Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
TOKYO REVENGERS
EPISODE 49, SURGA YANG HILANG
Lagi-lagi rencana yang sudah kupikirkan matang-matang dirusak oleh Hanagaki.
Karena aku sudah tidak bisa menggunakan Mikey,
satu-satunya pilihanku menggunakan Izana sebagai alat.
Kakucho, kau menghalangiku.
Kisaki...
Ternyata benar.
Seharusnya kau tidak kubiarkan berada di dekat Izana.
Mati.
Apa?
Izana!
Kenapa?
Kenapa kau lakukan itu?
Kenapa kau melindungi pelayanmu?
Izana.
Dasar bodoh.
Apa yang kau lakukan?
Sial.
Kau pelayan yang merepotkan.
Tubuhku...
bergerak sendiri.
Mikey...
Ada sesuatu yang harus kukatakan padamu.
Tenjiku
sudah kalah.
Izana...
Jangan sembarangan!
Aku boleh mengatakan itu,
tapi kau tidak!
Jangan bodoh.
Aku tidak mengerti dirimu.
Kenapa kau melindungiku, Izana?
Kenapa melindungi orang seperti aku?
Kau adalah raja!
Siapa pun yang kau abaikan dan berapa banyak pun pengorbananmu,
kau harus mewujudkan eramu!
Itulah seorang raja, Izana!
Ini bukan eraku.
Ini era kita.
Apa?
Maaf, Kakucho.
Namun...
hanya kau...
yang kumiliki.
Tidak kelihatan.
- Apa yang terjadi? - Suara apa itu?
Panggil ambulans!
- Pemimpin tertembak? - Oleh siapa?
Kakucho juga?
Tenjiku sudah tamat!
Izana. Kakucho.
Mikey.
Kau bilang kau ingin menyelamatkanku?
Tentu saja, kita bersaudara.
Jangan bicara lagi, Izana.
Kau bilang, 'kan?
Emma dan aku menyayangi Shinichiro.
Sama seperti dirimu.
KEPADA SHINICHIRO
Suatu hari...
aku berpapasan dengan ibuku.
Orang yang sudah membuangku.
Ada apa, Izana?
- Kau pulang dulu saja. - Apa?
PACHINKO
Tadi tidak seperti yang kita makan di rumah.
- Benarkah? - Tadi agak...
Ibu.
Ibu.
Ibu, 'kan?
Kenapa Ibu tidak pernah mengunjungiku?
Apa Ibu membuangku?
Kenapa?
Agar Ibu bisa melakukan ini?
Merepotkan saja.
Apa?
Kau bukan anakku.
Apa?
Kau anak mantan suamiku dan mantan istrinya yang orang Filipina.
Dia pria tidak berguna.
Akhirnya dia tewas ditikam penjahat.
Mengerti?
Kau anak tiriku.
Kita tidak punya hubungan darah.
Apa?
Kau sudah tahu, 'kan, Shinichiro?
Kenapa tidak bilang padaku?
Ya, aku menyadarinya.
Namun, hal semacam itu tidak penting.
"Tidak penting"?
Justru itu yang paling penting!
Lantas kenapa, Izana?
Meski tidak berhubungan darah, itu tidak mengubah apa pun di antara kita.
Diam!
Kenapa...
Kenapa kau harus muncul?
Andai tahu aku sendirian, aku pasti bisa menghadapinya.
Apa kau mengerti, Shinichiro?
Neraka saat kebahagiaan yang kau pikir milikmu tiba-tiba direnggut.
Apa kau mengerti...
perasaanku?
Izana, kau...
Apa? Itu artinya...
Benar.
Aku bukan saudara Shinichiro
atau kau dan Emma.
Aku tidak punya hubungan darah dengan siapa pun.
Tidak mungkin.
Katakan, Mikey...
Apa kau bisa menyelamatkanku?
Aku sudah tidak bisa ditolong, 'kan?
Benar, 'kan?
Emma...
Izana?
Izana!
Hei!
Jawab aku!
Hei! Izana!
Hei!
Kaku-chan...
Izana...
Izana...
Aku tak akan membiarkanmu sendirian.
Tidak lama lagi, aku akan menyusulmu
ke sana.
Ternyata...
hidup kita payah, ya.
Kaku-chan.
Salju...
- Salju! - Salju!
Itu curang, Izana!
Kita sepakat garis itu batas wilayahku.
Bodoh!
Janji itu ada untuk dilanggar.
Itu boneka salju buatanku!
Maaf.
Tadinya aku mau membantu, tapi malah rusak.
Dasar jahat!
Aku mau main sendiri saja.
Sudahlah, jangan begitu.
Ayo kita buat iglo.
Selesai!
Ini istana negara kita!
Negara kita?
Ya.
Lihat.
Ini rencana rahasia kita.
Kita akan menjalankannya saat sudah dewasa
dan membuat negara terkuat.
"Kematian bagi siapa pun yang membangkang?"
Itu terlalu kejam.
Tidak masalah.
Lagi pula, aku rajanya.
Karena aku pelayanmu, apa aku jadi perdana menteri?
Bukan, Bodoh.
Kau tidak tahu apa arti pelayan?
Aku bekerja untukmu, 'kan?
Begini saja.
Aku akan memberimu pasukan.
Pasukan?
Kau akan bertarung demi negara kita.
Siapa pun yang tidak punya keluarga akan jadi warga negara.
Kita buatkan rumah untuk mereka semua.
Rakyatku, bayar pajak padaku!
Seperti itu.
Bagus. Kau memang begitu.
Jadi, mulai sekarang, kita tidak boleh kalah.
Benar.
Kalau begitu, sekali pun kita tidak boleh kalah.
Apa nama negara kita?
Apa, ya?
Kalau aku Sanzo Hoshi, kau Son Goku.
Maksudmu Perjalanan ke Barat?
Jadi, nama kerajaan kita adalah Tenjiku.
Tenjiku?
Kita pasti menciptakan era yang hebat.
Kaku-chan!
Shinichiro...
Semua dari Toman dan Tenjiku, dengar!
Konflik ini sudah berakhir.
Cepat pergi dari sini sekarang.
Aku akan membereskan sisanya.
Bubar!
Benarkah sudah selesai?
Benar.
Cepat pergi!
Mikey.
Kau juga harus pergi dari sini.
Biar kami yang di sini.
Kalian...
Kami semua mendukung Izana untuk kepentingan kami sendiri.
Namun, sebenarnya
mungkin kami mengagumi cara hidup kalian.
Kami melihat bagaimana kau hidup sampai akhir, Kapten.
Baiklah.
Hanya kau...
yang tak akan kumaafkan, Kisaki.
Hanya kau...
yang tak akan kumaafkan, Kisaki.
Benar. Hanya dia...
Kisaki!
Dapat!
Kau berutang budi padaku, Kisaki.
Gawat!
Dia mau kabur!
Kalau dia kabur, hal yang sama akan terus terjadi!
Takemitchy!
Ayo naik! Kita kejar dia!
Draken!
Hina...
Dia tak boleh ditinggal di sini.
Takemitchy, serahkan Hina padaku!
Lakukan apa yang harus kau lakukan!
Baiklah!
Pegangan yang kuat, Takemitchy!
Baik!
Aku tahu kau bisa menyelamatkan kakakku.
Naoto, akhirnya aku berhasil membuatnya terpojok.
Hanya untuk mengambil alih Toman, dia membunuh Draken.
Dia memanipulasi Kazutora
dan membuat Baji terbunuh.
Di masa depan, dia bahkan membunuh Chifuyu.
Dia menghancurkan Shiba bersaudara.
Dia membunuh Naoto.
Dia membunuh Emma.
Izana
juga Kaku-chan.
Dia juga orang
yang selalu membunuh Hina.
Dia tak akan kubiarkan kabur!
Kalau dia kabur, dia akan menjelajahi waktu lagi dan mengacaukan semuanya!
Hanma!
Tambah kecepatan, atau kita bisa tertangkap!
Hei! Jangan tarik-tarik!
Tolong selamatkan kakakku.
Naoto, kita hampir berhasil.
Akhirnya aku menyusulmu,
Kisaki!
Berhenti, sial!
Kakiku yang tertembak...
Naik ke punggungku.
Sial!
Maaf, Draken.
Sudah sewajarnya.
- Sebelumnya, posisi kita terbalik. - Apa?
Waktu Kiyomasa menikamku.
Kau sudah tahu, 'kan?
Kalau aku akan mati.
Aku tidak tahu apa yang terjadi di masa depan,
tapi aku tahu kau sudah berjuang dengan gigih.
Jadi, dia dalang semua ini?
Benar!
Draken, di belakangmu!
Kau bisa lari, Takemitchy?
Ya! Meski kakiku hancur, aku akan berlari!
Serahkan ini padaku!
Ya!
Baiklah, Zombi Sialan.
Hari ini, akan kuhajar kau habis-habisan.
Aku akan menggantung kepangmu di atas kuburanmu.
Berengsek!
Diterjemahkan oleh Elda Indriasari
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.