Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Seharusnya aku tahu kau akan berada di sini, Professor McGonagall.
Selamat malam, Professor Dumbledore.
Betulkah isu yang beredar, Albus?
Aku takut itu benar, Professor. Yang baik dan yang buruk.
Bagaimana dengan anak laki-laki itu?
Sedang dibawa Hagrid.
Apakah bijak mempercayai Hagrid hal yang sepenting ini?
Ah, Professor. Aku percaya pada Hagrid dengan nyawaku.
Professor Dumbledore. Professor McGonagall.
Tak ada masalah, Hagrid? - Tak ada, Sir.
Bocah kecil ini langsung tertidur ketika kami terbang melintas Bristol.
Jangan sampai dia terbangun.
Ini dia.
Albus, apakah aman meninggalkannya di rumah orang-orang ini?
Seharian aku mengawasi mereka. Mereka adalah makhluk Muggle terjelek yang bisa dibayangkan.
Mereka benar-benar... - Satu-satunya keluarga anak ini.
Anak ini akan jadi terkenal. Tak akan ada satupun di dunia kita yang tak mengenalnya.
Persis.
Lebih baik baginya untuk tumbuh jauh dari semua itu.
Sampai ia siap...
Sudahlah, Hagrid. Bagaimanapun kita akan berjumpa dengannya lagi.
Selamat tinggal...
...Harry Potter.
...ngun. Bangun!
Sekarang!
Bangun, sepupuku! Kita akan pergi ke Kebun Binatang!
Ini dia anak yang berulang-tahun. - Selamat Ulang Tahun, nak.
Kau siapkan makan pagi. Jangan sampai hangus.
Baik, Bibi Petunia. - Aku ingin semuanya sempurna...
...untuk hari istimewa anakku Dudley!
Cepatlah sedikit! Bawakan kopiku. - Baik, Paman Vernon.
Bagus kan, sayang.
Ada berapa semuanya? - 36. Telah kuhitung sendiri.
36?! Tapi tahun lalu aku dapat 37!
Tapi ada beberapa yang lebih besar dibanding tahun lalu. - Aku tak perduli berapa besarpun!
Ini yang akan kita lakukan... di luar nanti...
Kami akan membelikanmu 2 buah lagi hadiah. Bagaimana, sayang?
Kita akan menikmati suasana Kebun Binatang. Aku benar-benar menanti saat ini.
Kuingatkan kau, nak!
Jangan berbuat macam-macam, sedikitpun...
...atau kau tak akan mendapat makanan selama seminggu.
Masuk.
Suruh ia bergerak.
Bangun!
Bangun! - Ia sedang tidur!
Ia membosankan.
Maafkan dia.
Ia tak mengerti rasanya tinggal di sini hari demi hari...
...melihat orang banyak menempelkan wajah mereka yang jelek untuk melihatmu.
Kau bisa mendengarkanku?
Aku tak pernah berbicara dengan ular sebelum ini.
Apa kau?
Apakah kau sering berbicara dengan manusia?
Kau dari Burma, bukan? Bagaimana, enakkah di sana?
Apa kau rindu dengan keluargamu?
Aku mengerti. Aku juga seperti itu. Aku tak pernah mengenal kedua orangtuaku.
Mom, Dad, cepat kemari, kau tak akan percaya apa yang dilakukan oleh ular ini!
Terima kasih.
Kembali.
Ular!
Mom! Mom!
Bagaimana kau bisa masuk ke sana?
Tak apa-apa. Kami sudah mengeluarkan kau dari...
Apa yang terjadi? - Aku bersumpah, aku tak tahu!
Kaca pembatasnya mendadak hilang, seolah ada yang menyihirnya.
Tak ada yang namanya sihir.
Marge sedang sakit.
Dad, lihat! Harry mendapat surat. - Hei, kembalikan. Itu milikku!
Milikmu? Memangnya siapa yang mau menyuratimu?
Tak akan ada lagi surat.
Semoga hari kerjamu menyenangkan, sayang.
Ssshhh! Pergi!
Hari yang indah, Minggu.
Menurutku, hari terbaik dalam seminggu. Mengapa, Dudley?
Karena tak ada surat pada hari Minggu? - Tepat, Harry!
Tak ada surat pada hari Minggu. Hah!
Tak akan ada surat hari ini.
Tak akan ada satupun surat!
Tak ada satupun surat-surat yang menyebalkan...
Tolong, hentikan!
Berhenti!
Mom, apa yang terjadi?
Berikan padaku! Berikan surat itu padaku!
Minggir!
Itu suratku! Lepaskan aku!
Kita akan mengungsi!
Jauh ke tempat dimana mereka tak akan bisa menemukan kita!
Ayah sudah tidak waras, ya?
Buat satu permintaan, Harry.
Siapa di situ?
Maaf atas pintunya.
Kuperintahkan kau segera pergi. Kau masuk secara paksa.
Tenang sajalah, Dursley.
Terakhir kulihat engkau masih bayi, Harry.
Kini kau lebih besar dari yang kukira. Terutama di bagian tengahnya. Heh.
A... Aku bukan Harry.
Akulah Harry. - Oh, tentu saja kau Harry.
Aku punya sesuatu untukmu.
Aku khawatir aku mungkin sudah menduduki bungkusan ini, tapi kukira rasanya masih sama saja.
Kubuat sendiri, juga ucapan selamatnya.
Terima kasih.
Tidak setiap hari kau, anak muda berulang tahun ke 11, bukan?
Maaf... kau siapa?
Rubeus Hagrid, Penjaga Kunci dan Tanah di Hogwarts.
Tentu kau pernah dengar tentang Hogwarts. - Maaf, belum.
Belum? Astaga Harry tak pernahkah kau bertanya-tanya dimana Ibu dan Ayahmu mempelajari semua itu?
Belajar apa?
Kau seorang penyihir, Harry.
Aku seorang apa? - Seorang Penyihir.
Aku berani bertaruh, seorang penyihir yang hebat pula. Setelah kau menjalani latihan.
Tidak, kau telah membuat kesalahan. Maksudku...
Tak mungkin aku seorang... seorang... penyihir.
Maksudku, aku hanyalah Harry. Harry saja.
Baiklah 'Harry saja', pernahkah kau membuat sesuatu terjadi?
Sesuatu kejadian yang tak dapat kau jelaskan, saat kau marah atau... atau takut?
"Yang terhormat Mr. Potter, dengan senang hati kami beritakan bahwa Anda telah diterima...
...di Sekolah Sihir Hogwarts".
Ia tak akan pergi ke sana! Kami sudah bersumpah ketika menerima anak ini, bahwa kami akan menghentikan semua ini.
Kalian tahu? Kalian tahu tapi tak memberitahuku?
Tentu saja kami tahu. Bagaimana mungkin kami tidak tahu?
Saudara perempuanku, dengan keadaannya.
Ibu dan ayahku sangat bangga saat ia menerima surat itu.
"Kita memiliki seorang penyihir dalam keluarga. Alangkah bagusnya".
Aku satu-satunya yang melihat dia sebagaimana adanya.
Seorang yang aneh!
Kemudian ia bertemu si Potter, lalu ia melahirkanmu...
...dan aku tahu kau akan sama saja. Sama anehnya. Sama abnormalnya.
Kemudian... ia mengalami ledakan itu dan kami harus menampungmu.
Ledakan? Kau bilang dulu orangtuaku meninggal dalam kecelakaan mobil.
Kecelakaan mobil? Kecelakaan mobil menewaskan Lily dan James Potter?
Kami harus mengatakan sesuatu. - Ini keterlaluan! Ini skandal!
Ia tak akan pergi.
Ooh, dan seorang Muggle yang hebat sepertimu akan menghentikannya?
Muggle?
Orang-orang yang tak mengerti sihir. Anak laki-laki ini sudah terdaftar sejak ia lahir.
Ia akan pergi ke sekolah sihir terbaik di dunia dan...
...ia akan di bawah bimbingan Kepala Sekolah terbaik yang pernah ada di Hogwarts, Albus Dumbledore.
Aku tak mau membayar seorang tua bangka mengajarkannya tipuan sihir.
Jangan pernah menghina Albus Dumbledore...
...di depanku.
Kuhargai bila kau tidak bilang siapa-siapa di Hogwarts tentang peristiwa ini.
Sebenarnya aku tak boleh melakukan sihir. - Oke.
Kita sedikit terlambat. Sebaiknya segera berangkat.
Kecuali kalau kau lebih suka tinggal, tentu saja.
Semua siswa harus dilengkapi dengan ...
...sebuah kuali ukuran 2.
...dan boleh membawa, kalau mereka ingin, seekor burung hantu, seekor kucing atau seekor katak".
Dapatkah kita temukan semua ini di London?
Kalau kau tahu tempatnya.
Ah, Hagrid! Seperti biasanya, yah?
Tidak, terima kasih, Tom. Aku tengah menjalankan tugas resmi Hogwarts.
Menolong Harry di sini membeli kebutuhan sekolahnya.
Terberkatilah aku. Ini Harry Potter!
Selamat datang, Mr. Potter. Selamat datang.
Namaku Doris Crockford, Mr. Potter. Akhirnya aku bisa berjumpa denganmu.
Harry... P...Potter. Betapa senang aku bisa bertemu denganmu.
Halo, Professor. Tadi aku tidak melihat Anda.
Harry, kenalkan ini Professor Quirrell. Ia akan mengajarkan Pertahanan terhadap Ilmu Hitam.
Oh, senang bertemu Anda.
Mata pelajaran yang sangat menyenangkan.
Tapi kau mungkin tidak perlu pelajaran itu, eh, Potter?
Ya. Oh, aku harus jalan sekarang. Banyak yang harus dibeli.
Selamat tinggal.
Benar kan, Harry. Kau terkenal. - Tetapi mengapa aku jadi terkenal, Hagrid?
Orang-orang itu, Bagaimana mereka bisa mengenal aku?
Kurasa aku bukan orang yang tepat untuk memberitahumu, Harry.
Selamat Datang, Harry. Di Diagon Alley.
Di sini kau bisa beli pena bulu dan tinta.
Di sana, segala pernak-pernik keperluan sihir.
Ini sapu balap kelas dunia.
Wow, lihat itu! Model Nimbus 2000 yang baru!
Ini model yang paling cepat.
Tapi Hagrid, bagaimana aku bisa membeli semua barang ini? Aku tak punya uang.
Di sanalah uangmu. Gringotts, Bank para penyihir.
Tak ada tempat yang lebih aman. Selain Hogwarts.
Hagrid, makhluk apa itu?
Mereka disebut Goblin, Harry. Sangat pintar, tapi tidak terlalu bersahabat.
Sebaiknya dekat-dekat denganku.
Mr. Harry Potter ingin melakukan pengambilan uang.
Apakah Mr. Harry Potter membawa kuncinya?
Tunggu sebentar. Kutaruh di sini.
Ha! Ini dia.
Juga ada satu hal lagi.
Professor Dumbledore memberiku ini.
Ini tentang Kau-Tahu-Apa di tempat penyimpanan Kau-Tau-Dimana.
Baiklah.
Brankas nomor 687.
Lampunya, tolong.
Kuncinya, tolong.
Kau tak mengira orangtuamu akan meninggalkanmu tanpa uang sepeserpun, bukan?
Brankas nomor 713. - Apa yang ada di sana, Hagrid?
Tak dapat kukatakan padamu. Urusan Hogwarts. Sangat rahasia.
Mundur.
Sebaiknya kau tidak menceritakan hal ini pada siapapun, Harry.
Aku masih membutuhkan... sebuah tongkat sihir.
Tongkat sihir? Kau perlu pergi ke toko Ollivander. Tak ada tempat yang lebih baik.
Bagaimana kalau kau pergi dan menungguku di sana. Aku perlu melakukan satu hal lagi. Tak akan lama.
Halo?
Halo?
Aku sudah bertanya-tanya kapan akan bertemu denganmu, Mr. Potter.
Rasanya baru kemarin...
...saat ibu dan ayahmu ada di sini membeli tongkat sihir mereka yang pertama.
Ini dia.
Coba lambaikan.
Sepertinya bukan.
Barangkali...
...yang ini.
Bukan, jelas bukan. Tak apa-apa.
Mungkinkah...
Menarik.
Sangat menarik.
Maaf. Tapi apa yang menarik?
Aku ingat setiap tongkat sihir yang pernah kujual, Mr. Potter.
Burung Phoenix...
...yang bulu ekornya berada di tongkat sihirmu ini, memberi seutas bulu ekor lagi.
Hanya satu bulu saja.
Menarik sekali bahwa kau berjodoh dengan tongkat sihir ini.
...karena saudara tongkat inilah yang memberimu luka itu.
Siapa yang memiliki tongkat sihir itu?
Kami tidak menyebut namanya.
Tongkat sihir yang memilih penyihirnya, Mr. Potter.
Tidak selalu jelas mengapa.
Tapi, kupikir sudah jelas...
...bahwa kami dapat mengharapkan hal-hal besar darimu.
Bagaimanapun juga, Dia-Yang-Namanya-Tak-Boleh-Disebut...
...melakukan banyak hal besar yang...
...mengerikan...
...tapi, hebat.
Harry! Harry!
Selamat Ulang Tahun.
Kau tak apa-apa, Harry? Kau terlihat diam.
Ia yang membunuh orangtuaku, bukan? Ia yang memberiku luka ini.
Kau tahu, Hagrid. Aku tahu bahwa kau tahu.
Pertama, kau harus mengerti ini. Ini sangat penting.
Tak semua penyihir itu baik.
Beberapa mereka menjadi jahat. Beberapa tahun yang lalu...
...ada seorang penyihir yang menjadi jahat. Dan namanya adalah V...
Namanya... V... - Mungkin bisa kau tulis saja?
Tidak. Aku tak bisa mengejanya.
Baiklah, Voldemort. - Voldemort?
Saat itu adalah masa-masa gelap, Harry, masa-masa yang gelap.
Voldemort mulai mengumpulkan pengikutnya.
Membawa mereka ke jalan gelap.
Setiap orang yang melawannya binasa.
Kedua orang tuamu menentang dia.
Tapi tak ada yang selamat sekali ia memutuskan untuk membunuh seseorang.
Tak seorangpun, kecuali satu.
Kecuali kau.
Aku? Voldemort mencoba membunuh...ku?
Ya. Bekas luka di wajahmu bukan luka biasa, Harry.
Bekas luka seperti itu hanya muncul karena sentuhan kutukan. Suatu kutukan yang jahat.
Apa yang terjadi dengan V... dengan Kau-Tahu-Siapa?
Ada yang bilang ia telah tewas.
Omong kosong, menurutku.
Tidak, menurutku ia masih ada...
...tapi sudah terlalu lemah.
Satu hal yang pasti. Ada satu hal padamu yang menggagalkannya malam itu.
Itu sebabnya kau jadi terkenal. Itu sebabnya semua kenal namamu.
Kau Anak yang Bertahan Hidup.
Apa yang kau lihat?
Astaga, sudah jam berapa sekarang?
Maaf Harry, aku harus meninggalkanmu. Dumbledore akan menginginkan...
Baiklah, ia ingin bertemu aku. Keretamu berangkat 10 menit lagi.
Ini tiketmu. Jangan sampai hilang Harry. Ini penting sekali. Jaga tiketmu.
Peron 9 3/4?
Tapi, Hagrid, pasti ada satu kesalahan. Menurut tiket ini, peronnya bernomor 9 3/4.
Tidak ada peron dengan nomor itu, bukan?
Maaf.
Permisi. Permisi.
Sebelah kirimu.
Permisi, Pak. Dapatkah Anda menunjukkan pada saya di mana letak Peron 9 3/4?
9 3/4? Kau bercanda, ya?
Selalu seperti ini setiap tahun. Penuh dengan kaum Muggle. Ayolah.
Muggle? - Peron 9 3/4, lewat sini.
Baiklah, Percy, kau duluan.
Fred, kau berikutnya.
Ia bukan Fred, Akulah Fred. - Aduh Mom, kau Ibu kami, bukan?
Maafkan aku, George.
Aku hanya bercanda. Akulah Fred.
Maaf.
Dapatkah... dapatkah kau memberitahu caranya...?
Caranya masuk ke peron itu? Jangan khawatir sayang.
Ron juga baru sekali ini pergi ke Hogwarts.
Jalan lurus saja ke dinding antar peron 9 dan 10.
Kalau kau gugup, berlarilah sedikit. - Semoga sukses.
Maaf. Tempat lain sudah penuh.
Silakan.
Namaku Ron. Ron Weasley.
Aku Harry. Harry Potter.
Jadi... jadi cerita itu benar!
Maksudku apakah kau benar memiliki...
Memiliki apa? - Bekas luka itu?
Keren!
Ada yang kalian inginkan dari troli ini, sayang? - Tidak, terima kasih. Aku sudah punya bekal.
Kami ambil semuanya.
Kacang-Segala-Rasa Bertie Bott? - Maksud mereka benar-benar semua rasa.
Ada rasa coklat dan peppermint juga ada...
...rasa bayam, hati dan usus.
George bersumpah bahwa ia pernah sekali mencoba yang rasa upil.
Ini bukan katak sungguhan, bukan? - Itu hanya hasil mantera. Lagipula yang kau inginkan adalah kartunya.
Setiap pak mengandung seorang penyihir terkenal. Aku sendiri sudah punya 500 buah.
Awas!
Sungguh sial. Mereka hanya bisa loncat sekali saja.
Aku dapat Dumbledore! - Aku sudah punya 6 buah Dumbledore.
Hei, ia lenyap!
Kau pikir ia mau tinggal di kartu itu terus?
Omong-omong ini Scabbers. Tampak menyedihkan, bukan?
Sedikit.
Fred mengajarkanku mantera untuk mengubahnya menjadi kuning. Kau ingin lihat?
Yeah.
Ada yang lihat seekor katak?
Seseorang bernama Neville kehilangan peliharaannya. - Tidak.
Oh, kau akan melakukan sihir? Coba aku lihat.
Sinar matahari, bunga daisy, mentega,
Ubahlah tikus yangg bodoh dan gendut ini jadi kuning.
Kau yakin itu mantera sungguhan? Tak terlalu bagus, bukan?
Aku sendiri baru mencoba beberapa yang sederhana saja...
...tapi semuanya berhasil.
Sebagai contoh...
Oculus Reparo.
Lebih baik, bukan?
Holy cricket, engkau Harry Potter!
Namaku Hermione Granger. Dan kau...?
Ron Weasley. - Senang bertemu denganmu.
Sebaiknya kalian berdua bersiap pakai jubah. Kukira kita akan segera sampai.
Ada kotoran di hidungmu. Kau sudah tahu, kan?
Dekat sini.
Dengar. Siswa tahun pertama harap lewat sini!
Ayo, tahun pertama, jangan malu-malu. Ayo, cepat.
Halo, Harry. - Hai, Hagrid.
Ayo naik perahu. Ayo ikuti aku.
Keren.
Selamat datang di Hogwarts.
Beberapa saat lagi, kalian akan melalui pintu ini dan bergabung dengan siswa-siswa lainnya.
Tapi sebelum kalian boleh duduk, kalian akan diseleksi berdasarkan asrama.
Asramanya adalah Gryffindor, Hufflepuff...
...Ravenclaw dan Slytherin.
Selagi kalian tinggal di sini, asramamu adalah keluargamu.
Tujuan kalian adalah memenangkan nilai.
Pelanggaran aturan akan menyebabkanmu kehilangan nilai.
Di akhir tahun, asrama dengan nilai terbanyak mendapat Piala Asrama. - Trevor!
Maaf.
Upacara Seleksi akan segera dimulai.
Kalau begitu benar apa yang dikatakan orang di atas kereta tadi.
Harry Potter telah tiba di Hogwarts.
Harry Potter?
Kenalkan Crabbe dan Goyle.
Namaku Malfoy.
Draco Malfoy.
Kaupikir namaku lucu? Aku tak perlu menanyakan namamu?
Rambut merah dan jubah bekas. Pasti kau dari keluarga Weasley.
Kau akan tahu bahwa keluarga penyihir tertentu lebih baik dari yang lainnya, Potter.
Kau tak ingin berteman dengan orang yang salah.
Dalam hal ini aku bisa membantumu.
Kupikir aku bisa membedakan sendiri, terima kasih.
Kami sudah siap untuk kalian sekarang. Ikuti aku.
Langit itu bukan sungguhan. Tapi disihir agar terlihat seperti langit malam.
Kubaca di buku "Sejarah Hogwarts".
Harap tunggu sebentar.
Kini, sebelum kita mulai...
...Professor Dumbledore akan memberikan satu dua patah kata.
Aku punya beberapa pengumuman awal semester.
Bagi siswa tahun pertama, harap ingat...
...bahwa Hutan Terlarang berbahaya bagi semua siswa.
Juga, penjaga sekolah kita, Mr. Filch, telah meminta aku untuk mengingatkan kalian...
...bahwa koridor di lantai 3... di sebelah kanan tidak boleh dikunjungi.
...bagi yang melanggar dapat menderita kematian yang sangat menyakitkan.
Terima kasih.
Sekarang... saat kupanggil nama kalian, majulah ke depan.
Aku akan meletakkan Topi Seleksi ke atas kepala kalian.
...dan kalian akan diseleksi ke asrama kalian masing-masing.
Hermione Granger.
Oh, tidak. Oke, rileks.
Mental, anak ini. Kukatakan padamu.
Baiklah. Mmmm... benar.
Oke. Gryffindor!
Draco Malfoy.
Slytherin!
Semua penyihir yang menjadi jahat berasal dari Asrama Slytherin.
Susan Bones.
Harry, ada apa?
Tak apa-apa. Tak apa-apa. Aku baik-baik saja.
Coba kulihat...
Aku tahu! Hufflepuff!
Ronald Weasley.
Hah, seorang Weasley! Aku tahu apa yang harus kau masuki.
Gryffindor!
Harry Potter.
Hmmm... Ini sulit. Sungguh sulit.
Pemberani. Pandai pula.
Bakatnya ada, sungguh ada.
Juga ada keinginan membuktikan diri sendiri.
Tapi, harus kutaruh dimana?
Jangan Slytherin, jangan Slytherin!
Jangan Slytherin, eh? Apa kau yakin?
Kau bisa jadi penyihir hebat. Semuanya ada di sini, dalam kepalamu.
Slytherin bisa membantumu memperoleh kemashuran. Tak ragu lagi.
Tak mau? Baiklah kalau kau yakin.
Sebaiknya masuk...
...Gryffindor!
Perhatian.
Mari kita mulai makan.
Aku berdarah campuran.
Ayahku seorang Muggle. Ibuku seorang penyihir.
Ayah sungguh terkejut ketika ia tahu ibu seorang penyihir.
Percy, siapa nama guru yang kini tengah berbincang dengan Professor Quirrell?
Oh, itu Professor Snape, Kepala Asrama Slytherin.
Ia mengajar apa? - Ramuan.
Tapi semua tahu ia inginkan mengajar Pertahanan terhadap Ilmu Hitam. Sudah lama ia inginkan posisi yang dipegang Professor Quirrell.
Halo! Apa kabar?
Selamat datang di Gryffindor.
Itu si Baron Berdarah!
Halo, Sir Nicholas. Musim Panasmu menyenangkan?
Menyebalkan. Sekali lagi permintaanku untuk bergabung dengan kelompok Perburuan Tanpa Kepala ditolak.
Aku tahu siapa kau. Kau si Nick-Kepala-Hampir-Putus.
Kalau kau tak berkeberatan, aku lebih suka dipanggil Sir Nicholas.
"Hampir" putus? Bagaimana mungkin kau bisa Kepala-Hampir-Putus?
Seperti ini.
Gryffindors, ikuti aku.
Ravenclaw, ikuti aku. Lewat sini.
Ini jalan paling cepat ke ruang rekreasi.
Oh, dan awasi anak tangganya. Mereka suka berubah-ubah.
Harap bergegas. Ikuti aku. Cepatlah. Ayo. Ayo.
Gambar itu bergerak-gerak.
Lihat yang satu itu. - Kukira ia menyukaimu.
Lihat! - Siapa wanita itu?
Selamat datang di Hogwarts.
Kata Kunci?
Caput Draconis.
Ikuti aku, semuanya. Bergegaslah. Cepat, ayo.
Berkumpul di sini.
Selamat datang di Ruang Rekreasi Gryffindor.
Kamar anak laki-laki di atas lalu belok kiri. Kamar anak perempuan belok kanan.
Semua barang bawaan kalian sudah berada di kamar kalian.
Berhasil!
Bisa kau bayangkan wajah McGonagall kalau kita terlambat?
Wah, keren sekali! - Oh, terima kasih atas penilaianmu Mr. Weasley.
Mungkin akan lebih berguna bila aku ubah Mr. Potter dan kau menjadi sebuah jam-kantung.
Kalau begitu setidaknya salah satu diantara kalian bisa tepat waktu. - Kami tersesat.
Bagaimana kalau jadi peta? Aku percaya kalian tak butuh peta untuk menemukan tempat duduk kalian.
Tak boleh ada siswa yang menggunakan tongkat sihirnya atau mengucapkan mantra konyol dalam kelas ini.
Aku tidak mengharapkan ada banyak diantara kalian...
...yang menghargai ilmu pengetahuan rumit dan eksak yang diajarkan dalam ilmu Ramuan.
Bagaimanapun, bagi beberapa diantara kalian...
...yang memiliki kemampuan...
...aku dapat mengajarkan kalian caranya menyihir pikiran orang.
...dan memerangkap indra-indra mereka.
Aku dapat mengajarkan kalian kemashuran...
...meramu kemuliaan dan bahkan menghentikan kematian.
Walau demikian, mungkin ada beberapa diantara kalian yang datang di Hogwarts sudah memiliki kecakapan...
...yang sedemikian dahsyatnya sehingga cukup percaya diri untuk...
...tidak memperhatikan.
Mr. Potter.
Selebriti kita yang baru.
Coba katakan apa yang akan kudapatkan bila kucampurkan akar Asphodel dengan Wormwood?
Kau tak tahu? Kita coba lagi.
Dimanakah Mr. Potter, kau bisa menemukan Bezoar?
Aku tak tahu, Sir.
Lalu apa perbedaan seekor Monkshood dan Wolfsbane?
Aku tak tahu, Sir.
Malang.
Jelaslah, kemashuran bukan segala-galanya...
...bukan begitu, Mr. Potter?
Mata kelinci, dawai harpa, Ubah air ini menjadi rum.
Mata kelinci...
Apa yang ingin dilakukan Seamus dengan air itu?
Merubahnya menjadi rum. Berhasil mengubahnya menjadi segelas teh kemarin, sebelum...
Ada surat.
Boleh kupinjam. Trims.
Hei, lihat. Neville menerima Remembrall.
Aku pernah membaca tentang itu. Kalau asap di dalamnya berubah merah, berarti ada yang terlupakan.
Cuma ada satu masalah... Aku tak ingat apa itu yang kulupakan.
Hei, Ron. Seseorang mencoba merampok Gringotts. Dengar.
"Dipercaya merupakan usaha penyihir hitam atau tak dikenal...
...para goblin di Gringott walau mengakui peristiwa ini menegaskan bahwa tak ada yang hilang.
Brankas yang dimasuki, yaitu nomor 713, telah lebih dahulu dikosongkan pada hari yang sama".
Ini aneh. Itu brankas yang Hagrid dan aku kunjungi.
Selamat siang. - Selamat siang, Madam Hooch.
Selamat siang, Amanda. Selamat siang.
Selamat datang pada pelajaran terbang kalian yang pertama.
Apa yang kalian tunggu? Semua ambil posisi di sebelah kiri sapu kalian.
Ayo cepat. Letakkan tangan kanan kalian di atas sapu lalu bilang, "naik".
Naik!
Naik.
Naik.
Naik. Naik!
Pakai perasaan.
Diamlah, Harry.
Kini, setelah kalian memegang sapu kalian. Aku ingin kalian menaikinya.
Pegang erat-erat. Kau tak ingin tergelincir.
Saat kutiup peluit, aku mau masing-masing kalian untuk menendang tanah keras-keras.
Stabilkan sapu kalian, melayanglah untuk sesaat...
...lalu sedikit condong ke depan dan kembali mendarat.
Dengar peluitku. Tiga, Dua...
Mr. Longbottom.
Mr. Longbottom! - Turun, Turun!
Neville!
Turun sekarang juga!
Semua menyingkir!
Apakah ia baik-baik saja?
Oh, sungguh malang. Pergelangannya patah. Anak malang, ayo bangun.
Semua siswa tetap berada di darat sementara aku mengantar Mr. Longbottom ke rumah sakit sekolah.
Mengerti? Jika kulihat ada sapu yang melayang di udara...
...siswa yang mengendarainya akan dikeluarkan dari Hogwarts sebelum mereka selesai mengucapkan kata 'Quidditch'.
Kau lihat wajahnya?
Mungkin kalau si gendut itu sempat memegang ini, ia akan teringat untuk jatuh pantat duluan.
Berikan padaku, Malfoy.
Tidak. Kupikir aku akan menaruhnya di satu tempat. Supaya nanti dicari Longbottom.
Bagaimana kalau kutaruh di atas atap?
Ada masalah apa, Potter? Di luar kemampuanmu, kah?
Harry, jangan! Kau dengar apa yang diucapkan Madam Hooch.
Lagi pula, kau belum tahu cara terbang.
Idiot.
Berikan padaku. Kalau tidak kujatuhkan kau dari sapumu!
Memangnya bisa?
Terserah.
Pertunjukan bagus, Harry. - Wow, keren sekali, Harry.
Harry Potter!
Ikuti aku.
Kau tunggu di sini.
Professor Quirrell, permisi. Bolehkah kupinjam Wood sebentar?
Ya, tentu saja boleh.
Potter, kenalkan ini Oliver Wood. Wood, kutemukan bagimu seorang Seeker.
Kau sudah dengar? Harry Potter jadi seekernya Gryffindor.
Aku selalu tahu ia akan berhasil.
Seeker? tapi biasanya siswa tahun pertama tak pernah berhasil jadi anggota tim.
Pastilah kau pemain Quidditch termuda... - Pada abad ini, menurut McGonagall.
Hei, bagus sekali, Harry. Wood baru beritahu kami.
Fred dan George juga anggota tim. Sebagai Beaters.
Tugas kami adalah untuk meyakinkan bahwa kau tidak terlalu menderita.
Tapi kami tidak bisa janji. Quidditch ini permainan yang keras.
Brutal! Tapi sudah bertahun-tahun ini tak ada korban tewas. Walau kadang-kadang ada yang lenyap...
Tapi biasanya mereka muncul lagi setelah satu atau 2 bulan.
Semangatlah Harry. Quidditch suatu permainan yang hebat. Permainan terbaik yang pernah ada. Dan kau akan jadi pemain hebat juga.
Tapi aku tidak pernah bermain Quidditch. Bagaimana aku mempermalukan diriku sendiri?
Kau tak akan mempermalukan dirimu. Sudah ada dalam darahmu.
Harry kau tak pernah cerita bahwa Ayahmu juga seorang Seeker.
Aku tidak tahu.
Menyeramkan sekali. Ia tahu lebih banyak mengenai dirimu dibanding engkau sendiri.
Semua yang lain juga begitu.
Apa yang terjadi?
Tangganya suka berubah, kau ingat?
Ayo, lewat sini. - Sebelum anak tangganya berubah lagi.
Apakah ada yang merasa sepertinya kita seharusnya tidak berada di sini?
Kita tidak boleh berada di sini.
Ini lantai tiga. Ini daerah terlarang.
Ayo jalan.
Itu kucingnya si Filch! - Lari!
Cepat, bersembunyi di balik pintu itu!
Pintunya dikunci! - Tertangkaplah kita!
Menyingkir!
Alohomora.
Masuk.
Alohomora?
Buku Mantera Standar, Bab Tujuh.
Apa ada orang di sini, sayangku?
Ayo.
Filch sudah pergi. - Dia kira pintu ini terkunci.
Memang terkunci. - Terkunci dengan alasan yang bagus.
Apa yang mereka pikirkan, menyimpan makhluk semacam ini dalam sebuah sekolah?
Kau tidak pakai matamu? Tidakkah kau lihat makhluk itu berdiri di atas apa?
Aku tidak memperhatikan kakinya! Aku sedikit terpaku pada kepalanya!
Seandainya kau tidak memperhatikan. Kepalanya ada tiga!
Makhluk itu berdiri di atas sebuah pintu. Berarti keberadaannya di situ bukan satu kebetulan.
Ia menjaga sesuatu. - Menjaga sesuatu?
Benar. Sekarang, kalau kalian berdua tidak keberatan. Aku ingin pergi tidur...
...sebelum salah satu diantara kalian memunculkan gagasan pintar lain yang bisa membunuh kita.
Atau yang lebih buruk lagi, dikeluarkan dari sekolah.
Ia perlu menyortir prioritas dirinya.
Quidditch mudah untuk dimengerti. Tiap tim terdiri dari 7 pemain.
Ada 3 Chaser, 2 Beater, 1 Keeper dan... 1 Seeker. Itu kau.
Ada tiga macam bola. Yang ini disebut Quaffle.
Para Chaser menangani Quaffle dan mencoba melemparkan melalui salah satu dari tiga lingkaran itu.
Yang jadi Keeper, aku, melindungi lingkaran itu. Sejauh ini bisa dimengerti?
Ya. Lalu apa itu?
Sebaiknya kau pegang ini.
Hati-hati, ia terbang balik.
Tidak buruk, Potter. Kau bisa jadi Beater yang lumayan.
Apa itu?
Bludger. Berbahaya.
Tapi kau seorang Seeker.
Satu-satunya yang aku ingin kau awasi adalah ini.
Golden Snitch.
Aku suka bola ini. - Kau suka itu sekarang.
Tunggu saja. Bola itu sungguh cepat. Dan sulit sekali dilihat.
Apa yang harus kulakukan dengan bola ini?
Menangkapnya. Sebelum ditangkap oleh Seeker tim lawan.
Kau bisa tangkap ini, permainan berakhir.
Kau tangkap ini, Potter, kita jadi pemenang.
Satu keahlian mendasar para penyihir adalah melayang...
...kemampuan untuk membuat benda-benda melayang.
Siap dengan bulu-bulu kalian? Bagus.
Sekarang, jangan lupa dengan gerakan pergelangan tangan yang sudah kita latih.
Lambai dan kejut. Semuanya.
Lambai dan kejut. Bagus. Dan ucapkan.
Wingardium Leviosa. Kalian coba.
Wingardium Leviosa.
Wingardium Leviosa.
Berhenti. Berhenti! Sebelum kau membutakan mata orang.
Kau salah mengucapkannya. Leviosa, bukan Leviosar.
Kau yang coba, kau sangat pintar, kan. Ayo coba.
Wingardium Leviosa.
Bagus sekali! Semua lihat, Miss Granger telah berhasil.
Hebat!
Hebat sekali.
Kupikir kami perlu seutas bulu lagi di sebelah sini, Professor.
"Leviosa, bukan Leviosar".
Ia sungguh sebuah mimpi buruk, jujur saja. Tak heran bila ia tidak punya teman.
Kupikir ia mendengar ucapanmu.
Di mana Hermione?
Parvati bilang ia tak mau keluar dari kamar mandi anak perempuan.
Menurutnya, Hermione berada disana sepanjang siang ini, menangis.
Ada Troll dalam Dungeon!
Ada Troll dalam Dungeon!
Kupikir kau perlu tahu!
Tenang!!
Semuanya, harap tidak panik!
Sekarang...
...para Prefek akan memimpin kalian kembali ke asrama masing-masing.
Para guru akan mengikutiku ke Dungeon.
Gryffindors, ayo ikut, waspadalah.
Bagaimana Troll bisa masuk?
Pasti ada yang membantu. Troll itu makhluk bodoh. Mungkin ada orang yang membuat lelucon.
Apa? - Hermione! Dia tidak tahu.
Kupikir Troll itu sudah meninggalkan Dungeon.
Makhluk itu masuk ke kamar mandi anak perempuan.
Hermione, menyingkir!
Tolong! Tolong!
Hei, otak kacang!
Tolong!
Lakukan sesuatu!
Lakukan apa? - Apa saja!
Cepatlah! - Lambai dan kejut.
Wingardium Leviosa.
Keren.
Apa dia mati?
Kupikir tidak. Hanya pingsan saja.
Ingus Troll.
Oh, coba kalian berdua jelaskan ini!
Well, yang terjadi... - Ini semua salahku Professor McGonagall.
Miss Granger?
Aku pergi mencari Troll itu. Aku pernah membaca tentangnya. Tadinya kupikir akan dapat menanganinya.
Ternyata aku salah.
Kalau Harry dan Ron tidak datang, kemungkinan aku telah mati.
Sungguh suatu perbuatan yang bodoh.
Aku mengharapkan kelakukan yang lebih rasional. Sangat kecewa denganmu, Miss Granger.
5 Angka akan dikurangi dari Gryffindor...
...karena ketidakmampuanmu menilai diri sendiri.
Untuk kalian berdua...
...kuharap kalian menyadari betapa beruntungnya kalian.
Tidak banyak siswa tahun pertama yang bisa melawan Troll gunung dewasa...
...bisa tetap hidup.
5 angka...
...diberikan untuk masing-masing kalian...
...semata-mata berkat keberuntungan kalian saja.
Mungkin kau harus pergi. Ia mungkin akan sadar.
Makanlah sedikit, kawan. Ayolah.
Ron benar, Harry. Kau akan memerlukan kekuatanmu hari ini.
Aku tidak lapar.
Semoga beruntung hari ini, Potter.
Kini setelah kau membuktikan dirimu melawan Troll. Permainan Quidditch pasti bukan apa-apa buatmu.
Walau melawan Slytherin sekalipun.
Dia berdarah. - Darah?
Dengar, tadi malam, aku menduga Snape yang membiarkan Troll itu masuk sebagai pengalih perhatian...
...agar ia dapat mencoba masuk melewati anjing berkepala tiga.
Tapi ia digigit anjing itu. Itu sebabnya ia pincang.
Tetapi mengapa orang mau mendekati anjing itu?
Pada hari aku berada di Gringotts, Hagrid mengambil sesuatu dari sana.
Katanya itu urusan Hogwarts. Sangat rahasia.
Jadi menurutmu...
Barang itulah yang dijaga anjing. Barang itu yang diinginkan Snape.
Terlalu pagi untuk menerima surat, bukan? - Tapi aku... aku tak pernah terima surat.
Ayo buka.
Sebuah sapu.
Itu bukan sapu biasa, itu sebuah Nimbus 2000!
Tapi siapa...?
Takut, Harry? - Sedikit.
Tak apa-apa. Aku juga merasakan hal yang sama sebelum permainanku yang pertama.
Apa yang terjadi? - Aku, er... aku tidak ingat betul.
Bola Bludger menabrak kepalaku waktu permainan baru berjalan dua menit.
Siuman di rumah sakit dua minggu kemudian.
Halo, selamat datang di permainan Quidditch pertama di musim ini.
Pada hari ini, Slytherin melawan Gryffindor!
Para pemain mengambil posisi mereka...
...sementara Madam Hooch memasuki lapangan untuk memulai permainan!
Kini, aku ingin sebuah permainan yang bersih...
...dari kalian semua!
Bola Bludgers sudah terbang diikuti oleh Golden Snitch.
Ingat, Snitch bernilai 150 angka.
Seeker yang berhasil menangkap Snitch memenangkan permainan.
Bola Quaffle dilepaskan. Dan permainan pun dimulai!
Angelina Johnson mencetak gol! 10 angka buat Gryffindor!
Sangat bagus!
Slytherin memperoleh bola Quaffle. Bletchley melakukan pass ke Kapten Marcus Flint.
10 angka lagi bagi Gryffindor!
Berikan itu padaku!
Kau lewat sana!
Apa yang terjadi dengan sapu Harry?
Snape yang melakukannya. Ia menyihir sapu Harry!
Menyihir sapunya? Apa yang harus kita lakukan? - Biar aku yang urus.
Ayolah, Hermione!
Lacarnum Inflamarae.
Kebakaran! Kau terbakar!
Go, go, go, go!
Sepertinya ia mau muntah.
Ia berhasil menangkap Snitch!
Harry Potter memenangkan 150 angka karena berhasil menangkap Snitch!
Gryffindor menang!
Omong kosong! Kenapa Snape mengutuk sapu Harry?
Siapa tahu? Kenapa ia mencoba melewati anjing berkepala tiga itu?
Siapa yang mengatakan padamu tentang Fluffy? - Fluffy?
Makhluk itu punya nama? - Tentu saja ia punya nama. Ia peliharaanku.
Aku membelinya dari seorang Irish yang kutemui di Pub tahun lalu. Kemudian aku pinjamkan Fluffy ke Dumbledore untuk mengawal... - Apa?
Seharusnya tak kukatakan itu. Tak ada pertanyaan lagi! Jangan tanya-tanya lagi. Ini rahasia besar!
Tapi Hagrid, Snape mencoba mencuri apapun itu yang tengah dijaga Fluffy.
Omong kosong. Professor Snape itu seorang guru Hogwarts.
Guru Hogwarts atau bukan, aku bisa melihat seseorang tengah melakukan sihir. Aku sudah membacanya di buku-buku.
Kau harus menjaga kontak mata, dan Snape tak pernah berkedip waktu itu.
Tepat sekali.
Dengarkan aku, kalian bertiga.
Kalian mengurusi hal-hal yang tak boleh dicampuri. Berbahaya sekali.
Apa yang dijaga anjing itu adalah rahasia antara Professor Dumbledore dan Nicholas Flamel.
Nicholas Flamel?
Seharusnya tak kukatakan itu. Seharusnya tidak kukatakan itu. Seharusnya tak kukatakan itu.
Nicholas Flamel. Siapa Nicholas Flamel?
Aku tak tahu.
Selamat Natal. Selamat Natal.
Bunyikan lonceng Hogwarts
Selamat Natal. Selamat Natal.
Ucapkan mantera Natal.
Kuda ke E-5.
Ratu ke E-5.
Sungguh Barbar!
Ini Catur Penyihir. Sepertinya kau sudah berkemas.
Sepertinya kau belum.
Ada perubahan rencana. Kedua orangtuaku memutuskan untuk pergi ke Romania mengunjungi kakakku, Charlie.
Ia tengah mempelajari naga di sana. - Bagus. Kau bisa membantu Harry.
Ia akan mencari informasi di perpustakaan tentang Nicholas Flamel.
Kita sudah mencari ratusan kali!
Tapi bukan di Seksi Terlarang. Selamat Natal.
Kupikir kita telah memberikan pengaruh yang buruk padanya.
Harry, bangun! Ayo, Harry. Bangunlah!
Selamat Natal, Harry. - Selamat Natal, Ron.
Apa yang kau kenakan?
Oh, ini buatan Ibu. Sepertinya kau juga dapat satu.
Aku dapat hadiah? - Yeah.
Itu dia.
"Ayahmu memberikan ini padaku sebelum ia meninggal.
Sudah waktunya benda ini dikembalikan padamu. Gunakan dengan baik".
Apa itu? - Sejenis jubah.
Ayo, coba kita lihat, pakailah.
Tubuhku menghilang!
Aku tahu apa itu. Itu Jubah Gaib!
Aku tak kelihatan?
Benda ini sungguh langka. Siapa yang memberikannya?
Tak diberi nama. Surat ini hanya bilang, "Gunakan dengan baik".
Pemakan-api tersohor. Makhluk-makhluk jahat abad ke-15.
Flamel. Nicholas Flamel. Dimanakah engkau?
Siapa di sana?
Aku tahu kau berada di sana. Kau tak bisa bersembunyi.
Siapa itu? Tunjukkan dirimu.
Severus, aku...
Kau tak ingin aku menjadi musuhmu, Quirrell.
Aku tak tahu apa yang kau maksudkan. - Kau tahu persis maksudku.
Kita akan berbincang lagi.
Saat kau sudah memikirkan akan setia pada pihak mana.
Professor. Aku menemukan ini di Seksi Terlarang.
Masih panas. Berarti ada siswa yang berkeliaran.
Ibu?
Ayah?
Ron, kau sungguh harus lihat! Ron, kau harus lihat!
Ron... Ron, ayo, bangunlah!
Kenapa? - Ada sesuatu yang harus kau lihat! Ayolah!
Ayo! Ayo! Lihat! Itu kedua orangtuaku!
Aku hanya melihat kita.
Lihatlah baik-baik. Ayo, berdirilah disana.
Sudah. Kau lihat mereka, kan? - Itu aku! Aku menjadi Ketua Murid.
Aku memegang Piala Quidditch.
Bloody hell! Aku jadi Kapten Quidditch!
Aku terlihat tampan.
Harry, menurutmu apakah cermin ini memperlihatkan masa depan?
Bagaimana mungkin? Kedua orangtuaku telah tiada.
Kembali lagi, Harry?
Kulihat kau, seperti banyak orang sebelum engkau.
...telah menemukan nikmatnya Cermin Tarsah.
Aku percaya saat ini kau telah mengerti apa yang diperlihatkan cermin itu.
Biar kuberi petunjuk.
Orang yang paling berbahagia di bumi ini...
...akan melihat cermin ini dan hanya melihat dirinya sendiri...
...sebagaimana adanya.
Dengan demikian, ia memperlihatkan kepada kita. Apapun yang kita inginkan.
Ya. Dan tidak.
Ia memperlihatkan pada kita tak lebih dan tak kurang...
...keinginan terdalam dan terkuat dari hati kita.
Kau, Harry, yang tak pernah mengenal orangtuamu...
...kau melihat mereka berdiri di depanmu.
Tapi ingatlah ini, Harry.
Cermin ini tidak memberi kita pengetahuan...
...atau kebenaran.
Banyak orang telah menyia-nyiakan hidupnya di depan cermin ini. Bahkan ada yang menjadi gila.
Itu sebabnya besok, Cermin ini akan dipindahkan ke tempat lain.
Dan aku harus memintamu...
...untuk tidak mencarinya lagi.
Tidak baik untuk tinggal dalam mimpi-mimpi, Harry...
...dan melupakan untuk hidup.
Aku menyuruhmu mencari di bagian yang salah. Bagaimana mungkin aku sebodoh itu?
Aku membaca ini dulu, untuk bacaan ringan.
Ini... ringan?
Tentu saja! Ini dia!
Nicholas Flamel adalah satu-satunya pencipta Batu Bertuah.
Apa itu?
Sejujurnya, tidak bisakah kalian membaca?
"Batu Bertuah adalah suatu substansi legendaris dengan kemampuan yang luar biasa.
Ia dapat mengubah logam biasa menjadi emas murni...
...dan menghasilkan Ramuan Kehidupan Elixir yang akan memberikan keabadian pada orang yang meminumnya.
Keabadian? - Artinya kau tak akan pernah mati.
Aku tahu artinya apa!
"Sekarang hanya ada batu semacam itu yang dimiliki oleh Nicholas Flamel...
...seorang alkemis kenamaan yang tahun lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-665."
Itulah yang dijaga Fluffy di lantai 3.
Itulah yang berada di bawah pintu itu. Batu Bertuah.
Hagrid. - Oh, halo. Maaf aku tidak bermaksud kasar, tapi saat ini aku tidak bisa menerima tamu.
Kami tahu tentang Batu Bertuah.
Kami menduga Snape mencoba mencurinya. - Snape? Astaga kau masih berprasangka buruk terhadapnya?
Hagrid kami tahu ia inginkan batu itu. Tapi kami tidak tahu mengapa.
Snape adalah salah satu guru Hogwarts yang bertugas menjaga Batu itu. Ia tak mungkin ingin mencurinya.
Apa?
Kau dengar. Sudahlah. Aku sedikit sibuk hari ini.
Tunggu sebentar. "Salah satu guru?" Tentu saja!
Ada hal-hal lain yang mengawal Batu itu, bukan?
Mantra, sihir. - Benar.
Buang-buang waktu saja, menurutku.
Tak akan ada seorangpun yang dapat melewati Fluffy, he he...
Tak ada seorangpun tahu selain aku dan Dumbledore.
Seharusnya tak kubilang. Seharusnya tak kubilang.
Hagrid, apa itu? - Itu? Ini adalah...
Aku tahu itu apa!
Tapi, Hagrid, bagaimana kau mendapatkannya?
Aku memenangkannya dari seorang asing yang kutemui di Pub.
Orang asing itu nampak senang kehilangan benda ini.
Apa itu...
...seekor naga?
Itu bukan naga biasa. Itu Naga-Punggung-Berduri Norwegia.
Kakakku Charlie bekerja dengan makhluk semacam ini di Romania.
Ia sungguh cantik, bukan? Lihat, ia sudah mengenal ibunya.
Halo, Norbert.
Norbert? - Ya, ia perlu diberi nama, bukan?
Bukan begitu, Norbert?
Tentu saja ia butuh sedikit pelatihan.
Siapa itu?
Malfoy.
Oh, dear.
Hagrid dari dulu menginginkan seekor naga. Ia mengatakan ini pertama kali aku bertemu dia.
Ini gila. Lebih buruk lagi, Malfoy tahu.
Aku tidak mengerti. Apakah itu buruk? - Itu buruk.
Selamat malam.
Tak ada satupun kuulang, tak ada satupun...
...yang memberi hak pada seorang siswa untuk berkeliaran pada malam hari.
Karena itu, sebagai hukuman 50 angka akan dikurangi.
50?! - Per orang.
Dan untuk meyakinkan agar ini tak terjadi lagi...
...kalian ber-empat akan menerima detensi.
Maafkan aku, Professor, rasanya aku salah dengar.
Kupikir kau bilang "kalian ber-empat".
Tidak, benar yang kau dengar Mr. Malfoy.
Walau tujuanmu baik, kau sendiri juga berkeliaran di malam hari.
Kau juga kena detensi.
Sayangnya mereka telah menghapuskan hukuman zaman dahulu.
Dahulu, kena detensi berarti digantung ibu jari tangannya dalam Dungeon.
Jeritan kesakitannya... sungguh aku kehilangan itu.
Kalian akan menjalani detensi dengan Hagrid malam ini.
Ia harus menjalankan suatu tugas kecil dalam Hutan Terlarang.
Ini anak-anak malang itu, Hagrid.
Astaga, kau masih murung karena naga itu?
Norbert telah pergi.
Dumbledore mengirimnya ke Romania agar hidup dalam koloninya.
Itu bagus, bukan. Ia akan hidup dengan teman-temannya.
Yeah, tapi bagaimana kalau ia tidak betah di sana?
Bagaimana kalau naga-naga lain bersikap kejam terhadapnya. Dia masih bayi.
Demi Tuhan, kawan, kau harus bersiap-siap. Kau akan akan masuk ke dalam Hutan itu.
Kau harus selalu bersiaga.
Hutan itu? Tadinya kupikir itu hanya lelucon. Kami tidak boleh pergi ke sana.
Para siswa tidak diijinkan berada di sana. Di sana hidup...
...Manusia Serigala.
Bukan hanya Manusia Serigala yang hidup di sana, bung.
Kau boleh yakin tentang itu.
Selamat Malam.
Baik. Ayo kita pergi.
Hagrid, apa itu?
Itulah sebabnya kita berada di sini. Lihat ini?
Ini darah Unicorn. Kutemukan bangkai seekor Unicorn beberapa minggu yang lalu.
Yang satu ini telah terluka berat karena sesuatu.
Menjadi tugas kita untuk mencari makhluk malang ini.
Ron, Hermione, kalian ikut aku. Baik.
Dan, Harry, kau jalan dengan Malfoy.
Oke. Kalau begitu aku boleh dapat Fang.
Baik. Sebaiknya kau perlu tahu, Fang itu pengecut.
Tunggu saja sampai ayahku mendengar tentang ini. Ini pekerjaan pelayan.
Menurutku kau hanya takut saja, Draco.
Takut? Potter.
Kau dengar itu?
Ayolah, Fang.
Takut!
Ada apa, Fang?
Harry Potter, kau harus pergi. Kau dikenal oleh banyak makhluk yang hidup di sini.
Hutan ini tidak aman pada saat ini. Terutama sekali bagimu.
Tapi, makhluk apa yang tadi menyerangku?
Makhluk yang mengerikan. Membunuh Unicorn adalah suatu kejahatan berat.
Meminum darah Unicorn akan membuatmu tetap hidup walau kau sudah sekarat sekalipun.
Tapi harga yang dibayar sungguh mengerikan. Karena kau telah membunuh sesuatu yang sangat murni...
Pada saat darahnya menyentuh bibirmu, kau menjadi setengah hidup.
Hidup yang terkutuk.
Siapa yang mau menjalani hidup semacam itu? - Tidak bisakah kau menebaknya?
Maksudmu yang membunuh Unicorn itu...
...lalu meminum darahnya, adalah Voldemort?
Tahukah kau apa yang tersembunyi di sekolah pada saat ini, Mr. Potter?
Batu Bertuah.
Harry!
Halo, Firenze. Sepertinya kau berkenalan dengan Mr. Potter.
Kau baik-baik saja, Harry?
Harry Potter, di sini kita berpisah.
Kau sudah aman sekarang. Selamat tinggal.
Maksudmu, Kau-Tahu-Siapa saat ini hidup dalam Hutan ini?
Tapi ia masih lemah. Ia hidup dari darah Unicorn.
Tidakkah kau lihat? Kita sudah salah duga.
Snape tidak ingin batu itu untuk dirinya sendiri. Ia inginkan batu itu untuk Voldemort.
Dengan Ramuan Kehidupan Elixir, Voldemort akan pulih kekuatannya.
Dia... dia akan kembali.
Tapi bila ia kembali...
...akankah ia mencoba membunuhmu?
Kukira bila ia punya kesempatan, ia mungkin akan mencoba membunuhku malam ini.
Dan aku hanya mengkhawatirkan tentang ujian final Ramuan saja.
Tunggu sebentar. Kita melupakan satu hal.
Siapakah satu-satunya penyihir yang ditakuti Voldemort?
Dumbledore. Selama ada Dumbledore, kau aman.
Selama ada Dumbledore, kau tidak dapat disentuhnya.
Aku selalu mendengar bahwa ujian tahun II Hogwarts menyeramkan, tapi kupikir ujiannya menyenangkan.
Bicaralah untuk dirimu sendiri. Kau baik saja, Harry?
Bekas lukaku. Terasa sakit. - Itu terjadi sebelumnya.
Tapi tidak seperti ini. - Mungkin kau perlu pergi ke perawat.
Kupikir ini satu peringatan. Ini berarti ada bahaya.
Tentu saja! - Apa itu?
Menurutmu apakah tidak aneh, bahwa Hagrid sangat ingin memelihara naga...
...dan seorang asing yang memilikinya lalu muncul?
Maksudku, ada berapa orang yang berkeliaran membawa telur naga di kantungnya?
Kenapa aku tidak melihat ini?
Hagrid, siapa yang memberimu telur itu? Coba jelaskan ciri-cirinya.
Aku tidak tahu, aku tak pernah lihat wajahnya. Ia selalu mengenakan tudungnya.
Orang asing ini... Pastilah kau bercakap-cakap dengannya.
Ia ingin tahu makhluk-makhluk seperti apa yang kupelihara.
Kukatakan padanya, setelah berpengalaman dengan Fluffy, merawat naga bukanlah masalah.
Apakah ia tertarik mendengar Fluffy? - Tentu saja ia tertarik dengan Fluffy.
Berapa sering kau bertemu dengan anjing berkepala tiga?
Tapi kukatakan padanya, aku bilang "Kunci menangani makhluk buas adalah dengan mengetahui cara menenangkannya".
Ambil saja, Fluffy, sebagai contoh. Mainkan saja sedikit musik maka ia akan langsung tertidur.
Seharusnya tak kubilang.
Kalian mau kemana?
Kami harus segera menemui Professor Dumbledore. Sekarang juga!
Professor Dumbledore sedang tidak di sini.
Ia menerima pesan burung hantu mendesak dari Kementerian Sihir dan langsung pergi ke London.
Ia telah pergi? Tapi ini penting sekali!
Ini tentang Batu Bertuah.
Bagaimana kalian tahu...? - Seseorang akan mencoba mencurinya.
Aku tidak tahu bagaimana kalian bertiga mengetahui tentang batu itu tapi aku yakinkan kalian bahwa batu itu aman.
Sekarang kuharap kalian kembali ke asrama. Dengan tenang.
Hagrid tidak bertemu dengan orang asing. Orang asing itu adalah Snape.
Berarti ia tahu caranya melewati Fluffy.
Dan dengan tiadanya Dumbledore... - Selamat sore.
Apa yang dilakukan 3 anak muda Gryffindors...
...seperti kalian di dalam kastil pada hari semacam ini?
Kami hanya... - Kalian perlu berhati-hati.
Orang mungkin berpikiran bahwa kalian...
...ingin melakukan sesuatu yang buruk.
Sekarang apa yang akan kita lakukan?
Kita turun lewat pintu yang dijaga anjing itu. Malam ini.
Trevor.
Trevor, pergilah! Seharusnya kau tidak di sini!
Kalian juga tidak. Kalian mau menyusup keluar lagi, bukan?
Tidak Neville, dengar. Kami hanya... - Tidak, tak akan kubiarkan kalian!
Kaalian akan membawa Gryffindor dalam masalah lagi. Akan kulawan kalian.
Neville, aku minta maaf yang sebesar-besarnya tentang ini... "Petrificus Totalus."
Kadang-kadang kau menakutkan... kau tahu itu?
Hebat, tetapi menakutkan.
Ayo pergi.
Maaf. - Ini untuk kebaikanmu sendiri.
Kau menginjak kakiku! - Maaf.
Alohomora.
Tunggu sebentar. Ia...
...mendengkur.
Snape sudah lewat sini. Ia memantrai harpa itu.
Ugh... nafasnya bau sekali.
Kita harus menggeser cakarnya. - Apa?
Ayolah!
Oke. Dorong!
Aku jalan dulu. Tunggu sinyalku.
Kalau sesuatu yang buruk terjadi, bergegaslah tinggalkan tempat ini.
Terdengar sedikit senyap, bukan?
Harpa itu...
Sudah tidak berbunyi lagi.
Lompat!
Untung ada tumbuhan ini.
Jangan bergerak, kalian berdua. Ini tumbuhan Jerat Setan.
Kalian harus rileks, kalau tidak, tumbuhan ini bisa membunuh kalian lebih cepat lagi.
Membunuh kita dengan lebih cepat? Oh, sekarang kita bisa rileks!
Hermione!
Sekarang apa yang harus kita lakukan? - Rileks saja!
Hermione, kau ada dimana? - Lakukan kataku! Percayalah.
Kau baik-baik saja? - Ya. Aku baik-baik saja.
Ia tidak bisa rileks, bukan? - Sepertinya tidak.
Kita harus lakukan sesuatu. - Apa?
Aku ingat membaca sesuatu di Herbologi.
Jerat Setan, Jerat Setan. Mematikan...
...tapi ia layu kena sinar matahari! Itu dia! Jerat Setan tidak tahan sinar matahari.
Lumos Solem.
Ron, kau tak apa-apa? - Yeah.
Beruntung kita tidak panik.
Beruntung Hermione memperhatikan waktu pelajaran Herbologi.
Apa itu?
Aku tak tahu. Kedengarannya seperti kepak sayap.
Menarik. Aku tak pernah melihat burung-burung seperti ini.
Mereka bukan burung. Mereka kunci.
Aku bertaruh salah satunya untuk membuka pintu itu.
Apa ini? - Aku tidak tahu.
Aneh.
Alohomora!
Yah, tak ada salahnya mencoba.
Apa yang harus kita lakukan. Paling tidak ada seribu kunci yang berterbangan.
Kita perlu mencari sebuah kunci kuno yang besar. Kemungkinan sudah berkarat.
Aku melihatnya! Itu dia yang sayapnya patah.
Ada apa, Harry?
Ini terlalu mudah.
Oh, ayolah Harry! Kalau Snape dapat menangkapnya, kau juga pasti bisa.
Kau Seeker termuda abad ini.
Masalahnya jadi sedikit rumit sekarang.
Tangkap kuncinya!
Cepat!
Aku tidak suka ini. Aku sama sekali tidak suka ini.
Dimana kita? Di pemakaman.
Ini bukan pemakaman.
Ini papan catur.
Di sana pintunya.
Sekarang apa yang akan kita lakukan?
Sudah jelas, bukan? Kita harus bermain melintasi ruangan ini.
Harry, kau ambil kotak bishop itu.
Hermione, kau ambil benteng di sisi Ratu.
Aku sendiri aku akan menjadi kuda.
Apa yang terjadi sekarang?
Putih jalan duluan.
Kemudian...
...kita mulai bermain.
Ron, menurutmu akankah ini seperti...
...permainan Catur Penyihir?
Kau di sana, D-5.
Ya, Hermione.
Kupikir ini akan persis seperti Catur Penyihir.
Benteng ke E-4!
Budak ke C-3!
Tunggu sebentar. - Kau memahaminya dengan benar, Harry.
Setelah aku jalan, sang Ratu akan memakanku.
Lalu kau bisa membunuh Rajanya.
Jangan Ron. Jangan! - Ada apa?
Ia akan mengorbankan dirinya sendiri. - Jangan, kau tidak boleh, pasti ada cara lain!
Apa kau ingin mencegah Snape memperoleh batu itu?
Harry, kaulah yang harus terus maju. Aku tahu itu.
Bukan aku. Bukan Hermione. Kau.
Kuda ke H-3.
Skak.
Ron!
Jangan, jangan bergerak! Jangan lupa, permainan masih berjalan.
Skakmat.
Jagalah Ron. Kemudian pergilah ke sangkar burung hantu.
Kirimkan sebuah pesan ke Dumbledore. Ron benar.
Aku harus terus maju.
Kau akan baik-baik saja, Harry. Kau seorang penyihir hebat. Kau sungguh hebat.
Tak sehebat kau.
Aku? Buku-buku dan kepintaran. Ada hal-hal yang lebih penting.
Persahabatan dan keberanian. Dan, Harry, berhati-hatilah.
Kau?
Tidak, tidak mungkin. Snape, dialah...
Ya, ia memang tipenya, bukan?
Selain ia, kau akan mencurigai...
...si gagap malang, Professor Quirrell?
Tapi hari itu, waktu pertandingan Quidditch, Snape mencoba membunuhku.
Bukan, bocah. Akulah yang mencoba membunuhmu!
Percayalah bila saja jubah Snape tidak terbakar, sehingga aku harus mengalihkan tatapan...
...aku pasti berhasil saat itu.
Walaupun Snape berusaha merapalkan mantera penangkalnya.
Snape mencoba menyelamatkanku?
Aku sudah tahu dari awal kau akan membahayakanku, terutama sejak perayaan Halloween.
Kalau begitu kaulah yang membiarkan troll itu masuk! - Bagus sekali, Potter. Betul.
Snape, sayangnya, tidak bisa dibodohi.
Selagi orang-orang berlarian di Dungeon, ia pergi ke lantai 3 mendahului aku.
Tentu saja, ia tak pernah mempercayai aku lagi.
Ia jarang membiarkanku seorang diri. Tapi ia tak mengerti.
Aku tak pernah seorang diri. Tak pernah.
Sekarang, apa yang dilakukan cermin ini?
Aku melihat apa yang kuinginkan.
Kulihat diriku memegang sebuat batu. Tapi bagaimana caranya meraih batu itu?
Pakai anak itu.
Ke sini, Potter! Sekarang!
Katakan padaku, apa yang kau lihat?
Apa... apa yang kau lihat?
Aku bersalaman dengan Dumbledore. Aku telah memenangkan Piala Asrama.
Ia bohong.
Katakan yang sebenarnya! Apa yang kau lihat?
Biarkan aku berbicara dengannya. - Tuan, kau belum cukup kuat.
Aku cukup kuat untuk ini.
Harry Potter...
...kita berjumpa lagi.
Voldemort.
Ya. Kau lihat aku sudah jadi apa?
Kau lihat apa yang harus kulakukan untuk bertahan hidup?
Hidup dari makhluk lain. Menjadi parasit rendahan.
Darah Unicorn mempertahankan hidupku...
...tapi ia tak memberiku tubuh.
Tapi ada sesuatu yang dapat memberi itu.
Sesuatu yang, saat ini ada di kantongmu.
Hentikan dia!
Jangan berbuat bodoh.
Kenapa harus menderita kematian yang mengerikan...
...padahal kau dapat bergabung denganku dan tetap hidup?
Tak akan!
Keberanian. Orang tuamu juga memiliki sifat itu.
Katakan padaku, Harry...
...inginkah kau melihat kedua orang tuamu lagi?
Kita berdua...
...kita dapat membawa mereka kembali.
Yang kuinginkan hanyalah.
Itu dia, Harry.
Tidak ada baik dan buruk.
Hanya ada kekuatan...
...dan mereka yang terlalu lemah untuk mencarinya.
Bersama, kita lakukan hal-hal luar biasa.
Berikan saja batu itu padaku!
Kau pembohong!
Bunuh dia!
Sihir macam apa ini? - Bodoh, ambil batu itu!
Selamat sore, Harry.
Hadiah dari para fansmu? - Fans?
Apa yang terjadi di Dungeon antara kau dengan Professor Quirrell adalah suatu rahasia besar.
Artinya, wajar saja, jika semua di sekolah ini tahu.
Nampaknya temanmu Ron telah membantumu membuka...
...cokelat kodokmu.
Ron ada di sini? Ia baik-baik saja? Bagaimana dengan Hermione?
Baik. Mereka berdua baik-baik saja.
Apa yang terjadi dengan Batu itu? - Rileks, nak.
Batu itu telah dihancurkan.
Kawanku Nicholas dan aku telah merundingkannya...
...kami setuju ini untuk kebaikan menyeluruh.
Tapi kalau begitu, Flamel akan meninggal, bukan?
Ia punya cukup ramuan Elixir. Cukup waktu untuk membereskan semua urusannya.
Tapi, ya betul. Akhirnya ia akan mati.
Bagaimana aku bisa dapatkan batu itu, Sir?
Satu saat aku memandangi cermin itu dan...
Kau tahu, hanya satu orang...
...yang ingin temukan batu itu, temukan batu itu...
...tapi tidak menggunakannya, yang bisa memperolehnya.
Itu salah satu ideku yang cukup brillian.
Antara kau dan aku. Itu berarti sesuatu.
Apakah itu berarti, dengan hilangnya batu itu, bahwa Voldemort tidak dapat kembali?
Aku khawatir...
...bahwa ada cara-cara lain yang bisa dilakukannya untuk kembali.
Harry, tahukah kau kenapa...
...Professor Quirrell tak tahan kau sentuh?
Itu dikarenakan ibumu yang telah mengorbankan dirinya untukmu.
Tindakan semacam itu meninggalkan bekas.
Tidak, bekas semacam ini tidak terlihat.
Bekas semacam ini tertinggal di kulitmu. - Apakah itu?
Cinta, Harry. Cinta.
Kacang-Segala-Rasa Bertie Bott.
Sungguh sial, di masa mudaku, aku pernah mengecap yang rasa muntahan.
Sejak saat itu, aku tak suka makan ini.
Tapi kupikir mungkin aku aman...
...mencoba yang satu ini.
Celaka!
Kotoran Telinga.
Kau baik-baik saja, Ron? - Baik saja. Kau sendiri?
Baik. Hermione?
Tak pernah lebih baik.
Satu tahun lagi telah berlalu.
Dan kini, Piala Asrama perlu dipersembahkan.
Perincian nilainya adalah sebagai berikut:
Ditempat ke empat, Gryffindor dengan nilai 312.
Tempat ketiga, Hufflepuff dengan nilai 352.
Di tempat kedua...
...Ravenclaw dengan nilai 426.
Dan di tempat pertama...
...dengan nilai 472, Slytherin.
Ya, bagus sekali, Slytherin. Bagus sekali.
Bagaimanapun, peristiwa-peristiwa terakhir harus juga diperhitungkan.
Dan aku ada beberapa nilai menit-menit terakhir yang perlu dihadiahkan.
Kepada Miss Hermione Granger, untuk penggunaan intelektual yang hebat...
...sewaktu teman-temannya menghadapi bahaya besar...
...50 angka.
Kedua, untuk Mr. Ronald Weasley, untuk permainan catur terhebat yang pernah terjadi...
...di Hogwarts selama bertahun-tahun, 50 angka.
Dan yang ketiga...
...untuk Mr. Harry Potter...
...untuk ketenangan dan keberanian luar biasa...
...kuhadiahkan Gryffindor, 60 angka.
Kita seri dengan Slytherin!
Akhirnya, membutuhkan keberanian besar untuk melawan musuhmu...
...tapi perlu keberanian yang lebih besar lagi untuk melawan temanmu sendiri.
Kuhadiahkan 10 angka...
...untuk Neville Longbottom.
Kalau aku tidak salah hitung...
...aku percaya waktunya merubah dekorasi ruangan ini.
Gryffindor pemenang Piala Asrama.
Ayo bergegaslah. Kita sudah terlambat.
Kereta segera berangkat. Ayo bergegaslah.
Ayo, Harry. - Sebentar.
Kau pikir kau pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal, bukan?
Ini untukmu.
Terima kasih, Hagrid.
Ayolah. Naik. Naik. Oh, dengar, Harry.
Jika sepupumu yang nakal itu menyengsarakanmu...
...kau selalu bisa mengancam dia...
...dengan sepasang telinga yang serasi dengan ekornya.
Tapi, Hagrid. Kami tidak boleh melakukan sihir di luar Hogwarts. Kau tahu itu.
Aku tahu. Tapi sepupumu tak tahu, bukan?
Rasanya aneh pulang ke rumah, bukan?
Aku tidak pulang ke rumah.
Tidak benar-benar pulang ke rumah.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.