenang saja.
Kami bertanggung jawab atas hidupnya.
Zhang Chulan,
beginikah caramu melindungi Baobao?
Xu San, kemari dan bantu.
Kenapa Baobao mendadak menjadi berat?
Ketua Serikat Feng.
Mengenai insiden yang terjadi hari ini,
NDT Express akan menghukum mereka yang terlibat.
Kami akan memberi kompensasi
atas kerugian properti dan personel.
Ketua Serikat Feng, ini...
Tenang saja.
Aku akan bertanggung jawab terhadap NDT Express.
Bisakah kendarai lebih cepat?
Orang keluarga Feng memberi pertolongan pertama.
Jangan panik.
TEMPAT MAKAN
Restoran ini bagus.
Nanti kita pesan.
Ini bukan jalan ke rumah sakit.
Daging garam goreng tumis kentangnya
sangat cocok dengan nasi.
Usus tumisnya juga sangat harum.
Apakah kalian gila?
Ayo ke rumah sakit!
Antar mereka pulang.
Chulan?
Aku menyuruhmu diam di kamar.
Kenapa kau keluar?
Ini makanan terakhir.
Makan yang enak.
Aku dan Xu San
sudah membelikanmu makanan kesukaanmu.
Selagi kau masih bernapas,
ciumlah aromanya.
Ada yang ingin kau katakan padanya?
Katakanlah sekarang.
Kakak Baobao.
Entah apakah kau bisa mendengarnya,
tetapi aku harus memberitahumu.
Kau sudah minta maaf padaku,
tetapi aku masih berutang maaf.
Selama bertahun-tahun, selain kakekku,
tidak ada yang memperlakukanku seperti dirimu.
Kau berkorban nyawa demi melindungiku.
Kakak Baobao,
kaulah yang memberikanku
kehangatan keluarga yang tidak pernah kurasakan.
Beberapa hari lalu, aku masih bertengkar denganmu.
Aku menyesalinya sekarang.
Chulan.
Setelah Kakak Baobao mati,
apa yang akan kau lakukan?
Kakak Baobao menyuruhku ke Gunung Longhu.
Aku akan pergi ke sana.
Dia menyuruhku ikut Kontes Bela Diri Manusia Super.
Aku akan mengikuti kehendaknya...
memenangkan gelar Guru Besar Tianshi.
Berhentilah mengeluh dan cepat pergi latihan.
Kakak Baobao, apa yang terjadi?
Aku bangun karena lapar.
Xu Si bilang kau sudah mau mati!
Apa yang terjadi?
Kami juga tidak yakin.
tetapi Baobao memiliki kemampuan penyembuhan diri yang hebat.
Kularang bocah Feng mengobatinya
agar rahasianya tidak terungkap.
Kau masih membohongiku di mobil!
Ayolah.
Jarang melihatmu begitu sedih.
Aku tidak tega menghentikannya.
Kakiku kucubit untuk menahan tawa.
Zhang Chulan, aku sudah merekam semuanya.
Pergilah ke Gunung Longhu
dan jadilah juara.
Menangkan gelar Guru Besar Tianshi.
Ikatkan ini di kakimu.
Lanjutkan latihan.
Hari ini, kita patroli gunung.
Jika berani mengeluh,
aku akan menghajarmu.
Apakah semua ini dibelikan untukku?
Semuanya untukmu.
Kakak Baobao.
Jamur kuping putih rebus.
Ini untuk memulihkan rona wajah.
Kakak Baobao, aku...
Aku tidak bisa...
Aku tidak sanggup lari lagi.
Apa?
Aku sedikit lambat?
Baiklah.
19 HARI MENUJU KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
SISA 13 HARI
SISA 12 HARI
SISA 10 HARI
SISA TUJUH HARI MENUJU KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
Lampu Kecil,
menyala.
Guru Besar Lu.
Guru Besar Fang.
Guru Besar Hong menyuruhku
menyampaikan pesan pada kalian.
Dia pergi lebih awal.
Kalian berdua jangan terlalu sedih.
Aku sudah tahu seluruh kebenarannya.
Apa yang harus kulakukan?
Jangan sentuh!
Ingatlah menghentikan aku di tahun itu.
Jangan biarkan dia tahu kebenaran.
Tampaknya kali ini aku harus...
pergi ke Gunung Longhu.
GUNUNG LONGHU
Lingyu, sudah bangun?
Ada urusan apa?
Guru Besar mencarimu.
Kemarin,
Guru Besar Lu menelepon guru kita.
Dia terbang semalaman kemari untuk meramaikan Gunung Longhu.
Katanya dia juga membawa seorang tamu istimewa.
- Tamu? - Benar.
Dia secara khusus datang untuk menemuimu.
Menemuiku?
Senior Lu.
LU JIN
Lingyu.
- Ayolah! - Hentikan.
Kau seharian ribut ingin bertemu
Ahli Pengendali Jiwa Lingyu.
Sekarang setelah bertemu,
malah bersembunyi.
Lingyu, maafkan aku
terlalu memanjakan cicitku ini.
Maklumi dia.
Lingyu,
katanya belakangan ini kau sedang latihan keras
demi bersiap mengikuti Kontes Bela Diri Manusia Super.
Aku tidak tertarik gelar Guru Besar Tianshi.
Aku hanya tidak ingin mempermalukan guruku.
Linglong,
ini pertama kalinya kau datang.
Saat kakek masih muda,
kakek tamu tetap Gunung Longhu.
Sudah lama tidak kemari.
Kakek makin tua.
Takutnya tidak akan bisa datang lagi.
Tidak tua, usia Kakek baru seratus tahun lebih.
Senior Lu,
Kontes Bela Diri Manusia Super diadakan tiga hari lagi.
Di saat begini,
kau menyuruh senior lain naik gunung.
Mereka sedikit banyak
ada keluhan secara pribadi.
Tidak perlu takut.
Aku punya alasan sendiri
menyuruh mereka datang.
Gurumu dan aku sangat dekat.
Dia ingin mengadakan Kontes Bela Diri Manusia Super
yang terbuka untuk seluruh Dunia Super.
Aku harus membantunya
memeriahkan acara megah ini.
Ya.
Ya.
Aku mau bertemu gurumu.
Linglong.
Kau ajak Linglong berkeliling.
Kelilinglah.
Jangan pergi, Kakek Buyut!
Pendeta Lingyu.
Pemandangan negeri kita begitu indah.
Mari berkeliling Gunung Longhu.
Baik, silakan berkeliling sesukamu.
Aku pilek.
Tidak apa-apa, 'kan?
Ada apotek di sini.
Aku lebih banyak bergerak saja.
Sebenarnya,
aku sudah demam sejak pagi. Sampai 39 derajat.
Sampai 39 derajat?
Pusing sekali.
Hebat.
Guru Besar,
kau mengadakan pemilihan pewaris Guru Besar Tianshi secara terbuka.
Hanya Sepuluh Tetua yang bisa mengikutinya.
Jika seperti ini,
selain bisa mengincar posisi Guru Besar Tianshi,
mereka pun bisa incar Teknik Aliran Energi.
Aku membiarkan orang luar sekte seperti Zhang Chulan,
mengikuti Kontes Bela Diri Manusia Super
untuk memperebutkan posisi pewaris gelar Guru Besar Tianshi.
Mereka bereaksi seperti ini juga bisa dipahami.
Orang-orang ini
mengincar Teknik Aliran Energi.
Namun, aku masih tidak mengerti.
Jika kau merekrut Zhang Chulan ke dalam sektemu,
meskipun orang-orang itu merasa kesal,
mereka tidak akan menentang.
Kenapa kau harus membuatnya mengikuti Kontes Bela Diri?
Pertempuran Jiashen
meninggalkan banyak bencana.
Zhang Chulan salah satu kuncinya.
Jika tidak dilatih,
dia tidak sanggup memikul tanggung jawab.
Pertempuran Jiashen?
Ternyata ini yang kau cemaskan.
Aku akan membantumu.
Orang yang mampu tidak takut rintangan.
Duduk.
Aku bukan tuan rumah.
Lu Jin yang mengumpulkan kalian.
Semuanya duduklah.
Guru Besar Jiekong, Guan Shihua, dan Na Ruhu tidak bisa datang.
Mereka memintaku menyampaikan permohonan maaf.
Baik.
SEPULUH TETUA
TERDIRI DARI ORANG-ORANG PALING DIHORMATI DI DUNIA SUPER.
KETIKA TERJADI PERSELISIHAN BESAR ANTAR SEKTE MANUSIA SUPER,
MEREKA AKAN MENENGAHI DAN MEMIMPIN NEGOSIASI
Lu Jin.
Kukira kita sudah menentukan detail
Kontes Bela Diri Manusia Super.
Ada urusan apa lagi sampai harus mengumpulkan kami di sini?
Selama ini selalu ada aturan di Dunia Super.
Demi Kontes Bela Diri Manusia Super kali ini,
kalian telah mengirimkan
murid terbaik untuk berpartisipasi.
Kalian sungguh telah mengupayakan yang terbaik.
Namun, bagaimana denganku?
Apa pula yang telah kulakukan?
Jika belum berkontribusi sedikit pun
dan ikut membantu,
hatiku tidak bisa tenang.
SALAH SATU DELAPAN TEKNIK AJAIB
TEKNIK JIMAT LANGIT
Seharusnya kalian tahu teknik ini, 'kan?
Jangan-jangan salah satu Delapan Teknik Ajaib,
Teknik Jimat Langit?
Benar.
Tidak perlu menutupi dan menahan diri lagi.
Bukankah kalian menginginkannya?
Dalam Kontes Bela Diri Manusia Super kali ini,
aku akan menyerahkan
Teknik Jimat Langit.
Aku memanggil kalian kemari
untuk memberi tahu kalian,
aku akan mewariskan Teknik Jimat Langit
pada pemenang kontes kali ini sebagai penghargaan.
Lu Jin.
Jika menyerahkan Teknik Jimat Langit,
takutnya akan...
Guru Besar.
Sebelumnya Gunung Longhu kalian dan keluarga Lu kami
hanya memedulikan kepentingan sendiri.
Kita tidak peduli dan hanya diam saja
saat melihat tragedi Pertempuran Jiashen.
Itu menyisakan bahaya yang terus berlanjut hingga hari ini.
Ini adalah utang kita.
Sudah seharusnya kita lunasi.
Kita tidak boleh berdiam diri lagi.
Bukankah semua ingin Delapan Teknik Ajaib?
Tidak perlu berebut.
Ambil saja.
SISA TIGA HARI MENUJU KONTES BELA DIRI MANUSIA SUPER
DESA KELUARGA HU
Xia He.
Ini ulang tahunmu.
Aku ucapkan
selamat ulang tahun.
Kau sangat cantik.
Xia He.
Semoga kau tetap awet muda.
Kau sangat cantik.
Ayo kita makan kue.
Tiup lilin.
- Siapa? - Siapa?
SHEN CHONG
Hei.
Sayang.
Tidak disangka kau yang pertama datang.
Selamat ulang tahun.
Terima kasih.
Ini Shen Chong.
Dia punya bisnis pinjaman.
Kakak, Hu Sheng.
HU SHENG
Adik, Hu Jie.
HU JIE
Salam kenal.
Aku tidak menyiapkan apa pun.
Ini
sedikit niat baikku.
Shen Chong terlalu sungkan.
Terima kasih, Shen Chong.
Tadi katanya Shen Chong punya
bisnis pinjaman.
Kalau begitu, biasanya kau menawarkan pinjaman apa?
Orang biasa
menawarkan pinjaman beragunan,
sedangkan pinjaman yang kutawarkan
tidak perlu agunan.
Jika kalian ingin pinjam uang dariku,
aku akan memberikan berapa pun yang kalian mau.
Bagaimana kalau debitur kabur?
Kabur?
Tidak ada yang bisa kabur dariku!
Aku bisa mengajarimu menghasilkan uang lebih banyak.
Uangku bisa menghasilkan uang lagi.
Maaf, aku harus angkat telepon.
Halo?
Tenggatnya sudah sampai, tentu harus dilunasi.
Apa gunanya kau meneleponku?
Aku akan memberimu dua jam.
Kenapa kalian tidak melihat isi angpao
yang dia berikan?
Apa ini?
Hirup yang dalam.
- Ini energi! - Ini energi!
Inilah hadiah yang dia berikan untuk kalian.
Sekarang bahkan ada orang yang bisa menghadiahkan energi.
Apa kalian pikir bisnis pinjaman yang dia bicarakan tadi
melibatkan uang?
Ini hebat.
Xia He.
Ayo kita segera makan kue.
Tiup lilin.
DOU MEI
- Halo. - Halo.
Aku ingin mencari Xia He.
Silakan masuk.
Xia He.
Dou Mei.
Kau sudah datang.
Gadis Nakal.
Selamat ulang tahun.
Terima kasih.
Dou Mei adalah psikiater.
Dia paling hebat dalam membaca
hal yang sedang kalian pikirkan.
Cepat bacakan yang sedang adikku pikirkan sekarang.
Hu Sheng, kau terlalu nakal.
Benarkah?
Kau telah menyiapkan hadiah,
tetapi takut Xia He tidak suka
dan takut diejek.
Hadiah apa?
Kenapa kau tidak mengeluarkannya?
Kau lihat kakakku.
Apa yang dia pikirkan?
Kau memesan kamar berpemandangan sungai
dan ingin menipu Xiao He agar pergi ke sana.
Nona Dou Mei pasti terlalu sering membaca novel.
Sembarangan bicara!
Aku memang pernah membaca novel.
The Other karangan Borges.
Menceritakan dua saudara yang jatuh cinta pada satu wanita,
lalu mereka menjadi tidak akur
dan terjadi perkelahian.
Menurut kalian, apakah kakak membunuh adiknya?
Menurut kalian, apakah kakak membunuh adiknya?
Atau adik yang membunuh kakaknya?
Atau adik yang membunuh kakaknya?
Tidak mungkin terjadi di antara aku dan Hu Jie.
Sejak kecil,
sifat adikku agak pendiam.
Namun, di dalam hatinya,
dia sangat menyayangiku.
Benar tidak?
Sudah waktunya.
Ayo kita mulai.
Untuk apa buru-buru?
- Ya. - Sudah boleh mulai.
Ayo, masuk.
GAO NING
Penataannya sangat bagus.
Akhirnya kau datang.
Tidak ada kata terlambat untuk menikmati makanan enak, 'kan?
Semuanya sayur,
mana dagingnya?
Xiao He tidak suka daging.
Ini ulang tahunnya.
Ada teman baru lagi?
Mereka orangnya?
Benar, kakak beradik.
Hu Sheng dan Hu Jie.
Halo.
Makanan ini sudah dimakan.
Jika tidak keberatan...
Aku tidak keberatan.
Aku ambilkan kursi.
Tidak perlu.
Kalian kakak beradik,
duduk di satu kursi saja.
Ini rumahku.
Siapa yang duduk di mana,
seharusnya aku yang menentukan.
Bagaimana kalau bertarung?
Pemenang boleh duduk.
Bercanda, ya?
Jika bukan teman Xia He,
aku pasti tidak akan mengalah.
Apakah aku seperti sedang bercanda denganmu?
FORMASI PENGGERAK 12 EMOSI
Kalian kakak beradik, 'kan?
Namun, tidak semua hal di dunia ini
tersedia masing-masing untuk kalian.
Kursinya hanya ada satu,
tidak ada yang kedua.
Kalian lihat Xia He.
Kalian berdua menyukainya,
tetapi Xia He hanya ada satu.
Kalau begitu,
bukankah pasti ada seorang yang tidak mendapatkannya?
Hu Jie!
Restui aku dan Xia He.
Hu Sheng.
Xia He juga wanita yang kucintai, mana bisa kurestui?
Apakah kau layak?
Apa ini?
Inikah hadiah
yang kau siapkan untuk Xia He?
Sebuah kotak musik, tetapi bahkan tidak ada bungkusnya.
- Aku... - Kau sebut ini hadiah?
Kau masih berani memberikannya?
Kau seharusnya malu!
Dengar, Hu Jie,
kau ada hanya untuk menggantikanku
menghibur Xia He.
Kau juga seharusnya sadar diri.
Ingat kau berbicara dengan siapa.
Atas dasar apa Xia He memilihmu?
- Apakah kau sudah gila? - Ayolah!
Lihat siapa yang menang hari ini!
Kau tidak layak berebut denganku!
Xia He milikku!
Atas dasar apa berebut denganku?
Si Meriam Asap Petir.
Hentikan.
Baik.
Kakak Hu Sheng.
Sadarkan dirimu, Kakak.
Mereka...
Pemengaruh, Penggoda,
Pengejar Harta, dan Pengendali Emosi.
Empat Kebrutalan.
EMPAT KEBRUTALAN
Xia He milikku!
Sudah cukup.
Kesepakatan kita bukan begini.
Bukankah masalah ini terjadi karenamu?
Xia He milikku.
Matilah kau!
Sayang sekali.
Adik tidak sanggup mengalahkan kakak.
Perlu kupinjamkan sedikit energi?
Aku jamin kau bisa mengalahkannya.
Ayo.
KONTRAK
Tekankan jarimu pada kontrak ini,
maka kau bisa menjadi kuat.
Kakak.
Kakak.
SHEN CHONG, HU JIE
TAPAK PEMUTUS JIWA
Matilah!
Kakak, tenangkan dirimu.
Kakak!
Tenangkan dirimu.
Xia He milikku!
Kau harus membayar setelah meminjam energiku.
Kembalikan dengan energi kakakmu.
Shen Chong.
Jangan keterlaluan.
Xia He milikku!
Xia He...
Aku telah mengalahkan kakakku.
Aku berhasil!
Kakak.
Kakak, ada apa denganmu?
Kakak? Kakak Hu Sheng?
Kakak?
Aku telah membunuh kakakku.
Aku telah membunuh kakakku.
Gara-gara kalian.
Gara-gara kalian.
Kalian membuatku membunuh kakakku.
Kakak?
Kakak?
Sakit tidak,
Nak?
Tidak peduli seberapa sakitnya perasaanmu,
akan menjadi mati rasa seiring dengan berlalunya waktu.
Kalau begitu,
kenapa tidak kita lupakan saja rasa sakit ini?
Tidak apa-apa, jika kau tidak sanggup merelakannya.
Aku akan membantumu.
Masalahnya sudah menjadi seperti ini,
jangan memikirkan masalah ini lagi.
Kami akan membantumu menjaga rahasia ini.
Mulai hari ini,
kau adalah anggota Quanxing kami.
Permisi, aku perkenalkan diriku.
Ucapanmu tadi benar.
Kami Pemengaruh, Penggoda, Pengejar Harta, dan Pengendali Emosi,
Empat Kebrutalan Quanxing.
Dou Mei si Racun Penembus Usus, dia pemengaruh.
Dia bisa memabukkanmu hingga lupa semua derita dan sedih.
PEMENGARUH, MEMATIKAN RASA SAKIT
Xia He si Pisau Pemotong Tulang,
bisa merangsang semua hasratmu.
PENGGODA, TEROBSESI DENGAN KESENANGAN
Shen Chong si Bibit Bencana,
dia pengejar harta.
Kau sudah rasakan tadi.
PENGEJAR HARTA, TEROBSESI DENGAN HARTA
Bagaimana rasanya mengisap energi orang lain?
Aku adalah pengendali emosi. Aku bisa menaikkan emosimu...
PENGENDALI EMOSI, MEMBUAT TENGGELAM DALAM EMOSI
dan membuatmu hilang akal sehat.
Kau tenang saja.
Tidak ada manusia super yang akan menyusahkanmu...
karena kami berempat ada di sini.
Selanjutnya kau akan pergi ke Gunung Longhu menggantikan kakakmu
mengikuti Kontes Bela Diri Manusia Super
dan memenangkan Teknik Jimat Langit.
Tidak.
Kau sudah mengalahkan kakakmu
dengan energi yang kupinjamkan.
Saat energi yang kau isap semakin banyak,
kemampuanmu juga akan semakin kuat.
Setelah berada di Gunung Longhu
untuk Kontes Bela Diri Manusia Super,
semua manusia super di sana akan menjadi makananmu.
Kau akan menjadi
semakin kuat.
Selain itu, kau akan tampil sebagai Hu Sheng.
Tidak ada yang akan mencurigaimu.
Sudah.
Jarang sekali Empat Kebrutalan
bisa berkumpul bersama.
Xia He, kau jangan marah.
Kami akan menyanyikan
selamat ulang tahun untukmu.
- Selamat ulang tahun - Xia He.
- Xia He, selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun Xia He
Bagiku, ulang tahun
seperti menghidupkan kembali mimpi lama.
Bertahun-tahun lalu, di hari ulang tahunmu,
kita bertemu
di jalan yang kau sukai.
Xia He,
hari ini ulang tahunmu.
Selamat ulang tahun.
Xia He, selamat ulang tahun.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.