Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Di Persembahkan oleh WannaMovies
AKU CINTA KAMU
FESTIVAL BERTERIAK JULI YANG KE-4
Mari kita panggil ke enam finalis kita ke panggung.
Mereka semua cantik-cantik seperti biasanya, iya kan?
Kau bekerja keras. Begitu juga dengan orangtuamu. Kami bangga padamu.
Dia memang dilahirkan untuk ini.
- Dadanya sangat... luas. - Dia melakukan banyak hal untuk mendapatkannya.
Teman-teman, Aku orang yang terseksi. Hentikan komentarnya.
"Dengan kekuatan Ibu Teresa, apa yang akan menjadi sumbanganmu -
- untuk komunitasmu dan seluruh dunia?"
Di akhir musim panas, Aku berencana menjadi seoarang artis di New York.
Dengan menghibur dunia melalui seni, Aku akan mengabdi untuk negara ku.
Apa kau memberi makan dia omong kosong ini?
Semangat. Sayang! Mereka sedang melakukannya.
Dan tahun ini yang menjadi Ratu Berteriak adalah: Miss Helen Shivers.
Itu ceweku!
Itu Pacarku!
- Bagaimana rambutku? - Seperti Hurricane.
Ini semua tentang rambut. Jangan lupa itu ketika kau sudah menjadi pengacara terkenal
Wanita profesional berfikir ini semua tentang otak, dan mengabaikan "perbuatan".
"Perbuatan" merupakan hal yang vital. Dimengerti.
- Kau ikut denganku? - Tidak. Bilang ke ibuku aku pulang telat.
- Apakah Miss Croaker akan melakukan sesuatu? - Mengejek dengan orang lucu.
- Julie. Penembak didalam rumah. - Aku tidak bisa lupa akan lumpurnya.
Bagaimana jika aku mengajakmu keluar sebelum kau pindah dari kota?
Kurasa tidak. Max.
Kita sudah menjadi teman selamanya. Kau tidak bisa pergi tanpa ucapan selamat tinggal.
Selamat... untuk kita.
Untuk musim panas terkahir kita saat remaja. Anak remaja yang merosot.
- Siapa saja berdengung. - Enyahlah. Pergi sana.
- Tenang, tenang! - Barry, mereka cuma teman.
Ayolah. Ini melelahkan.
- Aku hanya melindungi pacarmu. - Terima kasih, teman. Tarik nafas.
Ayo kita bersenang-senang ke Pantai Dawson. Sedikit perjalanan menyenangkan.
Sampai jumpa.
Mereka menyatakan ketika mereka mendengar radio -
- bahwa pembunuh dengan kail sebagai pengganti tangannya berasal dari rumah sakit gila.
- Kau mengatakan itu salah. - Diam. Semua wanita ketakutan.
Mereka semua ingin pulang. Laki-lakinya mabuk.
Tidak, laki-lakinya mencari bantuan dan wanitanya menunggu dimobil.
- Dia mendengar suara goresan... - Itu bukan goresan, tapi tetesan.
Tidak, laki-laki itu digantung dari pohon. Kakinya menggores atap.
Tidak, dia dipenggal lehernya, dan darahnya menetes di atap mobil.
Tidak, dia tidak dipenggal, dia dikait dengan kail.
- Begitu ceritanya. - Kalian semua salah.
Mereka semua pergi kerumah wanita itu dan menemukan bercak darah dipintu mobil.
Itu cerita yang sebenarnya. Dan itu benar-benar terjadi.
Tidak ada yang terjadi. Ini cerita palsu.
- Tidak. Tidak palsu. Ini kenyataan. - Kurasa tidak, Ray.
Ini adalah cerita bohong untuk memperingatkan para wanita dari bahayanya sex bebas.
Kau tahu? Betapa ketakutannya aku dengan I.Q mu., tapi ini adalah lengenda.
Dan semua ini bermula dari kehidupan nyata.
Dan dalam waktu itu aku akan menyelesaikan kontrakku selama dua tahun dalam "Guiding Light", -
- bertepatan dengan tahun pertamamu sebagai gelandang untuk seni pahat.
Lalu kita pergi ke Eropa atau Cayman, -
- dimana aku akan membuatmu menjadi bagian diriku dengan tiga orang anak. -
- sebelum kau rehat.
Lalu kita akan hidup bahagia... blah. Blah. Blah.
Ray? Darimana kau?
Aku akan mangaitmu!
- Kau tidak percaya omong kosong ini? - Itu benar.
Kail itu merupakan suatu simbol. Akhrinya dikebiri.
Aku akan merindukanmu.
Kau selalu bisa menyingkirkan Boston dan datang ke New York bersamaku.
Kita semua bisa duduk di kedai kopi dan memainkan laptop.
- Tidak ada seorangpun yang mengertimu. - Aku mengerti rasa sakitmu.
Aku benci ini.
Kau akan menjadi gundul, kurus, seperti mahasiswa filosofi.
- Kedengarannya menarik. - Aku tidak akan bertemu denganmu lagi.
Hubungannya dengan sekolah, lebih sukses dibanding dengan yang lainnya.
Menyebutkan sumbermu.
Kau yakin?
- Berikan aku kuncinya. - Tidak ada yang boleh mengendarai mobilku kecuali aku.
Aku tahu, sayang, tetapi "Croaker Queen" akan pulang sekarang.
- Hey, kalian berdua. - Berikan kunci mobilku.
Ayolah berkendara denganku. Aku akan membiarkanmu melakukan sesuatu kepadaku.
- Tidak ada yang boleh mengendarai mobilku kecuali aku. - Masuk kedalam mobil.
Kau tidak bisa mengendarai mobil.
Bisa kau bilang "beralkohol"?
Apa maksud omong kosong ini?
Ada apa denganmu?
Awas!
- Apa tadi? - Semuanya baik-baik saja?
- Kurasa itu binatang. - Kau berdarah.
- Bukan aku. - Mungkin itu anjing.
Ya Tuhan, mobilku!
- Tidak bisakah kau melihat kemana kau pergi? - Tidak ada jalan lagi.
- Seekor anjing tidak mungkin bisa melakukannya. - Rusa bisa.
- Ayahku pasti akan marah. - Itu sebuah kecelakaan.
- Jika itu rusa. Dimana rusanya? - Mungkin sudah lari.
- Kuharap kita tidak membunuhnya. - Oh, Tuhan...
- Tidak mungkin. - Ku rasa...
- Aku tidak melihatnya. - Tidak mungkin.
Ini tidak mungkin terjadi.
Periksa sebelah sana.
Aku tidak melihatnya. Sungguh!
- Apa dia sudah mati? - Periksa nadinya. Kau yang menabraknya!
Kurasa dia sudah mati.
- Siapa dia? - Wajahnya tidak jelas.
- Apa yang dia lakukan disini? - Kita akan panggil ambulan.
Mengapa terburu-buru?
- Orang ini sudah meninggal. - Kau bukan dokter.
Gunakan otakmu, Julie. Jika kita panggil polisi, kita akan dipenjara.
- Ini semua kecelakaan. - Ayolah pikirkan itu.
Tentang apa? Dia sedang menyebrang jalan ditengah malam.
- Kau tidak mabuk dan tidak ngebut. - Mereka tidak percaya kalau aku tidak melakukannya.
- Ini mobilku. Mereka akan mencariku. - Itu tidak benar.
Aku mabuk. Bodohnya!
Kita telepon polisi dan mengatakan yang sebenarnya.
Ini tidak disengaja.
- Kita akan membuangnya bagaimanapun caranya. - Kemudian kita pergi.
Kau sudah gila?
- Dadanya terluka dan berdarah. - Kita bisa membersihkannya.
- Kita akan pergi kekantor polisi! - Kita tidak punya waktu untuk omong kosongmu!
Semuanya tolong tenang.
Jika ada mobil yang lewat. Kau melihat dan berlari, mereka akan tahu!
- Jadi kita buang saja mayatnya. - Kau tidak mengerti.
- Kita anggap ini tidak pernah terjadi. - Kita harus membuangnya kelaut.
Ketika mereka menemukannya, semua fakta tidak akan diketahui.
Jika mereka menemukannya mengambang.
Mungkin ombak akan membawanya ketengah laut.
Aku tidak ingin terlibat masalah ini.
Aku takut. Julie. Aku tidak suka sikapmu.
Aku tidak punya keluarga dan uang untuk menyelesaikan masalah ini. Tolong.
Ini masa depanmu, Julie. Fikirkan tentang universitas. Beasiswamu.
Orang ini sudah mati. Jika kita pergi kepolisi, sama saja kita mati.
- Apa yang harus kita lakukan? - Tolong aku.
Mereka melambat.
- Siapa itu? - Itu Max.
Lempar.
- Apa mobilmu bermasalah? - Sebenarnya...
Barry terlalu banyak minum. Kita tidak ingin dia muntah didalam mobil baru kita.
- Tidak terlihat baru. - Ya. Jangan berkendara saat mabuk
Ayah pasti akan marah.
- Apa yang bisa kubantu, Max? - Buang seringai diwajahmu itu.
Okay, Max, akan kulakukan. Selamat malam.
- Kau mengerti bocah kaya itu melakukan tindakan seenaknya. - Kita akan bertemu lagi Max.
Hati-hati. Julie.
Ketika tubuhnya jatuh-
- dia akan dimakan oleh kepiting dan ikan-ikan kecil.
Mungkin kita akan beruntung, dia akan dimakan oleh hiu.
Bawa dia kepinggir.
Letakkan.
- Ayo kita lakukan. - Tunggu.
- Haruskah kita mencari tahu siapa dia? - Mengapa?
- Hanya mencari tahu. - Aku tidak ingin tahu.
Ayo kita anggap ini hanyalah hiburan dari cerita berkail itu. Ray, tolong aku.
- Aku tidak yakin aku bisa. - Barry, belum terlambat.
- Kau, diam! - Tuhan. Aku akan melakukannya.
Bawa dia jauh dariku!
Mahkotaku! Dia mengambil mahkotaku!
Sebelah sini!
- Ayo kita pergi dari sini. - Kita pulang sekarang.
Jangan, dalam keadaan apapun, membicarakan soal ini.
Ini semua demi masa depan kita. Setuju?
- Aku tidak akan pernah membahasnya lagi. - Kita buat perjanjian ini.
Kita bawa sampai mati.
Julie?
- Anggukan kepalamu! Katakan! - Ya, baiklah.
- "Kita bawa ini sampai mati. " - Lepaskan dia Barry.
- Cepat katakan. - Kita bawa sampai mati.
Ini akan baik-baik saja.
SATU TAHUN KEMUDIAN
Waktunya pergi.
Singkirkan lelahmu itu. Kita akan terlambat.
Aku berubah pikiran.
Cepat ambil perlengkapanmu dimobil.
Ayo!
Kau akan pulang dimusim panas ini dan mencoklatkan kulitmu yang pucat itu.
Ayo pergi.
Ingat. Matahari dan bersenang-senang.
Julie? Selamat datang dirumah. Sayang.
Aku merindukanmu.
Bagaimana dengan pemuda itu?
Ibu sungguh menginginkan monkfish, tapi akhir-akhir ini musim yang buruk.
- Apa kau memakai narkoba? - Apa?
Aku hanya ingin reaksi yang jujur.
Tidak, Bu. Tidak ada narkoba.
Lalu ada apa? Kau terlihat pucat.
Aku melewati tahun yang berat.
SERTIFIKAT PRESTASI
Kau dapat beberapa pesan. Kau memberitahu kartu selamat datang minggu kemarin.
Aku tahu ini terlihat buruk. Tetapi sesi musim panas baik.
- Ini juga kesempatan terakhirmu. - Ini tidak serius.
Apa yang terjadi dengan putriku?
Kau pergi, kau tidak telepon ataupun berkunjung.
Ayahmu pasti akan kecewa melihat ini.
AKU TAHU APA YANG KAU LAKUKAN MUSIM PANAS LALU!
Siapa yang mengirim ini? Tidak ada pengirim dan alamatnya.
- Kanapa? Apa yang tertulis? - Tidak ada apa-apa.
Teman-teman, tenang... Ini kaca. Dan bisa pecah.
Selamat pagi.
Lihat siapa yang datang.
Elsa. Hi. Aku perlu bicara dengan Helen. Bisa kau beri aku nomernya yang di New York?
- Nomernya yang di New York? - Ya. Aku perlu bicara dengannya.
Helen tidak memberi tahu nomernya yang di New York. Coba tanya ke "Nona Harum".
Menakutkan, benar?
Julie.
- Kapan kau pulang? - Kemarin.
- Senang bertemu denganmu. - Apa yang terjadi di New York?
Aku pergi untuk sementara. Dan benar-benar percuma.
Seseorang mengirimku ini.
- Seseorang mengetahuinya. - Bagaimana caranya?
- Aku tidak tahu. - Padahal kita sangat berhati-hati.
Bagaimana kalau ada seseorang disana yang mengetahui kejadian itu?
- Siapa? Ini sudah setahun yang lalu. - Aku tidak tahu.
Apa Barry sudah mengetahui ini?
- Kau pernah melihat Barry disekolah? - Itu kampus yang besar. Kau yakin dia sudah kembali?
- Aku melihat mobilnya digedung olahraga. - Kalian sudah putus?
Apa yang kalian lakukan disini?
Hi, Barry.
"Aku tahu apa yang kau lakukan musim panas lalu. " Apa-apaan ini.
- Kita butuh bantuan. - Aku akan bilang, kalian semua payah.
Tega sekali kau.
- Kita tidak bisa mengabaikan ini. - Bagaimana kau tahu kalau ini ada hubungannya?
- Kau melakukan banyak hal musim panas lalu. - Hanya satu pembunuhan yang teringat.
Kau sebaiknya diam!
- Kita tidak membunuh siapapun. - Dia masih hidup.
Itu kecelakaan, dia berada ditengah jalan waktu itu.
- Namanya David Egan. - Siapa?
David Egan. Dia ditemukan tiga minggu setelah kita...
Tubuhnya terjerat jaring udang. Sudah diberitakan.
Kurasa polisi mengira dia tenggelam.
Tapi dia meninggal karena kita. Dan itu sangat jelas.
Bagaimana dengan Ray? Kau sudah menunjukkan suratnya? Apa yang dia katakan?
Kita putus musim panas lalu. Terakhir kudengar, dia bekerja didaerah utara.
Mari mengira siapa yang ada pada malam itu. Mengapa baru mengirim surat ini sekarang?
Mungkin ada yang membuka masalah ini.
Max.
- Max, Kau yakin? - Siapa lagi? Dia ada disana malam itu.
Kalian berdua tunggu disini. Aku tahu apa yang sedang kulakukan.
Coba tebak. Aku hanya membayangkan apa yang terjadi dengan Barry Cox.
Hey, Max. Bisa kita bicara sebentar, secara pribadi?
Apa ini kurang pribadi untukmu?
Apa?
Kami menerima suratmu.
- Jangan macam-macam. Kau melihat kami. - Ada apa denganmu?
Aku mengatakan ini sekali. Aku akan membunuhmu. Aku tidak ada hubungannya dengan ini.
- Menyingkir dariku! - Mengerti?
Brengsek. Jangan mengetesku.
Akan kuhubungi polisi.
- Apa dia mengakui suratnya? - Dia tidak akan mengganggumu lagi.
Aku takut dia macam-macam.
Sial.
Jadi, Ray seorang nelayan.
Ya, hampir setahun sekarang. Aku bekerja ditempat itu.
Menyenangkan.
Semoga bahagia, teman. Aku akan pergi.
Kau punya waktu?
Aku harus kembali bekerja. Telpon aku, kita bisa mengatasi ini bersama.
Kita perlu bicara.
- Dan kau pikir Max yang mengirim ini? - Barry yang menuduhnya.
Dia mungkin hanya lewat. Dia tidak melakukan apapun saat itu.
- Jadi... bagaimana dengan sekolahmu? - Kau seorang nalayan?
Dugaan terpenuhi. Aku seperti ayahku.
- Aku tidak berpikir kau adalah ayahmu. - Yang kutahu tentangnya, dia bekerja diperahu.
Aku tahu kau memintaku bertanggung jawab atas apa yang terjadi musim panas lalu.
Tidak, Aku bertanggung jawab untuk aksiku sendiri. Aku tidak menyalahkanmu.
Tapi aku juga tidak mau kau mengetahui ini.
Halo?
Halo?
AKU TAHU
Jaket sialan!
Hank, ada seseorang disana?
Hanya kau dan aku.
Sialan kau!
Max, brengsek kau.
Tolong aku!
Tolong aku! Siapa saja tolong aku!
Apa yang kau inginkan?
Aku minta maaf. Sungguh. Kita tidak bermaksud melakukannya.
Tunggu sebentar, Officer.
- Julie... - Apa yang terjadi?
Tidak. Untuk yang ke-40 kalinya. Aku tidak dapat melihat wajahnya.
Seseorang mencoba membunuhmu. Kita harus memberitahu polisi.
Jika dia menginginkan ku mati. Dia sudah melakukannya. Dia sedang mempermainkan kita.
- Siapa dia? - Seseorang dengan jubah.
Tersangkanya pasti dekat disini. Masih sekitar desa nelayan.
Sejak kau membahasnya... Kau punya jubah.
- Kau tidak akan melakukannya padaku. - Ini tidak mengikuti kita kemanapun.
Mungkin kita harus berhati-hati.
Tidak. Kita sudah membuat perjanjian, dan kita harus menjaganya.
Manusiawi. Lihat diri kita. Rahasia ini membunuh kita.
Kita tidak akan memberitahu polisi.
Kita bisa menyelesaikan ini, dan menyelamatkan hidup kita.
Ini pembunuhan. Julie. Kata-katamu. Ingat? Pembunuhan.
- Kita cari orang ini dan singkirkan dia. - Seperti malam itu?
Dia benar. Orang ini tidak akan memberitahu polisi. Kita cari dia, bicara dengannya.
Bagaimana kita bisa menemukan dia?
Mungkin dari teman atau keluarganya bagian dari... Siapa namanya?
- David Egan. - Benar. David Egan.
Mungkin saja Max.
- Lalu temukan dia. Buktikan bahwa Barry salah. - Aku hanya ingin kau dan aku...
Dengarkan aku. Lakukan sesuatu. Tidak ada "kau dan aku".
Aku bisa mengakses perpustakaan lokal dan mencari tahu apa yang kita butuhkan.
Egan... David.
- Semua artikel ini tentangnya? - Ya. Setidaknya membahas sedikit tentang dia.
Tunggu. 5 Juli, dua tahun yang lalu. Apa ini?
"Susie Willis tenggelam, terjebak dimobil dekat pantai Dawson. "
- "Si pengemudi, Egan, tidak terluka. " - Aku ingat kecelakaan itu.
Susie memiliki hubungan dengan David.
Namanya ada di tatonya. Aku melihatnya.
"Bertahan bersama ibunya, Claire, dan saudara perempuan, Melissa, Maribel County. "
Mereka hidup ditempat sederhana. Apa yang kau pikirkan?
Apa yang kita punya untuk kalah?
Putar balik... Kembali kesana.
Bisa kita bilang, "Kita membunuh anakmu dan kita berada dekat, jadi... "
Kita memainkannya dengan telinga.
Angela Lansbury selalu mempunyai rencana.
Bagaimana kalau mereka mengakui kita? Mereka akan menembak kita.
Mereka bisa saja melakukannya.
Jodie Foster mencoba ini. Serial tv "Opened the Door".
Usaha yang bagus.
Menambahkan "memutus dan memasuki" kepada kejahatan kita?
Ada yang bisa kubantu?
Hi. Mobil kami mogok dijalan. Bisa kita pinjam teleponmu?
- Teleponnya ada disana. - Terima kasih.
Jodie. Kau akan menelepon Triple-A?
Ya... Angela.
Namaku Missy Egan. Apa kau wanita dari Maribel?
- Bukan, Southport. - Aku pergi ke Southport High.
- Kau sepertinya terkenal. Tahun berapa? - Sekita tahun '88.
Namamu, "Egan", terdengar akrab. Apa kau punya saudara laki-laki?
Ya, dia lebih muda dariku. David.
- Tahun berapa dia? - '92. Tapi dia sudah meninggal Juli lalu.
- Aku turut berduka cita. - Terima kasih.
Kau tinggal sendirian?
Ya. Benar.
Ayahku meninggal sudah lama dan ibuku ada dirumahnya.
Dia tidak bisa menerima kenyataan atas apa yang terjadi dengan David.
Semuanya berbeda setelah dia meninggal.
Mereka sedang dalam perjalanan.
Aku bisa membuatkan kalian secangkir teh sembari menunggu.
- Terima kasih. - Kau sungguh baik.
Kurasa aku ingat David. Dia punya seorang teman. Siapa namanya?
Apa dia jalan-jalan dengan orang ini...? Siapa namanya?
Aku tidak mengetahui banyak hal mengenai teman David.
Ada seorang lelaki...
Dia berhenti belum lama setelah kematian David, untuk membayar rasa hormatnya.
Dia orang yang asyik. Dia tampan dan pintar...
Kita akur satu sama lain untuk selamanya. Tapi itu tidak berhasil.
Dia tidak pernah mengatakannya. Tapi kurasa ini menyakitkan untuknya.
- Dimana teman lamanya sekarang? - Oh. Aku tidak tahu.
- Apa kau ingat namanya? - Billy.
- Apa dia punya nama terakhir? - Blue. Billy Blue.
- Kami harus kembali kemobil. - Jangan bodoh. Tunggu disini.
- Aku tidak ingin ketinggalan Triple-A. - Kami berterima kasih atas teleponnya.
Kapanpun. Aku tidak terlalu banyak memasang kunci dipintu sekarang.
- Kau baik-baik saja? - Aku sangat kacau. Maafkan aku.
Berada dirumahnya dan melihat saudara perempuannya...
- Ya Tuhan, kau tahu apa yang kita lakukan? - Itu kecelakaan.
Kita membunuhnya. Dan merusak kehidupan orang terdekatnya.
Kita tidak tahu ini akan terjadi. Kau memberikan kita banyak penghargaan.
- Kau lupa rokokmu. - Terima kasih.
- Kurasa mobilmu sudah baik. - Ya, mobilnya sudah baik.
Lucu, bagaimana bisa?
- Jadi, sekarang apa? - Sekarang kita coba temukan Billy Blue.
Mungkin dia menginginkan mati.
- Apa? - David Egan.
Pacarnya meninggal dijalan yang sama, 4 Juli, setahun lebih cepat.
Mungkin dia sedang duduk dijalan, menunggu kita menabraknya.
Ya, jika itu bisa membantumu tidur tenang malam ini.
Apa yang terjadi diantara kita? Kita dulu teman yang akrab.
Kita dulu segalanya.
Aku merindukanmu.
Hey, Ayah.
Apa kau punya waktu sebentar?
Apa yang kau inginkan?
Kita melakukan inventaris besok. Aku mau kau disana jam 10.
Aku tidak bisa. Aku ada dipawai besok.
Ayah menyuruhku menjaga toko besok, dan aku ingin kau besok disana jam 10.
Yang mejadi ratu dalam parade itu sedang ada acara.
Ini tradisi. Tidak ada yang bisa kulakukan dengan itu.
Kau dan rambutmu... Menyedihkan.
- Kau bisa pergi sekarang. - Sangat menyedihkan.
SEGERA
Apa? Oh, ya Tuhan...
Max...
- Kau yakin dia sudah meninggal? - Aku melihatnya... bersama kepiting itu.
Kau yang membukanya.
Dia ada disana. Dan dia memakai jaketmu, Barry.
- Lalu kemana, apa kepiting yang membawanya? - Aku percaya padamu, Julie.
- Dia membawa tubuhnya. - Mengapa dia melakukannya?
Mengapa dia membiarkanmu hidup, dan memotong rambut Helen?
- Ayo kita kembali kerumah. - Dimana jaketmu, Barry?
Kau tidak mengerti? Dia tahu kita. Kita tidak bisa memberitahu polisi sekarang.
Dia melihat dan menunggu kita. Apa yang kau tunggu?
Apa yang kau tunggu?
Apa yang kau lakukan disini?
- Aku mencari kalian semua. - Kau akan mati.
- Hentikan. - Aku tidak melakukan apapun.
- Kau bohong! - Lepaskan dia. Tahan emosimu.
- Sadarlah, Julie. Dia dibalik semua ini. - Dengar, dia juga mengejarku.
Aku mendapat surat.
Kau mendapat surat? Aku ditabrak, Helen dipotong rambutnya, -
- Julie melihat mayat dimobilnya, dan kau mendapat sebuah surat. Itu seimbang.
- Kau membunuh Max dan mengambil jaketku. - Max meninggal?
Kau selalu menginginkan menjadi teman kami, tetapi terlalu iri hati mengatasi ini.
Sialan kau.
Kita harus bersatu. Membantu satu sama lain.
Jadi, jika bukan seorang nelayan, lalu siapa dia?
- Kurasa namanya Billy Blue. - Bagaimana kau tahu itu?
- David mempunyai teman yang namanya itu. - Mungkin dia teman sekolahnya.
Menurut adiknya, mereka sekitar tahun '92.
Elsa juga sekitar tahun '92. Mungkin ada sesuatu di buku tahunannya.
Sungguh sulit dipercaya dia orangnya.
Mukanya tidak hancur dijalan.
- Mungkin Blue bukan nama aslinya. - Dia bisa saja berbohong ke Missy.
- Jika kita bawa bukunya ke Missy... - Dia bisa mengetahuinya.
Aku tidak akan kemana-mana.
SMA Mugshots...
- Aku akan pergi. Kau bisa pergi kepawai. - Lupakan.
- Kau harus melakukannya, mungkin dia muncul. - Aku tidak ingin dia muncul!
Ini bisa menjadi kesempatan kita. Kita bisa menangkapnya.
Aku akan pergi kerumah Missy. Barry, kau pergi bersama Helen. Jika dia muncul...
Aku akan menghajarnya.
- Kau seperti "Vigilantes = Pemain Hakim Sendiri". - Sekarang tanggal 4 Juli, Ray.
Apapun yang dia rencanakan akan terjadi sekarang, kecuali kita hentikan dia.
Kau tahu? Ini adalah saat dimana kita membuat keputusan itu.
- Ayo kita lakukan dengan benar. - Aku akan bertindak cerdas, bukan benar.
Ayo kita pergi. Meninggalkan kota. Menghilang.
Aku pernah menghilang. Sekarang, aku mau kehidupanku kembali.
Kita harus menghadapi ini. Akan jadi apa nantinya, Ray?
Barry.
Disana!
Dimana dia?
Missy?
Tolong. Missy...
Apa kau ingat aku? Yang mobilnya mogok?
Apa yang kau lakukan disini?
Tolong. Kita harus bicara.
Aku harus menemukan teman saudaramu. Billy Blue.
- Bisa kau lihat dia di buku tahunan ini? - Tentang apa semua ini?
Apa saja yang dilakukan saudaramu dan saat terakhir tanggal 4 Juli.
- Apa ini? - Apa yang terjadi bukanlah kecelakaan.
- Aku tahu. - Kau tahu apa?
Dia bunuh diri.
Dia pergi ketempat dimana Susie meninggal.
Masyarakat menuduhnya atas kematiannya.
- Jadi dia menyalahkan dirinya sendiri. - Bagaimana kau tahu dia bunuh diri?
Dia meninggalkan sebuah catatan.
Aku menyembunyikannya dari insuransi perusahaan. Mereka tidak akan membayarnya jika ini bunuh diri.
Itu bukan menjadi masalah lagi, karena uangnya sudah digunakan.
AKU TIDAK AKAN LUPA MUSIM PANAS LALU
Ini bukan catatan bunuh diri. Ini ancaman.
- Apa yang kau bicarakan? - Saudaramu tidak bunuh diri.
Aku melihatnya. Aku ada disana.Dan siapa saja yang mengirim ini, dia juga ada disana.
- Dimana kau melihatnya? - Kami menabraknya. Itu sebuah kecelakaan.
- Saudaraku tenggelam. - "Susie" ada tato namanya ditangannya.
Dia tidak punya tato. Kau tidak melihat apapun. Keluar!
Keluar dari rumahku.
Oh, ya Tuhan...
Itu bukan saudaramu.
- Aku akan kebalkon. - Dia punya kail yang besar.
Semuanya akan baik-baik saja. Aku tidak ingin terjadi apa-apa denganmu.
Usaha bagus, nona.
Sekarang, mari kita berjumpa dengan pemenang tahun kemarin: Miss Helen Shivers.
Selama kita merayakan pawai ini, kita beranjak ke acara pertunjukkan talenta.
Oh. Tuhan.
Barry!
Siapa saja tolong dia!
Permisi.
- Ada apa? - Dia akan membunuhnya!
- Diatas balkon. - Semuanya harap tenang.
Menjauh dariku!
Tetaplah dibelakangku.
Tidak ada siapa-siapa disini. Ini bukan ideku untuk lelucon.
Nelayan itu disini. Dia membunuh Barry.
Tidak ada siapa-siapa disini. Ayo kita kembali ketangga.
Hati-hati.
Para hadirin, maaf terjadi kesalahan. Kita akan kembali beberapa saat lagi.
Aku akan membawamu pulang. Orangtuamu mengkhawatirkanmu.
Kau harus mempercayaiku.
Biarkan aku membawamu pulang.
Permisi. Kita akan membutuhkan ini.
Ayolah.
Jadi, dia membunuhnya dengan kail ikan.
Apa dia juga menggunakan kail yang sama untuk memotong rambutnya?
Tidak. Dia menggunakan gunting. Sialan.
Aku tahu, ini terdengar gila. Tapi ini kenyataan.
Aku mendengar cerita pasien sakit jiwa dengan kail ditangannya.
Kita harus lewat gang kecil.
Dengar. Kau hanyalah pecundang...
Ini adalah pembunuhan. Dan kau akan hangus dineraka jika kau mengabaikan ini.
Aku akan menghubungi orangtua Barry, dan akan mencarinya.
Dia mungkin hanya sedang bercanda denganmu.
Oh, Tuhan. Aku akan melihatnya, apa dia membutuhkan bantuan atau tidak.
Itu dia...
Ada apa?
Itu dia! Dibelakangmu!
Dibelakangmu!
"Susie Willis dibunuh. Terjebak dimobil. "
"Selamat berkat bantuan ayahnya, nelayan lokal. "
Elsa...
Elsa! Buka pintunya!
Elsa, buka pintunya! Ya Tuhan. Cepat!
Apa yang kau lakukan? Elsa!
Ya Tuhan, cepat! Buka pintunya!
Aku datang.
- Jalan masuk Broad Street sudah dibuka. - Aku sedang diserang.
Kau apa?
Kunci pintu lainnya. Aku akan menelepon polisi. Lakukan perintahku!
Elsa...
Elsa?
Elsa, dimana kau?
Ray.
Ray!
- Apa yang kau lakukan disini? - Itu bukan David Egan yang kita bunuh.
Dia ayahnya Susie. Ben Willis.
- Tapi mereka menemukan mayat David. - Kurasa Willis membunuh David.
- Dan kita membunuh Willis? - Tapi bagaimana jika dia belum mati?
Ini gila.
Ayo kita pergi.
- Kita harus menemukan Helen dan Barry. - Kita akan menemukannya.
Kau...
Ini kau.
Billy Blue. Kau pergi kerumah Missy.
- Kau temannya. Si nelayan. - Aku bisa menjelaskannya. Julie, tunggu!
- Tunggu. - Hentikan!
- Tolong, tolong aku. - Tenang.
Aku harus menghubungi polisi.
Diperahu! Cepat!
Apa kau ada masalah?
Ya. Aku punya banyak masalah.
Itu menyedihkan. Ini adalah tanggal 4 Juli.
Remaja sepertimu seharusnya sedang berada diluar sana dan bersenang-senang. Pesta, minum, -
- berlari, menjauh dari pembunuh, semacamnya.
Kau...
- Ben Willis. - Bagus. Kau juga mengerjakan tugasmu.
Selamat berjalan-jalan, Ray.
Buka pintunya, Julie. Kau tidak punya tempat untuk bersembunyi.
Ayo. Julie.
- Selamat tanggal 4 Juli, Julie. - Kumohon. Itu kecelakaan.
Ketika kau meninggalkan orang yang kau tabrak, pastikan bahwa dia sudah mati.
Kami tidak pernah membunuh siapapun. Sepanjang tahun ini untuk...
Suatu kesalahan membunuhku. Aku harus tahu siapa itu.
Itu sebabnya aku pergi kerumah Missy.
Maafkan aku tidak memberitahumu, tapi aku ingin kau kembali.
Aku tidak bisa kehilanganmu lagi.
Aku cinta kamu, Julie. Tidak ada yang bisa menggantikanmu.
Aku mengerti penderitaanmu.
Apa kau tahu mengapa orang ini ingin kau untuk mati?
Tidak.
Baiklah, jangan khawatir.
Tubuhnya akan ditemukan. Mereka sering melakukannya.
SATU TAHUN KEMUDIAN
Aku membuat daftar dekan. Terima kasih banyak.
Aku juga merindukanmu, tapi aku akan menemuimu beberapa minggu sekali. Aku suka New York.
Tentu saja aku lebih mencintaimu. Kau tahu itu.
Tapi aku harus mandi sekarang.
- Julie, kau dapat pesan. - Terima kasih. Deb.
Handuk.
Jangan mulai lagi macam-macam denganku. Kau dapat membinasakanku dalam dua minggu.
Aku juga cinta kamu. Bye.
PESTA KOLAM RENANG SABTU INI DI SIANG HARI
AKU MASIH TAHU
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.