Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
P
Pe
Pen
Pene
Pener
Penerj
Penerje
Penerjem
Penerjema
Penerjemah
Penerjemah:
Penerjemah:
Penerjemah: Z
Penerjemah: Za
Penerjemah: Zai
Penerjemah: Zain
Penerjemah: Zaina
Penerjemah: Zainal
Penerjemah: Zainal
Penerjemah: Zainal A
Penerjemah: Zainal Ar
Penerjemah: Zainal Ari
Penerjemah: Zainal Arif
Penerjemah: Zainal Arifi
Penerjemah: Zainal Arifin
Penerjemah: Zainal Arifin
Penerjemah: Zainal Arifin
Penerjemah: Zainal Arifin w
Penerjemah: Zainal Arifin ww
Penerjemah: Zainal Arifin www
Penerjemah: Zainal Arifin www.
Penerjemah: Zainal Arifin www.f
Penerjemah: Zainal Arifin www.fa
Penerjemah: Zainal Arifin www.fac
Penerjemah: Zainal Arifin www.face
Penerjemah: Zainal Arifin www.faceb
Penerjemah: Zainal Arifin www.facebo
Penerjemah: Zainal Arifin www.faceboo
Penerjemah: Zainal Arifin www.facebook
Penerjemah: Zainal Arifin www.facebook.
Penerjemah: Zainal Arifin www.facebook.c
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Penerjemah: Zainal Arifin akumenang.com
Mohon maaf bila masih ada kekurangan maupun kesalahan terjemahan.
Tolong hargai penerjemah tanpa menghapus kredit atau mengubah isi dari subtitle ini !!!
Bagi kalian yang ingin request subtitle, bisa menghubungi nomor: 0896-2028-3093
Atau bisa PM lewat facebook di: akumenang.com
Ada sebuah legenda, dimana Kwok Ching dan istrinya Wong Yung...
...mempunyai pedang milik Yeung Guo.
Mereka menempanya dengan emas terbaik dan membuat dua buah pedang.
Yang satu disebut To-lung, dan yang lain disebut Yee-tin.
Mereka juga mencatat...
...semua yang telah mereka pelajari bersama dengan taktik Yue-fei...
...dan gulungan rahasia dari kungfu terkuat, "Rahasia Bulan Purnama"...
...yang tersembunyi dalam pedangnya.
Siapapun yang memegangnya, bisa menguasai dunia persilatan.
Penguasa Dunia Persilatan
The Kung-Fu Cult Master
Begitulah. Tidak peduli baik atau jahat.
Dalam rangka mendapatkan dua pedang legendaris ini...
...banyak pertempuran yang telah terjadi...
Dua kubu akhirnya terbentuk.
Kubu pertama dipimpin oleh Shaolin.
Shaolin.
Wu-tong.
Ngo-mei.
Kun-lun.
Hung-tung.
Wah-shan.
Musuh mereka adalah Sekte Api yang berasal dari Persia.
Mereka menyebut diri mereka Sekte Ming.
Namun, mereka disebut sebagai Sekte Iblis oleh kubu yang lain.
Mereka sangat misterius dan selalu menentang Dinasti Yuan.
Sekte Ming selalu menyebabkan kerusuhan melawan pemerintah.
Markas mereka berada di Puncak Terang.
Ketua dari empat cabang, yaitu Ungu, Putih, Emas dan Hijau.
Mereka adalah: Ratu Naga Ungu...
...Raja Elang Putih...
...Raja Singa Emas...
...dan Raja Kelelawar Hijau.
Dua ini kubu saling bermusuhan.
Para pengikut mereka tak bisa berteman satu sama lain.
Jika melanggar, mereka bisa mati.
Murid ke-5 dari Chang San-fung, yaitu Chang Tsui-san...
...seorang pendekar yang budiman, mengacuhkan peraturan tak masuk akal...
...dan dia jatuh cinta pada Yan So-so, Putri dari Raja Elang Putih.
Dia juga berteman dan bahkan menjadi saudara Tse Shun, Raja Singa Emas.
Guru dari Raja Singa Emas, yaitu Shing Kwun...
...dalam rangka membantu pemerintah Yuan untuk menghancurkan Sekte Ming...
...dia telah membunuh keluarga Tse Shun.
Tse Shun membahayakan hidupnya...
...untuk merebut pedang To-lung demi membalaskan dendam keluarganya.
Akhirya, dia membunuh banyak orang tak berdosa.
Pergi!
Tsui-shan dan juga So-so...
...tak ingin orang lain mengetahui keberadaan Tse...
...jadi mereka pergi ke pulau tak berpenghuni, Pulau Api dan Es...
...dan hidup dalam pengasingan.
Meskipun dia memiliki salah satu pedang legendaris...
...Tse Shun takkan tahu rahasia dari pedang To-lung...
...sampai ulang tahun ke-100 dari Chang San-fung.
Tsui-san mengajak istri beserta anaknya, Chang Mo-kei...
...untuk mengunjungi gurunya.
Permen manis!
Aku mau itu.
Aku pesan satu. / Baik.
Ambil sendiri. / Mo-kei, makanlah.
Terima kasih, bu. / Ayo jalan.
Rasanya enak? / Ya.
Aku memintamu untuk tidak takut.
Ini tentang gunung Wu-tong. Kurasa ini tak masalah.
Sulit mengatakannya.
Demi pedang To-lung, mereka rela melakukan apapun.
Ayah, mengapa mereka ingin pedang To-lung milik Guru Besar?
Sudah kubilang berulang kali.
Jangan pernah menyebutkan nama Guru Besar, kau ingat?
Aku takkan melakukannya lagi.
Ingatlah...
...tak peduli siapa pun yang bertanya tentang Guru Besar...
...tak peduli bagaimana mereka memaksamu, jangan katakan apapun tentang Guru besar.
Mengerti.
Ayah pernah berkata, kita tak bisa mengkhianati teman-teman kita...
...atau kita takkan menjadi orang yang budiman.
Anak pintar.
Ayah rasa Guru Besar akan menyukaimu.
Apa Guru Besar orang baik?
Beliau adalah salah satu yang terbaik diantara yang terbaik.
Chang Tsui-san...
Telingaku sakit.
Ini adalah Tangisan Pembawa Sial.
Jurus ini mengacaukan pikiran. Tahanlah dengan tenaga dalammu...
...atau kau akan terpengaruh dan menjadi gila.
Siapa kau!? Tunjukkan dirimu!
Tapak Es?
Mo-kei.
Ibu!
Apa kalian Tapak Es yang terkenal itu?
Chang Tsui-san, jika kau ingin anakmu kembali...
...beritahu kami dimana Raja Singa Emas berada.
Jangan mimpi kalian.
Jika kami memukul anakmu dengan Tapak Es kami, bagaimana menurutmu?
Beraninya kalian!
Anak itu tak bersalah. Mengapa kau mau menyakiti anak itu?
Jika kau melepaskannya...
...Wu-tong dan Sekte Ming akan sangat menghargaimu.
Apa kau mengancamku dengan Wu-tong dan Sekte Ming?
Bahkan jika si tua bangka Chang San-fung ada disini, aku takkan takut.
Benar begitu!?
- Guru. - Guru.
Aku Chang San-fung, memohon kalian untuk melepaskan anak itu.
Jadi begitu, Chang San-fung yang terkenal...
...hanyalah orang tua gendut. Aku terkejut.
Itu benar.
Namaku telah dibesar-besarkan. Itu bukanlah apa-apa.
Gendut, jika kau takut dengan jurus Tapak Es kami...
...minta muridmu memberitahu kami dimana Tse Shun berada.
Ya, Baiklah.
Tsui-san, cepat beritahu mereka.
Guru, Tse Shun adalah sahabatku.
Jika aku mengkhianatinya, aku tak berbudi dan tak setia pada sahabatku.
Benar sekali.
Bagaimana bisa kau jadi tak berbudi? Bagaimana bisa kau menghadapi orang lain?
Tolong, beri kami sedikit keringanan.
Tua bangka, cepat menyingkir jika kau takut mati.
Atau kau akan mati pada ulang tahunmu yang ke-100.
Huhhh...
Tak ada gunanya kau menghela nafas.
Dasar brengsek!
Aku tak seharusnya emosi atau marah saat ulang tahunku yang ke-100...
Kalian berdua memaksaku melanggar janjiku.
Aku harus memberimu pelajaran.
Adik!
Jika kau memukulnya sekali, aku akan memukul dia 100 kali.
Sayang, Gurumu sangat pemarah. / Sssttt...
Guru memang selalu pemarah.
Baiklah. Kita lepaskan mereka berdua bersamaan.
Baiklah, kurasa kau takkan mengelak.
Satu...
...dua...
...tiga.
Mo-kei.
Mo-kei.
Menyingkir! / Awas.
Tapak Es?
Mo-kei.
Bawa Mo-kei ke tempat Shaolin.
Eh, jangan. Bawa dia ke tempat Wu-tong.
Aku akan mendapatkan penawar dari mereka berdua.
Jangan! Jika kita teruskan, Mo-kei bisa terbunuh.
Hentikan.
Mo-kei.
Kakak, bagaimana keadaannya?
Tapak Es begitu kuat.
Kurasa, kita harus menunggu obat penawar dari Guru.
Bagaimana jika Mo-kei...
Ibu...
Badanku sakit!
Jangan khawatir, Mo-kei!
Makanlah permen ini.
Makanlah satu, setiap kau merasa sakit. Jadi kau takkan merasa sakit lagi, oke?
Saudara sekalian...
...perwakilan dari Shaolin, Ngo-mei, Hung-tung...
...Wah-shan and Kun-lun sudah tiba disini.
Mereka sepertinya datang untuk merayakan ulang tahun Guru.
Sebenarnya, mereka ingin saudara Chang memberitahu dimana Raja Singa Emas berada.
Hari ini adalah ulang tahun Guru kami.
Beliau meminta kami untuk tidak membuat perayaan besar.
Jadi beliau bisa menikmati hari ulang tahun yang tenang.
Kami menghargai kedatangan kalian dan kami akan membalasnya nanti.
Silahkan kalian pulang.
Kami bisa tak mengganggu Guru Chang...
...tapi dia harus menyerahkan Chang Tsui-san dan Yan So-so...
...serta memberitahu kami dimana Raja Singa Emas berada.
Lalu, kami akan segera pergi.
Guru Tanpa Ampun, kau pikir siapa dirimu?
Beraninya kau memaksa orang memenuhi permintaanmu?
Untuk membalaskan dendam untuk korban jiwa dari Sekte Iblis...
...kami ingin menangkap Tse Shun dengan cara apapun.
Jika kalian tidak memberikan apa yang kami inginkan...
...lalu kami akan melawan kalian.
Kudengar bahwa kungfu-mu sangat hebat.
Aku, Sung Yuen-kiu, dengan senang hati melawanmu.
Chang Tsui-san, jika kau tak keluar...
...tetuamu mungkin akan terbunuh.
Berhenti!
Guru Tanpa Ampun, jangan berlebihan.
Akhirnya kau muncul juga!
Dimana Raja Singa Emas?
Aku takkan memberitahu kalian dimana keberadaan sahabatku.
Kau pantas mati.
Kau ingin melindungi dengan pembunuh itu.
Aku akan membuatmu menyesal.
Jalang...
Kau!?
Biksu sialan...
Kau!?
Lihatlah pedang Yee-tin ku yang perkasa! Ini bukan masalah besar.
Jika Gurumu Kwok Shang bukanlah sahabatku...
...aku takkan mengampunimu kali ini.
Hanya akan berdampak buruk pada dunia jika kau yang memegang pedang Yee-tin.
Aku akan menjaga pedang ini untuk Gurumu selama 7 tahun.
7 tahun lagi, mintalah murid terbaikmu untuk mengambilnya suatu hari.
Chang San-fung, beraninya kau melindungi muridmu yang berdosa?
Jika kami menyerangmu sekarang bersama-sama...
...tak mungkin kau bisa megalahkan kami semua.
Saat kau kelelahan, kau pasti akan mati juga.
Beraninya kau? Apa kau mengancamku?
Guru, akulah yang seharusnya bertanggung jawab.
Mereka hanya datang untukku. Biar kuselesaikan sendiri.
Baiklah! Kau boleh menyelesaikannya sendiri.
Masalah pertarungan, aku sama sekali tak takut!
Beraninya mengancamku!?
Para tetua.
Kalian ingin aku mengatakan dimana saudaraku berada.
Sebenarnya, kalian hanya menginginkan pedangnya dan menjadi yang terkuat.
Aku takkan mengkhianati sahabatku.
Tapi aku tak ingin Guruku membahayakan nyawanya...
...saat masa tuanya.
Jadi, akan kuberikan jawabannya sekarang.
Tsui-san...
Ayah!
Ayah!
Ayah!
Kenapa kau membunuh dirimu sendiri?
Ibu...
Ibu! Mengapa Ayah melakukan ini?
Mo-kei...
...ingatlah wajah mereka semua.
Ingatlah mereka satu persatu.
Kau harus mengingat seluruh wajah mereka.
Mereka semua telah ternoda oleh darah Ayahmu.
Apa mereka memaksa Ayah sampai mati?
Kau harus membalaskan dendam Ayahmu.
Jangan lepaskan mereka.
Nyonya Yan, kami turut berduka atas kematian suami anda.
Sekarang, kaulah satu-satunya yang tahu keberadaan Tse Shun.
Master Hung Man, kemarilah, aku akan memberitahumu.
Tapi apakah kau akan membiarkanku dan anakku pergi?
Para biksu tak pernah mengingkari janjinya.
Baiklah, aku hanya akan memberitahumu.
Nyonya, bisa kau bicara lebih keras?
Guru, Raja Singa Emas tinggal disana.
Kuharap kau segera mendapatkan pedangnya.
Nyonya... / Dimana dia?
Dia tak bilang apa-apa. / Kau ingin memiliki pedangnya sendiri!
Ibu.
Mo-kei, ibu telah menipu mereka.
Lihat, bagaimana hebatnya kemampuan menipu Ibu.
Ingatlah...
...jangan pernah percaya pada wanita manapun.
Semakin cantik wanita itu, semakin pandai berbohong.
Ingatlah.
Ibu!
Guru, kita harus membalaskan dendam adik ke-5.
Sudahlah, kita selamatkan dulu nyawa Mo-kei.
Mo-kei...
Guru.
Kau memiliki tenaga dalam yang menyedihkan.
Memang kenapa?
Di tahun ini, aku tak bisa lagi meringkankanmu dari hawa dingin.
Jika biksu Shaolin itu tak terjun dari sini...
...dia pasti bisa menyembuhkanmu dengan Jurus Matahari miliknya.
Jurus Matahari?
Jurus Matahari adalah kungfu yang misterius dari Shaolin.
Itu sama kuatnya dengan Jurus Bulan Purnama.
Gulungan jurusnya telah hilang di Shaolin selama 300 tahun.
Tak sengaja, seorang biksu koki di Shaolin...
...menemukannya dalam sehelai kain sutra.
Setelah dia mempelajari kungfu itu...
...dia telah mengalahkan lebih dari 30 biksu dan melarikan diri.
Dia bahkan datang untuk menantangku.
Chang San-fung, kau benar-benar hebat.
Jurus Matahari bisa membuatmu terkenal di dunia persilatan.
Kurasa, kau sudah tak perjaka sebelum berlatih kungfu tersebut.
Jika tidak, aku pasti takkan bisa mengalahkanmu.
Aku tak bisa bayangkan jenis kungfu ini tak terkalahkan.
Lalu kenapa aku harus susah payah untuk mempelajarinya?
Chang San-fung, sampai jumpa.
Dasar gila.
Jika dia tak mati, kungfu miliknya pasti bisa menyelamatkanmu.
Anakku, kau harus tetap perjaka.
Jadi, kungfu-mu bisa lebih kuat.
Jangan mengira aku adalah kakek berumur 100 tahun.
Burungku selalu berdiri setiap pagi.
Apa?
Kenapa punyaku tak sama?
Punyamu lemah.
Guru.
Ada apa, Ching-su?
7 tahun telah berlalu.
Guru Tanpa Ampun dari Ngo-mei mengirim muridnya, Chow Chi-yu kemari...
...untuk mengambil pedang Yee-tin.
Chow Chi-yu?
Bagaimana kabar anda, Guru Chang?
Apa si Tanpa Ampun sudah lebih tenang?
Beliau telah mempelajari Buddha, beliau mengalami banyak perubahan.
Kau adalah gadis yang sopan, dia beruntung memiliki murid yang baik.
Mo-kei, kembalikan pedang Yee-tin padanya.
Saudara Mo-kei, apa kau putra dari Chang Tsui-san?
Aku...
Ya, saudara Mo-kei ditinggal mati oleh pamanku.
Aku Sung Ching-su.
Ayahku adalah saudara tertua dari "Tujuh Pendekar Wu-tong".
Terima kasih, saudara Mo-kei.
Chi-yu, kenapa tak tinggal disini untuk beberapa hari?
Persilahkan muridku Yen-kiu mengajarimu jurus pedang kami sebagai hadiah.
Terima kasih, Guru Chang.
Saudara Mo-kei.
Apa kau sedang mengawasi mereka?
Master Chang sangat menyayangimu...
...kurasa kau akan menjadi penerusnya nanti.
Jangan khawatir...
...Mo-kei tak bisa berlatih kungfu, kami yang akan mengurusnya.
Saudari Chi-yu, kenapa kita tidak berlatih bersama saja?
Dia terluka oleh Tapak Es 8 tahun lalu.
Dia tak bisa lagi mempelajari kungfu.
Ayah.
Ching-su, Guru ingin berlatih jurus Tai-chi...
...selama tiga bulan.
Kami harus tinggal bersamanya dalam ruangan rahasia.
Dalam 3 bulan ini, kau yang akan mengurus semuanya di Wu-tong.
Terima kasih, Ayah.
Ching-su, kau harus berusaha keras.
Pada generasi Wu-tong yang ke-3, Mo-kei tak bisa berlatih kungfu.
Kaulah satu-satunya yang akan kami harapkan.
Guru Chang membuat seratus pil Penguat Jantung.
Kau berikan satu pil setiap malam pada Mo-kei...
...untuk menghentikan hawa dingin di tubuhnya.
Ching-su akan mengurus Mo-kei dengan baik.
Sedang apa kalian?
Pergi... pergi.
Saudara Mo-kei, apa yang terjadi?
Ada orang yang mengintipmu.
Sungguh?
Mereka sangat jahat. Aku ketakutan.
Mereka semua sudah pergi.
Aku masih takut.
Kenapa kau tak masuk dan menemaniku?
Aku tahu kau takkan mau menemaniku.
Baiklah.
Aku tahu kau sangat peduli padaku.
Apa kau kepanasan?
Tidak. / Kau berkeringat.
Beraninya kau!
Chang Mo-kei, kau pikir kau itu penakluk wanita?
Saudara Ching-su, apakah ada sesuatu?
Jangan risau, aku yang berwenang sekarang.
Dasar pembawa sial, kau menyeret orang tuamu menuju kematian.
Kau hanya bisa merayu Guru Chang.
Jadi dia memberikanmu tenaga dalamnya untuk menjauhkanmu dari hawa dingin.
Jika dia memberikannya padaku, aku pasti sudah ahli kungfu terhebat.
Ibumu adalah pembawa sial.
Kau boleh menghinaku, tapi tidak dengan ibuku.
Aku penasaran, apa kau anak paman atau bukan.
Mungkin saja kau itu anak pelacur!
Mati sana!
Saudara Ching-su.
Tangkap dia, akan kupotong tangannya.
Jadi begitu, klan Wu-tong benar-benar pengecut!
Kawan, siapa kau?
Kawan? Aku bukan kawanmu.
Tutupi badanmu.
Dasar pelacur!
Turun kesini jika kau berani.
Kungfu Wu-tong tak ada yang istimewa.
Kungfu Sekte Ming jauh lebih kuat.
Saudari Chi-yu, serang dia dengan pedang Yee-tin.
Dasar jalang.
Pedang Yee-tin benar-benar ada di Wu-tong.
Kenapa kau tak lari? Hati-hati, jangan sampai anjing Wu-tong membunuhmu.
Aku takkan membiarkanmu menghina klan Wu-tong.
Kau pasti sudah gila.
Kita akan ngobrol nanti.
Jalang, aku akan membuatmu melihat betapa kuatnya pedangku.
Terima kasih! Sebenarnya aku datang karena pedang ini.
Aku ingin mematahkan Rantai Dingin yang tak terpatahkan ini.
Formasi jurus pedang Wu-tong.
Terima ini!
Cepat, kesini!
Kungfu mu begitu buruk.
Lupakan saja aku, cepat pergi.
Mereka akan membunuhmu jika mereka menangkapmu.
Hanya bercanda. Kau membawaku ke jalan buntu?
Chang Mo-kei, kau bergabung dengan Sekte Iblis dan mengacaukan kuil kami.
Sekarang aku akan menghukummu atas nama Wu-tong yang berwenang.
Murid-murid Wu-tong, patuhi perintahku. / Ya.
Habisi tanpa ampun. / Ya.
Nona, maaf telah melibatkanmu.
Panggil aku Siu Chiu.
Beraninya kau merayu pria pada saat seperti ini?
Kemana kalian bisa lari?
Kenapa kau melepaskan tanganmu tanpa memberitahuku?
Karena aku telah menyentuhmu...
Dasar bodoh, kau seharusnya diajari oleh Ayahmu.
Ayahku sudah lama meninggal.
Kau dipanggil Chang Mo-kei.
Apa Ayahmu adalah Chang Tsui-san?
Tuan Chang, aku adalah pelayanmu, Siu Chiu. / Cepat berdiri.
Siu Chiu adalah pelayan dari Raja Elang Putih.
Karena aku menghina Raja Elang Putih, dia mengurungku.
Lalu aku menjadi buronan. Dan kudengar pedang Yee-tin ada di Wu-tong.
Aku ingin menggunakannya.
Beruntung, aku bertemu denganmu dan kau menyelamatkanku.
Sudah, bangun.
Aku bukan tuanmu.
Kau menyentuhku lagi.
Kau adalah cucunya Raja Elang Putih.
Jadi aku harus menyambutmu, Tuan.
Sesungguhnya, aku belum pernah melihat kakekku sejak lahir.
Suara apa itu? Monster?
Lari...
Lewat sini. / Lewat sini.
Aku tak mengira akan ada tamu datang.
Kau adalah...
Aku adalah jiwa dari neraka.
Apa kau murid dari Wu-tong?
Aku Chang Mo-kei.
Aku sudah lama tak makan daging manusia.
Chang San-fung membuatku menderita disini.
Tak apa-apa jika aku memakan salah satu muridnya, kan?
Apa kau si biksu koki?
Kau mengenalku?
Gadis dibelakangmu kelihatan enak.
Dia pasti lebih lezat dibanding kau.
Dia bukanlah murid dari Wu-tong, cepat kemari dan makan saja aku!
Kau juga pendekar!
Tetua...
Tuan... Tuan Chang, bagaimana keadaanmu?
Dingin, dingin...
Apa yang telah kau lakukan padanya?
Tidak ada. Dia memang sudah terluka parah.
Siapa yang menyerangmu?
Aku dipukul oleh Tapak Es 8 tahun yang lalu.
Tak ada yang bisa menyembuhkannya.
Pasti Guru Chang sudah memberikanmu tenaga dalamnya beberapa tahun ini.
Dia pasti sangat menyayangimu.
Tetua, aku tahu kau bisa menyembuhkannya. Aku mohon padamu, sembuhkanlah dia.
Jurus Matahari ku adalah satu-satunya solusi.
Tapi mengapa aku harus menyembuhkan muridnya?
Chang Mo-kei, jika kau berteriak "Guruku orang brengsek"...
...aku akan mengajarimu Jurus Matahari untuk menyembuhkanmu dari hawa dingin.
Mustahil.
Jika kau tak mau menyelamatkannya, tak apa. Tapi mengapa kau menyerangnya?
Cepat teriakkan "Chang adalah bajingan memalukan" tiga kali.
Lalu kau akan terbebas dari penderitaan itu selamanya.
Kau juga akan memiliki kekuatan tak terkalahkan.
Ini sangat mudah.
Ikuti kataku...
..."Chang adalah bajingan memalukan!".
"Bajingan memalukan"...
...adalah dirimu!
Baiklah! Kita lihat apakah kau bisa melewati malam ini.
Tuan, tuan...
Badanku dingin. / Sangat dingin?
Tuan, bagaimana keadaanmu?
Dingin. / Apa masih dingin?
Dingin...
Dingin...
Apa sudah hangat?
Aku masih hidup. Aku masih hidup.
Tuan, kau baik-baik saja?
Siu Chiu.
Kau beruntung tadi malam.
Kau akan membeku sedingin es dalam waktu 2 atau 3 hari...
...jika tak ada seorang pun memberikanmu tenaga dalamnya...
...kau akan mati.
Kau tak berperasaan.
Chang Mo-kei, jika kau tak mempelajari Jurus Matahari...
...kau akan menderita kedinginan selama sisa hidupmu.
Tinggalkan Wu-tong, dan jadilah muridku.
Tuan Chang sangat baik padaku, aku tak bisa melakukan itu.
Kau keras kepala!
Kenapa kau memaksanya untuk mempelajari kungfu-mu?
10 tahun yang lalu, aku telah dikalahkan oleh Chang San-fung.
Aku sangat marah.
Aku ingin muridku...
...menjadi lebih berkuasa dibandingkan murid-muridnya.
Kenapa kau tak mengajariku saja?
Jika kau yang berlatih Jurus Matahari...
...setahun kemudian...
...kau akan memiliki dada rata, dengan tangan dan kaki berbulu...
...dengan janggut dan suara seperti pria.
Kau mau seperti itu?
Lupakan saja.
Tuan, tulang belakangnya patah, dia bergerak dengan batu itu.
Kenapa kau tak berjanji saja padanya?
Setelah mempelajari kungfu-nya, lalu kita bisa mengingkari janjinya.
Murid Wu-tong selalu berbudi luhur dan jujur!
Aku adalah murid dari Wu-tong, tapi dia memaksaku mempelajarinya.
Pasti ada tipuan. Aku takkan mempelajarinya.
Kurasa kau takkan bisa memaksaku mempelajari kungfu-mu.
Benarkah?
Siu Chiu.
Biarkan aku mengajarimu.
Takkan kubiarkan!
Kemunculan Matahari Perkasa, darah mengalir melawan arah.
Jangan tekan kepalaku ke bokong.
Udara dari perut mengalir ke seluruh tubuh.
Tulangku mau patah.
Lautan Darah. Atas dari belakang. Kolam Matahari.
Pintu Kehidupan. Ken-suk...
Chang Mo-kei...
...kau telah berhasil menguasai tingkat ke-1 Jurus Matahari.
Kau memiliki kungfu-ku sekarang.
Kau takkan pernah bisa menghilangkannya.
Kau...
Aku akan memaksamu mempelajari tingkat ke-2.
Kecuali kau mati...
...atau kau mengkhianati Wu-tong.
Aku tak berguna, sampai membiarkan...
...jalang itu menyerang Mo-kei jatuh kedalam jurang, aku terlambat.
Aku hanya bisa membunuhnya, tapi tak bisa menyelamatkan Mo-kei.
Silahkan bunuh aku, sebagai ganti rugi pada Paman Chang.
Baiklah, aku akan membunuhmu.
Yuen-kiu, meskipun kau membunuhnya, itu takkan bisa menyelamatkannya.
Tak ada gunanya membunuh dia.
Saudara Ching-su sudah melakukan yang terbaik.
Mo-kei sungguh pria yang malang.
Semoga ia tenang setelah kematiannya.
Shaolin mengajak kita untuk melakukan penyerangan ke Puncak Terang.
Kita akan mempertahankan kedamaian dan kebajikan dalam dunia persilatan.
Yuen-kiu, bimbing murid-muridmu, Ching-su dan Chi-yu akan pergi denganmu.
Baik, Guru.
Tingkat ke-9...
Matahari di Angkasa.
Chang Mo-kei, kau telah menguasai semua tingkatan Jurus Matahari.
Mulai sekarang, kau dipenuhi dengan tenaga yang kuat dan misterius.
Lukamu juga sudah sembuh.
Mulai sekarang, akan sulit untukmu terluka atau terbunuh.
Tuan, kau berhasil?
Terima kasih, Guru.
Bukankah kau tak bersedia untuk mempelajari kungfu-ku?
Seharusnya kau merasa menderita.
Aku tahu kau tak bermaksud mengajariku. Kau hanya ingin mempermalukanku dihadapan Guru-ku.
Jadi, aku menipumu untuk mengajariku kungfu-mu.
Aku harus membalaskan dendam orang tuaku. Aku sangat ingin mempelajari jurus ini.
Dasar penipu!
Tak hanya gadis cantik yang tak bisa dipercaya...
...kau bahkan tak bisa mempercayai orang yang terlihat seperti orang baik-baik.
Akan kubunuh kau!
Kita punya jurus kungfu yang sama. Bagaimana bisa kau membunuhku?
Awas, dia sangat kuat.
Tetua, tolong maafkan aku.
Kau menyembuhkanku dengan kungfu-mu.
Terima kasih atas jasamu.
Dasar kau penipu!
Jika aku bisa membalas dendam, aku akan datang menyelamatkanmu.
Kau akan mati mengenaskan!
Kita tunggu saja dan lihat siapa yang mati duluan. Ayo pergi.
Lihat saja berapa lama kalian berdua bisa bersama.
Kalian takkan bisa hidup bahagia.
Aku telah berhasil.
Shaolin, Ngo-mei, Hung-tung, Kun-lun and Wah-shan...
...kalian semua telah ternoda dengan darah orang tuaku.
Aku ingin kalian membayarnya.
Anda terlihat mengerikan.
Jika kau jadi aku, kau pasti memendam kebencian didalam hatimu selama 8 tahun.
Dikerjai dan dihina setiap saat.
Saat kau punya kesempatan untuk membalas, kau pasti akan melakukan apa yang kulakukan.
Apa kau akan kembali ke Wu-tong?
Sung Ching-su satu-satunya anak pamanku.
Aku tak bisa membalas dendam padanya.
Tidak mungkin.
Aku takkan kembali ke Wu-tong.
Dengan Jurus Matahari-ku...
...aku bisa pergi kemanapun.
Aku akan pergi ke Puncak Terang untuk menemui kakekku...
...dan memohon padanya untuk membebaskanmu.
Terima kasih.
Kita membahayakan hidup kita bersama. Jangan panggil aku Tuan lagi.
Aku senang melayanimu. Akankah kau bersedia aku melayanimu?
Kau begitu baik padaku, aku akan selalu mengingatnya.
Sekarang kau sangat kuat, akan banyak gadis yang menyukaimu.
Lalu, kau akan segera melupakanku.
Selama masih ada matahari, aku takkan pernah meninggalkanmu.
Tuan.
Tuan, disana ada penjual permen.
Ini adalah benda terakhir yang dibelikan Ibu padaku.
Setelah aku terkena Tapak Es, beliau memberikanku 3 buah permen.
Dia memintaku untuk memakan satu setiap kali aku merasakan sakit.
Saat mereka meninggal, kau memakan yang pertama, kan?
Aku mengeringkan sisanya dan menyimpannya baik-baik.
Bawakan kami arak dan makanan. / Baik, tuan.
Cepat!
6 perguruan persilatan sedang melakukan serangan ke Puncak Terang.
Aku yakin mereka akan menghancurkan Sekte Iblis.
Jika kita terlambat, kita akan kehilangan momen penting.
Bagaimana jika kita mengejar mereka?
Itu berarti lebih banyak orang yang akan pergi ke neraka.
Mereka adalaha 4 Ketua Cabang dan "5 Bendera Elemen Tak Terkalahkan".
Apakah orang rendahan seperti kalian bisa mengalahkan mereka?
Beraninya kau!
Dia pasti salah satu dari mereka. Serang dia!
Ya!
Ayo kita sembunyi.
Dasar orang rendahan.
Apa dia seseorang dari Sekte Ming?
Aku tak pernah melihat dia sebelumnya.
Mari kita bahas tentang serangan ke Puncak Terang.
Aku akan melakukan yang terbaik.
Kau kenal mereka?
Tentu, mereka menyerangku dengan Tapak Es 8 tahun yang lalu.
Jangan gegabah.
Banyak ahli kungfu yang kuat disini, kita tak bisa melawan mereka.
Tuan Rusa. / Apa kabar?
Guru, kami semua bergantung padamu.
Tolong sampaikan rasa terima kasihku pada Yang Mulia, sampai nanti.
Siapa itu?
Cepat keluar!
Apa yang kau lakukan disini?
Hei nak, apa yang kau lihat?
Dia kelihatannya tidak asing.
Sudahlah, mereka hanya pasangan yang sedang kasmaran.
Ayo pergi!
Aku hanya ingin...
Untung saja kau tak bergerak. Lihatlah.
Pria itu pasti orang penting.
Bahkan Pria Rusa dan Pria Bangau menjadi pengikutnya.
Pria? Dia itu wanita.
Wanita? Dia terlihat seperti Ibuku.
Dia cantik, jadi kau bilang dia mirip seperti Ibumu.
Sekarang kau mirip seperti Ibuku.
Masih bercanda?
Puncak Terang telah terkepung oleh 6 Perguruan, ayo cepat kesana.
Sekte Iblis telah bersiap-siap.
"5 Bendera Elemen" sudah siap di posisi.
Bahkan Wai Yat-siu, Raja Kelelawar Hijau sudah datang untuk membantu...
Meskipun dia berselisih dengan Raja Elang Putih.
Jika Ratu Naga Ungu dan Raja Singa Emas kembali...
...akan sulit bagi kita untuk menghadapi mereka.
Jika Raja Singa Emas kembali, itu bagus sekali.
Kita bisa merebut pedang To-lung.
Kau juga mau pedang Yee-tin punyaku?
Itulah yang kumau.
Aku tak berani.
Ratu Naga ungu adalah Nona Suci Persia dari Sekte Ming.
Dia telah menghilang bertahun-tahun. Dipercaya bahwa dia pergi ke Persia.
Setelah beberapa pertempuran, Raja Singa Emas menjadi buta.
Tak sulit untuk mengalahkannya.
Tapi Raja Elang Putih dan Raja Kelelawar Hijau...
...akan sulit dikalahkan.
Paman, aku punya ide.
Silahkan.
Raja Elang Putih mempunyai seorang cucu.
Dia adalah anak dari Chang Tsui-san. Namanya adalah Chang Mo-kei.
Dia meninggal beberapa bulan lalu.
Raja Elang Putih tak mengetahui hal itu.
Seorang pria tua...
...jika dia menemui cucunya lagi, dia akan sangat bahagia.
Jika tiba-tiba cucunya menyerangnya.,,
...sudah pasti dia punya kesempatan untuk membunuhnya.
Ide bagus.
Jadi, kita bisa menghabisi Raja Elang Putih dan Raja Kelelawar Hijau dengan mudah.
Serta merampas semua harta mereka.
Kita dari Perguruan Persilatan terhormat, bagaimana bisa kami melakukan hal itu?
Kalian menggunakan kematian keponakanku. Aku tak setuju melakukan hal itu.
Bukankah itu bagus? Kami hanya ingin membantu orang-orang miskin.
Aku setuju dengan Guru Yuen Chun.
Kau ingin seseorang untuk berpura-pura jadi Chang Mo-kei.
Lalu siapa orang yang paling cocok?
Anak dari Tuan Sung adalah pilihan terbaik.
Aku takkan mengijinkan murid Wu-tong melakukan hal keji seperti itu.
Kalian bajingan tengik merencanakan tipu muslihat.
Hati-hati kalian kena batunya!
Serangan Kelelawar.
Itu Raja Kelelawar Hijau, Wai Yat-siu.
Wai, lepaskan istriku!
Istrimu sangat gendut, mudah sekali bagiku untuk menghisap darahnya.
Dasar sial!
Tanpa Ampun, kau membunuh istriku.
Jika seseorang telah digigit oleh Wai Yat-siu...
...dia akan kehilangan kesadarannya dan hanya akan mematuhi perintah Wai.
Jika aku tak membunuh istrimu, kita akan mempunyai satu musuh lagi.
Kau...
Kau tak bisa melawannya.
Wai tak tahu betapa kuatnya pedang Yee-tin.
Dia menggunakan Nyonya Ho sebagai tameng.
Aku yakin dia terluka oleh energi pedangku.
Yang Mulia.
Apa 6 Perguruan sudah tiba di sisi bukit?
Mereka sudah tiba, Yang Mulia.
Bersiap di posisi "5 Elemen.
Saat mereka setengah perjalanan, aku ingin setengah dari mereka mati.
Baik.
Aku kembali.
Yang Mulia.
Kelelawar, aku senang kau datang membantu. Itu berarti, kau sangat mencintai Sekte kami.
Pria tua, aku punya beberapa informasi.
Ngomong-ngomong, aku telah melawan si Tanpa Ampun.
Pedang Yee-tin miliknya sangat kuat.
Kau tak apa-apa?
Tentu saja, aku tak apa-apa.
Bersiap diposisi.
Siapapun yang mengaku dirinya sebagai cucu dari Raja Elang Putih, Chang Mo-kei...
...habisi saja dia tanpa aba-aba.
Baik.
Apa kau bilang? Cucuku?
Mereka akan mengirim orang yang berpura-pura sebagai cucumu untuk membunuhmu.
Jika Batu Api Suci kita masih ada...
...aku takkan takut menghadapi pedang Yee-tin.
Omong kosong!
Jika Guru Yeung tak menghilang...
...dengan Jurus Ghaib-nya, beliau pasti menghabisi mereka dengan mudah.
Sakit sekali.
Kau terluka?
Tentu saja.
Tapi aku tak boleh mengecewakan di depan mereka.
Sudahlah, aku akan menyembuhkanmu dengan tenaga dalamku.
Itu tak berguna, kau harus menghisap bagian yang terluka.
Tidak masalah. / Benarkah?
Ya, aku takkan menarik kata-kataku.
Sungguh sahabat yang baik.
Lihat, lukanya ada di pantatku.
Tak masalah jika kau tak mau, tapi kau tak perlu menendangku!
Begitu banyak orang.
Mereka sepertinya bukan orang dari Sekte Ming,
Kenapa ada banyak sekali bendera?
Ini adalah kode dari Sekte kami.
Mereka telah bergabung ke zona terlarang dari "5 Bendera Elemen".
5 Bendera Elemen?
Jangan mundur!
Kita dari perguruan terhormat, kita tak boleh jadi pengecut.
Jika ada seorang pengecut, aku yang akan membunuhnya.
Kau benar... / Silahkan duluan.
Chi-yu, berikan aku pedang Yee-tin.
Baik, Guru.
Maju.
Kejar mereka.
Saudara sekalian, Namaku Siu Chiu, pelayan dari Raja Elang Putih.
Ini adalah cucu dari Raja Elang Putih, Tuan Chang Mo-kei.
Kau benar Chang Mo-kei?
Ya, benar.
Atas perintah Raja Elang Putih, siapapun yang mengaku sebagai Chang Mo-kei...
...harus dibunuh. Habisi dia.
Jalan.
Lari kesana. / Hei!
Aku benar-benar Chang Mo-kei.
Bunuh!
Kalian bahkan tak tahu siapa musuh kalian, kalian pantas mati.
Pukulan Matahari !
Hebat!
Tuan, dari Perguruan mana anda berasal?
Guru, dia itu Chang Mo-kei.
Dia adalah anak Chang Tsui-san?
Kenapa dia sangat kuat?
Kemana kau membawaku?
Ini adalah zona terlarang bagi Sekte Ming. / Apa? Zona terlarang?
Apa kita akan masuk?
Selain Guru Besar Sekte kami, bisa masuk sebelum beliau meninggal.
Jika mati diluar, orang yang membawa jasadnya...
...harus bunuh diri disini.
Bagaimana denganmu?
Aku hanya pelayan, Raja Elang Putih tak mengijinkanku bergabung Sekte-nya.
Jangan lari.
Ayo.
Sialan, jika kau jalan satu langkah lagi, aku akan membuatmu mati mengenaskan.
Aku akan mati mengenaskan jika aku tetap disini, dasar bodoh.
Tuan, ayo pergi.
Tangkap mereka! / Ayo!
Komandan, apa yang akan kita lakukan?
Ini adalah makam bekas Guru kita.
Ada banyak jebakan didalamnya.
Jika mereka masuk, mereka pasti akan mati.
Ayo kembali untuk minta bantuan.
Apa masalahnya?
Aku takut.
Tak perlu takut, lihatlah! Itu hanya tengkorak.
Kurasa merekalah orang yang membawa jasadnya, seperti katamu.
Kenapa kita tak pergi keluar.
Kita dikelilingi oleh Prajurit Bendera.
Begitu banyak orang diluar...
Aku tak ingin menyakiti pengikut kakekku dengan kungfu yang kumiliki.
Kurasa, kita tak punya pilihan selain maju ke depan.
Aku tahu jalan menuju ke Puncak Terang.
Mengapa kau tahu begitu banyak sedangkan kau hanya pelayan Raja Elang Putih?
Aku mendengarnya, jadi aku tahu.
Kakekku mengekangmu dengan rantai yang sangat kuat.
Pasti ada penyebabnya.
Siapa kau? Jangan bohong!
Kau tak mempercayaiku?
Aku hanya ingin tahu kebenarannya.
Tuan, aku telah bersumpah, aku tak bisa bilang siapapun.
Tapi aku berjanji, aku tak bermaksud melukai kakekmu...
...dan aku takkan pernah melukaimu.
Biarkan aku merahasiakannya. Oke?
Aku janji, akan memberitahumu saat waktunya tepat.
Baiklah, kita bicarakan nanti.
Ada jejak kaki di tanah.
Yeung Ting-tin, kaulah Guru Besar Sekte Iblis, tapi apa sekarang?
Bahkan kau membawa lari cintaku, untuk apa?
Tak terbayangkan, kau akan mati disini.
Aku, Shing Kwun, sekarang menggunakan 6 perguruan untuk menghancurkan Sekte-mu.
Aku juga ingin membawa lari jurus Jurus Gaib.
Lalu, aku akan jadi tak terkalahkan...
...dan jadi penguasa Dinasti Yuan.
Bahkan jika aku tak punya pedang To-lung...
...aku masih bisa jadi penguasa dunia persilatan.
Bekas guru Sekte Ming telah menghilang selama lebih dari 20 tahun.
Ternyata, beliau meninggal disini.
Dia mungkin adalah Shing Kwun, musuh dari Ayah asuhku.
Jadi begitu, dia menjadi pesuruh Pemerintahan Yuan.
Dia mengatur peperangan antara 6 perguruan dengan Sekte Ming.
Itulah kenapa dia menyerat keluarga Ayah asuhku menuju kematian.
Siapa itu?
Chang Mo-kei.
Bukankah kau sudah mati?
Apa hubungan antara kau dan Sekte Ming?
Apa yang terjadi antara kau dan ayahku? Mengapa kau membuat mereka seperti ini?
Yeung Ting-tin kabur bersama cintaku.
Aku telah berselingkuh dengan istrinya selama 3 tahun. Akhirnya, dia mengetahuinya.
Itulah kenapa dia sangat marah. Tapi dia tetap ingin membunuhku.
Cintaku ingin melindungiku, hingga dia melakukan bunuh diri.
Aku menetap selama 20 tahun di Shaolin dengan menyamar.
Aku menantikan kesempatan ini untuk menghancurkan Sekte Ming.
Kau menggoda istrinya dan mengacaukan Sekte Iblis-nya.
Dan kau membuat alasan. Dasar memalukan!
Tak peduli itu benar atau salah...
...itu bukan urusanmu untuk menasehatiku.
Chang Mo-kei, aku akan mengirimmu untuk bertemu kedua orang tuamu.
Menyingkir.
Jenis kungfu apa itu?
Jurus Matahari.
Aku tak mengira akan dikalahkan olehmu.
Chang Tsui-san ternyata menyimpan rahasia.
Apa ini?
Sial!
Minggir, akan coba kuhancurkan dengan Jurus Matahari.
Tuan.
Jangan gunakan Jurus Matahari lagi.
Aku takut tempat ini akan runtuh.
Lalu kita tunggu sampai mati?
Kita akan mencari jalan keluar lain.
Ada beberapa tulisan.
Siapapun yang terkurung disini. Harus membungkuk kepada tulang-belulang...
...atau arwahnya akan menghantuimu.
Kita akan segera mati, kita juga akan menjadi arwah.
Kita tak perlu takut.
Mungkin kita akan selamat.
Kita harus menghargai orang mati, mendekat dan membungkuk.
Master Yeung, maaf kami telah mengganggumu.
Jika kami punya kesempatan keluar...
...kami akan membalaskan dendammu, untuk membunuh Shing Kwun.
Tolong berkati kami.
Tulisan apa ini? / Itu bahasa Persia.
Kau bisa membacanya? / Tentu.
Setelah membungkuk padaku...
...kau akan memiliki Jurus Ghaib milikku.
Setelah kau mempelajarinya, kau bisa menghancurkan pintu batu...
...dan mencapai Puncak Terang.
Tuan, Jurus Ghaib tertulis di batunya.
Guru Yeung sangat bijak.
Dia tahu Shing Kwun takkan membungkuk padanya.
Jadi dia membuat jebakan seperti ini.
Berlatihlah, lalu mungkin kita bisa keluar.
Tapi tak benar jika aku mempelajari kungfu Sekte Ming.
Disini tertulis, setelah kau mempelajarinya...
...kau harus menyampaikan pesan peninggalan Guru Yeung...
...mintalah kepada Raja Singa Emas untuk menjadi penerusnya.
Jurus Ghaib juga harus dijaga olehnya.
Lalu, dapatkan Tablet Api Suci dari Sekte Ming di Persia.
Beliau ingin Ayah asuhmu menjadi penerusnya.
Karena kau adalah anak asuhnya, kurasa tak masalah jika kau mempelajarinya.
Tapi, butuh waktu berapa lama?
Disini tertulis bahwa...
...butuh 30 tahun bagi orang biasa.
Untuk orang yang menguasai kungfu, hanya dibutuhkan waktu 6 jam.
Aku telah menguasai Jurus Matahari. Aku hanya perlu 6 jam.
Ya sudah, cepat mulai.
Raja Kelelawar Hijau, kau terluka.
Jangan disia-siakan!
Dimana wanitanya?
Sebelah sana.
Kalian ingin kuhisap seluruh darahnya?
Kami adalah palang merah. / Kami datang untuk menyelamatkan.
Dia berdarah.
Serang dia.
Bangsat kalian! Jika aku tak terluka parah, pasti sudah kubunuh kalian.
Pak tua, sudah kuhentikan pendarahanmu.
Raja Elang Putih, kau memang hebat.
Kami menyerah.
Ayah, dia terluka. Kenapa kau tak membunuhnya?
Dia bertarung melawan 5 orang, lagipula, dia menang.
Jika kita menyerangnya, bagaimana bisa menyebut diri kita pendekar?
Berhenti!
Ada apa?
Kau tak menyerang. / Kami, perguruan Wah-shan akan menyerang sekarang!
Tak bisa kubayangkan...
...aku bisa disiksa oleh para berandalan.
Pak tua, mari kita bertarung bersama untuk Sekte tercinta kita.
Sekte Iblis akan segera hancur.
Chi-yu, pergi dengan saudarimu untuk membunuh semua anggota Sekte Iblis...
...dan bakar mereka dengan api suci.
Baik, Guru.
Raja Elang Putih, kau memang Guru kungfu yang hebat.
Jurus Cakar Elang milikmu tak ada tandingannya di dunia persilatan.
Itu sama hebatnya dengan Jurus Cakar Naga milik Shaolin.
Kau sebaiknya bunuh diri.
Pak tua, jangan mudah menyerah.
Dengarkan semuanya!
Aku Chang Mo-kei, meminta kalian untuk berhenti!
Mo-kei, bukankah kau sudah mati?
Apakah dia anaknya So-so?
Itu cucumu?
Terima kasih sudah mendengarkan.
Hari ini, pertempuran antara Sekte Ming dan 6 perguruan...
...adalah jebakan oleh Shing Kwun, Guru dari Tse Shun.
Tolong tetap tenang dan jangan terjebak kedalam perangkapnya.
Omong kosong! Sekte Iblis sangat kejam.
Wai Yat-siu menggunakan darah untuk berlatih.
Tse Shun telah membunuh banyak orang tak berdosa, mereka harus mati.
Ya, aku harus membunuh untuk berlatih...
...tapi hanya perlu darah ayam, darah babi dan darahku sendiri.
Pada malam itu, Nyonya Ho dari perguruan Kun-lun dibunuh olehmu.
Aku tak menggigitnya.
Soal pembantaian, nenek tua, kau membunuh lebih banyak dariku.
Kau...
Shing Kwun melayani Yuan, dia ingin kita agar saling membunuh.
Guru, kuharap kau mengerti.
Seperti yang kau bilang, dimana Shing Kwun sekarang?
Dia telah menyamar di Shaolin selama lebih dari 20 tahun...
...dan menggunakan penutup wajah.
Beraninya kau menuduh pamanku Yuen Chun?
Dimana Yuen Chun?
Dia menyelinap kedalam kuburan dan ingin mencuri Jurus Ghaib.
Guru Yeung telah dibunuh olehnya.
Siu Chiu, coba jelaskan.
Kakek, aku takkan membiarkan siapa pun melukaimu.
Kau menghina Shaolin, kau memang bermulut besar.
Coba lawan Jurus Cakar Naga-ku.
Guru, maukah kau melepaskan kami kita aku bisa mengalahkanmu?
Baiklah, kami setuju.
Baiklah, silahkan maju.
Pria ini sangat kuat.
Jika kekuatanku 6 ribu poin, maka dia punya 10 ribu poin.
Jurus Cakar Naga!
Baiklah. Musnahkan kungfu-ku sekarang.
Aku hanya datang untuk menghentikan pertarungan, bukan untuk menambah masalah.
Lagipula, aku menggunakan kungfu Shaolin. Aku sama sekali tak menghina kalian.
Tolong maafkan aku.
Baiklah, ayo pergi.
Chang Mo-kei, ijinkan aku menantangmu.
Mereka memaksa Ayahku sampai mati.
Sekarang, mereka datang untuk membunuh tanpa alasan.
Aku harus membalaskan dendam Ayahku.
Tak mungkin. Jika aku bertarung melawan mereka...
...itu artinya aku terjebak oleh perangkap Shing Kwun.
Aku harus menahan amarahku...
...untuk menjadi penguasa, aku harus bisa mengendalikan amarah.
Hati-hati, kau harus waspada dengan pedangnya.
Benar, jangan melawannya.
Guru, silahkan maju.
Jurus Ghaib!
Dasar biarawati sialan!
Siu Chiu. / Ya.
Terima kasih, Tuan.
Saudara Mo-kei, sebenarnya aku terpaksa menjebakmu.
Tolong maafkan aku.
Aku tak pernah memikirkan itu.
Tolong bawa pedang ini kepada Guru-mu.
Ada lagi yang ingin menantangku?
Chi-yu.
Saudaraku.
Tuan.
Jangan mati...
Tuan, jangan mati... / Mo-kei.
Ayo serang mereka bersama-sama. Aku yakin kita bisa bunuh mereka.
Siapa yang berani mendekat, akan menjadi musuh Wu-tong.
Bedebah kau!
Ayo, kita pergi.
Tuan...
...kau tak boleh mati, jangan tinggalkan aku.
Aku terlindungi oleh Jurus Matahari, aku tak akan mati.
Tapi aku tak bisa menggunakan kungfu-ku selama seminggu.
Mo-kei, beristirahatlah.
Datanglah mengunjungi Guru Chang saat kau punya waktu luang.
Karena kami melindungimu, kami akan melawan 5 perguruan lain.
Kami harus segera pergi secepatnya.
...atau kami akan disalahkan karena bersekutu dengan Sekte Iblis.
Terus kenapa? Kau pikir siapa dirimu?
Mungkin kami akan menyelamatkan perguruan Wu-tong suati hari nanti.
Omong kosong apa yang kau bilang? / Ching-su.
Paman...
...tolong bawa pedang Yee-tin kepada Guru Chang.
Jangan sampai Tanpa Ampun mendapatkannya lagi. / Baiklah.
Mo-kei. / Tuan.
Jalan.
Hati-hati.
Guru.
Yau Tin-tsing, Wai Yat-siu dan 5 Bendera Elemen memberi hormat pada Guru Chang.
Aku bukan Guru kalian.
Ada sebuah tradisi, siapapun yang menggunakan Jurus Ghaib adalah Guru kami.
Sekte kami telah terpecah belah selama beberapa tahun ini.
Raja Singa Emas dan Ratu Naga Ungu...
...pergi setelah bertarung memperebutkan kepemimpinan.
Anda menyelamatkan kami.
Selain dirimu, lalu siapa lagi yang memenuhi syarat menjadi Guru?
Tapi Guru Yeung menginginkan Ayah asuhku yang menjadi penerusnya.
Baik itu kau ataupun Ayah asuhmu sama saja.
Yang Mulia.
Perguruan Wah-shan kembali dengan pasukan. Mereka ingin menyerang.
Sialan, dasar brengsek!
Aku Chu Yuen-chang, siap melayani anda.
Sekarang keadaan genting...
...tolong perintahkan apa yang harus kami lakukan.
Karena banyak dari kalian yang terluka...
...kita sebaiknya bersembunyi kedalam kuburan. Bagaimana menurut kalian?
Jika kau bersedia menjadi Guru kami, kami akan melakukan apapun perintahmu.
Dengarkan, para pengikutku.
Kita menuju kuburan dan bersembunyi dulu.
Setelah kita pulih, kita akan membalas dendam kita.
Hidup Yang Mulia!
Kungfu yang sangat hebat!
Kami sangat diberkati karena memiliki Anda sebagai pemimpin.
Chu Yuen-chang, aku hanya sementara menggantikan untuk Ayah asuhku.
Kalau aku boleh jujur...
...meskipun anda tetap menolak untuk menjadi Guru kami...
...aku bisa tahu dari mata anda...
...bahwa anda berkeinginan untuk menjadi penguasa.
Kita punya banyak pengikut...
...dan kita bertempur terus-menerus melawan pemerintah. Kita punya kekuatan.
Sejak kau ingin membalas dendam...
...setelah menjadi Guru Besar, anda punya kesempatan besar melakukannya.
...dan mungkin anda bisa menggulingkan Dinasti Yuan dan menjadi Raja.
Itu mungkin saja.
Hentikan.
Raja Elang Putih sudah tua...
Raja Kelelawar Hijau terlalu acuh. Mereka tak bisa banyak membantu anda.
Tak peduli apapun...
...perintahkan saja aku, dan aku akan siap membantu.
Dari matamu, aku tahu kau orang yang ambisius.
Jika kau jadi tangan kananku, kau punya kesuksesan yang lebih baik.
Kau sangat bijak. Aku tak ingin menjadi Guru...
...tapi orang bijak biasanya menjijikan!
Aku mengerti. / Pergi dari sini.
Guru, tolong bebaskan kami. / Guru, ampunilah kami.
Wah-shan adalah perguruan terhormat, tapi kalian merusaknya.
Guru, jangan bunuh kami, akan kami beritahu rahasia.
Silahkan.
Murid-murid Wu-tong diserang oleh beberapa biksu.
Mereka sepertinya dari Shaolin. Semua murid tertangkap.
Guru, kami menemukan bahwa Tn. Yan dari Wu-tong terluka. Dia didepan.
Guru.
Paman Yan...
Mo-kei. / Bagaimana keadaanmu?
kami bertemu beberapa biksu Shaolin dalam perjalan pulang menuju Wu-tong.
Mereka meracuni kami dengan parfum...
...yang sangat mematikan.
Siapapun yang menghirup atau menelannya akan kehilangan kungfu dan tenaganya.
Hanya penawar khusus yang bisa menyembuhkannya.
Aku menahan napasku, jadi aku bisa kabur.
Para saudaraku semuanya tertangkap.
Tapi kemudian, aku bertemu 2 biksu, mereka sangat kuat.
Aku terluka parah, mereka mematahkan sendi-sendiku.
Mereka sangat kejam.
Ayo pergi ke Shaolin dan dapatkan Pamanku kembali.
Sudah diputuskan. / Benar.
Semuanya sudah dipekerjakan? / Ya, kau bisa tanyakan mereka.
Pergi kesana? Baiklah.
Tuan, semua tabib di kota telah dipekerjakan dan semua obat...
...telah dibeli oleh satu orang.
Ini aneh.
Ini mungkin dilakukan oleh para biksu Shaolin.
Bukan, ia tinggal didekat sini, sebuah tempat bernama Vila Pohon Hijau.
Tuan, kurasa mereka tahu bahwa kita butuh obat-obatan untuk menyembuhkan Yan...
...jadi mereka mengatur perangkap ini untuk kita.
Vila Pohon Hijau?
Vila Pohon Hijau
Selamat datang. Guru kami sudah lama menantikan anda.
Boleh kutahu namanya?
Anda akan mengetahuinya nanti.
Sialan, kau ingin menjebak kami? Bicaralah, atau kuhisap darahmu.
Darah bawahanku bau.
Jika kau ingin darah segar, aku telah menyiapkannya.
Aku juga telah menyiapkan jamuan makan untuk kalian.
Kenapa kau tak memberitahu kami namamu?
Namaku Chao Min...
...dan bukan siapa-siapa di dunia persilatan. Aku tak ada artinya bagimu.
Jika kau takut, silahkan pergi.
Hati-hati.
Guru, ia adalah orang yang kita lihat di rumah makan.
Kakek, Raja Kelelawar, dia adalah Guru dari Tapak Es.
Mungkin akan ada sedikit pertarungan nanti.
Kau benar-benar hebat.
Tak kusangka kau sangat kuat saat kulihat kau terakhir kali.
Aku tak menyangka kau bisa mengalahkan 6 perguruan...
...dan menjadi Guru Besar dari Sekte Ming.
Kau memang pendekar muda!
Boleh aku tahu mengapa kau membeli semua obat dan mempekerjakan semua tabib?
Kudengar bahwa Tn. Yan diserang oleh Shaolin.
Aku tahu bahwa dia akan diperlakukan dengan buruk oleh tabib murahan...
...jadi kubawa semua tabib murahan kesini.
Lagipula, aku telah menyiapkan Pil Giok Hitam untuknya.
Tuan.
Kita bukanlah teman, kenapa kau menolong kami?
Kami berteman dengan para pendekar adalah latihan kami di Pemerintahan Yuan.
Kau adalah guru kungfu nomor satu di dunia...
...ini tidak ada apa-apanya.
Pil Giok Hitam adalah obat paling mujarab di dunia.
Bagaimana bisa dia memberikannya pada kita begitu saja?
Kau orang Manchurian.
Ayahku adalah Raja dari Yu-yang.
Shaolin terlalu bodoh untuk menantangmu.
Kami akan membantumu untuk menghabisi mereka.
Tuan, apakah itu pedang Yee-tin?
Benar.
Kami akan mengurusi urusan kami sendiri.
Kami tak ingin gangguan apapun dari pemerintah.
Terima kasih banyak.
Guru Chang, silahkan tinggal...
...aku telah menyiapkan makanan untuk kalian.
Aku akan ganti baju, aku permisi dulu.
Kami akan pergi.
Apa kau yakin itu Pil Giok Hitam atau bukan?
Sialan, sombong sekali kau!
Apa itu asli atau tidak?
Baunya harum.
Ini mungkin jebakan, kita sebaiknya segera pergi.
Jalan. / Ya.
Kau...
Guru, kami sangat lelah. Kami kehilangan tenaga.
Para saudaraku diracuni oleh racun ini.
Akulah satu-satunya yang menahan napas waktu itu.
Apa yang kita lakukan sekarang?
Aku akan mendapatkan penawar darinya.
Siu Chiu, berjagalah disini.
Kau menepati janjimu.
Kau datang untuk minum bersamaku.
Kenapa kau menjebak kami?
Guru Chang, tak ada yang menyuruhmu untuk menyentuh pedang itu.
Itu karena salah satu orangmu serakah.
Itulah kenapa mereka terkena racun.
Berikan padaku penawarnya.
Guru Chang, apa kau memohon atau sedang memaksa?
Dimana para Tapak Es ?
Suruh mereka keluar.
Apa kau takut pada mereka?
Takkan kuberitahu dimana mereka supaya kau ketakutan.
Jangan kira aku takkan melawanmu hanya karena kau wanita.
Aku tahu. Jadi, kuputuskan untuk...
...menyerang lebih dulu.
Guru Chang, maukah kau bermain musik denganku?
Berhenti bermain-main.
Aku sangat menyukainya!
Guru Chang, kau ingin melihat kakiku? Bilang saja.
Kenapa kau ambil sepatuku?
Kau sangat mesum, bagaimana bisa kau menyebut dirimu pendekar?
Aku sama sekali bukan pendekar!
Aku wanita murahan.
Kau pernah mendengarnya? Wanita itu murahan.
Aku takkan berdebat denganmu.
Jika kau tak memberikan penawarnya, akan kuhancurkan tempat ini.
Aku sama sekali tak peduli...
...tapi teman-temanmu sedang terkena racun.
Jika mereka tak menelan penawarnya dalam waktu 4 jam...
...mereka akan kehilangan kungfu mereka.
Waktunya sangat sedikit.
Tapak Es?
Itu bukan jurus Tapak Es.
Bukan, aku tak tahu jurus itu. Aku hanya ingin menakutimu.
Jika aku tak menahan seranganku...
...kau pasti sudah mati.
Kau tak berniat membunuhku.
Kau menyukaiku.
Omong kosong.
Kau lebih menyukai pelayanmu, atau lebih menyukaiku?
Jika kau tak menyerahkan penawarnya, aku akan membunuhmu.
Silahkan.
Jawab aku, atau tak akan kuberikan penawarnya.
Kau...
Aku tahu kau lebih mencintai pelayan itu.
Aku telah menyuruh Tanpa Ampun menemuinya.
Beraninya kau!
Pergilah...
...jika kau pergi, kungfu teman-temanmu akan hilang selamanya.
Sepertinya aku tak punya pilihan.
Berikan padaku atau tidak?
Tidak.
Berikan atau tidak?
Tak peduli apapun, tidak!
Bukankah kau takut padaku?
Aku akan jadi wanitamu cepat atau lambat. Aku tak perlu melawan.
Lagipula, tak seorang pun akan menolongku.
Kau bisa lakukan apapun yang kau mau.
Memalukan.
Chang Mo-kei...
...aku bisa memberimu penawarnya...
...dan Pil Giok Hitam.
Tapi...
...kau harus berjanji tiga hal padaku.
Guru, dimana orang-orang Sekte Ming itu?
Mereka sepertinya sudah pergi.
Guru, lihat!
Si Tanpa Ampun lagi.
Siu Chiu, tinggalkan kami.
Tidak, Tuan memintaku tinggal disini.
Tak peduli apapun, aku harus menahannya.
Dasar brengsek, niat busuk apa yang kalian rencanakan?
Guru, sepertinya mereka terluka.
Sialan kau! Jika kau berani mendekat, akan kuhisap semua darahmu!
Apa yang kau lihat?
Aku punya terlalu banyak darah, tak apa-apa jika aku membagikannya.
Aku sudah melepaskanmu sekali.
Sekarang, aku punya kesempatan untuk membunuh iblis dunia persilatan.
Guru, tak pantas jika kita mengambil keuntungan.
Jalang, menyingkir!
Jalang, jika kau bisa menahan 3 serangan dariku...
...akan kubiarkan kau membunuh kami.
Beraninya kau.
Atau akan kuambil tiga jurus darimu. Jika kau mengalahkanku...
...maka akan kubiarkan kau melakukan apapun.
Dasar omong besar!
Jika kau bisa menahan tiga pukulanku, aku akan melepaskan kalian.
Baiklah.
Siu Chiu...
Bagaimana? / Kau tak apa-apa?
Aku bisa menahannya.
Dua lagi.
Guru, dia terluka parah, kenapa tak biarkan aku bunuh dia saja?
Aku tak boleh menarik kata-kataku.
Aku tak berani.
Siu Chiu, tinggalkan saja kami.
Satu lagi.
Kau sungguh cari mati, aku tak bisa menolongmu.
Guru. / Guru.
Siu Chiu. / Tuan.
Ayo pergi.
Raja Kelelawar, berikan ini pada mereka. / Baiklah.
Mo-kei, bagaimana bisa Chao Min memberimu penawarnya?
Hati-hati tipuan-tipuannya.
Kuminta dia memakan tiga pil didepanku. Penawarnya seharusnya asli.
Siu Chiu.
Tuan.
Pasangan yang serasi.
Jalang, beraninya kau kesini!
Kenapa tidak?
Guru kalian berjanji melakukan tiga hal untukku.
Itulah kenapa kuberikan padanya obat penawar untuk menyelamatkan kalian.
Tuan.
Aku telah berjanji melakukan tiga hal selama tidak melanggar akal sehat.
Tak melanggar nilai-nilai pendekar.
Aku tak mengijinkanmu untuk menikahi Siu Chiu.
Itu tak melanggar akal sehat, kan?
Master Chang, tidak semudah itu.
Saat terpikir sesuatu olehku, aku akan datang menemuimu.
Aku tak pernah bertemu wanita yang begitu licik.
Wanita itu pasti musuh yang kuat bagi Sekte Ming kita.
Pasti ada dalang dibalik serangan terhadap Wu-tong oleh Shaolin.
Kita harus pergi ke kuil Shaolin sekarang, untuk mengetahui kebenarannya.
Guru. / Guru, anda baik-baik saja?
Guru Tanpa Ampun, Raja Yu-yang ingin anda menjadi tamunya.
Silahkan
Kuil Shaolin
Kenapa sangat sunyi?
Guru Chang Mo-kei, bersama dengan Raja Elang Putih dan Raja Kelawar Hijau...
...ingin menemui Guru Besar kalian.
Guru Besar kami sedang bertapa, beliau tak ingin menemui siapapun.
Kami sudah jauh-jauh kesini. Kami ingin menemuinya sekarang, ini darurat.
Tolong beritahu guru kalian.
Beliau tak ingin menemui kalian.
Pergilah.
Tunggu. Dari gerakanmu...
...kau bukanlah murid dari kungfu Shaolin.
Kepalamu baru saja dicukur, dan tergores.
Kau bukan biksu sungguhan. Kau pasti palsu
Sudah kubilang, dia itu palsu.
Guru, pergilah kedalam dan periksa.
Baik.
Guru, lihat!
Pertama bunuh Shaolin, lalu Wu-tong.
Kami Sekte Ming, adalah penguasa di dunia persilatan.
Ini jebakan.
Apakah para Guru kungfu dari Shaolin terbunuh?
Mereka mungkin diracuni dengan parfum.
Kurasa mereka semua tertangkap.
Sialan. / Ada apa?
Bunuh Shaolin, lalu Wu-tong.
Mereka pasti menuju Wu-tong.
Cepat kita kesana. / Ya.
Kau ingin pergi? Tidak semudah itu.
Guru, anda sebaiknya pergi duluan.
Guru, ada apa?
Hung Shang dari Shaolin ingin bertemu Guru Chang.
Ikuti aku.
Guru, Shaoling telah mengalami bencana besar.
Kami diserang oleh Sekte Iblis, Selain aku, tak ada yang selamat.
Benarkah?
Para guru kungfu yang melakukan serangan ke Puncak Terang...
...mereka semua tertangkap oleh Sekte Iblis.
Guru Chang, jika kau tak berbuat sesuatu...
...seluruh dunia persilatan pasti akan dikuasai oleh Sekte Iblis.
Sudah, bangun.
Awas, guru!
Biksu ini palsu, dia berasal dari Sekte Iblis.
Dimana Ayah dan Pamanmu?
Guru.
Mo-kei tidak mati...
...dia bergabung dengan Sekte Iblis dan mempelajari banyak Jurus Iblis.
Ayahku dan para Paman tak siap.
Lima dari mereka... Guru...
Ching-su, apa yang terjadi?
Guru.
Ching-su, beraninya kau mencoba membunuhku?
Bahkan seorang korban tak bisa menipumu.
Guru, kau seharusnya menjadi penguasa dunia.
Kungfu-mu sangat hebat, sangat tak pantas menjadi seorang Taois disini.
Kenapa tak ikut denganku bekerja untuk pemerintahan...
...dan menikmati hidup makmur bersama.
Kau...
Chang San-fung, kau ingat kami?
Jadi begitu, masalah yang terjadi selama beberapa tahun...
...telah direncakan oleh pemerintah.
Ya, kau memang benar.
Yang Mulia kami, ingin menjadikamu Jenderal di pemerintahan kami.
Jika kau bersedia bekerja untuk kami...
...perguruanmu akan menikmati kemakmuran bersama-sama.
Para muridmu akan menjadi komandan.
Untuk mengatur kerusuhan bagi pemerintahku.
Aku, Chang San-fung, melakukan apapun yang menurutku benar..
...tapi aku takkan pernah berkhianat.
Chang San-fung...
...jika kau tak mau bekerja untuk kami, kau akan segera pergi ke neraka.
Jangan takut, aku hanya ingin menggaruk punggungku.
Chang San-fung, berapa banyak darah yang kau punya?
Lindungi Guru.
Jangan, biar kutangani ini.
Jurus Ghaib.
Guru.
Guru, kau tak apa-apa?
Mo-kei. / Apa kabar?
Ching-su, bajingan itu ingin membunuhku.
Kenapa kau sangat kuat?
Kau memintaku untuk menjaga keperjakaanku. Aku masih perjaka.
Hentikan basa-basinya.
Yang Mulia.
Bagaimana bisa kalian begitu lancang pada Guru Chang?
Apa kabarmu, Guru Chang? Aku Chao Min.
Yang Mulia.
Guru Chang, jangan keras kepala.
Apa kau ingin murid-muridmu terbunuh?
Pria pasti akan mati...
...namun kita harus mati dengan berarti.
Guru, jangan takut. Aku disini.
Tuan Chang, apa kau ingat kau berjanji 3 hal untukku?
Bisa kau menepati janjimu?
Selama tidak melanggar akal sehat dan bukan tindakan heroik, akan kulakukan.
Pertama, kau tak boleh menggunakan Jurus Matahari.
Kenapa kau tak ikat saja dia?
Dasar mulut besar, akan kusumpal mulutmu cepat atau lambat.
Kedua, jangan gunakan Jurus Ghaib.
Baiklah, aku berjanji.
Mo-kei, jenis kungfu apa yang akan kau pakai? / Guru, ajari aku sesuatu.
Kenapa tak memakai kungfu Wu-tong?
Tidak apa-apa, kan? / Tak apa-apa.
Guru, ayo.
Tai-chi, tidak berasal dari apapun.
Guru, kau terlalu lambat.
Aku tak bisa bertahan, cepatlah sedikit.
Mo-kei...
...jurus pertahanan diri yang kukembangkan sendiri...
...100 tahun sejak Pukulan Tai-Chi.
Ini adalah inti dari gerakan. Inti dari segalanya.
Positif dan negatif berdampingan. Tak bisa terpisah.
Dua elemen saling berkaitan. Namun saling berlawanan.
Tetap tenang, atur napasmu.
Konsentrasikan pikiran. Fokuskan perhatian.
Gerakannya lembut namun juga keras. Gunakan keduanya.
Dalam Tai-Chi, ada lembut dan kasar.
Gunakan keduanya. Lakukan gerakan sesuai keinginanmu.
Mo-kei, kau terlindungi oleh Jurus Matahari.
Kau bisa mempelajari semua macam kungfu dengan cepat.
Tai Chi, cukup ingat maknanya, bukan gerakannya.
Lupakan semua jurus-jurusmu. Begitulah caramu menguasainya.
Kau bisa ingat?
Aku sudah lupa.
Apa nama jurus-jurusnya? / Aku lupa.
Siapa nama Ayahmu? / Aku lupa.
Baiklah, cukup ingat satu hal. Kalahkan mereka tanpa ampun.
Selamat, kau telah mendapatkan murid yang baik.
Kau juga punya cucu yang baik.
Aku akan melepaskanmu sekarang. Kau boleh pergi.
Chang Mo-kei, takkan kubiarkan kau memenuhi janjimu semudah itu.
Nyawa 6 perguruan sekarang ada ditanganku.
Jika aku tak kembali dalam 3 hari, mereka semua akan terbunuh.
Apa yang kau mau?
Hari ini, kau beruntung. Ayo, pergi.
Tidak semudah itu. Jangan pergi.
Baiklah, aku takkan pergi.
Aku akan tinggal disini beberapa hari.
Kau sebaiknya segera menyiapkan pemakaman untuk teman-temanmu.
Kalian boleh pergi, kecuali Ching-su.
Yang Mulia, jangan tinggalkan aku.
Dasar anjing tak tahu diri...
...dia sudah tak berguna untukku.
Ambil saja jika kau mau.
Guru, aku pantas mati. Aku tak berguna.
Guru, lepaskan aku.
Bagaimana bisa kau menghadapi Ayahmu?
Mo-kei...
Karena kita tumbuh bersama, tolong mohon pada Guru untuk melepaskanku.
Mo-kei.
Paman Sung hanya punya satu putra.
Jika aku membunuhmu, dia takkan punya penerus.
Baiklah.
Guru, aku sudah menghancurkan kungfunya.
Tolong, biarkan dia hidup.
Baiklah.
Guru, terima kasih. Terima kasih.
Chang Mo-kei...
...kau masih harus melakukan 1 hal lagi untukku.
Jika kau ingin menyelamatkan 6 perguruan, datamglah ke kota dan cari aku.
Terima kasih telah menggunakan subtitle ini.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.