All language subtitles for Magi 12 & 13

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Suara apa itu?

Kalian berdua, bangunlah! Ada ular! Ada ular!

Bagaimana ini?

Jafar, Mystras, hiduplah demi diriku.

Makanlah dan isi tenaga kalian.

Jafar ....

Itu bisa dimakan?

Saat masih jadi pembunuh bayaran, aku sering memakannya, lo.

Selamat makan!

Masih ada banyak, tidak usah buru-buru makannya!

Sip.

Persiapan ular buat hari ini kelar juga.

Jafar.

Yang itu sudah kelar?

Ya.

Tikar kulit pohonnya sudah selesai.

Oh, hebat, tuh, Jafar.

Belakangan ini sering ada badai, sih.

Semoga ini bisa menutup kebocoran atapnya.

Semuanya!

Eh?

Lihat ini.

Lantaran hujan tempo hari, batang kayu ini jadi terhanyut kemari.

Ah, kebetulan sekali, tuh.

Sip, sore nanti kita perbaiki gubuk kita.

Pertama-tama, kita isi perut dulu.

Sudah kusiapkan, lo.

Ya.

Ular jenis seperti biasa lagi, ya?

Aku jadi agak bosan dengan rasanya.

Jafar.

Nih.

I-Ini ... garam kasar.

Aku menemukannya di sekitar tebing.

Sin memang hebat.

Yang ini sudah matang.

Nih, Mystras.

Wah! Kayaknya enak!

Lah? Bukan!

Kenapa kita malah terbiasa dengan gaya hidup begini?

Aneh, bukan?

Semuanya, tolong ingat kenapa kita bisa ada di sini, dong!

Kenapa kita bisa ada di sini?

Ya.

Buat hidup.

Bukan, Nyet!

Kodou ga tomaru sono hi made owaranai

Hidup hanya berakhir sampai jantung tak berdetak.

Tsugi wa kimi no ban datte yoake ga iu

"Selanjutnya giliranmu", ujarnya sang fajar.

Kyou wo ikinuku no wa sonna ni kantan janai

Bertahan hidup sekarang,

janganlah kau anggap gampang.

Fujourina sekai de kitto dareka naiteiru

Di dunia yang konyol ini,

pasti ada yang tersedu.

Mukizu de tsukau shiyou to omouna

Jangan pikir menghindari luka,

Sono michi wo yuku no nara

jika memilih jalan memutar.

Kesenai kizu wa ikita kiseki da

Luka yang membekas itulah anugerah.

Shinu made wasurenai yo

Yang mati pun tak 'kan terlupa.

Donna teki no asa mo koeteyuke

Sebengis apa pun "Hari", 'kan aku lampaui.

Ikite me no kankaku wo katte ni shite

Kubiarkan keinginanku mengalir sendiri.

Mukawareru hoshou mo nai ga

Tak ada jaminan kalau aku bisa,

Yokan wo shinjite hashire

kupercaya saja pada instingku.

Aisubeki kiseki no shunkan wa koko ni shikanai

Anugerah yang sangat kuinginkan, hanya ada di sini.

Ikiyuku riyuu nante ato fukei sa

Mencari alasan hidup, hanyalah hujatan.

Asayake no piisu mo oto ga bokura terashita

Kicauan sinar mentari pagi pun, terangi diri kita.

Kodou ga tomaru sono hi made owaranai

Hidup hanya berakhir sampai jantung tak berdetak.

Tsugi wa kimi no ban datte yoake ga iu

"Selanjutnya giliranmu", ujarnya sang fajar.

Perlengkapan Jin vs. Perlengkapan Jin

Kita ada di Kerajaan Artemyra.

Karena kita membuat marah Ratu, kita dilempar ke jurang ini.

Tujuan kita adalah menjalin kerja sama dengan Artemyra.

Harusnya kita keluar dari sini, dan berbincang kembali dengan Ratu, bukan?

Oh iya, hal begituan pernah terjadi juga, ya.

Ya, aku jadi teringat.

Lantas ...!

Tapi, ogah, ah. Ini tempat tinggal yang enak.

Ah, yang ini juga sudah matang.

Ya, silakan.

Lingkungan sini lebih enak dibanding saat aku masih dalam sindikat pembunuh bayaran.

Selagi kita tinggal di sini, ada yang bisa kumengerti.

Saat kecil, lantaran perang, tidak banyak yang bisa kami makan.

Kendati dibantu banyak orang, itu tetaplah kehidupan yang menyedihkan.

Tapi, terkadang, hal itu malah kulupakan.

Di Reim, kita bisa makan apa saja.

Sudah lazim kalau tidur di ranjang yang hangat.

Kita pun tidak mengenal lagi yang namanya kemiskinan.

Aku jadi sadar, betapa mewah dan beranugerahnya kehidupan tersebut.

Setiap hari yang kita habiskan di jurang ini, sekali lagi telah mengajariku.

Aku jadi bersyukur akan matahari dan berkah alam setiap harinya,

serta jadi respek terhadap para binatang yang telah menopang hidup kita.

Ya.

Ini ....

Inilah arti "hidup" yang sebenarnya.

Sin ....

Tidak butuh.

Eh?

Aku tidak butuh pemahaman begitu.

Aku ingin segera keluar dari sini.

Oh.

Percuma.

Mereka berdua sudah lupa segalanya.

Mereka sudah benar-benar terbiasa.

Kalau terus begini, bisa-bisa aku sungguh hidup di jurang ini selamanya.

Aku tak mau begitu!

Kalau tidak keluar dari sini, Eneng itu ...!

Kalau kau berhasil kembali kemari,

yuk lakukan yang enak-enak bareng Eneng.

Tidak, bukan itu!

Impianku berpetualang ke seluruh dunia bareng Sinbad dkk bisa-bisa--

Pokoknya, aku mesti keluar dari sini.

Eh?

Empuk.

Ini ...!

Apaan, sih? Padahal aku masih mau tidur sebentar lagi.

Ah!

Daging segar!

Agak kotor, sih. Tapi, dagingnya besar juga.

Terus, tak salah lagi, ini daging.

Kenapa yang begini bisa ada di jurang ini?

Mystras, kaudapat dari mana ini?

Semalam, saat aku menjelajahi jurang, itu tergeletak di tanah.

Terlebih, kutemukan dalam kondisi sudah diproses.

Oi, berarti ...

... hari ini kita bisa pesta daging segar!

Ya.

Bukan!

Coba dipikir-pikir!

Ini jelas-jelas daging yang sudah diolah manusia!

Kalau sampai jatuh kemari, aneh, bukan?

Ini bukanlah sebuah kebetulan.

Ada seorang yang sengaja menjatuhkan dagingnya kemari.

Ini bisa jadi petunjuk biar kita bisa dapat ide buat keluar dari sini!

Enaknya langsung hap, nih.

Jangan, dong. Mesti dimasak dengan benar.

Eh?

Batu apa ini?

Ah, batu permata, ya.

Oh iya, jurang ini sering sekali kejatuhan bebatuan ini.

Yah, karena tidak bisa dimakan, biasanya tidak kita pedulikan.

Iya, ya. Tidak bisa dimakan, tuh.

Batu permatanya ....

Batu permata kalah bernilai dari makanan ....

Sepertinya mereka berdua ini memang tidak ada niatan keluar dari sini.

Mystras.

Kau menemukan sesuatu yang penting, ya.

Ini bisa jadi merupakan jalan keluar atas kebuntuan keadaan kita sekarang ini.

Nah, antarkan kami ke tempat kau menemukan daging itu.

Ya.

Apa-apaan ini?

Siang tadi tidak ada apa-apa.

Ya.

Siapa dan untuk apa ia melakukan ini?

Silakan diselidiki.

Daging yang bagus!

Sip, Mystras.

Tolong dagingnya jangan malah dipunguti saja!

Aku juga penasaran soal asal-usul daging ini.

Tapi, kita harus kumpulkan semua daging lezat ini!

Benar sekali.

Sedot habis.

Bicara apa kau ini?

Dahulukan kebenarannya dulu, dong!

Bisa jadi ini merupakan petunjuk kita biar bisa keluar dari sini!

Mau kau apakan dagingku itu?

Salah satu burung dari Artemyra. Kok bisa?

Yang itu juga!

Tahi! Daging kita ...!

Seluruhnya dicuri burung-burung itu, ya.

Wah ....

Padahal kupikir daging itu bisa jadi petunjuk biar bisa keluar.

Percuma, dah.

Tenang saja, Mystras.

Kita bisa hidup sampai hari ini ...

... mungkin karena sang takdir ada di pihak kita.

Aneh, ya.

Kalian semua! Belakangan ini, batu permata yang kalian kumpulkan makin sedikit saja!

Itu mah gara-gara para burung.

Iya, tuh.

Belakangan ini, para burung tidak membawa kembali dagingnya.

Tidak usah pakai alibi segala!

Duh, padahal kami juga sudah berusaha keras.

Iya, tuh!

Tidak adil!

Berisik!

Upah kalian akan dipertimbangkan!

Kalau kerja kalian tidak benar, tentu kalian tidak akan dapat upah!

Wah!

Kalau aku tidak dapat uang, istriku bisa marah besar.

Aku juga, aku juga!

Tolonglah kami!

Entah!

Para cowok! Kalau kalian sudah paham, fokus bekerjalah sana!

Solusinya biar kami yang pikirkan!

Nona, kau cewek banget. Keren. Luar biasa.

Cewek itu memang bisa diandalkan!

Cepat!

Sebelum diambil para burung, kita pungut semua!

Jangan tinggalkan sepotong pun.

Kerjanya yang semangat!

Padahal dia bilang kalau takdir ada di pihak kami.

Ujuk-ujuk, dia cuma mau makan daging doang.

Aku tak bisa bergantung pada siapa pun.

Aku tidak akan bisa keluar dari sini seumur hidup.

Santai sajalah, Mystras.

Sin punya suatu ide.

Walau kita pikir ini tidak ada gunanya,

dia itu tipe orang yang tindakannya bisa mengubah takdir.

Makanya, mari percaya padanya.

Oh! Lihat ini, kalian berdua.

Ada daging segar yang belum busuk, nih!

Sepenglihatanku, dia itu orang yang cuma mau makan daging doang, sih.

Cuma khayalanmu saja, tuh, Mystras.

Dengar. Cuma khayalanmu.

Yang kali ini ...

... gede!

Sebelum-sebelumnya tidak sebesar ini.

Kan sudah kubilang, palingan ini bisa biar kita keluar dari sini.

Mystras ....

Aku ...

... sudah menunggu-nunggu datangnya daging ini.

Ini ... kendaraan kita yang telah ditakdirkan.

Kalau dagingnya sebesar ini ....

Nah, segera kumpulkan permatanya.

Baik.

Tanganku sudah gatal.

Hayo, cepat!

Kalau dagingnya sebesar ini, permatanya pun bisa terkumpul banyak.

Eh?

Ya.

Rencanaku sukses.

Ah, walah.

Maaf lancang.

Soalnya, kami menjalani hidup dengan alam untuk sementara.

Kukira ada apa pas kita masuk ke dalam daging.

Ternyata begitu, toh.

Sebenarnya ada apa ini?

Mereka melemparkan daging di jurang penuh ular itu,

dan mengumpulkan batu permatanya.

Tapi, semenjak kita mulai memakan dagingnya,

mereka jadi memutar otak.

Pikir mereka, burungnya mungkin tersesat di dalam jurang, sehingga dagingnya tak terangkat.

Maka, kalau mereka menjatuhkan daging yang besarnya melebihi ukuran tubuh seseorang,

orang tersebut bisa ikut terbawa burung.

Ya.

Kira-kira begitulah.

Rupanya cowok yang tidak terlihat di kota seperti kalian ini, disuruh kerja di tempat begini, ya.

Jangan-jangan, kalian diperlakukan tidak adil oleh para cewek?

Tidak adil?

Ya tidak, lah.

Lol. Kebalikan dari ibu rumah tangga.

Kami ini cuma bapak rumah tangga.

Lagian, di negeri ini, cuma cewek saja yang bisa mengendalikan binatang, sih,

jadi sebagian besar pekerjaan yang berat-berat, jadi tugas mereka.

Ya.

Sebagai gantinya, cowoklah yang mengurus rumah tangga dan menjaga rumah,

sambil terkadang kerja sampingan begini.

Para cewek pasti kerepotan, ya.

Soalnya, kerja setiap hari, sih.

Iya juga, sih.

Peran cowok dan cewek di Artemyra, bertolakbelakang dengan masyarakat kita, ya.

Menurutku, sama sekali tidak cocok, sih.

Duh, yuk segera kerja.

Tapi, mereka semua terlihat senang-senang saja, ya.

Sinbad, dunia itu luas!

Iya.

Nah, mari kita sapa sang ratu, biar dia tahu kalau kita masih hidup.

Sekian untuk urusan emerintahannya.

Selamat malam, Yang Mulia Mira.

Wadah Logam tempat bernaungnya jin, memanglah indah.

Sayangnya, aku tak bisa melihat kekuatan Wadah Logam lain.

Ini akan jadi hiasanku, yang tak dimiliki orang lain.

Hiasan?

Tidak.

Di hadapan kecantikanmu, segalanya bagai kalah pamor.

Sinbad!

Demi menjumpaimu, aku kembali ...

... dari jurang kematian.

Aku jadi kangen.

Tung--

Ya, aku kangen ...

... pada dirimu yang memiliki Wadah Logam-ku.

Kau yang kewaspadaannya sampai menaruh boneka buat menyambut kami,

pastilah akan menaruh Wadah Logam-ku di tempat yang bisa dengan mudah kaujangkau.

Oh, Yang Mulia, ada apakah gerangan?

Tak terampuni.

Kau tak akan kuampuni, Sinbad.

Akan kubuat kau menyesal karena sudah menghina diriku, Ratu Mira Dianus Artemina.

Cowok seperti apa pun itu, tak akan bisa menandingiku!

Wahai roh kekejaman serta pesona.

Rasukilah tubuh hamba.

Ubahlah sosok hamba jadi raja iblis.

Cerberus.

Akan kuperlihatkan kekuatanku padamu.

Apa Sinbad baik-baik saja, ya?

Dasar. Dia malah duluan.

Kita mesti segera temukan dan selamatkan Hinahoho.

Jafar.

Itu kan--

Bararaq.

Bararaq.

Sinbad dan Ratu bertarung dengan Perlengkapan Jin mereka?

Dia juga pengguna jin petir seperti Baal, ya?

Karena sesama petir, jadi tertiadakan, ya.

Seranganmu tidak akan mempan.

Kalau begitu, akan kutunjukkan padamu ...

Eh?

... kekuatan jinku yang satunya.

Aku yang telah menaklukkan beberapa dungeon dan mendapat beberapa jin,

membuatku bisa gonta-ganti Perlengkapan Jin, dan menggunakan kekuatan tersebut sesuai situasi yang ada.

Wahai roh muslihat dan keyakinan.

Rasuki dan ubahlah sosok hamba jadi raja iblis.

Perlengkapan Jin, Valefor.

Perlengkapan Jin lain?

Memangnya itu bisa membuatmu lebih kuat dariku?

Apa yang coba kaulakukan?

Kalau kau tak kunjung menyerang, biar aku sajalah!

Ada apa?

Cuma segitu, kah?

Garufor Zairu.

Serangannya kena!

Tidak.

Dia tak terluka.

Cuma segitu, kah,

kekuatan dari penakluk beberapa dungeon?

Cerberus itu jin berkepala tiga.

Yang satu es.

Yang satu petir.

Dan tubuh utamanya, yakni diriku, bisa mengendalikan api.

Dengan kekuatan tiga elemen, bisa dibilang, inilah jin terkuat!

Aku tak perlu sampai gonta-ganti Perlengkapan Jin segala.

Kau yang cuma punya kekuatan dua elemen, tak akan bisa menang dariku!

Perlengkapan Jin-nya ...

... kalau memang begitu, maka tak ada kesempatan menang.

Kalau terus begini, Sinbad bisa-bisa--

Tidak.

Serahkan saja padanya.

Sin pasti ada suatu ide.

Akan kuhempaskan kau ke tanah!

Cerbero Hadisa!

Sinbad!

Elakkanmu boleh juga.

Tapi, usailah sudah!

Cerbero Jairu Ranquesa!

Sinbad ....

Sungguh bodoh.

Sepertinya kau tidak ada bedanya dengan cowok lainnya, Sinbad.

Aku masih belum mati, lo,

Yang Mulia Ratu.

Kau--

Kok kau bisa ada di sini?

Dari posisi begitu, bagaimana caranya?

Akhirnya dipakainya juga, ya.

Kemampuan asli Valefor.

Kemampuan asli?

Ya.

Valefor bisa memanipulasi es dan salju,

tapi itu hanyalah sebagian kecil dari kekuatan aslinya.

Keparat.

Entah bagaimana trikmu tadi.

Tapi, kau tak akan bisa kabur dari serangan ini.

Api, petir, es.

Sihir maha penghancur yang menggabungkan ketiga elemen.

Akan kulebur kau jadi abu.

Sihir Ekstrim: Cerbero Galb Volquesa.

Mustahil.

Tidak boleh begitu, Yang Mulia Ratu.

Kita ini sedang berada di atas negeri yang mestinya kaulindungi.

Kenapa dia bisa berpindah ke belakangku?

Padahal aku tidak melepaskan padanganku darinya.

Keparat!

Padahal cuma cowok, beraninya kau melarangku!

Aku di sini, lo.

Kenapa?

Apa pun yang coba kulakukan, seranganku tidak kena.

Ini bagaikan ....

Bagaikan melawan lawan yang berbeda dimensi.

Pergerakan Ratu ....

Ya.

Kemampuan Valefor adalah stagnasi.

Bisa mengendalikan pergerakan molekul dan membatasi gerakan zat,

ialah kemampuan Perlengkapan Jin Sin.

Serangan es yang tadi pun,

dibuat dengan cara menghentikan pergerakan partikel air di udara, dan dimanipulasi dari cair ke wujud padat.

Dan kekuatan "stagnasi" Sin tersebut ...,

digunakannya pada Ratu itu sendiri.

Sekarang ini, gerakan Ratu diperlambat semaksimal mungkin.

Makanya, Ratu masih belum menyadari perubahan tersebut.

Aku bukan tandingannya.

Semenjak lahir, baru kali ini ...

Aku tak mau berlaku kasar pada cewek, tapi ....

Zarufor Kirestal.

... aku kalah dari cowok.

Tuan Sinbad.

Yang Mulia Ratu sudah menunggu Anda.

Jafar, apa kita akan dieksekusi?

Padahal kita sudah berhasil kembali hidup-hidup ....

Aku mah ogah!

Tenanglah, Mystras.

Tapi ....

Yang Mulia! Beliau sudah datang.

Lama sekali.

Aku sampai kehausan, lo.

Wah.

Yang Mulia.

Sungguh terhormat, saya bisa berbincang dengan Anda kembali.

Sok formal.

Kau kira aku akan diam saja?

Gara-gara pertarungan semalam, tubuhku lecet semua.

Tubuh cantikku pun jadi tercoreng.

Tapi, sudah lama aku tidak merasa sesemangat semalam.

Kau cowok yang pertama kali mengalahkanku, Sinbad.

Aku juga tak akan melupakan kejadian semalam.

Ahhh.

Magi

Nah ....

Dengan ini, kami, Artemyra, resmi menjalin kerja sama dengan Badan Dagang Sindria.

Ini pertama kalinya kerajaan kami menjalin kerja sama bisnis dengan saudagar.

Rencana dagang, sebagaimana ditulis dalam surat kalian, akan kubacakan sekali lagi.

Lumayan juga.

Akan kukirimkan salah satu perwakilan dari negeri kami ke badan dagang kalian.

Kami akan berusaha sebaik mungkin dalam kerja sama ini.

Jika kepentingan nasional serta produksi meningkat, taraf kehidupan rakyatku pun akan meningkat, sih.

Terima kasih, Yang Mulia.

Tapi, ini kedoknya saja.

Niat asliku adalah, buat memastikan kalau kau tidak jadi musuhku,

Sinbad.

Walau punya kekuatan sebesar itu,

kau malah jadi saudagar biasa, dan datang ke negeri terpencil begini ....

Apa yang ingin kaulakukan?

Tujuanmu yang sesungguhnya itu apa?

Yang Mulia.

Saya punya impian yang mesti saya wujudkan.

Saat Anda mengambil Wadah Logam saya,

kekuatan dan tanggungjawabnya, apa Anda rasakan?

Supaya memenuhi kewajiban sebagai kandidat raja yang dipilih Jin,

dan demi menciptakan dunia tanpa adanya konflik,

kekuatan serta kerja sama Anda, sangatlah saya perlukan.

Dunia tanpa adanya konflik?

Benar.

Wadah Logam ini bisa jadi pemicu perang yang baru,

dan kelak pasti akan mengacaukan keseimbangan dunia.

Supaya bisa mencegah hal itu, dan demi bersiap ketika tibanya saat itu,

saya perlu mengumpulkan kekuatan, dengan cara membentuk aliansi.

Kalau tidak begitu, dunia yang saling bekerja sama, tidak akan pernah terwujud.

Di dalam dunia yang saling bekerja sama itu, Artemyra ini juga termasuk?

Ya.

Saya sudah beraliansi dengan Rametoto dari Imuchakk, dan Raja Kesatria Darius dari Sasan.

Kau bisa beraliansi dengan negeri kesatria yang ketat itu?

Ya.

Dia ini Mystras Leoxis.

Sebagai putra Raja Kesatria,

dan sebagai simbol aliansi dengan Sasan, dia pun menemani kami.

Sasan bukanlah tanah yang tidak kaya.

Kudengar, Raja Kesatria menginvasi satu atau dua negeri tetangga, untuk memperluas wilayah.

Kekuatan Wadah Logam jelas ikut andil dalam hal itu.

Tapi, dia kalah, 'kan?

Dalam pertarungan melawanmu, sama seperti diriku.

Kalau kau mau, negerinya bisa hancur.

Lantaran Raja Kesatria paham akan hal itu,

dia pun pasrah, dan mau beraliansi denganmu.

Selain itu, Sasan punya hubungan kuat dengan Reim.

Kalau Pendeta Wanita Legendaris Reim tahu soal Wadah Logam,

mungkin bisa jadi merepotkan, ya.

Pendeta Wanita Legendaris Reim?

Apa-apaan kalian ini?

Padahal saudagar dari Reim, tapi tidak tahu soal itu?

Kami tidak terlalu tahu soal wilayah Reim selain Napolia.

Pendeta Wanita Legendaris ....

... adalah orang yang telah mengabdikan diri pada Reim, dan terus menyokong kemakmuran kekaisaran.

Dia adalah penyihir yang telah hidup selama 200 tahun.

Sang Magi Legendaris.

200 tahun?

Sang Magi Legendaris?

Maaf lancang.

"Magi" itu apa?

Sampai sekarang pun, itu masih jadi misteri.

Dia ditemukan di berbagai legenda seluruh penjuru dunia.

Dia muncul di saat krusial dalam sejarah, membimbing banyak nyawa, serta alur dunia.

Lantaran sihir dahsyatnya, ia dijuluki sang "pemilih para raja", dengan kata lain, ia sosok spesial.

Itulah Magi.

Magi?

Magi punya kekuatan yang melampaui akal nalar.

Misalnya saja, dengan sehentak tongkat sihirnya saja,

ia bisa membangunkan menara yang memiliki kekuatan raja,

dan kemudian menuntun sang raja yang mereka pilih ke sana.

Dungeon yang sekarang muncul di berbagai belahan dunia, kami yakini adalah menara tersebut.

Magi .... Dungeon ....

Yunan?

Jangan-jangan, dia itu Magi?

Kukira dia itu cuma seorang yang misterius.

Yang Mulia Ratu!

Magi itu sebenarnya apa?

Sudah kubilang, 'kan?

Detil tentangnya masih belum diketahui.

Tapi, bisa dibilang,

Magi adalah sosok yang disayang Rukh.

Rukh?

Rukh mengaliir di dunia ini, dan merupakan asal mula nyawa.

Magi yang mendapat perlindungan Rukh ini ...

... bisa jadi adalah jelmaan kehendak dunia ini.

Fakta munculnya Dungeon di berbagai belahan dunia,

serta fakta bahwa kita telah menaklukkannya, walau cuma kebetulan ...,

bisa jadi, pertemuan kita ini telah dituntun oleh sesuatu selain diri kita sendiri.

Balik ke topik. Kau adalah pria yang kuakui.

Mari beraliansi.

Terima kasih, Yang Mulia.

Untung kita menyelesaikan perkaranya secara damai.

Saat kau memulai pertarungan Perlengkapan Jin dengan ratu, aku terus kepikiran akan nasib kita nanti.

Tapi, ujung-ujungnya lancar, 'kan?

Sama seperti di Sasan, kau pakai kekuatanmu buat menjalin kerja sama!

Berhentilah bertindak begitu!

Anu .... Kita bakal berangkat besok, 'kan?

Ya. Rencananya sih begitu.

Kita masih bisa memanfaatkan waktu yang ada, 'kan?

Yah, tidak masalah juga, sih.

Memangnya ada apa?

Eh?

Tidak ada.

Kau ini menyembunyikan apa?

Aku bukannya bisa melakukan yang enak-enak bareng Eneng yang waktu itu juga, sih.

Kau ini payah sekali dalam berbohong!

Jelaskan sini padaku!

Kan sudah kubilang, tidak bisa!

Beri tahu!

Ogah.

Beri tahu.

Wah, bocah yang waktu itu, ya?

Kamu sungguh bisa kembali dari lembah kematian, ya.

Yang Mulia sampai memujimu, lo.

Katanya, kalian sungguh pria bernyali.

Serius itu?

Aku bersyukur bisa berjuang demi Eneng!

Sebegitunya inginnya kamu dapat imbalan melakukan yang enak-enak bareng Eneng?

Ya!

Imutnya.

Jangan-jangan, alasannya mau buru-buru keluar dari jurang ...,

demi ini, kah?

Eh? Oh iya, kayaknya ada yang terlupa.

Oh iya, teman kalian yang satunya sudah dilepaskan.

Walau kami agak enggan melepasnya, sih.

Hinahoho.

Abang dari Imuchakk, kapan-kapan mampir kemari, ya.

Nanti panggil kami saja, ya.

Dia sangat membantu penelitian kami.

Rasanya enak sekali.

Tidak .... Dia sangat membantu, kok.

Terima kasih, Hinahoho.

Hinahoho ....

Kasih tahu Rurum--

Aku tak berbuat yang tidak-tidak!

Pas terakhir bareng pun, tidak kenapa-kenapa!

Oh ....

Aku tidak salah, lo!

Hinahoho! Selama kami menjalani kehidupan di dalam jurang, kau malah dapat yang enak-enak!

Tega! Tega banget!

Padahal aku kebelet mau melakukan yang enak-enak bareng Eneng cantik itu ...!

Mystras, jangan nangis lagi.

Soal Hinahoho, memang sungguh di luar dugaan,

tapi kita masih ada masa depan, 'kan?

Sinbad ....

Jalannya, dari awal sudah ada, bukan?

Surga negeri ini, yang telah merangsang hawa nafsu kita.

Ya, surga dunia kita ...,

tempat prostitusi!

Di tempat prostusi, apa ada Eneng cantiknya?

Ya, ada, kok!

Kalau di tempat prostitusi, apa bisa melakukan yang enak-enak bareng Eneng-Eneng?

Bisa, kok!

Aku akan selamanya mengikutimu!

Ya! Sini ikut aku!

Ujung-ujungnya jadi juga, ya, ke tempat pelacuran.

Aku tidak salah.

Aku tidak salah.

Permisi!

Maaf lama.

Iya.

Anda baru kali ini kemari?

Silakan bersenang-senang, ya.

Inilah cowok-cowok terbaik di tempat kami!

Selamat pagi.

Mulai hari ini, aku akan ikut menemani kalian.

Namaku Parsine Pratemia.

Sebagai perwakilan aliansi, dan sebagai asisten untuk membantu urusan bisnis di negeri ini,

aku akan bergabung dengan kalian ....

Anu ..., mereka berdua itu kenapa, ya?

Tidak. Bukan apa-apa.

Festival macho ....

Hentikan, Mystras,

jadi teringat lagi.

Anu ....

Kalau kalian merasa tidak enak, kita berangkatnya besok sa--

Tolong berangkat hari ini saja!

Mereka-mereka ini akan mengantar sampai kapal kalian.

Sepertinya, kita akan berpisah sementara dengan Artemyra, ya.

Ya.

Sejak datang ke negeri ini, terjadi banyak hal, ya.

Walau nyatanya cuma sebentar, tapi rasanya kita sudah menghabiskan waktu lama di negeri ini.

Sudah saatnya kalian berangkat, ya?

Dengan begini, keseharianku akan membosankan lagi.

Aku agak enggan melepas kalian.

Yang Mulia Ratu!

Anda tidak perlu sampai kemari buat melihat keberangkatan kami ....

Tenang saja.

Aku suka kalian.

Cuma itu alasannya.

Terlebih, mungkin saja nanti putriku dijaga oleh kalian,

jadi paling tidak, dia kukenalkan dulu.

Kalau tidak tahu situasi dunia, mungkin kami tak akan bisa melindungi negeri kami.

Aku ingin memperluas pengalaman mereka.

Oh.

Yah, itu masih lama juga, sih.

Eh?

Imut-imut, 'kan?

Ini putri-putriku.

Yang Mulia sungguh diberkahi banyak anak ....

Wajar kalau punya banyak anak di negeri ini.

Terus, masih ada satu lagi.

Eh?

Sepertinya dia tertarik padamu.

Namanya Pisti.

Putri bungsuku.

Walau kecil, dia sudah punya kekuatan yang cukup untuk mengendalikan burung besar.

Aku tidak sabar melihat masa depannya.

Buat aku?

Ya.

Bulu itu, disebut orang negeri ini, adalah salinan bulu-bulu rukh.

Sinbad.

Perjalanan kalian ... mungkin telah dituntun Rukh.

Ya.

Ibu, begini.

Orang itu ... baunya seperti ombak besar.

Baru kali ini Pisti bertemu orang seperti itu.

Iya, ya.

Cowok seperti itu pun, baru kali ini Ibu temui.

Cowok itu entah akan menciptakan ombak seperti apa di dunia ini.

Patut untuk diawasi.

Badan Dagang Sindria makin maju saja, ya.

Semuanya!

Ketua Sinbad!

Ketua sudah kembali, ya?

Maaf sudah merepotkan kalian untuk waktu yang lama.

Aku mau memastikan keadaan.

Rurumu-nya ada?

Nyonya Rurumu kembali ke desanya, karena sudah bulan terakhir kandungannya.

Keadaan Rurumu baik-baik saja?

Ya, dia sehat walafiat.

Baik Nyonya Rurumu-nya, maupun bayinya.

Ah, begitu.

Berarti, yang menggantikan Rurumu ...

... dia, ya?

Yo, Vitte--

Cih.

Vittel.

Eh?

Sin!

Selamat datang!

Ya.

Maaf sudah menyerahkan urusan bisnis padamu.

Pasti repot, 'kan?

Terima kasih, ya.

Sin ...!

Eh?

Jadi begitulah, urus berkas-berkas ini, ya.

Eh, apa ini?

Kalau masalah surat soal destinasi berikutnya, aku tidak terlalu--

Kok malah tanya. Aku ini baru balik, lo.

Berarti kalian mau--

Tentu saja.

Pesta!

Akan kuperkenalkan teman baru kita.

Mystras dari Sasan.

Sebagai putra Raja Kesatria, begini-begini, dia ini kesatria yang hebat.

Salam kenal!

Berikutnya, Parsine dari Artemyra.

Dia di sini sebagai perwakilan dari negerinya.

Mereka ini simbol persahabatan kita dengan Sasan dan Artemyra.

Mereka adalah tamu penting kita.

Mari sambut teman baru kita ini.

Omong-omong, Mystras sedang mencari cewek bohay buat dijadikan pacar.

Ce-Cewek bohay?

Parsine ini seram sekali kalau sedang marah, jadi, kalian mesti hati-hati, ya.

Dengar, semuanya!

Badan Dagang Sindria, mulai sekarang, akan makin besar.

Sasan, Artemyra, Imuchakk.

Ketiga negeri ini akan memberi kita masa depan.

Teman yang bisa diandalkan.

Mulai sekarang, kerjaan dan personil kita pastilah akan bertambah.

Tapi, kita pasti bisa.

Mari jadikan Badan Dagang Sindria nomor satu di Napolia.

Tidak, tapi nomor satu di Reim.

Mari bangun negeri kita.

Demi cita-cita masa depan kita!

Ya!

Kagami ni utsuru jibun ga

Karena aku yang terefleksi di cermin

Saenai kao wo shite dakara

memasang wajah yang musam,

Kinou mita sora wo tobu yume

kuimpikan terbang seperti kemarin,

Hitomi no oku de ugokidasu

bergerak di dalam khayalanku.

Sukoshi no yuuki ga arunara

Padahal bila kusedikit bernyali,

Itsudemo tobidaseru no ni

kapan saja aku bisa terbang.

Oorabara kaze ga fuiteta yo

Angin beraura mawar pun berhembus.

Te wo hirogereba

Bila kau bentangkan tangan,

Atarashii sekai ga tsunagaru

dunia baru bisa kau hubungkan.

Zenshinzenrei subete wo tsukamu yo

Gapailah semua dengan segenap jiwa.

Boku no tenonaka ni wa umaretate no kibou

Dalam tanganku ini terlahir harapan baru.

Habataku tsubasa sono saki ni

Kepakkan sayapmu ke seberang sana.

Nani ga mieru wakaru darou

Kautahu apa yang terlihat, bukan?

Takanaru kimochi tomo ni

Bersama detakan kencang perasaanmu,

Kono mama ima tabi ni de yo

berkelanalah sekarang seperti ini.

Kodou ga tomaru sono hi made owaranai

Hidup hanya berakhir sampai jantung tak berdetak.

Tsugi wa kimi no ban datte yoake ga iu

"Selanjutnya giliranmu", ujarnya sang fajar.

Kyou wo ikinuku no wa sonna ni kantan janai

Bertahan hidup sekarang,

janganlah kau anggap gampang.

Fujourina sekai de kitto dareka naiteiru

Di dunia yang konyol ini,

pasti ada yang tersedu.

Mukizu de tsukau shiyou to omouna

Jangan pikir menghindari luka,

Sono michi wo yuku no nara

jika memilih jalan memutar.

Kesenai kizu wa ikita kiseki da

Luka yang membekas itulah anugerah.

Shinu made wasurenai yo

Yang mati pun tak 'kan terlupa.

Donna teki no asa mo koeteyuke

Sebengis apa pun "Hari", 'kan aku lampaui.

Ikite me no kankaku wo katte ni shite

Kubiarkan keinginanku mengalir sendiri.

Mukawareru hoshou mo nai ga

Tak ada jaminan kalau aku bisa,

Yokan wo shinjite hashire

kupercaya saja pada instingku.

Aisubeki kiseki no shunkan wa koko ni shikanai

Anugerah yang sangat kuinginkan, hanya ada di sini.

Ikiyuku riyuu nante ato fukei sa

Mencari alasan hidup, hanyalah hujatan.

Asayake no piisu mo oto ga bokura terashita

Kicauan sinar mentari pagi pun, terangi diri kita.

Kodou ga tomaru sono hi made owaranai

Hidup hanya berakhir sampai jantung tak berdetak.

Tsugi wa kimi no ban datte yoake ga iu

"Selanjutnya giliranmu", ujarnya sang fajar.

Sin.

Ada apa?

Semuanya akan mendengarkanmu, kok.

Badan Dagang Sindria ..., akhirnya bisa sebesar ini.

Ya.

Kita sudah jadi Badan Dagang paling tenar di Napolia.

Menurutku, ini berkat orang-orang yang selama ini sudah kutemui.

Tanpa mereka, aku pasti gagal.

Karena ada teman-temanlah,

aku bisa melangkah sejauh ini.

Dan itu bagai terkumpul dalam satu aliran besar.

Begitulah yang kurasakan.

Bisa kulihat ...

... segala kejadian yang akan menghampiriku.

Aku ini ... spesial.

Sinbad waktu itu menginjak 16 tahun.

Takdirnya satu per satu menantinya, hingga menuntunnya ke peristiwa besar.

Dan dunia pun ...

... menghadapi masa depan yang jadi makin suram.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.