All language subtitles for Kal.Ho.Naa.Ho.2003.Bluray-[drakor.in]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

New York...

Salah satu kota terbesar di dunia

Pusat perniagaan sedunia

Setiap kehidupan dari kota... Setiap detak jantung diisi dengan kecepatan

Di sini semua orang terburu-buru...

Terburu-buru tinggalkan rumah... Terburu-buru ke kantor...

Selalu buru-buru untuk menjadi yang terdepan dalam hidup

Di sini tak ada tempat bagi yang tak bisa bersaing

Ratusan mil jauhnya dari India, kota ini dihuni juga oleh orang India

Faktanya, bahwa setiap empat penjuru di New York adalah penduduk India

Satu hal lagi...

Oh... Ngomong-ngomong, itu saya!

Kota ini mengajarkan saya untuk mandiri

Kota ini mengajarkan saya untuk memenuhi kewajiban-kewajiban saya

Mengajarkan saya untuk menghadapi kehidupan...

...tetapi tidak mengajarkan saya akan cinta...

Dimanakah kesempatan itu?

Setiap saat saya mengamati kota dari kejauhan...

Saya merasa ayah sangat dekat

Kapanpun saya merindukan dia, saya datang ke sini

Nama saya Naina Catherine Kapur dan ini adalah kisah saya

Saya mengerti tuan Shah...

Tapi cobalah mengerti masalah saya

Saya sangat perlu tambahan waktu lagi...

Saya tahu bahwa restoran itu berada di lokasi yang utama

Tapi disekitarnya kami punya banyak saingan, tuan Shah...

Ibu saya, Jeniffer. Setelah ayah meninggal...

Seluruh tanggung jawab keluarga jatuh ke tangan ibu

Tetapi ibu tidak pernah mengijinkan saya untuk merasakan beban yang dia rasakan

Terima kasih - Aku pulang.

Darimana saja kamu?

Central Park

Central Park? Kenapa?

Menemui seseorang - Siapa?

Ketemu kekasih...

Tagihan... Tagihan... Pribadi dan rahasia

Oh itu punyaku

Apa ini? Ini adalah surat punya Sweetu lagi

Kapan tukang pos akan mengerti bahwa kata "Kapur" dengan huruf "U"

dan kata "Kapoor" dengan huruf "O". Dia selalu...

Ibu baru menangis?

Tidak... kamu yang baru menangis...

Tidak, ibu

Ibuku dan saya... Tiap hari kami sering berbohong

Kunwari Kudi

Surat dari biro jodoh! Apa-apaan ini?

Mengapa tidak ditanyakan kepada nenekmu?

Itu pasti beberapa rencana baru untuk mencarikan kamu calon suami

Tapi aku tak mau menikah... Mengapa nenek tidak membiarkan aku sendirian?

Mengapa dia tidak pergi saja?

Ibu! Dimana dia?

Sebentar lagi jam 8...

Hei semua, Lihat perempuan di sana!

8 detik lagi...

4, 3, 2, 1... Arempa!!

Nenek saya, Lajjo... Dia punya tiga impian

Pertama, New York menjadi bagian dari Punjabi

Kedua, saya menikah dengan Sardar. Dan yang ketiga... Ibu saya mati

Dewi Saraswatiji, Lata, Asha dan Usha telah melayani engkau dengan musiknya bertahun-tahun

Tetapi mulai hari ini Kammo, Vimmo dan saya, Lajjo...

Akan melayani anda

Jadi tanpa ditunda-tunda lagi, kami akan mempersembahkan sebuah lagu untukmu

Judulnya "Pritam datang kemari..."

Lagu ini secara khusus diminta oleh tetangga kita, Chaddaji

Kamu sangat baik sekali...

Kammo... Vimmo...

Ayo Lajjo...

Ayo...

''Pritam, datanglah kemari...''

''Pritam, bimbinglah kami...''

''Hatiku yang merana memanggilmu...''

''Pritam, datanglah kemari... Bimbinglah kami... kami memanggilmu...''

Nenek! Nenek, hentikanlah!

Oh dewa! Mengganggu do'a kami?

Penghinaan dewa kami?

Tidakkah kamu punya malu?

Tidakkah kalian punya malu?

Menyanyikan 'Restuilah Kami' 'Restuilah Kami' pada Chaddaji?

Siapa yang menyanyikan itu kepada Chaddaji? Kami menyanyikan buat dewa 'Pritam, bimbing kami'

Siapa nama depannya? - Pritam Cha....

Dan apa ini?

Apa? - Ini.

Wow! Gambar-gambar dari Kunwari Kudi

Ketiganya terlihat tampan

Tiga? Mereka terlihat seperti orang yang sama

Tidak, bukan anakku mereka berbeda

Sekarang, apa itu iklan Kunwari Kudi?

''Hei gadis-gadis, hei gadis. Pilihlah calon suamimu dan jadilah bebas''

''Pilih satu, dua atau tiga''

Nenek! Aku tidak tertarik menikahi siapapun...

Anakku, jika kamu tidak menikah, bagaimana kamu bisa memiliki anak?

Aku bisa memiliki anak tanpa perlu menikah

Adik laki-lakiku Shiv, dia cacat

Dia tidak dapat bermain basket seperti anak laki-laki yang lain...

Tetapi dia bisa jadi menjengkelkan seperti yang lain

Shiv, matikan TV nya

Kapanpun kulihat, selalu saja basket

Hanya karena aku tak bisa bermain, buka berarti aku tidak mengerti...

Jangan pura-pura manis di depanku, ok! Ayo cepat!

Gia, tolong kakakmu.

Kakak, apa kamu ada lihat boneka baruku? - Gia!

Ini mama, ini kamu...

ini kakak, ini aku dan...

Oh, jadi kamu sudah bangun...!

Kelihatan sangat tampan... Seperti Hari Putter...

Harry Potter, nenek...

Ya, ya... Terserah... Hari, Harry...

Selamat pagi, nenek! - Ya Ya...

Apa rencanamu hari ini?

Cinta nenek kepada Shiv hanya didasarkan atas kebenciannya kepada Gia

Gia adalah anak adopsi dan karena itu nenek tidak memperhitungkan dia keluarga

Dan Gia... Dia selalu menyimpan boneka nenek jauh-jauh dari keluarganya yang sempurna

Di dalam keluarga, bukan hanya mereka berdua saja yang tidak dekat...

Guru Nanak dan Yesus juga mempunyai perbedaan di dalam rumah

Sangat dingin, apakah pemanas hidup?

Kau selalu cerewet

Apa? - Tak ada apa-apa!

Ada duit tidak? - Diamlah!

Ayolah... - Jangan buat aku kesal!

Pelit! Hanya satu dollar saja!

Sarapan apa? - Buah dan sereal

Apa? - Sereal...

Apa sudah mulai? Serialnya 'Kahani Ghar Ghar Ki'...?

Bukan serial tv nenek(=Dadi)... Sereal yang kita makan

Jadi apa yang baru? Yang selalu kita makan tiap hari

Menantuku yang malang... Dia tidak tahu bagaimana membuat makanan India

Menantuku tersayang, Jenny...

Kamu tahu, Naina?

Aku melihat mimpi yang indah tadi malam

Dalam mimpiku, aku makan aloo parathas panas...

Dengan banyak mentega Oh... aku merindukan Chandigarh!

Jika kau rindu sekali dengan Chandigarh maka pergilah ke sana

Bagaimana pendapatmu, Naina?

Aku tidak akan pergi kemana-mana. Jika aku pergi, apa yang akan terjadi pada anak-anak?

Aku sangat memperhatikan mereka

Dan aku hanya perhatian dengan mereka

Ya tentu saja... Mengapa juga kamu menjadi perhatian tentang aku?

Siapa aku bagimu? Jika saja putraku masih hidup...

Jika dia masih hidup...

Hentikan!! Sudah cukup

Ini uangmu. Kamu menang. Seperti biasa, kamu senang sekarang???

Dan kalian berdua... Ah lupakan.

Pagiku bermula dengan hal yang sama setiap hari

Keributan ibu dan nenek, diikuti dengan kemarahanku...

Dan kemudian mendengar tetanggaku yang bodoh, Sweetu pembicara bodoh

Oh Hai! Tunggu sebentar

Jadi tolong semuanya dibungkus... 2 donut, 2 muffin...

Dan 2 frapucino!

Dan apa yang kamu mau?

Sweetu. Nama lengkap Jasprit Kapoor... Tetanggaku...

Dia teman baikku

Dia memiliki dua masalah... Berat badan yang tidak pernah turun...

Dan kenyataan bahwa dia tidak pernah merasa keberatan akan hal itu

Nainaaa... - 1 ekspresso untuk dibawa pergi!

Ini suratmu. Itu sampai ke rumah kami lagi

Namamu seharusnya J. Kapoor...

Oh Wow Naina! Formulir pendaftaran kencan buta!

Ini adalah layanan yang sangat bagus... Ini sangat terkenal di New York

Tulis saja di kertas untuk menggambarkan pria idamanmu...

Tulis sesuatu tentang dirimu...

Mereka mencocokannya dan akhirnya, kamu mendapatkan pilihanmu...!

Wow! Dan apa yang telah kamu tulis tentang dirimu?

Aku telah menulis apa yang sebenarnya... apa yang... yang...

Apa yang kamu tulis?

Dari jauh, Aku kelihatan seperti Aishwarya Rai...

Dan dari dekat, kelihatan seperti rumah Aishwarya Rai

Oh! Ya Tuhan... Ya Tuhan... Lihat aku...

Oh Tuhanku! Lihatlah! Lihat dia!

...Look at me, i'm out of control... - Dia sangat cakep! Sangat ganteng!

Sweetu, Sweetu, lihat ke aku... Aku melihat kamu tiap hari...

Dia sangat cakep! Dia sangat ganteng!

Diam! Pria, pria, pria! Itu saja yang membuatmu tertarik

Apa yang akan terjadi?

Kamu akan dapat lelaki yang kamu mau

Kamu akan menikahinya, kamu akan punya anak darinya, dan kemudian...

...dia akan meninggalkan kamu dan pergi

Apa yang akan kamu lakukan kemudian? Apa yang akan kamu lakukan?

Aku akan mencari pria lagi dan menikahinya lagi

Lupakanlah!

Naina, apa yang nenek(=Dadi) katakan ada benarnya...

Nak... Kamu perlu bantuan...

Kamu jangan bicarakan nenek

Dasar... menghancurkan semua usahaku!

Jazz... Nama lengkap Jaswinder Kapoor

Kakak Sweetu dan malangnya...

...teman baik ibu dan rekan restorannya

Dia juga memiliki masalah

Keremajaan yang tidak mau dilepaskan... dan...

Dan peningkatan umur yang tak bisa diterima

Oh! Pelanggan...

Tolong 3 gelas kopi - Akan saya ambilkan

Terima kasih....

"Ibu"

Lihat Jenni, aku minta maaf. Semuanya akan baik-baik saja.

Semuanya tidak akan baik-baik saja!

Dalam kesulitan ekonomi yang kita hadapi, ada empat atau lima pelanggan datang

Karena kamu mereka semua pergi. Apa yang kita lakukan kemudian?

Dengarkanlah aku... - Tidak, kamu yang seharusnya mendengarkanku!

Kamu tahu kalau kita tidak membayar pinjaman dari bank...

Pada waktunya kita harus meninggalkan tempat ini

Dan apa yang harus kita lakukan setelah itu?. Apa yang kita...

Aku benci hujan! Aku benci hujan ini!

Oh iya! Itu temanku... Aku lupa menceritakan tentang dia

Kenalkan Rohit Patel.

Anak dari Karsanbhai & Sarlabhen Patel.

Karsanbhai pernah menjadi orang Gujarat terkaya di Amerika

Usaha makanannya terkenal di seluruh negara ini

Namanya: Dial A. Dhokla

Rohit tinggal sendirian di New York

Dalam hal pekerjaan tiga tahun terakhir ini, dia tidak pernah membuat kemajuan

Hai teman. Selamat bersenang

Ya, terima kasih - Bagus

Baik. Jadi, aku bisa minta filenya dengan ini...

Ah Julia...

Makan malam di jam 8?

Makan malam...? Jam 8 ??

Makan malam jam 8 - Iya

Ok, aku akan jemput kamu jam 7 lewat 20

Kasihan Rohit... Dia tak sehebat yang dia pikir

Tetapi...

Dia tidak pernah berhenti mencoba...

Hai cantik! - Kamu berbicara kepadaku?

Siapa lagi? Kamu pikir aku berbicara di sini dengan 'badak' ini?

Namaku adalah Rohit

Jangan ganggu aku. Aku sudah menikah - Lalu kenapa?

Kenapa bila kamu sudah menikah...

Dengannya!

Aku minta maaf. Maaf... Bukan maksudku - Turunkan dia...

Aku tidak suka dia - Turunkan dia!

Sampai jumpa... Jaga dirimu baik-baik!

Jadi, itu Rohit

Bagaimana saya mengenal dia? Untuk satu tahun terakhir...

Aku belajar dengan dia di kelas malam MBA

Maaf, aku telat - Ayo jalan.

Apa yang terjadi? - Tidak ada, aku turun dari lift dan...

Oh aku mengerti... Siapa nama perempuan itu?

Aku tidak tahu - Suami atau pacarnya?

Suami... - Siapa namanya?

Hari Prasad Chaurasia... Bagimana aku tau dia ada suami...

Oh Rohit... Aku merasa kasihan... - Tidak apa-apa...

...bahwa dia tidak memukulmu lagi... - Trims

Bagaimana akhir pekanmu?

Aku pergi ke London dan Paris...

Itu kelihatan dari wajahmu. Kalau liburanku menakjubkan

Laila dan aku, di dalam ruangan yang sama... di ranjang yang sama... selama akhir pekan

Kamu tahu maksudku. - Ih, ck...

Oh... Ah Laila, hentikan. Hentikan itu!

Laila... Jangan... Laila... Jangan yang itu

Dengarkan aku! Laila jangan!

Laila, jangan!

Syukurlah, kamu tidak seperti perempuan lain di New York

Kamu tidak seksi, tidak cantik, dan kamu selalu punya waktu untukku

Aku suka kamu

Terima kasih Rohit... Jika bukan karena kamu, aku juga akan mati

Bodoh

Geeta Patekar, mahasiswi baru

Hari ini adalah hari pertamanya. Demi Tuhan tinggalkan dia sendiri

Hai! - Hai!

Silahkan duduk... - Dimana?

Semestinya di hatiku... tapi untuk sekarang.... duduklah di belakangku

Dasar

Makan malam jam 9

Tolong jangan lihat aku

Saya penasaran apa yang Rohit tulis di buku harian hitamnya...

Saya tidak pernah menanyakan hal itu kepadanya...

Dia itu gila

Ketika pertama kali saya bertemu dia, saya sama sekali tidak menyukainya

Tapi sekarang, dia adalah temanku... Teman yang sangat dekat

Pada dasarnya, dia orangnya baik Dan ini saya bisa menjaminnya... Kamu tahu kenapa?

Karena pada malam itu dia tidak membatalkan kencannya

Bersulang

Rohit memang begitu orangnya... Dia selalu menepati janjinya

Kamu tidak apa-apa, anakku? Semoga kamu tidak apa-apa... - Maaf nenek...

Maaf apa? Tidakkah kamu lihat? Bagaimana jika Shiv-ku terluka?

Apa yang kau lakukan? Dia hanyalah seorang anak kecil...

Anak kecil? Kamu telah memanjakan dia

Itu adalah tugasnya untuk menjaga saudaranya

Dan tugasmu untuk memaafkan... Bukannya memukul

Aku masih belum mampu untuk maafkan kamu... Jadi, siapa dia?

Memaafkan aku? Apa yang telah aku lakukan? - Lupakan itu...

Tidak.. Katakan Apa yang telah aku lakukan?

Dengar... Diam saja...

Komentar yang sama tiap harinya! Tolong katakan semua hari ini!

Jangan membuat aku berbicara

Kenapa kamu takut? Ayo Katakan!

Karena kamu, putraku...

Nenek!

Cukup!

Kenyataannya telah diketahui semuanya bertahun-tahun tapi tak pernah dibicarakan...

...telah dibicarakan hari ini

Ayah meninggal bukan karena kecelakaan

Dia telah mengambil nyawanya sendiri... Dia melakukan bunuh diri

Kenyataan selalu pahit

Tak ada yang tahu kebenarannya. Bahkan kau

Sudah Gia..., sudah... Sekarang jangan menangis...

Nenek membenciku. - Tidak, dia tidak membencimu

Dia membencimu

Jangan berbicara begitu...

Dia sedang marah... Semua akan baik-baik saja nanti

Kapan semuanya akan baik-baik saja, mama?

Tahukah kamu, ketika mama masih kecil...

Mama selalu menangisi hal-hal yang kecil. Ibuku selalu mengatakan kepada mama...

...bahwa Tuhan mengirim Malaikatnya kepada kita semua untuk menghapus air mata kita

Malaikat?

Malaikat kita akan datang... Dia akan menghapuskan air mata kita

Dia akan memberikan banyak kebahagiaan...

Dan akan membuang semua penderitaan kita ke tempat yang jauh

Kapan Malaikat kita akan datang?

Mari lakukan satu hal

Hari ini, dalam doa kita memohon Tuhan untuk Malaikat kita... Ok?

Ya Tuhan... Jika Kau mendengar...

Tolong sinarkan cahaya ke dalam kegelapan ini... Sedikit cahaya...

Dan tiba-tiba saja musim berubah...

Tak ada yang tahu bagaimana, tapi muncul dari awan yang gelap...

Matahari yang tersenyum kepada kita semua

Ayolah... Ayo... Dia terbuka

Apa yang kalian lakukan?

Kenapa kau sendiri tidak main dan mengajariku, bodoh?!

Jika aku dapat bermain, Aku pasti sudah bermain

Halo cowok, halo cewek, halo boneka

Siapa kamu? Apa yang kamu lakukan di sini?

Oh, maafkan aku. Namaku Aman... Halo

Mama bilang jangan bicara dengan... pen...pen...pencekik...

Bukan pencekik, bodoh... Orang asing

Tetapi aku bukan orang asing. Aku tinggal di seberang rumah

Salah. Itu tempat paman Chadda bodoh, yang tinggal di sana

Aku tahu bod.... Itu adalah pamanku

Kamu membuat boo-boo(=Kesalahan)

Yup, dia telah membuat boo-boo, tak apa-apa

Aku tahu dia sedikit bodoh...

Dan aku juga ada dengar dia punya suatu hubungan dengan wanita tua di sini

Itu adalah nenek kami

Ooops, aku membuat... - Boo-boo(=Kesalahan)

Aku minta maaf

Siapa nama nenek kalian?

Dadi!! - Nama yang bagus...

"Dengarkanlah kami, ..."

Oh wow! Apa ini? Pengemis di New York?

Itu bukannya pengemis... Itu nenek kami!

Maafkan aku Akan kucoba lakukan sesuatu

Semoga beruntung

"Dengarkanlah kami, orang-orang miskin ini... Dan Tuhan akan mendengarkan doa-doamu"

''Kamu memberikan kami satu dolar dan Dia akan memberikan kamu sejuta dolar ''

Nenek! Nenek!

Oh Lajjoji... Dia telah mendengar doa-doa kita!

Siapa? - Dia...

Nenek! Oh nenek...

Jennifer Lopez!

Spice Girls...sini...di sini...

Ada masalah apa? Kami sedang berdoa kepada Dewi Saraswati!

Kamu tidak sedang berdoa kepada Saraswati... Kamu sedang menyiksa dia!

Sekarang... Saraswati tak bisa datang kemari

dan atas namanya aku mohon padamu...

Tolong... tolong jangan bernyanyi!

Apa?

Apa maksudmu "apa"?

Lihat saja mereka... Anak-anak muda yang bermain di sini...

Itu akan memberi akibat yang buruk pada mereka

Mereka akan kehilangan keyakinan pada musik!

Dan siapakah kamu yang mengatakan semua hal itu kepada kami??

Maaf aku, aku lupa memperkenalkan diri...

Aku adalah Aman Mathur, tetangga baru kamu...

Dan keponakannya Chaddaji

Keponakan Chadda?

Lajjoji... Jangan dipikirkan. Keponakanku sedikit nakal!

Hmmm... Cerita cinta Chadda dan Lajjo...

Tidak peduli tentang umur dan mereka mekar dalam percintaan...

Dia cukup seksi!

Chadda!

Lajjoji... jangan teriak seperti itu pada umur segini

Jika kamu lakukan, itu bisa...

Jika kalian suka menyanyi, aku akan datang dan mengajari

Bilang... Kapan aku bisa lakukan...?

Chadda! Dia bahkan tak tahu bagaimana cara bicara

Apa yang terjadi di sini? Keributan apa pagi-pagi begini?!

Si kaca mata....

Dia datang ke wilayah kita dan menghentikan kita bernyanyi?

Kita bernyanyi sangat baik dan dia mengatakan kita tidak tahu cara bernyanyi...

Dia pasti sanak familinya Chadda... - Ayo bicara dengannya...

''Aku melihat seseorang... "

"Tidak lama yang lalu..."

"Siapakah wanita itu?"

"Semakin lama aku melihatnya..."

"Semakin lama aku berpikir..."

"Apa yang harus kukatakan kepadanya?"

"Hit it"

"Aku melihat seseorang tidak lama yang lalu..."

"Siapakah wanita itu?"

"Apakah dia bintang...? Apakah dia matahari...?"

"Ataukah dia bagian dari keduanya...?"

"Semakin lama aku melihatnya... Semakin lama aku berpikir..."

"Apa yang harus kukatakan kepadanya"

"Pretty Woman..."

"Lihat Pretty Woman"

"Lihat Pretty Woman"

''Pretty Woman.... Katakan bersama, Pretty Woman''

"I saw someone moments ago..."

''Who is that girl?''

''Is she a bud...? Is she a ray...?''

''or is she part of a legend?''

''The more I look at her, the more I wonder...''

''What may I say to her?''

''Pretty Woman...''

''Look... Pretty Woman''

''Look... Pretty Woman''

''Say with me... Pretty Woman''

''Yo Pretty Woman!''

''Listen up, girl... you're feeIing this way''

''Don't you see the sunshine coming up today?''

''You got to feeI it right, just like day after night''

''Don't let the sunshine out of your sight''

''I can feel you...''

''I can feel you...''

''I'm crazy about you. Pretty Woman''

''The colour of gold...''

''the colour of crystal...''

''the sight leaves me breathless... I'm amazed''

''What trait is this...?''

''Why're there so much of pride...?''

''What secret is it...? How will I say it''

''Happy in a moment and angry too...''

''she changes colours every moment''

''But when I look at her, I find her oh so beautiful''

''The more I look at her...'' ''the more I wonder...''

''What may I say to her?''

''Pretty Woman...''

''Look... Pretty Woman''

''Look... Pretty Woman''

''Say with me... Pretty Woman''

''Go for it!''

''Her eyes hold an intoxication...''

''Her tresses are ike the clouds...''

''such trait, O lovely one, I had never seen''

''I see this fairy...''

''it brings my heart alive...''

''isn't this a spell being a cast?''

''I know not her name, nor where she lives...''

''but this much I surely know''

''The one she casts a look at will surely go crazy''

''The more I look at her the more I wonder...''

''What may I say to her?''

''Look... Pretty Woman''

''Look... Pretty Woman''

''Say with me... Pretty Woman''

''Look... Pretty Woman''

''Look... Pretty Woman''

''Say with me... Pretty Woman''

Gia!

Gia!

Oh maafkan aku...

Halo! Hai, aku Aman.

Aku tahu. Semua orang sudah mengetahuinya pagi ini

Aku tidak pernah mengetahui bahwa Chaddasaab memiliki keponakan

Bahkan aku tidak tahu bahwa tetangga pamanku begitu cantik! - Apa?

Aku sedang membicarakan ibumu!

Jennifer kan?

Jennifer kamu sangat, sangat, sangat cantik! - Oh... Terima kasih

Ok, mari kulihat...

Ini adalah Shiv, jagoan bola basket

dan ini adalah sayangku, Gia.

dan kamu? - Tidak tertarik!

Terlihat dari wajahmu

Oh lagipula aku senang bertemu dengan kalian semua

Senang bertemu denganmu juga - Trims

Kamu tahu Aman?

Baru pertama kali aku melihat banyak warna di kota kita

Aku tahu ini memang kota yang membosankan

Tapi jangan khawatir, sekarang aku di sini...

Liat saja apa yang akan terjadi kedepannya!

Kamu pasti kemari karena ada urusan bisnis

Bukan! Bukan sama sekali. Hanya untuk menikah! - Benarkah?

Jennifer, aku ingin menikahi anak perempuanmu! - Apa?!?

Apakah kamu keberatan? Aku sedang berbicara dengan Gia

Gia, sayangku... maukah kau menikah denganku?

Ya... kumohon... -Tidak... tidak

Naina... - Tak masalah

Satu lagi... apa dia sedang tidak enak badan ataukah memang dia terlahir seperti itu?

Dia selalu seperti itu - Jangan ngomong begitu

Tolong jangan dipikirkan. - Tidak, tidak masalah kok...

Ini masalah kekanakan...

Lagipula, sangat senang sekali bertemu dengan kalian semua

Aku akan bertemu kalian lagi sekitar jam 7 atau 8...

7 atau 8? - Untuk makan malam

Di rumahmu... Aku adalah tetanggamu yang baru

Tentu saja kamu akan mengundang kami untuk menunjukkan keramahanmu...

Benar?

Oke....oke...oke.

Tentu saja jangan jam 7... jam 8... Aku sedikit sibuk...

dan setelah aku pergi, dia akan marah denganmu...

...karena mengundangku makan malam

Tapi jangan khawatir... Itu hanyalah masalah kekanakan

Dia tak akan berkata apa-apa.

Kenapa mengundang dia makan malam?

Ya... Kenapa?

Bukankah kamu di sana?

Aku tidak mengundangnya ...Dia yang mengundang dirinya sendiri

Aku beritahu kamu Lajjoji... Ibu Sharma bilang padaku...

Siapa? - Dari Kunwari Kudi...

Dia mengatakan bahwa...

...lelaki tampan ini datang dari India...

dan mengajak anak gadis kita lari...

Lari? Untuk apa?

Untuk sebuah kartu... - Ya.., kartu

Oh diam lah. Untuk KTP kewargananegaraan Amerika... Apa lagi?

Tuhan! Apakah Kau dengar itu?

Tuhan, Mohon lindungi kami

Oh lupakanlah itu bibi. Ia hanya seorang pria...

Aku bisa menangani semuanya

Aku mengundang Sweetu dan Rohit untuk makan malam

Rohit? Seorang laki-laki?! - Apakah dia masih single?

Dia seorang lelaki... Dia single. Dan dia seorang Gujarat

Gujarat! - Mereka itu vegetarian

Tenanglah nenek

Dia adalah teman dekat. Seperti Sweetu - Sweetu??

Apa? Aku sedang bersiap-siap untuk kencan buta!

Kencan buta? - Oh! Kencan dengan lelaki buta

Tidak heran dia sudah membutakan dirinya sendiri!

Kencan buta berarti kencan dengan seseorang yang belum pernah dilihat sebelumnya

Dan ketika dia melihat, dia akan menjadi buta karena shok

Kasarnya kamu. Oh ya Naina...

Aku tidak bisa datang untuk makan malam

Da-dah semuanya - Da-dah 'bola'... Mulailah menelpon

Tunggu aku. Aku datang...

Hai Naina - Hai Rohit.

Ada apa?

Apa yang sedang kamu kerjakan? - Tak ada... Aku bersama Geeta.

Geeta? - Ya Geeta.

Mahasiswi baru di kelas kita

Dia tinggal di Soho dengan dua perempuan lain

Dua perempuan lain?

Kamu sedang mendapat bonus! - Yaa... Aku juga kira begitu...

Datanglah untuk makan malam nanti

Apa? Makan malam?

Ya... Ibu telah mengundang beberapa tetangga aneh makan malam...

Jadi datanglah

Jam berapa? - Jam 8...

Jam 8? Sebuah pesan pendek mendadak untuk Kunwari Kudi?

Maaf Ibu Sharma

Tetapi kehormatan keluarga kami sekarang ada di tanganmu

Kau benar-benar memposisikan aku di tempat yang sulit

Sardar! Sardar!

Ya... Lelaki itu harus seorang Sardar

Masukkan ini. Mereka ingin lelaki Sardar

Apa aku yang harus pergi? - Diamlah

Apa yang kamu pikirkan hanya menikah

Maaf, tolong berikan alamatnya...

Darimana saja kamu? Kamu lama sekali

Dari Supermarket

Jenni, Jenni... Naina sudah pulang

Tolong tutupkan pintunya

Naina pulang. Tidak... Itu terlalu banyak...

Aku bilang aku yang akan melakukannya, Jenny...

Terima kasih Aman Kenapa sampai perlu...

Apa yang aku perlukan? Aku hanya ingin membahagiakan ibu mertuaku

Iyakan Gia?

Kamu sangat baik sekali - Oh Kamu juga sangat baik

Oh Naina - Aku tau dia

Aku lupa memberitahu... Rohit telpon tadi

Dia bilang akan telat sekitar 15 sampai 20 menit

Pacar manismu? - Teman!

Ibu... Aku mau bicara empat mata denganmu

Gia... Keluar dulu!

Ada apa ya?

Ibu - Apa yang kamu lakukan? Naina...

Aman ini... - Ibunya Aman...

Halo bibi! Halo paman!

Lajjoji tidak kelihatan

Ya... kadang kami beruntung

He he... Lucu sekali

Apa ini rumah kita atau rumah mereka? - Mama, mama...

Liat aku dapat baju baru

Wow! Siapa yang memberikan? - Aman!

Tuan Mathur - Ya sayang!

Jangan panggil aku sayang.

Kalau begitu panggil aku Aman - Aman...

Ada yang kurang? - Garam!

Kamu punya masalah sama

Mengapa kamu ikuti aku?

Apakah kamu tidak punya kerjaan lain?

Laporan dari restoran sangat buruk...

Bagaimana bisa?

Lancangnya kamu?!! Itu masalah pribadi kami

Biar ku lihat.

Maafkan aku. Anakku benar-benar keterlaluan

Maafkan aku, maafkan... - Tidak apa-apa

Apa ini?

Kapankah akan kamu ubah perilaku anak kecilmu?

Satu tamparan... Di masa anak-anak selalu membantu

Katakan padanya

Lajjoji... warna merah muda ini cocok untukmu

Warna biru itu juga tidak terlalu jelek!

Tuan Biru... Nona Merah Muda... makan malam sudah siap

Aku tahu...

Makanan India! Aku yakin bukan Jenny yang membuatnya

Aman banyak membantu!

Selamat telah mendapatkan pembantu baru!

Selamat telah mendapatkan menantu baru! - Hhhmm

Simpan kembaliannya.

Ah pelayan, di mana pestanya? - Ayahmu yang pasti pelayan!!

Oh maafkan aku. Aku mencari nomor 29 - Aku ke nomor 27. Minggir!

Oh anakku sayang...

Kamu harus makan semua makanan India yang sudah dimasak hari ini...

Kamu sudah seperti orang bule yang makan roti setiap hari

Makan nasi

Dia terlihat sangat tampan seperti Rakesh Roshan

Hrithik Roshan, Hentikanlah nenek.

Hentikanlah kakak! Hentinkan!

Pertama kali aku melihatnya di New York...

Pernah sekali aku melihatnya di Bombay... - Apa?

The Big Best. Itu dia! Pasangan kencanmu sudah datang

Itu pasti Rohit... - Biar aku yang bukakan...

Itu Rohit... - Aku akan bukakan pintunya... Nenek... - Kubilang aku yang akan bukakan

Oh... Halo... - Halo...

Kau?

Ya...aku

Apakah kamu dari biro-nya? - Ya

Tapi aku minta seorang Sardar di telepon

Dan aku juga minta 'muda' di formulirnya

Itu bukan aku... Tapi itu adalah cucuku

Oh Sweetu... Dia sudah di sini

Sweetu??? - Iya Oh! Kamu memanggilnya Sweetu di rumah?

Kemarilah

Guru... - Oh, jangan panggil aku Guru Bukan-bukan... Namaku yang Guru - Ayo...anakku

Nyonya Kapoor.... - Nyonya Kapoor??

''...datanglah ke pangkuanku...''

Oh, musik... - ''...kepangkuanku...''

Kamu kelihatan seperti kakaknya Sweetu

Aku kakaknya, bodoh. - Tentu saja... Apa???

Apa??? - Tamu kami adalah tamu Tuhan... Silahkan duduk

Kamu tak pernah memberitahu kami kalau Rohit itu sebenarnya tampan

Halo Rohit

Siapa yang kamu panggil Rohit? Siapa Rohit?

Apakah ini ada masalah 'Rohit'...? - Namanya bukan Rohit, namanya...

Guru Guru Guru... Ayo mulai

Guru?... Siapa Guru??? - Kamu adalah 'Guru'...

Lupakan yang tadi... Katakan padaku dimana kamu tinggal?

Aku tinggal di Jackson Heights Rumah pertamaku di Mumbai...

Aku meninggalkan Mumbai dan masuk ke Amerika... Apa mau dikata?

Tentu saja! Mau makan ayam? Naina sudah membuatnya

Siapakah Naina? - Yang itu, yang berkaca mata

Siapa lagi yang tinggal di rumah mu? - Dimana? Rumah?

Oh di rumah...ada ibu, aku dan Master...

Master ayahmu...?? - Master itu adalah seekor anjing!

Jangan pernah menceritakan hal-hal begitu mengenai ayahmu!

Hidung yang mancung... - Aduh!

Ayo ceritakan, apa pekerjaanmu?

Video Pirate (Membajak video)... - Pilot?

Pembajakan... Video bajakan

Maksudmu kriminal... Pencuri

Eeh... jangan sebut aku pencuri... Siapa yang kamu sebut pencuri

Apa kamu,... tidak takut?

Apa yang ditakuti? Kakakku... Dia yang menangani semuanya!

Kakak? Kamu punya berapa saudara?

Saudara... Empat, tetapi yang satu sudah pergi ke 'atas'

'Atas'? Maksudmu dia pilot?

'Atas' maksudnya... - Oh!... Maaf, aku menyesal... Sedih sekali - Tak apa! Tak apa!

Apa yang terjadi?

Ibu, Ayah... Tinggal di Connecticut... - Connecticut

...dan aku di Manhattan sendiri... - Manhattan

Kamu bicara terlalu banyak

Lihat mataku... Apa yang kamu lihat?

Kamar mandi - Kamar mandi??

Kamar mandi di sebelah sana! - Dimana?

Di sana! - Ok!

Tenang... Semua akan baik-baik saja...

Semua akan baik-baik aja

Mengapa kalian teriak?

Hei... Ibu...

Kamu wanita jelek! aku pergi dari sini...

Semua tidak cocok untukku... Dan juga si kaca mata...

Dia seperti kaktus... berduri... Apakah Sweetu itu waria?!

Kamu 'Sweetu'? - Siapa kamu?

Kamu milikku!

Dengar, aku datang ke rumah yang salah...

Aku datang untuk bertemu Naina... aku akan pergi... - Ayolah

Tolong jangan pergi... - Aku pergi...

jika kamu butuh DVD atau video... Datang saja ke tokoku...

Kalian mau datang kan? - Ya!

Tolong jangan pergi...tolong...

Lepaskan aku...demi Tuhan... Lepaskan aku...!

Aww! - Kamu tidak apa-apa?

Apa kamu baik-baik saja... Aku tidak apa-apa

Mereka semua aneh!

Aku akan menghubungimu nanti - Aku juga akan menghubungimu nanti

Lari... Lari...

Kami tidak mau ke sini lagi!...

Aku gak percaya ini! Kamu tertawa?

Orang normal pasti tertawa

Apa maksudmu? Maksudmu aku tidak normal

Jika kamu normal... maka aku Sridevi

Oke. Menurutku, kamu yang tidak normal

Sejak pagi, kamu bertingkah seperti kenal kami bertahun-tahun

Bukan tahunan, sayang... Tapi berabad-abad

Kenyataannya, aku merasa ikatan kita sudah dari kehidupan yang sebelumnya

Dengar... Kamu adalah tetangga kami. Jadi berlakulah seperti yang sewajarnya

Ok... Ting tong Permisi... Bolehkah aku pinjam setengah gelas susu?

Apa yang kamu lakukan?!?

Bukankah kamu mengatakan bahwa aku seharusnya berlaku seperti seorang tetangga??

Jadi, boleh aku minta setengah gelas susu?

Ha...ha... Sangat lucu! - Ya, aku tahu itu

Dengar... Tolong bawa sikapmu itu

dan silahkan cari orang lain

Karena kita pada dasarnya tidak cocok! Dan...

Apa?! - Apa masalahmu?

Masalahku?! - Ya..., mengapa kamu merasa... bahwa semua beban di dunia

Ada di bahumu?

Siapakah kamu?

Sst..., tidak...

Apa tujuan dari berdoa...

Ketika kamu tak tahu bagaimana menghargai kehidupan yang Dia berikan

Permisi, apa yang kamu tahu tentang kehidupanku?

Tidak banyak, tapi cukup untuk mengatakan...

Bahwa di matamu seperti dirimu tidak mempunyai banyak

Tapi lihatlah kehidupanmu melalui mata orang lain...

Dan kamu akan tahu bahwa kamu mempunyai sangat banyak - Sekarang aku harus dengar ceramah...

Lihat.., hidup.., senang..., senyum.., siapa yang tahu?

Besok mungkin tak ada...

Wow..., sebuah renungan

"Besok mungkin tak ada..." Oh, bagus sekali!

Lagipula, aku akan mengajarimu tersenyum

Caranya mudah kok..., satu..., dua..., tiga...

Coba lagi...

Satu..., dua..., tiga... - Jangan sentuh aku!

Oh Tuhan... Kasihannya orang ini lupa bagaimana cara tersenyum

Cobalah latihan terus dan senyum akan teringat kembali

Kamu tahu masalahmu itu... Kamu pikir bahwa kamu itu....

Aku tahu..., aku tahu bahwa... Aku sangat seksi

Tapi kamu bukan tipeku, maafkan aku... Untuk sekarang cobalah latihan saja

Lupakan! Aku minta maaf sekali padamu!

Saya terus memikirkan sepanjang malam... Apakah si idiot Aman benar?

Benarkah saya melupakan caranya tersenyum?

Tentu saja dia senyum Saat terakhir dia tersenyum ketika... Uh

Sekarang dia akan tersenyum hanya saat pernikahannya!

Uh...uh...

Ketika dia bersama ayahnya, dia akan tersenyum...

Uh...uh...

Ketika kakakku yang tua mengancam dia... Saat itulah dia tersenyum

Senyuman yang begitu indah

Senyuman siapa? - Priya... Siapa lagi?

Oh, foto ini diambil pada waktu acara pernikahan...

Dimana ibu menemukannya?

Ada di dalam buku ini

Ibu telah bicara dengan Priya tadi pagi

Katanya, kamu akan bertemu dengannya hari ini?

Aku baru saja mau ke sana...

Maukah ibu ke sana denganmu?

Mau apa ibu ke sana? Lagipula aku ingin bicara secara pribadi dengan Priya...

Bukankah kamu takut?

Aku tidak takut. Ibu mengkhawatirkan sesuatu yang tidak perlu

Semuanya akan baik-baik saja...

Semuanya akan baik-baik aja...

Semua tak akan baik...

Sampai beratmu turun, kamu tidak akan mendapat pacar

Tapi aku sedang mencobanya Naina... - Aku bisa lihat itu

Wow! Dia imut sekali, Naina

Dia kelihatan imut buat kamu?? - Kamu sendiri tak bisa menemukan laki-laki yang lebih Imut!

Itu salah - Aku tidak dengar apa-apa... Bisakah kalian bicara lebih keras?

Kamu mendengarkan pembicaraan kami?

Aku tadi tidak mendengar... Aku tadi sedang mencoba mendengarkan

Jika kalian bicara begitu pelan bagaimana aku bisa mendengarnya?

Minggir, minggir! Permisi... Permisi!

Kita tidak bertemu hari itu...

Aku tetangga baru si Nona Membosankan ... Aman

Hai... Aku tetangga lama si Nona Membosankan... Sweetu

Diam! Tadi kami sedang berbicara - Diamlah! sekarang kami sedang ngobrol

Sweetu... Setiap orang yang melihatmu dan mencintaimu...

...akan menjadi buta! - ...akan salah. Hiraukan dia

Dia seharus melihat hatimu secara mendalam

Kamu benar! Kamu benar! - Aku memang selalu benar

Katakan padaku... Apakah di sini ada lelaki yang kamu suka?

Yang itu!

Ya... Oh ya... Maksudku... Ram... Ramdayal... Hei Ramdayal!

Namanya Ramdayal? Kamu kenal dia? - Tidak... Tapi dia kelihatan seperti tipe Ramdayal

Apakah kamu berbicara denganku? - Ya, aku sedang bicara denganmu, Ramdayal.

Namaku Franky - Ah, Franky

Franky Ramdayal

Pacarku ingin meninggalkanku demi kamu...

Katanya kamu keren, seksi....

katanya model rambutmu... Wow!

Apa yang harus aku lakukan Sweetu, kalau aku belum pernah menyaksikan 'DiI Chahta Hai'?

Jadi, bagaimana jika aku tidak tahu banyak tentang model rambut?

Apa kamu akan meninggalkan aku karena ini... Mangga layu ini?

Apa? - Maaf, Ramdayal.

Apa yang akan kamu rasakan jika aku meninggalkanmu demi Si Nona Kacamata ini?

Kamu laki-laki yang beruntung, Ramdayal!

Pergilah Sweetu... Hidupkanlah hidupmu...

Bersenanglah... Makmurlah... berbahagialah dengan Ram...

Apaka dia akan datang?

Ayolah... Ayo...

Hai, Namaku Franky. - Hai... Aku Jaspreet

Just(=Hanya)..., apa?

Aa, Sweetu - Sweetu... Manis, nama yang manis (Sweet=Manis)

Aku adalah DJ di Club Nirvana. Malam ini adalah malam show

Jadi, kenapa kalian tidak datang? Dan ajak ibumu juga

Hei kawan, bertahanlah... Semua akan baik-baik saja, jangan khawatir

Bagaimana, kamu menyukai penampilanku?

Kamu cemburu, karena sekarang Sweetu sudah punya pacar...?

dan kamu tidak punya, 'Ibu"! - Hei, aku sudah punya pacar!

Kamu punya? - Benarkah? Siapa dia?

Rohit!

Tapi kamu bilang Rohit hanyalah seorang teman biasa

Aku bilang begitu karena aku tidak membicarakan tentang kehidupan pribadiku ke semua orang!

Tapi kamu seharusnya beritahu aku

Oh! Sweetu, Sweetu... Jangan dipikirkan. Mari kita pergi disco...

Dan di sana kamu tak akan ketemu dengan Nona Bosan ini!

Tentu saja aku dan Rohit akan datang!

Tentu saja aku tidak akan pergi!

Kenapa? - Aku bilang tidak!

Rohit!

Geeta mau datang ke rumah untuk makan malam

Kamu dapat lakukan ini semua, tapi soal makan malam denganku tidak bisa??

Naina, cobalah untuk mengerti

Geeta bilang dia menyukaiku... - Kenapa dia tidak mau mengatakan demikian?

Lagipula, telah menemukan dia seorang ayah untuk anaknya...

Pembohong! - Jadi dia itu pembohong... Dan kamu?

Aku berbohong karena si bodoh Aman sangat mengesalkanku

Dia baru saja bertemu kamu kemarin... Bagaimana dia bisa sangat membuatmu kesal?

Kau tahu apa yang telah dia bilang? - Apa?

Kamu tak akan percaya,...

Aku tidak bisa tertawa... Aku tidak tahu bagaimana harus tersenyum...

Aku tidak punya kehidupan... Aku tidak tahu bagaimana harus hidup...

Naina... Itu semua benar

Aku tahu! Tapi kenapa aku harus dengar itu dari dia?!

Tolong 2 roti bagelnya.... - Rendah lemak

Aku mau menunjukkan ke dia kalau aku bisa punya pacar

Yang keren, ganteng, dan seksi...

Berapa? - 3 dolar.

Kamu bilang apa? - Sebelum itu... Sebelum apanya?

Sebelum "berapa harganya"? Tunggu sebentar nona. - Oh itu....

Kalau kamu itu ganteng, keren, dan seksi...

Kamu yakin itu? Kamu beneran berpikir aku seksi?

Tentu saja, Rohit!

Kamu benar tadi! Hanya untuk si bodoh Aman kita tidak perlu...

Tidak... Tidak... Ayo..., mari kita lakukan! - Mari apa?

Kamu tahu, Aku cowoknya... Kamu ceweknya...

Bagaimana dengan Geeta? - Siapa Geeta?

Jadi kita bertemu nanti malam di Nirvana jam 9!

Yeah! Apa yang kalian pikir? - Kalian bersenang-senang?

Sweetu, aku mau pergi ke ruang DJ. Kamu mau ikut, sayang?

Tentu saja!

Aman, dia panggil aku 'Sayang'!! Aku cinta kamu, Aman!

Sekarang pergilah ke dia!

Ngomong-ngomong, di mana kalian berdua bertemu?

Di taman... - Taman?

Di taman?

Tapi aku kira kalian berdua belajar bersama di kelas MBA?

Memang kenapa? Tidak boleh kami bertemu di taman??

Tentu saja bisa bertemu... Apa yang sedang dilakukan di taman?

Emmm... - Pertanyaan yang sangat bagus..., dan...

Aku sedang membawa anjingku jalan-jalan...

dan dia juga membawa anjingnya jalan-jalan...

Itu aneh...

Tapi Naina tidak punya anjing

Ah, tidak - Ya!

Aku membawa anjing tetanggaku untuk jalan-jalan!

Itu lebih aneh!

Aku tetangga kamu, dan aku tidak punya anjing

Naina! Kamu benar-benar bodoh...

Kamu melupakan sesuatu... Kamu yang membawa anjingku jalan-jalan waktu itu

Rohit! kamu benar-benar bodoh...

Kalau dia membawa jalan anjingmu

Jadi anjing siapa yang kamu bawa jalan-jalan?

Eemmm... Aku punya dua anjing!

Nyatanya, aku punya banyak anjing di rumah

Kadang-kadang aku kelihatan seperti seekor anjing...

Sebenarnya kita bertemu di rumah teman

Siapa nama temanmu?

Geeta! - Geeta??

Geeta yang sama denganku punya dua anak dekil itu??...

Halo Gita, hai!! - Hai

Rohit... Apa yang kamu lakukan di sini?

Bukankah kamu bilang tadi kamu mau pergi keluar bersama keluargamu?

Iya, iya benar... Kenalkan, ini ibuku..., dan... Ini ayahku...

He he... Dia orang yang lucu.

Geeta, putriku!

Aku baru tahu kalau...

Cerita cinta mereka lahir di rumahmu - Di rumahku?

Oh, maaf... Apa kamu Gita yang sama yang punya dua anak dekil itu??

Anak dekil?!

Beraninya kamu?!? - Kamu salah, Malaikat Kecil yang kumaksud!

Diam pembohong!...

Kamu tak pernah bilang, kalau kamu ada pacar!

Aku sendiri tidak tahu itu...

Dia bukan pacarku! Bukan pacarku!

Bukan pacarmu? - Aku pergi! Selamat malam!!

Oh, Geeta. Senang bertemu, bye-bye!

Rohit, aku bingung... Ada apa ini?

Tanya dia!

Naina... Ada apa ini? Aku sangat bingung!

Diam kamu!

Kamu sudah tahu

Kalau aku dan Rohit bukanlah sepasang kekasih!

Dan kenapa kamu masih berpura-pura? - Aku yang berpura-pura atau kamu? - Itu kamu

Ini semua karena kamu...

Bukankah kamu bilang "Ketawa, nyanyi, senyum? E he he he"

Ehm, Aku tidak bilang "he he he..." Aku bilang "EEEEEEEeeeee"

Oh, tolong, diamlah!!

Apa yang kamu pikir?

Datang ke sini, menari, nyanyi, dan minum-minum berarti menikmati hidup??

Yaa... siapa saja juga bisa. Tapi aku tak mau melakukannya!

Itu karena kamu tidak bisa... Kamu adalah wanita yang membosankan

Benar, kamu wanita pendiam

Ceritakan tentang Geeta, dia sangat seksi ya? - Dia memang sangat seksi

Dia punya dua anak dan...

Bagus, ayo...

Yeah, ayo, teruskan!

Wooow!! Ayo! Ayo!...

Hei kamu yang bugil..., turun!...

Apa kamu berbicara denganku? - Ya, baby! Aku bicara denganmu, ayo turun!

Turun ke sini, bodoh...

Hei, musiknya stoppp!!!

Dia melepaskan bajunya kawan...

Itu tak masalah. Semua orang juga sama di sini

Ayo Naina!! Woo! Woo!

''Hatiku sedang berdebar...''

''Apa yang harus kutakutkan...?''

''Saat aku bergoyang sesuai irama...''

''Mengapa aku harus malu atau ragu?''

''Mari menari, mari bernyanyi...''

''Ayo katakan bersama-sama...''

''Ini waktunya berdisco!''

''Tak akan tahu siapa yang akan kamu temui...''

"Ini waktunya berdisco!"

''Mine is a crazy heart...''

''What has it to fear...?''

''When I sway to the beat...''

''What have I to feel shy or hesitate about?''

''Let's dance, let's sing...''

''and let's say together...''

''it's the time to disco''

''Whom might you come up against...?''

"it's time to disco"

''Bodies gyrate to the pulsating beat...''

''hearts being carried away in the storm...''

''that's our state.... We're drowned in merriment''

''Lose yourself, make merry...''

''say to the one who provokes you...''

''it's the time to disco''

''Say it to everyone you meet...''

''it's the time to disco''

''This colourful evening, dancing to the spirits...''

''there's intoxication in the air''

''What has sobriety to do...?''

''it's all about young hearts''

''This is the way to be...''

''and say it openly...''

''it's the time to disco''

''Try and get the word...''

''it's the time to disco''

''Mine is a crazy heart...''

''What has it to fear...?''

''When I sway to the beat...''

''What have I to feel shy or hesitate about?''

''Let's dance, let's sing...''

''and let's say together...''

''it's the time to disco''

''Whom might you come up against...?''

''It's the time to disco''

Dengar, ada yang inginku... - Apa?

Kelihatannya dia mabuk - Rohit, tunggu sebentar

Nain, bangun...

Rohit, dia juga...

Baiklah...

Hei, Mohamed Ali

Naina, ada apa ini? - Beraninya dia! Ayo pergi...

Siapa kamu?

Aku Aman dan kamu Naina

Dan dia itu Mohammad Ali - Ya...

Diam! Aku mau pergi!

Ada apa ini?

Kenapa? Bukannya kamu bilang ketawa, senyum... Hidup untuk hari ini

Dan sekarang selagi aku menikmati, kamu bilang "Ayo pulang!..."

Kamu orang aneh!

Hei, bahkan aku juga bingung... Dia itu Mohammad Ali?

Diamlah! Aku mau pergi...

Naina, dengar... - Tinggalkan aku..., lepaskan...

Hei, dengar.... - Lepaskan aku....

Diam!!!

Kalau kamu teriak lagi! Aku akan tampar kamu dengan keras!!

Kenapa kamu teriak-teriak? - Aku tidak teriak!

Permisi... - Dan kamu juga, diam!

Sekarang kalian berdua... Berpegangan dan mulai berjalan

Bodoh. Bukan saling pegangan. Pegang tanganku... Ayo

Ini waktunya untuk berdisco!

Kalian berdua diamlah! Sstt! - Oke Kamu terutama!

Ada apa? Boleh aku bicara? - Katakan...

Ini rasanya seperti kita semua sedang pergi ke sekolah...

Oh, Ya... Dulu ayahku memegang tanganku seperti ini dan membawaku ke sekolah

Kenapa kamu? - Aku kangen sama ayah...

Maafkan aku... Kapan dia telah pergi?

Dia masih hidup!.... Tidak bolehkah aku merasa kangen?

Tentu saja kamu boleh... Aku sangat kangen sama ayahku...

Aku tak tahu kenapa dia harus tinggalkan kami dan pergi begitu saja

Aku merindukannya...

Ya - Trims

Hei Naina,...

Kamu kelihatan jelek kalau sedang menangis

Kamu kelihatan cantik kalau sedang marah

Kapanpun kamu merasa kangen sama ayahmu,

Pikirkanlah tentang aku... Kamu nanti akan marah

Hei, aku benar-benar suka kamu, Naina. Aku suka kamu

Hidupku tidaklah lengkap sampai aku baru menemuimu

Kamu sangat imut

Hei, aku tidak imut, ok. Aku Mohammed Ali!

Tidak, kamu imut

Selamat pagi, Laila... - Selamat pagi, Rohit

Laila... - Rohit

Laila, kamu telah belajar ngomong?

Ya..., aku... Apa?

Apa maksudmu dengan "ngomong"?

Maaf, tadi malam kalian berdua mabuk...

Aku mengantarkan kamu pulang. Karena larut malam, makanya aku menginap

Tak masalah - Bisakah aku minta minum?

Ambilah sendiri

Oh Tuhan..., semalam...

Oh...

Selamat pagi Kantaben...

Kanta...

Koran dan sarapan sudah siap

Apa yang harus kusediakan untuk tamu?

Pisang

Ah Rohit... Kamu tidak memperkenalkan kami?

Ini adalah... - Aman!

Dan ini adalah... - Kantaben...

Apa kabar Kantaben? Baik-baik saja?

Ada lagi?

Tidak

Kantaben

Jadi kamu tidak menemui Naina di taman?

Taman?

Tidak... Kami bertemu di kelas MBA

Kamu tahu, ketika pertama kali aku bertemu denngannya, aku tak suka sama sekali

Tapi sekarang... - Aku tahu...

Bukankah ini aneh? Kalian sangat dekat satu sama lain...

Kamu menghabiskan banyak waktu dengannya...

Kamu bahkan membawa anjingmu untuk jalan bersama...

Kamu mau lagi? Maksudku mendapatkan lebih lagi?

Tidak..., tidak.., teman

Dengan Naina, aku lebih suka dengan persahabatan

Bukan Naina! Aku bicara tentang susu...

Mau ditambah lagi? - Ya, tolong sedikit...

Kalau begitu terima kasih, bye - Sampai jumpa lagi teman

Oh maaf

Aku lupa memberitahumu

Aku tidak tahu banyak tentang Naina

Tapi sekarang aku tahu semuanya

Terima kasih atas buku harianmu

Hei, kamu membaca buku harianku? - Tidak semuanya...

Hanya sampai bagian

Dimana kamu menulis bahwa kamu menggunakan celana dalam merah

Celana dalam merah! - Oow! Aman, itu tidak fair!

Kamu tidak boleh baca buku harianku!

Jenny... Jenny...,

Hai - Hai

Bagaimana dengan acaranya?

Aku menyukai acaranya... Spesial...

Setiap hari minggu aku akan datang - Jenifer...

Aku datang Bapa... - Oke sampai bertemu lagi, bye! Bye...

Kamu?!! - Kamu! Apa yang kamu lakukan di sini??

Kemanapun aku pergi, kamu selalu ada...

Tolong tinggalkan aku sendiri

Kamu tahu... - Datang lagi? Kumohon pergi..., pergi...

Naina, Naina... Aku hanya bercanda, ayolah

Aku ingin mengatakan sesuatu padamu

Aku tidak mau dengar apapun!

Kamu seharusnya tidak berkata "Tidak"' di rumah Tuhan

Aku... -Ssstt... Diam

Semalam, untuk pertama kalinya aku merasakan

Bahwa kamu sama seperti dengan gadis yang lain

Tapi ada sesuatu, yang ingin kamu sembunyikan dari semuanya itu

Satu hal lagi, Dimanapun dia berada...,

Kemarahanmu... Kesedihanmu... Dia melihat semuanya

Dan mungkin saja dia juga ikut menangis bersamamu

Sekarang kamu tidak bisa menghapuskan air matanya dari sini...

Tetapi kamu bisa menghentikannya dengan tersenyum dan tertawa

Dengan lesung pipitmu... Oops! Salah... Sebelah sini

Ayo...

Dan Naina, tolong lepaskan tanganku...

Apa yang akan dikatakan orang nanti?

Bolehkah aku?

Keajaiban Aman sedang tersebar ke semua penjuru

Tidak peduli mereka suka atau tidak,

Semua terpengaruh olehnya

Atas desakan Aman. Nenek, Kammo, dan Vimmo telah menghentikan musik mereka

Dan mendapatkan pandangan baru...

"...Salahkan kami... Tuhan... Salahkan kami..."

Pujian bagus!

Itu adalah situasi di lantai atas...

Di lantai bawah adalah kelas memasak yang istimewa...

Setengah sendok...

Bukan... Satu sendok...

Setengah... - Satu...

Apa yang...?

Aman dapat melakukan apa saja... Apa saja

Keluarga Gia yang sempurna kedatangan anggota baru

Aman.. Aku sayang kamu, Aman

Dan untukku...

Kamu tak akan percaya... Saya tertawa, saya sudah belajar tersenyum

Menakutkan...

Penuh kebahagiaan...

Bagaimana jika kepedihan berada dekat?

Ada apa?

Mengapa kamu duduk diam? Apakah ada orang yang telah pergi?

Diamlah Aman, dengar...

Aku butuh waktu lagi

Tidak..., kamu tak bisa dapat waktu...

Restoran sudah mau tutup. Kamu harus pesan sekarang

Aku tidak bicara tentang restoran...

Aku bercanda, Priya...

Ini bukan waktunya bercanda

Ini adalah masalah yang serius

Aku sudah memberitahumu sebelum kamu datang ke New York...

Apa maksudmu? Menurutmu aku tidak usah datang ke New York?

Kapan aku bicara begitu?

Bukankah itu maksud yang kamu bicarakan?

Aku menyerah...

Kamu tidak mengerti!

Aku butuh waktu... Kamu dan aku

Baiklah... Aku mengerti Priya

Aku datang ke New York untukmu... Karena kamu...

Sekarang apapun yang kamu katakan, aku kulakukan...

Dan juga masalah waktu... Seluruh waktuku adalah milikmu

Berapa lama lagi?

Dua bulan...

Kita harus meninggalkan tempat ini dalam dua bulan

Kalau ibu tidak keberatan...

Dapatkah aku melakukan sesuatu? - Oh Tuhan!

Seperti hari yang buruk dimana kita harus mencari bantuan dari orang Gujarat?

Pandangan buruk siapakah yang melihat ke arah kita...

Itu tatapanmu sendiri

Kapan kau pernah menolongku, sampai kau merasa hari yang buruk?

Ibu, tolong! Kalian berdua jangan mulai bertengkar!

Ini adalah masalah yang serius - Solusi jalan keluarnya masih ada...

Diam Aman! Ini masalah keluarga kami

Itulah sebabnya aku bilang...

Tapi kami tidak... - Diamlah kaca mata

Jenny, restoran milikmu tak berjalan lancar. Tak bisa untung

Kenapa tak bisa?

Katakan padaku, apa yang tersedia di restoran ini...

...yang tidak terdapat di tepi jalan? Tak ada... Nol...

Mari...

Mengapa restoran Cina itu begitu laris?

India - Cina kakak beradik

Bye bye..., bodoh...

Restoran bodoh itu bisa berjalan...

Karena mereka membawa kebudayaan...

dan negara mereka ke tempat ini

Apa perkataanku salah? - Tidak sama sekali!

Kita harus lakukan hal yang sama

Kita punya keuntungan yang lebih bagus yang kita harus buat sebagai orang-orang India

Kita harus membawa India ke New York

Ya, termasuk Gujarat - Yup, aku ikut

Benar!

Kita harus bawa India ke sini... Bawa ke tempat kecil ini...

...dan menyebarkannya ke segala arah

Aku tidak percaya omong kosong ini - Dan aku telah bilang kamu untuk diam

Karana orang India bisa melakukan apa saja.., di mana saja..., dan kapan saja....

Siapakah mereka? - Mereka adalah orang Cina...

Orang Cina..., orang Jepang.., sama saja

Tapi Aman... - Ayolah... Jenny... Cobalah...

Tak ada salahnya mencoba...

Karena mereka yang mencoba tak akan kalah... Tak akan

Ayo semua... Ayo India

Kamu bersamaku, ayo....

Apa yang akan kamu katakan? - Maju India!

Itu semangat Gujarat Ya Jenny, ya Sweety...

''Sekarang dan selamanya...''

''Bicaralah dengan satu kalimat...''

''Kemenangan akan milik kita...'' ''Dan kekalahan milik mereka''

''Sekarang dan selamanya...''

''Bicaralah dengan satu kalimat...''

''Kemenangan akan milik kita...'' ''Dan kekalahan milik mereka''

''Tak ada yang menghalangimu...''

''Tetaplah berjuang''

''Hancurkan belenggu...''

''Tetaplah berjuang''

''Singkirkan semua yang menghalangi''

''Kalahkan mereka bersama''

''Kepalkan tanganmu''

''Tak ada yang bisa mengalahkan kita...''

''Tetaplah berjuang''

''Biarkan mereka yang menentang kita, akan jatuh...''

''Tetaplah berjuang''

''Kita akan menggetarkan dunia...''

''Kita akan menggetarkan semua...''

''Jadilah pemenang...''

''Birakan apa yang terjadi...''

''Tetaplah berjuang''

''Maju, jangan menyerah...''

''Tetaplah berjuang''

''Tak ada seorangpun yang mengalahkan kita...''

''Tetaplah berjuang''

''Biarkan mereka yang menentang kita, akan jatuh...''

''Tetaplah berjuang''

Permisi... apa kamu buka? -YA!!!

Kenapa?

Ya.., kenapa?

Kenapa, apa?

Tuhan tahu dari mana kamu berasal

dan ketika itu banyak yang telah berubah

Maksudku... Kamu tidak begitu mengenal kami

Aku tidak mengerti kenap...

Aku melakukan ini semua untukmu

Aku melakukan ini semua karena kamu, Naina

Bukankah itu yang ingin kamu dengar?

Tidak.., tidak...

Meskipun aku sudah bilang begitu...

Aman - Naina... Naina...

Mata...

Pernahkah kamu melihat mata ibumu?

Banyak terdapat kepedihan di dalamnya

Semua yang kulakukan adalah untuk mata itu

Kamu tau? Aku ada masalah

Aku tidak mau melihat penderitaan atau kesedihan dari seorang ibu

Karena seorang ibu adalah seorang yang aneh

Ketika Tuhan menciptakan mereka, Ia memberikan semua...,

yang berarti di sini.., di sini...

Dalam hati mereka... Di sinilah di mana...

...mereka berpikir, mengerti, dan mencintai

Dan mereka memiliki masalah lain juga

Mereka mendengarkan pembicaraan orang lain

Dan menangisi hal-hal kecil

Ibuku pasti sedang menangis

Dasar

Apa maksudnya dengan "heee heee..."? Aku melakukan semua ini untukmu...

Setidaknya bilang 'Terima kasih..."

Terima kasih...

Kaca mata

Naina...

Naina...

Naina

Ada apa, Naina?

Aku...

Tidak bisa melihat apa-apa...

Sekarang?

Apa yang terjadi? Tidak pakai kaca mata lagi...

Kamu terlihat cantik... dan sekarang kamu tertawa...

Maksudku, di mana Naina? - Diam

Kapan saja denganmu, aku senang...

Manis sekali....

Rohit, bolehkah aku tanya sesuatu?

Apa yang ditanya? Jawabanku adalah 'Ya'... - Hah?

Tanyalah... - Apa pernah terjadi padamu...

Pada suatu waktu, kamu tidak menyukai seseorang itu sama sekali

Dan tiba-tiba, kamu sedikit suka...

Dan kemudian bertambah suka.., tambah suka.., dan...

Kamu tahu itu... - Mengapa kamu tanya semua itu padaku?

Cuman Tanya...

Cuman? - Ya, cuman tanya...

Naina, ayolah - Aku pergi...

Tidak.., tunggu. Katakan padaku

Rohit, aku mau pergi

Setidaknya dengar jawabanku

''Sesuatu telah terjadi...''

''Sesuatu sungguh telah terjadi...''

Jatuh cinta?

Tak ada yang namanya cinta

Jika ada pernikahan, itupun sudah diatur

Cinta? Tubuh tidak mengenal cinta

Tubuh hanya tahu lapar... Lapar akan nafsu

Cinta... Cinta adalah lagunya Yash Chopra

Cinta... Cinta adalah.., es

Cinta? Aku akan beritahu nanti...

''Sesuatu telah terjadi''

''Sesuatu sungguh telah terjadi...''

''Sesuatu telah terjadi''

''Sesuatu sungguh telah terjadi...''

''Dari kemaren aku merasakan... ''

''Semua telah berubah...''

''Semua menjadi baru''

''Sesuatu telah terjadi''

''Sesuatu sungguh telah terjadi...''

''I keep things somewhere...'' ''and forget about them''

''Absent-mindedly...'' ''I hum to myself...''

''When I'm all alone...'' ''I smile to myself''

''So different now...''

''are my traits''

''Something has stirred...''

''something surely has stirred''

''Ever since I have found my heart melting...''

''my mood has been swell too''

''I meet everyone...'' ''with a smile nowadays''

''I'm happy...''

''With whatever I've found''

''Something has happened...''

''something surely has happened''

''I find sparkling colours... ''in everything I look at''

''My path strewn with stars...'' ''I now find''

''Roses I now find so much more beautiful''

''As if the air too...''

''Were filled with a fragrance''

''Something has happened...''

''something surely has happened''

''I take better care of myself''

''I keep wondering... ''how I look''

''Whenever I see mirror...''

''I check out my appearance''

''This face of mine...''

''now breaks into a smile''

''Something has happened...''

''something surely has happened''

''This is a high we both feel.''

''It's a wave we both flow with''

''Make what you will... this is love indeed''

''I have found love...''

''and lost my heart''

''Something has happened...

something surely has happened''

Cinta... Dalam percintaan semua hal terlihat indah

Semua mimpi jadi kenyataan

Semua tujuanmu berubah arah

Bahkan arah angin-pun berubah...

Mata mencari warna-warna...

Bahkan warna merah-pun terlihat bagus...

Setiap saat... Setiap waktu.., selalu...

hanya ada satu nama di bibir

Naina

Aman

Sweetu...

Sweetu... Sweetu... Sweetu... Sweetu..., kamu mencintainya??

Aku cinta Frankie - Aku cinta Aman...

Apa?

Kamu tidak dengar?

Aku cinta Naina

Dimana kamu? - Aku di rumah

Baiklah, aku akan ke sana

Priya, aku harus pergi... - Kamu mau ke mana?

Ada sesuatu yang penting

Apa yang lebih penting dari sekaramg ini?

Nanti aku beritahu, maaf

Aman... - Aku sayang kamu

Aku cinta dia

Sweetu, aku mencintanya...

Aku tidak menyangka hal ini terjadi padaku

Menyukai Aman

Kamu tahu, awalnya aku selalu marah dengan apa yang dibuatnya...

Tapi sekarang, aku suka semua yang dia lakukan...

Aku memikirkannya siang dan malam...

Dan aku merasa dia selalu bersamaku kemanapun aku pergi

Apa kamu pikir aku sudah gila?

Tidak, kamu tidak gila... Inilah yang dinamakan cinta

Oh Tuhan! Aku senang. Kamu dan aku sama jatuh cinta

Sekarang apa yang harus kulakukan?

Apa maksudmu; "Apa yang harus kulakukan?" Pergi dan katakan padanya!

Tak semudah itu, Sweetu...

Maksudku, aku saja tidak tahu apa yang dia rasakan...

Kamu harus tanya dia, kalau tidak, bagaimana bisa tahu?

Ayolah.., pergi dan beritahu dia. Jadilah pria!!

Aku akan...

beritahu Frankie tentang perasaanku ke dia. Begitu juga kamu

Katakan...

Katakan...

Katakanlah...

Katakanlah...

Ayo Naina, katakan...

Katakan...

Halo! - Hai Rohit...

Ooh! Kamu seharus menelepon dia...

Rohit, aku mau tanya sesuatu...

dan mengatakan sesuatu padamu

Oh ya? Aku juga mau bilang sesuatu

Oh ya? katakanlah. - Tidak seperti ini...

Begini saja, Jam 4... Di Water Edge? - Boleh...

Oke, bye, sampai jumpa di sana.

Ya... - Ya.

Hari ini aku akan mengatakan apa yang ada di hatiku.

Aku cinta kamu Aman... - Aku juga cinta kamu

Terima kasih... Kamu yang terbaik!

Aku cinta kamu

Aku sangat senang. Terima kasih banyak. Wow...

Kamu dengar sesuatu? - Tidak... tak dengar

Ambil saja kembaliannya

Dia disini. Ayo mulai...

Hai! - Hai

Tempat yang indah

Baju yang bagus - Dasinya bagus...

Ok, sudah - Ok...

Ayo...

Aku cinta Aman!!!

Kamu mencintai Aman?? Kamu cinta Aman...

Oh Tuhan, cinta Aman...

Ya! Aku mengetahui itu...

Aku tahu kamu menyembunyikan sesuatu dariku...

Aku tahu kamu akan terkejut mendengarnya!

Terkejut??

Kamu tidak tahu betapa terkejutnya aku!

Ya Tuhan, Rohit, aku gugup sekali

Kamu pikir apa dia mencintaiku?

Dia pasti bodoh kalau tidak mencintaimu

Ayolah Rohit, serius...

Menurutmu, aku harus beritahu dia?

Jangan... - Apa?

Pergilah... Pergi... Beritahu dia. Tentu!

Baiklah... Aku akan beritahu dia...

Naina... Bila kamu beritahu dia, berikan bunga ini padanya...

Oh Rohit, kamu manis sekali. Aku mencintaimu...

Terima kasih, Bye...

Aku juga mencintaimu...

Ibu!

Aku pulang

Hei Aman.., ini aku

Hai... - Ah tidak, terima kasih. Kami tidak membelinya

Cuman bercanda. Ayo masuk...

Terima kasih - Tidak, bukan sekarang...

Nanti...?

Bagus kamu datang. Aku baru buat teh hangat, mau?

Ya Tuhan..., lihat rambutmu!

Tunggu sebentar, biar aku rapikan!

Ayo keringlahhh... - Aman...

~** Fixing to BRRip 720p By Rais Khan**~

Sudah lebih baik. Silahkan duduk...

Sekarang beritahu aku, Kamu mau makan apa?

Tidak... - Baguslah... Di sini tak ada makanan

Baju baru??

Terima kasih, kamu suka? Baru beli hari ini...

Aku tak suka! Kenapa kamu membelinya?

Di luar hujan, ya... - Dan aku di rumah

Aku tahu

Aku juga tahu di luar sedang hujan, Naina!

Aku bisa melihatnya...

Aman.., aku.., aku...

...aku - Apa yang ingin kamu katakan? katakan saja

Aku pergi saja... - Jangan, aku bercanda, maaf

Di luar sedang hujan dan bajumu sangat bagus...

Sekarang katakan... Aku apa...?

Siapa ini? - Siapa?

Ini...

Itu aku

Aku tahu itu... Tapi yang ini?

Itu Priya - Priya?

Ya... Priya...

Priya istriku...

Dia adalah alasan mengapa aku dan ibuku datang kemari...

Bodohnya aku tidak pernah memberitahu tentang hal ini...

...malah asyik membicarakan hal lain...

Dan lupa memberitahu hal yang penting

Kami menikah tiga tahun yang lalu

Seperti biasa, setelah pernikahan, selalu ada pertengkaran suami istri

Suatu hari, tanpa sadar, aku berkata sesuatu yang tidak pantas...

Kamu tahu aku.., bisa jadi orang yang kasar...

Dia marah.., meninggalkan rumah.., dan datang ke New York

Orang tuanya tinggal di sini. Aku dan ibuku mengikutinya...

Untuk membawanya pulang __R415's Blog__ mediafirebollywood@blogspot.com

Tapi dia masih marah padaku

Dia bilang masih butuh waktu...

Aku yakin semuanya akan baik-baik saja

Kamu tahu siapa ini? Bukankah dia cantik?

Ya...

Kenapa kamu menangis?

Ya Tuhan, semua wanita sama saja...

Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja

Kukatakan padamu, semua akan baik-baik saja...

Boleh aku pergi?

Jangan pergi, Priya... Maksudku... Naina...

Aku... Aku sedang merasa sedih...

Aku juga... Aku mau pergi

Bunganya?

Ini bukan untukmu

Ini untuk paman Chadda

Jika ini bukan karena paman, kami tidak akan bertemu dengan orang yang baik ini...

Berbahagialah, putriku...

Kamu tak mau menunggu dulu?

Tidak bibi... Sudah cukup...

Naina... di luar hujan. Pakailah handuk ini...

Bye Aman...

Bye...

Kamu mencintainya bukan?

Siapa?

Tidak ada apa-apa, Aku tidak mencintai Naina...

Kapan aku bilang "Naina"?

Aku tidak mencintai dia!

Aku adalah ibumu. Kamu tidak bisa membohongi ibu

Apa yang ibu ingin aku lakukan? Mengatakan padanya yang sebenarnya?

Saat ibu tidak bisa menghadapi kenyataan setelah mengetahui segalanya...

Bagaimana jika Naina yang akan menghadapinya...?

Apa yang harus kulakukan, ibu? Apa yang harus kukatakan?

Bagaimana aku mengatakan bahwa untuk pertama kalinya hati ini berdetak untuk seseorang...

Hati ini jatuh cinta pada seseorang...

Baru pertama kali hati ini mencintai seseorang...

Bagaimana aku memberitahu Naina kalau hati ini sangat kuat mencintainya...

...sedangkan...

Sedangkan hati ini sangat lemah

Bagaimana aku memberinya hati yang lemah ini, ibu...?

Bagaimana aku memberitahunya...?

Bahwa wanita dalam foto itu bukan istriku...

Dia adalah temanku... Dia adalah...

Dokter-ku...

Orang yang tiap hari, tiap malam... berjuang agar aku bisa hidup untuk beberapa saat lagi...

Sial...

Aku sekarat, ibu...

Itu tidak benar...

Itu tidak benar...

Priya bilang, bisa dilakukan pencangkokan...

Setelah itu, semuanya akan baik-baik saja... Semuanya...

Semua akan baik-baik saja... Semua...

Aku anakmu, ibu... Ibu tidak bisa bohong padaku

Tidak, Ibu.., tolong...

Jika ibu jadi lemah... Siapa yang akan beri aku kekuatan? Kumohon...

Aku akan menyembunyikan air mata dan penderitaanku...

Tapi, akankah kamu bisa menyembunyikan cintamu?

Ini bukan milikku lagi. Ini milik orang lain

Aku hanya harus mengantarkannya, ke tujuan yang benar

Itulah tugasku sekarang

Dan dia harus memenuhi tugasku itu

Dia harus memenuhinya...

Priya, aku mau tanya sesuatu

Jujurlah...

Punyakah aku sedikit waktu lagi?

Aman, kamu tahu...

Tampang bodoh itu... Bagaimana cara membuat tampang bodoh itu?

Aku sudah mencobanya beberapa kali... Apakah ini keahlian seorang dokter?

Aman, seriuslah - Oke, aku serius

Apa yang telah kamu sampaikan pada Naina? - Apa yang harus disampaikan?

Sebenarnya Naina punya masalah mental

Dia pikir siapapun yang dia cintai, akan pergi dan meninggalkannya

Jika aku meninggalkannya juga, dia bisa jadi kambuh

Lagipula dia sudah setengah jalan ke sana

Dan, kamu-pun tahu pengaruhku terhadap seorang gadis

Mereka pikir aku sangat seksi

Ya.., ya... Kecuali aku tentunya

Ya.., karena kamu lebih tinggi

Itu perlu waktu tapi pasti ada akibatnya

Kamu benar-benar mencintainya, bukan? - Ya, benar...

Aku tak dapat mempercayainya

Aku telah mengenalmu begitu lama, tapi tak pernah melihatmu seperti ini

Bagaimana kamu mengatasinya?

Sedikit aneh...

Seumur hidup, aku lari dari cinta

Dan sekarang, saat kehidupan lari dariku, aku malah terjatuh ke dalam cinta

Katakan yang sebenarnya, Priya... Punyakah aku sedikit waktu lagi?

Tak bisakah semuanya selesai terlebih dahulu? Kumohon katakanlah yang sebenarnya...

Tidak... Aman... Kamu tahu... Secepatnya kamu sudah dapat pendonor...

Tampang bodoh itu lagi... Kamu tahu... Aa... Uu... Aa...

Aman, ini tidak lucu...

Ini tidaklah lucu - Ayo, Berilah aku pelukan

Tidak - Ayolah

Mungkin ada pengaruhnya...

Pelukan lama dari wanita tinggi. Ayo. Beri aku sebuah pelukan.

Apa ada efeknya?

Dengar? Deg... Deg... Deg...

Ketika itu adalah jantung hati di suatu musim...

Itu juga adalah penghancur hati di musim yang lain

Yang pertama adalah hatiku... Yang lain adalah hatinya Gia...

Yang Aman tidak jadi menikahinya

Aku mencintaimu, Aman...

Dan kasihan Rohit... Laila-pun telah menemukan pasangan

Tapi Rohit.... Yaa...

Tapi kekecewaan yang terbesar adalah...

Dia tidak mencintaiku, Naina...

Sweetu, jangan menangis...

Semua akan baik-baik saja

Dia tidak mencintaiku!

Katanya; "Aku bingung..."

Lelaki bodoh!

Aku tidak menyalahinya

Jahat sekali...

Katanya dia ingin pergi ke London.., dan masuk grup Bhangra.

Grup Bhangra?

Ya.., dan apa kamu tahu nama grup itu?

'Forget Daler... Watch us!!!' Nama macam apa itu?

Tissue..!! Trims...

Dan ketika kita yang muda mengobati rasa sakit kita...

Yang tua menemukan jodohnya

Dan percayakah kalian??

Mawar merah bodoh itu kembali ke rumahku lagi...

Cukup...

Dan bila mawar merah di dalam rumahku... Baju merah harus keluar

Hai, aku ingin mengembalikan baju merah ini, maaf.., ini bukan warnaku

Hai! - Bukan warnaku juga...

Hai. Jadi.., kamu tidak suka itu?

Tidak, kamu? - Tidak juga

"Baju yang bagus..." - "Dasi yang bagus..."

Oh... Apa yang terjadi kemudian dengan Aman?

Apa? Dia sudah menikah? Mengapa kamu tak memberitahuku sebelumnya?

Jika aku sudah tahu sebelumnya, apakah aku jatuh cinta padanya?

Sekarang?

Sekarang apa?

Pertama, aku tak dapat jatuh cinta... Dan sekarang, aku tak dapat menjatuhkannya...

Tapi aku harus... Atau aku dan hatiku akan selalu merasa kesepian

Hei... Kamu tak akan merasa sendirian. Aku akan selalu berada di sampingmu

Mengapa kamu selalu baik padaku?

Ya.., aku adalah orang yang baik

Seandainya kamu mencintaiku, hatimu tidak akan hancur...

Itu suatu masalahmu. Kamu tak pernah menganggapku serius

Tapi kapan kamu pernah serius...?

Sekarang...

Kamu tak bermaksud demikian... - Tidak... Aku serius

Apakah kamu akan jatuh cinta pada seseorang sekali lagi?

Kesunyianku menjawab semuanya...

Dan Rohit sadar bahwa cinta pertamanya...

harus dilupakan

Aku harus melupakan cinta pertamaku

Harus melupakan cinta pertamaku...

Itu tidak mudah

Tidak mudah untuk melupakan cinta pertamamu

Cinta pertamaku... Dev Anand!

Cinta pertama dan terakhirku... Lajjoji!

Cinta pertamaku... Lovechand...

...Kukreja! - Kamu juga!!

Cinta pertamaku...

Basanti... dari Borivali. Jika dia bilang "...Tidak..." Tembak dia!

Rohit, kamu tak bisa melupakan cinta pertamamu. kamu tak pernah bisa melupakannya

Aku tak akan mengijinkan kamu melupakannya

Dengar Rohit, jika kamu tidak menelponku balik... Aku akan melakukan sesuatu

Kumohon Rohit... Kumohon hubungi aku

Begitulah! Teruskan!...

Apa maksud semua ini, Ayah?

Perempuan bugil... Nikmati..., Nikmati...

Aku tak mau menikmatinya!

Tidak mau? Apakah semuanya normal-normal saja?

"Normal..."? Maksud ayah?

Tidak... Kantaben telah mengatakan sesuatu...

Apa yang dikatakan Kantaben?

Bahwa kamu... Bahwa kamu... Bahwa kamu dalam percintaan dengan seseorang

Bagaimana dia bisa tahu itu?

Dia merawatmu sejak kecil... Tentu saja dia mengetahui itu

Lagipula tenanglah... Cinta itu tidak terbalaskan

Haaaaaah... Terima kasih Tuhan...

Terima kasih Tuhan??

Aku sedang mengatakan padamu bahwa aku jatuh cinta...

Aku ingin menikah, aku ingin punya anak, dan...

Anak? Apa itu mungkin?...

Sudah pasti itu mungkin. Kenapa bisa tidak?

Ya, kamu benar. Ini Amerika, segalanya mungkin terjadi

Lihatlah hidupku...

Aku meminta untuk menantu perempuan, malah dikarunia dengan calon menantu pria

Menantu pria?? - Ya... Kantaben telah memberitahuku...

Bahwa kamu.., tertutup.., dan..., lupakanlah...

Oh Tuhanku!!...

Bukan... Bukan... Aku jatuh cinta dengan seorang perempuan! Naina namanya... Semua normal!

Itu... Normal! - Normal? Ya...

Semuanya normal...? Lalu apa masalahnya, nak?

Itu ceritanya panjang...

Kita akan dengar cerita itu nanti... Kenapa kamu tidak pulang ke rumah?

Ibumu sangat merindukan kamu...

''Rohitku sudah pulang... Puji Tuhan''

''Rohitku sudah pulang, Puji Tuhan''

Sekarang apa maksud semua ini ibu?

Ini Jus mangga... ini Khus...

Bukan ini... Tapi tarian dan musik itu! - Oh itu...

Itu adalah latihan perayaan pernikahan perak kami

Kami akan pertunjukkan pada hari H-nya. Apa yang akan kamu perbuat?

Aku tak mau melakukan apa-pun...

Maksudku... Iya ayo...

Dan ngomong-ngomong, bagaimana mungkin itu HUT pernikahan ke-25 kalian...

...sedangkan usiaku 28 tahun?

Bukan... bukan... kami berusaha menyembunyikan usia kami dari komunitas Gujju

Aku yakin bahwa hal seperti ini ditolerir, jelaskan padanya...

Kami masih muda

Dan siapa mereka ini?

Oh Itu? Sekarang kamu adalah GCGC... - GCGC?

Good Catch of Gujju Community! (Tangkapan Terbaik dari Komunitas Gujju)

Jangan khawatir tentang mereka

Kami telah mencarikan kamu seorang perempuan dan pernikahannya dipatok tanggal Navratri

Ini! Lihat fotonya...

dan ini horoskopnya... Cocok sekali denganmu

Dan lihat.., lihat... ini selebaran bulan madunya

Ibu.., ayah mmencari selebaran untuk bulan maduku

Dan itu belum semua, Jika kamu punya anak laki-laki...

Kita akan menamakannya Jignes. Dan jika perempuan maka kita namakan...

Jigisa... Jadi nama hewan peliharaannya adalah... Jigi!

Ok? - Tidak, itu tidak ok

Aku tak akan menikahi perempuan ini!. Aku tak akan menikahi perempuan manapun!

Semuanya normal-kan? - Semua normal, Ayah!

Kenapa kalian tidak mengerti? Aku tidak mau menikah!

Apakah kamu yakin?

Tampan dan kaya

Maaf?

Hai... aku Camilla

Nama yang bagus...

Nomor telepon lebih bagus dari namanya

Ambil saja!... Ambil! - Apa?

Nomor teleponnya... Catat saja

Dan jika orang Gujju berani merintis hubungan baru...

Akankah kita Punjabi berani ketinggalan jauh di belakang?

Ibu, Surat-surat apakah ini? Pribadi dan rahasi...a

Semoga beruntung...

Ini gadis kami, Naina

Dia sangat cantik

Naina, ini adalah saudara Kamoo dan keluarganya.... Itu adalah...

Ini adalah nyawakuku, istriku... Pammi...

Itu adalah anak sulungku... Montu

Itu istrinya... Nyonya Jassi...

Dan itu adalah anakku yang pemalu.., Bantu...

Dan aku adalah yang tertua di rumah... Badi Biji... Lakukan PP...

PP? - Pairi Pauna (minta restu)... Apa lagi?

Oh ya, Aku lupa... ini adalah cucu-cucuku...

Bhagat Singh dan Bhagat Singh...

Dua-duanya Bhagat Singhs?

Jika ada dua film yang berjudul sama, Kenapa cucuku tidak boleh?

Kamu benar...

Nenek, aku ingin bicara denganmu tentang sesuatu...

Maukah kamu ke dapur denganku sebentar?

Tentu... Dia sangat sayang padaku Kalian silahkan makan

Ya... Silahkan makan.

Apa-apaan semua ini? - Apa maksudmu?

Itu saudara Kamoo dan keluarganya...

Mereka secara khusus datang dari India untuk menemui kita...

Mereka sangat makmur dan kaya - Aku bisa lihat...

Tapi apa yang mereka lakukan di sini?

Mereka datang untuk melakukan lamaran... Apa lagi?

Oh, Wow... Selamat... Kenapa tidak nenek saja yang menikah?

- Ssst... Mereka bisa mendengar... - Aku tidak peduli!

Suruh mereka pergi sekarang juga! - Kenapa mereka harus pergi?

Dengar, kamu sudah berumur 23 tahun

Jika kamu belum menikah, apa yang akan dikatakan komunitas kita?

Aku tidak peduli apa yang dikatakan masyarakat ataupun pikiranmu!

Aku tidak mau menikah! - Tidak boleh begitu!...

Jika nenek yang ribut begitu, kenapa bukan nenek saja yang menikah?

Aku yakin Chaddaji akan siap untuk itu

Diam, mereka bisa dengar! Lihat betapa kurang ajarnya dia!

Semua karena kamu!

Jika kamu tak mengurus restoran yang payah itu

Kamu tak akan melupakan tanggung jawabmu sebagai seorang ibu!

Aku ingat tugasku sebagai seorang ibu!

Kau harus ingat, selain sebagai ibu...

Aku juga berperan sebagai seorang ayah! - Kesalahannya siapa itu?

Hentikan!!

Nenek bicara mengenai tanggung jawab...

Adalah tanggung jawab sebuah keluarga untuk mengajarkan kasih sayang

Anak-anak dari keluarga lain telah tumbuh dengan penuh kasih sayang

Dan kami hanya melihat kebencian... Kebencian!

Setelah kematian ayah, apakah ada satu hari saja...

satu hari saja di mana kalian tidak saling bertengkar?

Siapa yang ingin menjalin hubungan dengan situasi keluarga berantakan ini?

Siapa yang mau menikahi aku? Katakan, siapa yang mau menikahi aku??

Halo! - Halo... Jadi kalian ingin menjalin hubungn dengan keluarga ini?

Ide yang buruk! Kami semua gila. Dan kami akan membuat kalian gila juga!

Silahkan ladoonya dimakan... Silahkan...

Kamu mencintai Aman tapi dia sudah menikah...

Mengapa kamu jatuh cinta padanya, Naina?

Jangan bodoh, ibu...

Jika sebelumnya aku tahu hal itu, apakah aku akan jatuh cinta?

Tidak...

Kenapa ibu menangis?

Karena ibu mengenal kamu...

Kamu tak bisa menerima penolakan ini

Kamu tak pernah bisa bahagia...

Kamu tidak akan jatuh cinta lagi...

Kamu tidak akan bisa menikah...

Kau akan sendirian... sama seperti ibu - Ya

Apa maksudmu dengan "Ya..."? Mengapa kamu setuju hal itu?

Kamu seharusnya membuat ibu senang... kamu seharusnya bilang, ''Tidak ibu...''

''...aku akan bahagia... Aku akan jatuh cinta... Aku akan menikah!''

Bagaimana aku bisa membuat ibu senang?

Aku mencintai dia, ibu... Aku benar-benar mencintainya...

Dia jahat.., dia membuatku jadi bahan ledekan...

Kemanapun aku pergi, selalu ada dia...

Dan dia selalu mendengar percakapan orang...

Tapi, aku masih mencintainya...

Mengapa aku bisa mencintainya? Mengapa aku bisa jatuh cinta padanya, ibu?

Kenapa ini terjadi padaku? Apa yang harus kuperbuat?

Semua akan baik-baik saja...

Aku tahu... Malaikat kita sedang mengawasi sekarang

Dia pasti akan memberikanmu kehidupan yang penuh kasih sayang...

Dia akan mengajarimu cinta lagi... Kamu akan mencintai lagi...

Ayo anakku... Kita pulang ke rumah...

Aman hendak mengisi hidupku dengan cinta lagi...

dengan kasih sayang Rohit...

Tapi Rohit...

Ok? Namanya adalah Camilla. C-a-m-i-l-l-a...

Camilla! Nama yang cantik

Anda pasti benar-benar mencintai Camilla ini. Karena harga kalung ini sangat mahal

Harganya $20,000.

Berapa?

$5 - Ok, bagus

Oh! jangan yang merah, aku tidak suka. Itu mengganguku...

Bagaimana dengan yang kuning? - Ok, lebih baik...

Terima kasih, senang berjumpa denganmu, bye.., hati-hati...

Aku baru saja mau menelponmu. Di mana kamu?

Aku... Aku di dalam kuil, di mana lagi?

Berdoa supaya kamu berumur panjang...

Benarkah! Wow! Baik sekali...

Apakah kita jadi bertemu malam ini?

Tentu. Aku sudah tidak sabar lagi. pukul 9 malam.... Water's Edge?

Meja untuk 2 orang sudah siap - Bagus

Hey... Sebentar - Jerry kawanku.

Kau tahu apa yang harus dilakukan? - Ya.., nona

Di mana Rohit? - Aku tidak mau tahu...

Kamu tidak mau tahu? - Maksudku aku tidak tahu...

Di mana Rohit? - Aku tak akan bilang...

Rohit! - Dia pergi dengan seorang perempuan!

Dengan perempuan? - Gadis... Wanita...

Aku mengerti, tapi kemana dia pergi? - Aku tak mau bilang...

Kenapa tak mau? - Aku tidak mau bilang...

Lepaskan aku... - Sudah kukatakan.., aku tak akan beritahu!

Water's edge... Jam 9 malam.... Dengan gadis

Dengar... Kumohon... jangan ikuti dia kesana

Apa maksudmu? - Jangan hancurkan hidupnya... Tinggalkan dia...

Kanta!! Aku akan bunuh diri tapi aku tak akan pernah melepaskan Rohit

Dia tidak boleh bersama perempuan lain

Ya Tuhan! Ya... Ya... Aku akan menikah denganmu!

Tuan & Nyonya. Dia baru saja melamarku

Aku akan menikah! Aku sangat senang

Ayo berdiri Rohit. Berdiri!

Aku sangat bahagia... Dan kamu?...

Aku.., aku.., aku akan segera kembali...

Hai Mom... Tugas sudah selesai...

Tidak ada masalah. Tak akan ada yang salah bila aku yang mengurusnya...

Oh Tuhan yang Maha Kuasa! Jauhkan Rohit dan Aman berpisah...

Rohit menikahi Camilla.... Rohit menikahi Camilla.... Ok

Selamat! Kudengar kamu akan segera menikah...

Ya.., ya... Pamela mencintaiku

Namanya Camilla?... Dan dia hanya mencintai uangmu

Uang?? Kenapa kamu bisa seperti itu? - Kamu sungguh bodoh!

Dengar... Saat ini aku tidak mau mendengarkan kamu...

Ok... Pergilah dan katakan padanya;... "Camilla sayang...

...aku tidak mau uang ayahku. Aku ingin membuat kehidupanku sendiri...

Aku ingin berdiri sendiri... Maukah kamu berdiri denganku??"

Itu bodoh! Ok? Itu murahan... - Aku tahu...

Aku tidak akan pernah mengatakan itu... Tidak akan.., tidak akan.., tidak akan...

Camilla sayang... Aku tidak ingin uang ayahku

Aku ingin membuat kehidupanku sendiri...

Aku ingin berdiri sendiri. Maukah kamu berdiri bersamaku?...

Aku siap berdiri denganmu!

Rohit... Dengarkan aku... Ayolah...

Aku tidak mengerti ini... Bagaimana bisa kamu melepaskan Naina semudah itu?

Lihat dirimu...

Ha..ha..ha... Tuan dan Nyonya... Selamat datang di dunia "Lala"

Rohit mencintai Naina... Naina tidak cinta dengan Rohit

Dia mencintai Aman

Tapi Aman bilang pada Rohit bahwa dia seharusnya tidak melepaskan Naina dengan mudah

Jadi Aman pada dasarnya ialah... tidak waras!

Siapa yang kamu ajak bicara? Aku bukannya tak waras...

Otakmu sudah salah tempat

Naina tidaknya jatuh cinta padaku

Dia hanya pikir bahwa dia jatuh cinta denganku.

Dia pikir... Ah... dia pikir!...

Sekarang apa yang dimaksud dengan yang "dia pikir"?

Hei... Aku adalah orang baru di kehidupannya

Aku hanya tertawa kecil dengannya, membuat senyumnya...

dan dia pikir.., dia jatuh cinta padaku...

Sedangkan kamu sudah mengenal dia bertahun-tahun...

dia menjamin kamu...

Sekarang dia tidak sedang bermimpi bahwa kamu jatuh cinta kepadanya

Sekarang lupakan tentang omong kosong pertemanan ini dan tunjukan padanya banyak cinta...

Tak peduli dia bilang 'Ya' atau 'Tidak', itu pilihannya...

Tapi paling tidak berikan dia pilihan... Kamu tetap lari menjauh setelah Camelli...

Lily... - Camilla...

Tapi kamu tahu, Camilla punya kaki yang indah - Kaki yang luar biasa kawan.., kaki yang...

Diam! Kita membicarakan tentang Naina - Maaf, fokus ke Naina...

Naina!

Naina punya mata yang indah!...

Naina punya wajah yang cantik...

Amukan Naina...

Cintanya Naina...

Naina juga sudah sering tersenyum...

Kapan saja dia melakukannya...

Rambut Naina... Saat dia mengikatnya seperti ini...

Sebenarnya aku menyukai rambutnya terurai

Mengapa kamu menyebut "Naina... Naina..."?

Eh, untuk kamu... Aku sudah menikah!

Dan seandainya kamu belum menikah?

Maka aku tidak akan melepaskannya. Aku tidak bodoh sepertimu

Berbicara tentang... Naina...

Kamu benar, sekarang apa yang kulakukan? - Kamu tidak melakukan apa-apa...

Sekarang apa saja yang harus dilakukan, aku yang perintahkan

Kamu lakukan apa yang aku sampaikan. Aku punya rencana...

Enam hari dan kamu dapat cewek... Hanya enam hari...

Wow, hebat! Tapi kenapa enam hari?

Karena... Hari minggu aku cuti

HARI KE-1

Naina setiap hari menunggu aku di sini jam 6 petang

Kami pergi bersama dari sini ke kelas

Tapi kamu tidak pergi dengannya hari ini - Kenapa?

Karena aku bilang 'tidak'

Apakah rencanamu membuat kami menjadi satu atau memisahkan kami?

Aku punya teori tentang perempuan

Semakin kamu mengejar mereka, mereka semakin jauh...

Tapi jika kamu menghindari mereka, mereka bingung dan akan mengejarmu...

...untuk mencari jawaban atas kebingungan mereka

Dan kita harus mengambil kesempatan dari kebingungannya

Aku juga bingung!

Itu kamu... Dari kecil! Itu tak bisa ditolong...

Tapi percayalah padaku!.., lakukan yang kukatakan

Masukkan ini ke telingamu

Dimana? - Di telingamu Oh, pasang...

Alat ini akan disambungkan ke telepon...

jadi aku dapat berbicara denganmu secara langsung

Apa yang aku katakau, kamu harus melakukannya, mengerti?

Aman... Masuk... - Alfa Bravo Charlie, Dengar? Ya aku...

Aku sudah sampai di kampus

Bagus, sekarang santai.., ringan...

Longgarkan dasimu

Ya Tuhan, ubah cara jalanmu...

Jalan? - Ya, cara berjalanmu. Maksudku jalan yang keren

Kamu sudah sampai di kelas? - Ya

Berhenti bergoyang, bodoh! Kau lihat Naina?

Ya... - Tutup mulutmu, orang bodoh

Masuk dan duduk di sampingnya, tapi jangan bicara dengannya

Darimana saja kamu? Aku menunggumu lebih dari setengah jam

Kau selalu telat. Aku tak mengerti.

Rohit! - Jangan lihat dia... Jangan... Lihat atas.., lihat bawah...

Lihat samping... Bukan ke samping dia, bodoh... Arah sebaliknya!

Aku bicara padamu... Apa yang terjadi denganmu? Kamu sakit? Rohit!

Lihat ke dia dengan wajah marah

Emm, Rohit...

Bukan begitu... Kurang marah... Lihat dia dengan wajah lebih marah!

Satu... Dua... Tiga... Ayo!

Oke, bagus sekali...

Sekarang, taruh jarimu di hidungmu

Ha ha ha, bercanda bodoh, Sampai ketemu di markas, bye...

HARI KE-2

Jangan lupa, jalan keren

Jangan duduk dekat Naina

Lalu di mana aku duduk...? - Dekat gadis seksi...

Oh Tuhan! Itu Geeta

Ok, hai, hari ini aku ulang tahun - Oh, selamat ulang tahun ya...

Bukan aku, bodoh.., kamu... Katakan itu padanya

Hai, hari ini aku ulang tahun - Wow, Selamat ulang tahun (Hai, hari ini ulang tahunku...) (- Selamat ya )

Ah, sekarang dorong pipimu ke arah dia

Apakah Naina melihat itu? - Ya!

Sekarang peluk dia.., peluk erat... Jangan dilepaskan.., yang erat.., erat...

Maaf

Sudah selesai

HARI KE-3

Halo Rohit... - Ya, masuk Aman!

Rohit... - Ya Ck, Bodoh

Kamu mau mengatakan sesuatu?

Kamu tak akan hadir di kelas hari ini - Ok....

Tidak... Hari ini aku akan ke kelas - Siapa yang peduli?... Diam!

Rencanamu semua omong kosong! Aku tidak bicara dengan Naina sudah 3 hari...

Aku juga belum bicara dengannya 3 hari ini

Tapi bukan kamu yang jatuh cinta padanya, bodoh!

Ah... Betul sekali! Jangan khawatir. Sekarang bila dia meneleponmu... Kamu tidak mengangkat teleponnya

Tidak... Aku akan berbicara dengannya - Tidak, jangan

Ya, aku akan... - Tidak boleh

Naina, aku mencintaimu... Aku mencintaimu... Aku mencintaimun...

Maaf. Ibumu...

Lihat? Selalu ibu yang menyelamatkan. Ibu, aku mencintaimu... Aku mencintaimu...

Maaf, ibu... Aku sudah minum obatnya

Mengapa aku harus berbohong? Ibu, bye.., bye...

Apaan ini?

Ini adalah dua jari, apa lagi?

Maaf, Aku hanya bertanya. Lihat...? Naina tidak menelepon

Jangan khawatir, aku tahu Naina

Dia akan bangun dari tidurnya, dia akan mengambil telepon...

...tapi egonya akan menghentikannya... Lupakan (- Lupakan... )

Dia pasti merindukanmu. Jadi dia akan bangun lagi...

Dia akan mengutukmu 2 kali...

Idiot! Bodoh! - Dan dia akan meneleponmu... Tit.., tit.., ring...

Aku tidak percaya kamu... Itu pasti ibumu lagi!

Jangan mengolok ibuku ya! - Halo?...

Aman, berikan itu! Aku menginginkannya... - Tidak akan

Oh Tuhan!

Apa yang terjadi dengannya? - Tidak tahu...

Oh... Tidak!!!

Hari ini kamu akan berbicara dengan Naina

Dan kamu akan bicara apa yang telah kita bicarakan... Mengerti?

Hai Naina.. - Hai Lee Terima kasih catatanmu... - Kembali

HARI KE-4

Hai Naina... Sebentar... Sebentar... Seberapa jauh kamu bisa lari dariku?

Lepasin tanganku... Lepasin tanganku!

Aku tidak tahu apa yang terjadi denganmu, Kupikir kamu sudah gila

3 hari lalu, aku mencoba mencari tahu... Kemana saja kamu, Rohit?

Saat aku perlu teman, Kemana saja kamu?

Aku lelah... Aku benar-benar lelah menjadi temanmu

Apa? - Apa "Apa"?

Ketika ingin tertawa, ada Rohit...

Ketika ingin menangis, ada Rohit...

Tapi ketika ingin mencintai, ada orang lain

Aku tidak berguna lagi, bukan?

Rohit, kamu baik-baik saja? - Tidak.., tidak... Dengarkan aku, ok?

Kita adalah teman, bukan? - Ya...

Orang bijak mengatakan bahwa

Langkah pertama untuk mencintai adalah persahabatan

Dan langkah terakhir adalah persahabatan juga

Ada langkah tengah yang terlewati

Ambillah langkah Naina dan kamu akan menemukan jawaban

Berpikirlah.... Berpikirlah...

Sementara berpikir, aku akan memberikan kamu...

segenap hidupku...

Ingin tahu apa yang dimaksudkan Rohit

Hari itu aku merasa Rohit berhenti menjadi temanku...

Dia berubah menjadi sesuatu yang lain

Dan apa 'sesuatu yang lain' itu... Aku tidak tahu... Tidak tahu...

HARI KE-5

Hai, manis... Bagaimana kabarmu sekarang...?

Oh, Ini untukmu

Apa di dalamnya?

Hatiku... Bercanda!

Baju yang bagus...

Warna merah ini adalah warna hatiku

Bila kamu yang memakainya, Aku yakin akan terlihat manis

Ini bukanlah pemberian... ini sesuatu yang aku sendiri tak tahu disebut apa...

Bukankah Subhash Ghai fiIm disebut 'Taal'?...

Maaf, tidak bisa memikirkan baris yang ke empat...

Love Rohit

HARI KE-6

Apa ini?

''Aku bukan seorang penyair. Oh gadis,... Aku menyerah...''

''Karena baris selanjutnya dari lagu..." aku tidak ingat lagi...

Rohit... Sebenarnya apa yang terjadi?

Dengar, aku butuh sesuatu darimu - Apa?

Ini... Kelas dansa.., salsa - Kelas dansa?

Ya... Ini adalah HUT pesta pernikahan ibu dan ayahku...

Dan aku harus menunjukkan sesuatu, Jangan tanya aku, ok?

Dengar, aku tidak tahu harus memberi apa

Jadi aku pikir.., kenapa bukan Salsa?

Aku perlu pasangan untuk ikut kelas

Semenjak kamu yang akan menjadi pasangan hidupku, kenapa tidak dimulai dari sekarang.., hai gadis... - TIDAK

Aku hanya meminta kesempatan untuk berdansa bukan untuk bercumbu...

Tidak Rohit,... Diam! Ini adalah hal terakhir yang akan kulakukan untukmu, ok?

Kawanku... Itu tadi baris yang sangat bagus

Karena semua datangnya dari sini

Tuhan, aku benar-benar mencintainya. - Aku mencintainya juga...

Hah?

Bercanda...

Bodoh

Sampai jumpa lagi, Aman...

Aku bukanlah penyair wanita, saat aku melihat kamu dan aku... Ck....

''Hidup berubah setiap saat...''

''Hidup sekarang adalah bayangan''

''Hidup adalah sebuah cahaya''

''Setiap kesempatan di bumi''

''Memenuhi hidup dengan warna''

''Setiap waktu yang kau miliki adalah milikmu...''

''Dan esok hari... Mungkin tidak ada...''

"Life's changing every moment"

"Life is now a shade... "

"life is now sunshine"

"Every moment on earth... "

"live life to the fullest"

"Whatever time you have is yours... "

"for tomorrow might never come"

''Someone to love you with all his heart...''

''is difficult to come by''

''Should there be someone like that...''

''he's the one for you, be sure''

''His hand...''

''you must take''

''For all you know...''

''tomorrow might never be''

''Every moment on earth...''

''Live life to the fullest''

''Whatever time you have is yours...''

''for tomorrow might never come''

Makan malam jam 8? - Tidak... tidak malam ini,...

Michael?

Hei, kami sudah menikah

Tidak masalah, aku tak memikirkannya

Apakah kita jadi malam ini?

Diam, lihat ke depan...

Apa kita jadi malam ini?

''In the realm of your eyes...''

''should someone get close to you...''

''try a million times to control your crazy heart...''

''but it shall continue to beat wildly''

''But think it over...''

''this is the moment''

''This legend...''

''might not exist tomorrow''

''Life's changing every moment''

''Life is now a shade...''

''Life is now sunshine''

''Every moment on earth...''

''Live life to the fullest''

''Whatever time you have is yours...''

''for tomorrow might never come''

Dasi yang bagus...

Dasi merah dan baju biru... akan membuatmu seperti kamu yang baru

Yang berarti.., ...balik ke halaman dua... Seperti Buddhu

Maaf, tak bisa memikirkan baris ke empat...

Naina...

Oh Tuhan! Naina

Aku cinta kamu...

Huh? -Tidak, aku benar-benar cinta kamu, Aman. Trims, Rohit

Lihat ke aku... - Kenapa?

Apa yang kamu lihat? - Tidak ada... Ok

Lihat yang ini!

Kenapa aku? Aku tak mau melihatnya

Lihat yang ini... Lihat dasiku - Oh! Kamu maksudmu yang ini, kukira...

Naina yang memberikannya - Bagus

Dengan selembar surat cinta...

Surat cinta, bagus sekali... Bagus sekali - Kau... kamu berbeda, teman...

Jika ini bukan karenamu pasti tak ada apa-apa

Aku tahu.. Aku tahu... - Kamu jenius dari lahir...

Kamu pintar, cerdas...

Kamu harus menulis buku

"Enam hari dan gadis di hadapanmu"

Ngomong-ngomong, apa yang telah kuperintahkan untukmu itu biasa...

Tapi kamu juga agak beruntung. Karena kamu, aku....

Apa yang telah kulakukan? Aku tak melakukan apa-apa...

Itu semua karena kamu... Karena kamu... Cintamu...

Kamu... Kamu... Kamu

Kamu benar-benar hebat! Kamu bahkan tidak minta balasan

Tidak... Tidak... Tidak... Dengarkan aku ok

Kenyataannya adalah, karena kamu Naina ada di dalam hatiku...

Di dalam detak jantungku... Dalam setiap nafas

Dan di dalam kamarku.., - Di dalam kamarku!

Permisi... Permisi, maaf...

Naina! Naina tunggu! Naina! - Lepaskan aku... Dengar... - Lepaskan aku... Apa?!

Pastinya menyenangkan... Iyakan?

Pastinya sangat menyenangkan menghancurkan hatiku!

Enam hari dan perempuan di hadapanmu??

Wow, Kalian berdua harus diberi penghargaan! Luar biasa, Rohit...

Dengarkan aku, tolong dengarkanlah aku... - Kamu yang seharusnya mendengarkanku!

Aku memikirkan kamu sebagai teman dan mencurahkan hatiku padamu...

Dan apa yang telah kamu lakukan?? Menceritakan semua padanya!

Dan dia... Dia, yang bermain sebagai "Peri cinta"...

Memutuskan, saat dia tak bisa mencintai aku, dia akan mencarikan cinta untukku...

Dan dia mengetuk pintumu

Dan mengatakan padamu bahwa persahabatanmu tidak hanya pertemanan saja, tapi cinta...

Dan kamu yakin??

Rohit, orang macam apakah kamu...?

Yang tak tahu perasaan sendiri... Mengerti perasaan sendiri??

Aku mencintaimu Naina... dan itu adalah kenyataannya

Tidak! Itu bukan kenyataannya...

Kenyataannya adalah kamu menghancurkan hatiku! Kamu telah menyakitiku...!

Aku tahu kalau aku tidak pernah tertawa sebelumnya...

Tidak punya kebahagiaan... Tapi setidaknya, aku punya teman

Tapi hari ini, kamu telah mengambilnya semua dariku...

Kalian berdua

Dengar Naina... - Tidak

Tidak!!

Aku tak mau dengar apapun

Aku tak mau mengerti apa-apa lagi

Demi Tuhan, tinggalkan aku sendiri...

Sebentar saja...

Naina, aku berharap aku dapat mengatakan padamu betapa aku mencintaimu

Sebentar saja! Tunggu, aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu... Aku benar-benar sangat mencintaimu Naina...

Lalu disini dikatakan... "Aku cinta kamu dan...

...dan ketika aku menutup mata, aku melihatmu

Saat aku membuka mataku, aku semakin ingin melihatmu

Biarpun kamu tidak di dekatku...

Aku merasa kamu berada di sekelilingku...

Setiap detik... Setiap menit... Setiap saat...

Mataku mencari hanya untuk kekasihku,... Naina...

Sebutlah itu cinta, kegilaan atau hanyalah denyut jantungku...

Itu semua sama bagiku...

Banyak orang memiliki cinta sebelumnya...

Tapi cintaku jauh dari mereka semua, karena...

Mereka tak punya kamu

Aku tak dapat melupakanmu Naina

Aku tidak mau melupakanmu

Kamu adalah milikku dan aku akan mencintaimu selamanya...

Aku akan mencintaimu sampai mati... Dan bahkan sampai lebih dari itu"

Semuanya tertulis di buku harian ini... Rohit telah menuliskan semuanya

Bagaimana dia dapat terluka...?

Dan kamu punya tulisan tangan yang sangat jelek

Aman... - Oh hai, aku...

Semua ini,... aku tidak...

Kamu tidak menulis,... tapi aku mengatakannya

Jika kamu menulisnya, kamu akan menulis hal yang sama

Jadi aku mengatakan apa yang ada di hatimu... Apa itu salah? Benarkan?

Dan wanita menyukai semua ini. Aku telah menyelesaikan banyak hal

Apa kamu tak apa-apa?

Aku mau menelepon sebentar. Permisi...

Maaf bu! Aku terlambat, ayo pergi...

Aku ingin mengatakan sesuatu padamu... Dengarlah...

Naina, untuk menopang kehidupan...

Setiap hubungan harus mempunyai kekuatan akan cinta...

Ayahmu sangat mencintai kita, tapi dia adalah orang yang lemah

Dia meninggalkan kita semua dan pergi jauh...

Bahkan tidak memikirkan apa yang akan terjadi pada kita setelah itu

Tapi Rohit... Rohit tidak lemah...

Dia sangat mencintaimu

Mudah sekali ibu mengatakan bahwa ayah orang yang lemah...

Dan Rohit... Meminta bantuan orang lain untuk menggapai cinta...

Bukankah itu suatu kelemahan? Katakan padaku, bu...

Untuk mencapai cintanya dia mencari bantuan...

Apa yang salah dengan itu?

Dengar Naina... Aku masih yakin Rohit bukan orang lemah

Dia tahu kamu mencintai orang lain, dan dia berusaha untuk menerima kamu...

Itu adalah kekuatan, anakku. Itu adalah cinta

Jika hari ini kamu menolak cintanya, itu akan menjadi keputusan seorang perempuan...

Dan besok ketika kamu menyesalinya, itu akan menjadi penyesalan seorang wanita - Ibu....

Halo

Hai Rohit - Hai Naina...

Kamu dimana?

Di kantor...

Aku ingin bicara denganmu

Semacam pribadi...

Pribadi dan Rahasia... J. Kapur?...

Oh Tuhan! Ini adalah surat Franky

Kakak... Tebak? - Apa yang terjadi sekarang?

Selamat! Luar biasa...

Terima kasih, Aman... Tapi bagaimana kamu tahu? Aku bahkan belum membukanya

Apa yang belum kamu buka? - Jangan pernah membukanya...

Aman akan kabur - Tidak, aku tak akan...

Coba lihatlah... Ini surat Frankie! - Ya... ya

Apa yang terjadi? - Naina ingin bertemu Rohit

Akhirnya dan mereka akan bertemu untuk pertamakalinya

Dan surat kiriman Franky... - Ya, ya, ya...

Aku sendiri akan menyuruhnya bersiap-siap! Aku punya gaun putih sempurna untuknya...

Dan kamu tahu? - Ya... Franky telah mengirim surat!

Sekarang pergi.., pergilah.., dan makan sana!

Tapi bagaimana bisa terjadi? - Karena aku orang seksi yang jenius

Oh, itu kamu...

Aha, ini suratnya Franky... - Aman... Aman tunggu dulu...

Itu suratku, berikan padaku... - Sebentar!

Mari kita lihat apa yang orang keren itu tulis

Ini... bukan surat Franky

Baik semuanya, dia datang... - Ayo...

Oh, dia kelihatan sangat cantik! - Nenek...

Pakai ini sedikit saja... Tuhan melindungimu dari kejahatan

Sudah cukup sekarang... Boleh aku pergi?

Sebenarnya aku menyukai rambutnya terurai

Rambutmu... - Apa?

Kelihatan lebih bagus terurai

Pergilah...

Rohit, semua ini...? - Tolong... Biarkan aku...

Aku tahu kamu tidak punya cinta untuk diberikan kepadaku hari ini

Tapi aku yakin suatu hari kamu akan punya... Aku yakin

Dan aku akan menunggu sampai hari itu

Karena aku tahu hari itu akan datang... Pasti...

Tapi untuk hari ini, berikanlah kepercayaan pada cintaku

Karena aku tahu itu cukup untuk kita berdua, Naina...

Aku ingin memberikan bunga kepadamu... Tapi aku tidak berani...

Tolong jangan tolak mereka hari ini... Atau mereka akan layu

Naina... Naina... Naina...

Menikahlah denganku!

Halo... Iya...

Oh...

Dia bilang 'Ya'...

Semuanya... aku mau pelukan! Ayo semuanya

Langkah berikutnya yaitu untuk meyakinkan Karsanbhai dan Sarlaben...

Dan itu tidak begitu susah. Setelah itu...

Inilah takdir dunia...

Mari... Mari... Julieben!

Jennifer - Jennifer? Siapa Jennifer?

Tidak apa-apa

Mengapa tidak dicoba? - Ya... Tentu

Tolong... berikan aku cock-nya (Cock = Kejantanan pria)

Coke, ayah. Tolong... - Ya, ya. Coke (Coke = Sejenis minuman bersoda)

Jadi semuanya sudah ditentukan

Pertunangan dan HUT pernikahan kami akan diadakan di hari yang sama

Dan dua hari kemudian akan menjadi pernikahannya, tak masalah bukan?

Seperti yang kau kzzzzz.. - Hah?

Seperti yang kamu kehendaki - Aku setuju dengan itu

Dan lucunya, Jamnaben...

Kamu tahu... - Jennifer Ya... Jenniferben...

ada dekorator terkenal dari Paris...

Yang akan datang dan sekaligus akan mendekorasi hole-ku! (Hole = Lubang)

Aku punya hole yang sangat besar! Iyakan?

Sangat besar - Hall... (Hall = Aula / Ruangan besar)

Sekarang Patelji... Aku tinggalkan semua detail penikahan padamu

Aku senang bahwa kami dapat anak menantu pria yang baik

Aku merindukan putraku! - Sangat menyedihkan, ya

Rohit telah ceritakan kita...

Apa yang terjadi? - Serangan jantung!

Oh, serangan jantung

Aku sedang menunggu Naina dan Shiv telah berkeluarga...

Lalu aku bisa dengan tenang meninggalkan Chandigarh!

Dan bagaimana dengan Gia?

Dia bukan milik kami! - Nenek!

Tidak, tidak, Gia adalah milik kami sama seperti Naina

Dan suamiku bukan meninggal karena serangan jantung...

dia merenggang dirinya sendiri

Kenapa kamu bilang yang sebenarnya pada mereka?

Kamu tidak bisa memulai hubungan baru dengan kebohongan

Kau tak bisa mengatasi hubungan di masa lalu

Bagaimana kamu bisa tahu cara mengatasi hubungan yang baru?

Hubungan bukanlah diatasi. Hubungan itu dijaga

Tapi apa yang kau ketahui tentang mereka?

Dengar menantu perempuanku...

Aku hanya akan menjadi menantumu di hari Gia menjadi cucumu...

Gia bukanlah cucuku dan dia tak akan pernah!

Pada ujungnya darah adalah darah!

Cukup sudah! Aku tidak mau dengar lagi!

Kenapa? Selagi kamu gemar berbicara jujur...

Belajarlah untuk mendengar ini juga! Gia bukanlah cucuku

Dia bukan bagian dari keluarga ini! Dia itu hanyalah beban!

Sebuah beban yang kamu paksakan ke dalam keluarga ini dengan mengadopsinya

Sebuah beban yang mangambil semua kebahagiaan di dalam keluarga ini...

Telah merampas kedamaian... Merampas putraku!

Aku benci dia... Aku benci dia... Aku benci anak kotor itu...

TIDAK!!!

Kita masih membayar untuk kesalahan-kesalahan anakku

Kesalahan pertama yang dia buat adalah menikahimu

Yang kedua, mengadopsi anak itu

Dia juga membuat kesalahan yang ketiga

Kau? Siapa kau berani mencampuri urusan keluarga kami?!

Bukan siapa-siapa... Hanya suara yang harus didengarkan dari dulu

Kebenaran yang harus kamu sadari sejak dulu...

Jenny, tolong biarkan aku....

Selagi nenek bicara tentang kebenaran, aku mau memberitahumu satu kejujuran juga

Tentang hubungan gelap anakmu...

Dimana dia sembunyikan semuanya dari nenek

Tapi dia tidak bisa menyembunyikan hasilnya

Nenek tahu nama dari hasil hubungan itu?

Jenny, tidak apa-apa...

Hasil itu adalah Gia...

Gia...

Yang tidak diterima oleh ibu kandungnya sendiri...

Tapi diterima oleh anak menantumu, Jenny...

Dibawa ke dalam rumah ini oleh anak menantumu, Jenny...

Jenny.., yang bisa melihat muka wanita lain pada wajah Gia...

Yang bisa melihat kesalahan-kesalahan suaminya pada wajahnya...

Tapi dia memilih untuk melihat mata yang tak sempurna itu...

Dan dia memilih mata itu untuk diberikan dengan kasih sayang...

Menantu nenek, Jenny...

Anakmu mungkin saja mengerti kesakitan dan kemarahan Jenny

Tapi dia tidak dapat mengerti kelapangan hatinya...

Kekuatan Jenny mengingatkan dia setiap detik akan kesalahannya...

dan perasaan inilah yang merenggut nyawanya... Bukan Jenny

Dear Jennifer

Aku tahu selama enam tahun ini, aku hanya menanyakan tentang Gia...

Tapi tak pernah tentang kamu.

Tapi hari ini, di surat terakhirku aku mau berterima kasih kepadamu...

Terima kasih Jennifer. Terima kasih

Wanita dilahirkan untuk memaafkan kesalahan-kesalahan yang dibuat suaminya...

Tapi tidak banyak wanita yang punya keberanian untuk menerima kesalahan suaminya...

Dan mencurahkan cinta kasihnya yang besar yang tidak lagi mengingat sebuah kesalahan...

Kamu menerima Gia disaat aku, ibu kandungnya, tidak dapat menerimanya

Dan untuk ini, aku akan selalu berhutang budi padamu

Mereka bilang apabila seorang pria melakukan kesalahan...

Dia juga mempunyai kemampuan untuk membayarnya

Tapi Jennifer, selama ini kamu telah membayar untuk sebuah kesalahan...

Yang bukan kesalahanmu dari awal

Dan semua itu karena aku...

Jika kamu bersedia, tolong maafkan aku

Maafkan aku Jennifer.

Aku benar-benar minta maaf

Aku menyebabkan kamu banyak menderita! Aku sungguh menyesal, maafkan aku

Dia adalah suami yang baik!

Itu hanyalah sebuah kesalahan! Sebuah kesalahan!

Ya, anakku... Ya...

Dia adalah suami yang baik! Dia adalah suami yang baik, ibu...

Dia adalah suami yang baik Naina! Hanya sebuah kesalahan

Dan akhirnya keluarga Gia yang sempurna telah menjadi lengkap.., lengkap

Semua ketegangan, perselisihan, dan perbedaan telah teratasi...

dan kami mulai berdoa bersama...

seperti satu keluarga besar yang bahagia

Persiapan pertunangan telah dimulai dengan semangat penuh

Jean De Bon... dekorator terkenal dari Prancis telah datang...

untuk menghias rumah besar yang berhalaman luas milik Patel!

Tirainya...

Dari atas!

"Meninggalkan semua cinta dari keluargaku. Aku harus pergi ke landai tercintaku..."

"Betapa sedihnya..." - Berhenti!... Berhenti!...

Dan di kediaman Aman ada kekacauan!

Ya Tuhan... Apa yang harus kuperbuat...

Tuhan telah mendengar doa-doa Kantaben. Rohit telah mendapat gadis untuk dinikahkan

Akhirnya, di hari pertunangan....

Gujarat membuka pintu-pintu mewahnya untuk Punjab dengan karakterisitik spesialnya

''Satu, dua, tiga... Komunitas yang terbaik''

''Shahs, Patels, Mehtas... Mereka miliki perhiasan terbaik''

''Tapi siapakah kita...? - Ya, siapa kita?? Ayo tunjukkan''

''G-U-J-J-U''

''G-U-J-J-U''

''G...'' ''Gathiya''

''U...'' ''Undiyo''

''J...'' ''Jamwa''

''J..." "Tentu saja Jamnagar"

''U'' ''G-U-J-J-U''

''G-U-J-J-U''

''Gujju, Gujju...'' ''Rohit dan Naina...''

''Kami bangga padamu...'' ''Gujju''

Itu oke-oke saja...

Haruskah kita memanggil Kunwardi Kudi lagi? - Diam...

Luar biasa!!

Pertunjukan yang luar biasa! Fantastis. Itu sangat bagus.., sangat bagus... Baik

Dan sekarang setelah Gujaratis telah menyelesaikan penampilan...

Lihatlah semua tarian Punjabi!

Yo Franky!!!

Ayo mulai...

''O kasihku...''

''O kasihku...''

''Begitulah caranya, kasihku''

''Pada dahimu bergantung hiasan"

''Anting yang beruntai di telingamu''

''Kasihku...''

''Di tanganmu bergemerincing gelang-gelang''

''Di kakimu, berbunyikan lonceng-lonceng''

''Kasihku...''

''Matamu mengatakan... - Ya Tuhanku''

''Hatimu bernyanyi... - Ya Tuhanku''

''Madu manis yang memabukkan - Ya Tuhanku''

''Kaulah yang pertama, satu yang tercantik''

''Semuanya bernyanyi...''

''O Yang tercantik'' ''Kemarilah sayangku''

''O Yang tercantik'' ''Kemarilah sayangku''

''Begitulah caranya, kasihku''

''Matamu yang kelam''

''Wajah yang tak bernoda penuh cinta''

''Gaya berjalanmu yang gemulai..."

''Senyum di pipi merah mudamu..."

''Matamu mengatakan... - Ya Tuhanku''

''Hatimu bernyanyi... - Ya Tuhanku''

''Madu manis yang memabukkan - Ya Tuhanku''

''O Yang tercantik''

''O Yang tercantik'' ''Kemarilah sayangku''

''the buds exude a delicious fragrance''

''In the heart plays the shehnai''

''All the stars in the skies are now mine...''

''my heart goes out to them''

''That you come all dressed, your hands adorned with henna...''

''Watch your step, O beautiful one''

''Hearts here are skipping a beat, O beautiful one''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

''O Moon of mine...''

''how will I tell you...''

''how much I love you?''

''I love you oh so dearly''

''Every happiness, I'd seek and find...''

''to accompany you in your palanquin''

''To give them away to you in your palanquin''

''That you come all dressed, your hands adorned with henna...''

''Watch your step, O beautiful one''

''Hearts here are skipping a beat, O beautiful one''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

''From your forehead, hangs the adornment...''

''the ear-ring dangles in your ears''

''My love...''

''On your hands, tinkle the bangles...''

''in your feet, chime your anklets''

''My love...''

''Your eyes say...- God Almighty''

''Your heart sings... - God Almighty''

''drunk on nectar...- God Almighty''

''You are the one, O beautiful one''

''Everybody sing...''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

''O beautiful one...'' ''come to me, my love''

Tuan Mathur, anda tahu kan kalau ini terjadi lagi, ini bisa berakibat....

Iya, aku menyadarinya

Aman, ayo hubungi Priya

Aku tidak apa-apa, ibu... Kenapa ibu mau mengganggu Priya?

Hari ini ulang tahun pernikahannya

Jangan khawatir Nyonya Mathur Aku sudah mengirim pesan padanya

Tak ada pager, tak ada telepon hari ini... Kamu sudah janji

Itu bisa saja keadaan darurat

Kau bukanlah dokter satu-satunya di rumah sakit

Abhay! - Priya, ini selalu seperti ini apa masalahnya yang muncul kemudian!

Baiklah, jangan mengambek...

Hari ini aku akan menghabiskan semua uangmu

Pernahkah aku menghentikanmu, sayang?

Tidak... Rohit, ini terlalu mahal

Ayolah, Naina... Kalungnya sangat bagus

Dan yang lebih bagus lagi, ayahku yang akan membayarnya...

Ayolah, ini sangat memukau

Ya, sangat indah... Camilla.... - Camilla??

Kamu kelihatan sangat cantik dengan itu. Sungguh cantik. Ayo pergi, lihat merek lain...

Camilla??? - Camilla sudah mati...

Ceritanya panjang

Hai... Priya, benarkan? - Iya...

Aku Naina - Naina...?? Teman Aman

Oh Tuhanku! Naina...

Aman bicara banyak tentang kamu

Kuharap cerita kalian tentunya baik-baik saja... - Tentu

Oh, Ngomong-ngomong ini Rohit, calon suamiku...

Rohit, ini Priya. Aman.....

Oh! Ya, hai - Senang berkenalan denganmu...

Senang berkenalan denganmu juga

Jadi, kalian sedang berbelanja? - Sedang mencoba...

Aku juga...

Hari ini ulang tahun pernikahan kami

Jadi aku berpikiran untuk menghamburkan semua uang suamiku

Berarti... Aman juga ada di sini?

Aman... Kenapa dia harus ke sini?

Abhay, Abhay!...

Ini teman-teman Aman, Naina dan Rohit

Hai!

Hai - Hai.

Ini Abhay,... Suamiku

Suami? Ah... Kamu sudah menikah lagi?

Priya, kamu pernah menikah sebelumnya? Kenapa aku tak pernah diundang?

Abhay diamlah...

Satu sudah lebih dari cukup!

Sebenarnya, kami saling bertemu karena Aman...

Dia orang yang hebat, penuh dengan warna...

Hanya ingin melihat semua orang bahagia!

Tapi...

Abhay...

Tapi saat aku melihat dia hari ini...

Benar Priya, saat aku melihat Aman hari ini...

Aku tak percaya kalau Aman akan tidak lama lagi waktu yang dimilikinya

Tapi sangat manis kalau tahu teman-teman Aman bersamanya....

Di saat-saat terakhir-nya

Aman tidak memiliki banyak waktu

Aman tidak memiliki banyak waktu lagi

Lihat.., hidup.., senang..., senyum.., siapa yang tahu? Besok mungkin tak ada....

Priya adalah istriku

Aku mencintaimu, Aku sangat mencintaimu Naina

Aku akan mencintaimu selamanya

Aku akan mencintaimu sampai mati... Dan bahkan sampai lebih dari itu

Halo, Aman...

Aman, apa yang kamu lakukan?

Aku harus pergi, bu... Kumohon...

Aku mencintaimu... Aku sangat mencintaimu...

Kamu berbohong padaku

Kamu mencintai Naina... Kau pembohong!

Aku tidak mencintai Naina

Jangan bicara lagi... Ok? Cukup...

Melakukan itu tak akan mengubah kenyataan, Aman

Naina mencintaimu, kamu mencintai Naina...

Kenapa aku bisa menjadi bagian dari cerita cinta ini...

Cerita cinta terbuat dari dua hati, Rohit...

Dan di dalam beberapa bulan lagi hatiku tidak akan ada di cerita cinta...

Aku hanya akan menjadi sebuah kenangan

Kamu itu adalah kenyataan, Rohit

Aku sendiri bisa mengadapi kenyataan, Aman

Tapi aku tak punya kekuatan untuk menghadapi kenangan....

Kamu tak punya kekuatan? Kenapa kamu bisa berbicara begitu?

Itu berarti kamu tidak mencintai Naina sebanyak yang kukira

Mengatakan kamu tak tahu bagaimana mencintai....

Apa yang kamu ketahui? Apa yang kamu ketahui tentang cintaku?

Kau tak tahu apa-apa!

Naina adalah hidupku, segalanya-galanya... Hidupku!

Dan kamu mau melepaskan hidupmu begitu mudahnya?

Kenapa kamu tak mengerti?

Naina akan mendapatkanku hanyalah untuk kehilangan lagi...

Tapi melupakanmu dia tak akan kehilanganmu...

Baik itu persahabatan maupun cinta...

Sekarang cinta dia adalah milikmu. Itu barang berhargamu...

Sekarang hanyalah perlu waktu. Dan itu aku tidak punya..., Aku tidak punya...

Naina menjadi milikmu. Kamu tak bisa meninggalkan dia

Jika kamu anggap ini bukan untukmu & bukan untuk Naina...

Setidaknya perbuatlah ini sebagai permohonan orang yang akan mati

Tolong, penuhi kehendak terakhirku, Rohit...

Kamu tidak meninggalkan Naina! Hanya itu! Hanya itu!

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu berada di posisiku...?

Aku berharap aku berada di tempatmu. Aku berharap...

Kamu mencintaiku begitu besar sampai kamu mau

meninggalkan cinta di belakangku bahkan setelah kamu pergi?

Bahkan kalau itu cinta milik orang lain?

Kenapa kamu melakukan ini? Kenapa kamu begitu mencintaiku?

Aku tidak mencintaimu. Aku tidak mencintaimu...

Aku tidak mencintaimu, Naina... Aku tidak mencintaimu

Aku tidak mencintai siapa-siapa.

Kenapa kamu begitu mencintaiku?

''Pengantin cantik bersinar bagaikan rembulan...''

''Di dahinya bergantung keindahan''

''Dia menaikkan tatapannya perlahan-lahan''

''Aku menjadi terpesona''

''The beautiful bride glows like the Moon...''

''on her forehead, dangles the adornment''

''She raises her gaze, slowly and shyly...''

''I'm bowled over''

''Look at your dear ones today, to your heart's content...''

''you won't find them with you ever again''

''May you find all the happiness O bride...''

''may all the desires of your heart be fulfilled''

''May you find all the happiness O bride...''

''may all the desires of your heart be fulfilled''

''May you find all the happiness O bride...''

''may all the desires of your heart be fulfilled''

''Look at your dear ones today, to your heart's content...''

''you won't find them with you ever again''

''May you find all the happiness O bride...''

''may all the desires of your heart be fulfilled''

''You are hiding your grief...''

''and I bow my head''

''You are quiet...'' ''I am silent...''

''Who shall anyone reason with?''

''These distances...''

''do us apart...''

''meeting again...''

''might not be possible again''

''These distances...'' ''do us apart...''

''meeting again...'' ''might not be possible again''

''My dear daughter...''

''naughty one...''

''Who has borne her, Lord...?''

''And who shall take her away...?''

''Benar, aku pernah melukai hatimu''

''Dan aku selalu berpikir...''

''Mengapa hatiku menjadi sedih?'' ''Mengapa mataku meneteskan air mata?''

''Apa yang telah terjadi, terjadilah...''

''Marilah melupakan itu''

''Dan menghapuskan semua jejak ini''

"Hari esok mungkin tak ada..."

''Setiap kesempatan di bumi, memenuhi hidup dengan warna...''

''Ini adalah saat...''

''Yang esok hari, mungkin tidak ada....''

Aman...

Semua datang ke sini ingin melihatmu...

Maukah kamu menikah denganku?

Kumohon....

Terima kasih...

Gia, biarkan Aman istirahat. Kita kembali lagi besok

Lajjoji... - Diamlah...

Selamat malam, sayang...

Terima kasih, seksi...

Setelah menikah kamu menjadi lebih gemuk, ya....

Bagaimana keadaanmu? - Luar biasa...

Maafkan aku...

Aku...

Terserah kamu...

Begitu seharusnya

Rohit... Naina milikmu saat ini. Dalam hidupmu

Tapi dalam kehidupan setelah ini...

Pada setiap kelahiran... Dia adalah milikku...

Berjanjilah padaku... Berjanjilah

Aku berjanji...

Dasar...

Aku berjanji padamu

Terima kasih

Sekarang aku mau tidur

Bangunkan aku sebelum kamu pergi

Aman...

Belum saatnya,... bodoh!

Dan dia-pun telah pergi... Meninggalkan kita semua

Dia menjadi sebuah memori...

Sebuah memori yang menjadi pondasi semua hubunganku

Dia adalah cinta pertamaku.., dan juga cinta pertamamu, benarkan Gia?

Aku tidak akan pernah melupakanya

Dia mengajarkan aku untuk mencintai..., menghargai hidup.., menyayangi diri sendiri...

Dan untuk mencintai Rohit...

Aku tak akan pernah melupakannya

Kita... Kita yang tak akan pernah melupakannya

Mama, di luar sangat dingin. Bisakah kita masuk ke dalam?

Sebentar sayang - Ayolah,... ayo... - Tunggu Ria...

Oh iya, aku belum beritahu kamu dalam 2 atau 3 hari ini - Apa?...

Kalau aku sangat mencintaimu...

Setiap wanita memimpikan sahabat yang baik sebagai suaminya...

Tapi saya sangat beruntung mendapatkan suami, di dalam diri sahabatku

Saya... Naina Catherine Kapur Patel...

Dan...

Inilah kisahku...

- End -

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.