Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SEBELUMNYA
Elf Pandai Besi Terhebat sibuk bekerja.
Dia memintaku menangani urusan administrasi mewakilinya.
Aku hanya lelah.
Kau Penguasa Eregion. Kau punya tanggung jawab.
Yang penting, Sembilan Cincin selesai.
Tanpa mithril, Cincin Kekuasaan takkan lengkap.
Kami butuh mithril lagi.
Jawabanku tidak.
Minta Narvi memperluas penggalian.
Ayah sudah gila, ya?
Lepaskan Cincin itu.
Tak ada yang perlu kubuktikan, Nak.
Kita akan meletakkan tubuh kita di depan tambang itu jika perlu.
Disa?
Orc tidak ada di Mordor.
Pasukan mereka menuju Eregion.
Galadriel benar.
Kau harus kirim bantuan!
Pasukan kita tak bisa mengalahkan Adar sekaligus Sauron. Tanpa bantuan lain.
Aku membawamu kemari
karena kita memiliki musuh yang sama.
Elrond bergegas dari Lindon dengan pasukan Elf.
Juga Nenya, Cincinku.
Sauron percaya dia masih di luar jangkauanku.
Aku tahu dia sembunyi di Eregion.
Bagaimana kemajuanmu?
Aku tak bisa menempa Cincin lagi tanpa mithril.
Aku sudah ke Khazad-dûm.
Satu per sembilan porsi.
Itu seharusnya cukup.
Sauron tak punya pasukan,
maka dia justru memancingmu ke sini.
Dia ingin kau menyerang Eregion.
Eregion akan runtuh.
Demikian pula Sauron.
Ikat dia.
Tidak!
Inilah yang diinginkan Sauron!
Sembilan Cincin
untuk Manusia fana.
Halo, Pak Tikus.
Apa kau terjatuh?
Berdirilah. Lantai bukan tempat untuk Elf Pandai Besi Terhebat.
Tidak, aku...
Palu Fëanor hilang...
Hilang...
Kau tahu betapa pelupanya dirimu.
Tidak.
Tidak, ini berbeda.
Aku yakin kau tidak merasa kewalahan lagi?
Tidak.
Justru sebaliknya.
Beberapa pekan ini, kesadaranku terasa begitu jelas,
konsentrasi yang sudah lama tidak kurasakan.
Aku berterima kasih untuk itu.
Sudahlah.
Saat dunia sunyi,
maka ide-ide bisa mengalir dengan bebas.
Tugasku hanyalah membiarkan mereka berbagi rahasia lagunya.
Bagaimana kemajuanmu?
Cincin Kekuasaan hampir selesai.
Berapa lama lagi?
Berapa hari lagi
untuk menyempurnakan sesuatu yang akan bertahan selamanya?
Ini akan menyedihkan.
Aku menikmati waktu kita bersama.
Semua hal harus berakhir.
Sayang sekali. Bukankah begitu?
Ini saatnya.
Tuanku.
Apa perintah Lord Celebrimbor?
Lord Celebrimbor tak izinkan serangan balik.
Dia bilang sungai akan melindungi kita.
Jika berdiam diri, makin banyak Elf mati.
Kita harus bertindak.
Itu sebabnya kita takkan patuh.
Kumpulkan pasukan terbaik.
Kuambil alih komando pertahanan.
-Valar memberkatimu, Tuan. -Kemari. Ayo!
Ada apa? Apa yang kau rahasiakan dari mereka?
Pikiran Celebrimbor tak waras.
Kita tak berdaya.
Cepat.
Tidak.
Kau sudah membuktikan kemampuanmu, Mirdania.
Ketika saatnya tiba, akan kupastikan kau...
dapat imbalan layak.
Ada apa?
Manjanik mereka tak bergerak.
Berlindung!
Dorong!
Dorong, Manusia Bodoh.
Dorong. Ayo, Manusia Bodoh!
Ayo, Berengsek.
Lebih kuat!
Dia mengusir mereka dari kota.
Celebrimbor salah besar.
Bersiap untuk serangan darat.
Serangan darat? Dari seberang sungai?
Lagi!
Mereka membendung sungai.
Bersiap untuk serangan darat!
Ke posisi kalian!
Eregion sedang dikepung.
Penjaga menerima permintaan mendesak dari Elf di Gerbang Barat.
Mereka sangat putus asa.
Aku ingin tambang itu direbut kembali, sekarang.
Namun, Baginda, putramu masih di bawah. Begitu juga Putri...
Setiap jam yang kita tunda,
akan sangat merugikan kekayaan kita.
Kita harus menggali.
Lakukan!
Mereka datang.
Belum paham juga, ya?
Tenang. Kembalilah.
Tidak.
Kami mendukungmu.
Turunkan kapak.
Cincin itu telah menguasai hati Raja. Takkan kubiarkan dia merebut gunung ini.
Buat dia lepaskan Cincin.
Bukan cuma kerajaan kita yang terancam.
Ada Elf di luar, minta bertemu kau.
Suruh dia masuk.
Kita harus lakukan diam-diam.
Elf ini telah diusir dari seluruh negeri Dwarf.
Elrond.
Hatiku bersukacita melihatmu, Kawan Lama.
Dasar tiang bendera berambut pasang surut dan berlidah berbunga-bunga.
"Rambut pasang surut"?
Nyalimu besar datang kemari.
Kau tahu apa yang kualami sejak kau pergi?
Tak ada yang lebih penting dari hal yang menimpaku.
Aku hendak menggulingkan ayahku.
Apa yang menimpamu?
Kekalahan.
Tanpa bantuanmu.
Ribuan nyawa terancam, Durin.
Celebrimbor salah satunya.
Permintaanku memang berat, Durin. Namun, aku butuh dukunganmu.
Sekarang juga.
Cepat!
Tembakkan anak panah!
Bertahan!
Kapten, mereka memiliki Perusak.
Bersiap menembak!
Kita harus menghentikan mesin itu!
Cincinnya. Apa sudah selesai?
Tunggulah.
Tunggu apa?
Menarik.
Itu sebuah pola.
Tidak lihat? Ada siklus.
Berulang secara berkala sepanjang hari.
Masih ada lagi.
Ini.
Lihat. Bara api...
Apa pun yang mengilhami pencerahan ini,
kujamin, tak ada waktu lagi.
Sebaliknya,
tampaknya kita punya waktu yang dibutuhkan.
Lilinnya belum meleleh sedikit pun seharian.
Kau ingin kedamaian.
Aku memberikannya kepadamu.
Tidak.
Apa pun ini, bukanlah sebuah hadiah.
Kau berbuat apa padaku?
Padamu?
Kau menerima instruksiku. Kau justru memohon.
Sekarang, seekor tikus melintas dan kau tak bisa berpikir jernih.
Dengarkan batinmu.
Apa yang kau lakukan padaku?
Tidak ada utusan Valar yang akan berbuat begini.
Sebenarnya, siapa kau?
Akulah yang menahan badai.
Menyeimbangkan sinar mentari di atas kepalamu.
Semua itu demi memberimu satu kesempatan untuk membuktikan kemampuanmu!
Sekarang, aku mau Sembilan Cincin Manusia!
Tidak!
Apa... Mithril-nya.
Apa ini?
Aku belajar banyak darimu, sejak datang ke Eregion.
Namun, tidak ada pelajaran yang lebih bertahan lama dari ini.
Ciptaan sejati...
membutuhkan pengorbanan.
Kau adalah Dia.
Benar, bukan?
-Kau adalah... -Aku memiliki banyak nama.
Mirdania!
Syukurlah kau masih hidup.
Kita telah dikelabui, kita semua.
Dia merencanakan semua ini, memaksaku menempa Cincin.
Dia memasukkanku di semacam penjara. Penjara pikiran. Namun, aku bebas.
Aku bebas.
Dia pasti teralihkan pengepungan, jadi dia melupakan batu delima.
Lalu tikus. Tikus yang sama.
Lalu...
Kau harus percaya kepadaku.
Kau harus percaya kepadaku!
Ini bagian tembok yang paling tipis.
Ayo!
Kita harus kuatkan fondasi! Cepat, sekarang!
Tangkap dia.
Dia adalah Sauron.
Tangkap dia!
Selama ini, dia menipu kalian.
Tidak. Dia melindungi kami.
Saat kau di menara, memberikan perintah yang mungkin
menewaskan kami.
Tidak, itu memang dia.
Dia adalah Sauron!
Jika kalian tidak percaya padaku, tebaslah dia.
Lihat tangannya, lihat darahnya.
Hitam pekat.
Mari, Tuan. Ayo kembali ke tempatmu.
Jangan sentuh aku! Tidak!
Semua bisa berakhir.
Selesaikan Sembilan Cincin Manusia dan aku akan mengampuni kotamu.
Akan kau apakan mereka?
Menciptakan perdamaian yang sempurna dan abadi.
Ayo!
Berikan kematian bagi musuh kita!
Berhenti!
Selamat datang, Komandan Elrond.
Cincin yang kau bawa.
Tunjukkan padaku.
Aku bodoh jika kubawa kemari.
Kau seorang punggawa.
Lebih cocok membawa kertas alih-alih pedang.
Kau belum lihat aku berperang.
Seharusnya kau terus menyerang, Elrond.
Jika dia bicara lagi, potong lidahnya.
Sauron adalah musuhku dan juga musuhmu.
Berikan yang kuminta untuk kalahkan dia. Mari kita menyingkirkannya.
Bukankah kau menuruti perintahnya dengan menyerang Eregion?
Eregion telah jatuh ke dalam bayangan.
Kini kota itu menjadi milik Sang Pengecoh, serta semua Elf di balik temboknya.
Kecuali Lord Celebrimbor.
Celebrimbor sendiri yang menyambut Sauron.
Kau tak bisa menyelamatkannya.
Kau bisa selamatkan Galadriel.
Ini tawaran tulus.
Sebaiknya kau terima.
Lalu biar kutangani Sauron.
Kau mewarisi kecantikan leluhurmu, Melian dari Valar.
Jika bahkan sepotong kebijaksanaannya ada di nadimu,
kau tahu tak bisa mengalahkanku dalam pertempuran.
Aku akan mengalahkanmu,
pasukanku mengalahkan pasukanmu dan kau akan mati.
Tidak sebelum kau mengecat pasir Glanduin menjadi hitam
dengan darah kerabatmu.
Anak-anakku telah mengalami kekejaman
yang tak sanggup didengar oleh pemberani sekalipun.
Kau siap mengorbankan hidup mereka sesukamu, Adar?
Kalian siap mati?
Cincin ditukar dengan Galadriel. Bagaimana pendapatmu?
Tanya aku di medan tempur,
ketika leher yang ditebas pedang adalah milikmu.
Baiklah.
Aku akan menemuimu di sana
dengan kepalanya tertancap di tombak.
Jika itu yang terjadi, aku ingin berpamitan padanya.
Dia tak bersenjata.
Maafkan aku.
Menangkan.
Vorohil.
Musuh lebih banyak dari kita. Sepuluh lawan satu. Kenapa percaya diri?
Karena aku tahu sesuatu yang tidak diketahui oleh Bapa kaum Orc.
Apakah itu?
Sekarang Pangeran Durin mengerahkan pasukan Dwarf untuk membantu kita.
Saat sinar matahari pertama,
pandu mereka menuju ke sayap pasukan Adar.
Luar biasa.
Pergilah sekarang.
Sementara itu, kupastikan tembok Eregion
bertahan semalam lagi.
Prajurit Khazad-dûm.
Saat ini,
kisah besar Zaman kita sedang diukir.
Tergantung pada kita untuk memutuskan apakah itu akan berakhir
dalam tragedi...
atau kemenangan.
Sauron sang Hati Batu,
yang mencuri tujuh rahasia pandai besi dari leluhur kita, telah kembali.
Menempa Cincin untuk memperbudak kita dan seisi Dunia Tengah.
Kaum Elf tidak bisa mengalahkannya.
Tidak tanpa kita.
Namun, Sauron mengetahui hal ini.
Dia pikir, dengan memicu keserakahan kita,
dia bisa mengubah hati kita menjadi abu
dan menyapu kita dari medan perang tanpa perlawanan.
Namun, kita lebih kuat dari yang dia tahu.
Ya!
Karena ada sesuatu yang dihargai oleh semua kaum Dwarf,
jauh lebih berharga dari kekayaan.
Bahkan melebihi gunung yang kita sayangi ini.
Berjuanglah denganku, agar seluruh dunia bisa melihat
bahwa kesetiaan kaum Dwarf
adalah kekuatan yang lebih kuat dari sihir apa pun!
Ya!
Lebih kuat dari pasukan mana pun!
Ya!
Lebih dalam dari struktur Bumi!
Ya!
Akankah kalian bertempur dengan teman-teman kita?
Ya!
Akankah kalian bertempur demi Khazad-dûm?
Khazad...
Dûm!
Mari kita menuju Eregion!
Pertahankan kota!
Ke tembok!
Ke tembok!
Akan kucabik perutmu, Elf.
Matilah.
Tidak!
Cukup!
Lagi! Atur ulang Perusak!
Ayo!
Bapa.
Dindingnya lebih kuat dari perkiraan kita.
Kita tak bisa menerobosnya sebelum pagi.
Elf bernasib lebih baik dari yang kau duga.
Pasukannya telah menghancurkan lima manjanik kita.
Banyak kaum Uruk yang tewas.
Apa perintahmu, Bapa?
-Bagaimana jika kita mundur? -Tidak.
Sauron tak boleh lolos.
Hancurkan tembok itu, apa pun caranya.
Adar!
Katamu, kau menyayangi kami.
Dengan semua yang tersisa di hatiku.
Aku tak tega membiarkan kalian menjadi budak Sauron.
Cepat!
Dia masih di dalam perkemahan. Cari dia!
Dia mati.
Kau! Kemari dan bantu aku.
Dia sudah mati.
Dalam nyala api mereka kembali ke kegelapan.
Dalam nyala api mereka kembali ke kegelapan.
Lihat rambut cantik itu.
Apa pun kekuatan yang membawamu kemari, Prajurit,
aku berterima kasih.
Ikuti aku. Aku tahu jalan rahasia ke kota. Kita harus menemukan Sauron.
Aku hendak membunuhnya.
Jika menyerangnya sekarang, nyawamu yang akan melayang.
Dia bisa ambil nyawaku.
Dia telah merenggut segalanya dariku.
Arondir.
Ada kelangkaan pahlawan Elf malam ini.
Akan sangat disayangkan jika kehilangan pahlawan lagi.
Pertempuran dengan Adar bisa dilakukan nanti.
Pasukan ada di Gerbang Barat, Pangeran Durin.
Bagus.
Durin!
Pangeran Durin!
Tunggu!
Ayahmu mengayunkan kapaknya kepada anak buahku.
Dia menebas mereka seperti batang gandum.
Dia mau menggali.
Dia akan melepaskan makhluk buas itu!
-Disa, apa dia... -Aku tak tahu.
Namun, Disa mengutusku untuk mencarimu.
Dia bilang kau harus menarik pasukan.
Bagaimana dengan Elrond?
Jika kau bawa pasukan itu ke Eregion sekarang,
Khazad-dûm mungkin lenyap saat kau kembali.
Jangan takut. Semua akan berlalu.
Aku berjanji, saat Dunia Tengah pulih,
dan para penghuninya melihat jasa kita di sini,
semua penderitaan kita akan sepadan.
"Penderitaan kita"?
Kau pasti tahu itu menyakitkan bagiku, memperlakukanmu seperti...
Seperti banyak makhluk lainnya?
Seperti perlakuan Morgoth.
Tahukah kau apa artinya disiksa oleh tangan dewa?
Aku tak bisa membayangkan.
Aku melihat akhirnya, Celebrimbor.
Sangat jelas.
Aku melihatnya sejak bangkit.
Namun, akhir hidupnya, berbeda dengan akhir hidupku.
Hal yang ingin dia hancurkan, aku ingin menyempurnakannya.
Terkadang, penderitaan itu justru menjadi imbalan.
Menjadi permainan.
Sebuah kontes untuk melihat keinginan siapa yang lebih kuat.
Setelah semua itu, kau masih memilih memberikan derita yang sama padaku?
Tidak.
Kau yang memilihnya.
Bukan aku.
Apa?
Semua tergantung pada Cincin.
Karena kau memaksaku
menyiksamu untuk membuat Cincin.
Aku hanyalah korban dari sikap keras kepalamu.
Lalu kaulah sumber sebenarnya dari penderitaanmu.
Kau memang Pengecoh Ulung.
Kau bahkan bisa menipu diri sendiri.
Habisi mereka.
Tembak!
Cepat!
Tembak!
Kehendak siapa yang lebih kuat?
Lihat perbuatannya pada dirinya.
Dia pasti sudah gila.
Kau harus tetap di menara agar tidak membahayakan dirimu.
Atas perintah Annatar, Penguasa Eregion.
Lepaskan dia.
Lady Galadriel?
Itu Lord Celebrimbor. Elf Pandai Besi Terhebat.
-Lepaskan. -Perintah Penguasa Eregion...
Inilah Penguasa Eregion.
Celebrimbor, ini aku.
Celebrimbor.
Saat aku melihatmu,
untuk sesaat, aku yakin kau hanyalah ilusi lain,
kekejaman lain yang dirancang untuk menyiksaku dengan harapan palsu.
Sauron?
Ada Cincin lagi?
Sembilan Cincin.
Sembilan Cincin untuk memperbudak dunia Manusia.
Sebagaimana dia memperbudakku.
Aku... Itu salahku.
Tidak!
Sejak awal, sebagian dari diriku tahu.
Sebagian diriku melihat. Namun, aku menginginkan hal yang dia tawarkan.
Jadi, aku membutakan diriku terhadap jati dirinya.
Begitu juga aku.
-Itu dia. -Cepat.
Terowongan lama Dwarf. Kupakai untuk menyusup ke kota.
Itu akan membawamu dan Cincin jauh dari sini.
Tidak.
Pergilah! Sekarang!
Aku tak bisa. Kau saja yang pergi.
Dia akan menyadarinya. Dia mencari Cincin-cincin ini.
Aku akan mengulur waktu sebelum hal itu terjadi.
Bawalah Cincin-cincin ini. Selamatkan elf di kota sebisamu. Cepat!
Tidak.
Tak akan kubiarkan kau menghadapinya sendiri!
Aku membangun kota ini.
Di sinilah tempatku.
Dia tidak akan sendirian.
Maafkan aku. Aku yang membawanya kemari.
Maaf aku tidak lebih kuat.
Tak satu pun dari kita yang cukup kuat.
Mungkin tak ada siapa pun di Dunia Tengah yang kuat.
Namun, mungkin, kaum Elf hanya perlu mengingat
bahwa bukan kekuatan yang mengalahkan kegelapan,
melainkan cahaya.
Pasukan mungkin bangkit,
hati mungkin lemah,
tetapi cahaya tetap bertahan dan lebih kuat dari kekuatan.
Karena dengan adanya cahaya, semua kegelapan pasti sirna.
Lagi! Kita hampir sampai!
Mereka akan menerobos tembok, Komandan.
Tidak, Rían! Musuh kita tak akan menerobos tembok itu!
Satu anak panah darimu bisa mengubah keadaan.
-Berapa sisa anak panah obor? -Cukup untuk bagianku.
Cuma butuh pandangan jelas.
Ikuti aku.
Serang!
Tembak!
Tidak.
Hancurkan!
Suruh dia menyerang.
Bapa, dia akan membunuh kaum kita.
Suruh dia menyerang.
Kaum Orc melarikan diri!
Tidak. Mereka sedang membuka jalan.
Kau tak akan menemukannya di sini.
Cincin-cincin itu sudah jauh dari jangkauanmu.
Maka kau akan membawanya kepadaku dan meletakkannya di tanganku.
Tanganmu tak akan lagi menyentuh Cincin lain.
Atas perintah Penguasa Eregion sejati, kau, Sauron, dengan ini...
Pikirmu cuma kau yang berserah diri dalam kekuasaanku?
Kau akan menyerahkan Sembilan Cincin.
Cegah agar tak mencapai tembok!
Komandan, awas!
Bunuh sekarang!
Matilah kau untuk dikubur di bukitmu.
Komandan!
Komandan.
Raja Agung.
Kau tidak boleh ke sini.
Raja berada di mana pun dia dibutuhkan.
Anak-anakku! Majulah bersamaku!
Kaum Dwarf! Kaum Dwarf datang!
Lihatlah ke utara!
Vorohil.
Durin menarik pasukan.
Gerbang Khazad-dûm ditutup.
Tidak, pasti ada kesalahan.
Durin akan datang!
Susun barisan!
Durin akan datang.
Bunuh mereka semua!
Serang!
Durin akan datang.
Durin akan datang.
Lupakah kau akan Rúmil-mu?
"Jangan pernah berperang dalam kemarahan."
Terjemahan subtitle oleh Dyah D. Anggarini
Supervisor Kreasi Bima Gasendo
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.