All language subtitles for Of.Love.and.Lies.2019.720p.WEBRip.x264

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Cinta dan Kebohongan"

Aku sudah menunggu setengah jam.

Kau mungkin lupa.

Aku harus pergi, kalau tidak, bisa telat.

Tidak masalah.

Kita harus tunggu Théo.

Dia penyerang kita.

Kalau kau ganti dia, kita pasti menang.

- Nanti kutendang kau! - Terserah.

"Main sepak bola itu mudah."

"Tapi main dengan mudah...

...adalah hal terberat di dunia."

Johan Cruyff.

- Siapa dia? - Tidak tahu.

- Bagus. - Sekarang, aku perkenalkan Antoine.

Hai, Antoine.

- Keponakanku. - Halo.

Dia akan membantuku, menemukan kesenangan dalam melatih.

Untuk setelah pertandingan, ini spesialisasiku...

..."fondant" cokelat raspberi.

- Apa itu fondant? - Tidak tahu.

Baik, berhubung Théo tidak ada...

...kita akan ganti formasi.

Ingat di tahun '73 waktu Ajax mengalahkan Bayern?

Maaf.

Jadi kembali ke formasi awal. Diego, bek kanan...

...Lassana gelandang bertahan.

Kau harus merasakan permainannya. Lihat dia?

Yang kecil itu?

Dia mungkin yang paling kecil...

...dia punya bakat.

Abdel, kau bisa.

Kiri!

Ya, bagus. Permainan yang bagus.

Kau akan mencetak gol, Théo!

Bagus!

Ya, bawa ke gawang lawan!

Ayo, Théo!

Bedebah!

Kau mau aku tekel?

Ayah Théo baru bangun.

Apa ini?

Apa-apaan ini?

Itu tadi pelanggaran!

Claude, ayo sana.

Wasit!

Itu tadi jelas!

Kartu kuning!

Mohon, Laurent!

Dan kau diam saja?

Jangan mulai. Presiden klub ada di sini.

Berdiri di belakang pagar, oke?

Hai, Claude!

Pasang dia di sayap kiri!

Kau tahu dia paling bagus main di sayap kiri!

Kiri atau kanan, anakmu jago di bagian mana saja.

Tidak usah khawatir.

Tapi dia paling bagus di sayap kiri!

- Kau tahu itu! - Ayo, ayo, ayo!

Ayo, ayo, tendang!

Itu anakku!

Itu anakku! Itu Théo!

Kau juara!

Itu tadi anakku yang memasukan bola!

Jadi tim mana yang bertambah angka?

Kita tadi ke sana. Itu tim putih, tim merah di sana.

Bedebah kecil!

Kartu merah! Itu kartu merah!

Pelanggaran!

Bodoh!

Tidak, aku tidak mau keluar dari lapangan!

Pergi. Keluar dari lapangan, Laurent.

Dia mau mematahkan tulang kering anakku!

Anakmu sengaja menjatuhkan diri.

Kau bilang apa? Kubuat kau jatuh dengan sengaja.

Kau memakai anakmu untuk mengomeli kita.

Apa ini disengaja?

Dia memang menyebalkan.

Di pabrik, semua orang benci dia.

Itu bukan alasan untuk berkelahi.

Itu tadi pelanggaran, sumpah.

Cukup, Ayah!

Lihat, Ayah bawa makanan kecil..

Tadi si bodoh itu menindihnya.

Bagi Ayah...

...orang semacam dia yang...

...merusak suasana.

Kerja sama antara kau dan Lassana tadi bagus sekali.

Sangat efisien. Benar-benar...

...kau mengacaukan lawan.

Mereka jadi kelabakan.

Ya tapi...

Aku lebih leluasa di posisi "offside".

Dia masih ada.

Mereka bertahan juga. Sekarang sudah berapa lama?

Tidak tahu, 3 bulan, mungkin 4. Siapa peduli?

Dan apa dia baik terhadapmu?

Hampir terlalu baik.

Sampai jumpa, nak.

Sampai jumpa, Ayah.

Maaf, aku mau antar dia pulang, tapi mereka bilang, "Kau mabuk!"

Ya, sepertinya begitu.

Muak dengan ocehannya.

Satu siang saja bisa dia kacaukan!

Pelan-pelan, sayang! Mobil ini barang halus.

Ada roti cokelat.

Aku dapat makanan kecil dari Ayah.

- Apa itu? - "Chamonix".

"Chamonix" enak sekali. Aku sangat suka.

Sayang, cukup. Nyalakan mobilnya.

- Ayahmu masih sendirian? - Tidak.

Setiap kali kumelihatnya, aku merasa beruntung ayahku pergi.

Ayahmu orang gila!

Dia dulu tidak seperti itu.

Dia sedang kurang beruntung saja.

Dua tahun itu bukan masalah kurang beruntung lagi.

Kau lihat dia tadi? Ini tidak akan berakhir dengan baik.

Ayahku dulu juga pernah kurang beruntung.

Lalu dia menghilang.

Dia tak pernah menghubungku atau ibuku.

- Ayo, Bocah Semut. - Jangan panggil aku itu.

Jangan khawatir tentang ayahmu..

Orang tua hanya manusia biasa.

Kalau kau mengerti itu, kau akan berhenti mengharap...

...hal seperti...

Kau berhenti mengharapkan apapun.

Dan itu lebih baik.

Bocah Semut!

Aneh hal itu bisa merubah wajahmu.

Sampai aku tidak mengenalimu. Ya bukan, Banal?

Jika kau merubah sesuatu, kau jadi beda.

Mengapa dicukur? Lebih bagus berjanggut.

Dia seperti Francky, yang mencari pekerjaan.

Seperti Francky?

Pekerjaan sambilan yang berjarak 50 mil jauhnya itu konyol.

Dia ditipu.

Kau benar. 100 persen benar.

Aku tampak lebih bagus setelah dicukur.

Tampak lebih bagus jelas tidak.

Janggutmu nanti akan tumbuh lagi.

Lagipula...

...janggut tidak akan gatal setelah dicukur.

Banal! Kau benar sekali.

Kita akan ingat itu.

Aku ingin bicara?

Kita sudah cukup susah setelah kehilangan sponsor.

Jika Balai Kota menghentikan subsidi, maka tidak akan ada lagi klub bola.

Tim Intrépide akan berakhir.

Mereka tidak akan berani!

Tapi mereka bisa!

Mereka tidak suka presiden klubnya. Dan kau tidak membantu.

Tadi ada pelanggaran!

Kalaupun ada...

...aku tidak kenal wasitnya. Tapi aku kenal kau.

Jangan datang lagi ke pertandingan.

Apa kau...? Enak saja!

Tapi... Bagaimana dengan Théo?

Aku lakukan ini demi dia.

Kau pikir kau menolong permainannya?

Cukup. Kau pikir aku peduli dengan ocehanmu?

Kau tidak menolongnya.

Terutama tidak sekarang.

Apa?

Mengapa terutama tidak sekarang?

Jangan bilang siapa-siapa.

Bibi! Bibi!

Kau tak akan mengira apa yang baru aku ketahui.

Tongkat penopangku!

Tunggu. Lihat ini.

Théo! Théo...!

Kemari!

Mengapa Ayah ke sini?

Dengar. Minggu depan...

Arsenal akan datang ke Perancis untuk main.

Malam sebelumnya, kau akan melawan tim Lille.

- Mengerti? - Ya.

Siapa yang akan datang melihatmu bertanding?

Kau, seperti biasa.

Jangan bodoh.

Pencari bakat Arsenal!

- Apa? - Pencari bakat dari Arsenal.

Klub-klub besar...

...mengirim orang menyusuri Eropa...

...untuk mencari bakat-bakat muda.

Claude bilang akan ada pencari bakat yang akan melihatmu main.

Kau mengerti?

Kau menyadarinya?

Fasilitas latihan Arsenal!

Salah satu klub sepak bola terhebat di dunia!

Dan kau tidak peduli?

Tentu aku peduli, tapi...

...mereka tidak akan memilihku. Banyak pemain yang bagus.

Tidak! Hanya ada satu yang sepertimu!

Ayolah, Théo...

...ini kesempatanmu untuk meninggalkan tempat busuk ini!

Aku suka di sini. Ini tempat tinggalku.

Di sini hanya tanah kosong.

Mati!

Yang lain akan tinggal...

...tapi kau harus pergi.

Kakimu sangat berharga, Théo!

Bisa merubah hidupmu.

Tapi...

...Aku tidak bisa pergi ke Inggris sendirian.

Tidak, tapi...

...kau bisa pergi dengan seseorang dari pihak keluarga.

Bisa saja aku...

Ya, bayangkan, bayangkan! Kita akan...

Itu akan sangat luar biasa.

Kita akan jadi orang besar!

Kau sadar? Itu pasti seru!

Baik...

Kalau ibumu dengar Ayah ke sini, bakal gawat.

Dan diam-diam. Jangan cerita ke siapa-siapa.

Jangan cerita ke pelatih Claude.

Aku sudah mengemudi di bagian kiri.

Tadi pemanasan yang bagus, anak-anak.

Jaga konsentrasi selama pertandingan berjalan..

Seperti apa pencari bakat itu?

Dia, mungkin?

Coba selidiki.

Kau mau kue?

Ini namanya "far aux pruneaux".

Siapa sebenarnya kau?

Semua beres, Claude?

Mentang-mentang bermodal besar.

Bis tim!

Belum apa-apa sudah cari alasan kalah.

Ruangan loker di sebelah kanan.

- Jadi? - Bukan dia

Dan apa ini?

Ini "far aux pruneaux".

Ini tidak bagus.

Aku tahu. Aku masaknya tadi terlau lama.

Antoine...

Intrépide!

Tidak ada masak-masak lagi di sini.

Ikuti dia. Dia harus jaga kelakuan.

"Mereka yang pikir kemenangan tidak penting...

...tidak akan pernah menang apapun."

Pelé.

Brengsek, brengsek, brengsek, sial.

Hari ini dari semua hari lain.

Sial.

Baik.

Kekalahan kita yang pertama di musim ini.

Kita sudah tahu Lille adalah tim yang paling tangguh.

Mereka lebih unggul. Kita akan memenangkan pertandingan balasan!

Paman... Claude!

Ada seseorang...

Siapa dia?

Siapa dia?

Théo.

Kemari, nak.

Mari, Théo.

Ada apa...?

Orang Arsenal ingin mewawancarainya.

Dengan seorang penerjemah.

Brengsek! Dia anakku!

Jangan gerak!

Pencari bakat menilai kedewasaan, keberanian mereka...

- Dan kau bau minuman keras. - Aku tidak minum.

Aku bilang aku tidak minum

Kira-kira bicara apa saja mereka?

Bagaimana aku bisa tahu?

Dia hanya terlalu pendek.

Dia dengar hal-hal positif tentangmu.

Dia lihat kau punya potensi.

Tapi setelah dia melihat kau bermain...

...menurutnya kau terlalu kecil.

Dan ini akan menjadi masalah untuk klub seperti Arsenal.

Mereka hanya merekrut pemain tinggi. Walaupun di umurmu sekarang.

Tapi aku masih akan tumbuh.

Lihat saja Messi dan Griezmann. Mereka bertubuh kecil juga.

Aku sudah tahu kau akan berkata itu. Yang bertubuh kecil selalu bilang itu.

Jika pelatihmu ingin tahu lebih detil, dia bisa menghubungi kita.

Ya, aku sudah telat...

Baik, aku akan percepat. Aku segera datang.

Baik. Tetap tingkatkan permainanmu. Maksimalkan potensimu.

Tetap tingkatkan permainanmu. Maksimalkan potensimu.

Aku sedang terburu-buru. Tolong berikan kartu ini ke pelatihmu.

Ya.

Beliau sedang terburu-buru. Tolong berikan kartunya ke pelatihmu.

Senang bertemu denganmu, Théo. Kita harus segera berangkat.

- Selamat tinggal, Théo. - Selamat jalan.

Jadi?

Beres.

Dia memilihku.

- Halo - Théo, ayo. Ini ayahmu!

Ayo!

Putraku dipilih oleh Arsenal!

Ayah! Ayah, aku... Ayah...

Hai, Banal, foto kami!

Mengapa mereka memanggil pak bos Banal?

Kata-katanya selalu klise. Makanya ayahku menamainya itu.

Karim. Mari.

Kita perlu bicara.

Kau tidak buat kue?

Tidak, kau bilang...

Tapi ini...

Ada apa?

Mereka tidak memilihku.

Mereka tidak merekrutku. Aku bohong.

Ya Tuhan...

Psikopat!

Itu nama panggilan barumu.

Mengapa bohong? Kau sudah gila!

Aku tidak tahu.

Kulihat ayahku sangat bahagia, aku tidak tega mengecewakannya.

Semua akan kacau saat kau beritahu dia.

Aku tidak akan beri tahu mereka..

Aku perlu whisky.

Lihatlah dia.

Sudah lama sekali dia tidak bersemangat seperti itu.

Mereka tidak memilihku hari ini...

...tapi aku mungkin berhasil dalam satu hal.

Jangan berhasil dalam hal apapun.

Sang pencari bakat akan bilang bahwa dia tidak memilihmu.

- Apa yang akan kau lakukan? - Aku bisa atur.

Yang penting jangan bilang siapapun.

Tolonglah aku?

Baik.

Ayo.

Tunggu.

Ada masalah.

Aku pembohong yang buruk.

Serius, aku tidak bisa bohong.

Baik, dengar...

...kalau ada yang bertanya, tarik nafas panjang...

...lihat orang itu di matanya...

...berlaku alami...

...dan katakan suatu hal yang pendek, seperti...

"Ya, Inggris hebat."

- Baik? - Ya...

Ayo.

Ya, Inggris hebat.

Aku akan pulang.

Sudah lama sekali kita tidak bergembira seperti ini.

Asyik sekali.

Tahu tidak Yah, tentang ke Inggris...

...dengan pekerjaan baru Ibu, di klinik...

...dia mungkin tidak akan setuju untuk mengantarku ke sana.

Aku ingin Ayah yang antar.

Ya, tentu, tapi...

...apa...

...gunanya bermimpi.

Tempo hari kau ingin sekali pergi.

Ya, tapi aku berkata banyak hal.

Lalu aku sadar akan kenyataan yang ada, dan itu...

...menjadi masalah.

Kau lihat aku, Théo?

Untuk mengijinkanku membawamu, sang hakim harus sedang sangat mabuk.

Aku tidak akan pernah dapat hak asuh.

Bagaimana dengan wanita yang itu? Kita bisa minta tolong dia.

Yang pekerja sosial itu?

Ya.

- Kita boleh ketemu berkat jasanya. - Itu beda.

Ini akan sepenuh waktu, dan lagi...

...Ayah tidak bisa berbahasa Inggris.

Ayah bisa belajar. Kau punya waktu sampai September.

Sial!

Aku lupa.

Ini milikku.

Tas pemenang

Aku ingin kita pergi berdua.

Ayo tidur, sayang. Sudah sangat malam.

Aku sedang menyelesaikan PR.

Kau tidak apa-apa? Sakit?

Pertandingan bolanya bagus?

Ya.

Sebenarnya tidak. Kita kalah.

Kau akan menang di pertandingan berikutnya.

Ayo tidur. Sudah kemalaman.

Selamat malam, sayang.

Ya?

Ini Théo. Apakah Max ada?

Kau tahu dia selalu ada.

Halo, apa kabar?

Letih.

Bagaimana dia?

Aku belum lihat dia selama dua hari.

Paling tidak dia mau ketemu dengan psikolognya.

Apa yang dia katakan sekarang?

- Aku tidak berkata apa-apa, Maxou. - Masuk, Théo!

Bujuk dia untuk buka jendelanya. Kalau aku yang bilang, dia mengamuk.

Kau tahu jalannya.

Hai, Maxou.

Sial, makan siangku!

Piring-piring brengsekmu.

Tidak masalah.

Di sini bau.

Sumpah, buka jendelanya.

Aku tidak mencium apa-apa?

Kau sedang apa?

Aku meretas "Switch". Aku pasang sebuah "emulator".

Hebat.

Ini.

Dari guru bahasa Perancis.

Dia bilang kelas jarak jauh bukan pengganti...

Aku baca kurikulum Pujol di Wikipedia tapi dia terus memberi catatan.

Dan ini dariku...

...bingkisan kecil.

Terima kasih, teman. Ini asyik.

- Xavier... - Sydney, perkenalkan...

Bernard!

Apalah.

Kecoa tahan ledakan nuklir.

- Aku tidak tahu itu. - Itu jangan diminum!

Kecuali kau memang ingin...

...mencoba air seniku.

Kau jijik!

Kau gila! Air senimu?

Aku tetap perlu kencing.

Apa ini air liurmu?

- Kau sangat menjijikan. - Ya benar, aku yang menjijikan.

Oh, ya.

Katakan.

Aku ingin bertanya, kau bisa meretas email?

Tergantung. Apa autentikasi gandanya aktif?

Server pihak ketiga? OS apa?

Bukan ke "FBI".

Klub sepak bolaku.

Mereka jangan sampai terima email dari dia.

Pencari bakat Arsenal.

"The Gunners"?

Paling utama, aku ingin...

...kau email ke klubku dari alamat email orang itu.

Kau bisa?

Santai. Itu namanya "spoofing". Itu dasarnya.

Tapi suratku harus dalam bahasa Inggris.

Tiap hari aku berbahasa Inggris di internet.

Aku bahkan mencoba berbahasa Perancis sekarang.

Jadi kau tidak menanyakan apa-apa?

Tidak, dan kau juga jangan.

Itu sempurna.

"The vassal"...

Romane!

Romane!

Aku juga tidak ingin pergi, tapi ini kesempatan bagus.

- Romane! - Kau tidak mengerti, Bocah Semut.

Aku senang untukmu.

Aku juga akan pergi jika aku bisa.

Tapi aku selalu yang terakhir tahu.

Siapa yang memberi tahumu?

Yang jelas bukan kau!

Duduk.

Permisi.

Théo, kau bisa ikut?

Bawa barang-barangmu.

Théo, lain kali bawa surat dari orang tuamu.

Dia tahu. Aku sudah berulang kali kasih tahu.

Iya tidak?

Kau sembarangan datang ke sekolahku?

Sekolah, sekolah... Masa bodoh dengan sekolah!

Arsenal, nak! Arsenal!

Baju apa itu?

Jas pernikahan. Punyaku.

Cepat! Kita harus menemuinya sebelum makan siang.

8 bulan? Mengapa tidak setahun?

Dia dijanjikan perumahan.

Sarah, periksakan telingamu Bisa dengar tidak?

Dia ada di daftar penunggu.

Menunggu jadi gelandangan? Menunggu dipukuli suaminya?

Sarah, barapa banyak kasus seperti dia?

Kau tidak bisa memperbaiki kesengsaraan semua orang.

Kau akan padam sebelum waktunya.

Tanda tangan.

Tinggal tanda tangan.

Itu.

Kau sudah buat janji?

Belum.

Setahuku belum.

Apa di sini pelayanan sendiri?

Halo, bu.

Jadi itulah pemikiranku dan Théo.

Aku akan mengajukan hak asuh kepada hakim...

...kau mendukung surat permohonanku, dan...

...September mendatang...

...kita berangkat ke Inggris.

Untuk sekalinya keberuntungan datang kepada kita.

Kebetulan sekali.

Maaf.

Tidakkah keberuntungan berpengaruh dalam hidup?

Théo, tunggu di luar sebentar?

Kelakuan berpengaruh juga, Tn. Bouvier.

Kau berkelahi lagi?

Karena ada pelanggaran.

Apa pelanggaran yang membuatmu berhenti datang?

Aku sibuk.

Mengerjakan apa?

Banyak hal.

Hal organisasi.

Ya, Ny. Simonian...

Tidak, itu dilarang.

Nanti aku telepon kembali.

Gaya rambutmu baru?

Ya, aku...

Sampai di mana kita?

Kita tadi sampai...

...kau membantu kita dengan hakim, lalu...

Di mana kau tinggal?

Masih dengan bibimu?

Tidak, tidak, tidak... Bibi besarku.

Bagaimana dengan pekerjaan?

Tidak ada yang baru?

Sejujurnya, di sini tidak ada apa-apa lagi.

Mantan istrimu ikut pelatihan setelah pabrik ditutup.

Itu lebih berat untuk pria macamku.

Aku urus pelatihan buatmu. Kau tidak datang.

Aku dulu masih tidak siap.

Dan sekarang kau sudah merasa sanggup...

...untuk mengantar Théo ke Inggris?

- Ya, aku bisa. - Ya?

- Ya. - Baik.

Jadi mulailah dengan menjaga dirimu dengan baik.

Sebelum ke Inggris...

...jika kau belum punya pekerjaan...

...tidak ada tempat tinggal untuk Théo...

...kau tidak akan mendapat hak asuh.

- Baik? - Semua akan kupenuhi.

Dan ada satu hal yang harus kau hentikan.

Hal yang membuatmu susah bangun, melupakan janji.

Yang bikin kau berkelahi karena pelanggaran.

Mengerti?

Ya, tertiban sial.

Ya. Halo, Tn. Dourdet.

Tidak, aku tidak lupa tunjangan keluargamu.

Aku yang akan datang ke sana.

Mulai dengan berhenti minum alkohol.

Apa saja yang dia katakan?

Tidak banyak.

Untuk dapat hak asuh, aku perlu tempat tinggal, pekerjaan. Jelaslah.

Itu berarti bagus.

Darimana kumulai?

Mulai dari pekerjaan.

Lalu apartemen.

Lalu kita pindah ke sana.

Kau benar, nak..

- Sial! - Apa?

- Ayah bawakan dia "Chamonix". - Jangan, ayo kita pergi.

Ini.

- Terima kasih. - Kau juga harus bekerja.

Kau harus dalam kondisi prima untuk main di Arsenal.

Main denganku.

Latih aku.

Ayah ingat, seperti sebelumnya.

Sebelum apa?

Cepat, cepat!

Bagus, Théo! Ayo terus, Lassana!

- Claude! - Ada email dari Inggris!

Antoine, gantikan aku.

Théo!

Ini gila! Surat dari Arsenal!

Mungkin kau memang benar terpilih!

Kau yang gila. Aku yang mengirim emailnya.

Ya, sebenarnya Max. Sama sajalah.

Tidak mungkin...

Tidak dengan orang aneh itu...

Dia tidak aneh.

Dia hanya sedikit...

...alergi.

Oh ya? Terhadap apa?

Baik, semuanya lari.

Terhadap dunia luar.

Yang menang akan dapat puding karamel.

Apa kita bisa kunjungi dia di Arsenal?

Ya, Inggris hebat.

Mereka mau dia ikut latihan di bulan September..

Dia akan pergi mengikuti suatu kongres olah raga.

Dia akan menghubungi kita bulan depan sebagai formalitas.

Jadi, Pak, klub kita masih bisa bertahan, bukan?

Kau pasti bisa dapat sponsor baru.

Waktu yang tepat untuk merayakannya.

Saya tahu siapa lagi yang akan gembira.

Oh, begitu ya..

Asuransi dirampas. Ditolak pekerjaan.

Panggilan tak terjawab.

Pabrik relokasi ke luar negeri, bercerai dengan istri.

Ya, saya berada dalam kondisi sulit.

Dan kini?

Saya merasa luar biasa.

Baiklah.

Saya tidak bisa daftarkan kau saat ini di sini.

Buatlah janji bertemu melalui jaringan internet.

Tapi ini pun sebuah janji.

Tidak, ini adalah wawancara perdana...

...untuk menjelaskan cara mendapat janji...

...dengan pembimbingmu.

Siapa pembimbingku?

Saya.

Mereka semua gila.

Ayo, nak.

Ini semua omong kosong.

Berikan tasmu.

Kau tidak ingat pertandingan yang telah kuatur...

...untuk semua karyawan di pabrik.

Tentu kuingat.

Sungguh?

Ayo mari.

Melangkah tinggi selama 15 menit.

Lalu tendangan penalti.

Ayo!

Bagus sekali.

Kau lihat tendangan itu?

Persis seperti yang kukatakan.

Ada apa ini?

Kita punya calon bintang. Harus terlihat baik.

Arsenal berwarna merah, bukan begitu, jagoan?

Ayo sini.

Ada hadiah untukmu.

Kalau mau bisa bahasa Inggris, harus belajar dulu.

Kugunakan ini di Sekolah Menengah.

Terima kasih, Banal. Saya...

Memang tidak akan mudah.

Seperti ini, mencari pekerjaan...

Untuk apa cari pekerjaan?

- Sebentar lagi kau akan kaya raya. - Siapa yang menanyakanmu?

- Ayolah... - Siapa yang menanyakanmu?

Coba dengarkan dia...

...orang bodoh.

Halo!

Aku melihatmu.

Lihat apa?

Minum Pastis...

Pastis dan bir pukul tiga sore, yang benar saja?

Aku tidak...

Lihat, Théo? Berbohong itu tidak baik.

Aku tidak berbohong.

Tentu tidak.

Vitamin C berkhasiat, seperti kukatakan sebelumnya.

Berhentilah becanda.

Masalahku bukanlah kebohonganmu tapi kebohonganku.

- Kenapa begitu? - Aku telah berjanji pada atasanku...

...bahwa kau akan berhenti minum.

Bodohnya aku.

Baiklah.

Aku akan berhenti membadut.

Aku ke agen tenaga kerja.

Bagus kalau begitu. Kau kirimkan lamaranmu ke sirkus?

Terlalu jelas. Aku suka memberi kejutan.

Sungguh aneh, karena bibimu berkata padaku...

..."Dia pasti ada di bar." Dan kau pun di sini.

Bibiku? Mengapa?

Aku menulis surat untuk hakim. Aku membutuhkan tanda tanganmu.

Tapi sepertinya saya terlalu terburu-buru.

Halo, Nyonya Carlier.

Saya sudah menelepon orang di proyek...

Surat penghinaan? Tidak, tidak.

That's a terrible idea.

Maaf. Berhenti minum.

Pria dan wanita sungguhlah berbeda.

Kau perhatikan di sekolah?

- Kupikir kau tak datang. - Kau kalah.

Sudah lama kita tidak ke sini.

Ya.

Kubawakan camilan.

Dengan siapa aku akan ke sini setelah kau pergi, Bocah Semut?

Buka iklan lowongan saja.

"Dicari seorang laki-laki, tidak takut ketinggian...

...mau menerima nama panggilan yang aneh."

Santailah, semua akan baik-baik saja.

Apa yang kau lakukan?

Mengapa kau lakukan itu?

Terimalah sebagai tanda kenangan.

Romane.

- Kau tahu, aku... - Diamlah!

Hentikan semuanya...

Jangan risau, Bocah Semut.

Baik, kadang bisa terjadi, namun...

...sentuhlah.

Aku kuat.

Aku bangga padamu, jagoan.

Sepotong kue, Bocah Semut.

Jangan panggil aku dengan sebutan itu.

Dengan kemudahan dan kecepatan terbang...

...tidaklah terjadi tanpa ketajaman penglihatan yang sepadan.

Penglihatan capung mendekati sempurna.

Kebanyakan spesies ini memiliki mata yang besar...

...yang menutupi seluruh kepala.

Matanya terdiri dari ribuan bagian...

...masing-masing beroperasi sebagai sel yang peka.

Pelajaran Nomer Satu...

Belajar alfabet...

Hai, semuanya.

- Siapa yang mau bernyanyi? - Aku!

Baik. Dengan lagu ini, kita akan belajar tentang semua huruf alfabet.

Kau hanya perlu mendengarkan dan ikut bernyanyi bersamaku.

Siapa namamu? Namaku Laurent.

Siapa namamu? Namaku Laurent.

Itu dia.

Itu dia yang membawa tas.

Ini salahmu.

Sudah ada kabar Arsenal menerima pemain baru...

...jadi kini mereka gemar sepak bola...

...yang tua, yang muda.

Anakku!

Hai.

Hari ini ulang tahun Eric.

Perkenalkan anakku, Théo.

Halo, Théo!

Hai, semua.

Hari ini bermain lawan siapa?

Tidak ada pertandingan, Bu, hanya latihan biasa.

Bukankah Arsenal merekrutmu?

Kau pasti salah..

Ya, betul aku.

Betul bukan?

Arsenal... Arsenal di Inggris?

Ya.

Kau sedang bicara apa?

Anakmu adalah pemain hebat.

Aku melihatnya beraksi melawan tim keponakanku.

Dia mencetak 3 gol.

Mengapa kau tidak katakan padaku?

Mau minum punch, nak?

Punch-Nak, tidak?

Ayo.

Ayo.

Menurutmu aku ini siapa?

Aku yang terakhir tahu tentang ini.

Aku lagi menunggu kabar lebih rinci.

Lalu?

Mereka ingin aku berlatih dengan mereka.

Selama libur musim panas?

Tidak, Bu.

Untuk seterusnya.

Mereka mau melatihku jadi pemain profesional.

Profesional. Kau tak bisa ke sana sendiri. Umurmu baru 13 tahun.

Tidak sendirian. Ada yang harus mengantarku.

Ini hal yang rumit, sayang.

Apa yang akan Ibu lakukan?

Ibu ada Eric dan pekerjaan baru...

Ayah bisa ikut.

Ide yang cemerlang.

Setidaknya semua jadi jelas.

Jika kau pergi dengannya, kau akan jadi pelayan barnya.

Dia akan sangat bersemangat, dia akan membaik.

- Seperti semula lagi. - Théo...

Ibu tak pernah memberinya kesempatan.

Apa?

Ibu telah memberinya banyak kesempatan.

Pada awal kita berpisah...

Ya, dia lupa menjemputku, dia tertidur...

...bahkan meninggalkanku di area peristirahatan.

Tidakkah kau sadar?

Siapa yang akan membantumu kalau dia melupakanmu di sana?

Ini omong kosong. Ibu akan telepon dia.

Jangan... Ibu nanti akan menyakitinya.

Ibu tidak akan menyakitinya. Hanya akan bicara...

Jangan telepon!

Baiklah.

Baiklah, Ibu tidak akan telepon.

Itu pasti Sylvie.

Ibu harus kembali ke sana.

Yang dari Arsenal... Siapa mereka?

- Mengapa tidak menelepon Ibu? - Tidak tahu.

Mungkin Ibu tak tahu apa-apa...

...tapi Ibu akan banyak tanya.

- Ini Théo. - Ayo, lekas naik.

- Tidak lama! - Jangan masuk!

- Ini kamarku! - Ini untuk kebaikanmu sendiri!

Masa bodoh dengan tirainya.

Jelaskan padanya. Dia mau mendengarkanmu.

- Ada apa ini? - Tn. Vila datang memperbaiki tirai.

Hanya perlu 30 menit saja!

Tidak akan lama.

Max?

Lihat? Tidak terjadi apa-apa.

Max!

Sudah lama, ya. Apa kabar?

Senang melihatmu keluar untuk menghirup udara segar.

Baik...

Aku harus pergi.

Sampai jumpa, Max.

Bila kau dapatkan seri ke-4 dari film seri Zombi itu...

...jangan lupa aku.

Kau akan baik-baik saja, Max.

Bernafaslah.

Pohon-pohon...

...udara...

...sedikit asap knalpot.

Mengapa kau ke sini?

Dukungan moril.

Dan...

...untuk menyampaikan surat ini.

Harusnya kau pakai email saja.

Penemuan hebat, kau pasti setuju.

Aku tidak mempercayai teknologi itu.

Ada orang yang bisa meretasnya.

Dan aku suka bertemu denganmu

Dalam wujud darah dan daging.

Ada air menetes.

Mulai hujan.

Kau lihat?

Banyak hal gila terjadi di luar sana.

Kuharap dia bisa membujuk ibumu agar kau boleh pergi.

Bisakah kau bayangkan?

Bergabung dengan Arsenal. Sungguh gila!

- Karim? - Ya?

Sepertinya agak sedikit...

Sial! Aku lupa!

Claude!

Ada email dari Inggris!

Pencari bakatnya benar.

Kau terlalu pendek.

Ini...

...tempat tinggalnya.

Ada ruang kelas di sebelah pusat olah raga.

Semua yang dibutuhkan agar keluarga bisa berkumpul.

Terlampir adalah daftar dokumen...

...dan proposal kontrak.

Ini dia.

Dia menambahkan gambar.

Max peretas hebat.

Apa yang kalian lakukan?

Kalian tidak latihan?

Arsenal mengirimkan email lagi.

Tunggu, ada...

Mengapa tidak meminta untuk bertemu saja?

Hai, Chloé.

Halo.

Apakah kau habis minum-minum? Kalau ya...

Aku sudah berhenti.

Tak ada yang memberitahumu?

Aku datang untuk memberitahu mereka.

Orang Inggrisnya mengirim surat.

Jadi apa yang mereka katakan?

Mereka mempersiapkan sebuah permohonan kontrak.

Bagaimana penawaran mereka?

Kau mulai lagi.

Apa?

Jadi itu yang ada di pikiranmu...

...hidup ditanggung anakmu.

Aku?

- Mencari uang? - Ya!

Kita di tim yang sama ini.

Persetan!

Apa yang terjadi?

Ayah!

Laurent!

Laurent!

Laurent, dengarkan aku!

- Persetan! - Seharusnya mereka merekrut Ibumu.

Mohon maaf.

Aku tidak bermaksud menyinggungmu soal uang.

Aku tak tahu lagi apa yang ada di pikiranmu.

Kau tidak apa-apa, Théo?

Ibu selalu membuatku kesal. Ayah akan depresi.

Dia mungkin akan mulai minum-minum lagi.

Memang dia akan begitu. Ayahmu tidak akan berubah.

Terimalah kenyataan itu.

Bukan masalah besar. Kita pernah mengalami yang lebih buruk dari ini.

Tolong ambilkan itu.

Kita bisa memulai perkumpulan baru.

"SOS, orang tua yang stress".

Ibuku lagi.

Akan kupaksa kau, sumpah.

Jawablah teleponnya.

Bolehkah aku menginap?

Halo, Bu. Apakah aku mengganggumu?

Halo, Théo. Tidak, ini waktu istirahatku.

Yang ingin kukatakan adalah bahwa Ayah sudah tidak minum lagi.

Menurutmu akan bertahan, tidak?

Ya. Inggris membuatnya termotivasi.

Kami butuhkan kau untuk itu.

Kau tahu, Théo...

...hakimnya akan memilih kau ikut ibumu.

Aku tidak cocok dengan pacar barunya.

Oh ya?

Dia suka mengejekku.

Mengejekmu?

Sebagai lelucon, dia memecahkan telur di kepalaku.

Apa?

Itu lelucon yang buruk!

Tolong jangan katakan pada Ibu.

Yang kuinginkan adalah pergi bersama Ayah.

Seharusnya kau mempercayainya juga.

Kerenyahan, berairnya and rasanya...

...telah terukur sebelumnya.

Tapi ini adalah tahap yang penting. Ke sana.

Tugasmu adalah memisahkan apel-apel yang cacat.

Seperti yang ini. Ada bercak besar.

Saya paham betul apel yang cacat.

Permisi.

Apakah tidak bisa dimakan?

Bukannya begitu.

Tapi pembeli tidak suka seperti itu.

Mau tahu sebuah rahasia?

Saya lebih suka apel yang cacat dan banyak bercaknya.

Semakin berpengalaman dalam hidup, semakin manislah apel-apel itu.

Tapi, sshh... Di sini tidak boleh ada yang cacat.

Terima kasih, Sarah.

Aku tidak punya kenalan orang sirkus.

Dan saya menolong kakaknya.

Jadi... Mulai bekerja sana.

Kutinggal, ya.

Pelajaran ke-35: Mari makan malam bersama.

Hi, Théo!

Apa kabar?

Claude memanggilmu.

Mereka sungguh menginginkanmu!

Mereka mengirim hadiah.

Bagus cangkirnya!

Hadiahnya bagus sekali.

Terima kasih, Théo.

Tenanglah. Sudah pasti klub akan mengirimkan hadiah.

Aku melihatnya di blog Juventus.

Mengapa tak bilang sebelumnya?

Ini kejutan dari Arsenal.

Kau harus terlihat terkejut. Kau terkejut?

- Ya. - Itu dia!

- Bagaimana kau bayarnya? - Santailah.

Aku punya kode voucher dari Amazon.

Akan kukirimkan selendang minggu depan.

Bagus, bukan?

Aku lebih suka selendang daripada topi.

Apa ini, sobat?

Juru rekrut. Aku meretas akun mereka.

Aku bisa membuat email kelompok itu.

- Dan juga nama istri mereka, jika... - Jika apa?

- Jangan panik. - Kau psikopat!

Aku psikopat?

Apakah aku yang bohong ke semua orang?

Berpura-pura Arsenal telah merekrutku?

Aku hanya menolongmu, kau pembohong.

Bukan begitu.

Berhentilah menolongku, Max.

Terima kasih atas segalanya, tapi hentikan ini.

- Sungguh? - Ya, sungguh.

Kau hentikan, ya. Janji?

Terserahlah.

Kau akan tertangkap.

Halo, Ayah?

Ya.

Selasa?

Kejutan bagus atau buruk?

Akan kucatat.

Sini! Biar kubukakan! Ayo...

Bila tuanku tidak keberatan...

- Jadi? - Di manakah kita berada?

Di tempatku.

Kini Ayah sudah berpenghasilan.

Ruang tengah, ranjang lipat,...

...tempat penyimpanan,...

...meja tamu, untuk menaruh minuman.

Dapur dan... tunggu... Ayo, lihat kemari.

Kamar tidurmu.

- Bagaimana? - Bagus sekali.

Bukan seperti hotel Ritz Carlton, tapi lumayan bukan?

Ya!

Bagaimana Ayah mendapatkannya?

Temannya Banal. Fanatik bola.

Berkat Arsenal merekrutmu. Ayah dapat harga bagus.

Ayah senang kau bisa berkunjung.

- Ada yang terbakar? - Baksoku!

Sial.

Ayah memasak?

Sekarang harus.

- Sudah datang? - Siapa?

Si pekerja sosial. Ayah undang dia kemari.

Untuk memantau perkembanganku.

Tapi, Yah. Dia tidak akan suka melihatku di sini.

Ini bukan harinya kita.

Dia akan mengira aku menginap di sini.

Sial. Menurutmu begitu?

Kita harus tetap mengikuti peraturan.

Jadi bagaimana ini?

Halo. Jangan acuhkan dekorasinya.

Masih dalam pengerjaan.

Seperti kisah hidupku sekarang.

Ini nantinya bisa jadi kamar Théo.

Sebelum ke Inggris, bila kau dan hakimnya...

Di sana...

Ini untuk di sini..

Untukku?

Ini kebiasaan kalau pertama kali mengunjungi seseorang.

Terima kasih.

Lucu, aku punya tanaman waktu kecil.

Aku rawat dengan rajin. Ibuku sangat senang.

Tapi begitu dia tahu itu adalah tanaman ganja...

...gawat!

Dia jadi sangat tidak senang.

Apa ada yang...?

Aku bikin bakso.

Kau ingin mengajakku makan malam?

Tidak.

Maksudku, ya.

Tidak tahu. Kau mau?

Aku kemari untuk kerja, Tn. Bouvier.

Ya, ya...

Tidak masalah.

Itu masih ada?

- Aku belajar bahasa Inggris. - Benarkah?

Sial. Maaf

Bodohnya aku!

Aku putar balik..

Aku bodoh sekali.

Aku berharap kita bisa memutar balik hidup..

Tekan "play" dan mulai lagi.

Sekalian hapus 2 atau 3 kesalahan.

Kalau aku ada 55.

Apa yang kau akan rubah?

Gaya rambut sudah.

Aku akan cari pekerjaan yang bisa membantu orang lebih banyak lagi.

Kau bercanda?

Kau bayangkan betapa tidak berdayanya aku.

Semuanya sering tertahan.

Tidak ada uang.

Ya, Ny. Langlade.

Aku tidak lupa. Aku sedang sibuk keliling sana-sini..

- Wanita gila. - Ya...

...dan jangan khawatir.

Aku akan telepon kembali semenit lagi, baik?

Sampai nanti.

Aku benar-benar harus pergi.

Kau harus istirahat.

Kau kedengaran seperti bosku.

"Sarah, kau bekerja terlalu keras. Belajar membangun dinding."

"Jangan lewati garis merah."

Jadi baksoku...

...termasuk garis merah?

Benar.

Théo.

Bangun, sayang.

Ayo.

Ayo, sayang.

Aku ada kelas jam 10.

Pelatihmu telepon. Kita akan Skype dengan Arsenal.

Kita berangkat 10 menit lagi. Bangun, sang juara.

Théo?

Kau tidak apa-apa?

Jangan stres. Semua akan beres.

Aku senang kalian berdua di sini untuk membahas masa depannya.

Seharusnya, mereka bisa datang ke sini.

Ketepatan waktu orang Inggris.

- Hai, semua. - Halo.

Itu Théo.

Apa kabar?

Bagaimana cuaca di Inggris, hari ini?

Senang bertemu denganmu Théo.

Aku juga.

Jadi...

Kalian tahu...

Jadi, jadi...

Jadi...

Sial!

- Sial. - Tunggu.

Kau bisa dengar kami?

Apa kau dengar saya? Halo?

Ada siapa di sana?

Mereka mohon maaf.

Ada masalah teknis.

Baik. Lain waktu lagi.

Tidak seperti ini. Aku ingin bertemu mereka langsung.

Maaf. Mereka terus mengirimiku email untuk buat janji.

Jadi aku berimprovisasi.

Mengapa tidak memberi tahuku?

Karena kau sudah menyuruhku untuk berhenti.

Tapi kau tidak.

Ya.

Sejujurnya...

...sudah lama aku tidak tertawa sekeras itu.

Aku sendiri hampir kencing di celana.

Kau harusnya bawa botolku.

Kau benar. Aku akan tertangkap.

Jadi...

Aku sudah menulis surat penolakan dari Arsenal.

Tapi...

...perlu aku email ini sekarang?

Jangan dulu. Aku kabari pada saatnya.

Aku masih butuh waktu.

Ayah?

Jika aku gagal di Arsenal...

...apa kita masih bisa melewatkan waktu bersama di sini?

Ya, tapi jangan khawatir.

Kau akan berhasil.

Ayo, kita latihan.

Ayo.

Sini.

Aku merasa dia ingin membuktikan kalau aku ibu yang tidak layak.

Aneh sekali. Aku tidak mengerti bagaimana...

...kau membiarkan anak buahmu bertingkah seperti itu.

Jadi hubungi aku besok.

Ada apa?

Aku tidak tahu apa yang ayahmu katakan.

Katakan apa? Ke siapa?

Ke pekerja sosial itu.

Jangan mulai lagi, sayang.

Sewaktu kunjungan normal, dia bilang ada masalah...

...antara kau dan Eric.

Dia bertanya apa yang kulakukan dengan telur.

Terlur?

Aku tidak pernah suka dia, dari hari pertama.

Ini semua salahku..

Ini semua agar aku bisa pergi bersama Ayah.

Aku bilang ke dia...

...bahwa kau suka memecahkan telur ke kepalaku.

Apa kau sudah gila?

Ayah telah mencoba dengan keras..

Itu bukan masalahnya.

Berbohong dan menuduh itu tidak baik. Kau mengerti?

Maaf.

Ini tidak serius. Dia tidak bermaksud jahat. Ya kan?

Cukup sudah. Kau selalu coba mendamaikan!

Ya, ini serius.

Kau tidak menyukaiku.

Memang tidak nyaman melihat ibumu dengan orang lain.

Tapi jangan terus kau menuduhku yang tidak-tidak

Kau tidak perlu menyukaiku, walau itu yang kuharapkan.

Tapi jangan menjelek-jelekkan aku.

Dengar, kau telepon wanita itu...

...dan kau jelaskan semuanya dan minta maaf padanya.

Mengerti?

Kau mengerti?

- Apa itu? - Kue cokelat-pir.

Aku sebut... "The Penalty".

Bagus, terima kasih.

Laurent adalah ayahnya si jagoan cilik.

Sponsor kita, Tn. Riffault.

Dan 10 hari dari sekarang, di seragam tertulis...

"Beausoleil Shopping Mall"!

Untuk di akhir kejuaraan.

Yang kau akan menangkan.

Ya, kita bisa. Kita harus kalahkan Klub Lille.

Kita ketinggalan dua angka. Sejarah akan dibuat.

- Ini. - Terima kasih.

Dia senang kau datang.

Ini tahun yang tidak lazim.

Jadi?

Kau akan pikirkan lagi?

Aku bertanya ke banyak pihak.

Kau tahu berapa anak di pusat latihan yang jadi pemain profesional?

5 sampai 10 persen...

...paling banyak.

Bagi yang lain tidak ada kelanjutan apa-apa.

Makanya mereka tetap harus sekolah.

Aku khawatir buat dia. Olah raga adalah bidang yang sangat susah.

Karena kau berpikir seperti mereka.

Kau inginkan ini untuk anakmu?

Tidak, aku ingin dia untuk tidak punya penyesalan.

Aku maish perlu waktu.

Tapi kau tahu...

...aku juga khawatir.

Jikalau dia tidak bisa bersaing di sana.

Aku sudah sekian lama mengacaukan hidupku.

Tapi kali ini...

Aku harus berhasil.

Dan aku akan berhasil.

Ya.

Bolehkan aku bawanya melihat parade minggu depan?

Dia boleh bawa teman-temannya.

Sehari penuh.

Perihal ayah.

Ya, kita juga akan berlatih.

Lihat!

Théo!

Kita akan keliling.

Aku bawa teleponku.

Minta Coca Cola?

- Simpan kembaliannya. - Terima kasih.

Aku akan kembali lagi.

Tuan!

Kabarmu baik-baik?

- Ya. - Aku ingin berterima kasih.

Aku ayah Théo.

Anak yang kau pilih untuk Arsenal.

Maksudku si pencari bakat.

Kau yang menerjemahkan.

Théo...

Anakku.

Ya, aku ingat dia.

Aku ingin memberi tahumu...

...kau membawa untung bagi kita.

Kau memberiku keberuntungan.

Aku mulai belajar bahasa Inggris.

Aku belum setingkat kau...

Bagaimana logatku?

Maaf, sepertinya ada kesalah pahaman.

Sang pencari bakat tidak memilih anakmu.

Maaf?

Dia tidak terpilih.

Dia bilang kalau permainannya bagus...

...tapi, badannya terlalu kecil.

Sial.

Ini yang aku perlu sekarang.

Sendirian saja?

Mana jagoanmu?

Calon mata pencaharianmu?

"Putraku, putraku..."

Brengsek!

Diam kau, bedebah.

- Apa? - Ya, aku bicara sama kau.

Tutup mulut busukmu.

Ayah!

Dia ayahmu? Ayo masuk.

Jangan khawatir. Kita pulang naik bis.

Kau tidak apa-apa?

Ya, aku baik-baik saja..

Ayo, kita pergi.

Apa kita latihan besok?

Kau tidur sana.

Selamat malam.

Théo.

Mungkin besok...

...kau sebaiknya menyelesaikan PR-mu saja.

Baca ulang lagi semua catatanmu..

Kupikir tidak perlu peduli sekolah lagi.

Tapi itu masih penting.

Jikalau tidak berhasil di Arsenal.

Mereka bisa berubah pikiran.

Bermimpi itu bagus, tapi kau tidak pernah tahu.

Ya tidak?

Sampai jumpa di pertandingan melawan tim Lille.

Kali ini kita hancurkan anak-anak kaya itu.

Kejuaraan ini akan jadi milikmu.

Malam.

Sial.

Ada apa?

Aku meneleponmu kemarin.

Bagaimana kabar ayahmu?

Bagaimana ayahmu?

Berkelahi.

Tidak ada yang patah.

Terbukti, kan? Tak ada yang bisa diharapkan darinya.

Bukan salah Ayah.

Oh ya? Jadi salah siapa?

Apa?

Arsenal.

Saya tak pernah terpilih.

Ia pembohong.

Bersama Max, ia telah membohongi semua orang.

Untuk membantu ayahnya keluar dari nasib sial.

Kau bodoh.

Terima kasih bantuannya.

Romane!

Romane, tunggu!

Kau pikir berbohong akan menolong ayahmu?

Dunia ini bukan tanggung jawabmu!

Ayahmu, timmu, temanmu yang aneh, si cacat dan siapa lagi?

Nyonya Grosjean? Dia pemabuk juga!

Super Théo menolong semua pecundang!

Ku tahu kau akan melakukan ini.

Jadi aku diam saja.

Terang saja!

Tidakkah sudah kubilang, tidak ada harapan untuk ayahmu?

Cukup. Ayahmu pergi, tapi tidak semua ayah buruk.

Tunggu!

Bolehkah aku?

Aku tahu untuk apa kau ke sini.

Semua orang membicarakan tentang kebohongan Théo.

Dia sangat mencintai ayahnya.

Lebih baik seperti ini.

Lagipula...

Aku tidak bakal bisa pergi juga..

Aku mabuk lagi.

Mereka membicarakan itu juga?

Kali ini kau harus lawan.

Berkelahi adalah keahlianku.

Biar kebohongannya menghasilkan sesuatu.

Konsultasi ke dokter tentang masalah alkoholmu.

Tunggu... Tunggu, tunggu...

Ganti ruangan?

Aku baru menghadap atasanku.

Istrimu meneleponnya. Aku mendapat peringatan.

Karena aku juga tertipu oleh Théo.

Sial.

Kalau kau mau...

Aku bisa menemui atasanmu.

Tidak, mohon jangan.

Tidak ada gunanya. Aku sudah berhenti.

Ya... Tapi, tidak apa-apa.

Aku punya teman yang bekerja...

...mengurus para gelandangan. Dia ingin aku bergabung.

Aku perlu suatu dorongan.

Terima kasih, Théo!

Yang kau lakukan itu tidak bisa ditolerir.

Ini urusan dewan pendisiplinan!

Kita tidak punya itu.

Kalau begitu aku buat sendiri!

Kembali ke lapangan. Aku menyusul.

Dan tetap jaga fokus untuk hari Sabtu.

Kami perlu kau.

Kalau ini yang namanya olah raga...

Paling tidak, pembuatan kue...

Kita benar-benar bodoh.

Kita sungguh bodoh. Sangat bodoh!

Apa yang akan kukatakan pada sponsor?

"Hidup itu kejam."

"Yang bisa kita lakukan hanyalah melempar bola...

...dan membiarkan matahari bersinar...

...berharap itu akan menyinari kita semua".

Éric Cantona.

Jangan sekarang, Claude.

Dia ingin ayahnya terkena sinar.

Aku tidak pernah ingin melihat ayahnya lagi!

Semua kekacauan ini adalah salahnya.

Buka pintunya.

Suatu saat kau akan harus keluar, sayang.

Aku tidak tahu di mana dia.

Théo?

Dia tidak di sini.

Kita sudah telepon ayahnya. Diapun tidak tahu.

Aku telepon kalau dia datang.

Dia tidak peduli sama kita.

Ini sebuah bencana. Aku minta madeleine.

Claude.

Aku tahu harus tanya siapa.

Halo. Maaf, aku...

Di sini tidak ada minuman.

Apa dia di sini?

Bocah Semut? Dia di pertandingan.

Bocah Semut?

Panggilanku buat Théo.

Dia tidak pergi ke pertandingan.

Jadi dia tidak ingin bertanding.

Jika tidak bertanding dia akan terluka.

Selamanya

Kau sungguh tidak tahu dia di mana?

Aku harus lebih jaga stamina.

Kau bisa latih Ayah?

Nyaman di sini, Bocah Semut.

Jangan panggil aku itu.

Kau salah.

Itu nama panggilan yang sangat bagus.

Kau tahu kehebatan semut api Argentina?

Sewaktu banjir...

...mereka pegangan, satu sama yang lain.

Mereka membentuk sebuah rakit.

Dengan cara itu mereka tidak tenggelam.

Mereka bisa berlayar selama bulanan.

Bersatu.

Ayah kebanyakan menonton dokumenter alam.

Tidak ada serangga lain...

...dengan semangat tim seperti mereka.

Bertahan hidup sebagai satu regu.

Kupikir itu adalah...

...nama panggilan yang cocok.

Ini petuah dari seorang ayah.

Jangan mulai kau.

Ayo.

Sudah terlambat. Mereka sudah pergi.

Kita tidak akan bisa mengejar waktu naik motor kecil Ayah.

Kecuali kita bisa naik mobil.

Kau tidak bisa melewatinya?

Kecepatanku sudah 70 mph.

Bagus! Cepat!

Ruangan loker di sebelah kiri!

Kau tidak boleh.

Dia tidak boleh masuk, mengerti?

Pencari masalah.

Lepas tanganmu.

Anaknya ikut bertanding.

Kami hanya ikut perintah.

Jangan lupa mereka akan mencoba "pressing".

Kita bermain seperti Milan vs. Barcelona...

..."crossbars, attacks"...

..."line jumps".

Aku ingin bermain. Aku tidak bohong.

Pakai sepatu bolamu.

Sisi koin manapun, hanya kebetulan.

Kita pasti akan menang.

Ayo, Intrépide, ayo!

Mengapa dia ada di sini?

Bagus. Ayah istirahat dulu.

Di mana kau?

Di lapangan dekat sana.

Ini sudah mulai.

Laporkan jalan pertandingan padaku..

Aku tidak bisa.

Jadi...

...kasih telepon ke temannya.

Baik.

Dia mau bicara denganmu.

Halo?

Bisa laporkan jalan pertandingan padaku?

Théo membawa bola.

Dia "dribbling"...

Membagi bola ke Lassana.

Dia mencetak gol!

Lassana!

Jangan menyerah! Posisi!

Ada pelanggaran? Adakah?

Ya, Intrépide mendapat tendangan bebas.

Berapa sisa waktu?

Aku tidak tahu. Semenit.

Jika dia tidak mencetak gol, Lille akan menjadi juara.

Gol! Gol!

Bocah Semut mencetak gol!

Luar biasa! Dia mencetak gol lagi!

Buat kue tidak seseru ini!

Tentu tidak.

Tadi bagus sekali!

Kau hebat sekali.

Théo! Théo!

Ada yang mau berbicara denganmu.

Permainan hebat.

Itu luar biasa. Kau tidak pernah menyerah.

Salah satu temanmu menulis kau juga jago berstrategi.

Dia bilang "kau tidak menyerah...

...dan ada temanmu yang bilang kau jago strategi juga".

Kau nampaknya makin tumbuh.

Sudah mau jalan?

Ayah tidak sadar waktu berlalu.

Dia tidak boleh ketinggalan pesawat!

Ada roti cokelat. Ada cokelat di dalamnya.

Kita tidak ada waktu.

Aku yang traktir.

Jangan bersedih.

Kau tidak sadar betapa untungnya kau.

Ibumu saja mengerti.

Sebentar lagi seluruh dunia akan mengenalmu.

Kau tahu, Théo...

Kau sudah tumbuh, dan akupun juga.

Contohnya, Ayah merelakan ibumu yang menemanimu ke sana.

Untuk pertama kali...

...Ayah membuat keputusan yang bijaksana..

Karena menurutku...

Aku masih kurang beberapa inci lagi.

Kau sudah kunci pintu, sayang?

Itu mereka datang.

Wow, tepat waktunya.

Tunggu.

Kau tidak bisa pergi dengan tas yang jelek.

Ini bagus sekali.

Terima kasih, Ayah.

Ayah! Sebenarnya...

...ini untuk Romane.

Dia tidak ingin melihatku.

Sepertinya, dia sedih aku pergi.

Aku mengerti itu.

Kawan!

Aku pasti rindu kalian!

Inggris hebat!

Jangan malas, angkat kaki kalian!

Jaga keseimbangan. Penampilan bagus, Momo.

Selamat pagi, Bocah Semutku.

Ya, aku tahu, kau tidak suka dipanggil itu.

Kau sudah siap buat hari ini?

Bayangkan! Permainan pertamamu memakai seragam merah.

Setiap menit...

...setiap detik, aku akan memikirkanmu.

Ayah ingin mengatakan sesuatu yang penting...

...jangan khawatir tentang Ayah.

Aku akan baik-baik saja..

Sekarang pikirkan dirimu sendiri.

Tentang hidupmu.

Dan jika suatu hari...

...kau tidak senang di sana...

...selalu ada kamar di sini untukmu.

Di rumahmu.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.