Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Translated by @arzovanmilan Ask me for more movie subs in Indonesian!
Penjara Klong Prem 60 Kilometer Selatan Bangkok
Bergantung di sana!
Hangover III TOUR RETURN
Kita hampir sampai, Kawan!
Namaku Alan, dan aku baru membeli jerapah ini!
Dia milikku!
Ia sangat bersahabat!
Lihat Jerapah itu! - Ya Tuhan jerapahnya mau dibawa kemana sih?
Wooh, betapa hebatnya hidupku!
Hidupku sungguh menakjubkan!
Hidupku menakjubkan sekali!
Baik, Pak, pasti akan saya lakukan. Terimakasih banyak.
Tentu saja tidak
Oh, tidak, tidak. Sekali lagi, saya sungguh minta maaf.
Tadi itu Pak Walikota, Alan.
Tapi itu cuma kecelakaan kok!
Ayah pernah bilang ayah akan selalu menyayangiku, tak peduli apapun yang aku lakukan
Ayah tahu, dan ayah lakukan kok. Kamu sahabat terbaik ayah...
Tapi untuk apa sih kamu beli Jerapah?
Dari dulu aku kepingin punya!
Ngasih makan mereka dari rumah pohonku ...
Selain itu, kami punya banyak kemiripan
Apanya yang mirip?
Keagungannya
- Pemikir dan tinggi... - Pemikir?!
- Ya. - Darimana kamu dapat kata itu?
"Kata-kata Persahabatan".
- Sahabat yang mana, Alan? - Ayah boleh sebut secara acak.
Oh, Alan... Disamping fakta gara-gara kamu jalanan ditutup
- Kamu telah membunuh seekor binatang liar! Itu telah menjadi berita nasional.
Kamu pasti tak akan mau tahu berapa jumlah cek yang ayah tulis untuk membereskan ini semua.
- Oh, ayolah Yah, kita kan kaya. - Kita tidak segalanya, Alan.
Ayah yang kaya, Kamu itu seorang anak berumur 40...
- 42! - 42 tahun
- Yang masih tinggal di rumah ini! Kamu sepertinya harus kembali berobat lagi atau Ayah cincang-cincang kamu!
Ayah cuma menggertak. Makan malamnya kapan?
Ibumu dan Ayah tidak bisa terima hal seperti ini lagi!
- Oh Ayah harus terima. - Aku tak bisa seperti ini!
Alan! Alan!
- Ya Tuhan, ternyata dia punya suara bak malaikat... - Mempesona!
Aku masih tidak percaya Ayahku tiada...
Aku tahu, banyak orang-orang ...yang berpikir akulah yang pantas mati duluan
Seperti Ibuku
Seperti yang kalian tahu, Ayahku dan aku sangat-sangat dekat.
Dialah teman hidupku.
Dia akan selalu mengatakan padaku hampir di setiap waktu
Bahwa akulah anak kesayangannya.
Aku akan selalu ingat kata-kata terakhir yang Ia katakan padaku
"Ayah bangga padamu, Alan. Jangan pernah berubah."
Aku mendengarmu dengan jelas, Ayah...
Aku tak akan berubah
Tidak akan pernah.
Silahkan, Pak Pendeta.
Sid Garner adalah seorang suami, ayah dan warga yang baik...
- Wow, ini hari yang sulit. - Ya. Bagaimana kondisi Tracy?
Buruk. Ibunya benar-benar terpukul dan bahkan ini semua masih belum cukup
Rupanya Alan sudah tidak menjalani pengobatannya selama hampir enam bulan.
Ya, akibatnya tidak pernah bagus. Itulah yang menjadi penyebab kasus Jerapah sialan itu
- Entahlah, tapi lucu juga. - Apa?
Ayolah, dia membunuh Jerapah! Siapa yang peduli?
Tahukan, aku tak akan mengatakan apapun Tapi kemarin Alan mampir di kantorku
- Kau bercanda? Buat apa? - Aku tak tahu
Dia cuma nongkrong di ruang tunggu dan membaca beberapa majalah remaja
Dia mengisi TTS, dan lain sebagainya... lalu pergi begitu saja!
Lihat dia
WOW, Ya Ampun! Sebaiknya kita apakan dia?
Sebenarnya aku mau bicarakan pada kalian soal itu
- Linda ingin merencanakan sesuatu untuknya - Merencanakan sesuatu?
- Benarkah? - Aku rasa itu ide yang bagus.
Yup, sesuatu yang Linda sangat yakin kalau Alan tidak akan menolaknya
- kecuali kalau kita juga ada di sana kalian ngerti kan gimana dia.
Entahlah. Kok agak ngeri ya jadinya...
Oh, Tuhan! Lihatlah dia sekarang!.
Oke, aku ikut. Kapan kita lakukan?
Kami sudah bicarakan dengan Tracy dan dia bilang dia ketemu fasilitas perawatan yang lumayan bagus
Ya, bagus sekali. Aku juga sudah cek secara online Reputasinya luar biasa.
Siapa yang peduli? Ini di Arizona! Kita akan berkendara dua hari demi hal menyebalkan ini!
Nah, itu!
Lebih baik kita pakai uangnya dan kita kirim dia ke perkemahan orang gendut.
Memangnya kenapa? Dia harus langsing dan punya kekasih. Itu yang dia butuhkan. Dia itu kesepian.
Kalau memang dia kesepian Mengapa tidak kalian saja yang menghabiskan waktu dengannya?
- Tidak, percayalah. Kamu pasti tidak akan mau. - Tidak, kami benar-benar tak mau.
Ayolah! Dia kan tidak seburuk itu! Kejadian buruk apa yang pernah kalian alami?
Soal tato itu?
Ya, tato itulah kejadian buruknya Betul?
Tepat sekali. Soal tato itulah yang terburuk.
Itu mimpi buruk.
- Ngomong-ngomong, kau sudah periksa? - Maaf?
Kau tahu kan, gara-gara "cairan tinta"-nya.
"Tinta yang ada di dalam tubuhmu"
Aku baik-baik saja.
- Terimakasih banyak sudah mau datang. - Oh, tidak apa.
Ini Nico. Nico ini teman baiknya Alan
- What's up, Bro? - Oh yeah, hey !
Dan ini Blanca. Blanca sudah ada di sini, sejak Alan masih bayi.
- Hello. - Hello - Dan ini Timothy
Timothy tinggal di seberang sana. Dia suka berenang bareng sama Alan
- Hey,apa kabar anak muda? - Hey.
- Kenapa tidak duduk?. - Ya.
- Tracy dan Alan sedang dalam perjalanan pulang. Sebenarnya Alan tidak tahu
...tentang persoalan ini. Jadi, ini tampaknya akan sedikit serius.
Namun apapun itu, ingatlah Ini semua demi Alan yang lebih baik.
Ibu! Oreo smoothie. Sekarang!
Hello, Hai semuanya. Hey!
Hey , Timothy. Agak dingin di luar untuk berenang, ya kan?
- Oh wow lihat, kau baru saja muncul. Gimana tadi? - Kami bersenang-senang.
Ya. Aku main skiball selama 45 menit Itu olahraga yang berat.
Ada masalah apa?
Ah, duduklah dulu, Kawan. Kami mau bicara dengamu sebentar
Oke.
- Hey, Phil. - Hey yeah .
Oh! Aku dikerjai.
Jadi, Alan...
Kami disini ingin mengatakan padamu tentang sebuah tempat yang indah bernama "New Horizons"
- Kedengarannya bagus. - Alan ...
- Ini semacam masukan. - Semacam... Apa?
Ibu...
Alan ...
Ibu sangat mencintaimu. Kami semua begitu.
Tapi kita tidak bisa terus-menerus berbohong.
Bahkan sejak kamu masih bayi...
Ya Tuhan! Adakah di sini yang mengantuk?
- Alan, dengarkan. - Jangan tersinggung, Bu. Tapi kau membosankan.
- Tuan Alan. - Oh, sekarang kamu?!
Aku sudah merawatmu selama 30 tahun
Aku yang membereskan kamarmu, aku melihat banyak hal yang tidak semestinya dilihat.
Tapi aku berdoa untukmu, Tuan Alan.
- Hey ... - Seseorang harus membersihkannya
- Alan! - Alan, kau tidak sehat lagi!
Kau berhenti berobat dan kau sungguh telah mengecewakan seluruh keluargamu
- Omong kosong! - Alan ...
- Kalau kau setuju soal ini
- Kami antar kau ke sana hari ini, dan aku janji kau akan menjadi orang yang "lain".
Siapa itu "kita"? Apa maksudmu "kita"?
"kita", semuanya. Stu, Phil, aku, kau.
Kau ikut, Phil ?
Aku sayang padamu, Alan.
Hey , Alan Apa kau lapar?
- Kau mau makan RB's? - Tidak, terimakasih.
Kau tahu, aku mau bilang rompi yang kau pakai itu sangat keren.
Makasih, Phil. Ini punya ayahku. Dia pakai ini ketika mati.
- WoW - Itu hebat
Alan , Aku cuma mau bilang kalau kau akan melakukan hal yang sangat berani. Kami bangga padamu.
Yeah, kau akan melakukan hal yang luar biasa.
- Hentikan mobilnya. Aku tidak jadi melakukannya lagi. - Apa?!
- Aku berubah pikiran. - Alan, kau tidak boleh berubah pikiran!
- Semua orang mengandalkanmu. - Aku begini baik-baik saja kok.
Aku mau pulang. Putar balik kemudinya.
Apa-apaan itu tadi?
Ya Tuhan! Dia melakukannya dengan sengaja!
- Keluar dari jalan ini! - Sedang kulakukan.
- Hey , enyahlah kau! - Kita mesti bertukar informasi.
Phil! Awas,Phil!
- Menyingkir saja darinya! - Sedang kucoba!
- Kabur! - Lari! Cepat!
Aku tak bisa! Oh!
Stu! Kita ada di dalam lift!
Apa-apaan ini?!
Tolonglah, ini kesalahan besar! Kalian salah orang!
Tidak, kami bersama bajingan yang benar. Angkut dia, Letakkan dia di sebelah sana.
- Hey, Kau Si Hitam Doug, dia Si Hitam Doug! - Jaga mulutmu dari kalimat itu! Tutup mulutmu!
Ya Tuhan! Dia!
Sekarang beritahu kenapa Si Hitam Doug menculik kita?
Aku sudah bilang jangan sebut aku seperti itu!
- Ini bukan salah Alan. - Terimakasih, Si Hitam Doug.
- Oh, bangsat sialan! - Oke, oke. "Doug" saja. Oke!
- Kenapa kau lakukan ini? - Karena...
...Aku yang menyuruhnya. Aku Marshall.
Dan entahlah kalian mengerti atau tidak Kami punya maksud dan tujuan yang jelas.
dan ini semua bermula pada emapat tahun lalu, ketika Si Idiot ini
- Menjual narkoba yang salah kepada Si Bodoh Keparat yang satu ini
Kau tidak akan tahu perubahan apa yang terjadi sejak kejadian malam itu.
Di sebuah lahan parkir toko minuman keras sialan itu.
- Apa kabar, Negro? - Permisi?!
Tenang. Aku bukan polisi. Aku ke kota hanya untuk malam ini.
Aku dan teman-temanku hanya mencari sesuatu untuk pesta lajang kami
Kau menjual roofies ke Alan!
Oh, celaka, aku pasti telah menukar tasnya. Ini salahku, Alan.
Sial! Marshall pasti akan sangat marah padaku soal ini.
Sial! Marshall pasti akan sangat marah padaku soal ini.
Marshall ... Kau ternyata Marshall!
Jadi kau membawa kami kemari hanya gara-gara itu?
Kalian disini bukan hanya untuk itu!
Kalian disini karena ada seorang Cina yang aku tak pernah dengar namanya
melenggang ke kotaku dan menculik anak buahku dari jalanan!
- Mr. Chow? - Ya!
Ya, Mr. Leslie-Keparat-Chow.
Kalian telah menghadirkan virus ke dalam hidupku.
- Oh, Tuhan! Memangnya apa yang dilakukannya? - Dia "menyodokku dari belakang".
Ya, memang itulah kegemarannya.
Bukan makna sebenarnya!
Ya Ampun!
Beberapa minggu kemudian setelah omong kosong itu
- Aku dapat pesan dari seorang Sheikh di Abu Dabhi.
Dia ingin melakukan beberapa bisnis ilegal.
Dia bawa serta kedua istrinya dan emas batangan seharga 42 juta dolar.
- Itu jebakan! - Merunduk, merunduk!
Kami rampas semuanya.
Dua mobil, masing-masing membawa emas bernilai 21 dollar.
Anak buahku berpencar.
Yang satu berhasil kembali
Tapi yang satunya lagi tidak
- Apa ada masalah, opsir? - Tidak lagi, bajingan.
Leslie Chow telah mencuri 21 juta dollar dariku.
Di hari Selasa. - Ya Tuhan!
Aku sudah mencarinya kemana-mana. Ia menghilang, tak ada yang bisa menemukannya
hingga keparat kecil itu tertangkap di Bangkok
Lalu aku menemuinya
Aku menawarkan gencatan senjata
Aku takkan mengejarnya lagi, aku hanya ingin ia mengatakan dimana uangku.
Tapi ia menolak bicara.
Bukan hanya menolak bicara denganku.
Tapi juga dengan orang lain di luar sana
Kecuali kau!
Hey, ini tidak adil!
- Alan, kau pernah bicara dengan Chow? - Mereka saling menulis surat.
- Hei itu privasi! - "Teruntuk Leslie"
"Ya Tuhan! Si McRib' kembali!"
- "Mengapa ia dulunya pergi?" - Tepat sekali!
"Teruntuk Alan. Aku pernah mengencingi sipir penjara, namun ia malah menuduh teman satu selku."
- "Aku sungguh berharap kau ada di sini." - Yeah, Akupun berharap bisa melihatnya
Surat demi surat secara keseluruhan ini, mengarah pada suatu benang merah...
Yaitu kalian.
- "Geng Serigala". - Ya Ampun, Alan!
Lima minggu lalu, Chow kabur dari penjara dengan penjagaan maksimum.
Oh, sial!
Ia membajak kapal pengiriman kargo dan menuju ke arah pantai barat
- Dimana dia? - Aku tidak tahu!
Alan, kalau kau tahu dimana dia, lebih baik beritahu sekarang
Phil, aku sungguh tidak tahu. Aku bersumpah aku sudah tidak bicara dengannya berbulan-bulan.
Kita harus melakukannya dengan cara kasar.
- Brengsek, apa-apaan ini? - Tunggu. Tidak! Sialan, apa-apaan ini?!
- Apa yang kau lakukan? - Doug jadi jaminannya. Dia ikut denganku.
Jika kau tidak menyerahkan Chow, Akan kuledakkan kepalanya.
Kalau lapor ke polisi pun, Akan kuledakkan kepalanya.
- Ini gila! Kami bahkan tak tahu dimana sialan itu! - Tidak seorang pun.
Tapi menurutku Geng Serigala punya peluang terbaik untuk menemukannya.
Waktu kalian tiga hari. Segera cari!
- Kenapa tidak ambil Stu saja? - Sialan kau, Alan!
- Alan? - Ya, Phil?
- Kalau bisa bergulinglah dan gigit ikatan ini. - Oke.
- Agak sedikit kencang. - Geser kemari
Biarkan aku duduk dulu.
Tahan dulu!
Tolong! Tolong!
Sial!
- Apa yang kita harus lakukan, Stu? - Kita harus lapor Polisi.
Oh, Tidak! Kita tidak boleh lapor, Sialan! Kalian dengar kata-katanya, kan?
Dia akan membunuh Doug. Bertahap!
Chow itu sudah seperti kanker saja sejak pertama kita jumpa dengannya.
Maka kita harus menyerahkan Chow padanya, dan semua ini pasti berakhir.
Alan, jangan dulu! Tapi aku butuh kau, Stu.. Aku tidak bisa sendirian.
Apanya sendirian? Kita tidak tahu di mana dia!
Apa, Alan? Aku dapat email tempo hari dan aku tak yakin maksudnya apa
Tapi sekarang aku rasa ini dari Chow
"Gendut. Bebas itu enak rasanya. Aku di dekat sini. Jangan bilang siapapun aku disini."
"Chow."
Disitu tertulis, "Chow". Gimana bisa kau tak tahu itu dari Chow?
Aku kira itu "Chow" yang artinya "goodbye" itu lho..
- Itu "Ciao!" atau "Arrivederci"! - Aku balas balik sekarang.
Apa? Tunggu, tahan dulu!
- Aku balas Alan akan senangnya kalau bisa bertemu. - Ooooh, aku memang senang kalau bisa ketemu.
- Kau paham apa yang sedang terjadi sekarang? - Ya, aku paham.
Phil yang kerjakan semua, akulah asistennya
- Dan kau cuma berdiri saja kayak anak idiot. - Aku akan atur pertemuannya.
- Akan kita ambil dia. - Ambil?
Siapa yang bilang itu? Gimana caranya kita ngambil seseorang?
Pakai obat bius. Resep dokter.
Kau pasti tahu. Dokter gigi pasti punya akses.
Semoga kau beruntung bisa menemukan dokter gigi, yang akan menulis resep obat palsu!
Oh aku kenal orangnya. Namanya Stuart Pearce. Ayo segera temui apotek sialan-nya!.
yoooh, kau kayak anak baru sekolah, bocah!
- Kau mau ikut tidak? - Aku tak suka rencana ini.
Baiklah, kalau begitu. Chow...
Aku tadi itu cuma bercanda, bro.
Resep dokter...
- Semuanya ada? - Ya, tapi resepnya sedikit aneh.
Obat ini dan jumlahnya belum lagi satu paket alat suntik...
- Ya, agak aneh. - Yeah.
Ini kan dalam kondisi darurat jadi...
Lihatlah, tingkahmu mencurigakan dan kau terlihat seperti orang bodoh
- Bagi bisnis kami, ini bisa jadi pertanda buruk.
Aku harus menguhubungi dokter penulis resepnya, dan memastikan semuanya dengan benar.
Aha! Kau beruntung. Karena aku adalah Si Dokter itu.
Oh, pertanda buruk lainnya...
- Disini tertulis bahwa kau dokter gigi? - Yeah.
Dokter yang tugasnya merawat gigi.
Ini kacau...
Hey, Pa. Kurasa kita dalam masalah.
- Bagaimana jadinya? - Bagus. Aku berhasil beli Demerol, dan sepaket alat suntik.
- Dan lisensi dokter gigi-ku hampir dicabut.
- Soal Chow, ada perkembangan? - Tidak.
Oh, lihat ini! Dia mengirimiku e-mail 20 menit yang lalu!
Alan!, kita kan sudah menunggu... Tolong berikan aku handphonenya.
- Apa katanya? - Oh Wow, dia mau ketemu Alan jam 8 malam ini!
- Hanya sendirian. - Datang sendirian kemana?
Halte bus.
- Di Tijuana. - Tijuana itu kacau!
- Sialan! - Oh, ini bagus.
- Jaraknya sekitar 3 jam dari sini. - Ya, Stu. Cobalah sekali-kali lihat peta.
Ya, Alan. Kau juga bacalah sesuatu, sekali-kali.
Ya, Stu. Cobalah untuk tidak punya gigi besar kayak kuda
Oke, ini strateginya. Mereka akan bertemu di sebuah halte di area publik yang ramai.
Jadi Alan harus mampu meyakinkan Chow agar mau ke tempat yang lebih sepi lagi.
Tempat dimana kita bisa menyekapnya, dan membiusnya.
- Contohnya? - Entahlah, gang kecil mungkin?
Gimana kalau bioskop?
sialan! Idenya bagus juga! Disana kan cahayanya gelap.
Kita duduk tepat di belakang kursinya, kita bius dia, dan selesailah sudah!
Biar aku saja yang membius kalau kau setuju. Aku sudah pernah membius orang sebelumnya.
- Jangan tersinggung Alan, tapi kami tak akan membiarkan kau berurusan dengan obat bius lagi.
- Kau bisa membuat orang terbunuh. - Oh ayolah, aku ahlinya!
- Ingat kasus marshmallow di Thailand? - Ya.
Aku buat sedemikian rupa agar kau makan tiga biji saja sebelum dosisnya fatal.
Tunggu.
Jadi maksudmu aku bisa saja mati kalau makan empat biji?
Tak ada satupun yang makan empat marshmallow, Stu!
Jadi berkat teori goblok itukah aku bisa hidup hingga sekarang?
Yes! "Terimakasih kembali", kalau begitu.
Jangan ucap "terimakasih kembali" untuk tingkahmu yang nyaris membunuhku.
- Baiklah, "Terima kasih". - "Terimakasih kembali. - Sialan!
- Ya Tuhan!
Kau benar.
- Soal apa? - Tempat di Arizona itu.
Itu tak akan menolongnya.
Tak ada fasilitas pengobatan yang bisa menyembuhkannya.
Kita akan menghabiskan sisa hidup dengannya karena hanya kita yang dia punya.
Benar. Dan disinilah kita.
Oh, tidak! Lihat itu.
- Itu Chow? - Hey, Gendutzz.
- Gendutzz? - Tenanglah, tenang. Pandangan ke depan.
- Ada yang mengikutimu? - Tidak. Sepertinya tidak ada.
Bagus, bagus.
Aku harus keliatan tidak mencolok saat ini. Chow sedang diburu.
Susah mempercayai orang... Berikan aku "permen", cepat!
Cepat! cepat!
- Apa-apaan itu? - Dia menciumnya?
Dengar, aku sedikit mabuk, Alan. Aku butuh teman.
- Aku temanmu, Leslie. - Tepat sekali, itulah sebabnya aku menghubungimu.
Kaulah satu-satunya yang kupercaya di dalam kehidupan yang brengsek ini.
Itu tidak benar. Stu dan Phil kan temanmu juga.
Oh, sungguh? Ini menarik.
Dimana mereka?
- Di sekitar sini. - Di mana?
Aku tak tahu.
Ahh, Keparat sialan! Sudah kubilang datanglah sendiri!
- Leslie! - Sial!
- Apa yang terjadi? - Dia pergi?
Kembali, dan mengobrollah sebentar! Akan kuberikan kau ciuman lagi.
- Dia masuk ke mobilnya. - Sial! Merunduk!
- Oh sial!
Geluar dari dalam mobi, bajingan! Hadapi aku, keparat!
- Chow! chow! Tenanglah! - Siapa yang mengirim kalian?
- Tak ada siapa-siapa, kami hanya ingin menemuimu. - Pembohong!
- Tak ada satupun yang mau bertemu Chow! - TIdak, kami...
- Kami merindukanmu. - Apa?
Kami kangen Chow. Itu saja, kami rindu padamu.
- Kau rindu padaku? - Sangat.
Kau kangen Chow?
- Ya, kawan. - kami... sayang padamu, Chow.
Apa ini yang sedang kutonton?
- Apa itu cukup? - Oh ya.
Kita akan beraksi beberapa menit lagi. Bilang pelayannya dia mabuk.
Saat kita masuk ke mobil nanti, dia akan sepenuhnya pingsan.
Alan, duduk.
- Tadi itu bagus sekali, Chow. - Thanks, Phil.
Rahasianya adalah bernyanyilah dari dalam hati.
Meksiko-banget, ya? Apa yang kau lakukan di daerah sini?
Kau taulah, bercinta sepuasnya seperti biasa.
- Oh, aku juga ikut lomba "adu burung" (sabung ayam). - Oh "adu burung" kedengarannya menyenangkan.
Ya, sebenarnya aku "membunuhnya" di sini.
Itu benar-benar dahsyat (menakutkan)!
Ya kan? Maksudku benar-benar dahsyat!
- Menurutku kita harus tos dulu. - Aku suka itu.
- Demi "Pembunuhan itu". - "Bunuh".
Ya.. Untuk "Pembunuhan itu".
Kau baik-baik saja, Chow?
Entahlah. Menurutmu?
Jadi, kau punya berapa burung/ayam Chow?
Jangan bergerak, atau kusayat nadinya.
- Kenapa kau berencana membius Chow? - Tidak, tidak, ini tidak seperti yang kau pikirkan!
- Seseorang beranama Marshall... - Marshall? Bagaimana kau kenal bajingan gendut itu?
Kau mencuri emasnya, lalu ia menyandera Doug dan akan membunuhnya kecuali kami mendapatkanmu.
Ya benar! Aku bersumpah demi Tuhan itu benar!
Chow, itulah yang sebenarnya.
Sialan!
- Dasar bajingan! - Stu, kau tak apa-apa?
- Kau baik-baik saja? - Tidak!
Maaf, Chow.
- Kami minta maaf, kami tak tahu harus berbuat apa lagi. - Lain kali jangan berbohong pada Chow.
Kau benar, kau benar sekali. Kami telah membuat kesalahan besar.
- Jadi, apa yang akan kita lakukan? - Tergantung...
Bisakah kalian dipercaya?
- Tempat apa ini, Chow? - Rumahku.
Chow terbiasa berada di puncak dunia.
Aku punya tiga rumah mewah di tiga negara berbeda.
- Tapi yang satu itu, rumah Meksiko-ku...
- Dulunya adalah favoritku.
Hingga sesuatu mengacaukan ini semua.
Chow masuk penjara. Dan semua propertiku disita.
Rumahku...
Semuanya dilelang ke penawar tertinggi.
Tapi aku tahu sesuatu yang orang lain tak tahu.
Rumah ini, adalah tempat dimana aku menyembunyikan emasnya.
- Emasnya Marshall? - Ya.
Aku menyembunyikannya di dalam dinding ruang bawah tanah.
Tak ada satu pun ada yang tahu.
Kita akan kesana mengambilnya.
Tunggu. Maksudmu menyelinap masuk?
Dengar. Marshall ingin emasnya kembali.
- Kalau tidak, dia akan terus memburuku. Kalau kita muncul tanpa emas itu, aku bisa mati.
- Kita tak akan menyelinap kemanapun. - Tidak kemanapun, Stu.
Rumahku. Seperti potongan kue.
Aku hafal setiap sudut rumah ini.
Yang penting, pemilik rumah tidak akan tahu kita mencuri di sana.
- Jadi dia tak akan sadar kalau ada yang hilang.
Kalian sadar kan apa yang sedang terjadi?
- Apa maksudmu? - Koreksi aku kalau salah.
- Kita tidak mungkin menyelinap ke rumah ini.
Rumah ini terlalu kecil. Kita akan menyelinap ke rumah lain.
Rumah ini cuma mainan kan, Chow?
Apa? Oh tidak, ayamku!
- Chow , apa-apaan ini?! - Mereka dilatih untuk membunuh!
Paruhnya tajam sekali!
- Tenang! Aku mencoba menolong! - Jangan!
Bawa keluar!
- hhhha dasar juling! - Apa kau mabuk?!
Chow! Chow! chow!
Jendelanya!
- Keluarkan mereka! - sedang kucoba!
Jangan melawan. Menyerahlah.
Kau memenangkan banyak pertempuran, Wallace
Tapi tidak kali ini.
- Apa ada yang salah dengan ayamnya? - Mereka murka.
Kuberi makan mereka kokain...
...dan daging ayam.
- Itu hanya rumah, Chow. - Ini ShangriLa-ku.
Sekarang tidak lagi.
Bisakah kau tidak meludah di dalam mobilku? Ya Ampun!
- Siapa yang tinggal disana? - Miliarder internet. Tapi ia tak pernah disana.
Ini hanya villa-nya. Dia tidak singah di hari Minggu.
Tidak ada siapapun kecuali anjing penjaga. Stu?
Kita lemparkan burger beracun ini lewat pagar dan tunggu reaksi Demerolnya.
Pastikan obatnya cukup untuk membunuh mereka.
Kita tak akan membunuh anjing, Chow. Obat ini cuma akan membius selama beberapa jam.
Oh maaf.Aku lupa kau dari kelompok pecinta hewan. Pengecut!
Alan, ambil itu.
- Kau mau kemana? - Lihat saja.
Senang berjumpa denganmu, pecundang kecil. Permisi, bajingan sialan.
Ikuti aku.
Oke, begini rencananya. Di dalam ada dua panel keamanan.
Kalau yang kau potong hanya satu kabel, maka alarm akan menyala.
Tempat ini akan dipenuhi polisi
Tapi kalau kita potong kabel pada panelnya sekaligus
- Alarmnya mati. - Bagaimana kita bisa masuk tanpa memicu alarmnya?
Ada pertanyaan bodoh lagi?
Siapa yang ikut aku?
- Aku. - Kau mau beritahu dia?
Alan, kau kelewat gendut.
Aku paham.
Jangan tendang aku, sialan!
Tidak, Jangan bangun, kau mengaktifkan sensor gerak. Merangkaklah seperti anjing.
- Ide bagus. Kemana? - Di sana. Di dapur.
- Apa-apaan itu? - Aku menyapa "hello".
Kita ini anjing, ingatkan?
Hey Stu, lihat ini.
Ya Tuhan! Nikmatnya!
Ya Tuhan! Chow, sudahlah!
Okay, aku disini Selanjutnya apa?
Buka penutupnya agar kau bisa lihat kabelnya.
Sudah!
Hitungan ketiga, potong kabel abu-abu!
Satu, dua...
Tunggu! Tidak ada abu-abu! Yang ada kabel merah, hijau dan kuning.
Aneh. Punyaku ada abu-abu terang, sedang dan gelap...
- Benarkah!? - Sialan...
- Salahku. Aku buta warna. - Kau apa?
Celaka. Potong saja yang tengah.
Kabel tengah-ku bisa saja salah. Kabelnya kusut!
- Hitungan ketiga. Satu, dua... - Chow, stop!
Tunggu, aku ke tempatmu.
- Mengapa mereka lama sekali? - Darimana kau dapat baju itu? Toko diesel?
- Phil? - Apa?
Itu atasan yang bagus. Dimana kau beli bajunya?
Masalahnya apa?
Tandai kabel yang mau kau potong.
- Yang abu-abu itu ini. - Bagus.
Asal kau tahu, itu hijau.
- Oh, merah yang mana? - Yang ada di tangan kirimu.
Tangan sebelah mana itu? Aku penderita disleksia juga.
Sialan!
- Kau beli dimana? - Kalau aku ingat, nanti kubelikan satu untukmu
Ada toko diesel bagus di mall yang aku mau kunjungi.
- Yang diseberang foodcourt. - Aku tak tahu kalau itu Diesel.
Kelihatannya memang Diesel.
Kau ini kenapa sebenarnya?
- Oke, kau masih pegang yang aku tandai itu? - Dengan baik.
Oh sial. Baiklah. Hitungan ke tiga! Satu...
Dua
Tiga!
SISTEM NON-AKTIF
Berhasil!
- Lancar? - Lancar Jaya...
- Kau tak mengerti. - Ayo.
WOops.
- Ya Ampun, Hati-hati Chow! - Pria keparat.
Hidup di rumahku, Hidup di kehidupanku.
- Bisakah fokus pada rencana kita? - Baiklah .
Haha, Hancur!
- Dia benar-benar lepas kendali. - Ayo kita selesaikan ini.
Lewat sini! Ayo, ayo.
Terkubur Dibalik tembok ini, Alan
Silahkan, boss.
- Kau baik-baik saja? - Ya, aku cuma pemanasan.
Ini berat sekali. Apa kita punya yang lebih ringan?
- Biar aku yang lakukan, Chow. - Ok.Untung tujuan kita sama
Coba kalau kau buka bajumu. Mungkin akan jadi lebih mudah.
- Apa? - Aku setuju soal itu.
Lihat itu. Chow kembali untuk kalian.
- Itu yang terakhir. - Kau yakin?
- Yeah. - Sangat yakin?
- Ya! - Bagus!
Chow !!
Chow !!
Chow !!
Chow!
Chow ! Chow!!
Chow, buka pintu sialan ini sekarang!
Stuart Price. Tak ada catatan kriminal berat. Pernah sekali ditahan.
Di Las Vegas, Nevada.
Phil Warnick. Tak ada catatan kriminal berat. Pernah sekali ditahan.
Juga di Las Vegas, Nevada.
Alan Garner.
Catatannya ini benar?
Aha.
Ya, aku pelakunya... Yup.
Masturbasi di dalam bus kota. Yup, itu aku.
Dengar, kita di sini sudah lima jam. Kami sudah ceritakan semua yang kami tahu.
Tidak. Kau menceritakan sebuah dongeng tentang seorang pria Cina kecil...
Leslie Chow. Dia itu penjahat internasional. Lihatlah!
Pria Cina kecil yang bahkan orang-orang tidak pernah lihat atau dengar apapun tentangnya.
Dan hotel yang kau bilang tempat tinggalnya, tak ada siapapun disana.
Mungkin karena ia telah meningalkan kota.
Itu satu kemungkinan. Kemungkinan lainnya kalian berbohong.
Perilaku aneh "Cracker Barrel" di malam Natal.
Komisaris? Ada yang ingin bicara padamu.
Sebentar.
Matilah kita.
Kenapa Mr. Chow melakukan ini?
Karena dia adalah Si Tamak dan serakah yang memanfaatkan kita.
- Ya, tapi dia teman kita. - Oh sadarlah, Alan.
Kalian bebas.
Semua tuntutan telah dihapus.
- Oleh siapa? - Ini hari keberuntungan kalian.
Ada mobil di luar sana menunggu kalian.
Ayo... Mari kita pergi.
Oh, Tuhan.
Apa?
Maafkan aku...
- Ada apa ini? - Masuk ke mobil.
Permisi, Tuan? Kita mau kemana?
Selamat datang lagi.
- Apa-apaan ini? - Ayo, kawan.
Ayo ke belakang.
- Doug? - Teman-teman?
Cepat geser kemari!
Leslie Chow tidak pernah tinggal disini.
Kalian tidak menyelinap ke rumah lamanya.
- Tapi ke rumahku. - Aku tak mengerti.
Kalian bukannya sedang mengembalikan emasku, tapi malah mencurinya lagi dariku.
Yang kalian ambil adalah bagian yang bukan miliknya.
Oh Tuhan!
Maksumu, emas yang itu bukan miliknya?
Si Tikus kelas dunia itu, dan kalian bertiga adalah temannya.
Kami tak tahu, kami bermaksud membantumu aku kira kalian akan senang.
Terima kasih banyak! Terimakasih telah merampokku.
Terimakasih sudah mengancurkan rumahku
Dan terimakasih juga sudah membunuh anjing-anjingku!
Kami tidak membunuh anjingmu. Mereka cuma pingsan.
Oh... benar.
Kalian tak tahu, Chow mencekik mereka sesaat sebelum kabur.
- Apa? - Dan seseorang harus bertanggung jawab!
- Dia benar. - Tidak, tidak, tidak!
Kepala keamananku
Ia bahkan tak bisa menghentikan tiga brengsek dan pria Cina kecil dengan sepasang pemotong kabel!
Sulit dipercaya.
Oh...
Tak apa. Aku tahu itu kejam. Hector!
Naik ke atas dan ambilkan celana training untuk Alan kemari.
Nomor 44 ramping. Bisa berikan aku pilihan lainnya?
Kalian sudah temukan Chow sekali. cari dia sekali lagi.
Dan emas-emasku.
Tunggu. Kami bahkan tidak punya mobil.
- Chow mencuri mobilku. - Ambil Limo-nya.
Hector punya kuncinya. Bergegaslah.
Aku bunuh Doug hari ini.
Padahal aku tak pernah lihat orang dibunuh sebelumnya.
Benarkan?! Ya Tuhan, itu tadi sungguh mengerikan!
Maksudku, dia roboh, dan dia mati!
- Aku mual. - Aku juga.
Mungkin kita harus isi perut dulu, kawan.
Apa yang akan kita lakukan? Kita tak tahu dimana Chow.
Entahlah...
Dia mengambil mobilmu, dan mungkin kita lapor itu dicuri dan polisi bisa melacaknya?
Boleh juga.
Oh, sial! Handphone-ku ketinggalan di mobil!
Kalau kau kehilangan handphone, aku punya aplikasi untuk melacaknya.
Masalah kita lebih besar dari itu, Alan.
Tidak, tunggu. Kalau memang handphone-mu di mobil...
...dan Chow ada di mobilmu maka handphone-mu ada pada Chow.
Dengarlah dia. Masalah kita lebih besar dari itu, Stu
Alan, beri aku handphonenya.
- Cepat, Ini bagus. - Yes!
- Password-nya apa? - Hey, Phil.
- Ya? - Bukan, itu dia.
- Apa? - Itu password-ku "Hey, Phil."
Ini dia.
Phil mengerti.
Tak ada yang lebih buruk, selain kehilangan handphone.
Kau baru lihat orang dibunuh, Iparmu diculik,
Kau yakin tak ada yang lebih buruk?
Kau tak mengerti, Stu. Kau benar-benar tak mengerti!
Benarkah?! Aku punya lebih dari 60 aplikasi di hanphone-ku!
Bagaimana kalau handhone-ku yang hilang?
Apa kau tahu berapa lama waktu dan tenaga yang dibutuhkan
Untuk mendownload ulang aplikasi-apikasi itu?
Kau benar. Tak terpikirkan olehku. Terimakasih!
- Oh Tuhan, selalu kau lagi, Stu! - Sedang mencari.
Oh, Tuhan. Tentu saja.
Apa? Dimana dia?
- Dia di Las Vegas-sialan! - Baiklah!.
Oh, Tidak!
Hey, Stu?
Aku tak nyaman bicara denganmu seperti ini.
Aku tak tahu mengapa kau seperti hendak meledakkan kepalaku.
Kita sudah mengalami banyak kejadian bersama.
Tapi kelihatannya kau tidak belajar apapun dari itu semua.
Sedikitpun!
Pikirkan itu. Aku tunggu di Limo.
Dia baik-baik saja.
Seseorang harus memusnahkan tempat ini hingga rata dengan tanah.
Aku sudah berjanji pada diriku Aku tak akan mau kembali lagi.
Jangan khawatir. Semuanya akan berakhir malam ini.
Disini katanya 200 yard lagi ke kanan.
Dan ini dia. Mengagumkan.
Dia tinggalkan mobilnya begitu saja.
- Terbuka! - Sialan!
Coba periksa. Lihat apa dia meninggalkan sesuatu.
- Aku temukan Demerol nya. - Bagus. Simpan, kita akan gunakan itu.
- Ah, aku dapat handphone-ku. - Kunci sialan-nya tak ada.
- Alan, dapat? - Tidak, bahkan emasnya juga tidak.
- Kenapa Chow harus kemari? - Aku tak tahu, oke?!
Kenapa disini?
Kau tak akan bisa menyamai kekuatan John Cena
Wow, hebat!
Permisi. Apa kau melihat pengemudi mobil yang terparkir di sana?
- Orang Asia pendek. - Mereka semua pendek.
Tepat sekali!
Benar, mungkin ia baru menggadai beberapa emas.
Itu memang bisnisku, ya kan?
Aku suka kaosmu.
Aku sudah lihat pertunjukannya di Forum. Dia memerankan "Captain Jack".
Ya, aku dengar itu sungguh legendaris.
Nona, kau tak pernah tahu.
Coba aku...
Cassie, aku lapar. Belikan aku makanan China.
Ma, aku sedang mengurus pelanggan. Kau hanya boleh makan kalau aku bilang 'makan'.
- Tapi dokternya... - Kalau kau tidak pesan sendiri sekarang...
...kau akan membayarnya di neraka.
- Dia memang kasar. - Terimakasih.
Kau dengar itu, Ma? Tak ada yang suka denganmu.
Ya, tutup mulutmu!
Kau cerdas.
Si Cina itu datang kesini barusan. Dia agak aneh.
Dia menggadaikan batangan emas. yang harganya...
- 400.000. Tapi dia ambil 18.000. - Kau melihat kemana dia pergi?
Maaf, apa aku sedang bicara dengamu?
Dia bilang dia ingin tiga hal. Dia butuh wanita, laki-laki, dan garam mandi
Aku berikan ia kartu layanan penyedia escort (penghibur), lalu ia minggat.
Tampan mempesona, Semoga beruntung dengan yang kau cari.
Terimakasih.
- Kami akan pergi, kami harus pergi. - Yeah.
Aku yang urus, aku yang urus.
- Dapat? - Tidak, aku masih menunggu.
Lihat betapa bahagianya Si Brengsek itu.
Apa kau pernah menyaksikan saat-saat yang begitu panas seperti itu?
Mulus. Panas bergelora, bro!
- Itu tadi cukup bergelora - Ya.
Yah, sebenarnya ini darurat. Aksen Asia-nya sangat kental.
Aku mengerti, tapi situasinya sangat-sangat tidak biasa dan....
Oke, baiklah!
Ini layanan escort-nya. Mereka tak akan mau beritahu kita apapun.
Mungkin malah escort-nya yang mau
- Kau masih punya nomer hapenya? - Ya, tapi
- Nanti pasti akan kaku jadinya. - Begitulah.
Dia tersenyum padaku lagi. Dari dalam toko.
Ini hari terindah dalam hidupku.
- Hey! - Ya Tuhan, kalian rupanya.
Sudah lama sekali!
- Masuklah. - Terimakasih.
- Kau terlihat menawan. - Kau juga. Kau hamil.
- Aku jelek sekali. - Ayolah.
Apa kalian tak keberatan mencopot sepatu? Aku sangat anti dengan kuman.
Ya, tentu saja.
- Alan. - Kau sedang apa?
Maaf.
- Wow rumahmu bagus sekali. - Terimakasih.
Aku menikah setahun lalu. Dengan seorang dokter bedah.
- Dokter lagi? Kau percaya itu? - Dokter lagi.
Namanya Jeff. Kalian pasti suka orangnya.
Tyler, ayo sapa teman-teman ibu
- Hai. - Hey.
- Tunggu, ini bayi itu? - Ya. Waktu berlalu sangat cepat, kan?.
Dengar Jade, apa ada tempat dimana kita bisa bicara lebih serius?
Ya, ayo kita ke dapur. Kau mau kopi?
Sempurna.
Hey, kau ikut?
- Hay Jade, apa aku boleh mengobrol dengan anak ini? - Tentu saja.
- Mainannya bagus. - Makasih.
Jeff yang belikan untukku.
Jeff? Siapa itu? Ayah palsumu?
Dulunya namamu itu Carlos. Kau ingat?
- Tidak. - Ya, dulunya.
Dan kemudian Frankly lebih cocok untukmu.
Oke.
- Apa kau ingat aku? - Tidak.
Apa kau ayahku yang sebenarnya?
Ya.
Entahlah. Maksudku, kalian harus tahu. Aku telah meninggalkan dunia itu selama bertahun-tahun.
Ya, tentu saja. Kami sepenuhnya mengerti.
Maksudku, Jeff memang tahu semuanya. Dia tak mempermasalahkannya, tapi...
Kau bisa telpon seseorang untuk mencari tahu dimana kira-kira keberadaannya.
Kami sangat mengarapkan bantuanmu
Kau selalu gembira bila aku ajak jalan-jalan.
Terkadang aku masih bisa merasakan kepala kecilmu di dadaku.
- Jadi, kau suka 'Jeff' yang baru ini? - Ya, dia baik.
Ayahku dulunya juga orang baik. Kami melakukan semuanya bersama-sama.
Dialah teman hidupku.
Tapi aku sudah mengecewakannya.
Oke.
Percaya padaku. Kau pasti tak akan mau kesana, oke. Tidak untuk yang satu ini
Aku sayang padamu.
Dia bilang ada orang Cina gila yang tinggal di penthouse di Caesars Palace.
Banyak wanita keluar masuk. Narkoba dimana-mana.
Terdengar seperti adegan buruk.
Hey, Alan? Kita harus pergi.
Aku harus pergi, anak muda. Senang bisa bicara denganmu.
Toss dulu.
- Senang bisa melihatmu. - Aku juga, Jade
- Terimakasih banyak atas bantuanmu. - Yeah.
- Kau punya anak yang hebat! - Dia yang terbaik.
Alan!
Aku punya sesuatu untukmu.
- Sempurna. - Oh, ayolah.
Sampai jumpa lagi, Carlos.
- Ya? -Kita menemukannya
- Bagus. Dimana dia? - Caesars Palace.
Ubah rutenya. Bilang kalau kita akan ke Vegas.
Aku dalam perjalanan
Ada suatu tempat di luar kota. Nanti aku sms lebih rinci lagi. Datang kesana pukul 6.
Dan pastikan Si Keparat Kecil itu terikat
Hey, Marshall. Ini Phill.
Mungkin Stu kurang jelas menyampaikannya. Kami tidak dengan Chow. Kami cuma baru tau lokasinya.
Ya, kami harap kau dan anak buahmu bisa datang ke Caesars dan tangkap dia.
Persetan dengan harapanmu itu. Perjanjian semula tetap kau bawa Chow padaku.
Jam 6 pagi. atau temanmu mati!
Oh, Tuhan!
- Tempat ini membuatku merinding. - Aku tahu, oke?
Sepertinya akan seru bisa balik kesini.
- Banyak kenangan indah... - Apa kau bercanda?
Oke. So, begini situasinya.
Kita perlu kunci masuk ke kamarnya. Dan disana, ia punya penjaga keamanan berjaga di depan pintu
- Ini sulit. - Biar kutebak, itu pasti dia.
Yup, yang lampu kamarnya mati-nyala.
Aku punya ide.
Tapi kalian tak akan suka ini.
- Ini tak akan berhasil. - Tidak dengan sikap sialan seperti itu.
Tahukah kau seluruh tempat ini terbuat dari marmer?
Kemari. Ayo, ayo, ayo
Oke, setelah kita tangkap Chow, Allan dan aku akan membawanya ke lobby.
Kau siap-siap di parkir utama, mesin menyala, dan bersiap pergi.
- Apa kau yakin soal ini? - Beri aku Demerol-nya.
- Kita ketemu 20 menit lagi. - Hey, Phil?
- Yeah? - Jangan mati ya.
Baiklah.
- Kau siap soal ini? - Yeah.
Tunggu dulu, kita mau ngapain?
Kita akan mendaki turun, dan kemudian ada sekitar 8 kaki untuk turun ke balkon.
- Oke? - Ya.
- Tidak, kau meludah di tangan sendiri. - Oh, ya.
Udara gurunnya kering.
Alan, tak apa. Kau tak perlu begitu.
Oh, Tuhan.
Hati-hati!
Phil!
- Aku oke. - Hey , Phil?
- Ada yang salah? - Tahan sebentar.
- Apa? - Tahan. Arahkan badanmu kesana sedikit.
- Alan... - Terus, tahan...
Alan!
- Dapat? - Tidak, tunggu.
Ini keren
Oh, matilah aku!
- Apa semuanya baik-baik saja? - Ya, beres.
Ya, beres, semuanya terkendali Aku bisa!
Kau tak apa-apa?
Alan, sekarang giliranmu!
- Nah, begitu. - Oh, Tuhan!
Ayolah.
- Alan, kau tak apa-apa?
- Aku terpeleset. - Tahan!
Oh, Tuhan!
- Kau harus tenang. - Aku tergelincir, Phil!
- Celaka ini! Oh sial, kau baik-baik saja??! - Tolong!
Oh, tidak.
- Aku akan mati, Phil. - Tidak, kau aman.
Kau harus... melompat ke arahku.
Tak mungkin. Biar aku disini saja.
Alan, kau pasti bisa. Akan kutangkap kau.
Cukup...
...lepaskan saja
Nah, begitu! Langsung lurus ke bawah.
Jangan didorong!
- Tidak! - Oh, Tuhan!
Kemari!
Celaka!
- Kau tak apa? - Yeah.
Sial! Oh
aku hampir mati, Phil.
Kemarilah, aku tak akan melepasmu. Kau laki-lakiku.
Dan kau priaku.
Apa yang kau lakukan?
Oke.
Mari kita tangkap bajingan itu!
Hey!
- Sudahkah kau lihat punya... - Huh?
Phil!
- Keparat! - Ambil senjatanya!
- Oh, sial. - Phil!
Phil, kau tak apa?
Chow!
Chow!
Chow, buka pintunya.
- Chow, stop! - Keparat!
Leslie, turun dari sana tolonglah, kau bisa melukai dirimu
Tak ada yang bisa melukai Chow. Aku tak terkalahkan!
Ini yang tak terkalahkan, tapi kau tidak Kau hanya orang yang hilang akal!
Sekarang turun dari situ sebelum kau mati!
Mati? Bagaimana bisa kau membunuh apa yang sudah mati?
sialan!
- Hey, kau tak apa? - Tidak, lihat.
- Apa-apaan itu? - Itu Chow
- Apa?! - Ikuti dia!
Wooohoo aku sungguh suka kokain!
menyingkir dari sana!
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kami mengepungnya, dan ia malah melompat. Dia benar-benar sudah gila.
Aku benar-benar gila!
Wow indahnya!
- Stu, jangan sampai kehilangannya - Sedang kucoba!
Sialan!
Kita harus kemas semua emas ini. Kita akan bawa ini semua.
- Bicara padaku, Stu. - Aku menangkapnya!
Aku menangkapnya!
Oh, sial.
Celaka! aku kehilangannya.
Jangan bilang begitu. Kau tak boleh kehilangannya!
Ini lebih sulit dari yang kau kira, Phil. Aku ini hanya tukang gigi!
Tidak, Stu. Kau itu benar-benar seorang dokter-sial! Sekarang cepat kejar dia!
Kemana keparat itu pergi?
Oh matilah aku! Mestinya aku berpikir ulang soal ini.
Sial!
Minggir!
- Stu! - Chow?
- Hentkan mobil sialan ini! - Stu?
Aku tak bisa! Pedalnya macet!
- Apa? - Stu?
- Aku tak bisa lihat apapun! - Dasar keparat!
- Geser! Ini tak bisa berhenti! - Menepi!
- Menyingkirlah dari mobil! Aku tak bisa lihat!. - Kita akan mati, akhirnya!
- Celakalah! - Stu, apa yang terjadi?
Stu, Ada apa?
Kami kecelakaan. Aku rasa ia mati.
- Tunggu, apa? - Kurasa aku baru saja membunuhnya.
Celaka!
- Dia tak bergerak. - Oh sial!
Mr. Chow?
Chow?
- Stuart? - Dia hidup. Dia tak apa-apa.
Bagus. Angkut dia ke limo dan jemput kami
- Kita ketemu di parkir valet. - Yeah, oke.
Stu, tadi itu lumayan seru kan?!
- Yeah, tadi itu lumayan seru. - "Biji"-ku mati rasa.
Maukah kau memastikan "biji"-ku itu baik-baik saja?
Selesai sudah, Leslie.
Tunggu. Mari kita bikin kesepakatan.
Kau ingin Chow menghisap penismu?
Ayolah, Stu ...
Aku akan jadi istri yang baik untukmu.
- Tidak ada lagi kesepakatan! - Tidak, tunggu!
Letakkan kantongnya ke kursi belakang. Bagasinya tak muat.
Hey, kawan? Aku merasa baikan sekarang.
Baiklah, setelah dari jalan keluar lalu ambil arah 4 mil menuju padang pasir.
Kuberitahu kalian, biarkan aku pergi. Kita bagi emasnya empat bagian, semuanya menang.
Marshall akan membunuhku. Darahku akan ternoda di tangan kalian!
Kau mau arwah Chow menghantui sepanjang hidupmu, Stu?
Menyusup ke dalam dirimu, selagi kau bercinta dengan istrimu?
Dia tak akan membunuhmu, Chow! Dia hanya ingin emasnya kembali!
Sudah tak ada lagi... Aku habiskan semua bagian pertama senilai 20 juta di Bangkok
- Itulah kenapa aku harus mencuri sisanya. - Cukup, Chow. Ini sudah berakhir!
Dasar keparat! Kalau aku berhasil kabur, akan kurobek-robek paru-paru kalian!
Kau dengar aku? Kau akan mati. Kalian semua akan mati!
Aku tak bermaksud begitu. Chow hilang temperamen kadang-kadang.
Tolonglah... Aku butuh pertolongan. Aku tahu...
Di sana.
Mereka ada di sini.
- Alan mereka datang, ambil tasnya. - Tolong Alan.
- Doug! - Anak ini tukar dengan tas itu!
Ayo!
Apa kita berdamai? Semuanya ada di sana. Aku janji.
Tidak juga. Aku masih kehilangan bagian milikku.
Tapi tidak...
Yang kami tahu, Chow bilang dia sudah menghabiskannya di Bangkok
- Mana dia? - Di dalam bagasi.
Kesepakatan dibayar kesepakatan.
- Doug! Sial! - Berikan aku kuncinya.
- Apa yang akan kau lakukan dengan Chow? - Aku mau bicara dengannya.
Minggir.
Kau tak apa-apa?.
Apa-apaan?!
Itulah pembicaraannya
Kenapa kau lakukan itu?
Leslie Chow itu gila.
Kau tidak bicara dengan orang gila.
kalau kau beruntung, sekap ia di bagasi limomu dan bunuh saja dia,
Kerja kalian bagus malam ini. Kalian harus bangga soal itu.
Apa-apaan ini?! Kau pikir ini permainan, keparat?
- Tidak, tidak! - Tidak!
Kena kau, keparat!
Chow
Chow. Chow, tunggu.
Sekarang kau mau bicara, mata biru? Tak lagi diam seperti tadi?
Leslie ...
Jangan ikut campur, Gendut.
Tidak, Leslie
Kalau kau tembak Phil, kau harus menembusnya melalui aku.
Apa?
- Alan - Diam. Aku sedang beradu tatapan.
Hari ini kalian semua hidup. Karena salah satu dari kalian adalah temanku.
- Alan, apa yang kau lakukan? - Aku biarkan sekat bagasi dan jok belakang terbuka.
- Dan membiarkannya memegang senjata? - Yeah, Aku tak menyangka ini terjadi
Dia memberikan Chow kesempatan bertarung?.
Itu yang aku butuhkan.
Gendut sialan!
Tak pernah mudah, ya kan? Tak ada yang mau menyaksikannya.
Kecuali aku. Aku telah terlahir mengerikan.
Tunggu. Aku punya sesuatu untukmu.
Karena loyalitasmu.
- Oh tidak, aku tak bisa menerimanya, Mr. Chow. - Oke, kembalikan kalau begitu.
Cepat! Sebelum Stu mengendusnya!
- Aku juga tidak mau, Chow. - Oh tolonglah kalian ini bak tupai tak suka kenari!
Lucu, karena dia itu Yahudi
Kau tak mengerti?
Sialan.
Okay, pergilah, pergilah kalian dari sini.
Hey Lemak, Kutelepon kau seminggu lagi. Kita main bareng.
Tidak, Leslie. Kita tidak bisa lagi menjadi teman.
Apa?
Kau tak baik untukku. Ini tidak sehat.
Alan, kau tidak berpikir jernih.
Kita bicarakan saja besok.
Leslie, kau ini pria paling baik dan keren yang pernah kutemui
Dan kau cerdas, menyenangkan, dan semua orang menyukaimu.
Alan, apa-apaan ini?
Tapi hal-hal buruk selalu terjadi tiap kali kita bersama. Orang-orang terluka...
Yeah, Itulah tujuannya. Menyenangkan.
Aku hendak melakukan perubahan di hidupku. Ini salah satunya.
Maafkan aku.
Selamat tinggal, Leslie Chow.
Kau sedingin es batu!
Kena kau.
Kalian baik-baik saja?
Yeah.
Alan, kau tak apa-apa?
Yeah.
Bagus! Ayo kita pulang.
Ya Ampun.
Kalian tahu?
Kalian pergi saja duluan. Ada yang harus aku lakukan.
Kau tahu ke mana arah pulang ke rumah?
Tentu aku tahu. Aku sudah dewasa. aku akan bertanya pada orang-orang.
Semoga beruntung, Alan.
Sampai ketemu lagi.
Kau tahu kalau di dekat sini ada tempat yang mirip sama Paris, Prancis?
Aku lupa namanya, tapi kelihatannya keren sekali.
Namanya Paris Hotel and Casino, dan itu luar biasa.
Yeah, itu dia! Aku mau kita makan malam di sana.
Oh maaf, tidak bisa.
Aku dicekal masuk kasino seumur hidup. Ditambah sepuluh tahun.
Kami merayakan ulang tahun ibu di sana memainkan "blackjack" kecil-kecilan.
Dia dapat angka 10. Reaksiku agak berlebihan. Dan untuk lansia, itu tergolong kasar.
- Aku pun pernah begitu. - Benarkah?
Aku tak bisa lagi kesana.
Tapi
Golden Nugget punya masakan daging iga terbaik di seantero kota.
Oh, sepertinya menggiurkan.
Akan kujemput kau pukul 8.
Itu saja?
Aku pernah melihatnya sekali. Dari film porno.
Gerakanmu bagus, tapi sebaiknya kita bersabar.
Oh oke, ya.
Kita ketemu pukul 8.
6 BULAN KEMUDIAN
Kau terlihat tampan, Alan.
Menurutmu gimana? Pakai topi atau tidak?
- Ahh, pakai. - Yeah, okay.
Wow, siapa laki-laki ini? Si Pria berjas ini?
- Aku suka gayamu. - Makasih. Ini Cassie yang pilih.
- Kau mirip Si Tuan Kacang. - Yeah, aku tahu, kok. Memang aku sengaja seperti itu.
- Buka saja. - Hey Alan, aku baru ngobrol dengan Cassie. Dia mengagumkan.
Oh, terimakasih pujiannya. Dialah yang paling mengagumkan bahkan melebihi istri kalian semua.
- Oh, hebat sekali. - Aku ingat sesuatu.
- Kita harus bicara.
Dengar ini, Kawan. Sebentar lagi aku akan menikah.
- Pastinya waktuku akan tersita buat Cassandra. - Tentu saja.
- Memang begitulah seharusnya. - Kau tenang dulu, Phil. Oke?
Ada lagi. Kau pasti tak akan suka yang satu ini.
Aku mengundurkan diri dari Geng Serigala.
Wow itu keputusan yang sulit, Alan.
Aku tahu, tapi dialah belahan jiwaku.
Dan teman hidupku yang baru.
Jadi, biarkan aku leluasa "mendaki"-nya.
- Agar aku bisa tenang. - Oh Tuhan!
Oh Alan, jangan pernah ulangi lagi bagian yang itu
Santai, Doug! Kita semua sudah dewasa di sini.
Aku tahu kau juga suka "mendaki" adikku. Bahkan aku melihatnya beberapa kali.
- Apa? - Alan, kau yang terbaik.
Intinya adalah kalian harus merelakanku.
Kau terutama. Aku tak bisa lagi selalu menjadi penyelamatmu
Okay, silahkan.
Namun, Aku masih mau kalau kita kumpul bareng untuk sekedar main bowling di hari selasa
- Dan Minggu main kuda sebagai alternatifnya.
- Gimana kalau kita main sepanjang tahun? - Alan, waktunya tiba.
- Inilah saatnya. - Siap?
Aku siap.
Meulaboh, 16 Juni 2013.
Diterjemahkan oleh : @arzovanmilan
Follow and ask me for more movie subs in Indonesian!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.