Afrikaans
Akan
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Samoan
Scots Gaelic
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
PERINGATAN BLINK TWICE ADALAH FILM THRILLER PSIKOLOGI
TENTANG PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN. MESKI INI ADALAH FILM FIKSI,
FILM INI MENGANDUNG TEMA DEWASA
DAN GAMBARAN KEKERASAN - TERMASUK KEKERASAN SEKSUAL.
INI MUNGKIN MENGGANGGU ATAU MEMICU BAGI SEBAGIAN PEMIRSA.
Unggahan Baru #KUKUWAN #KUKUOLEHFRIDA
Jika kau dalam...
Lima juta dolar atau kanker?
...cukup baik untuk...
Kau mau ke mana?
Aku, Slater King...
ingin minta maaf secara resmi...
atas kelakuanku.
Aku menjalani terapi...
dan aku akan cuti dari perusahaanku sementara...
KEKAYAAN SLATER KING PERMINTAAN MAAF - PULAU
CEO DAN PENDIRI KING-TECH
SLATER KING MILIARDER TEKNOLOGI
MILIARDER MINTA MAAF ATAS "PENYALAHGUNAAN KEDUDUKAN" DAN "PERILAKU BURUK"
DI MANA SLATER KING? 1 TAHUN LALU
YAYASAN KING-TECH MEMBERIKAN SUMBANGAN TERBESAR DALAM SEJARAH
KING KEMBALI! WAWANCARA MILIARDER YANG PERTAMA! SAKSIKAN!
Slater King, terima kasih sudah datang malam ini.
Mari kita langsung ke pertanyaan yang sudah ditunggu semua orang.
Kau ke mana saja sejak mundur...
dan mengangkat CFO Vic Mahoney menjadi CEO King-Tech?
Setelah semua peristiwa itu...
kusadari bahwa terkadang kau harus...
berhenti dan menikmati hidup.
Maka, kubeli sebuah pulau.
Pulau?
Tak ada telepon atau pekerjaan. Kami mengolah makanan sendiri.
Pakaianku sama setiap hari.
Aku punya ayam.
- Ayam? - Ya, aku punya ayam.
Tampaknya kau sudah berubah.
Ya, itu benar.
Tahun lalu kau mendirikan Yayasan King-Tech.
Apa tanggapanmu kepada kritikus yang menyebut ini hanya pencitraan?
Aku hanya berusaha jadi lebih baik.
Entah mau bilang apa lagi selain aku menyesal.
Karena aku memang menyesal.
Aku sungguh menyesal.
Namun, begitu sering kuucapkan kata-kata itu...
hingga kehilangan makna.
Kau berharap orang memaafkan dan melupakan?
Aku tak mengharapkan apa pun dari siapa pun.
Itu bukan kenyataan hidup kita.
Kau bawa pemantikku?
Maaf.
Uangnya ada? Pengawas akan segera tiba.
Ya. Mengenai itu...
- Apa yang kau lakukan? - Kejutan untukmu.
- Ya ampun. - Aku mencintaimu.
Tunggu. Apakah ada...
Terima kasih.
Aku butuh liburan.
Frida!
Kau terlambat.
Maaf. Aku ketinggalan bus dan...
Ini gala King-Tech, acara terpenting tahun ini.
Bisa kita membahas perilakumu tahun lalu?
- Banyak mengobrol... - Tidak.
Tidak. Dia mengajakku bicara.
- Dia suka kukuku. Itu saja. - Begini...
Kali ini aku ingin agar kau tidak menarik perhatian.
Baiklah.
- Kau bisa? - Ya, aku bisa.
- Baiklah. - Aku bisa.
- Jangan lupa tersenyum. - Tentu.
Aku gagal audisi karena menunggu pengawas yang tak pernah datang.
Masih ada jamur hitam...
dan kurasa kita akan mati sekarang.
- Jess, bisa pinjam pemantikmu? - Ya.
Tolong kembalikan.
Aku harus menulis namaku di situ.
Potongan rambut ini bodoh. Aku seperti lelaki?
Lelaki yang sangat manis.
Kudengar kau menyelinap keluar semalam sekitar pukul 03.00.
Kau ke mana?
Apa masalahmu?
- Jangan marah. - Aku tidak marah.
Aku tak bisa melupakan sesuatu begitu saja.
Jadi, saat kalian rujuk...
jangan berharap aku akan pura-pura tak ingin menikamnya.
- Ini rumit. - Tidak.
Berhenti membuang tenaga.
Kau bukan pengisi daya manusia. Hargai dirimu sendiri.
Maaf.
Aku menyayangimu.
Aku bingung kenapa kau terus kembali.
Mungkin aku takut hidup sendirian.
Kau tak sendirian. Ada aku.
- Ya. - Jangan lupa tersenyum.
Baiklah.
Mari kita serius.
Terima kasih telah hadir bersama kami malam ini...
agar Yayasan King bisa terus melakukan kebaikan...
di sekeliling dunia.
Aku ingin beri tepuk tangan untuk tuan rumah atas kemurahan hatinya.
Para hadirin, pendiri King-Tech...
- Astaga! Maafkan aku. - ...Tn. Slater King.
Hati-hati.
Lehermu bisa terkilir.
Aku tak peduli meski patah.
Siap untuk kejutanmu?
Astaga.
Merah atau biru?
Ini gila.
Aku tahu.
Tidak, ini sangat gila.
Kita tak mampu untuk...
Jess, jangan lakukan itu.
Tidak. Ini waktunya siapa?
Waktu kita.
Tahu apa kata ibuku?
Kesuksesan adalah pembalasan terbaik.
Menurutmu dia ingat aku?
Siapa bisa melupakanmu?
- Sial! - Kau tak apa-apa?
Maaf.
Sulit pakai sepatu bertumit.
- Lakukan yang diajarkan bibiku. - Baiklah.
Timur, barat, timur, barat.
Timur, barat, timur, barat.
- Timur, barat, timur, barat. - Halo.
Timur, barat. Barat, timur, barat, timur, barat...
Sial. Itu Jennifer. Celaka.
Tunggu.
Karena orang sepertiku akan menyentuhnya.
Mereka pintar melakukan itu. Aku tak mau merusaknya.
Ini area pribadi. Bisa kalian ke sana?
- Baiklah. - Tentu.
- Hei, Stan. - Apa kabar, Cody?
- Baik. - Selatan, selatan, selatan.
Menurutmu berapa harga kepala kecil itu?
Satu juta dolar?
Apa alarm akan berbunyi jika kau mencuri...
Frida.
Frida?
Sial.
Kau baik-baik saja?
Boleh kulihat?
Ya.
Pernah lihat di film, dan aku selalu ingin melakukannya.
Kini kau seimbang.
Slater.
- Rich! - Pidatomu luar biasa.
Sungguh? Kau yakin?
- Maksudku... - Bagaimana rasanya...
- Bu? - ...takut mengatakan apa pun.
Ya?
- Aku tahu. Aku paham. - Tanganmu.
Aku bangga kepadamu.
Kau sudah melewati banyak hal.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Maaf aku mengganggu.
Kau tak mengganggu. Ini...
Aku belum tanya namamu.
Frida. Aku Frida.
Frida.
Ya.
Frida, ini Dr. Rich Stein.
Dia terapisku.
Dia butuh itu.
Aku bercanda. Senang berkenalan.
Berkedip dua kali jika aku dalam bahaya.
- Astaga. - Mungkin tidak.
Jangan jawab yang itu.
Silakan teruskan.
Senang berkenalan.
Baiklah.
Hai.
Hai.
- Ini yang... - Ayo.
Astaga!
Baik, ini dia.
Jess, Frida...
- ini teman masa kecilku, Cody. - Bersulang.
- Bersulang. - Bersulang.
- Ini Vic, orang tepercayaku. - Senang berkenalan.
Apa kabar?
Heather. Camilla.
- Apa kabar, Cantik? - Hai.
Itu Stan, keamananku.
- Tom. - Hai. Apa kabar?
Di mana Lucas?
Dia ada di acara itu.
- Slate! Hei. - Hei, Lucas.
Dia pemuda berprestasi. Kelak akan memimpin dunia.
- Senang berkenalan. - Senang berkenalan.
- Hei, Slater. - Apa kabar?
Entah itu siapa.
Ini Frida, Sarah. Sarah, Frida.
- Hai. - Hai.
Kukumu bagus.
Terima kasih.
Kau tahu siapa pemahat kita?
- Tidak. - Lihat kubawakan apa, Sayang.
Jangan panggil aku "sayang".
Kau ingat semuanya? Agak cepat.
Ya, ingatanku bagus.
Ya.
Kau tidak asing. Apa aku mengenalmu?
- Melihatmu di suatu tempat? - Kurasa tidak.
- Apa? - Tidak apa-apa.
Hai.
Maaf.
Maaf mengganggu.
Frida, ini Stace. Stace, Frida.
- Hai. - Hai.
Senang bertemu.
Aku tahu aku perusak pesta, tetapi kita harus...
Baik. Terima kasih, Stace.
Kau mau ke mana?
Pergi ke pulau beberapa hari.
Pulau.
Aku lupa kau punya pulau.
Biasa saja.
Sangat biasa. Ya.
Senang berkenalan, Frida.
Slater, ayo. Ini asyik, tetapi kita harus pergi.
- Bisa kita pergi? - Aku harus pergi.
Ke tempat yang ada payung di minumanku.
Ya.
Ayo!
- Sampai jumpa. - Ayo, Slate.
Kau lihat itu?
Dia... kepadaku.
Kisah lain untuk hidupmu, Sayang.
- Ya. - Kau dapat nomornya?
- Tentu tidak. Mana mungkin... - Apa maksudmu?
- Mana mungkin lelaki seperti itu... - Setelah tadi?
- Entahlah. - Hei.
Dengarkan...
Aku tak mau terdengar...
Kalian mau ikut?
Silakan.
Terima kasih.
Terima kasih.
Tempat ini payah.
Wah.
Senang bisa kembali.
Tolong ponselnya.
Terima kasih.
Serius?
Kau tak perlu melakukan apa pun dengan terpaksa.
Terima kasih, Stace.
Terima kasih, Stace.
- Terima kasih. - Indah, Sayang?
Jangan panggil aku "sayang".
Aku mencintaimu.
- Ya. - Sudah terbiasa.
Baiklah, ayo.
Baiklah!
Semua katakan, "Membuat kenangan!"
Membuat kenangan!
Semoga kau suka. Ini favoritku.
Masih bisa diterima.
Bagus.
Dengarkan, aku tahu kau tidak...
sempat berkemas...
sebelum kemari, tetapi ada...
barang-barang di sana.
Namun, jika kau butuh hal lain...
beri tahu aku.
Kita akan ke kolam renang, jadi silakan berberes.
- Baiklah. - Baik.
Ya, pokoknya...
Kita akan di...
Mencoba... Aku memang ingin memperbaikinya.
Pintu berumur 600 tahun. Baiklah.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
- Baiklah. - Baiklah.
Hei.
Terima kasih sudah datang.
Astaga.
Astaga!
Astaga.
Desideria.
Jijik.
Semoga beruntung lain kali...
Jalang.
Maaf, kau membuatku kaget.
Kelinci merah.
Apa?
Kelinci merah.
Maaf.
Apa?
Tunggu, kau lupa...
Baiklah.
Hai.
Apa menurutmu aneh ada pakaian untuk kita?
Kurasa tidak aneh. Mungkin orang kaya memang begitu?
- Benar. - Permisi...
kau tahu kami harus ke mana?
Baiklah.
Tumbal manusianya sebelum atau sesudah makan malam?
- Astaga! - Astaga!
Kau cantik sekali!
Ya ampun. Kau sangat cantik.
Aneh tidak pakaian kita sama?
Entah. Ini manis.
Mereka tahu ukuran bra kita?
Mungkin mereka juga akan berpakaian sama.
Itu rokok ganja, Ratu.
Karena itu julukanku Ratu Rokok Ganja.
Ada yang punya pemantik?
Jangan salah paham.
Aku suka bekerja di King-Tech. Aku belajar banyak.
Namun, aku ingin punya usaha sendiri.
Aku ingin jadi Slater King dalam kripto.
- Vic, mau semangka? - Terima kasih.
Karena dunia sudah berubah.
- Nanti tak ada uang tunai. - Agak kenyal.
Apa maksudmu agak kenyal?
Kenapa kau selalu begitu?
Kita sedang melihat apa?
Dua mata...
tiga kancing kecil...
dua lengan.
- Manusia roti jahe. - Ya.
Sempurna.
Tangkap.
Bagus, HSB!
Aku tahu. Kau ada di Hot Survivor Babes.
Delapan musim.
Kau wanita sinting di acara itu.
Mereka menyunting banyak adegan.
Kulakukan apa pun demi bertahan hidup.
Begitu cara menang.
Kau mau air kelapa?
Dia baik-baik saja.
Kau baik-baik saja?
Frida, kau baik-baik saja?
Kau sempat membuatku takut.
Baunya harum?
Desideria.
Hanya tumbuh di sini.
Ada kebun herba kecil yang indah di sini.
Ada ayam.
Kau tahu...
ini tak seperti yang kukira.
Apa maksudmu?
Pesta legendaris Slater King...
dengan narkoba dan kebejatan.
Kami masih pakai narkoba.
Kami lakukan dengan niat.
Kami masih bersenang-senang.
Kini agak berbeda.
Terapi mengubah hidupku.
Terima kasih, Teman-Teman.
Ada masalah hama saat ini.
Itu ular bulu mata.
Aku tak senang membunuh mereka...
tetapi mereka jadi masalah.
Kau sedang terapi?
Tidak.
Menurutku terapi tidak berguna.
Bicaramu seperti saudariku.
Buat apa membayar orang untuk mendengarkan...
ibuku mencoba bunuh diri di depanku?
Maaf.
Tak apa. Aku bertahan. Aku masih di sini.
Ya.
Namun, aku setuju denganmu mengenai terapi.
Aku tak suka itu.
Rich lebih seperti terapis untuk trauma.
Khusus di bidang ingatan terpendam.
Apa yang tak bisa kau ingat?
Semua hal sebelum usia 10.
Jadi, kutebak itu...
sangat buruk?
Kenapa kau ingin mengingatnya?
Aku akan bayar untuk melupakan.
Mungkin kau benar.
Mungkin lupa adalah pemberian.
Astaga.
- Sial. - Biarkan. Dia bisa.
- Tidak. - Biar kubantu.
Tidak. Aku bisa.
Dia tak suka dibantu.
Tenang, kau sedang berlibur.
Slater...
kuminta mereka taruh kursi di tempat baru.
- Baik. - Beri tahu aku jika tak terlalu aneh.
- Baik. - Menurutku itu bagus.
Juga, cairan vape...
- kutaruh di mejamu. - Baik.
- Satu lagi. - Ya?
Generator baru tak berfungsi.
Jadi, kutaruh lilin di sekeliling ruang makan.
- Baik. - Oke?
Kuhargai. Aku menyayangimu.
Aku juga menyayangimu.
Astaga.
Sudah tahunan aku tak melihatmu.
Sudah puluhan tahun.
Kau sering ke sini?
- Sering. - Tentu saja.
Sekarang aku tinggal di sini.
Ini rumahku.
Timur, barat, timur...
Teman-teman, malam ini ada bunga labu zukini...
langsung dari kebun organik di Chez King.
Ada yuca mofongo croquetas goreng...
yang menggiurkan.
Tentunya ada daging steik yang dikeringkan.
Diberkatilah. Nikmatilah.
Wah.
Mari angkat gelas kita untuk Camilla.
- Tidak, jangan. - Ya.
Dia menyelesaikan penjualan aplikasinya kemarin.
Selamat datang di King-Tech.
Terima kasih.
Bagaimana cara kerjanya?
Ini perihal astrologi. Namanya The Cycle.
Luar biasa.
Masukkan waktu dan lokasi kelahiranmu.
Kau akan diberi tahu alasan sitkommu dibatalkan...
dan istrimu selingkuh dengan tetangga...
sementara kau makan telur agar langsing...
agar ada yang bercinta denganmu, karena...
planet Saturnus sedang mengajarimu...
cara memproses emosimu dengan cara yang lebih sehat.
Aku senang kau terbantu.
Luar biasa.
Kawan.
Aku senang memasak untuk teman-temanku. Terasa istimewa.
Tampak lezat, Cody.
Nikmati steiknya.
Wah.
- Boleh minta garam? - Sungguh?
Ya. Kurang garam.
- Kau mau? - Aku tak makan daging merah.
- Maaf. - Tempat ini menakjubkan.
- Indah. - Minta lada juga.
- Diam, Vic. - Aku tak percaya akhirnya bisa di sini.
Aku senang kau menikmati...
Ada noda...
Si Bodoh pakai jubah kultus.
Tenang. Tidak apa-apa.
Sarah, kau akan masuk All-Stars?
Tadinya, ya.
Namun, setelah 22 tahun, mereka memutuskan...
acara tentang gadis berbikini...
bertahan hidup di hutan adalah eksploitatif.
- Kataku... - Cium ini, Sayang.
Sia-sia dua tahun berlatih.
Aku yakin akan berguna.
Ini akan terasa nikmat.
Frida, selain menodai pakaianmu...
kau sibuk apa lagi?
Aku hanya... Aku sedang mencoba...
memikirkannya.
Memikirkannya?
Ya.
Beri tahu aku hasilnya.
Kurasa aku tak tahu apa yang kulakukan.
Vic punya gelar dari Harvard...
karena tidak tahu apa yang dia lakukan.
Tanya dia kelingkingnya kenapa.
Ya.
Tidak. Apa masalahnya? Aku hanya bertanya.
Aku suka teman baru kita Frida.
Menurutku dia keren dan menarik.
Aku hanya ingin mengenalnya.
Baiklah.
Hei, disesap, Bung.
Anggur itu lebih tua darimu.
Maaf.
Persembahan. Saatnya hidangan penutup sungguhan.
Psilosibin yang indah ini dan tetesan MDMA...
akan memperkenalkan nenek moyangmu.
Ya.
Diberkatilah, anak-anak hutan.
Siapa mau pertama?
Berapa tetes?
Berikan.
Dia ahlinya.
Tetapkan niatmu.
Satu.
Dua.
Tiga.
Aku sangat mencintaimu.
Aku sangat mencintaimu.
Aku cinta nanas ini.
Kau cantik sekali.
Baiklah. Tidur.
Baik.
Aneh.
Apa?
Tidak apa-apa.
- John Kennedy pernah ke sini. - Ya.
Sirip biru. Potongan perut. Terbaik di dunia.
Cody, ini mengagumkan.
Pisau istimewa.
Slater membelinya untukku di Okinawa. Sangat tajam.
Aku tak mau kau melukai dirimu.
Ini Hattori asli.
Dia mengadakan pesta ulang tahunnya.
Terima kasih.
Ada yang aneh di sini.
Maksudmu aneh adalah kau kalah lagi?
Ya, permainan ini jadi sangat aneh.
Kenapa kelingkingmu?
Apa aturan pertama Fight Club?
Apa?
Sudahlah. Ini dia.
Satu.
Dua.
Tiga.
Empat.
Lima.
Enam.
Tujuh.
Delapan.
Sembilan.
Sepuluh!
Tidak!
Tunggu.
Aku tidak... Aku tidak siap...
Kau menikmatinya?
Kami sangat menikmatinya.
Sayang.
Mau semangka?
Itu rokok ganja, Ratu.
Ada yang punya pemantik?
Heather, kau pegang pemantikku?
Maaf.
- Boleh kucoba? - Ya.
Apa ini?
Rasa stroberi?
Aromanya cocok denganmu.
Terima kasih.
Itu bekas luka apa?
Entahlah.
Aku suka kukumu.
Terima kasih.
Kukerjakan sendiri.
- Sungguh? - Ya.
Apa ini?
Kucing biru.
Ya. Kukuwan.
Apa?
Kukuwan.
Ini kuku hewan.
Ini hobiku. Permainan kata untuk...
- Kau mengerti? - Sial! Ya.
- "Kuku-wan." - Kukuwan.
Aku mau tidur.
- Aku mau tidur. - Apa?
Kenapa?
Ada terapi besok pagi.
Payah.
Masa bodoh.
Tunggu. Kau lupa...
Jijik.
Halo?
Halo?
Frida?
Hai.
Hei.
Kupikir kau mau ini.
Terima kasih. Kau perhatian.
Jadi...
- Kau sedang apa? - Astaga.
Lihat siapa ini.
- Frida, ini Rich. - Hai.
Rich, Frida.
Senang berkenalan.
Aku ingat kau.
Dari gala?
"Berkedip dua kali jika aku dalam bahaya"?
Benar.
Benar.
Menakjubkan.
Ya, ini menakjubkan.
Stace? Masih terasa aneh di sini.
Baiklah.
Coba taruh di tempat lain.
Kenapa tidak dibakar saja?
Mungkin akan membuatnya kurang aneh.
- Jangan begitu. - Hai.
Jangan begitu. Kau tahu itu membuatku sedih.
Mengerti?
Maaf.
Baik, Anak Muda.
Aku kembali ke puncak gunung.
- Selalu senang mengobrol denganmu. - Ya.
Terima kasih.
- Terima kasih hadiahnya. - Mari kuantar keluar.
Sayang, ada pemantik?
Di mana pisauku? Siapa yang ambil pisauku?
Apa?
Aku tak menemukan pisau istimewaku.
Tenang. Kau hanya perlu bertanya.
Kau tak apa-apa?
Ada yang lihat pisau istimewa Cody?
Aku tak tahu ke mana pisauku.
Kau mau?
Tidak, Heather. Ganja itu membuatku paranoid.
Tak ada yang ambil pisaumu.
Sesuatu yang buruk akan terjadi.
Apa?
Ketika keadaan terasa baik...
saat itulah hal buruk terjadi.
Kenapa berpikir begitu?
Kehidupan.
Ini hari apa?
Entahlah.
Kapan kita pulang?
Kapan pun kau mau.
Itu bukan jawaban.
Kau menikmatinya?
Ya.
Bagus.
Baik, kali ini siapa?
Kali ini siapa yang pegang?
Bukan aku.
- Aku tak ingat mengambilnya. - Aku tahu siapa yang ambil.
Apa aku harus menulis namaku di sini?
Sial.
Pop Rocks pakai sorbet mojito jeruk.
Diamlah!
Aku menemukannya.
Aku menemukannya.
Aku menemukannya.
- Ayo! - Ya!
Aku suka!
Ya!
Asyik!
Semua ini terasa steril.
Astaga. Baiklah.
Foto yang indah! Tahan.
Baiklah. Ya. Tahan.
Cocok untukmu, bukan?
Lihat aku.
Menari-nari dengan topiku.
Dasar bodoh.
Goyangkan pinggul.
Kemarilah, Sayang.
- Ya. - Ayo. Berputar.
Rasanya luar biasa.
Tahu betapa aku mencintaimu?
Astaga.
Kemarilah.
Kau wangi.
- Kuhabisi kau. - Ya!
Asyik!
Ada yang menggigitku!
Itu dia.
Ya. Itu dia.
Sial!
Slate, itu... Itu adalah...
Aku yakin kau ingin mengatakan "luar biasa."
Apa ular itu beracun?
Berbisa, tetapi kau tak akan mati.
- Astaga! - Tidak.
- Sudah mati? - Kau baik-baik saja.
Astaga!
Apa aku harus ke rumah sakit?
- Kau akan baik-baik saja. - Lagi pula...
tak ada rumah sakit.
Kau mau air lagi?
Bagaimana tanganmu?
Aku merasa aneh.
Aku mau ponselku.
Baiklah.
Aku mau pulang.
Jangan berlebihan.
Semua orang tersenyum dan tertawa...
bagai pramugari tahun 1960-an.
Dia berkata, "Kau menikmatinya?" Kataku, "Ya, aku menikmatinya."
Aku takut, Frida.
Kau hanya butuh tidur.
Tidak. Jangan begitu.
Kau tak merasakannya?
Ada yang salah dengan tempat ini.
Apa yang salah?
Apa yang salah? Aku sungguh ingin tahu.
Makanannya yang lezat?
Atau sampanye yang berlimpah?
Seprai yang berkualitas tinggi? Apa?
Kau tak mendengarkanku.
Kumohon.
Kumohon.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku di sini.
Dan aku dihargai.
Jadi, kumohon.
Kumohon.
Maaf.
Maaf.
Ya.
Baiklah.
Aku mau pergi berbaring.
Halo?
Hai.
Maaf. Aku sedang...
Aku mencari Slater.
Hei.
Siapa namamu?
Kelinci merah.
Kelinci merah, benar.
Tenang. Aku akan rahasiakan.
Aku bukan pengadu.
Baik.
Astaga, ini minuman apa? Kuat sekali!
Kelinci merah.
Kelinci merah.
Kelinci merah.
Kelinci...
Sedang apa kau di sini?
Aku tersesat.
Lewat sana.
Ayam-ayam kabur lagi.
Merepotkan.
Kemari, Ayam Bodoh.
Tunggu!
Kenapa kita berlari?
Entah kenapa kita melakukan itu.
Sembunyikan ini.
Ini ulah siapa?
Serius.
Kapan aku memotong poniku?
Ada apa?
Ada zakar di wajahmu.
Ya.
Salam, orang-orang hebat.
- Pagi, Anak Muda. Kau baik-baik saja? - Maaf, Slate.
- Hai, Semua. - Matamu.
Apa? Hebat, bukan?
Astaga. Ada mufin bluberi?
Resep ibu Slate.
Lezat sekali.
- Terima kasih. - Bagaimana tidurmu?
Luar biasa.
Baiklah, Anak-Anak...
waktunya berlayar.
Siapa yang siap menangkap ikan kerapu?
Ayo kita lakukan.
Boleh kubawa mufinnya?
Bawa mufinnya.
Bisa kecilkan suaranya?
Maaf, Sayang.
Aku sedang tak ingin naik perahu.
Ayolah, pasti seru. Seember besar cacing.
Biar kami para wanita meluangkan waktu bersama.
Kalian pergi bersama cacing.
- Tak keberatan aku pergi? - Tidak.
- Kau yakin? - Ya.
- Tom, itu zakar di wajahmu? - Ya.
- Nikmati waktu kalian. - Baik.
Dah, Sayang.
Dah, Sayang!
Aku butuh ini!
- Aku juga. - Astaga!
- Kau mau ini? - Tidak.
Heather, rokokmu itu...
- terlalu kuat. - Aku tahu.
- Sayang, punya pemantik? - Ya.
Terima kasih.
Di mana Jess?
Maksudmu?
Apa maksudmu, "Maksudku?"
Jess.
Siapa Jess?
Kau baik-baik saja?
Dia baik-baik saja?
Kau terlihat kurang sehat. Ada apa?
Ya, ada apa?
Kalian bercanda?
- Di mana Jess? - Apa, Sayang?
Temanku di kamar sebelah.
Di gudang?
Tenang. Kau sedang berlibur.
Astaga.
Bangun!
Bangun!
Bangun!
Jess di sini.
Jess di sini!
Katanya ada yang salah dengan tempat ini.
Aku mengerti.
Aku tak mau terdengar menyebalkan.
Namun, kurasa aku akan tahu...
jika ada orang lain di sini.
Aku tahu ini tak masuk akal.
Tak masuk akal, tetapi...
Aku merasa kita melupakan banyak hal.
Bagaimana kalau kau taruh pisaunya?
Boleh?
Ya, maaf.
Maaf.
Tidak apa-apa.
Maaf.
Ini hari apa?
Apa?
Kau tahu ini hari apa?
Tidak.
Aku tak pernah tahu ini hari apa.
Benar.
Aku senang di sini.
Namun, aku juga...
merasa bahwa aku...
tidak senang.
- Apa itu masuk akal? - Ya.
Aku tak tahu kenapa bisa ada kotoran di kukuku.
Maaf. Apa ini?
Apa itu?
Mereka bilang, "Sarah...
"kau memanjat pohon ketika mabuk dan kau jatuh."
Aku tak bertahan delapan musim di Hot Survivor Babes karena aku jatuh.
Kau tak berpikir aku gila?
Yang gila adalah kita naik pesawat...
bersama para lelaki yang tidak kita kenal.
Kupikir kalian saling kenal.
Tidak.
Cody mengobrol denganku di kedai kopi...
mengatakan bahwa dia mengenal Slater King.
Namun, Heather dan Camilla kenal semuanya, bukan?
Entahlah.
- Astaga! - Apa yang kita pikirkan?
- Sial! - Sudah kuduga!
Sudah kuduga!
Sudah kuduga! Ini terlalu bagus untuk kenyataan.
Mereka mempermainkan kita karena itu keahlian mereka.
Mereka mengalihkan kita dengan pakaian bagus...
memberi kita rasberi dan sampanye yang melimpah.
Namun, kita tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mereka ingin mengendalikan kita.
Mereka ingin membuat kita terlihat gila.
Dan itu berhasil.
Mereka membuat kita lupa.
Ya.
Baik, tetapi...
caranya?
"Lupa adalah pemberian."
Apa?
Kata Slater, "Lupa adalah pemberian."
Aku tak mengerti.
Kita harus panggil polisi.
Ya.
- Kita harus telepon FBI. - Ya.
Kita harus telepon polisi dan FBI.
Tunggu.
- Apa? - Tunggu.
- Anggaplah kita telepon polisi dan FBI. - Ya...
Kita berkata, "Hai. Tolong kirim bantuan.
"Slater King dan teman-temannya berbuat jahat kepada kami."
Mereka akan tanya, "Berbuat apa?"
Kita akan jawab...
"Kami tidak tahu.
"Karena mereka diam-diam menghapus ingatan dengan parfum."
Mereka akan bilang, "Apa?
"Kami tak akan begitu, mungkin pria kulit putih lain."
Heather dan Camilla akan bilang, "Kami bergembira dan...
"mengisap ganja di sini, Pak."
Aku akan bilang, "Pak, percayalah wanita.
"Ini pemantik temanku." Mereka akan bilang, "Tentu saja.
"Dasar wanita gila."
Baiklah.
- Lihat aku. - Baik.
- Mari kita perjelas. - Baik.
- Kau ingat temanmu? - Ya.
- Namun, aku tak ingat dia. - Tidak.
Kenapa bisa begitu?
Dia digigit ular.
Baiklah.
Aku minum ini.
Apa isinya?
Pasti bisa ular.
Kau pikir bisa ular akan membuat kita ingat?
Ya.
Masa bodoh.
- Ya. - Astaga!
- Tidak enak. - Itu bisa ular?
- Ya. - Kenapa tak peringatkan aku?
- Sudah. - Itu menjijikkan.
Bagaimana agar Heather dan Camilla meminumnya?
Ya ampun.
Tequila?
Minuman keras, Teman-Teman!
- Astaga! - Apa isinya?
Bisa ular?
Sikat habis, Teman-Teman.
Dahulu aku peminum.
Gila! Itu luar biasa!
Tajam.
Sial!
Stan mengabari dari alat itu...
mereka akan segera kembali dari memancing...
yang berarti aku lebih baik...
Baiklah.
- Dah, Nona-Nona. - Dah, Stace.
- Ya! - Aku mau ambil telepon. Berjagalah.
- Tunggu. - Baik.
Aku harus apa saat mereka kembali?
Entahlah. Berteriak...
"rokok ganja" sekeras mungkin.
- Baik. - Jangan lupa tersenyum.
Rokok ganja.
Minum lagi?
Ya.
Tunggu.
Sial!
- Wanita nakal selamanya. - Wanita nakal selamanya.
Tunggu. Kau menumpahkannya!
Astaga!
Sial.
Tunggu.
Sarah?
Kenapa hidungmu?
Mungkin sebaiknya kurangi minum.
Percayalah. Kurasa minumannya sangat kuat.
Aku benar-benar tangguh, jadi...
Berikan saja kepadaku.
- Tidak. - Berikan.
Ayolah. Pikirkan dirimu.
Kami bisa atasi.
Lihat.
- Ya ampun! - Ya ampun!
Apa-apaan, Sayang? Ini aku!
Maaf. Aku tak suka digelitik.
Ya ampun!
Sial!
Ayolah.
Saat usiaku empat tahun, saudariku mendorongku.
Tak disengaja. Dia bukan sosiopat.
Dua gigi depanku masuk ke dalam...
lubang giginya.
Itu menjijikkan.
Namun, itu gigi susu, jadi tumbuh kembali.
Kau baik-baik saja?
Maaf, bagaimana hidungmu?
Di mana Frida?
Dia sedang bersih-bersih.
Baik. Sampai jumpa sebentar lagi.
Tunggu!
Kami mau...
mengisap... rokok ganja!
- Ayo, Ratu! - Ya!
Kita akan mengisap rokok ganja!
Baiklah.
Baiklah.
Ayo kita lakukan!
Aku tak sabar!
Kita dalam situasi yang pelik.
Ya.
Ayolah.
TAK ADA SINYAL
Sial!
- Apa kabar? - Hei.
Ada yang punya pemantik?
Kau baik-baik saja, Sayang?
Ya.
Aku hanya...
bersemangat dengan rokok ganja ini.
Aku juga.
Sial!
Apa yang harus kami lakukan kepadamu?
Apa yang harus kami lakukan?
Ini...
terasa aneh.
Tidak cocok di sini.
Stace, apakah aneh di sini?
Tidak. Aku suka di situ.
- Aku mau ambil air. - Stan?
- Agak aneh. - Benar, bukan?
Aku akui. Wanita ini sinting.
- Ada yang mau sampanye? - Namun, kita mencintainya.
Tunggu. Kau belum mengisapnya.
Lakukan lagi.
Masa-masa edan.
Itu yang kusuka.
Nyaman, tetapi... Entahlah.
Terlalu merah? Aku merasa terlalu merah.
Kau bisa bantu.
Aku sedang makan.
Ada yang gambar zakar di dahinya malam ini.
- Apa? - Tidak ada apa-apa.
Berhenti bergerak, Sayang!
- Kita lakukan atau tidak? - Ini kacau!
Diam. Dia digigit. Dia ingat semuanya.
- Tidak. - Tidak!
Ya.
Singkirkan.
Kau mau? Stace?
- Apa? - Kau mau mengambilnya?
Bodohnya aku! Stan, bantu aku.
Kenapa tak terpikir ini sebelumnya?
Selama ini ada di situ, tepat di depanku.
Baiklah.
Tunggu.
Kenapa kita tak taruh di sini?
Frida!
Hei, Frida!
Selamat datang di pesta!
Frida!
Hei!
Kau mau ini?
Ya!
Aku akan...
- Ya. - Ya.
Baiklah.
Sarah, mau bawa ke mana rokoknya?
Ini, isaplah. Akan aneh jika tidak.
Baik.
Bagaimana ponselnya?
Buruk.
Sangat buruk.
Baiklah.
Bisamu mulai berpengaruh?
Ya.
Heather dan Camilla?
Mereka bagaikan bom waktu.
- Hei, Teman-Teman. - Hai!
Hei.
Kita melihatnya.
Apa?
Kita lihat perbuatan mereka kepada Jess.
- Apa kabar, Gadis Teler? - Hei!
- Benarkah? - Ya.
Mereka membunuhnya karena dia tidak lupa.
Ini untukmu.
Ini untukmu.
Aku sayang kalian, Jalang!
Hei!
Itu dia.
Hai... kau.
Apa kabar?
Aku merindukanmu.
Aku juga merindukanmu.
- Kalian buat masalah? - Tidak.
Hanya waktu perempuan.
- Waktu perempuan? - Ya.
Aku suka itu.
Baiklah.
- Lihat ini, Sayang. - Kau baik-baik saja?
- Aku tak apa-apa. - Sayang!
- Hebat, bukan? - Baik...
apa yang harus kita lakukan?
Kita terus berpura-pura.
Baiklah.
- Hebat sekali! - Wah!
Teman-teman, ini kerapu yang dipersiapkan secara istimewa.
Direbus dalam shoyu...
dan jahe muda dengan bawang putih lokal.
Juga sedikit yuzu jika ingin lebih kaya rasa.
Kaya rasa!
Diberkatilah. Nikmatilah.
- Lezat sekali! - Terima kasih.
Kawan, ayo ke Coachella.
Kuajak dia, akan ada hologram Tupac dan lainnya.
Luar biasa. Dia mengikuti kita ke sana.
Itu indah.
Lupakan saja.
Kita ganti lokasi, tempat lain saja. Dia tak menyerah.
Tidak!
Jalang, itu lucu sekali!
Ayo buka anggurnya! Ayo.
Ayo. Keluarkan anggurnya! Cepat!
Jangan mengaturku! Diam!
Diamlah!
Kau suka itu?
Jangan mengaturku!
Jangan mengaturku!
Diamlah!
Hentikan.
- Hentikan! - Ini kacau sekali!
- Dewasalah. - Aku tak bisa. Kumohon.
Jangan mengaturku.
Jangan mengaturku.
Dia tak akan ingat semua ini?
Ya.
Makin buruk, makin mereka lupa.
Semua trauma hilang.
Bersihkan dia, dan dia akan kembali bergembira.
Kumohon!
Menakjubkan.
Ini akan terasa nikmat.
Chateau Beauvoir, 1973.
- Hiruplah. - Ya.
- Cody, kau hebat. - Syukurlah kau suka.
Baiklah. Selamat makan.
Kau wangi.
Terima kasih.
Liburan ini melakukan sesuatu kepada diriku...
yang aku pun tidak tahu.
Enak sekali.
- Apa enak? - Enak sekali.
Teman-temanku...
kalian teman-temanku.
Jika ada yang mengganggu kalian, hubungi aku...
tekan nomorku...
"Hei, Camilla, bedebah ini menggangguku."
Aku akan berkata, "Sungguh? Cukup. Kirim alamatnya."
Paham? Karena aku dari Dyckman.
Aku orang yang penyayang...
Namun, aku tak sungkan menghajar bedebah.
Senang melihat kalian...
akrab seperti ini.
Aku sayang kalian.
Kalau kau, Sarah?
Kau menikmatinya?
Ya, ini...
Ini menyenangkan. Ya.
Biasanya aku...
sulit berteman, jadi ini menyenangkan.
Itu menarik.
Ya.
Apa penyebabnya?
Ya, Sayang.
Yah...
Wanita...
diajar untuk saling bersaing.
Benar?
Padahal seharusnya kami membantu... Maksudku mendukung...
satu sama lain. Entahlah.
Aku berpikir...
mungkin saat aku pulang...
aku akan memulai program...
mengajari wanita keterampilan bertahan hidup.
Aku tahu acara itu bodoh dan merendahkan...
tetapi aku belajar banyak hal berguna.
Kau tak pernah tahu...
kapan kau akan terjebak di tempat terpencil...
dalam situasi mencekam tanpa ada yang menyelamatkanmu...
tak ada yang dengar teriakanmu...
dan kau harus berjuang demi nyawamu!
Karena menakutkan...
di luar sana.
Ya.
Kau benar sekali.
Memang menakutkan.
Aku terlalu bersemangat.
Aku akan berbuat sama.
Namun, itu benar.
Istri sepupuku dirampok di luar Petco pekan lalu.
- Astaga! - Lihat?
- Dia baik-baik saja? - Tidak.
Kau tahu apa yang hebat?
Wanita...
saat mereka bersatu...
itu sangat indah.
Maaf.
Terima kasih. Hidangannya lezat.
Kau tak apa-apa?
Ya.
Aku hanya ingin...
menari.
Kau mau apa?
Tidak.
Baiklah.
- Senang ada hal baru. - Ya.
Mainkan musik.
- Baik. - Tombo.
Bagus, Fri!
- Hei! - Hei.
- Sarah! - Makin panas.
Wah.
Luar biasa!
Asyik.
Cepat foto.
Lihat gerakan itu.
- Ada apa ini? - Awas!
Aku menyukainya.
Yang benar saja!
Wah.
Aku tak percaya ini.
Ya!
Ya, Sayang.
Sial.
Kau nakal, Sayang.
Lucas!
Lakukan seperti ini.
Ini.
Hei!
Kau mau ke mana?
Air.
- Hei. - Ada apa?
Stan.
Stan, kau pernah jadi Marinir, bukan?
Untuk selamanya.
Bisa jadi pahlawan lagi dengan mengambilkan es?
Sial.
Kau menikmatinya?
Aku sangat menikmatinya.
Aromamu berbeda.
Dasar kau bejat!
- Aku dapat mufin lagi. - Hentikan!
- Tidak! - Apa-apaan?
Gawat.
Gawat.
Kemari, Bedebah!
Apa-apaan!
Sayang...
kita bisa bicarakan ini.
Jangan gegabah.
Astaga, Sayang.
Apa-apaan! Jangan, Sayang!
Sial!
Ini akan terasa nikmat.
Sayang!
- Lepaskan! - Kau memegangnya?
Ya, aku memegangnya.
Tidak!
Tempat ini payah.
Apa-apaan?
- Kita hanya bersantai. - Kakiku mati rasa.
Kunci pintunya!
Kakiku mati rasa.
Kunci pintunya!
Teman-teman?
Kita harus ke rumah sakit.
Aku harus ke rumah sakit.
Sial!
Astaga!
Mereka tahu segalanya.
Kita akan masuk neraka.
- Maksudmu? Kita orang baik. - Minum ini.
Astaga!
- Kau diberi parfum. - Maksudmu?
Itu sebabnya kau tak ingat.
- Apa artinya? - Teman-teman?
Bisa jelaskan apa yang terjadi?
Teman-teman?
Teman-teman?
Kelinci merah.
Aku tak mengerti.
- Aku tidak... Kau saja keluar. - Hentikan!
Maaf aku membentakmu.
Kau bisa.
- Aku tak suka lagi permainan ini. - Hei, kemari.
Keluarlah...
- dan tangkap para wanita itu. - Baik.
Sial.
Tenang.
Kau hanya...
mengingat.
Namun, aku tak...
Aku tidak ingin ingat!
Mereka akan melakukan keinginan mereka.
Dasar anak kecil.
Lupa adalah pemberian, Sayang.
Tolong aku.
Aku sudah coba menolongmu.
Siapa itu?
Ini aku, Sayang.
Ini.
Apa yang kulakukan?
Tidak ada.
- Syukurlah! - Tidak. Maksudku...
kau tak berbuat apa-apa.
Kau tak berbuat apa-apa untuk dirimu.
Kau tak berbuat apa-apa untuk mereka.
Menurutku...
ada tempat khusus di neraka...
untuk orang yang memilih tidak berbuat apa-apa.
Kenapa kau tidak berbuat apa pun?
Apa-apaan?
Ini mustahil kecuali...
Aku pernah ke sini.
Apa yang harus kita lakukan?
Mari kita menyapa mereka.
Slater, tolong. Aku tak tahu apa yang terjadi.
- Kau mau berbuat sesuatu? - Entah ada apa.
Semua jadi gila. Tolong aku!
Kau akan berbuat sesuatu?
Slater, aku takut!
Jangan buka pintunya.
Jangan buka pintunya. Baik.
Sial!
Aku sungguh minta maaf.
Lihat dirimu.
- Kumohon! - Kau cantik.
Kemarilah. Berhenti.
Berhenti. Tenanglah. Mengerti?
Hai.
Hai.
Di situ cocok.
Aku suka kukumu.
Itu akan meninggalkan bekas.
Kau menikmatinya?
Aku sangat...
Hai.
Selamat datang kembali.
Dasar jalang.
Abaikan dia.
Jangan khawatirkan dia.
Dia masih marah soal kelingkingnya.
Sial!
Kupikir tahun lalu sudah seru...
tetapi kau tampil lebih baik lagi.
Jadi...
semua sudah mati.
Sekarang apa?
Maksudku...
bisa saja saat ini kita semua...
masih bersenang-senang.
Minum mimosa dan jus hijau.
Tertawa saat sarapan siang.
Karena sarapan siang itu nyata.
Sarapan siang sangat nyata.
Tahu apa yang tidak nyata?
Pengampunan.
Biar kutunjukkan.
Aku, Slater King, ingin minta maaf secara resmi atas kelakuanku.
Aku menjalani terapi...
dan aku akan cuti dari perusahaanku...
sementara mengatasi persoalan ini. Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal.
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Aku menyesal!
Puas?
Tidak?
Benar.
Tidak ada yang namanya pengampunan.
Hanya ada...
melupakan.
Hanya ada melupakan.
Kau luar biasa dalam hal lupa.
Kau melupakan tempat ini.
Itu menakjubkan.
Bayangkan dampaknya jika kita bisa membebaskan manusia...
dari penderitaan dan trauma mereka.
Astaga, saudariku akan...
dia akan bebas.
Dia akan bebas karena pikirannya kacau...
karena dia ingat semuanya.
Dia ingat semuanya. Dia berkata...
"Bisa-bisanya kau main tenis dengan dia...
"setelah perbuatannya kepada kita saat kecil?"
Kataku...
Aku bertanya, "Apa yang dia perbuat?"
"Apa yang dia perbuat?"
"Apa yang dia perbuat?"
"Aku tak tahu dia berbuat apa."
Ini pasti bagus.
Kita bisa melupakan semua ini.
Ayo. Aku dan kalian berdua.
Mari kita...
Hanya satu semprotan kecil.
Bagaimana?
Yah...
aku merasa...
Sial!
- Aku merasa... - Baik...
Tunggu sebentar.
Aku segera kembali.
Aku ingin dengar pendapatmu.
Aku akan segera kembali.
Hei.
Tidak!
Tidak! Kumohon, jangan.
Kumohon, jangan. Maafkan aku.
- Kumohon. - Kau pikir aku akan membunuhmu?
Kau teman baikku.
Apa?
Tidak!
Kumohon, jangan!
Jangan bunuh dia! Tolong jangan bunuh dia!
Hentikan! Astaga!
Tidak, tolong jangan! Maafkan aku!
Maafkan aku!
Kumohon, jangan lakukan apa pun!
- Astaga! - Hei.
Tidak!
Maafkan aku!
Maafkan aku!
Tolong hentikan.
Astaga, Vic.
Apa yang terjadi dengan wajahmu?
Apa yang terjadi dengan...
Sial. Apa yang terjadi dengan Camilla?
Astaga!
Apa yang terjadi?
Baiklah...
Vic, apa yang terjadi dengan wajahmu?
Astaga.
Apa yang terjadi dengan...
Camilla...
Lucas...
Apa yang terjadi dengan...
Kau benar. Tidak ada yang namanya pengampunan.
Hanya melupakan.
Dasar...
Aku butuh liburan.
Aku juga.
Punya pemantik?
Sudah kuduga ada yang terlupa.
Kau yakin mau melakukan ini?
Hadirin...
terima kasih sudah hadir bersama kami malam ini.
Slater.
- Kau sulit dihubungi. - Hei.
Senang melihatmu.
Terima kasih sudah datang.
Kita tak perlu melakukannya sekarang.
Jangan di sini.
Aku berharap kita bisa melanjutkan diskusi kecil kita.
Ya.
Kita bisa lanjutkan diskusinya.
Kalau pekan depan?
Kita di Beijing pekan depan.
BERI LIAR
Kami di Beijing pekan depan.
Baik. Maaf, kurasa kita belum berkenalan.
Tentu sudah.
Aku ingat kau.
Hai, Rich.
Aku melihatnya.
Baiklah...
- senang bertemu denganmu. - Ikut aku, Pak.
- Pak... - Mari beri tepuk tangan lagi...
untuk tuan rumah kita, CEO King-Tech.
- Makan steikmu, Sayang. - Hadirin...
Ny. Frida King.
Tambah sampanye, Ny. King?
Terjemahan subtitle oleh Nazaret Setiabudi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.