Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Menurut "Zuo Zhuan", seks yang berlebihan
akibatnya sama seperti jika kita diguna-guna.
Di Asia Tenggara, mantra disebut "Jiangtou".
Percaya atau tidak!
Semua tokoh dan kejadian dalam film ini adalah fiksi.
Kau ingin mantra apa?
Beritahu aku.
Suamiku terobsesi dengan seorang wanita muda.
Ia sudah tak mencintaiku lagi.
Hubungan kami sudah berakhir.
Tolong bantu aku untuk...
Mantra kematian?
Ya.
Ini suamiku
dan istri mudanya.
Kau mau suamimu atau istri mudanya yang mati?
Aku ingin mereka berdua mati.
Ini tak cukup untuk 2 nyawa.
Kau minta berapa? Aku akan bayar jika sanggup.
5 kali lipat dari ini.
Tentu.
Kau harus bayar sisanya besok.
Besok sore mereka akan mati.
Pergilah.
Kakak.
Di sebelah sana.
Jangan takut.
Aku akan memeriksanya. Pergilah sekarang.
Pulanglah dulu.
Pergilah.
Mantra kematian dari Shan Jianmi.
Siapa itu?
Aku.
Aku kemari untuk mengantar uangnya.
Baik.
Mengenai rencanaku.
Lakukan dengan benar.
Xu Nuo.
Pacarmu menelepon.
Turunlah ke bawah.
Aku akan segera ke sana.
Aku akan segera kembali.
Tn. Xu.
Terima kasih.
Halo, ada apa?
Halo.
Berisik sekali di tempatmu.
Aku sedang berteriak di sini.
Bicaralah sekarang.
Aku sudah pulang sekolah.
Kau bisa jemput aku?
Tentu.
Aku bisa pergi lebih awal.
Aku akan beri kau tumpangan.
Aku tunggu kau di luar sekolah.
Sampai nanti.
Kau mau jemput siapa?
Pacarmu?
Permisi, Ny. Zhou.
Aku sibuk.
Xu Nuo.
Aku sudah pesan meja di restoran.
Mari ikut aku makan malam.
Bagaimana menurutmu?
Maaf, aku sudah ada kencan.
Terima kasih.
Halo.
Permisi, kau punya geretan?
Ny. Zhou.
Kau mau apa?
Aku bukan lagi Ny. Zhou.
Panggil aku Luo Yin.
Beritahu aku apa yang kau inginkan, ayo.
Kau takut padaku?
Ya, aku takut.
Kau senang sekarang?
Xu Nuo, harusnya kau tahu...
Jika aku menginginkan sesuatu,
aku akan pastikan aku mendapatkannya
jika tidak, aku takkan menyerah.
Sekarang aku menginginkanmu.
Aku yakin aku bisa melakukannya.
Ny. Zhou.
Jangan lupa.
Namaku Luo Yin.
Nn. Luo,
aku tahu kau punya banyak uang.
Mendiang suamimu meninggalkanmu banyak warisan.
Kau bisa beli apapun dengan uangmu.
Tapi sayangnya
kau takkan bisa membeliku.
Aku sibuk, silakan turun dari mobil.
Nn. Wang.
Tn. Xu masih belum datang?
Mungkin ia takkan datang.
Aku akan naik bus.
Jika dia kemari,
tolong beritahu dia.
Baik.
Maaf, aku terlambat.
Tak apa. Kau sibuk?
Jalanan macet, dan aku terhalang sebuah mobil.
Itu butuh waktu.
Mobil istri bos-mu?
Ya.
Mengganggu sekali.
Menurutku kau beruntung.
Keluar.
Jangan kembali kemari lagi.
Nyonya.
Jika dia datang kemari lagi,
usir dia.
Ya.
Jiajie.
Apa yang terjadi?
Nasib sial.
Wanita itu sedang kesal.
Ia merusak mobilku.
Aku bahkan tak punya uang untuk memperbaikinya.
Benar-benar sial.
Kway Teow (mie goreng).
Ya, sebentar.
Kau payah.
Janda itu tak tertarik denganmu.
Dan kau berharap bisa mendapatkan dia dan uangnya?
Lupakan saja.
Aku tahu bahwa dia
menyukai insinyur itu.
Tapi insinyur itu mengabaikannya.
Kurasa rencanamu takkan berhasil.
Aku akan berusaha maksimal.
Kau tahu seberapa kayanya dia?
Uangnya bisa menghidupiku selamanya.
Memangnya kenapa jika ia kaya?
Ia tak tertarik padamu.
Kecuali...
ilmu hitam.
Benar.
Apa itu benar-benar ada?
Ya, kau hanya perlu mempercayainya.
Tapi itu tak mudah.
Kau takkan sanggup membayarnya.
Jika mantranya berhasil...
aku akan mendapatkan dia dan uangnya.
Lalu aku akan berusaha membayarnya.
Liu.
Di mana dukun itu?
Temani aku mencarinya.
Aku tak mau ikut.
Bukan aku yang menginginkan janda itu.
Kalau begitu beritahu aku di mana tempatnya.
Aku akan mencarinya sendiri.
Namanya Shan Jianmi.
Setelah keluar dari kota ini, pergilah ke Barat.
Kau akan sampai di Hutan Wanlao.
Kau akan melihat rumahnya saat kau masuk ke hutan itu.
Aku mencari Tn. Shan Jianmi.
Bisa beritahu aku di mana ia berada?
Aku mencari Tn. Shan Jianmi.
Oh, seberapa jauh lagi?
Rambut dan beberapa tetes darahnya?
Semuanya ada di sini.
Itu beras ilmu hitam.
Ambillah.
Beri makan dia dengan ini.
Ia akan tergila-gila padamu.
Dan dengan ramuan cintaku,
ia akan mencintaimu selamanya.
Ambillah.
Terima kasih.
Bayaranku?
Sedikit sekali?
Aku akan bayar sisanya beberapa hari lagi.
Jangan lupa.
Apa kau Shan Jianmi?
Kau minta mantra apa?
Apa ada bermacam-macam mantra?
Tentu.
Mantra kehidupan, mantra kematian, mantra terbang
dan mantra cinta.
Mantra cinta.
Aku mau dia mencintaiku dengan segenap hatinya.
Itu mudah.
Aku sudah sering lakukan itu.
Tapi bayaranku mahal.
Kau sanggup membayarnya?
Jika kau bisa wujudkan impianku!
Katakan saja kau minta berapa.
Sepotong emas sebesar ini.
Kau setuju?
Tak masalah.
Kau tahu aku dukun ilmu hitam.
Kau akan mati jika kau tak menepati janjimu.
Aku pasti membayarmu.
Baiklah.
Kembalilah 3 hari lagi.
Bawa 2 benda.
Benda apa?
Seikat rambutnya, air dari akar.
Dan?
Bekas jejak kakinya dalam lumpur.
Setelah kau dapatkan itu, baru kita bicara.
Dah.
Telepon untuk Nn. Luo Yin.
Ada telepon untukku.
Aku akan segera kembali.
Halo...
Permisi.
Jangan bergerak.
Ada laba-laba beracun di atas kepalamu.
Berhentilah berteriak.
Lihat, ini dia.
Dengan satu gigitan,
wajahmu akan bengkak.
Tak satupun dokter bisa menyembuhkan itu.
Terima kasih.
Ini seikat rambutnya.
Siapa namanya?
Ia tinggal di mana?
Luo Yin.
Jl. Kang Pong No. 30.
Nn. Luo, silakan minum.
Aku ingin bersulang untukmu.
Mari kita berdansa, Tn. Wang.
Baik.
Permisi.
Kau jago berdansa.
Aku tersanjung.
Aku tersanjung bisa dansa denganmu.
Aku senang sekali.
Kau...
Temannya Luo Yin.
Oh, begitu rupanya.
Aku tak percaya
ia meninggalkanmu di sini sendirian.
Itu kasar sekali.
Aku akan jujur padamu.
Ada kesalahpahaman antara aku dan dia.
Aku membuatnya tersinggung.
Aku kenal baik dengannya.
Jika kau minta maaf,
ia pasti akan memaafkanmu.
Nanti aku akan minta maaf padanya.
Dan aku akan minum bersamanya.
Tolong bantu aku.
Tak masalah.
Tn. Liang, semoga berhasil.
Aku tak pandai dansa.
Aku tersanjung.
Itu benar.
Luo Yin.
Tn. Liang ingin bersulang untukmu.
Tadi itu salahku, maaf telah membuatmu tersinggung.
Aku akan minum untukmu.
Maafkanlah aku.
Aku tak mengenalmu.
Tolong jangan ganggu aku.
Ayolah.
Demi aku.
Mari kita minum.
Aku tidak...
Ayolah.
Ia bajingan.
Mengganggu sekali!
Ini hanya salah paham.
Minumlah.
Demi aku.
Ayolah.
Ayo, semuanya.
Bersulang.
Kalian berdua ngobrol saja.
Sayang, ikut aku.
Ayo.
Jiajie, ayo kita dansa.
Bagaimana bisa? Aku dan dia...
Bangunlah, Liang Jiajie.
Bangunlah.
Apa yang kau lakukan kemarin malam?
Kemarin malam kau menginginkanku.
Meskipun kau pria terakhir yang ada di bumi
aku takkan mau tidur denganmu.
Kau bilang kau mencintaiku.
Kau bilang kau akan berikan segalanya untukku.
Apa kau lupa?
Omong kosong.
Bagaimana kau bisa lakukan itu?
Beritahu aku.
Itu bukan apa-apa.
Terry, kemarilah.
Kemarin malam kau bilang kau menginginkanku.
Beritahu aku.
Atau anjing ini akan menggigitmu.
Kau bilang kau menginginkanku.
Tidak mungkin.
Apa kau memberiku obat?
Kau memberiku obat.
Benar, 'kan?
Ini ilmu hitam.
Aku suruh orang untuk mengguna-gunaimu.
Mantra?
Suruh dia pergi.
Terry, pergilah.
Jika ia bisa mengguna-gunaiku,
aku juga bisa mengguna-gunai Xu Nuo.
Liang Jiajie.
Tunggu.
Bantulah aku
dan aku akan memberimu banyak uang.
Kau akan dapat sejumlah uang.
Aku mendengarkan.
Kenalkan dukun itu padaku.
Oh, kau mau...
Bagaimana? Ya atau tidak?
Tak masalah.
Aku butuh uang hari ini.
Kau bisa beri aku uangnya sebagian dulu?
Tentu.
Ini 1.000 dolar.
Aku akan beri kau 10 ribu jika sudah selesai.
Tapi aku butuh lebih dari 1.000.
Kalau begitu lupakan saja.
Kapan kau ajak dia menemuiku?
Nanti aku beritahu kau.
Shan Jianmi.
Mantramu tak berhasil.
Mantramu hanya bertahan 1 malam.
Kau bilang kau menginginkan wanita itu.
Sekarang kau sudah mendapatkannya.
Bagaimana dengan bayaranku?
Aku belum bisa bayar kau.
Baik, kau akan menyesali ini.
Apa kau mengguna-gunaiku?
Benar.
Aku tak percaya.
Aku belum makan apapun yang kau berikan padaku.
Bagaimana mungkin?
Kau ingat saat pertama kali kau kemari
kau minum dari kelapa di hutan?
Kuberitahu kau.
Itulah mantranya.
Guru, beri aku satu kesempatan lagi.
Pacarku seorang jutawan.
Aku akan kerja sama denganmu.
Kau akan dapat uang banyak.
Aku tak perlu kerja sama denganmu.
Tapi aku akan beri kau kesempatan lagi.
Jika kau tak bayar dalam 3 hari,
kau akan mati.
Dah.
Nn. Luo.
Kau...
Shan Jianmi.
Kau dukun ilmu hitam?
Tak perlu menggertak.
Tapi setelah apa yang terjadi antara kau dan Liang,
kurasa kau akan tahu bahwa mantraku berhasil.
Silakan duduk.
Terima kasih.
Tapi mantramu hanya bertahan 1 malam.
Tidak lebih.
Itu memang disengaja.
Aku tahu ia takkan menepati janjinya.
Itu sebabnya...
mantranya hanya bertahan 1 malam.
Nn. Luo.
Jika kau bersedia membayar sebanyak yang kuminta,
aku jamin mantraku
akan bertahan selama 1 tahun.
Dalam 1 tahun ini,
apa ada yang bisa mematahkan mantramu?
Tentu saja tidak.
Kecuali...
Kecuali apa?
Kecuali aku mati.
Maka mantra itu akan hilang.
Jika tidak,
tak seorangpun bisa mematahkannya.
Ada yang bisa kubantu?
Aku jatuh cinta dengan seorang pria.
Aku harus memilikinya.
Itu mudah.
Ia akan terpesona denganmu dalam 3 hari.
Apa yang kau inginkan?
Aku tahu kau sanggup membayarnya.
Aku orangnya pengertian.
Aku minta 10 ribu dolar.
Tak masalah.
Baik.
Kalau begitu kita sudah sepakat.
Aku butuh 3 benda darimu...
untuk membuat ramuan mantra.
Kau harus mendapatkannya.
Jika tidak, aku tak bisa bantu.
Apa yang kau butuhkan?
Seikat rambutnya,
air dari akar.
Dan?
Beberapa tetes darahnya.
Dan yang terakhir, air susumu.
Kau pasti bercanda.
Minumlah ini.
Kau akan punya air susu dalam 3 hari.
Minumlah.
Ayo.
Ini gigi dan jari manusia.
Letakkan ini...
di bawah tempat tidurnya.
Saat ini membusuk, dipenuhi belatung,
maka mantraku akan bekerja.
Ambillah.
Selamat, pengantin laki-laki.
Ayo, bersulang.
Bagaimana kau bisa masuk kemari?
Dengan uang, itu mudah!
Jagalah sikapmu.
Keluar.
Harusnya kau tahu
bagaimana perasaanku terhadapmu.
Bagaimana bisa kau sekejam ini?
Kau pasti bercanda.
Aku tak ada perasaan denganmu.
Dasar tak tahu terima kasih.
Pengantin baru.
Pengantin miskin.
Xu Nuo.
Besok kau akan menikah.
Setelah kau menikah,
aku takkan ganggu kau.
Tapi malam ini,
kau harus janji padaku.
Dasar wanita murahan. Keluar!
Keluar!
Aku tak mau.
Jika kau terus melakukan ini,
aku akan teriak.
Aku akan bilang bahwa kau menyerangku.
Kau memperkosaku.
Kumohon, jangan.
Kalau begitu kita akan bicara.
Bicara tentang apa?
Xu Nuo, aku tak mengerti.
Kenapa kau begitu membenciku?
Apa yang kau lihat dari dirinya?
Kau tak bisa memaksa orang untuk mencintaimu.
Aku tak bisa menerima cintamu.
Tuan.
Berapa harga cintamu?
Aku bisa membelinya, berapapun harganya.
Beritahu aku...
Beritahu aku.
Keluar.
Halo, siapa ini?
Xu Nuo.
Apa kau tak mengenali suaraku?
Apa yang kau lakukan?
Aku tak lakukan apa-apa.
Kau belum tidur?
Halo, kenapa kau diam saja?
Quying.
Aku mau tidur.
Kenapa kau belum tidur?
Tak apa-apa.
Tidurlah, cepat.
Selamat malam.
Ya.
Halo...
Xu Nuo, halo, Xu Nuo.
Quying.
Halo, suara apa itu?
Ada anjing gila di kamarku.
Tak masalah.
Baik, aku mengerti.
Selamat malam.
Baik, berhubung aku tak diterima di sini,
aku akan pergi.
Berikan bajuku.
Aku pergi.
Dah.
Dah.
Cukup tidak?
Ini cukup.
Rambutnya?
Ini.
Bagus.
Hari ini adalah hari ke-3.
Bagaimana keadaan payudaramu?
Sangat penuh dan berat.
Bagus, payudaramu sudah penuh.
Ikut aku.
Ke mana.
Nanti kau juga tahu.
Bantu aku, Nn. Luo.
Cepat.
Bantu aku menggali.
Berikan tasku.
Cepat.
Bakar di sini.
Ayo.
Buka bajumu, cepat.
Setelah kuberi mantra
maka ini akan menjadi ramuan cinta.
Pastikan pacarmu meminum ini.
Dengan begitu, ini akan bekerja sesuai keinginanmu.
Guru.
Guru.
Tolong selamatkan aku.
Kau tak menepati janjimu, kau pantas menerima ini.
Aku akan bayar kau 10 kali lipat.
Kumohon jangan biarkan aku mati.
Carilah orang lain yang peduli.
Aku tak bisa menolongmu.
Tuan.
Tolong, aku mohon padamu.
Pergi.
Keluar.
Ini sudah malam.
Shan Jianmi.
Aku akan beri kau uang.
Pernikahannya akan segera dimulai.
Bagus.
Deqin.
Pernikahannya akan dimulai.
Suruh Xu Nuo bersiap-siap.
Aku sudah cari ke mana-mana.
Aku tak tahu ia ada di mana.
Ayo kita cari dia.
Xu Nuo.
Kenapa kau ada di sini?
Pendeta dan para tamu sudah menunggu.
Bangun.
Apa kau sakit?
Itu tak mungkin.
Ia selalu sehat.
Ganti bajumu.
Atas nama Bapa, Putra dan Roh Kudus.
Kita akan mulai upacara pernikahannya.
Tn. Xu Nuo.
Apa kau bersedia menerima Nn. Wang Quying sebagai istrimu?
Tn. Xu Nuo.
Apa kau bersedia menerima Nn. Wang Quying sebagai istrimu?
Ya, aku bersedia...
Selamat, pengantin laki-laki.
Aku ingin bersulang untukmu.
Apa? Tidak?
Pergilah.
Xu Nuo...
Jangan ganggu aku.
Jangan ganggu aku.
Xu Nuo...
Ada apa denganmu?
Quying, ia di lantai bawah.
Jangan sedih, Quying.
Benar.
Suruh orang itu ke ruang tunggu.
Tuan.
Selamat.
Nn. Luo.
Pasangan yang sangat serasi!
Aku harus berterima kasih padamu, Tuan.
Tak usah sungkan.
Silakan duduk.
Aku akan tuliskan cek untukmu di atas.
Baik.
Silakan duduk di luar.
Aku akan segera keluar.
Baik.
Kau cari siapa?
Nyonya rumahmu.
Maaf, ia tak ada di sini.
Aku tahu ia ada.
Ini penting.
Kami harus menemuinya.
Cukup.
Ia tak ada di sini.
Xu Nuo, cepatlah pulang.
Istrimu sedang menunggumu.
Xu Nuo, ada apa denganmu?
Kau tak mengenalku?
Xu Nuo, kau sakit?
Kau tak mengenali istrimu sendiri?
Turunlah kemari.
Kita harus bicara.
Xu Nuo.
Apa? Kau sudah punya istri?
Ia istrimu?
Aku tak punya istri.
Kau gila?
Teganya kau mengatakan itu?
Apa ia mengguna-gunaimu?
Xu Nuo, beritahu aku.
Siapa dia? Apa dia ada hubungan denganmu?
Beritahu aku.
Beritahu aku.
Aku tak kenal dia.
Aku tak punya istri.
Aku hanya mencintaimu.
Luo Yin, kuberitahu kau.
Xu Nuo sudah menikah.
Dan kau menggodanya.
Kami bisa jadikan ini kasus.
Aku akan menuntutmu.
Tunggu aku, aku akan segera kembali.
Mari ikut aku, Guru.
Aku mau bicara denganmu.
Tentu.
Ini cekmu.
Terima kasih.
Aku butuh bantuan lagi.
Apa itu?
Kudengar kau menguasai mantra kematian.
Mantraku sangat ampuh.
Itu keahlianku.
Siapapun yang terkena mantra kematianku...
mereka akan mati mengenaskan
dalam 3 hari!
Liang Jiajie adalah contoh yang baik.
Nn. Luo.
Siapa yang ingin kau bunuh?
Seorang wanita.
Siapa?
Terry, kembalilah. Hentikan.
Oh tidak, aku lecet.
Jangan kuatir, aku punya obat di sini.
Gosokkan obat ini.
Baiklah.
Jangan kuatir.
Terima kasih.
Anjing nakal!
Dah.
Ayo kita pergi!
Nn. Luo.
Ada apa?
Aku punya kabar baik.
Aku sudah mengguna-guna Wang Quying dengan mantra kematian.
Ia akan mati dalam 3 hari.
Kau tak meninggalkan bukti?
Sama sekali tidak.
Itu pekerjaan yang rapi.
Terima kasih.
Baik.
Aku menanam ini.
Mereka tumbuh dengan baik tahun ini.
Kuharap kau menyukainya.
Indah sekali.
Dah.
Tuan.
Ini sudah malam, apa kau harus pergi?
Ya.
Aku punya ruang tamu di sini.
Bagaimana jika kau menginap di sini?
Kau mau menginap di sini?
Terima kasih.
Silakan, sebelah sini.
Silakan.
Buka gerbangnya, Paman Feng.
Tn. Wei, ini mengerikan.
Tadi Nn. Wang pingsan.
Aku sudah bawa dia ke RS.
Tn. Wei.
Dokter bilang apa?
Dokter bingung.
Setelah difoto sinar X,
terlihat banyak cacing di dalam kulitnya.
Cacing-cacing itu bergerak menuju jantungnya.
Meskipun dioperasi,
ia takkan bisa selamat.
Tn. Wei, mungkin kau pikir aku ini bertakhyul.
Tapi kurasa Nn. Wang diguna-guna.
Mungkin kau tak percaya padaku,
karena kau orang modern.
Tapi aku bisa jamin bahwa
ilmu hitam itu ada.
Waktu aku kecil,
ada seorang Guru bernama Guru Furong.
Ia mau mengajariku ilmu hitam.
Tapi orang tuaku melarangku.
Guru Furong masih hidup.
Jika kita bawa Nn. Wang ke tempatnya...
Mungkin ia bisa mematahkan mantra itu.
Paman Wang.
Ia tinggal di mana?
Di mana?
Di sana.
Guru Furong...
Guru Furong.
Masuk ke dalam, cepat.
Cepat.
Pergilah, setan!
Jangan ganggu dia.
Ini mantra kematian.
Ada yang menginginkan dia mati.
Jika kau terlambat 1/2 jam datang kemari,
ia pasti sudah mati!
Ia tak punya musuh.
Siapa yang tega melakukan hal macam ini?
Selain Shan Jianmi,
tak ada yang menggunakan mantra sekejam ini.
Suaminya juga diguna-guna.
Guru.
Tolonglah mereka.
Di mana suaminya sekarang?
Di rumah Nn. Luo?
Jl. Kangfang No. 30.
Quying.
Quying.
Xu Nuo, ayo kita pulang.
Baik.
Xu Nuo.
Xu Nuo.
Xu Nuo, kembalilah ke atas.
Terry.
Terry.
Terry.
Xu Nuo.
Xu Nuo.
Wei Deqin...
Xu Nuo.
Kau sudah kembali.
Tang, Xu Nuo sudah kembali.
Xu Nuo.
Pekerjaan kami berjalan lancar.
Kami selesaikan 1 lantai dalam 3 hari.
Kami akan selesaikan semuanya dalam 2 bulan.
Xu Nuo, kau sudah kembali.
Kau tak mengenaliku?
Kau mau ke mana?
Kau sudah pulang?
Kau sudah lihat Quying?
Quying?
Ada yang tak beres dengannya.
Awasi dia.
Aku akan menelepon istrinya.
Tentu.
Apa ini Quying?
Xu Nuo datang.
Kemarilah, cepat.
Xu Nuo, minumlah air dingin ini.
Ayo kita kembali bekerja.
Xu Nuo...
Tangkap dia...
Kantor polisi?
Di sini ada seorang pria mengamuk.
Tolong kirim seseorang kemari.
Xu Nuo...
Tangkap dia, cepat...
Jangan bergerak.
Nona, ini perintah dokter.
Ia baru selesai dioperasi.
Tolong jangan ganggu dia.
Guru Furong datang.
Guru Furong.
Dokter bilang
ia belum bisa menemukan penyebabnya.
Tentu saja.
Obat tak bisa menyembuhkannya.
Guru.
Tolonglah dia.
Ini sulit.
Shan Jianmi harus mati.
Jika tidak, tak seorangpun bisa mematahkan mantranya.
Jadi kita biarkan ia mati begitu saja?
Aku punya rencana.
Tapi ini hanya sementara.
Ini tidak permanen.
Apa?
Ini.
Besok, saat dia bangun,
beri makan dia dengan kelabang ini.
Setelah ia memakannya...
Ia akan sadar untuk sementara.
Aku akan cari cara untuk menghadapi Shan Jianmi.
Kau mau ini?
Kau memang istriku yang baik.
Aku punya kabar baik, Tn. Xu.
Kau bisa pulang hari ini.
Dokter.
Apa ia sudah sembuh?
Ia tidak sakit.
Pulang dan istirahatlah.
Quying, tolong urus prosedurnya.
Aku sudah di sini selama 3 bulan.
Aku tak sabar ingin keluar dari sini.
Tentu, tunggu aku di sini.
Cepatlah kembali.
Permisi.
Mari kubantu.
Maaf soal itu.
Tak apa.
Sudah selesai, ayo kita pergi.
Isi ini.
Aku akan menelepon Deqin
dan mengundangnya makan malam.
Deqin, Xu Nuo sudah keluar dari RS.
Nanti malam ikutlah kami makan malam.
Tentu, kami berharap bisa menemui kalian.
Pesawatnya sudah mau berangkat, kita harus pergi.
Kau belum beritahu aku
kita mau ke mana.
Tur keliling dunia.
Kapan kita kembali?
Kita akan pergi ke sebuah tempat indah
dan menetap di sana.
Selamat.
Mau pergi bulan madu?
Nn. Luo, tugasku di sini sudah selesai.
Kuharap kau puas dengan hasilnya.
Mengenai bayaranku...
Aku akan membayarmu.
Cepat! Jalan.
Xu Nuo.
Xu Nuo, kau mau ke mana?
Tangkap Xu Nuo
dan aku akan membayarmu lebih.
Baik.
Sebelah sana.
Turunlah kemari, Xu Nuo.
Turunlah kemari, Xu Nuo.
Xu Nuo, jangan pergi.
Ada yang berusaha mematahkan mantra itu.
Ia takkan bisa melakukannya.
Kembalilah...
Dengarkan aku, Xu Nuo.
Kembalilah kemari.
Kembali.
Sebelah sini.
Jalan ke depan.
Maju ke depan.
Jangan bergerak, Xu Nuo.
Maju ke depan.
Shan Jianmi, kau sudah lakukan banyak hal buruk.
Kau pantas mendapat ini.
Xu Nuo...
Ayo kita pulang.
Ayo.
Terima kasih.
Sama-sama.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.