Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diproduksi oleh : Warm Front Film Productions Didistribusikan oleh : Inol Media Co. Ltd
She's From Another Planet
Anda tidak lolos dalam seleksi wawancara pertama.
Halo...
Kenapa lagi?
Stok kerangnya habis.
Apa maksudmu?
Kau kemari mencari cemilan, kan?
Yang benar saja?
Pak.
Memangnya aku ini...
Kenapa memukulku?
Sedang apa pengangguran di sini? Pergilah dan coba cari pekerjaan.
Kenapa membahas masalah itu?
Aku sedang berusaha mencarinya.
Mencari apa yang kau maksud.
Memangnya ini sudah berapa lama?
Yang benar saja...
Terserahmu saja.
Bisa bantu carikan yang ada disini?
Apa itu?
Ibumu akan datang?
Ya.
Jika dia bertanya...
Bilang saja kabarku baik, mengerti?
Hei, nak
Ayahmu rutin menelepon setiap minggunya...
untuk memastikan kondisimu baik-baik saja.
Jangan membicarakan soal aku.
Halo?
Apa?
Oke.
Hei, itu dia.
Hei.
Hei, Joon-hyuk. Kau baik-baik saja?
Sepertinya dia tidak sedang sekarat.
Seorang wanita aneh arogan...
Karena wanita itu...
Siapa yang kau maksud?
Apa yang terjadi?
Tampaknya kau belum dengar.
Ada wanita aneh di taman dengan sendok tertancap pada helmnya.
Itu aneh.
Apa?
Aneh.
Kau tahu, kan?
Lihatlah, kau polos sekali.
Maksudku, kenapa?
Tentu karena dia aneh.
Menurutku dia tampak baik.
Jangan tertipu oleh wajahnya! Lihat! Aku hampir mati!
Astaga, Hampir mati apanya!
Tidak, maksudku, bagaimana ini terjadi?
Aku mendekatinya sambil menari mengikuti irama hip-hop yang bagus.
Hai, aku Bae Joon-hyuk. Aku seorang rapper.
Aku kehilangan ponselku. Bisakah kau membantuku?
Hei! yo!
Aku...
akhirnya di rumah sakit.
- Kurasa itu pelecehan. - Dasar sampah.
Maksudmu aku cabul?
Itu benar, dasar cabul! Kau itu memang cabul!
Pergi sana.
Baiklah, baiklah.
Aku akan minta uang kompensasi padanya.
Uang kompensasi?
Tentu saja.
Dia membuatmu jadi begini ini adalah hal yang serius.
Bagaimana jika memintanya membayar perawatanmu?
Apa itu mungkin?
Astaga. menurutmu kami siapa?
Kita ini teman. kita tumbuh bersama!
Benarkan?
Aku juga?
Apa besok kau sibuk?
Tidak.
Kalau begitu, sepakat?
Tentu.
Oke.
Selamat makan.
Menurutku...
sup pasta kedelai buatan ibu yang terbaik.
Semua sisa lauk dan kimchi ada di kulkas.
Pastikan kau memakannya.
Oke
Ayahmu selalu mengoceh karena kau hanya makan dan bermain.
Cobalah mencari pekerjaan.
Jika masih gagal, Kau bisa pergi belajar memasak di restoran.
Jangan malu dan sering-seringlah menelpon.
Tidak ada uang tambahan.
Ibu, kenapa tebal sekali?
Tampaknya ibu kesal sekali.
Tidak ada respon...
Kemungkinan gagal sangat tinggi...
Lowongan... Maksudku...
Namaku Kim Seok-min. Rumahku di dekat sini.
Halo?
Kenapa?
Kau tidak ke taman?
Apa? Taman apa?
Ayolah, Joon-hyuk harus bayar tagihan rumah sakit.
Oh, benar, tentu saja.
Kenapa tidak datang?
Kurasa Aku terlalu mabuk.
Lalu bagaimana denganku?
Entahlah. Kenapa tidak pulang saja?
- Cepat datang kemari - Aku permisi.
Halo? Halo? Halo?
Aku harus bagaimana?
[Berkomunikasi dalam bahasa asing]
Carilah tempat lain.
Aku?
Aku tidak berbuat apapun.
Apa kita pernah bertemu?
Terserah kau!
Tolong...
Jangan pikirkan apapun.
Aku tidak...
Shh...!
Oh, benar!
Kau yang kemarin itu!
Senang bisa bertemu.
Rumahku di dekat sini. Namaku Kim Seok-min.
Tampaknya ini kebetulan. Boleh kutahu namamu?
Kurasa itu tidak perlu.
Kurasa aku pernah mendengar tentangmu.
Kau yang bicara dengan ruang angkasa?
Jadi kau bicara dengan alien?
Dengar.
Jangan mengabaikan orang saat dia berbicara.
Sebenarnya...
Temanku berbuat salah padamu. dan kini dia ada di rumah sakit.
Jadi apa kau bisa... maksudku...
Tidak, tidak... Aku coba untuk berdamai.
karena itu aku datang sendirian kesini.
Kalian sama saja.
Apa? Apa katamu?
Woah!
Kau serius?
Tunggu dulu!
Sebentar! tunggu dulu!
Tunggu! Tunggu dulu!
Kenapa kau begini padaku? aku tidak berbuat apa-apa.
Tunggu dulu!
Tenanglah!
Apa-apaan ini!
Tenanglah. aku mengerti. oke?
Dengar, aku bukan orang aneh.
Pasti ada kesalahpahaman...
Aduh! Mataku! Mataku!
Astaga! Perih Sekali!
Begini, maksudku...
Jangan terlalu sering memakainya.
Kau baik-baik saja?
Apa?
Baik-baik saja?
Kondisiku tidak baik.
Rasanya sakit sekali.
Pak, kau pernah disemprot merica?
Cobalah dan kau akan tahu sakitnya
Ayo lakukan.
Lakukan juga kepada polisi persis seperti kepadaku tadi.
Ayolah! Cepat lakukan!
Ayo lakukan!
Kenapa berisik sekali?
Lagi?
Ini keempat kalinya bulan ini.
Setidaknya Kau tidak berakhir di UGD.
Syukurlah kalo begitu.
- Cepat urus masalahnya. - Kita harus bagaimana?
Bicara saja pada ibunya.
Jangan mendekatiku.
Nyonya, kau sudah tiba?
Aku sungguh menyesal.
Begini... tapi... siapa anda?
Aku ibunya Na-eun.
Na-eun...
Dia...
Ya.
Oh, begitu rupanya.
Aku akan sangat bersyukur jika kau bisa membantuku.
Mohon bantuannya.
Aku tak bermaksud begitu.
Kupastikan ini takkan terulang lagi.
Jika tidak keberatan...
Terimalah uang kompensasi ini.
Apa maksudmu...
Aku tidak melakukannya demi uang.
Tolong Terimalah.
- Begini... - Sampai jumpa.
Anu... Maaf... Ini...
Hei. Ada apa dengannya? Kenapa dia mentraktir kita daging?
Hei!
Bersulang! Bersulang!
- Hei. Hentikan itu. - Kau ini sedang apa!
Bersulang!
Hei.
Ngomong-ngomong, Kalian harus berhati-hati, Oke?
Karena gadis aneh itu...
Aku belajar hal-hal terburuk.
Kau tertawa?
Hei. Boleh aku pesan lagi?
Baiklah.
- Satu lagi saja! - Bolehkan? Oke.
Buk! Tambah porsi lagi untuk dua orang disini!
Tidak, tidak. Hari ini aku yang traktir semua.
Makanlah sepuasnya!
Bukankah kau agak berlebihan?
Dia memang begitu.
Hei, Hei. Kau tidak mau makan?
Bagaimana bisa aku menolak daging enak ini.
Ini pasti konspirasi, benarkan?
Hei. aku akan masuk kamp militer.
Sadarlah, sudah berapa kali kau gagal saat mencobanya?
Tidak bisakah kau mendukungku sedikit!
Terserahlah. Aku mendukungmu!
Aku juga memutuskan bekerja dalam perusahaan ayahku.
Apa sekarang aku menjadi satu-satunya yang menganggur?
Lalu, kau mau bekerja dengan ayahku?
Aku bisa membicarakannya.
Hei. Hei. Kau serius?
Tentu, haruskah kita caritahu?
Hei. sudah. sudah. aku... sudah tahu bagaimana hasilnya.
- Lucu sekali. - Lucu sekali.
Hei, bukankah tingkahnya jadi aneh sejak kembali dari militer?
- Lihatlah. - Memangnya ada apa?
Hei, kau ini bicara apa? aku ini sudah lama kembali.
Oh Astaga.
Jam sebelas?
Astaga!
Apa kau berhasil?
- Kau sedang apa? - Kenapa?
Kenapa terus menggangguku?
Mengganggumu?
Astaga.
Siapa duluan yang menyemprot...
Tidak, jangan mendekat.
Jauhkan benda itu dariku.
Sebentar, aku mau bicara.
Percayalah Padaku.
Aku mempercayaimu.
Katamu Kau adalah Alien.
Lihatlah. Aku mengangkat tanganku.
Aku bersungguh-sungguh.
Aku sudah berusaha... Namun mereka tidak percaya.
Apa sekarang kau juga begitu?
Aku tahu ini memang aneh.
Jangan semprotkan itu, ya?
Itu benar-benar menyakitkan.
Sebenarnya...
Aku melihat UFO semalam.
Aku beneran melihatnya.
Tolong jangan menyentuhku.
Kau tadi mendadak sakit...
Aku tahu itu... Tolong diam sebentar.
Hei!
Hei! Bagaimana ini!
Permisi...
Ada yang pingsan disini!
Tolong panggilkan ambulan!
Bagaimana ini!
Kau baik-baik saja?
Melihat kondisinya, tampaknya pasien mengalami kekurangan nutrisi.
Dia juga memiliki gejala gangguan kecemasan...
yang menyebabkan dia sering pingsan saat sedang gugup.
Selain itu, ada bekas luka pada lengan dan pergelangan tangannya.
Kusarankan kau lebih mengawasinya.
Kau tidak apa?
- Itu cuma Hipoksemia. - Apa?
Tampaknya itu cukup parah.
Itu hanya karena darah tidak memasok cukup oksigen untuk tubuh...
sehingga menyebabkan hipoksia.
Apa?
Pastikan mengonsumsi protein, vitamin, dan mineral sesuai AKG,
Tidak mengonsumsi suplemen melebihi 500 mikrogram perhari sesuai anjuran.
Kau yakin bicara bahasa Korea?
Aku akan mengurusnya sendiri.
Tunggu... Tunggu...!
Kau belum berterima kasih.
Bagaimana kalau kopi?
Apa?
Hei.
Terima kasih minumannya.
Kau tidak minum?
Kopi memang paling enak diminum dalam kaleng.
Kau tahu...
saat ini, banyak anak muda terobsesi berpenampilan kurus.
Lihatlah betapa bagusnya ini...
Ditambah lagi, penjaga toserba memberiku satu gratis satu...
Hei, jagalah dirimu ya.
Baik Makhluk Bumi atau alien. Sakit tetaplah sakit.
Tubuhku, urusanku.
Kenapa Bicaramu kasar sekali?
Jika tubuhmu sakit, kau juga ikut sakit.
Selain itu...
Aku ini bukan alien
Aku makhluk kosmik.
Sampai jumpa.
Lagian aku juga pernah Anemia.
Seok-min, kau ini kenapa?
Ibu, Teh apa yang nenek berikan saat aku Anemia?
Apa sekarang kau anemia?
Bukan begitu, Ada kenalanku yang sedang terkena Anemia.
Apa itu Kyung-soo?
Apa kenalanku cuma Kyung-soo?
Jadi cepat beritahu aku.
Namanya Teh Goji.
Masukkan kedalam teh lalu didihkan dengan api kecil.
Sedang Berkomunikasi, Harap Tidak Diganggu
Kepada Makhluk Kosmik...
Bagaimana caranya kesana...
dari tempat ini.
Terima kasih.
Permisi!
Wah, Kau datang tepat waktu.
Kau lihat buku harianku? Buku harian.
Bagaimana? aromanya membuatmu merasa lebih baik, Benarkan?
Berikan saja buku hariannya.
Ini sangat baik untukmu.
"Hal baik selalu datang dari lingkungan sekitar"
Baiklah.
Minum ini, baru kuberikan bukunya.
Ah... Pas sekali untuk minum teh.
Awas panas.
Aku selesai minum.
Anu...
Tehnya masih panas. Minumlah perlahan.
Tapi, Apa tehnya enak?
Baiklah. Aku mengerti.
Maaf, akan kuambilkan.
Apa kau pernah melihat monster?
Aku pernah melihat monster.
Bisa dengarkan aku sebentar?
Kenapa harus begitu?
Kau sudah minum tehnya. itu saja cukup buatku.
Akan kudengarkan.
Na-eun, apa ada Monster di Bintang?
Aku pernah melihatnya. Monster.
Saat masih kelas empat...
aku pindah sekolah.
Banyak anak tidak menyukaiku... Karena aku berasal dari Luar kota.
Karena itulah, biasanya aku.... bersembunyi dari mereka di jembatan.
Suatu hari...
Aku menangis sendirian disana.
Aku bisa mendengarnya menangis di belakangku.
Karena itu, aku naik ke atas jembatan dan menoleh ke bawah.
Lalu aku melihat monster aneh...
menangis di hadapanku.
Namun, itu tidak begitu menakutkan.
Aku sungguh bersyukur bahwa dia ikut menangis bersamaku.
Mungkin monster itu sebenarnya baik.
Namun, rasa takut orang-orang membuatnya menjadi terkesan jahat.
Itu saja.
Memang begitulah adanya...
Terlepas kau Makhluk Bumi, Alien, Ataupun Makhluk Kosmik...
Terpenting makanlah dengan baik.
Makan yang teratur dan jaga dirimu.
Jika tidak keberatan, bisa beritahukan itu pada mereka?
Tidak masalah jika tidak mau.
Aku...
Baik, aku mendengarkan.
150 tahun cahaya dari sini...
Ada planet Bernama Gliese 581-C
Aku menerima sinyal darisana.
Sebentar lagi...
Aku akan kembali ke planetku.
Aku sangat ingin kesana.
Kau bisa mengundangku?
Aku pergi dulu.
Na-eun!
Pekerjaan ini tidak benar.
Ah... Rasanya mau udahan.
Jangan begitu di depan pencari kerja.
Lalu, haruskah kita main game dan makan ramyeon seperti dulu?
Ramyeon?
Astaga. Kau bilang perutmu sudah kenyang.
Benar juga.
Tidak.
- Mau kerja dengan ayahku? - Tidak.
Kenapa? Kenapa?
Ayahmu...
Ini canggung sekali.
Begitu juga aku!
Ayahku akan canggung.
Tapi sejak kapan begitu.
Hei. Disana itu...
Bukankah Dia Gadis Helm Aneh?
Benar!
Aku pergi dulu ya.
Hei, mau kemana?
Semoga sukses dengan kerjamu.
Hei! Aku belum makan siang!
Na-eun!
Jangan pergi yang jauh!
Dasar anak nakal...
Na-eun!
Na-eun!
Apa Chi-chi makan dengan baik?
Ya, dia makan dengan baik
Tampaknya Chi-chi sangat menyukaimu.
Aku juga sangat menyukai Chi-Chi.
Lalu kenapa Kau tidak mengadopsinya?
Aku akan segera pergi, karena itu...
Jadi tidak bisa, ya?
Penampungan kami tidak dapat menampungnya lebih lama lagi.
Jadi kami harus mengirimnya ke tempat penampungan hewan.
Aku sedih karena tidak bisa melihat wajah Chi-Chi lagi.
Ada sekitar 198 anjing terlantar yang masuk ke pusat penampungan.
Jangan, ini tidak baik untukmu.
Aku juga tidak boleh memakannya?
Ini sangat baik untukku. jadi takkan ada masalah.
Chi-Chi
Kenapa bisa kesini?
Sekarang apa lagi?
Ayolah, aku tidak akan mengigit.
Kau bilang apa?
Tidak, aku bicara pada Chi-chi.
Bagaimana kau mengenal Chi-chi?
Begini, kemarin aku resmi menjadi keluarga barunya.
Kau ini orang seperti apa?
Apa kau mengikutiku?
Apa?
Apa kau penguntit!
Tidak, aku bukan penguntit...
Itu bukan menguntit.
Kemarin aku melihatmu, jadi aku memanggilmu.
Namun kau tidak dengar, jadinya aku mengejarmu.
Aku memanggilmu...
Dengar!
Jangan berani menipuku lagi!
Itu tidak benar...
Chi-chi.
Chi-chi.
Apa aku seperti penguntit?
Kau tahu hatiku.
Kau tahu itu.
Tidak bisakah kau bilang padanya?
Minumlah obat yang sudah diresepkan tepat waktu.
Pada fase bulan baru, aku akan menemuimu.
Chi-Chi
Tidak, bukan begitu.
Maaf. Aku sungguh menyesal.
Aku tidak pernah bermaksud menguntitmu.
Percayalah.
Kumohon.
Kau yakin bisa membesarkannya?
Apa?
Kau yakin bisa bermain dengan Chi-Chi?
Ya.
Aku pernah merawat chorong selama lebih dari 20 tahun.
Dia peliharaanku.
Namun beberapa tahun lalu, dia menyeberangi jembatan pelangi.
dan kurasa aku takkan melihatnya lagi.
tapi mereka sangat mirip.
Chi-Chi dan Chorong menyukai manusia.
Kim Seok-min.
Kau suka kopi, kan?
Apa?
Ya.
Aku menyukainya.
Aku mencintainya.
Maksudku, Kopi. Aku menyukainya.
Apa kau tahu?
Orang yang melihat langit lima detik tiap sehari adalah orang yang bahagia.
karena Na-eun selalu menatap langit, berarti dia adalah...
orang yang bahagia.
Aku melihat langit bukan karena bahagia.
Aku melihatnya agar tidak tersesat.
Planet ini bukan planet asalku.
Begitu rupanya.
Para binatang ini...
Sebenarnya adalah makhluk ramah dari planet lain.
Itulah kenapa Chi-chi menyukaimu.
Chi-chi
Acrenaona
Apa itu?
Itu namaku.
Itu namaku di Gliese 581-C
Bisa kau ulangi sekali lagi?
Acre-naona
Acre-naona
Acre-naona.
Ini pertama kalinya.
Apa?
Kau orang pertama di planet ini. yang kuberitahu nama asliku.
Senang bisa bertemu! Acre-naona!
Terima kasih banyak sudah memberitahuku nama aslimu!
Kau tersenyum.
Aku tidak tersenyum.
aku jelas melihatnya...
Ini baru pertama kalinya aku melihat ekspresimu tersenyum.
Pokoknya. Sering-seringlah bermain denganku dan Chi-Chi.
Janji.
Maaf.
Oh. Berjanjilah dengan Chi-chi.
Tidak masalah, kan?
Chi-Chi.
Senyummu lebar sekali.
Urus saja urusanmu.
Boleh kutanya sesuatu?
Apa itu?
Kenapa alien itu baru ada disana pada jam 12 siang?
Kau tahu sesuatu?
Aku terus mengirimkan sinyal kepada bintang Gliese 581-C.
berkata "Tolong bawalah aku."
Bintang...
Bintang sulit dilihat pada siang hari.
Kenapa tidak dilihat pada malam hari?
Bintang dapat dilihat siang hari, mereka hanya terhalang matahari.
90% alam semesta adalah materi gelap.
Jadi, baik adanya matahari atau tidak,
aku selalu bisa berkomunikasi dengan mereka.
Kau benar.
Itulah alasannya orang percaya kepada Tuhan meskipun belum pernah melihatnya.
Itu sebabnya, bagimu Tuhan selayaknya Alam semesta,
dan juga monster bagiku.
Anu...
Menyamakan Tuhan dengan Monster itu aneh sekali.
Itu sebabnya aku...
mempercayaimu Na-eun.
Maaf, kita sudah sampai.
Jadi, ini rumahmu?
Bukan.
Begitu rupanya
ini rumah ibuku.
Oh... Rumah ibumu.
Artinya, benar. ini rumahmu.
Hei. Kau pasti orang kaya.
Kalau begitu, masuklah. Kami akan pamit dulu.
Sampai jumpa.
- Kim Seok-min. - Ya?
Aku...
Akan...
segera pergi.
Apa ke tempat yang kau ceritakan tadi?
Ya, beberapa hari lagi, saat fase bulan baru...
Aku akan kembali ke Gliese 581-C
Artinya kita akan berpisah?
Ya
Apa kau ada waktu luang Jumat ini?
Kenapa?
Begini... sebelum kau ke luar angkasa.
Aku ingin mengajakmu pergi.
Kemana?
Kau pasti akan suka tempatnya.
Kumohon.
Kupikir akan lebih menyenangkan pergi bersama daripada sendiri.
Ya.
Acre-naona. Terima kasih.
Kalau begitu...
sampai jumpa hari jumat ini, jam 1 siang, di Dongdaemun.
Oke.
Selain itu...
aku juga mempercayaimu.
Apa?
Monster yang menangis bersamamu di bawah jembatan.
Aku percaya padamu.
Terima kasih.
Permisi.
Chi-Chi, Chi-Chi, Chi-Chi, ini semua berkat dirimu.
Terima kasih, Chi-Chi
Bersulang!
Jadi, bagaimana selanjutnya?
Bagaimana apanya.
Seok-min, kau tidak tahu apa isi pikiran wanita aneh.
Berhati-hatilah.
Dia bukan wanita aneh. Namanya Na-eun.
Maksudnya, jika dilihat sekilas, dia itu tidak terlihat aneh.
Sejujurnya, Dia punya wajah yang cantik, hati yang baik.
Dia juga baik dalam bicara, dia bahkan menulis semacam...
...Lotre. benar. Lotre.
Hei, Kau ini.... Lakukan yang terbaik.
Apa yang membuatmu berpikiran bodoh begitu?
Hei, apa lagi?
Untungnya kini kau bukan lagi pengganguran tanpa kehidupan.
maksudku, meskipun menganggur kita harus tetap bersemangat, kan?
Jika butuh sesuatu, katakan saja.
Aku akan urus semuanya, oke?
Hei. Tetaplah waspada dengan gadis aneh itu.
Kau bisa dapat masalah.
Berisik! berisik! Terserah kalian saja.
- Ayo bersulang. - Astaga. astaga.
Tunggu.
Kau serius mau matamu disemprot lagi?
- Oke, yo! yo! - Astaga
Sayang, Jangan mundur.
Oppa, foto yang cantik.
Senyum sedikit.
Seok-min!
Seok-min!
Kenapa kau berulah! Brengsek!
Astaga.
Ini menyenangkan, kan?
Ini menyenangkan, kan?
Jawab Brengsek!
Astaga! Dasar Brengsek!
Hentikan itu. Dia bisa mati!
Yeon-woo.
Jangan memukulnya sebelum mengetahui apa masalahnya.
Kau harus tahu masalahnya sebelum boleh memukulinya.
Baik. Aku mengerti.
Prajurit Kim Seok-min.
Kenapa tidak menjawab?
Pulanglah Jika Tidak Suka.
Na-eun
Apa aku agak telat? Maaf.
Kenapa?
Tidak ada.
Ngomong-ngomong kita mau kemana?
Disini tempat yang sering aku datangi saat merasa frustasi.
Kurasa aku tahu tempat yang ingin kau kunjungi.
Mau pergi?
Sedang apa? Cepatlah!
Tampaknya hari ini...
Hanya kugunakan saat dipelukan...
Sinyal bintangnya semakin baik jika didengar dekat langit, kan?
Tampaknya hari ini kurang bersahabat.
Jika begini, biasanya panah akan mengarah tepat di tengah.
Disini berangin sekali.
Ayo, cobalah sekali.
Ini sangat menyenangkan.
Aku belum pernah beginian.
Ayolah, kau pasti lebih mahir.
Cepat cobalah.
Awalnya memang sulit. Cobalah.
Letakkan dan tarik begini.
Luar biasa.
Kerja bagus.
Kau yakin baru pertama kali?
Ya.
Apa ini kemampuan alien lainnya?
Lalu kenapa kau di sini?
Kau harusnya pergi mencari medali emas di kejuaraan.
Haruskah aku melakukannya?
Tidak.
Apa lagi yang kau kuasai?
Kau pasti ahli dalam banyak hal.
Benarkan?
Kita sudah sampai.
Hari ini sangat menyenangkan.
Ya.
Namun, bukan karena terpaksa, kan?
Apa? Terpaksa?
Balon udara.
Oh...
Aku juga sangat menikmati langitnya berkat dirimu.
Kuharap ada yang sepertimu di bintang yang akan aku kunjungi.
Benarkah?
Ngomong-ngomong, bisa ajari aku juga?
Cara berkomunikasi dengan luar angkasa?
Tunggu sebentar.
Sudah.
- Apa kau siap? - Ya.
Cukup tutup matamu dan fokus seperti yang selalu kulakukan.
Kau tidak perlu begitu.
Oh. baiklah.
Cukup diam dan fokus.
Tidak harus dengan alam semesta.
Wah. ini...
Terima kasih sudah mengajariku.
Sudah malam, masuklah.
Acre-naona
Benarkan?
Nama aslimu di planet lain.
Ya. Dexirin-Anxizakal
Apa?
Itu namaku?
Wah. namaku agak sulit.
Acre-naona.
Dan untuk hari ini...
Terima kasih banyak untuk semuanya.
Tapi...
Kita mungkin akan berpisah.
Kau akan ke luar angkasa?
Na-eun, kau tidak harus pergi.
Aku mungkin saja akan naik balon udara lagi, jadi kau...
Seok-min...
Saat fajar hari Jumat ini, Aku sungguh harus pergi.
Jadi aku takkan melihatmu lagi?
Ya.
Aku masuk dulu.
Na-eun, sebenarnya...
Maaf. aku hanya...
Aku tidak bermaksud begitu.
Aku sungguh minta maaf.
Na-eun! Na-eun!
Na-eun!
Kau akan terus menemui pria itu tanpa memberitahu ibumu?
Bagaimana ibu tahu?
Ibu mengikutiku?
- Na-eun! - Lepaskan!
Na-eun!
Ibu ada disini. Turuti perkataan ibu.
Tidak mau!
Kau mau mengecewakan ibu lagi?
Apa aku mengecewakan ibu?
Setelah semua perbuatanmu yang membuat ibu gila...
Kau dan cerita alienmu....
Kini kau berkencan dengan pria yang baru kau kenali.
Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu?
Sejauh mana ibu harus memahamimu?
Seberapa jauh ibu harus memahamimu?
Setidaknya orang itu...
Orang itu mempercayaiku.
Apa?
Dia mempercayaiku disaat ibu tidak mempercayaiku!
Na-eun! Na-eun!
Na-eun! Na-eun!
Na-eun!
Na-eun!
Na-eun!
Tidak! Tidak!
Mari kita berkencan!
Tidak!
Na-eun!
Na-eun! Na-eun!
Maaf. Maafkan ibu.
- Na-eun! - Pergi sana!
Aku benci ibu dan juga diriku!
Na-eun. Maafkan ibu.
Na-eun. Maaf. Maafkan ibu.
Mempelai Pria. Tuan Kim Seok-min. Apa anda bersedia...
menerima wanita ini menjadi istrimu untuk seumur hidup?
Ya!
Mempelai wanita. Apa anda bersedia menerima Tuan Kim Seok-min...
selaku pengantin pria, menjadi pengantinmu untuk seumur hidup?
Tidak!
Aku harus pergi.
Aku harus ke luar angkasa. Maaf. Seok-min.
Tidak
Aku akan membahagiakanmu di Bumi.
Ikutlah denganku. Aku sangat mencintaimu.
Na-eun! Na-eun!
Kenapa begini, Apa-apaan ini!
Na-eun! Na-eun!
Menyedihkan sekali.
Bukan kau saja.
Tetap saja, aku masih harus minta maaf dengan benar.
Begitukah?
Aku harus minta maaf padanya.
Apa itu?
Apa ada kecelakaan?
Ini salah ibu.
Tolong bangunlah.
Na-eun.
Maafkan Ibu.
Na-eun. Kumohon...
Na-eun.
Ibu yang bersalah.
Kim Seok-min
Pak Kim?
Ini, ada sebuah surat.
Aku akan kembali ke Planetku.
Katamu kau Seok-min, kan?
Ya.
Maafkan aku.
Kupikir putriku hanya perlu menjauh dari pria.
Apa sebenarnya maksudmu?
Putriku, dia tidak aneh.
Tentu tidak. Mungkin akulah yang aneh.
Aku telah membesarkannya sendiri sejak dia masih kecil.
Aku bekerja mati-matian seorang diri.
Na-eun senang melihat langit malam sendirian.
Namun...
Saat dia masuk universitas...
Para penguntit mengikutinya...
Orang-orang jahat itu... melakukan hal buruk padanya.
Aku pergi berbisnis ke Luar Negeri tanpa menyadarinya.
Itu semua salahku.
Ada urusan malam ini? Mari kita bertemu.
Kau tidak apa-apa?
Ya.
Halo?
Ya.
Oh, oke. Terima kasih.
Ya, aku segera ke sana
Oke.
Seok-min.
Na-eun...
Na-eun.
Na-eun.
Kau baik-baik saja?
Oh. benar.
Ibu akan ambilkan air untukmu.
Kau baik-baik saja?
Aku hampir tidak sempat meminta maaf padamu sebelum kau pergi.
Seok-min...
Chi-chi sehatkan?
Ya, Chi-chi baik-baik saja.
Seok-min...
Aku harus pergi.
Saat fase bulan baru muncul...
Aku harus bertemu dengan makhluk kosmik itu di taman...
Jadi, tolong jagalah Chi-chi.
Tempat tujuanmu. maksudku...
Dimana tempat tujuan Acre-naona?
Sebuah tempat bernama Planet Gliese 581-C
Oke.
Semoga berhasil.
Acre-naona.
Terima kasih.
Dexirin-Anxizakal
- Mau makan sesuatu? - Makan apa?
Selamat datang.
Prajurit Kim Seok-min?
Benar. Kim Seok-min
Kurasa aku harus memanggilmu kakak.
Kau tinggal di sekitar sini?
Syukurlah kau baik-baik saja.
Siapa dia?
Oh.
Dia penggantiku di milter.
Minta maaf.
Apa?
Minta maaflah atas semua perbuatanmu saat di militer.
Kakak. Ada apa denganmu?
Cepat minta maaf.
Sayang, tunggu.
Kakak. kenapa bahas masalah lama?
Kakak. Mau makan sesuatu?
Mau kuingatkan masa lalu?
Sebagai permintaan maaf. kubelikan kau makanan.
Kau suka kimbab?
Lupakan saja. Cepat minta maaf.
Sialan. kenapa mendadak kau...
Sayang.
Hei.
Kau benar-benar jahat.
Itulah yang kau dapatkan...
karena perbuatan jahatmu.
Kau mengerti?
Mengerti?
Sialan.
Sialan.
Sayang, kau tidak apa?
Chi-chi, kita punya misi penting.
Tentu, Lebih penting dari mencari pekerjaan.
Ini yang terakhir.
Barang ini sulit didapat. Ini mahal. Hati-hati.
Oke. Oke.
Temanku bilang aku gila.
Hei. Sudahlah...
Terakhir kali aku juga menaktirmu makan daging...
Bahas itu lagi...
Tentu, kau juga banyak mentraktirku. tapi...
Dulu katamu akan membantuku.
Kau sudah lupa?
- Yang warna merah, kan? - Coba campur dengan ungu.
Hei. Aku ini serius.
Tidak, jangan pakai musik. Apa menurutmu ini pesta?
Taruh sedikit kesini, begini...
Aku akan bicara dengan bahasa Bumi.
Aku dari Planet Gliese 581-C yang berjarak 150 tahun cahaya dari sini...
Akulah yang mengirim sinyal padamu. Nama Asliku adalah Suxuli-Prizikeo.
Apa benar kau Acre-naona?
Jangan mendekat. Jawab aku.
Halo, kantor polisi?
Aku tahu kau mencoba pergi ke Gliese 581-C
Atas nama planet kami, aku ingin berterima kasih.
Berhenti! Berhenti! Acre-naona!
Berhenti! Acre-naona!
Acre-naona! Kau baik-baik saja?
Aku tidak baik-baik saja!
Ini sakit sekali!
Aku merasa takut dan gelisah.
Aku...
Tak bisakah aku ikut denganmu?
Aku tahu betapa sakitnya dirimu.
Namun ikut denganku takkan menghilangkan rasa sakitmu.
Kenapa!
Kenapa! Kenapa! cuma aku yang harus menanggung rasa sakitnya!
Kenapa rasa sakitnya tidak akan hilang!
kenapa harus korban yang disalahkan?
Padahal orang lain yang menghancurkan hatiku.
Kenapa aku harus merasakan sakitnya?
Kumohon, kumohon, kumohon.
Kumohon, bawa aku bersamamu.
Aku mohon padamu.
Di dunia ini tidak hanya ada orang jahat...
namun juga ada orang baik yang memahamimu.
Itu sebabnya orang saling mencintai dan menghibur serta saling peduli.
Kasih sayang dan cinta itulah yang menyembuhkan luka hati.
Oleh sebab itu...
jika kau tidak menemukannya disini.
maka datanglah ke planet kami. Aku akan menunggumu di sana.
Sendok ini akan membuatmu bahagia.
Ini hadiah karena telah mencintai planet kami.
Kuharap kau mau menerimanya.
Setiap luka akan sembuh dan untuk bahagia kau tidak harus menunggu.
Na-eun! Na-eun!
Na-eun! Na-eun!
Na-eun! Na-eun!
Kumohon bangunlah.
Na-eun! kau baik-baik saja?
Na-eun! Na-eun!
Na-eun! Na-eun!
Astaga.
Na-eun! Na-eun!
Kumohon bangunlah!
Apaan ini! Lepaskan!
Siapa kalian! Lepaskan!
Bukan begitu!
Na-eun!
Na-eun!
Na-eun!
Kau tidak apa, Na-eun?
Na-eun!
Na-eun!
Na-eun!
Na-eun!
Bagaimana ini! Na-eun!
Seseorang panggilkan ambulan!
Tolong panggilkan ambulan!
Na-eun, bangunlah!
Na-eun! Na-eun!
Apa ada yang bisa ibu bantu?
Ibu boleh menelponmu dan berkunjung, kan?
Ibu mempercayaimu.
Acre-naona.
Ibu.
Sebenarnya, aku pernah melihat monster.
Tidak ada yang mempercayaiku, namun aku melihatnya.
Selain itu, belum lama ini. aku juga melihat alien.
Awalnya itu sulit dipercaya, namun dia benar-benar alien.
Monster?
Alien?
Ya.
Karena tidak ada yang percaya.
Jadi kusembunyikan monsternya di dalam gambarku selama ini.
Tapi setelah bertemu alien itu, aku tidak perlu bersembunyi lagi.
Bagaimana jika orang berpikir kau gila?
Maka kau cukup mempercayainya dan itu akan membuatnya bahagia.
Sejak dia turun dari luar angkasa.
Aku bisa lebih jujur pada diriku sendiri.
Aku sadar bahwa melalui lukisanku, aku bisa membuat orang lain percaya.
Aku ingin menghibur dan berempati pada mereka selama sisa hidupku.
"Aku ingin menyampaikan energi positif melalui lukisanku."
Aku suka gagasan itu.
Bagaimana menurutmu?
Kelihatannya bagus.
Na-eun
Seok-min
- Wawancaranya lancar? - Ya.
Kurasa itu berkat tulisanmu ini.
Kau pasti akan berhasil, ini berkat energi semesta.
Kalau begitu, bisa kita pergi?
Oke.
Cuacanya sangat bagus.
PENERJEMAH : MONKMOVIEZ
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.