Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
โช The wheels on the bus go round and round โช
โช Round and round, round and round โช
โช The wheels on the bus go round and round โช
โช All through the town
โช The wheels on the bus go round and round โช
โช Round and round, round and round โช
โช The wheels on the bus go round and round โช
โช All through the town
Hai.
Aku Carrie. Aku suka lagumu.
Kakak pergi dulu ya.
Kau pasti sibuk dengan hal lain.
Tuhan, Gaby.
Bikin kaget saja.
Apa-apaan kau ini?
Jangan sembarangan sebut nama Tuhan, jalang.
Ada apa denganmu?
- Aku sangat membencimu. - Aku lebih benci lagi, mama.
Tunggu. Kau datang.
Kukira kau tak bisa datang karena latihan.
Rambutmu cantiknya.
Apa? Kulitmu juga.
Makin kinclong. Kau ikuti vlogger?
- Aku aku tak suka begituan. - Punggungku rasanya...
Oke, vodka. Red Bull.
Tenang, sayang. Jangan heboh, oke?
Aku tak bisa tenang.
Kalau ketemu orang yang kusayang,
seluruh dunia harus tahu.
- Aku sayang Gaby Martinez! - Aku juga sayang, bodoh.
Kau gila, bro.
Tunggu. Oke. Serius.
Kenapa kau tidak sekolah?
Ligamen lututku robek.
- Apa? - Lututku.
Lututmu? Ya ampun, Gaby, maaf.
Santai saja, aku baik-baik saja.
Dokter tim menyuruhku terapi RICE.
- Ya? - Istirahat. Es.
Kompres. Elevasi.
Lutut dibalut, aku istirahat sambil kompres es,
meninggikannya.
Apapun itu. Akhir pekan kita minum-minum.
Begitu.
- Begitulah. - Kau terapi RICE.
- Aku terapi RICE. - Kau lagi terapi RICE.
Aku lagi terapi RICE.
Aku punya wajan RICE.
Pokoknya RICE.
Berhentilah aku sudah...
- muak dengar rice. - Oke.
Astaga. Olivia.
Tuhan.
Kau bawa apa saja?
Menurut E-vite bersiaplah...
untuk akhir pekan seru dan petualangan.
Ya.
Kubawa celana dalam ganti.
Dan...
Apa? Astaga.
- Apa? - Gaby, apaan...?
- Apa? - Berhenti!
Saat aku suka sesuatu,
seluruh dunia harus tahu.
Ya!
Aku sudah bayangkan adegan ini berkali-kali,
- aku pantas dapat penghargaan Oscar. - Chris! Astaga.
- Tak kusangka kau datang. - Tenang saja.
Tak kusangka keluar rumah siang bolong begini.
Ya.
Gabalicious?
Sial! Oke.
Astaga!
GABY, bugar sekali!
Christopher, kau tampaknya mabuk berat.
Lebih dari itu. Aku kayak kereta Viagra.
Kau harus naik.
Sudah pernah. Naik itu.
Ternyata salah jalur,
tapi aku tetap bersyukur...
atas pelajaran berharga darimu.
Respek.
Latihan 400 meternya?
Pas 51 detik. Kalau 420-mu?
Tepat 14 gram.
Jadi bagaimana?
Si putri sudah turun dari gunung Hindu Kush-nya?
- Belum kelihatan. - Ya?
Menarik.
Karena dia sudah undang kita,
tak sopan kalau jika tak cicipi...
camilan manis ini.
- Silahkan. - Baiklah.
Ya.
Biar mereka makan kuenya!
- Astaga. - Lihat dirimu.
Aku tahu.
Seperti biasa, putri sempurna.
Terima kasih. Astaga.
Senangnya kalian bisa datang!
Oke.
Aku sampai pura-pura patah kaki...
agar tak ketinggalan acara ini.
Jadi kau resmi jadi...
soulmate-ku.
- Oh ya? - Selamanya.
Kuhabiskan tabunganku sendiri.
Tas besar.
- Ya. - Berikan.
Kotak perhiasan kecil.
Carrie, ini bagus sekali.
Sama sepertimu. Lihat.
Chris.
- Hai! - Hai.
Senang kau menyapaku.
Bawa sesuatu untuk menyenangkan si Putri?
Jika kau suka Scooby Snacks.
Pemenang.
- Makan tofu dan kale. - Makan tofu dan kale.
Jadi, apa rencananya, gadis ulang tahun?
Akhir pekan terbaik yang pernah ada.
Astaga!
Hai!
- Hei! - Hei!
Apa kabar?
- Aku tahu. - Sial.
Hei.
Jangan marah.
Aku tak marah.
Andai saja kau memberitahuku.
Jika aku bilang, kau pasti tak akan datang.
Serius? Kau sahabatku.
Pasti aku akan datang.
Aku cuma mau siap...
menghadapi drama yang akan kuhadapi.
Carrie, kau lebay.
Dia memang agak kacau.
Dia cantik dan kaya.
Dia bikin kita gila.
Ya, dia akan dapat semua...
yang dia mau...
tanpa perlu usaha.
Terus?
Tidak ada lagi, itu fakta.
Oke.
Tidak membantu.
Dia temanku.
Dia bukan monster seperti yang kau kira.
Kalau kau sayang aku, kasih dia kesempatan.
Kumohon.
Beruntung ini ulang tahunmu.
Betul, aku si ratu ulang tahun.
- Ya. - Aku menyayangimu.
Hai.
- Hei, Carrie. - Hei.
Kau terlihat cantik.
Makasih.
Kau juga.
Makasih.
Ini seru sekali.
Semua sahabatku kumpul di sini.
Hadiah ulang tahun terbaik!
Soal ulang tahunnya, cuma ini acaranya?
Mabuk-mabukan dan makan...
banyak di tempat lama kita, tapi aku tak masalah.
Syukurlah kau tanya.
Teman-teman.
Untuk merayakan kelahiran...
sosok luar biasa dan cantik di depan kalian ini...
Oh nona.
Berlututlah, semuanya.
Ya, terima kasih.
Berkat donasi besar dari My Daddy Corp,
sudah kusiapkan akhir pekan...
penuh dengan seks, narkoba, dan rock and roll.
Ada tiket acara paling top di kota.
Festival Blue Light Music!
- Apa? - Aku sayang kalian semua!
Bukan bermaksud merusak suasana.
Omongan tak masuk akal.
Blue Light itu bermil-mil jauhnya.
Mungkin lebih jauh lagi.
Tidak.
Cuma 10 jam dari sini.
Jika kita berangkat sekarang,
kita tiba tengah malam.
Teman-teman, 48 jam pesta nonstop,
banyak panggung.
- Bakal seru! - Oke.
Ayo.
Mungkin kau belum tahu,
tapi karena ini ulang tahunku, aku mau perjalanan ini spesial.
Ya.
- Apa? - Astaga.
Tak mungkin!
Oke, semuanya, ayo berangkat!
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO BONUS DEPO 100% 50K+50K = 100K, KETIK BEBAS69 DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Michael!
Oke, cari kamar.
Sudah, aku bawa ke sini.
Carrie!
Sial.
Maaf, salahku.
Perkenalkan, teman sekamarku, Jason.
Jason, ini teman-temanku.
- Hai Jason. - Hei.
- Apa kabar? - Apa kabar?
Dia pendiam, mantan Marinir.
Biasanya sibuk memikrikan cara untuk menghabisimu,
seperti Marinir biasanya.
Oke.
Tidak ada mantan Marinir, sekali Marinir, tetap Marinir.
Tapi aku Marinir juga mahasiswa.
Hei.
Namaku Carrie.
Terima kasih atas pengabdianmu.
Apa?
Bukannya itu yang biasa dikatakan...
ke orang militer?
Jika maksudmu begitu.
Oke, tampan dan cantik!
Karena kumanjakan kalian bak raja...
akhir pekan ini,
aku tak mau repot sama sekali.
Jadi, tolong kalian angkat makanan...
lezat ini ke mobil RV.
Namanya "Beast"!
Benar, sayang.
Ayo sekarang, akhir pekan ini harus sempurna!
- Ya. - Oke.
Aku tak bermaksud menyinggung atas ucapanku tadi.
- Aku... - Tak apa.
Jason, bisa bantu...
bawakan barangku? Ayahku dulu di Angkatan Laut,
selalu bilang carilah pria militer kalau butuh bantuan.
Baik, ayo.
Oke, lewat sini.
Tuhan, tentu saja.
Bro, dapat dimana ini?
Bukan curian, pinjam.
Pamanku Grant.
Yakin kau bisa bawa ini?
Buktinya kami tiba selamat. Selama tak perlu...
belok kiri atau kanan, kita aman.
Sayang, itu tak lucu.
Bercanda. Tapi tak ada jaminan kita akan selamat.
Ayo kita nikmati saja perjalanan ini...
dan mulai petualangannya.
Aku sayang kalian semua!
Selamat ulang tahun!
Tujuan berikutnya, Blue Light!
- Blue Light! - Blue Light!
- Blue Light! - Blue Light!
- Blue Light! - Blue Light!
- Blue Light! - Blue Light!
โช Call me when you get there
โช Call me when you get there
โช Call me when you get there
โช You know traffic is a nightmare โช
โช Still I'm gonna drive there
โช Pick you up and get you home
โช It's been weeks since we were racing โช
โช From check-in to your gate
โช And all the while I've been all alone โช
โช So won't you call me when you get there โช
โช Call me when you get there
โช I've been losing my my mind, my sense of space and time โช
โช This feeling's so impossible
โช So won't you call me when you get there โช
โช Call me when you get there
Selesaikan sendiri masalahmu, brengsek.
Minum, brengsek!
- Minum! - Minum!
Minum!
Sayang, giliranku.
Pejamkan mata.
Tangan di atas, semuanya!
Oke.
Kentang goreng McDonald.
Berlebihan.
Menarik.
Nickelback.
Kurang dihargai.
Ada seorang pecundang!
Tunggu.
Kau benci "The Beatles" tapi suka "Nickelback".
Benar sekali.
"Photograph" itu lagu terbaik sepanjang masa.
- Tak punya selera. - Bikin aku bisa move on.
"Di sebelah detak jantungmu, disitulah tempatku."
Lirik lagu "Photograph" Ed Sheeran.
- Ed Sheeran? Benarkah? - Ya, bodoh.
Terus siapa Nickelback?
Dasar bodoh.
Oke, minum!
Permisi dulu,
aku mau buang sisa sel otak tercerdas terakhirku.
Tuhan.
Bukannya dia yang terpintar di sekolah?
Memang yang terpintar.
- Narkoba! - Narkoba!
Hei.
Tampannya.
Kotak rahasia Paman Grant.
Apa?
Tidak.
Tidak.
Mampir sejenak!
Oke!
Guys, saatnya istirahat sejenak.
- Ya. - Cari udara segar.
- Ya. - Ke toilet.
- Ya. - Beli lebih banyak kudapan.
- Ya. - Ya.
Posting foto usil di medsos.
Dan nikmati momen ini.
Siapa tahu kapan lagi kita bisa melihatnya.
Ayo, keluar!
Semua turun! Cepat!
Semua turun! Cepat!
Cepatlah!
Apa yang kau lakukan?
Mau buka kado ulang tahunnya?
Mau sekali.
Oke.
Bom chicka...
Tidak.
Kasarnya?
Semoga dia tiup semua lilin ultahnya.
Namanya cowok tetaplah cowok.
Semoga dia temukan lilinnya sebelum meleleh.
Hei, mama.
Senang bisa isikan bensin untukmu.
Senang juga menendang anu kecilmu!
Dia bilang apa?
Dia bilang...
Nona, semoga harimu menyenangkan.
Terima kasih. Nah, itu baru gentleman
Mungkin ada di dalam.
Mengisi penuh Honda kecilku butuh $37,
mungkin kira-kira juga...
si "Beast" juga segitu, kan?
Biaya mengisi penuh ini, kita bisa beli Honda kecil.
Dan yang itu.
Tes suspensi.
Keren juga.
Ya.
Aku mau beli sesuatu.
Mau nitip?
Tidak usah.
Yakin?
Karena aku akan kembali bawa...
Trimino, Funyuns, Teddy Grahams, Red Vines,
Nutter Butters, Fritos, dan Cheetos.
Ayolah.
Sepertinya.
Aku minta punyamu saja.
Oke.
Kami tak mau ada masalah. Dan pergi.
Masuk mobilmu dan pergi.
Teman cantikmu bisa ikut di truk kesayanganku.
- Hei, bajingan. - Tak perlu begitu.
Jangan ganggu mereka.
Lihat siapa yang kembali lagi.
Bukannya kalian ada urusan bakar salib...
atau buku larangan?
Ini hari keberuntunganmu, Nona Penghisap Anuku.
Apa?
Aku lebih suka makan tamale, bukan bercinta.
Kalau kau, akan kubuat pengecualian.
Dengar, rasis goblok.
Yang akan kau tiduri malam ini cuma...
teman bodohmu ini.
Sangat berat jadi gentleman!
Pestanya baru dimulai.
Pergi!
Tangkap dia.
Lepaskan aku.
Pelacur kecil ini butuh pria sejati.
Lepaskan pacarku sebelum aku...
Hei, bodoh.
Jason!
Hati-hati!
Tidak, Jason!
Astaga.
Ya Tuhan!
- Apa-apaan ini? - Kalian, ayolah.
Apa-apaan ini?
Tadi itu-benar kayak Hulk,
aksi brutal.
Aku mau belajar darimu, jadi asistenmu.
Ada apa, bro?
Gila.
Ada bajingan rasis yang buat masalah.
Jason langsung maju dan bam...
- Habisi mereka. - Ya!
Kita berdua yang hajar. / Kau yang paling berani tadi, sayang.
Gila, Jason hebat sekali.
Untung mereka tak mati.
Jangan ada yang mati di hari ulang tahunku.
Suasananya bisa hancur. Sepakat?
- Sepakat. - Sepakat.
Tak ada yang mati, janji.
Jason!
Harusnya aku bunuh mereka tadi.
Mereka makin dekat!
Kayaknya aku kurang mabuk hari ini.
Cepetan, Jason!
Ini kendaraan besar. Aku sudah ngebut.
Pegangan yang kuat.
Astaga!
Ayo, bajingan.
Ayo!
Pistol!
Gila sekali tadi, benar-benar nekat!
- Astaga! - Astaga.
Astaga.
Bagus sekali, bro.
Menyelamatkan nyawa kita.
Sahabat seumur hidup ini.
Ya.
Makasih atas bantuanmu.
Sial, sial, tidak.
Sialan.
Sial, tidak.
Sialan.
Tidak.
Sialan!
Bumpernya hancur.
Pamanku bakal marah besar.
Bukannya mau nyindir,
tapi mobil ini benar-benar rongsokan.
Hei, diamlah.
Sayang, tak apa, ini bukan salahmu.
Sialan...
Aku mau hubungi polisi.
Apa? Tidak.
Carrie, tolong, kau telpon siapa?
Polisi!
Harus dilaporkan ini.
Mereka tadi mau bunuh kita.
Tidak.
Kita tunggu dulu mereka datang.
Maaf, mungkin aku salah,
tapi kurasa obat kita lebih banyak...
dari kartel Kolombia.
Sudah banyak di tubuhku.
Kau mau Jason ditangkap...
karena menghajar mereka?
Tentu tidak, tapi...
Polisi Jalan Raya,
di mana lokasi dan daruratnya?
Carrie, yang terjadi memang parah.
Parah.
Tapi sudah berakhir, kan?
Bisa tidak kita lanjut ke festival saja?
Kumohon?
Halo? Perlu bantuan?
Carrie, ini ulang tahunku.
Aku cuma mau senang-senang.
Halo?
Kumohon?
- Oke. - Terima kasih.
- Oke. - Aku menyayangimu.
Aku juga.
Hal buruk memang bisa terjadi pada orang baik,
blah, blah, blah,
tapi jangan sampai merusak akhir pekan kita.
Michael, pakai kartu kreditku...
memperbaiki "Si Beast" sebelum pamamu tahu.
Kembali seperti baru.
Serius ini?
Itu luar biasa.
Kita ini keluarga.
Kita hadapi ini bersama.
Baik sekali, makasih.
Oke.
Kita sudah terlalu lama...
di jalan kotor dan berlumpur ini.
Ayo ke Blue Light!
- Oke, sayang, baik? - Apa?
Dengar.
Tapi kita harus cari cara dulu ke sana.
Gampang kok.
Balik ke perhentian truk, mulai lagi dari sana.
Beres, ayo!
Jangan kembali lagi ke sana.
Dia benar juga.
Kita sudah telat,
jadi cari rute terbaik dari sini.
Kutemukan petunjuk.
Gaby!
Ini agak berisiko, tapi rute ini...
lebih lambat 2 jam tiba di Blue Light.
- Tak apa. - Setuju! Semua,
kembali ke "Beast"!
- Baguslah. - Oke!
Blue Light.
Ayo, ayo. Pesta!
- Blue Light. - Blue Light.
Kita ke Blue Light.
Blue Light.
Kita ke Blue Light.
Blue Light.
Blue Light.
Lihatlah.
Nyetirnya tadi keren abis.
Latihan militer?
Tidak, dulu aku sering mencuri mobil.
Agar tidak ketangkep,
harus jadi supir jago.
Aku belum pernah ketemu pencuri mobil.
Keren juga.
Kau masih belum ketemu...
Maaf, cuma bercanda.
Aku tidak...
- Bodoh. - Oke.
Saat bertugas di Afghanistan,
kau akan cepat menyadari kalau kunci agar bertahan hidup...
adalah mengemudi dengan hati-hati.
Lebih penting ketimbang peluru.
Sial, sinyalnya hilang lagi.
- Ada yang dapat sinyal? - Aku ada.
Katanya lurus saja.
Mungkin belok kanan.
Gaby, yang jelaslah.
Sial, sinyalnya hilang,
tapi aku yakin tadi belok kanan.
Sayang, masa bodoh, belok kanan saja.
Ya.
Jika calon atlet Olimpiade saja tak bisa kau percaya, siapa lagi?
- Benar. - Iya, kan?
Ya.
Ketemu sesuatu.
Peta 1988, tapi jalan utama di Amerika...
pasti masih sama.
Cari tahu ini di mana, dan kukasih kejutan spesial buatmu.
Lihatlah, cowokku berkorban untuk tim.
Keren sekali, sayang.
Aku kasih tahu saja, jangan masuk ke situ.
Rasanya ada yang mati dalam perutku dan keluar.
Baunya menjijikkan.
Astaga, kau baik saja?
Buka semua jendela!
- Sekarang! - Tidak usah.
Astaga.
Baunya kayak racun.
Apa?
Kenapa ada mobil bagus ditinggal begitu saja?
Di tengah antah berantah?
Mungkin kehabisan bensin.
Terus mereka jalan kaki?
Kita sudah berkendara jauh, belum ketemu siapa-siapa.
Mungkin saja menumpang.
Entahlah, mungkin mobilnya dicuri lalu ditinggal.
Mungkin diculik, siapa tahu, siapa peduli?
Terkadang pikiranmu aneh sekali...
untuk cewek sepintar dirimu.
Sekarang saatnya, kawan.
Singgah sebentar memeriksa arah jalan.
Tujuan berikutnya, Blue Light, pemberhentian terakhir, pesta!
Aku saja, bro.
Aku yang turun. Kau sudah capek nyetir.
Tenang saja, bro.
Duduk saja dan tak usah lakukan apa-apa.
Kenapa kau ajak dia lagi?
Karena dia teman kita, Michael.
Lagian, dia berikan kado ultah terbaik.
Tahu itu buat apa?
Entah bisa buat semangat, lemas, terbang, atau hilang kesadaran.
Tapi justru setengah keseruannya ada di ketidakpastian.
Aku tahu itu benar.
Biar kuangkat dia ke tempat tidur.
Oke.
Aku ikut, Michael.
Keren.
Kau merasa ini perjalanan terlama?
Tunggu sampai kita mabuk sepulang dari Blue Light.
Diam.
Jangan ngomong begitu, Michael.
Aku pernah nonton film ini.
Hai.
Hai.
Mungkin kau sudah sering dengar ini,
tapi sepertinya kami tersesat.
Kami butuh bantuanmu.
Kami mau ke Festival Musik Blue Light...
untuk ulang tahun pacarku.
Katanya banyak band keren akan tampil.
Putar balik dan kembalilah ke jalan raya.
Sinyal HP jelek, jadi Google Map tak bisa diandalkan.
Kalau peta ini benar,
sepertinya ini jalan pintas,
dan bisa hemat banyak waktu.
Kami juga mau pesan banyak makanan untuk dibawa.
Di mobil RV kami banyak mahasiswa yang lapar.
Kami tutup.
Kelihatannya masih buka.
Kami cuma butuh bantuan sedikit.
Sudah kubilang tutup.
Aku juga sudah bilang, putar balik dan kembalilah ke jalan raya.
Jadi bantuannya?
Sudah kubantu.
Permisi?
Maaf menganggu.
Ada yang tahu...
jalan di depan ini menuju ke mana?
Serius?
Tidak ada yang bisa bahasa Inggris?
Pak Smith & Wesson bisa.
Dan mereka bilang sudah tutup.
Oke, ayo, Michael.
Terima kasih, Pak, atas bantuannya. Kami pergi dulu.
- Semuanya baik-baik saja? - Dasar orang kampung.
Bro, astaga.
Hei.
Kami tanya arah ke bartender,
tapi malah keluarkan pistol dan suruh kita kembali ke jalan raya.
- Apa? - Ya.
Tak diberikan sambutan baik di Yelp.
Persetan dia!
Harusnya kuhajar dia tadi!
Sayang, hei.
Maaf atas yang terjadi.
Itu sudah sangat keterlaluan.
Ayo kita pergi.
Peta tak bohong,
tapi orang bisa.
Peta ini menunjukkan ini jalan pintas,
dan saat sinyal ada, di Google Maps juga begitu.
Tak perlu lagi dibahas.
Beberapa jam lagi,
kita sampai di jalan raya.
Setelah itu tinggal lurus saja.
Raja jalanan, bro.
Chris, kau masih hidup di belakang?
Si pemalas masih tidur nyenyak.
Dia akan bangun saat tiba nanti di Blue Light,
dasar pemalas.
Oh iya, soal tadi...
- Kecil? - Ya.
Sulit buatku untuk membandingkan.
Astaga, besar sekali.
Seperti anakonda.
Agak sakit.
Kok bisa tahu?
Ayolah, sebelum kita jadian,
aku sudah main kebenaran dan tantangan...
dengan hampir semua orang di sekolah.
Astaga, dia beneran.
- Omong kosong. - Ya.
- Oke, gadis yang ultah. - Oh ya.
- Main, nikah, bunuh. - Oke.
Michael, Jason, atau Chris?
Ya ampun, ini susah sekali.
Mungkin aku mau main sama Chris...
karena anunya besar.
- Begitu. - Awas kau.
Dan aku pasti menikah dengan Michael.
Jawaban yang bagus.
Sebaiknya kau berikan cincin.
Dan Jason, maaf, aku tak mengenalmu,
jadi terpaksa aku membunuhmu.
Masuk akal.
Oke, Carrie.
Aku tak mau main lagi.
Pasti grogi.
Main, nikah, bunuh.
Oke, astaga.
- Gabster. - Ya!
Sarah.
Oke.
Dan aku.
Ya, dan kalian harus memerankannya.
Persetan!
Jangan harap, homo!
Fokus ke jalan.
- Ya. - Ada barang berharga.
- Ya! - Kau punya barang berharga.
Ya.
Sudah pasti...
- Aku main dengan Gaby. - Ya!
- Ayo, ayo! - Astaga!
Kau akan jatuh, jalang.
Soalnya, dia seperti...
Karena cuma aku di sini...
yang bisa buat cewek klepek-klepek.
- Dia tidak salah! - Satu satunya.
- Ya! - Terserah.
Yang lainnya...
Menikahi Olivia, membunuhku.
Oke?
Oke, sebentar.
Banyak yang harus dipertimbangkan...
antara kalian berdua.
- Michael? - Semuanya baik-baik saja?
Orang teler itu tidurnya lelap meski ada badai.
Apa itu tadi? Kau tabrak rusa atau apa?
Tidak tahu, aku tak lihat apa-apa.
Apa itu tadi?
Maksudmu ada sesuatu.
Aku tak lihat apa-apa!
Semua tenang, rileks.
Tarik napas dulu.
Astaga.
Sayang, di luar gelap sekali.
Tidak ada yang menyalahkanmu.
Kalau kita tabrak sesuatu, harus diperiksa.
Mungkin terluka.
- Atau cuma ranting. - Dia benar.
Jika memang kita menabrak hewan dan masih hidup,
kau takkan mau...
memeriksanya...
Binatang terluka itu bisa sangat berbahaya.
Tapi kalau bukan binatang atau ranting?
- Kalau manusia? - Oh, Carrie!
Siapa juga yang jalan-jalan di sini tengah malam?
Tadi ada mobil kosong kita lihat.
Itu mobil yang lama terbengkalai!
Berhenti bicara aneh-aneh!
Aku tak bicara aneh.
Kita tak tahu yang kita tabrak.
Semua pilihan masih bisa dipertimbangkan.
Tapi sudahlah.
Aku tak mau menunggu mencari tahu apa yang kita tabrak.
Ayolah!
Sialan!
Ini tak boleh terjadi.
Pamanku pasti marah besar,
dan lebih lagi ayahku.
Hei, tenanglah.
Biar aku aja yang bicara?
Pamanmu menyukaiku.
Dia pasti ngerti. Ini hari ulang tahunku.
Sayang, dia tak tahu aku bawa RV-nya.
Tidak ada yang tahu.
Apa?
Michael, katanya sudah bicara...
Aku tahu yang kubilang.
Sayang, aku tahu yang aku bilang.
Tapi itu tak berarti aku jujur.
Kita harus cari cara agar bisa sampai ke Blue Light akhir pekan ini.
- Persetan ini. - Dia di luar kota urusan kerja.
Michael!
Kalau dia tak tahu, tak akan ada masalah.
Tenang. Hal buruk bisa terjadi.
Kalian semua pasti pernah bohong...
soal masalah besar ke keluarga.
Itu biasa.
Kartu Amex ayahku ada sama aku.
Tidak masalah biayanya.
Kita akan perbaiki.
Kartu kredit itu berguna, tapi tak ada gunanya...
jika kita tak bisa hubungi truk derek...
kemari.
Tidak ada sinyal.
Ada yang dapat sinyal? Coba periksa?
- Tidak ada. - Tidak.
- Sial. - Tidak.
Jadi bagaimana ini?
Kita perbaiki mobil RV ini agar bisa jalan lagi.
Oke.
- Oke? - Oke.
- Dia benar. - Ayo.
- Aku periksa dulu, Jason. - Apa?
Duduk di kursi supir...
- Michael! - Tak apa.
Nanti kuberitahu kapan harus gas.
Oke.
Baiklah.
Berhati-hatilah.
Aku selamat dari Hell Week di kampus.
Aku yakin di jalan sepi malam ini tak masalah, sayang.
Mungkin kau bisa periksa...
Aku tabrak apa?
Semuanya aman!
Pasti bukan rusa atau orang.
Tidak ada goresan, tanda tabrakan.
Aneh sekali.
Pasti cuma ranting.
Di sini banyak pohon.
Sama-sama, para peragu.
Oke.
Tidak ada apa-apa di bawah. Nyalakan mesinnya.
Apa yang kau lakukan saat kendaraanmu mogok di Afghanistan?
Berdoa.
Nyalakan lagi.
- Ya! - Ya!
Ya!
Michael!
Michael!
Astaga, Michael.
- Di mana Michael? - Aku tidak tahu.
Dia tadi sudah mau masuk. Michael!
Olivia, kau lihat apa?
Katakan apa yang terjadi? Kenapa dengan Michael?
Jangan teriak, dia takut!
Aku mau keluar. Dia mulai syok.
- Sialan! - Baringkan dia.
- Tunggu. - Bersihkan kursinya.
Oke.
Ambil bantal, taruh di bawah kepalanya.
Di sini. Dan angkat kakinya.
Berikan selimut, dia harus tetap hangat.
Tak apa.
- Baiklah. - Dia akan baik-baik saja.
Pastikan dia tetap hangat, dan awasi.
Kalian dengar?
- Apa? - Kau dengar apa?
Aku tidak tahu.
Tadi kudengar suara teriakan, tapi jauh.
Mungkin binatang.
Aku tak dengar apa-apa. Jason, kau dengar?
Michael!
Michael!
Michael!
Michael!
Apa-apaan?
Michael!
Persetan. Aku akan keluar.
Tunggu. Kita tak tahu apa yang ada di luar.
- Kau tak boleh... - Michael ada di luar.
Kita tahu itu.
Kau dapat itu dimana?
Kotak amunisi di kursiku.
Kau temukan senjata begitu saja?
Tidak, kutaruh di situ...
sewaktu berencana membunuh kalian semua.
Astaga, kutemukan itu saat mencari peta.
Tunggu dulu.
Michael!
Ada pertanyaan lagi? Atau aku bisa pergi cari Michael?
Apa yang dia lakukan?
Memastikan keadaan.
Aku tak bermaksud kasar ke Olivia tadi.
Bagaimana keadaannya?
Dia lagi istirahat.
Ada yang bisa periksa Chris?
Biar aku.
Chris.
Chris, bangunlah.
Chris, bangun!
Bangun, sialan!
Ini gila.
Jason?
- Dimana dia? - Aku tidak tahu.
Tadi dia ada di depan kaca,
tiba-tiba hilang saat aku menoleh.
Jason!
Astaga!
Hai.
Sepertinya ada sesuatu di bawah sana.
Hati-hati.
Kita sudah kacau balau di jalan.
Olivia tak menyangka akhir pekan ulang tahunnya bakal begini.
Michael!
Itu kau?
Michael!
Michael?
Itu kau?
Ayolah, itu kau?
Aku punya pistol, brengsek!
Aku tak ragu menembak!
Aku tak main-main!
Ayolah!
Yang benar saja?
Sialan. Astaga.
Jason.
Merunduk!
Apa-apaan?
- Jason tembak siapa? - Aku tidak tahu.
Mana kita tahu kalau dia yang menembak?
Kita harus lakukan sesuatu.
Ya.
Oke.
Tunggu, Carrie, mau ke mana?
Apa yang kau lakukan? Carrie.
Sesuatu.
Punya ide lain?
Lari!
Sialan.
Kunci pintunya!
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO BONUS DEPO 100% 50K+50K = 100K, KETIK BEBAS69 DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Kita harus pergi dari sini!
Ya!
Sial!
Mesinnya nyala!
Pergi, cepat!
Ayo, cepat!
Ayo, cepat!
Jangan lepas pedal gasnya, Sarah, tancap saja!
Sudah pasti, kawan!
Serius ini tak mungkin.
Oke.
Kau kira aku sedang apa?
Ada apa ini?
Sarah, jangan mundur!
Aku tak mundur! Ada yang menarik kita!
Apa yang menarik kita?
Tidak ada apa-apa di belakang!
Beritahu apa yang terjadi?
Entah apa yang terjadi! Apa-apaan ini?
Tidak.
Ini tak mungkin.
Tidak, kita masih di tempat yang tadi.
Tak mungkin.
Memang di sini.
Coba maju lagi, Sarah, cepat!
- Mati. - Nyalakan lagi!
Coba lagi, Sarah, nyalakan lagi!
Coba terus!
Gaby! Hentikan!
- Dia sudah coba... - Sampai nangis segala!
Hentikan! Bukan salahnya, dia sudah berusaha!
- Aku tak mau mati! - Kau tak akan mati.
Kita cuma perlu tenang. Tetap tenang, oke?
Rencana jenius.
Bisa tidak...
jangan terlalu emosional?
Kita melalui ini bersama, Gaby.
Maaf.
Sial!
Maaf.
Tak apa. Maaf.
Maaf, kau tak apa.
Kau tak apa.
Teman-teman.
Teman-teman, jendelanya.
Astaga.
Mungkin tertutup waktu kita...
Ditarik kembali?
Ya, mungkin.
Andai saja Michael dan Jason ada di sini.
Sial.
Pengalaman Jason di militer mungkin akan...
Akan apa, Sarah?
Jason punya pistol dan tahu cara pakainya,
tapi itu tak membantu. Apa pun yang ada di luar seperti...
Kalau itu mereka?
Apa, siapa?
Michael dan Jason.
Iseng mau menakuti kita.
Serius?
- Kenapa tidak? - Entahlah.
Ada banyak alasan kenapa tidak.
Pertama, pacar Michael...
sekarang tidak sadar di sofa.
Jika mereka memang mau iseng,
itu hadiah ultah yang sangat tak pantas untuknya.
Kalau dia terlibat?
Olivia?
Ya.
Pikirkan.
Siapa yang paling suka bikin drama dan prank?
Yang selalu cari momen Instagramable.
Mungkin saja ini cuma prank besar buat kita.
Astaga.
Tidak, Gaby benar.
Pikirkan saja. Apa yang kita tahu?
Michael hilang dan satu-satunya...
saksi adalah Olivia.
Lalu, teman sekamar Michael tiba-tiba punya senjata,
pergi mencarinya.
Kita dengar tembakan, tapi tak ada yang lihat apa-apa.
Kecuali Jason.
Kembali berlumuran darah, tapi darah bisa dibeli online.
Tidak, kita lihat dia ditarik ke tempat gelap.
Kita tak tahu apa yang kita lihat.
Oke, baik.
Tapi kenapa? Apa tujuannya?
Olivia sangat mau cepat tiba...
di Blue Light.
Bagaimana jika kita memang tidak ke Blue Light?
Mungkin ini cuma akal-akalan agar kita naik ke RV...
dan berangkat.
Jalan yang kita ikuti ini dari peta Jason.
- Ya. - Tapi aku ikut Michael...
saat kami perlihatkan peta itu ke bartender.
Tapi bartender-nya bilang apa?
Putar balik.
Kita berbalik?
Tidak.
Bukannya putar balik, malah mengikuti...
Michael dan Jason ke perangkapnya.
Bisa saja mereka datang duluan.
- Menjebak kita. - Menjebak?
Mungkin ini jalan buntu, sepi tanpa kendaraan.
Tempat sempurna untuk prank.
Sial.
Harus diakui.
Mereka hebat.
Dan cerita Michael soal mencuri RV ini dari pamannya?
- Bohongan. - Bohongan.
Jika ini beneran prank mereka.
Ini akan jadi prank ulang tahun terbaik sepanjang masa.
Misalkan kau benar.
Yakin Meryl Streep bisa terus...
berpura-pura selama ini?
Kenapa harus berpura-pura?
Dr. Feelgood punya banyak obat-obatan kesenangan...
- ditasnya. - Ya.
Kita semua lihat dia minum pil itu.
Dia minum.
Dia bilang tak tahu itu obat apa,
tapi kalau itu obat tidur?
Pasti membantu agar ilusi tetap ada.
- Dia belum bergerak sama sekali. - Benar.
Oke.
Meski ada yang rasional...
Kenapa RV ini bisa kembali lagi...
di tempat yang sama tadi?
Kita tadi lihat itu.
Derek truk.
Truk Michael yang sialan itu.
Astaga.
Michael dan Jason ke sini duluan,
tinggalkan truk,
lalu saat hilang, mereka naik truk, ambil derek,
kita mau pergi, bam!
Hashtag kitalah yang kena prank.
Astaga.
Dia hebat, benar-benar hebat.
Tidak.
Kita harus ubah jalan cerita ini, Carre.
Yang paling seru dari prank ini reaksi Olivia.
Begitu ketahuan rahasianya, dia akan senang tapi juga kesal.
Lalu Michael dan Jason kembali,
dan bisa ke Blue Light.
Begitu saja.
Bagaimana caranya membuktikan dia bohong?
Apa yang paling dibenci cewek yang bisa mengisap ganja sepuasnya?
Dia mual dan muntah.
Cuma karena sedikit bau.
- Ingat? - Asap rokok.
- Bingo. - Ya.
Ya.
- Tapi kita sudah berhenti merokok. - Ya.
Apa? Katanya sudah berhenti merokok sejak SMA.
Maaf, aku bohong.
- Ayo buat viral. - Oke.
Oke.
Bagaimana penampilanku?
Tunggu sebentar.
Berantakan sekali.
Oke.
Aku belum siap.
Kau siap?
- Ya. - Oke.
Mulai.
Halo semua, aku Gabster!
Dan Sarah C.
Kami lagi di tengah hutan entah di mana.
Dan kami akan buat kejutan besar.
Kami belum periksa Olivia lagi sejak tadi.
Aku sangat khawatir.
- Dia benar-benar sakit. - Aku tahu.
Dan sedihnya dia tak bisa merayakan ulang tahunnya.
Kita harus bagaimana, Sarah?
Biarkan dia mati dan main dengan Michael.
Jalang sialan!
Tunggu. Dia tak bereaksi.
Aktingnya tidak sebagus itu.
Apa-apaan ini?
Astaga!
Berhenti!
Bantu pasangkan sabuk pengamannya.
Itu akan jauh lebih aman.
Gaby, mau bantu?
Gaby.
Chris, bangunlah, dasar pemalas tak berguna!
Chris!
Bangun!
Bangun! Berhentilah main-main!
Chris? Chris, sayang?
Teman-teman? Ada yang tak beres dengan Chris!
Kemari!
- Dia konsumsi apa? - Aku tak tahu.
- Apa yang dia tak konsumsi? - Astaga.
- Chris. - Sayang, dengar?
Chris, kau dengar?
Miringkan dia ke samping.
- Oke. - Satu...
- Dua, tiga. - Dua, tiga.
Ayo!
Angkat. Oke, aman.
- Molly, ekstasi, Adderall? - Astaga.
Chris, sumpah, jika kau mati,
aku yang akan membunuhmu!
Bangun!
Keluarkan, bagus. Keluarkan.
Oke.
Bagus.
Kau tak apa.
Hei, sayang.
Sayang.
Aku baru saja mimpi aneh.
Benarkah?
Dan kau ada.
Dan kau.
Kau juga.
Tak apa.
Tapi Michael dan Jason tidak ada.
Mereka mati.
Kok dia bisa tahu?
Pasti dia dengar omongan kita.
Sekarang bagaimana ini?
Kita tak boleh lengah.
Tak bisa cuma duduk diam saja.
Tidak, justru itulah yang harus kita lakukan.
Kita tak tahu yang ada di luar sana.
Yang ada cuma binatang mati.
Mungkin saja itu?
Mungkin itu hewan?
Beruang?
Aku ragu beruang bisa menarik kita,
tapi yang lainnya mungkin saja.
Pasti sekumpulan beruang.
Oke.
Atau sekumpulan sopir truk marah.
Tak mungkin.
Kita sudah jauh dari mereka.
Kalau masih mengejar kita? Mereka sopir truk.
Mereka mungkin tahu jalan pintas di sini.
Mereka tak tahu rute kita.
Termasuk kita.
Di Roadhouse tadi.
Jelas-jelas kita bilang mau ke mana dan lewat jalan mana.
Kau sadar tidak?
Kapten KKK dan temannya, Little Adolf,
tidak ada di Roadhouse.
Tadi kulihat truk mereka masuk parkiran saat kita keluar.
Apa?
Carrie, kenapa tak beritahu?
Kejadiannya cepat sekali, dan gelap,
aku cuma lihat lampu belakangnya saat kita pergi.
Kalau aku bilang,
kalian pasti bilangi aku gila lagi...
Kami memang tak salah bilangi gila.
Yang benar saja?
Yang kau lihat cuma lampu-lampu di truk
yang kebetulan ada di tempat makan acak.
Mereka mungkin sudah melacak kita.
Bisa jadi orang-orang yang mereka kenal ada di sana.
Mungkin sudah diberitahu agar mereka mengawasi kita.
Itu sebabnya mereka bersikap aneh.
Aku tak percaya.
Sama saja seperti cerita beruang....
atau prank yang tak ada buktinya.
Mungkin bukan prank.
Mungkin Jason. Coba pikirkan.
Yang cuma kita tahu, dia sangat meragukan.
Kita tahu dia bisa berbahaya, dan cuma dia yang bersenjata.
Jason orang baik.
Tapi banyak orang baik yang kembali dari perang menderita PTSD, Carrie.
Dia bisa saja seperti bom waktu yang siap meledak.
Terakhir yang dia bilang ke kita "lari".
Dia mau kita keluar dari RV.
Agar kita jadi sasaran empuk buatnya.
Maaf, tapi kau parno.
Aku tidak parno!
Cuma Carrie yang selalu dianggap benar.
- Selalu. - Tahu tidak?
- Aku tak bilang begitu. - Tak perlu bilang!
Kau selalu merasa lebih pintar.
- Oke? - Tuhan, hentikan!
Kita tak tahu apa-apa.
Tapi yang penting, kita masih bersama.
Selama masalah ini...
belum selesai,
kita harus berteman baik,
bukan cuma pura-pura.
Ya, aku mengerti.
Olivia? Apa-apaan ini?
Olivia, kau bicara sama siapa?
Oke. Aku janji.
Olivia, kita butuh ponselmu untuk minta bantuan.
Kalau dia ada sinyal, kita juga pasti ada.
Periksa ponsel kalian. Hubungi 911.
- Apa-apaan ini? - Tidak ada sinyal.
Aku juga.
Olivia?
Olivia! Apa?
Tak mungkin dia hilang begitu saja. Tadi di situ.
Sialan! Ini semua jebakan.
Michael, apa-apaan....
Michael, apa-apaan....
Hentikan. Siapa ini?
Hentikan. Siapa ini?
Maumu apa?
Main, nikah, bunuh.
Olivia.
- Astaga. - Sialan.
Astaga, Gaby!
Kau tak apa. Ayo.
- Kita ambil Olivia. - Jangan biarkan dia di luar!
- Oke! Ayo. - Hati-hati.
Pergilah.
Kenapa pintunya tak bisa dibuka?
- Hei! - Hei, berhenti!
Siapa pun pelakunya jelas tak mau kita pergi.
Kau tak mengerti? Cukup.
Olivia!
- Olivia. - Apa yang dia lakukan?
- Olivia! Kembali! - Olivia!
- Olivia! Tidak! - Apa yang kau lakukan?
Olivia!
- Mau kemana? - Olivia!
- Olivia, astaga! - Olivia!
- Olivia, berhenti! - Apa yang kau lakukan?
Michael?
Michael?
Aku datang.
Sendiri. Sesuai permintaanmu.
Apa yang dia lakukan?
Dia bicara sama siapa?
Semuanya akan baik-baik saja. Kita bisa bersama lagi.
Michael?
Kok tiba-tiba ada kabut?
- Olivia! - Olivia!
Kembali!
Olivia, kembalilah!
Olivia!
- Olivia. Ayo. - Kemarilah.
Michael?
Olivia.
Michael, aku bisa melihatmu.
Michael?
Michael, ada apa?
Michael?
- Berhenti! Berhenti... - Jangan dekati aku!
Tinggalkan aku! Tidak!
Tidak!
Menjauhlah dariku!
Olivia!
Dia kemana?
Aku tak bisa melihatnya.
Gadis pintar!
- Ayo, Olivia. - Ayo.
Persetan kau!
Ayo, Olivia.
Biarkan aku masuk, teman-teman! Buka pintunya!
Aku mau masuk!
Olivia, lari terus!
Buka pintunya!
Apa yang terjadi?
Teman-teman! Buka pintunya! Kumohon!
Gaby, buka pintunya!
Biarkan aku masuk.
Buka pintunya!
Tolonglah aku! Gaby!
Masa bodoh.
Sarah, berhenti!
Dia tak buka pintu itu!
Kalau Olivia di luar,
terus siapa yang ada di jalan itu?
Gaby, buka pintunya! Biarkan aku masuk!
- Gaby, aku mau masuk! - Bagaimana jika itu dia?
Itu bukan dia, Gaby! Lihat, sialan!
Buka pintunya, Gaby!
Teman-teman, biarkan aku masuk! Kumohon!
Kumohon, buka pintunya.
Kumohon.
Gaby. Kumohon. Buka pintunya.
Buka pintunya.
Tak mungkin dia hilang begitu saja.
Pasti dia tersesat...
ke hutan, kan?
Dia akan kembali.
Ya, bersama Michael dan Jason.
Mestinya kita bisa lebih berusaha membantunya.
Tidak ada yang bisa kita lakukan, Carrie.
Mestinya kita tak buat emosi para supir truk itu.
Kita bisa tetap di jalan raya.
Seharusnya kita putar balik. Kita disuruh putar balik.
Harusnya kita tak ikut perjalanan ini!
Kita bisa tak berteman lagi setelah SMA.
Mestinya kita sudah tak berteman...
setelah saling menyakiti...
begitu parah.
Ada banyak hal yang bisa...
kita hindari agar tak sampai diburu dan dibunuh!
Harusnya bisa, tapi ya sudahlah, Gaby.
- Tuhan, Sarah! - Tahu tidak?
Sekarang kita di sini.
Masa lalu tak penting.
Kalau mau selamat,
apapun itu,
kita harus kerja sama.
Sialan, Carrie.
Astaga. Apa, serius?
Kau lapar setelah kejadian ini?
Tentu saja aku tak lapar, Carrie!
Tapi jika aku tak minum untuk menenangkan diri,
aku bisa saja keluar,
mencari senjata, dan bunuh diri...
agar rasa takut ini hilang!
Tuang minuman yang banyak, apa saja.
Kau mengerti.
Kita masih tak tahu nasib mereka,
atau siapa pun.
- Setahu kita, mereka bisa.. - Tak tahu apa-apa.
Cuma itu yang kita tahu.
Tak tahu apa-apa.
Ya.
Ini untuk menenangkan diri.
Untuk teman-teman kita.
Dan untuk kita semua.
Salut.
- Astaga! - Astaga.
Astaga.
Mungkin ini lebih parah daripada yang di luar.
Jadi pertanyaan utamanya.
Mahkluk apa di luar sana?
Apa sedang mengawasi kita?
Saat kakekku meninggal, warisannya diberikan...
ke ayahku dan pamanku, Josh.
Semua orang bilang Paman Josh itu...
yang paling jenius di keluarga.
Kami tak pernah ketemu dia, kan?
Belum pernah.
Karena ayahku dengan cerdik...
menyingkirkan dia dari warisan...
dan kehidupan kami.
Apa yang dia lakukan?
Dia pulang dari kemping suatu hari...
dan bilang dia lihat sesuatu di hutan.
Dia lihat apa?
Ayahku tak pernah cerita.
Cuma bilang Paman Josh pemabuk gila,
dan orang gila tak boleh pegang uang.
Pokoknya...
...Bigfoot, hantu, UFO,
ada hal yang memang...
- di luar nalar. - Ya.
Menurutmu itu yang terjadi?
Kita diburu Bigfoot pembunuh?
Memarkir RV di tanah kuburan kuno suku Indian.
Carre.
Diserang roh jahat.
Alien menculik teman-teman kita.
Kita berikutnya.
- Kenapa tidak? - Ya.
Kau bebas pilih.
Saat kita kecil,
pemerintah bilang UFO itu tidak ada.
Kini, makin di bahas.
Apa lagi yang masih mereka rahasiakan?
Mungkin takut kita tak bisa...
menerima kenyataan.
- Ya. - Benarkan?
Nenekku dulu,
waktu kecil, tetua desanya...
melarang siapa pun...
pergi ke sungai.
Katanya, seorang wanita gila...
membunuh keluarganya,
mencincang mereka,
lalu di beri ke ikan di sungai, meracuni airnya.
Siapa pun dilarang makan dan minum dari sungai itu.
Jadi, mereka menangkap wanita itu,
bruja ini,
penyihir ini.
Dia diikat dengan batu dan ditenggelamkan.
Sewaktu nenekku masih remaja,
dia bersama teman-temannya,
main terlalu dekat ke sungai.
Dan mereka mendengar jeritan.
Sangat melengking.
Tak seperti suara manusia.
Mereka kabur.
Tak ada yang berani menoleh.
Sampai akhirnya nenekku sadar,
dia berbalik dan dia sendirian.
Teman-temannya tak pernah ditemukan.
Kita harus tetap di sini.
Matahari akan terbit sebentar lagi.
Dan apa pun yang ada di luar, tidak ada di sini.
Ini tempat paling aman.
Mungkin.
Nanti juga pasti ada mobil yang lewat.
Kalau ini jalan buntu?
Atau malah tidak?
Tidak.
Berhenti!
Tidak!
Oke.
Teman-teman! Kita butuh senjata.
Ya.
Temukan apa saja, oke? Cepat!
- Oke. - Cari sekarang! Cepat!
Yah.
Carrie! Api! Astaga!
Utamakan keselamatan, nona.
Api.
Ular mati.
Perjalanan paling berkesan.
Kalian dengar itu?
Tak dengar apa-apa.
Nah. Sudah hilang.
Mungkin. Untuk sekarang, tapi...
- Ini waktu yang tepat. - Untuk apa?
Salah satu kita harus cari bantuan.
Kau gila? Kita takkan ke mana-mana.
- Sarah benar. - Kita tetap di sini.
Aku mengerti kok.
Makanya aku sendiri yang pergi.
Kakimu terluka.
Kau yakin bisa lebih cepat dari yang ada di luar sana?
Meski cuma satu kaki yang kuat, aku masih paling cepat di sini.
Gaby, kau terluka.
Kau minum Advil terus-menerus.
Kalau terapi RICE?
Istirahat, es, kompres, dan elevasi?
Sekarang sudah berubah jadi "lari, aku bisa kabur."
Gaby, kami tahu kau mau membantu,
tapi kalau kita tunggu...
Tuhan, kita akan mati, Sarah.
Aku takkan diam dan membiarkannya.
Aku sudah sering latihan lari lintas alam.
Tubuhku terbiasa untuk ini.
Begitu aku keluar, aku langsung lari.
Aku akan ubah arah ke hutan kalau dengar sesuatu,
tapi aku tak akan berhenti sampai dapat bantuan...
- oke? -Tidak, Gaby.
Ini sudah keputusan final.
Makin lama kita menundanya,
makin cepat makhluk itu akan datang lagi.
- Jangan pergi. - Harus, Carrie.
- Tidak. - Harus.
Meski aku kadang benci, tapi aku sayang kalian.
Jaga dia.
Dia memang bodoh,
tapi dia tetap teman kita.
- Oke. - Pasti akan kami jaga.
Terima kasih.
Baiklah.
Begitu aku keluar, ganjal pintunya...
dengan apa saja, karena saat aku kembali,
aku bawa bala bantuan.
- Ya. - Kau akan tahu itu aku.
Oke.
Tenang saja.
Amin.
Sampai jumpa, jalang.
Tidak!
Dia di sini.
Ternyata dia yang di sini.
Tak mungkin. Kita melihatnya.
Dia memohon, menangis,
dan berteriak minta tolong,
tapi kita tak peduli.
Kita mengabaikannya!
Tidak, Gaby, ini tak masuk akal.
Kita melihatnya.
Dia di depan kita.
Mungkin yang menyerangnya itu,
menyeretnya kembali ke sini.
Dan apa itu?
Asta...
Kita yang membunuhnya.
Kita membunuh teman kita.
Kalian bisa beri tahu orang tuanya...
kalau kita biarkan anak mereka,
yang minta tolong hingga nafas terakhirnya, mati.
Kita bahkan tak berusaha.
Tutup pintunya.
Apa yang akan kita lakukan!
Hei!
- Sarah, apa yang kita lakukan? - Hei!
Kita bertahan! Itulah yang kita lakukan!
Kau lihat sendiri.
Dia tadi tidak ada di pintu itu.
Jika kita mau selamat,
ikuti saran Gaby dan kunci tempat ini sekarang!
- Kau dengar? - Ya.
Ayo!
Aku selalu memikirkan Olivia.
Berusahalah lupakan.
Ini bukan salah kita.
Kalau saja kita buka pintunya...
Kita semua pasti sudah mati.
Yakin dia akan bukakan pintu untukmu?
Percayalah, dia tak bakalan buka.
Omong kosong.
Dia teman kita.
Jangan buat seolah-olah aku yang jahat.
Aku tak pernah meninggalkannya.
Dia yang pilih kampus, aku ikut.
Dia yang pilih asrama, aku setuju.
Dia yang pilih perkumpulan mahasiswi, aku gabung.
Dia pilih jurusan, aku setuju saja.
Dia adalah sahabat sejatiku.
Tapi kita tak pernah menyangka ini akan terjadi.
Mau tahu yang paling ironis?
Olivia selalu bilang,
semua masalah bisa...
aku atasi dengan uang.
Sekarang, dia tak ada menyadari kalau dia salah.
Kali ini uangku tak bisa membantu.
Kau punya kemampuan lain,
bukan cuma soal uang ayahmu.
Makasih.
Aku akan duduk di sini menunggu ajal...
dan merenungi semuanya.
Berhenti.
Kau lebih pintar dari yang orang lain kira.
Aku benci karena kau bisa membuatku tertawa.
Dan semua cowok tergila-gila padamu.
Termasuk ayahku dan guru-guru.
Kau menulis itu di buku tahunan.
Tidak.
Aku tulis kalau kau itu gadis licik yang pandai menipu.
- Oke. - Oke.
Sadis.
Oke, itulah yang kita butuhkan.
Suasana seram.
Bagaimana kalau...
Tidak. Listriknya mati.
RV tua.
Gelap sekali.
Ya.
Kuambil lilin dulu.
Matikan.
Kita harus hemat baterai.
Semoga Gaby bisa dapat bantuan,
dan cepat kembali.
Seingatku dia tak pernah gagal...
apapun yang dia usahakan.
Bagus.
Sekarang aku tenang, nyalakan lilinnya lagi.
Oke.
Anggap saja malam kacau ini...
tak pernah terjadi.
Ya.
Jika kita berhasil keluar, menurutmu...
Kapan.
Oke, kapan.
Saat kita selamat,
menurutmu ada yang percaya?
Kau percaya?
Menyeramkan.
Pasti ada kamera tersembunyi di sini.
Kalau ada, kau di mana?
Apa-apaan ini?
Sialan beneran.
- Astaga! - Astaga!
Ada yang kulewatkan?
- Hai. - Hei!
Tenang saja, nona.
Aku isi tenaga dulu,
dan Chris siap buat kalian nikmati lagi.
Apa-apaan ini?
Pilihan hidup kalian cukup menarik.
Sudah sampai Blue Light?
Belum.
Oke.
Aku cemburu, sialan!
Sepertinya aku ketinggalan pesta besar.
Mungkin nanti aku tanya yang lain.
Cuma kita di sini, Chris.
Baiklah.
Aku akan bersantai dengan kalian.
Tak usah buru-buru. Santai saja dulu.
Baca buku yang bagus.
The Black Arts.
Sepertinya buku anak-anak tentang Setan.
Pasti buku pamannya Michael.
The Book of Forbidden Knowledge,
Demonology , Grimora, Aleister Crowley, Sign of the Beast ?
Astaga.
Menurutmu itu terkait dengan kejadian ini?
Kalau bukan kebetulan, sungguh aneh.
Kalian main ritual mistis
"ringan kayak bulu, kaku kayak papan"
tanpa ajak aku?
Ini tak seharusnya kita lihat.
Michael mencuri Beast.
Kalian ingat pesta ulang tahun Olivia...
waktu kita main Ouija?
Seakan kita sudah ditandai sejak awal.
Oke.
Jelas ini masih mimpi.
Kita terjebak di tengah antah berantah.
Michael dan Jason hilang.
Olivia sudah mati,
Gaby pertaruhkan nyawanya demi cari bantuan,
dan sesuatu di luar sana yang misterius...
adalah penyebabnya.
Aku paham sekarang.
Ini semua cuma lelucon!
Lelucon buat Chris.
Bagus. Sudah sepantasnya.
Pelajaran berharga,
karena aku sok kepo sepanjang perjalanan.
Percayalah, Chris, kami senang sekali...
kalau kau anggap semua ini cuma lelucon.
Mana buktinya?
Tunjukkan buktinya.
Yang benar saja?
Lihat sekelilingmu.
Kau kira saat kau pingsan,
kami berubah jadi seperti di Lord of the Flies?
Ada videonya?
- Tidak. - Tidak.
- Tidak ada videonya? - Tidak ada.
Begini selalu jadinya.
Ada yang lihat yang aneh tapi tak bisa dijelaskan,
dan kalaupun ada,
pasti buram, tak jelas,
dan tak bisa dibuktikan.
Chris, percaya atau tidak,
jika Gaby kembali tak bawa bantuan,
kita mungkin semua akan mati di sini.
Apa-apaan ini?
Maaf jika kau terbangun.
Sudah hilang?
Katakan sudah hilang.
Serangannya tak ada habisnya.
Ayo cepat pergi dari sini.
RV-nya mogok. Michael dan Jason...
Mereka idiot!
Aku perlu alat apa saja yang ada.
Kau bisa memperbaiki mobil, truk, RV?
Kasar, menghina, dan rasis.
Sebenarnya, itu pertanyaan wajar.
Aku belum pernah melihatmu nyetir, Chris.
Kamu menilai dari penampilan saja?
Kau punya SIM?
Tidak punya.
Tapi aku bisa buat mesin sambil tidur.
Aku kuliah teknik mesin.
Kau kuliah?
Jika dapat beasiswa di MIT itu termasuk kuliah,
ya, aku kuliah.
Hebat. Kenapa tak pernah cerita?
Kau beneran tanya ini sekarang?
Baik! Kenapa tak pernah tanya?
Rasakan saja rasa bersalahmu sebagai teman buruk...
sambil ambilkan aku alat!
Sekarang, cepat!
Ayolah!
- Oke, ini. - Sialan!
Ya! Chris!
Oke, ada yang perlu keluar untuk menyelesaikan ini.
Melihat keadaannya,
Sepertinya aku yang harus melakukannya.
Ada pertanyaan?
Ada cara lain?
Kau bisa pindah jurusan.
- Oke - Chris, tunggu.
Saat kami bilang Olivia meninggal,
kami tak bilang di mana.
Jangan berhenti. Jangan menoleh. Jalan saja.
Bawa pisau ini.
Kau akan butuh.
Kita cek masalahnya.
Nyalakan mesinnya!
Apa?
Tidak. Mana alat-alatku?
Apa-apaan?
Aku tidak siap untuk ini.
Bagaimana di situ, Chris?
Chris?
Tidak ada kulihat dia, Carrie!
Chris!
Chris!
Kau harus bicara!
Chris? Chris!
Astaga!
Chris, oke,
ini akan sakit sekali.
Jangan!
- Akan kucabut pisaunya. - Tidak!
- Hitungan tiga... - Tuhan.
-...dua... - Sialan! Satu!
Apa-apaan? Kuu lupa hitung "satu"!
Mau kumasukkan dan coba lagi...
- Tidak! - Peringatan?
Sialan. Ini, Chris!
Bertahanlah, Chris.
Baiklah.
Kau tak apa!
- Apa yang terjadi? - Aku tak tahu.
Aku tak tahu apa yang terjadi.
Aku tak mau tahu.
Aku mau pergi dari sini.
Oke, ayo.
- Aku butuh pisaumu. - Pisau.
- Dan senter ponselmu. - Senter.
Berikan. Baiklah.
- Kupegang ponselnya. - Baiklah.
- Kau lihat? - Ya.
- Oke. - Senter yang benar.
Sudah.
Sial.
- Tarik napas. - Semua akan baik saja.
- Oke. - Semua akan baik saja.
Ya.
Nyalakan mesinnya, Sarah!
Ya!
- Ya! - Ya!
Ayo pergi dari sini!
Ya! Ayo.
Ya!
- MIT, bajingan! Ayo, Beavers! - Benar!
Tidak.
Bensinnya habis.
Serius ini?
Tunggu, ada jerigen di belakang.
Jason sempat isi.
Cepat ambil bensinnya!
Jerigen bensin di belakang!
Ya.
Di belakang.
Biarkan aku masuk! Tolong.
Buka pintunya!
Biarkan aku masuk. Buka pintunya!
Teman-teman, buka pintunya!
Buka pintunya! Tolong aku.
Kumohon.
Kalian, buka pintunya! Buka pintunya!
Anggap saja itu bukan darah...
dan tak ada di situ.
Tolong! Kumohon!
Tidak!
Maaf tak pernah tanya soal kuliahmu.
Kau juga tak tanya kematian ayahku.
- Ya Tuhan, Chris. - Bukan Tuhan. Kanker.
Kulihat dia sekarat berkali-kali,
sampai akhirnya semua berakhir.
Aku seharusnya ada buatmu.
Apa yang bisa kau lakukan?
Memangnya kau bisa menghentikan kematian?
Kalau waktunya tiba, ya mati.
Sial! Aku tak suka perjalanan ini!
Tolonglah aku!
Tolong aku. Buka pintunya!
Tahu kode kuncinya?
Tidak. Ada di dalam.
Ayo. Sialan!
Pisaunya!
Lupakan saja. Sudah ada yang kita butuhkan.
- Oke. - Jerigennya penuh.
Ayo.
Pergi. Menjauhlah dariku!
Tidak!
Pergilah! Pergi!
- Ada apa? - Meleleh.
Tidak, kita bisa akali.
Berhenti! Pergilah!
Tidak! Pergilah! Kutikam kau!
Tidak!
Maaf, aku tak sengaja.
- Aku tak sengaja. - Astaga, apa kau...
Aku tidak tahu.
Semuanya akan baik-baik saja.
Kita akan pergi dari sini.
Maaf, kita harus balut lukanya.
- Kita harus balut lukanya. - Hei.
Alkohol, kita harus bersihkan.
- Oke. - Kita harus bersihkan.
Maaf, pasti kau makin membenciku.
Carrie?
Carre...
Carre!
Carrie, Sarah?
Carrie! Carrie! Sarah!
Kita harus buka pintunya.
Chris butuh pisau buka jeringan bensinnya.
Kalau itu bukan Chris?
Ingat yang menimpa Olivia?
Ya.
Mobil. Ada mobil.
Lihat. Gaby, dia berhasil.
Chris! Lihat, ada mobil!
Mungkin itu Gaby!
- Astaga. - Astaga.
Itu yang kumaksud!
Kita akan selamat.
Kita akan selamat.
Kita akan selamat.
Gaby.
Hei!
Hei, di sini!
Di sini! Cepat!
Aku tak sengaja menikammu, sumpah.
Aku tahu.
Gelap, aku tak bisa lihat apa-apa.
Ada darah dan bayangan itu.
Tidak.
Ada sesuatu yang mendekatiku dan...
Itu cuma...
Mengelabui kita.
Berusaha agar kita percaya.
Sial.
Tuhan.
Chris!
Ayo, banyak yang terluka!
Aku juga!
Keluarkan kita dari sini!
- Tidak! - Tidak!
Astaga! Chris!
Chris, hei, Chris!
Kemana perginya?
Astaga.
Jangan menakutiku begitu!
Lucunya, Gaby.
Gaby?
Aku tak bisa lihat Chris sama sekali.
Kurasa aku akan menunggu...
di "Beast tua" saja.
- Hei! - Chris, lari!
Astaga!
Sial!
Chris, lari, sialan!
Chris, lari!
Lebih cepat, Chris!
Chris.
Kenapa ini terjadi pada kita?
Mungkin bukan cuma kita.
Mungkin juga terjadi di seluruh dunia sekarang.
Rasanya seperti pintu neraka terbuka...
dan menelan kita semua.
Jadi bagaimana?
Meski selamat, kita mau kemana juga.
Dikutuk selamanya.
Kita selamatkan diri dulu.
Hati-hati.
Oh, sial.
- Berapa lama aku pingsan? - Kau harus tidur.
Kita harus bagaimana?
Jelas itu di luar kendali kita.
Jangan menyerah begitu saja.
Hei.
Menurutmu mana yang lebih baik?
Mati cepat atau lambat?
Atau tersiksa lama ...
seperti ayah Chris yang kena kanker?
Entah. Kurasa versi mana pun...
Tunggu.
Chris cerita soal ayahnya?
Dia tak perlu cerita.
Carrie.
Carrie, berhenti! Apa yang kau lakukan? Carrie!
- Apa yang terjadi? - Tadi kau pingsan.
Pasti kau mimpi buruk.
- Tidak. Lepaskan. - Tenanglah.
Hei, tenang.
Aku tak akan menikammu lagi.
Janji.
Oh, bohong.
Berhenti!
Apa yang kau lakukan, Carrie?
Berhenti!
Hei!
Sarah.
- Maaf. Aku.. - Tak apa.
Aku tak tahu apa yang terjadi.
Aku tahu.
Astaga. Tidak.
Berhenti!
Kita pasti bisa mengalahkan ini!
Astaga.
Tak apa.
Kita akan selamat.
Kau punya tato.
Apa?
Ini?
Kenapa?
Itu pentagram.
Bintang. Bintang biasa saja.
Kubuat saat nongkrong sama teman-teman.
Tidak, itu pentagram. Kayak ini.
Cuma bintang biasa.
Lihat.
Apa... Tidak.
Apa ini? Apa yang terjadi?
Kita harus keluar dari sini.
Aku takkan pergi. Mahkluk itu ada di luar.
Mahkluk itu di sini.
Akan membunuh kita. Kita harus lari sekarang...
dan jangan berhenti sampai matahari terbit, Sarah.
Aku tak bisa.
Kita harus pergi. Sekarang.
Aku tak mau pergi tanpamu.
Kita saling membutuhkan.
Aku belum siap mati.
Bagaimana?
Tidak.
Jika kita lari, kita bisa hidup!
Tidak!
Tidak!
Tidak.
Syukurlah!
- Blue light atau gagal? - Ya!
Gila, orang-orang meninggalkan kendaraannya di jalanan.
Menurutmu, kenapa mereka?
Dari semua yang kita lihat,
jawabannya hanya satu.
Boogieman menangkap mereka!
- Blue light! - Blue light!
- Blue light! - Blue light!
- Blue light! - Blue light!
- Blue light! - Blue light!
Blue light...
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO BONUS DEPO 100% 50K+50K = 100K, KETIK BEBAS69 DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Pembunuhan bukan karena nafsu atau kekerasan.
Tapi karena ingin memiliki.
Saat kau rasakan napas terakhir mereka,
tatap matanya.
Saat itu kau seperti Tuhan.
Sebagian hatiku berkata, " Aku mau mengenal dan berkencan dengan mereka."
Sisi lain batinku berkata, "Aku membayangkan kepala mereka...
tertancap di tongkat."
Lalu aku penasaran,
"Kalau tangan mereka? Bagaimana kalau seperti lobster?"
Terkadang aku merasa mau membilas mataku dengan...
Bonekanya langsung ludes terjual.
Pengiriman ketujuh boneka Shelly Stoker.
Terlihat sangat nyata.
Kau pasti mengira itu bayi sungguhan.
Pelanggan sangat menyukai boneka eksklusif ini,
dibuat oleh seniman boneka pemenang penghargaan...
menggunakan bahan terbaik,
seperti sulur Capodimonte...
Fitur menarik yang memastikan tempatnya...
di daftar favorit kami.
Alat ini dirancang dengan sudut terukur,
mampu mengangkat tanah liat dan tanah berat...
dengan cepat!
Pijakan besar bertekstur ini membantu saat menghancurkan...
Bersihkan hasil buruanmu sebersih mungkin.
Jadi, balikkan makhluk itu,
agar perutnya sejajar dengan sudut pisau.
Jangan potong terlalu dalam,
agar usus tidak terpotong secara tak sengaja.
Tapi pastikan sayatannya cukup...
besar untuk dimasukkan.
Berdoalah agar kau hidup di zaman alkitab.
Puji Tuhan, semua!
Kalian terpilih.
Kalian sekarang umat pilihan sejati.
Kalian suku baru Israel.
Kalian sudah merasakan cobaan besar.
Bisa merasakan darahnya.
Kirsten G. Usia 21 tahun.
Aku dari San Diego, California.
Aku asisten guru TK,
juga mengajar yoga tantra untuk lansia dan tunanetra.
Saat tidak mengajar,
aku suka main sepatu roda dan skateboard.
Nenekku pahlawanku, mengajariku bertahan dalam setiap cobaan.
Meski lahir dengan gangguan bicara, dia tetap mengejar impiannya...
menjadi aktuaris.
Prinsip hidupku adalah....
- Blue light! - Blue light!
- Blue light! - Tuhan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.