Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
CERITA ORISINAL WEBTOON SWEET HOME KARYA CARNBY KIM DAN YOUNGCHAN HWANG
SWEET HOME
Kubilang belum saatnya!
Kapan kita membunuhnya?
Kumohon.
Jangan lakukan apa-apa.
Kau bisa istirahat.
Biar aku yang urus.
Awas!
Keluar.
Maaf aku terlalu lama.
Bukan salahmu.
Ini…
pilihanku.
Aku berniat mati bersama ayahku.
Maaf.
Aku membuat…
monster lain.
Tidak masalah.
Aku akan mengurus semuanya.
Mereka bisa kukembalikan.
Aku…
akan mati, bukan?
Aku lega.
Sekarang aku bisa pergi
menemui ibuku.
Pergilah.
Tolong pergi…
dan bunuh ayahku.
Ada yang berbeda.
- Nanti… - Kita bicara nanti.
Apa yang dia lakukan?
Tunggu apa lagi?
Ayo pergi.
Apa ini aman?
Kita tidak punya pilihan.
- Kau masuklah dahulu. - Benar, masuklah dahulu.
Kenapa selalu dari aku…
Astaga.
Ayo masuk.
Satu per satu.
Jangan berhenti.
Kau tidak bisa lewat.
Monster tidak bisa lewat.
Kau tidak bisa lewat.
Ada apa?
Masuklah.
Kubilang masuk.
Kenapa?
Kau tidak bisa lewat?
Berengsek!
Tak usah mencoba begitu keras, Monster.
Mundur.
Kurang ajar!
Kau kemari untuk membunuhku?
Mati kau.
Biar kita semua mati bersama!
Mati!
Kau tak apa-apa?
Ayo!
Cepat!
Ayo.
Cepat!
- Kau bagaimana? - Tak bisa kutahan lagi.
- Cepat pergi! - Pergi! Cepat!
- Pergi! - Berengsek!
Ayo.
Pegang tanganku.
Cepat!
Bedebah itu.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Dia sangat gigih.
Bersembunyilah.
Bersembunyilah, Berengsek.
Dia tidak akan mati dengan cara itu.
Akan kubunuh tiap kali dia pindah.
Sampai kapan?
Kau akan melawannya tiap kali dia masuk ke tubuh lain?
Itu tidak akan berakhir.
Lalu apa?
Kau punya cara lain?
Aku.
Dia butuh tubuh.
Aku akan menyerahkan tubuhku.
Begitu dia ambil alih,
aku akan tetap di dalam api sampai dia terbakar habis.
Jadi, kau akan mati bersamanya?
Sudah kubilang. Aku tidak bisa mati.
Aku tidak percaya.
Cha Hyun-su.
Mari akhiri di sini.
Kau harus tetap hidup.
Sudah saatnya menghentikan semua ini.
Dia tahu persis apa kelemahanmu.
Jangan menahanku kali ini.
Biar aku saja.
Itu bukan Sang-wook.
Dari awal, ini urusanku.
Tidak bisa.
Jika kau diambil alih,
akan lebih sulit membunuhnya.
Benar.
Kalian berdua
tidak akan pernah bisa membunuhku.
Tidak akan pernah.
Apa-apaan ini?
Aku benci tubuh ini!
Keluar kau!
Keluar!
Keluar dari kepalaku!
Jika aku mati, kau juga mati.
Kau juga tidak mau mati.
Aku tahu kau tak mau mati!
Bukankah itu sebabnya kau masih di sini?
Kau tidak mau mati!
Jangan lakukan ini.
Tidak.
Paman Sang-wook.
Dia masih hidup.
Tidak!
Tidak!
Semua milikku terbakar.
Tak ada yang tersisa.
Aku bertarung dengan doa.
Kau pasti punya caramu sendiri.
Aku ingin kau berkelahi dengan cara lain.
Sepertinya
di dalam sini ada monster.
Ayo kita bunuh.
Kita bisa membunuhnya.
Pergilah dahulu.
MENGENANG MEMORI YANG TERKASIH SEMOGA HIDUPMU BAHAGIA
Aku akan pergi kerja.
Jangan makan mi dadak, ya?
Makan yang benar, ya?
Pergi.
- Kumohon pergi. - Tetap di rumah, atau aku akan lapor.
Para penyintas di gedung.
Hentikan.
- Tinggalkan aku. - Bawalah makanan, obat,
- dan senjata, lalu turun ke lantai satu. - Pergi…
Lebih aman jika kita berkumpul.
Kita yang masih bertahan…
harus tetap bersama.
Sedang apa kau di sini?
Aku mencarimu ke mana-mana.
Sudah kubilang lebih aman jika kita berkumpul.
Kau masih marah padaku?
Tidak apa-apa.
Sial.
Setidaknya ini harus terlihat realistis.
Ini…
Ini terlalu terasa…
seperti kebohongan.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Kau buru-buru untuk datang ke sini?
Aku pergi.
Kau baik-baik saja?
Soal apa?
Semuanya.
Semua yang terjadi.
Aku baik-baik saja.
Mungkin lebih baik begitu.
Jika kau tak merasakan apa-apa…
kurasa kau juga tidak akan merasakan sakit.
Apakah mengubah monster kembali menjadi manusia
hanyalah
keegoisanku?
Entah di mana Eun-yu sekarang.
Jika menjadi dia,
ke mana kau akan pergi?
Aku tidak tahu.
Tapi aku tahu tujuan akhirnya.
Di mana?
Cari orang seperti aku
dan ikuti mereka.
Jangan terlalu yakin.
Jika lebih dahulu menemukan Eun-yu,
aku akan mengembalikannya.
Lakukanlah.
Kau juga.
Jangan pergi jauh.
Aku perlu
membawamu ke Eun-yu.
Sepertinya kau akan sibuk.
Kau selalu berbicara terakhir.
Belajar.
Jika punya kenangan, kau bisa mempelajari emosimu.
Truk baru saja kembali dari stadion, Pak.
- Ayo pergi. - Baik, Pak.
UNTUK HIV/AIDS
Ada banyak penyintas!
- Ada lebih banyak penyintas! - Lebih banyak penyintas datang!
Sudah kubilang ini berbahaya.
Kau dengar dia. Ini berbahaya.
Masuklah dahulu.
Hei!
Payah.
Jangan menghalangiku!
- Kerja bagus. - Terima kasih.
Mereka penyintas terakhir.
Kami bawa semua, Pak.
Hei!
- Hei! - Hei, Jin-guk!
- Ayah! - Sayangku!
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Ada tempat lain untuk pindah?
Soal itu…
Tidak ada di dekat sini.
Kusarankan untuk memperluas radius, Pak.
Kau melupakan sesuatu?
Lee Eun-yu.
Dasar nakal.
Dia lama sekali.
Jika menjadi dia,
ke mana kau akan pergi?
Cari orang seperti aku…
dan ikuti mereka.
Aku berpikir untuk pergi ke tempat itu.
Ke mana?
Dia mungkin sudah di sana.
Mungkin saja.
Jika kita perlu bergerak,
kenapa tidak bersama-sama?
Hari itu,
kami bertemu sekelompok neohuman.
Butuh waktu lama sampai mereka diterima semua orang,
banyak juga yang masih meragukan mereka.
POHON
Namun, ada satu hal yang kami semua sepakati.
Hidup berdampingan dengan mereka…
TUNJUKKAN EKSPRESIMU
…adalah satu-satunya cara untuk terlindung dari monster.
Tidak semua orang bisa kembali.
Meskipun begitu…
Meskipun begitu, aku menunggu.
Selagi waktu terus mengalir tanpa henti…
kami butuh tempat untuk berlindung
dan tempat untuk kembali.
Inilah
panggilan kami
untuk tempat itu.
Sweet Home.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.