All language subtitles for Return.Man.S01.E06

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

1 HARI ANAK NASIONAL 2013

Halo. Siapa namamu?

Namaku Honey.

Apa yang kau tampilkan hari ini?

Aku menjadi seorang putri.

Apa kau siap?

HARI ANAK NASIONAL 2013

Kurasa dia sedikit malu.

Baik. Tolong berikan tepuk tangan untuk Honey.

Silakan. Makanlah yang banyak.

-Muay, coba yang ini dulu. -Ini...

-Ini resep asli. -Ini enak sekali.

-Aku akan mencobanya. -Enak.

Memang.

Aku senang sekali kalian semua ada di sini.

Benar, 'kan?

Ini memang hari yang menyenangkan.

Kau tahu?

Prim dipindahkan ke rumah sakit besar.

-Benarkah? -Ya!

Dokter yang terampil akan selalu dicari.

Selamat.

Aku iri padamu.

Semua anakmu berbakat.

Aku suka itu.

Sedangkan untuk Prom,

putraku tersayang,

akhirnya lulus.

Benarkah? Itu bagus!

Dengan nilai yang sangat baik juga.

Kau bisa membantu Ibu bekerja sekarang.

Kalian berdua menawan dan berbakat.

Bagaimana denganmu, Prib?

Apa kabar?

Prib!

Dia bekerja di perusahaan yang sangat besar.

-Wow! -Wah!

Gajinya terus naik!

Terlebih lagi,

jabatan pacarnya manajer.

Wow!

Kalian bisa menantikan kabar baik di akhir tahun.

Kurasa kau bisa memperkenalkan dia pada kami sekarang.

Semua kerabat mau bertemu dengannya.

Lihatlah Jay.

Dia hamil tepat setelah menikah.

Cepat berikan aku keponakan.

Benar. Lakukan.

Kami menunggu.

Apa kau masih bekerja sebagai penyelenggara pernikahan?

Putri temanku akan menikah.

Apa kau keberatan berikan nomormu?

Diskon juga. Dia putri dari sahabatku.

Ayolah, Saudaraku.

Ini bisnis, kau tahu.

Kau selalu minta diskon padanya.

Aku sangat pelit, kau tahu.

Prib.

Lakukan saja dengan gratis.

Bagus sekali.

Itu mudah. Beri tahu dia.

Apa pun yang kau mau, beri tahu dia.

Dia cantik dan murah hati.

Bagaimanapun juga, kita keluarga.

Prib.

Aku bisa tahu hanya dengan melihatmu.

Mengakulah sekarang.

Ayo!

-Aku putus dengan Chin. -Apa?

Aku sudah berhenti dari pekerjaan lamaku.

Aku sudah mengajukan lamaran ke tempat lain.

Ya.

Chin selingkuh dariku! Bukankah itu menyebalkan?

-Tolong jangan beri tahu Ibu. -Astaga.

-Prib... -Kumohon.

Astaga, Prib.

Jika Ibu tahu, semuanya akan kacau.

Aku tahu.

Kenapa Ibu menyombongkan diri? Itu akan berakhir dengan penghinaan.

Jadi,

bagaimana pekerjaan barumu?

-Badai! Matahari! -Mari kita lakukan lagi!

Kekuatan!

Tim hijau, pemenangnya!

Bagus, Bibi Penn!

-Di sana! -Apa yang harus kulakukan, Bos?

-Mati aku. -Kau datang.

-Ayo berpasangan. -Aku satu tim dengan Bibi Penn.

Buay.

Beraninya kau tak menghormati orang tua.

Biarkan dia memilih.

Bibi Penn, pilih pasanganmu. Buay atau aku?

Apa itu ide yang bagus?

Tentu saja.

Aku janji tak akan memotong gajimu.

-Kalau begitu, Buay. -Aduh.

Aduh!

Kenapa?

Kenapa kau tak memilihku?

Aku hebat.

Bos.

Bisakah aku mendiskusikan hal pribadi denganmu?

Apa masalahnya?

Apa aku

berguna di sini?

Pertanyaan apa itu? Tentu saja.

Baik.

Lalu...

Ini hipotetis, ya?

Jika aku berhenti dan mulai bekerja di tempat lain,

bagaimana perasaanmu?

Itu hakmu.

Segala sesuatu yang punya awal, akan berakhir juga.

Bukan begitu!

Astaga!

Masalahnya

besok

kakakku datang.

Return Man?

-Ya. -Kedengarannya internasional.

-Baguslah. -Tidak!

Dia suka makanan apa? Kuminta Bibi Penn untuk menyiapkannya.

Tidak. Bukan seperti itu.

Masalahnya adalah...

Masalahnya adalah aku berlebihan.

Aku asisten eksekutif.

Beraninya kau!

Aku akan mengeksposmu hari ini!

-Berapa gajimu? -Lima angka!

15.000 BAHT, DIPOTONG BIAYA VIVI

Dia sangat hebat. Mendirikan perusahaan pada usia 30 tahun.

(Dia juga baik. Coba pikir! Semua orang mau bekerja untuknya.)

Ya.

Aku tak punya sif besok.

-Aku akan mengunjungimu di tempat kerja. -Apa?

Jika dia datang dan melihat tempat ini sama sekali berbeda seperti ucapanku,

dia akan memaksaku mengundurkan diri! Apa yang harus kulakukan, Bos?

Prib, tenang. Apa?

Kau di tempat yang tepat.

Tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.

Bos, apa kau sadar?

Lihatlah sekelilingmu.

Sadarilah realitasnya.

Bagaimana?

Bagaimana...

Baiklah. Maafkan aku.

Tapi itu sama sekali berbeda dengan ucapanku.

Jauh dari kebenaran.

Paham?

Baik. Setidaknya hal yang kukatakan mungkin benar.

Faktanya kau memang tampan.

Ya.

Tapi selain itu, aku melebih-lebihkan segalanya.

Sangat salah. Jauh dari kebenaran.

Tolong, Bos. Jika kau sungguh peduli dengan karyawan rendahan sepertiku,

boleh kurombak kantor setidaknya untuk sehari?

Hanya satu hari. Kumohon?

Kumohon?

Aku mohon padamu sekarang!

Yod!

Honey?

Aku mau menyewamu.

Aku mau ayahku kembali dari simpanannya.

(Baik, Cherry.)

(Terima kasih banyak.)

(Sungguh.)

(Baik.)

(Apa pun yang kau katakan, Cherry.)

(Terserah kau saja.)

(Paham? Aku memercayaimu.)

(Baik.)

(Sampai jumpa.)

(Hore!)

Honey. Menurutku, itu tak membuktikan apa pun.

-Kurasa kau harus... -Bukan hanya itu.

Ada Miss Dior Blooming Bouquet di bajunya juga.

Itu jelas parfum untuk wanita.

Aku yakin dia menemui simpanannya.

Terlebih lagi, kuperhatikan

dia SMS dengan seorang wanita bernama Cherry.

Gambar latar belakangnya

adalah foto-foto dia.

Sudah kucoba beri tahu ibuku,

tapi dia tak memercayaiku.

Dia bilang aku hanya berasumsi.

Aku mau menemukan bukti untuk menangkap basah simpanannya

dan mendapatkan ayahku kembali.

Apa itu jelas?

Aku tak bisa menerima pekerjaan ini.

Apa katamu?

Ini seperti memburu pasangan yang terjebak dalam perselingkuhan.

Kau harus menyewa detektif swasta yang menangani hal ini secara khusus.

Buay, layani tamu kita. Aku harus kembali bekerja.

Yod!

Kau tak bisa melakukan ini padaku!

Apa kau tak mencintaiku lagi?

-Kenapa? -Honey?

Yod!

-Teganya kau. -Jangan menangis. Tenang.

Kenapa?

Aku tak mengira Yod menolak pekerjaan itu.

Jika dia menolak melakukannya,

aku akan mendapatkan ayahku kembali sendiri.

Tunggu sebentar.

Aku akan membantumu, Honey.

Duduklah.

Ups.

Benarkah, Buay?

Ya.

Aku akan membantumu membawa ayahmu kembali.

Lagi pula, aku bagian dari Return Man.

Hei.

Kau bisa memercayaiku.

Paham?

-Mari kita pergi. -Aku...

Buay, bisakah kau kirimkan informasi soal pekerjaan untuk ponsel yang hilang?

-Aku... -Buay keluar.

Dia tak sempat pamitan padamu.

Bos.

Kenapa kau menolak pekerjaan dari Honey?

Begini...

Aku mau dia mendengarnya dari ayahnya.

Baik.

Kupikir kau jahat padanya.

Maaf.

-Aku... -Tidak apa-apa.

Pokoknya, aku tak bisa bicara banyak sekarang.

Buay biasanya tak suka keluar. Kenapa dia...

Tadi Ayah bilang akan pergi bekerja. Ayah berbohong lagi.

Jika aku tak menginstal aplikasi pelacak di ponselnya semalam,

aku tak akan menemukan kebenaran hari ini.

Apa yang harus kita lakukan, Buay? Kita hampiri dia saja?

Hei, Honey! Honey!

Ups. Begini...

Tenang saja.

Duduklah. Tenang.

Tenang, Honey.

Begini saja.

Kita lihat informasi target lebih dulu.

Ini. "Pak Prasit Boonprasert.

Pemilik bisnis persewaan real estat.

Usianya 50 tahun.

Dia punya putri. Dia menikah dengan Phannee..."

Tunggu.

Apa yang kau lakukan?

Aku merangkum informasi latar belakang target.

Yod selalu melakukannya.

Ini ayahku!

Tanyakan saja padaku jika mau tahu. Aku tahu segalanya.

Tapi mungkin ada beberapa hal yang kau tak tahu,

seperti ini.

Itu dia!

Tunggu, Honey.

Tenang.

Buay, buktinya ada di depan kita.

Pokoknya, aku akan bicara dengan mereka.

Tunggu, Honey!

Apa lagi?

Kau harus tenang.

Jika kau mendekati mereka sekarang,

ayahmu mungkin bilang dia adalah klien atau kenalan.

Jalan-jalan di mal bukanlah hal aneh.

Kita tak punya cukup bukti untuk membuatnya mengakuinya.

Tenang.

Percayalah padaku.

Bukankah lebih baik jika kita bisa menangkap basah mereka?

Tenang.

Tenang.

Tenang, ya? Fokus.

Tenang.

Tenang, ya?

Ayo pergi.

Honey.

Baiklah.

Aku akan memercayaimu.

Bagus sekali.

Mereka pergi. Ayo.

Hei, Honey!

Honey!

Kita belum bayar!

Honey!

Menurut internet, ada tiga hal

yang harus diperhatikan untuk menentukan apa seseorang berselingkuh.

Satu, mengubah diri dan berpenampilan lebih baik.

Kurasa itu tampak bagus.

Mungkin sedikit ke sini.

Kau benar.

Satu, berpenampilan lebih baik.

Tepat sekali.

1. BERPENAMPILAN LEBIH BAIK

Aku memperhatikannya juga.

Aku juga. Sepatu itu sangat cantik.

Dua, punya lebih dari satu ponsel.

Tapi perangkat keras di Thailand tak seindah itu.

Sebenarnya, itu...

HONEY

Dia benar-benar punya lebih dari satu ponsel.

Aku harus menjawab panggilan ini.

2. PUNYA LEBIH DARI SATU PONSEL

Kau bisa menungguku di sana.

Honey.

Kau harus janji padaku.

Jangan bertindak gegabah.

Tunggu aku di sini, ya?

Ya.

Bagus sekali. Tunggu di sini sebentar. Aku segera kembali.

Halo? Ya?

Ada apa, Honey? Kau jarang menelepon Ayah.

Ayah sedang apa?

Ayah sedang rapat.

(Rapatnya sampai malam nanti.)

Ayah sedang rapat?

(Dengan siapa?)

Tentu saja dengan klien. Orang yang akan memberi kita uang.

Apa ini benar-benar dengan klien?

(Pertanyaan apa itu?)

(Begini saja.)

(Setelah Ayah selesai rapat,)

(Ayah akan mampir ke mal dekat kantor dan membelikanmu camilan.)

(Camilan favoritmu.)

Ketiga, bersikap sangat baik karena merasa bersalah.

Tentu, Ayah.

Terima kasih.

3. MENJADI SANGAT BAIK

KARENA DI DALAM HATI MEREKA MERASA BERSALAH

Baik.

Mau ke mana malam ini?

Bunny?

Bunny Club di Jalan Khao San?

Baik.

Aku sedikit gugup, tapi tak apa-apa. Aku akan baik-baik saja.

Baiklah. Kalau begitu, sampai jumpa. Kita sepakat.

Bagus, Honey.

Aku punya petunjuk yang bagus sekarang.

Ayo pergi.

Honey, ini saatnya.

Berkencan di tempat seperti ini, Ayah?

Tapi itu tak mengherankan.

Simpanannya cukup cantik.

Kita pergi?

Baiklah.

Tolong tanda pengenalnya.

Bos?

Apa kau sudah cukup umur, Honey?

Usiaku sudah lebih dari 20 tahun, Yod.

Jika kau tak mau bantu, jangan menghalangi.

Minggir.

Aku akan membiarkanmu masuk,

tapi kau harus janji satu hal padaku.

Apa pun yang terjadi,

tolong maklumi ayahmu

dan bicara baik-baik padanya.

Paham?

Baiklah.

-Ucapanmu itu seolah tahu... -Ayo! Aku yang traktir malam ini.

Bos, apa ini akan berhasil?

-Apa pun yang terjadi, terjadilah. -Oh.

-Ayo! -Bos?

Bos!

Mau pesan apa?

Empat soda dan seember es.

Di mana ayahku?

Honey.

Apa itu ibumu?

Aku sangat bersemangat.

Ibu?

-Honey. -Buay.

Kurasa penampilan pertamanya akan luar biasa.

Sedang apa Ibu di sini?

Honey.

Apa yang kau lakukan di sini?

Ternyata simpanannya!

Apa? Simpanan?

Bukan begitu.

Ibu tahu soal ini.

Permainan apa yang Ibu dan Ayah mainkan?

Ibu...

Begini...

Begini, Honey.

Namaku Cherry.

Aku teman ayahmu.

Aku minta maaf atas kesalahpahaman ini.

-Masalahnya... -Temannya?

Kulihat semuanya di mal.

Sudah berapa lama kau mengencani ayahku?

Honey!

Tidak apa-apa, Phannee.

Begini...

Hai!

Terima kasih!

Halo, Semuanya! Selamat datang di Bunny Club!

Apa kalian siap untuk pertunjukan malam ini? Berikan suara!

Ya!

Malam ini, kami punya waria baru untuk kalian!

Jadi, berikan tepuk tangan

untuk Queen Bee!

Aku mau kau memperhatikan

pertunjukannya.

HARI ANAK NASIONAL 2013

Honey! Honey, tunggu Ayah!

Honey?

-Honey? -Honey!

Honey! Tunggu Ayah!

-Buay. -Honey!

Honey, tunggu!

Berikan mereka waktu.

-Begini... -Sejak kapan?

Ayah minta maaf!

Ayah sungguh minta maaf! Ayah takut!

Ayah takut kau mungkin

tak bisa menerima jati diri Ayah!

Ayah takut kau tak akan mencintai Ayah seperti dulu!

Sejak kapan Ayah mulai berbohong padaku?

Aku tak keberatan yang Ayah mau lakukan atau mau menjadi siapa.

Tapi yang paling menyakitiku

adalah Ayah sudah bohong padaku.

Ayah sangat tangguh.

Aku selalu bangga pada Ayah.

Nee!

Terima kasih!

Terima kasih!

Cukup.

Jangan menangis lagi.

-Maskara Ayah luntur! -Kau benar!

Terima kasih banyak, Nee!

Baik.

Hal terpenting soal keluarga adalah

membuka hati dan jujur ​​satu sama lain.

Jati diri setiap orang tak penting.

Rahasia yang sudah lama tersembunyi

akhirnya terungkap.

Oh?

Kau tahu?

Aku sudah tahu sejak generasi awal Return Man.

Aku tak sengaja mengetahui soal rahasia Prasit.

Itulah alasan kenapa biaya sewanya

tak mahal.

Apa?

Apa? Kau memerasnya.

-Ini disebut sama-sama untung. -Begitu.

Sebenarnya,

kurasa aku sudah tahu.

(Aku menyadari jati diri Prasit hari ini)

(saat dia memilih sepatu hak tinggi.)

Aku penasaran kenapa dia memegangnya dengan kasar.

Itu karena

dia sedang memilih sepatu untuk penampilan malam ini.

Kita perlu bicara begitu kita kembali, Pak Detektif Swasta.

Astaga.

Baik, Bos. Maafkan aku.

Setidaknya, kita mendapatkan akhir yang bahagia.

Kerja bagus, Buay.

Terima kasih.

Aku berencana pergi diam-diam.

Ayahku pergi ke belakang panggung untuk mempersiapkan pertunjukan berikutnya.

Aku turut bahagia, Honey.

Lagi pula, itu bukan perselingkuhan.

Hentikan aktingmu, Yod.

Ibuku bilang kau sudah tahu.

-Masalahnya... -Terima kasih

sudah begitu baik padaku.

Aku...

Omong-omong, sedang apa kau di sini, Phannee?

Kurasa semuanya penasaran.

Singkat cerita, aku datang ke sini untuk mendukung suamiku.

Sebenarnya, ini penampilan pertamanya.

Sejak mulai berpakaian seperti waria, dia tak pernah tampil.

Jadi, aku datang untuk mendukungnya.

Apa kau keberatan jika aku mengatakan sesuatu?

Sedikit saja.

Aku merasa kisah keluargamu benar-benar menyentuh.

Sangat indah dan menginspirasi! Aku merasa mau hidup lebih baik!

-Aku mau dilahirkan sebagai... -Kami...

Kami harus pergi.

Ini waktu keluarga berkumpul.

Ayo.

-Ayo, Prib. -Aku menyukainya!

-Aku sangat menyukainya! Dia idolaku! -Sampai jumpa.

-Benar-benar idola! -Sampai jumpa.

Mengagumkan sekali!

Buay!

Ibu akan menunggu di dalam, ya?

Temui kami setelah kau selesai, Buay.

Begini...

Aku sudah berlatih membuat kue di rumah.

Orang tuaku pernah mencobanya sekali, tapi mereka tak mau lagi.

Kucurahkan hati dan jiwaku ke dalamnya.

-Saat memanggang sesuatu, aku selalu... -Honey.

Untuk siapa kau membuat kue?

Untuk Yod.

Ya.

Seharusnya aku tak bertanya.

Tapi percayalah padaku,

dia akan sangat bahagia

karena kau mencurahkan hati dan jiwamu ke dalamnya.

Benar, 'kan?

Tapi aku sudah berubah pikiran.

Bagaimana bisa?

Aku akan memanggang sesuatu untukmu.

Buay?

Kenapa kau diam saja?

Buay, apa kau tak senang?

-Buay! -Astaga!

Apa katamu?

Apa kau tak senang?

Oh.

Tentu saja!

Bahagia sekali.

Terima kasih.

Aku harus masuk ke dalam dan mendukung Ayah sekarang.

Berjanjilah padaku kalau kau akan menghabiskannya, ya?

Ya, aku janji.

Aku akan menghabiskan semuanya. Buatlah yang banyak.

Dah.

Honey.

Aku akan menghabiskan semuanya!

Prib, minggir.

Kau sudah mengantarku. Apa kau bisa pergi sekarang?

Baik. Kalau begitu...

Aku akan beri tahu Ibu soal perpisahan dan pengunduran dirimu...

Hei! Baik!

Aku menyerah.

Masuklah.

Silakan.

Hidupku sudah berakhir.

Return Man. Tenang. Kami akan mendapatkannya kembali. Selamat datang.

-Halo. -Hai, Bos.

Dia bosmu.

Halo.

Aku Yodyuth, CEO perusahaan rintisan yang baru dan unik ini.

Kami bisa mengembalikan apa saja untuk semua orang.

Kami menjamin 100 persen kepuasanmu.

Pribprao, ini klien pekan ini.

Aku mau kau merangkum poin-poin utama dan menganalisisnya.

Serahkan sore ini, ya?

Baik, Bos. Dimengerti.

Kau bisa kembali bekerja sekarang. Aku akan menemanimu, Prim.

-Lewat sini. -Terima kasih.

-Silakan duduk. -Terima kasih.

Hmm.

Menyenangkan sekali di sini.

Aku merasa terhormat. Terima kasih.

Jus campuran sayur dan buah.

Terima kasih banyak!

Kami menyajikan minuman selamat datang berdasarkan preferensi klien.

Bagaimana kau mengetahui preferensi mereka?

Prim, sebagai ahli pengembalian,

kami langsung tahu preferensimu dalam sekejap.

Baiklah. Selain jus,

menurutmu apa kesukaanku untuk makanan gurih?

Orang sepertimu

mungkin lebih suka masakan ibumu.

Jika aku tak salah, itu seharusnya...

(Bubur nasi.)

Bubur nasi.

FAVORITKU, #BUBURNASI

Buay.

Apa yang terjadi di sini?

Aku juga bingung.

Kantor sangat bersih saat aku tiba.

Ikuti saja, ya?

Baik.

Prim.

Ini sudah siang. Apa kau tak bekerja?

Apa ada sesuatu yang kau mau kami kembalikan, Prim?

Begini...

Sejujurnya,

aku mau adikku kembali.

-Wah. -Prim.

Aku mohon.

Maafkan aku, Prim.

Jika itu saudarimu, Pribprao,

kurasa tak bisa mengembalikannya.

Karena bagiku, Pribprao lebih dari sekadar asisten.

Kami sangat dekat.

Selain itu, perusahaan kami bisa berkembang pesat

berkat dia bergabung dengan tim kami.

Tunggu.

Apa maksudmu

-"lebih dari sekadar asisten"? -Benar.

Kita sangat dekat.

Benar, Pribprao?

Ya, benar. Kami sangat dekat.

Seberapa baik kau kenal saudariku?

Bisakah kau memberikanku beberapa fakta?

Namanya Pribprao Pimonpisud.

Dia lahir pada tanggal 18 Juli 1994.

Golongan darahnya adalah B.

Minuman favoritnya adalah cokelat dengan es setengah gelas.

Dia lebih suka pulpen dengan tinta biru untuk catatan.

Dia pakai stabilo merah muda untuk daftar tugas

dan stabilo biru muda untuk teks penting.

Pakaian favoritnya adalah gaun persik.

Dia sedikit pincang belakangan ini

karena ada lecet di pergelangan kaki kirinya dari sepatunya.

Astaga, sungguh detail.

Apa kalian berdua berkencan?

Benar.

Kami berkencan.

-Prib... -Apa?

Selamat.

Ya.

Yuth, ibuku memintaku untuk membawa kue lobak yang kau minta.

Hai, Bibi Penn. Kenapa kalian semua berpakaian bagus hari ini?

Buay, apa kau pakai gel di rambutmu?

-dr. Prim! -dr. Met!

Kenapa kau ada di sini?

Kita tak pernah bertemu di rumah sakit.

Benar! Apa kau tahu perusahaan ini?

Ya, ini milik temanku.

Kau...

-Dunia ini kecil sekali! -Ada apa dengan wajahmu?

Hentikan!

-Apa? -Aku sudah lama tak melihatmu.

Kenapa kau memeluknya?

-Kami berkencan. -Tidak.

Lepaskan lenganmu! Kau tak bisa

-lakukan itu padanya! -Met!

-Lepaskan sekarang! -Pergilah dan masukkan kue lobak...

Prib.

Aku mau bicara denganmu.

Tolong lepaskan dia.

Apa mereka bersaudari?

Apa aku melewatkan sesuatu?

Baik.

Aku tak akan beri tahu Ibu soal ini.

Benarkah?

Tolong jangan beri tahu dia.

Tapi

kau harus berhenti dari pekerjaanmu di sini.

Bagaimana menurutmu?

-Makanlah yang ini. -Cokelat panas untuk hari baru, Prib.

Silakan tanda tangan di sini.

Ini tak jelas.

-Terima kasih. -Terima kasih.

Sudah beres.

Boleh aku tanya padamu, Yod? Apa yang kau pesan?

Kenapa bentuk dan ukuran kotak-kotak itu selalu sama di setiap pemesanan?

Aku tak akan beri tahu.

Tidak?

Baiklah. Bagus.

Aku akan cari tahu setelah melamar di sini

dan menjadi generasi kedua Return Man.

Lucu sekali.

Vichian.

Pikir baik-baik sebelum kau melakukan itu.

Kenapa?

Begini...

-Apa kemeja ini bagus? -Ya.

-Ini hanya 500 baht. -Apa? Kupikir harganya 1.000.

Ayolah. Itu berlebihan.

Bagaimana aku bisa membeli yang semahal itu?

Gajiku seperti...

Aku mau menangis saat memikirkannya.

Buay, apa gajimu begitu rendah?

Yod, sudah dua tahun gajiku tak naik.

Tapi bukankah kuberikan bonus tahun lalu?

Dua ribu baht.

Aku bahkan tak mampu beli kartu grafis.

Kau juga tak bayar lembur

dan tunjangan karyawannya sangat buruk.

Apa?

-Aku harus mengirim barang. -Kenapa terburu-buru?

-Apa kau tak mau tetap di sini? -Tidak.

Sampai jumpa, Bibi.

-Sampai jumpa, Buay. -Sampai jumpa, Vichian.

Ada apa, Bos?

Apa kau marah?

Apa kau merajuk?

Bos? Apa kau baik-baik saja?

Baiklah!

Besok,

aku mengajak semua orang untuk tamasya perusahaan! Senang?

Ya!

Serius?

Itu hebat!

Kamar dan makanan gratis, plus yang lainnya!

Tapi kau yang mengemudi, Buay.

Tentu saja. Mudah sekali.

Selamat datang kembali, Queen Bee!

HARI ANAK NASIONAL 2013

HARI ANAK NASIONAL 2013

Aku mengajak semua orang untuk tamasya perusahaan!

-Senang? -Ya!

Satu, dua, tiga!

-Return Man! -Return Man!

Ya!

Kau mengundurkan diri, 'kan?

Bagaimana kau tahu?

Menurutmu, kenapa kami harus mempekerjakanmu?

Prim mungkin benar, aku tak cocok untuk Return Man.

Selamat, kita menjadi kolega.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.