Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
CERITA ORISINAL WEBTOON SWEET HOME KARYA CARNBY KIM DAN YOUNGCHAN HWANG
SWEET HOME
Rencanaku bunuh diri hari ini.
Namun hari ini, aku keluar dari sini
untuk bertahan hidup.
Kau tidak bisa mati meski menginginkannya. Kau ini "Monster Human".
Tak seperti mereka, kau pasti bisa.
Aku punya perasaan MH yang sangat istimewa akan lahir.
Bisakah kau membuat vaksin dengan bantuanku?
Apa tak masalah meski kau harus mati?
Sudah kubilang semua ini tidak ada artinya.
Terima saja.
Kau itu monster.
Benar.
Aku monster.
Sadari bahwa tidak ada orang yang bisa kau lindungi.
Hiduplah dalam keputusasaan, tanpa bisa mati.
Tidak ada yang bisa aku lakukan.
Aku hanya ingin menjadi orang yang baik.
Kau ingin mati secara menyedihkan?
Itukah yang kau inginkan?
Pembohong.
Sudah kubilang,
aku bisa membantumu.
Aku akan mewujudkannya.
Semua keinginanmu.
Makanan siap.
- Ini dia. - Mari kita lihat.
Kau hebat, Sayang.
- Ini luar biasa. - Cicipi supnya dahulu.
Makanlah, Hyun-su.
Ayo makan.
Namun, ini tidak nyata.
Tidak masalah selama kau bisa bahagia.
Kau, hiduplah dalam mimpimu.
Biar aku yang menanggung kenyataan bak neraka ini.
Tidak.
Dasar keras kepala.
Kak Hyun-su!
"Kau tak seharusnya lahir.
Kau monster."
Aku tidak pernah melahirkan monster.
Kau gunakan tanganmu dan mengubahnya menjadi monster?
Kak Yi-kyung!
Yi-kyung terluka parah.
Dia mungkin akan mati.
Ibu tidak akan mati.
Jangan menangisinya.
Dia tidak memiliki gejala apa pun.
- Bagaimana bisa… - Ini perbuatan anaknya.
Manusia tak bisa mengubah monster.
Monster masih manusia.
Mereka masih hidup di dalam.
Aku bisa melihatnya, Eun-yu.
Keinginan mereka yang berubah menjadi monster.
Namun, Yi-kyung tidak bahagia di sana.
Harus kuhentikan.
Harus aku.
Tidak perlu.
Kenapa aku masih hidup?
Akan lebih baik jika aku berubah menjadi monster.
Cha Hyun-su.
Mau memukulku dengan benda itu?
Bawa dia kembali.
Bawa Hyun-su kembali.
Dia terluka.
Biarkan dia beristirahat.
Aku hanya membantunya karena dia kesakitan.
Dasar kau tak pengertian.
Ini semua salah kalian.
Bukankah Hyun-su memegang kendali?
Aku juga Hyun-su.
Hyun-su yang asli, bukan kau.
Kami sepakat untuk saling membantu.
Tidak akan baik bagiku jika dia mati.
Biarkan dia sendiri dan enyahlah.
Sungguh?
Kau tak keberatan?
Tak masalah dengan Hyun-su…
yang selemah itu?
Ya.
Apa yang ingin kau lakukan?
Entahlah.
Mau apa kita?
Apa yang kau mau lakukan?
Dasar monster gila!
Berengsek.
Cha Hyun-su.
Aku tahu kau akan kembali.
Kecuali jika sudah mati.
Tempat ini juga segalanya bagimu.
Namun, aku tidak tahu siapa dirimu.
Ya, mulanya begitu.
Sebagai publik figur,
meski banyak orang mengenaliku, bukan berarti aku bisa mengenali semua.
Apa kau peneliti?
Aku tidak tertarik pada manusia.
Malah aku membencinya.
Namun, kau terlihat sangat tertarik padaku.
Benar.
Makanya beri tahu.
Siapa kau?
Subjek tes…
pertamamu.
Aku ingin menunjukkan padamu.
Kau menyebutnya MH-1, 'kan?
Atau, kau sebut…
temanmu,
Nam Sang-won.
Senang bertemu lagi.
Aku khawatir…
kalau kau sudah mati.
Jadi, kau Nam Sang-won?
Aku tak mengerti maksudmu.
Se-yeon.
Kau yang melakukannya.
SUAMIKU
Sang-won.
Bagaimana ini, Sang-won?
Seo Yi-kyung sudah mati.
Hasrat Nam Sang-won.
Ini terjadi karena dia mau melarikan diri dari eksperimen terkutuk ini.
Aku menjadi bebas berkat rasa sakit yang kau berikan.
Dan kau berhasil memisahkan monster itu.
Selamat.
Jadi, apa ini akhir bagiku?
Kenapa begitu?
Aku justru berterima kasih.
Monsterisasi yang menciptakanku.
Namun, sebenarnya kau
yang menyempurnakanku.
Namun, kenapa?
Kenapa kau masih di sini
setelah semua yang terjadi?
Ikuti aku.
Sudah lama, bukan?
Sapalah dia.
MH-3?
Aku Hwang Chi-seong.
Benar, kau MH-3.
Aku lebih terbiasa dengan itu.
Nama tidaklah penting. Benar, 'kan?
Nomor tiga?
Panggil aku sesukamu.
Aku juga merasa nyaman berkat kau.
Namun, sayangnya,
sepertinya aku harus memperlakukan temanmu sedikit lebih keras.
Apakah kau ingat
eksperimen yang sering kau lakukan?
Aku ingin mencobanya.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Yong-seok…
Yong-seok!
Sersan Kim?
Yong-seok!
Sersan!
Pilihlah.
Kau bisa membawa satu rekanmu.
Kami selalu menepati janji.
Apa tujuan eksperimen ini?
Mencari makhluk seperti kami.
Untuk menciptakan monster, langkah pertama adalah merangsang hasrat.
Waktu habis.
Tidak!
Tidak, Jong-hyun!
Jong-hyun!
Tidak!
Jong-hyun!
Kau tidak nyaman?
Karena kau manusia?
Bukan, karena ini tak berarti.
Jika perkataan nomor tiga benar,
seharusnya ada lebih banyak MH.
Namun, sepertinya kalian belum berhasil.
Kau terlalu tamak.
Kau mau keduanya mati?
Waktumu hampir habis.
Pilihlah.
Sersan…
Sersan Kim, jangan!
Jangan lakukan ini!
Yong-seok.
Tidak! Ini semua salahku!
Ini bukan salahmu.
Tidak ada yang menganggap ini salahmu.
Kau harus bertahan hidup.
Apa yang kau lakukan?
Aku juga sama.
Jika aku merelakanmu,
aku akan merelakan diriku sendiri.
Aku akan menyelamatkan kalian.
Bodoh.
Bangun.
Ayo pergi dari sini.
Ayo.
Rasakan!
Bunuh mereka.
Biar aku saja.
Jangan kecewakan kami kali ini.
Yeong-hu!
Apa ini sungguh satu-satunya cara?
Ini kali pertama bagiku.
Aku melihat hasrat monster berkali-kali,
tapi tak pernah sebesar yang dimiliki Yi-kyung.
Masih akan ada kemungkinan.
Jika Yi-kyung menyadari bahwa semuanya palsu,
seperti aku.
Dia bisa kembali ke dirinya?
Aku harus mencoba.
Menyerah bukanlah pilihan.
Maka biarkan aku ikut.
Kau baru saja pulih.
Bagaimana jika monster mengambil alih lagi?
Tidak.
- Tidak boleh. - Hei.
Maaf telah membuatmu menunggu,
tapi Yi-kyung prioritasku saat ini.
Sulit untuk melindungimu juga.
Aku berjanji
akan membawanya kembali.
Pergilah.
Jangan pernah kembali.
Lupakan saja.
Dia bahkan tidak menahanmu.
Hei, pria manis!
Kita bertemu lagi.
Sudah kubilang kita ditakdirkan bersama.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Lihat.
Ini anakmu, Yi-kyung.
Dia mencari ibunya.
Tidak mungkin.
Dia bayimu.
Tidak!
Bukan? Jadi, boleh kubunuh?
- Yi-kyung? - Berhenti!
Jangan sentuh dia!
Berhenti berpura-pura.
Kau bahkan tidak begitu menyayanginya.
Apa kau memiliki kasih ibu?
Kumohon jangan.
Aku tahu kau ingin membunuhnya.
Itulah yang kau inginkan.
Tidak, itu tidak benar!
Kau ingin melindunginya?
Bisakah kau melakukannya kali ini?
Aku bisa.
Aku bisa. Jadi, kumohon…
Yi-kyung!
Itulah monster yang kau ciptakan.
Dia telah mengambil begitu banyak nyawa karena kau.
Kau masih sanggup?
Mungkin saja kali ini dia akan membunuh anakmu.
Bunuh dia.
Maka kau bisa melindungi anakmu.
Yi-kyung!
- Yi-kyung! - Yi-kyung!
Sadarlah!
- Yi-kyung! - Makhluk itu ingin membunuh anakmu!
Tunggu.
Tunggu sebentar.
Aku akan segera kembali.
Aku pasti sudah gila.
Mati kau, Berengsek!
Sersan Kim!
Kau juga bisa mati.
Kenapa kau melakukannya?
Kenapa?
Kenapa kau melakukannya?
Seo-jin!
Sersan Kim!
Mau ke mana kita?
Tempat asalmu.
Buah hampir matang.
Kali ini berbeda.
Sesuatu yang luar biasa akan terjadi.
Tunjukkan jalannya.
Kita pergi ke stadion.
Apa benar para prajurit membawa Ye-seul?
Kenapa?
Kau masih belum menemukan Seung-wan?
Dia menjadi monster atau dia menyembunyikan monster?
Itu tidak penting lagi.
Dia akan mendapat ganjarannya.
Sersan Tak, aku melihat Pak Kepala.
KANTOR
Dia baru saja masuk ke ruang kerja.
Kita mau ke mana?
Ini cara Ibu meminta maaf, 'kan?
Aku tidak apa-apa. Aku memahami keadaan Ibu.
Ada apa?
Kenapa diam saja?
Ibu mengabaikanku?
Aku melakukan semua perintah Ibu!
Ye-seul.
Aku butuh bantuanmu.
Mulai sekarang, mereka yang menyembunyikan gejala
dan mereka yang membantunya, akan menghadapi konsekuensi langsung.
Kau tahu sesuatu?
Aku tidak tahu.
Ibu, ayolah.
Ibu!
Kau turut membahayakanku.
Ini cara terakhirku untuk membantumu.
Pergilah. Itu pintu keluarnya.
Atau kembalilah ke Sersan Tak.
Ibu, kumohon jangan!
Aku minta maaf!
Jangan lakukan ini kepadaku!
Ibu!
Kenapa terus memanggilku "Ibu"?
Ibu kandungmu menjadi monster dan mati satu tahun yang lalu.
Kau tahu seberapa ingin aku dipanggil "Ibu"?
Bahkan sampai terbawa mimpi.
Tapi bukan olehmu.
Namun, putraku.
Paham?
Putraku.
Ini gila.
Kita hanya bersama sesaat, tapi itu membuatku peduli kepadamu.
Aku hampir membuat kesalahan besar.
Aku mau dibawa ke mana?
Kau seharusnya pergi saat aku memberi kesempatan.
Ibu, tolong jangan lakukan ini kepadaku.
Aku yakin dia masuk ke ruangan ini.
Namun…
Ibu, kumohon!
Ibu!
Aku takut!
Ye-seul, sapalah.
Dia putraku.
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Putraku!
Putraku!
Hei, Wanita Jalang.
Rupanya kau masih hidup.
Sudah berapa lama, ya?
Ketahuilah,
kita tak bisa berbuat apa-apa.
Aku tahu.
Dia meminta kita menunggu.
Tunggu sinyal dariku.
Yi-kyung!
Kumohon hentikan.
Kita harus kembali.
Berhentilah. Tenangkan dirimu.
Yi-kyung!
Kita tak akan bertahan lama.
Aku tak akan tinggalkan mereka.
Kita harus mengikat dan menarik mereka.
Tidak!
Kita butuh waktu lebih lama.
Apa ini? Kau sudah gila?
Lepaskan aku!
Lepaskan sekarang juga!
Lepaskan!
Lepaskan!
Chan-yeong, tidak!
Tidak!
Park Chan-yeong!
Cha Hyun-su!
Cha Hyun-su!
Bangunlah!
Ibu!
Di sini!
Ibu, aku di sini!
Yi-kyung.
Kita harus pergi.
Sekarang!
Dia bukan anakmu.
Anakmu yang asli sedang menunggumu.
Kita harus pergi.
Ayo.
Tidak.
Ayo. Kita harus pergi!
Tidak.
- Kita harus pergi. - Tidak!
Tidak!
Cha Hyun-su!
Nonton sambil dapat cuan? Pause sebentar & Kunjungi link dibawah! -> klik.site/maxwin2
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.