Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Han Xin
Han Xin
Jiang er
-kau kemana -perang
perang lagi? bukankah baru kembali
-tenang saja -saya tak tenang
terluka begini masih pergi mau pergi mati?
Bukankah kau bilang, saya Han Xin adalah nasib menjadi jendral besar
saya sekarang adalah Duwei dari pasukan sayap
masih belum mati
Duwei dari pasukan sayap kau sudah naik jabatan
Duwei pasukan sayap bagus tidak
tunggulah saya kembali
hati hati
tenang saja, saya Huaiyin Han Xin takkan mati
tahun 208 BC
pasukan Chu di DongE kalahkan pasukan Qin
pasukan Qin terpaksa mundur ke daerah barat
pasukan Chu terus tunjukkan perkasanya
jendral Qin, Zhang Han pimpin pasukan kalahnya bertahan ke Puyang
kondisi perang kembali masuk ke dalam kondisi menggantung
jendral besar, saya sudah berhasil serang ke atas gerbang
berjarak selangkah saja untuk berhasil taklukkan
tapi Li You..
Dia justru minyak api di tuangkan di sungai yang lindungi tembok gerbang
api berkobar, kekuatan pasukan di belakang tak bisa ikuti
pasukan yang sudah berhasil naik tembok
berusaha hidup mati untuk menyerang
tapi kekuatan benar terbatas
saya sudah mau mati berhasil loloskan diri
tapi saudara mereka itu..
Jendral besar, kali ini sudah habiskan pasukan, salahku Song Yi tak berguna
mohon jendral besar hukum
Dingtao dan Puyang memang kota yang sulit di tembus
jendral Song sudah berperang sungguh sungguh
walau tak bisa taklukkan Dingtao
tapi sudah bisa melihat jelas asal usul dari Li You
jendral Song kembalikan dan pulihkan lukamu
kemudian hari barulah perang lagi
terima kasih jendral besar
habiskan pasukan 3000
habiskan pimpinan 2
tapi kembali dengan tangan kosong
paman, biarkan saya pimpin pasukan sayap perang
dalam sehari pasti bisa menaklukkan Dingtao
hal ini bahas nanti
paman
Puyang dan Dingtao ini bentuknya aneh
pasukan kita walau ada keunggulan dalam pasukan
jika dalam waktu panjang menyerang tak berhasil
bantuan pasukan Qin jika tiba
tetap saja tak menguntungkan kita
semua ini ada di kota Dingtao
jika berhasil di tembus Puyang jadi kota satu satunya
katakan sebanyak ini, sekarang hanyalah keras lawan keras
siapa bisa dapatkan Dingtao maka dialah pemenangnya
paman, berikan saya kereta perang 50 buah
dalam sehari, pasti bisa dapatkan Dingtao
saya Xiang Yu disini membuatkan perintah militer
tak menang saya mati
Aji, diam"
pasukan sayap ini mahir dalam perang liar
menembus kota ini cerita lain lagi
paman
disini markas militer tidak ada paman
jendral besar
pasukan sayap bisa serang bisa bertahan
dunia ini tak ada perang yangsaya pasukan sayap tak bisa menangi
kini adalah situasinya
mohon jangan ragukan lagi
akan kupertimbangkan
keluarlah
paman
Fan Zeng ini sudah pikirkan ini itu
ini jelas Dingtao adalah kunci dari semua
biarkan pasukan sayapku maju bukankah semua terselesaikan
tuan Fan ada pertimbangan dia kau mesti pengertian padanya
Ayu, tiap kali ikut serta rapat mengenai militer ini
Fan Zeng itu selalu bisa memberikan kau tampang buruk
kini kau ini masih bicara untuknya
saya tak pedulikah itu
yang penting kau padaku baik sudah cukup
sehari tak bisa dapatkan Dingtao tampangku tak sanggup senang
katai kau, kau justru emosi sehari tak perang, kau tak bisa hidup
saya..
Tertawa apa?
Kau ini sekarang bicara sudah semakin mirip Ji Jiang saja
adakah?
Ada, sungguh ada
banyaknya kata hanya bisa dengar dari mulutnya Ji Jiang
walau terkadang kasar
tapi bisa langsung dan jelas nyatakan emosi
Ji Jiang dan Han Xin ini sama adalah orang yang menarik
jalan
kau ini sungguh teliti, pedang dengan kepala halus begini bisa kau asah
Han Xin
kau kenapa
tidak apa apa
alat yang kubuat ini enak dipakai?
Hatimu pikirkan perihal perang janganlah disini temaniku
Xiang Yu mau pimpin pasukan sayap perang
ini wajar, dunia ini tak ada perang yang dia tak ingin perang
perang serang tembok dan kedua kubu perang itu berbeda
sehebat apapun kau dalam perang kau mesti andalkan tumpukan jasad lautan darah
pasukan sayap ini adalah elit dari yang paling elit
jika terkuras, ini sama sekali tak bisa digantikan
saya dengar..
2 hari ini menyerang mau tembus tembok, sudah mati banyak
jika terus begini takutnya tak bisa
sejak kapan kau perhatian pada kondisi perang
ini karena ada kamu
jika hidup di zaman ini dan sudah terikat denganmu Han Xin
jalur perebutkan dunia ini takutnya tak terhindar
kenapa kau melihatku begini
kau benar bersediatemaniku untuk perebutkan dunia
kalau tidak bagaimana
coba lihat kau ini, tak bisakah belajar dari Zhang Liang
apa yang mau pelajari darinya
dia tak baik dimana
lihat Zhang Liang..
Dari sisi selamatkan kau dan Xiang Yu sudah berjasa
segera minta di pindahkan kembali ke Xiyi
tak perlu perang tetap saja naik posisi
jiang er
kau benar mengira cara yang dilakukan Zhang Liang lebih baik dariku
oh 'wa Han Xin, :hang Han dia beljaga di ?nyang
lalu yang berjaga di Dingtao itu siapa
Li You, anak dari Li Si
Li Si?
Bukankah dia sudah dicelakai mati oleh Zhao Gao?
Seorang pejabat terkenal
sudah begitu tak jelas..
Sudah dihukum mati oleh Zhao Gao dan keturunan Qin
gawat, mereka ini masih berani pakai anaknya
memang tak takut dia balas dendam
ini beda..
Li You ini pimpim pasukan sangat berhati hati dan mahir dalam bertahan
pakai dia untuk lindungi tempat ini
ini adalah pasukan Qin paling..
Jiang er
kau benar wanita paling cerdas didunia ini
saya tahu, memang perlu kau katakan
kenapa?
Kau temukan cara tanpa habiskan satu pun pasukan untuk jatuhkan pasukan Qin
Han Xin bilang bisa tanpa korbankan satu pun pasukan untuk taklukkan Dingtao
benarkah?
Li Si dihukum mati oleh Zhao Gao bukankah kalian ini sudah mendengarnya?
Zhao Gao sudah celakai pejabat setia, justru berkuasa
adanya dia, Qin hanya akan mati lebih cepat
Han Xin
kenapa kau ungkit ini?
Zhao Gao ini sudah berikan Li Si hukuman apa?
Sekongkol musuh dan sudah khianati negerinya
memangnya kenapa
Zhao Gao sudah celakai mati Li Si..
Dia pasti akan terus awasi anaknya
kita cukup bawa pasukan kepung saja Dingtao
lalu berulang kali suruh orang untuk nasehati Li You menyerah
ini buatkan kondisi kita ini dan Li You ada hubungan sekongkol yang mendalam
Li You ingin pertahankan nyawanya
hanya ada satu jalan saja yakni menyerah
kita tak hanya takkan matipasukan kita
justru kita bisa kuasai pasukan Qin puluhan ribu
Dingtao jika jatuh maka Puyang pasti bisa didapatkan
bagaimana menurut kakak
tidaklah ada apa apa
kau ada solusi lain?
Bawa saudara, bunuh masuk ke Dingtao
bacok kepala Li You
tapi
Han Xin
apakah kau ingat saat di DongE
kau sarankan, menyerang sembunyi markas pasukan Qin
bakar hutan bunuh Zhang Han
kau tak ambil langkah ini
setelah itu kita ini menang atau kalah
menang
kita menang
dan kita menangnya dengan kepala tegak
jika saat itu sudah mendengarkan trik kamu ini
walau bisa menang dengan trik rencana ini
tapi
dibelakang ini masih ada tidak pasukan Yi yang mau untuk memihak kita?
Ini juga belum tahu
kau tak akui, ini hanya karena kau cari alasan
Han Xin, kuberitahu kau
sama sama menang
kita juga mau membagi apakah puas atau tidak
tapi kali ini sama juga
Han xin yang kau katakan ini belum tentu salah
tapi bagi Aji saya ini, bisa didapatkan dengan perang, dia takkan dengan trik
jika menang, mesti menang dengan hebat dan puas
benar, inilah caraku Xiang Yu dalam memimpin
sikapku ini
kakak
sudah jangan katakan
besok sebelum pagi ikuti saya perang
baik
ranjang ini nyaman
- Cao Tong -pantas tidur begitu nyenyak
bukankah kau sudah mati
saya suruh kau lindungi di sisi jendral Shao
kau justru tidur tenang disini
ini adalah markas Chu jendral Shao aman
bagaimana besok? setelah di Dingtao?
Saya biarkan kau hidup karena lihat kau ini mengerti perencanaan militer
jika di sisi jendral Shao membunuh musuh saja, kau bisa saingi saya?
Xiang Zhong Xiang Zhuang
kali ini menyerang, semua lanjut sesuai rencana
-tapi kakak.. - Ayu kali ini tak pergi denganmu
saat itu dia di medan perang sudah terluka
kali ini saya tak ingin dia ambil resiko lagi
-biar dia di markas lebih aman -iya, wanita, mesti lakukan hal wanita
tuan Fan, saya tahu kau karenaku selalu bawa Ayu, hatimu tak senang
tapi kau mesti tahu
Ayu ini bukanlah wanita biasa
sudah boleh perang tak bahas hal ini
-katatadi sudah ingat -jendral Shao
-kenapa -jendral Shao
saya sudah berpikir semalaman perihal Dingtao mohon di pertimbangkan
pasukan sudah bersiap kau jangan ungkit lagi
jika sekarang tak katakan sudah telat nanti
kedua kubu berperang, solusi terbaik adalah tidak perang dan bisa mengusir lawan
jika mau menyerang paksa bukankah ini bertambah sulit
Han Xin
kau beraninya terang karangan melawan perintahku
kupandang hubungan saudara kau naik kuda dan berangkat
kata kata tadi, saya anggap saja tak dengarkan
mohon jenderal muda jangan pemberani sesaat
kamu katakan sekali lagi
mohon jenderal jangan pemberani sesaat
Han Xin, kamu diam
berdasarkan berani sesaat
ada berani tapi tidak ada siasat, bukanlah tindakan jendral
Han Xin
nyali kamu sungguh besar
- pelayan - hadir
seret kembali ke markas
tunggu saya kembali setelah menang baru menghukum nya
jenderal muda
ingin tanya satu hal
kali ini pergi, bisa bawa pulang berapa banyak orang
Han Xin
bawa pergi
- lepaskan - ayo jalan
naik kuda
pejabat Fan
disini tidak ada urusan kalian
kalian pergi lah
tapi jenderal muda, dia...
perkataanku kalian tidak mengerti kah ?
Kalian ini melanggar perintah
hamba tidak berani
Han Xin
tuangkan segelas untuk ku juga
pejabar Fan minum gunakan gelas kecil
pakai mangkuk besar tidak terbiasa kan
saya sudah tua
saya masih tidak mengerti adaptasi kan ?
Ayo
Han Du Wei kuat minum ya
sudahlah pejabat Fan
jika ada waktu, coba pikirkan jangan biarkan jendral Shao pergi mati
mati sih tidak, walau bisa merugi berat
tapi Aji pasti bisa merebut Dingtao
dia ini memang hebat tapi bagaimanapun itu daging
lagian..
Walau dia tak mati bagaimana prajurit dia
saudara dari pasukan sayap?
Iya
jadi saya sudah pikirkan sebuah rencana
Li You adalah anak dari Li Si
kita bisa manfaatkan kondisi tegang Li Si dan Zhao Gao untuk celakai Li You
bilang dia sekongkol pasukan Yi
dalam kondisi tertekan, siapa tahu Li You bisa pimpin pasukannya menyerah
pejabat Fan
saya di depan mendengar pembicaraan kau dan Aji
setelah kembali saya pikirkan
inilah trik yang kau berikan padanya
ada guna apa?
Ayo..
Minum sebanyak ini masih bisa menunggangi kuda?
Kemana
Dingtao
saya didepan umum sudah bertengkar dengan jendral Shao, dari sikap dia ini
masih mending jika perang ini menang
paling dia hanya marahi saya saja
jika kalah, saya hanya bisa dikubur bersama saudara yang sudah mati
kau ini sungguh tak mengenali Aji
jika tak cepat sudah tak sempat lagi
ini masih siang, kita 1 jam lagi sudah sampai
tak terburu buru mari..
Tidak, terima kasih
pejabat benar ada keyakinan untuk yakinkan jendral Shao
tentu saja
yang mesti katakan sudah katakan tapi jendral Shao tak gubris
Han Xin, kau ini cerdas atau bodoh ya?
Menurutku, kata kata mu masuk akal orang lain sudah mesti mendengarnya?
Jendral Shao tak gubris saya tak berdaya
kau ini sikap sama persis dengan Aji
kau ada hak apa katai dia kau ingatlah
dia adalah jendral kau hanyalah Duwei
dia sesuai yang dia mau bicara ada yang dengar, kau tak bisa, mengerti?
Adik, kenapa datang
tahu tidak, Han Xin dibawa Fan Zeng ke medan perang mencari Xiang Yu
ayo duduk minum teh
kali ini hanya pasukan sayap saja pasti sedikit melawan banyak lagi
kakak Yu, kau ini tak cemas?
Bukan pertama kali apa yang dicemaskan
tak percaya, dengar suara musikmu begitu sedihnya
lagu itu adalah dimainkan untuk pasukan Yu yang mati dimedan
semoga kehidupan kelak mereka akan terlahir didunia damai
tak perlu perang lagi
hidup di zaman perang begini ini sungguh malang
saya tak tahu yang lain, tapi seumur hidupku ini tidak
karena bertemu Xiang Yu?
- Sok lagi didepanku -bisa temani di sisi Aji
seumur hidupku ini sudah termasuk pantas
raja kasar
wanita galak
kau katakan apa?
Tidak
kakak Yu, menurutmu Xiang Yu suatu hari nanti akan tinggalkan kamu?
Mana mungkin
kecuali kematian memisahkan kita
kematian
tidak, munculnya saya sudah mengubah sejarah
kita bisa bersama mengubah sejarah
tadi kau ini masih cemaskan untuk pria yang berperang
kenapa kini kau pikirkan bagaikan terkenal di sejarah
tidak
terpikirkan mereka keluar membunuh orang, hatiku sudah sangat panik
Jiang er, ada hal yang kau sudah keliru
mereka bukan membunuh orang tapi membunuh musuh
perang memang ada kematian
bukan kau mati maka saya yang mati
ini sama sekali berbeda dengan biasanya kau membunuh
“Ya juga tahu
tetap saja tak sukai
waktu yang lama kau akan terbiasa
bagaimana terbiasa seperti yang kau katakan
medan perang, bukan kau mati, maka saya! jika suatu hari nanti, benar ada masalah
pikirkan saja takut
-maka jangan pikirkan -bagaimana tidak
Aji saya ini bintang yang turun dari langit
dilahirkan untuk berperang ke mana mana
pedang manusia biasa takkan bisa melukai dia
Xiang Yu ini beruntung memiliki kamu
Han xin ada kamu juga tak buruk
kakak Yu bergurau lagi, saya dan Han Xin ini berbeda dengan kau dan Xiang Yu
benarkah?
Tentu saja, saya dan Han Xin paling termasuk teman baik
saya padanya ini tak ada perasaan
tadi kau begitu cemas
kau cemaskan siapa?
Kalian berdua..
Tenang saja, dia akan kembali dengan selamat
markas ini kenapa kosong dimana jendral Shao
-jendral Shao peran -secepat ini?
Bagaimana bisa bertahan jika ada yang menyerang
perang menyerbu gerbang kota mesti tinggalkan kekuatan di markas
dimana orang?
Jendral Shao sudah bawa semua orang untuk menyerbut
naiklah, ke medan perang
Dingtao ini kini adalah milik kita
Han Xin, kau ini khusus kemari rayakan kemenanganku?
Sudah kubilang, asalkan saya Xiang Yu ingin menangkan perang
maka tak ada yang tak bisa saya taklukkan
kita hanya terpakai 2 jam sudah bisa taklukkan Dingtao
Han Xin, kali ini kau sudah puas dengan kita?
Taklukkan Dingtao, pasukan Yu masih bersisa berapa?
Di medan perang, mana ada teori yang tak berdarah
ini juga mesti lihat berdarah berapa banyak
pasukan Yu 3000 sekarang tak bersisa 1000 lagi
- Han Xin.. / -itu semua adalah saudara yang bersama kita di Jiangdong
Han Xin, kau ingin katakan apa?
Saya ingin bilang, perang ini, kita ini tidaklah menang
kau bilang apa?
Tak tahu jendral Shao masihkah ingat nama saudara pasukan Yu?
Kau diam!
Cao Tong
Tiema
Haozi
Yuan
Xue Heng
I-(Ong Gui, Wang Li
diam kau!
Pasukan Yu yang mati semua saya lebih ingat dari siapapun
tapi yang kau tak jelas..
Mereka tadinya tak mesti mati
Xiang Chong
Xiang Chong
baik
seret dia keluar bacok dia
kakak mohon ampun kakak mohon ampun
bahkan kau juga mau melawan? pergi
Han Xin, kau percaya tidak sekarang juga kubunuh kau
Aji
kakak
jendral Shao
lapor jendral Shao
Zhang Han pasukan menyerang markas, kondisi memburuk
jalan
-kakak Yu - Ji Jiang cepat kemari
cepat Per!"
kenapa bisa jadi begini
kakak Yu, diluar semua pasukan Qin atau tidak kita sembunyi disini
tidak, paman tak kerahkan orang bubarkan wanita
bisa dibilang, markas utama lebih berbahaya
menang kalah tak jelas disini terlalu bahaya
sembunyi di hutan sana, suatu kali dan Han Xin ada bahaya
kita berhasil lolos di hutan
ganti pakaian ini
baju ini menyolok cepat
kita ini wanita
dalam bahaya mesti bunuh diri jangan ragu
baik
ikuti saya
cepat Per!"
jalan
mari, kita pergi minum
mari
kakak, wanita ini cantik
bawa dia
kakak Yu
kakak Yu
saya bukanlah sengaja
saya bukan sengaja
-saya bukan sengaja - Ji Jiang
-kenapa saya bunuh dia - Ji Jiang, jalan
saya bukan sengaja
jalan
saya bukan sengaja saya bukan sengaja
saya bukan..
Saya bukan sengaja
saya bukan sengaja
Han Xin
saya bukan sengaja
saya bukan sengaja
Jiang er
dia kenapa?
Dia tak masalah hanya panik
Jiang er
-dimana jendral Shao -sudah kembali, tapi tak tahu dimana
bukankah dia mestinya bersama denganmu
bawa dia pergilah kalian
Jiang er
jendral Shao
- Xiang Chong -baik
bawa pasukan dari Chifeng mu bantu jendral besar
orang yang sisa disini bersamaku bunuh ke kota Puyang
-lapor jendral Shao -apa lagi
jendral besar Xiang Liang dia sudah mati
jendral besar
paman
biarkalah jendral besar cepatlah berangkat
Aji
kini kau adalah jendral utama
tak bisa terlihat orang kau yang buruk
pasukanku menang terus
kenapa dalam semalaman bisa berakhir demikian
cara pakai pasukan ini bagaikan "air mengalir"
jalankan sesuai kondisi barulah bisa..
Ini semua
apakah karena saya bersikeras lakukan
apakah Han Xin ini barulah benar?
Jika saya tak bersikeras menyerang Dingtao
maka markas besar kita juga tak diserang diam diam Zhang Han
sekarang bisa dilihat, Zhang Han dan Li You mereka ini memang ada siasat
manfaatkan kita serang Dingtao mereka menyerang mendadak
hal ini bukan salahmu
sudahlah
- Xiang Chong -baik
dimana Han Xin
kurung di markas tunggu di hukum
saya anggap dia bagaikan saudara
kenapa berulang kali dia mau menghina ku
dia memang sedikit sok pintar tapi dia benar ini setia
semalam, dia kembali selamatkan Ayu
sampaikan perintahku
posisi pasukan Yu dari Han Xin di cabut
biarkanlah dia pergi tangani perkutuk itu
baik
karena perang ini semua sia sia
Xiang Yu keras kepala Han Xin bicara gegabah
bagaimanapun, mereka bukan yang bisa bekerja besar
manusia ini bodoh
Han Xin ini jelas benar kenapa Xiang Yu tak dengarkan
ini kelemahan manusia juga
dinamakan sok
diantara manusia, selamanya tak bisa berbuat sehati
tak peduli terjadi apa, manusia selalu pikirkan masalah dari pendapat sendiri
sulit pertimbangkan untuk pihak sebelah
Xiang Yu demikian Han Xin juga
dia ada di sisi Xiang Yu sudahlah tak berguna
kau cari dia sekali lagi, suruh dia cepat berkumpul dengan Zhang Liang
artifak segera selesai seluruh rencana hampir selesai, tak boleh karenanya tertunda
dengar tidak
majikan, saya akan cari kesempatan yakinkan Han Xin
tapi kini takutnya tak bisa yakinkan dia
kenapa
saya dan Han Xin bertemu beberapa kali, saya cukup kenali dia
mengenai sok, dia sama sekali tak kalah dari Xiang Yu
kini dia baru saja di cabut posisi nya
pasti ingin di depan Xiang Yu kembali buktikan diri
jadi takkan pergi
hubungan persaudaraan lagi?
Iya
perasaan seperti tak ada logikanya
bukan saya bukan saya
kenapa Jiang er
kenapa sudah sekian hari berlalu
saya masih bisa melihat
Jiang er lihatlah, disini hanya ada kau dan saya
tidak ada yang lain kau lebih tenang
saya juga pernah alami
tapi percayalah saya setelah itu akan baik kembali
tapi
saya sekali tutup mata
saya melihat muka orang itu
atau tidak kau ikutlah saya keluar jalan jalan
kalau begitu makanlah sesuatu
Han Xin
tenang, ini masih hidup
Han Xin, perkutuk kamu ini sungguh hebat
terima gelagat musuh sebentar saja sudah beritahukan
bahkan perintah dari Xuyi
juga butuh sehari akan sampai
sayanganya perkutuk ini terlalu sedikit
saya lagi pikirkan tangkap lebih banyak untuk di pelihara
baik
nanti jangan lupa panggil saya
tak masalah, oh iya belakangan pasukan kita ada sesuatu?
Tidak ada hanya latihan biasa
pasukan Yu belakangan memilih orang baru
semuanya perkasa
oh iya sobat, kita masih ada kerja, tak bahas lagi denganmu
saat tangkap perkutuk jangan lupa panggil saya
oh iya, ini adalah kambing asap yang enak
-makanlah selagi hangat -terima kasih
-nona Ayu -jenguk Ji Jiang?
Sudah lama ku nasehati dia, diabaru tertidur
terima kasih, beberapa hari ini dia tak tidur dengan baik
dia masih tak bisa terima perihal membunuh orang
kondisi dia naik turunnya besar
saat bicara dengannya kau mesti bersabar
sudah tahu
saya bawakan dia bubur taruhnya di meja
terima kasih sudah merawat sungguh berterima kasih
kau sendiri baik?
Saya? saya baik
saya cemaskan Ji jiang
Jiang er, apalkah karena luka masih sakit
kenapa kurasa mukamu dipukul sampai miring
saya lelah kau pergilah
janganlah begini bukankah baru bangun
mari jalan jalan keluar
tadi saya bangun lihat tanganmu penuh darah
tak pernah lihat orang tak berguna sepertiku?
Kau orang terkuat yang pernah saya temukan
saya ingat kau pernah bilang
pertama kali membunuh
kau juga 3 hari tak tidur
bagaimana kau lupakan tatapan itu
beritahulah saya
kondisiku saat itu mirip denganmu
jika saya tak bunuh dia maka saya yang mati
begitu juga saya nasehati diriku
tak bisa
saya hari itu di DongE terkurung di pavilion
bisa jadi hari itu saya mati disana
saat di markas apa yang kau pikirkan
tak ingat
hari itu dari Dongtao saya kembali
saya terus berdoa
kau mesti hidup
tapi saya pikir lagi, biasanya saya tak hormati Tuhan
apakah kali ini benar dapatkan karmanya
saat itu, saya tak pernah merasa begitu menyesal
tapi saya pikir lagi, jika kau ada masalah
saya mesti tangkap orang itu dan bunuh dia
lalu bunuh diri
bodoh
kau pasti akan baik kembali
hanya saja tiap orang butuhkan waktunya berbeda
besok temaniku lihat matahari terbenam
baik
kau kembalilah saya sudah lelah
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.