Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sepertinya cuaca mendukung kita hari ini, Goyo.
Kita memanen banyak kerang.
Hari yang sangat baik.
Ini semua segar. Luar biasa.
Ya, sama sepertimu, segar.
Goyo, hentikan itu.
Aku sudah kerja keras memanen hari ini. Ayolah.
- Hentikan. - Ayolah.
Kendalikan nafsumu, ya? Ada yang mungkin melihat kita.
Kita ada di pantai yang terpencil. Tidak ada yang akan melihat kita.
- Apa kau yakin? - Ya.
- Kau tahu aturannya, oke? - Ayolah, Mira...
Kau mengerti, kan?
Aku mau memberikan hidup yang lebih baik untuk ayahku.
Tolong...
Ya tentu saja. Sama seperti sebelumnya...
Aku tidak akan memasukkan, aku hanya mengocoknya.
- Oke? - Oke.
Goyo...
Tunggu.
- Ada orang. - Tidak ada.
Kita lanjutkan nanti. Berikan bajuku.
- Kau nakal. - Tunggu, biar kuselesaikan.
Tunggu sebentar, Goyo.
- Goyo... - Ya?
Aku melihat sesuatu.
Ayo kita lihat.
Ya Tuhan!
Benarkah ini?
Mereka akan menghancurkan tempat kita?
Ya, kudengar dari petani kerang lain, ada proyek reklamasi.
Semua orang menentangnya karena kita akan kehilangan mata pencaharian.
Selain itu, ini tidak membawa manfaat bagi lingkungan.
Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi. Kita perlu melakukan sesuatu.
- Bagaimana caranya? - Aku tidak tahu.
- Hentikan pembongkaran! - Lawan reklamasi!
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan pembongkaran!
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan pembongkaran di peternakan kerang kami!
- Hentikan! - Hentikan!
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan pembongkaran!
Kami akan melawan!
- Kami akan melawan! - Hentikan pembongkaran!
Ayah, kau baik-baik saja?
Hentikan pembongkaran!
Kita tidak bisa kehilangan peternakan kerang ini.
Selain mewarisi pekerjaan ini dari orang tuaku,
ini satu-satunya penghidupan kita, sayang.
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan!
Satu tahun lagi,
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan!
Kau akan kuliah.
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan!
Kita akan melewati ini.
- Hentikan! - Hentikan!
Ingat...
- Hentikan pembongkaran! - Hentikan!
Aku tidak mau kau berakhir sepertiku, jangan berakhir sepertiku.
Kau harus menyelesaikan kuliahmu.
Kau mengerti?
Ya ayah. Aku akan bersamamu dalam perjuangan ini.
Untuk sesama petani kerang dan untuk penghidupan kita.
Hentikan pembongkaran!
Kau bisa...
Hentikan pembongkaran!
Aku... aku...
Ayah, apa yang terjadi?
Ayah, kau baik-baik saja?
- Ayah? - Aku...
Ayah? Ayah.
- Apa yang terjadi padanya? - Ayah! Tolong!
- Tolong! Tolong kami! - Panggil ambulans!
Ayah, apa yang terjadi padamu?
- Ini. - Awas.
Hati-hati, ayah. Pegang ini, sayang. Terima kasih.
Ini, minumlah.
Kau baik-baik saja, ayah?
- Lay... - Baiklah, ayo berbaring.
Pelan-pelan...
Bagus.
Terima kasih...
Terima kasih... Terima kasih...
Dia berterima kasih, sayang.
Bagaimana kabar ayahmu?
Dia masih belum kembali seperti semula.
Kata dokter ayahku perlu terapi.
Jika tidak, dia tidak akan bisa bicara atau berjalan lagi.
Kita tidak punya uang...
Hanya ayahku yang tersisa, Goyo.
Kami sudah bersama sejak aku masih kecil.
Aku akan membantumu.
Jangan berpikir kau sendirian, kau harus tetap kuat...
Berani, oke?
Selamat pagi.
Boleh aku bicara dengan Pak Barangay?
Dia sibuk. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kembalilah lain kali.
Begitu?
Hari apa dia bisa hadir untuk rapat?
- Aku belum tahu. - Oke, kalau begitu aku akan kembali lagi.
Siapa yang kudengar meminta bicara denganku, Talia?
Selamat pagi, Pak. Eh...
Aku mau bertanya, apa masih ada cara untuk menghentikan pembongkaran peternakan kerang?
Kau salah satu pengunjuk rasa
- yang mencoba menghentikan pembongkaran? - Ya, Pak.
Masuklah ke kantor aku. Kita bicara secara pribadi.
Jika kau tidak keberatan, siapa perempuan yang kuajak bicara itu?
Oh, itu Talia, anggota dewan pertamaku. Kenapa?
Ahโฆ tidak ada apa-apa, Pak.
Jangan khawatir tentang dia, Talia tampak begitu.
Tapi saat kau mengenalnya, dia sangat baik.
Siapa namamu?
Ah, aku Mira, anak seorang nelayan.
Nama yang indah. Cocok untukmu. Ayo, duduklah.
Kau bilang sesuatu tentang pelabuhan perikanan sebelumnya?
Ya, itulah penghidupan kami, ayahku dan aku.
Kami sangat membutuhkan uang karena dia kena stroke.
Aku turut prihatin mendengarnya.
- Berapa umurmu, Mira? - Umurku delapan belas tahun, Pak.
- Kau masih kuliah? - Ya, Pak. Tapi...
Tapi aku mungkin harus berhenti jika kami kehilangan pelabuhan perikanan.
Jangan berhenti, sayang. Itu akan sia-sia.
Kau bisa menyeimbangkan kuliah dan bekerja.
Kau masih bisa kuliah sambil bekerja.
Di sini, di kantorku, kau bisa bekerja paruh waktu.
Kau bisa bekerja di sini untuk mendapatkan uang sakumu,
sementara aku mencoba mencari cara untuk menghentikan pembongkaran.
Aku juga menentangnya.
Tugas di sini sederhana.
Aku berusaha membantu anak muda sepertimu.
Kau hanya perlu membagikan brosur,
mendorong kaum muda untuk bergabung dalam kegiatan kami.
Lalu, laporkan saja ke sini secara rutin, itu saja.
- Tentu, aku bisa melakukannya, Pak. - Bagus.
Terima kasih banyak, Pak.
Tidak apa-apa, Mira. Kulihat, kau anak yang baik,
itulah sebabnya aku tidak akan ragu membantumu.
- Terima kasih, Pak. - Tentu.
Kutunggu kau di sini besok pagi, oke?
- Ya, aku akan ke sini, Pak. - Oke, bagus.
- Sekali lagi terima kasih, Pak. - Oke, hati-hati, Mira.
Kau bisa mempercayainya? Kepala Wilayah kita sangat baik.
Kini ada harapan pembongkaran tersebut tidak akan terlaksana.
Tetangga kita akan sangat senang saat mendengar ini.
Itulah pesona pacarku.
- Oh, berhenti menyanjungku. - Aku serius...
Itu sebabnya kau memenangkan hatiku juga.
Kau nakal.
Hei, butuh dua hari.
Sayang...
Mungkin sekarang kau bisa mengizinkanku memasukkan barangku ke dalam โkerangโ segarmu?
Jangan khawatir, kita akan sampai di sana.
Untuk saat ini, nikmati saja โkerangโku karena baru dicuci.
Slot Gacor Bantengmerah Bonus New Member 100%
Kunjungi Melalui Link >>> gacor.zone/hoki
Tambahan Modal Bermain Khusus Slot & Casino
Aku mencintaimu.
Aku pun mencintaimu.
Kau manis sekali.
Cukup untuk hari ini.
Semua yang kita perjuangkan tidak akan sia-sia, Ayah.
Demi sesama nelayan, kan?
Aku bahkan dapat pekerjaan di Balai wilayah.
Penghasilan tambahan untuk kita.
Tunggu sebentar, oke?
Kau akan sehat.
Aku tidak akan menerima kurang dari itu.
Kita akan tetap pergi ke luar negeri setelah aku menyelesaikan kuliahku.
Lalu aku akan membangunkan rumah besar untukmu setelah aku punya pekerjaan.
Aku akan membuka restoran dengan kerang sebagai spesialisasinya.
Dan kau akan mendapatkan uang.
Aku akan memberi kita kehidupan yang layak.
Aku berjanji, Ayah.
- Terima kasih... - Apa itu, Ayah?
Terima kasih...
Aku juga sangat menyayangimu, Ayah.
Semuanya akan baik-baik saja.
Percayalah.
Semua baik-baik saja.
- Hati-hati di jalan. - Oke.
- Aku pergi. - Jaga dirimu.
- Aku mencintaimu. - Aku pun mencintaimu.
- Aku masuk ke dalam. Sampai jumpa. - Hati-hati di jalan. Aku mencintaimu.
Aku pun mencintaimu. Kembalikan itu pada pemiliknya.
Maaf, berkas kami di sini sangat berantakan.
Mudah saja, hanya butuh waktu.
Kau tinggal menyusunnya berdasarkan tanggal.
Dokumen-dokumennya ada di sini,
kau hanya perlu meletakkannya di folder yang sesuai.
Ada folder berbeda, seperti pendapatan harian,
rencana tindakan, kau hanya perlu menyusunnya dengan benar.
Siap, Bu.
Kau hanya perlu menyusunnya berdasarkan abjad.
- Kau bisa mengatasinya. - Oke.
Jika ada berkas yang hilang atau kau perlu menyalin sesuatu,
ada mesin fotokopi dan printer. Berhati-hatilah dengan itu.
Oke.
Aku perlu pergi ke pertemuan, kau bisa mengatasinya?
Ya, Bu. Aku bisa menyusunnya.
Bagus. Saat aku kembali, kuharap semuanya selesai.
- Ya, Bu. Hati-hati di jalan. - Kau juga.
Ada banyak sekali...
Ya ampun...
Oh!
Kau pekerja keras sekali Mira?
Oh...
Oh, selamat pagi, Pak.
Maaf...
- Maaf Pak. - Tidak apa-apa.
Apa yang harus kulakukan... maaf, Pak.
Ayah!
Apa yang terjadi?
Di mana pengasuh?
Sepertinya dia meninggalkan ayahmu. Jika tidak, ini tidak akan terjadi.
Ayah, lukamu sangat besar.
- Ayo bawa dia ke klinik. - Oke, sayang.
Tunggu, biar kubereskan.
Kita tidak bisa mengabaikan ini, Ayah. Itu satu-satunya yang bisa kau pindahkan.
Sayang...
Kau punya uang?
- Aku tidak punya. - Uang sakuku sudah habis.
- Bersulang! - Kau yang terbaik, Pak.
Jangan khawatir, aku akan cepat.
Aku akan mengirimimu pesan saat aku siap dijemput.
Berhati-hatilah dalam perjalanan pulang.
- Aku tidak minum, maaf, Pak. - Tidak apa-apa.
Oh tidak, maaf!
Tidak apa-apa.
Aku akan mengeringkannya.
Kau basah, Mira...
- Oh tidak. - Kau punya pakaian ganti?
Tidak, aku tidak menggantinya, Pak. Tapi tidak apa-apa, ini cepat kering.
Kita punya pakaian dari penggalangan donasi. Mungkin Mira bisa menggunakannya, Pak?
- Tentu, tidak apa-apa. - Oke.
Kau bisa membawanya ke kantorku untuk berganti pakaian.
- Oke. Ayo ikut aku. - Terima kasih.
- Terima kasih, Pak. Selamat ulang tahun! - Terima kasih.
- Hei... - Halo, Bu.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
- Ini, kau bisa memakai ini. - Terima kasih.
- Aku akan menaruh ini... - Tentu.
Ayolah, jangan malu-malu. Apapun yang kau punya, aku juga punya.
Oke, Bu...
- Bagus. Itu cocok untukmu. - Selamat malam, Pak.
Malam.
Kau boleh pergi sekarang, Talia.
- Kau bisa tinggalkan kami sendiri. - Oke, Pak. Kau baik-baik saja, Mira?
- Ya. - Terima kasih.
Pak, aku membawakanmu makanan.
Ini yang bisa kuberikan untuk ulang tahunmu.
Ini kerang santan. Aku memasaknya sendiri.
Wow! Kerang spesial dengan santan ya?
- Silakan duduk. - Terima kasih.
Ayo kita lihat...
Wow.
Wanginya enak. Kerang Mira terlihat enak, dan bagian dalamnya berwarna kemerahan.
Mhm!
Ini mungkin hadiah ulang tahun terbaik yang pernah kuterima.
Kerangmu enak sekali.
Bergabunglah denganku untuk minum.
Oh, Pak, aku tidak minum.
- Ayolah. - Pak...
Jujur saja, aku datang ke sini untuk menanyakan status pelabuhan ikannya.
Kami sangat membutuhkan uang, Pak.
Ayo kita bicara sambil minum.
Ayolah, ini hari ulang tahunku.
Ayolah, Mira. Minumlah.
Ya, begitu.
Nanti kau akan mulai menyukainya.
Bagus. Sekarang, coba iniโฆ
Ini, coba ini
Ini.
- Kembungkan saja. - Pak, aku tidak tahu bagaimana caranya...
Itu sebabnya aku akan mengajarimu.
Tariklah.
Begitu, bagus...
Tarik saja...
Ambil tarikan panjangโฆ
Bagus.
Tidak apa-apa.
Begitulah awalnya...
- Baunya tidak enak, Pak. - Ambil satu tarikan lagi.
Ayo.
Satu lagi... kau bisa melakukannya.
Begitu. Bagus...
Terasa enak, kan?
Sebarkan di sini.
Sama seperti ini.
Oke?
Kau jadi merah.
Kau baik-baik saja? Mira?
Kau baik-baik saja?
Pak, bagaimana penghentian pembongkarannya?
Kau bilang kita akan membicarakannya.
Masih ada proses panjang di depan.
Ada kemungkinan akan dilanjutkan. Tapi aku sedang menyelidikinya.
Kupikir kau sudah melobinya, Pak?
Ya, benar. Sebenarnya, aku sudah melobinya melalui koneksikuโฆ
Dan saat mereka berhasil melewatinya
semuanya akan diperbaiki. Aku yakin akan itu.
Tapi jika kau mau mempercepatnya,
kau bisa melakukan sesuatu untukku.
Kau bisa membuatku bahagia di hari ulang tahunku.
Ayolah, lakukan ini untukku.
Aku akan melakukan... Aku akan melakukan apa saja, Pak...
Demi penghidupan kami.
Benarkah? Kau akan melakukan apa saja?
Ayolah, Mira.
Hmm?
- Lepaskan ini, Mira. - Pak...
Biarkan aku.
Pak...
Jangan...
Sakit...
Pak, sakit...
Sakit, Pak...
Pak, sakit.
Tidak apa-apa, Mira.
Ayo...
Ayo...
Mira...
Sakit...
Teruskan.
Ayo. Teruskan.
Ya, teruskan.
Slot Gacor Bantengmerah Bonus New Member 100%
Kunjungi Melalui Link >>> gacor.zone/hoki
Tambahan Modal Bermain Khusus Slot & Casino
Ya...
Mira, aku mau crot...
Kau tidak menjawab satu pun panggilanku. Aku tidak tahu apa kau sudah sampai di rumah.
Jangan sekarang, Goyo. Aku lelah... kumohon.
Maaf. Aku hanya lelah.
- Jangan hari ini, oke? - Wow! Alasan yang bagus.
Kau menyembunyikan sesuatu?
Aku tidak menyembunyikan apa pun.
Aku sangat lelah. Itu sulit dimengerti?
Aku hanya tanya apa yang terjadi di pesta.
Apa yang kau inginkan? Kubilang aku lelah. Tolong jangan hari ini.
Hanya itu yang mau kau katakan?
Hentikan, Goyo. Aku lelah, kau tidak mengerti?
Aku lelah. Aku sangat lelah.
Ya Tuhan!
Pengumumannya hilangโฆ
Kami menerima komentar negatif di dunia maya
karena proyek reklamasi tersebut.
Terutama dari para aktivis lingkungan hidup.
Siapa pun? Ada yang bisa menjawabku?
Departemen PR kami sudah mengerjakannya.
Sekarang?
Mira, kau bisa mengambilnya?
Bagus...
Tolong tutup pintunya, Mira.
Dokumen apa ini?
- Pak... - kemari.
Kau mendengarku?
Eh...
Aku sudah mengatakan pada manajer media sosial
untuk berhati-hati saat menanggapi komentar.
Harusnya begitu!
Aku tidak akan membiarkan masalah ini merusak reputasiku.
Bagaimana dengan konstituenmu, Douglas?
Eh...
Ya, Walikota, aku setuju.
Bagus.
Bagaimana dengan yang lain?
Kemari.
Slot Gacor Bantengmerah Bonus New Member 100%
Kunjungi Melalui Link >>> gacor.zone/hoki
Tambahan Modal Bermain Khusus Slot & Casino
Aku juga akan adakan konferensi pers,
sehingga kita bisa mengatasi kekhawatiran mereka, Pak Walikota.
Eh, Pak...
Bagaimana mengenai pembongkarannya?
Masih akan terjadi?
Tidakkah kau dengar kalau bermasalah?
Menurutmu masih akan terus berlanjut? Tentu saja tidak.
Berpakaianlah, lalu keluar. Aku masih dalam rapat.
Keluar.
Ya, Pak.
Ada masalah apa? Bicaralah.
Ada apa sekarang, Goyo?
Sejak kau mulai bekerja di Balai wilayah,
caramu memperlakukanku berubah.
Ayo kita bicara lain kali, oke?
Kau masih mencintaiku?
Aku mencintaimu, tapi aku punya prioritas lain saat ini.
Beri tahu aku. Aku akan mengerti.
Jangan sekarang.
Apa yang kau lakukan?
Apa ini?
- Air mani siapa ini? - Apa yang kau bicarakan?
Kau pembohong. Akui saja. Ada orang lain yang bersamamu?
Apa...
Apa-apaan...
Tidak. Aku hanya akan memberikan ini padamu, Goyo.
Aku sudah lama menjagamu...
Aku akan memberikan ini padamu, Goyo.
Aku menunggu karena aku menghormatimu.
Dan kau memberikanmu pada orang lain?
Tidak ada siapa-siapa, Goyo.
Sialan!
Goyo...
Ya Tuhan!
Goyo...
Tolong, kasihanilah. Ini yang harus kami jalani.
Tidak ada yang bisa kami lakukan. Kami hanya mengikuti perintah.
Kami hanya mengikuti perintah.
- Tolong, kasihanilah kami. - Tidak ada yang bisa kami lakukan.
- Kenapa ini terjadi lagi? - Kami sudah menanyakanmu beberapa kali.
- Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Maaf. - Pak!
Kemarin aku melewati pantai.
Tanda pembongkaran kembali dipasang.
Jangan khawatir. Aku sedang menanganinya.
Kupikir kau akan menghentikan pembongkaran?
Kenapa kontraktor terlihat lebih agresif?
Cukup. Santai saja... kemari.
Jangan khawatir, aku akan mengurusnya.
Jangan khawatir. Lakukan saja apa yang kuinginkan.
Pak...
Kami tidak mau kehilangan bisnis penggalian kerang kami.
Itu diwariskan...
Itu diwariskan dari kakek dan nenekku.
- Sial... - Pak, pembongkarannya...
Yang kau bicarakan hanyalah pembongkaran.
Yang kudengar darimu hanyalah pembongkaran dan urusan kerang sialan itu.
Itu membuatku gila, tahu!
Tunggu, Pak
kau berjanji akan menyelamatkan bisnis kami.
Aku melakukan semua yang kau inginkan, bukan?
Kau juga menikmatinya, kan? Apa yang kau keluhkan?
Jika kau menyebutkannya sekali lagi, kau akan menyesalinya, mengerti?
Kau akan menyesalinya.
- Ada apa? - Pak...
- Apa yang terjadi? - Kami bicara tentang ayahnya...
Eh...
Tamumu sudah datang, Pak.
Katakan pada mereka aku akan keluar sebentar lagi.
Jangan menangis di sini.
Kau tidak akan kembali ke kantor ini, oke?
Kau sudah selesai. Kau dipecat.
Sialan kau.
Pak, ini agenda rapat bapak mengenai akuntansi,
dan berikut daftar tamunya.
- Ya, ya, bagus. - Oke, Pak.
Halo, Bibi.
Ini Mira.
Aku anak Moises.
Maaf karena menelepon selarut ini...
Tapi ayah kena stroke...
Aku tidak punya orang lain yang bisa kuhubungi.
Bibi? Halo?
Halo?
Jangan khawatir, Ayah. Aku tidak akan meninggalkanmu.
Aku akan menemukan cara
agar kita bisa bertahan hidup.
Maafkan aku.
Aku tidak bisa...
Aku tidak bisa berbuat apa-apa
Aku tidak bisa membantu...
Maaf
Maaf, sayang...
Hey.
Bukannya aku sudah memberitahumu jangan kembali lagi ke sini?
Talia akan memberikan gajimu.
Aku hamil.
Apa yang kau bicarakan?
- Dan kau ayahnya... - Aku?
Aku? Apa yang kau bicarakan?
Kau mengarang cerita, dasar jalang gila.
Aku masih perawan saat kita melakukannya.
Jadi? Siapa bilang aku bukan satu-satunya yang menidurimu?
Dasar jalang...
Bayi yang kau kandung itu bukan anakku.
Itu bukan anakku, jalang!
Bodoh! Itu bukan anakku!
Itu anak orang lain.
Mungkin salah satu dari orang yang menidurimu!
Itu tidak akan pernah jadi anakku. Ingatlah itu.
Bodoh!
Halo...
Aku punya pekerjaan untukmu.
Goyo...
Maafkan aku, Goyo...
Ya Tuhan!
Goyo...
Aku butuh bantuanmu.
Aku tidak punya orang lain yang bisa kuhubungi.
Kau mau kita ngeseks, kan?
Aku milikmu.
Aku siap. Aku milikmu seutuhnya, Goyo.
Bagaimana kau bisa memberikan padaku jika kau sudah memberikannya pada dia?
Apa yang kau bicarakan?
Aku tahu sesuatu terjadi antara kau dan dia di hari ulang tahunnya.
Aku tidak mau itu terjadi.
Aku tidak bisa memikirkan cara lain untuk menolong ayahku dan tempat ini.
Kau menyangkalnya! Kau tidak hanya bohong, kau juga menipuku!
Aku menyesalinya, oke?
Tolong, maafkan aku, Goyo.
Maafkan aku, Goyo
Maafkan aku...
Tolong, maafkan aku.
Maaf... aku benar-benar minta maaf.
Aku benar-benar minta maaf, Goyo...
Halo bos.
Aku di sini, di rumah mereka.
Oke bos.
Slot Gacor Bantengmerah Bonus New Member 100%
Kunjungi Melalui Link >>> gacor.zone/hoki
Tambahan Modal Bermain Khusus Slot & Casino
Ayah!
Ayah.
Ayah!
Ayah!
Ayah, bangun!
Ayah!
Ayah!
Sialan kalian! Kalian mengambil semua yang kumiliki!
Kalian mengambil semuanya!
Ayah!
Maafkan aku, ayah...
Hey!
Douglas!
Keluarlah, brengsek!
Kau bangsat. Keluar dan hadapi aku.
Kau bahkan tidak punya belas kasih untuk ayahku...
Dia tidak berdaya.
Tapi apa yang kau lakukan?
Kau membunuhnya
kau membunuhnya! Kau monster!
Kau tidak meninggalkan apa pun untukku!
Hidupku...
Martabatku...
Keperawananku
kau ambil semuanya, dan ayahku pun masih kau bunuh.
Mira?
Mira, apa-apaan...
- Jangan sentuh aku! - Sudah cukup.
- Jangan sentuh aku. - Cukup.
Jangan sentuh aku!
Berhentilah menangis, Mira...
- Jangan sentuh aku... - Tidak apa-apa...
- Jangan sentuh aku... - Sudah cukup, Mira!
Tidak apa-apa...
Ayo ikut aku. Kau harus berdiri dan ikut denganku.
- Ayo. - Aku tidak mau.
Ayo!
Apa yang kau lakukan sebelumnya di aula itu menakutkan.
Untung Bapak tidak ada di sana.
Aku mau membalas dendam untuk ayahku.
Apa yang bisa kubantu?
- Kau mau membantuku? - Kenapa tidak?
Mira...
Dengarkan aku.
Aku sudah lama menyukaimu.
Apa pun yang kau mau kulakukan,
aku akan melakukannya.
Aku siap membantu.
Mira?
Halo Bu. Aku memasak kerang santan.
Kelihatannya enak.
- Kau mau mencicipinya, Bu? - Jangan terlalu formal...
Oke, biar kucicipi.
Hati-hati.
Ada sesuatu...
Hati-hati.
Slot Gacor Bantengmerah Bonus New Member 100%
Kunjungi Melalui Link >>> gacor.zone/hoki
Tambahan Modal Bermain Khusus Slot & Casino
Selamat siang Pak. Aku bawa makanan untukmu.
- Kelihatannya enak. - Cobalah.
Kau yang memasak ini, Talia?
- Lihat sendiri... - Oke.
Kelihatannya enak.
Enak sekali.
Kalau saja aku tahu kerangmu terasa enak...
Makanlah lebih banyak lagi, Pak...
Habiskan semuanya.
Rasanya enak, kan?
Enak kan?
Enak?
Hanya dibutuhkan kerang...
Benar sekali.
Sial...
Enak?
Ini dokumen yang kau minta, Pak.
Terima kasih, calon ibu negaraku.
Ada banyak pekerjaan lagi. Untung ada kau...
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.